MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. jiwa.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 1996) 1. (UU Kesehatan No. dan sosial secara utuh. dan sosial yang utuh. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.BAB II PEMBAHASAN 1. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . (BKKBN. spiritual memiliki hubungan yang serasi. mental. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. serta fungsi dan prosesnya. selaras. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. fungsi serta prosesnya. (WHO. mental. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. (Depkes. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi.

Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Hak Asasi Manusia 9. keterbatasan SDM) 8. prilaku praktikyang berbahaya. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. rentan kekerasan. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. mental dan psikososial) 4. Kesehatan (mencakup fisik. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. kurangnya perlindungan hukum. ICPD+5. 1999 .

5. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . pelayanan kebidanan. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. 2. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 6. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. 7. wanita usia subur. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. hingga meninggal. misalnya kanker serviks. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. menopause. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. mutilasi genital. klimakterium. PSIR. pemeriksaan secara sukarela.1. remaja.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. bayi. 4. konseling dan tindak lanjut 1. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. fistula dll. 3.

4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. 1. dan terbebas dari paksaan. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku.penyakit hubungan seksual. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. termasuk HIV/AIDS. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. baik kesehatan jasmani maupun rohani.

Menurut BKKBN 2000. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. tokoh masyarakat. dan pelecehan seksual. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. kekerasan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. tokoh agama. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. . Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. penyiksaan. dan swasta. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. LSM/LSOM.

organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.000 d. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi.000 c. jumlah oorganisme adalah : a. Pematangan pertama ovum . bukan karena adanya hormone esterogen.000 b. Umur 16-25 tahun : 159. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. <Bahankuliahkesehatan> 1. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Umur 6-15 tahun : 439. Umur 35-45 tahun: 34. Bayi baru : 750. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Menurut umur wanita. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Masa menaupose : semua hilang. Oogonia b. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Liquor folliculi e. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Primary ovarian fillicel d. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge.000 e.

Spermatozoon (sperma) 3. Spermatid. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Spermatosid kedua. 4. 2. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. kemudian tumbuh menjadi e. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Setelah bayi laki-laki lahir. Spermatosid pertama. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Konsepsi dapat terjadi. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. . Spermatogenium. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Pada masa pubertas. 3. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. membelah dua d. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. membelah dua b.f. terdiri atas kepala. dan ekor. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. membelah dua c. Secara embrional. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Setelah itu.

perubahan kimia terjadi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. . 1986). sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Begitu sperma telah memasuki ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Misalnya.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. melunak dan sedikit berdilatasi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. lender kembali menjadi kental. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. yang meningkat sebesar 0. sekitar waktu ovulasi. licin. 1992). sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. dan banyak (Flynn. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. dan jumlahnya menurun (Norman. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. serviks memendek. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. lengket. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Setelah ovulasi. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya.

Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Walaupun demikian. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. 2.5 derajat Celsius. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Apabila mensttruasinya tidak teratur. 3. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi.

o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Hari ke 4-5 blatokista bebas.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. pembentukan alur. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu keempat : . Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur.

bumbung saraf menutup. usia 37-42 hari. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. usia 35-38 hari. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Sinus serviklis menutup. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. peredaran darah berfungsi. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. .o Perkembagan bentuk badan. telapak kaki samara-samar. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Telapak tangan amat jelas.75-1 mm . Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. usia 31-35 hari. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Terbentuk tepek telingga. telinga dan hidung mengalami rudimenten.

o o o Stadium 23 : histologi. .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.5 cm . Gambaran wajah dapat dilihat.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Pembentukan lempeng osifikasi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2.Reflek babinski positif. Ekstremitas terbentuk. .Terjadi gerakan janin spontan. . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. . Diakhir minggu ke 8 gestasi.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. . Pengolahan bertahap pada kepala. . organogenesis telah lengkap.Panjang 7-9 cm . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. Ekor mengalami retrogesi.Berat 45 gram .  Minggu ke 12 : . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.

ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. atau beratnya mencapai 601 gram.Terdapat simpanan lemak subkutan . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Berat 1600 gram .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Berat 1200 gram .Panjang 35-38 cm . .Alfeolus paru matang .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Panjang 38-43 cm . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .

Panjang 42-49 cm . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur. karbohidrat dan kalsium . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .. Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Berat 3000 gram . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Berat 1900-2700 gram .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Plantar mulai banyak .Terdapat simpanan glikogen.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Reflek moro aktif . besi.Panjang 48-52 cm .Laguno menghilang .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Terbentuk cadangan zat besi . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Ginjal janin aktif .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Simpanan lemaksubkutan meningkat .

yang meliputi DM. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Bayi dan Anak . Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). penyebeb infertilitas pada wanita. psikologis. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone.ovum yang sudah di buahi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Dari perspektif psikologi. Misalnya kista atau tumor ovarium. 1. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Penyakit sistematik. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. 2. kelenjar hipofisis. atau kombinasi keduanya. yang dapat disebabkan oleh faktor. Oleh karena itu. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Lebih lanjut lagi. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas.

penyakit lain disemua usia dan kekerasan. sunat perempuan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. 1.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. ASI Eksklusif 2. menyusui serta pemberian suplemen. imunisasi. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. kurang gizi (malnutrisi). Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. kesehatan lingkungan. pelayanan antenatal. kesakitan dan kematian BBLR. pelayanan kesehatan primer. Remaja . persalinan. dll. postnatal.

dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Tanda-tanda primer . Secara tradisi. dan siap dinikahkan. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Perubahan fisik 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

17. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. 5. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. kekerasan. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Kadar estrogen yang cukup. termasuk rabun. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Penyakit jantung koroner 9. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 1. kanker saluran reproduksi. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. 3. 2. ISR/IMS/HIV/AIDS. informasi dan pengobatan dini. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. payudara/kanker prostat. Asuhan apa yang diberikan 6. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. diagnosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . termasuk rabun. prolaps/osteoporosis. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Perhatian pada problem menopause 7. Perhatian pada penyakit utama degeneratif.

yang dipengaruhi factor keturunan. 12. gelisah. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. sukar tidur. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. kesempatan memperoleh pendidikan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. . Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. antara lain: 1. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. 17. misalnya keadaan sosial ekonomi. Osteoporosis 11. Deteksi dini kanker rahim. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. kerja dan kedudukan. 15. 10. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. kecacatan dan kematian. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Gangguan mata 13. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. 14.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer.

Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21.2. Keterbatasan biaya 4. 3. 18. Beban ganda. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . d. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Seperti diketahui. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. misalnya dalam ber-KB. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. antara lain karena: 1. 2. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya.

faktor luar 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Budaya setempat 4. Kemampuan intelektual 3. faktor dalam 1. Sikap orang tua 4. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Sistem reproduksi 23. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Keluarga 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Gizi 3.3. Keadaan hormonal tubuh 4. Lingkungan 2. Diskriminasi social 4. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Kondisi ibu 3. Emosi dan sifat 2.

943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Sementara 82% lainnya. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. . Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. Masa usia lanjut (klimakterium. menopause.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menunjukkan 13. Survei dilakukan kepada 33.1 Defenisi Remaja a. b. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. menggunakan alat kontrasepsi. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. 3.

maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Perubahan tersebut ialah : a. DeBrun (dalam Rice.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). d. e. d. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. b. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). e. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. 2. f. g. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. . c. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya.c. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. 3. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Perubahan yang terjadi..

Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. termasuk HIV/AIDS. 3. sehingga misalnya mudah berkelahi. Mampu berpikir abstrak. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. sehingga remaja menjadi : a. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. khususnya bagi perkembangan otot. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. senang memberikan kritik b. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Ingin mengetahui hal-hal baru. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. keadaan ini . sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Jaringan selain tulang. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. antara lain : a. usus bertambah panjang dan bertambah besar. sensitif ( mudah menangis. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Perkembangan intelegensia. b. 4. frustasi dan tertawa ) b. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. sehingga remaja menjadi: a. cemas. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun.1. 2. Status remaja tidak jelas. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. pada usia tujuh belas atau delapan belas. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. 2. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Perubahan emosi.

Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. e. remaja sangat perlu . Manakala tubuh juga mengalami transisi. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. maka pada masa seperti ini. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. minum-minuman keras. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. yaitu dengan merokok. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. c. 3. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Pengenalan mengenai sistem. Dikatakan demikian karena sulit diatur. d.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Masa remaja sebagai periode perubahan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. serta keinginan akan kebebasan.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. f. cenderung berperilaku yang kurang baik. g. Hak-hak reproduksi 9. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. musik. rasio 2 berbanding 1. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. kerja dan rekreasi. efek samping. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. sikap dan perilaku. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. . Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. video. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. 8. 6. 5. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. fil. Media massa hiburan (radio. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. kekerasan substansial. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. 7. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. televisi. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi.

perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 4. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Infertilitas primer . hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Beberapa budaya. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 10. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. 9. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual.

cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. 4. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Di dalam duktus ejakulatorius. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Dari epididimis. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar).adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Dari testis kiri dan kanan.2 Penyebab a. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang.

Kekurangan hormon 4. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Impotensi 3. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. spironolakton dan nitrofurantoin). 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Polusi lingkungan. 2. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. 5.

d) Kista ovarium. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . e) Infeksi panggul. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1.mengalami menstruasi (amenore). h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Selama fase folikuler. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. c) Kelainan hormon. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Penyakit menular seksual 3. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. i) Kelainan pada tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. d) Kekurangan gizi. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. f) Tumor.

lendir menjadi basah. pergerakan. Pada fase ovulatoir. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Postcoital test (PCT). lendir tampak seperti pohon pakis. sebelum beranjak dari tempat tidur. 2. Varikokel (pria) 7. 4. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.6-10 cm tanpa terputus. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Setiap pagi.ini. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Endometriosis 10. Bila dilihat dengan mikroskop.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. elastis dan licin. Pengukuran suhu tubuh basal. . 10-15% wanita menjadi mandul) 4. jika terjadi peningkatan sebesar 0. 3. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Dalam keadaan normal. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 4. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Gondongan (pria) 6.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma.

6. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Kadar progesteron serum. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Tanpa pengobatan. 11. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Progestin challenge 10. Prognosis Sekitar 85-90% kasus.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Kadar hormon pada suami dan istri. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 14. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Biopsi endometrium 7. 12. 13. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Histeroskopi. 4.5. . 9.

kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. . IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. b.

e. Dengan teknik ini.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. PSK (Pekerja Seks Komersial). ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. . terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe.c. Lalu setelah terjadi pembuahan. 4. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. seperti : anak-anak usia remaja.

menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Kondiloma Akuminata c. berbau dan gatal 9. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Hepatitis B.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. diantaranya : 1.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. yaitu: a.2. 4. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. lemah. tidak berganti-ganti pasangan.2. Infeksi yang menyebar 5. kaum homoseksual. kehilangan berat badan. berat badan lahir rendah.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d.pecandu narkotika. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Kehamilan di luar rahim 4. Vaginosis Bakterial b. Pedikulosis Pubis 4. dll. Kanker leher rahim pada wanita 3. Urethritis. demam. 4. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. diare dan keringat malam hari 8. seperti lahir sebelum cukup umur.2. Tidak melakukan hubungan seks. Herpes Genitalis. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Disebabkan Virus : AIDS. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2.2. atau terinfeksi PMS . pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. 4. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Sifilis.

Jika perempuan terinfeksi PMS. sering berkemih dan malaise.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. epydydymis. tuba fallopi . Alasan utamanya adalah: 1. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. 4.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Pemeriksaan diagnostik . Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. dan testis pada pria. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. uertra. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. infeksi dapat menyebar ke prostat. dan rongga peritonium pada perempuan. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Pada pemeriksaan. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. vas deferens. Setelah terinokulasi. endometrim. Infeksi ekstra genital di faring. Untuk dapat menular. gatal. nyeri rectum. demam. nyeri abdomen. dan tenesmus.2. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Saat berhubungan seks. dia tidak selalu menunjukkan gejala. didikuti oleh sekret yang purulen. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. dan limfodenopati leher. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. vesikula seminalis. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. disuria. anus. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual.

leher rahim. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. tenggorokan. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). rektum. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. vulva atau vagina. Fase Primer. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. tanpa disertai nyeri. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. . Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. kerusakan otak maupun kematian. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Dalam beberapa jam. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. bibir. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. yang tersering adalah pada penis. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. lidah. juga tanpa disertai nyeri. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. rata-rara 3-4 minggu. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan.

bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. tumbuhnya perlahan. Pada saat ini jarang ditemukan. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. mual. ruam ini akan menghilang. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. . penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. wajah dan kulit kepala. 4. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Meskipun tidak diobati. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. kaku kuduk dan ketulian. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. batang tubuh bagian atas. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Fase Sekunder. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. demam dan anemia. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. gagal jantung atau kematian. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Tulang juga bisa terkena. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. yang menyebabkan sakit kepala. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. 3. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Fase Laten. Fase Tersier. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Sifilis kardiovaskuler. lelah. kehilangan nafsu makan. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu.2. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice).

semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. sekunder dan fase laten adalah baik. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Untuk neurosifilis. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Gejala awal biasanya . Prognosis Setelah menjalani pengobatan. 2. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pada fase tersier. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. 3. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Pemeriksaan ini lebih akurat. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Pada sifilis fase sekunder. Pada sifilis fase primer. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pada fase primer atau sekunder. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. mereka perlu menjalani pengobatan. prognosis untuk sifilis fase primer. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi.

lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. menyebar ke bagian tubuh lainnya. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Untuk memperkuat diagnosa. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Pada wanita. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. luka herpes bisa sangat berat. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Pada pria. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. kesemutann dan sakit. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium.berupa gatal. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri.

infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. b. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Timbul rasa sakit waktu berkemih. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. bisa menyebabkan demam dan batuk. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. nyeri di perut bagian bawah. Pada bayi baru lahir. 2. Pada pagi hari. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Striktur uretra : penyempitan uretra. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. bisa menyebabkan nyeri. Wanita. Infeksi saluran telur. Pada pria dan wanita. Komplikasi 1. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Pneumonia. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. a. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. maka diagnosis . tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. bakteri yang menyebabkan gonore. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Pria. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Epididimitis : infeksi pada epididimis.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. rasa nyeri ketika berkemih. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Konjungtivitis.

anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. pembesaran hati dan limpa. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. demam yang berlangsung lama atau berulang. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). penurunan berat badan. yaitu sebanyak 5500 anak. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). tidak langsung menampakkan gejala. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. jika tidak diobati. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. sedangkan pada 80-90% kasus. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. diare yang menetap atau berulang. pembengkakan kelenjar getah bening. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Melalui ASI. Pertumbuhan yang jelek. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Pada sekitar 20% penderita. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Pada 10-20% kasus.

Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Dalam waktu 2-3 bulan. misalnya berjalan dan berbicara. Kandidiasis (infeksi jamur) h. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi parasit. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Herpes zoster k. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik b. Infeksi jamur f. Meningitis e. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Herpes j. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. pneumonia dan meningitis) 4. tergantung kepada beratnya penyakit. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. penambahan berat badannya juga jelek. a. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. jamur dan parasit 5. Infeksi virus i. Infeksi oportunistik virus.2. Infeksi bakteri d. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. biasanya pada tahun-tahun pertama. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah.

bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. polymerase chain reaction). Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Diagnosa Pada bayi baru lahir. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). ddI. maka setelah berumur 18 bulan. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. ddI bisa merusak pankreas. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Jika bayi tidak terinfeksi. tetapi jika bayi terinfeksi. ddI. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. AZT. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. antibodi ini akan menghilang. diare dan gangguan perut. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Dalam kelompok nucleoside. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV.

Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. dari 25% menjadi 8%. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Pada awal penemuan virus HIV. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Tanpa pengobatan. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada persalinan normal.

Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. menurut suatu penelitian. masalah sosial. Teori lain bilang. Kemungkinan lain. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. sakit kepala.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. 5. dan D. faktor kejiwaan. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Penderita tipe H sekitar . Dr.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. ukuran panggul bertambah besar. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. wajah terlihat sembab. perasaan sensitif. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya.50 tahun. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. 5. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Perubahan perubahan mood. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. 5. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. C. depresi. H. Selain itu. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. karena hormon estrogen yang berlebihan. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. AS.kekurangan gizi. pusing. meledak-ledak. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Para peneliti melaporkan. Abraham. seperti mudah marah. dan nyeri di bagian perut. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. lelah dan tubuh agak membengkak. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. Guy E.

tetapi beberapa peneliti mengatakan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Bila saja Anda perhatikan. . bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. ingin menangis. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. gangguan tidur. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. saraf tegang. dan PMS D 20%. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). tinggi garam dalam diet makanan. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. 5. pelupa. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. perasaan labil. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A.b) c) d) e) 60%. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. perut kembung. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. nyeri pada buah dada. bingung. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. lemah. sensitif. PMS C 40%. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. pembengkakan tangan dan kaki. atau kurangnya magnesium. peningkatan berat badan sebelum haid. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. jantung berdebar.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda.

biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. 6. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. banyak makan. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. secara umum. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Namun. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. lelah. itu belum tergolong masalah besar.1. dan mood yang tidak menentu. seperti sakit kepala. berat badan bertambah. payudara sakit. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. 6.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. PID. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. tubuh dan payudara membengkak. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. nyeri sendi dan otot. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim).1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. . sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Secara rata-rata. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang.

Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Faktor resiko terjadinya PID: 1. 6. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Berganti-ganti pasangan seksual 3.1. aborsi dan biopsi endometrium). Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. mikoplasma. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. 4.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Pernah menderita PID 4. Di dalam tuba. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. stafilokokus.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). gejalanya segera memburuk dan .3. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. setelah menopause maupun selama kehamilan.1. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. 6. persalinan. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. gonore. keguguran. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Tuberkulosis. streptokokus).

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.penderita bisa mengalami syok.1. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. . mungkin perlu dilakukan pembedahan. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. 6.1. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. 6. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).

yaitu : 1. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .antara lain : a. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. 6.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.3 juta pertahun.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .edukasi dan penyediaan pelayanan.seni dan keagamaan 3. Di . Kehamilan karena incest 6. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. psikis. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. sosial dan ekonomi.2. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.6. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.000 dilakukan oleh remaja. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.2. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). sekitar 750.

Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . tertekan atau setres. psikis. sebagai petugas kesehatan harus : 1. bersikap bersahabat dengan remaja 2. konseling kehamilan. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. bila ada gangguan kejiwaan. 1. rujuk ke SpOG g. 6. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. bila ada risiko tinggi kehamilan. diselesaikan secara kekeluargaan b. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. panuk. rujuk kepsikiater f. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. 4.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. 3. persalinan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. pernah mengalami KTD atau aborsi . pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. dan keluarga berencana d. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. segera menikah c.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. 2.2. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi.

5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Dari 46 juta aborsi/tahun.2. inkompletus. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu.36 kali lebih kecil dari pedesaan.5 juta dilakukan di Indonesia. .000 – 1. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.2. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. iminen dan sebagainya. padahal penduduk kota 1. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Etika ditinjau dari segi Etika. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. 2001). Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. 6. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. WHO memperkirakan ada 4. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. yaitu fetus belum viable by llaous. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Agama dan Hukum. 750. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).000 gram.6.

b. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. TBC. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). b. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. membatasi jumlah anak. Abortus infeksious dan abortus septic. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Alasan terjadinya Aborsi 1. f.6.2. Abortus iminen. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. e. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Missed abortion. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. 2. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Sipilis atau karena kesalahan genetik. 6. jarak kehamilan yang terlalu pendek. ginjal. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. ini terbagi menjadi dua: a. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. panas tinggi. Wanita selalu disalahkan. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. 3.2.

perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Bank sperma 5. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya.2. 4. Batasan ini sering menakutkan. Suatu contoh konflik moral : 1. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. 5. 6. Sewa rahim 4. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang .3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. dengan teman-temannya. misal SMA. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Aborsi 2. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 7. Bayi tabung 3. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Karena merasa malu. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Untuk mencegah penurunan moral etik.tersebut akan melakukan aborsi.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. 6. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. 6.

gel atau. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Sebagai hasil dari temuan ini. lebih jarang. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. krim. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. 7. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Sebagai hasil dari temuan ini. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . dan merupakan inovasi yang lebih baru. cincin vagina .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. haid tidak teratur. dan kadang-kadang testosteron . Testosteron juga dapat dimasukkan. troches. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Sebuah metode alternatif. dengan suntikan. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . yang disebut progestin. Terkadang sebuah androgen . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . redistribusi lemak dll). tablet. progesteron atau progestin . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Dosis sering bervariasi siklis. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. cepat dan tidak terkendali. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. serangan jantung dan stroke . umumnya testosteron. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . IUD . HRT tersedia dalam berbagai bentuk.

Pemakaian obat-obatan. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. H. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. menopause pada umur lebih tua. .multiparitas . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. dan kehamilan pertama pada umur tua.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. 3. 7. dan fibrosis. fibroadenoma.1. riwayat PHS. risiko meningkat 1 . K. . menarche pada umur muda. 7. Suheimi ). . Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 5.1 KANKER SERVIKS . penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara.5 x. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. 8. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.2.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. 2. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.2.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. 4. 6.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .nutrisi : defisiensi antioksidan 7.

Diabetes mellitus (DM) d.3.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Pemakaian estrogen g.2.3. Riwayat menstruasi c. Riwayat infertilitas f. Obesitas b. 7. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Hipertensi e. Gambar hiperplasia endometrium 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. .

Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. .3. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. psikososial dan sosial spiritual. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. g. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.3. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. 7. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Membantu melindungi kesehatan individual e. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. b. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.

Ketika sampel sampai ke laboratorium.1. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan.kalau fasilitas tersedia. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. ekonomi.kalau fasilitas tersedia lebih. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. 2. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.ideal atau optimal. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. uterus. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. politik.1. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. perdagangan adalah dunia laki- . Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. ovarium. 8.1 Status Sosial 8. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. organ reproduksi lain dan rektum). Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .

Terutama dibidang politik.3 Dampak Status Sosial Wanita . bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. b. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. c.laki. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Perlindungan hukum. kembali mengurus keluarga. 8. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. khususnya dibidang politik.1. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria.

. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.1. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. psiko.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.

maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. a. masyarakat dan Negara.1. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. . Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. b. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. 8. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.

mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.2.b. bebas. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. 8. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. hangat.2 Peran Wanita 8. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.2. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. 8. . Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. kecintaan. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.2. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat.

maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya.Selain berperan sebagi ibu. b. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban.

Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. 8. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. atau karena kelelahan.2.4. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . 8.2. karena kurang gizi. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. b. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.

maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. mncuci pakaian. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya.5. 8. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.2. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). b. c. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.1.Dibeberapa wilayah. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. c. seksual atau psikologis.1. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. termasuk ancaman tindakan tertentu. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.

   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama.1.2. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).

ketakutan. mual.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. lemah. yang berkaitan langsung . mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. disorganisasi. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. 9. malu. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. terhina. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.2. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.2. kebingungan.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.

Pelecehan seksual mental. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).2 Macam-macam pelecehan seksual 1).3. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. Pelecehan seksual dengan ketakutan.1 Kategori pelecehan seksual a. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. 5). yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. 9.3. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Anger rape. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). malu 3).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b.

nyeri pada daerah pacinela.3. gangguan pola tidur. kemarahan. menunduk dan lembut) 3. takut. gatal dan keluar darah pada vagina. mual. phobia sendirian. respon emosi korban terbagi menjadi dua. mimpi buruk. merasa terhina. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. depresi. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. yaitu respon ekspresif (ketakutan. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. pindah rumah.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. menambah pengamanan. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. nyeri lambung. malu dan perasaan bersalah 2.9. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. lelah. ingin balas dendam. menyalahkan diri sendiri. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . muntah.4 Respon korban pelecehan seksual 1. kehilangan kontrol diri. sakit kepala. tegang.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.3.3. 9.3. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. gelisah. tampil tenang. marah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.3.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Selain itu. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. seks. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. eksploitasi & diskriminasi. e. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. B.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. seks dg lawan jenisx. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. d. 9. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. c. Dampak biologis Scr biologis.5. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub.No. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Hal ni b’tentangn dgn UU. . Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.

6 PERKWINAN USIA TUA 9.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Oleh karena itu patut ditentang. 9.1 Pengertian .1. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.6.1 INCEST 10. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). 9. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.5.

Kurang pendidikan agama f. Tidak main hakim sendiri . Kurang perhatian dari orang tua 10.1. Perlu adanya perhatian. Dengan memberikan pendidikan b.5. Kejiwaan atau truma c. Dengan melakukan incest c. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. pengetahuan dan pendidikan 10.1. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Jenis kelamin c.6 Penyelesaian a. Faktor usia b.1. Orang yg lebih berkuasa b. Sosialisasi incest d. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Empati dan penguatan terhadap korban b. b. Abortus 10.3 Pelaku dan Korban a.1. Pencegahan a.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Orang2 yang lebih lemah 10. Kurang iman e. Unwanted pregnancy b.a. Pergaulan d.4 Akibat Incest a.1.

Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .2 HOMELESS 10. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Wanita yang diperjual belikan f. c. Peperangan untuk menyelamatkan diri. b.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. c. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. berharap mendapatkan perlindungan. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Melaporkan kasus ke polisi 10. Pelecehan seksual b. Perbudakan g.2.2.1 Pengertian a. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Tindak kekerasan c.2. b. Kehilangn rumah b.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Pemerkosaan d. ISPA. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Komplikasi berbagai penyakit 10.2 Masalah Yang Timbul a. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. 10.2. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.c.

Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Gembong dan pengedar narkoba 10.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. psikiater. psikolog. fisioterapi 10. Lingkungan yg sangat padat f. ahli kerohanian.2 Subyek Rehabilitasi a. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3. Jadwal harian atau program kegiatan f. 10. Perpustakaan dan buku. mental (perilaku salah). Tersedia dukungan . Tenaga professional sprt dokter. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. TOGA. Pribadi korban narkoba b. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. sosiolog.3. Masyarakt sekitar dan umum d. Sarana rekreasi e.3. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. bahan audiovisual dan alat peraga c. Orang2 terdekat c.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.3. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain.1 Pengertian a. pertolongan dan harapan b.e.

hidup normal dalam hati kecil. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). 10. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). menguasai ketrampilan kerja. d. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. c.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba.3. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain.b. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. b. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. c.

penularan. d. f. kekuatan dan harapan dr Tuhan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. keyakinan dan kepercayaan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA.

Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom.org) B. pelacuran dipandang negatif. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya .dimana menurut para ahli. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki)." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. seorang bapak gereja. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. digunakan istilah gigolo. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. malah jahat. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. namun toh dibutuhkan (evil necessity). Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan.wikipedia. tanpa penyaluran itu. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. (http://id.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Khusus laki-laki. Sundal selain meresahkan juga mematikan. C. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). wanita tuna susila. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.

keingintahuannya begitu besar terhadap seks. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. misalnya karena terlanjur berbuat. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. penerimaan. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. . dan harga diri selayaknya orang dewasa. menginginkan hubungan seks ini. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. rasa aman. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya.

Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. dan sekaligus berbahaya. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. c. Penipuan .id) A. b. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. yang salah satunya dalam masalah seks. paman. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. semua menyedihkan. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. guru dan sebagainya. (http://www. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.univrab. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.ac.

c. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. . video.Faktor lain yaitu. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. tulisan. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. b. B. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. film atau yang dipersamakan dengan film. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. C. foto. d. Persoalan – persoalan psikologis a. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar.

Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . panti pijat. seperti gonore. Pemerintah 1. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat.herpes kelamin.sifilis. c. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. klamdia. hepatitis B. club malam. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Rumah panggilan ‘call house” 3.b. d. Klasifikasi : 1. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. prostitusi dibagi dalam : 1. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Keluarga 1. D. 2. perempuan pendamping. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Bantuan organisasi dan sindikat b. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Segregasi/lokalisasi 2. c. b. Penanganan masalah PSK: a. 2. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. 3. a. Menurut lokasinya : 1. Individual 2. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Menurut jumlahnya. dan HIV/AIDS. penyedia perempuan panggilan) 2.

Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. beraneka warna. rupawan. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. ayu.d. cepat. Represif dan kuratif (menekan. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . manis. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Penanggulangan prostitusi 1. atraktif.

Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.

Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. HIV/AIDS. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. siphilis. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. kehamilan.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D.

Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. terbaru. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. hilangnya rasa. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. . 10.5 DRUG ABUSE A. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. PENGERTIAN a.

mengakibatkan ketergantungan. kokain b. morfin c. ganja. 05 TAHUN 1995 a. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. B. misal : ampetamiin. metilfenidad c. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.d. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. misal : barbiturate . serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. NO. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. missal : LSD b. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. depresan.NO. rokok. serta mempunyai potensi sedang. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. missal : Codein C. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. hipnotik.2 TAHUN 1997 a. missal .

Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. sebagai lambing kemoderan. dan sedative b. apatis). Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. morfin. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. tidak sadar diri. heroin. dan mendapat pengalaman baru. selalu menuntut. Misal : opium. codein. EFEK YANG DITIMBULKAN a. depresi. memiliki gangguan jiwa (cemas. melarikan diri dr sesuatu. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. b. agar diterima kelompok ttn. amfetamin c. penilaian diri negative. sifat antisocial. mescalin dan LSD.kurang PD. misal : Diazepam D. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. memuaskan rasa ingin tahu. bahkan tertidur. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. kurang religious. kokain. kafein.d. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. cenderung agresif. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . E. misal : ganja.

ancaman fisik dr teman pengedar. malnutrisi. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. kehilangan BB. Recreation use : hanya untuk bersenang2. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. social yg kurang mendukung.c. rekreasi atau santai. b. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ekonomi. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Abuse . opioida : kemandulan. d. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. c. ortu otoriter. TINGKAT PEMAKAIAN a. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. impotensi. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Kafein : gastritis. adanya murid pengguna. F. gangguan haid. Lingkungan teman sebaya . sakit . Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. e. kecewa. G. keluarga terlalu permisisf. ancaman fisik sgt kuat. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia.

jantung dan hipertensi. sikap positif ortu. memperkuat kehidupan agama. Memburuknya kehidupan sosial H. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. luangkan waktu bersama. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Nikotin : kanker paru. akibat cara hidup kurang bersih. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. bronchitis. disiplin.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Dalam hal ini (Cholil. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. b. b. bronkiektosis). UPAYA PENCEGAHAN a. menjadi contoh yg baik. beri informasi yg benar. ciptakan suasan yg hangat. Melalui keluaga . Akibat gangguan mental emosional c.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . konseling bagi mahasiswa bermasalh. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. hubungan guru murid baik. akibat pertolongan yg salah. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri.

6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Upah Riil . Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Teori Upah Tenaga Kerja. 2. 10. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. mental. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Teori ini menerangkan: . penjarakan anak.4. dan menentukan kelahiran anak mereka. Upah Nominal. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja.

Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain .

supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 4. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. 3. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. dan pengendalian jumlah penduduk.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. . pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap.

KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2003) c. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. fungsi. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2003) c. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Pengertian Gender a. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 3. Pengertian Seksualitas a. 1998). 2002:2) b. 2. 1998) B. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. hak. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. 2002 :4) d. 2.11.

seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. kenikmatan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. tidak mengenal pembedaan kelas. perempuan “pantas’ dipimpin dll. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Sifat Harkat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Tidak dapat dipertukarkan. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . Sepanjang masa dimana saja. kedamaian dll. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa.4.

3. tergantung pada kebiasaan. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. C.Berlaku dimana saja. contohnya perempuan bisa haid. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. tergantung pada tingkat pendidikan. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. 5. 2. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya di rumah. suku dan umurnya. hamil. contohnya : di dalam suatu masyarakat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. guru TK. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. 4. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. merawat anak-anak dan suami. dikantor dan dimanapun berada. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . dan kepala desa bahkan presiden. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. Ciptaan Tuhan. membawa air dan kayu bakar. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. wanita Buatan manusia. RW.

6. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. keyakinan. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. tafsiran agama. permohonan kredit harus seijin suami. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. wanita sebagai konco wingking. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. E. Sejak anak berusia muda. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan.Contoh . pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. hak kawin .dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga.

kehebatan pada kemampuan seksualnya. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. dan paksaan. laki-laki sebagai pencari nafkah. cantik dan keibuan. 4. perkosaan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Contoh . wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. karir dan pendidikan. 5. perkasa. istri menghina/mencela kemampuan seksual. jabatan. laki-laki tlang punggung keluarga. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. wanita jadi obyek iklan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Wanita macak-masak-manak. pelecehan terhadap wanita. 3. social atau politik. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Kekerasan fisik : perkosaan. Non fisik : pelecehan seksual. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. bagian warisan wanita lebih sedikit. dan penyiksaan. jantan. sehingga dinamakan pelabelan negative.wanita dinomor duakan.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Eksploitsi terhadap wanita. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. rasional. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. ancaman. Laki-laki mata keranjang. janda mudah dirayu. pemukulan.

dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan.yang cukup cepat. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . b. atau analisa data. F. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. 2. metode yang digunakan. Contonya sebagai berikut : a. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. wanita sebagai perawat.

a. b. 1. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. masalah pergaulan bebas . melahirkan. kehamilan remaja. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keluarga Berencana 3. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. 2. Infeksi Menular Seksual H. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. . psikologi dan social). G. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif).

Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi.3. khusunya berkaitan dengan IMS. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. 6. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. 4. HIV. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. 5. dan AIDS. Namun keterlibatan .

Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. TBC . Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Perbaikan dan peningkatan gizi b. bahan racun maupun alergi e. Isolasi terhadap penyakit menular c. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Olah raga secara teratur f. d. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih.

. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. dan korban narkoba b. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Misal . Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. b. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. 13. kemudian 64. rehabilitasi PSK.7 tahun pada 1990. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. e. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. 4. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. d. dan 70 tahun pada 2000. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.d.

Ir. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Dr. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Lingkungan Tempat Tinggal . . 1. . wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. Ir. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. diabetes dan stroke. seperti penyakit kanker. Ali Khomsan. Ali Khomsan. jantung koroner. Dr.Strees Atau Tekanan C.Pola Makan .Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. tergantung dari beberapa faktor. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. . tergantung dari beberapa faktor: (Prof.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). 1. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. diluar soal takdir tentunya. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. Berdasarkan data. Menurut Prof.

Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. dsb. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. susu. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. keju. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. seperti telor. 1. .Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. . Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. bila anda berhenti merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Banyak orang yang .Pada awal usia 50 tahunan. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Sir Richard Peto.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh.. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. daging. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. .Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. “Bahkan setelah 20 tahun. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.

Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.5% dari total penduduk. semakin banyak orang merokok. 1.0 juta atau 11. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Sejak penelitian ini dilakukan. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.mengaku tak bisa berhenti merokok. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Di negara berkembang dewasa ini. dan berbagai macam kanker. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. stroke. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. stroke. dan berbagai penyakit kronis lain”. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000.5 juta orang atau 7. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . antara lain penyakit jantung. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. kanker paru.Wajah kemerahan .” katanya. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.6% dari total penduduk. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Pada usia 50 tahun.

. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. jantung koroner. Diet Asia ini: .Kekeringan didaerah vagina . Mengatasi menopause. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Keringat pada malamm hari .Gangguan tidur .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. stroke.Sakit kepala .Emosi yang mudah berubah-rubah .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . tidak saja untuk kesehatan umum anda.. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Sulit konsentrasi . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Depresi .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Daya ingat menurun .Kulit kering . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. Olahraga merupakan hal yang penting.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Masalah kandung kemih . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. kanker usus besar.Mudah pingsan .

sayur serta kacang-kacangan . untuk mengurangi rasa sakit 1. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Semakin tua seseorang. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.. semakin mudah terserang osteoporosis.Kaya akan berbagai macam buah. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. .Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen.Membatasi masukan daging . . masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Alkohol.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. .. Namun demikian.

BAB III PENUTUP 3. Dampak pembangunan ekonomi.1 KESIMPULAN 1. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil.Kesehatan. dan lain sebagainya. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. 4. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. 3. 2. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 5. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. nilai anak dan keluarga. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. termasuk kehidupan seksualitasnya. 3. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. Misalnya program KB. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. . sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual.

7. Kartono.com/Endah Purnasari. dan Ford Foundation. Wattie.info/hak-hakreproduksi .Si. 2. 1996. Yogyakarta.Jakarta.blogspot. 1995. Pustaka Sinar Harapan.kespro. Jakarta. Yogyakarta. Yogyakarta. Manuaba. 8. www. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 4. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. 1996. Wattie. Anna Marie. Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 6. pengertian dan implikasi. Pustaka Sinar Harapan. S. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. PPK-UGM. EGC. Anna Marie. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Midwiferysite.T 9. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Abdurrahman. 1996. 1998. www.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Seksualitas. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Jakarta. Wahid. 1998.Daftar pustaka 1. 5. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. dkk. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful