Perilaku Menyimpang

Sekolah sebagai tempat berlangsungnya pendidikan tentu sajamemungkinkan siswa untuk melakukan sosialisasi.

Dari pergaulan dengan teman sebaya, guru, teman satu sekolah, lingkungan dekat sekolah, semuanya akan mempercepat proses sosialisasi yang akan merubah tingkah laku dan perilakunya. Yang menentukan cepat atau lambat terjadinya proses sosialisasi tersebut adalah kedekatan anak di dalam kelompok bermainnya. Apalagi anak sedang mengalami masalah di dalam keluarganya, sehingga anak menemukan tempat untuk mencurahkan perasaannya itu dalam kelompok bermain. Dalam kelompok bermain, jika anak mempunyai teman-teman yang memiliki perilaku buruk, seperti suka melawan, suka berkelahi maka anakpun memiliki kecenderungan untuk meniru perilaku temannya tersebut. Dengan kata lain kuantitas pergaulan anak turut menentukan atau mempengaruhi bagaimana terbentuknya perilaku anak. Siswa yang menunjukkan perilaku demikian kemungkinan besar disebabkan tidak adanya kesesuaian tingkat perkembangan dan tidak sesuai dengan nilai moral yang berlaku. Perilaku ini tentu saja akan mengganggu siswa untuk mencapai perkembangan berikutnya, bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan kegagalan dalam belajar. Keadaan siswa di sekolah merupakan tanggung jawab pihak sekolah. Siswa perlu mendapat perhatian serta perlakuan secara bijak. Ini bisa dilakukan melalui proses pendidikan, bimbingan, dan latihan. Kewenangan khusus untuk menangani siswa yang bermasalah ada pada guru pembimbing atau konselor sekolah. Peran guru pembimbing pada hakikatnya berkedudukan sebagai pemberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan, sebagaimana dikemukakan oleh Prayitno (2004) bahwa pada dasarnya adalah membantu individu dan kelompok untuk mengurangi sampai seminimal mungkin dampak sumber-sumber permasalahan; mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh individu dan kelompok; mengembangkan diri individu dan kelompok seoptimal mungkin.

Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilaikesusilaan atau kepatutan. berbohong. semua tindakan manusia dibatasi oleh aturan (norma) untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat. Definisi Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia perilaku menyimpang diartikan sebagai tingkah laku. perbuatan. baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial. Konformitas adalah bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok. atau tanggapan seseorang terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada di dalam masyarakat. . sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut devian (deviant).[1] Dalam kehidupan masyarakat. misalnya seorang siswa menyontek pada saat ulangan. dan mengganggu siswa lain. Kebalikan dari perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak menyimpang yang sering disebut dengan konformitas. Penyimpangan terhadap norma-norma atau nilai-nilai masyarakat disebut deviasi (deviation). mencuri. Namun demikian di tengah kehidupan masyarakat kadang-kadang masih kita jumpai tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan (norma) yang berlaku pada masyarakat.

Seseorang yang melakukan tindakan menyimpang karena seringnya membaca atau melihat tayangan tentang perilaku menyimpang. Misalnya keadaan rumah tangga. yaitu sebagai berikut : 1. 2. sehingga ia mengupayakan peluang itu sendiri. seperti hubungan antara orang tua dan anak yang tidak serasi. 2. Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari seseorang itu sendiri (sifat pembawaan yang dibawa sejak lahir). misalnya karena seseorang tumbuh dalam keluarga yang retak (broken home). Faktor objektif adalah faktor yang berasal dari luar (lingkungan). Apabila kedua orang tuanya tidak bisa mendidik anaknya dengan sempurna maka anak itu tidak akan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggotakeluarga. Untuk lebih jelasnya. Terjadinya ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial dapat mengakibatkan perilaku yang menyimpang. yaitu 1. Ketidaksanggupan menyerap norma-norma kebudayaan. Hal itu merupakan bentuk perilaku menyimpang yang disebabkan karena proses belajar yang menyimpang. 3. ia tidak dapat membedakan hal yang pantas dan tidak pantas. . maka terjadilah perilaku menyimpang. Hal itu terjadi jika dalam upaya mencapai suatu tujuan seseorang tidak memperoleh peluang. Proses belajar yang menyimpang. karier penjahat kelas kakap yang diawali dari kejahatan kecil-kecilan yang terus meningkat dan makin berani/nekad merupakan bentuk proses belajar menyimpang. Keadaan itu terjadi akibat dari prosessosialisasi yang tidak sempurna.Penyebab Terjadi Menurut Wilnes dalam bukunya Punishment and Reformation sebab-sebab penyimpangan/kejahatan dibagi menjadi dua. berikut diuraikan beberapa penyebab terjadinya penyimpangan seorang individu (faktor objektif). Seseorang yang tidak sanggup menyerap norma-norma kebudayaan ke dalam kepribadiannya. Ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial.

Bentuk Bentuk-bentuk perilaku menyimpang dapat dibedakan menjadi dua. dan memperkaya wawasan seseorang. 1. Misalnya emansipasi wanita dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan wanita karier. Penyimpangan bersifat negatif adalah penyimpangan yang bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah dan selalu mengakibatkan hal yang buruk. Jika pergaulan itu mempunyai pola-pola perilaku yang menyimpang. maka kemungkinan ia juga akan mencontoh pola-pola perilaku menyimpang.  Bentuk penyimpangan berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua. 5. yaitu sebagai berikut. Penyimpangan bersifat positif. 2. Setiap orang umumnya berhubungan dengan beberapa kelompok. Akibat proses sosialisasi nilai-nilai sub-kebudayaan yang menyimpang. Penyimpangan bersifat positif adalah penyimpangan yang mempunyai dampak positif ter-hadap sistem sosial karena mengandung unsur-unsur inovatif. kreatif. Penyimpangan seperti ini biasanya diterima masyarakat karena sesuai perkembangan zaman. Seringnya media massa menampilkan berita atau tayangantentang tindak kejahatan (perilaku menyimpang)Hal inilah yang dikatakan sebagai proses belajar dari sub-kebudayaan yang menyimpang. Penyimpangan bersifat negatif. sebagai berikut. Ikatan sosial yang berlainan.4. .

Penyimpangan primer (primary deviation). Penyimpangan primer adalah penyimpangan yang dilakukan seseorang yang hanya bersifat temporer dan tidak berulang-ulang.  Bentuk penyimpangan berdasarkan pelakunya. yaitu sebagai berikut. Penyimpangan individual (individual deviation) Penyimpangan individual adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang menyimpang dari norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. . Munafik 2. 2. Penyimpangan sekunder (secondary deviation). Penyimpangan kelompok (group deviation) Penyimpangan kelompok adalah tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tunduk pada norma kelompok yang bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Pembangkang 3. seseorang bertindak sendiri tanpa rencana melaksanakan suatu kejahatan. yaitu sebagai berikut : 1. Pelanggar 4. Misalnya orang yang terbiasa minum-minuman keras dan selalu pulang dalam keadaan mabuk.Bentuk penyimpangan yang bersifat negatif antara lain sebagai berikut: 1. Perusuh atau penjahat 5. sehingga berakibat cukup parah serta menganggu orang lain. Misalnya. 1. dapat dibedakan menjadi tiga macam. Pembandel 2. Misalnya. Penyimpangan sekunder adalah perilaku menyimpang yang nyata dan seringkali terjadi. sekelompok orang menyelundupkan narkotika atau obat-obatan terlarang lainnya. Penyimpangan individu berdasarkan kadar penyimpangannya dibagi menjadi lima.

. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. .pemerkosa. remaja yang putus sekolah dan pengangguran yang frustasi dari kehidupan masyarakat. Contohnya : – menunggak iuran listrik. perampok. Penyimpangan campuran (combined deviation) Penyimpangan seperti itu dilakukan oleh suatu golongan sosial yang memiliki organisasi yang rapi.3. karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara. Contohnya : – pemabuk.pembunuh. Pengertian Perilaku Menyimpang Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang. penjudi. b. Sejauh mana. Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut. . dengan di bawah pimpinan seorang tokoh mereka mengelompok ke dalam organisasi rahasia yang menyimpang dari norma umum (geng-geng anak nakal). tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Misalnya. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. a. pengguna obat-obatan terlarang. telepon. . Penyimpangan Primer (Primary Deviation) Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. sehingga individu ataupun kelompok didalamnya taat dan tunduk kepada norma golongan dan mengabaikan norma masyarakat yang berlaku. BTN dsb.melanggar rambu-rambu lalu lintas. pelacuran.ngebut di jalanan. sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. .

mengeluarkan kata-kata kotor. buang sampah sembarangan dsb. karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan). Van Der Zanden Faktor-faktor penyebab penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: 1). . Faktor-faktor Penyebab Penyimpangan Sosial a. Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. seperti melakukan KKN. sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang. Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna. menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah. Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! B.Untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial. amatilah gambar berikut ini: Dari gambar no. 2). sering cekcok. Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. Sosialisasi yang tidak sempurna. Longgar/tidaknya nilai dan norma. Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang. mengapa termasuk sebagai Perilaku menyimpang. Menurut James W. di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri. 1 s. yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan normanorma budaya yang dominan/ pada umumnya. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh. no. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain. Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum. 3).d. masalah etika dan estetika kurang diperhatikan.

. Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan.b. Ciri-ciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka. Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan. 3). Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor : 1). Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat. 2). Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang. Dapat juga karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya.

bukan? Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: a.C. putau) . Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu. magadon. amphetamin) . penyimpangannya disebut pembandel. Mengabaikan norma-norma umum.Narkotika (candu. b. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: . norma sosial dan agama. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik. Proses sosialisasi yang tidak sempurna. Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal. kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya. ganja.Alkoholisme. Melanggar norma-norma umum yang berlaku. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya. antara lain: a. d. b. menimbulkan rasa tidak aman/tertib. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. c. Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai. penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat.Psikotropika (ectassy. penyimpangannya disebut pembangkang. penyimpangannya disebut pelanggar. Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak . Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas. Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak ! Namun kadangkala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan.

Perzinahan . Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak masaknya jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang. perampokan dan pemerkosaan.Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian. kekuasaan.Lesbianisme dan Homosexual . pelanggaran. pembunuhan. Penyimpangan ini antara lain: .Sadisme . penipuan. Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi. Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran. maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya. penganiayaan. sosial dan agama. Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya. keluarga dsb. Beberapa jenis penyimpangan seksual : . . Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian.) d. kekayaan dsb.Kumpul kebo e.Pedophilia .sempurna. c. pencurian dan sebagainya. f.Sodomi . Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang. Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah.Transvestitisme . Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma hukum.

apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga. Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini : D. sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya. . Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif. Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Bagaimana.Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya. Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok. Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi. Penyimpangan yang dilakukan kelompok. Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: a. membentuk geng-geng yang membuat onar dsb. melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan. misalnya laki-laki beranting di telinga. b. misalnya kebut-kebutan. Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersama-sama atau secara berkelompok Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman.. Mereka patuh pada norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. rambut gondrong dsb. supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka. sehingga dianggap aneh.

Korupsi. pemerkosaan. . Seperti pembunuhan. dan bentuk-bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan. pemimpin geng.Z. Misalnya : perjudian. Sikap dan tingkah laku yang selalu bertentangan dengan warga masyarakat. perampokan. pemerasan. Lawang membedakan bentuk perilaku menyimpang ada empat macam yaitu : a. Bentuk kehidupan yang berlebihan. palacuran. Penyimpangan kebudayaan Karena ketidakmampuan menyerap norma-norma kebudayaan kedalam kepribadian masingmasing individu dalam kelompok maka dapat terjadi pelanggaran terhadap norma-norma budayanya. dan lain-lain. penyalahgunaan wewenang. Seperti pola hidup yang mewah. perzinaan. Ahli sosiologi M. d. Perilaku menyimpang bentuk ini merupakan perilaku seseorang yang melanggar normanorma hukum khususnya yang mengatur larangan melakukan kejahatan ( crime behevior). dan pemukulan adalah contohcontoh perilaku kejahatan terhadap perseorangan. Perilaku menyimpang yang dikategorikan tindak kejahatan.c. Perilaku penyimpangan dalam wujud penyimpangan seksual dimaksudkan sebagai bentukbentuk perilaku seksual yang dilakukan di luar aturan umum masyarakat. b. dan pelanggaran terhadap UUD 1945 adalah contoh perilaku kejahatan terhadap negara. Penyimpangan Seksual. konsumerisme. Apabila dilihat dari jenis penyimpangannya. dan lain-lain. c. pemabukan. Contoh: tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional banyak ditentang karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan zaman. Seperti : homo seksual.

Proses sosialisasi yang tidak sempurna timbul karena nilai-nilai atau norma-norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosiolosasi. dapat berperilaku seperti pria sebagai akibat sosialisasi yang tidak sempurna di lingkungan keluarganya. Di daerah-daerah yang demikian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyimpangan sosial dapat terjadi karena lemahnya pengendalian dari norma-norma sosial yang berlaku. Menurut Shaw dan Me. Jika proses sosialisasi tidak sempurna akan menghasilkan perilaku yang menyimpang. yang telah meninggal. Perilaku menyimpang yang telah parah juga dapat timbul sebagai akibat tidak sempurnanya proses sosialisasi dalam keluarga. Contoh di daerah lingkungan perampok terdapat nilai dan norma yang menyimpangdari kebudayaan masyarakat setempat. 2. Hasil Yang negatif dapat menimbulkan perilaku yang menyimpang. sebagai proses sosialisasi yang wajar.B. Akan cenderung melahirkan daerah kejahatan. . Kay. perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan-pergaulan yang berbeda. Pergaulan dengan teman tidak selalu positif. daerah-daerah yang tidak tidak teratur dan tidak ada organisasi yang baik. Sutherland. dan orang tua yang otoriter). sehingga seseorang bertindak tanpa memperhitungkan resiko yang akan terjadi. Hal itu disebut penyimpangan. tekanan ekonomi . Dengan demikian proses sosialisasi tersebut merupakan proses pembentukan nilai-nilai dari sub kebudayaan yang menyimpang.Sutherland anak-anak yang melakukan kejahatancenderung berasal dari keluarga yang retak (cerai salah satu. perilaku menyimpang (kejahatan) dianggap sebagai sesuatu yang wajar yang sudah tertanam dalam kepribadian masyarakat itu. Menurut pendapat Edwin H. Penyimpangan sebagai Hasil sosialisasi yang tidak sempurna. Penyimpangan sebagai Hasil Sosialisasi dari Nilai-Nilai Sub kebudayaan yang Menyimpang. Menurut Edwin H. perilaku manusia. dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Proses Pembentukan Perilaku Menyimpang 1. Contoh anak sulung perempuan. atau kedua orang tuanya meninggal. baik yang menyimpang atau tidak.Hal ini terjadi karena ia harus vertindak sebagai ayah. Nilai dan norma sosial itu sudah dihayati oleh anggota kelompok. Menurut teori sosialisasi.

Ikatan Sosial yang bertahan. C. Kartini melopori gerakan emansipasi wanita yang berani melawan arus kebudayaan yang berlaku saat itu. diberi label atau cap sebagai penyimpangan. Contohnya yaitu proses mengisap ganja. dan lain-lain.3. Gutherland. Ia berpendapat bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. Robert K.A. Ada kecenderungan individu memilih kelompok yang disukai. Penyebab penyimpangan yang lain dikemukakan oleh Edwin M. Misalnya pada abad ke – 19 wanita di Indonesia dianggap sebagai masyarakat lapisan pertama adalah kaum lelaki. Maka pada akhir abad ke-19 R. seseorang mempelajari suatu budaya meyimpang. Dalam Sosiologi dikenal adanya teori Differential Association atau pergaulan yang berbeda dikemukakan oleh Edwin H. Bergaul dengan orang-orang yang menggunakan narkoba. koran dan yang paling mudah adalah melalui TV. Hidup di tengah masyarakat pasti akan bertemu dengan kelompok-kelompok masyarakat yang berlainan. dengan alasan kepalang tanggung. Seseorang yang telah melakukan penyimpangan pada tahap promer. menjamret dan sebagainya. 5. Teori – teori Penyimpangan. pemabuk. Melalui proses ini. sehingga si pelaku terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut). Ketegangan Antara Kebudayaan dan Struktur Sosial. Masyarakat mengikuti kebudayaan yang telah ada di lingkungan dengan cara – cara yang diajurkan oleh kebiasaan adat istiadat atau tata aturan yang muncul dari kebudayaan tersebut. Apabila kelompok yang disukai tersebut ternyata berperilaku menyimpang maka individu tersebut juga akan berperilaku menyimpang. penipu.Merton dengan teori Meton menjelaskan bahwa perilaku penyimpangan itu . nasib kaum wanita tergantung kaum lelaki. Proses Belajar Perilaku yang menyimpang. wanita nakal. Seseorang akan memperoleh pelajaran bagaimana cara mengkonsumsi narkoba dan dimana memperolehnya bagaimana cara mencuri. Misalnya orang menyebut sebagai pencuri. karena hampir setiap hari menayangkan acara yang bernuansa kejahatan. Penyimpangan dipelajari melalui proses ahli budaya. 4.Lemert dengan teori Labeling. Seseorang bisa belajar perilaku yang menyimpang melalui media buku-buku majalah.

4. Innovation atau inovasi. 5. yaitu emansipasi. Fungsi kejahatan adalah untuk menyeimbangkan agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal. tetapi dengan cara yang dilarang oleh masyarakat. Menurut Emile Durkheim. D. yang empat di antaranya merupakan perilaku penyimpangan yaitu : 1. perilaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang . Rebellion atau pemberontakan. 2. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. Upacara ritual tetap dilaksanakan namun maknanya telah hilang. ada dampak positif dari perilaku tersebut. 3. Retrealism atau persaingan diri. 2. Confromity atau konformitas. Penyimpangan yang Bersifat Positif Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturanaturan atau norma-norma yang berlaku. wanita yang melakukan kegiatan tertentu (berkarier) dianggap tabu. dan lingkungan sosial. namun masih tetap berpegang pada cara-cara yang digariskan masyarakat. Ritualism atau persaingan diri.merupakan bentuk adaptasi terhadap sistuasi tertentu. Perilakunya dianggap melakukan penyimpangan. Maka sering teori ini disebut sebagai teori fungsi. yaitu perilaku mengikuti tujuan dan mengikuti cara yang ditentukan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut. yaitu menolak tujuan-tujuan yang disetujui maupun cara pencapaian tujuan itu. Merton mengidentifikasi lima tipe cara adaptasi. yaitu perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat. Namu. perbedaan lingkungan fisik. Penyimpangan yang Bersifat Negatif Dalam penyimpangan yang bersifat negatif. yaitu perilaku seseorang yang telah meninggalkan tujuan budaya. penyimpangan merupakan faktor keturunan. Tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Misalnya : dalam masyarakat tradisional. Artinya kejahatan akan selalu ada. yaitu penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvesional yang disertai dengan upaya untuk melembagakan tujuan dan cara yang baru. Sifat-sifat Penyimpangan 1.

. memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan. mabuk-mabukan. rendah dan berakibat buruk. Pelakunya dapat dikucilkan dari masyarakat. Tindakan semacam ini akan dicela oleh masyarakat. perkosaan. Perilaku-perilaku itu antara lain seperti mengambil barang yang bukan miliknya. pelacuran dan pembunuhan. menipu. Semakin sering kita berbohong maka akan semakin sulit untuk kita berkata jujur dan kita akan semakin menutup diri dikarenakan kebohongankebohongan yang terlalu banyak disimpan. Hal lain yang membuat kita susah jujur karena dengan berbohong kita akan merasa aman dan semua kesalahan-kesalahan yang kita perbuat tidak akan pernah dipermasalahkan hingga kebohongan tersebut terungkap.dipandang. melawan orang tua. berbohong. dsb. yang dapat mengganggu sistem sosial itu. Perilaku yang menyimpang disebabkan oleh kurang kejujuran dan keterbukaan dari seseorang. Bobot penyimpangan negatif dapat diukur menurut adat istiadat biasanya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. Contoh perampokan. Seseorang bisa berlaku menyimbpang salah satunya dikarenakan takut untuk berbuat jujur karena apabila dia jujur maka akan terungkap semua kebohongannya dan orang akan kecewa. Begitu pula jika kita memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain maka kita merasakan bebas melakukan hal-hal yang kita ingin perbuat walaupun perbuatan itu salah.

baik dari sisi positif maupun sisi negatif sehingga kita mampu menahan diri untuk berbuat hal-hal yang menyimpang.Perilaku menyimpang tidak dapat didiamkan saja. Menjaga sebaik mungkin kesempatan dan kepercayaan yang diberikan orang lain. Selalu berkata jujur dan terbuka walaupun akan mengecewakan orang lain. Menerima diri apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. 3. Selalu memikirkan perbuatan-perbuatan yang akan kita lakukan. Karena dengan berkata jujur dan terbuka orang lain dapat membantu kita mencari solusi atas masalah-masalah yang kita hadapi. 4. 2. cara mengatasinya adalah : 1. . Lebih mendekati diri ke Tuhan 5.

.

Fefffeffenita kfenita khaira fen .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful