KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan hidayah dan inayahnya sehingga penulis berhasil menyusun laporan ini sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa yang ingin mengganti nilai final Mata Kuliah Praktek Kimia Dasar pada Akademi Teknik Industri Makassar. Laporan ini disusun atas dasar kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Oleh karena itu penulis menyadari dengan sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Dengan segala kerendahan hati penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca sehingga makalah yang selanjutnya akan dapat disusun dengan lebih baik lagi. Penulis tentu sangat berharap makalah ini nantinya bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam bidang perkembangan ilmu pengetahuan. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak sampai tersusunnya malah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua, Amin.

Makassar,03 febuari 2011

Penulis

bahkan dalam daerah gurun sekalipun. Oleh karena itu penulis ingin mengkaji lebih lanjut mengenai konsentrasi larutan dan mengetahui pengaruh konsentrasi terhadap kecepatan reaksi. danau .BAB I PENDAHULUAN Reaksi kimia biasanya berlangsung antara dua campuran zat. . dalam menentukan produk–produk apa yang terbentuk. Konsentrasi merupakan faktor penting dalam menentukan betapa cepatnya suatu reaksi berlangsung dan. maka metode yang penulis pergunakan adalah Study pusaka dan internet yaitu mengumpulkan data melalui buku-buku dan internet yang menunjang dan berkaitan langsung terhadap makalah yang ditulis. Cairan tubuh baik tumbuhan maupun hewan adalah larutan dalam air dari banyak zat . jelas reaksi di samudera. bukannya antara dua zat murni. Satu tipe yang lazim dari campuran adalah larutan. Kuantitas relatif suatu zat tertentu dalam suatu larutan disebut konsentrasi. dalam beberapa hal. Dalam bab selanjutnya kita akan menguraikan beberapa cara yang berguna dalam menyatakan konsentrasi. Dalam alam kebanyakan reaksi berlangsung dalam larutan air. Dalam tanah reaksi utama berlangsung dalam lapisan-lapisan tipis larutan yang diadsorpsi pada padatan. Karena selesainya semua percobaan pada mata kuliah praktikum kimia dasar.dan sungai melibatkan larutan.

sedangkan solvent (pelarut) adalah medium dalam mana solute terlarut (Baroroh. sifat pelarut. benzena. efek ion berlainan. kloroform. . 2003). 2004). minyak. II. akan tetapi kalau menggunakan air biasanya tidak disebutkan (Gunawan. cairan atau padatan. Larutan encer adalah larutan yang mengandung sejumlah kecil solute. atom maupun ion yang komposisinya dapat bervariasi. pengaruh kompleks dan lain-lain (Khopkar. Berdasarkan hal ini muncul satuan-satuan konsentrasi. Pada umumnya zat yang digunakan sebagai pelarut adalah air. Konsentrasi Larutan Untuk menyatakan komposisi larutan secara kuantitatif digunakan konsentrasi. efek ion sejenis. molaritas. 2004). relatif terhadap jumlah pelarut. ppm serta ditambah dengan persen massa dan persen volume (Baroroh. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan yaitu temperatur. selain air yang berfungsi sebagai pelarut adalah alkohol amoniak. normalitas. dinyatakan dalam satuan volume (berat.1. Sedangkan larutan pekat adalah larutan yang mengandung sebagian besar solute. 2004). Konsentrasi adalah perbandingan jumlah zat terlarut dan jumlah pelarut. asam asetat. molalitas. mol) zat terlarut dalam sejumlah volume tertentu dari pelarut. pH.BAB II TINJAUAN PUSTAKA II. hidrolisis. yaitu fraksi mol. Solute adalah zat terlarut.2. Larutan dapat berupa gas. Larutan Larutan didefinisikan sebagai campuran homogen antara dua atau lebih zat yang terdispersi baik sebagai molekul.

persentase yang diberikan itu merujuk ke zat terlarut. Satuan-Satuan Konsentrasi 1. yaitu massa air yang cukup untuk menghasilkan 100. Teori Dasar 1. yang kuantitas terlarut dan larutannya diukur berdasar massa. Informasi tambahan diperlukan. Persen berat dapat didefinisikan dengan persamaan : . molaritas.0 g larutan berair” mempunyai pengertian : larutan yang dibuat dari 5. Pengertian Konsentrasi Larutan Menyebutkan komponen-komponen dalam larutan saja tidak cukup mengetahui larutan secara lengkap. Berdasarkan hal ini muncul satuan-satuan konsentrasi. 2. mol) zat terlarut dalam sejumlah volume tertentu dari pelarut.BAB III PEMBAHASAN A.00 g NaCL dan melarutkannya dalam 95. Studi kuantitatif larutan mengharuskan kita untuk mengetahui konsentrasi larutan. Persen Berat (B/B) Bila menyatakan persen berat. molalitas. yaitu fraksi mol. ppm serta ditambah dengan persen massa dan persen volume.00 g NaCL per 100. Konsentrasi adalah perbandingan jumlah zat terlarut dan jumlah pelarut. juga dinamakan persen massa/massa atau %(massa/massa). konsentrasi suatu larutan merujuk ke bobot atau volume zat terlarut yang berada dalam pelarut ataupun larutan yang banyaknya ditentukan. Pernyataan “5. masing-masing memiliki keuntungan dan keterbatasannya sendiri. yaitu konsentrasi larutan. yaitu banyaknya zat terlarut yang ada dalam sejumlah tertentu larutan.0 g H2O. normalitas. Kimiawan menggunakan beberapa satuan konsentrasi. Satuan konsentrasi ini. dinyatakan dalam satuan volume (berat. larutan ini dapat dikatakan larutan “5% NaCL berdasar massa.0 gr larutan.

Bobot ekuivalen secara sederhana adalah zat yang ekuivalen satu sama lain dalam reaksi-reaksi kimia. misalnya melarutkan 5.00 % etanol berdasar volume.0 ml larutan.00 ml etanol dalam volume air secukupnya untuk menghasilkan 100. Misalnya.karena kedua kuantitas dinyatakan dalam satuan volume. Normalitas dapat didefinisikan dengan persamaan : . Untuk menyatakan konsentrasi larutan dalam normalitas. pembuatan larutannya lebih mudah berdasar volume. dapat digunakan istilah persen massa/volume atau % massa/volume. Persen berat/volume dapat didefinisikan dengan persamaan: 4. Konsentrasi larutan yang dinyatakan dalam normalitas digunakan dalan reaksi oksidasi-reduksi dan dalam asam-basa. atau. haruslah pertama-tama diterangkan apa yang dimaksud dengan ekuivalen dan bobot ekuivalen. dapat digunakan istilah persen volume/volume atau % (vol/vol). Persen berat/volume (B/V) Masih ada kemungkinan lain yaitu campuran satuan massa dan volume. Persen Volume (V/V) konsentrasi suatu larutan dari dua cairan seringkali dinyatakan sebagai persentase volume.2. Larutan etanol air ini adalah 5. Apabila digunakan zat terlarut cair. Persen volume dapat didefinisikan dengan persamaan : 3. Normalitas (N) Normalitas dari suatu larutan adalah banyaknya ekuivalen zat terlarut per liter larutan. jika zat terlarut diukur berdasar massa dan kuantitas larutan berdasar volume.

. Gram zat terlarut = Massa molekul Molar (M) = N Valensi liter larutan Kemolaran 6. Gram Zat Terlarut = Massa Ekivalen Normal (N) = M 5.Atau . Valensi Liter Larutan Kenormalan Rumus molaritas : Atau. Molalitas (m) Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut. Rumus molalitas : atau. Molaritas (M) Molaritas suatu larutan ialah banyaknya mol zat terlarut per liter larutan.

000.7. kadan-kadang perlu digunakan satuan konsentrasi yang semua komponen larutannya dinyatakan berdasarkan mol. Jawab : . Rumus part permilion : 1 bagian / 1. Untuk pelarut air : 1 ppm setara dengan 1 mg/liter. Fraksi mol dapat didefinisikan dalam rumus : 8. Hal ini dapat dilakukan melalui fraksi mol.000 atau 1 mg zat / 1 kg larutan Atau 1 ml zat / 1 liter larutan 1 mg zat / liter larutan 2 Beberapa Contoh Menghitung Konsentrasi Larutan 1) hitung persen berat dari 45 gr NaOH yang terlarut dalam 95 gram Aquades. Fraksi mol Satuan konsentrasi molaritas dan molalitas menyatakan jumlah terlarut dalam mol. Untuk menghubungkan sifat-sifat fisik larutan dengan konsentrasi larutan. Part Permillion (ppm) ppm = massa komponen larutan (g) per 1 juta g larutan. tetapi kuantitas pelarut atau larutan dalam massa atau volume.

2) 32 ml Alkohol 70% ditambah dengan 90 ml aquades.tentukan persen berat/volumenya? Jawab: = 5% 4) Hitung kenormalan dari larutan yang mengandung 36. Jawab : 32 ml alkohol 75% = 75/100 32 ml = 24 ml alkohol = 19. Hitung kemolaran dari larutan tersebut.5 N 5) 80 gram NaOH dilarutkan dan diencerkan dengan aquades menjadi 1 liter.diketahui Mr NaOH = 40. Jawab : = 2 mol =2M .67% 3) Bila 5 gr NaOH dilarutkan dengan aquades hingga tepat 100 ml.5 liter.75 gr Asam Sulfat (H2SO4) Dalam 1. maka hitunglah persen volume larutan tersebut. diketahui BM atau Mr H2SO4 = 98 Jawab: Massa ekivalen = 98/2 = 49 = 0.

000 mgr x 106 = 2 ppm .2 m 7) 2 gr NaOH terlarut dalam 200 gr. Jawab: Mol NaOH = 2/40 = 0. BJ air = 1 gr/ml hitunglah banyaknya Fe yyang terlarut di air ( dalam ppm).6) Keadaan 500 ml air ( massa jenis air d = 1 gr/ml) dilarutkan 34.11 ( Mr NaOH = 40) 8) Dalam 2 liter contoh air terdapat 4 mgr Fe.2 gr gula ( C12H22O11 Mr = 342) hitung kemolalan larutan tersebut. Jawab: Berat 2 liter air = 2000 ml x 1 gr/ml = 2000 gr Fe = 4 mgr/2 kg = 2 ppm Atau : Fe = 4 mgr/2. Jawab : = 0.000.5 Mol air = 200/18 = 11. hitung fraksi mol zat dan pelarut.

satuan-satuan konsentrasi. . ppm serta ditambah dengan persen massa dan persen volume. normalitas. dinyatakan dalam satuan volume (berat. yaitu fraksi mol. 3. molalitas. mol) zat terlarut dalam sejumlah volume tertentu dari pelarut. Konsentrasi adalah perbandingan jumlah zat terlarut dan jumlah pelarut. Konsentrasi berpengaruh terhadap kecepatan reaksi.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Dari uraian pada bab terdahulu. maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. 2. molaritas.

M. Diktat Kimia Dasar I. J. Umi L. Adi dan Roeswati. Universitas Indonesia: Jakarta. Keenan. Konsep Dasar Kimia Analitik. Tangkas Kimia.1980. U. H. Erlangga : Jakarta. Banjarbaru. 2004.1987. Petturicci. Brady. Kartika. E. . Kimia Universitas Asas dan Struktur.DAFTAR PUSTAKA Baroroh.petrcci. Kimia Dasar. Erlangga: Jakarta. 1990. 1999. Khopkar. Universitas Lambung Mangkurat. Surabaya. S. Gunawan. 2004. Ilmu Kimia Untuk Universitas. Binarupa Aksara: Jakarta.

Oleh : Nama Kelas Stb : Dedy ashari : TPL A1 : 104751 Tenaga Penyuluh Lapangan Akademi Teknik Industri Makassar 2010/2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful