MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. spiritual memiliki hubungan yang serasi. selaras. serta fungsi dan prosesnya. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. (Depkes. (BKKBN. (UU Kesehatan No. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. jiwa. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. (WHO. dan sosial yang utuh. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. mental. fungsi serta prosesnya. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.BAB II PEMBAHASAN 1. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. 1996) 1. dan sosial secara utuh. mental.

konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. mental dan psikososial) 4. kurangnya perlindungan hukum. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. prilaku praktikyang berbahaya. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Kesehatan (mencakup fisik. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. 1999 . rentan kekerasan. keterbatasan SDM) 8. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Hak Asasi Manusia 9. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. ICPD+5.

6. pemeriksaan secara sukarela. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. wanita usia subur. hingga meninggal. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. konseling dan tindak lanjut 1. 2. PSIR. mutilasi genital. 4.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. 5. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. pelayanan kebidanan. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. klimakterium. menopause. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 7. bayi. remaja. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. fistula dll. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. misalnya kanker serviks. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . 3.1.

selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. baik kesehatan jasmani maupun rohani. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . 1.penyakit hubungan seksual. dan terbebas dari paksaan.

dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. kekerasan.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. kebijakan teknis operasional di Indonesia. . Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. penyiksaan. tokoh agama. Menurut BKKBN 2000. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan pelecehan seksual. tokoh masyarakat. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan swasta. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. LSM/LSOM. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas.

Masa menaupose : semua hilang. Umur 35-45 tahun: 34. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. bukan karena adanya hormone esterogen.000 c. Pematangan pertama ovum . Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Umur 6-15 tahun : 439. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Primary ovarian fillicel d. <Bahankuliahkesehatan> 1.000 d.000 b. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Menurut umur wanita. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Liquor folliculi e.000 e. Bayi baru : 750. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Umur 16-25 tahun : 159. jumlah oorganisme adalah : a. Oogonia b. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.

Setelah itu. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. kemudian tumbuh menjadi e. 2. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Secara embrional. Spermatozoon (sperma) 3. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). 4. 3. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Setelah bayi laki-laki lahir. Pada masa pubertas. membelah dua c. Konsepsi dapat terjadi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. membelah dua d. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis.f. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. terdiri atas kepala. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. membelah dua b. Spermatogenium. . Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Spermatid. Spermatosid pertama. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. dan ekor. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Spermatosid kedua. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig.

sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. lengket. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Misalnya. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). yang meningkat sebesar 0. dan banyak (Flynn. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. sekitar waktu ovulasi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Setelah ovulasi. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. 1992). . perubahan kimia terjadi. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. serviks memendek. dan jumlahnya menurun (Norman. 1986). Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). melunak dan sedikit berdilatasi. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Begitu sperma telah memasuki ovum. licin. lender kembali menjadi kental.

Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. 2.5 derajat Celsius. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Walaupun demikian. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. 3.

o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. pembentukan alur. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu keempat : . jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.

o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. bumbung saraf menutup. usia 37-42 hari. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. peredaran darah berfungsi. Terbentuk tepek telingga. telapak kaki samara-samar. Sinus serviklis menutup. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Telapak tangan amat jelas. . Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. telinga dan hidung mengalami rudimenten. o o o  Jantung mengalami rudimeter. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. usia 35-38 hari. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. usia 31-35 hari. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm.75-1 mm . Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior.o Perkembagan bentuk badan. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. ectoderm menutup diatas gelembung lensa.

Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2.Panjang 7-9 cm . . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. Ekstremitas terbentuk. Ekor mengalami retrogesi. Pengolahan bertahap pada kepala.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. organogenesis telah lengkap.Terjadi gerakan janin spontan. Gambaran wajah dapat dilihat.  Minggu ke 12 : .Berat 45 gram . .o o o Stadium 23 : histologi. . . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Pembentukan lempeng osifikasi.Reflek babinski positif. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. . .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.5 cm .

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Berat 1600 gram .Alfeolus paru matang . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. atau beratnya mencapai 601 gram.Panjang 38-43 cm . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Berat 1200 gram .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Terdapat simpanan lemak subkutan . .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Panjang 35-38 cm .

Reflek moro aktif .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Ginjal janin aktif .Panjang 42-49 cm . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Berat 3000 gram . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Laguno menghilang . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Terbentuk cadangan zat besi .Panjang 48-52 cm . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur..Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. karbohidrat dan kalsium . besi. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Berat 1900-2700 gram .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Terdapat simpanan glikogen. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Plantar mulai banyak .

psikologis. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. kelenjar hipofisis.ovum yang sudah di buahi. Penyakit sistematik. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Oleh karena itu. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Dari perspektif psikologi. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. atau kombinasi keduanya. 1. penyebeb infertilitas pada wanita. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Bayi dan Anak . terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. yang dapat disebabkan oleh faktor.yang meliputi DM. 2. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Lebih lanjut lagi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Misalnya kista atau tumor ovarium.

      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. ASI Eksklusif 2. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. sunat perempuan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. 1. postnatal. menyusui serta pemberian suplemen. dll. imunisasi.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. pelayanan kesehatan primer. persalinan. kurang gizi (malnutrisi). kesakitan dan kematian BBLR. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. pelayanan antenatal. kesehatan lingkungan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Remaja .

Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. dan siap dinikahkan. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Tanda-tanda primer . Perubahan fisik 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

1. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Perhatian pada problem menopause 7. payudara/kanker prostat. diagnosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Pencegahan dan manajemen infertilitas. termasuk rabun.17. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. prolaps/osteoporosis. ISR/IMS/HIV/AIDS. 5. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Penyakit jantung koroner 9. Perhatian pada penyakit utama degenerative. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. kanker saluran reproduksi. 3. informasi dan pengobatan dini. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. kekerasan. termasuk rabun. Asuhan apa yang diberikan 6. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Kadar estrogen yang cukup. 2. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh.

kesempatan memperoleh pendidikan. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Gangguan mata 13. 12. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. 15. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). sukar tidur. kerja dan kedudukan. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. 10. .baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Osteoporosis 11. misalnya keadaan sosial ekonomi. yang dipengaruhi factor keturunan. kecacatan dan kematian. 17. gelisah. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. antara lain: 1. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. 14. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Deteksi dini kanker rahim. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer.

d. Seperti diketahui. Keterbatasan biaya 4. 18. antara lain karena: 1. 3.2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. 2. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Beban ganda. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. misalnya dalam ber-KB. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20.

Aspek psikologi pada masa bayi 5. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Keluarga 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. Emosi dan sifat 2. faktor dalam 1.3. Keadaan hormonal tubuh 4. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Gizi 3. faktor luar 1. Sikap orang tua 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Diskriminasi social 4. Lingkungan 2. Budaya setempat 4. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kemampuan intelektual 3.

menopause. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. menunjukkan 13. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Masa usia lanjut (klimakterium. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. . b. Survei dilakukan kepada 33.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Sementara 82% lainnya. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. 3. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.

Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. e. .. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik.c. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. DeBrun (dalam Rice. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). 3. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Perubahan tersebut ialah : a. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. g. b. d. 2. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. d. f. Perubahan yang terjadi. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. e. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. c.

Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Jaringan selain tulang. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. 3. antara lain : a. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. cemas. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Perubahan emosi. Perkembangan intelegensia. senang memberikan kritik b. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. khususnya bagi perkembangan otot.1. 4. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. sensitif ( mudah menangis. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. keadaan ini . frustasi dan tertawa ) b. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. sehingga misalnya mudah berkelahi. Status remaja tidak jelas. pada usia tujuh belas atau delapan belas. sehingga remaja menjadi : a. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. termasuk HIV/AIDS. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Mampu berpikir abstrak. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. b. sehingga remaja menjadi: a. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). usus bertambah panjang dan bertambah besar. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. 2. 2. Ingin mengetahui hal-hal baru.

Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. f. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. yaitu dengan merokok. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. serta keinginan akan kebebasan. Masa remaja sebagai masa dewasa. Hak-hak reproduksi 9. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. maka pada masa seperti ini. cenderung berperilaku yang kurang baik. d. minum-minuman keras. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. 3. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Pengenalan mengenai sistem. Masa remaja sebagai periode perubahan. g. Manakala tubuh juga mengalami transisi. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. c. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. e. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. remaja sangat perlu . Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Dikatakan demikian karena sulit diatur.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

5. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. sikap dan perilaku. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. musik. Media massa hiburan (radio. video. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. 7. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. fil. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. efek samping. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 8. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. kerja dan rekreasi. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. televisi.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. 6. kekerasan substansial. rasio 2 berbanding 1. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. . Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda.

hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. 9. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 10. Infertilitas primer . Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. 4. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Beberapa budaya. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja.

berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Di dalam duktus ejakulatorius. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. 4. Dari testis kiri dan kanan. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Dari epididimis. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen.2 Penyebab a. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi.

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Polusi lingkungan. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. 5. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Kekurangan hormon 4. 2. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Impotensi 3. spironolakton dan nitrofurantoin). Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali.

Penyakit menular seksual 3. f) Tumor. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). i) Kelainan pada tuba falopii. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma.mengalami menstruasi (amenore). Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selama fase folikuler. e) Infeksi panggul. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. d) Kekurangan gizi. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . c) Kelainan hormon. d) Kista ovarium. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii.

Pada fase ovulatoir. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. lendir menjadi basah. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. sebelum beranjak dari tempat tidur. Bila dilihat dengan mikroskop. pergerakan. 3.ini. 4. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. 4. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Gondongan (pria) 6. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. . Pengukuran suhu tubuh basal. 2. 10-15% wanita menjadi mandul) 4.6-10 cm tanpa terputus. Endometriosis 10. Dalam keadaan normal. lendir tampak seperti pohon pakis. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Setiap pagi. Varikokel (pria) 7. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Postcoital test (PCT). elastis dan licin. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma.

5. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 4. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Tanpa pengobatan. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 14.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Progestin challenge 10. Biopsi endometrium 7. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Histeroskopi. . Kadar progesteron serum. 9. 12. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. 13. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 11. 6. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Kadar hormon pada suami dan istri.

sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. b. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. . Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD).

2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Kemudian setelah sel telur dibuahi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS.c. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS).Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. PSK (Pekerja Seks Komersial). Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. 4. seperti : anak-anak usia remaja. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. . Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Dengan teknik ini. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Lalu setelah terjadi pembuahan. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. e.

3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b.pecandu narkotika. Kanker leher rahim pada wanita 3. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. diantaranya : 1. Tidak melakukan hubungan seks. Kondiloma Akuminata c.2. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2. Disebabkan Virus : AIDS.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. dll. Vaginosis Bakterial b. Infeksi yang menyebar 5. seperti lahir sebelum cukup umur. kaum homoseksual. Kemandulan baik pria atau wanita 2. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.2. Hepatitis B. berat badan lahir rendah. Pedikulosis Pubis 4. Herpes Genitalis.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. berbau dan gatal 9. atau terinfeksi PMS .2. diare dan keringat malam hari 8.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.2. 4. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2. Sifilis. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. yaitu: a. tidak berganti-ganti pasangan. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. Urethritis. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. lemah.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. 4. kehilangan berat badan. demam. 4. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Kehamilan di luar rahim 4. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.

Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. endometrim. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Pada pemeriksaan. nyeri rectum. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. dan tenesmus. Setelah terinokulasi. Alasan utamanya adalah: 1. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Pemeriksaan diagnostik . dia tidak selalu menunjukkan gejala. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dan testis pada pria. Saat berhubungan seks. dan rongga peritonium pada perempuan. Infeksi ekstra genital di faring. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. anus. demam. nyeri abdomen. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. 4. infeksi dapat menyebar ke prostat.2.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. vas deferens. uertra. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. sering berkemih dan malaise. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. vesikula seminalis. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. didikuti oleh sekret yang purulen. epydydymis. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Jika perempuan terinfeksi PMS. disuria. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. tuba fallopi . Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. gatal. dan limfodenopati leher. Untuk dapat menular. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2.

Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. lidah. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. leher rahim. . uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Fase Primer. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. vulva atau vagina. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. rektum. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. tenggorokan. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. tanpa disertai nyeri. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Dalam beberapa jam. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Cangker juga bisa ditemukan di anus. yang tersering adalah pada penis. bibir. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. kerusakan otak maupun kematian. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. juga tanpa disertai nyeri. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. rata-rara 3-4 minggu. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus.

2. demam dan anemia. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. wajah dan kulit kepala. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. mual. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Tulang juga bisa terkena. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. kaku kuduk dan ketulian. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Fase Laten. yang menyebabkan sakit kepala. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). gagal jantung atau kematian. Meskipun tidak diobati. ruam ini akan menghilang. Fase Sekunder. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. tumbuhnya perlahan. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Sifilis kardiovaskuler. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . 3. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. kehilangan nafsu makan. 4. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. . Pada saat ini jarang ditemukan. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Fase Tersier. batang tubuh bagian atas. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. lelah.

sekunder dan fase laten adalah baik. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. 2. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. mereka perlu menjalani pengobatan. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Pada fase primer atau sekunder. Gejala awal biasanya . 3. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Pada sifilis fase sekunder. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Pada sifilis fase primer. prognosis untuk sifilis fase primer. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Pemeriksaan ini lebih akurat. Pada fase tersier. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Untuk neurosifilis. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif.

tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pada wanita. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. menyebar ke bagian tubuh lainnya. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pada pria. kesemutann dan sakit. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.berupa gatal. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. luka herpes bisa sangat berat. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Untuk memperkuat diagnosa. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri.

disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Striktur uretra : penyempitan uretra. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Pria. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. rasa nyeri ketika berkemih. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Biasanya akan keluar nanah dari penis. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Pneumonia. bisa menyebabkan demam dan batuk. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. nyeri di perut bagian bawah. maka diagnosis . yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Infeksi saluran telur. a. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. b. Pada bayi baru lahir. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Wanita. Komplikasi 1. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. 2. Konjungtivitis. Pada pria dan wanita. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. bakteri yang menyebabkan gonore. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. bisa menyebabkan nyeri. Pada pagi hari.

yaitu sebanyak 5500 anak. sedangkan pada 80-90% kasus. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. tidak langsung menampakkan gejala. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Pada 10-20% kasus. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pada sekitar 20% penderita. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. pembengkakan kelenjar getah bening. jika tidak diobati. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Pertumbuhan yang jelek. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Melalui ASI. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. diare yang menetap atau berulang. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. penurunan berat badan. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. pembesaran hati dan limpa. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . demam yang berlangsung lama atau berulang. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut).

Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi jamur f. Infeksi parasit. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Meningitis e. biasanya pada tahun-tahun pertama. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Infeksi oportunistik virus. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Herpes j. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. penambahan berat badannya juga jelek. jamur dan parasit 5. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Pneumonia pneumokistik b. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. a. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Infeksi virus i.2. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Herpes zoster k. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. tergantung kepada beratnya penyakit. Infeksi bakteri d. misalnya berjalan dan berbicara. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. pneumonia dan meningitis) 4.

AZT.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. mual dan sakit kepala (terutama AZT). maka setelah berumur 18 bulan. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. polymerase chain reaction). ddI bisa merusak pankreas. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Jika bayi tidak terinfeksi. ddI. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. antibodi ini akan menghilang. diare dan gangguan perut. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. ddI. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Diagnosa Pada bayi baru lahir. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Dalam kelompok nucleoside. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. tetapi jika bayi terinfeksi. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya.

Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Tanpa pengobatan. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Pada awal penemuan virus HIV. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. dari 25% menjadi 8%. Pada persalinan normal. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru.

lelah dan tubuh agak membengkak. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. H. depresi. Penderita tipe H sekitar .50 tahun. Perubahan perubahan mood. 5. wajah terlihat sembab. Dr. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Abraham. C. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. ukuran panggul bertambah besar. pusing. Sekitar 40% wanita berusia 14 . 5. Teori lain bilang. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. dan D. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. menurut suatu penelitian. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Kemungkinan lain. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. meledak-ledak. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. AS. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. 5. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. dan nyeri di bagian perut. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. Selain itu.kekurangan gizi. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. karena hormon estrogen yang berlebihan. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. faktor kejiwaan. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. perasaan sensitif. Guy E.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Para peneliti melaporkan. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. masalah sosial. seperti mudah marah. sakit kepala. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.

. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. gangguan tidur. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. pembengkakan tangan dan kaki. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). PMS C 40%. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. 5. dan PMS D 20%. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. saraf tegang. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. perasaan labil. lemah. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. jantung berdebar. bingung. nyeri pada buah dada. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. pelupa. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain.b) c) d) e) 60%. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. sensitif. atau kurangnya magnesium. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. Bila saja Anda perhatikan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. ingin menangis. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. peningkatan berat badan sebelum haid. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. perut kembung. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. tinggi garam dalam diet makanan.

Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). tubuh dan payudara membengkak. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. secara umum. Namun. . itu belum tergolong masalah besar.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. 6. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. dan mood yang tidak menentu. PID.1. banyak makan. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. payudara sakit. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Secara rata-rata.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. berat badan bertambah. 6. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. seperti sakit kepala. lelah. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. nyeri sendi dan otot.

Pernah menderita penyakit menular seksual 5. gejalanya segera memburuk dan . Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. 4. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. 6. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. mikoplasma. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. streptokokus).3. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. 6. keguguran. persalinan. Pernah menderita PID 4.1. setelah menopause maupun selama kehamilan.1. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. gonore. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Di dalam tuba. Tuberkulosis. stafilokokus. aborsi dan biopsi endometrium). ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Skistosomiasis (infeksi parasit) 3.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri.

. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. 6. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.penderita bisa mengalami syok.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. mungkin perlu dilakukan pembedahan.1.1. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).

Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. sekitar 750.seni dan keagamaan 3. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. psikis. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.edukasi dan penyediaan pelayanan.yaitu : 1. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. sosial dan ekonomi.000 dilakukan oleh remaja. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.6. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Kehamilan karena incest 6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.antara lain : a.2.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. 6. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.2. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.3 juta pertahun. Di .2.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.

Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. pernah mengalami KTD atau aborsi . rujuk kepsikiater f. 4. dan keluarga berencana d. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. bersikap bersahabat dengan remaja 2. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. 1.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. psikis. 3.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. persalinan. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. panuk. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. bila ada risiko tinggi kehamilan. 2. sebagai petugas kesehatan harus : 1. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. konseling kehamilan. diselesaikan secara kekeluargaan b. bila ada gangguan kejiwaan. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. rujuk ke SpOG g.2.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. 6. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . tertekan atau setres. segera menikah c.

2. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.000 – 1. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.6. yaitu fetus belum viable by llaous. Dari 46 juta aborsi/tahun. padahal penduduk kota 1. inkompletus. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. 6.5 juta dilakukan di Indonesia. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. 2001). Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Agama dan Hukum.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. WHO memperkirakan ada 4. Etika ditinjau dari segi Etika. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.2. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. iminen dan sebagainya.36 kali lebih kecil dari pedesaan.2 juta aborsi dilakukan per tahun. 750. .000 gram.

Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. b. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). e. membatasi jumlah anak. panas tinggi. Wanita selalu disalahkan. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Abortus infeksious dan abortus septic. ini terbagi menjadi dua: a. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Alasan terjadinya Aborsi 1. TBC. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. b. 3. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih.2. 2. f. Abortus iminen. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. ginjal. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. 6. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam.2.6. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Sipilis atau karena kesalahan genetik. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. Missed abortion.

misal SMA. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Bayi tabung 3.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut.tersebut akan melakukan aborsi. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. 6. dengan teman-temannya. Suatu contoh konflik moral : 1. Batasan ini sering menakutkan. 4. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita.2. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Sewa rahim 4. 5. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 7. 6. 6. Bank sperma 5. Untuk mencegah penurunan moral etik.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Aborsi 2. Karena merasa malu. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan.

sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Terkadang sebuah androgen . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). haid tidak teratur. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Sebuah metode alternatif. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. IUD . Sebagai hasil dari temuan ini. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan kadang-kadang testosteron . biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. cincin vagina . yang disebut progestin. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. 7. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Testosteron juga dapat dimasukkan. troches. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Sebagai hasil dari temuan ini. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Dosis sering bervariasi siklis. cepat dan tidak terkendali. serangan jantung dan stroke . HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". dengan suntikan. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. tablet. progesteron atau progestin .disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . gel atau. redistribusi lemak dll). disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . krim. umumnya testosteron.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. lebih jarang. HRT tersedia dalam berbagai bentuk.

7.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Riwayat keluarga dan faktor genetic .1.5 x. menarche pada umur muda. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. 7. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara.multiparitas . Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder.nutrisi : defisiensi antioksidan 7.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. 8. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. 5. H.2. risiko meningkat 1 . menopause pada umur lebih tua.1 KANKER SERVIKS . penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. K. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. .2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. riwayat PHS. 2. Suheimi ).2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. 6. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. dan kehamilan pertama pada umur tua. 4. fibroadenoma. 3. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. . Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . . Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Pemakaian obat-obatan.2. dan fibrosis.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.2. Riwayat menstruasi c.3. 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Gambar hiperplasia endometrium 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hipertensi e. Obesitas b. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat infertilitas f. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. . Pemakaian estrogen g.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.3.

7.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. . permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.3. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. g. psikososial dan sosial spiritual. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Membantu melindungi kesehatan individual e.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. b. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu.

perdagangan adalah dunia laki- . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. politik.1. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. 8. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.1 Status Sosial 8.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Ketika sampel sampai ke laboratorium. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.1.kalau fasilitas tersedia lebih. 2. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. ekonomi. uterus. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional.ideal atau optimal.kalau fasilitas tersedia. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. ovarium. organ reproduksi lain dan rektum). Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).

Perlindungan hukum. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. b. khususnya dibidang politik. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Terutama dibidang politik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. c.1.laki. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. 8. kembali mengurus keluarga. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria.3 Dampak Status Sosial Wanita . Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan.

Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. psiko.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. . dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.1. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.

Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. 8. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. masyarakat dan Negara.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. . Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. a. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. b.1. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.

sehingga setiap orang tahu masalah tersebut.2. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.2 Peran Wanita 8. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria.2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. 8. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. hangat. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2. . Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.b. kecintaan. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. bebas. 8.

maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.Selain berperan sebagi ibu. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . b. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam.

Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . atau karena kelelahan.4. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. b. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria.2. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. karena kurang gizi. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. 8. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.2. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.

Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. 8. c. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) .5.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. mncuci pakaian. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. b.2. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.

termasuk ancaman tindakan tertentu. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. seksual atau psikologis.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. c. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1.Dibeberapa wilayah.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.

1.2.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . 9. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.

   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. malu. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. mual. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. kebingungan. ketakutan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. lemah.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. yang berkaitan langsung . terhina.2. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. disorganisasi. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. 9.

Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan.1 Kategori pelecehan seksual a. Anger rape. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Pelecehan seksual dengan ketakutan. 5). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.3. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4).3. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan seksual mental. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. 9. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). malu 3). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.

phobia sendirian. yaitu respon ekspresif (ketakutan. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. respon emosi korban terbagi menjadi dua. kemarahan. nyeri lambung. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. muntah.3. mimpi buruk. lelah.4 Respon korban pelecehan seksual 1. mual. menambah pengamanan.3. pindah rumah.3. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. gelisah. depresi. merasa terhina.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . 9. tegang.3. marah.3. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. ingin balas dendam. gatal dan keluar darah pada vagina. malu dan perasaan bersalah 2. menunduk dan lembut) 3. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. kehilangan kontrol diri.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. gangguan pola tidur.9.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. nyeri pada daerah pacinela. tampil tenang. sakit kepala. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. menyalahkan diri sendiri. takut.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. c. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.No. . eksploitasi & diskriminasi. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. 9. Selain itu. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. e. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. B. Hal ni b’tentangn dgn UU. Dampak biologis Scr biologis. d. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. seks. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.5. seks dg lawan jenisx.

Oleh karena itu patut ditentang. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 INCEST 10. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.1 Pengertian .1. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6. 9.6 PERKWINAN USIA TUA 9.5.6.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. 9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.

1.1. Empati dan penguatan terhadap korban b. Kurang pendidikan agama f. Tidak main hakim sendiri . Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.3 Pelaku dan Korban a. Orang2 yang lebih lemah 10.1.5. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Perlu adanya perhatian. Kurang perhatian dari orang tua 10.6 Penyelesaian a. Unwanted pregnancy b.a. Sosialisasi incest d. Kurang iman e. Orang yg lebih berkuasa b. Pergaulan d. Abortus 10. pengetahuan dan pendidikan 10. Faktor usia b. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Jenis kelamin c.4 Akibat Incest a.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Kejiwaan atau truma c. Pencegahan a. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Dengan melakukan incest c. b. Dengan memberikan pendidikan b.1.

2.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . b. Komplikasi berbagai penyakit 10. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. c. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Melaporkan kasus ke polisi 10. Pelecehan seksual b. c.2. b. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.2 Masalah Yang Timbul a. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.2.1 Pengertian a. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kehilangn rumah b. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Tindak kekerasan c.2. Wanita yang diperjual belikan f. berharap mendapatkan perlindungan. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Pemerkosaan d.c. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Perbudakan g. ISPA. 10.2 HOMELESS 10. Peperangan untuk menyelamatkan diri.

ahli kerohanian. sosiolog. mental (perilaku salah). Masyarakt sekitar dan umum d.3. Lingkungan yg sangat padat f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . bahan audiovisual dan alat peraga c. 10. Pribadi korban narkoba b.e. Sarana rekreasi e.1 Pengertian a. pertolongan dan harapan b. Tersedia dukungan . Perpustakaan dan buku. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10.3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a.3. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba.3. fisioterapi 10. psikolog.2 Subyek Rehabilitasi a. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. psikiater. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. TOGA. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Gembong dan pengedar narkoba 10.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tenaga professional sprt dokter. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Orang2 terdekat c.

menguasai ketrampilan kerja. c. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru.b. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.3. d. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. 10. b. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. hidup normal dalam hati kecil. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. c.

Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. penularan. d. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. f. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . keyakinan dan kepercayaan. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan.

Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.org) B. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. pelacuran dipandang negatif. namun toh dibutuhkan (evil necessity). Khusus laki-laki. malah jahat. tanpa penyaluran itu. Di kalangan masyarakat Indonesia. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat.wikipedia. seorang bapak gereja. (http://id. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Sundal selain meresahkan juga mematikan. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. digunakan istilah gigolo. C. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya .dimana menurut para ahli. wanita tuna susila." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas.

penerimaan. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. misalnya karena terlanjur berbuat. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. . maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. dan harga diri selayaknya orang dewasa. menginginkan hubungan seks ini. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. rasa aman. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri.

Penipuan .univrab. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. guru dan sebagainya. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. b.ac. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). yang salah satunya dalam masalah seks.id) A. c. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. semua menyedihkan. paman. (http://www. dan sekaligus berbahaya.

d. b. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. Persoalan – persoalan psikologis a. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. B. C. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. foto. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi.Faktor lain yaitu. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. film atau yang dipersamakan dengan film. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. . c. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. tulisan. video.

3. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Pemerintah 1. hepatitis B. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. penyedia perempuan panggilan) 2. Memberikan citra buruk bagi keluarga. 2. Individual 2. b. Sektor formal (kompleks lokalisasi.b. a. panti pijat. c. club malam. Menurut lokasinya : 1. Bantuan organisasi dan sindikat b. Klasifikasi : 1. Segregasi/lokalisasi 2. d. perempuan pendamping. Menurut jumlahnya. 2.herpes kelamin. Rumah panggilan ‘call house” 3. Keluarga 1. seperti gonore.sifilis. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. D. prostitusi dibagi dalam : 1. klamdia. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. dan HIV/AIDS. c. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Penanganan masalah PSK: a.

rupawan. atraktif. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. ayu. manis. beraneka warna. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. cepat. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A.d. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. Represif dan kuratif (menekan. Penanggulangan prostitusi 1. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita.

7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. gambar. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C.

infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. siphilis. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. HIV/AIDS. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. kehamilan. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe.

Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. terbaru.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. hilangnya rasa. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. PENGERTIAN a. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. 10.5 DRUG ABUSE A. . perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.

Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO. B. missal . serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . mengakibatkan ketergantungan. kokain b. misal : ampetamiin. NO. metilfenidad c. morfin c.d. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. rokok. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : LSD b. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. depresan. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. 05 TAHUN 1995 a. ganja. hipnotik. misal : barbiturate . minuman berakohol bersifat sedative (penenang). serta mempunyai potensi sedang. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. missal : Codein C. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.

kafein.d. kurang religious. penilaian diri negative. mescalin dan LSD. amfetamin c. Misal : opium. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. misal : Diazepam D. heroin. cenderung agresif. selalu menuntut. tidak sadar diri. memuaskan rasa ingin tahu. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. codein. EFEK YANG DITIMBULKAN a. dan sedative b. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. sifat antisocial. depresi. misal : ganja. kokain. dan mendapat pengalaman baru. E. melarikan diri dr sesuatu. sebagai lambing kemoderan. b.kurang PD. agar diterima kelompok ttn. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. memiliki gangguan jiwa (cemas. morfin. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. bahkan tertidur. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. apatis).

Abuse . komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. kehilangan BB. Kafein : gastritis. F. b. social yg kurang mendukung. d. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. ancaman fisik dr teman pengedar. keluarga terlalu permisisf. adanya murid pengguna. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. impotensi. e. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. opioida : kemandulan. malnutrisi. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik.c. gangguan haid. rekreasi atau santai. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. ortu otoriter. ancaman fisik sgt kuat. sakit . ekonomi. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. Lingkungan teman sebaya . Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. TINGKAT PEMAKAIAN a. G. c. kecewa. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin.

bronchitis. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Akibat gangguan mental emosional c. memperkuat kehidupan agama. Memburuknya kehidupan sosial H. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. akibat cara hidup kurang bersih. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. ciptakan suasan yg hangat. konseling bagi mahasiswa bermasalh.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. beri informasi yg benar. UPAYA PENCEGAHAN a. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. akibat pertolongan yg salah.jantung dan hipertensi. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. Nikotin : kanker paru. b. disiplin. luangkan waktu bersama. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. b. menjadi contoh yg baik. Melalui keluaga . bronkiektosis). Dalam hal ini (Cholil. hubungan guru murid baik. sikap positif ortu.

penjarakan anak. Upah Nominal. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. 2. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. mental.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi.4. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Teori Upah Tenaga Kerja. Upah Riil . 10. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Teori ini menerangkan: .

Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”.

anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. 4. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. 3. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. . Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. dan pengendalian jumlah penduduk. Oleh sebab itu wanita. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda.

KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Gender a. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 3. 2002 :4) d. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. 2003) c. 2002:2) b. 1998). Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2. hak. 1998) B. 2. 2003) c. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Karakteristik Sumber pembeda Visi. bukan karena perbedaan biologis (WHO.11. Pengertian Seksualitas a. fungsi. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social.

contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Sepanjang masa dimana saja. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5.4. kedamaian dll. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. tidak mengenal pembedaan kelas. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Sifat Harkat. kenikmatan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Tidak dapat dipertukarkan. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . perempuan “pantas’ dipimpin dll. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak.

contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya : di dalam suatu masyarakat. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. hamil. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dan kepala desa bahkan presiden. dikantor dan dimanapun berada. 4. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. tergantung pada tingkat pendidikan. contohnya di rumah. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. tergantung pada kebiasaan. 2. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun.Berlaku dimana saja. RW. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. membawa air dan kayu bakar. 3. 5. guru TK. Ciptaan Tuhan. contohnya perempuan bisa haid. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. suku dan umurnya. merawat anak-anak dan suami. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. wanita Buatan manusia. C. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman.

6. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. hak kawin . E. tafsiran agama. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Sejak anak berusia muda. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. keyakinan. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. permohonan kredit harus seijin suami. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah.Contoh . wanita sebagai konco wingking. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga.

istri menghina/mencela kemampuan seksual. Non fisik : pelecehan seksual. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Laki-laki mata keranjang. 3. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. perkosaan. jabatan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. 5. social atau politik.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. pelecehan terhadap wanita. jantan.wanita dinomor duakan. Kekerasan fisik : perkosaan. cantik dan keibuan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. karir dan pendidikan. wanita jadi obyek iklan. dan paksaan. ancaman. dan penyiksaan. rasional. bagian warisan wanita lebih sedikit. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Eksploitsi terhadap wanita. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. 4. kehebatan pada kemampuan seksualnya. laki-laki tlang punggung keluarga. pemukulan. janda mudah dirayu. Wanita macak-masak-manak. laki-laki sebagai pencari nafkah. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. perkasa. sehingga dinamakan pelabelan negative. Contoh .

Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. atau analisa data. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. b. wanita sebagai perawat. metode yang digunakan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Contonya sebagai berikut : a. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. 2. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . F.yang cukup cepat. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah.

Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Infeksi Menular Seksual H. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Keluarga Berencana 3. psikologi dan social). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. masalah pergaulan bebas . kehamilan remaja. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. 1. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. 2. . G. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG).a. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). melahirkan. b. Kesehatan Reproduksi Remaja 4.

kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. HIV. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis).3. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . 6. 4. 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. khusunya berkaitan dengan IMS. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Namun keterlibatan . Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. dan AIDS. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5.

TBC . Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Olah raga secara teratur f.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. bahan racun maupun alergi e. Isolasi terhadap penyakit menular c. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. d. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --.

Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.7 tahun pada 1990. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan.d. b. d. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. kemudian 64. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. e. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Misal . Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. dan korban narkoba b.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. . 4. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. 13. dan 70 tahun pada 2000. rehabilitasi PSK.

Pola Makan . 1. seperti penyakit kanker. diluar soal takdir tentunya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan data. Dr. Menurut Prof. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Ali Khomsan. jantung koroner. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia.Strees Atau Tekanan C. 1. Ir. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. diluar soal takdir tentunya. Ali Khomsan. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. . Ir. .Lingkungan Tempat Tinggal . Dr. tergantung dari beberapa faktor. diabetes dan stroke.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Penyebab panjangnya umur manusia.

Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. daging. seperti telor. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. bila anda berhenti merokok. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu.. . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. . Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. 1.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Sir Richard Peto. susu. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok. dsb.Pada awal usia 50 tahunan. Banyak orang yang . mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. keju. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. . Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. . “Bahkan setelah 20 tahun.

Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.5 juta orang atau 7. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. semakin banyak orang merokok. 1. Sejak penelitian ini dilakukan. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.” katanya. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. antara lain penyakit jantung. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Di negara berkembang dewasa ini. stroke. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. dan berbagai macam kanker. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Pada usia 50 tahun.Wajah kemerahan .mengaku tak bisa berhenti merokok. stroke. dan berbagai penyakit kronis lain”.0 juta atau 11. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15.6% dari total penduduk. kanker paru.5% dari total penduduk. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.

Kulit kering .Gangguan tidur . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Depresi .Sakit kepala .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). stroke. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. tidak saja untuk kesehatan umum anda. jantung koroner. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Masalah kandung kemih .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Mudah pingsan . Diet Asia ini: . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Keringat pada malamm hari . kanker usus besar. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Daya ingat menurun .Kekeringan didaerah vagina .Emosi yang mudah berubah-rubah .Sulit konsentrasi . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Mengatasi menopause. Olahraga merupakan hal yang penting. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .

Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis..Membatasi masukan daging . . preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Semakin tua seseorang.Kaya akan berbagai macam buah. untuk mengurangi rasa sakit 1.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. semakin mudah terserang osteoporosis. Alkohol. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. . Namun demikian. . kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah..Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. sayur serta kacang-kacangan .

4. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. dan lain sebagainya. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. . termasuk kehidupan seksualitasnya. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi.1 KESIMPULAN 1. 5. 2. nilai anak dan keluarga. Misalnya program KB. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.Kesehatan.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. 3. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Dampak pembangunan ekonomi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 3. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya.BAB III PENUTUP 3. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.

Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.T 9. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Jakarta. Abdurrahman. 1996. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio.Si. dkk. Manuaba. 8. pengertian dan implikasi. 3. Jakarta. www. 1995. Jakarta. Pustaka Sinar Harapan. Anna Marie. Yogyakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Anna Marie. Wahid. Kartono. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 2. 4. 1996.kespro. PPK-UGM. Midwiferysite. S. 1996.info/hak-hakreproduksi . Seksualitas.Daftar pustaka 1.Jakarta. dan Ford Foundation.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Pustaka Sinar Harapan. 1998. Pusat penelitian Kependudukan UGM. www. 5. Wattie. 1998.blogspot. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. EGC. Yogyakarta. 7.com/Endah Purnasari. Yogyakarta. Wattie. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful