Pemikiran Ilmu Ekonomi Islam Abu Yusuf

MAKALAH
OLEH

Moch Ryza Adimasta Moh. Hamdan Hizbayni

: C02206134 : C02208099

Dosen Pembimbing : Fahrul ulum, S.pd, MEI

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL FAKULTAS SYARIAH JURUSAN MUAMALLAH SURABAYA 2012

Kitab al-Kharaj. Sistem Ekonomi Abu Yusuf. Adapun pembahasan dalam makalah ini akan diawali dengan Sekilas tentang Abu Yusuf. bukanlah suatu hal yang tiba-tiba datang begitu saja. Tujuan Kebijakan ekonomi Abu Yusuf. yang mana konsep ekonomi mereka berakar pada hukum Islam yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadis Nabi saw. beliau telah memberikan kontribusi pemikiran ekonomi. Mekanisme Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf. . makalah ini akan berusaha mengangkat tentang bagaimanakah pemikiran ekonomi beliau. melainkan terdapat tokoh-tokoh ekonomi Islam. Beliau merupakan seorang tokoh muslim pertama yang menyinggung masalah mekanisme pasar. Sebagaimana tokoh yang akan dibahas dalam makaah ini yaitu Abu Yusuf. Latar Belakang Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf.BAB I Pendahuluan Ekonomi Islam yang telah hadir kembali saat ini.

Kitab ini ditulis untuk merespon permintaan khalifah harun al-Rasyid tentang ketentuanketentuan agama Islam yang membahas masalah perpajakan. Kitab al-Kharaj Pemikiran ekonomi Abu Yusuf tertuang pada karangan terbesarnya yakni kitab al-Kharaj. Pada masa kecilnya. beliau belajar dari seorang guru yang bernama Muhammad Ibnu abdur Rohman bin Abi laila yang lebih di kenal dengan nama Ibn Abi Laila.blogspot. Kitab al-Kharaj. Sekilas tentang Abu Yusuf Ya`qub bin Ibrahim bin Habib bin khunais bin Sa`ad Al-Anshari. ibunya masih keturunan dari salah seorang sahabat Rasulullah Saw. ia menuangkan pemikiran fiqihnya dalam berbagai aspek. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (Jakarta: Grafindo Persada. 4. seperti Abu Muhammad atho bin as-Saib Al-kufi. 3. Didalam kitab ini . seperti keuangan negara. lahir di Kufah pada tahun 113 H (731 M) dan meninggal dunia tahun 182 H (789 M)1. Kitab al-Asar. Abu Yusuf menimba berbagai ilmu kepada banyak ulama besar.com/2010/09/sejarah-pemikiran-ekonomi-islam-abu. Didalamnya dikemukakan pendapat Imam Abu Hanifah dan ibn Abi Laila serta perbedaan pendapat mereka. Beliau dilahirkan di kota Kufa.BAB II Pembahasan A. 2004). Adapun buku-buku yang pernah ditulis Abu Yusuf seperti: 1. pengelolaan pendapatan dan 1 2 Adiwarman Azwar Karim. Imam Abu hanifah. Ia mengemukakan pendapat gurunya. Didalam kitab ini dimuat hadis yang diriwayatkan dari ayah dan gurunya.selam tujuh belas tahun Abu Yusuf tiada henti-hentinya belajar kepada Abu hanifa. Sa`ad AlAnshari. Kitab ini memuat perbedaan pendapatnya dengan Abdurahman al-Auzai tentang perang dan jihad. pemerintahan dan musyawarah2 B. Kitab ini merupakan kitab terpopuler dari karya-karyanya. kemudian pendapatnya sendiri dan menjelaskan sebab terjadinya perbedaan pendapat mereka. pajak tanah. terutama pada ilmu hadis. atau yang sering dikenal Abu Yusuf..html . Kitab Ikhtilaf Abi Hanifah wa ibn Abi Laila. iapun terkenal sebagai salah satu murid terkemuka Abu Hanifa. Imam Abu Yusuf memiliki ketertarikan yang kuat pada ilmu pengetahuan. Kitab ar-Radd ’ala Siyar al-Auza’i. Ia juga ahli dalam bidang fiqh. 231 http://abufitriambardi. Pendidikannya dimulai dari belajar hadits dari bebearapa tokoh. 2. h.

Penamaan al-Kharaj terhadap kitab ini.blogspot . karena hal ini dapat member pengaruh positif yaitu bertambah simpatinya kaum non muslim terhadap Islam. yang dirancang untuk menghindari penindasan terhadap rakyat. Kitab al-Kharaj mencakup berbagai bidang. Tentang mereka yang enggan membayar jizyah. jiz'ah Kaum non muslim wajib membayar jizyah. Kitab ini berupaya membangun sebuah system keuangan public yang mudak dilaksanakan yang sesuai dengan hokum islam yang sesuai dengan persyaratan ekonomi. Bagi kaum non muslim yang ikut berperang . Berdasarkan klasifikasi strata masyarakat maka jizyah bagi golongan kaya sebesar 4 dinar. Jizyah dalam terminology konvensional disebut dengan pajak perlindungan.pembelanjaan public. pendapat negara dan pengeluaran. mengupas tentang kebijakan fiscal. Prinsip-prinsip yang ditekankan Abu Yusuf dalam perekonomian. Abu Yusuf menuliskan bahwa Amir al-Mu’minin telah memintanya untuk mempersiapkan sebuah buku yang komprehensif yang dapat digunakan sebagai petunjuk pengumpulan pajak yang sah.hermaninbissmillah. maka bagi mereka tidak dibebankan untuk membayar jizyah. html . Pendekatan yang dipakai dalam kitab al-Kharaj sangat pragmatis dan bercorak fiqh.. Abu Yusuf dalam kitab ini sering menggunakan ayat-ayat Al Qur’an dan Sunnah Nabi saw serta praktek dari para penguasa saleh terdahulu sebagai acuannya sehingga membuat gagasan-gagasannya relevan dan mantap 3. Al-Kharaj merupakan kitab pertama yang menghimpun semua pemasukan daulah islamiyah dan pos-pos pengeluaran berdasarkan kitabullah dan sunnah rasul saw. yakni jasa keamanan yang diberikan Negara islam kepada kaum non muslim. beliau menyatakan bahwa dalam menarik jizyah dari orang-orang non muslim tidak perlu dengan cara kekerasan tetapi dengan cara yang kekeluargaan yakni memberlakukan mereka layaknya teman. dapat disimpulkkan bahwa pemikiran ekonomi Abu Yusuf sebenarnya tersimpul dalam al-Kharaj yang dapat disebut sebagai bentuk pemikiran ekonomi kenegaraan. Kitab ini dapat digolongkan sebagai fublic finance dalam pengertian ekonomi modern. namun jika mereka meninggal maka jizyah tersebut tidak boleh dibayar oleh ahli warisnya. golongan menengah 2 dinar dan kelas miskin 1 dinar. Dalam kitab ini dijelaskan bagaimana seharusnya sikap penguasa dalam menghimpun pemasukan dari rakyat sehingga diharapkan paling tidak dalam proses penghimpunan pemasukan bebas dari kecacatan sehingga hasil optimal dapat direalisasikan bagi kemaslahatan warga Negara.com/2009/11/pemikiran ekonomi abu yusuf. serta masalah-masalah pemerintahan. dikarenakan memuat beberapa persoalan pajak. antara lain : 3 http://www.

pajak hanya ditetapkan pada harta yang melebihi kebutuhan rakyat yang ditetapkan berdasarkan pada kerelaan mereka. Hal ini nampak dari. Tentang pemerintahan. setting social dalam penetapan kebijakan yang dikeluarkannya. adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat. Dalam hubungan hak dan tanggung jawab pemerintah terhadap rakyat. Latar Belakang Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Latar belakang pemikirannya tentang ekonomi. tanah yang diperoleh dari pemberian dapat ditarik kembali jika tidak digarap selama tiga tahun dan diberikan kepada yang lain. Dengan setting social seperti itulah Abu Yusuf tampil dengan pemikiran ekonomi al-Kharaj. Faktor ekstern. surat yang membahas tentang pertanian dan perpajakan tersebut dikenal sebagai kitab al-Kharaj. 4. Tema ini pula yang ditekankan Abu Yusuf dalam surat panjang yang dikirimkannya kepada penguasa Dinasti Abbasiyah. Tentang pertanahan. Khalifa Harun Al-Rasyid. Di kemudian hari. 5. Kaidah yang terkenal adalah Tasharaf al-imam manuthum bi al-Maslahah. Jabatan tidak boleh menjadi bahan pertimbangan dalam persoalan keadilan. Penekanan terhadap tanggung jawab penguasa merupakan tema pemikiran ekonomi Islam yang selalu dikaji sejak awal. tidak keluar dari konteksnya. Ia tumbuh dalam keadaan politik dan ekonomi kenegaraan yang tidak stabil. karena antara penguasa dan tokoh agama sulit untuk dipertemukan. C. Tentang keuangan. 2. Ia berupaya melepaskan belenggu pemikiran yang telah digariskan para pendahulu. uang negara bukan milik khalifah tetapi amanat Allah dan rakyatnya yang harus dijaga dan penuh tanggung jawab. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. seorang khalifah adalah wakil Allah di bumi untuk melaksanakan perintah-Nya. Tentang peradilan. . Kesalahan dalam mengampuni lebih baik dari pada kesalahan dalam menghukum. hukum tidak dibenarkan berdasarkan hal yang yang subhat.1. Tentang perpajakan . setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. dengan cara mengedepankan rasionalitas dengan tidak bertaqlid. 3. baik intern maupun ekstern.

Sebagai contoh dalam sentralisasi pembuatan keputusan dalam administrasi pajak. (pemeliharaan harta benda yang sehat) 4. maintenance of a healthy treasury. ia telah meletakan prinsip-prinsip yang jelas yang berabad-abad kemudian dikenal oleh para ahli ekonomi sebagai canons of taxation.Abu Yusuf cenderung menyetujui negara mengambil bagian dari hasil pertanian dari para penggarap daripada menarik sewa dari lahan pertanian. maka ambillah dari mereka pajak dengan atas nama sedekah. Misalnya abu Yusuf juga mengangkat kisah khalifah Umar ibn Khattab yang menghadapi kaum nasrani bani Tlaghlab. Bagi Abu Yusuf metode . Mereka hádala orang arab yang anti pajak. pemberian waktu yang longgar bagi pembayar pajak dan sentralisasi pembuatan keputusan dalam administrasi pajak adalah beberapa prinsip yang ditekankannya. no oppression of tax-payers (tidak menindas para pembayar pajak) 3. tetapi kemudian hari justru menyetujuinya. yang melebihi salah satu manfaat bagi para pembayar pajak. Sistem proporsional ini lebih mencerminkan rasa keadilan serta mampu menjadi automatic stabilizer bagi perekonomian sehingga dalam jangka panjang perekonomian tidak akan berfluktuasi terlalu tajam. cara ini lebih adil dan tampaknya akan memberikan hasil produksi yang lebih besar dengan memberikan kemudahan dalam memperluas tanah garapan. charging a justifiable minimum (harga minimum yang dapat dibenarkan) 2. Abu Yusuf menguraikan kondisi-kondisi untuk perpajakan. benefiting both government and tax-payers (manfaat yang diperoleh bagi pemerintah dan para pembayar pajak) 5. Maka jangan sekali-kali kamu engkau jadikan mereka sebagai musuh (karena tidak mau membayar pajak). Dalam pandangannya. Ia menyarankan agar petugas pajak diberi gaji dan perilaku mereka harus diawasi untuk mencegah korupsi dan praktek penindasan. Abu Yusuf dengan keras menentang pajak pertanian. Dalam bukunya kitab al-Kharaj. Kesanggupan membayar. yaitu: 1. sebab di dalamnya terdapat unsur mengais manfaat dan mencegah mudharat. Dalam hal pajak. Karena mereka Sejak dulu mau membayar sedekah dengan berlipat ganda asa tidak bernama pajak. Mendengar hal itu pada mulanya khalifah Umar menolak usulan ini. in choosing between alternative policies having the same effects on treasury. preferring the one that benefits tax-payers (pada pilihan antara beberapa alternatif peraturan yang memeliki dampak yang sama pada harta benda. Dan mengusulkan penggantian system pajak tetap (lump sum system) atas tanah menjadi pajak proporsional atas hasil pertanian.

Sistem pajak ini didasarkan pada hasil pertanian yang sudah diketahui dan dinilai. sehingga system ini akan mendorong para petani untuk memanfaatkan tanah tandus dan amati agar mnemperoleh bagian tambahan. penahan.pajak secara proporsional dapat meningkatkan pemasukan negara dari pajak tanah dari sisi lain mendorong para penanam untuk meningkatkan produksinya. 40 % dari produksi yang diairi oleh hujan alamiah 2. perbedaan angka yang diajukannya adalah sebagai berikut: 1. Ia menentang penguasa yang menetapkan harga. Dalam hal ini beliau mengutip hadis-hadis rasulullah saw yang menyatakan bahwa “tinggi dan rendahnya barang merupakan bagian dari keterkaitan dengan keberadaan allah. Argumennya didasarkan pada sunnah Rasul. Abu Yusuf menganggap system irigasi sebagai landasannya. Dalam menetapkan angka. Aku mengharapkan dapat menemui Tuhanku . System ini akan menghalau kezaliman terhadap para pembayar pajak dan menguntungkan keuangan negara. Dari tingkatan angka di atas dapat dilihat bahwa Abu Yusuf menggunakan sistem irigasi sebagai kriteria untuk menentukan kemampuan tanah membayar pajak. pencurah serta pemberi rizki. system tersebut mensyaratkan penetapan pajak berdasarkan produksi keseluruhan. Hal kontroversial dalam analisis ekonomi Abu Yusuf ialah pada masalah pengendalian harga (tas`ir). system perpajakan terbaik untuk menghasilkan pemasukan lebih banyak bagi keuangan negara dan yang paling tepat untuk menghindari kezaliman terhadap pembayar pajak oleh para pengumpul pajak adalah pajak pertanian yang proporsional. Abu Yusuf menyatakan: Dalam pandangan saya. kebun buah-buahan dan sebagainya) ¼ dari produksi tanaman musim panas. Aku berharap dapat bertemu dengan Tuhanku di mana salah seorang diantara kalian tidak akan menuntutku karena kezhaliman” (Hadis Tsabit Abu Hamzah al-Yamani dari Salim bin Abi Ja’ad) dan “…Allah itu sesungguhnya adalah penentu harga. beliau menganjurkan menetapkan angka berdasarkan kerja dan modal yang digunakan dalam menanam tanaman. 30 % dari produksi yang diairi secara artificial 1/3 dari produksi tanaman (pohon palm. . dan kita tidak bias mencampuri terlalu jauh bagian dari ketetapan tersebut ” (Riwayat Abdu a-Rahman bin Abi Laila dari Hikam bin ‘Utaibah) dan hadis yang menyatakan “Sesungguhnya urusan tinggi dan rendahnya harga suatu barang punya kaitan erat dengan kekuasaan allah swt.

Menurut Siddiqi sebagaimana yang telah dikutip oleh Adiwarman bahwa ucapan Abu yusuf harus diterima sebagai pernyataan dari hasil pengamatan pada saat itu. atau semua hal tersebut. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa ada kemungkinan kelebihan hasil dapat berdampingan dengan harga yang tinggi dan kelangkaan dengan harga yang rendah. Karena itu peningkatan atau penurunan harga tidak selalu berhubungan dengan penurunan atau peningkatan dalam produksi. tapi kelihatannya Abu Yusuf ingin mengatakan bahwa kenyataannya Abu Yusuf ingin mengatakan bahwa pada kenyataannya harga tidak hanya bergantung pada kekuatan penawaran tetapi juga permintaan. Penting diketahui. Abu Yusuf tidak dikecualikan dalam hal kecenderungan ini D. Kecendrungan yang ada daam pemikiran ekonomi adalah membersihkan pasar dari praktek penimbunan. sebaliknya. Namun disisi lain. abu Yusuf juga tidak menolak peranan permintaan dan penawaran dalam penentuan harga. dari Ayub dari Hasan). Mekanisme Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Adapun yang menjadi kekuatan utama pemikiran abu yusuf adalah dalam masalah keuangan publik. dan pratek korup lainnya dan kemudian membiarkan penentuan harga kepada kekuatan permintaan dan penawaran. Tapi bias dari variabel itu adalah pergeseran dalam permintaan atau jumlah uang yang beredar di suatu Negara. yakni keberadaan yang bersamaan antara melimpahnya barang dan tingginya harga serta kelangkaan barang dan harga rendah. para penguasa pada periode itu umumnya memecahkan masalah kenaikan harga dengan menambah suplai bahan makana dan mereka menghindari kntrol harga.dimana salah seorang di antara kalian tidak menuntutku karena kezhaliman dalam hal darah dan harta” (Riwayat Sufyan bin Uyainah. monopoli. abu yusuf menguraikan masalah . kelangkaan tidak mengakibatkan harganya melambung. Secara tegas ia mengatakan ada beberapa variabel-variabel lain yang mempengaruhi. Pendapat abu Yusuf ini merupakan hasi observasi. variabel-variabel apa saja itu. namun beliau tidak menjelaskan secara rinci. Abu Yusuf lebih banyak mengedepankan ra’yu dengan menggunakan perangkat analisis qiyas dalam upaya mencapai kemaslahatan ‘ammah sebagai tujuan akhir hukum. Abu yusuf menyatakan bahwa hasil panen yang berlimpah bukan bukan alasan Untuk menurunkan harga panen dan. atau penimbunan dan penahanan barang. Dapat dilihat bahwa pemikiran Abu Yusuf menggambarkan adanya batasan-batasan tertentu bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan harga.. Dengan daya observasi dan analisisnya.

yakni:  Menggantikan system wazifah dengan system muqosomah. yaitu Tasrruf al-Imam `ala Ra`iyyah Manutun bi al-Mashlaha (setiap tindakan pemerintah yang bertkaitan dengan rakyat senantiasa terkait dengan kemaslahatan mereka). al. uang negara bukan milik khalifah. Kemaslahatan yang dimaksud oleh Abu Yusuf adalah. Kemaslahatan ini didasarkan pada al-Qur’an. tetapi amanat allah dan rakyatnya yang harus dijaga dengan penuh tanggungjawab. Wazifah memberikan arti bahwa system pemungutan yang ditentukan berdasarkan nilai tetap. yang dalam termiologi fiqh disebut dengan Maslahah/ kesejahteraan. Dalam hal yang berhubungan pemerintahan Abu Yusuf menyusun sebuah kaidah fiqh yang sangat populer. Untuk dapat mewujudkan keadaan tersebut Abu Yusuf meletakkan beberapa macam mekanisme.keuangan dan menunjukkan beberapa kebijakan yang harus diadobsi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. . maupun landasan-landasan lainnya. Hal inilah yang nampak dalam pembahasannya kitab alKharaj. Wazifah dan muqosomah merupakan istilah dalam membahasakan system pemungutan pajak. baik sifatnya individu (mikro) maupun (makro) kelompok. Sistem Ekonomi Abu Yusuf Sistem ekonomi yang dikehendaki oleh Abu yusuf adalah satu upaya untuk mencapai kemaslahatan ummat. Sebuah arahan yang jelas tentang pengeluaran pemerintah untuk tujuan yang diinginkan oleh kebijaksanaan umum. E. tanpa membedakan ukuran tingkat kemampuan wajib pajak atau mungkin dapat dibahasakan dengan pajak yang dipungut dengan ketentuan jumlah yang sama secara keseluruhan.ia menekankan pentingnya sifat amanah dalam mengelola uang negara. Bagaimana mekanisme pengaturan tersebut dalam menentukan : Tingkat pajak yang sesuai dan seimbang dalam upaya menghindari perekonomian Negara dari ancaman resesi. beliau melihat bahwa sektor Negara sebagai satu mekanisme yang memungkinkan warga Negara melakukan campur tangan atas proses ekonomi. sehingga pajak diambil dengan cara yang tidak membebani kepada masyarakat. sedangkan Muqosomah merupakan system pemungutan pajak yang diberlakukan berdasarkan nilai yang tidak tetap (berubah) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan dan persentase penghasilan atau pajak proporsional.Hadits.

Pemikiran Abu Yusuf dalam konsep-konsep ekonomi terfokus pada bidang perpajakan dan pengolahan lahan pertanian. lahir di Kufah pada tahun 113 H (731 M) dan meninggal dunia tahun 182 H (789 M). ia membenahi mekanisme ekonomi dengan jalan membuka jurang pemisah antara kaya dan miskin. yang banyak dituangkannya dalam Kitab alKharaj. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. Adapun yang menjadi kekuatan utama pemikiran abu yusuf adalah dalam masalah keuangan publik. Faktor ekstern. atau yang sering dikenal Abu Yusuf. setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. Latar belakang pemikirannya tentang ekonomi.BAB III Kesimpulan Ya`qub bin Ibrahim bin Habib bin khunais bin Sa`ad Al-Anshari. Abu Yusuf dalam membenahi system perekonomian. baik intern maupun ekstern. . adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat.

Ke-2.Daftar Pustaka Karim. Ed.blogspot .com/2010/09/sejarah-pemikiran-ekonomi-islam-abu.html http://www.com/2009/11/pemikiran ekonomi abu yusuf. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.blogspot. Html . http://abufitriambardi. Adiwarman Azhar. 2004.hermaninbissmillah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

2. apakah yg di maksud dengan pajak proporsional ? 3. Abu Yusuf lebih menyetujui Negara mengambil pajak hasil pertanian dari pada pajak tanah 4. pajak pertanian. fay. Pendapatan Negara berasal dari mana? 4. Abu Yusuf pemikiranya menggunakan Qiyas . Sistem pajak ini didasarkan pada hasil pertanian yang sudah diketahui dan dinilai. Apakan bisa system ekonomi pemikiran Abu Yusuf di berlakukan di Indonesia? JAWABAN 1. dan kalau pun ada Cuma bisa menggunakan sistem perpajakanya . usyu. dengan cara mengedepankan rasionalitas dengan tidak bertaqlid. system tersebut mensyaratkan penetapan pajak berdasarkan produksi keseluruhan. Faktor intern muncul dari latar belakang pendidikannya yang dipengaruhi dari beberapa gurunya. usyu. 2. setidaknya dipengaruhi beberapa faktor. PERTANYAAN 1. jizyah 4. sedangkan di Indonesia tidak ada. Pemikiran Abu Yusuf Pada bidang pajak dan pertanian. Hal ini nampak dari. sehingga system ini akan mendorong para petani untuk memanfaatkan tanah tandus dan amati agar mnemperoleh bagian tambahan. setting social dalam penetapan kebijakan yang dikeluarkannya. pemikiranya sama dengan Abu Hanifah. Faktor ekstern. Abu Yusuf seorang hanafiyah . fay. Tidak bisa. karna pada masa Abu Yusuf terdapat Ghanimah. tidak keluar dari konteksnya. Abu Yusuf mengganti system pajak tetap dengan sistim pajak proporsional. 3. adanya system pemerintahan yang absolute dan terjadinya pemberontakan masyarakat terhadap kebijakan khalifah yang sering menindas rakyat. Hadist Nabi Untuk Mewujudkan masyarakat yg lebih baik 3. Bagaimana tentang pemikiran Abu Yusuf menentang penguasa menetapkan harga ? 2. Ia berupaya melepaskan belenggu pemikiran yang telah digariskan para pendahulu. baik intern maupun ekstern. Dapat dilihat bahwa pemikiran Abu Yusuf menggambarkan adanya batasan-batasan tertentu bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan harga. Ghanimah.KOMENTAR 1. Abu Yusuf lebih banyak mengedepankan ra’yu dengan menggunakan perangkat analisis qiyas dalam upaya mencapai kemaslahatan ‘ammah sebagai tujuan akhir hukum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful