MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. dan sosial yang utuh.BAB II PEMBAHASAN 1. fungsi serta prosesnya. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. 1996) 1. jiwa.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. (WHO. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. mental. (BKKBN. serta fungsi dan prosesnya. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . spiritual memiliki hubungan yang serasi. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. (UU Kesehatan No. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. (Depkes.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. mental. dan sosial secara utuh. selaras. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa.

ICPD+5. 1999 .Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Kesehatan (mencakup fisik. Hak Asasi Manusia 9. mental dan psikososial) 4. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. rentan kekerasan. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. kurangnya perlindungan hukum. prilaku praktikyang berbahaya. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. keterbatasan SDM) 8.

3. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. mutilasi genital. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. PSIR. misalnya kanker serviks. konseling dan tindak lanjut 1. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. klimakterium. pemeriksaan secara sukarela. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 7. hingga meninggal. 6. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. wanita usia subur.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . fistula dll. menopause. 2. 4. bayi. pelayanan kebidanan.1. 5. remaja.

termasuk HIV/AIDS. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. 1.penyakit hubungan seksual. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. baik kesehatan jasmani maupun rohani. dan terbebas dari paksaan. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

dan swasta. kekerasan. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. dan pelecehan seksual. . LSM/LSOM. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. Menurut BKKBN 2000. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. penyiksaan. tokoh agama. tokoh masyarakat.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. kebijakan teknis operasional di Indonesia.

Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. jumlah oorganisme adalah : a. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Primary ovarian fillicel d. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 16-25 tahun : 159. Umur 6-15 tahun : 439. Masa menaupose : semua hilang. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi.000 b. Bayi baru : 750. bukan karena adanya hormone esterogen. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Menurut umur wanita.000 e. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Pematangan pertama ovum .000 d. Oogonia b. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Liquor folliculi e.000 c. <Bahankuliahkesehatan> 1. Umur 35-45 tahun: 34.

Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. 4. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Spermatogenium. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Spermatosid kedua. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Setelah bayi laki-laki lahir. dan ekor. 3. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. membelah dua b. Setelah itu. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Konsepsi dapat terjadi. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi.f. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. 2. terdiri atas kepala. Spermatid. . membelah dua c. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Spermatosid pertama. kemudian tumbuh menjadi e. Pada masa pubertas. Secara embrional. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Spermatozoon (sperma) 3. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. membelah dua d. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus).

Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma).2 derajat celcius segera setelah ovulasi. licin. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Begitu sperma telah memasuki ovum. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. sekitar waktu ovulasi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. dan banyak (Flynn. lengket. melunak dan sedikit berdilatasi. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Misalnya. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. yang meningkat sebesar 0. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. dan jumlahnya menurun (Norman.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. lender kembali menjadi kental. 1992). serviks memendek. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. perubahan kimia terjadi. Setelah ovulasi. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. . Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. 1986).

2. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Walaupun demikian. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0.5 derajat Celsius. 3. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi.

jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. pembentukan alur. Hari ke 4-5 blatokista bebas.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Minggu keempat : . o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk.

usia 35-38 hari. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol.o Perkembagan bentuk badan. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. usia 37-42 hari. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. telinga dan hidung mengalami rudimenten. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Sinus serviklis menutup. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. telapak kaki samara-samar. o Diakhir minggu ke 4 gestasi.75-1 mm . sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. bumbung saraf menutup. o o o  Jantung mengalami rudimeter. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. . Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Terbentuk tepek telingga. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. usia 31-35 hari. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. peredaran darah berfungsi. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Telapak tangan amat jelas.

Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.  Minggu ke 12 : .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. . organogenesis telah lengkap.Berat 45 gram . Ekstremitas terbentuk.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.o o o Stadium 23 : histologi.5 cm . .Reflek babinski positif.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Gambaran wajah dapat dilihat. Ekor mengalami retrogesi. .Panjang 7-9 cm . . Pengolahan bertahap pada kepala.Terjadi gerakan janin spontan. . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Diakhir minggu ke 8 gestasi. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. .Pembentukan lempeng osifikasi. . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.

 Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Panjang 35-38 cm .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. atau beratnya mencapai 601 gram. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Berat 1200 gram .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . .Panjang 38-43 cm .Berat 1600 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Alfeolus paru matang .

Terbentuk cadangan zat besi .Laguno menghilang .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Berat 1900-2700 gram . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Verniks kaseosa terbentuk lengkap . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Plantar mulai banyak .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1. besi.Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Terdapat simpanan glikogen.Panjang 48-52 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Reflek moro aktif .. karbohidrat dan kalsium .Berat 3000 gram .Panjang 42-49 cm . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Ginjal janin aktif .Simpanan lemaksubkutan meningkat .

atau kombinasi keduanya. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen.ovum yang sudah di buahi. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. Oleh karena itu. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. yang dapat disebabkan oleh faktor. Misalnya kista atau tumor ovarium. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Dari perspektif psikologi. 2. Bayi dan Anak . gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Lebih lanjut lagi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). menyebabkan pelepasan FSH dan LH.yang meliputi DM. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Penyakit sistematik. psikologis. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. 1. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. penyebeb infertilitas pada wanita. kelenjar hipofisis. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal.

persalinan. kesakitan dan kematian BBLR. pelayanan antenatal. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. ASI Eksklusif 2. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. 1. postnatal. dll. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Remaja . menyusui serta pemberian suplemen. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. imunisasi. sunat perempuan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. kurang gizi (malnutrisi).      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. pelayanan kesehatan primer.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kesehatan lingkungan.

Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Secara tradisi. Perubahan fisik 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Tanda-tanda primer . Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. dan siap dinikahkan. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Kadar estrogen yang cukup. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 5. termasuk rabun. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Penyakit jantung koroner 9. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. payudara/kanker prostat. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. 3. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Perhatian pada problem menopause 7. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. 2. kekerasan. diagnosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. termasuk rabun. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 1. ISR/IMS/HIV/AIDS. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Asuhan apa yang diberikan 6. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. informasi dan pengobatan dini. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18.17. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. prolaps/osteoporosis. kanker saluran reproduksi. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur.

10. antara lain: 1. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). . Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. sukar tidur. 15. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Gangguan mata 13. yang dipengaruhi factor keturunan. gelisah. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. kesempatan memperoleh pendidikan. 14. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. 17. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. kerja dan kedudukan. misalnya keadaan sosial ekonomi. Osteoporosis 11. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. 12. Deteksi dini kanker rahim. kecacatan dan kematian.

Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. misalnya dalam ber-KB. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Seperti diketahui. 2. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Keterbatasan biaya 4. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Beban ganda. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. d. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. 3. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi .2. 18. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. antara lain karena: 1. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . faktor luar 1. Gizi 3. Diskriminasi social 4. Emosi dan sifat 2. Budaya setempat 4. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Sikap orang tua 4. Keadaan hormonal tubuh 4. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kondisi ibu 3. Sistem reproduksi 23.3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Kemampuan intelektual 3. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. faktor dalam 1. Lingkungan 2. Keluarga 2.

3. b.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Masa usia lanjut (klimakterium. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. menopause. menggunakan alat kontrasepsi. menunjukkan 13. Survei dilakukan kepada 33.1 Defenisi Remaja a.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. . Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Sementara 82% lainnya.

Perubahan yang terjadi. e. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. DeBrun (dalam Rice. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja.. d. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. . Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. e. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). f. 3. g. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar.c. 2. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Perubahan tersebut ialah : a. d. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. c. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. b. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara.

2. pada usia tujuh belas atau delapan belas. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. sehingga remaja menjadi : a. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. 3. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. frustasi dan tertawa ) b. antara lain : a. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. termasuk HIV/AIDS. senang memberikan kritik b. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Ingin mengetahui hal-hal baru. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. Status remaja tidak jelas. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. keadaan ini . usus bertambah panjang dan bertambah besar. Masa remaja sebagai periode pelatihan. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). 4. 2. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Perkembangan intelegensia. sehingga misalnya mudah berkelahi. sehingga remaja menjadi: a.1. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. b. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Jaringan selain tulang. cemas. sensitif ( mudah menangis. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Perubahan emosi. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Mampu berpikir abstrak. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. khususnya bagi perkembangan otot. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5.

Dikatakan demikian karena sulit diatur. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Masa remaja sebagai periode perubahan. f. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. serta keinginan akan kebebasan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. cenderung berperilaku yang kurang baik. yaitu dengan merokok. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Manakala tubuh juga mengalami transisi. remaja sangat perlu . Hak-hak reproduksi 9. Masa remaja sebagai masa dewasa. minum-minuman keras. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Pengenalan mengenai sistem. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. 3. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. c. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. maka pada masa seperti ini. d. e. g.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Media massa hiburan (radio. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. musik. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. kerja dan rekreasi. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. 6. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. televisi. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. efek samping. sikap dan perilaku. 5. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. kekerasan substansial.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. . 7. video. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. fil. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. 8. rasio 2 berbanding 1.

sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Beberapa budaya. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Infertilitas primer . Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. 4. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. 9. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. 10. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan.

Dari epididimis. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Di dalam duktus ejakulatorius. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa.2 Penyebab a. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). 4. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Dari testis kiri dan kanan.5 (lebih rendah dari suhu tubuh).

Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. 2.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. 5. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Polusi lingkungan. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Kekurangan hormon 4. Impotensi 3. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. spironolakton dan nitrofurantoin).

f) Tumor. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Selama fase folikuler. e) Infeksi panggul. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. d) Kekurangan gizi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit .mengalami menstruasi (amenore). Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Selain faktor yang berhubungan dengan usia. c) Kelainan hormon. Penyakit menular seksual 3. d) Kista ovarium. i) Kelainan pada tuba falopii.

lendir menjadi basah. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Pada fase ovulatoir. Endometriosis 10. pergerakan. 4. Pengukuran suhu tubuh basal. elastis dan licin. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. 4. 2.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita.ini. lendir tampak seperti pohon pakis. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. . Gondongan (pria) 6. Setiap pagi. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. sebelum beranjak dari tempat tidur.6-10 cm tanpa terputus. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Bila dilihat dengan mikroskop. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Postcoital test (PCT). 3. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Dalam keadaan normal. Varikokel (pria) 7. 10-15% wanita menjadi mandul) 4.

Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. 9. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual.5. 12. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Tanpa pengobatan. 13. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 11. . Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Kadar progesteron serum. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 6. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 4. 14. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Histeroskopi. Progestin challenge 10. Kadar hormon pada suami dan istri.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Biopsi endometrium 7. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8.

Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. . Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. b. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a.

Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. e. Dengan teknik ini. 4. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan.c. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Lalu setelah terjadi pembuahan. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. . IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Kemudian setelah sel telur dibuahi. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. seperti : anak-anak usia remaja.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. PSK (Pekerja Seks Komersial). Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya.

keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa.2. Tidak melakukan hubungan seks. Kondiloma Akuminata c. Kehamilan di luar rahim 4. Infeksi yang menyebar 5. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Hepatitis B. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Kemandulan baik pria atau wanita 2.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. diantaranya : 1. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. yaitu: a. Vaginosis Bakterial b. Disebabkan Virus : AIDS.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. diare dan keringat malam hari 8. kaum homoseksual. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4.pecandu narkotika. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. dll. 4.2. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.2. demam. berat badan lahir rendah. Pedikulosis Pubis 4. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Sifilis. berbau dan gatal 9. seperti lahir sebelum cukup umur. tidak berganti-ganti pasangan. atau terinfeksi PMS . 4.2. Urethritis. kehilangan berat badan. lemah. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Kanker leher rahim pada wanita 3.2.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Herpes Genitalis. 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe.

dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. nyeri rectum. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Setelah terinokulasi. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Infeksi ekstra genital di faring. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. dan limfodenopati leher. disuria. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. demam. epydydymis. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis.2. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. dan rongga peritonium pada perempuan. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dan tenesmus. gatal. Pada pemeriksaan. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Pemeriksaan diagnostik . 4. didikuti oleh sekret yang purulen. nyeri abdomen. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. dia tidak selalu menunjukkan gejala. sering berkemih dan malaise.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Jika perempuan terinfeksi PMS. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. vas deferens. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. endometrim. Untuk dapat menular. anus. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. infeksi dapat menyebar ke prostat. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. vesikula seminalis. uertra. Alasan utamanya adalah: 1. Saat berhubungan seks.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. tuba fallopi . dan testis pada pria. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa.

. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. tanpa disertai nyeri. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. yang tersering adalah pada penis. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. juga tanpa disertai nyeri. Fase Primer. kerusakan otak maupun kematian. vulva atau vagina. rektum. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. tenggorokan. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Dalam beberapa jam. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. leher rahim. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). bibir. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. lidah. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. rata-rara 3-4 minggu.

Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Meskipun tidak diobati. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu.2. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Fase Tersier. mual. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. batang tubuh bagian atas. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. demam dan anemia. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Fase Laten. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. . Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. yang menyebabkan sakit kepala. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Fase Sekunder. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. 3. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. lelah. kehilangan nafsu makan. Tulang juga bisa terkena. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). ruam ini akan menghilang. kaku kuduk dan ketulian. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. tumbuhnya perlahan. 4. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Sifilis kardiovaskuler. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. wajah dan kulit kepala. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. gagal jantung atau kematian. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Pada saat ini jarang ditemukan. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik.

kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. sekunder dan fase laten adalah baik. Pada fase primer atau sekunder. Gejala awal biasanya . 2. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Pada sifilis fase primer. Pada fase tersier. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada sifilis fase sekunder. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. prognosis untuk sifilis fase primer. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Untuk neurosifilis. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. 3. Pemeriksaan ini lebih akurat. mereka perlu menjalani pengobatan. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Prognosis Setelah menjalani pengobatan.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1.

Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pada wanita. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pada pria. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. kesemutann dan sakit. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. menyebar ke bagian tubuh lainnya. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.berupa gatal. Untuk memperkuat diagnosa. luka herpes bisa sangat berat. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin.

Timbul rasa sakit waktu berkemih. maka diagnosis . Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. bisa menyebabkan nyeri. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Komplikasi 1. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Infeksi saluran telur. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Pada pria dan wanita. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Striktur uretra : penyempitan uretra. Konjungtivitis. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. 2. Pneumonia. rasa nyeri ketika berkemih. bisa menyebabkan demam dan batuk. bakteri yang menyebabkan gonore. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Pria. a. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. nyeri di perut bagian bawah. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Pada pagi hari.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Wanita. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Epididimitis : infeksi pada epididimis. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Pada bayi baru lahir. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. b. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering.

Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Pada 10-20% kasus. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Pada sekitar 20% penderita. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. pembesaran hati dan limpa. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. tidak langsung menampakkan gejala. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Pertumbuhan yang jelek. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). yaitu sebanyak 5500 anak. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Melalui ASI. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. pembengkakan kelenjar getah bening. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. jika tidak diobati. sedangkan pada 80-90% kasus.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. penurunan berat badan. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. demam yang berlangsung lama atau berulang. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. diare yang menetap atau berulang.

penambahan berat badannya juga jelek. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi parasit. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Meningitis e. misalnya berjalan dan berbicara. pneumonia dan meningitis) 4. Pneumonia pneumokistik b. biasanya pada tahun-tahun pertama. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Herpes j. Dalam waktu 2-3 bulan.2. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Infeksi jamur f. jamur dan parasit 5. Infeksi bakteri d. Infeksi oportunistik virus. tergantung kepada beratnya penyakit. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Kandidiasis (infeksi jamur) h. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. a. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Herpes zoster k. Infeksi virus i.

tetapi jika bayi terinfeksi. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. mual dan sakit kepala (terutama AZT). AZT. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. ddI bisa merusak pankreas. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. diare dan gangguan perut. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Dalam kelompok nucleoside. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. antibodi ini akan menghilang. ddI. polymerase chain reaction). Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. maka setelah berumur 18 bulan. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Jika bayi tidak terinfeksi. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. ddI. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Diagnosa Pada bayi baru lahir.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan.

Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada awal penemuan virus HIV. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Pada persalinan normal. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Tanpa pengobatan. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. dari 25% menjadi 8%. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang.

kekurangan gizi. Guy E. Para peneliti melaporkan.50 tahun. sakit kepala. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. dan nyeri di bagian perut. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Penderita tipe H sekitar . 5. meledak-ledak. Teori lain bilang. karena hormon estrogen yang berlebihan. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. seperti mudah marah. perasaan sensitif. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. menurut suatu penelitian. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. lelah dan tubuh agak membengkak. 5. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. depresi. Dr. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Sekitar 40% wanita berusia 14 . H. AS. Abraham. dan D. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. ukuran panggul bertambah besar. pusing. Perubahan perubahan mood. faktor kejiwaan.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. masalah sosial. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. C. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. wajah terlihat sembab. 5. Selain itu. Kemungkinan lain.

3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. nyeri pada buah dada. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. bingung. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. lemah. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. perut kembung. pelupa. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. sensitif. . Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. pembengkakan tangan dan kaki. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. atau kurangnya magnesium. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). ingin menangis. tinggi garam dalam diet makanan. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). perasaan labil. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain.b) c) d) e) 60%. jantung berdebar. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. dan PMS D 20%. Bila saja Anda perhatikan. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. saraf tegang. gangguan tidur. PMS C 40%. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. 5. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). peningkatan berat badan sebelum haid.

Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. 6. payudara sakit. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua.1. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. secara umum. PID. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Namun. berat badan bertambah.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. tubuh dan payudara membengkak. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. dan mood yang tidak menentu. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. nyeri sendi dan otot. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. .1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. seperti sakit kepala. 6. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Secara rata-rata. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. banyak makan. itu belum tergolong masalah besar. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. lelah.

mikoplasma.3. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. persalinan. gejalanya segera memburuk dan .Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. stafilokokus. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. 6. setelah menopause maupun selama kehamilan. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Pernah menderita PID 4. 4. gonore. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Tuberkulosis. keguguran. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Berganti-ganti pasangan seksual 3. aborsi dan biopsi endometrium). Di dalam tuba. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. streptokokus). tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah.1. Faktor resiko terjadinya PID: 1.1. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. 6.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia.

konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. 6.1. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.1.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. . Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.penderita bisa mengalami syok. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul.

yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. sosial dan ekonomi. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.6. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . 6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). sekitar 750.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Di .2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .yaitu : 1. psikis. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.2. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.000 dilakukan oleh remaja.3 juta pertahun. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.edukasi dan penyediaan pelayanan. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.seni dan keagamaan 3.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.2.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2.antara lain : a. Kehamilan karena incest 6.

bila ada gangguan kejiwaan. diselesaikan secara kekeluargaan b. rujuk ke SpOG g. 2. 4. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. bersikap bersahabat dengan remaja 2.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. psikis. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. persalinan.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. segera menikah c. 6. dan keluarga berencana d. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. konseling kehamilan. tertekan atau setres. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. sebagai petugas kesehatan harus : 1. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. panuk. 3. rujuk kepsikiater f. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. bila ada risiko tinggi kehamilan. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan.2. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . pernah mengalami KTD atau aborsi .4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. 1.

800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. yaitu fetus belum viable by llaous.5 juta dilakukan di Indonesia.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. WHO memperkirakan ada 4. 750. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. . atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.2. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. 2001). Agama dan Hukum.6.36 kali lebih kecil dari pedesaan. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.2 juta aborsi dilakukan per tahun. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. 20 juta dilakukan dengan tidak aman.000 – 1. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Dari 46 juta aborsi/tahun. 6. iminen dan sebagainya. Etika ditinjau dari segi Etika. padahal penduduk kota 1. inkompletus.000 gram.2. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan.

Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Alasan terjadinya Aborsi 1. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Missed abortion. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. f. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. 6. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. 3.2. Abortus infeksious dan abortus septic.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Wanita selalu disalahkan. membatasi jumlah anak.6. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . ini terbagi menjadi dua: a.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. b. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. ginjal. Abortus iminen. jarak kehamilan yang terlalu pendek. b. adalah abortus yang disertai infeksi genital. TBC.2. panas tinggi. e. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Sipilis atau karena kesalahan genetik. 2. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis.

Sewa rahim 4. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 6. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Karena merasa malu. Untuk mencegah penurunan moral etik.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Suatu contoh konflik moral : 1. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. 4. 6. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. dengan teman-temannya. 7. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. 5. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Bayi tabung 3. 6. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita.tersebut akan melakukan aborsi.2. Batasan ini sering menakutkan. Aborsi 2. misal SMA. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Bank sperma 5.

Sebagai hasil dari temuan ini. dengan suntikan. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. cincin vagina . Sebagai hasil dari temuan ini. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. redistribusi lemak dll). Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. IUD . Sebuah metode alternatif.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. yang disebut progestin. dan merupakan inovasi yang lebih baru. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . serangan jantung dan stroke . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. haid tidak teratur. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. krim. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". cepat dan tidak terkendali. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Testosteron juga dapat dimasukkan. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. troches. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. gel atau. dan kadang-kadang testosteron .disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. umumnya testosteron. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. 7. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). progesteron atau progestin . Dosis sering bervariasi siklis. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. lebih jarang. tablet. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Terkadang sebuah androgen .

riwayat PHS. . .nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Riwayat keluarga dan faktor genetic .2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. . menarche pada umur muda.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. 4.2. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. 3. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. risiko meningkat 1 . dan fibrosis. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . H.1.multiparitas . Pemakaian obat-obatan. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 7. 7. 2. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.5 x. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. 5. dan kehamilan pertama pada umur tua. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara.2. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. K. fibroadenoma. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.1 KANKER SERVIKS . 8. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. menopause pada umur lebih tua. 6. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Suheimi ). Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.

Riwayat menstruasi c. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Hipertensi e. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Diabetes mellitus (DM) d.3. 7.3. . Pemakaian estrogen g.2. Gambar hiperplasia endometrium 7. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Obesitas b. Riwayat infertilitas f.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.

Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk.3. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. b. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. . sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. psikososial dan sosial spiritual. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. g.3. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. 7. Membantu melindungi kesehatan individual e. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a.

ovarium. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . perdagangan adalah dunia laki- . Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. 2. Ketika sampel sampai ke laboratorium.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).ideal atau optimal.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.1 Status Sosial 8. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.kalau fasilitas tersedia lebih. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. 8. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. organ reproduksi lain dan rektum). Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.kalau fasilitas tersedia. politik.1. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . ekonomi. uterus.1.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.

sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik.laki. Perlindungan hukum. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. khususnya dibidang politik. 8. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti.1. b. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci.3 Dampak Status Sosial Wanita . Terutama dibidang politik. c. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. kembali mengurus keluarga.

psiko.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.1. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. .Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.

1. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. . a. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. b. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. masyarakat dan Negara. 8.

menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.2 Peran Wanita 8. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. bebas. kecintaan. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. 8. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. 8. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria.2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. hangat. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.2. .b.2.

Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. b. tidak hiperseksual dan tidak kurang. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.Selain berperan sebagi ibu. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.

Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. 8.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.2.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.4. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.2. atau karena kelelahan. b. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. 8. karena kurang gizi. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.

demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. 8. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.2. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. b.5. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. mncuci pakaian. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. c. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

1.Dibeberapa wilayah. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. termasuk ancaman tindakan tertentu.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).1. c. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. seksual atau psikologis. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .

9. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.1.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . FAKTOR INDIVIDU      wanita single. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).

 Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. terhina.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. 9. yang berkaitan langsung . mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. mual.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. lemah. kebingungan.2. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. malu. ketakutan.2. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. disorganisasi.

Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Anger rape. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Pelecehan seksual mental. malu 3).3. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. 5). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).1 Kategori pelecehan seksual a. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). 9.3. Pelecehan seksual dengan ketakutan. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.

menambah pengamanan. lelah. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. sakit kepala. kehilangan kontrol diri. muntah. mimpi buruk. pindah rumah.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. mual. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. respon atau dampak jangka panjang : gelisah.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. 9. marah.9. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. merasa terhina. respon emosi korban terbagi menjadi dua.3.3. yaitu respon ekspresif (ketakutan.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. menyalahkan diri sendiri. ingin balas dendam. kemarahan. tegang. takut.3.3. gangguan pola tidur. phobia sendirian. nyeri pada daerah pacinela.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . gelisah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. depresi.3. menunduk dan lembut) 3. nyeri lambung.4 Respon korban pelecehan seksual 1. tampil tenang. malu dan perasaan bersalah 2. gatal dan keluar darah pada vagina.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

d. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Hal ni b’tentangn dgn UU. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. . ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend.5. B. eksploitasi & diskriminasi. seks. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Selain itu.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.No. seks dg lawan jenisx. e. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dampak biologis Scr biologis. c. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. 9.

6. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.6 PERKWINAN USIA TUA 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.5.6. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.1 INCEST 10. 9.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Oleh karena itu patut ditentang. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).1. 9.1 Pengertian .

5. Empati dan penguatan terhadap korban b. Dengan memberikan pendidikan b. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.1. pengetahuan dan pendidikan 10. Faktor usia b. Perlu adanya perhatian.6 Penyelesaian a. Kejiwaan atau truma c. Orang yg lebih berkuasa b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Kurang perhatian dari orang tua 10. Orang2 yang lebih lemah 10.3 Pelaku dan Korban a. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.1. Pencegahan a. b. Kurang iman e. Kurang pendidikan agama f. Abortus 10.1. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Jenis kelamin c. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.a. Tidak main hakim sendiri .1.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Unwanted pregnancy b.1. Sosialisasi incest d.4 Akibat Incest a. Pergaulan d. Dengan melakukan incest c.

c. Perbudakan g. Wanita yang diperjual belikan f. berharap mendapatkan perlindungan.2. 10. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Peperangan untuk menyelamatkan diri. b. c. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Kehilangn rumah b. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .2. Pelecehan seksual b. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. b. c.1 Pengertian a. Tindak kekerasan c.2 Masalah Yang Timbul a. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.2.2. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Komplikasi berbagai penyakit 10. ISPA. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Pemerkosaan d. Melaporkan kasus ke polisi 10. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.2 HOMELESS 10.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.

3. Pribadi korban narkoba b. Masyarakt sekitar dan umum d. fisioterapi 10. Perpustakaan dan buku.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. ahli kerohanian. Jadwal harian atau program kegiatan f. mental (perilaku salah).3. Tersedia dukungan . sosiolog. psikiater. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Gembong dan pengedar narkoba 10. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. bahan audiovisual dan alat peraga c. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. psikolog.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. 10.3. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Tenaga professional sprt dokter. Orang2 terdekat c. Sarana rekreasi e. TOGA.1 Pengertian a. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3. pertolongan dan harapan b. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Lingkungan yg sangat padat f.2 Subyek Rehabilitasi a.e.

Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. hidup normal dalam hati kecil. c. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). c. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). b. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru.3. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . d. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. 10. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya.b. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. menguasai ketrampilan kerja.

kekuatan dan harapan dr Tuhan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. f. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. penularan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. keyakinan dan kepercayaan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. d.

Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. pelacuran dipandang negatif. Di kalangan masyarakat Indonesia. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom.org) B.dimana menurut para ahli. seorang bapak gereja. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). namun toh dibutuhkan (evil necessity).wikipedia." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. malah jahat. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. tanpa penyaluran itu. wanita tuna susila. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. digunakan istilah gigolo. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. (http://id. C. Khusus laki-laki. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya .

maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. penerimaan. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. misalnya karena terlanjur berbuat. rasa aman. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. menginginkan hubungan seks ini. . 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. dan harga diri selayaknya orang dewasa. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai.

Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga.id) A. yang salah satunya dalam masalah seks. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. (http://www. paman. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. b.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. dan sekaligus berbahaya. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.univrab. semua menyedihkan. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak).ac. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. guru dan sebagainya. c. Penipuan .

B.Faktor lain yaitu. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. C. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. c. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. foto. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. . Persoalan – persoalan psikologis a. tulisan. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. film atau yang dipersamakan dengan film. d. video. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. b. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi.

Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Menurut lokasinya : 1. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. panti pijat. Rumah panggilan ‘call house” 3. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. dan HIV/AIDS.b. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. 3. Pemerintah 1. Segregasi/lokalisasi 2. Individual 2. b. seperti gonore. Penanganan masalah PSK: a. Klasifikasi : 1. club malam. c. hepatitis B.herpes kelamin. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . 2. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. a. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Sektor formal (kompleks lokalisasi. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. klamdia.sifilis. 2. Menurut jumlahnya. prostitusi dibagi dalam : 1. penyedia perempuan panggilan) 2. d. Memberikan citra buruk bagi keluarga. D. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. perempuan pendamping. c. Bantuan organisasi dan sindikat b. Keluarga 1.

ayu. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . cepat. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. rupawan. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok.d. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. atraktif. Represif dan kuratif (menekan. manis. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Penanggulangan prostitusi 1. beraneka warna.

bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. gambar.

HIV/AIDS. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. siphilis. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK.

Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan.5 DRUG ABUSE A. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. terbaru. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 10. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. hilangnya rasa. PENGERTIAN a. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. . Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat.

NO. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. depresan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. rokok. missal : LSD b. B. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. hipnotik. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.2 TAHUN 1997 a. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal . ganja. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. kokain b. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.d. misal : ampetamiin. misal : barbiturate . serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. NO. morfin c. 05 TAHUN 1995 a. serta mempunyai potensi sedang. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. missal : Codein C. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). mengakibatkan ketergantungan. metilfenidad c.

kurang PD. b. sifat antisocial. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. amfetamin c. penilaian diri negative. E. codein. morfin. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. kurang religious. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. selalu menuntut. melarikan diri dr sesuatu. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. misal : Diazepam D. sebagai lambing kemoderan. dan mendapat pengalaman baru. kafein. memuaskan rasa ingin tahu. misal : ganja. apatis). mescalin dan LSD. tidak sadar diri. depresi. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. cenderung agresif. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. EFEK YANG DITIMBULKAN a. agar diterima kelompok ttn. dan sedative b. Misal : opium. heroin.d. kokain. bahkan tertidur. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. memiliki gangguan jiwa (cemas.

tekanan kelompok sebaya sgt kuat. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Lingkungan teman sebaya . G. c. sakit . social yg kurang mendukung. d. kecewa. e. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. gangguan haid. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. F. Recreation use : hanya untuk bersenang2. malnutrisi. ancaman fisik dr teman pengedar.c. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Kafein : gastritis. ancaman fisik sgt kuat. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. rekreasi atau santai. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Abuse . TINGKAT PEMAKAIAN a. keluarga terlalu permisisf. opioida : kemandulan. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. ortu otoriter. impotensi. kehilangan BB. b. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. ekonomi. adanya murid pengguna. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat.

bronchitis. konseling bagi mahasiswa bermasalh. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. disiplin. hubungan guru murid baik. Memburuknya kehidupan sosial H.jantung dan hipertensi. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Melalui keluaga . beri informasi yg benar. UPAYA PENCEGAHAN a. akibat cara hidup kurang bersih. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. ciptakan suasan yg hangat. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . memperkuat kehidupan agama.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. luangkan waktu bersama.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Akibat gangguan mental emosional c. b. bronkiektosis). sikap positif ortu. Nikotin : kanker paru. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. menjadi contoh yg baik. Dalam hal ini (Cholil. akibat pertolongan yg salah. b.

Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. 10. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik.4. penjarakan anak. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. 2. mental.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Upah Riil . adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. dan menentukan kelahiran anak mereka. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Upah Nominal. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Teori ini menerangkan: . berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Teori Upah Tenaga Kerja.

Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.

3. Oleh sebab itu wanita. 4. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. dan pengendalian jumlah penduduk. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. . anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. juga harus memberikan tunjangan keluarga. maka wanita sebagai penerima kesehatan.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi.

hak. Pengertian Gender a. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . bukan karena perbedaan biologis (WHO. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2002 :4) d.11. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 3. Pengertian Seksualitas a. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. 2002:2) b. fungsi. 1998). Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 1998) B. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. 2003) c. 2.

martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. tidak mengenal pembedaan kelas. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Sepanjang masa dimana saja. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Ke-berlaku-an Dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. kedamaian dll. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah.4. kenikmatan. Sifat Harkat. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa.

wanita Buatan manusia. 4. membawa air dan kayu bakar. dikantor dan dimanapun berada. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya di rumah. 2. C. hamil. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dan kepala desa bahkan presiden. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. contohnya : di dalam suatu masyarakat. guru TK. contohnya perempuan bisa haid. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. 3. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. RW. merawat anak-anak dan suami. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. suku dan umurnya. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. tergantung pada tingkat pendidikan. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. Ciptaan Tuhan. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. tergantung pada kebiasaan. 5.Berlaku dimana saja.

dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. wanita sebagai konco wingking. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. 6. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. keyakinan. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. E. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. tafsiran agama. permohonan kredit harus seijin suami. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Sejak anak berusia muda. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya.Contoh . Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. hak kawin .

bagian warisan wanita lebih sedikit. perkosaan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. istri menghina/mencela kemampuan seksual. laki-laki tlang punggung keluarga. jantan.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. jabatan. Eksploitsi terhadap wanita. pelecehan terhadap wanita. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. janda mudah dirayu. karir dan pendidikan. laki-laki sebagai pencari nafkah. 3. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. rasional. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik.wanita dinomor duakan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. 5. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Non fisik : pelecehan seksual. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. ancaman. maka peran perempuan mengalami perkembangan . perkasa. sehingga dinamakan pelabelan negative. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Contoh . dan penyiksaan. 4. Wanita macak-masak-manak. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Laki-laki mata keranjang. pemukulan. wanita jadi obyek iklan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. cantik dan keibuan. social atau politik. Kekerasan fisik : perkosaan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. dan paksaan.

Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. F.yang cukup cepat. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. 2. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. wanita sebagai perawat. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. b. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Contonya sebagai berikut : a. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. atau analisa data. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. metode yang digunakan. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan.

Kesehatan Reproduksi Remaja 4. b. Keluarga Berencana 3. Infeksi Menular Seksual H. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). . kehamilan remaja. G. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. 2. 1. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS.a. psikologi dan social). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. melahirkan. masalah pergaulan bebas . Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1.

3. 4. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. 6. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. HIV. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. dan AIDS. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). khusunya berkaitan dengan IMS. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Namun keterlibatan . Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer.

Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. TBC . Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Isolasi terhadap penyakit menular c. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. d. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Olah raga secara teratur f. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Perbaikan dan peningkatan gizi b. bahan racun maupun alergi e. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c.

Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. . Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. kemudian 64. e. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. dan 70 tahun pada 2000. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. 4. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.d. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. rehabilitasi PSK. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. 13. Misal . d. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980.7 tahun pada 1990. b. dan korban narkoba b. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan.

Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Ali Khomsan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Penyebab panjangnya umur manusia.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. .Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. diluar soal takdir tentunya. . 1. Ali Khomsan. diabetes dan stroke. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Dr.Pola Makan . Ir. Ir. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. tergantung dari beberapa faktor. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. 1. Dr. . Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. diluar soal takdir tentunya. Menurut Prof.Lingkungan Tempat Tinggal .Strees Atau Tekanan C. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. jantung koroner. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. seperti penyakit kanker. Berdasarkan data. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat.

susu. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Pada awal usia 50 tahunan. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. 1. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. . Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. dsb.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. bila anda berhenti merokok. . . susah untuk menghentikan kebiasaan itu. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. daging. keju. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. “Bahkan setelah 20 tahun.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi.. Masalahnya adalah begitu orang merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. selain juga mengurangi porsi makan seharihari.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. . terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Sir Richard Peto. Banyak orang yang . seperti telor. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu.

dan berbagai macam kanker. stroke. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Sejak penelitian ini dilakukan. dan berbagai penyakit kronis lain”.0 juta atau 11. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam.mengaku tak bisa berhenti merokok. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. stroke. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.” katanya. kanker paru.6% dari total penduduk. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.Wajah kemerahan . sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. semakin banyak orang merokok. antara lain penyakit jantung. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15.5% dari total penduduk. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. 1.5 juta orang atau 7. Pada usia 50 tahun. Di negara berkembang dewasa ini.

tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. . Mengatasi menopause. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Sulit konsentrasi . jantung koroner.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Gangguan tidur . Diet Asia ini: .Sakit kepala . Olahraga merupakan hal yang penting. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Kekeringan didaerah vagina .Kulit kering .Keringat pada malamm hari . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. stroke.Emosi yang mudah berubah-rubah .Daya ingat menurun . kanker usus besar. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Mudah pingsan .Depresi . tidak saja untuk kesehatan umum anda. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Masalah kandung kemih ..Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .

kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. . . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.Kaya akan berbagai macam buah. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Namun demikian. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.Membatasi masukan daging . semakin mudah terserang osteoporosis. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. untuk mengurangi rasa sakit 1. Alkohol. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis..Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. . Semakin tua seseorang.. sayur serta kacang-kacangan .Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.

nilai anak dan keluarga.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 5. 3.BAB III PENUTUP 3. 2.1 KESIMPULAN 1. . yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. 4. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Misalnya program KB. dan lain sebagainya. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.Kesehatan. 3. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. termasuk kehidupan seksualitasnya. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Dampak pembangunan ekonomi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.

pengertian dan implikasi. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 5. 1996. Yogyakarta. dkk.Daftar pustaka 1. 8. Wattie. Jakarta. Midwiferysite. S. PPK-UGM. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 6.info/hak-hakreproduksi . Anna Marie. www. 4. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.kespro. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 1998. www. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Pustaka Sinar Harapan. 1996. Wahid. Jakarta. Pustaka Sinar Harapan. 2. Jakarta. Wattie.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi.Jakarta. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 3. Anna Marie. Yogyakarta. 1996. 7. Kartono. dan Ford Foundation.com/Endah Purnasari. Yogyakarta. Manuaba. EGC. 1998. Seksualitas. 1995. Pusat penelitian Kependudukan UGM.blogspot. Abdurrahman.T 9.Si.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful