MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

dan sosial secara utuh. 1996) 1. fungsi serta prosesnya. serta fungsi dan prosesnya. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. (BKKBN. selaras. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. mental. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (WHO. spiritual memiliki hubungan yang serasi. (Depkes.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. jiwa.BAB II PEMBAHASAN 1. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. dan sosial yang utuh.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. (UU Kesehatan No. mental. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) .

Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. prilaku praktikyang berbahaya. rentan kekerasan. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Kesehatan (mencakup fisik. Hak Asasi Manusia 9. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. mental dan psikososial) 4. ICPD+5. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. keterbatasan SDM) 8. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. 1999 . kurangnya perlindungan hukum.

remaja. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. menopause. pelayanan kebidanan. hingga meninggal. PSIR. 4.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. bayi. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. klimakterium. wanita usia subur. 2. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. 6. 3. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. konseling dan tindak lanjut 1. 7. 5. pemeriksaan secara sukarela. fistula dll. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan.1. mutilasi genital. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . misalnya kanker serviks. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia.

baik kesehatan jasmani maupun rohani. dan terbebas dari paksaan. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . 1. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. termasuk HIV/AIDS.penyakit hubungan seksual. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh.

b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan pelecehan seksual. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. penyiksaan. dan swasta. Menurut BKKBN 2000.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. . kekerasan. kebijakan teknis operasional di Indonesia. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. tokoh masyarakat. tokoh agama. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. LSM/LSOM. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi.

Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Liquor folliculi e. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. bukan karena adanya hormone esterogen.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a.000 e. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. jumlah oorganisme adalah : a. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.000 b.000 d. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Umur 16-25 tahun : 159. Menurut umur wanita. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Pematangan pertama ovum . Bayi baru : 750.000 c. Masa menaupose : semua hilang. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 35-45 tahun: 34. Umur 6-15 tahun : 439. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Primary ovarian fillicel d. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. <Bahankuliahkesehatan> 1. Oogonia b.

4. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. terdiri atas kepala. membelah dua d. kemudian tumbuh menjadi e. . Secara embrional. membelah dua c.f. Setelah itu. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Spermatosid kedua. Spermatosid pertama. Spermatogenium. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Konsepsi dapat terjadi. Spermatid. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. dan ekor. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. membelah dua b. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Setelah bayi laki-laki lahir. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Spermatozoon (sperma) 3. 2. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. 3. Pada masa pubertas.

Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Setelah ovulasi. sekitar waktu ovulasi. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. licin. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. lengket. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. 1992). dan jumlahnya menurun (Norman. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. lender kembali menjadi kental.2 derajat celcius segera setelah ovulasi.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. melunak dan sedikit berdilatasi. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. dan banyak (Flynn. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. perubahan kimia terjadi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Begitu sperma telah memasuki ovum. yang meningkat sebesar 0. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. 1986). serviks memendek. Misalnya. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). . hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum.

Walaupun demikian. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. akan memerlukan waktu 2 atau 3 .Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. 3.5 derajat Celsius. 2. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin.

Hari ke 4-5 blatokista bebas. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. pembentukan alur.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Minggu keempat : . o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim.

telapak kaki samara-samar. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Terbentuk tepek telingga. usia 31-35 hari. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. bumbung saraf menutup. Telapak tangan amat jelas. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. ectoderm menutup diatas gelembung lensa.75-1 mm . telinga dan hidung mengalami rudimenten. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. usia 35-38 hari. usia 37-42 hari. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. . berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor).o Perkembagan bentuk badan. peredaran darah berfungsi. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Sinus serviklis menutup. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid.

Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Pengolahan bertahap pada kepala.Pembentukan lempeng osifikasi. Ekstremitas terbentuk. . . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.5 cm . . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. Gambaran wajah dapat dilihat.Berat 45 gram .Panjang 7-9 cm . . .Reflek babinski positif. organogenesis telah lengkap.Terjadi gerakan janin spontan.o o o Stadium 23 : histologi. Ekor mengalami retrogesi. Diakhir minggu ke 8 gestasi. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.  Minggu ke 12 : .

 Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Panjang 38-43 cm .Berat 1200 gram .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Panjang 35-38 cm . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Alfeolus paru matang . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . . atau beratnya mencapai 601 gram.Berat 1600 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.

Terdapat simpanan glikogen.Laguno menghilang .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Berat 3000 gram .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir. besi.Plantar mulai banyak .Ginjal janin aktif . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai..Panjang 48-52 cm .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Verniks kaseosa terbentuk lengkap . karbohidrat dan kalsium .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Berat 1900-2700 gram .Terbentuk cadangan zat besi .Reflek moro aktif .Panjang 42-49 cm .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Lipatan plantar terbentuk 1-2 . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .

Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Lebih lanjut lagi. psikologis. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. yang dapat disebabkan oleh faktor. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Misalnya kista atau tumor ovarium. 1. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Dari perspektif psikologi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen.ovum yang sudah di buahi. penyebeb infertilitas pada wanita. atau kombinasi keduanya. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. Penyakit sistematik. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. 2. kelenjar hipofisis. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Bayi dan Anak . menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Oleh karena itu. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur.yang meliputi DM. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis.

pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. pelayanan antenatal. dll. sunat perempuan. ASI Eksklusif 2. persalinan. imunisasi. menyusui serta pemberian suplemen. kesehatan lingkungan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. 1. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. kurang gizi (malnutrisi). penyakit lain disemua usia dan kekerasan. Remaja . Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. kesakitan dan kematian BBLR. pelayanan kesehatan primer. postnatal.

dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Tanda-tanda primer . karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. dan siap dinikahkan. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Perubahan fisik 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Pencegahan dan manajemen infertilitas. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Perhatian pada problem menopause 7. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Asuhan apa yang diberikan 6. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 3. informasi dan pengobatan dini. termasuk rabun. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. kanker saluran reproduksi. prolaps/osteoporosis. kekerasan. Penyakit jantung koroner 9. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Kadar estrogen yang cukup. 2. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. termasuk rabun. diagnosis.17. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. ISR/IMS/HIV/AIDS. 1. payudara/kanker prostat. 5. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . gangguan mobilitas dan osteoporosis.

Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. gelisah. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. kecacatan dan kematian. kesempatan memperoleh pendidikan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Gangguan mata 13. 12. kerja dan kedudukan. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 17. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. yang dipengaruhi factor keturunan. misalnya keadaan sosial ekonomi. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Deteksi dini kanker rahim. 14. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. 15. Osteoporosis 11. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. 10. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. sukar tidur. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. antara lain: 1. .

Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. 3. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Seperti diketahui. Beban ganda. antara lain karena: 1. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Keterbatasan biaya 4. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. 18. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. d. 2. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2.2. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. misalnya dalam ber-KB. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai.

Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Keadaan hormonal tubuh 4. Keluarga 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5.3. Diskriminasi social 4. faktor luar 1. faktor dalam 1. Aspek psikologi pada masa bayi 5. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Kondisi ibu 3. Sistem reproduksi 23. Lingkungan 2. Gizi 3. Kemampuan intelektual 3. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Budaya setempat 4. Emosi dan sifat 2. Sikap orang tua 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2.

Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Survei dilakukan kepada 33. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. menopause. 3. Masa usia lanjut (klimakterium.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. menunjukkan 13. .1 Defenisi Remaja a. Sementara 82% lainnya.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menggunakan alat kontrasepsi.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. b. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.

Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. b. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan yang terjadi. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. d. Perubahan tersebut ialah : a.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. g. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. 2. d. f. e. DeBrun (dalam Rice. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. . Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik.c. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. 3. e. c.

Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . cemas. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. b. Masa remaja sebagai periode pelatihan. sehingga misalnya mudah berkelahi. keadaan ini . terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. pada usia tujuh belas atau delapan belas. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Status remaja tidak jelas. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. 2.1. Jaringan selain tulang. usus bertambah panjang dan bertambah besar. sehingga remaja menjadi: a. Ingin mengetahui hal-hal baru. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. 3. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. sensitif ( mudah menangis. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. frustasi dan tertawa ) b. 4. Mampu berpikir abstrak. antara lain : a. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. senang memberikan kritik b. termasuk HIV/AIDS. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. khususnya bagi perkembangan otot. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. sehingga remaja menjadi : a. Perkembangan intelegensia. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). 2. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Perubahan emosi.

mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. g. minum-minuman keras. e. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja sebagai periode perubahan. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. d. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. f. cenderung berperilaku yang kurang baik. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Masa remaja sebagai masa dewasa. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Hak-hak reproduksi 9. remaja sangat perlu .memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. maka pada masa seperti ini. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. c. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. serta keinginan akan kebebasan. 3. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. yaitu dengan merokok. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Pengenalan mengenai sistem. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

efek samping. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. 5. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. video. . Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. musik. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. televisi. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. rasio 2 berbanding 1. fil. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Media massa hiburan (radio. 8. kekerasan substansial. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. 6. 7. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. kerja dan rekreasi. sikap dan perilaku.

Masalah Gender Spesifik Generasi muda. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Infertilitas primer . hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. 10. 4. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Beberapa budaya. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. 9. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja.

cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Dari epididimis. Di dalam duktus ejakulatorius.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. 4. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma.2 Penyebab a. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Dari testis kiri dan kanan.

Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Impotensi 3. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). 5.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Kekurangan hormon 4. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. spironolakton dan nitrofurantoin). Polusi lingkungan. 2. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak .

Penyakit menular seksual 3. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. d) Kekurangan gizi. i) Kelainan pada tuba falopii. e) Infeksi panggul. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. d) Kista ovarium. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Selama fase folikuler. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1.mengalami menstruasi (amenore). Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. f) Tumor. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). c) Kelainan hormon. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii.

. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Gondongan (pria) 6. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. sebelum beranjak dari tempat tidur. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Setiap pagi.6-10 cm tanpa terputus. Bila dilihat dengan mikroskop.ini. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. lendir menjadi basah. Pada fase ovulatoir. 2. 4.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Endometriosis 10. 4. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. pergerakan. Siklus menstruasi anovulatoir 9. elastis dan licin. 3. Pengukuran suhu tubuh basal. Dalam keadaan normal. Varikokel (pria) 7. Postcoital test (PCT).5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. lendir tampak seperti pohon pakis. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah.

Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Progestin challenge 10. Kadar progesteron serum. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 9. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. . 12. Histeroskopi. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 6. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak.5. 14. 11. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 13. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 4. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Biopsi endometrium 7. Tanpa pengobatan. Kadar hormon pada suami dan istri.

Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. b. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. . Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.

Dengan teknik ini. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). 4. PSK (Pekerja Seks Komersial). . Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya.c.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Lalu setelah terjadi pembuahan. seperti : anak-anak usia remaja. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. e. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Kemudian setelah sel telur dibuahi. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.

5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. Urethritis. tidak berganti-ganti pasangan. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.2.2. 4. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Kanker leher rahim pada wanita 3.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Vaginosis Bakterial b. kehilangan berat badan.2. Kemandulan baik pria atau wanita 2.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Pedikulosis Pubis 4.pecandu narkotika. Tidak melakukan hubungan seks. diare dan keringat malam hari 8. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Disebabkan Virus : AIDS. seperti lahir sebelum cukup umur. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.2. berbau dan gatal 9. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. Infeksi yang menyebar 5. diantaranya : 1. 4. kaum homoseksual. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Hepatitis B. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Sifilis.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. lemah. Kehamilan di luar rahim 4. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. atau terinfeksi PMS . berat badan lahir rendah. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Herpes Genitalis. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. 4. yaitu: a. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2.2. Kondiloma Akuminata c. dll. demam.

nyeri rectum. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. nyeri abdomen. tuba fallopi .2.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan tenesmus. gatal. disuria. epydydymis. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Pemeriksaan diagnostik . infeksi dapat menyebar ke prostat. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Pada pemeriksaan. Jika perempuan terinfeksi PMS. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. endometrim. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Setelah terinokulasi. didikuti oleh sekret yang purulen. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Untuk dapat menular. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. sering berkemih dan malaise. vesikula seminalis. Saat berhubungan seks. vas deferens. dan rongga peritonium pada perempuan. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. dan limfodenopati leher. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Infeksi ekstra genital di faring. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. uertra. Alasan utamanya adalah: 1. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. dan testis pada pria. demam. 4. anus. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae.

Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. juga tanpa disertai nyeri. Cangker juga bisa ditemukan di anus. . Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. vulva atau vagina. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Fase Primer. tenggorokan. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. bibir. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). kerusakan otak maupun kematian. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. rektum. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. lidah. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Dalam beberapa jam. tanpa disertai nyeri. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. yang tersering adalah pada penis. rata-rara 3-4 minggu. leher rahim. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1.

sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. yang menyebabkan sakit kepala. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Sifilis kardiovaskuler. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Pada saat ini jarang ditemukan. batang tubuh bagian atas. Fase Tersier. tumbuhnya perlahan. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. kehilangan nafsu makan. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. . demam dan anemia. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. 3. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). 4. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. mual. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. wajah dan kulit kepala. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Tulang juga bisa terkena. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik.2. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Meskipun tidak diobati. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Fase Laten. kaku kuduk dan ketulian. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. lelah. gagal jantung atau kematian. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. ruam ini akan menghilang. Fase Sekunder. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut.

Pemeriksaan ini lebih akurat. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. mereka perlu menjalani pengobatan. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. sekunder dan fase laten adalah baik.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Gejala awal biasanya . Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pada fase primer atau sekunder. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Pada sifilis fase sekunder. 2. prognosis untuk sifilis fase primer. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. 3. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Untuk neurosifilis. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Pada fase tersier. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pada sifilis fase primer.

biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. kesemutann dan sakit. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Untuk memperkuat diagnosa. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri.berupa gatal. Pada pria. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Pada wanita. luka herpes bisa sangat berat. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. menyebar ke bagian tubuh lainnya. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini.

Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. 2. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebabkan demam dan batuk. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. nyeri di perut bagian bawah. Biasanya akan keluar nanah dari penis. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Pada pagi hari. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Pada bayi baru lahir. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Komplikasi 1. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Pada pria dan wanita. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Wanita. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Striktur uretra : penyempitan uretra. b. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Epididimitis : infeksi pada epididimis. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. bisa menyebabkan nyeri. Konjungtivitis. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Timbul rasa sakit waktu berkemih. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. a. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. maka diagnosis . Pria. bakteri yang menyebabkan gonore. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. rasa nyeri ketika berkemih. Pneumonia. Infeksi saluran telur. tetapi lebih encer daripada nanah gonore.

3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. tidak langsung menampakkan gejala. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. pembesaran hati dan limpa. pembengkakan kelenjar getah bening. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. diare yang menetap atau berulang. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Pada sekitar 20% penderita. jika tidak diobati. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. sedangkan pada 80-90% kasus. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. yaitu sebanyak 5500 anak. Pada 10-20% kasus. Melalui ASI. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. penurunan berat badan. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). demam yang berlangsung lama atau berulang. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Pertumbuhan yang jelek. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2.

20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Infeksi bakteri d. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Infeksi parasit. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Infeksi jamur f. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Meningitis e. Pneumonia pneumokistik b. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi virus i. Herpes j. tergantung kepada beratnya penyakit. Infeksi oportunistik virus. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak.2. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. biasanya pada tahun-tahun pertama. jamur dan parasit 5. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Kandidiasis (infeksi jamur) h. penambahan berat badannya juga jelek. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. pneumonia dan meningitis) 4. a. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Dalam waktu 2-3 bulan. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. misalnya berjalan dan berbicara. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Herpes zoster k.

diare dan gangguan perut. maka setelah berumur 18 bulan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Jika bayi tidak terinfeksi. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Dalam kelompok nucleoside. ddI. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. tetapi jika bayi terinfeksi. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. AZT. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). polymerase chain reaction). Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. mual dan sakit kepala (terutama AZT). antibodi ini akan menghilang. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. ddI bisa merusak pankreas. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. ddI. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih.

Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Pada persalinan normal. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Pada awal penemuan virus HIV. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. dari 25% menjadi 8%. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Tanpa pengobatan. kemungkinan penularan HIV lebih besar. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi.

wajah terlihat sembab.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. pusing. ukuran panggul bertambah besar. menurut suatu penelitian. Teori lain bilang.kekurangan gizi. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. perasaan sensitif. depresi. H. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. seperti mudah marah. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Para peneliti melaporkan. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Penderita tipe H sekitar . lelah dan tubuh agak membengkak. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Guy E. C. faktor kejiwaan. AS.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. sakit kepala. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA.50 tahun. 5. Perubahan perubahan mood. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. 5. Sekitar 40% wanita berusia 14 . karena hormon estrogen yang berlebihan. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. dan nyeri di bagian perut. Kemungkinan lain. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Abraham. masalah sosial. 5. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Selain itu. dan D. meledak-ledak. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Dr. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron.

bingung. PMS C 40%. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. nyeri pada buah dada. sensitif. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. tinggi garam dalam diet makanan. perut kembung. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. 5. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Bila saja Anda perhatikan. pembengkakan tangan dan kaki. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. pelupa. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. jantung berdebar. atau kurangnya magnesium. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. dan PMS D 20%. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. saraf tegang. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. ingin menangis. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). . peningkatan berat badan sebelum haid. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. lemah. tetapi beberapa peneliti mengatakan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. gangguan tidur. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. perasaan labil.b) c) d) e) 60%. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda.

1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. . d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD).1. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. berat badan bertambah. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. seperti sakit kepala. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. 6. PID. secara umum. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim).Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Secara rata-rata. 6. payudara sakit. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. banyak makan. Namun. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. lelah. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. nyeri sendi dan otot. dan mood yang tidak menentu. itu belum tergolong masalah besar. tubuh dan payudara membengkak. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi.

Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. setelah menopause maupun selama kehamilan.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. 6.1. 6. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. gonore.1. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Tuberkulosis. stafilokokus. gejalanya segera memburuk dan . mikoplasma. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. aborsi dan biopsi endometrium). keguguran.3. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. persalinan. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Di dalam tuba. streptokokus). Faktor resiko terjadinya PID: 1. 4. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Pernah menderita PID 4. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2.

pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.1. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. 6. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. mungkin perlu dilakukan pembedahan. 6. . Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.1. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.penderita bisa mengalami syok.

Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.6.antara lain : a. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Di . 6. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.3 juta pertahun. Kehamilan karena incest 6.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.2.yaitu : 1.edukasi dan penyediaan pelayanan. sekitar 750.2.seni dan keagamaan 3. sosial dan ekonomi. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. psikis. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.000 dilakukan oleh remaja.2. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.

dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. tertekan atau setres. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. bila ada risiko tinggi kehamilan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. psikis.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. 6. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. 4. persalinan. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. panuk.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. segera menikah c. rujuk ke SpOG g. bersikap bersahabat dengan remaja 2. diselesaikan secara kekeluargaan b. 3.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. konseling kehamilan.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. 1. pernah mengalami KTD atau aborsi . memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. rujuk kepsikiater f. 2.2. sebagai petugas kesehatan harus : 1. dan keluarga berencana d. bila ada gangguan kejiwaan.

Agama dan Hukum. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. 750.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.000 – 1. yaitu fetus belum viable by llaous. 2001).2. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas.36 kali lebih kecil dari pedesaan. inkompletus. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Dari 46 juta aborsi/tahun. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. 6. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.2 juta aborsi dilakukan per tahun. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.000 gram. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. iminen dan sebagainya.6.5 juta dilakukan di Indonesia. . Etika ditinjau dari segi Etika.2. padahal penduduk kota 1. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. WHO memperkirakan ada 4.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.

8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Wanita selalu disalahkan. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. b. Abortus infeksious dan abortus septic. Missed abortion. f. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . ginjal. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus iminen. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. membatasi jumlah anak.2. TBC. ini terbagi menjadi dua: a.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. jarak kehamilan yang terlalu pendek. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. 2. Sipilis atau karena kesalahan genetik. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. panas tinggi.6.2. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). e. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Alasan terjadinya Aborsi 1. 3. b. 6.

misal SMA. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . dengan teman-temannya. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Sewa rahim 4. Batasan ini sering menakutkan. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Aborsi 2. Bank sperma 5. Karena merasa malu. 7.2. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Suatu contoh konflik moral : 1. 4. Untuk mencegah penurunan moral etik. Bayi tabung 3.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. 6. 6. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan.tersebut akan melakukan aborsi. 5. 6. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.

HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. redistribusi lemak dll). Sebagai hasil dari temuan ini. umumnya testosteron. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. cepat dan tidak terkendali.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . 7. Testosteron juga dapat dimasukkan. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. cincin vagina . haid tidak teratur. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. lebih jarang. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. yang disebut progestin. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Sebagai hasil dari temuan ini. progesteron atau progestin . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . serangan jantung dan stroke . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Sebuah metode alternatif. gel atau. troches. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. dengan suntikan. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. tablet. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. Terkadang sebuah androgen . HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. IUD . Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Dosis sering bervariasi siklis. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. dan kadang-kadang testosteron . sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. krim.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya.

perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. 5. . tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. riwayat PHS. risiko meningkat 1 .5 x. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.multiparitas . 7. 8.1 KANKER SERVIKS . K. fibroadenoma. 7.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.2. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Pemakaian obat-obatan. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. 2. Riwayat keluarga dan faktor genetic . H. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. dan kehamilan pertama pada umur tua. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. menarche pada umur muda. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. .merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. 3. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. dan fibrosis. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim.2. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.1. 4. Suheimi ). menopause pada umur lebih tua. . 6. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ).nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.

1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Gambar hiperplasia endometrium 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Diabetes mellitus (DM) d.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Riwayat infertilitas f. Obesitas b. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. . Riwayat menstruasi c. Hipertensi e.3.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. 7.3. Pemakaian estrogen g. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.2.

dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. g.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. psikososial dan sosial spiritual. b. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups.3. Membantu melindungi kesehatan individual e.3. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. .perkembangan wanita dalam aspek biologis. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. 7. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.

1. organ reproduksi lain dan rektum). perdagangan adalah dunia laki- . lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Ketika sampel sampai ke laboratorium. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . 8. 2. politik. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. uterus. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1 Status Sosial 8. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.ideal atau optimal.1. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.kalau fasilitas tersedia. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . ovarium. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. ekonomi. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.kalau fasilitas tersedia lebih.

laki. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria.3 Dampak Status Sosial Wanita . wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. kembali mengurus keluarga. Terutama dibidang politik. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. c. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. 8. Perlindungan hukum. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. b. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. khususnya dibidang politik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik.1. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik.

Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. . social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. psiko. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.1.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.

Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. . a. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. 8. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga.1. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. masyarakat dan Negara. b. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.

bebas. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.2. kecintaan.2.2. . mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. 8. hangat. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.2 Peran Wanita 8. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat.b. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. 8. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.

Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya.Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. b. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.

Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.2. atau karena kelelahan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.4. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. b. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. karena kurang gizi. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. 8. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.2. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.

Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. c. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. mncuci pakaian. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. 8.5. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. b. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.2.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit.

FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. seksual atau psikologis.Dibeberapa wilayah. termasuk ancaman tindakan tertentu. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. c.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.1. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.

FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.1. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. 9.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.

dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.2. malu. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. ketakutan.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. mual. yang berkaitan langsung . kebingungan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. lemah.2. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. disorganisasi. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. 9.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. terhina.

pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Anger rape.3. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).3.1 Kategori pelecehan seksual a. malu 3). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. 9. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan seksual mental. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. 5). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .2 Macam-macam pelecehan seksual 1). yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.

3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.9. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. muntah.3. kemarahan.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. ingin balas dendam. mimpi buruk. menunduk dan lembut) 3. depresi.3. marah. 9.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.3.3. nyeri pada daerah pacinela. menyalahkan diri sendiri. gangguan pola tidur. lelah. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. pindah rumah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. tampil tenang. mual. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. kehilangan kontrol diri. phobia sendirian. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. nyeri lambung. gelisah.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . yaitu respon ekspresif (ketakutan. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. takut. malu dan perasaan bersalah 2. gatal dan keluar darah pada vagina. respon emosi korban terbagi menjadi dua.4 Respon korban pelecehan seksual 1. merasa terhina. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. menambah pengamanan. tegang. sakit kepala.3.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak.No. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. . tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. d. seks. seks dg lawan jenisx. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. 9. c. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Dampak biologis Scr biologis. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan.5. Hal ni b’tentangn dgn UU. eksploitasi & diskriminasi. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. B.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. e. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. Selain itu.

1 Pengertian . PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). 9.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.5.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1. Oleh karena itu patut ditentang.6. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.6.1 INCEST 10.

Kurang pendidikan agama f. Orang yg lebih berkuasa b. Empati dan penguatan terhadap korban b.6 Penyelesaian a. Faktor usia b. Tidak main hakim sendiri . Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Kejiwaan atau truma c.1. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Jenis kelamin c.1. Sosialisasi incest d. Kurang iman e.1. Perlu adanya perhatian. Pencegahan a. Pergaulan d. b.1.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.4 Akibat Incest a. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.a. Kurang perhatian dari orang tua 10. pengetahuan dan pendidikan 10. Dengan melakukan incest c.5. Dengan memberikan pendidikan b.3 Pelaku dan Korban a. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Abortus 10. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Orang2 yang lebih lemah 10. Unwanted pregnancy b.1.

Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perbudakan g. berharap mendapatkan perlindungan. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Tindak kekerasan c. Wanita yang diperjual belikan f.2 Masalah Yang Timbul a. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Pelecehan seksual b. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. b. Pemerkosaan d. Komplikasi berbagai penyakit 10. 10.2. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . ISPA.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Kehilangn rumah b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Melaporkan kasus ke polisi 10. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.2 HOMELESS 10.2.2. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.1 Pengertian a. c.c. b. Peperangan untuk menyelamatkan diri.2. c.

mental (perilaku salah).4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.2 Subyek Rehabilitasi a.3. fisioterapi 10. bahan audiovisual dan alat peraga c. Tenaga professional sprt dokter. Lingkungan yg sangat padat f. psikiater.1 Pengertian a. Tersedia dukungan .3.3. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Gembong dan pengedar narkoba 10. psikolog. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . 10. ahli kerohanian. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Masyarakt sekitar dan umum d. pertolongan dan harapan b. TOGA. Perpustakaan dan buku.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Pribadi korban narkoba b. sosiolog. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).3. Orang2 terdekat c.e. Sarana rekreasi e.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Jadwal harian atau program kegiatan f. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba.

Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . c. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.b. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. b. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. hidup normal dalam hati kecil. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun).3. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. 10. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. c. menguasai ketrampilan kerja. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. d. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an.

keyakinan dan kepercayaan. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan .4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. penularan. f. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. d. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. kekuatan dan harapan dr Tuhan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.

istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . seorang bapak gereja. malah jahat. tanpa penyaluran itu.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). pelacuran dipandang negatif. Sundal selain meresahkan juga mematikan. namun toh dibutuhkan (evil necessity). dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat.wikipedia. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Di kalangan masyarakat Indonesia. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. Khusus laki-laki.dimana menurut para ahli." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.org) B. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. C. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. (http://id. digunakan istilah gigolo. wanita tuna susila. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas.

Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. misalnya karena terlanjur berbuat. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. menginginkan hubungan seks ini. dan harga diri selayaknya orang dewasa. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. penerimaan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. . tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. rasa aman. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas.

Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. c. yang salah satunya dalam masalah seks. b. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. guru dan sebagainya. paman. Penipuan . sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.id) A.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung.ac. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.univrab. semua menyedihkan. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. dan sekaligus berbahaya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. (http://www.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga.

Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Persoalan – persoalan psikologis a. foto. tulisan. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. film atau yang dipersamakan dengan film. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. video. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. B. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. C. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. c. . d. b.Faktor lain yaitu. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar.

Bantuan organisasi dan sindikat b. Rumah panggilan ‘call house” 3. c. b. Penanganan masalah PSK: a.sifilis. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. d. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. club malam. prostitusi dibagi dalam : 1. 2. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . 3. seperti gonore. Menurut lokasinya : 1.b. panti pijat. Pemerintah 1. D. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. a. dan HIV/AIDS. hepatitis B. c. perempuan pendamping. Individual 2. 2. Klasifikasi : 1. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Menurut jumlahnya. Keluarga 1. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi.herpes kelamin. penyedia perempuan panggilan) 2. Segregasi/lokalisasi 2. klamdia. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat.

Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. rupawan. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A.d. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. ayu. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. Represif dan kuratif (menekan. cepat. manis. Penanggulangan prostitusi 1. beraneka warna. atraktif.

gambar. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B.

HIV/AIDS. kehamilan. siphilis.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu.

. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. 10. PENGERTIAN a. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. hilangnya rasa. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang.5 DRUG ABUSE A. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. terbaru.

serta mempunyai potensi sedang. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. morfin c. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. B. missal : LSD b. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. kokain b. misal : barbiturate . NO. misal : ampetamiin. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. metilfenidad c. ganja. missal . hipnotik. minuman berakohol bersifat sedative (penenang).d.2 TAHUN 1997 a.NO. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. depresan. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. rokok. 05 TAHUN 1995 a. missal : Codein C. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.

Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. depresi. tidak sadar diri. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. agar diterima kelompok ttn. kokain. E. kafein. misal : ganja. Misal : opium. memuaskan rasa ingin tahu. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . dan mendapat pengalaman baru. dan sedative b. codein. bahkan tertidur. selalu menuntut. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. morfin. mescalin dan LSD. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. heroin. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. misal : Diazepam D. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. b. penilaian diri negative. sebagai lambing kemoderan. memiliki gangguan jiwa (cemas. cenderung agresif.d. sifat antisocial. amfetamin c. kurang religious. apatis). melarikan diri dr sesuatu.kurang PD.

c. rekreasi atau santai. malnutrisi. kecewa. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. opioida : kemandulan. ancaman fisik dr teman pengedar. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ancaman fisik sgt kuat. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Abuse . kehilangan BB. impotensi.c. social yg kurang mendukung. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. keluarga terlalu permisisf. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. TINGKAT PEMAKAIAN a. gangguan haid. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Lingkungan teman sebaya . ekonomi. G. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. adanya murid pengguna. d. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. sakit . Kafein : gastritis. ortu otoriter. Recreation use : hanya untuk bersenang2. e. b. F.

disiplin. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. b.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. bronkiektosis). Dalam hal ini (Cholil. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Akibat gangguan mental emosional c.jantung dan hipertensi. konseling bagi mahasiswa bermasalh. akibat cara hidup kurang bersih. bronchitis. luangkan waktu bersama. sikap positif ortu. hubungan guru murid baik. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Nikotin : kanker paru. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. ciptakan suasan yg hangat. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. UPAYA PENCEGAHAN a. menjadi contoh yg baik. beri informasi yg benar. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Memburuknya kehidupan sosial H. akibat pertolongan yg salah. Melalui keluaga . memperkuat kehidupan agama. b.

dan menentukan kelahiran anak mereka. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Upah Riil . Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Upah Nominal. Teori Upah Tenaga Kerja. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori ini menerangkan: . adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. penjarakan anak. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi.4. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. mental. 2. 10.

Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat.

Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Oleh sebab itu wanita. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. dan pengendalian jumlah penduduk. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. . seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. 4. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. maka wanita sebagai penerima kesehatan.

3. 2. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Seksualitas a. 1998). hak. 2002:2) b. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 2. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998) B. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Pengertian Gender a. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. fungsi. 2002 :4) d. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. 2003) c. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A.11.

contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Tidak dapat dipertukarkan. Sifat Harkat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. kedamaian dll. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Sepanjang masa dimana saja.4. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. kenikmatan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. tidak mengenal pembedaan kelas.

contohnya di rumah. guru TK. dikantor dan dimanapun berada. dan kepala desa bahkan presiden. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. tergantung pada kebiasaan. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. suku dan umurnya. merawat anak-anak dan suami. 5. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. C. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. 3. 2. Ciptaan Tuhan. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya perempuan bisa haid. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. tergantung pada tingkat pendidikan. 4. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1.Berlaku dimana saja. contohnya : di dalam suatu masyarakat. membawa air dan kayu bakar. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. RW. wanita Buatan manusia. hamil. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat.

Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. hak kawin . keyakinan. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. 6. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. permohonan kredit harus seijin suami. tafsiran agama. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. E. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan.Contoh . wanita sebagai konco wingking. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Sejak anak berusia muda. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. misalnya marginalisasi dibidang pertanian.

Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Wanita macak-masak-manak. 4. perkosaan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. wanita jadi obyek iklan. bagian warisan wanita lebih sedikit.wanita dinomor duakan. maka peran perempuan mengalami perkembangan . cantik dan keibuan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. sehingga dinamakan pelabelan negative.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. laki-laki sebagai pencari nafkah. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Laki-laki mata keranjang. laki-laki tlang punggung keluarga. rasional.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Contoh . perkasa. Eksploitsi terhadap wanita. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. social atau politik. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Non fisik : pelecehan seksual. Kekerasan fisik : perkosaan. dan paksaan. ancaman. istri menghina/mencela kemampuan seksual. 3. pemukulan. janda mudah dirayu. jantan. 5. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. jabatan. pelecehan terhadap wanita. dan penyiksaan. karir dan pendidikan.

metode yang digunakan. b. 2. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. atau analisa data. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Contonya sebagai berikut : a. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil.yang cukup cepat. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. wanita sebagai perawat. F. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan.

Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. b. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). 2. . Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. 1. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Keluarga Berencana 3. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. psikologi dan social). Infeksi Menular Seksual H. melahirkan. kehamilan remaja.a. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). masalah pergaulan bebas . G. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan.

Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. 4. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). 5. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . dan AIDS. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. HIV. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara.3. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Namun keterlibatan . Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. khusunya berkaitan dengan IMS. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. 6.

Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Olah raga secara teratur f. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. d. bahan racun maupun alergi e. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. TBC . Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Isolasi terhadap penyakit menular c. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Pengendalian sumber2 pencemaran 3.

Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Misal . Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. rehabilitasi PSK. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri.7 tahun pada 1990. dan korban narkoba b. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. dan 70 tahun pada 2000. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. . Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. 13. b. d. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia.d. 4. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. kemudian 64. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. e. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980.

diabetes dan stroke. Berdasarkan data.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan.Pola Makan . tergantung dari beberapa faktor. diluar soal takdir tentunya. diluar soal takdir tentunya.Strees Atau Tekanan C. Dr. Penyebab panjangnya umur manusia. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. jantung koroner. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. 1.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. . Dr. Ir. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . . seperti penyakit kanker. Ali Khomsan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Ir. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. .Lingkungan Tempat Tinggal . ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . 1. Menurut Prof. Ali Khomsan.

.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. seperti telor. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. bila anda berhenti merokok. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Sir Richard Peto. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. susu. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada.Pada awal usia 50 tahunan. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu.. . anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. .Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Banyak orang yang . “Bahkan setelah 20 tahun. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. keju. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. . daging. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. dsb. 1. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.

berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. stroke. antara lain penyakit jantung. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam.mengaku tak bisa berhenti merokok. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Sejak penelitian ini dilakukan. 1.6% dari total penduduk. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan.Wajah kemerahan . Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. dan berbagai macam kanker. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. semakin banyak orang merokok. stroke. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Pada usia 50 tahun.” katanya. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun.0 juta atau 11. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. dan berbagai penyakit kronis lain”. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.5 juta orang atau 7. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Di negara berkembang dewasa ini.5% dari total penduduk. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. kanker paru.

Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Keringat pada malamm hari . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Masalah kandung kemih . jantung koroner.Sakit kepala .Mudah pingsan . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Emosi yang mudah berubah-rubah .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Depresi . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. kanker usus besar. Olahraga merupakan hal yang penting.Sulit konsentrasi .Kekeringan didaerah vagina .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Gangguan tidur .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Kulit kering . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Daya ingat menurun . stroke. .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). Mengatasi menopause. tidak saja untuk kesehatan umum anda. Diet Asia ini: ..mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.

Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina..Membatasi masukan daging . untuk mengurangi rasa sakit 1. . semakin mudah terserang osteoporosis. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. sayur serta kacang-kacangan . . (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Alkohol. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.Kaya akan berbagai macam buah.. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Semakin tua seseorang.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Namun demikian. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. . Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.

2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 3. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.Kesehatan. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Dampak pembangunan ekonomi. 4. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.BAB III PENUTUP 3. 2. termasuk kehidupan seksualitasnya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. 3. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Misalnya program KB. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. 5. dan lain sebagainya.1 KESIMPULAN 1. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. nilai anak dan keluarga. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. .

Anna Marie. 1996. dan Ford Foundation. 1998. S. Abdurrahman.Daftar pustaka 1. pengertian dan implikasi.Jakarta. 2.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. 1996. Seksualitas.kespro. 5. Kartono.Si. Wattie. Jakarta. Wahid. dkk.T 9. 8. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Midwiferysite.info/hak-hakreproduksi . 7. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta. 3. Wattie. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Pustaka Sinar Harapan. Memahami Kesehatan reproduksi wanita.com/Endah Purnasari. www. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. 1998. Anna Marie. Yogyakarta. Pusat penelitian Kependudukan UGM. PPK-UGM. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 1995. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 6. www.blogspot. Yogyakarta. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Yogyakarta. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Manuaba. 1996. EGC. 4. Jakarta. Pustaka Sinar Harapan.