Tenaga kerja

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Tenaga kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun unTeks miringtuk masyarakat. Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Penduduk tergolong tenaga kerja jika penduduk tersebut telah memasuki usia kerja. Batas usia kerja yang berlaku di Indonesia adalah berumur 15 tahun – 64 tahun. Menurut pengertian ini, setiap orang yang mampu bekerja disebut sebagai tenaga kerja. Ada banyak pendapat mengenai usia dari para tenaga kerja ini, ada yang menyebutkan di atas 17 tahun ada pula yang menyebutkan di atas 20 tahun, bahkan ada yang menyebutkan di atas 7 tahun karena anak-anak jalanan sudah termasuk tenaga kerja.

Daftar isi
[sembunyikan]

  

1 Klasifikasi Tenaga Kerja o 1.1 Berdasarkan penduduknya o 1.2 Berdasarkan batas kerja o 1.3 Berdasarkan kualitasnya 2 Masalah Ketenagakerjaan 3 Lihat pula 4 Pranala Luar

[sunting] Klasifikasi Tenaga Kerja
[sunting] Berdasarkan penduduknya

Tenaga kerja

Tenaga kerja adalah seluruh jumlah penduduk yang dianggap dapat bekerja dan sanggup bekerja jika tidak ada permintaan kerja. Menurut Undang-Undang Tenaga Kerja, mereka yang dikelompokkan sebagai tenaga kerja yaitu mereka yang berusia antara 15 tahun sampai dengan 64 tahun.

Bukan tenaga kerja

pembantu rumah tangga.  Tenaga kerja terampil Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerjayang memiliki keahlian dalam bidang tertentudengan melalui pengalaman kerja. dokter. guru. [sunting] Masalah Ketenagakerjaan Berikut ini beberapa masalah ketenagakerjaan di Indonesia. anak sekolah dan mahasiswa 2. para lansia (lanjut usia) dan anak-anak.  Tenaga kerja tidak terdidik Tenaga kerja tidak terdidik adalah tenaga kerja kasar yang hanya mengandalkan tenaga saja. dan lain-lain. para ibu rumah tangga dan orang cacat. 13 Tahun 2003. . Contoh: kuli. mekanik. mengurus rumah tangga dan sebagainya. [sunting] Berdasarkan batas kerja  Angkatan kerja Angkatan kerja adalah penduduk usia produktif yang berusia 15-64 tahun yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja. Contoh kelompok ini adalah para pensiunan. mereka adalah penduduk di luar usia. buruh angkut.  Bukan angkatan kerja Bukan angkatan kerja adalah mereka yang berumur 10 tahun ke atas yang kegiatannya hanya bersekolah. Contoh kelompok ini adalah: 1. ahli bedah. dan 3.Bukan tenaga kerja adalah mereka yang dianggap tidak mampu dan tidak mau bekerja. Menurut Undang-Undang Tenaga Kerja No. meskipun ada permintaan bekerja. Contohnya: apoteker. Contohnya: pengacara. yaitu mereka yang berusia di bawah 15 tahun dan berusia di atas 64 tahun. maupun yang sedang aktif mencari pekerjaan. dan lain-lain. Tenaga kerja terampil ini dibutuhkan latihan secara berulang-ulang sehingga mampu menguasai pekerjaan tersebut. dan sebagainya. para pengangguran sukarela [sunting] Berdasarkan kualitasnya  Tenaga kerja terdidik Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memiliki suatu keahlian atau kemahiran dalam bidang tertentu dengan cara sekolah atau pendidikan formal dan nonformal.

kesempatan kerja dan pengangguran. Akibatnya. Kesempatan kerja adalah lowongan pekerjaan yang dapat di isi oleh pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. yang bekerja atau punya pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja dan mereka yang tidak bekerja tetapi mencari pekerjaan 3. dan kehutanan. kesempatan kerja dan pengangguran. perkebunan. Dengan demikian pengangguran akan semakin banyak.  Pengangguran Terjadinya krisis ekonomi di Indonesia banyak mengakibatkan industri di Indonesia mengalami gulung tikar.Dengan demikian di Pulau Jawa banyak terjadi pengangguran. Angkatan kerja adalah penduduk berusia kerja. Selain itu. sehingga hal ini akan berpengaruh terhadaprendahnya kualitas hasil produksi barang dan jasa. Rendahnya kualitas tenaga kerja Kualitas tenaga kerja dalam suatu negara dapat ditentukan denganmelihat tingkat pendidikan negara tersebut. . tingkat pendidikannya masih rendah. Semakin tinggi jumlah penduduk suatu Negara. banyak pula tenaga kerja yang berhenti bekerja. 2011 A. Hubungan antara jumlah penduduk. Jumlah penduduk mempunyai hubungan langsung dengan jumlah angkatan kerja. semakin banyaknya jumlah angkatan kerja bisa menjadi pendorong pembangunan ekonomi. B. terutama untuk sektor pertanian. Permasalahan Angkatan Kerja & Tenaga Kerja Serta Peran Pemerintah Dalam Upaya Penanggulangannya >> Wednesday. Tenaga kerja adalah jumlah orang yang di minta untuk melaksanakan suatu pekerjaan pada tingkat upah tertentu 2. yaitu antara 15 tahun hingga 65 tahun. April 20. Angkatan kerja yang tidak tertampung dalam lapangan kerja akan menyebabkan pengangguran. banyaknya perusahaan yang gulung tikar mengakibatkan semakin sempitnya lapangan kerja yang ada. Minimnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan rendahnya produktivitas tenaga kerja. Di sisi lain jumlah angkatan kerja terus meningkat. 1. sementara di daerah lain masih banyak sumber daya alam yang belum dikelola secara maksimal. semakin tinggi juga jumlah angkatan kerja kesempatan kerja dan pengangguran di Negara tersebut. Hal ini menyebabkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi rendah. Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia. angkatan kerja.  Jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja Meningkatnya jumlah angkatan kerja yang tidak diimbangi oleh perluasan lapangan kerja akan membawa beban tersendiri bagi perekonomian. Sementara di daerah lain masih kekurangan tenaga kerja. Padahal harapan pemerintah.  Persebaran tenaga kerja yang tidak merata Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia berada di Pulau Jawa.

Membina hubungan industrial dalam negeri dan internasional 7. Dapat menimbulkan masalah politik maupun social misalnya meningkatnya jumlah penduduk miskin banyak kejahatan yang dapat timbul. Dari okRek. Perlindungan kesejahteraan tenaga kerja kurang maksimal D. Menyelenggarakan pelatihan untuk pencari kerja 2. pelatihan. Peningkatan mutu tenaga kerja . 4. Tingkat pendidikan dan ketrampilan angkatan kerja rendah 4. F. Menyelenggrakan pelatihan pematang dengan mengirimkan tenaga kerja terpilih ke luar negeri dan dalam negeri. Bagi si penganggur sendiri akan mengalami tekanan mental karena merasa tida berguna serta menerima pandangan negative dari masyarakat. Menyusun dan memonitor pelaksanaan peraturan-peraturan ketenagakerjaan. Perlindungan tenaga kerja 6. Kemampuan pemerintah untuk menarik pajak sedikit karena pendapatan masyarakat yang rendah. Peranan pemerintah dalam mengatasi masalah tenaga kerja di Indonesia. Menyelenggarakan pendidikan. Menyelenggarakan pelatihan manajemen di seluruh provinsi 3.com Mencoba Belajar Berbagi  Home . Tingkat pengangguran tinggi 2. Dampak pengangguran terhadap keamanan lingkungan. Meningkatkan prasarana pelatihan untuk untuk pencari kerja dan pegawai pengawas ketenagakerjaan. Memperluas dan mengembangkan kesempatan kerja di dalam negeri 4. atau meningkatnya kegiatan ekonomi illegal seperti barang-barang selundupan. dan penyuluhan untuk pegawai pengawas ketenaga kerjaan. Penyebaran angkatan kerja tidak merata 5. Memperluas dan mengembangkan kesempatan kerja di luar negeri 5. 1. 5. Sehingga permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa yang sedikit. Turunnya tingkat kemakmuran masyarakat 2. Menyusun dan melaksanakan program-program yang sekitarnya mendukung tercapainya system ketenaga kerjaan yang ideal. Meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja 3. 4. Jumlah angkatan kerja tinggi 3. 2. Memonitor pelaksanakan ketenaga kerjaan 8. Peningkatan mutu tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara : 1. 3. 5. Beberapa permasalahan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Jika banyak orang yang menganggur berarti banyak orang yang tidak mempunyai pendapatan. 1. 1. E.C.

Jumlah penduduk yang banyak disertai kemampuan dan usaha dapat meningkatkan produktivitas dan membuka lapangan kerja baru. d. Pengangguran tinggi mengakibatkan para pekerja haruslah menanggung biaya hidup para penganggur. Kesempatan kerja dan pendapatan nasional Kesempatan kerja yang luas dapat memaksimalkan para pekerja dan meningkatan pendapatan nasional. akan tetapi apabila jumlah penduduk yang banyak tidak disetai dengan kemampuan dan usaha dapat menghambat kesempatan kerja dan bisa berakibat menimbulkan pengangguran. Pendapatan nasional merupakan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan penduduk suatu Negara dalam waktu tertentu. Written on 27 Februari 2010 – 08:58 | by okrek Besarnya angkatan kerja tergantung dari: a. Dari tabel diatas maka dapat diketahui bahwa masih banya pencari kerja yang tidak tertampung pada kesempatan kerja yang menimbulkan pengangguran. kesehatan m.com Teman Hubungan antara jumlah penduduk. Dari pernyataan itu ada dua hal yang perlu diperhatikan: a. Pendapatan yang diterima masyarakat semakin berkurang.asyarakat berkurang. b. Jumlah barang dan jasa yang dihasilkan . Apabila tenaga kerja sebagian besar atau semua dapat tertampung dilapangan kerja maka hasil produksi baik barang atau jasa akan meningkat dan tentunya pendapatan yang diterima oleh masyarakat akan bertambah banyak. Jumlah penduduk yang banyak tidak disertai dengan lapangan kerja yang memadai akan menimbulkan banyak penduduk yang tidak tertampung dalam lapangan kerja maka masalah timbul yaitu penggangguran.  Produk Okrek. Jumlah penduduk Susunan penduduk berdasarkan tingkat pendidikan Kelahiran Komposisi umur Jumlah penduduk yang banyak mempunyai akibat bagi kesempatan kerja. c. 1. semua digunakan dalam proses produksi disebut kesempatan kerja penuh (full employment). dan akan menimbulkan kerawanan nasional. gisi masyarakat berkurang. Kecuali itu pendapatan nasional akan berkurang yang ada hanyalah kemiskinan. kemampuan untuk kreasi berkurang. kesemptan kerja dan pengangguran. Pendapatan yang diterima masyarakat meningkat akan meningkatkan pendapatan nasional. Keadaan ini tidak akan ada pencari kerja yang menganggur. angkatan kerja.

Badan usaha berjalan dengan baik akan meningkatkan kesempatan kerja. Misalnya uang untuk investasi akan mendapat hasil 8 persen sedangkan tingkat suku bungan bank apabila didepositokan sebesar 10 %. Apabila tidak maka investasi tidak ada artinya bahkan akan menimbulkan masalah pengangguran. Untuk bekerja harus teresdia lapangan kerja atau kesempatan kerja. Dari dua hal di atas timbul permasalahan yaitu bagaimana Negara berupaya menciptakan lapangan kerja supaya penduduk bisa bekerja sehingga dapat menyumbangkan produksinya untuk kepentingan nasional. sebelum menetapkan melakukan investasi atau menyimpan di bank. Untuk memperluas kesempatan kerja diperlukan modal. Salah satu upaya untuk menciptakan kesempatan kerja adalah dengan meningkatkan investasi. Pengurangan pengangguaran dapat dilakukan dengan: a. 2) Tingkat suku bunga Bila seseorang memiliki sejumlah uang/dana. b. Semakin banyak penduduk yang bekerja maka semakin besar pula sumbangannya terhadap pendapatan nasional. Usaha peluasan kesempatan kerja bersifat umum . Usaha perluasan kesempatan kerja. pengangguran tidak dapat dihapuskan tetapi dapat dikurangi. Untuk pinjaman dengan suku bunga yang rendah akan menambah jumlah pengusaha untuk meminjam uang yang digunakan untk investasii atau melakukan usaha. Pinjaman yang diterima oleh para pengusaha haruslah menghasilkan keuntungan yang melebihi dari jumlah pinjaman ditambah dengan bunga. Keynes beranggapan bahwa investasi ditentukan oleh dua faktor: 1) Marginal efficiency of capital Besarnya pengembalian (keuntungan ) dapat melebihi tingkat bunga atau dana yang dipinjamkan untuk membiayai investasi tesebut. Usaha untuk meningkatkan investasi di negara berkembang terhambat pada: a) kurangnya investasi b) kondisi tenaga kerja yang mempunyai produktivitas yang rendah. maka tentu akan mengambil sikap mendepositokan di bank. Memperluas kesempatan kerja. Menurut John Maynart keyenes. Hal ini dapat disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya ketrampilan (skill). 2.Terlihat kemampuan masyarakat untuk menghasilkan barang/jasa (berproduksi). b. Modal yang diperlukan adalah investasi. untuk berproduksi masyarakat harus bekerja. Penduduk Penduduk harus dibedakan antara yang bekerja dan tidak bekerja.

Latihan kerja : latihan kerja merupakan proses pengembangan keahlian dan keterampilan kerja yang langsung dikaitkan dengan pekerjaan dan persyaratan kerja. penduduk usia kerja (tenaga kerja) adalah penduduk yang berumur 15 tahun keatas untuk negara – negara berkembang seperti Indonesia. HUBUNGAN JUMLAH PENDUDUK.TENAGA KERJA.namun.penduduk suatu negara dapat dibagi dalam dua kelompok. . HUBUNGAN JUMLAH PENDUDUK.sektor prasarana dan kontruksi .sektor pertanian .dewasa ini usia kerja tersebut telah diubah menjadi mereka yang berumur 15 tahun keatas sejak diberlakukannya wajib belajar 9 tahun pada tahun 1995.sektor jasa .sedangkan dinegara maju. 2) Tingkat kurs devisa diarahkan agar realistis dan memberikan intensif bagi peningkatan eksport 3) Memberikan perlindungan yang wajar kepada produksi dalam negeri 4) Pengeluaran pemerintah ditujukan untuk memperluas kesempatan bekerja produktif sebanyak mungkin.1) Penyediaan dana kredit secara meluas dan merata bagi peningkatan kegiatan produksi padat karya. Peningkatan mutu tenaga kerja a. Perbaikan gisi dan kesehatan : untuk mendukung ketahanan kerja dan kemampuan belajar dalam menrima pengetahuan baru dan meningkatkan semangat kerja.sektor industri .penduduk usia kerja (tenaga kerja) adalah penduduk yang berumur antara 15 hingga 64 tahun.yang disebut penduduk usia kerja adalah mereka yang berumur 10 hingga 65 tahun.DAN KESEMPATAN KERJA A.sektor perdagangan .sektor pendidikan dan latihan c.pada zaman Belanda.TENAGA KERJA. Pemagangan : latihan kerja langsung ditempat kerja yang bertujuan untuk memantapkan profesionalisme yang dibentuk melalui latihan kerja c.DAN KESEMPATAN KERJA Jumlah penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara.yakni kelompok penduduk usia kerja (tenaga kerja) dan kelompok penduduk bukan usia kerja. yaitu perluasan kesempatan kerja sektoral: . b. Usaha perluasan kesempatan kerja bersifat khusus.

2. Penganggur adalah penduduk yang tidak bekerja.untuk negara maju penduduk bukan usia kerja adalah mereka yang berumur 0 hingga 14 tahun dan mereka yang berumur 64 tahun keatas. (4) Pengangguran musiman Pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Tingkat pengangguran adalah perbandingan antara jumlah penganggur dan jumlah angkatan kerja dalam kurun waktu tertentu yang dinyatakan dalam bentuk presentase.Tingkat Pengangguran Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan.tapi tenaganya kurang termanfaatkan diukur dari curahan jam kerja.PENGANGGURAN 1. Jenis pengangguran dan penyebabnya a.sedangkan.sedang mencari pekerjaan. (2) Setengah menganggur (underemployment) Situasi orang dimana orang bekerja.baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja.namun.dari bunyi pasal 27 ayat 2 UUD 1945 itu jelas bahwa pemerintah Indonesia bertanggung jawab atas penciptaan lapangan kerja.yakni kelompok angkatan kerja dan kelompok bukan angkatan kerja. Kesempatan kerja adalah tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan.Jenis pengangguran menurut lama waktu kerja (1) Pengangguran terbuka (open unemployment) Situasi dimana orang sama sekali tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan.tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak”.pemerintah berusaha untuk menciptakan lapangan kerja bagi setiap warga negara karena penciptaan lapangan kerja berhubungan dengan peningkatan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan nasional.dan tidak mau bekerja.kesempatan kerja di Indonesia dijamin dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi: “tiap.sedang mencari pekerjaan. (3) Pengangguran friksional Pengangguran yang terjadi karena kesulitan temporer dalam mempertemukan pemberi kerja dan pelamar kerja.pengangguran terbuka biasanya disebabkan karena lapangan kerja yang tidak tersedia.atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru.produktivitas kerja dan penghasilan yang diperoleh.untuk negara berkembang seperti Indonesia.atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru.mereka inilah yang disebut penganggur. Tenaga kerja dapat pula kita bagi dalam dua kelompok.Jenis pengangguran menurut faktor penyebab terjadinya (1) Pengangguran konjungtur/siklis (cyclical unemployment) Pengangguran yang berkaitan dengan turunnya kegiatan perekonomian suatu negara. Angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja(15 tahun keatas). (2) Pengangguran structural Pengangguran yang terjadi karena perubahan struktur atau perubahan komposisi perekonomian. b. .Penduduk bukan usia kerja adalah penduduk yang berumur 0 hingga 14 tahun.kelompok ini biasa disebut sebagai kelompok usia produktif. B.ketidakcocokan antara kesempatan kerja dan latar belakang pendidikan.tidak semua angkatan kerja dalam suatu negara mendapat kesempatan bekerja.

1:15 WIB Ali Masjkur. CARA – CARA MENGATASI PENGANGGURAN 1.Pendapatan nasional dan pendapatan perkapita 2.(3) Pengangguran terselubung (disguised unemployment) Pengangguran ini terjadi karena tenaga kerja tidak bekerja secara optimal.meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan modal yang ada. 3. 2.memindahkan tenaga kerja dari tempat yang tidak membutuhkan ke tempat yang membutuhkan . DAMPAK PENGANGGURAN TERHADAP PEMBANGUNAN NASIONAL 1.ST . C.Cara mengatasi pengangguran siklis Untuk mengatasi pengangguran siklis diperlukan beberapa langkah – langkah antara lain peningkatan daya beli masyarakat. Pemerintah Upaya pemerintah untuk menigkatkan mutu tenaga kerja antara lain dengan mendirikan berbagai pusat latihan kerja.Penerimaan Negara 3. 2.Biaya social D.Cara mengatasi pengangguran struktural Untuk mengatasi pengangguran struktural diperlukan berbagai langkah seperti pengadaan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan untuk berkarier pada pekerjaan yang baru. Pihak swasta (perusahaan) Upaya pihak swasta untuk meningkatkan mutu tenaga kerja adalah bekerja sama dengan sekolah atau kampus.Beban psikologis 4.sehingga mampu menampung tenaga kerja yang menganggur.dan pengambilan keputusan menerima atau tidak berlangsung lebih cepat.Cara mengatasi pengangguran musiman untuk mengatasi pengangguran musiman yaitu dengan pemberian informasi yang jelas tentang adanya lowongan kerja pada bidang lain dan melatih seseorang agar memiliki ketrampilan untuk dapat bekerja pada “masa menunggu” musim tertentu. 4. Individu  Membekali diri dengan berbagai hal yang dikehendaki oleh perusahaan  Menanam jiwa wirausaha PERMASALAHAN TENAGA KERJA INDONESIA 16 Juni 2008 .sehingga proses pelamaran.kondisi ini disebabkan adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan dengan bakat dan kemampuannya. dan mendirikan industri yang bersifat padat karya.seleksi. USAHA PENINGKATAN MUTU TENAGA KERJA 1. 3.Cara mengatasi pengangguran friksional Untuk mengatasi pengangguran friksional adalah mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja. E.

50 persen penduduknya adalah petani. kurangnya perhatian dari pemerintah. Contohnya dori (39) TKI asal desa besole. Akibatnya bisa ditebak. di mana semua harga barang-barang yang ada selalu naik setiap tahunnya. Pertama. meskipun tanpa dokumen resmi dia nekat pergi ke Malaysia karena faktor ekonomi. meskipun mungkin dengan taruhan nyawa. Contohnya tenaga kerja asal pantai Sidem Desa besole.Artikel ini akan menggambarkan berbagai permasalahan tenaga kerja Indonesia dari daerah kabupaten Tulungagung kususnya kecamatan besuki.terutama dampak dari kenaikan harga BBM. Dari berbagai survei tentang masalah tenaga kerja yang bias kita lihat dari televise dan kit abaca dari majalah disebutkan bahwa upah buruh yang ada di Indonesia paling murah.terkenal juga dengan tambang marmernya. nama Sudartik (20 tahun. bahkan sampai pada hukuman penjara atas TKI seperti yang terjadi di Arab Saudi. Silih berganti kejadian dan peristiwa telah diberitakan di media televisi dan majalah. Dan masih banyak pengalama kesaksian dari para TKI yang lain. Melihat kasus-kasus yang telah terjadi. Pemerintah sebagai pelaku dan pelaksana pemerintahan dirasakan sangat kurang sekali perhatiaannya atas nasib para tenaga kerja ini. dibandingkan negara-negara Asia lainnya.sebagian bekerja di tambang marmer ada juga yang bekerja sebagai nelayan. keberadaan PJTKI ilegal ini juga tidak lepas juga dari adanya oknum-oknum yang ikut bermain di sini.contohnya tenaga kerja asal desa ngentrong kec. Inilah yang menyebabkan begitu banyaknya tenaga kerja Indonesia yang berbondong-bondong ke luar negeri. Dian (28)yang merantau ke Brunai Darussalam. oknum PJTKI. yang jelas lapangan tenaga kerja dalam negeri yang kurang. mulai dari penganiayaan TKI.Hal ini terjadi karena sektor industri yang ada belum mampu menyerap seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia. maka dapat dianalisa secara perlahan-lahan mengenai permasalahan TKI ini. Ketiga. Eksan (25) salah seorang TKI asal desa besole kec. pelecehan sexsual.campurdarat kabupaten Tulungagung. Akan tetapi. Setelah sampai di sana baru satu minggu ternyata dia di pulangkan lagi ke Indonesia dengan alasan dokumentasinya kurang lengkap. sehingga PJTKI-PJTKI ilegal ini tetap hidup dan berjalan. Kedua. banyak kasus-kasus pemulangan TKI yang tidak lengkap surat-suratnya alias ilegal. pemulangan. jauh dari kategori sebagai pahlawan.Membicarakan permasalahan tenaga kerja Indonesia memang tiada habisnya. ketika mengurus paspor dan lainlain sering di mintai uang pelicin oleh oknum PJTKI. singgapura. Hongkong dan Negara lainnya. Meskipun dengan dokumentasi yang tidak lengkap. anak dari ibu .besuki yang baru pulang dari Malaysia menuturkan. sehingga banyak sekali terjadi pengangguran di sana sini.padahal dia membawa surat-surat resmi dari PJTKI. Serta tutupnya beberapa perusahaan-perusahaan yang ada. upah buruh yang terlalu kecil. Jadi upah ini jelas berbanding terbalik dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Taiwan. Para tenaga kerja indonesia yang di sebut sebagai pahlawan. Keempat. yang juga mengakibatkan semakin bertambahnya jumlah pengangguran di Indonesia. Yang terdiri dari sepuluh desa yang wilayahnya dekat dengan laut selatan. Masih banyaknya Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tidak mendapat izin dari Departemen Tenaga Kerja(Depnaker). ternyata mereka tidak merasa seperti pahlawan.Malaysia. Upah yang sangat kecil ini jelas sekali sangat tidak mencukupi kebutuhan keluarga. sehingga menyebabkan aliran TKI tidak terkontrol.

Masalah ekonomi yang dimaksud adalah bahwa sektor industri yang ada kurang/belum mampu menyerap tenaga kerja yang ada. maka dapat dilihat bahwa sebenarnya permasalahan itu semua bersumber pada masalah dari dalam negeri Indonesia sendiri.endang ayah Ginto yang di berangkatkan tekong dari daerah Besuki selama 3 tahun tidak ada kabar berita sampai sekarang. Biar slogan TKI sebagai pahlawan devisa tidak hanya sebagai wacana saja Daya saing dalam perekonomian dapat terwujud dengan kualitas tenaga kerja yang memadai. baik dari negara atau pun aturan umum yang harus dipatuhi secara bersama. pemerintahan dan sosial (politik) yang terjadi. bakat. Di samping itu banyak sekali perusahaan yang tutup. Pendidikan formal. pemerintah menggalakkan program pendidikan dasar sembilan tahun. Dari keempat analisa penyebab terus adanya masalah dengan tenaga kerja di Indonesia. Setelah melihat permasalahaan-permasalahan yang ada. Program pendidikan Peningkatan kualitas tenaga kerja melalui jalur pendidikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. Serta harga-harga yang terus melambung tinggi hampir tiap tahun. Oleh karena itu. Dan juga diharapkan pemerintah bisa lebih serius mengamati berbagai macam masalah TKI ini. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas manusia melalui jalur pendidikan formal. Oleh karena itu. supaya kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik lagi. a. pada dasarnya permasalahan terhadap TKI ini merupakan masalah bersama. pemulangan. sehingga tercermin contoh yang baik bagi masyarakat. Hal-hal tersebut diperlukan supaya tidak ada lagi kasus-kasus penganiayaan. yang biasanya seiring dengan naiknya harga-harga minyak dan gas (migas). Serta hubungan diplomatik yang kuat dengan negara-negara penerima TKI ini harus juga diperkuat. Apabila di pertanyakan ke tekong (pembawa tenaga kerja) oleh keluarga TKI. tetapi juga banyak pihak yang ikut terlibat di dalamnya. dan meningkatkan pemerataan pendidikan di seluruh tanah air. baik itu dari masyarakat ataupun dari pemerintah harus bersama-sama kerja sama dan sama-sama kerja dalam menanggulangi masalah ini. perlu usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. Jadi. Masalah sosial (politik) adalah tingkat sosial masyarakat di Indonesia terutama pendidikannya yang masih rendah. memperbaiki kurikulum. membangun gedung-gedung sekolah. Untuk itu diperlukan aturan yang jelas. sehingga ikut menpengarui tingkat kerjaan yang didapat. kreativitas.pelecehan sexsual. sehingga setiap masalah terhadap TKI ini dapat diselesaikan dengan bener-benar serta tidak ada masalah dengan hubungan bilateral antar dua negara. dan kecerdasannya. Aturan-aturan itu juga harus didukung oleh para penegak hukum.kecurigaan orangtua Dartik benarkah anaknya itu di pekerjakan sebagai TKW atau hanya di buang (jual). Jelas di sini ada masalah ekonomi. . maka dapat diambil kesimpulan bahwa permasalahan para TKI ini bukan hanya semata-mata dari TKI itu sendiri. dan sebagainya terhadap tenaga kerja Indonesia. Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan untuk mengembangkan pengetahuan. pihak tekong selalu menjawab dengan mudahnya bahwa dia sudah lari dari majikan.

seminar.. Pengembangan karyawan Karyawan merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan produksi perusahaan.. serta jaminan sosial yang memadai.shvoong. Sementara angkatan kerja muda tamatan sekolah menengah ataupun perguruan tinggi pada umumnya belum mempunyai kesiapan dan pengalaman. Caranya dapat dilakukan dengan pelatihan.. perbaikan lingkungan hidup. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Peningkatan kualitas sumber daya manusia ditujukan untuk menciptakan manusia Indonesia yang sehat dan produktif.[et. Oleh karena itu. masker. adalah sebagai berikut: 1. Peningkatan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja Upaya ini dilakukan dengan penyediaan alat perlengkapan keamanan kerja yang memadai.] Summary rating: 2 stars (2 Tinjauan) Kunjungan : 509 kata:300 More About : peningkatan mutu tenaga kerja Ada kecenderungan pada lapangan kerja sektor modern untuk hanya menerima angkatan kerja yang siap kerja atau siap pakai dan berpengalaman untuk menjadi karyawannya. d. latihan kerja dapat berfungsi . peningkatan gizi. Pendidikan nonformal. penambah.al. dan peningkatan peran departemen sumber daya manusia dalam perusahaan.. serta asuransi kesehatan bagi karyawan.. Jalur pendidikan nonformal dapat ditempuh dengan pelatihan kerja atau program magang. Latihan Kerja Latihan kerja merupakan proses pengembangan keahlian dan keterampilan kerja yang langsung dikaitkan dengan pekerjaan dan persyaratan kerja.2.com/social-sciences/economics/2178249-peningkatan-kualitas-tenagakerja/#ixzz1rQjMDyqn Peningkatan Mutu Tenaga Kerja oleh: SafiuRahim     Pengarang : Ritonga. Kebijakan-kebijakan untuk meningkatkan mutu tenaga kerja dapat melalui pendidikan nonformal. b. Hal ini dilakukan dengan peningkatan layanan kesehatan. c. Berfungsi sebagai pengganti... Dengan kata lain. Sumber: http://id. dan pelengkap pendidikan formal bagi peserta didik yang karena berbagai hal tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran pada suatu pendidikan formal atau peserta didik memilih jalur pendidikan nonformal untuk memenuhi kebutuhan belajarnya. kemampuannya harus terus ditingkatkan agar mencapai produktivitas tinggi. seperti helm pelindung.

Salah satu langkah awalnya adalah meningkatkan mutu tenaga kerja. Sumber: http://id. 1. Ini berarti tenaga kerja tersebut belum siap pakai.swasta (perusahaan). Dengan bimbingan dan pengalaman yang terus-menerus dalam dunia kerja maka profesionalisme tenaga kerja akan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan ketrampilan yang dipelajari selama magang pada suatu perusahaan. produktif. Perbaikan Gizi dan Kesehatan Perbaikan gizi dan kesehatan perlu dilaksanakan untuk mendukung ketahanan kerja dan kemampuan belajar (kecerdasan) dalam menerima pengetahuan baru dan meningkatkan semangat kerja.sebagai suplemen ataupun komplemen terhadap pendidikan formal. Sementara itu masih banyak tenaga kerja di pasaran yang berpendidikan rendah. seorang tenaga kerja harus sudah memiliki sejumlah “nilai lebih” berupa tingkat pendidikan dan keterampilan tertentu. Untuk itu. Selain itu peningkatan kemampuan teknis melalui jalur-jalur pengembangan sumber daya manusia perlu diupayakan agar tercipta manusia yang berkualitas dengan cirri taat menjalankan agama. Ini berarti sebelum memasuki dunia kerja. berwawasan kepentingan nasional. System Latihan Kerja Nasional yang telah ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja memberikan pedoman dan arahan untuk pengembangan jalur latihan kerja. perlu ada usaha meningkatkan mutu tenaga kerja dari pihak pemerintah. Usaha ini disertai pula dengan usaha peningkatan mutu . 2. Pemerintah Upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu tenaga kerja anatar laindengan mendirikan berbagai pusat latihan kerja.shvoong. disiplin dan bertanggung jawab.com/social-sciences/economics/2119558-peningkatan-mutu-tenagakerja/#ixzz1rQjPulPC Usaha Peningkatan Mutu Tenaga Kerja Usaha Peningkatan Mutu Tenaga Kerja Permasalahan pengangguran tidak akan mungkin bisa diatasi oleh pemerintgah sendiri. toleran dan saling menghargai sesame manusia. Upaya ini bertujuan untuk melatih orang menjadi manusia terampil. Pemerintah memerlukan dukungan dari piha lain seperti pihak swasta (perusahaan) dan individu yang bersangutan. ulet. Masing-masing pihak perlu mengambil langkah konkret untuk memecahkan masalah pengangguran. Pemagangan Pemagangan adalah latihan kerja langsung ditempat kerja. cerdas dan terampil. 3. tangguh. dan individu. baik yang dilakukan pleh lembaga latihan kerja maupun oleh perusahaan. dan kreatif. inovatif dan berpandangan jauh ke depan. Tidak bisa dipungkiri bahwa kecenderungan dunia usaha saat ini adalah menerima tenaga kerja yang siap pakai.berinisiatif. berbudi luhur. Jalur pemagangan ini bertujuan untuk memantapkan profesionalisme yang dibentuk melalui latihan kerja.

Dalam mencari kerja. transmigrasi. seperti berternak ayam. seperti membuat produk baru. penciptaan kondisi yang kondusif bagi penanaman modal.sekolah kejuruan. bahasa inggris. 3. Bekerja bukan hanya berarti bergabung dengan suatu instansi atau perusahaan. seperti keterampilan komputer. Dengan demikian. budidaya anggrek. menyusun operasi untuk pengadaan produk baru. 2. Bila belum atau tidak bekerja pada instansi atau perusahaan. Individu Beberapa langkah yang harus diambil oleh setiap individu dalam meningkatkan mutu dirinya adalah sebagai berikut. dan keluarga berencana. seseorang harus membekali diri dengan berbagai keterampilan dan pengetahuan yang disyaratkan oleh perusahaan secara umum. Pihak Swasta (Perusahaan) Langkah yang dapat diambil oleh pihak swasta untuk ikut serta dalam upaya meningkatkan mutu tenaga kerja adalah bekerja sama dengansekolah atau kampus adalah menyediakan kesempatan bagi para siswa dan mahasiswa untuk kerja praktik atau magang di perusahaan yang bersangkutan.  Menanamkan jiwa wirausaha. para calon tenaga kerja tersebut dapat mempersiapkan dirinya dengan berbagai kemampuan dan keterampilan yang memang dibutuhkan oleh dunia usaha. dan keahlian khusus sesuai peerjaan yang ditawarkan. dan mengatur permodalan operasinya.atau berdagang.  Membekali diri dengan berbagai hal yang dikehendaki oleh perusahaan. menentukan cara produksi baru. Setiap individu harus bisa mengembangkan kemampuan atau bakatnya untuk mengenali peluang. Peranan PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI PERMASALAHAN TENAGA KERJA oleh: DionThohiron Pengarang : BSE .memasarkan. Program magang ini akan memberi pemahaman secara lebih baik kepada calon tenaga kerja mengenai dunia kerja yang sesungguhnya. seseorang bisa bekerja secara mandiri dengan berwirausaha.

usaha perluasan kesempatan kerja dapat dilakukan dengan dua cara. Pengembangan industri dapat dilakukan dengan meningkatkan penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Penyelenggaraan proyek pekerjaan umum dapat dilakukan dengan pembuatan jalan. saluran air. Pengurangan angka pengangguran hanya dapat terjadi dengan meningkatkan atau memperluas kesempatan kerja dan menurunkan jumlah angkatan kerja. 2.    Summary rating: 3 stars (11 Tinjauan) Kunjungan : 1021 kata:600 More About : peranan pemerintah dalam mengatasi masalah tena. Pengembangan usaha sektor informal dan usaha kecil. Perluasan kesempatan kerja juga dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengirimkan tenaga-tenaga kerja Indonesia ke luar negeri baik melalui departemen tenaga kerja maupun melewati perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI).. jembatan.masalah. dan lain-lain. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran antara lain: a. yaitu dengan pengembangan industri terutama industri padat karya dan penyelenggaraan proyek pekerjaan umum. Pemberdayaan angkatan kerja dengan cara mengirimkan tenaga kerja ke negara/daerah lain yang memerlukan.. Mengurangi Tingkat Pengangguran Pengangguran merupakan salah satu permasalahan ketenagakerjaan. namun hanya dapat dikurangi. Summarize It Sebagaimana telah dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 27 bahwa: Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. bendungan. Membuka Kesempatan Kerja Menurut Prof. Soemitro Djoyohadikoesoemo. 1. maka pemerintah lewat instansi terkait telah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi masalah. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah antara lain sebagai berikut. baik yang berhubungan dengan angkatan kerja maupun dengan tenaga kerja. . maka pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja dan melindungi hak-hak tenaga kerja. b. Menurut John Maynard Keynes pengangguran tidak dapat dihapuskan.

d. Meningkatkan Kualitas Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja Kualitas kerja dapat ditingkatkan melalui usaha-usaha berikut. Menganjurkan kepada setiap perusahaan untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja. 4. Mewajibkan kepada setiap perusahaan untuk memenuhi hak-hak tenaga kerja selain gaji. pembinaan home industry.c. f. c. Pemagangan melalui latihan kerja di tempat kerja.lembaga pendidikan untuk meningkatkan life skill. dan lain-lain. b. pemerintah telah melakukan berbagai upaya sebagai berikut. a. dan lain-lain. d. c. Mengadakan program transmigrasi. Pembinaan generasi muda yang masuk angkatan kerja melalui pemberian kursus keterampilan. Latihan untuk pengembangan keahlian dan keterampilan kerja (profesionalisme) tenaga kerja dengan mendirikan balai-balai latihan kerja. d. Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja Untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. 3. h. Mengikutkan setiap pekerja dalam asuransi jaminan sosial tenaga kerja. Mendirikan tempat latihan kerja seperti Balai Latihan Kerja (BLK). g. hak istirahat. a. Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat dan menyesuaikan keahlian masyarakat dengan kebutuhan dunia usaha melalui pendidikan formal. seperti hak cuti. . kursus-kursus kejuruan. Mengefektifkan pemberian informasi ketenagakerjaan melalui lembaga-lembaga yang terkait dengan upaya perluasan kesempatan kerja. e. b. Mendorong badan usaha untuk proaktif mengadakan kerja sama dengan lembaga pendidikan. Perbaikan gizi dan kesehatan. Menetapkan upah minimum regional (UMR). Mendorong lembaga.

com/social-sciences/economics/2250810-peranan-pemerintah-dalammenanggulangi-permasalahan/#ixzz1rQkX2PGl .Sumber: http://id.shvoong.