P. 1
Makala h

Makala h

|Views: 310|Likes:
Published by Ulfa Riani

More info:

Published by: Ulfa Riani on Apr 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. dan sosial secara utuh.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. jiwa. (Depkes. mental. serta fungsi dan prosesnya. 1996) 1. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. mental. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. dan sosial yang utuh. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) .BAB II PEMBAHASAN 1. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. (BKKBN. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. spiritual memiliki hubungan yang serasi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. (UU Kesehatan No. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. selaras. fungsi serta prosesnya. (WHO.

Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. ICPD+5. Kesehatan (mencakup fisik. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. kurangnya perlindungan hukum. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . keterbatasan SDM) 8. mental dan psikososial) 4. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. prilaku praktikyang berbahaya. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Hak Asasi Manusia 9. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. 1999 . Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. rentan kekerasan. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan.

bayi. 4. PSIR. hingga meninggal. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . mutilasi genital. wanita usia subur. 2. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 6. menopause. konseling dan tindak lanjut 1. misalnya kanker serviks.1. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 7. pemeriksaan secara sukarela. 3. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. pelayanan kebidanan. klimakterium. fistula dll. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. remaja. 5.

penyakit hubungan seksual. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. 1.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. dan terbebas dari paksaan. baik kesehatan jasmani maupun rohani. termasuk HIV/AIDS.

peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. kekerasan. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. Menurut BKKBN 2000. dan pelecehan seksual. LSM/LSOM. tokoh masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. tokoh agama. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. penyiksaan. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. dan swasta. .

KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1.000 b. Umur 16-25 tahun : 159.000 e. Bayi baru : 750. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Pematangan pertama ovum .000 c. Primary ovarian fillicel d. jumlah oorganisme adalah : a. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Umur 6-15 tahun : 439.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Masa menaupose : semua hilang. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Oogonia b. Liquor folliculi e. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. bukan karena adanya hormone esterogen. Umur 35-45 tahun: 34. <Bahankuliahkesehatan> 1. Menurut umur wanita.000 d.

kemudian tumbuh menjadi e. Pada masa pubertas. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. dan ekor. 4. Spermatid. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. membelah dua d. . Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi.f. Spermatosid pertama. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Spermatozoon (sperma) 3. 3. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Spermatosid kedua. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. membelah dua c. Secara embrional. membelah dua b. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). terdiri atas kepala. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Setelah bayi laki-laki lahir. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Spermatogenium. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Setelah itu. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Konsepsi dapat terjadi. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. 2.

Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. dan jumlahnya menurun (Norman. dan banyak (Flynn. lengket. 1986). hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. . Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. melunak dan sedikit berdilatasi. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Misalnya.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. licin. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. sekitar waktu ovulasi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Begitu sperma telah memasuki ovum. serviks memendek. 1992). Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. yang meningkat sebesar 0. lender kembali menjadi kental. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan.

maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. 3.5 derajat Celsius. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. 2. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Walaupun demikian. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut.

bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu keempat : . Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. pembentukan alur. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur.

sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. telapak kaki samara-samar. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata.o Perkembagan bentuk badan. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Telapak tangan amat jelas. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Terbentuk tepek telingga. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. . Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. peredaran darah berfungsi. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. usia 35-38 hari. Sinus serviklis menutup. usia 37-42 hari. bumbung saraf menutup. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. usia 31-35 hari.75-1 mm . o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. telinga dan hidung mengalami rudimenten. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. ectoderm menutup diatas gelembung lensa.

Gambaran wajah dapat dilihat. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Reflek babinski positif.Berat 45 gram . organogenesis telah lengkap. .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Ekor mengalami retrogesi. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. Pengolahan bertahap pada kepala.5 cm .Terjadi gerakan janin spontan.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. . .o o o Stadium 23 : histologi. Ekstremitas terbentuk.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. Diakhir minggu ke 8 gestasi. . .  Minggu ke 12 : .Panjang 7-9 cm . .Pembentukan lempeng osifikasi. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Terdapat simpanan lemak subkutan .Berat 1200 gram . . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Alfeolus paru matang .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Panjang 38-43 cm .Panjang 35-38 cm . atau beratnya mencapai 601 gram.Berat 1600 gram .

.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Ginjal janin aktif .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . karbohidrat dan kalsium .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . besi. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Reflek moro aktif .Panjang 42-49 cm .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Terdapat simpanan glikogen. Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Berat 3000 gram . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Berat 1900-2700 gram .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Plantar mulai banyak .Laguno menghilang .Panjang 48-52 cm .Terbentuk cadangan zat besi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.

dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Lebih lanjut lagi. penyebeb infertilitas pada wanita. Penyakit sistematik. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. kelenjar hipofisis. Bayi dan Anak . penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Dari perspektif psikologi. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. yang dapat disebabkan oleh faktor. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. 1. psikologis.yang meliputi DM. Oleh karena itu. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Misalnya kista atau tumor ovarium. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. 2.ovum yang sudah di buahi. atau kombinasi keduanya.

 Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kurang gizi (malnutrisi). pelayanan kesehatan primer. postnatal. penyakit lain disemua usia dan kekerasan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. imunisasi. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. kesakitan dan kematian BBLR. menyusui serta pemberian suplemen. 1. Remaja . persalinan. ASI Eksklusif 2. pelayanan antenatal. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. kesehatan lingkungan. sunat perempuan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. dll. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan.

Secara tradisi. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Tanda-tanda primer . dan siap dinikahkan.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Perubahan fisik 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

ISR/IMS/HIV/AIDS. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 5. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. informasi dan pengobatan dini. termasuk rabun. Pencegahan dan manajemen infertilitas. prolaps/osteoporosis. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. termasuk rabun. 2. payudara/kanker prostat. kekerasan. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Penyakit jantung koroner 9. Perhatian pada penyakit utama degenerative. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 3. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. 1. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. kanker saluran reproduksi. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Asuhan apa yang diberikan 6. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Kadar estrogen yang cukup. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8.17. diagnosis. Perhatian pada problem menopause 7.

budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. antara lain: 1. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. kesempatan memperoleh pendidikan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. kecacatan dan kematian. 10. 12. . yang dipengaruhi factor keturunan. 14. sukar tidur. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. kerja dan kedudukan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Gangguan mata 13. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Deteksi dini kanker rahim. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. misalnya keadaan sosial ekonomi. Osteoporosis 11. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. 15. gelisah. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. 17. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . 2. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. d. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. misalnya dalam ber-KB. Beban ganda. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan biaya 4. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. antara lain karena: 1. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. 3. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1.2. Seperti diketahui. 18. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Keadaan hormonal tubuh 4. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Emosi dan sifat 2. faktor dalam 1. Diskriminasi social 4. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. faktor luar 1.3. Lingkungan 2. Sikap orang tua 4. Keluarga 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Kondisi ibu 3. Kemampuan intelektual 3. Budaya setempat 4. Sistem reproduksi 23. Gizi 3. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1.

Sementara 82% lainnya. menopause. 3.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Survei dilakukan kepada 33. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.1 Defenisi Remaja a. b. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. menunjukkan 13. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Masa usia lanjut (klimakterium. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. . senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. menggunakan alat kontrasepsi.

Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. e. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. f. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). DeBrun (dalam Rice. . Perubahan tersebut ialah : a. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Perubahan yang terjadi. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. c. 3. e. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. d. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. g. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.c. d. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak.. b. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. 2. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik.

usus bertambah panjang dan bertambah besar. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Jaringan selain tulang. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. sensitif ( mudah menangis. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. khususnya bagi perkembangan otot. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang.1. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. 2. sehingga remaja menjadi: a. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. termasuk HIV/AIDS. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Perubahan emosi. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. 2. keadaan ini . frustasi dan tertawa ) b. Mampu berpikir abstrak. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Masa remaja sebagai periode pelatihan. b. cemas. antara lain : a. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. sehingga remaja menjadi : a. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Ingin mengetahui hal-hal baru. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Status remaja tidak jelas. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). 4. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. senang memberikan kritik b. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. sehingga misalnya mudah berkelahi. 3. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Perkembangan intelegensia.

d. c. cenderung berperilaku yang kurang baik. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. 3. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. serta keinginan akan kebebasan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. maka pada masa seperti ini. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. remaja sangat perlu . Masa remaja sebagai masa dewasa. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Masa remaja sebagai periode perubahan. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Pengenalan mengenai sistem. e. f. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri).memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. g. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Manakala tubuh juga mengalami transisi. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Hak-hak reproduksi 9. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. yaitu dengan merokok. minum-minuman keras.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

musik. 6. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. efek samping. 7. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. rasio 2 berbanding 1. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. 8. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. kerja dan rekreasi. sikap dan perilaku. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Media massa hiburan (radio. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. televisi. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. kekerasan substansial. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. video. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. fil. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. 5. . Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka.

Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. 9. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Beberapa budaya. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. 4. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Infertilitas primer . Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 10.

Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Dari testis kiri dan kanan.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Dari epididimis. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar).2 Penyebab a. 4. Di dalam duktus ejakulatorius.

2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Polusi lingkungan. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Impotensi 3. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. spironolakton dan nitrofurantoin). Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . 2. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. 5. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Kekurangan hormon 4.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin.

Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. e) Infeksi panggul. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. i) Kelainan pada tuba falopii. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur).mengalami menstruasi (amenore). Penyakit menular seksual 3. c) Kelainan hormon. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. d) Kekurangan gizi. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. d) Kista ovarium. Selama fase folikuler. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. f) Tumor.

2. Endometriosis 10. Bila dilihat dengan mikroskop. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Postcoital test (PCT). Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 3. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. . Varikokel (pria) 7. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Setiap pagi. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Dalam keadaan normal. jika terjadi peningkatan sebesar 0.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Pada fase ovulatoir. Siklus menstruasi anovulatoir 9. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Pengukuran suhu tubuh basal. 4. 4. sebelum beranjak dari tempat tidur. Gondongan (pria) 6. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah.6-10 cm tanpa terputus. lendir tampak seperti pohon pakis. pergerakan. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. lendir menjadi basah. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal.ini. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. elastis dan licin.

Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 6. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Progestin challenge 10. 14. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. 12. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. . 9. 11. Kadar progesteron serum.5.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 13. Kadar hormon pada suami dan istri. Tanpa pengobatan. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 4. Biopsi endometrium 7. Histeroskopi.

Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. . GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. b. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak.

4. PSK (Pekerja Seks Komersial). . Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain.c. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. e. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Lalu setelah terjadi pembuahan. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. seperti : anak-anak usia remaja. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Dengan teknik ini. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.

Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Disebabkan Virus : AIDS. diantaranya : 1. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Kanker leher rahim pada wanita 3.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. 4. seperti lahir sebelum cukup umur.2.2. Vaginosis Bakterial b. lemah. dll. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5.2. Tidak melakukan hubungan seks. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Sifilis. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Kondiloma Akuminata c. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. 4. Pedikulosis Pubis 4. berat badan lahir rendah.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. kehilangan berat badan. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b.2. 4.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. yaitu: a. diare dan keringat malam hari 8. kaum homoseksual.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.2.pecandu narkotika. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Hepatitis B. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Infeksi yang menyebar 5. Kehamilan di luar rahim 4. atau terinfeksi PMS . bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. tidak berganti-ganti pasangan. Urethritis. berbau dan gatal 9. demam. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.2. Herpes Genitalis.

Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. dan rongga peritonium pada perempuan. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. nyeri abdomen.2. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Setelah terinokulasi. endometrim. 4. Jika sperma terinfeksi oleh PMS.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. demam. Infeksi ekstra genital di faring. epydydymis. infeksi dapat menyebar ke prostat. tuba fallopi . dia tidak selalu menunjukkan gejala. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Jika perempuan terinfeksi PMS. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. nyeri rectum. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. Untuk dapat menular. dan tenesmus. Pemeriksaan diagnostik . Saat berhubungan seks. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan testis pada pria. Alasan utamanya adalah: 1. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. vesikula seminalis. didikuti oleh sekret yang purulen. sering berkemih dan malaise. dan limfodenopati leher. anus. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. disuria. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. Pada pemeriksaan. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. gatal. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. uertra. vas deferens.

uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Dalam beberapa jam. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. lidah. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). yang tersering adalah pada penis. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . leher rahim. vulva atau vagina. rata-rara 3-4 minggu. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. rektum. Fase Primer. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. . bibir. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. kerusakan otak maupun kematian. tanpa disertai nyeri. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. tenggorokan. juga tanpa disertai nyeri. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi.

Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. 3. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Sifilis kardiovaskuler. 4. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. mual. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Meskipun tidak diobati. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini jarang ditemukan. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. wajah dan kulit kepala.2. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Fase Laten. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. gagal jantung atau kematian. lelah. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. kaku kuduk dan ketulian. demam dan anemia. tumbuhnya perlahan. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Fase Sekunder. Fase Tersier. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. . kehilangan nafsu makan. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Tulang juga bisa terkena. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. yang menyebabkan sakit kepala. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. batang tubuh bagian atas. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). ruam ini akan menghilang.

Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Pada sifilis fase sekunder. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Pada sifilis fase primer. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. prognosis untuk sifilis fase primer. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Pemeriksaan ini lebih akurat. Gejala awal biasanya . yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pada fase primer atau sekunder. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. 2. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Untuk neurosifilis. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. 3. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. mereka perlu menjalani pengobatan. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. sekunder dan fase laten adalah baik. Pada fase tersier. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular.

tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. kesemutann dan sakit. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Untuk memperkuat diagnosa. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. luka herpes bisa sangat berat. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Pada wanita. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul.berupa gatal. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Pada pria. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes.

Timbul rasa sakit waktu berkemih. Striktur uretra : penyempitan uretra. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. bakteri yang menyebabkan gonore. Epididimitis : infeksi pada epididimis. bisa menyebabkan nyeri. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. a. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. bisa menyebabkan demam dan batuk. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Pada bayi baru lahir. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. b. 2. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Pria. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Pada pagi hari. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Konjungtivitis. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. maka diagnosis . Wanita. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Komplikasi 1. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. rasa nyeri ketika berkemih. Pada pria dan wanita. nyeri di perut bagian bawah. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Pneumonia. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Infeksi saluran telur. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Biasanya akan keluar nanah dari penis.

penurunan berat badan. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. pembengkakan kelenjar getah bening. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Pada sekitar 20% penderita. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. pembesaran hati dan limpa. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). sedangkan pada 80-90% kasus. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. demam yang berlangsung lama atau berulang. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. yaitu sebanyak 5500 anak. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. diare yang menetap atau berulang. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Pada 10-20% kasus. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. jika tidak diobati. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. tidak langsung menampakkan gejala. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Pertumbuhan yang jelek.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Melalui ASI. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV.

Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. tergantung kepada beratnya penyakit. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. penambahan berat badannya juga jelek. misalnya berjalan dan berbicara. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Meningitis e. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Infeksi oportunistik virus. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . pneumonia dan meningitis) 4. Dalam waktu 2-3 bulan. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. biasanya pada tahun-tahun pertama. a. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Infeksi jamur f. Infeksi parasit. jamur dan parasit 5. Infeksi bakteri d. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Herpes zoster k. Infeksi virus i. Pneumonia pneumokistik b. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Herpes j. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak.2. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak.

mual dan sakit kepala (terutama AZT). maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. ddI. Dalam kelompok nucleoside. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. tetapi jika bayi terinfeksi. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. maka setelah berumur 18 bulan. diare dan gangguan perut. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Jika bayi tidak terinfeksi. antibodi ini akan menghilang. ddI bisa merusak pankreas. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. ddI. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. AZT.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. polymerase chain reaction). juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Diagnosa Pada bayi baru lahir.

Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Tanpa pengobatan. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Pada awal penemuan virus HIV. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. dari 25% menjadi 8%. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Pada persalinan normal. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama.

5. karena hormon estrogen yang berlebihan. lelah dan tubuh agak membengkak. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. wajah terlihat sembab. H. ukuran panggul bertambah besar. Selain itu. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. masalah sosial. menurut suatu penelitian. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. dan nyeri di bagian perut.50 tahun. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. depresi. C. Perubahan perubahan mood. seperti mudah marah. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A.kekurangan gizi. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. 5. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. faktor kejiwaan. 5. Guy E. AS. Para peneliti melaporkan. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. sakit kepala. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Abraham. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. pusing. meledak-ledak. Dr. dan D. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. perasaan sensitif. Teori lain bilang. Kemungkinan lain. Penderita tipe H sekitar . PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid.

pelupa. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. atau kurangnya magnesium. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. gangguan tidur. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. . sensitif. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. PMS C 40%. 5. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. lemah. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. bingung. peningkatan berat badan sebelum haid.b) c) d) e) 60%. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Bila saja Anda perhatikan. saraf tegang. tinggi garam dalam diet makanan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). jantung berdebar. perut kembung. ingin menangis. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. pembengkakan tangan dan kaki. dan PMS D 20%. perasaan labil. nyeri pada buah dada. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan.

secara umum. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Namun. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Secara rata-rata.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. 6. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. tubuh dan payudara membengkak. seperti sakit kepala. PID. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah.1. banyak makan.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. 6. nyeri sendi dan otot. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. dan mood yang tidak menentu. . Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. lelah. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. itu belum tergolong masalah besar. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. payudara sakit. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. berat badan bertambah.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis.

ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Di dalam tuba. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. stafilokokus. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3.1. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. 6. 6. aborsi dan biopsi endometrium).1.3. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. streptokokus). Faktor resiko terjadinya PID: 1. keguguran. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. gejalanya segera memburuk dan . Pernah menderita PID 4. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. mikoplasma. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. gonore. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. persalinan. 4. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. setelah menopause maupun selama kehamilan. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Tuberkulosis.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri.

Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. 6. .4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.1. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.penderita bisa mengalami syok. mungkin perlu dilakukan pembedahan.1. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom.

antara lain : a. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.6. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. sosial dan ekonomi. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. Kehamilan karena incest 6.seni dan keagamaan 3. psikis. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.3 juta pertahun. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. 6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).2. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. sekitar 750. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .000 dilakukan oleh remaja.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Di .2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .edukasi dan penyediaan pelayanan.yaitu : 1. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).

sebagai petugas kesehatan harus : 1. psikis. tertekan atau setres. 4. persalinan. 3. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. bersikap bersahabat dengan remaja 2. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. dan keluarga berencana d. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. segera menikah c.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. pernah mengalami KTD atau aborsi . Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. panuk. 1. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. 2. rujuk kepsikiater f. bila ada risiko tinggi kehamilan. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. rujuk ke SpOG g. konseling kehamilan. bila ada gangguan kejiwaan. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan.2. 6. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. diselesaikan secara kekeluargaan b. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama.

6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.000 gram. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. iminen dan sebagainya. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.6. WHO memperkirakan ada 4.2.5 juta dilakukan di Indonesia. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. padahal penduduk kota 1. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Dari 46 juta aborsi/tahun. Etika ditinjau dari segi Etika. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.36 kali lebih kecil dari pedesaan.2. Agama dan Hukum. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. yaitu fetus belum viable by llaous. 2001). Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas.2 juta aborsi dilakukan per tahun. 750. inkompletus.000 – 1. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. 6. .

Abortus infeksious dan abortus septic. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. panas tinggi. e. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. TBC. Alasan terjadinya Aborsi 1. 2. 6. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. 3. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. b. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. membatasi jumlah anak. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. f. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c.2.2.6. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. ginjal.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. ini terbagi menjadi dua: a. Missed abortion. Abortus iminen. Sipilis atau karena kesalahan genetik. adalah abortus yang disertai infeksi genital. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. b. Wanita selalu disalahkan.

4. Bank sperma 5. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Batasan ini sering menakutkan. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 5. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. misal SMA.2. Bayi tabung 3. Sewa rahim 4. Aborsi 2. Untuk mencegah penurunan moral etik. 7. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 6. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. 6. Suatu contoh konflik moral : 1. Karena merasa malu. 6. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause.tersebut akan melakukan aborsi. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. dengan teman-temannya. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi.

Sebagai hasil dari temuan ini. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. 7. Testosteron juga dapat dimasukkan. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. progesteron atau progestin . lebih jarang. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. IUD . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Sebuah metode alternatif. redistribusi lemak dll). krim. cepat dan tidak terkendali. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). gel atau. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. dengan suntikan. troches. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. dan merupakan inovasi yang lebih baru. cincin vagina . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. haid tidak teratur. Terkadang sebuah androgen . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. Sebagai hasil dari temuan ini. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan kadang-kadang testosteron . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. tablet. umumnya testosteron.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Dosis sering bervariasi siklis. yang disebut progestin. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . serangan jantung dan stroke . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta .

penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.1 KANKER SERVIKS . tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. riwayat PHS. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.1. 5. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. . 7. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. H.2. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Suheimi ). tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.5 x. K. risiko meningkat 1 . 7. .2. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. 4. menopause pada umur lebih tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. 8. menarche pada umur muda. dan fibrosis. Pemakaian obat-obatan. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.multiparitas . 2. fibroadenoma. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. dan kehamilan pertama pada umur tua. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . 3.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. . 6.nutrisi : defisiensi antioksidan 7.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.

Hipertensi e. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Obesitas b. Riwayat menstruasi c. Pemakaian estrogen g. 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.3.2. Riwayat infertilitas f.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. . Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Diabetes mellitus (DM) d. Gambar hiperplasia endometrium 7.

dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.3. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. b. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. . Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. g. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. psikososial dan sosial spiritual. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit.3. Membantu melindungi kesehatan individual e. 7. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c.

DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. organ reproduksi lain dan rektum). 2. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.kalau fasilitas tersedia. ekonomi. uterus. ovarium.ideal atau optimal. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan.1 Status Sosial 8. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. perdagangan adalah dunia laki- . Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.1.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). politik.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . 8.1. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Ketika sampel sampai ke laboratorium.kalau fasilitas tersedia lebih. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.

bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. c. b.laki. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Terutama dibidang politik. khususnya dibidang politik. kembali mengurus keluarga. 8.3 Dampak Status Sosial Wanita . pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri.1. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Perlindungan hukum.

ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. . Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda.1. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. psiko.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.

Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. .5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. a. 8. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. masyarakat dan Negara. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.1. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. b. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat.

b. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. 8. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. kecintaan. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. bebas.2. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. 8.2 Peran Wanita 8.2. hangat. .

Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). b. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah.Selain berperan sebagi ibu. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.

karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. b. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. karena kurang gizi.4. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.2. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria.2. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. atau karena kelelahan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . 8.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. 8.

5. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. c.2. b. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. 8. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. mncuci pakaian. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress).

KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). termasuk ancaman tindakan tertentu. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. c.Dibeberapa wilayah. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. seksual atau psikologis. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.

1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).1.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. 9.2.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).

2. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. mual. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. yang berkaitan langsung . lemah. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. ketakutan. 9. kebingungan.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. disorganisasi.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. terhina.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. malu.

3. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Anger rape.1 Kategori pelecehan seksual a. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).3. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan seksual mental.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. 9. malu 3). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9.

respon atau dampak jangka panjang : gelisah.9. nyeri pada daerah pacinela. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. mual.3. gatal dan keluar darah pada vagina. gelisah. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. sakit kepala. yaitu respon ekspresif (ketakutan.3. malu dan perasaan bersalah 2.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . menunduk dan lembut) 3. marah. respon emosi korban terbagi menjadi dua. ingin balas dendam. mimpi buruk. kemarahan. lelah. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. muntah. 9. phobia sendirian.3. nyeri lambung.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. depresi. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. tampil tenang. pindah rumah.3.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.3. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. gangguan pola tidur. menyalahkan diri sendiri. menambah pengamanan. kehilangan kontrol diri. merasa terhina.4 Respon korban pelecehan seksual 1. takut. tegang.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. e.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dampak biologis Scr biologis. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. d. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.5. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. eksploitasi & diskriminasi. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. B. . Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. 9. c. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. seks dg lawan jenisx.No. Selain itu. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Hal ni b’tentangn dgn UU. seks. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.

yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.1.1 INCEST 10.6 PERKWINAN USIA TUA 9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.6. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.5.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.6.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Pengertian . Oleh karena itu patut ditentang. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.

b. Sosialisasi incest d. Kurang iman e. Pergaulan d.1.3 Pelaku dan Korban a.1. Faktor usia b.1. Pencegahan a.1. Abortus 10. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Kejiwaan atau truma c. Dengan melakukan incest c. Orang yg lebih berkuasa b.4 Akibat Incest a. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Empati dan penguatan terhadap korban b. Jenis kelamin c. Kurang pendidikan agama f. Orang2 yang lebih lemah 10. Tidak main hakim sendiri . Perlu adanya perhatian.6 Penyelesaian a.5. pengetahuan dan pendidikan 10. Kurang perhatian dari orang tua 10. Dengan memberikan pendidikan b. Unwanted pregnancy b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.1.a.

2. Pemerkosaan d. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. 10. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d.2 Masalah Yang Timbul a.2. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.c. c. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Wanita yang diperjual belikan f. b. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Pelecehan seksual b. Perbudakan g. Tindak kekerasan c. b. berharap mendapatkan perlindungan. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Komplikasi berbagai penyakit 10. Melaporkan kasus ke polisi 10. ISPA. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah.2 HOMELESS 10.2. Kehilangn rumah b.1 Pengertian a.2. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. c.

ahli kerohanian. mental (perilaku salah). Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. TOGA. Pribadi korban narkoba b. 10. psikolog. Tenaga professional sprt dokter.3.e.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Perpustakaan dan buku. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. pertolongan dan harapan b. Tersedia dukungan .3. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Orang2 terdekat c.2 Subyek Rehabilitasi a. Lingkungan yg sangat padat f. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Jadwal harian atau program kegiatan f. bahan audiovisual dan alat peraga c. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba.1 Pengertian a. Sarana rekreasi e. psikiater. fisioterapi 10.3. sosiolog.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Masyarakt sekitar dan umum d. Gembong dan pengedar narkoba 10. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3.

hidup normal dalam hati kecil. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun).3. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. c.b. c. d.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. b. menguasai ketrampilan kerja. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. 10. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri.

d. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. kekuatan dan harapan dr Tuhan. keyakinan dan kepercayaan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. penularan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. f. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.

malah jahat. tanpa penyaluran itu.dimana menurut para ahli. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. pelacuran dipandang negatif. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya .wikipedia. namun toh dibutuhkan (evil necessity). Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. (http://id. digunakan istilah gigolo. wanita tuna susila. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Sundal selain meresahkan juga mematikan. seorang bapak gereja. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. C. Khusus laki-laki.org) B. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Di kalangan masyarakat Indonesia. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.

keingintahuannya begitu besar terhadap seks. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. dan harga diri selayaknya orang dewasa. penerimaan. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. menginginkan hubungan seks ini. rasa aman. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. misalnya karena terlanjur berbuat. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. . apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja.

akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.ac. semua menyedihkan. guru dan sebagainya. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.univrab.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. dan sekaligus berbahaya. Penipuan . Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. paman. yang salah satunya dalam masalah seks. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. c. (http://www. b. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak).id) A.

Faktor lain yaitu. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. C. film atau yang dipersamakan dengan film. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. tulisan. c. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Persoalan – persoalan psikologis a. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. B. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. foto. d. b. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. video. . Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya.

Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. seperti gonore. b. prostitusi dibagi dalam : 1. 3. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Sektor formal (kompleks lokalisasi.herpes kelamin. c. Menurut jumlahnya. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. D. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual.sifilis. Segregasi/lokalisasi 2. dan HIV/AIDS. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. klamdia. perempuan pendamping. Rumah panggilan ‘call house” 3. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Pemerintah 1. Klasifikasi : 1. 2. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. hepatitis B. c. club malam. Penanganan masalah PSK: a. Memberikan citra buruk bagi keluarga. penyedia perempuan panggilan) 2. a. Keluarga 1. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK.b. panti pijat. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. 2. Menurut lokasinya : 1. d. Individual 2. Bantuan organisasi dan sindikat b.

eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Represif dan kuratif (menekan.d. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. beraneka warna. cepat. ayu. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. rupawan. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. atraktif. Penanggulangan prostitusi 1. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. manis.

bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . gambar. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.

infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. siphilis.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. kehamilan. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. HIV/AIDS. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS.

mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. PENGERTIAN a. . perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.5 DRUG ABUSE A. hilangnya rasa. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. terbaru.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. 10. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.

mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. hipnotik. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. NO. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. rokok. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin.NO. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. 05 TAHUN 1995 a. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. kokain b. missal : LSD b. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.d. missal . depresan. morfin c. B.2 TAHUN 1997 a. missal : Codein C. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sedang. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. metilfenidad c. Zat adiktif lainnya adalah . Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. ganja. misal : barbiturate . misal : ampetamiin. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.

amfetamin c. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. apatis). tidak sadar diri. codein. kokain. sifat antisocial. penilaian diri negative. kafein. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. bahkan tertidur. E. selalu menuntut.kurang PD. Misal : opium. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. depresi. b. mescalin dan LSD. dan mendapat pengalaman baru. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. kurang religious. memuaskan rasa ingin tahu. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . melarikan diri dr sesuatu. dan sedative b. memiliki gangguan jiwa (cemas. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. agar diterima kelompok ttn. cenderung agresif. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. heroin.d. misal : ganja. morfin. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. sebagai lambing kemoderan. misal : Diazepam D.

impotensi.c. ancaman fisik dr teman pengedar. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. ortu otoriter. Lingkungan teman sebaya . komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. social yg kurang mendukung. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. b. Kafein : gastritis. Abuse . malnutrisi. kecewa. d. Recreation use : hanya untuk bersenang2. adanya murid pengguna. opioida : kemandulan. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. rekreasi atau santai. F. kehilangan BB. TINGKAT PEMAKAIAN a. G. keluarga terlalu permisisf. ekonomi. e. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. gangguan haid. c. sakit . ancaman fisik sgt kuat. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a.

Dalam hal ini (Cholil. b. Memburuknya kehidupan sosial H. Akibat gangguan mental emosional c. akibat cara hidup kurang bersih.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. menjadi contoh yg baik. bronkiektosis). hubungan guru murid baik. sikap positif ortu. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. b. bronchitis. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . luangkan waktu bersama. konseling bagi mahasiswa bermasalh. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. memperkuat kehidupan agama. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. disiplin. beri informasi yg benar.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. Melalui keluaga . Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan.jantung dan hipertensi. Nikotin : kanker paru. UPAYA PENCEGAHAN a. akibat pertolongan yg salah. ciptakan suasan yg hangat. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.

2. penjarakan anak. mental. Teori Upah Tenaga Kerja. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. 10. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Upah Riil . sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Teori ini menerangkan: . Upah Nominal.4. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. dan menentukan kelahiran anak mereka.

Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.

menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Oleh sebab itu wanita. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. 4. dan pengendalian jumlah penduduk. 3. . Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. juga harus memberikan tunjangan keluarga. maka wanita sebagai penerima kesehatan. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda.

2. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Pengertian Gender a. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. hak. 2003) c. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 2002:2) b. 1998) B. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. 2002 :4) d. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 3. fungsi. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Pengertian Seksualitas a. 2. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998).11.

kedamaian dll. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah.4. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Sepanjang masa dimana saja. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Tidak dapat dipertukarkan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. tidak mengenal pembedaan kelas. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. Sifat Harkat. kenikmatan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan.

suku dan umurnya. 2. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Ciptaan Tuhan. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . guru TK. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. hamil. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya : di dalam suatu masyarakat. 4. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. contohnya di rumah. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. dan kepala desa bahkan presiden. membawa air dan kayu bakar. tergantung pada kebiasaan. tergantung pada tingkat pendidikan. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir.Berlaku dimana saja. merawat anak-anak dan suami. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. RW. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. 5. dikantor dan dimanapun berada. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. C. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. wanita Buatan manusia. 3. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. contohnya perempuan bisa haid.

Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. permohonan kredit harus seijin suami.Contoh . Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. tafsiran agama. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Sejak anak berusia muda. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. hak kawin . Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. wanita sebagai konco wingking. 6. keyakinan. E.

Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. perkosaan. Laki-laki mata keranjang. social atau politik.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Contoh . Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. istri menghina/mencela kemampuan seksual. kehebatan pada kemampuan seksualnya. 3. bagian warisan wanita lebih sedikit. wanita jadi obyek iklan.wanita dinomor duakan. pemukulan. cantik dan keibuan. jabatan. ancaman. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. 5. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. pelecehan terhadap wanita. janda mudah dirayu. Eksploitsi terhadap wanita. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. maka peran perempuan mengalami perkembangan .Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. sehingga dinamakan pelabelan negative. jantan. karir dan pendidikan. perkasa. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Wanita macak-masak-manak. rasional. Non fisik : pelecehan seksual. laki-laki tlang punggung keluarga. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. dan paksaan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. laki-laki sebagai pencari nafkah. Kekerasan fisik : perkosaan. dan penyiksaan. 4. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik.

yang cukup cepat. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. atau analisa data. F. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Contonya sebagai berikut : a. b. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. 2. wanita sebagai perawat. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. metode yang digunakan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif).

Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. 1. Infeksi Menular Seksual H. kehamilan remaja. Keluarga Berencana 3. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. G. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). . Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. b. masalah pergaulan bebas . melahirkan. 2. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah.a. psikologi dan social). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan.

Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3.3. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. HIV. 5. 4. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. dan AIDS. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. khusunya berkaitan dengan IMS. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Namun keterlibatan . Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. 6. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat.

Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Isolasi terhadap penyakit menular c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. d. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Olah raga secara teratur f. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. TBC .§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. bahan racun maupun alergi e. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b.

Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. b. e. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Misal . Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. 13. kemudian 64. dan korban narkoba b. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan.d. d. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat.7 tahun pada 1990. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. . Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. dan 70 tahun pada 2000. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. rehabilitasi PSK. 4. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). diabetes dan stroke. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Ir. Menurut Prof. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Pola Makan . diluar soal takdir tentunya. jantung koroner. . Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. 1. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Berdasarkan data. tergantung dari beberapa faktor. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya.Strees Atau Tekanan C. . Dr. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. 1. seperti penyakit kanker. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Dr.Lingkungan Tempat Tinggal . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Ali Khomsan. diluar soal takdir tentunya. Ali Khomsan. Ir. Penyebab panjangnya umur manusia.

. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. . temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. seperti telor. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Banyak orang yang .Pada awal usia 50 tahunan. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. dsb.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. susah untuk menghentikan kebiasaan itu.. . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. daging.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. 1. keju. Sir Richard Peto. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. bila anda berhenti merokok. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. “Bahkan setelah 20 tahun.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. susu.

Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5 juta orang atau 7. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. antara lain penyakit jantung. kanker paru. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. stroke.” katanya. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Sejak penelitian ini dilakukan.0 juta atau 11.mengaku tak bisa berhenti merokok. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. dan berbagai macam kanker. dan berbagai penyakit kronis lain”. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. stroke. 1. Di negara berkembang dewasa ini. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Pada usia 50 tahun.Wajah kemerahan . Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.5% dari total penduduk. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam.6% dari total penduduk. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. semakin banyak orang merokok.

mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Sakit kepala .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. kanker usus besar. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Depresi . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Olahraga merupakan hal yang penting. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.. jantung koroner. Mengatasi menopause.Gangguan tidur . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. tidak saja untuk kesehatan umum anda. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Sulit konsentrasi .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Kekeringan didaerah vagina .Mudah pingsan . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. stroke. .Daya ingat menurun .Kulit kering .Emosi yang mudah berubah-rubah .Masalah kandung kemih .Keringat pada malamm hari . Diet Asia ini: .

Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Semakin tua seseorang.Kaya akan berbagai macam buah.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. Alkohol. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. sayur serta kacang-kacangan . . Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.. . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.Membatasi masukan daging . Namun demikian. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. untuk mengurangi rasa sakit 1. semakin mudah terserang osteoporosis. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. .

serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Misalnya program KB. dan lain sebagainya. 4. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan.1 KESIMPULAN 1. 3. . masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 3. Dampak pembangunan ekonomi.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. 5. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. nilai anak dan keluarga. termasuk kehidupan seksualitasnya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil.BAB III PENUTUP 3. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 2. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.Kesehatan.

4.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Yogyakarta.com/Endah Purnasari. Wattie. 1996. dan Ford Foundation. Wattie. Anna Marie. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Jakarta. 2. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 6. Anna Marie.kespro. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Yogyakarta. dkk. 7. 1998. pengertian dan implikasi.Daftar pustaka 1. www. 1998. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 5.info/hak-hakreproduksi . Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. 1996. Abdurrahman. Jakarta. PPK-UGM. Yogyakarta. Jakarta. S. Seksualitas. Kartono.Jakarta.Si. Midwiferysite.T 9. 3. Wahid. Pusat penelitian Kependudukan UGM. 1995. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Manuaba. EGC. 1996. 8. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial.blogspot. Pustaka Sinar Harapan. www. Pustaka Sinar Harapan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->