FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

Modul 3

TEKNOLOGI KOMUNIKASI 3 SKS
Dosen: A.Judhie Setiawan, M.Si

KOMUNIKASI BERBASIS KABEL
Tujuan instruksional : setelah mengikuti materi kuliah ini diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai teknologi komunikasi berbasis kabel.

Jaringan telekomunikasi

(network } berperan untuk

menghubungkan antara

sentral telepon atau sentral

telekomunikasi dengan terminal (pesawat)

pelanggan. Tanpa ada jaringan penghubung demikian, mustahil suatu pengiriman dan penerimaan sinyal percakapan bisa terjadi. la berperan sebagai jembatan yang menghubungkan dua tempat dalam jarak jauh. Oleh sebab itu, fungsi jaringan telekomunikasi demikian amat menentukan sampai atau tidaknya pesan-pesan yang dikirim ke alamatnya.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

Agus judhie Setiawan SE., M.Si Teknologi Komunikasi

la disebut terbuka atau telanjang karena kawat dimaksud memang belum dibungkus dengan bahan isolasi. terbuat dan Dari banyak jaringan yang terminal telekomunikasi itu. kabel tembaga yang banyak pasang (multipair ). maupun yang dipasang di atas tanah (di udara). Dari cara penggunaannya dan pemasangannya ini kabel multipair ini dapat dibedakan menjadi kabel tanah tanam langsung. dan aman bagi makhluk hidup. Daya hantar tembaga jauh lebih baik daripada karena itu bahan pembuat kabel multipair digunakan orang dari tembaga. terkenal. operator telekomunikasi mulanya menggunakan kabel atau kawat tunggal yang terbuka dari tembaga. Saluran kawat terbuka ini seringkali kita temui berupa kawat tanpa PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Jaringan telekomunikasi dalam kota ini sering pula disebut sebagai Jaringan lokal atau JarLok. T e r m in a l (1 ) Gambar: Jaringan telekomunikasi menghubungkan Sentral dan Terminal. dan terpopuler sejak awal adalah jaringan telekomunikasi atau kawat tembaga. K abel multipair sebagai Jaringan telekomunikasi vang paling banyak dipakai. Jaringan kabel kabel dianggap sebagai penghantar Iistrik (konduktor) yang terbaik dan penghantar lainnya. terutama untuk menghubungkan sentral telekomunikasi dengan terminal-terminalnya di dalam kota. ditanam langsung di bawah tanah atau dimasukkan dalam duct (pipa). sehingga arus listrik yang mengalir pada kawat tidak berpindah ke tiang telepon. la terdiri dari berbagai jenis kabel. Untuk mencegah mengalirnya arus listrik ke tiang-tiang penyangga (tiang telepon) besi. M.KABEL MULTIPAIR Dalam teknologi telekomunikasi dikenal berbagai macam jaringan digunakan untuk menghubungkan sekian sentral telepon dengan pelanggannya. tertua. kabel multipair itu dapat dipasang di dalam tanah. Sebelum ditemukannya kabel banyak pasang ( multipair ) ini. Menurut cara pemasangannya. tetapi dibiarkan terbuka. mulai dari kawat terbuka ( open wire ) yang terdiri dari kawat tunggal. Kawat tembaga tunggal seperti ini sering disebut sebagai kawat terbuka ( open wire ). Jaringan telekomunikasi yang terdiri dari kabel demikian disebut juga dengan media transmisi fisik.UMB Agus judhie Setiawan SE. kabel duct dan kabel udara (KU). Isolator ini yang memisahkan kawat terbuka tadi dengan tiang telepon daii besi. atau kawat telanjang. karena media itu dapat dilihat dengan mata telanjang. biasanya digunakan orang semacam cangkir porselen yang disebut isolator. karena tembagalah yang terbuat dari kabel multipair (banyak pasang). kabel koaksial sampai kabel serat optik.. yang multipair ini yang sekian besi.Si Teknologi Komunikasi .

pembungkus yang digunakan untuk saluran penghubung antara pesawat telepon dengan sentral telepon. sampai pada sistem transmisi mutakhir yang sanggup menyalurkan ratusan bahkan ribuan percakapan sekaligus. rute yang ditempuh. Masing-masing media transmisi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Seperti juga pada sistem transmisi yang lain. Salah satu dari media transmisi itu adalah kabel koaksial. sistem komunikasi kabel koaksial atau jaringan telekomunikasi berbasis kabel PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Kelemahan kabel tembaga sebagai media transmisi adalah : • Tingkat distorsi yang tinggi • Rentan terhadap induksi • Rawan terhadap kerusakan sinyal (signal error )  Kecepatan transmisi randah KABEL KOAKSIAL Dalam teknologi telekomunikasi. Dalam penggunaan sehari-hari kabel tembaga sebagai media transmisi banyak digunakan karena : • Harga / biaya yang murah (low cost) • Mudah didapatkan dan mudah dipasang (availability ) • Sudah tersedia jaringan yang luas. Dewasa ini saluran kawat terbuka ini masih sering dipakai untuk arah ke luar kota di kota-kota kecil sebagai media transmisi interlokal atau antardaerah. Kabel seperti ini dipakai sebagai saluran penghubung antara pesawat telepon/telex/facsimile pelanggan ke sentral telekomunikasi. terutama di kotakota kecil yang jumlah pelanggannya masih sedikit.UMB melalui koaksial telah Agus judhie Setiawan SE. dimulai dari yang paling sederhana dengan kemampuan salur satu percakapan. M. yang digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk hubungan telekomunikasinya antar stasiun. dan media transmisi nonkabel (gelombang-gelombang radio – wireless / nirkabel). Namun keseluruhannya telah berjasa besar dalam kelancaran komunikasi jarak jauh. jumlah kanal yang dibutuhkan dan sebagainya. Pada dasarnya. media transmisi itu dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian besar.Si Teknologi Komunikasi . yaitu media transmisi atau jaringan fisik kabel. khususnya untuk PSTN (network ready). setiap informasi diubah menjadi sinyal-sinyal listrik. Dalam pertumbuhan media transmisi dikenal bebagai macam bahan penyalur.. dan tersusun dalam unit pasangan (pair unit ) atau unit 2 pasang (unit quad ) yang terdapat dalam satu selubung kabel. Penggunaan setiap macamnya amat ditentukan oleh beberapa pertimbangan seperti keadaan geografis. Sedangkan kabel multipair (kabel banyak pasang) merupakan kumpulan urat kabel tembaga (metal) yang terbungkus dengan bahan isolator. kemudian disalurkan melalui media penyalur (transmisi) yang banyak macam dan jenisnya. la juga terlihat sepanjang rel kereta api.

UMB Agus judhie Setiawan SE. Baik arah kirim maupun arah terima melalui hanya satu kabel. Pemisahan frekuensi yang berbeda.4 km dan 19. Transmisi kabel koaksial terdiri dari dua teknik dasar. Karena kemampuannya yang besar untuk menyalurkan bidang frekuensi lebar. dsb. Medium ini tidak dapat membawa beberapa saluran sekaligus dalam satu Kabel. serat optik terbuat dari bahan gelas (optik). sementara data sub channel dengan frekuensi 50 dan 75 MHz digunakan untuk membawa sinyal suara. Misalnya satu sub channel dengan frekuensi 200 dan 250 MHz digunakan untuk membawa sinyal video.beda ini memanfaatkan Guardband Transmission sehingga satu sinyal dengan sinyal lainnya tidak saling terganggu.turut menopang perkembangan pesat jaringan telekomunikasi di banyak negara di dunia. Sedangkan sistem yang digunakan di Indonesia adalah yang terkenal dengan istilah spur route (jalur simpang).000 km. Spur route ini seringkali pula disebut dengan SMC-360 (Single Mono Coaxial ). Penggunaan kabel koaksial ini adalah untuk system Local Area Network (LAN) dengan transmisi jarak pendek dan saluran interlokal berjarak reratif dekat. yaitu • Broadband Transmission Data dibawa melalui gelombang frekuensi tinggi. seperti untuk suara..Si Teknologi Komunikasi . gambar (video). sehingga sanggup mentransmisi kelompok kanal frekuensi percakapan atau program televisi. Kedua jenis kabel ini merupakan kabel non multipair . Namun dari segibiaya. Perkembangan kabel koaksial dimulai pada 1920an sebagai kelanjutan penemuan bentuk saluran kawat tembaga yang sudah digunakan jauh sebelumnya . KABEL SERAT OPTIK Seiring dengan perkembangan kabel koaksial. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . teks. beberapa saluran ( channel) dapat dibawa sekaligus dalam satu kabel tunggal. Kabel koaksial terdiri dari satu atau beberapa kabel yang digabungkan dan diberi selubung (insuilation layer dan lapisan pelindung (shielding layer) serta ] pembungkus (outerJacket). M. medium ini jauh lebih murah. dengan demikian. berkembang pula kabel serat optik. Pada jarak lebih kurang 6.6 km dipasang repeater (pengulang) untuk sistem SMC360 dan SMC-48. yaitu antarkota yang berdekatan dengan jarak maksimum sekitar 2. karena instalasinya yang berdampingan dengan rute kereta api. sedangkan channel dengan frekuensi 150 dan sub 175 MHz digunakan untuk membawa sinyal dalam LAN. Penggunaan Broadband Transmission memungkinkan satu medium digunakan ini untuk beberapa kebutuhan transmisi. Bila kabel koaksial terbuat dari bahan logam (metal). tetapi penyampaian datanya dilakukan dengan fluktuasi voltase (tegangan) listrik. • Baseband Transmission Teknik ini tidak menggunakan gelombang pembawa ( carrier wave).

namun mempunyai kemampuan melewatkan/menyalurkan informasi dalam jumlah besar dengan kerugian (loss) yang relatif kecil. Karakteristik Kabel Serat Optik:          Diameter kecil Ringan Sifat lentur Tidak berkarat Kapasitas tinggi Bebas induksi Tahan suhu tinggi Rapuh Frekuensi lebar. maka efektivitas biaya kabel serat optic akan sangat dirasakan. Kabel serat optic memiliki tingkat kesalahan (error rate) yang sangat rendah dan memiliki derajat kekebalan (immunity) yang jauh lebih tinggi terhadap gangguan lingkungan. Penyangga Kawat ba}a Selubung luar Selubung penyangga (Tekn.Ja rin gan Telekom unikasi) Sebagai suatu media transmisi dalam jaringan digital. Keuntungan Serat Optik:  Pada hubungan transmisi pendek. dan cladding (selubung) di bagian luarnya. terutama karena rendahnya tingkat gangguan (noise). Sinyal analog tersebut masuk ke dalam terminal untuk diubah menjadi sinyal digital. kabel serat optic lebih kecil dan ringan (hanya sekitar 1/20 berat kabel tembaga dan 1/5 tebal dari kabel tembaga dengan kemampuan yang sama). dalam penyalurannya.UMB Agus judhie Setiawan SE. Dalam penggunaan serat optic sebagai media penyalur informasi. kabel serat optic terdiri dari inti (core) di bagian dalam kabel. terutama untuk akses internet berkecepatan tinggi.Perkembangan teknologi serat optik ini paralel dengan penggunaan sistem digital di bidang telekomunikasi. Dari konstruksi fisiknya. KABEL LISTRIK Jaringan listrik berpotensi menjadi saluran komunikasi. kabel serat optic memang menjadi sangat mahal dibandingkan kabel tembaga.. informasi diubah menjadi sinyal optic (cahaya). Ia terbuat dari bahan silica atau gelas (kaca) berdiameter kecil dan sangat ringan. kabel serat optic berperan sebagai pemandu gelombang cahaya. Sistem modulasi secara digital yang tepat memungkinkan akses broadband PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . M.Si Teknologi Komunikasi .   Dari segi ukuran. tetapi pada jarak yang sangat panjang.

misalnya dalam suatu kota atau antarkota yang berdekatan.. yang disingkat SKKL. Bersamaan dengan itu berkembang pula sistem transmisi digital. Di Indonesia. namun perkembangannya sangat lamban. Hal ini terutama didukung oleh kemajuan teknologi serat optik belakangan ini. keunggulan yang terpenting dipunyai oleh SKKL adalah kemampuan salurnya yang jauh lebih besar. PT Indosat yang merupakan perusahaan kedua terbesar di bidang telekomunikasi. M. Dengan kata lain. Apalagi mengingat proses perentangannya yang cukup sulit dan rumit.UMB Agus judhie Setiawan SE. sedang mempertimbangkan penggunaan teknologi jaringan berbasis listrik arus kuat ini. Dengan kemampuan salur yang lebih besar. dan mempunyai banyak keunggulan dalam menyalurkan sinyal-sinyal telekomunikasi jarak jauh. yang kemajuan tersebut akan berlanjut. la harus mempunyai isolasi yang kuat. Dampaknya semua PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Semula tidak begitu banyak orang menperkirakan bahwa SKKL ini akan muncul dengan beberapa keunggulan yang tidak bisa disamai oleh media transmisi jenis lain. menurut dotNet (edisi 21/2001). Sesuai dengan namanya "kabel laut". jenis kabel yang digunakan tentu saja mempunyai daya tahan yang lebih tinggi. kabel yang digunakan sebagai bahan SKKL ini harus tahan uji. kalau bisa puluhan tahun tidak rusak. kabel yang digunakan itu juga harus tahan lama. KABEL LAUT Bila semula kita hanya mengenal perentangan kabel di dalam wilayah cakupan lokal. implementasinya sebagai saluran internet sudah dilakukan di Indonesia (PT PLN). tahan terhadap pengikisan dan perusakan air laut yang mengandung garam.melalui jaringan yang dialiri listrik bertegangan cukup tinggi. baik oleh peristiwa listrik atau peristiwa alam lainnya. Dibandingkan dengan transmisi satelit misalnya. untuk menjangkau pulaupulau atau antar benua yang jaraknya ratusan atau ribuan kilometer digunakan orang Jaringan kabel laut yang sering populer disebut dengan "Sistem Komunikasi Kabel Laut". Sekarang ini.Si Teknologi Komunikasi . SKKL lebih mampu memenuhi permintaan masyarakat untuk bertelekomunikasi dengan tersedianya sarana telekomunikasi yang terus kian meningkat itu. dibandingkan kabel yang digunakan di dalam kota atau kabel tanah biasa.

Dengan demikian kabel dapat digunakan lebih lama. Kemudian kita mengenal adanya kabel laut yang dibangun PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . diciptakanlah peralatanperatlatan yang disebut dengan penguat ulang (repeater) dan kemudian dipasang pada tubuh kabel dengan jarak tertentu. kalau bisa tanpa batas? Untuk memperoleh hasil yang diinginkan itu. saluran untuk siaran televisi dan lain-lain memungkinkan dapat dipenuhi secara maksimal. Sebagai langkah pertama diusulkan untuk menghubungkan Inggris dengan Perancis. M. facsimile. Salah satu pengalaman penting yang diperoleh para ahli telekomunikasi AS dan Inggris dalam memasang SKKL melintasi laut Atlantik adalah penerimaan sinyal di ujung kabel sudah sangat lemah karena sudah sedemikian panjang kabel yang dilaluinya. bisa jadi sebagai tulang punggungnya transmisi (back bone ). Awal Mulanya Sistem Komunikasi Kabel Laut ini bermula dari Eropa Prof Wheastone dalam 1840 telah mengusulkan kepada parlemen Inggris agar negara itu membangun proyek SKKL untuk menyalurkan telegrap dari Inggris ke negara-negara Eropa daratan.Si Teknologi Komunikasi . Pada 1845 akhirnya Prof Werner van Siemens seorang ahli telekomunikasi berhasil membuktikan penelitiannya bahwa getah perca (karet) dari Malaysia bisa dijadikan sebagai pelindung kabel laut itu. Kemudian pada 1850-1851.. karena saat itu Inggris belum lagi mempunyai dana yang cukup untuk membangun proyek mahal itu. Perkembangan demikian tentu saja tidak menempatkan SKKL hanya sebagai pelengkap. Lagi pula sampai saat itu masih belum dapat dibayangkan bagaimana caranya agar kabel yang dibenamkan dalam laut itu dapat tahan lama terhadap dampak negatif air laut. perkembangan teknologi telekomunikasi dewasa ini juga sudah memungkinkan untuk digunakannya kabel koaksial sebagai bahan dasar kabel laut. Kita sudah lama mendengar adanya kabel laut yang menghubungkan Jakarta dengan Singapura (Jaasinga) yang dipelopori oleh PT Telkom.UMB Agus judhie Setiawan SE. Tapi akan menempatkan jenis transmisi itu pada posisi paling tidak seimbang dengan posisi jenis-jenis transmisi lain. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki kabel ini sebagai media transmisi telekomunikasi sudah teruji dan memberikan hasil yang maksimal. Untuk menanggulanginya. Beralih Menggunakan Kabel Koaksial Kegagalan merentangkan kabel laut berbasis tembaga. serta memiliki kapasitas angkut informasi yang besar. Ir. Brettt memelopori terwujudnya perentangan kabel laut yang menghubungkan Inggris dan Perancis. data dan gambar. sinyal yang diterima pada ujung kabel terakhir mutunya sama dengan sinyal yang dikirim pada ujung kirim. Bahkan dalam kondisi tertentu. baik yang dibangun sendiri maupun yang melalui kerjasama dengan pihak lain yang sudah memiliki kabel laut. sehingga sinyal-sinyal yang merambat sepanjang fisik kabel selalu mengalami penguatan demi penguatan. telex. Dari hasil pembuktian tersebut rnulailah diproduksi kabel tembaga berisolasikan getah perca. Melalui metode penguatan sepeti ini. menyebabkan para ahli memutar otaknya. Tetapi usul ini belum dapat diterima oleh parlemen. Indonesia yang merupakan negara kepulauan telah lama menghubungkan diri dengan negara-negara lain di sekitarnya melalui kabel laut. Dengan berbahan getah perca isolasi kabel bisa memperlambat atau memperkecil dampak negatif air laut itu terhadap kabel yang dipasang di dalam laut. Kabel telegrap tersebut dibentangkan melalui Selat Channel dengan ujungujungnya berada di Dover dan di Tanjung Grisnez.keperluan terhadap berbagai jenis jasa telekomunikasi seperti telepon. la disamping tahan lama juga memiliki keandalan yang tinggi serta kemampuan menyalurkan informasi yang sangat besar dibandingkan dengan kabel tembaga yang multipair. Melalui jalur tersebut telegram pertama berhasil dikirimkan. bagaimana caranya agar kabel yang direntangkan di dalam laut itu tidak lagi sering kali terputus.

200 saluran.Si Teknologi Komunikasi . Taiwan. 2000. kabel tersebut sering terputus. Kemudian antara Singapura dan Malaysia – Thailand serta antara Philipina dan Thailand juga telah terhubung dengan kabel laut. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Syria. 2.UMB Agus judhie Setiawan SE. India. jika didukung oleh kondisi lingkungan laut yang normal. Secara teknis daur hidup SKKL adalah selama 25 tahun. Sebenarnya di Indonesia. 13 (tiga belas) Negara di tepi Laut merah.647 km. Laut Mediterania. segmen B menghubungkan Jakarta – Singapura sepanjang 1. Pearson Education-Prentice Hall PTR. jaringan kabel laut sudah dikenal sejak tahun 1881 yang menyalurkan telegraph dan diperbaharui pada tahun 1935 oleh Pemerintah colonial Belanda. edisi Jumat. Perancis. Tunisia. 23 September 2005. Namun karena mutu kabelnya yang kurang baik dan arus laut yang deras. Arab Saudi. SKKL Serat Optik Terpanjang Sekarang ini telah dioperasikan SKKL SEA-ME-WE (South East Asia – Middle East – Western Europe) berbasis serat optic. Annabel Z. M. The Essential Guide to Telecommunications. Ke13 negara tersebut adalah Perancis. Jerman. Bandung: Alfabeta. Jaringan SKKL itu menghubungkan segmen A yaitu Perth – Jakarta sepanjang 1. Italia. Jaringan kabel laut antara Indonesia dan Singapura berkapasitas 480 saluran telah beroperasi sejak tahun 1980 yang menghubungkan Jakarta – Muntok (pulau Bangka) dan Singapura. Aljazair. Kompas on-line. Gouzali Saydam. Telecom Singapura dan 8 Operator telekomunikasi dari Negara-negara Hongkong. Jepang. SKKL akan bisa dimanfaatkan hingga tahun 2011. Kepustakaan: 1. PT Indosat bekerjasama dengan OTC Australia.. April 2005. Kabel Laut A-I-S Pada tahun 1986. Srilanka. 3. Turki. Perkembangan dan Aplikasi Teknologi Telekomunikasi. Djibouti. Philipina serta Malaysia untuk membangun SKKL AIS. Indonesia and Singapura.Dodd. Kabel Laut ASEAN Kabel laut ASEAN (persekutuan Negara-negara Asia Tenggara) telah beroperasi sejak tahun 1978 yang menghubungkan antara Singapura dan Philipina dengan kapasitas 1. Mesir. dan Lautan Indonesia telah dihubungkan dengan langsung oleh jenis SKKL berbasis serat optic.oleh PT Indosat yang bekerja sama dengan perusahaan lain untuk menyalurkan percakapan internasionalnya (SLI) dari dan ke Indonesia.010 km.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful