MAKALAH KESEHATAN LINGKUNGAN PENGARUH LIMBAH INDUSTRI

DIISUSUN OLEH :

NAMA NIM KLS

: ABDUL GAFUR YUSUF : NH 01 10 013 : A1

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NANI HASANUDDIN MAKASSAR 2011

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat tuhan yang maha Esa atas limpahan rahmat. maka kami minta ma’af yang sebesar-besarnya dan kami mengharapkan keritik dan saran dari teman-temsan yang membacanya. karunia dan hidayahnya sehngga penulis bisa menyusun makalah kesehatan lingkungan yang berjudul pengaruh limbah industri sebagai tugas makalah yang diberikan oleh dosen. . Dalam penyusunan makalah ini mungkin banyak kekeliruan dan kekurangan.

5 B.DAFTAR PUSTAKA KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………………………... MACAM-MACAM DAN DAMPAK LIMBAH INDUSTRI …………………………………… 2 C. 1 BAB II PEMBAHASAN A. SARAN ……………………………………………………………………………………………………… 5 . 2 B. DAMPAK POSITIF LIMBAH INDUSTRI ………………………………………………………. PENGERTIAN …………………………………………………………………………………………….. 4 BAB III PENUTUP A. TUJUAN ……………………………………………………………………………………………………. LATAR BELAKANG ……………………………………………………………………………………. KESIMPULAN ……………………………………………………………………………………………. 1 B. i BAB I PENDAHULUAN A.

Dengan cara mereview hasil-hasil penelitian dan tulisan-tulisan yang lalu. CN. Namun dalam kegiatan industri akan diikuti dengan dampak negatif limbah industri terhadap lingkungan hidup manusia. Pb. Untuk mengetahui dampak dari limbah industri 3. akan diulas dampak negatif limbah industri yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan kita. akumulasi dalam daging ikan dan moluska. Untuk menganalisis dan memecahkan masalah akibat limbah industri . Limbah industri yang toksik akan memperburuk kondisi lingkungan dan akan meningkatkan penyakit pada manusia dan kerusakan pada komponen lingkungan lainnya. terutama bila limbah cair tersebut mengandung racun seperti: As. Limbah cair industri paling sering menimbulkan masalah lingkungan seperti kematian ikan. LATAR BELAKANG Untuk peningkatan taraf hidup bangsa Indonesia perlu pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan cara memajukan pembangunan. Untuk menambah wawasan tentang pengaruh limbah industri 2. Salah satu unsur penting dalam pembangunan tersebut adalah pembangunan di bidang industri. keracunan pada manusia dan ternak. Dari hasil penelitian diketahui bahwa limbah industri dapat menghasilkan bahan toksik terhadap lingkungannya yang berdampak negatif terhadap manusia dan komponen lingkungan lainnya. Cd. Hg. kematian plankton. atau Zn. B. TUJUAN 1. Cu.BAB I PENDAHULUAN A. F. Cr.

Banyak dan beragamnya industri. Air buangan (efluen) atau limbah buangan dari pengolahan pangan dengan Biological Oxygen Demand ( BOD) tinggi dan mengandung polutan seperti tanah. Limbah usaha kecil pangan dapat menimbulkan masalah dalam penanganannya karena mengandung sejumlah besar karbohidrat. mineral. Sebagai contohnya limbah industri tahu. mengakibatkan pula besarnya limbah cair yang dikeluarkan kelingkungan sekitarnya. 2.dampak yang dihasilkan oleh limbah. MACAM-MACAM DAN DAMPAK LIMBAH INDUSTRI 1. garam-garam. Air limbahnya bersifat mencemari karena didalamnya terkandung mikroorganisme. tempe. Limbah Industri Kimia & Bahan Bangunan Industri kimia seperti alkohol dalam proses pembuatannya membutuhkan air sangat besar. larutan alkohol. lemak . dan sisa-sisa bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan dan pembersihan. tempe. Limbah mungkin problematika kehidupan yang tidak lepas dari kehidupan sehari . tapioka dan pengolahan ikan (industri hasil laut). Apabila efluen dibuang langsung ke suatu perairan akibatnya menganggu seluruh keseimbangan ekologik dan bahkan dapat menyebabkan kematian ikan dan biota perairan lainnya. Limbah Industri Pangan Sektor Industri/usaha kecil pangan yang mencemari lingkungan antara lain . protein. PENGERTIAN Limbah industri adalah sisa-sisa dari pengelolahan pabrik yang di buang dan sudah tidak dipakai lagi. maka banyak dan beragam pula penyakit yang akan ditimulkan oleh limbah industri di lingkungan. menurut penelitian bahwa limbah industri mengandung toksin yang dapat menghantarkan efek buruk pada lingkungan. senyawa organik dan anorganik baik terlarut maupun tersuspensi serta .BAB II PEMBAHASAN A. tahu. tapioka industri hasil laut dan industri pangan lainnya. dapat menimbulkan bau yang menyengat dan polusi berat pada air bila pembuangannya tidak diberi perlakuan yang tepat. Lalu apakah kita jugamengetahui dampak . panas dan insektisida. baik itu limbah industri maupun domestik? Tentu kita juga tidak mengetahui dampak-dampak apa baik itu kita rasakan secara langsung maupun tidak langsung B.hari warga .

kadar minyak tinggi dan beracun (mengandung limbah B3 yang tinggi). asap dan gas yang mengotori udarasekitarnya. arsen. kebisingan yang ditimbulkan mesin dalam industri baja (logam) mengganggu ketenangan sekitarnya. Kegiatan lain sektor ini yang mencemari lingkungan adalah industri yang menggunakan bahan baku dari barang galian seperti batako putih. pernafasan dan akibatnya dapat dilihat dengan segera.senyawa tambahan yang terbentuk selama proses permentasi berlangsung. batik printing. Keracunan Fenal dapat menimbulkan sakit perut dan sebagainya. BOD tinggi. penyamakan kuit dapat mengakibatkan pencemaran karena dalam proses pencucian memerlukan air sebagai mediumnya dalam jumlah yang besar. Industri ini mempunyai limbah cair selain dari proses produksinya juga. gas berupa uap alkohol. misalnya keracunan H2 S. 4. sebagai akibat masuknya zat-zat toksis kedalam tubuh dalam dosis yang kecil tetapi terus menerus dan berakumulasi dalam tubuh. Sebagian besar bahan pencemarannya berupa debu. endapan Ca SO4. kategori limbah industri ini adalah llimbah bahan beracun berbahayan (B3) yang mencemari air dan udara. raksa. Selain pencemaran udara oleh bahan buangan. genteng. air sisa pencucian peralatan. CO dalan dosis tinggi. asbes dan sebagainya. kadar bahan pencemar yang tinggi dan . Pencemaran timbul sebagai akibat dari penggalian yang dilakukan terus-menerus sehingga meninggalkan kubah-kubah yang sudah tidak mengandung hara sehingga apabila tidak dikreklamasi tidak dapat ditanami untuk ladang pertanian. kulit. sehingga efeknya baru terasa dalam jangka panjang misalnya keracunan timbal. Limbah Industri Logam & Ekektronika. yakni keracunan akibat masuknya dosis tertentu kedalam tubuh melalui mulut. Keracunan kronis. 3. Bahan buangan yang dihasilkan dari industr besi baja seperti mesin bubut. dimana air buangan mengandung sisa-sisa warna. Dapat menimbulkan lemas dan kematian. Limbah Industri Sandang Kulit & Aneka Sektor sandang dan kulit seperti pencucian batik. limbah padat berupa onggokan hasil perasan. Proses ini menimbulkan air buangan (bekas Proses) yang besar pula. batu kapur/gamping dan Kerajinan batu bata. Industri fermentasi seperti alkohol disamping bisa membahayakan pekerja apabila menghirup zat dalam udara selama bekerja apabila tidak sesuai dengan Threshol Limit Valued (TLV) gas atau uap beracun dari industri juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar. cor logam dapat menimbulkan pemcemaran lingkungan. Gangguan terhadap kesehatan yang dapat ditimbulkan efek bahan kimia toksik : Keracunan yang akut.

Walaupun industri baja/logam tidak menggunakan larutan kimia. maka akan memberikan pengaruh yang menbahayakan seperti yang telah diuraikan diatas. Karbon Dioksida (CO2). akan menghasilkan keunggulan kompetitif dan manfaat ekonomi. SO2. 5. Berdasarkan hal di atas pengembangan industri harus diimbangi dengan upaya pengelolaan lingkungan dalam bentuk penanganan limbah yang dilepaskan. dapat menyebabkan gangguan serius. 3. kemudian sakit kepala. Belerang Dioksida (SO2). DAMPAK POSITIF LIMBAH INDUSTRI Perkembangan industri dewasa ini telah memberikan sumbangan besar terhadap perekonomian Indonesia. dapat mengakibatkan sesak nafas. buangan dapat menghambat proses oksidasi biologi dari sistem lingkungan. Di lain pihak hal tersebut juga memberi dampak pada lingkungan akibat buangan industri maupun eksploitasi sumber daya yang semakin intensif dalam pengembangan industri. Debu. 4. dapat menyebabkan iritasi. dapat mengakibatkan pingsan yang bisa diikuti dengan kematian. Bila keracunan berat. Lebih lanjut dinyatakan harus ada transformasi kerangka kontekstual dalam pengelolaan industri. dan bila tercampur dengan gas CO2. peradangan lensa mata (pada konsentrasi 20 ppm).tingkat kebisingan yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan manusia baik yang bekerja dalam pabrik maupun masyarakat sekitar. Karbon Monoksida (CO). pembengkakan paru-paru/celah suara. mengantuk dan telinganya berdenging. kolam atau sawah dan sebagainya. mengganggu pendengaran. tetapi industri ini memcemari air karena buanganya dapat mengandung minyak pelumas dan asam-asam yang berasal dari proses pickling untukmembersihkan bahan plat. nafas pendek. pusing-pusing. pada konsentrasi 6-12 ppm dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan. yang diawali dengan napas pendek dan sakit kepala. otot lemah. Bahaya dari bahan-bahan pencemar yang mungkin dihaslkan dari proses-proses dalam industri besi-baja/logam terhadap kesehatan yaitu : 1. 2. Hal tersebut disertai . ketegangan otot. Efisiensi bahan dan energi dalam pemanfaatan. sesak nafas Kebisingan. bila bahan pencemar dialirkan keseungai. menyempitkan pembuluh darah. Minyak pelumas. Emisi. dan daur ulang. berat. yakni keyakinan bahwa operasi industri secara keseluruhan harus menjamin sistem lingkungan alam berfungsi sebagaimana mestinya dalam batasan ekosistem lokal hingga biosfer. C. kosentrasi pemikiran dan efisiensi kerja. menghalangi pandangan. sedangkan bahan buangan padat dapat dimanfaatkan kembali. 6. menurunya kewaspadaan. pemrosesan. dapat mengganggu pernafasan. pusing-pusing pikiran kacau dan melemahkan penglihatan dan pendengaran.

maka bakteri akan menguraikan bahan organik yang mengandung protein. Digester permanen bahannya dari pasangan batu bata. atau beton dengan ruangan penyimpanan gas di atasnya. Berikut ini adalah proses terjadinya gas bio. Air limbah terus dimasukkan. Kontruksi fixed Domed Digester (Digester Permanen). Saat tekanan gas tinggi maka slurry akan terdorong ke bak pelimpahan selanjutnya akan meluap keluar melalui lubang pengeluaran secara otomatis dan mengalir ke bak an aerobic sistem. lemak suhu antara 150C-350C.5-3%). O2(1-4%). CO2(27-45%). b. a. air limbah tahu dimasukkan ke dalam digester. Kemudian tutup digester dipasang dengan tanah liat sebagai sealnya dan diatasnya diisi dengan air hingga penuh. pasangan batu kali. Air limbah industri tahu ini mempunyai kandungan Methana (CH4) lebih dari 50% sehingga sangat memungkinkan untuk bahan sumber energi gas Bio-gas. Bila gas digunakan maka tekanan akan berkurang dan slurry masuk kembali ke digester. N2(0. Pengisian ini hingga penuh melimpah ke dasar bak pelimpahan. Digester ruangan gasnya sudah tetap sehingga bila produksi gasnya lebih akan terbuang keluar melalui lubang pengeluaran. suhu optimal antara 320C-350C. Untuk daerah tropis seperti Indonesia. dihasilkan limbah sekitar 2/3 bagian atau sekitar 75% dari bahan mentahnya. Campuran gas ini mudah terbakar bila kandungan CH4 (Methana) melebihi 50%. Dari proses pengolahan singkong menjadi tepung tapioka. Gas bio tersebut campuran dari berbagai gas antara lain: CH4 (54-70%).dan setelah ± 30 hari akan dihasilkan bio gas. Industri tahu Limbah industri tahu yang berupa cair dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan bio-gas. Digester permanen ini pembangunannya harus teliti karena bila terjadi salah membangunnya atau tidak hati-hati misalnya sampai terjadi lubang sebesar jarum berarti digester tersebut bocor. CO(1%) dan H2S. Dimana limbah tersebut berupa limbah padat yang biasa disebut onggok (ampas singkong) dan lindur Mengingat tingginya volume limbah hasil produksi tersebut. Dalam hal ini ampas singkong dan lindur dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan etanol karena kandungan karbohidrat yang tersisa pada limbah tepung tapioka tersebut masih banyak. maka akan sangat menguntungkan sekiranya limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih berdaya guna. Bio-gas sendiri adalah gas pembusukan bahan organik oleh bakteri dalam kondisi anaerob. Industri tepung tapioka Salah satu jenis industri yang cukup banyak menghasilkan limbah adalah pabrik pengolahan tepung tapioka.dengan kegiatan penilaian terhadap resiko lingkungan akibat kegiatan maupun hasil buangan industri untuk mendapatkan tingkat resiko dan bahaya dari kegiatan industri tersebut. Pada kondisi anaerob. setelah pembangunan selesai. .

Pemerintah harus mengawasi pembuangan limbah industri dengan sungguh-sungguh. KESIMPULAN Limbah industri adalah sisa-sisa dari pengelolahan pabrik yang dibuang dan tidak dipakai lagi. . B. Di samping itu perlu dilakukan penelitian atau kajian-kajian lebih banyak lagi mengenai dampak limbah industri yang spesifik (sesuai jenis industrinya) terhadap lingkungan serta mencari metoda atau teknologi tepat guna untuk pencegahan masalahnya. melakukan proses daur ulang dan yang terpenting harus melakukan pengolahan limbah industri guna menghilangkan bahan pencemaran atau paling tidak meminimalkan bahan pencemaran hingga batas yang diperbolehkan.BAB III PENUTUP A. memasang alat pencegahan pencemaran. Setiap industri mempunyai limbah dan biasa menimbulkan toksin sesuai dengan sesuai dengan jenis industrinya. dan mengandung toksin yang dapat menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Pelaku industri harus melakukan caracara pencegahan pencemaran lingkungan dengan melaksanakan teknologi bersih. SARAN Saran yang dapat disampaikan : limbah industri harus ditangani dengan baik dan serius oleh Pemerintah Daerah dimana wilayahnya terdapat industri.

Erlangga Jakarta. Google.co. www.co. 2011. www. Prinsip-Prinsip Masalah Pencemaran Lingkungan. Dampak limbah industri. Jakarta. Kualitas Lingkungan di Indonesia 1990. Muhamad suryani.id.id. Makassar. .google. Ghalia. 1982.DAFTAR PUSTAKA Fuad Amsyari. 2011. Pengaruh limbah industri. 1990. Makassar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful