Sekolah sebagai tempat berlangsungnya pendidikan tentu sajamemungkinkan siswa untuk melakukan sosialisasi.

Dari pergaulan dengan teman sebaya, guru, teman satu sekolah, lingkungan dekat sekolah, semuanya akan mempercepat proses sosialisasi yang akan merubah tingkah laku dan perilakunya. Yang menentukan cepat atau lambat terjadinya proses sosialisasi tersebut adalah kedekatan anak di dalam kelompok bermainnya. Apalagi anak sedang mengalami masalah di dalam keluarganya, sehingga anak menemukan tempat untuk mencurahkan perasaannya itu dalam kelompok bermain. Dalam kelompok bermain, jika anak mempunyai teman-teman yang memiliki perilaku buruk, seperti suka melawan, suka berkelahi maka anakpun memiliki kecenderungan untuk meniru perilaku temannya tersebut. Dengan kata lain kuantitas pergaulan anak turut menentukan atau mempengaruhi bagaimana terbentuknya perilaku anak. Siswa yang menunjukkan perilaku demikian kemungkinan besar disebabkan tidak adanya kesesuaian tingkat perkembangan dan tidak sesuai dengan nilai moral yang berlaku. Perilaku ini tentu saja akan mengganggu siswa untuk mencapai perkembangan berikutnya, bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan kegagalan dalam belajar. Keadaan siswa di sekolah merupakan tanggung jawab pihak sekolah. Siswa perlu mendapat perhatian serta perlakuan secara bijak. Ini bisa dilakukan melalui proses pendidikan, bimbingan, dan latihan. Kewenangan khusus untuk menangani siswa yang bermasalah ada pada guru pembimbing atau konselor sekolah. Peran guru pembimbing pada hakikatnya berkedudukan sebagai pemberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan, sebagaimana dikemukakan oleh Prayitno (2004) bahwa pada dasarnya adalah membantu individu dan kelompok untuk mengurangi sampai seminimal mungkin dampak sumber-sumber permasalahan; mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh individu dan kelompok; mengembangkan diri individu dan kelompok seoptimal mungkin.

sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut devian (deviant). mencuri. perbuatan.[1] Dalam kehidupan masyarakat. . berbohong. Definisi Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia perilaku menyimpang diartikan sebagai tingkah laku. atau tanggapan seseorang terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada di dalam masyarakat. Namun demikian di tengah kehidupan masyarakat kadang-kadang masih kita jumpai tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan (norma) yang berlaku pada masyarakat. semua tindakan manusia dibatasi oleh aturan (norma) untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat. Kebalikan dari perilaku menyimpang adalah perilaku yang tidak menyimpang yang sering disebut dengan konformitas. Konformitas adalah bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku sesuai dengan harapan kelompok. baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial. misalnya seorang siswa menyontek pada saat ulangan.Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilaikesusilaan atau kepatutan. Penyimpangan terhadap norma-norma atau nilai-nilai masyarakat disebut deviasi (deviation). dan mengganggu siswa lain.

berikut diuraikan beberapa penyebab terjadinya penyimpangan seorang individu (faktor objektif). seperti hubungan antara orang tua dan anak yang tidak serasi. Hal itu terjadi jika dalam upaya mencapai suatu tujuan seseorang tidak memperoleh peluang. Hal itu merupakan bentuk perilaku menyimpang yang disebabkan karena proses belajar yang menyimpang. 2. ia tidak dapat membedakan hal yang pantas dan tidak pantas. 2. 3. Seseorang yang melakukan tindakan menyimpang karena seringnya membaca atau melihat tayangan tentang perilaku menyimpang. Apabila kedua orang tuanya tidak bisa mendidik anaknya dengan sempurna maka anak itu tidak akan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggotakeluarga. . Keadaan itu terjadi akibat dari prosessosialisasi yang tidak sempurna. Untuk lebih jelasnya. Faktor subjektif adalah faktor yang berasal dari seseorang itu sendiri (sifat pembawaan yang dibawa sejak lahir). Seseorang yang tidak sanggup menyerap norma-norma kebudayaan ke dalam kepribadiannya. maka terjadilah perilaku menyimpang. yaitu sebagai berikut : 1. Faktor objektif adalah faktor yang berasal dari luar (lingkungan). Ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial.Penyebab Terjadi Menurut Wilnes dalam bukunya Punishment and Reformation sebab-sebab penyimpangan/kejahatan dibagi menjadi dua. yaitu 1. karier penjahat kelas kakap yang diawali dari kejahatan kecil-kecilan yang terus meningkat dan makin berani/nekad merupakan bentuk proses belajar menyimpang. Proses belajar yang menyimpang. sehingga ia mengupayakan peluang itu sendiri. misalnya karena seseorang tumbuh dalam keluarga yang retak (broken home). Ketidaksanggupan menyerap norma-norma kebudayaan. Terjadinya ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial dapat mengakibatkan perilaku yang menyimpang. Misalnya keadaan rumah tangga.

yaitu sebagai berikut. sebagai berikut. maka kemungkinan ia juga akan mencontoh pola-pola perilaku menyimpang. 2. 1. Ikatan sosial yang berlainan. Bentuk Bentuk-bentuk perilaku menyimpang dapat dibedakan menjadi dua. Jika pergaulan itu mempunyai pola-pola perilaku yang menyimpang. Penyimpangan bersifat negatif adalah penyimpangan yang bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dianggap rendah dan selalu mengakibatkan hal yang buruk. kreatif. Penyimpangan seperti ini biasanya diterima masyarakat karena sesuai perkembangan zaman. Penyimpangan bersifat positif adalah penyimpangan yang mempunyai dampak positif ter-hadap sistem sosial karena mengandung unsur-unsur inovatif. .4. 5. Penyimpangan bersifat negatif. Setiap orang umumnya berhubungan dengan beberapa kelompok. Misalnya emansipasi wanita dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan wanita karier. Seringnya media massa menampilkan berita atau tayangantentang tindak kejahatan (perilaku menyimpang)Hal inilah yang dikatakan sebagai proses belajar dari sub-kebudayaan yang menyimpang. Penyimpangan bersifat positif. Akibat proses sosialisasi nilai-nilai sub-kebudayaan yang menyimpang.  Bentuk penyimpangan berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua. dan memperkaya wawasan seseorang.

seseorang bertindak sendiri tanpa rencana melaksanakan suatu kejahatan. yaitu sebagai berikut : 1.  Bentuk penyimpangan berdasarkan pelakunya. Pembandel 2. sekelompok orang menyelundupkan narkotika atau obat-obatan terlarang lainnya. Penyimpangan primer (primary deviation). 1. 2. Perusuh atau penjahat 5. yaitu sebagai berikut. Misalnya orang yang terbiasa minum-minuman keras dan selalu pulang dalam keadaan mabuk. sehingga berakibat cukup parah serta menganggu orang lain. Pelanggar 4. dapat dibedakan menjadi tiga macam. Misalnya. Pembangkang 3. Penyimpangan individu berdasarkan kadar penyimpangannya dibagi menjadi lima. .Bentuk penyimpangan yang bersifat negatif antara lain sebagai berikut: 1. Munafik 2. Penyimpangan primer adalah penyimpangan yang dilakukan seseorang yang hanya bersifat temporer dan tidak berulang-ulang. Penyimpangan individual (individual deviation) Penyimpangan individual adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang menyimpang dari norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. Penyimpangan sekunder adalah perilaku menyimpang yang nyata dan seringkali terjadi. Penyimpangan sekunder (secondary deviation). Misalnya. Penyimpangan kelompok (group deviation) Penyimpangan kelompok adalah tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tunduk pada norma kelompok yang bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku.

Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara. BTN dsb.melanggar rambu-rambu lalu lintas. dengan di bawah pimpinan seorang tokoh mereka mengelompok ke dalam organisasi rahasia yang menyimpang dari norma umum (geng-geng anak nakal). Penyimpangan Primer (Primary Deviation) Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. sehingga individu ataupun kelompok didalamnya taat dan tunduk kepada norma golongan dan mengabaikan norma masyarakat yang berlaku. remaja yang putus sekolah dan pengangguran yang frustasi dari kehidupan masyarakat.ngebut di jalanan. . Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut.pembunuh. . karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. Sejauh mana. . tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat.pemerkosa. Contohnya : – menunggak iuran listrik. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Pengertian Perilaku Menyimpang Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang. perampok. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. penjudi. Penyimpangan campuran (combined deviation) Penyimpangan seperti itu dilakukan oleh suatu golongan sosial yang memiliki organisasi yang rapi. a. . pengguna obat-obatan terlarang. telepon. . Contohnya : – pemabuk.3. pelacuran. b. Misalnya.

Menurut James W. karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan). Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang.Untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial. seperti melakukan KKN. yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan normanorma budaya yang dominan/ pada umumnya. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. Sosialisasi yang tidak sempurna. amatilah gambar berikut ini: Dari gambar no. Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman. di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. no. Longgar/tidaknya nilai dan norma. Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum. Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna.d. 2). sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. masalah etika dan estetika kurang diperhatikan. buang sampah sembarangan dsb. . mengeluarkan kata-kata kotor. Faktor-faktor Penyebab Penyimpangan Sosial a. Van Der Zanden Faktor-faktor penyebab penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: 1). 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri. Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. 3). Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! B. 1 s. menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain. sering cekcok. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh. Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan. mengapa termasuk sebagai Perilaku menyimpang. Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang.

Dapat juga karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor : 1). 2). Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan. Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang.b. Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”. Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat. kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. . 3). Ciri-ciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka. Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan.

ganja. penyimpangannya disebut pelanggar. Proses sosialisasi yang tidak sempurna. Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas. menimbulkan rasa tidak aman/tertib. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: . penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat. penyimpangannya disebut pembangkang. Mengabaikan norma-norma umum. penyimpangannya disebut pembandel. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. b. magadon. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya.Narkotika (candu. norma sosial dan agama. amphetamin) .C. d.Alkoholisme. kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya. antara lain: a. c. Melanggar norma-norma umum yang berlaku. Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu. Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal. putau) . Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak . b. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik. Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai.Psikotropika (ectassy. Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak ! Namun kadangkala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan. bukan? Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: a.

maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya. f.Transvestitisme . pencurian dan sebagainya. Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran.Sodomi .sempurna. pembunuhan.Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian. penipuan.Pedophilia . Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma hukum. Penyimpangan ini antara lain: . Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi. c. perampokan dan pemerkosaan. sosial dan agama. keluarga dsb. Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang.Perzinahan . kekuasaan. Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya.Kumpul kebo e. kekayaan dsb. Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian. penganiayaan. . pelanggaran. Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah. Beberapa jenis penyimpangan seksual : .Sadisme .) d. Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak masaknya jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang.Lesbianisme dan Homosexual .

Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif. b. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka. melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan. apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga. Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersama-sama atau secara berkelompok Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). misalnya kebut-kebutan. Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Mereka patuh pada norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya. Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi. Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: a. umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. misalnya laki-laki beranting di telinga. Penyimpangan yang dilakukan kelompok. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok. Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini : D. supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya. membentuk geng-geng yang membuat onar dsb. Bagaimana. rambut gondrong dsb.Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya.. Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. . sehingga dianggap aneh.

Korupsi. dan lain-lain. dan pelanggaran terhadap UUD 1945 adalah contoh perilaku kejahatan terhadap negara. Bentuk kehidupan yang berlebihan. Seperti pola hidup yang mewah. Seperti pembunuhan. pemabukan. Sikap dan tingkah laku yang selalu bertentangan dengan warga masyarakat. d. Perilaku menyimpang bentuk ini merupakan perilaku seseorang yang melanggar normanorma hukum khususnya yang mengatur larangan melakukan kejahatan ( crime behevior). penyalahgunaan wewenang. perzinaan. perampokan. Contoh: tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional banyak ditentang karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan zaman. c. Perilaku penyimpangan dalam wujud penyimpangan seksual dimaksudkan sebagai bentukbentuk perilaku seksual yang dilakukan di luar aturan umum masyarakat. Ahli sosiologi M. Apabila dilihat dari jenis penyimpangannya. Seperti : homo seksual. dan bentuk-bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan. konsumerisme. Penyimpangan Seksual.c. Penyimpangan kebudayaan Karena ketidakmampuan menyerap norma-norma kebudayaan kedalam kepribadian masingmasing individu dalam kelompok maka dapat terjadi pelanggaran terhadap norma-norma budayanya. Perilaku menyimpang yang dikategorikan tindak kejahatan. pemerasan. b. . pemerkosaan. Lawang membedakan bentuk perilaku menyimpang ada empat macam yaitu : a. dan lain-lain. pemimpin geng. Misalnya : perjudian.Z. palacuran. dan pemukulan adalah contohcontoh perilaku kejahatan terhadap perseorangan.

dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Hal itu disebut penyimpangan. Menurut teori sosialisasi. Penyimpangan sebagai Hasil sosialisasi yang tidak sempurna. Proses Pembentukan Perilaku Menyimpang 1. dapat berperilaku seperti pria sebagai akibat sosialisasi yang tidak sempurna di lingkungan keluarganya. perilaku manusia.B. Akan cenderung melahirkan daerah kejahatan. Perilaku menyimpang yang telah parah juga dapat timbul sebagai akibat tidak sempurnanya proses sosialisasi dalam keluarga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyimpangan sosial dapat terjadi karena lemahnya pengendalian dari norma-norma sosial yang berlaku. Pergaulan dengan teman tidak selalu positif. sehingga seseorang bertindak tanpa memperhitungkan resiko yang akan terjadi. Sutherland.Sutherland anak-anak yang melakukan kejahatancenderung berasal dari keluarga yang retak (cerai salah satu. Kay.Hal ini terjadi karena ia harus vertindak sebagai ayah. baik yang menyimpang atau tidak. perilaku menyimpang (kejahatan) dianggap sebagai sesuatu yang wajar yang sudah tertanam dalam kepribadian masyarakat itu. perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan-pergaulan yang berbeda. Menurut Shaw dan Me. Contoh anak sulung perempuan. Dengan demikian proses sosialisasi tersebut merupakan proses pembentukan nilai-nilai dari sub kebudayaan yang menyimpang. Di daerah-daerah yang demikian. Jika proses sosialisasi tidak sempurna akan menghasilkan perilaku yang menyimpang. tekanan ekonomi . atau kedua orang tuanya meninggal. Contoh di daerah lingkungan perampok terdapat nilai dan norma yang menyimpangdari kebudayaan masyarakat setempat. yang telah meninggal. sebagai proses sosialisasi yang wajar. Hasil Yang negatif dapat menimbulkan perilaku yang menyimpang. . Menurut Edwin H. daerah-daerah yang tidak tidak teratur dan tidak ada organisasi yang baik. dan orang tua yang otoriter). Penyimpangan sebagai Hasil Sosialisasi dari Nilai-Nilai Sub kebudayaan yang Menyimpang. Proses sosialisasi yang tidak sempurna timbul karena nilai-nilai atau norma-norma yang dipelajari kurang dapat dipahami dalam proses sosiolosasi. 2. Menurut pendapat Edwin H. Nilai dan norma sosial itu sudah dihayati oleh anggota kelompok.

Seseorang yang telah melakukan penyimpangan pada tahap promer.3. Misalnya orang menyebut sebagai pencuri. Proses Belajar Perilaku yang menyimpang. Apabila kelompok yang disukai tersebut ternyata berperilaku menyimpang maka individu tersebut juga akan berperilaku menyimpang. koran dan yang paling mudah adalah melalui TV. Contohnya yaitu proses mengisap ganja. Kartini melopori gerakan emansipasi wanita yang berani melawan arus kebudayaan yang berlaku saat itu. dan lain-lain. Maka pada akhir abad ke-19 R. Hidup di tengah masyarakat pasti akan bertemu dengan kelompok-kelompok masyarakat yang berlainan. Gutherland. nasib kaum wanita tergantung kaum lelaki. sehingga si pelaku terdorong untuk melakukan penyimpangan sekunder (tahap lanjut). Dalam Sosiologi dikenal adanya teori Differential Association atau pergaulan yang berbeda dikemukakan oleh Edwin H.Lemert dengan teori Labeling. Penyebab penyimpangan yang lain dikemukakan oleh Edwin M. Masyarakat mengikuti kebudayaan yang telah ada di lingkungan dengan cara – cara yang diajurkan oleh kebiasaan adat istiadat atau tata aturan yang muncul dari kebudayaan tersebut. penipu. Ia berpendapat bahwa penyimpangan bersumber pada pergaulan yang berbeda. Seseorang bisa belajar perilaku yang menyimpang melalui media buku-buku majalah. C. Teori – teori Penyimpangan. diberi label atau cap sebagai penyimpangan. 5. Robert K.A. Penyimpangan dipelajari melalui proses ahli budaya.Merton dengan teori Meton menjelaskan bahwa perilaku penyimpangan itu . Seseorang akan memperoleh pelajaran bagaimana cara mengkonsumsi narkoba dan dimana memperolehnya bagaimana cara mencuri. dengan alasan kepalang tanggung. wanita nakal. seseorang mempelajari suatu budaya meyimpang. menjamret dan sebagainya. Misalnya pada abad ke – 19 wanita di Indonesia dianggap sebagai masyarakat lapisan pertama adalah kaum lelaki. karena hampir setiap hari menayangkan acara yang bernuansa kejahatan. Ada kecenderungan individu memilih kelompok yang disukai. 4. Ikatan Sosial yang bertahan. Bergaul dengan orang-orang yang menggunakan narkoba. pemabuk. Ketegangan Antara Kebudayaan dan Struktur Sosial. Melalui proses ini.

Innovation atau inovasi. perilaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang . yaitu perilaku seseorang yang telah meninggalkan tujuan budaya. wanita yang melakukan kegiatan tertentu (berkarier) dianggap tabu. dan lingkungan sosial. Merton mengidentifikasi lima tipe cara adaptasi. 3. yaitu menolak tujuan-tujuan yang disetujui maupun cara pencapaian tujuan itu. tetapi dengan cara yang dilarang oleh masyarakat. ada dampak positif dari perilaku tersebut. penyimpangan merupakan faktor keturunan. yaitu penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvesional yang disertai dengan upaya untuk melembagakan tujuan dan cara yang baru.merupakan bentuk adaptasi terhadap sistuasi tertentu. 5. Penyimpangan yang Bersifat Negatif Dalam penyimpangan yang bersifat negatif. Menurut Emile Durkheim. yaitu perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat. Perilakunya dianggap melakukan penyimpangan. Confromity atau konformitas. namun masih tetap berpegang pada cara-cara yang digariskan masyarakat. Penyimpangan yang Bersifat Positif Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturanaturan atau norma-norma yang berlaku. yaitu emansipasi. 2. Namu. perbedaan lingkungan fisik. Ritualism atau persaingan diri. Sifat-sifat Penyimpangan 1. Retrealism atau persaingan diri. D. sebab orang yang berwatak jahat pun akan selalu ada. 2. yaitu perilaku mengikuti tujuan dan mengikuti cara yang ditentukan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut. 4. Artinya kejahatan akan selalu ada. Misalnya : dalam masyarakat tradisional. Maka sering teori ini disebut sebagai teori fungsi. yang empat di antaranya merupakan perilaku penyimpangan yaitu : 1. Rebellion atau pemberontakan. Upacara ritual tetap dilaksanakan namun maknanya telah hilang. Tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Fungsi kejahatan adalah untuk menyeimbangkan agar moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal.

pelacuran dan pembunuhan. Semakin sering kita berbohong maka akan semakin sulit untuk kita berkata jujur dan kita akan semakin menutup diri dikarenakan kebohongankebohongan yang terlalu banyak disimpan. menipu. . berbohong. dsb. perkosaan. Pelakunya dapat dikucilkan dari masyarakat. Tindakan semacam ini akan dicela oleh masyarakat. Seseorang bisa berlaku menyimbpang salah satunya dikarenakan takut untuk berbuat jujur karena apabila dia jujur maka akan terungkap semua kebohongannya dan orang akan kecewa. memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan. Perilaku yang menyimpang disebabkan oleh kurang kejujuran dan keterbukaan dari seseorang. mabuk-mabukan. rendah dan berakibat buruk. Perilaku-perilaku itu antara lain seperti mengambil barang yang bukan miliknya. Bobot penyimpangan negatif dapat diukur menurut adat istiadat biasanya dinilai lebih berat daripada pelanggaran terhadap tata cara dan sopan santun. yang dapat mengganggu sistem sosial itu. Hal lain yang membuat kita susah jujur karena dengan berbohong kita akan merasa aman dan semua kesalahan-kesalahan yang kita perbuat tidak akan pernah dipermasalahkan hingga kebohongan tersebut terungkap.dipandang. Contoh perampokan. melawan orang tua. Begitu pula jika kita memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain maka kita merasakan bebas melakukan hal-hal yang kita ingin perbuat walaupun perbuatan itu salah.

Karena dengan berkata jujur dan terbuka orang lain dapat membantu kita mencari solusi atas masalah-masalah yang kita hadapi. cara mengatasinya adalah : 1. Menjaga sebaik mungkin kesempatan dan kepercayaan yang diberikan orang lain. 3. 2. Selalu memikirkan perbuatan-perbuatan yang akan kita lakukan.Perilaku menyimpang tidak dapat didiamkan saja. . Menerima diri apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Lebih mendekati diri ke Tuhan 5. 4. baik dari sisi positif maupun sisi negatif sehingga kita mampu menahan diri untuk berbuat hal-hal yang menyimpang. Selalu berkata jujur dan terbuka walaupun akan mengecewakan orang lain.

.

Fefffeffenita kfenita khaira fen .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful