Kepadatan penduduk

Laju pertumbuhan penduduk lebih tinggi di negara berkembang (merah) dibanding dengan negara maju (biru) Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Beberapa pengamat masyarakat percaya bahwa konsep kapasitas muat juga berlaku pada penduduk bumi, yakni bahwa penduduk yang tak terkontrol dapat menyebabkan katastrofi Malthus. Beberapa menyangkal pendapat ini. Grafik berikut menunjukkan kenaikan logistik penduduk. Negara-negara kecil biasanya memiliki kepadatan penduduk tertinggi, di antaranya: Monako, Singapura, Vatikan, dan Malta. Di antara negara besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi adalah Jepang dan Bangladesh.

Piramida penduduk
Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu piramida penduduk. Grafik ini berbentuk segitiga, dimana jumlah penduduk pada sumbu X, sedang kelompok usia (cohort) pada sumbu Y. Penduduk lak-laki ditunjukkan pada bagian kiri sumbu vertikal, sedang penduduk perempuan di bagian kanan. Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.

Piramida penduduk yang menunjukkan tingkat mortalitas stabil dalam setiap kelompok usia Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya 'satu anak cukup'; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.

Karya tersebut menggunakan argumen yang sama seperti yang dikemukakan Thomas Malthus dalam An Essay on the Principle of Population (1798). bahwa laju pertumbuhan penduduk mengikuti pertumbuhan eksponensial dan akan melampaui suplai makanan yang akan mengakibatkan kelaparan.5 miliar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07. Pada tahun-tahun belakangan ini populasi penduduk Rusia dan tujuh belas bekas negara komunis lainnya mulai menurun (1995-2005). kelaparan maupun perang. Hal ini terjadi di India dan Pakistan. Kasus Black Death di Eropa atau datangnya penyakitpenyakit dari dunia lama ke Amerika merupakan faktor penyebab turunnya jumlah penduduk. Afrika. Hal ini disebabkan oleh perpindahan daerah kesuburan atau oleh emigrasi besar-besaran. dan tempat-tempat lainnya. [sunting] Ledakan penduduk Buku berjudul The Population Bomb (Ledakan Penduduk) pada tahun 1968 oleh Paul R. Dari sekitar 6.16 WIB. Juga oleh penyakit.5 miliar penduduk dunia. 4 miliar diantaranya tinggal di Asia. penduduk dunia mencapai 6. Tujuh dari sepuluh negara berpenduduk terbanyak di dunia berada di Asia (meski Rusia juga terletak di Eropa). Australia. yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB). Di masa lampau penurunan jumlah penduduk disebabkan terutama sekali oleh penyakit. terutama dengan alasan etnisitas atau agama. Perpindahan penduduk lainnya dapat pula karena imigrasi. Kebijakan transmigrasi oleh pemerintah Indonesia selama orde baru bisa dikategorikan transfer penduduk. seperti imigrasi dari Eropa ke koloni-koloni Eropa di Amerika. [sunting] Penduduk dunia Artikel utama untuk bagian ini adalah: populasi penduduk dunia Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat. Ehrlich meramalkan adanya bencana kemanusiaan akibat terlalu banyaknya penduduk dan ledakan penduduk. . [sunting] Penurunan jumlah penduduk Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya jumlah populasi pada sebuah daerah. Namun seringkali oleh gabungan faktor-faktor tersebut. antara Turki dan Yunani.Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk. meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. [sunting] Transfer penduduk Transfer penduduk adalah istilah untuk kebijakan negara yang mewajibkan perpindahan sekelompok penduduk pindah dari kawasan tertentu. dan di Eropa Timur selama Perang Dunia Kedua. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.

Jika tidak ada program dari pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Kesesakan yang diakibatkan oleh berlebihannya pendduduk Jakarta mengakibatkan. angka ini terus bertambah dengan kecepatan yang belum ada dalam sejarah. . office boy. Struktur kota yang berantakan.Sejalan dengan proyeksi populasi. maka pada 2020 Jakarta akan menjadi lautan manusia. isu Jakarta tenggelam. Jakarta sebagai kota besar dan berpenduduk banyak tentunya sangat menjanjikan untuk orang-orang kecil yang berniat untuk mencari sesuap nasi dikota ini mulai dari pedagang kaki lima (PKL). Kenapa mereka berurbanisasi ke Jakarta? Ada banyak faktor yang memicu urbanisasi misalnya. dufan. rakyat pedesaan selalu dibombardir dengan kehidupan serba wah yang ada di kota besar sehingga semakin mendorong mereka meninggalkan kampungnya. Pusat Hiburan. sea world dan banyak arena-arena yang lainnya yang tidak ada di kota-kota lain di Indonesia. jumlah penduduk dunia akan mencapai 7 miliar jiwa.234 jiwa per tahun. Perpindahan penduduk. tukang ojek. kondektur dll yang penting bisa bekerja tanpa nmempunyai keahlian khusus. pantai Tidung. hidup pada saat ini. f. Reurbanisasi. yaitu e. Urbanisasi. satpam. sopir. pembantu rumah tangga. Jika ditambah dengan orang-arang yang berkeahlian khusus yang didatangkan dari luar kota maupunh luar negeri untuk bekerja di Jakarta. Jakarta merupakan magnet dan pintu gerbang Indonesia. Kemacetan lalu lintas. Pada tanggal 19 Oktober 2012 pukul 03. Yang menjadi focus penyebab kepadatan penduduk Jakarta saat ini adalah adalah Urbanisasi. Faktor pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap melunjaknya jumlah penduduk. pelebaran kota dengan tata kota yang tidak baik. tukang sngat menjanjikan untuk hidup. Lapangan Kerja. pedagang asongan. Angka kematian 3. Diperkirakan seperlima dari seluruh manusia yang pernah hidup pada enam ribu tahun terakhir. fakta berbicara bahwa penduduk kota Jakarta mayoritas adalah para urban. Pendidikan. Banjir. buruh pabrik. b. Transmigrasi. Universitas terbaik di Indonesia baik negeri maupun swasta ada perkotaan termasuk di Jakarta. yang meliputi :a. Kekumuhan kota.36 WIB. Emigrasi. d. pantai indah kapuk.emir sepatu. Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta 2010 mengatakan bahwa jumlah penduduk Jakarta bertambah sebanyak 134. DAMPAK Pasti ada dampak dari suatu hal yang berlebihan begitu pula overloadnya Jakarta. Angka kelahiran 2. c. Remigrasi. Sifat Konsumtif. Dimana. Indonesia mempunyai daya tarik tersendiri sebagai kota Jakarta dekat dengan tempat – tempat hiburan yang sperti mall. Badan Kependudukan PBB menetapkan tanggal 12 Oktober 1999 sebagai tanggal dimana penduduk dunia mencapai 6 miliar jiwa. modernisasi teknologi. Kriminalitas yang tinggi. Imigrasi. sekitar 12 tahun setelah penduduk dunia PENYEBAB Jumlah penduduk ditentukan oleh : 1.

ekonomi (Pusat Industri) dan social (personal). Masyarakat Indonesia memandang Jakarta sebagai tambang emas. Dalam hal perbaikan. dan pengembangan industry yang menghasilkan limbah. Semuanya ada di Jakarta. Pertama demografis. karena harihari ini pun kerap terjadi banjir di Jakarta. Masih jelas di kepala kita. dengan hanya mereka yang telah dijamin pekerjaannya diijinkan untuk tinggal di kota. Ada alasan yang begitu rumit untuk dijelaskan bahkan. Semua upaya untuk mengekang tingkat kelahiran di kota itu akan menjadi tidak berarti jika kita tidak dapat membatasi urbanisasi. Untuk itu. aparat yang katanya pemimpin kota dan negeri ini pun kelimpungan dan terkesan ngumpet-ngumpet ketika ditanyakan mengenai kota yang amat sembrawut ini. Kenapa? Karena Ibu kota yang sekarang dinilai tidak layak lagi untuk dijadikan sebagai ibu kota. Untuk dapat mendefinisikan kota harus dilihat dari berbagai sudut pandang. . pikiran kita tidak bisa terlepas dari Jakarta. Namun Semua masalah ini hanya bisa dipecahkan jika ada kemauan politik dari pemerintah pusat untuk menangani masalah mengurangi kesenjangan antara Jakarta dan provinsi-provinsi lainnya. Kedua sosiologis. ia mengatakan bahwa kota itu dapat dilihat dari dua sudut. Jakarta sebagai pusat ekonomi. Pakar Perkotaan Gino Germani pun sepakat dengan hal itu. karena semuanya ada di Jakarta. terjadinya kemerosotan kota. Tidak hanya mengenai pemindahan kota Jakarta. Kota. yaitu bahwa kota itu pasti dihuni oleh penduduk yang relative besar. Jika pendapat ini dihubungkan dengan Jakarta. Oleh karena itu banyak para urban berbondong-bondong ke kota ini dengan tujuan dapat merubah kondisi perekonomian di desa. Kepadatan Penduduk Sebagai Akar dari Permasalahan Kota Jakarta Berbicara mengenai permasalahan perkotaan di Indonesia. Tidak heran jika Koran Jakarta Post edisi Jumat. tetapi yang lebih mengerikan dari pada itu adalah ada wacana yang disebutkan para ahli bahwa 2080 ada kemungkinan Jakarta akan tenggelam. maka Jakarta dapat dikatakan sebagai akumulasi dari semua aspek tersebut. Untuk mengatasi masalah ini. social. sementara petugas dari lembaga ketertiban umum kota sering melakukan serangan terhadap warga ilegal. Pemerintah mengeluarkan peraturan yang membatasi masuknya migran ke kota. Jakarta tidak bisa bekerja sendiri karena masih ada faktor yang mendorong urbanisasi dari berbagai daerah. yaitu dilihat dari banyak aspek seperti hukum (Athena dan Sparta). Khususnya masalah kepadatan penduduk. Misalnya Gino Germani. budaya.melonjaknya sector informal. 08/21/2010 juga memperjelas hal tersebut mungkin akan terjadi. Jakarta adalah contoh yang sangat pas untuk membahas sebuah – permasalahan dalam kota. baik buat kita sekalian untuk mengerti arti dari sebuah kota. hukum pemerintahan dan juga politik. Sangat sulit mendefinisikan kota secara umum. Jakarta menjadi pusat segala peradaban yang terjadi di Indonesia. pemerintah Jakarta memang mengambil langkah-langkah untuk membatasi urbanisasi. beberapa waktu yang lalu banyak isu yang menyebutkan bahwa ada rencana pemindahan ibu kota Republik Indonesia.

para pembuat kebijakan kota perlu merevisi banyak target pembangunan kota ini.2 juta untuk tahun 2025. . ketahanan pangan.6 juta orang melebihi proyeksi penduduk sebesar 9.000 orang. ibu kota dihuni oleh hampir 9.3 juta pada tahun 2000.4 persen selama 10 tahun terakhir. Dengan angka-angka ini. Sebagai akibatnya. kesehatan dan infrastruktur.600. termasuk penciptaan lapangan kerja. Populasi kota ini adalah 4 persen dari total penduduk negara. perumahan. sebagai peredam masalah pada saat kota sudah mengalami kepadatan penduduk yang sangat menghawatirkan.” Pada tingkat ini.476 orang per kilometer persegi. Jakarta memiliki kepadatan penduduk 14. naik dari 8. kita dapat melihat bahwa populasi kota telah tumbuh 4. 237. Apa yang dikatakan angka-angka ini? “Ibukota telah kelebihan penduduk. 21 Agustus 2010) menyebutkan bahwa penduduk Jakarta berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.Jakarta dalam Surat kabar The Jakarta Post (edisi Jumat. Menurut hasil sensus nasional terakhir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful