Pemikiran Ilmu Ekonomi Islam Abu Yusuf

MAKALAH
OLEH

Moch Ryza Adimasta Moh. Hamdan Hizbayni

: C02206134 : C02208099

Dosen Pembimbing : Fahrul ulum, S.pd, MEI

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL FAKULTAS SYARIAH JURUSAN MUAMALLAH SURABAYA 2012

. Kitab al-Kharaj. Mekanisme Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf. makalah ini akan berusaha mengangkat tentang bagaimanakah pemikiran ekonomi beliau. melainkan terdapat tokoh-tokoh ekonomi Islam. Latar Belakang Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf. Beliau merupakan seorang tokoh muslim pertama yang menyinggung masalah mekanisme pasar. beliau telah memberikan kontribusi pemikiran ekonomi. yang mana konsep ekonomi mereka berakar pada hukum Islam yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadis Nabi saw. Sistem Ekonomi Abu Yusuf. bukanlah suatu hal yang tiba-tiba datang begitu saja. Adapun pembahasan dalam makalah ini akan diawali dengan Sekilas tentang Abu Yusuf. Tujuan Kebijakan ekonomi Abu Yusuf.BAB I Pendahuluan Ekonomi Islam yang telah hadir kembali saat ini. Sebagaimana tokoh yang akan dibahas dalam makaah ini yaitu Abu Yusuf.

Kitab al-Kharaj Pemikiran ekonomi Abu Yusuf tertuang pada karangan terbesarnya yakni kitab al-Kharaj. Kitab Ikhtilaf Abi Hanifah wa ibn Abi Laila. seperti Abu Muhammad atho bin as-Saib Al-kufi. 2004). Kitab ini ditulis untuk merespon permintaan khalifah harun al-Rasyid tentang ketentuanketentuan agama Islam yang membahas masalah perpajakan. Beliau dilahirkan di kota Kufa. Sa`ad AlAnshari. Didalamnya dikemukakan pendapat Imam Abu Hanifah dan ibn Abi Laila serta perbedaan pendapat mereka. Ia juga ahli dalam bidang fiqh. pajak tanah. Pendidikannya dimulai dari belajar hadits dari bebearapa tokoh.selam tujuh belas tahun Abu Yusuf tiada henti-hentinya belajar kepada Abu hanifa. ia menuangkan pemikiran fiqihnya dalam berbagai aspek.html . 4. Kitab al-Asar. atau yang sering dikenal Abu Yusuf. pengelolaan pendapatan dan 1 2 Adiwarman Azwar Karim. iapun terkenal sebagai salah satu murid terkemuka Abu Hanifa. kemudian pendapatnya sendiri dan menjelaskan sebab terjadinya perbedaan pendapat mereka. seperti keuangan negara. Imam Abu Yusuf memiliki ketertarikan yang kuat pada ilmu pengetahuan.com/2010/09/sejarah-pemikiran-ekonomi-islam-abu. Didalam kitab ini dimuat hadis yang diriwayatkan dari ayah dan gurunya. 3. Adapun buku-buku yang pernah ditulis Abu Yusuf seperti: 1. Imam Abu hanifah. ibunya masih keturunan dari salah seorang sahabat Rasulullah Saw. terutama pada ilmu hadis. Kitab ini merupakan kitab terpopuler dari karya-karyanya.blogspot. Sekilas tentang Abu Yusuf Ya`qub bin Ibrahim bin Habib bin khunais bin Sa`ad Al-Anshari. 2.BAB II Pembahasan A. Pada masa kecilnya. 231 http://abufitriambardi. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (Jakarta: Grafindo Persada. pemerintahan dan musyawarah2 B. Ia mengemukakan pendapat gurunya. beliau belajar dari seorang guru yang bernama Muhammad Ibnu abdur Rohman bin Abi laila yang lebih di kenal dengan nama Ibn Abi Laila. lahir di Kufah pada tahun 113 H (731 M) dan meninggal dunia tahun 182 H (789 M)1. Didalam kitab ini . Abu Yusuf menimba berbagai ilmu kepada banyak ulama besar. Kitab ar-Radd ’ala Siyar al-Auza’i. h.. Kitab al-Kharaj. Kitab ini memuat perbedaan pendapatnya dengan Abdurahman al-Auzai tentang perang dan jihad.

com/2009/11/pemikiran ekonomi abu yusuf. golongan menengah 2 dinar dan kelas miskin 1 dinar. Pendekatan yang dipakai dalam kitab al-Kharaj sangat pragmatis dan bercorak fiqh. yakni jasa keamanan yang diberikan Negara islam kepada kaum non muslim. jiz'ah Kaum non muslim wajib membayar jizyah. dapat disimpulkkan bahwa pemikiran ekonomi Abu Yusuf sebenarnya tersimpul dalam al-Kharaj yang dapat disebut sebagai bentuk pemikiran ekonomi kenegaraan. Bagi kaum non muslim yang ikut berperang . Abu Yusuf menuliskan bahwa Amir al-Mu’minin telah memintanya untuk mempersiapkan sebuah buku yang komprehensif yang dapat digunakan sebagai petunjuk pengumpulan pajak yang sah. Abu Yusuf dalam kitab ini sering menggunakan ayat-ayat Al Qur’an dan Sunnah Nabi saw serta praktek dari para penguasa saleh terdahulu sebagai acuannya sehingga membuat gagasan-gagasannya relevan dan mantap 3. Tentang mereka yang enggan membayar jizyah. beliau menyatakan bahwa dalam menarik jizyah dari orang-orang non muslim tidak perlu dengan cara kekerasan tetapi dengan cara yang kekeluargaan yakni memberlakukan mereka layaknya teman. namun jika mereka meninggal maka jizyah tersebut tidak boleh dibayar oleh ahli warisnya. Berdasarkan klasifikasi strata masyarakat maka jizyah bagi golongan kaya sebesar 4 dinar. Kitab ini berupaya membangun sebuah system keuangan public yang mudak dilaksanakan yang sesuai dengan hokum islam yang sesuai dengan persyaratan ekonomi. Jizyah dalam terminology konvensional disebut dengan pajak perlindungan. html . Al-Kharaj merupakan kitab pertama yang menghimpun semua pemasukan daulah islamiyah dan pos-pos pengeluaran berdasarkan kitabullah dan sunnah rasul saw. maka bagi mereka tidak dibebankan untuk membayar jizyah. pendapat negara dan pengeluaran. Kitab ini dapat digolongkan sebagai fublic finance dalam pengertian ekonomi modern. yang dirancang untuk menghindari penindasan terhadap rakyat. serta masalah-masalah pemerintahan. karena hal ini dapat member pengaruh positif yaitu bertambah simpatinya kaum non muslim terhadap Islam. Penamaan al-Kharaj terhadap kitab ini. Prinsip-prinsip yang ditekankan Abu Yusuf dalam perekonomian.hermaninbissmillah. Kitab al-Kharaj mencakup berbagai bidang. mengupas tentang kebijakan fiscal. antara lain : 3 http://www. Dalam kitab ini dijelaskan bagaimana seharusnya sikap penguasa dalam menghimpun pemasukan dari rakyat sehingga diharapkan paling tidak dalam proses penghimpunan pemasukan bebas dari kecacatan sehingga hasil optimal dapat direalisasikan bagi kemaslahatan warga Negara.blogspot . dikarenakan memuat beberapa persoalan pajak..pembelanjaan public.

tidak keluar dari konteksnya. karena antara penguasa dan tokoh agama sulit untuk dipertemukan. Penekanan terhadap tanggung jawab penguasa merupakan tema pemikiran ekonomi Islam yang selalu dikaji sejak awal. Jabatan tidak boleh menjadi bahan pertimbangan dalam persoalan keadilan. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. 3. Tentang pertanahan. C. uang negara bukan milik khalifah tetapi amanat Allah dan rakyatnya yang harus dijaga dan penuh tanggung jawab. Dalam hubungan hak dan tanggung jawab pemerintah terhadap rakyat. Kaidah yang terkenal adalah Tasharaf al-imam manuthum bi al-Maslahah. adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat. baik intern maupun ekstern. surat yang membahas tentang pertanian dan perpajakan tersebut dikenal sebagai kitab al-Kharaj. seorang khalifah adalah wakil Allah di bumi untuk melaksanakan perintah-Nya. pajak hanya ditetapkan pada harta yang melebihi kebutuhan rakyat yang ditetapkan berdasarkan pada kerelaan mereka. dengan cara mengedepankan rasionalitas dengan tidak bertaqlid. Tentang keuangan. setting social dalam penetapan kebijakan yang dikeluarkannya. hukum tidak dibenarkan berdasarkan hal yang yang subhat. Khalifa Harun Al-Rasyid. Kesalahan dalam mengampuni lebih baik dari pada kesalahan dalam menghukum. 2. Tentang pemerintahan. Ia berupaya melepaskan belenggu pemikiran yang telah digariskan para pendahulu. Ia tumbuh dalam keadaan politik dan ekonomi kenegaraan yang tidak stabil. Latar Belakang Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Latar belakang pemikirannya tentang ekonomi. Hal ini nampak dari. Dengan setting social seperti itulah Abu Yusuf tampil dengan pemikiran ekonomi al-Kharaj. Di kemudian hari. Tema ini pula yang ditekankan Abu Yusuf dalam surat panjang yang dikirimkannya kepada penguasa Dinasti Abbasiyah. setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. 4. tanah yang diperoleh dari pemberian dapat ditarik kembali jika tidak digarap selama tiga tahun dan diberikan kepada yang lain. Faktor ekstern. .1. Tentang peradilan. 5. Tentang perpajakan .

in choosing between alternative policies having the same effects on treasury. Bagi Abu Yusuf metode . benefiting both government and tax-payers (manfaat yang diperoleh bagi pemerintah dan para pembayar pajak) 5. ia telah meletakan prinsip-prinsip yang jelas yang berabad-abad kemudian dikenal oleh para ahli ekonomi sebagai canons of taxation. Mereka hádala orang arab yang anti pajak. Dalam hal pajak. tetapi kemudian hari justru menyetujuinya. Maka jangan sekali-kali kamu engkau jadikan mereka sebagai musuh (karena tidak mau membayar pajak). Sistem proporsional ini lebih mencerminkan rasa keadilan serta mampu menjadi automatic stabilizer bagi perekonomian sehingga dalam jangka panjang perekonomian tidak akan berfluktuasi terlalu tajam. Abu Yusuf menguraikan kondisi-kondisi untuk perpajakan. Abu Yusuf dengan keras menentang pajak pertanian. (pemeliharaan harta benda yang sehat) 4. preferring the one that benefits tax-payers (pada pilihan antara beberapa alternatif peraturan yang memeliki dampak yang sama pada harta benda. maintenance of a healthy treasury. Dan mengusulkan penggantian system pajak tetap (lump sum system) atas tanah menjadi pajak proporsional atas hasil pertanian. yang melebihi salah satu manfaat bagi para pembayar pajak. pemberian waktu yang longgar bagi pembayar pajak dan sentralisasi pembuatan keputusan dalam administrasi pajak adalah beberapa prinsip yang ditekankannya. Kesanggupan membayar. Misalnya abu Yusuf juga mengangkat kisah khalifah Umar ibn Khattab yang menghadapi kaum nasrani bani Tlaghlab. cara ini lebih adil dan tampaknya akan memberikan hasil produksi yang lebih besar dengan memberikan kemudahan dalam memperluas tanah garapan. Karena mereka Sejak dulu mau membayar sedekah dengan berlipat ganda asa tidak bernama pajak. charging a justifiable minimum (harga minimum yang dapat dibenarkan) 2. Mendengar hal itu pada mulanya khalifah Umar menolak usulan ini. yaitu: 1. sebab di dalamnya terdapat unsur mengais manfaat dan mencegah mudharat. no oppression of tax-payers (tidak menindas para pembayar pajak) 3. maka ambillah dari mereka pajak dengan atas nama sedekah. Ia menyarankan agar petugas pajak diberi gaji dan perilaku mereka harus diawasi untuk mencegah korupsi dan praktek penindasan. Dalam bukunya kitab al-Kharaj.Abu Yusuf cenderung menyetujui negara mengambil bagian dari hasil pertanian dari para penggarap daripada menarik sewa dari lahan pertanian. Sebagai contoh dalam sentralisasi pembuatan keputusan dalam administrasi pajak. Dalam pandangannya.

Dari tingkatan angka di atas dapat dilihat bahwa Abu Yusuf menggunakan sistem irigasi sebagai kriteria untuk menentukan kemampuan tanah membayar pajak. perbedaan angka yang diajukannya adalah sebagai berikut: 1.pajak secara proporsional dapat meningkatkan pemasukan negara dari pajak tanah dari sisi lain mendorong para penanam untuk meningkatkan produksinya. 30 % dari produksi yang diairi secara artificial 1/3 dari produksi tanaman (pohon palm. Aku berharap dapat bertemu dengan Tuhanku di mana salah seorang diantara kalian tidak akan menuntutku karena kezhaliman” (Hadis Tsabit Abu Hamzah al-Yamani dari Salim bin Abi Ja’ad) dan “…Allah itu sesungguhnya adalah penentu harga. beliau menganjurkan menetapkan angka berdasarkan kerja dan modal yang digunakan dalam menanam tanaman. system tersebut mensyaratkan penetapan pajak berdasarkan produksi keseluruhan. system perpajakan terbaik untuk menghasilkan pemasukan lebih banyak bagi keuangan negara dan yang paling tepat untuk menghindari kezaliman terhadap pembayar pajak oleh para pengumpul pajak adalah pajak pertanian yang proporsional. Dalam hal ini beliau mengutip hadis-hadis rasulullah saw yang menyatakan bahwa “tinggi dan rendahnya barang merupakan bagian dari keterkaitan dengan keberadaan allah. pencurah serta pemberi rizki. penahan. Abu Yusuf menganggap system irigasi sebagai landasannya. kebun buah-buahan dan sebagainya) ¼ dari produksi tanaman musim panas. Aku mengharapkan dapat menemui Tuhanku . Hal kontroversial dalam analisis ekonomi Abu Yusuf ialah pada masalah pengendalian harga (tas`ir). 40 % dari produksi yang diairi oleh hujan alamiah 2. System ini akan menghalau kezaliman terhadap para pembayar pajak dan menguntungkan keuangan negara. dan kita tidak bias mencampuri terlalu jauh bagian dari ketetapan tersebut ” (Riwayat Abdu a-Rahman bin Abi Laila dari Hikam bin ‘Utaibah) dan hadis yang menyatakan “Sesungguhnya urusan tinggi dan rendahnya harga suatu barang punya kaitan erat dengan kekuasaan allah swt. Sistem pajak ini didasarkan pada hasil pertanian yang sudah diketahui dan dinilai. . Dalam menetapkan angka. Argumennya didasarkan pada sunnah Rasul. sehingga system ini akan mendorong para petani untuk memanfaatkan tanah tandus dan amati agar mnemperoleh bagian tambahan. Abu Yusuf menyatakan: Dalam pandangan saya. Ia menentang penguasa yang menetapkan harga.

Tapi bias dari variabel itu adalah pergeseran dalam permintaan atau jumlah uang yang beredar di suatu Negara. Menurut Siddiqi sebagaimana yang telah dikutip oleh Adiwarman bahwa ucapan Abu yusuf harus diterima sebagai pernyataan dari hasil pengamatan pada saat itu. Mekanisme Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Adapun yang menjadi kekuatan utama pemikiran abu yusuf adalah dalam masalah keuangan publik. abu yusuf menguraikan masalah . dari Ayub dari Hasan). Dengan daya observasi dan analisisnya. sebaliknya. variabel-variabel apa saja itu. yakni keberadaan yang bersamaan antara melimpahnya barang dan tingginya harga serta kelangkaan barang dan harga rendah. Abu Yusuf lebih banyak mengedepankan ra’yu dengan menggunakan perangkat analisis qiyas dalam upaya mencapai kemaslahatan ‘ammah sebagai tujuan akhir hukum. Dapat dilihat bahwa pemikiran Abu Yusuf menggambarkan adanya batasan-batasan tertentu bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan harga. Penting diketahui. Abu yusuf menyatakan bahwa hasil panen yang berlimpah bukan bukan alasan Untuk menurunkan harga panen dan. monopoli. atau semua hal tersebut. tapi kelihatannya Abu Yusuf ingin mengatakan bahwa kenyataannya Abu Yusuf ingin mengatakan bahwa pada kenyataannya harga tidak hanya bergantung pada kekuatan penawaran tetapi juga permintaan. para penguasa pada periode itu umumnya memecahkan masalah kenaikan harga dengan menambah suplai bahan makana dan mereka menghindari kntrol harga.. Karena itu peningkatan atau penurunan harga tidak selalu berhubungan dengan penurunan atau peningkatan dalam produksi. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa ada kemungkinan kelebihan hasil dapat berdampingan dengan harga yang tinggi dan kelangkaan dengan harga yang rendah. Abu Yusuf tidak dikecualikan dalam hal kecenderungan ini D. abu Yusuf juga tidak menolak peranan permintaan dan penawaran dalam penentuan harga. Kecendrungan yang ada daam pemikiran ekonomi adalah membersihkan pasar dari praktek penimbunan. dan pratek korup lainnya dan kemudian membiarkan penentuan harga kepada kekuatan permintaan dan penawaran. atau penimbunan dan penahanan barang.dimana salah seorang di antara kalian tidak menuntutku karena kezhaliman dalam hal darah dan harta” (Riwayat Sufyan bin Uyainah. namun beliau tidak menjelaskan secara rinci. Pendapat abu Yusuf ini merupakan hasi observasi. kelangkaan tidak mengakibatkan harganya melambung. Secara tegas ia mengatakan ada beberapa variabel-variabel lain yang mempengaruhi. Namun disisi lain.

Sebuah arahan yang jelas tentang pengeluaran pemerintah untuk tujuan yang diinginkan oleh kebijaksanaan umum. Wazifah dan muqosomah merupakan istilah dalam membahasakan system pemungutan pajak. tetapi amanat allah dan rakyatnya yang harus dijaga dengan penuh tanggungjawab. Kemaslahatan yang dimaksud oleh Abu Yusuf adalah. tanpa membedakan ukuran tingkat kemampuan wajib pajak atau mungkin dapat dibahasakan dengan pajak yang dipungut dengan ketentuan jumlah yang sama secara keseluruhan. baik sifatnya individu (mikro) maupun (makro) kelompok. Hal inilah yang nampak dalam pembahasannya kitab alKharaj. sedangkan Muqosomah merupakan system pemungutan pajak yang diberlakukan berdasarkan nilai yang tidak tetap (berubah) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan dan persentase penghasilan atau pajak proporsional. al. uang negara bukan milik khalifah. Dalam hal yang berhubungan pemerintahan Abu Yusuf menyusun sebuah kaidah fiqh yang sangat populer.ia menekankan pentingnya sifat amanah dalam mengelola uang negara. beliau melihat bahwa sektor Negara sebagai satu mekanisme yang memungkinkan warga Negara melakukan campur tangan atas proses ekonomi.keuangan dan menunjukkan beberapa kebijakan yang harus diadobsi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. E. Kemaslahatan ini didasarkan pada al-Qur’an. yakni:  Menggantikan system wazifah dengan system muqosomah. Untuk dapat mewujudkan keadaan tersebut Abu Yusuf meletakkan beberapa macam mekanisme. sehingga pajak diambil dengan cara yang tidak membebani kepada masyarakat. .Hadits. yang dalam termiologi fiqh disebut dengan Maslahah/ kesejahteraan. Bagaimana mekanisme pengaturan tersebut dalam menentukan : Tingkat pajak yang sesuai dan seimbang dalam upaya menghindari perekonomian Negara dari ancaman resesi. yaitu Tasrruf al-Imam `ala Ra`iyyah Manutun bi al-Mashlaha (setiap tindakan pemerintah yang bertkaitan dengan rakyat senantiasa terkait dengan kemaslahatan mereka). Wazifah memberikan arti bahwa system pemungutan yang ditentukan berdasarkan nilai tetap. maupun landasan-landasan lainnya. Sistem Ekonomi Abu Yusuf Sistem ekonomi yang dikehendaki oleh Abu yusuf adalah satu upaya untuk mencapai kemaslahatan ummat.

adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat. lahir di Kufah pada tahun 113 H (731 M) dan meninggal dunia tahun 182 H (789 M).BAB III Kesimpulan Ya`qub bin Ibrahim bin Habib bin khunais bin Sa`ad Al-Anshari. Faktor ekstern. atau yang sering dikenal Abu Yusuf. . ia membenahi mekanisme ekonomi dengan jalan membuka jurang pemisah antara kaya dan miskin. Latar belakang pemikirannya tentang ekonomi. baik intern maupun ekstern. Pemikiran Abu Yusuf dalam konsep-konsep ekonomi terfokus pada bidang perpajakan dan pengolahan lahan pertanian. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. Abu Yusuf dalam membenahi system perekonomian. yang banyak dituangkannya dalam Kitab alKharaj. setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. Adapun yang menjadi kekuatan utama pemikiran abu yusuf adalah dalam masalah keuangan publik.

http://abufitriambardi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. 2004. Adiwarman Azhar. Html . Ke-2.blogspot. Ed.html http://www.com/2009/11/pemikiran ekonomi abu yusuf. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.com/2010/09/sejarah-pemikiran-ekonomi-islam-abu.hermaninbissmillah.Daftar Pustaka Karim.blogspot .

adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat. 3. Sistem pajak ini didasarkan pada hasil pertanian yang sudah diketahui dan dinilai. system tersebut mensyaratkan penetapan pajak berdasarkan produksi keseluruhan. Tidak bisa. Hadist Nabi Untuk Mewujudkan masyarakat yg lebih baik 3. Abu Yusuf pemikiranya menggunakan Qiyas . Abu Yusuf mengganti system pajak tetap dengan sistim pajak proporsional. Hal ini nampak dari. Apakan bisa system ekonomi pemikiran Abu Yusuf di berlakukan di Indonesia? JAWABAN 1. sehingga system ini akan mendorong para petani untuk memanfaatkan tanah tandus dan amati agar mnemperoleh bagian tambahan. Dapat dilihat bahwa pemikiran Abu Yusuf menggambarkan adanya batasan-batasan tertentu bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan harga. 2. tidak keluar dari konteksnya. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. dan kalau pun ada Cuma bisa menggunakan sistem perpajakanya . Bagaimana tentang pemikiran Abu Yusuf menentang penguasa menetapkan harga ? 2. sedangkan di Indonesia tidak ada. Ghanimah. fay. Faktor ekstern. 2. baik intern maupun ekstern. jizyah 4. karna pada masa Abu Yusuf terdapat Ghanimah. apakah yg di maksud dengan pajak proporsional ? 3. Ia berupaya melepaskan belenggu pemikiran yang telah digariskan para pendahulu. setting social dalam penetapan kebijakan yang dikeluarkannya. dengan cara mengedepankan rasionalitas dengan tidak bertaqlid. PERTANYAAN 1. pajak pertanian. Abu Yusuf seorang hanafiyah . Pemikiran Abu Yusuf Pada bidang pajak dan pertanian.KOMENTAR 1. Abu Yusuf lebih banyak mengedepankan ra’yu dengan menggunakan perangkat analisis qiyas dalam upaya mencapai kemaslahatan ‘ammah sebagai tujuan akhir hukum. usyu. fay. Pendapatan Negara berasal dari mana? 4. setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. pemikiranya sama dengan Abu Hanifah. Abu Yusuf lebih menyetujui Negara mengambil pajak hasil pertanian dari pada pajak tanah 4. usyu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful