MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih

kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . mental. selaras. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. jiwa. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1996) 1. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. mental. serta fungsi dan prosesnya. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah.BAB II PEMBAHASAN 1. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. spiritual memiliki hubungan yang serasi. (Depkes. (BKKBN.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. (UU Kesehatan No. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. (WHO. fungsi serta prosesnya. dan sosial yang utuh. dan sosial secara utuh. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa.

Hak Asasi Manusia 9. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. prilaku praktikyang berbahaya. 1999 .Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. rentan kekerasan. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Kesehatan (mencakup fisik. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. kurangnya perlindungan hukum. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. ICPD+5. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. keterbatasan SDM) 8. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. mental dan psikososial) 4. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1.

hingga meninggal. 4. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. 2. pelayanan kebidanan. wanita usia subur. bayi.1. klimakterium. 7. fistula dll. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 3. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . konseling dan tindak lanjut 1. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. misalnya kanker serviks. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. remaja. 6. menopause. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 5. mutilasi genital. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. pemeriksaan secara sukarela. PSIR.

hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. termasuk HIV/AIDS.penyakit hubungan seksual. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . baik kesehatan jasmani maupun rohani. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. 1. dan terbebas dari paksaan.

Menurut BKKBN 2000. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. kebijakan teknis operasional di Indonesia. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. . b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. LSM/LSOM. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. tokoh masyarakat. dan pelecehan seksual. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. kekerasan. penyiksaan. dan swasta. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi.

KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Menurut umur wanita. jumlah oorganisme adalah : a. Umur 6-15 tahun : 439. Pematangan pertama ovum . Primary ovarian fillicel d. Liquor folliculi e.000 d. Oogonia b.000 e. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.000 b. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Umur 16-25 tahun : 159. Bayi baru : 750. Oosit pertama (Primary Oocyte) c.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. bukan karena adanya hormone esterogen. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. <Bahankuliahkesehatan> 1. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Masa menaupose : semua hilang. Umur 35-45 tahun: 34. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge.000 c.

Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Konsepsi dapat terjadi. kemudian tumbuh menjadi e. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Setelah bayi laki-laki lahir. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Setelah itu. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Spermatogenium. membelah dua b. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. 2. Spermatosid pertama. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Spermatozoon (sperma) 3. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. membelah dua d. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Spermatosid kedua. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. . Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi.f. 4. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Pada masa pubertas. membelah dua c. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Secara embrional. 3. dan ekor. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. terdiri atas kepala. Spermatid.

yang meningkat sebesar 0. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. licin. 1986). Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Begitu sperma telah memasuki ovum. . dan jumlahnya menurun (Norman.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. melunak dan sedikit berdilatasi.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. sekitar waktu ovulasi. lender kembali menjadi kental. lengket. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. dan banyak (Flynn. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Misalnya. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. serviks memendek. Setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. 1992).

Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. akan memerlukan waktu 2 atau 3 .5 derajat Celsius. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. 3.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. 2. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Walaupun demikian. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi.

Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Hari ke 4-5 blatokista bebas. pembentukan alur. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Minggu keempat : . Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim.

o Diakhir minggu ke 4 gestasi. . usia 31-35 hari. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. bumbung saraf menutup. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Sinus serviklis menutup. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. telapak kaki samara-samar. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. telinga dan hidung mengalami rudimenten. Telapak tangan amat jelas. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. peredaran darah berfungsi. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. usia 37-42 hari. o o o  Jantung mengalami rudimeter. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. usia 35-38 hari.o Perkembagan bentuk badan. Terbentuk tepek telingga. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol.75-1 mm . Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm.

. . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.5 cm . Ekstremitas terbentuk. . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Reflek babinski positif.Terjadi gerakan janin spontan.  Minggu ke 12 : . organogenesis telah lengkap.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. . Pengolahan bertahap pada kepala. Ekor mengalami retrogesi.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. .Berat 45 gram . . Gambaran wajah dapat dilihat.o o o Stadium 23 : histologi.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. Diakhir minggu ke 8 gestasi.Pembentukan lempeng osifikasi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2.Panjang 7-9 cm .

Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Terdapat simpanan lemak subkutan . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Panjang 38-43 cm .Berat 1600 gram . atau beratnya mencapai 601 gram.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Berat 1200 gram .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Panjang 35-38 cm .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Alfeolus paru matang .

Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Ginjal janin aktif . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Terbentuk cadangan zat besi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Plantar mulai banyak . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . karbohidrat dan kalsium .Terdapat simpanan glikogen.Panjang 42-49 cm .Berat 1900-2700 gram .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Reflek moro aktif . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Panjang 48-52 cm .Laguno menghilang .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . besi. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur..Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Berat 3000 gram .

yang dapat disebabkan oleh faktor.ovum yang sudah di buahi. Oleh karena itu. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. psikologis. atau kombinasi keduanya. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Misalnya kista atau tumor ovarium.yang meliputi DM. Lebih lanjut lagi. Penyakit sistematik. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. penyebeb infertilitas pada wanita. Bayi dan Anak . 1. Dari perspektif psikologi. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. 2. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. kelenjar hipofisis. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone.

dll. kesakitan dan kematian BBLR.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. postnatal. pelayanan kesehatan primer.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. persalinan. ASI Eksklusif 2. 1. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. imunisasi. kesehatan lingkungan. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. menyusui serta pemberian suplemen. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. sunat perempuan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. kurang gizi (malnutrisi). penyakit lain disemua usia dan kekerasan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. pelayanan antenatal. Remaja .

Perubahan fisik 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. dan siap dinikahkan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Tanda-tanda primer . Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

ISR/IMS/HIV/AIDS. kanker saluran reproduksi. Asuhan apa yang diberikan 6. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Pencegahan dan manajemen infertilitas. gangguan mobilitas dan osteoporosis. diagnosis. prolaps/osteoporosis. 3. Perhatian pada problem menopause 7. informasi dan pengobatan dini. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Penyakit jantung koroner 9. termasuk rabun. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. termasuk rabun. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. 5. Kadar estrogen yang cukup. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. 1. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. payudara/kanker prostat. 2. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual.17. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. kekerasan.

depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Deteksi dini kanker rahim. 10. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. 12. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Gangguan mata 13. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. . 17. 14. Osteoporosis 11. kecacatan dan kematian. antara lain: 1. yang dipengaruhi factor keturunan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 15. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. kerja dan kedudukan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. gelisah. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. misalnya keadaan sosial ekonomi. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. sukar tidur. kesempatan memperoleh pendidikan.

Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. 2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1.2. Seperti diketahui. Beban ganda. 18. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. misalnya dalam ber-KB. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. d. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. 3. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. antara lain karena: 1. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Keterbatasan biaya 4.

faktor luar 1. Sikap orang tua 4. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan .3. Keluarga 2. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Diskriminasi social 4. Lingkungan 2. Kondisi ibu 3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Keadaan hormonal tubuh 4. faktor dalam 1. Sistem reproduksi 23. Kemampuan intelektual 3. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Budaya setempat 4. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Emosi dan sifat 2. Gizi 3.

menggunakan alat kontrasepsi. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. menopause. Survei dilakukan kepada 33.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. . Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. menunjukkan 13. Sementara 82% lainnya. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. 3. b.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a. Masa usia lanjut (klimakterium.

Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. f. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. e. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja.. e. Perubahan tersebut ialah : a. DeBrun (dalam Rice. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. c. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. b. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.c. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. . Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. d. d. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. g. 3. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. 2. Perubahan yang terjadi. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian.

Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Ingin mengetahui hal-hal baru. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. 3. frustasi dan tertawa ) b. cemas. Mampu berpikir abstrak. senang memberikan kritik b. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Status remaja tidak jelas. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Jaringan selain tulang. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Perubahan emosi. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. 2. b. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. sehingga remaja menjadi : a. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. sehingga remaja menjadi: a.1. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. khususnya bagi perkembangan otot. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Perkembangan intelegensia. keadaan ini . antara lain : a. sensitif ( mudah menangis. usus bertambah panjang dan bertambah besar. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. sehingga misalnya mudah berkelahi. 2. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). Masa remaja sebagai periode pelatihan. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. pada usia tujuh belas atau delapan belas. 4. termasuk HIV/AIDS. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya.

3. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. d. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Masa remaja sebagai masa dewasa. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. minum-minuman keras. Hak-hak reproduksi 9. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja sebagai periode perubahan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. f. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. g. Pengenalan mengenai sistem. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. maka pada masa seperti ini. cenderung berperilaku yang kurang baik. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Dikatakan demikian karena sulit diatur.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. yaitu dengan merokok. serta keinginan akan kebebasan.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. e. c. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. remaja sangat perlu .

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

kerja dan rekreasi. Media massa hiburan (radio. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. sikap dan perilaku. video. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. kekerasan substansial. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. efek samping. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. 5. musik. 7.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. 6. televisi. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. rasio 2 berbanding 1. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. 8. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. . dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. fil.

sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. 10. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Infertilitas primer . Masalah Gender Spesifik Generasi muda. 4. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 9. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Beberapa budaya.

sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Dari testis kiri dan kanan. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Di dalam duktus ejakulatorius. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. 4. Dari epididimis.2 Penyebab a. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi.

b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Kekurangan hormon 4. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Impotensi 3. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 5. spironolakton dan nitrofurantoin). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. 2. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Polusi lingkungan. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria.

Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Penyakit menular seksual 3. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. c) Kelainan hormon. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. d) Kista ovarium. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. i) Kelainan pada tuba falopii. e) Infeksi panggul. d) Kekurangan gizi. f) Tumor. Selama fase folikuler. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2.mengalami menstruasi (amenore).

sebelum beranjak dari tempat tidur. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.ini. Varikokel (pria) 7. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. pergerakan. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5.6-10 cm tanpa terputus. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Gondongan (pria) 6. Dalam keadaan normal. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Setiap pagi. 4. Postcoital test (PCT). Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Pengukuran suhu tubuh basal.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. lendir menjadi basah. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Pada fase ovulatoir. Endometriosis 10. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Bila dilihat dengan mikroskop.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. elastis dan licin. 4. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. jika terjadi peningkatan sebesar 0. . lendir tampak seperti pohon pakis. 3. 2.

Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. . Kadar progesteron serum. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 6. 9. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 11.5. Progestin challenge 10. 4. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Biopsi endometrium 7. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 12. Kadar hormon pada suami dan istri. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Tanpa pengobatan.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Histeroskopi. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. 13. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 14.

IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. b. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD).kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. .

Lalu setelah terjadi pembuahan. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru.c. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. PSK (Pekerja Seks Komersial). Dengan teknik ini.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. e. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. . 4. seperti : anak-anak usia remaja. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Kemudian setelah sel telur dibuahi. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.

tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2. seperti lahir sebelum cukup umur.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Hepatitis B. atau terinfeksi PMS . gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. tidak berganti-ganti pasangan. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Disebabkan Virus : AIDS.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Infeksi yang menyebar 5. yaitu: a. Herpes Genitalis. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. kaum homoseksual.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.2. diare dan keringat malam hari 8. Urethritis. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. 4.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. berbau dan gatal 9. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. lemah. demam. Kondiloma Akuminata c. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. 4. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. 4. Vaginosis Bakterial b. Pedikulosis Pubis 4. Kanker leher rahim pada wanita 3.2.2.pecandu narkotika. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Kehamilan di luar rahim 4. kehilangan berat badan. Sifilis. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. dll.2.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. diantaranya : 1. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Tidak melakukan hubungan seks. berat badan lahir rendah.

vas deferens. dan testis pada pria. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Pemeriksaan diagnostik . Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. nyeri rectum. Saat berhubungan seks. Jika perempuan terinfeksi PMS. anus. dia tidak selalu menunjukkan gejala. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Infeksi ekstra genital di faring. Setelah terinokulasi. infeksi dapat menyebar ke prostat. demam. gatal. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual.2. endometrim.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. disuria. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. sering berkemih dan malaise. Pada pemeriksaan. dan rongga peritonium pada perempuan. uertra. dan tenesmus. dan limfodenopati leher. didikuti oleh sekret yang purulen. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. 4. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. epydydymis. vesikula seminalis. Alasan utamanya adalah: 1. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. tuba fallopi . Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Untuk dapat menular. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. nyeri abdomen.

kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. rektum. leher rahim. . juga tanpa disertai nyeri. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. tanpa disertai nyeri. yang tersering adalah pada penis. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. bibir. Fase Primer. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. vulva atau vagina. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. tenggorokan. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). kerusakan otak maupun kematian. rata-rara 3-4 minggu. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Dalam beberapa jam. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. lidah. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali.

bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. . Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut).2. kaku kuduk dan ketulian. ruam ini akan menghilang. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. tumbuhnya perlahan. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. 4. mual. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. yang menyebabkan sakit kepala. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. wajah dan kulit kepala. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. gagal jantung atau kematian. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Sifilis kardiovaskuler. demam dan anemia. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Meskipun tidak diobati. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). batang tubuh bagian atas. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Fase Laten. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. lelah. kehilangan nafsu makan. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Fase Sekunder. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Tulang juga bisa terkena. Fase Tersier. Pada saat ini jarang ditemukan. 3. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala.

kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Pada fase tersier. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). prognosis untuk sifilis fase primer. sekunder dan fase laten adalah baik. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pada sifilis fase primer. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada sifilis fase sekunder. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. mereka perlu menjalani pengobatan. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Pemeriksaan ini lebih akurat. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. 3. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. 2. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Untuk neurosifilis. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Pada fase primer atau sekunder. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Gejala awal biasanya .Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif.

Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pada wanita. menyebar ke bagian tubuh lainnya. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal.berupa gatal. luka herpes bisa sangat berat. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Untuk memperkuat diagnosa. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. kesemutann dan sakit. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Pada pria. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.

Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Pria. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Konjungtivitis. bisa menyebabkan nyeri. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. b.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Infeksi saluran telur. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. nyeri di perut bagian bawah. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. bisa menyebabkan demam dan batuk. maka diagnosis . Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. rasa nyeri ketika berkemih. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. a. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Pada pria dan wanita. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Pada pagi hari. bakteri yang menyebabkan gonore. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Pneumonia. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Pada bayi baru lahir. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Komplikasi 1. Striktur uretra : penyempitan uretra. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Wanita. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. 2.

Pertumbuhan yang jelek. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. diare yang menetap atau berulang. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. sedangkan pada 80-90% kasus. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. yaitu sebanyak 5500 anak. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. tidak langsung menampakkan gejala. Pada sekitar 20% penderita. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. jika tidak diobati. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. penurunan berat badan. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Melalui ASI. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Pada 10-20% kasus. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. demam yang berlangsung lama atau berulang. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. pembesaran hati dan limpa. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. pembengkakan kelenjar getah bening.

Pneumonia pneumokistik b. Meningitis e. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. jamur dan parasit 5. tergantung kepada beratnya penyakit. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Infeksi bakteri d. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Herpes zoster k. Infeksi parasit. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Infeksi jamur f. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Infeksi virus i. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Infeksi oportunistik virus. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. penambahan berat badannya juga jelek. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. a. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. biasanya pada tahun-tahun pertama. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. pneumonia dan meningitis) 4. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak.2. Herpes j. misalnya berjalan dan berbicara. Dalam waktu 2-3 bulan.

Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. ddI. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. ddI bisa merusak pankreas. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. maka setelah berumur 18 bulan. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. antibodi ini akan menghilang. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. diare dan gangguan perut. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Dalam kelompok nucleoside. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. AZT. tetapi jika bayi terinfeksi. Jika bayi tidak terinfeksi. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. polymerase chain reaction). Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Diagnosa Pada bayi baru lahir. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. ddI.

Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Pada awal penemuan virus HIV.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. dari 25% menjadi 8%. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Pada persalinan normal. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Tanpa pengobatan. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV.

Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. sakit kepala. 5. faktor kejiwaan. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. depresi. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. masalah sosial.50 tahun. perasaan sensitif.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. AS. 5. H. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. C. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. pusing. seperti mudah marah. Abraham. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri.kekurangan gizi. 5. wajah terlihat sembab. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). dan D. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Guy E. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. dan nyeri di bagian perut. ukuran panggul bertambah besar. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Teori lain bilang. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Selain itu. Penderita tipe H sekitar . Perubahan perubahan mood. karena hormon estrogen yang berlebihan. Kemungkinan lain. meledak-ledak. Dr. Para peneliti melaporkan. menurut suatu penelitian. lelah dan tubuh agak membengkak. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel.

Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. pelupa. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres.b) c) d) e) 60%. . ingin menangis. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. saraf tegang. lemah. PMS C 40%. gangguan tidur. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. nyeri pada buah dada. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. tetapi beberapa peneliti mengatakan. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. 5. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. perut kembung. peningkatan berat badan sebelum haid. bingung. tinggi garam dalam diet makanan. sensitif. dan PMS D 20%. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. pembengkakan tangan dan kaki. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. atau kurangnya magnesium. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Bila saja Anda perhatikan. perasaan labil. jantung berdebar. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).

itu belum tergolong masalah besar.1. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. . d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Secara rata-rata. payudara sakit. seperti sakit kepala. berat badan bertambah. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. tubuh dan payudara membengkak. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. PID. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. banyak makan. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim).1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. dan mood yang tidak menentu. Namun. 6. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. 6.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. lelah. secara umum. nyeri sendi dan otot. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan.

perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.1. Pernah menderita PID 4.1. aborsi dan biopsi endometrium).3.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. streptokokus). Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. 6. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. 4. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). stafilokokus. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. gejalanya segera memburuk dan . gonore. persalinan. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. mikoplasma. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. 6. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Berganti-ganti pasangan seksual 3. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. setelah menopause maupun selama kehamilan. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Tuberkulosis. Faktor resiko terjadinya PID: 1. keguguran.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Di dalam tuba.

Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. mungkin perlu dilakukan pembedahan. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. 6.1. . 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.1. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.penderita bisa mengalami syok. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.

edukasi dan penyediaan pelayanan. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. sosial dan ekonomi. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.yaitu : 1. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.antara lain : a. psikis. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. 6. Kehamilan karena incest 6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.3 juta pertahun. Di . Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.6.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .2.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. sekitar 750.000 dilakukan oleh remaja. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.seni dan keagamaan 3.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.2.2. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.

Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. dan keluarga berencana d. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. panuk. pernah mengalami KTD atau aborsi . Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. konseling kehamilan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. 6. segera menikah c. rujuk ke SpOG g. bila ada gangguan kejiwaan. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. tertekan atau setres. 4.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. sebagai petugas kesehatan harus : 1.2.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. diselesaikan secara kekeluargaan b. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. 2. 1.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. psikis. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. persalinan. rujuk kepsikiater f. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. bersikap bersahabat dengan remaja 2. bila ada risiko tinggi kehamilan. 3.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.

menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. padahal penduduk kota 1. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. iminen dan sebagainya. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. WHO memperkirakan ada 4. 750. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.2. Dari 46 juta aborsi/tahun. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Agama dan Hukum. 2001).6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.5 juta dilakukan di Indonesia. 6. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Etika ditinjau dari segi Etika. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. inkompletus.000 gram.000 – 1. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.2.6. yaitu fetus belum viable by llaous. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. .

adalah abortus yang disertai infeksi genital. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. 3. 2.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a.6. panas tinggi. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. ginjal. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. ini terbagi menjadi dua: a. f. 6. membatasi jumlah anak. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Wanita selalu disalahkan. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. e.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Alasan terjadinya Aborsi 1.2. TBC. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Sipilis atau karena kesalahan genetik. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. b. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan).2. Abortus iminen. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Abortus infeksious dan abortus septic. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Missed abortion. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . b. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan.

mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Bayi tabung 3. Bank sperma 5. misal SMA. Sewa rahim 4.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya.tersebut akan melakukan aborsi. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Untuk mencegah penurunan moral etik. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. 5. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 6. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. 6. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Karena merasa malu. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 4. 7. Aborsi 2. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 6.2. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. dengan teman-temannya. Batasan ini sering menakutkan. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Suatu contoh konflik moral : 1. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat.

disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Sebagai hasil dari temuan ini. Testosteron juga dapat dimasukkan. krim. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. dan kadang-kadang testosteron . cepat dan tidak terkendali. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. IUD . Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. cincin vagina . Sebuah metode alternatif. dan merupakan inovasi yang lebih baru. progesteron atau progestin . biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. yang disebut progestin. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . umumnya testosteron. tablet. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Dosis sering bervariasi siklis. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. haid tidak teratur. troches. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . gel atau. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. lebih jarang. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Sebagai hasil dari temuan ini. redistribusi lemak dll). 7. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. dengan suntikan.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Terkadang sebuah androgen . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. serangan jantung dan stroke . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun.

fibroadenoma. dan kehamilan pertama pada umur tua.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.2. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. risiko meningkat 1 . Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Pemakaian obat-obatan. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. 7. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Suheimi ). 6. riwayat PHS. . Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. K. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. dan fibrosis.1. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara.2. . . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. 4. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17.1 KANKER SERVIKS . penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. 7. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 3. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. menopause pada umur lebih tua. 8. 5. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ).5 x. H.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder.multiparitas . 2.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. menarche pada umur muda.

Hipertensi e.3. Riwayat menstruasi c. Riwayat infertilitas f. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.2. 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Pemakaian estrogen g. Diabetes mellitus (DM) d.3. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Gambar hiperplasia endometrium 7. Obesitas b. .

3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit.3. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. . Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. g. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. b. Membantu melindungi kesehatan individual e. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. 7.3. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. psikososial dan sosial spiritual. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.

perdagangan adalah dunia laki- . Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. 8. Ketika sampel sampai ke laboratorium.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. 2. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. organ reproduksi lain dan rektum). Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. uterus.1 Status Sosial 8. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . ekonomi.1.1. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. ovarium. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.ideal atau optimal.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .kalau fasilitas tersedia. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .kalau fasilitas tersedia lebih. politik.

hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. c. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Terutama dibidang politik. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. 8.laki. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. b. Perlindungan hukum. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. kembali mengurus keluarga.3 Dampak Status Sosial Wanita . karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. khususnya dibidang politik.1.

4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.1. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. . Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. psiko. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.

Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. 8. . Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. a. masyarakat dan Negara. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat.1. b. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.

b. hangat. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. 8. bebas. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. kecintaan.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. 8. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2 Peran Wanita 8. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.2. .2. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.2.

Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. b. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya.

3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. b. 8.2.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. 8. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.2.4. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. karena kurang gizi. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. atau karena kelelahan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.

Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman.2. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.5. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. 8. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. b. mncuci pakaian. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. c. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat.

KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. termasuk ancaman tindakan tertentu. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. seksual atau psikologis.1. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.Dibeberapa wilayah.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. c.1.

bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.1. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). FAKTOR INDIVIDU      wanita single.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. 9.2.

siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. ketakutan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. 9. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. mual. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. lemah.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. malu. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.2. terhina. disorganisasi. yang berkaitan langsung . lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. kebingungan. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.

dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. malu 3).1 Kategori pelecehan seksual a. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan seksual mental. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Anger rape. 5).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya.3. 9.3. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.

kehilangan kontrol diri. yaitu respon ekspresif (ketakutan.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf .3. menyalahkan diri sendiri. tegang. ingin balas dendam. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. menambah pengamanan. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. nyeri lambung. menunduk dan lembut) 3. gatal dan keluar darah pada vagina. nyeri pada daerah pacinela. merasa terhina. marah.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.4 Respon korban pelecehan seksual 1. takut. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. tampil tenang. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.3. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. sakit kepala.3. mual. depresi. malu dan perasaan bersalah 2.3. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. yang paling sering adalah ketidakberdayaan.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. 9. pindah rumah. kemarahan. gelisah. respon emosi korban terbagi menjadi dua. mimpi buruk. gangguan pola tidur. muntah. phobia sendirian.9.3. lelah.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

seks.5. e. d. Dampak biologis Scr biologis. c. Selain itu. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.No. B.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. 9. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. .23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. eksploitasi & diskriminasi. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Hal ni b’tentangn dgn UU. seks dg lawan jenisx. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.

9. 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Oleh karena itu patut ditentang. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.1 INCEST 10. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.1 Pengertian . Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.6.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).6.5.

pengetahuan dan pendidikan 10. Kurang perhatian dari orang tua 10.1. Tidak main hakim sendiri .2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Unwanted pregnancy b.5. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d.1. Kurang iman e.1.3 Pelaku dan Korban a.1. Abortus 10.4 Akibat Incest a. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.a. Perlu adanya perhatian.1. Empati dan penguatan terhadap korban b. Dengan memberikan pendidikan b. Kejiwaan atau truma c. Sosialisasi incest d. Dengan melakukan incest c.6 Penyelesaian a. Jenis kelamin c. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Kurang pendidikan agama f. Faktor usia b. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Pergaulan d. Orang yg lebih berkuasa b. Pencegahan a. Orang2 yang lebih lemah 10. b.

Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Wanita yang diperjual belikan f. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.2.2 Masalah Yang Timbul a.2.1 Pengertian a. Kehilangn rumah b. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Pemerkosaan d. Pelecehan seksual b. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.2 HOMELESS 10. Melaporkan kasus ke polisi 10. ISPA.2. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Komplikasi berbagai penyakit 10.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. c. b. Peperangan untuk menyelamatkan diri. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.c.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.2. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Tindak kekerasan c. 10. Perbudakan g. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. b. berharap mendapatkan perlindungan. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. c.

penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Tersedia dukungan . Jadwal harian atau program kegiatan f. ahli kerohanian. Orang2 terdekat c. sosiolog. 10. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. TOGA.3. psikolog. Sarana rekreasi e.3. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Lingkungan yg sangat padat f. Perpustakaan dan buku. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a.1 Pengertian a. Pribadi korban narkoba b. mental (perilaku salah). psikiater. fisioterapi 10. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.3.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.3. Tenaga professional sprt dokter. bahan audiovisual dan alat peraga c. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Gembong dan pengedar narkoba 10.2 Subyek Rehabilitasi a.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Masyarakt sekitar dan umum d.e. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . pertolongan dan harapan b.

c. menguasai ketrampilan kerja. d. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. c. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). b.3. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain.b. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. hidup normal dalam hati kecil.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. 10. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup).

keyakinan dan kepercayaan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. penularan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. d. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. f. kekuatan dan harapan dr Tuhan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan .

dimana menurut para ahli. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Di kalangan masyarakat Indonesia. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. seorang bapak gereja. digunakan istilah gigolo. namun toh dibutuhkan (evil necessity). dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya ." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. tanpa penyaluran itu. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. C. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. malah jahat. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. wanita tuna susila. pelacuran dipandang negatif. (http://id.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Khusus laki-laki.wikipedia.org) B. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial.

ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. dan harga diri selayaknya orang dewasa. rasa aman. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. menginginkan hubungan seks ini. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. . apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. misalnya karena terlanjur berbuat. penerimaan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan.

b.univrab. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. c. (http://www. dan sekaligus berbahaya. paman. yang salah satunya dalam masalah seks.ac. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.id) A. Penipuan . Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. guru dan sebagainya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. semua menyedihkan.

c. d.Faktor lain yaitu. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. . penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. video. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. tulisan. foto. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. B. film atau yang dipersamakan dengan film. Persoalan – persoalan psikologis a. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. b. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. C. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a.

panti pijat. Klasifikasi : 1. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. hepatitis B. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. d. Memberikan citra buruk bagi keluarga. a.herpes kelamin. club malam. 3. 2. Menurut jumlahnya. seperti gonore. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Individual 2. Menurut lokasinya : 1. b. c. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa.sifilis. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. perempuan pendamping. Rumah panggilan ‘call house” 3. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Pemerintah 1. Keluarga 1. klamdia. prostitusi dibagi dalam : 1. 2.b. c. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. penyedia perempuan panggilan) 2. Bantuan organisasi dan sindikat b. dan HIV/AIDS. Penanganan masalah PSK: a. D. Segregasi/lokalisasi 2. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Sektor formal (kompleks lokalisasi.

Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. ayu. manis. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2.d. Penanggulangan prostitusi 1. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. beraneka warna. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. Represif dan kuratif (menekan. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . atraktif. cepat. rupawan.

gambar. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.

Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. kehamilan. HIV/AIDS. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. siphilis. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe.

4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. 10. PENGERTIAN a. terbaru. hilangnya rasa. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. . mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.5 DRUG ABUSE A. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat.

serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. depresan. missal : Codein C. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. hipnotik. NO. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal . B. Zat adiktif lainnya adalah . 05 TAHUN 1995 a. misal : barbiturate . serta mempunyai potensi sedang. ganja. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. morfin c.2 TAHUN 1997 a. kokain b. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. missal : LSD b.d. metilfenidad c. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. rokok. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan.NO. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. misal : ampetamiin.

amfetamin c. sifat antisocial. sebagai lambing kemoderan. codein. morfin. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. kurang religious. dan sedative b. apatis). cenderung agresif. tidak sadar diri. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. Misal : opium. b. misal : ganja.kurang PD. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. bahkan tertidur. EFEK YANG DITIMBULKAN a. memuaskan rasa ingin tahu. penilaian diri negative. depresi. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. heroin.d. selalu menuntut. E. agar diterima kelompok ttn. memiliki gangguan jiwa (cemas. mescalin dan LSD. kokain. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. dan mendapat pengalaman baru. misal : Diazepam D. kafein. melarikan diri dr sesuatu. Jenis ini membuat pemakai merasa fly.

Lingkungan teman sebaya . Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Abuse . kehilangan BB. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. ancaman fisik sgt kuat. sakit . Recreation use : hanya untuk bersenang2. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. ancaman fisik dr teman pengedar. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan.c. malnutrisi. c. keluarga terlalu permisisf. kecewa. e. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. F. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. impotensi. Kafein : gastritis. TINGKAT PEMAKAIAN a. G. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. b. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. social yg kurang mendukung. gangguan haid. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. ekonomi. adanya murid pengguna. ortu otoriter. opioida : kemandulan. rekreasi atau santai. d. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh.

proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. menjadi contoh yg baik. akibat cara hidup kurang bersih. ciptakan suasan yg hangat. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Akibat gangguan mental emosional c. Dalam hal ini (Cholil. b. UPAYA PENCEGAHAN a.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1.jantung dan hipertensi. konseling bagi mahasiswa bermasalh. Nikotin : kanker paru. disiplin. Memburuknya kehidupan sosial H. bronchitis. memperkuat kehidupan agama. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. akibat pertolongan yg salah. hubungan guru murid baik. Melalui keluaga . Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . b. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. sikap positif ortu. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. luangkan waktu bersama. beri informasi yg benar.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. bronkiektosis).

Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi.4. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. penjarakan anak.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Teori Upah Tenaga Kerja. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Upah Nominal. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Upah Riil . adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. 10. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. mental. 2. dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Teori ini menerangkan: .

Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain .

Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. 3. 4. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu wanita. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. . menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. dan pengendalian jumlah penduduk.

2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Pengertian Seksualitas a. 2. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998). Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 3. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Pengertian Gender a. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. hak. bukan karena perbedaan biologis (WHO. fungsi. 1998) B. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2002:2) b. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran.11. 2. 2002 :4) d. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO.

Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Tidak dapat dipertukarkan. kenikmatan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Sepanjang masa dimana saja. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Ke-berlaku-an Dapat berubah. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari.4. kedamaian dll. Sifat Harkat. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. tidak mengenal pembedaan kelas. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa.

seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan.Berlaku dimana saja. Ciptaan Tuhan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. wanita Buatan manusia. RW. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. tergantung pada tingkat pendidikan. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. membawa air dan kayu bakar. contohnya perempuan bisa haid. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 4. 3. dan kepala desa bahkan presiden. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya : di dalam suatu masyarakat. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. 2. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. hamil. dikantor dan dimanapun berada. suku dan umurnya. contohnya di rumah. tergantung pada kebiasaan. guru TK. merawat anak-anak dan suami. 5. C. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat.

meskipun kadang tanpa mereka sadari D. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Sejak anak berusia muda. tafsiran agama. wanita sebagai konco wingking. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. permohonan kredit harus seijin suami. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. hak kawin . izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. 6. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. E. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social.Contoh . Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. keyakinan.

Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. 5. laki-laki tlang punggung keluarga. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. karir dan pendidikan. social atau politik. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. wanita jadi obyek iklan. ancaman. perkasa. istri menghina/mencela kemampuan seksual. maka peran perempuan mengalami perkembangan . cantik dan keibuan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. dan paksaan.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Non fisik : pelecehan seksual. 4. kehebatan pada kemampuan seksualnya. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. sehingga dinamakan pelabelan negative. Kekerasan fisik : perkosaan. janda mudah dirayu. pemukulan. rasional. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. laki-laki sebagai pencari nafkah. Eksploitsi terhadap wanita. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. dan penyiksaan. pelecehan terhadap wanita. bagian warisan wanita lebih sedikit. Contoh . Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. 3.wanita dinomor duakan. jabatan. perkosaan. Laki-laki mata keranjang. jantan. Wanita macak-masak-manak.

dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). F. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. metode yang digunakan. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. wanita sebagai perawat. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. b.yang cukup cepat. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. 2. Contonya sebagai berikut : a. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. atau analisa data. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1.

Keluarga Berencana 3. . kehamilan remaja. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. 1. 2. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. G. b. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. psikologi dan social). Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. masalah pergaulan bebas .a. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. melahirkan. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Infeksi Menular Seksual H. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan.

HIV. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang.3. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. 6. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. 5. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. khusunya berkaitan dengan IMS. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. dan AIDS. Namun keterlibatan . Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. 4.

§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. d. Isolasi terhadap penyakit menular c. TBC . Perbaikan dan peningkatan gizi b. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Olah raga secara teratur f. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. bahan racun maupun alergi e. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d.

dan 70 tahun pada 2000.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. rehabilitasi PSK. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. 13. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Misal . Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. 4. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. e. dan korban narkoba b. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. kemudian 64. .d.7 tahun pada 1990. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. b. d. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit.

Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). diabetes dan stroke. Ir. Dr. diluar soal takdir tentunya. Berdasarkan data. Menurut Prof.Pola Makan . ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. seperti penyakit kanker. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Dr. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. Ir. jantung koroner.Strees Atau Tekanan C. Ali Khomsan. 1. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia.Lingkungan Tempat Tinggal . Ali Khomsan. 1. diluar soal takdir tentunya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. tergantung dari beberapa faktor. Penyebab panjangnya umur manusia. .

selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat.Pada awal usia 50 tahunan. dsb.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. . yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. 1. bila anda berhenti merokok. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. keju. susu. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. . Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Banyak orang yang .. . seperti telor. Sir Richard Peto.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. “Bahkan setelah 20 tahun. daging.

1. Di negara berkembang dewasa ini.6% dari total penduduk.5 juta orang atau 7. semakin banyak orang merokok. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.” katanya. stroke. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam.Wajah kemerahan . kanker paru. Pada usia 50 tahun. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30.mengaku tak bisa berhenti merokok. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. dan berbagai macam kanker. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. dan berbagai penyakit kronis lain”. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun.0 juta atau 11. antara lain penyakit jantung. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5% dari total penduduk. Sejak penelitian ini dilakukan. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. stroke. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung.

.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Sulit konsentrasi .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Emosi yang mudah berubah-rubah . Diet Asia ini: .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. kanker usus besar. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. stroke.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Mudah pingsan .Kekeringan didaerah vagina .Sakit kepala .Masalah kandung kemih .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Depresi .Kulit kering . Mengatasi menopause.Keringat pada malamm hari . . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Olahraga merupakan hal yang penting.Daya ingat menurun . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Gangguan tidur . jantung koroner.

Kaya akan berbagai macam buah. .Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Namun demikian. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. untuk mengurangi rasa sakit 1. Semakin tua seseorang. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.Membatasi masukan daging . Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis..Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. . masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Alkohol. sayur serta kacang-kacangan . semakin mudah terserang osteoporosis.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. .

sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. Dampak pembangunan ekonomi. 4. penyebab serta komplikasi dari kehamilan.Kesehatan. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 3. 2. nilai anak dan keluarga. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. dan lain sebagainya. . termasuk kehidupan seksualitasnya. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.1 KESIMPULAN 1. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. 3. 5. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. Misalnya program KB. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak.BAB III PENUTUP 3. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil.

pengertian dan implikasi. www. Jakarta. Anna Marie. www. 5.Jakarta. Pustaka Sinar Harapan. 1996. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. dan Ford Foundation. EGC. PPK-UGM.blogspot. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial.com/Endah Purnasari. Manuaba. dkk. 2. 1996. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 3. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. S. 4.Daftar pustaka 1. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. 1995. Yogyakarta.T 9. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Seksualitas. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Yogyakarta.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi.kespro. 6.Si. 8. Jakarta. 1998.info/hak-hakreproduksi . Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Yogyakarta. Wattie. 1998. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Anna Marie. Kartono. Midwiferysite. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Abdurrahman. Pustaka Sinar Harapan. Wahid. 7. Wattie. 1996.