MAKALAH HUKUM INVESTASI DAMPAK INVESTASI BAGI PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN INDONESIA

Makalah ini di susun untuk memenuhi tugas Hukum Investasi Dosen pengampu : Waspiah

Disusun oleh Reza Permana 8111409067

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

Latar Belakang Investasi merupakan langkah awal kegiatan produksi. Investasi sebagai wahana dimana dana ditempatkan dengan harapan untuk dapat memelihara atau menaikkan nilai atau memberikan hasil yang positif.9 trilyun (atas dasar harga berlaku). Meskipun demikian. Sumber Daya Manusia. Pada tahun 2007. perkembangan investasi di Indonesia menunjukkan keadaan yang menggembirakan. jika dilihat selama periode 1990 – 2007. Dengan posisi tersebut. Investasi tersebut dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat/swasta. perkembangan investasi pemerintah juga relatif lebih lambat dibandingkan investasi masyarakat. dalam upaya menumbuhkan perekonomian.25 persen atau Rp 858. sedangkan sebagian besar lainnya (87.75 persen (Rp 125.4 trilyun) yang merupakan investasi pemerintah. Adapun faktor-faktor yang dijadikan bahan pertimbangan investor dalam menanamkan modalnya antara lain: Faktor Sumber Daya Alam. sedangkan investasi pemerintah tahun 2007 hanya sekitar enam kali lipat dibandingkan keadaan tahun 1990. Penanaman modal penanaman uang atau modal dalam suatu usaha dengan tujuan memperoleh keuntungan dari usaha tersebut. Dinamika penanaman modal mempengaruhi tinggi rendahnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. investasi pada hakekatnya juga merupakan langkah awal kegiatan pembangunan ekonomi. peranan investasi pemerintah relatif kecil. Sebagai penyangga pertumbuhan ekonomi. Penanaman modal dibagi dua yaitu. hanya 12.5 trilyun) merupakan investasi masyarakat. Total investasi masyarakat pada tahun 2007 hampir dua puluh dua kali lipat dibandingkan investasi masyarakat pada tahun 1990. Dari total investasi pada tahun 2007. Hal-hal yang melatarbelakangi didorongnya .9 trilyun. Faktor Stabilitas Politik dan Perekonomian. dan Faktor Kemudahan dalam Perizinan. setiap negara senantiasa berusaha menciptakan iklim yang dapat menggairahkan investasi. Selain itu. total investasi di Indonesia mencapai Rp 983. Angka ini hampir tujuh belas kali lipat dibandingkan investasi pada tahun 1990 yang sebesar Rp 58. Faktor Kebijakan Pemerintah.BAB 1 PENDAHULUAN A. Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman ModalAsing. Oleh karenanya.

1 triliun. nilai investasi dalam negeri selama tahun 2008 sekitar Rp20 triliun dan pada 2007 sebanyak Rp34. Lokasi penanaman modal dalam negeri paling banyak berada di Kalimantan Tengah (Rp2. Permasalahan Dalam empat tahun terakhir ini. Minggu (31/10).8 triliun dengan 23 . mengatakan. dan ditetapkan ketentuan-ketentuan yang mendorong investor dalam negeri untuk menanamkan modalnya di Indonesia.8 triliun. B. Hal itu dapat dilihat dari pencatatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mencatat realisasi penanaman modal dalam negeri selama Januari-September 2010 mencapai Rp38. nilai realisasi investasi dalam negeri selama periode Januari-September 2010 juga lebih tinggi dibanding total realisasi penanaman modal dalam negeri selama tahun 2008 dan 2007.4 triliun. pemnbangunan dalam bidang produksi barang dan jasa Perlu diciptakan iklim yang baik. investasi dalam negeri pada sektor tanaman pangan dan perkebunan merupakan yang paling besar. Penanaman Modal Dalam Negeri mengalami peningkatan. kemudian disusul investasi bidang transportasi. Menurut data BKPM.5 triliun. dan investasi pada sektor jasa lain berjumlah 33 proyek bernilai total Rp1. gudang dan telekomunikasi yang terdiri atas 13 proyek dengan nilai total Rp3. Wakil Kepala BKPM Yus’an di Jakarta. Pembangunan ekonomi selayaknya disandarkan pada kemampuan rakyat Indonesia sendiri. Dibukanya bidang-bidang usaha yang diperuntukan bagi sektor swasta. industri kimia dasar.8 triliun. naik Rp10.5 triliun. perluasan .3 triliun dibanding periode yang sama tahun 2009. barang kimia dan farmasi meliputi 20 proyek bernilai total Rp1. modal merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan Perlu diselenggarakan pemupukan dan pemanfaatan modal dalam negeri dengan cara rehabilitasi pembaharuan. Sementara investasi dalam negeri pada sektor industri makanan terdiri atas 34 proyek dengan nilai Rp2.Penanaman Modal Dalam Negeri Untuk Penyelenggaraan pembangunan ekonomi nasional dapat digunakan dalam mempertinggi kemakmuran rakyat. Untuk memanfaatkan modal dalam negeri yang dimiliki oleh orang asing. Menurut dia.1 triliun. mencakup 76 proyek dengan nilai total Rp4.

Jawa Barat (Rp1. DKI Jakarta (Rp2. 30 proyek).8 triliun.9 triliun.       Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini untuk mendeskripsikan tentang: Mengetahui pengertian Penanaman Modal Dalam Negeri Fasilitas-fasilitas Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri Kriteria Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri Faktor-faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Dalam Negeri Syarat-syarat Penanaman Modal Dalam Negeri Tata Cara Penanaman Modal Dalam Negeri . 41 proyek). 27 proyek).8 triliun.proyek). Kalimantan Timur (Rp1. 20 proyek) dan Jawa Timur (Rp1. yaitu :    Bagaimana bentuk dan jenis Investasi yang ada di Indonesia? Fasilitas apa yang didapatkan oleh perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri? Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Penanaman Modal di Indonesia? C. Dari uraian di atas terdapat beberapa masalah yang muncul.5 triliun.

Penanaman modal dalam negeri di luar bidang-bidang tersebut dapat diselenggarakan oleh swasta nasional.BAB II PEMBAHASAN A. perdagangan umum. Kriteria Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri yang mendapatkan fasilitas antara lain: .   Fasilitas yang didapatkan oleh perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri: Pajak penghasilan melalui netto sampai tingkat tertentu terhadap jumlah penanaman modal yang dilakukan dalam waktu tertentu. badan usaha Indonesia.perkebunan. Pembebasan atau keringanan bea masuk bahan baku dan bahan penolong untuk keperluan produksi untuk jangka waktu tertentu dan persyaratan tertentu. C.25 Tahun 2005 tentang Penanaman Modal. Bidang usaha yang dapat menjadi garapan penanaman modal dalam negeri adalah semua bidang usaha yang ada di Indonesia. atau daerah yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. telekomunikasi. jasa umum. mesin. B. Pembebesan atau penangguhan Pajak Pertambahan Nilai atas impor barang modal atau mesin atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri selama jangka waktu tertentu. Pengertian Penanaman Modal Dalam Negeri Penanaman modal dalam negeri (PMDN) adalah perseorangan warga negara Indonesia. Penanaman modal dalam negeri dapat merupakan sinergi bisnis antara modal Negara dan modal swasta nasional. negara Republik Indonesia. pertanian. Misalkan seperti: perikanan. Misalnya seperti: di bidang telekomunikasi. atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri.perkebunan. Penanaman modal dalam negeri dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. misalkan: yang berkaitan dengan rahasia dan pertahanan Negara. Namun ada juga bidang-bidang yang perlu dipelopori oleh pemerintah dan wajib dilaksanakan oleh pemerintah .   Pembebasan atau keringanan bea masuk atas impor barang modal.

bermitra dengan usaha mikro. ·   Syarat-syarat Penanaman Modal Dalam Negeri Permodalan: menggunakan modal yang merupakan kekayaan masyarakat Indonesia (Ps 1:1 UU No. menengah atau koperasi. Menjaga kelestarian lingkungan hidup. Bidang usaha : semua bidang yang terbuka bagi swasta. yang dibina. dan inovasi. Melakukan alih teknologi.          Menyerap banyak tenaga kerja. atau daerah lain yang dianggap perlu. termasuk pembangunan infrastruktur. industri yang menggunakan barang modal atau mesin atau peralatan yang diproduksi didalam negeri. Termasuk skala prioritas tertinggi. Pelaku Investasi : Negara dan swasta Pihak swasta dapat terdiri dari orang dan atau badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum di Indonesia. berada di daerah terpencil. D. 6/1968) baik langsung maupun tidak langsung. . Faktor-faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Dalam Negeri      Potensi dan karakteristik suatu daerah Budaya masyarakat Pemanfaatan era otonomi daerah secara proposional Peta politik daerah dan nasional Kecermatan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan lokal dan peraturan daerah yang menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia bisnis dan investasi E. daerah perbatasan. pengembangan. daerah tertinggal. dipelopori atau dirintis oleh pemerintah. Melakukan industri pionir. melaksanakan kegiatan penelitian. kecil.

  Kepala BKPM dalam melaksanakan system pelayanan satu atap berkoordinasi dengan instansi yang membina bidang usaha penanaman modal Segala penerimaan yang timbul dari pemberian pelayanan persetujuan. perizinan. Tenaga kerja: wajib menggunakan tenaga ahli bangsa Indonesia. Mematuhi ketentuan UU ketenagakerjaan (merupakan hak dari karyawan).   Meningkatkan efektivitas dalam menarik investor. hak-hak khusus. perizinan dan fasilitas penanaman modal oleh BKPM diserahkan kepada isntansi yang membidangi usaha penanaman modal . Diundangkan peraturan perundang-undnagan yang berkaitan dengan otonomi daerah. lokasi.   Batas waktu berusaha : merujuk kepada peraturan dan kebijakan masing-masing daerah. perairan. dll. maka perlu menyederhanakan system pelayanan penyelenggaraan penanaman modal dengan metode pelayanan satu atap. fasilitas penanaman modal dalam rangka Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri dilaksanakan oleh BKPM berdasarkan pelimpahan kewenagan dari Menteri/Kepala Lembaga Pemerintah Non Dept yang membina bidang-bidang usaha investasi ybs melalui pelayanan satu atap  Gubernur/bupati/walikota sesuai kewenangannya dapat melimpahkan kewenangan pelayanan persetujuan. maka perlu ada kejelasan prosedur pelayanan Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri   BKPM. Perizinan dan perpajakan : memenuhi perizinan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. eksplorasi. Pelayanan persetujuan.  Tata Cara Penanaman Modal Dalam Negeri Keppres No. 29/2004 tentang penyelenggaraan penanam modal dalam rangka Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri melalui system pelayanan satu atap. perizinan dan fasilitas penanaman modal kepada BKPM melalui system pelayanan satu atap. pertanahan. Instansi pemerintah yang menangani kegiatan penanaman modal dalam rangka Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri. Antara lain : izin usaha. kecuali apabila jabatan-jabatan tertentu belum dapat diisi dengan tenaga bangsa Indonesia. F.

Tidak mempersulit para investor dengan peraturan – peraturan yang menyebabkan mereka tidak mau berinvestasi. Penanam modal Dalam Negeri dapat dilakukan oleh perseorangan WNI. membuka lapangan kerja baru. . alih keterampilan manajemen.Kesimpulan Penanaman Modal Dalam Negeri adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri. Penanaman Modal Asing (PMA) lebih banyak mempunyai kelebihan diantaranya sifatnya jangka panjang. Kegiatan usaha usaha atau jenis usaha terbuka bagi kegiatan penanaman modal. banyak memberikan andil dalam alih teknologi. Saran   Indonesia harus bisa membenahi terlebih dahulu sistem politik dan hukum agar para investor akan lebih banyak yang tertarik untuk menginvestasi di Indonesia. membeli total atau mengakuisisi perusahaan. dan/atau pemerintah Negeri yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan bentuk investasi dengan jalan membangun. kecuali bidang usaha atau jenis usaha yang dinyatakan tertutup dan terbuka dengan persyaratan dan batasan kepemilikan modal Negeri atas bidang usaha perusahaan diatur didalam Peraturan Presiden No.BAB III PENUTUP A. Lapangan kerja ini. B. 36 Tahun 2010 Tentang Perubahan Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal. sangat penting bagi negara sedang berkembang mengingat terbatasnya kemampuan pemerintah untuk penyediaan lapangan kerja. badan usaha Negeri.

Perusahaan memberikan asuransi jiwa pada para pekerjanya. namun kita jangan merusak lingkungan sekitar. alangkah baiknya jika cadangan devisa tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indonesia belum mampu bangkit dari keterpurukan krisis ekonomi yang berkepanjangan. Sehingga mereka terlindungi dalam pekerjaannya Indonesia belum mencapai keadaan politik yang stabil. Masih banyak para koruptor di Indonesia sehingga menyebabkan para investor berpikir ulang untuk berinvestasi di Indonesia. Jangan selalu menjadi pekerjanya saja tapi cobalah untuk menjadi seseorang yang mengendalikan para pekerja dari luar. . Dengan bertambahnya cadangan devisa.          Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya dengan memberikan pelatihan – pelatihan tentang industrilialisasi. Walaupun Indonesia sedang giat – giatnya dalam industrilialisasi. Memperbaiki infrastruktur yang dapat dimanfaatkan bagi para investor maupun para pekerjanya. Banyak para investor yang merasa kurang nyaman di Indonesia karena sistem hukum yang masih membingungkan.