MODUL AKUNTANSI SEMESTER VI 2009 Menyelesaikan Siklus Akuntansi Manufaktur Oleh : Masliana, S.

Pd Pemerintah Kota Banjarmasin Dinas Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Negeri 1 Banjarmasin 2009

KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Tuhan yang Maha Esa, karena modul tentang kompetensi menyelesaikan Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur telah diselesaikan. Modul ini terdiri dari menyiapkan proses penyusunan Laporan Keuangan, Jurnal Penyesuaian membukukan Jurbal Penyesuaian, menyusun Neraca Lajur, menyusun Laporan Keuangan dan Membuat Jurbal Penutup. Lima bagian dari siklus akuntansi ini tidak dapat dipisahkan dalam mencapai kompetensi ini. Modul ini menggunakan pendekatan berbasis kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja juga berdasarkan standar kompetensi Nasional Bisnis dan Managemen. Akhirnya, penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan modul ini masih terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan. Oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan untuk perkiraan modul ini Banjarmasin, Penyusun Januari 2009

Masliana, S.Pd

IDENTITAS DAN PENGESAHAN 1. a. Judul Modul Perusahaan b. Program Keahlian c. Kelas 2. Penyusun a. Nama b. Gol/ Pangkat/ NIP c. Jabatan 3. Sekolah : Menyelesaikan Siklus Akuntansi Manufaktur : Akuntansi : III Akuntansi : Masliana, S.Pd : Penata TK. I/ III/ d/ 132118403 : Guru SMK Negeri 1 Banjarmasin : SMK Negeri 1 Banjarmasin Jl. Mulawarman No. 45 Banjarmasin (0511) 4368225 Banjarmasin, Januari 2009 Mengetahui/ Menyetujui, Kepala Sekolah Penyusun

Susilo Rochmanhadi R. S.Pt, M.M NIP. 131469850

Masliana, S.Pd NIP. 132118403

DAFTAR ISI

...................... 2 Tujuan Akhir............................................... 36 4................... 36 7...................................................................................................................................... iv BAB I............................................................................................ Kegiatan Belajar............................................................................................................... 1 Deskripsi.............................................. Tugas.... Uraian Materi........................................ 36 BAB I PENDAHULUAN ............................................... i IDENTITAS DAN PENGESAHAN................. 1 Petunjuk Penggunaan Modul.....Halam an HALAMAN DALAM ...................................... Rencana Belajar Siswa. Rangkuman.................................................................... ii KATA PENGANTAR..................................................................................... 7 B... 36 6...................................................................................................... Tes Formatif................... Kunci Jawaban ....................................................................... 8 2.................................................................................................................................................................................... 8 1................. PENDAHULU......... 8 3..................... 3 Kompetensi........... PEMBELAJARAN.. 1 Prasyarat......................................................... iii DAFTAR ISI....................................................... 36 5............................ 3 Cek Kemampuan....................................................................... 7 A........................................................................................................................... 4 BAB II.............................................................................................................................................................................................................................. Lembar Kerja......... Tujuan......

Modul ini berisi tentang membuat jurnal penyesuaian. Setelah selesai mempelajari modul ini peserta diklat diharapkan dapat membuat jurnal penyesuaian. membuat neraca lajur. Petunjuk Penggunaan Modul . membuat jurnal penutup dan menyusun laporan keuangan perusahaan industri. Prasyarat Sebelum memulai modul ini. B. membuat jurnal penutup dan dapat membuat laporan keuangan perusahaan industri. peserta diklat harus sudah menyelesaikan Modul dibawah ini : 1 AK-MN-014A Mengelola dana kas kecil 2 AK-MN-001A Mengelola order penjualan 3 AK-MN-002A Mengelola proses kredit 4 AK-MN-004A Mengelola kartu piutang 5 AK-MN-005A Mengelola penagihan piutang 6 AK-MN-006A Mengelola administrasi pembelian 7 AK-MN-007A Mengelola kartu hutang 8 AK-MN-008A Mengelola kartu persediaan supplies 9 AK-MN-003A Mengelola administrasi gudang 10 AK-MN-015A Mengelola aktiva tetap 11 AK-MN-017A Mengelola buku jurnal 12 AK-MN-018A Mengelola buku besar 13 AK-MN-016A Mengelola administrasi pajak 14 AK-MN-012A Mengelola kartu persediaan bahan baku 15 AK-MN-009A Mengelola kartu persediaan barang jadi 16 AK-MN-010A Mengelola administrasi gaji dan upah 17 AK-MN-011A Mengelola kartu biaya produksi C. membuat neraca lajur. membukukan jurnal penyesuaian.A. Deskripsi Modul berjudul Menyelesaikan Siklus Akutansi Perusahaan Manufaktur ini merupakan salah satu modul yamg harus dipelajari oleh peserta didik program keahlian Akutansi. membukukan jurnal penyesuaian.

Menyediakan daftar saldo akun buku besar. E. kalkulator. 4. Informasikan kepada siswa bagaimana cara menggunakan modul. Bagi Peserta Diklat Bacalah setiap bagian modul ini secara cermat. . Menyediakan kertas kerja penyusunan laporan keuangan. penggaris. Menyediakan dokumen jurnal 1. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini. 2.1. Kompetensi Kode Unit : AK-MN-019A Judul Unit : Menyelesaikan Siklus Akutansi Manufaktur Deskripsi Unit: Unit ini berkaitan dengan pengetahuan. peserta diklat diharapkan mampu/dapat mengetahui dan mengelola siklus akutansi perusahaan manufaktur. 2. metode pembelajaran dan durasi waktu. kerja tugas dengan baik secara individu maupun kelompok dengan baik dan benar. D. cara penilaian dan alat yang digunakan dalam pembelajaran. dan sikap yang dituntut dapat menyelesaikan siklus akutansi perusahaan industri. 3. mencatat kemajuan siswa. 4. keterampilan. dan stop map. Gunakan alat yang telah disediakan secara efisien. mwnindaklanjuti dan memberikan feed back atas pencapaian belajar siswa. 3. Sumber belajar lain Buku yang relevan dengan pembelajaran ini. Elemen kompetensi 1. Bahan dan alat Bahan dan alat lain yang digunakan saat mempelajari modul ini adalah : Alat tulis. Ajukan pertanyaan apabila ada hal-hal yang kurang jelas. Menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan Kriteria unjuk kerja Menyediakan peralatan yang dubutuhkan untuk penyusunan laporan keuangan.

Rekapitulasi jurnal penyesuaian untuk setiap akun tersajikan. Menyajikan rekapitulasi jurnal penutup untuk setiap akun. Mengidentifikasi akun yang didebit dan kredit. Menyediakan data penyusunan laporan kauangan. Menyajian laporan Laba rugi. 1. Mengidentifikasi akun buku besar dan buku pembantu yang diperlukan. 5. 4. Menyusun neraca lajur 3. 4. 1. 2. Membuat jurnal penutup penyesuaian. laporan arus kas. Mencatat jurnal penyesuaian. 3. Mengidentifikasi jumlah rupiah akun yang didebit dan kredit.cek kemampuan .2. 2. 5. Neraca. Membuat jurnal penyesuaian 5. 3. buku besar dan buku pembantu yang akan digunakan dalam proses penyesuaian. Mencatat jurnal penutup. F. Mengidentifikasi njumlah rupiah akun yang didebit dan kredit. 2. Mengidentifikasi akun yang didebit dan kredit. Menyediakan buku jurnal. dan laporan tambahan lain yang dipergunakan perusahaan. Menyajukan jumlah rupiah debit dan kredit menunjukan jumlah angka yang sama. 1. laporan modal atau laporan saldo laba. Membukukan jurnal penyesuaian 6. 2. 5. Menyajikan kertas kerja neraca lajur. 1. 2. 1. Mengidentifikasi data yang diperlukan untuk penyusunan laporan keuangan. 6. Membukukan jurnal penyesuaian. Mengidentifikasi dokumen jurnal penutup. Mengidentifikasi dokumen jurnal penyesuaian. Menyusun laporan keuangan 4.

000 21.000 1.Dalam contoh ini terutama ditekankan kepada penyelesaian perkiraan-perkiraan yg termasuk kelompok biaya produksi.000 10.500 1.Sebagai ilustrasi berikut ini contoh penyelesain neraca lajur perusahaan industri yg menerapkan system pencatatan periodik.000 5.000 250.000 9.500 4.000 50.000 15. mengingat perkiraan-perkiraan yg sifatnya umum penyelesaiannya sama seperti yg sudah dipelajari pada neraca lajur perusahaan dagang. Anggaplah proses pencatatan transaksi yg terjadi pada CV “ANDHIKA” selama satu periode.000 28.000 30.500 8. Gedung pabrik Tanah Hutang usaha Modal andhi Penjualan Pembelian bahan baku Upah langsung Upah tak langsung Biaya pembangkit tenaga Reparasi dan pemeliharaan mesin Beban penjualan Beban administrasi & umum jumlah 3.400 11. sampai dengan posting di buku besar sudah selesai dilakukan. mesin-mesin Gedung pabrik Akum. Neraca saldo yg diambil dari buku besar CV “ANDHIKA” per 31 desember 2005.000 14. Peny.500 700 2.000 138.000 .000 Neraca saldo K 12.500 250. menunjukan data sebagai berikut: CV ANDHIKA NERACA SALDO Per 31 Desember 2008 (Dalam ribuan rupiah) perkiraan D Kas Piutang usaha Persediaan bahan baku Persediaan dalam proses Persediaan barang jadi Perlengkapan kantor Perlengkapan pabrik Asuransi pabrik dibayar dimuka Mesin-mesin Akum.peny.000 75.300 600 40.500 18.

000 . ANDHIKA” per 31 Desember 2008 6. ANDHIKA” per 31 Desember 2008 . neraca “CV. 1) persediaan per 31 Desember 2008: . diperoleh data untuk penyesuaian per 31 Desember 2008 sebagai berikut: (jumlah dalam ribuan rupiah). Dari beban perlengkapan kantor. Rp 400 5) Mesin-mesin dan gedung pabrik disusutkan masing-masing sebesar Rp 4.Rp 2.500 . ANDHIKA” per 31 Desember 2008 4. laporan biaya produksi “CV.……………Rp 3.500 2) perlengkapan kantor yg belum dipakai.000 6) Beban reparasi dan pemeliharaan mesin yg masih harus dibayar.Setelah saldo perkiraan-perkiraan buku besar diteliti kembali. 3) Perlengkapan pabrik yg habis dipakai..Rp 3.barang jadi. neraca lajur “CV.. jurnal penyesuaian per 31 Desember 2008 2.……………………. buatlah: 1. seharga Rp 2.barang dalam proses.……………………. laporan perubahan modal “CV.bahan baku. ANDHIKA” per 31 Desember 2008 3. 40% dibebankan kepada bagian penjualan dan 60% menjadi beban bagian administrasi dan umum. ANDHIKA” per 31 Desember 2008 5.000 dan Rp 2.000 4) Asuransi pabrik yg telah lewat waktu. ditaksir seharga Rp 200. laporan laba rugi “CV.. sebesar Rp 200 Atas dasar keterangan di atas.

pelaksanaan kerja Membukukan jurnal penyesuaian kelompok Mengerjakan soal-soal C.menyusun laporan keuangan :SMK Negeri 1 Banjarmasin :Bisnis & Manajemen :Akuntansi :III Ak/6 Ket. pengetahuan dan keterampilan sebagai berikut: a.menyusun neraca lajur 4. Rapi dan teliti menyusun neraca lajur c. Lap.kegiatan belajar 1. Membuat jurnal penyesuaian Kegiatan pemelajaran A. Ktrpl.kegiatan awal -pemb. Cermat dan teliti menyusun laporan keuangan d.keu.membuat jurnal penyesuaian 2.peralatan yg dibutuhkan untuk meny. 6 1. Menyusun neraca lajur Diskusi: 1.kegiatan penutup B. Tujuan Setelah selesai pemelajaran pada modul ini maka siswa diharapkan mempunyai sikap. 3. Keu.bentuk-bentuk lap. Cermat dan teliti membuat jurnal penutup . Satuan pendidikan Kelompok Program keahlian Kelas/Semester pertemuan materi 1 s. Keu.menjelaskan tata cara kerja Menyusun laporan keuangan klp 2.RENCANA BELAJAR SISWA Mata diklat Kompetensi Sub kompetensi :Akuntansi :menyelesaikan siklus akuntansi manufaktur :1. Proses yg ingin dicapai B. 2. Rapi dan teliti menyiapkan proses penyusunan laporan keuangan b.BAB II PEMELAJARAN A.macam-macam lap. Cermat membuat jurnal penyesuaian yang diperlukan e.membukukan jurnal penyesuaian 3. Cermat dan teliti membukukan jurnal penyesuaian f. Klp -inf.d.Kegiatan inti problem solving & kerja Klp.

termasuk kedalam kelompok ini. dengan menerapkan system pencatatan periodic. antara lain: a) Persediaan barang dalam proses b) Persediaan bahan baku c) Pembelian bahan baku d) Retur pembelian bahan baku e) Potongan pembelian bahan baku f) Upah langsung g) Upah tak langsung h) Biaya listrik pabrik i) Biaya asuransi pabrik j) Biaya perlengkapan pabrik k) Biaya penyusutan mesin-mesin l) Biaya penyusutan gedung pabrik m) Perkiraan –perkiraan biaya produksi tak langsung lainya n) Ikhtisar biaya produksi yang merupakan perkiraan tempat pengumpulan biaya produksi dari perkiraan-perkiraan di atas. Seperti halnya dalam perusahaan dagang.Uraian materi SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN INDUSTRI Pada bagian ini dibahas mengenai siklus akuntansi perusahaan industri. Pembahasan terutama ditekankan kepada prosedur pengumpulan biaya produksi. bahan baku. biaya-biaya penjualan. modal. penghasilan. yaitu perkiraan-perkiraan yg berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi-transksi yg sifatnya umum.prosedur akuntansi Prosedur akuntansi yang sifatnya umum. penyusunan laporan harga pokok produksi dan laporan keuangan perusahaan industri. tidak berbeda denagn posedur akuntansi pada perusahaan dagang. biaya-biaya administrasi dan umum 2) Perkiraan-perkiraan yg berfungsi sebagai tempat mencatat terjadinya biaya produksi. termasuk kedalam kelompok ini adalah perkiraan-perkiraan harta. dapat dikelompokkan sebagai berikut: 1) Perkiraan-perkiraan umum. penyusunan neraca lajur. Perkiran ini dibuka pada setiap akhir periode 2. 1. Prosedur akuntansi perusahaan industri yang tidak terdapat dalam perusahaan dagang. adalah akuntansi pengumpulan biaya produksi. tenaga kerja langsung yang dipakai dalam proses produksi dan biaya-biaya produksi .2. perkiraan-perkiraan yang digunakan dalam buku besar perusahaan industri. Dalam akuntansi perusahaan industri yang menerpkan system periodik.perkiraan-perkiraan buku besar Sesuai dengan bidang-bidang kegiatannya.

yaitu dengan mendebet “pembelian bahan baku” dan mengkredit perkiraan “hutang usaha “.retur pembelian bahan baku………. Rpxxxxx .. Rpxxxxx Pembelian bahan baku yang dilakukan secara tunai. Dari jurnal pembelian selanjutnya secara periodik di posting ke buku besar. Rpxxxxx saldo perkiraan retur pembelian bahan baku. di catat dan dikumpulkan dengan cara sebagai berikut: 1) Akuntansi Biaya Beban Baku Yang berhubungan dengan biaya bahan baku yang terjadi dalam suatu periode. Jumlah ini menunjukan harga pokok bahan baku yang dibeli selama satu periode. Dalam hal ini pembelian bahan baku yg dilakukan secara kredit jarang terjadi..pembelian bahan baku……………… Rpxxxxx b) Retur pembelian bahan baku Transaksi retur pembelian bahan baku.. Oleh karena itu saldo perkiraan retur pembelian bahan baku. maka transaksi pembelian bahan baku dicatat dalam jurnal umum sebagai berikut: Pembelian bahan baku. jika sering terjadi dicatat dalam buku jurnal pembelian.ikhtisar biaya produksi……………... merupakan pengurangan terhadap harga pokok bahan baku yang dibeli.. setiap akhir periode dipindahkan ke kredit perkiraan ikhtisar biaya produksi.tak langsung yang terjadi. yaitu dengan jurnal sebagai berikut: Retur pembelian bahan baku…………Rpxxxxx . terdiri atas a) Pembelian bahan baku : Transaksi pembelian bahan baku yang dilakukan secara kredit.Rpxxxxx -hutang usaha. Oleh karena itu saldo perkiraan “pembelian bahan baku” setiap akhir periode dipindahkan (ditutup) ke perkiraan “ikhtisar biaya produksi”.………………. yaitu dengan jurnal sebagai berikut: Ikhtisar biaya produksi………………. dicatat dalam jurnal umum sebagai berikut: Hutang usaha…………………………Rpxxxxx . yaitu dengan mendebet perkiraan “pembelian bahan baku” dan kredit pada perkiraan “kas”. dicatat dalam jurnal pengeluaran kas. Perkiraan “pembelian bahan baku” pada akhir periode akan menunjukan saldo debet.Rpxxxxx . Dengan demikian merupakan bagian dari bahan baku disediakan untuk diproses dalam periode bersangkutan.……………………….

. 1 juli 2007.00 .Rpxxxxx . Dengan demikian belum ada catatan dalam buku besar mengenai harga pokok persediaan bahan baku akhir periode.pembelian kredit bahan baku. Oleh karena itu pada akhir periode harus dipindahkan ke perkiraan “ikhtisar biaya produksi”..00 ..00 ..retur pembelian bahan baku. Harga pokok bahan baku tersebut merupakan bagian dari harga pokok bahan baku yang akan dipakai dalam proses produksi pada periode yang bersangkutan.0000.persediaan bahan baku……………… Rpxxxxx d) Persediaan bahan baku akhir periode Harga pokok bahan baku yang belum terpakai dalam proses produksi pada akhir periode..c) Persediaan bahan baku awal periode Seperti telah dijelaskan di muka.00 .. merupakan sebagian dari bahan baku yang dibeli pada periode itu. dengan pencatatan sistem periodik baru diketahui setelah diadakan pemeriksaan secara fisik di gudang bahan baku. Jurnal untuk mencatat harga pokok persediaan bahan baku akhir periode merupakan jurnal penyesuaian...700..Rp 1...300.. yaitu sebagai berikut: Persediaan bahan baku………………. Persediaan tersebut akan menjadi persediaan awal pada periode berikutnya. yaitu dengan jurnal sebagai berikut: Ikhtisar biaya produksi……………….Rp 200.Rp 2....0000.persediaan bahan baku per 31 juli 2007 setelah diadakan pemeriksaan secara fisik..0000. perkiraan persediaan hanya berfungsi sebagai mencatat persediaan pada akhir periode.0000.. menunjukan harga pokok persediaan bahan baku pada awal periode. berarti termasuk dalam jumlah yang dipindahkan dari perkiraan “pembelian bahan baku” ke perkiraan “ikhtisar biaya produksi” dan dicatat pada perkiraan “persediaan bahan baku”.Rp 6. dalam pencatatan sistem periodik. Rpxxxxx sebagai ilustrasi. Sisa bahan baku pada akhir periode.. Dengan demikian saldo perkiraan “persediaan bahan baku” dalam suatu periode.……………….800.Rpxxxxx . berikut contoh prosedur akuntansi biaya bahan baku dengan sistem periodik: misalkan dari kegiatan PT “HS” selama bulan juli 2007.ikhtisar biaya produksi…………….persediaan bahan baku. diperoleh data mengenai bahan baku sebagai berikut: .…………….

000..00 . untuk mengumpulkan biaya bahan baku yang dipaki dalam proses produksi: • untuk memindahkan harga pokok persediaan bahan baku awal periode: ikhtisar biaya produksi….00 ..000.00 • jurnal untuk mencatat harga pokok persediaan bahan baku akhir periode: persediaan bahan baku………Rp 2...ikhtisar biaya produksi…….00 (2) jurnal untuk mencatat retur pembelian bahan baku: pembelian bahan baku………..00 • untuk memindahkan saldo perkiraan pembelian bahan baku: ikhtisar biaya produksi….....00 juli 31 penutup Rp6.00 Rp1.000..00 pembelian bahan baku jumlah Rp 6.Rp 6.retur pembelian bahan baku… Rp 200..300.persediaan bahan baku…….800... Rp6..00 juli 31 Rp 2.000.300.700.Rp 6.300..000.00 (3) jurnal yang harus dibuat pada akhir periode.000.00 ...Rp 1. jurnal yang dibuat untuk mancatat biaya bahan baku selama bulan juli 2007..00 • untuk memindahkan saldo perkiraan “retur pembelian bahan baku”: Retur pembelian bahan baku .000.800.. adalah sebagai berikut: (1) jurnal untuk mencatat pembelian bahan baku: pembelian bahan baku. Rp2.pembelian bahan baku……… Rp6.atas dasar data tersebut di atas....000.700.ikhtisar biaya produksi…….000..00 ..000.000.00 .000..Rp 200...800.000.000..00 Retur pembelian bahan baku Juli 31 penyesuaian Rp 200.000..00 .700.700.Rp 200.700..00 .. Rp1..800.... Rp 200.000. akan tampak sebagai berikut: persediaan bahan baku juli 1 saldo juli 31 Rp1.000.000.000.00 setelah posting dari pos-pos jurnal di atas..hutang usaha…………... perkiraan-perkiraan yang bersangkutan dalam buku besar.700.00 jumlah Rp200..

..... 31 juli 2007..000......000.080........000...............00) Bahan baku yang dipakai dalam proses produksi Selama bulan juli 2007....Rp 320.........00juli31penyesuaian Rp2..000.... misalnya daftar upah suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu....Rp 7..600... dibuat jurnal sbb: Upah langsung .00 Upah bersih.................00 pada perhitungan di ata............000.......00 ... Jumlah ini akan sama dengan saldo perkiraan “ikhtisar biaya produksi” pada contoh di muka......000. Dari kartu upah setiap pegawai......(Rp 2....................00 Pembelian selama bulan juli...............jumlah upah langsung....... dan sebagainya................400....00 Bahan baku yang tersedia untuk diproses....00 Di kurangi...000......00juli 31 penutup Rp 200........................... jika dihitung akan tampak sebagai berikut: Persediaan...... adalah upah yang akan dibayarkan kepada pegawai yang secara fisik berhubungan dengan pembuatan produk.00) Rp6.....000....00 Persediaan bahan baku.. antara lain menunjukan data sbb: ..........800........000...... sebesar Rp 6....00 Rp 6.300....................000............700.........jumlah upah tak langsung.... 1 juli 2007...............................300...00 Rp 7..000........000......... Upah langsung yang harus dibayarkan kepada seorang tenaga kerja langsung..00 - .. retur pembelian......000.....000..... secara periodik (misalnya setiap akhir minggu) disusun dalam “daftar upah”..800...600....... Berdasarkan data yang terdapat dalam daftar upah................sebagai contoh misalnya upah yang dibayarkan kepada para penjahit dalam perusahaan............ 2) Akuntansi biaya tenaga kerja langsung(upah langsung) Di muka telah disebutkan bahwa upah langsung......Rp 5.....Rp 1..000............pajak penghasilan karyawan...Rp 6.......500...... garmen tukang linting pada pabrik rokok......Rp 5..(Rp 200. Rp 8..... merupakan biaya bahan baku..000.......000.....00 Bahan baku yang dipakai dalam proses produksi selama bulan juli 2007.............Ikhtisar produksi Juli 31 penyesuaian Juli 31 penutup Rp 1.....Rp 1...................00 Dari data di atas..700.....00 ...... Rp 6............................... dibuat dalam buku jurnal.........000... Sebagai contoh...300..300...00 Jumlah harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi..800.....000.........biasanya dicatat dalam “kartu upah” pegawai bersangkutan....

Rp 100. maka biaya produksi tak langsung yang dibebankan kepada produk dapat dihitung atas dasar biaya yang sesungguhnya terjadi. Data ini di catat dengan jurnal: Biaya asuransi pabrik…………….00 3) Akuntansi biaya produksi tak langsung Biaya produksi tak langsung atau disebut juga dengan “biaya overhead pabrik” (factor overhead)..00 .. adalah biaya-biaya yg termasuk kedalam kelompok biaya produksi..misalnya biaya-biaya produksi tak langsung yang terjadi pada suatu perusahaan selama bulan juli 2007 adalah sbb: a) Upah tak langsung. biaya produksi tak langsung merupakan biaya produksi yamg sulit ditelusuri melekatnya pada produk.000.000..800. Rp 7.00... pada akhir periode akan menunjukan saldo debet sebesar Rp 5..Upah tak langsung. Rp 320.Rp 5.000.. menurut daftar upah sebesar Rp 1... jika penghitungan (kalkulasi) harga pokok produk dilakukan setelah produksi... Sebagai contoh...600..PPh.Hutang upah. dihitung atas dasar biaya yang sesungguhnya terjadi.000.. akan dibahas pada bab berikutnya.....600... karyawan yg hrs di setor...... Seperti telah disebutkan di muka.... yaitu dengan jurnal penutup sbb: Iktisar biaya produksi…………….00. b) Biaya asuransi pabrik yang menjadi beban bulan juli 2007 adalah sebesar Rp 100.00.. anggaplah biaya produksi tak langsung yang dibebankan kepada produk.000... data tersebut dicatat debet pada perkiraan “upah tak langsung” dan kredit pada perkiraan “hutang upah”dan “PPh karyawan yang harus disetor”.000..000.800. Sedangkan biaya produksi tak langsung yang dibebankan atas dasar tarif yang ditentukan dimuka.00 ...upah langsung…………………. jumalah ini adalah upah langsung yang digunakan dalam proses produksi pada periode itu.00 Perkiraan upah langsung dari contoh di atas. Dalam perusahaan yang menghasilkan satu jenis produk.. atau atasdasar tarif yang telah ditetapkan di muka (sebelum produksi).. Oleh karena itu khususnya dalam perusahaan pabrik yang menghasilakan lebih dari satu jenis produk.00 ... Oleh karena itu saldo tersebut pada akhir periode dipindahkan ke perkiraan “ikhtisasr biaya produksi”... Rp 5.Rp 1.00 - . Biaya-biaya produksi tak langsung terjadi dalam satu periode. Pembahasan dalam bab ini. bersama-sama dengan pencatatan upah langsung (lihat contoh di muka).. selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.000.000. dicatat debet pada perkiraan-perkiraan biaya produksi yang bersangkutan.. biaya produksi tak langsung yang dibebankan (yang menjadi bagian harga pokok produk) selalu dihitung atas dasar tariff yang telah ditentukan di muka.600....080.

.00 Dari proses-proses jurnal di atas..gedung pabrik…… Rp 200....00 .00 d) dibayar macam-macam biaya untuk pemeliharaan pabrik.000..........Rp 100..00 Biaya asuransi pabrik..00 Biaya pemeliharaan pabrik..Rp 300.Rp 300.000.........000.......Rp 400..00 ...biaya bahan penolong……….000.....200... Rp 400.asuransi pabrik dibayar di muka. maka perkiraan-perkiraan biaya produksi tak langsung.000. ditaksir sebesar Rp 400....Rp 200......00 Biaya bahan penolong.000.hutang biaya (listrik)…………..Gedung pabrik…. Rp 100...000.800...kas…………………………… Rp 300.000......000.. sebesar Rp 300..Rp 200.00.....Rp 1..00 .00 Biaya penyusutan mesin...000..00 ..00 ..00 Biaya penyusutan gedung pabrik..00 . Rp 1.200....000. di catat dengan jurnal: biaya tenaga listrik…………….....200..00...00.. Mesin……… Rp 300..Rp 300.....000. - Rp 100.00 f) biaya penyusutan mesin yang menjadi beban bulan juli 2007. berjumlah Rp 1.. dipindahkan ke perkiraan “ikhtisar biaya produksi” dengan jurnal sbb: Ikhtisar biaya produksi. Data ini dicatat dengan jurnal: biaya bahan penolong…………Rp 1.......Rp 300..000.biaya peny.......00 c) biaya tenaga listrik keperluan pabrik untuk bulan juli.. Gedung………….....biaya asuransi pabrik………….. Dicatat dengan jurnal : biaya pemeliharaan pabrik…….000...00 .upah tak langsung…………….000.... berjumlah Rp 200.biaya penyusutan mesin……… Rp 300.00 Saldo perkiraan-perkiraan tersebut..800.......000..Rp 400.....200.... Dicatat dengan jurnal: biaya peny...000.00 Biaya tenaga listrik.....Rp 1...000......000.. berjumlah Rp 300.......000.00 e) bahan penolong yang habis dipakai dalam proses produksi.00 g) biaya penyusutan gedung pabrik yang menjadi beban bulan juli 2007.....000..Rp 4..000.00...biaya tenaga listrik…………… Rp 400...00 ... adalah barang yang tidak selesai diproses pada periode sebelumnya..00 .......akum.kas…………………………… Rp1.300..000...00 4) akuntansi persediaan barang dalam proses awal periode barang dalam proses awal suatu periode.....00 ..000..000..........200...... pada akhir periode akan menunjukan saldo sbb: Upah tak langsung.biaya pemeliharaan pabrik…… Rp 300..000.00 .akumulasi peny.00.000..000....000... Rp 200..00 ..... Rp 1.000....000. Dengan . Dicatat dengan jurnal: biaya penyusutan mein………..Peny......

.00 5) akuntansi persediaan barang dalam proses akhir periode seperti telah disebutkan di muka bahwa dalam pencatatan sistem periodik. data harga pokok persediaan barang dalam proses tidak ada dalam catatan buku besar. Oleh karena itu untuk menghitung harga pokok produk yang selesai diproses (harga pokok produksi) dalam suatu periode.000. dan harga pokok persediaan bahan baku serta harga pokok barang dalam proses akhir periode dicatat pada perkiraan .200..000. Harga pokok barang dalam proses pada akhir suatu periode.ikhtisar biaya produksi………. Oleh karena itu ditambahkan kepada biaya produksi yang terjadi bulan juli. Untuk keperluan laporan dalam neraca dan penghitungan harga pokok produksi. Rp 1.00.800... Sebagai contoh. dan akan menjadi tambahan terhadap biaya produksi yang terjadi pada periode yang bersangkutan.00 . Dalam sistem pencatatan periodik.00 6) perkiraan ikhtisar biaya produksi seperti telah dijelaskan di muka.800..000.000. diketahui harga pokok barang dalam proses akhir periode sebesar Rp 1. Rp 1.Rp 1.000. merupakan biaya produksi yang telah diserap produk yang tidak selesai diproses pada periode itu. dicatat debet pada perkiraan “persediaan barang dalam proses”.persediaan brg dlam proses…. harga pokok persediaan barang dalam proses akhir periode diketahui setelah diadakan pemeriksaan dan penghitungan secara fisik. misalnya setelah diadakan pemeriksaan dan penghitungan secara fisik. jumlah tersebut harus dicatat dengan jurnal sbb: Persediaan barang dlm proses…. Harga pokok barang dalam proses akhir periode harus dikeluarkan dari perkiraan “ikhtisar biaya produksi” Sebagai contoh.demikian harga pokok barang dalam proses awal periode. perkiraan “ikhtisar biaya produksi” adalah perkiraan tempat mengumpulkan biaya-biaya produksi yang terjadi dalam satu periode tertentu.000. adalah biaya produksi yang dibawa dari periode yang lalu. dengan jurnal sbb: Ikhtisar biaya produksi……. dan baru pada akhir periode dipindahkan ke perkiraan “ikhtisar biaya produksi”.. Jumlah tersebut merupakan biaya produksi yang telah melekat dan dibawa oleh produk yang tidak selesai diproses pada bulan juni. misalnya perkiraan “persediaan barang dalam proses” suatu perusahaan pada tanggal 1 juli 2007 menunjukan saldo debet sebesar Rp 1. Harga pokok barang dalam proses awal periode.200.Rp 1. saldo perkiraan tersebut tidak akan berubah selama periode.00 .00.200..dan akan dibawa keperiode berikutnya.800. Dengan demikian setelah saldo perkiraan-perkiraan biaya produksi dipindahkan.

000.300.000.600.000.ikhtisar biaya produksi…………. disediakan kolom khusus untuk penghitungan harga pokok produksi.800.retur pembelian Rp 5.000.00 produksi Rp15.300.300. Akhir brg dalam proses Rp 1..00 .00 7) neraca lajur perusahaan industri dengan system periodic neraca lajur perusahaan industri ini menerapkan sistem pencatatan periodik. tak langsung .300.“ikhtisar biaya produksi” merupakan jumlah harga pokok produk yang selesai diproses dalam periode yang bersangkutan.00 Rp 6.300.00 bahan baku Rp 200.300. yaitu dengan jurnal sbb: Ikhtisar laba-rugi………………….pers.600.00 .000.00 Rp 4.000. akan tampak sbb: Ikhtisar biaya produksi .00 .biaya prod. yaitu kolom “penghitungan .00 Rp19.pembelian bahan baku . Dari pos-pos jurnal pada contoh di muka. sedikit berbeda dengan bentuk neraca lajur pada perusahaan dagang.000.800.. adalh merupakan bagian dari jumlah produk yang disediakan untuk dijual dalam periode itu.700.saldo hrg Pokok Rp 1.000. Dalam neraca lajur perusahaan industri dengan system pencatatan periodik.000.000. jumlah ini merupakan jumlah harga pokok produk yang selesai diproses selama bulan juli 2007 Perkiraan ikhtisar biaya produksi selanjutnya ditutup ke perkiraan ikhtisar rugi. perkiraan ikhtisar biaya produksi dalam buku besar pada akhir bulan juli 2007.00 Saldo perkiraan ikhtisar biaya produksi seperti terlihat di atas.200.000.00 Rp19. berjumlah Rp 15.00 .600.pers. awal bahan baku .000. Oleh karena itu harga pokok produk yang selesai diproses..000.300.000. harga pokok produk yang selesai diproses dalam suatu period. dipindahkan dari perkiraan “ikhtisar biaya produksi” ke perkiraan “ikhtisar rugi-laba”.pers..000.upah langsung .00 Rp 15.Rp 15.00 .pers. Awal barang Dalam proses Rp 1.00.Bhn baku Rp 2. Rp 15.

Dengan demikian penyelesain neraca lajur perusahaan industri dengan sistem periodik. dan selanjutnya dipindahkan ke dalam “rugi-laba” di sisi debet. dipindahkan ke kolm “rugi-laba”.neraca.persediaan bahan baku.penghitungan rugi-laba (ikhtisar rugi-laba) .Pembelian bahan baku . melalui jurnal penyesuaian . hutang dan modal. dicatat jumlah-jumlah sbb: . Seperti halnya persediaan bahan baku.penyesuaian (ayat jurnal penesuaian) .saldo perkiraan retur pembelian bahan baku dan potongan pembelian bahan baku. Proses penyelesaian neraca lajur perusahaan industri. Dengan demikian bentuk neraca lajur perusahaan industri dengan system periodik. . seperti biasanya dipindahkan ke kolom “neraca”. pada dasarnya dapat digambarkan sbb: . Ke dalam debet perhitungan pabrikase. dan perkiraan-perkiraan biaya komersil (beban-beban penjualan dan beban-beban administrasi umum).Upah langsung .neraca saldo .Prsediaan barang dalam proses. Sedangkan saldo perkiraan-perkiraan penghasilan.penghitungan pabrikase .Biaya-biaya produksi tak langsung . Saldo perkiraan tersebut dipindahkan dengan jurnal penyesuaian. dipindahkan dengan jurnal penyesuaian melalui perkiraan “ikhtisar biaya produksi”. merupakan persediaan bahan awal periode. Saldo kolom perhitungan pabrikase merupakan harga-hargapokok produksi dalam periode yang bersangkutan. Ke dalam kredit perhitungan pabrikase. terdiri atas kolom-kolom sbb: . melalui perkiraan “ikhtisar biaya produksi”.pabrikase”. Saldo perkiraan-perkiraan harta. merupakan harga pokok dalam proses awal periode. Perbedaan terletak pada pemindahan saldo perkiraan-perkiraan yang termasuk kelompok biaya produksi ke kolom”perhitungan pabrikase”. dipindahkan saldo perkiraan-perkiraan: .persediaan barang dalam prosesakhir periode.persediaan bahan baku akhir periode. melalui jurnal penyesuaian . tidak jauh berbeda dengan penyelesaian neraca lajur pada perusahaan dagang.

....... Dalam contoh ini terutama ditekankan Persediaan per 31 desember 2007: ............Kelompok perkiraan Harta…… Hutang…........barang dalam proses....Rp 3................. 40% dibebankan kepada bagian penjualan dan 60% menjadi beban bagian administrasi dan umum.... sebesar Rp 200 Atas dasar keterangan di atas.......000 Asuransi pabrik yang telah lewat waktu............................ Rp 400 Mesin-mesin dan gedung pabrik disusutkan masing-masing sebesar Rp 4. Perlengkapan pabrik yang habis dipakai....000 Beban reparasi dan pemeliharaan mesin yang masih harus dibayar..... Penghasilan Beban Penjualan… Beban Admnistrasi & umum… Biaya Produksi….. dari beban perlengkapan kantor.. Harga pokok produksi…....... jurnal penyesuaian yang harus dibuat pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sbb: .bahan baku...500 Perlengkapan kantor yang belum dipakai............000 ..000 dan Rp 2..Rp 3...... Rugi atau laba bersih.... ditaksir seharga Rp 200........ berikut ini contoh penyelesaian neraca lajur perusahaan industri yang menerapkan sstem pencatatan periodik...barang jadi. seharga Rp 2. Neraca Saldo D K penyesuaian D (+) (-) (-) (-) (+) (+) (+) K (-) (+) (+) (+) (-) (-) (-) Perhitungan pabrikase D K Ikhtisar Rugi-laba D K neraca D K I T R L Sebagai ilustrasi..........Rp 2....500 . Modal….

persediaan barang dalam proses Persediaan bahan baku Persediaan barang dalam proses .500 Rp 8.000 Rp 400 Rp Rp 4.persediaan barang jadi Persediaan barang jadi . Mesin .000 Rp 4.500 Rp 2.CV. Peny.ikhtisar biaya produksi Ikhtisar rugi-laba .000 Rp 200 Rp 200 400 500 Atas dasar data neraca saldo dan jurnal penyesuaian di atas.hutang biaya Debet Rp 5.asuransi pabrik dibyr di muka Biaya penyusutan mesin Biaya penyusutan gedung pabrik akum.000 Rp 2.500 Rp 8.perlengkapan kantor Biaya perlengkapan pabrik .ikhtisar rugi-laba Beban penjualan Beban administrasi & umum . neraca CV “ANDHIKA” per 31 Desember 2007 akan tampak seperti pada halaman berikut: .000 Rp 2.akum.500 Rp 2.000 Rp 2.500 Rp 3. Gedung pabrik Reparasi pemeliharaan mesin .ANDHIKA JURNAL UMUM Tanggal Keterangan Ref Des 31 Ikhtisar biaya produksi persediaan bahan baku .500 Rp 6. Peny.500 Rp Rp 200 300 Rp Rp 2.000 Kredit Rp 4.000 Rp 1.500 Rp 3.perlengkapan panrik Biaya asuransi pabrik .

2) Laporan rugi laba : data untuk menyusun laporan ini terdapat dalam ikhtisar rugi-laba. kita menysusun neraca lajur (kertas kerja) adalah untuk memudahkan penyusunan. berikut ini ilustrasi penyusunan laporan keuangan perusahaan pabrib “ANDHIKA” yang didasarkan atas data neraca lajur pada contoh di muka. Agar lebih jelas. Oleh karena itu se lain laporan –laporan tersebut diatas. dan perhitungan harga pokok produk ang selesai pada periode yang bersangkutan. pada dasarnya terdiri atas: Laporan neraca. Laporan biaya produksi pda dasarnya berisi perincian mengenai biaya biaya produksi yang terjadi selama satu periode tertentu . 4) Laporan perubahan modal : daa untuk meenysun laporan ini tersedia pada kolom neraca.E.laporan keuangan. dapat disusun : 1) Laporan biaya produksi : data untuk menyusun laporan ini terdapat dalam kolom perhitungan pabrikase. . 3) Laporan neraca : data untuk menyusun neraca terdapat pada kolam neraca. Dengan demikian dari data neraca lajur perusahaan industri.Manajemen sangat berkepentingan terhadap data biaya untuk pengambilan keputusan. laporan rugi-laba dan laporan perubahan modal. Seperti biasanya . LAPORAN KEUANGAN PERUSAAN INDUSTRI Laporan keuangan perusahaan industri. pada setiap akhir periode harus dibuat biaya produksi. Tetapi Seperti telah di je alaskan dimuka.

.................................... Rp 14.............100 Persedian barang dalam proses....................... Rp 4................ dapat disusun laporan biaya produksi untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2007 sbb : Perusahaan Pabrik “ANDHIKA” LAPORAN BIAYA PRODUKSI Untuk periede yang berakhir 31 Desember 2007 (Dalam ribuan rupiah) Pemakaian Bahan Baku : Persedian.........600 Persedian barang dalam proses.. Rp 80...................................500 Biaya reparasi dan pemeliharaan mesin................ 1 Januari 2007......1)Laporan Biaya Prouksi Dari data diatas .... Baku tersedia untuk diproses.........................................000) Harga pokok produksi...... Rp 1............... Rp 28....................700 Biaya perlengkapan pabrik.....600 Total biaya pabrik :..... 31 Desaember 2007................ (Rp 3500) Bahan baku yang diproses dalam produksi................... Rp 400 Biaya penysutan mesin...................................... Rp Rp 4...............000 Biaya pembangkit tenaga................. Rp 1.....................................000 Biaya asuransi pabrik............... Rp 77............000 Total biaya produksi tak langsung..000 Biaya produksi tak langsung : Upah tak langsung.....000 Biaya penyusutan gedung pabrik.............................................. Rp 2.............................................................. Pembelian bahan baku....500 Total harga pokok barang yanag diproses.....000 Bhn.....................500 Upah langsung. Rp 2..................................... Rp 5...000 Persedian 31 Desember 2007........... `Rp 29............... (Rp 3................................................. Rp 32.........000 28.........................600 ................. Rp 21.... 1 Januari 2007................................... Rp 79............................

....... Produksi) selama periode......600) 54............. (Rp Laba kotor....500) Harga pokok penjualan......... tampak bahwa pada dasarnya laporan rugi laba Perusahaan industri........ neraca perusahaan industri berisi laporan mengenai harta.................... akan tampak sbb : Perusahaan Pabrik “ANDHKA” Untuk Periode Berakhir 31 Desember 2007 (Dalam ribuan rupiah) PENGHASILAN Hasil penjualan..........000 HARGA POKOK PENJUALAN : Persedian produk jadi.....500 Harga pokok produk selesai(HP......... Hal yang membedakan dari jenis perusahaan lain......... dan yang merupakan ciri perusahaan industri.......... dan barang yang selesai diproses pada periode yang bersangkutan....... Rp 86...100 Persedian produk jadi 31 Januari 200........... Rp Pendapatan bersih sebelum pajak....................800 Total beban usaha............................................................ 3) Laporan Neraca Seperti pada jenis perusahaan lainnya...................... 1 Januari 2007.................400 28.........................400 Dari laporan rugi laba diatas.......................................... dan modal perusahaan pada suatu saat tertentu..... Rp BEBAN USAHA : Beban penjualan (total)..... (Rp 2...... Rp 83......... Jenis persediaan yang erat ........ Rp 8................... sama dengan laporan rugi laba pada suatu perusahaan dagang................................200 Beban administrasi dan umum(total)......................................... Rp 77..... barang yang akan dijual dalam suatu periode berasal dari sisa periode yang lalu..............000 26...................... Dalam hal ini perlu dipahami bahwa dalam perusahaan industri.............2) Laporan Rugi-Laba Laporan rugi laba perusahaan pabrik “ANDHKA” untuk periode yang berakhir 31 Desember 2007..... Rp 138.. Sedikit perbedaan terletak pada perhitungan harga pokpk penjualan........ adalah persdian yang dimilikinya.............. Rp 9.... Rp 18.........................600 Produk tersedia untuk dijual...

........... berkut ini neraca perusahaan pabrik “ANDHIKA” per 31 Desember 2007.. Rp 2...............000 Akum........................ Gedung pabrik…………..........………………………....peny....600 ................ yang atas dasar data neraca lajur pada contoh di muka : (Disajikan dalam bentukvertikal) Persahaan Pabrik “ANDHIKA” NERACA Per 31 Desember 2007(dalam ribuan) HARTA...000 Tanah…………………………………...... Rp 3........500 -Persedian bahan baku ... Rp 24...........600 Harta tetap Mesin-mesin………………………….500 -Persedian barang dalam proses .........000 Total harta tetap……………………………………………… Rp 92..... Sebagai contoh......Rp 40............000 -Persedian produk jadi .............. Hart lancar : ......(Rp 16.... Rp 116......................................................... Rp 3................... Rp 300 -Asuransi bibayar dimuka ...............000 Gedung pabrik.400 -Piutang usaha ...............Rp 30.. mesin……………………...000 Total harta…………………………………………………….(Rp 12........Kas ........................................................................ persedian barang dalam proses dan persedian produk jadi....................500 -Perlengkapan kantor ..........000 Akum............................... Rp 11............. Rp 200 -Perlengkapan pabrik ...000) Rp 24... Rp 200 Total harta……………………………………………………......000) Rp 38........sekali hubungannya dengan kegiatan pokok suatu perusahaan industri..................Rp 50......................... terdiri atas : persedian bahan baku ....... Rp 3.................................. Peny...

..Rp 170......000......000......................... Rp 26............. (Rp 6.000......... Plt.00 .........................00 ...........000...............00 Total asset...........000........00 ................... Mesin....000...............00 .000..000...............................persediaan barang dalam proses.....................................00 .............. (Rp 12................................000.......Rp 44........Rp 15...... Peny.......000.............000........... Kantor. dari kegiatan perusahaan pabrik”GARUDA UTAMA” selama bulan januari 2008 diperoleh data sbb: a) neraca per 31 Desember 2007: ASSET: . Perubahan modal dalam suatu periode........Rp 2......00 .............4)laporan perubahan modal laporan perubahan modal adalah laporan mengenai hal-hal yang mengakibatkan terjadinya perubahan modal..00 ......peralatan kantor..00 ....persediaan bahan baku...000............ pada umumnya terjadi karena adanya rugi atau laba yang diperoleh dan penarikan modal oleh pemilik dalam periode yang bersangkutan.........Rp 135..... 31 Desembar 2007..000...............000..........000.............persediaan perlengkapan kantor.....Rp 8...............Rp penambahan terhadap modal.000........ Peny......Rp 40....... Dengan demikian dari data yang terdapat dalam neraca lajur perusahaan pabrik “ANDHIKA” pada contoh di muka......000......akum..00 ..00) ....000....200.....................................................piutang usaha............000......................400 Soal-soal 1.......................000.....total dibayar di muka....000.Rp 26........kas...............00 ...sewa dibayar di muka..Rp 35.............000....000......400 modal Andhi.........mesin-mesin.Rp 26....persediaan produk jadi...........000 Pendapatan bersih selama periodik........00) .... Rp 101............................................Rp 800.. laporan perubahan modal dapat disusun sbb: Perusahaan pabrik “ANDHIKA” LAPORAN PERUBAHAN MODAL Untuk periode berakhir 31 Desember 2007 (dalam ribuan) Modal andhi.Rp 28.......000..............400 Pengambilan prive andhi....... 1 januari 2007.............akum..... Rp 75........

..00 Rp 1..............perlengkapan kantor............00 informasi untuk penyesuaian 31 januari 2008: 1) persediaan per 31 januari 2008: .000.........................................800..........00 Rp 300....... Rp 135.. Jurnal penjualan : (penjualan kredit) Jumlah penjualan barang jadi....00 Rp 12.......000......................00 .00 c) ikhtisar jurnal selama bulan januari 2008: jurnal pembelian : (pembelian kredit) ........ ......... .00 Jurnal pengeluaran kas : .....000...... .........bahan baku....... (Rp 650.....500.....000.............PPh karyawan yang dipotong..............000......rekening listrik keperluan pabrik....... ........00 Rp 52....200..000................. Rp 35.........................600.000. Rp 700..................00 Rp 2.......... .......000..00 Hutang usaha kredit. Jurnal penerimaan kas: ...........000..000...............000............................. Rp 16.....200.gaji bagian penjualan............ & umum.........00) Rp 12........ Rp 5.000..........00 Rp 500..................00 .........00 ..............hutang usaha ..................... d) Rp 25.pemeliharaan dan kebersihan pabrik..................000.....000..800......................000..upah langsung karyawan.... .............200...................000...hutang usaha.penjualan barang jadi tunai.................150.000..00 Rp 46............. Rp 10....000.. Kas kredit...........200. Rp 400....000..000..........000...............hutang gaji & upah.......gaji bagian administrasi umum.. ..........000.......macam-macam biaya beban admn.000...piutang usaha........00 Rp 800....00 Rp 50.................perlengkapan kantor..................... Rp 170...00 Rp 1.......macam-macam biaya produksi tak langsung.000.......................00 .........gaji dan upah tak langsung. Kas debit.....................00 Rp 200..............00 Rp 34. Rp 7.....00 ......000.................000................000..00 Total hutang dan modal........00 Rp 300.....000..KEWAJIBAN DAN MODAL ...........................800.............................. ...................00 b) daftar gaji upah bulan januari 2008: ..................000..000..00 Rp 6...................modal Guntaro.... ..................000......000....000.....mesin......................000.......

...produk jadi.00 . 8) Susun laporan biaya produksi dan laporan rugi laba untuk periode yang berakhir 31 Januari 2008 ......000.000....barang dalam proses....... Rp 8.. 4) Susun neraca saldo perusahaan pabrik “GARUDA UTAMA” per 31 Januari 2008 5) Buat jurnal penyesuaian per 31 Januari 2008 6) Selesaikan neraca lajur perusahaan pabrik “GARUDA UTAMA” per 31 Januari 2008 7) Buat jurnal penutup untuk menutup semua perkiraan sementara...... diminta: 1) sediakan perkiraan-perkiraan buku besar bentuk T...00 3) penyusutan peralatan kantor yang menjadi beban bulan januari........ sebesar Rp 250...00 2) penyusutan mesin yang menjadi beban produksi bulan januari .. 3) posting data neraca dan data ikhtisar buku-buku jurnal ke buku besar pada perkiraan yang terkait........000....... sesuai dengan yang tercantum dalam neraca dan ikhtisar jurnal.000.00....000....000....... dan untuk “Beban sewa kantor “ sebesar Rp 600............ Rp 2.......00 .............00 Atas dasar data di atas...4000........000..500...000... sebesar Rp 3..... 2) buat jurnal dari data daftar gaji & upah dalam jurnal umum. Rp 23..bahan baku....00 4) sewa untuk bulan januari 2008..500... dibebankan kepada produksi sebagai “Biaya sewa gedung pabrik” sebesar Rp 2..... sebesar Rp 500...........00...000..000...............

....000. 6.........00 Perlengkapan pabrik………………………… 1..000.600..000.. 2.....00....000.00 Retur pembelian bahan baku………………..000.............400.400..00 Retur penjualan……………………………...00 Hutang usaha………………………………..000..00 Pembelian bahan baku……………………… 22.000.neraca saldo yang disusun dari buku besar CV AMARTA pada tanggal 31 Desenber .00 ..500....00 Mesin dan peralatan pabrik………………… 8.200.200.......00 0 2..200.00 Persediaan barang dalam proses…………….... 1... 4... Peralatan kantor………….000.. Rp 400..0 117..000.000...00 Akum..barang jadi.........00 Persediaan barang jadi………………………..00 Modal budiman……………………………..800. 3.000... 4.bahan baku...900.800.000.000.000.. 15.barang dalam proses.....600..800......Rp 4.500... Keterangan untuk penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2007: 1) harga pokok persediaan per 31 Desember 2007: .500....00 Piutang usaha………….00 Upah langsung……………………………… 18.. 6..000... 2.600.000......000..700...000. Mesin & Peralatan pabrik…….00 ....400...000..00 Modal Dermawan…………………………. Peny..000.000..... Peny.Rp 3....000.....000.000.........900... 7....Rp 5...00 Upah tak langsung………………………….00 Akum.. 1..00 Peralatan kantor……………………………...00 Beban administrasi & umum………………...... 800..00 ......000.... 10..... 3.......00 Beban penjualan……………………………................200....000..800..000... 2......00 jumlah 117. 5. 4.... 8..300.00 Akumulasi peny...200.00 Asuransi dibayar di muka…………………… 800..00 Biaya produksi tak langsung………………. adalah sbb: CV AMARTA NERACA SALDO Per 31 Desember 2007 (dalam rupiah) Perkiraan Debet Kredit Kas……………………..00 Penjualan…………………………………… 75...........200...000.000.....000..00 Gedung pabrik……………………………… 15.000.... Gedung pabrik………………..200.....00 Persediaan bahan baku………………………...000.....300...700.00 2) asuransi pabrik yang telah jatuh tempo.

.000.000.000..000. c) Buat laporan biaya produksi dan laporan perhitungan rugi laba untuk periode yang berakhir 31 Desember 2007.00 Persediaan barang penolong……………….00 Persediaan produk jadi…………………….00 Akum..000. 4. 2..000.000. 4..000..200. Peny.000... sebesar Rp 5. 600..000. Peny..000....00 4) Perlengkapan kantor disusutkan sebesar Rp 1. Mesin & peral.000.000. 1...000.00 5) Biaya penyusutan mesin dan perlengkapan pabrik.. Peny.500.000.00 Persediaan barang dalam proses….000..00 Mesin-mesin & peralatan pabrik………….00 Akum. sebesar Rp 2.000...00 - ..000.000.500.. 135.000.000..00 Asuransi dibayar di muka………………….000.. 45. Peralatan kantor…………….000.000. 50...000.000.00 8) Gaji bagian penjualan yang dibayar dimuka.00 Tanah……………………………………. 8.400..000.200.000. 68. 16.00 dan Rp 1.000.00 6) Biaya penyusutan gedung pabrik.00 Gedung pabrik……………………………....000...000.000.900. Penyusutan kendaraan……………. d) Buat jurnal penutup pada akhir periode..00 Beban perlengkapan penjualan…………… 7.00 Beban gaji bagian penjualan……………… 7.000..000.000.3) Sisa pernglengkapan pabrik yang belum terpakai.000. tampak sebagai berikut : Pabrik sepatu “MARS” NERACA SALDO Per 31 Desember 2007 (Dalam rupiah) perkiraan Neraca saldo D K Kas………………………………………… 22.00 Hutang usaha……………………………… 58.000... diminta : a) Buat jurnal penyesuaian yang diperlukan b) Buat neraca lajur untuk CV AMARTA per 31 Dresember 2007. 3.600.800.pabrik……….00 Peralatan kantor…………………………… 2. 10.00 Dari data diatas. 24.00 Penjualan………………………………….000.000.700.000.200. seharga Rp 900.00 7) Upah langsung dan upah tidak langsung yng masih harus dibayar.Neraca saldo pabrik sepatu “MARS” pada tanggal 31 Desember 2007.000...00 Piutang usaha…………………….000.00 Beban perlengkapan kantor……………….00 Beban gaji bagian administrasi…………… 4.000. masing-masing Rp 300.200..00 Harga pokok penjualan…………………… 72.800. Gedung pabrik……………… 12. 18... sebesar Rp200.00 Modal marsudi…………………………….00 Akum.00 Kendaraan bagian penjualan……………… 30.000. 155.00 Persediaan barang baku………….700..00 Akum..000..

000.000. Membuat ayat-ayat jurnal penyesuaian. b.000. Menyusun neraca saldo setelah penutupan buku 4. Berdasarkan uraian di atas.00 Data untuk penyesuaian tanggal 31Desember 2007.000.000. mencatat transaksi-transaksi ke dalam buku jurnal. Beban administrasi lain-lain……………… jumlah 1.000. dan biasa dicatat pada perkiraan “beban administrasi dan umum lain-lain” Dari neraca saldo dan data penyesuaian di atas. Menyususn neraca saldo. g.00 2) Kendaraan tiap tahun disusutkan sebesar Rp 2. Memindahkan transaksi-transaksi dari jurnal ke buku besar. ditaksir Rp 150. c.600. rangkuman tahap-tahap dalam siklus akuntansi.000.00 5) Rekening listrik untuk penerapan kantor dan telepon untuk bulan Desember . ditaksir seharga Rp 1.00 4) Beban perlengkapan kantor untuk tahun 2007.. jumlah ini dibayar.00 380. mencatat ayat-ayat penyesuaian dalam jurnal dan buku besar.00.Beban penjualan lain-lain. Rp 600.000. ditetapkan sebesar Rp 400.laporan perubahan modal untuk periode yang berakhir 31 Desember 2007 3.500. e. d. menyusun laporan keuangan f.000. anda diminta: a) Buat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2007 b) Selesaikan neraca lajur untuk pabrik sepatu “MARS” per 31 Desember 2007 c) Susun laporan keuangan : .000.00 3) Sisa perlengkapan bagian penjualan pada 31 Desember 2007. dapat disimpulkan bahwa tahap-tahap kegiatan dalam siklus akuntansi perusahaan manufaktur adalah sbb: a. adalah sbb: 1) Beban penyusutan peralatan kantor tahun 2007.neraca per 31 Desember 2007 laporan rugi-laba untuk periode yang berakhir 31 Desember 2007 .000. Tes Formatif - .000.00 380..……………….

Ada pada buku soal 5. kunci jawaban ada pada buku soal .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful