MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. dan sosial secara utuh. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. dan sosial yang utuh. serta fungsi dan prosesnya. mental. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1996) 1. (BKKBN. spiritual memiliki hubungan yang serasi.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. (Depkes. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. fungsi serta prosesnya. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. jiwa. mental.BAB II PEMBAHASAN 1. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . selaras. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. (UU Kesehatan No. (WHO.

prilaku praktikyang berbahaya. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . 1999 .Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. keterbatasan SDM) 8. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Kesehatan (mencakup fisik. kurangnya perlindungan hukum. Hak Asasi Manusia 9. rentan kekerasan. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. ICPD+5. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. mental dan psikososial) 4. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10.

3. fistula dll. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. bayi. pemeriksaan secara sukarela.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 4. mutilasi genital. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . menopause.1. hingga meninggal. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. misalnya kanker serviks. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 6. 5. PSIR. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. remaja. 7. wanita usia subur. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. pelayanan kebidanan. klimakterium. konseling dan tindak lanjut 1. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. 2.

meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan.penyakit hubungan seksual. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. termasuk HIV/AIDS. dan terbebas dari paksaan. baik kesehatan jasmani maupun rohani. 1. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh.

tokoh agama. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan pelecehan seksual. Menurut BKKBN 2000.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. . Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. kebijakan teknis operasional di Indonesia. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan swasta. LSM/LSOM. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. kekerasan. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. tokoh masyarakat. penyiksaan.

Menurut umur wanita. Umur 35-45 tahun: 34. Umur 6-15 tahun : 439. Liquor folliculi e. Primary ovarian fillicel d. Pematangan pertama ovum . Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Umur 16-25 tahun : 159.000 e. Oosit pertama (Primary Oocyte) c.000 d. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi.000 b. Bayi baru : 750. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. bukan karena adanya hormone esterogen. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. <Bahankuliahkesehatan> 1. Oogonia b. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. jumlah oorganisme adalah : a.000 c. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Masa menaupose : semua hilang.

Setelah itu. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. 3. Setelah bayi laki-laki lahir. Spermatozoon (sperma) 3. membelah dua b. Spermatosid kedua. dan ekor. Spermatosid pertama. Konsepsi dapat terjadi. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Pada masa pubertas. terdiri atas kepala. membelah dua c. 4. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Secara embrional. kemudian tumbuh menjadi e. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. 2. Spermatogenium. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. membelah dua d. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis.f. Spermatid. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. . Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a.

1992). suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. perubahan kimia terjadi. melunak dan sedikit berdilatasi. 1986).Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. licin. lengket. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. lender kembali menjadi kental. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Misalnya. dan banyak (Flynn. Begitu sperma telah memasuki ovum. dan jumlahnya menurun (Norman. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. yang meningkat sebesar 0. Setelah ovulasi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. . Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. serviks memendek. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. sekitar waktu ovulasi. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam.

Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Walaupun demikian. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi.5 derajat Celsius.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. 2. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . 3. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum.

Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. pembentukan alur. Minggu keempat : . o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Hari ke 4-5 blatokista bebas. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim.

Terbentuk tepek telingga. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). . o Diakhir minggu ke 4 gestasi. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi.75-1 mm . Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. usia 31-35 hari. usia 37-42 hari. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. peredaran darah berfungsi. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. usia 35-38 hari.o Perkembagan bentuk badan. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. telinga dan hidung mengalami rudimenten. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. bumbung saraf menutup. telapak kaki samara-samar. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. Sinus serviklis menutup. Telapak tangan amat jelas.

Ekor mengalami retrogesi.5 cm . . Gambaran wajah dapat dilihat. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Reflek babinski positif. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. organogenesis telah lengkap.Pembentukan lempeng osifikasi.  Minggu ke 12 : . Pengolahan bertahap pada kepala.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. Ekstremitas terbentuk. .Terjadi gerakan janin spontan. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.Panjang 7-9 cm .Berat 45 gram . . . . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.o o o Stadium 23 : histologi.

atau beratnya mencapai 601 gram. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Panjang 38-43 cm .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Berat 1600 gram . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Terdapat simpanan lemak subkutan . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Berat 1200 gram .Alfeolus paru matang . .Panjang 35-38 cm .

Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Berat 1900-2700 gram . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur..Simpanan lemaksubkutan meningkat .Plantar mulai banyak .Terbentuk cadangan zat besi .Ginjal janin aktif .Reflek moro aktif .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. besi. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Terdapat simpanan glikogen.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Panjang 48-52 cm . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Panjang 42-49 cm .Berat 3000 gram .Laguno menghilang . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai. karbohidrat dan kalsium . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Verniks kaseosa terbentuk lengkap . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.

yang dapat disebabkan oleh faktor. Oleh karena itu. Bayi dan Anak . 1. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Misalnya kista atau tumor ovarium. psikologis. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. kelenjar hipofisis. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Dari perspektif psikologi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Penyakit sistematik. Lebih lanjut lagi. penyebeb infertilitas pada wanita. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. atau kombinasi keduanya. 2. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid).ovum yang sudah di buahi.yang meliputi DM. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone.

ASI Eksklusif 2. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. 1. pelayanan antenatal. kurang gizi (malnutrisi). Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. postnatal.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. persalinan. sunat perempuan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Remaja . dll. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. imunisasi. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. kesehatan lingkungan. kesakitan dan kematian BBLR. menyusui serta pemberian suplemen. pelayanan kesehatan primer.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak.

Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Perubahan fisik 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Secara tradisi.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan. Tanda-tanda primer .

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada penyakit utama degenerative. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. termasuk rabun. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. ISR/IMS/HIV/AIDS. 1. gangguan mobilitas dan osteoporosis. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Penyakit jantung koroner 9. Asuhan apa yang diberikan 6. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. diagnosis. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. 5. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. informasi dan pengobatan dini. prolaps/osteoporosis. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Perhatian pada problem menopause 7. 2. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4.17. payudara/kanker prostat. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. termasuk rabun. Pencegahan dan manajemen infertilitas. kanker saluran reproduksi. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. kekerasan. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . 3. Kadar estrogen yang cukup.

Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. misalnya keadaan sosial ekonomi. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. . kecacatan dan kematian. yang dipengaruhi factor keturunan. 10. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. 14. gelisah. 17. Deteksi dini kanker rahim. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. 15. Osteoporosis 11. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. 12. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. kesempatan memperoleh pendidikan. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. sukar tidur. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Gangguan mata 13. kerja dan kedudukan. antara lain: 1.

Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. 3. misalnya dalam ber-KB. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Keterbatasan biaya 4. antara lain karena: 1. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. 18.2. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. d. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Beban ganda. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. 2. Seperti diketahui.

Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Budaya setempat 4. Emosi dan sifat 2. Keluarga 2. faktor luar 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keadaan hormonal tubuh 4. Diskriminasi social 4.3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Gizi 3. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. faktor dalam 1. Lingkungan 2. Kemampuan intelektual 3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Sikap orang tua 4. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1.

Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. menunjukkan 13. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.1 Defenisi Remaja a. Survei dilakukan kepada 33. . Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. menggunakan alat kontrasepsi.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. 3. b. menopause. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Sementara 82% lainnya. Masa usia lanjut (klimakterium.

Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. DeBrun (dalam Rice. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. d. Perubahan yang terjadi. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja.. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.c. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). c. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. f. 2. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. 3. g. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. . perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. d. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. e. e. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan tersebut ialah : a. b.

b. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Status remaja tidak jelas. sehingga remaja menjadi : a. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. 2. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. keadaan ini . Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. 2. Ingin mengetahui hal-hal baru. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Mampu berpikir abstrak. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. senang memberikan kritik b. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. pada usia tujuh belas atau delapan belas. sehingga remaja menjadi: a. khususnya bagi perkembangan otot. usus bertambah panjang dan bertambah besar. termasuk HIV/AIDS. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang.1. Perkembangan intelegensia. 3. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. cemas. 4. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. sensitif ( mudah menangis. Masa remaja sebagai periode pelatihan. sehingga misalnya mudah berkelahi. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. frustasi dan tertawa ) b. antara lain : a. Perubahan emosi. Jaringan selain tulang.

minum-minuman keras. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. f. cenderung berperilaku yang kurang baik. Masa remaja sebagai masa dewasa. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. 3. Dikatakan demikian karena sulit diatur. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. e. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. remaja sangat perlu . maka pada masa seperti ini. yaitu dengan merokok. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Pengenalan mengenai sistem. g. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. c. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. serta keinginan akan kebebasan. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Masa remaja sebagai periode perubahan. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Hak-hak reproduksi 9. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). d.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. 5. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. rasio 2 berbanding 1. 7. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. efek samping. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. fil. 6. Media massa hiburan (radio.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. sikap dan perilaku. . Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. kekerasan substansial. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. televisi. musik. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. kerja dan rekreasi. 8. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. video.

Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 4. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Infertilitas primer . Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. 9. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Beberapa budaya. 10. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan.

Di dalam duktus ejakulatorius. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Dari epididimis. 4.2 Penyebab a. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Dari testis kiri dan kanan. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.

2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. 2. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. spironolakton dan nitrofurantoin). Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Polusi lingkungan. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Impotensi 3. Kekurangan hormon 4. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . 5. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur).

terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. f) Tumor. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Selama fase folikuler. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. e) Infeksi panggul. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. i) Kelainan pada tuba falopii. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. d) Kekurangan gizi. c) Kelainan hormon. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. d) Kista ovarium. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Penyakit menular seksual 3.mengalami menstruasi (amenore).

10-15% wanita menjadi mandul) 4.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. jika terjadi peningkatan sebesar 0. pergerakan.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. 3. Pengukuran suhu tubuh basal.6-10 cm tanpa terputus. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Bila dilihat dengan mikroskop. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 2. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. 4. Siklus menstruasi anovulatoir 9. lendir tampak seperti pohon pakis. Dalam keadaan normal. . Varikokel (pria) 7. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Endometriosis 10. Postcoital test (PCT). Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. elastis dan licin. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. 4. Gondongan (pria) 6. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11.ini. lendir menjadi basah. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pada fase ovulatoir. Setiap pagi. sebelum beranjak dari tempat tidur. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita.

Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Histeroskopi. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 9. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 12. 6. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 11. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 4. 13. Kadar progesteron serum. Kadar hormon pada suami dan istri. Progestin challenge 10. Tanpa pengobatan. .5. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Biopsi endometrium 7. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 14.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual.

Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. . IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. b. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis).

e. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Kemudian setelah sel telur dibuahi. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. . dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. seperti : anak-anak usia remaja. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. PSK (Pekerja Seks Komersial). 4. Lalu setelah terjadi pembuahan. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Dengan teknik ini. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan.c. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi.

6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Disebabkan Virus : AIDS. berat badan lahir rendah. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. tidak berganti-ganti pasangan. berbau dan gatal 9.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. yaitu: a. seperti lahir sebelum cukup umur. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. Kehamilan di luar rahim 4. Urethritis. menggunakan kondom setiap hubungan seks b.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Sifilis. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. 4.2. Infeksi yang menyebar 5. kaum homoseksual. 4. 4. dll. Kondiloma Akuminata c. Tidak melakukan hubungan seks. atau terinfeksi PMS . Disebabkan oleh Parasit : Scabies. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Pedikulosis Pubis 4. diantaranya : 1. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2.pecandu narkotika. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2.2.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. lemah. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Kanker leher rahim pada wanita 3. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. diare dan keringat malam hari 8. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Vaginosis Bakterial b. kehilangan berat badan.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.2.2. Herpes Genitalis.2. Hepatitis B. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. demam.

gatal. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. dan limfodenopati leher. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Jika perempuan terinfeksi PMS. endometrim.2. Saat berhubungan seks.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. didikuti oleh sekret yang purulen. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. dia tidak selalu menunjukkan gejala. epydydymis. infeksi dapat menyebar ke prostat. uertra. nyeri abdomen. tuba fallopi . Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. demam. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. Pemeriksaan diagnostik . anus. Untuk dapat menular.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. dan testis pada pria. disuria. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. vesikula seminalis. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. vas deferens. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Setelah terinokulasi. Infeksi ekstra genital di faring. dan tenesmus. Alasan utamanya adalah: 1. sering berkemih dan malaise. nyeri rectum. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Pada pemeriksaan. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. 4. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dan rongga peritonium pada perempuan.

leher rahim. bibir. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. juga tanpa disertai nyeri.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Cangker juga bisa ditemukan di anus. vulva atau vagina. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. . uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. tanpa disertai nyeri. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. rektum. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. tenggorokan. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. lidah. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Dalam beberapa jam. kerusakan otak maupun kematian. Fase Primer. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. rata-rara 3-4 minggu. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . yang tersering adalah pada penis.

Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Sifilis kardiovaskuler. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Meskipun tidak diobati. yang menyebabkan sakit kepala. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Fase Sekunder. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). tumbuhnya perlahan. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. batang tubuh bagian atas. Tulang juga bisa terkena. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut).2. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. . Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. kaku kuduk dan ketulian. Fase Tersier. lelah. kehilangan nafsu makan. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. ruam ini akan menghilang. demam dan anemia. Fase Laten. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. wajah dan kulit kepala. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. 3. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. mual. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. 4. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . gagal jantung atau kematian. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Pada saat ini jarang ditemukan. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata).

semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. sekunder dan fase laten adalah baik.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Gejala awal biasanya . Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Untuk neurosifilis. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. prognosis untuk sifilis fase primer. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. mereka perlu menjalani pengobatan. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Pada fase primer atau sekunder. Pada sifilis fase sekunder. Pemeriksaan ini lebih akurat. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Pada fase tersier. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. 2. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada sifilis fase primer. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). 3.

berupa gatal. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. kesemutann dan sakit. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Pada pria. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Untuk memperkuat diagnosa. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. luka herpes bisa sangat berat. Pada wanita. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan .

rasa nyeri ketika berkemih. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Pria. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. bisa menyebabkan nyeri. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. bisa menyebabkan demam dan batuk. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Pneumonia. b. bakteri yang menyebabkan gonore. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. nyeri di perut bagian bawah. a. Komplikasi 1. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Pada bayi baru lahir. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Striktur uretra : penyempitan uretra. Infeksi saluran telur. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Konjungtivitis. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. 2. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. maka diagnosis . Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Pada pria dan wanita. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Wanita. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Pada pagi hari. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita.

Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. demam yang berlangsung lama atau berulang. tidak langsung menampakkan gejala. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Pada 10-20% kasus. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . diare yang menetap atau berulang. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Melalui ASI. sedangkan pada 80-90% kasus. Pada sekitar 20% penderita. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. pembesaran hati dan limpa. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. penurunan berat badan. yaitu sebanyak 5500 anak. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). pembengkakan kelenjar getah bening. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. jika tidak diobati. Pertumbuhan yang jelek.

Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Herpes zoster k. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. biasanya pada tahun-tahun pertama. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. tergantung kepada beratnya penyakit.2. Infeksi oportunistik virus. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi bakteri d. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. pneumonia dan meningitis) 4. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Pneumonia pneumokistik b. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. jamur dan parasit 5. penambahan berat badannya juga jelek. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Meningitis e. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. a. Infeksi jamur f. Infeksi virus i. misalnya berjalan dan berbicara. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Herpes j. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Infeksi parasit. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada .

Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. antibodi ini akan menghilang. polymerase chain reaction). Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. maka setelah berumur 18 bulan. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Jika bayi tidak terinfeksi.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. ddI bisa merusak pankreas. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. ddI. Dalam kelompok nucleoside. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. tetapi jika bayi terinfeksi. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. ddI. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. AZT. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. diare dan gangguan perut. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. mual dan sakit kepala (terutama AZT). bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia.

Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. dari 25% menjadi 8%. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. kemungkinan penularan HIV lebih besar. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Tanpa pengobatan. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Pada awal penemuan virus HIV. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Pada persalinan normal.

Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron.50 tahun. H. Selain itu. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Abraham. faktor kejiwaan. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid.kekurangan gizi. 5. Sekitar 40% wanita berusia 14 . atau fungsi serotonin yang dialami penderita. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. 5. seperti mudah marah. Guy E. pusing. wajah terlihat sembab. 5. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Para peneliti melaporkan. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. meledak-ledak. lelah dan tubuh agak membengkak. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. dan nyeri di bagian perut. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. sakit kepala. Perubahan perubahan mood. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. AS. Penderita tipe H sekitar .2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Teori lain bilang. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Kemungkinan lain. ukuran panggul bertambah besar. Dr. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. dan D. karena hormon estrogen yang berlebihan. depresi. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. masalah sosial. C. menurut suatu penelitian. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. perasaan sensitif. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.

PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. gangguan tidur.b) c) d) e) 60%. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. tetapi beberapa peneliti mengatakan. saraf tegang. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. perut kembung. ingin menangis. sensitif. lemah. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). atau kurangnya magnesium. jantung berdebar. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. dan PMS D 20%. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. perasaan labil. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. bingung. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Bila saja Anda perhatikan. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). tinggi garam dalam diet makanan. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. nyeri pada buah dada. . pembengkakan tangan dan kaki. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. pelupa. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). peningkatan berat badan sebelum haid. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. PMS C 40%. 5.

dan mood yang tidak menentu. itu belum tergolong masalah besar. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. seperti sakit kepala. 6. secara umum. nyeri sendi dan otot. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. . berat badan bertambah. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. tubuh dan payudara membengkak. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD).1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Secara rata-rata. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Namun. payudara sakit. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda.1. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. 6. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). lelah. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. banyak makan.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. PID. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja.

Faktor resiko terjadinya PID: 1. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. stafilokokus. setelah menopause maupun selama kehamilan. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama.1. Berganti-ganti pasangan seksual 3. 6. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. 4. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Di dalam tuba. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. mikoplasma. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. 6. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia.1. gonore. persalinan. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Pernah menderita PID 4.3. streptokokus). Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Tuberkulosis. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. gejalanya segera memburuk dan . Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. keguguran. aborsi dan biopsi endometrium). Aktivitas seksual pada masa remaja 2.

penderita bisa mengalami syok. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. . Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.1. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.1. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). 6. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. 6. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih.

2. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. sekitar 750. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Di . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. sosial dan ekonomi.seni dan keagamaan 3. Kehamilan karena incest 6. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.2. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.2.antara lain : a. 6.edukasi dan penyediaan pelayanan. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .6. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. psikis.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.yaitu : 1. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.000 dilakukan oleh remaja.3 juta pertahun.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).

segera menikah c.2. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. 4. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. pernah mengalami KTD atau aborsi . Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. 3. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. bila ada gangguan kejiwaan. tertekan atau setres. rujuk ke SpOG g.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. dan keluarga berencana d. konseling kehamilan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. panuk. diselesaikan secara kekeluargaan b. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. sebagai petugas kesehatan harus : 1. 2. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. 6. psikis. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. persalinan. 1. bila ada risiko tinggi kehamilan. bersikap bersahabat dengan remaja 2. rujuk kepsikiater f.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi .

5 juta dilakukan di Indonesia.000 gram. 2001). yaitu fetus belum viable by llaous. 20 juta dilakukan dengan tidak aman.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Dari 46 juta aborsi/tahun. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Etika ditinjau dari segi Etika. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Agama dan Hukum. iminen dan sebagainya.36 kali lebih kecil dari pedesaan.000 – 1. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. padahal penduduk kota 1. WHO memperkirakan ada 4. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. . Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. inkompletus. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.2. 750.6. 6. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.2. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan.

tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Abortus iminen.2. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. TBC. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Wanita selalu disalahkan.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Alasan terjadinya Aborsi 1. 6. b. 2. ginjal. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. 3. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. e. membatasi jumlah anak. f. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Abortus infeksious dan abortus septic. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. ini terbagi menjadi dua: a. Sipilis atau karena kesalahan genetik. Missed abortion. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. b. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan).6.2. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. panas tinggi. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. adalah abortus yang disertai infeksi genital. jarak kehamilan yang terlalu pendek.

Bayi tabung 3. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. dengan teman-temannya. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan.tersebut akan melakukan aborsi. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.2. 7. Batasan ini sering menakutkan. Aborsi 2. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. 6. Sewa rahim 4. Karena merasa malu.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. 4. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Bank sperma 5. Suatu contoh konflik moral : 1. misal SMA. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Untuk mencegah penurunan moral etik. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. 5. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. 6. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. 6.

Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. IUD . 7. yang disebut progestin. umumnya testosteron. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Terkadang sebuah androgen . HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. cincin vagina . serangan jantung dan stroke . Testosteron juga dapat dimasukkan. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". haid tidak teratur. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara .disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Sebagai hasil dari temuan ini. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Sebagai hasil dari temuan ini. dan kadang-kadang testosteron . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Sebuah metode alternatif. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. lebih jarang. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. gel atau. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. troches. Dosis sering bervariasi siklis. krim. dengan suntikan. progesteron atau progestin . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. tablet. cepat dan tidak terkendali. dan merupakan inovasi yang lebih baru. redistribusi lemak dll). sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause.

Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. 3. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. menarche pada umur muda.multiparitas .merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . Riwayat keluarga dan faktor genetic . Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. fibroadenoma. dan kehamilan pertama pada umur tua. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 4. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. 5. K. .1. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara.1 KANKER SERVIKS . Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. . menopause pada umur lebih tua. 7.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. . tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. risiko meningkat 1 . 7.2.2. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. dan fibrosis.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun).International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. H. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. riwayat PHS. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 6.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Pemakaian obat-obatan. 2. Suheimi ). 8.5 x.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.

Pemakaian estrogen g. Diabetes mellitus (DM) d. . 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Gambar hiperplasia endometrium 7. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Riwayat infertilitas f. Riwayat menstruasi c.2.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Obesitas b. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.3. Hipertensi e. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.3.

g. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. b. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. . permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. psikososial dan sosial spiritual.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. 7. Membantu melindungi kesehatan individual e. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu.3. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis.3.

Ketika sampel sampai ke laboratorium.1. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.kalau fasilitas tersedia lebih. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . perdagangan adalah dunia laki- . DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. uterus. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . ekonomi. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. 2. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. ovarium.ideal atau optimal.1 Status Sosial 8. organ reproduksi lain dan rektum). Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. politik.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.1. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). 8.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .kalau fasilitas tersedia.

karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Perlindungan hukum.3 Dampak Status Sosial Wanita . b. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci.1. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. khususnya dibidang politik. c. Terutama dibidang politik. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri.laki. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. 8. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. kembali mengurus keluarga.

Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. . Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. psiko.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda.1.

Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. masyarakat dan Negara. a. b. 8. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting.1. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. . termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan.

Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. bebas. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.2 Peran Wanita 8. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.2.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. hangat. kecintaan. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.2. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. 8. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. . Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. 8.2. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.b. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.

Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. b. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. tidak hiperseksual dan tidak kurang. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya.Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah.

2. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. 8. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. b.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.2.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . atau karena kelelahan. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. 8. karena kurang gizi.4.

demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. 8. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. b.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya.5. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. c. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) .2. mncuci pakaian. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman.

Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. termasuk ancaman tindakan tertentu. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. c. seksual atau psikologis.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).Dibeberapa wilayah. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.

9. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.1.2.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.

mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. disorganisasi. mual. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. yang berkaitan langsung .2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.2. ketakutan.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. lemah.2. malu. 9. kebingungan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. terhina. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.

1 Kategori pelecehan seksual a. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). 5). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. 9.3. malu 3). dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.3. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan seksual mental. Anger rape.

menunduk dan lembut) 3. takut.9. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. ingin balas dendam. lelah. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. sakit kepala.3.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. mual. mimpi buruk. tampil tenang.3. depresi.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. gangguan pola tidur. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. nyeri pada daerah pacinela. tegang. menambah pengamanan.3. kehilangan kontrol diri. kemarahan. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. gelisah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. muntah. pindah rumah. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. malu dan perasaan bersalah 2. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. 9. phobia sendirian. nyeri lambung.3. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. menyalahkan diri sendiri. marah.4 Respon korban pelecehan seksual 1. gatal dan keluar darah pada vagina.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf .3. merasa terhina. yaitu respon ekspresif (ketakutan. respon emosi korban terbagi menjadi dua.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

9. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.No.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Selain itu. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. e.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. seks.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. d. eksploitasi & diskriminasi. B. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah.5. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Hal ni b’tentangn dgn UU. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. c. Dampak biologis Scr biologis. . P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. seks dg lawan jenisx.

9.6. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.6. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.6 PERKWINAN USIA TUA 9. 9. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.5.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Oleh karena itu patut ditentang. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).1 Pengertian .1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.1. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.1 INCEST 10.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.

4 Akibat Incest a.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.a. Empati dan penguatan terhadap korban b.1. Pergaulan d. Dengan memberikan pendidikan b. Kurang perhatian dari orang tua 10.1.3 Pelaku dan Korban a. pengetahuan dan pendidikan 10. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Pencegahan a. Jenis kelamin c. b. Orang yg lebih berkuasa b. Sosialisasi incest d. Perlu adanya perhatian. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.1.6 Penyelesaian a. Faktor usia b. Unwanted pregnancy b.1. Tidak main hakim sendiri . Abortus 10.5.1. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Kurang pendidikan agama f. Kurang iman e. Dengan melakukan incest c. Orang2 yang lebih lemah 10. Kejiwaan atau truma c.

2 Masalah Yang Timbul a.2. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. berharap mendapatkan perlindungan.2. Komplikasi berbagai penyakit 10. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Wanita yang diperjual belikan f.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. ISPA. Melaporkan kasus ke polisi 10. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. b. c.1 Pengertian a.2 HOMELESS 10. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Pemerkosaan d.c. Kehilangn rumah b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.2. Tindak kekerasan c. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Pelecehan seksual b. c. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. b.2. Perbudakan g. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . 10.

psikolog. Masyarakt sekitar dan umum d. Sarana rekreasi e. Tenaga professional sprt dokter. ahli kerohanian.e. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Lingkungan yg sangat padat f. Pribadi korban narkoba b.3. 10. bahan audiovisual dan alat peraga c.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Jadwal harian atau program kegiatan f.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Orang2 terdekat c. mental (perilaku salah). sosiolog.3. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.3. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. psikiater. TOGA.3.1 Pengertian a. fisioterapi 10. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Perpustakaan dan buku. Tersedia dukungan . Gembong dan pengedar narkoba 10.2 Subyek Rehabilitasi a. pertolongan dan harapan b.

melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. d. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain.3. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri.b.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. b. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). c. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. 10. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . menguasai ketrampilan kerja. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. c. hidup normal dalam hati kecil.

mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. kekuatan dan harapan dr Tuhan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. d.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. f. penularan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. keyakinan dan kepercayaan. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.

dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.dimana menurut para ahli. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. seorang bapak gereja. wanita tuna susila.org) B.wikipedia. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . namun toh dibutuhkan (evil necessity). Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. pelacuran dipandang negatif.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. malah jahat. tanpa penyaluran itu. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. Sundal selain meresahkan juga mematikan." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. C. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). digunakan istilah gigolo. Khusus laki-laki. (http://id. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom.

. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. misalnya karena terlanjur berbuat. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. menginginkan hubungan seks ini. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. rasa aman. penerimaan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. dan harga diri selayaknya orang dewasa.

Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. c. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. yang salah satunya dalam masalah seks. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). dan sekaligus berbahaya. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.id) A. b. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. semua menyedihkan. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. paman. guru dan sebagainya.univrab. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Penipuan . (http://www. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.ac. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak.

pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. d. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. video. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan.Faktor lain yaitu. . tulisan. B. Persoalan – persoalan psikologis a. C. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. c. film atau yang dipersamakan dengan film. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. b. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. foto.

dan HIV/AIDS. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. c. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. penyedia perempuan panggilan) 2. D. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. 3. c. prostitusi dibagi dalam : 1. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat.b. Menurut jumlahnya. club malam. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Menurut lokasinya : 1. Penanganan masalah PSK: a. Segregasi/lokalisasi 2. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Individual 2. Rumah panggilan ‘call house” 3. b. Keluarga 1. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . 2. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. 2. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. klamdia. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Bantuan organisasi dan sindikat b. Sektor formal (kompleks lokalisasi.herpes kelamin. perempuan pendamping.sifilis. d. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. seperti gonore. hepatitis B. a. Pemerintah 1. panti pijat. Klasifikasi : 1.

atraktif. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . manis. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik.d. ayu. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. Represif dan kuratif (menekan. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Penanggulangan prostitusi 1. cepat. beraneka warna. rupawan. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku.

7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.

Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. HIV/AIDS. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. siphilis.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama .

mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.5 DRUG ABUSE A. terbaru. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. 10. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. PENGERTIAN a. .2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. hilangnya rasa.

B. morfin c.NO. ganja. missal : LSD b. kokain b. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. rokok. metilfenidad c. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.2 TAHUN 1997 a. NO. 05 TAHUN 1995 a. missal . hipnotik. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi sedang. misal : barbiturate . depresan. misal : ampetamiin. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. missal : Codein C. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan.d. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.

kafein. misal : ganja. kokain.d.kurang PD. memuaskan rasa ingin tahu. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. Misal : opium. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. apatis). sifat antisocial. heroin. melarikan diri dr sesuatu. bahkan tertidur. EFEK YANG DITIMBULKAN a. penilaian diri negative. b. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. kurang religious. E. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. mescalin dan LSD. morfin. cenderung agresif. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. sebagai lambing kemoderan. codein. amfetamin c. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. dan mendapat pengalaman baru. depresi. selalu menuntut. tidak sadar diri. memiliki gangguan jiwa (cemas. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . agar diterima kelompok ttn. dan sedative b. misal : Diazepam D.

Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Lingkungan teman sebaya . pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. d. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. ancaman fisik dr teman pengedar. c. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. G. ortu otoriter. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. adanya murid pengguna. e. ancaman fisik sgt kuat. kecewa. Abuse . rekreasi atau santai. Kafein : gastritis. keluarga terlalu permisisf. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. impotensi. b. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. ekonomi. malnutrisi. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. gangguan haid. Recreation use : hanya untuk bersenang2. social yg kurang mendukung.c. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. kehilangan BB. TINGKAT PEMAKAIAN a. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. F. opioida : kemandulan. sakit . KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia.

Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. b. UPAYA PENCEGAHAN a. memperkuat kehidupan agama. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Nikotin : kanker paru. sikap positif ortu. b.jantung dan hipertensi. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Memburuknya kehidupan sosial H. menjadi contoh yg baik. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. disiplin. Dalam hal ini (Cholil.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. hubungan guru murid baik. bronkiektosis). beri informasi yg benar. akibat cara hidup kurang bersih. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. bronchitis. akibat pertolongan yg salah. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. ciptakan suasan yg hangat. Melalui keluaga . luangkan waktu bersama. konseling bagi mahasiswa bermasalh. Akibat gangguan mental emosional c.

2. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. penjarakan anak. Upah Nominal. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak.4. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. mental. 10. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Upah Riil . yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Teori Upah Tenaga Kerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori ini menerangkan: .

Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”.

menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. dan pengendalian jumlah penduduk. 3. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. . pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. 4. Oleh sebab itu wanita. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo).

Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. 3. 2003) c. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. hak. 1998). 1998) B. 2. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b.11. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Pengertian Gender a. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . fungsi. 2002:2) b. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2002 :4) d. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Pengertian Seksualitas a. 2003) c. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 2.

contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. tidak mengenal pembedaan kelas. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5.4. Sifat Harkat. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. kenikmatan. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Sepanjang masa dimana saja. Ke-berlaku-an Dapat berubah. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Tidak dapat dipertukarkan. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. kedamaian dll. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan .

seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. merawat anak-anak dan suami. 2. contohnya di rumah. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. tergantung pada kebiasaan. suku dan umurnya. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. hamil. RW. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. wanita Buatan manusia. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak.Berlaku dimana saja. contohnya : di dalam suatu masyarakat. membawa air dan kayu bakar. 3. guru TK. 4. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Ciptaan Tuhan. dikantor dan dimanapun berada. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. 5. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. contohnya perempuan bisa haid. C. tergantung pada tingkat pendidikan. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dan kepala desa bahkan presiden. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga .

misalnya marginalisasi dibidang pertanian. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. 6. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin.Contoh . wanita sebagai konco wingking. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. hak kawin . kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Sejak anak berusia muda. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. keyakinan. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. tafsiran agama. permohonan kredit harus seijin suami. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. E. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah.

Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. pelecehan terhadap wanita. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. wanita jadi obyek iklan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. laki-laki sebagai pencari nafkah. 4. rasional. Non fisik : pelecehan seksual. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Eksploitsi terhadap wanita. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. karir dan pendidikan. janda mudah dirayu. istri menghina/mencela kemampuan seksual. cantik dan keibuan. Laki-laki mata keranjang. perkosaan. bagian warisan wanita lebih sedikit. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Wanita macak-masak-manak. sehingga dinamakan pelabelan negative. laki-laki tlang punggung keluarga.wanita dinomor duakan. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. 3. pemukulan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. jantan. dan penyiksaan. social atau politik. dan paksaan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. 5. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. ancaman. perkasa. Contoh . Kekerasan fisik : perkosaan.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. jabatan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. maka peran perempuan mengalami perkembangan .

Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. wanita sebagai perawat. Contonya sebagai berikut : a. metode yang digunakan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). F. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. 2. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan.yang cukup cepat. b. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. atau analisa data. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan.

Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan.a. G. 2. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. . Keluarga Berencana 3. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). kehamilan remaja. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. 1. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. psikologi dan social). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. masalah pergaulan bebas . Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Infeksi Menular Seksual H. b. melahirkan.

Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5.3. 4. dan AIDS. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. 6. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Namun keterlibatan . 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. khusunya berkaitan dengan IMS. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. HIV. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis).

Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. d. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. bahan racun maupun alergi e. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Olah raga secara teratur f. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Isolasi terhadap penyakit menular c. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. TBC . Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a.

Misal . rehabilitasi PSK. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. dan 70 tahun pada 2000. 13. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. dan korban narkoba b. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. kemudian 64. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. e. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. d. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e.d. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. 4. . Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. b. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a.7 tahun pada 1990. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f.

Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Ir. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. . diabetes dan stroke. seperti penyakit kanker. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. 1. jantung koroner. Berdasarkan data. Dr. Menurut Prof. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . diluar soal takdir tentunya. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Dr. Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya.Strees Atau Tekanan C. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Ali Khomsan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.Pola Makan . tergantung dari beberapa faktor. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Ali Khomsan. . . 1.Lingkungan Tempat Tinggal .Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. Ir.

terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. . Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Masalahnya adalah begitu orang merokok.Pada awal usia 50 tahunan.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. “Bahkan setelah 20 tahun. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan.. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. seperti telor. . Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Banyak orang yang . Sir Richard Peto. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. susu. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. . keju. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. 1. daging. bila anda berhenti merokok. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. dsb. susah untuk menghentikan kebiasaan itu.

perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.5 juta orang atau 7. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun.mengaku tak bisa berhenti merokok. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Sejak penelitian ini dilakukan. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. 1. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.” katanya. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. antara lain penyakit jantung. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Pada usia 50 tahun. stroke. dan berbagai penyakit kronis lain”.6% dari total penduduk. dan berbagai macam kanker. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.5% dari total penduduk. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. stroke.Wajah kemerahan .0 juta atau 11. kanker paru. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . semakin banyak orang merokok. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Di negara berkembang dewasa ini. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh.

Olahraga merupakan hal yang penting. jantung koroner.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Sulit konsentrasi . stroke.Kekeringan didaerah vagina .Sakit kepala .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Keringat pada malamm hari . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Gangguan tidur .Emosi yang mudah berubah-rubah . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Kulit kering .. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. Diet Asia ini: .Mudah pingsan . Mengatasi menopause. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. kanker usus besar. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Depresi . . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Daya ingat menurun . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Masalah kandung kemih .

Alkohol.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.. untuk mengurangi rasa sakit 1. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen.Membatasi masukan daging .Kaya akan berbagai macam buah. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. sayur serta kacang-kacangan . ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Namun demikian. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. . . . Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Semakin tua seseorang..Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. semakin mudah terserang osteoporosis.

sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya.Kesehatan. 3. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 2. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. termasuk kehidupan seksualitasnya.BAB III PENUTUP 3.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. nilai anak dan keluarga. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. 4. Misalnya program KB. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. dan lain sebagainya. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. 3. . morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.1 KESIMPULAN 1. Dampak pembangunan ekonomi. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. 5.

Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. 6. Anna Marie. www. 1996. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Seksualitas.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 4.T 9. 2. 1996. www. Wattie. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.com/Endah Purnasari.Daftar pustaka 1. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 3. 1998. 7. S. Pustaka Sinar Harapan. Yogyakarta. Wattie. Kartono. Pusat penelitian Kependudukan UGM.Jakarta.kespro. dkk. Wahid. pengertian dan implikasi. EGC. Yogyakarta. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. dan Ford Foundation. 1996. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Anna Marie. Jakarta. Pustaka Sinar Harapan.blogspot. Manuaba. Midwiferysite. 1995. Abdurrahman.info/hak-hakreproduksi .Si. Yogyakarta. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. PPK-UGM. Jakarta. 1998. Jakarta. 8. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful