P. 1
Laporan Kunjungan Ke Museum Nasional

Laporan Kunjungan Ke Museum Nasional

|Views: 4,599|Likes:
Published by Aulia_Kurnia_F_4177

More info:

Published by: Aulia_Kurnia_F_4177 on Apr 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

Laporan Kunjungan ke Museum Nasional Rabu, 21 Maret 2012 Oleh : Aulia Kurnia Fajar (309832416939

)

Terletak di Jalan Merdeka Barat 12 dan berada di sebelah barat Monumen Nasional, Museum Nasional menawarkan berbagai macam koleksi yang patut kita lihat. Ada sekitar 140.000 koleksi museum yang bisa dinikmati. Eksistensi Museum Nasional diawali dengan berdirinya suatu himpunan yang bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tanggal 24 April 1778. Pada masa itu di Eropa tengah terjadi revolusi intelektual (the Age of Enlightenment) yaitu dimana orang mulai mengembangkan pemikiran-pemikiran ilmiah dan ilmu pengetahuan. Pada tahun 1752 di Haarlem, Belanda berdiri De Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen (Perkumpulan Ilmiah Belanda). Hal ini mendorong orang-orang Belanda di Batavia (Indonesia) untuk mendirikan organisasi sejenis. Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) merupakan lembaga independen yang didirikan untuk tujuan memajukan penetitian dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang-bidang ilmu biologi, fisika, arkeologi, kesusastraan, etnologi dan sejarah, Berta menerbitkan hash penelitian. Lembaga ini mempunyai semboyan "Ten Nutte van het Algemeen" (Untuk Kepentingan Masyarakat Umum). Salah seorang pendiri lembaga ini, yaitu JCM Radermacher, menyumbangkan sebuah rumah miliknya di Jalan Kalibesar, suatu kawasan perdagangan di Jakarta-Kota. Kecuali itu ia juga menyumbangkan sejumlah koleksi benda budaya dan buku yang amat berguna, sumbangan Radermacher inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya museum dan perpustakaan. Selama masa pemerintahan Inggris di Jawa (1811-1816), Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles menjadi Direktur perkumpulan ini. Oleh karena rumah di Kalibesar sudah penuh dengan koleksi, Raffles memerintahkan pembangunan gedung baru untuk digunakan sebagai museum dan ruang pertemuan untuk Literary Society (dulu disebut gedung "Societeit de Harmonie"). Bangunan ini berlokasi di jalan Majapahit nomor 3. Sekarang di tempat ini berdiri kompleks gedung sekretariat Negara, di dekat Istana kepresidenan. Jumlah koleksi milik BG terus neningkat hingga museum di Jalan Majapahit tidak dapat lagi menampung koleksinya. Pada tahun 1862, pemerintah Hindia-Belanda memutuskan untuk

Tanahnya meliputi area yang kemudian di atasnya dibangun gedung Rechst Hogeschool atau "Sekolah Tinggi Hukum" (pernah dipakai untuk markas Kenpetai di masa pendudukan Jepang. Kini Museum Nasional bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.092/ 0/1979 tertanggal 28 Mei 1979. . No. Perubahan ini disesuaikan dengan kondisi waktu itu. Museum Pusat ditingkatkan statusnya menjadi Museum Nasional. serta memperkokoh persatuan dan persahabatan antar bangsa". Mengingat pentingnya museum ini bagi bangsa Indonesia maka pada tanggal 17 September 1962 Lembaga Kebudayaan Indonesia menyerahkan pengelolaan museum kepada pemerintah Indonesia. Pada tahun 1923 perkumpulan ini memperoleh gelar "koninklijk" karena jasanya dalam bidang ilmiah dan proyek pemerintah sehingga lengkapnya menjadi Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Museum Nasional mempunai visi yang mengacu kepada visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu "Terwujudnya Museum Nasional sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa. dan sekarang Departemen Pertahanan dan Keamanan).membangun sebuah gedung museum baru di lokasi yang sekarang. Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen diubah namanya menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesia. khususnya penduduk Jakarta. yang kemudian menjadi Museum Pusat. sebagaimana tercermin dalam semboyan barunya: "memajukan ilmu-ilmu kebudayaan yang berfaedah untuk meningkatkan pengetahuan tentang kepulauan Indonesia dan negeri-negeri sekitarnya". Kadang kala disebut juga "Gedung Arca" karena di dalam gedung memang banyak tersimpan berbagai jenis dan bentuk arca yang berasal dari berbagai periode. Mereka menyebutnya "Gedung Gajah" atau "Museum Gajah" karena di halaman depan museum terdapat sebuah patung gajah perunggu hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand yang pernah berkunjung ke museum pada tahun 1871. Museum ini sangat dikenal di kalangan masyarakat Indonesia. yaitu Jalan Medan Merdeka Barat No. Gedung museum ini baru dibuka untuk umum pada tahun 1868. berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tanggal 26 Januari 1950. 12 (dutu disebut Koningsplein West). Akhirnya. meningkatkan peradaban dan kebanggaan terhadap kebudayaan national.

Dibangunan ini juga ada tempat eksibisi yang bisa digunakan jika ada pameran. yaitu ketika ditemukannya prasasti . Inggris. geografi. antara abad ke-16 Masehi hingga abad ke-19 Masehi. Berbagai jenis peta antara lain peta tentang aneka budaya bangsa Indonesia. prasasti dan lain-lain. Koleksi Sejarah meliputi benda-benda berupa perabot. koleksi etnografi. disamping juga ada koleksi benda-benda berharga (emas). Lete. keramik.  Prasejarah Prasejarah merupakan suatu kurun waktu pada saat manusia belum mengenal tulisan. yaitu fosil toxaster dan amonit yang berumur antara 75 . dan lain-lain. koleksi batuan antara lain batuan sedimen. numismatik. dan teknologi.Bangunan di Museum Nasional diklasifikasikan menurut fungsinya. Cina dan Jepang  Geografi Koleksi Geografi Museum Nasional saat ini terdiri dari fosil. seperti Belanda. bisa kita jumpai koleksi prasejarah. Misalnya di gedung utama lantai dua khusus menyimpan koleksi emas perhiasan dari zaman kerajaan dari berbagai tempat di Indonesia. Benda-benda tersebut umumnya dibuat di Indonesia dan sebagian dibuat di luar negeri. lampu hias. Berikut adalah koleksi yang bisa dilihat di Museum Nasional  Sejarah Koleksi Sejarah Museum Nasional merupakan benda-benda yang mengandung nilai sejarah Indonesia dan benda-benda peninggalan dari masa pendudukan bangsa Eropa di Indonesia. Memasuki bangunan baru di sebelah utara yang berlantai 6. sextan. yaitu Phinisi.5 juta tahun yang lalu hingga dikenalnya tradisi tulisan pada abad ke-5 Masehi. koleksi keramik. dan lain-lain. peta perkembangan kota Batavia abad ke-16 . masa Prasejarah dimulai sejak keberadaan manusia sekitar 1. Di bagian belakang bangunan utama menyimpan koleksi berbagai macam arca dari zaman hindu Buddha.17 Masehi. Nade. Jerman.135 juta tahun. peta dunia pada sekitar abad ke-15 . dan metamorf. gerabah. gelas. meriam. Di Indonesia. beserta beberapa miniatur kapal. kronometer. dan Bali. dan koleksi masa prasejarah. peta Indonesia abad ke-16 Masehi. Di samping itu ada pula koleksi berbagai perlengkapan navigasi seperti kompas.18 Masehi.

cap/setempel. Jaman batu menghasilkan artefak paleolitik dan mesolitik (untuk berburu dan mengumpulkan makanan) serta artefak neolitik (untuk bercocok tanam). Museum Nasional memiliki berbagai jenis koleksi Prasejarah berupa replika tengkorak manusia purba. Indonesia di masa lalu merupakan penghasil utama rempah-rempah untuk komoditi perdagangan. uang kertas dan token yang pernah beredar dan digunakan oleh masyarakat. Sedangkan koleksi Heraldik yang dimiliki Museum asional adalah lambang-lambang seperti medali/tanda jasa. Jepang (abad ke-17 19 M). Koleksi-koleksi tersebut antara lain berupa kapak genggam dari batu gamping kersikan. Sedangkan jaman logam (paleometalik) menghasilkan artefak perunggu dan besi. mesolitik. artefak paleolitik. Thailand (abad ke-14 . antara lain hubungan perdagangan. yaitu jaman batu dan jaman logam. Portugis.Yupa di Kutai. beliung-belincung dari batu kalsedon. Perdagangan masa lalu dilakukan dengan cara pembayaran uang atau cara tukar menukar (barter) .19 M). Lainnya berasal dari Vietnam (abad ke-14 . di samping itu juga terdapat alat cetak uang.16 M). yaitu benda-benda yang pernah dibuat manusia atau dipakai sebagai alat oleh manusia. Selain koleksi numismatik dari dalam negeri. secara umum masa prasejarah dibagi menjadi dua jaman. Peninggalannya berupa fosil.  Numismatik & Keramik Koleksi Numismatik terdiri dari benda-benda seperti koin. tulang-belulang manusia dan binatang serta artefak. Timur Tengah (abad ke-18 . Eropa. neolitik dan artefak logam (paleometalik) serta benda-benda yang berkaitan dengan kepercayaan kepada nenek moyang. juga terdapat koleksi numismatik yang berasal dari negara-negara di benua Asia. Inggris dan Jepang) hingga masa kemerdekaan Indonesia. Afrika.220 M) sampai dengan masa dinasti terakhir. kalung manik-manik dari kaca serta kapak-kapak upacara perunggu. Kalimantan Timur. masa kolonial (Belanda. dan Eropa (abad ke-17 .19 M). Dinasti Qing (1644-1912). dari masa Dinasti Han (206 sM .16 M). Berdasarkan bahan dasar pembuatan alat atau teknologinya. Koleksi tersebut merupakan data sejarah yang membuktikan adanya hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain di masa lalu. Amerika dan Australia. Koleksi Keramik di Museum Nasional yang terbanyak berasal dari Cina. Koleksi Numismatik Museum Nasional sebagian besar berasal dari masa kerajaan-kerajaan Indonesia kuna. dan amulet.

dan masa kolonial yang disesuaikan dengan kebudayaan setempat. upeti atau barang bawaan. misalnya temuan emas yang sangat bernilai dari desa Wonoboyo.  Arkeologi Koleksi Arkeologi meliputi benda-benda budaya hasil kegiatan manusia dari masa Hindu Buddha dan lebih dikenal dengan sebutan masa Klasik Indonesia. Koleksi-koleksi tersebut terbuat dari emas. bagian bangunan.rempah-rempah dengan keramik yang berasal dari luar negeri. Koleksi Arkeologi sebagian besar berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. dan tanah liat yang dibakar. yaitu ruang miniatur rumah adat. Jawa Tengah. perhiasan. ekspedisi militer. prasasti. Semboyan "Bhineka Tunggat Ika" mencerminkan kondisi masyarakat Indonesia yang bersifat majemuk atau multikultural. arca binatang. Koleksi Arkeologi di Museum Nasional terdiri dari arca dewa-dewa Hindu. ruang tekstil. mata uang. dan ruang khasanah emas etnografi. Selain itu juga memiliki koleksi-koleksi penting .  Etnografi Koleksi etnografi Museum Nasional menyajikan benda-benda atau hasil budaya dari sukusuku bangsa di seluruh Indonesia. dan lain-lain. perak. perunggu. Jawa Timur. arca Buddha. keramik diduga pula datang sebagai hadiah. dimana berkembang kebudayaan lokal yang dipengaruhi oleh kebudayaan India. Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa yang memiliki bahasa dan kebudayaan yang berbeda-beda. atau oleh perorangan seperti dari para pejabat pemerintah dan para penyebar agama Selain ruang tersebut. Islam. Koleksi etnografi menunjukkan pengaruh berbagai kebudayaan pada masa Hindu. koleksi etnografi juga mempunyai ruang pamer khusus. arca perwujudan. Masa ini berlangsung dari awal abad ke-5-15 Masehi. Selain karena perdagangan. Pengumpulan koleksi antara lain dilakukan melalui kegiatan ekspedisi ilimiah. peralatan upacara. Sebagian besar koleksi etnografi dikumpulkan pada masa pemerintahan kolonial Belanda terutama pada pertengahan abad ke-19 dan awal abad ke-20 Masehi. Benda-benda etnografis itu berupa peralatan hidup yang digunakan oleh suatu suku bangsa baik yang dipakai untuk kepertuan upacara maupun sehari-hari. batu. arca batu Prajñaparamita dari Singosari.

per orang. Dengan tiket masuk masuk hanya Rp5000. Kutai Kalimantan Timur. Sumatera Barat juga merupakan koleksi Arkeologi yang cukup menarik perhatian dilihat dari ukurannya yang sangat besar. misalnya menempatkan beberapa pengawas di koleksi-koleksi yang rentan rusak agar tidak menjadi sasaran vandalisme. Museum Nasional sangat menarik untuk dikunjungi. seperti prasasti tertua di Indonesia.. Walau begitu. dan prasasti-prasasti yang berasal dari masa kerajaan Sriwijaya.lainnya. terutama bagi mereka yang ingin menikmati koleksi-koleksi berharga yang ada dimuseum ini. masih ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh pengelola museum. prasasti-prasasti dari kerajaan Tarumanegara. . yaitu prasasti Yupa dari Muara Kaman. Arca Bhairawa Buddha dari Padang Roco.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->