I.

PENGERTIAN HAJI / DEFINISI HAJI
Pengertian haji banyak ditulis di buku-buku fiqih. Ada beberapa perbedaan di kalangan ulama mengenai pengertian haji ini, namun perbedaan-perbedaan tersebut bukan suatu yang prinsip, melainkan sebatas pada tataran redaksional saja. Pengertian haji, secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa “Haji adalah berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan Thawaf, Sa’i, Wukuf di Arafah dan melakukan amalan – amalan yang lain dalam waktu tertentu (antara 1 syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT”. Haji diwajibkan atas kaum muslimin-muslimat yang sudah mampu satu kali seumur hidup.

II.

MACAM - MACAM HAJI

a. Haji Ifrad yaitu : mendahulukan Haji daripada Umrah. b. Haji Tamattu‟ yaitu : mendahulukan Umrah baru kemudian Haji. c. Haji Qiran yaitu : melaksanakan Haji sekaligus Umrah.

III.

SYARAT RUKUN DAN WAJIB HAJI

a. Syarat Haji
1. 2. 3. 4. 5. Islam Baligh Berakal sehat Merdeka Mampu

b. Rukun Haji
1. 2. 3. 4. 5. 6. Ihram Wukuf di Arafah Thawaf Ifadlah Sa‟i Memotong rambut / Tahallul Tertib

Catatan : Rukun haji harus dilaksanakan bila ada salah satu atau lebih tidak dilaksanakan, maka tidak dapat diganti dengan dam (denda), dan hajinya batal (tidak sah).

Berikut adalah kegiatan utama dalam ibadah haji berdasarkan urutan waktu:        Sebelum 8 Zulhijah. jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji). 10 Zulhijah. 9 Zulhijah. 1. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina.c. kemudian berniat haji. jamaah melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf perpisahan). tugu kedua. jamaah haji bermalam di Mina. Rukun Haji Ihram Pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat Berdiam diri dan berdoa di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. dan tugu ketiga. semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji). umat Islam dari seluruh dunia mulai berbondong untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram. melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama. Sebelum pulang ke negara masing-masing. jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah. melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama. dan tugu ketiga. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf. Makkah. dilakukan setelah melontar jumroh Aqabah pada tgl 10 Zulhijah Wukuf di Arafah Tawaf Ifadah . pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. 8 Zulhijah. dan membaca bacaan Talbiyah. Pada pagi 8 Zulhijah. maka hajinya sah tapi harus membayar dam (denda). 3. 12 Zulhijah. yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. 4. yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah. atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha). 11 Zulhijah. tugu kedua. sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina. setelah pagi di Muzdalifah. 2. 5. Ketika malam datang. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut. Wajib Haji Ihram dari Miqat Mabit di Muzdalifah Mabit di Mina Melempar Jumrah Thawaf Wada‟ Catatan : Wajib Haji harus dilaksanakan dan apabila salah satu ada yang ditinggalkan.

Sa'i Berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali. Wustha dan Aqabah Tawaf Wada Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat Ihram Dilakukan setelah berpakaian Ihram Dalam perjalanan dari Arafah ke Mina Pada tanggal 10 Zulhijah Pada hari Tasyrik (1113 Zulhijah) Pada hari Tasyrik (1113 Zulhijah) Melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Makkah --- . dilakukan setelah Tawaf Ifadah Bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa'i Mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal Tahallul Tertib wajib haji Niat Ihram Mabit (bermalam) di Muzdalifah pada tgl 9 Zulhijah Melempar jumroh Aqabah Mabit di Mina Melempar jumrah Ula.

dilakukan sesudah Tawaf Ifadah. Wajib Haji Wajib Haji adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji. Baligh 4. Wukuf Wukuf di Arafah. Tertib Tertib. 4. Syarat Wajib Haji Syarat wajib haji adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang sehingga dia diwajibkan untuk melaksanakan haji. Rukun Haji Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji. Adapun syarat wajib haji adalah sebagai berikut : 1. Mampu B. yaitu berdiam diri. jika salah satu dari wajib haji ini ditinggalkan. 5. Yang termasuk wajib haji adalah : . Rukun dan Wajib Haji A. 6. dzikir dan berdo'a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah. yaitu bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa'i. dan jika tidak dikerjakan hajinya tidak sah. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut : 1.Syarat. maka dia belum wajib menunaikan haji. Tawaf Ifadah Tawaf Ifadah. Tahallul Tahallul. Islam 2. namun harus membayar dam (denda). Sa'i Sa'i. 2. dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah. yaitu mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal. Merdeka 5. Ihram Ihram. maka hajinya tetap sah. yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. dan barang siapa yang tidak memenuhi salah satu dari syarat-syarat tersebut. yaitu pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat. C. yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali. 3. Berakal 3.

5. Niat Ihram. Allahummaj „alhu hajjan mabruran wa zanban magfura(n)”.1. 7. pada hari Tasyrik (tanggal 11. Melontar Jumrah Aqabah. Wustha dan Aqabah. 3. 6. . 12 dan 13 Zulhijah). Tawaf Wada'. 2. 12 dan 13 Zulhijah). “Allahu Akbar. Mabit (bermalam) di Muzdalifah. pada hari Tasyrik (tanggal 11. dilakukan setelah berpakaian ihram. pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina). Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat ihram. 4. Melontar Jumrah Ula. pada tanggal 10 Zulhijah yaitu dengan cara melontarkan tujuh butir kerikil berturut-turut dengan mengangkat tangan pada setiap melempar kerikil sambil berucap. Mabit di Mina. untuk haji atau umrah dari Miqat Makani. yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah. Setiap kerikil harus mengenai ke dalam jumrah jurang besar tempat jumrah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful