perlunya memperhatikan pola makan anak usia sekolah Makanan anak sekolah perlu mendapatkan perhatian mengingat masih

dalam masa pertumbuhan, maka keseimbangan gizinya harus dipertahankan supaya tetap sehat. Pembagian golongannya: 1. taman kanak-kanak (pra sekolah usia 4-6 tahun) 2. sekolah dasar 7-12 tahun 3. remaja 13-18 tahun Kebutuhan kalori ditentukan berat badan, usia dan aktivitas anak. Usia Taman Kanak-Kanak Pada usia ini anak sudah mempunyai sifat konsumen aktif, yaitu mereka sudah bisa memilih makanan yang disukainya. Seorang ibu yang telah menanamkan kebiasaan makan dengan gizi yang baik pada usia dini tentunya sangat mudah mengarahkan makanan anak, karena dia telah mengenal makanan yang baik pada usia sebelumnya. Apalagi di sekolah diarahkan pula oleh gurunya dengan praktik makan makanan yang sehat secara rutin. Hal ini sangat menguntungkan seandainya ada anak yang susah makan dan dengan petunjuk tentunya anak akan mengikuti. Oleh karena itu ptogram makan bersama disekolah sangat baik dilaksanakan karena ini merupakan modal dasar bagi pengertian anak supaya anak mau diarahkan pada pola makan dengan gizi yang baik. Golongan usia SD usia 7-9 tahun dan 10-12 tahun Pad usia 7-9 tahun anak pandai mentukan makanan yang disukai karena mereka sudah mengenal lingkungan. Untuk itu perlu pengawasan dari orang tua supaya tidak salah melilih makanan karena pengaruh lingkungan. Disini anak masih dalam tahap pertumbuhan sehingga kebutuhan gizinya harus tetap seimbang. Banyak makanan yang dijual dipinggir jalan atau tempat umum hanya mengadung karbohidrat dan garam yang hanya kan membuat cepat kenyang dan banyak disukai anak, sayangnya hal ini bisa mengganggu napsu makan anak dan jika hal ini dibiarkan berlarut2 akan dapat mengganggu atau menghambat pertumbuhan tubuhnya. Sedangkn pada anak usia 10-12 tahun sudah harus dibagi dalam jnis kelaminnya mengingat kebutuhan merka yang berbeda. Anak laki2 lebih banyak melakukan aktivitas fisik sehingga mmerlukan kalori yang lebih banyak dibandingkan anak perempuan. Pada usia ini biasanya anak perempuan sudah mengalami masa haid sehingga mmerlukan lebih banyak protein, zat besi dari usia sebelumnya. Dan yang perlu diperhatikan pula adalah pentingnya sarapan pagi supaya konsntrasi belajar tidak terganggu.

sedikit banyak akan meringankan tugas ibu. Anak laki2 pada usia 10-12 tahun membuthkn sekita 200 kalori. .Pemberian makanan tambahan mandiri Hal ini dilakukan untuk mencegah agar anak tidak sembrang jajan. tetapi akan menerima ketika disajikan disekolah. sedangkan anak perempuan membutuhkan sekitar v1900 kalori. diharapkan mendapat keuntungan. Dengn demikan anak dapat mengenal aneka bahan pangan. Hal ini tentunya akan lebih murah dibnding anak jajan diluar disekolah yang tidak ada jaminan gizi dan kebersihannya. tetapi kalau sudah disediakan disekolah. Dengan menyelenggarakan kegiatan makanan tambahan tersebut. Sementara kebuthan gizi untuk anak 7-9 tahun membutuhkan sekitar 1800 gizi dan anak usia taman kanak2 (4-6tahun) membutuhakn sekitar 1600 kalori. sehingga orang tua tidak khawatir dengan makanan yang vdimakan anaknya disekolah. Dengan adanya kegiatan ini bisa pula dikenalkan berbagai jenis bahan makanan yang mungkin tidak disukai anak ketika disajikan dirumah. Ibu yang selalu khawatir biasa memberi bekal makanan pada anaknya. misalnya : anak sudah ada jaminan makana disekolah. dengan cara melakukan koordinasi oleh pihak sekolah dengn persatun orang tua muird untuk dapat menyajikan makana ringn pada waktu keluar istirahat yang bisa diatur posri dan nilai gizinya.

oleh karena itu anak perlu belajar menggosok gigi. Sejak anak masih dalam kandungan kesehatan dan gizi perlu diperhatikan. Anak usia 1 – 3 tahun sangat rentan terhadap penyakit gizi. Kesehatan. Anak yang mendapat gizi yang seimbang dan sehat akan tumbuh menjadi manusia yang berkualitas. Pada usia 4 – 6 tahun kebutuhan nutrient anak relatif kurang. Pemberian makanan manis pada anak usia dini tidak boleh terlalu banyak supaya tidak terjadi karies (gigi berlubang). sebab anak sudah bisa memilih makanan sendiri. Gizi dan Pengembangan Potensi Anak . Kesehatan dan gizi anak sangat penting untuk diperhatikan sejak dini mulai dari dalam kandungan. dengan cara mencicipi makanan yang lunak. Kesehatan dan gizi itu sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. sedang lainnya sebagai makanan pelengkap. Mereka boleh diajari makan sendiri. Cara mengusahakannya. untuk itu pengertian tentang nilai tentang gizi boleh diajarkan.HAKIKAT KESEHATAN DAN GIZI Kesehatan dan Gizi pada Anak Usia TK Kesehatan dan gizi dapat diartikan sebagai suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. melalui ibunya. tidak pedas dan tidak merangsang. Dalam memberikan makanan bayi ASI merupakan makanan utama. antara lain dengan memberikan kebiasaan untuk berdisiplin.

serta merangsang perasaan yang menyenangkan. mengajak berkomunikasi. serta mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Pengembangan potensi anak secara menyeluruh dapat dilakukan melalui stimulasi yang cukup. Air susu ibu (ASI) merupakan salah satu jenis makanan sehat. Untuk dapat menentukan makanan yang tepat. Tim yang diberikan sebaiknya diolah dengan memanfaatkan berbagai jenis makanan. sumber karbohidrat. Dengan diberikan berbagai jenis makanan secara bergantian maka anak akan mengenal berbagai macam rasa makanan. dan mineral-mineral. Macam-macam Zat Makanan Menurut Sediaoetama (2000) fungsi zat gizi sebagai sumber energi atau tenaga. memelihara jaringan tubuh. lemak. emosi. POLA HIDUP SEHAT Pola Dasar Makanan Sehat Pola dasar makanan sehat sebaiknya diterapkan sejak nol tahun hingga anak mampu memilih jenis makanan yang sehat. Proses ini dipengaruhi oleh berbagai . Seorang anak usia TK sedang mengalami masa tumbuh kembang yang amat pesat. vitamin. Pada masa ini proses perubahan fisik. protein. setelah usia 6 bulan dapat diberikan nasi tim. Anak yang alergi terhadap makanan tertentu berikan makanan pengganti untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. mendidik anak untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat. gerak kasar dan halus. serta pikiran bayi dan Balita. Mulai dari sumber protein hewani dan nabati. menyokong pertumbuhan badan. mengatur metabolisme dan berbagai keseimbangan dalam cairan tubuh (keseimbangan air. dan mineral). Pemberian makanan yang sehat dapat menjaga kesehatan. Bayi dapat diberikan susu formula atau bubur halus setelah berusia empat bulan atau diberikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhannya. dan berbagai jenis sayuran. Selanjutnya. Sejak berusia enam bulan sebaiknya bayi mulai diperkenalkan berbagai makanan untuk melatih indra pengecapnya. asam basa. Rangsangan dilakukan setiap hari pada semua sistem indra.Potensi anak dapat dikembangkan jika anak sehat secara fisik maupun mentalnya. dan sosial anak berlangsung dengan cepat. Ada berbagai jenis zat makanan yang dibutuhkan tubuh di antaranya karbohidrat. Stimulasi dini perlu dilakukan sejak bayi lahir. Perawatan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Stimulasi sebaiknya dilakukan terus-menerus saat berinteraksi dengan bayi atau Balita dan dilakukan dalam suasana menyenangkan dan penuh kasih sayang. Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi dan kebutuhan anak. bahkan sejak dalam kandungan. orang tua perlu mengetahui kondisi anak.

sosial budaya maupun ekonomi. Penanganan masalah gizi masyarakat sebaiknya dilakukan dengan cepat dan menyeluruh di semua lapisan masyarakat. yaitu kurang kalori dan protein (KKP). Seorang anak juga dapat mengalami defisiensi zat gizi yang berakibat pada berbagai aspek fisik maupun mental. Secara nasional ada empat masalah gizi utama di Indonesia. penyakit gizi kurang. Tingkat Kesehatan dan Gizi Kesehatan gizi masyarakat tergantung pada tingkat konsumsi makanan.faktor dari diri anak sendiri maupun lingkungannya. Hal ini disebabkan anak Balita dalam periode transisi dari makanan bayi ke makanan orang dewasa. Gejala klinis gizi kurang adalah akibat ketidakseimbangan yang lama antara manusia dan lingkungan hidupnya. Pola makan kelompok masyarakat tertentu juga menjadi pola makan anak. dan belum mampu mengurus dirinya sendiri dengan baik terutama dalam hal makanan. biologis. Masalah Gizi Masyarakat Masalah gizi sekarang ini berkembang pada masyarakat Indonesia. di antaranya penyakit gizi lebih (obesitas). Pembagian kelompok tersebut berdasarkan tujuan diagnostik. Lingkungan hidup ini mencakup lingkungan alam. kekurangan garam besi dan anemia gizi. terutama di daerah-daerah yang terjadi konflik maupun daerah yang terkena bencana alam. . Konsumsi yang kurang baik kualitasnya maupun kuantitasnya akan memberikan kondisi kesehatan dan gizi yang tidak seimbang sehingga akan muncul berbagai penyakit. dan gondok endemik. Gizi yang diperoleh seorang anak melalui konsumsi makanan setiap hari berperan besar untuk kehidupan anak tersebut. kekurangan vitamin A. Anak Balita pada umumnya merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi. penyakit metabolik bawaan. Tingkat konsumsi makanan ditentukan oleh kualitas serta kuantitas hidangan. baik dari sudut kualitas maupun kuantitasnya. Susunan hidangan harus memenuhi kebutuhan tubuh. yaitu identifikasi gejala klinis penyakit sebagai dasar usaha penyembuhan (terapi). sebab hal tersebut akan berpengaruh ke dalam kondisi jangka panjang. Kecukupan zat gizi ini berpengaruh kesehatan dan kecerdasan anak. sering kali tidak lagi begitu diperhatikan dan pengurusannya sering diserahkan kepada orang lain. dan penyakit keracunan makanan. Jika menyusun hidangan untuk anak. perlu diperhatikan kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat dan bertumbuh kembang.

pengadaan dan distribusi pangan. kurangnya pengetahuan dan pengertian. klasifikasi masalah gizi adalah masalah gizi yang diakibatkan oleh kemiskinan. intelektual. menurut Sumadi Suryabrata. nafsu makan baik. tingkat perkembangannya sesuai dengan tingkat umurnya. pernapasan tidak berbau. serta mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. bodoh Antara 70-79 : garis batas Antara 50-69 : debil (masih dapat dididik dan dilatih) Antara 30-49 : embecil (tidak dapat dididik) Kurang dari 30 : idiot (tidak dapat dididik dan dilatih) Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik. tampak aktif/gesit dan gembira. serta bencana alam. KESEHATAN ANAK Ciri-ciri Anak Sehat Menurut Departemen Kesehatan RI (1993) ciri anak sehat adalah tumbuh dengan baik. Perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain. Lebih dari 140 : genius Antara 120-139 : veri superior Antara 110-119 : superior Antara 90-109 : normal.Di luar aspek medik. Sedangkan gambaran anak sehat jika dilihat dari tingkat inteligensinya (IQ). Kegiatan Belajar 2 Gangguan Kesehatan Anak . rata-rata Antara 80-89 : sub-normal. kulit dan rambut tampak bersih dan tidak kering. sosial budaya. mata bersih dan bersinar. bibir dan lidah tampak segar. 1984 dapat dibagi menjadi 9 kategori sebagai berikut. dan emosional yang optimal dari seseorang.

Selain beberapa gangguan yang terjadi pada anak. Ada beberapa gejala yang timbul pada anak yang sakit di antaranya pilek. Gangguan dalam interaksi sosial. serta vitamin dan mineral. juga sering muncul beberapa penyakit yang berkaitan dengan kondisi fisiknya. antara lain cacar air. Gangguan sosial Gangguan sosial terjadi karena tidak adanya keseimbangan diri dengan lingkungan di sekitarnya. Penyakit anak itu. dan khusus. disentri. Masing-masing penyakit memiliki ciri dan akibatnya. Upaya Pemeliharaan Kesehatan Anak Pengertian kesehatan anak mencakup kesehatan badan atau pribadi dan lingkungan. kejang. kelebihan menyebabkan berbagai penyakit.Ada beberapa jenis gangguan yang sering terjadi pada anak di antaranya berikut ini. dan gula. sosial. Berbagai penyakit dapat diperoleh anak. Kekurangan umumnya mencakup protein dan karbohidrat. Gangguan psikiatri yang timbul akibat faktor psikososial Beberapa gangguan psikiatri yang dapat terjadi pada anak adalah gangguan dalam hubungan dengan orang tua. Guru perlu menjelaskan . belajar. mengompol. Makanan kurang atau kelebihan Kekurangan zat makanan disebut defisiensi dan mengakibatkan tidak sehat bahkan sakit. Ciri anak sehat dapat dilihat dari segi fisik dan tingkah lakunya. Gangguan ini terjadi pada anak yang memiliki kekurangan atau cacat. Gangguan psikis Beberapa gangguan psikis pada anak adalah gangguan emosi. Ada beberapa penyakit anak yang sering menyerang sehingga perlu dicegah. suara serak. psikiatri. polio. dan nyeri. sedangkan kelebihan umumnya berkaitan dengan konsumsi lemak. protein. gangguan dalam diri anak. selera makan berkurang. demam berdarah. seperti anak bergaul dengan keluarga dan orang lain di luar keluarganya. muntah. Gejala penyakit anak ini perlu diketahui guru agar dapat memantau dan memberikan informasi kepada orang tua dalam rangka membantu orang tua untuk pelayanan kesehatan anak.

Karakteristik pertumbuhan pada anak TK dapat dikelompokkan atas usia 3 – 4 tahun.kepada anak mengenai berbagai pemeliharaan kesehatan. kecerdasan. bicara. telinga. imunisasi. tinggi (panjang) badan. mata. tinggi badan. pengukuran lingkar kepala anak. dan kesehatan anak. yang mencakup perkembangan fisik dan kemampuan motorik serta emosional anak. Proses pertumbuhan yang ditandai oleh semakin besarnya ukuran tubuh (berat. 5 – 6 tahun. otot. Perkembangan adalah bertambah besarnya ukuran-ukuran antropometrik dan gejala/tanda lain pada rambut. pemantauan perkembangan anak. kulit serta jaringan lemak. Untuk memudahkan guru dalam pemeliharaan kesehatan anak. kulit. Permasalahan Tumbuh Kembang Anak . gigi. yaitu tes skrining yang telah distandarisasi untuk menjaring anak yang mempunyai kelainan dari mereka yang normal. Pertumbuhan ditandai dengan berat badan. seperti berat badan menurut tinggi. Perkembangan yang dialami anak merupakan rangkaian perubahan yang teratur dari satu tahap perkembangan ke tahap perkembangan berikutnya. yaitu pemantauan pertumbuhan anak. perkembangan kemampuan bicara. sedangkan perkembangan merupakan kemajuan fungsi atau kapasitas fisiologis badan atau organ badan. dan pembinaan perkembangan anak. usia 4 – 5 tahun. dan pengendalian perasaan interaksi dengan orang lain). dan jasmani. dan lipatan kulit. sedangkan perkembangan ditandai pertambahan kemampuan. Proses. dan Aspek Tumbuh Kembang Anak Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan menurut Achmad Djaeni Sediaoetama. Ada empat aspek tumbuh kembang yang perlu dibina dalam menghadapi masa depan anak. dan perkembangan kemampuan bergaul dan mandiri. yaitu pemeliharaan kesehatan lingkungan. tes daya lihat dan tes kesehatan mata bagi anak pra-sekolah. Ada tiga hal yang dapat dilakukan pihak sekolah dalam memantau tumbuh kembang anak. lingkaran lengan atas. perkembangan gerak halus. kuesioner perilaku anak prasekolah. dibuat daftar mengenai penyakit. Ada beberapa alat untuk melakukan deteksi dini. gigi-geligi. pertumbuhan adalah bertambahnya materi tubuh. yaitu perkembangan kemampuan gerak dasar. serta tes daya dengar anak. dan lingkaran lengan atas) dan proses perkembangan yang ditandai oleh semakin bertambahnya kemampuan anak (koordinasi gerakan. TUMBUH KEMBANG ANAK Tanda-tanda. Dalam kehidupan sehari-hari pengukuran pertumbuhan adalah berat badan. lingkaran kepala. darah. kuesioner pra-skrining perkembangan.

sering membolos dan berperilaku antisosial). Hambatan pertumbuhan fisik dan mental disebut cretinism. .Ada dua faktor yang mempengaruhi proses tumbuh kembang seorang anak. gangguan depresi. baik faktor bawaan maupun faktor yang diperoleh. Masalah tumbuh kembang anak sendiri dapat diklasifikasikan menjadi gangguan fisik dan gangguan psikiatrik. gangguan menulis ekspresif. Gondok endemik. gangguan kemampuan akademik. yaitu faktor-faktor yang ada di luar atau berasal dari luar diri anak. serta teman bermain dan sekolah. Ada 4 jenis IDD. gangguan tingkah laku (pada anak yang mengalami gangguan ini sering kali dikatakan sebagai anak nakal. dan penyakit anemia defisiensi zat besi (Fe). gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ciri utama dari gangguan ini adalah kesulitan anak untuk memusatkan perhatiannya yang timbul pada lebih dari satu situasi). penyakit defisiensi vitamin A. Faktor luar tersebut di antaranya keluarga. Faktor luar. sulit diatur. masalah kesulitan belajar (gangguan perkembangan wicara dan berbahasa. mencakup lingkungan fisik dan sosial serta kebutuhan fisik anak. selain goiter endemik disebut Iodine Deficiency Diseases (IDD). yaitu sebagai berikut. gizi. Defisiensi yodium juga mengakibatkan gambaran klinik lain. penyakit defisiensi yodium (Iodine deficiency deseases/ IDD). suka melawan. Faktor dalam merupakan faktor-faktor yang ada dalam diri anak itu sendiri. dan gangguan berhitung). budaya. yaitu faktor dalam dan faktor luar. Penyakit gizi lebih (overnutrition) dan keragaman pangan (food intoxication) adalah: penyakit kekurangan kalori dan protein. Gangguan psikiatrik terdiri dari retardasi mental (kondisi ini ditandai oleh tingkat kecerdasan anak yang berada di bawah rata-rata). MASALAH GIZI PADA ANAK Penyakit Defisiensi Gizi Penyakit-penyakit gizi di Indonesia tergolong ke dalam kelompok penyakit defisiensi.

Bahan makanan buah-buahan merupakan santapan terakhir dalam suatu acara makan atau dimakan kapan saja. manusia mendapat zat makanan atau zat gizi yang merupakan kebutuhan dasar manusia untuk hidup. dalam pola makan orang Indonesia berfungsi sebagai teman makanan pokok yang memberikan rasa enak merupakan sumber zat gizi protein dalam menu makanan sehari-hari. Bahan makanan sayuran sebagai teman makanan pokok. dan berkembang. siang atau malam. Pada umumnya masyarakat di Indonesia mengalami penyakit gizi kurang pada berbagai golongan masyarakat terutama golongan anak yang berada pada masa peka akan kecukupan zat gizi bagi tumbuh kembangnya. bentuk penyakit dalam berbagai tingkat sesuai kekurangan atau kelebihan zat gizi yang dikonsumsi. Bahan makanan pokok.hambatan neuromotor. yang dikenal dari makanan yang dihidangkan pada waktu makan pagi. pemberi serat dalam hidangan. dan kecerdasan anak. Permasalahan Gizi dan Kehidupan Anak Melalui makanan. Bahan makanan lauk-pauk. Ada berbagai zat gizi yang amat mempengaruhi kondisi kesehatan manusia. . Untuk seorang anak. yaitu sebagai berikut. Besar pengaruh ini tampak jelas apabila konsumsi zat gizi tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh seseorang dalam hal kuantitas maupun kualitasnya. defisiensi yodium. tumbuh. defisiensi vitamin A. Penyakit defisiensi gizi mencakup defisiensi kurang kalori protein. Masalah kesehatan gizi dapat timbul dalam. lebih maupun kurang. serta pembasah karena umumnya dimasak berkuah. Dapat juga buah-buahan ini diolah atau diawetkan. MAKANAN BERGIZI Komposisi Bahan Makanan Bahan makanan untuk susunan hidangan di Indonesia terdiri atas 5 kelompok. Umumnya dipilih buah yang sudah ranum (masak/tua) dengan rasa manis dan dimakan mentah. seperti berkaitan dengan kesehatan anak. penyakit infeksi. kondisi tuli disertai bisu (deaf mutism). dan defisiensi zat besi. masalah kesehatan gizi. yaitu defisiensi zat gizi dapat berakibat panjang.

Menu untuk hidangan acara tertentu disesuaikan dengan jenis acaranya. Bahan makanan nabati pada umumnya perlu dibersihkan dari bagian-bagian yang tidak dapat dimakan. (c) sayurmayur. Pengolahan Makanan terdiri dari: Pencucian dan Penyiangan Bahan Makanan Pencucian bahan makanan perlu dilakukan karena ada bahan makanan yang berasal dari dalam tanah. berbagai faktor. Menu gizi seimbang terdiri dari (a) makanan pokok.Susu dan telur merupakan bahan makanan yang khusus karena kandungan zat gizi dan fungsinya terutama untuk golongan masyarakat tertentu. asam. siang maupun alam sebaiknya dibedakan. pahit. manis. yaitu sayur-mayur dan buah-buahan. variasi kering atau berkuah. kombinasi rasa. jenis kelamin. Makanan selingan berguna sebagai penambah zat gizi. Menu untuk makan pagi. Pemotongan Bahan Makanan . menyusui. variasi bentuk potongan. Bahan makanan lain yang disiangi adalah ikan. serta keadaan hamil. yaitu asin. variasi teknik pengolahan. berat dan tinggi badan. Bahan Makanan dan Penukar Menu adalah susunan hidangan sekali makan yang secara keseluruhan harmonis dan saling melengkapi untuk kebutuhan makan seseorang. Menu yang dihidangkan disesuaikan dengan kesempatan dan waktu makan. (b) lauk-pauk. Kecukupan gizi ini tergantung pada beberapa hal. genetika. dan (d) buah-buahan. terutama kalori maupun zat gizi lainnya yang kurang diperoleh pada waktu makan yang ada. aktivitas. Perlu dibedakan RDA dengan kebutuhan gizi atau requirement yang menggambarkan kebutuhan zat gizi minimal individu berkaitan dengan. Dalam menyusun menu hendaknya diperhatikan hal-hal sebagai berikut. pedas jika disukai. yaitu umur. kombinasi warna hidangan.

warna. Makanan untuk manusia lanjut usia (Manula) perlu lebih diperkecil potongannya bahkan kalau perlu dihaluskan. . menyukai. Proses Pengolahan atau Pemasakan Umumnya pengolahan dilakukan dengan mempergunakan panas. Pengaruh Pengolahan pada Makanan pecahnya dinding sel. kekuasaan. kesenangan. dan Nusa Tenggara. dan selera. MAKANAN SEHAT UNTUK USIA DINI Pola Makanan pada Anak Makan dapat dijadikan media untuk mendidik anak agar dapat menerima. yaitu unsur bahan makanan. dan lingkungan alam.Pemotongan bahan makanan bertujuan untuk memudahkan makanan masuk ke dalam mulut dan mengunyah. juga untuk menentukan jumlah makanan yang cukup dan bermutu. budaya. Beberapa daerah di Indonesia memiliki jenis makanan pokok yang berbeda di antaranya masakan beras maupun jagung dalam makanan sehari-hari terdapat di Jawa bagian tengah ke timur. baik panas langsung. mengubah berbagai zat gizi secara positif dan negatif. ketentraman dan persahabatan. melemahkan dan mematikan mikroba. Bali. antara lain kebiasaan. Penyusunan menu hendaknya memperhatikan variasi hidangan. memenuhi rasa lapar. rasa dari hidangan yang membentuk susunan menu tersebut. Pengertian pola makan menurut Lie Goan Hong dalam Sri Karjati (1985) adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran berbagai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelompok masyarakat tertentu yang dipengaruhi oleh beberapa hal. pemanasan yang terlalu tinggi dapat menimbulkan zat karsinogen. panas dapat meniadakan zat-zat toksik. juga dapat dijadikan sebagai lambang kemakmuran. Fungsi makanan selain untuk kekuatan/ pertumbuhan. agama. memilih makanan yang baik. taraf ekonomi. Sulawesi. Sagu merupakan makanan utama penduduk di Indonesia bagian tengah dan barat.

menurut Palmer dan Horn yang dikemukakan oleh Samsudin (1985). makanan sebagai fungsi menyatakan status ekonomi. dan (6) faktor perkembangan teknologi. keluarga. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan khususnya kebersihan dan kandungan gizi makanan tersebut. Peranan tepung gandum (terigu) sebagai bahan makanan utama belum sebesar jenis serealia dan umbi.Jenis umbi didapatkan di semua bagian Indonesia dengan jumlah konsumsi masing-masing yang cukup tinggi. kelainan congenital. Pendidikan gizi sebaiknya dilakukan oleh segenap sekolah Pendidikan gizi merupakan suatu bidang pengetahuan yang memungkinkan seseorang memilih dan mempertahankan pola makan berdasarkan prinsipprinsip ilmu gizi. Penyebab kesulitan makan anak. dan cara makan. Pengaruh dari aktivitas dan kondisi fisik Kebutuhan gizi seseorang. dan masyarakat dipengaruhi oleh (1) faktor perilaku. Pengelompokan bahan makanan. pelaksanaan. Kalori dan kandungan gizi berbagai bahan makanan. (3) faktor lingkungan ekonomi. Siklus ini berjalan baik apabila benar-benar dilakukan dan akan meningkatkan pelayanan sekolah untuk anak TK. dan psikologik. kelainan gigi-geligi. . antara lain adalah kelainan neuro-motorik. Ada empat tahap dalam penyelenggaraan makan. Hal-hal yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah sebagai berikut. dan makanan sebagai fungsi kekuasaan. makanan sebagai fungsi komunikasi. Penggunaan makanan oleh tubuh. yaitu memenuhi kesenangannya. (2) faktor lingkungan sosial. makanan sebagai arti budaya. Pendidikan Gizi Anak Penyelenggaraan makan anak TK di sekolah memiliki kekhasan sendiri karena anak selain makan juga belajar mengenal makanan. (4) faktor lingkungan ekologi. (5) faktor ketersediaan bahan makanan. makanan sebagai fungsi religi dan magis. defisiensi nutrien. Koentjaraningrat (1984) menyatakan bahwa kebiasaan makan individu. dan penilaian. pengawasan. penyakit infeksi akut dan menahun. menyukainya. Menurut Hertog dan Van Stavensen dalam Khumaidi (1994) fungsi sosial makanan mengandung enam unsur. yaitu perencanaan. memakai alat.

anak perlu diberi tahu mengenai bahaya yang ada dan cara menjaga keselamatan dirinya. di samping diawasi dan dijaga. Sumber informasi mengenai makanan dan gizi. Penyimpanan dan pengolahan makanan. Seorang anak TK masih belajar mengenal berbagai benda yang ada. dan lingkungan sekitar. PENDIDIKAN KESEHATAN Pembahasan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Perilaku hidup sehat seorang anak terbentuk dari lingkungan sekolah. Pembinaan sikap adalah dengan memberikan pengertian yang jelas. berlari. Hak-hak anak . Pendidikan gizi di TK memiliki tujuan sebagai berikut.Pemilihan makanan secara ekonomis dan berkualitas. Maksudnya adalah sebagai sarana mempengaruhi perilaku anak sehingga dapat menerapkan pengetahuan gizi dalam kebiasaan makan sehari-hari. Pemberian pengetahuan dapat dilakukan guru melalui pengajaran di sekolah. Pendekatan Pendidikan Gizi dapat dibagi atas pendekatan individu dan pendekatan kelompok. rumah. Anak mengetahui perbedaan dan dapat memilih antara makanan sehat dan tidak bergizi. seorang anak diberikan pengetahuan mengenai penjagaan keselamatannya dari bahaya yang kemungkinan ada pada lingkungan dan benda tertentu. Anak mampu berperilaku sesuai dengan lingkungannya. Kondisi seorang anak TK memiliki beberapa kelemahan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Anak hidup dalam lingkungan dengan berbagai benda dan alat di sekelilingnya. Melalui pendidikan kesehatan di TK. dapat diterima anak. Anak usia TK sering kali belum dapat bergerak dengan mantap. Anak mengetahui kebutuhan tubuhnya. bentuk maupun fungsinya. Banyak benda dan kondisi lingkungan yang membahayakan anak. suka melompat. Anak mengetahui dan mampu melakukan tata cara makan yang benar. dan sering kali memiliki rasa ingin tahu yang amat besar mengenai benda-benda yang ada di sekelilingnya. Pendidikan gizi anak Untuk lingkup sekolah maka pendidikan gizi diberikan kepada anak untuk mengarahkan kepada pembiasaan dan cara makan yang lebih baik. Oleh karena itu. meniru.

berlari. Pembinaan tersebut dimulai dari perkembangan. (2) belum bisa memperkirakan atau membedakan tingkat ketinggian dan kerendahan dengan benar. Salah satu alat ukur tes skrining yang digunakan adalah kuesioner yang berupa suatu daftar pertanyaan singkat yang ditujukan kepada orang tua dan digunakan sebagai alat untuk melakukan skrining pendahuluan perkembangan anak sampai usia 6 tahun. Tes kesehatan mata (TKM) dilakukan dengan memeriksa mata atas beberapa kelainan. dan mandiri). Tes Daya Lihat dan Tes Kesehatan Mata Anak ini adalah alat untuk memeriksa ketajaman daya ingat serta kelainan mata pada golongan umur tersebut. bahasa. berbicara. Tes Daya Dengar ini dimaksud untuk mengetahui secara dini gangguan pada daya dengar anak. Ada 6 tes skrining yang digunakan (berat badan. (c) setelah diisi. tes daya ingat. Pasal 2 UU RI No. lingkar kepala.dinyatakan dalam Bab II. PELAYANAN KESEHATAN ANAK Pemantauan Kesehatan Anak Anak usia dini sering mengalami kecelakaan ada beberapa penyebab anak mengalami kecelakaan. dan tes daya dengar). Peningkatan Kemampuan Guru dan Membina Kesehatan Anak Guru harus memiliki pengetahuan tentang pembinaan hidup sehat agar dapat membina kesehatan anak. gerak halus. bergaul. 4 Tahun 1979 yang menyatakan bahwa anak berhak atas perlindungan terhadap lingkungan hidup yang dapat membahayakan atau menghambat pertumbuhan dan perkembangannya dengan wajar. keluhan. dan . kebutuhan sampai pada bagaimana membina anak secara tepat sehingga bertujuan membantu anak agar dapat mencapai tumbuh kembang setingkat perkembangan yang sesuai dengan seharusnya. yaitu (a) Pencatat/petugas membaca KPSP dan orang tua menjawab pertanyaan sesuai usia anak. Kuesioner ini adalah sekumpulan kondisi-kondisi perilaku yang digunakan sebagai alat untuk mendeteksi secara dini kelainan-kelainan perilaku anak prasekolah. Cara penggunaan KPSP. (5) banyak bergerak. kecerdasan. Kegiatan pembinaan perkembangan ini juga dilakukan terhadap empat aspek perkembangan anak (kemampuan gerak kasar. hitunglah jawaban ya. skrining perkembangan. di antaranya (1) anak belum tahu cara menghadapi bahaya dan cara melakukan tindakan yang diperlukan ketika mengalami suatu kecelakaan. (3) suka memasukkan benda ke dalam mulut. dan perilaku anak. perilaku anak. (4) belum mengenali atau membedakan benda atau bahan yang berbahaya dan yang tidak berbahaya. (b) Usia anak ditetapkan menurut tahun dan bulan. teliti kembali apakah semua pertanyaan telah dijawab.

yaitu mereka sudah bisa memilih makananyang disukainya. Masing-masing kecelakaan memiliki penyebab. kemasukan benda asing. Oleh karena itu. (6) keseimbangan tubuh belum sempurna seorang anak. dan tertumbuk. Pola Makan Usia Taman Kanak-Kanak anak sudah mempunyai sifat konsumen aktif. terbakar. gejala. terbentur. terbakar. di samping diawasi dan dijaga. Kecelakaan yang terjadi pada anak umumnya meliputi terjatuh. keracunan. serta (8) rasa ingin tahu dan suka memegang suatu benda yang terjangkau olehnya. Banyak benda dan kondisi lingkungan yang membahayakan anak. anak perlu diberitahu mengenai bahaya yang ada dan cara menjaga keselamatan dirinya. dan sering kali memiliki rasa ingin tahu yang amat besar mengenai benda-benda yang ada di sekelilingnya. kemasukan benda asing. suka melompat. Anak usia TK sering kali belum dapat bergerak dengan mantap. mulai dari bayi ketika belajar duduk. keracunan. memerlukan kemampuan mengatur otot dan keseimbangan tubuhnya. Perlu ditanamkan kebiasaan makan dengan gizi yang baik pada usia dinidan di sekolah diarahkan pula oleh gurunya dengan praktik mengkonsumsi makanan yangsehat secara rutin. Pelayanan Kesehatan Anak melalui P3K Anak hidup dalam lingkungan dengan berbagai benda dan alat di sekelilingnya. Perlu diingat bahwa P3K adalah tindakan awal. terbekap. antara lain terjatuh.melompat. akibat dan cara penanganannya. terluka – terbentur tertumbuk. . tindak lanjutnya adalah membawa anak ke Puskesmas atau rumah sakit. Ada beberapa kecelakaan yang mungkin dapat terjadi pada anak. terbekap. terluka. (7) suka meniru perbuatan orang lain. meniru. serta tenggelam. berlari. dan tenggelam. Sekolah perlu menyediakan kotak P3K dengan isi obat maupun peralatannya dan guru hendaknya tahu cara menangani anak yang mengalami kecelakaan.

. Pola Makan Anak Usia SD usia 7-9 tahun dan 10-12 tahun Pada usia 7-9 tahun anak pandai menentukan makanan yang disukai karena sudah kenallingkungan. Pada anak usia 10-12 tahun kebutuhan sudah harus dibagi dalam jenis kelaminnya: anak laki2 lebih banyak aktivitas fisik sehingga memerlukan enrgi yang lebih banyakdibandingkan anak perempuan.3. zat besi dari usia sebelumnya. Pemberian Makanan Tambahan Pemerintah pernah melakukan Program secara Nasional tetapi di era otonomi tidaksemua daerah ada. Perlu diperhatikan pula adalah pentingnya sarapan pagi supaya konsentrasi belajartidak terganggu. bisa dilakukan melalui kerjasama sekolah dan orang tua Keuntungan :1.Program makan bersama di sekolah sangat baik dilaksanakan karena ini merupakanmodal dasar bagi pengertian anak supaya mereka mau diarahkan pada pola makan dengangizi yang baik. anak perempuan sudah mengalami masa haid sehingga memerlukan lebih banyakprotein. anak sudah ada jaminan makanan di sekolah. Banyak anak menyukai makanan jajanan yang hanya mengandung karbohidratdan garam yang hanya akan membuat cepat kenyang dan bisa mengganggu napsu makananak Perlu pengawasan supaya tidak salah memilih makanan karena pengaruh lingkungan.4. akan lebih murah dibanding anak jajan di luar di sekolah yang tidak ada jaminan gizidan kebersihan. anak tidak sembarangan jajan2.

4. ASI dan makanan padat Jadilah teladan. Dudukanlah Si Kecil di samping Anda dan biarkan dia bereaksi. Kembangkan selera makannya dan berikan makanan sesuai waktu yang dia inginkan dan tentu saja berikan pada saat Si Kecil lapar. Sajikan dan makanlah berbagai macam makanan. o Jangan terlalu dan selalu menekankan masalah makanan. sehingga anak dapat mengenal aneka bahan pangan. Peranan Ibu untuk menentukan “Apa yang akan dimakan” anak sangat penting. panutan. diperlukan 10 kesempatan pada saat yang berbeda dan baru berhasil.status gizi anak menjadi lebih baik. Penelitian membuktikan bahwa untuk menawari anak makanan baru. Lingkungan dan suasana makan harus tenang dan bebas emosi. Jangan langsung pasrah atau menyerah saat disajikan makanan. Tingkatkan pengetahuan tentang kebutuhan gizi balita. 2. o Makanan sehat disimpan di tempat yang mudah terlihat dan dijangkau. . Moto “Coba dan Coba lagi” harus selalu diterapkan.meringankan tugas ibu dalam memberi bekal makanan pada anaknya. Perkenalkan rasa baru kepada anak secara rutin. anak berkata. Biarkan anak melihat ibu dan anggota keluarga lain menikmati makanan. 7. makanan. 9. 8. Perkuat sikap positif makan anak dengan cara memberikan komentar positif setiap kali anak Anda mengkonsumsi makanan yang sehat dan mencoba makan dengan benar. jenis. Mulai dari dalam kandungan dengan mengkonsumsi makanan ibu hamil. 3. Manfaatkan selera makan Si Kecil. o Jangan melarang dan memaksakan makanan tertentu karena sikap seperti itu akan berdampak negatif terhadap pola makan anak. tenang dan konsisten dan jangan menyerah pada tuntutan anak dan emosi mereka. 5. Berikut adalah 10 tips untuk membentuk pola makan sehat pada anak: 1. diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi danprestasi belajar 10 tips untuk membentuk pola makan sehat anak tk Peran Ibu untuk menanamkan kebiasaan pola makan sehat pada anak di usia dini sangatlah penting.dapat dikenalkan berbagai jenis bahan makanan yang mungkin tidak disukai anakketika disajikan dirumah. dengan catatan: setelah semua makanan sehat dan baik dikonsumsinya. Ubahlah letak penyimpanan makanan. 6. dan idola yang baik bagi Si Kecil. susunan menu yang kreatif serta ciptakan suasana yang menyenangkan di saat makan. o Simpan makanan kudapan ditempat yang tersembunyi sehingga Ibu bisa memantau jenis dan jumlah yang dimakan oleh anak. “aku tidak menyukainya”. o Izinkan Si Kecil untuk sekali-kali mengkonsumsi minuman dan makanan yang disukainya. Tetap santai.

Tumbuhkan rasa bangga dan ucapkan selamat pada diri sendiri karena sudah berhasil memerankan tugas dengan baik untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan cerdas. Sumber: Frisian Flag's booklet . kunci keberhasilan di masa depan.Kunci Gizi Balita Cerdas .10.