P. 1
Nama

Nama

|Views: 53|Likes:
Published by Rief Van Die

More info:

Published by: Rief Van Die on Apr 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2012

pdf

text

original

Nama Nim Kelompok Sumber

: Arief Vendy Setyawan : A420110071 :4 : http://www.pintugerbang.net/id/mod/book/view.php?id=55&chapterid=11 http://id.wikipedia.org/wiki/Keanekaragaman_hayati http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/05/upaya-pelestarian-keanekaragamanhayati/ KEANEKARAGAMAN HAYATI

KONSEP KEANEKARAGAMAN HAYATI Apabila Anda mendengar kata “Keanekaragaman”, dalam pikiran anda mungkin akan terbayang kumpulan benda yang bermacam-macam, baik ukuran, warna, bentuk, tekstur dan sebagainya. Bayangan tersebut memang tidak salah. Kata Kekeanekaragaman memang untuk menggambarkan keadaan bermacam-macam suatu benda, yang dapat terjadi akibat adanya perbedaan dalam hal ukuran, bentuk, tekstur ataupun jumlah. Sedangkan kata “Hayati” menunjukkan sesuatu yang hidup. Jadi keanekaragaman hayati menggambarkan bermacam-macam makhluk hidup (organisme) penghuni biosfer. anekaragaman hayati disebut juga “Biodiversitas”. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya. MACAN-MACAM KEANEKARAGAMAN HAYATI 1. Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen Apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati tingkat gen? Untuk menemukan jawaban ini, cobalah amati tanaman bunga mawar. Tanaman ini memiliki bunga yang berwarna-warni, dapat berwarna merah, putih atau kuning. Atau pada tanaman mangga, keanekaragaman dapat Anda temukan antara lain pada bentuk buahnya, rasa, dan warnanya. Demikian juga pada hewan. Anda dapat membandingkan ayam kampung, ayam hutan, ayam ras, dan ayam lainnya. Anda akan melihat keanekaragaman sifat antara lain pada bentuk dan ukuran tubuh, warna bulu dan bentuk pial (jengger).

Gambar 1. Keanekaragaman gen pada ayam

1

Mangga golek kuini gedong Bentuk Buah Rasa lonjong panjang manis bulat telur. serta keanekaragaman sifat. Perbedaan sifat pada jenis mangga dapat Anda amati pada tabel berikut: No. Misalnya ukuran tubuh atau 2 . seperti kacang tanah. Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). kecil lebih manis arima tidak wangi wangi tidak wangi Pada manusia juga terdapat keanekaragaman gen yang menunjukkan sifat-sifat berbeda. dalam keluarga kacang-kacangan. keriting). anda dapat mengamati. singa dan citah? Jika hal ini dapat Anda bedakan dengan benar. kacang hijau dan kacang buncis. warna pada buah mangga. seperti pada berbagai jenis mangga. sedang). warna bulu dan bentuk pial pada ayam. kebiasaan hidup dan lain-lain.Keanekaragaman warna bunga pada tanaman mawar. Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya. besar manis bulat. kecil. Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies. rasa. antara lain ciri-ciri fisiknya. kacang kapri. sawo matang. dan kacang hijau? Atau Anda dapat membedakan kelompok hewan antara kucing. ini semua disebabkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut dengan gen. Di antara jenis kacang-kacangan tersebut Anda dapat dengan mudah membedakannya. warna mata (biru. Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan.harimau. Semua makhluk hidup dalam satu spesies/jenis memiliki perangkat dasar penyusun gen yang sama. serta bentuk rambut (ikal.warna. 3. nipah dan pinang? Atau membedakan jenis kacang-kacangan. maka paling tidak sedikitnya anda telah mengetahui tentang keanekaragaman jenis. 2. Gen pada setiap individu. Untuk mengetahui keanekaragaman hayati tingkat jenis pada tumbuhan atau hewan. Bentuk. Sedangkan keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi). coklat). 1. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas-varietas (varitas) yang terjadi secara alami atau secara buatan. Gen merupakan bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/orang tua kepada keturunannya. karena antara mereka ditemukan ciri -ciri yang berbeda antara ciri satu dengan yang lainnya. kacang tanah. Cobalah perhatikan diri Anda sendiri! Ciri atau sifat apa yang Anda miliki? Sesuaikan dengan uraian di atas? 2. antara lain. kacang kapri. lurus. seperti pada rambutan. kuning). kacang buncis. warna kulit (hitam. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen? Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebabnya. putih. walaupun perangkat dasar penyusunnya sama. Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis Dapatkah Anda membedakan antara tumbuhan kelapa aren. Contoh. tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Misalnya bentuk dan ukuran tubuh. hitam. antara lain ukuran tubuh (besar.

serta lingkungan hidupnya. jumlah biji. Gambar 2. tipe lorengnya. rumah Hutan hidup Singa Besar putih. keanekaragaman pada keluarga kucing. Hitam. Keanek ragaman jenis pada hewan (a) harimau.batang (ada yang tinggi dan pendek). serta rasanya yang berbeda. perbedaan warna bulu. ada yang merambat). tingkah laku. Ukuran Kecil Besar tubuh 2. warna biji. kuning kuning 3. citah dan kucing. Cobalah Anda perhatikan perbedaan sifat dari hewan berikut ini : No. (b) singan. kebiasaan hidup (tumbuh tegak. Misalnya. Hitam. (c) kucing dan (d) citah. Gambar 2. Ciri-ciri Kucing Harimau 1. Hitam/ putih Pohon 3 . Tempat Hutan. Walaupun hewan-hewan tersebut termasuk dalam satu familia/suku Felidae. singa. Anda dapat mengamati hewan harimau. tetapi diantara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok. bentuk buah dan biji. putih. Warna bulu Hitam. kuning Hutan Citah Sedang putih. Keanekaragaman jenis pada kacang-kacangan Contoh lain. Di kebun binatang. ukuran tubuh.

Anda dapat mengetahui ada perbedaan atau variasi sifat pada kucing. Bunga Tongkol Tongkol Pinang 25 Tangkai daun pendek Lontar 15-30m -Panjang tangkai daun 100cm -Helaian daun bulat. maka Anda akan menemukan makhluk hidup lain selain Anda. dan lontar. pinang. Selain faktor fisik. 4 . No Ciri-ciri Kelapa Aren 1. Daun -Panjang tangkai -Panjang daun 75-150cm tangkai -Helaian daun 5m. Variasi pada suku Felidae ini menunjukkan keanekaragaman pada tingkat jenis. air. ada faktor kimia. ekosistem yang merupakan interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik pun bervariasi pula. Contohnya kelapa.Demikian pula pada kelompok tumbuhan yang tumbuh di dataran tinggi dan dataran rendah akan memperlihatkan perbedaan-perbedaan sifat pada tinggi batang. dan lontar yang termasuk suku Palmae atau Arecaceae. aren. tingkat keasaman. 3. tanah. tepi daun bercangap menjari Bulir Tongkol Gambar 2. Hal yang sama terdapat juga pada tanaman kelapa. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Lingkungan hidup meliputi komponen biotik dan komponen abiotik. Oleh karena itu. daun 150cm ujungruncing dan keras 3. aren. Semua makhluk hidup berinteraksi atau berhubungan erat dengan lingkungan tempat hidupnya. Ini semua disebut faktor fisik. seperti tampak pada tabel pengamatan berikut ini. Keanekaragaman pada suku Palmae Dari contoh-contoh di atas. seperti salinitas (kadar garam). singa dan citah yang termasuk dalam familia/suku Felidae. dan kelembaban. dan kandungan mineral. Baik komponen biotik maupun komponen abiotik sangat beragam atau bervariasi. cahaya. batuan. daun dan bunga. harimau. Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem Di lingkungan manapun Anda di muka bumi ini. Komponen abiotik meliputi iklim. Tinggi >30m 25m Batang 2. pinang.

Keanekaragaman ekosistem (a) padang rumput (b) padang tundra (c) gurun pasir Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. bahkan dapat memusnahkan ekosistem. Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem tersebut dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Gambar 2. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman tingkat ekosistem? Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan.Di dalam ekosistem. Di tempat ini tidak ada pohon. Totalitas variasi gen. Tentu juga akan memusnahkan keanekaragaman tingkat ekosistem. baik antar makhluk hidup maupun makhluk hi dup dengan lingkungnnya atau komponen abiotiknya. keanekaragaman tingkat jenis dan keanekaragaman tingkat ekosistem. Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperature. frekwensi. Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem. jenis dan ekosistem menunjukkan terdapat pelbagai variasi bentuk. Hewan yang dapat hidup. dan rusa kutub. intensitas cahaya matahari. penampakan. Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sejumlah spesies asli sebagai bahan mentah perakitan varietas-varietas unggul. Bencana tanah longsor atau letusan gunung berapi. curah hujan. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenisjenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah. yang tumbuh hanya jenis lumut. Keanekaragaman hayati berkembang dari keanekaragaman tingkat gen. Demikian halnya dengan bencana tsunami. antara lain rusa kutub dan beruang kutub. antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer. ukuran dan sifat lainnya pada tingkat yang berbeda-beda merupakan keanekaragaman hayati. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. 5 . Kelestarian keanekaragaman hayati pada suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen komponennya yang mengalami gangguan. Di daerah beriklim sedang terdpat bioma Taiga. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. seluruh makhluk hidup yang terdapat di dalamnya selalu melakukan hubungan timbal balik. Contoh-contoh gangguan ekosistem . Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. dan lamanya penyinaran.

Hutan hujan tropis memiliki nilai ekologis atau nilai lingkungan yang penting bagi bumi. Laut. Dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan yang dapat dijadikan sumber daya alam yang bernilai ekonomi. Sebagai contoh. yang berarti dapat mengurangi pencemaran udara dan dapat mencegah efek rumah kaca. antara lain: a. hewan dan mikroorganisme juga sangat penting dalam pencarian bahan-bahan aktif bidang kesehatan. Akibatnya perkembangbiakan tikus meningkat cepat dan di mana-mana terjadi hama tikus. b. Merupakan paru-paru bumi Kegiatan fotosintesis hutan hujan tropis dapat menurunkan kadar karbondioksida (CO2) di atmosfer. Manfaat dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi Kekayaan aneka flora dan fauna sudah sejak lama dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Jika kedua pemangsa ini dilenyapkan oleh manusia. Banyak obatobatan yang digunakan saat ini berasal dari tanaman. vitamin serta ada tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-oabatan dan kosmetika. maka tidak ada yang mengontrol populasi tikus. yaitu mempertahankan suhu dan ke lembaban udara. Beberapa jenis kayu memiliki manfaat bagi kepentingan masyarakat Indonesia maupun untuk kepentingan ekspor. misalnya hutan hujan tropis. Manfaat dalam Ekologi Keanekaragaman hayati merupakan komponen ekosistem yang sangat penting. Peranan ini tidak dapat digantikan oleh jenis yang lain. sungai. Keanekaragaman hayati merupakan lahan penelitian dan pengembangan ilmu yang sangat 6 . Misalnya penelitian mengenai sumber makanan dan obat-obatan yang berasal dari tumbuhan.Manfaat dari pengembangan keanekaragaman hayati antara lain: Manfaat dalam Ekonomi Jenis hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) dapat diperbarui dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. protein. beberapa antibiotik. Dengan demikian keadaan ini masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan penelitian bagi berbagai bidang pengetahuan. Beberapa jenis diantaranya dikenal sebagai sumber bahan makanan yang mengandung protein. dan tambak merupakan sumber-sumber perikanan yang berpotensi ekonomi. Selain pengobatan tradisional. misalnya saja kayu jati jika di ekspor akan menghasilkan devisa bagi negara. Masing-masing jenis organisme memiliki peranan dalam ekosistemnya. Sumber daya dari tanaman liar. Beberapa tumbuhan juga dapat dijadikan sebagai sumber makanan yang mengandung karbohidrat. dan struktur kimia baru ditemukan setiap saat. burung hantu dan ular di ekosistem sawah merupakan pemakan tikus. Sumber daya yang berasal dari hewan dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan untuk kegiatan industri. Dapat menjaga kestabilan iklim global. pengobatan moderenpun sangat tergantung pada keragaman hayati terutama tumbuhan dan mikroba. Hingga saat ini masih banyak jenis hewan dan tumbuhan yang belum dipelajari dan belum diketahui manfaatnya. Manfaat dalam Farmasi Manusia telah lama menggunakan sumber daya hayati untuk kepentingan medis. keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. berasal dari mikroorganisme. Selain berfungsi untuk menunjuang kehidupan manusia.

dan keindahan alamnya. Sejumlah besar sektor perekonomian nasional tergantung secara langsung ataupun tak langsung dengan keanekaragaman flora-fauna. Habitat yang tidak dialih fungsikan seringkali penting untuk beberapa pendekatan tertentu. Sistem alami 7 . f. obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain (2) Merupakan sumber ilmu pengetahuan dan tehnologi (3) Mengembangkan sosial budaya umat manusia. Kebun Raya. yaitu kawasan hutan yang berfungsi untuk melindungi lahan agar tidak terkena erosi dan mengetur tata guana air. Masih banyak yang bisa dipelajari tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya hayati secara lebih baik. ekosistem alami dan fungsi-fungsi lingkungan yang dihasilkannya. dan untuk penelitian yang berharga mengenai ekologi dan evolusi. yaitu wilayah lautan yang mempunyai ciri berupa keindahan alam. Wana Wisata. Daerah alami menyediakan laboratorium yang baik sekali untuk studi seperti ini. alat reproduksi. b. Berfungsi untuk melindungi jenis hewan dan tumbuhan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. menyediakan kontrol yang diakibatkan oleh perubahan mengenai sistem pelelolaan yang berbeda dapat diukur dan dilakukan Di negara kita Indonesia. berfungsi untuk melindungi plasma mutfah lautan SISTEM KLASIFIKASI a. Keadaannya dibiarkan sesuai dengan perkembangan alam. c. antara lain sebagai berikut : a. keanekaragaman hayati merupakan sumber daya yang penting bagi pembangunan nasional. dan bagaimana untuk merehabilitasi ekosistem yang terdegradasi. karena potensial sebagai sumber pangan. Keanekaragaman hayati ini juga merupakan anugerah terbesar bagi masyarakat Indonesia karena Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Oleh karena itu. Sistem buatan Sistem klasifikasi buatan mengutamakan tujuan praktis dalam ikhtisar dunia makhluk hidup. bagaimana menjaga dasar genetik dari sumber daya hayati yang terpakai. Hutan Lindung. Usaha-usaha pemerintah dalam konservasi (pelestarian) keanekaragaman hayati atau biodiversitas. Taman Nasional. kebudaaan dan rekreasi. mari kita lestarikan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita agar dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang. Dasar klasifikasi adalah ciri morfologi. UPAYA PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI Konservasi perlu dilakukan untuk mengimbangi pemanfaatan terhadap keanekaragaman hayati. papan. b. yaitu kumpulan tumbuhan-tumbuhan yang berasal dari berbagai daerah yang ditanam untuk tujuan konservasi. sebagai perbandingan terhadap daerah lain dengan penggunaan sistem yang berbeda. dan rekreasi d. ilmu pengetahuan. sandang. hewan. Taman Laut. Manfaat yang dapat diperoleh dari besarnya keanekaragaman hayati bagi masyarakat kita antara lain adalah (1) Merupakan sumber kehidupan. penghidupan dan kelangsungan hidup bagi umat manusia. habitat dan penampakan makhluk hidup (bentuk dan ukurannya). Cagar alam. Pemanfaatan keanekaragaman hayati bagi masyarakat ini harus dilakukan secara berkelanjutan yaitu manfaat yang tidak hanya untuk generasi sekarang tetapi juga untuk generasi yang akan dating. yaitu perlindungan terhadap tumbuhan. yaitu kawasan hutan yyang berfungsi unt kawasan wisata e. yaitu kawasan konservasi alam dengan ciri khas tertentu.berguna untuk kehidupan manusia.

dan sebagainya. • Kiasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan tingkat kekerabatan antara organisme satu dengan lainnya. 8 . TUJUAN DAN MANFAAT KLASIFIKASI Klasifikasi dapat berfungsi sebagai alat untuk mempelajari keanekaragaman hayati. Tujuan kiasifikasi: • Menyederhanakan objek studi agar mudah dipelajari. Sistem filogenik Sistem klasififrasi ini didasarkan pada jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara takson yang satu dan yang lainnya sekaligus mencermmnkan Perkembangan makhluk hidup (filogenik). c. Manfaat kiasifikasi • Pengklasmfiasian melalui pengelompokkan dapat memudahkan dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam. sistem kiasifikasi makhluk hidup. hewan bersirip. artinya suatu pengelompokan yang didasarkan pada ciri morfologi/ bentuk tubuh alami. hewan tidak berkaki. • Mengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-cirinya. • Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis.Kiasifikasi ini didasarkan pada sistem alami. • Mengetahum hubungan kekerabatan dan sejarah evolusinya. misalnya hewan berkaki empat. sehingga terbentuk takson-takson yang alami.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->