P. 1
Perilaku Menyimpang

Perilaku Menyimpang

|Views: 187|Likes:
Published by Gino Jo

More info:

Published by: Gino Jo on Apr 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2015

pdf

text

original

Sekolah sebagai tempat berlangsungnya pendidikan tentu sajamemungkinkan siswa untuk melakukan sosialisasi.

Dari pergaulan dengan teman sebaya, guru, teman satu sekolah, lingkungan dekat sekolah, semuanya akan mempercepat proses sosialisasi yang akan merubah tingkah laku dan perilakunya. Yang menentukan cepat atau lambat terjadinya proses sosialisasi tersebut adalah kedekatan anak di dalam kelompok bermainnya. Apalagi anak sedang mengalami masalah di dalam keluarganya, sehingga anak menemukan tempat untuk mencurahkan perasaannya itu dalam kelompok bermain. Dalam kelompok bermain, jika anak mempunyai teman-teman yang memiliki perilaku buruk, seperti suka melawan, suka berkelahi maka anakpun memiliki kecenderungan untuk meniru perilaku temannya tersebut. Dengan kata lain kuantitas pergaulan anak turut menentukan atau mempengaruhi bagaimana terbentuknya perilaku anak. Siswa yang menunjukkan perilaku demikian kemungkinan besar disebabkan tidak adanya kesesuaian tingkat perkembangan dan tidak sesuai dengan nilai moral yang berlaku. Perilaku ini tentu saja akan mengganggu siswa untuk mencapai perkembangan berikutnya, bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan kegagalan dalam belajar. Keadaan siswa di sekolah merupakan tanggung jawab pihak sekolah. Siswa perlu mendapat perhatian serta perlakuan secara bijak. Ini bisa dilakukan melalui proses pendidikan, bimbingan, dan latihan. Kewenangan khusus untuk menangani siswa yang bermasalah ada pada guru pembimbing atau konselor sekolah. Peran guru pembimbing pada hakikatnya berkedudukan sebagai pemberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan, sebagaimana dikemukakan oleh Prayitno (2004) bahwa pada dasarnya adalah membantu individu dan kelompok untuk mengurangi sampai seminimal mungkin dampak sumber-sumber permasalahan; mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh individu dan kelompok; mengembangkan diri individu dan kelompok seoptimal mungkin.

Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilaikesusilaan atau kepatutan. misalnya seorang siswa menyontek pada saat ulangan. atau tanggapan seseorang terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada di dalam masyarakat. Definisi Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia perilaku menyimpang diartikan sebagai tingkah laku. dan mengganggu siswa lain. Konformitas adalah bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok. baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial. Kebalikan dari perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak menyimpang yang sering disebut dengan konformitas. Penyimpangan terhadap norma-norma atau nilai-nilai masyarakat disebut deviasi (deviation). semua tindakan manusia dibatasi oleh aturan (norma) untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat. berbohong. mencuri. sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut devian (deviant). .[1] Dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian di tengah kehidupan masyarakat kadang-kadang masih kita jumpai tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan (norma) yang berlaku pada masyarakat. perbuatan.

Ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial. Proses belajar yang menyimpang. Misalnya keadaan rumah tangga. Keadaan itu terjadi akibat dari prosessosialisasi yang tidak sempurna. Apabila kedua orang tuanya tidak bisa mendidik anaknya dengan sempurna maka anak itu tidak akan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggotakeluarga. Seseorang yang tidak sanggup menyerap norma-norma kebudayaan ke dalam kepribadiannya. maka terjadilah perilaku menyimpang. berikut diuraikan beberapa penyebab terjadinya penyimpangan seorang individu (faktor objektif). sehingga ia mengupayakan peluang itu sendiri. misalnya karena seseorang tumbuh dalam keluarga yang retak (broken home). Untuk lebih jelasnya. seperti hubungan antara orang tua dan anak yang tidak serasi. ia tidak dapat membedakan hal yang pantas dan tidak pantas. Faktor objektif adalah faktor yang berasal dari luar (lingkungan). Hal itu terjadi jika dalam upaya mencapai suatu tujuan seseorang tidak memperoleh peluang. Hal itu merupakan bentuk perilaku menyimpang yang disebabkan karena proses belajar yang menyimpang. yaitu sebagai berikut : 1. Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari seseorang itu sendiri (sifat pembawaan yang dibawa sejak lahir). 3. karier penjahat kelas kakap yang diawali dari kejahatan kecil-kecilan yang terus meningkat dan makin berani/nekad merupakan bentuk proses belajar menyimpang. 2. yaitu 1. 2.Penyebab Terjadi Menurut Wilnes dalam bukunya Punishment and Reformation sebab-sebab penyimpangan/kejahatan dibagi menjadi dua. . Terjadinya ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial dapat mengakibatkan perilaku yang menyimpang. Seseorang yang melakukan tindakan menyimpang karena seringnya membaca atau melihat tayangan tentang perilaku menyimpang. Ketidaksanggupan menyerap norma-norma kebudayaan.

Penyimpangan bersifat positif. 1. Penyimpangan bersifat negatif. . yaitu sebagai berikut.  Bentuk penyimpangan berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua.4. sebagai berikut. dan memperkaya wawasan seseorang. Bentuk Bentuk-bentuk perilaku menyimpang dapat dibedakan menjadi dua. Setiap orang umumnya berhubungan dengan beberapa kelompok. kreatif. Penyimpangan seperti ini biasanya diterima masyarakat karena sesuai perkembangan zaman. 5. Ikatan sosial yang berlainan. Penyimpangan bersifat positif adalah penyimpangan yang mempunyai dampak positif ter-hadap sistem sosial karena mengandung unsur-unsur inovatif. maka kemungkinan ia juga akan mencontoh pola-pola perilaku menyimpang. Jika pergaulan itu mempunyai pola-pola perilaku yang menyimpang. Misalnya emansipasi wanita dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan wanita karier. Akibat proses sosialisasi nilai-nilai sub-kebudayaan yang menyimpang. Penyimpangan bersifat negatif adalah penyimpangan yang bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah dan selalu mengakibatkan hal yang buruk. Seringnya media massa menampilkan berita atau tayangantentang tindak kejahatan (perilaku menyimpang)Hal inilah yang dikatakan sebagai proses belajar dari sub-kebudayaan yang menyimpang. 2.

Bentuk penyimpangan yang bersifat negatif antara lain sebagai berikut: 1. . sehingga berakibat cukup parah serta menganggu orang lain. Misalnya. Penyimpangan kelompok (group deviation) Penyimpangan kelompok adalah tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tunduk pada norma kelompok yang bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Misalnya orang yang terbiasa minum-minuman keras dan selalu pulang dalam keadaan mabuk. Munafik 2. sekelompok orang menyelundupkan narkotika atau obat-obatan terlarang lainnya. dapat dibedakan menjadi tiga macam. Penyimpangan sekunder adalah perilaku menyimpang yang nyata dan seringkali terjadi. 2. Penyimpangan individual (individual deviation) Penyimpangan individual adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang menyimpang dari norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. Penyimpangan sekunder (secondary deviation). Pembandel 2. yaitu sebagai berikut : 1. Perusuh atau penjahat 5. Penyimpangan primer adalah penyimpangan yang dilakukan seseorang yang hanya bersifat temporer dan tidak berulang-ulang. 1. yaitu sebagai berikut.  Bentuk penyimpangan berdasarkan pelakunya. Penyimpangan individu berdasarkan kadar penyimpangannya dibagi menjadi lima. seseorang bertindak sendiri tanpa rencana melaksanakan suatu kejahatan. Pelanggar 4. Misalnya. Pembangkang 3. Penyimpangan primer (primary deviation).

. . BTN dsb.pembunuh. pelacuran. penjudi. Contohnya : – menunggak iuran listrik. Pengertian Perilaku Menyimpang Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara.melanggar rambu-rambu lalu lintas. b. Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut.ngebut di jalanan. .pemerkosa.3. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. telepon. a. sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Contohnya : – pemabuk. Penyimpangan campuran (combined deviation) Penyimpangan seperti itu dilakukan oleh suatu golongan sosial yang memiliki organisasi yang rapi. Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. remaja yang putus sekolah dan pengangguran yang frustasi dari kehidupan masyarakat. perampok. Sejauh mana. sehingga individu ataupun kelompok didalamnya taat dan tunduk kepada norma golongan dan mengabaikan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. Misalnya. . dengan di bawah pimpinan seorang tokoh mereka mengelompok ke dalam organisasi rahasia yang menyimpang dari norma umum (geng-geng anak nakal). pengguna obat-obatan terlarang. . Penyimpangan Primer (Primary Deviation) Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat.

mengeluarkan kata-kata kotor. Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum. Van Der Zanden Faktor-faktor penyebab penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: 1). Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang. Longgar/tidaknya nilai dan norma. sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. seperti melakukan KKN. yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan normanorma budaya yang dominan/ pada umumnya. 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri. Sosialisasi yang tidak sempurna. sering cekcok. Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! B. Faktor-faktor Penyebab Penyimpangan Sosial a. 1 s. Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. mengapa termasuk sebagai Perilaku menyimpang. . Menurut James W. Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna. menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah. buang sampah sembarangan dsb. amatilah gambar berikut ini: Dari gambar no.Untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial. masalah etika dan estetika kurang diperhatikan. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. no. Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan.d. Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain. karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan). Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang. 3). 2).

2). Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan. Dapat juga karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. . kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya. Ciri-ciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka. 3). Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor : 1). Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan. Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat.b. Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”.

antara lain: a. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya. amphetamin) .C. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik. Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai. penyimpangannya disebut pembandel. Melanggar norma-norma umum yang berlaku. b. bukan? Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: a. kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya. Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal. Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak ! Namun kadangkala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan. b. Mengabaikan norma-norma umum. Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu.Narkotika (candu. c. penyimpangannya disebut pelanggar. penyimpangannya disebut pembangkang. penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat.Alkoholisme. magadon. ganja. putau) . Proses sosialisasi yang tidak sempurna. menimbulkan rasa tidak aman/tertib. norma sosial dan agama. Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak .Psikotropika (ectassy. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. d. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: . Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas.

kekayaan dsb. Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran. Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma hukum.Sodomi .Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian. kekuasaan.Perzinahan . Penyimpangan ini antara lain: . penganiayaan.sempurna. Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak masaknya jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang. Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi. perampokan dan pemerkosaan. Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian. keluarga dsb. . pelanggaran.Kumpul kebo e. f.Pedophilia . penipuan. maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya. pembunuhan. sosial dan agama.Sadisme . Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya. Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang. pencurian dan sebagainya. c.Lesbianisme dan Homosexual .) d. Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah. Beberapa jenis penyimpangan seksual : .Transvestitisme .

Bagaimana. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka. Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: a. misalnya laki-laki beranting di telinga. misalnya kebut-kebutan. umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan. Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi.. Penyimpangan yang dilakukan kelompok. sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya. Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif. supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya. apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga.Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya. Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. sehingga dianggap aneh. Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini : D. membentuk geng-geng yang membuat onar dsb. rambut gondrong dsb. b. Mereka patuh pada norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersama-sama atau secara berkelompok Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). .

b. Seperti pola hidup yang mewah. Perilaku menyimpang bentuk ini merupakan perilaku seseorang yang melanggar normanorma hukum khususnya yang mengatur larangan melakukan kejahatan ( crime behevior). pemerasan. Penyimpangan kebudayaan Karena ketidakmampuan menyerap norma-norma kebudayaan kedalam kepribadian masingmasing individu dalam kelompok maka dapat terjadi pelanggaran terhadap norma-norma budayanya. dan bentuk-bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan. Seperti pembunuhan. Bentuk kehidupan yang berlebihan. dan lain-lain. Perilaku penyimpangan dalam wujud penyimpangan seksual dimaksudkan sebagai bentukbentuk perilaku seksual yang dilakukan di luar aturan umum masyarakat. perampokan. Korupsi. Seperti : homo seksual. d. dan pemukulan adalah contohcontoh perilaku kejahatan terhadap perseorangan. Misalnya : perjudian. dan pelanggaran terhadap UUD 1945 adalah contoh perilaku kejahatan terhadap negara. dan lain-lain. pemabukan. pemerkosaan. Ahli sosiologi M. Contoh: tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional banyak ditentang karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan zaman. konsumerisme. palacuran. Apabila dilihat dari jenis penyimpangannya.Z. Lawang membedakan bentuk perilaku menyimpang ada empat macam yaitu : a. c. perzinaan. Perilaku menyimpang yang dikategorikan tindak kejahatan. Sikap dan tingkah laku yang selalu bertentangan dengan warga masyarakat. .c. Penyimpangan Seksual. pemimpin geng. penyalahgunaan wewenang.

dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Proses Pembentukan Perilaku Menyimpang 1. Menurut pendapat Edwin H. Sutherland. Proses sosialisasi yang tidak sempurna timbul karena nilai-nilai atau norma-norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosiolosasi. Contoh anak sulung perempuan.B. sebagai proses sosialisasi yang wajar. Menurut teori sosialisasi. Akan cenderung melahirkan daerah kejahatan. Menurut Edwin H. 2. . daerah-daerah yang tidak tidak teratur dan tidak ada organisasi yang baik. Dengan demikian proses sosialisasi tersebut merupakan proses pembentukan nilai-nilai dari sub kebudayaan yang menyimpang. Nilai dan norma sosial itu sudah dihayati oleh anggota kelompok. Contoh di daerah lingkungan perampok terdapat nilai dan norma yang menyimpangdari kebudayaan masyarakat setempat. Jika proses sosialisasi tidak sempurna akan menghasilkan perilaku yang menyimpang. dan orang tua yang otoriter). yang telah meninggal. Penyimpangan sebagai Hasil Sosialisasi dari Nilai-Nilai Sub kebudayaan yang Menyimpang. perilaku menyimpang (kejahatan) dianggap sebagai sesuatu yang wajar yang sudah tertanam dalam kepribadian masyarakat itu. perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan-pergaulan yang berbeda.Sutherland anak-anak yang melakukan kejahatancenderung berasal dari keluarga yang retak (cerai salah satu. Pergaulan dengan teman tidak selalu positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyimpangan sosial dapat terjadi karena lemahnya pengendalian dari norma-norma sosial yang berlaku. dapat berperilaku seperti pria sebagai akibat sosialisasi yang tidak sempurna di lingkungan keluarganya.Hal ini terjadi karena ia harus vertindak sebagai ayah. perilaku manusia. atau kedua orang tuanya meninggal. tekanan ekonomi . baik yang menyimpang atau tidak. Hasil Yang negatif dapat menimbulkan perilaku yang menyimpang. Di daerah-daerah yang demikian. sehingga seseorang bertindak tanpa memperhitungkan resiko yang akan terjadi. Kay. Hal itu disebut penyimpangan. Penyimpangan sebagai Hasil sosialisasi yang tidak sempurna. Menurut Shaw dan Me. Perilaku menyimpang yang telah parah juga dapat timbul sebagai akibat tidak sempurnanya proses sosialisasi dalam keluarga.

Masyarakat mengikuti kebudayaan yang telah ada di lingkungan dengan cara – cara yang diajurkan oleh kebiasaan adat istiadat atau tata aturan yang muncul dari kebudayaan tersebut.3. Contohnya yaitu proses mengisap ganja. karena hampir setiap hari menayangkan acara yang bernuansa kejahatan. 5. Ada kecenderungan individu memilih kelompok yang disukai. Gutherland.A. sehingga si pelaku terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut). Ia berpendapat bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. pemabuk. menjamret dan sebagainya. dengan alasan kepalang tanggung. Ketegangan Antara Kebudayaan dan Struktur Sosial. Melalui proses ini. Robert K. Dalam Sosiologi dikenal adanya teori Differential Association atau pergaulan yang berbeda dikemukakan oleh Edwin H. diberi label atau cap sebagai penyimpangan. Teori – teori Penyimpangan. Penyebab penyimpangan yang lain dikemukakan oleh Edwin M. seseorang mempelajari suatu budaya meyimpang. Misalnya pada abad ke – 19 wanita di Indonesia dianggap sebagai masyarakat lapisan pertama adalah kaum lelaki. Hidup di tengah masyarakat pasti akan bertemu dengan kelompok-kelompok masyarakat yang berlainan. Misalnya orang menyebut sebagai pencuri. Proses Belajar Perilaku yang menyimpang. Kartini melopori gerakan emansipasi wanita yang berani melawan arus kebudayaan yang berlaku saat itu.Merton dengan teori Meton menjelaskan bahwa perilaku penyimpangan itu . koran dan yang paling mudah adalah melalui TV. C. wanita nakal. Bergaul dengan orang-orang yang menggunakan narkoba. Apabila kelompok yang disukai tersebut ternyata berperilaku menyimpang maka individu tersebut juga akan berperilaku menyimpang. Seseorang bisa belajar perilaku yang menyimpang melalui media buku-buku majalah. nasib kaum wanita tergantung kaum lelaki. Maka pada akhir abad ke-19 R. Ikatan Sosial yang bertahan. dan lain-lain. penipu.Lemert dengan teori Labeling. 4. Seseorang yang telah melakukan penyimpangan pada tahap promer. Penyimpangan dipelajari melalui proses ahli budaya. Seseorang akan memperoleh pelajaran bagaimana cara mengkonsumsi narkoba dan dimana memperolehnya bagaimana cara mencuri.

2. Innovation atau inovasi.merupakan bentuk adaptasi terhadap sistuasi tertentu. Rebellion atau pemberontakan. yaitu emansipasi. Penyimpangan yang Bersifat Negatif Dalam penyimpangan yang bersifat negatif. Maka sering teori ini disebut sebagai teori fungsi. yaitu perilaku mengikuti tujuan dan mengikuti cara yang ditentukan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut. Fungsi kejahatan adalah untuk menyeimbangkan agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal. 5. perbedaan lingkungan fisik. Merton mengidentifikasi lima tipe cara adaptasi. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. Artinya kejahatan akan selalu ada. Ritualism atau persaingan diri. Tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. wanita yang melakukan kegiatan tertentu (berkarier) dianggap tabu. ada dampak positif dari perilaku tersebut. dan lingkungan sosial. Namu. 3. tetapi dengan cara yang dilarang oleh masyarakat. D. Sifat-sifat Penyimpangan 1. Menurut Emile Durkheim. yaitu perilaku seseorang yang telah meninggalkan tujuan budaya. penyimpangan merupakan faktor keturunan. yaitu menolak tujuan-tujuan yang disetujui maupun cara pencapaian tujuan itu. Upacara ritual tetap dilaksanakan namun maknanya telah hilang. 2. 4. yaitu perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat. perilaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang . namun masih tetap berpegang pada cara-cara yang digariskan masyarakat. Confromity atau konformitas. Misalnya : dalam masyarakat tradisional. yang empat di antaranya merupakan perilaku penyimpangan yaitu : 1. Penyimpangan yang Bersifat Positif Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturanaturan atau norma-norma yang berlaku. Retrealism atau persaingan diri. Perilakunya dianggap melakukan penyimpangan. yaitu penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvesional yang disertai dengan upaya untuk melembagakan tujuan dan cara yang baru.

dipandang. berbohong. melawan orang tua. Seseorang bisa berlaku menyimbpang salah satunya dikarenakan takut untuk berbuat jujur karena apabila dia jujur maka akan terungkap semua kebohongannya dan orang akan kecewa. perkosaan. yang dapat mengganggu sistem sosial itu. menipu. Hal lain yang membuat kita susah jujur karena dengan berbohong kita akan merasa aman dan semua kesalahan-kesalahan yang kita perbuat tidak akan pernah dipermasalahkan hingga kebohongan tersebut terungkap. . pelacuran dan pembunuhan. Begitu pula jika kita memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain maka kita merasakan bebas melakukan hal-hal yang kita ingin perbuat walaupun perbuatan itu salah. Tindakan semacam ini akan dicela oleh masyarakat. Semakin sering kita berbohong maka akan semakin sulit untuk kita berkata jujur dan kita akan semakin menutup diri dikarenakan kebohongankebohongan yang terlalu banyak disimpan. Bobot penyimpangan negatif dapat diukur menurut adat istiadat biasanya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan. mabuk-mabukan. dsb. rendah dan berakibat buruk. Perilaku yang menyimpang disebabkan oleh kurang kejujuran dan keterbukaan dari seseorang. Contoh perampokan. Perilaku-perilaku itu antara lain seperti mengambil barang yang bukan miliknya. Pelakunya dapat dikucilkan dari masyarakat.

.Perilaku menyimpang tidak dapat didiamkan saja. Selalu memikirkan perbuatan-perbuatan yang akan kita lakukan. 4. Lebih mendekati diri ke Tuhan 5. 3. Karena dengan berkata jujur dan terbuka orang lain dapat membantu kita mencari solusi atas masalah-masalah yang kita hadapi. 2. cara mengatasinya adalah : 1. Menerima diri apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. baik dari sisi positif maupun sisi negatif sehingga kita mampu menahan diri untuk berbuat hal-hal yang menyimpang. Menjaga sebaik mungkin kesempatan dan kepercayaan yang diberikan orang lain. Selalu berkata jujur dan terbuka walaupun akan mengecewakan orang lain.

.

Fefffeffenita kfenita khaira fen .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->