P. 1
BAB III

BAB III

|Views: 1,123|Likes:
Published by Indah Arifianingsih

More info:

Published by: Indah Arifianingsih on Apr 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. Sekilas Wayang Kulit 1.Asal-usul Wayang Kulit
  • 2. Sejarah Wayang Kulit di Jawa
  • 3. Jenis-jenis Wayang Kulit
  • 4. Tata Pentas Wayang Kulit
  • 5.Sumber Cerita Wayang Kulit
  • 6. Lakon Wayang Kulit
  • B.Eksistensi Dalang di Blantika Wayang Kulit 1.Dalang Lokal
  • 2.Dalang Perempuan
  • 3.Dalang Bule
  • C.Remaja dan Game Online
  • 1.Minat Remaja Terhadap Game Online
  • 2.Karakteristik Kecanduan Game Online
  • D. Remaja dan Wayang Kulit 1.Minat Remaja Terhadap Wayang Kulit
  • 2.Aspek dan Nilai Moral Wayang Kulit
  • 3.Nilai Positif Wayang Kulit
  • 4.Peran dalam Pelestarian Wayang Kulit
  • 5.Tindakan Kontrol Sikap
  • E. Media Pelestarian Wayang Kulit
  • 1. Wayang Kulit Online
  • 2. Prangko Wayang Kulit
  • 3. Festival Dalang
  • 4. Media Komunikasi Visual

BAB III PEMBAHASAN

A. Sekilas Wayang Kulit 1. Asal-usul Wayang Kulit Sampai saat ini, belum ada data autentik dan bukti yang jelas mengenai asal-usul wayang kulit. Oleh karena itu, banyak tokoh yang mengemukakan pendapatnya mengenai asal-usul wayang kulit. Berikut beberapa pendapat mengenai asal-usul wayang kulit. Pendapat pertama mengemukakan bahwa wayang kulit berasal dari India. Wayang kulit ini kemudian disebarluaskan sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia karena pengaruh Hindhu pada masa itu. Pendapat ini diperkuat dengan cerita wayang kulit yang mengadopsi cerita Mahabharata dan Ramayana yang notabene berasal dari India. Selain itu, patung wayang di Kamboja dan Thailand memiliki banyak persamaan dengan patung yang berada di Andhra Pradesh, Orissa, dan Kerala di India. Adapun patung wayang di Malaysia dan Indonesia dianggap menerima pengaruh dari patung wayang golek di India. Di antara para sarjana yang menyokong pendapat ini ialah Sabri East Siyavusgil, Jacques Brunet, dan William Ridghway. Pendapat kedua memaparkan bahwa wayang kulit berasal dari China. Hal ini merujuk pada suatu cerita legenda di zaman Raja Han Wu Ti yang menayangkan bayangan dibalik kelir sebagai ritual pemanggilan roh semangat istri baginda. Pendapat ini diutarakan oleh Berthold Laufer. Pendapat ketiga menegaskan bahwa wayang kulit berasal dari Jawa. Hal ini diperkuat dengan adanya banyak istilah Jawa Kuno yang terdapat dalam wayang purwa yang telah ada sebelum pengaruh Hindhu masuk ke Asia Tenggara. Pendapat ini dikemukakan oleh Hazeu.

8

Namun sejak tahun 1950, buku-buku pewayangan seolah telah sepakat bahwa wayang memang berasal dari Pulau Jawa, dan bukan merupakan impor dari negara lain. 2. Sejarah Wayang Kulit di Jawa Budaya wayang diperkirakan sudah lahir di Indonesia setidaknya pada zaman pemerintahan Prabu Airlangga, Raja Kahuripan (976–1012 M), yakni ketika kerajaan di Jawa Timur itu sedang makmur-makmurnya. Di zaman Mataram Hindhu inilah Kitab Ramayana dari India berhasil diterjemahkan dalam bahasa Jawa Kuno (kawi) pada masa pemerintahan Raja Darmawangsa (996–1042 M). Kitab Mahabharata yang berbahasa Sansekerta 18 parwa dirakit menjadi 19 bahasa Jawa Kuno kemudian disusul Arjuna Wiwaha yang berhasil disusun oleh Mpu Kanwa pada masa pemerintahan Raja Airlangga. Sesampainya di zaman Kerajaan Kediri pada masa pemerintahan Raja Jayabaya, Mpu Sedah menyusun Serat Bharatayuda yang kemudian diselesaikan oleh Mpu Panuluh. Tak puas sampai disitu, Mpu Panuluh kembali menyusun Serat Hariwangsa dan Serat Gatutkacasraya. Menurut Serat Centhini, sang Jayabayalah yang memerintahkan untuk menuliskan pada rontal (daun lontar, disusun seperti kerai, kemudian disatukan dengan tali). Pada awal zaman Kerajaan Majapahit, wayang dituangkan ke dalam kertas jawi yang telah dilengkapi dengan berbagai hiasan dan pakaian. Awal abad ke-10 merupakan globalisasi tahap pertama di tanah Jawa. Kepercayaan animisme mulai tergoyahkan oleh pengaruh agama Hindhu yang membuat naiknya pamor “Dewa” yang ditempatkan berada di atas “Hyang”. Abad ke-12 hingga abad ke-15 merupakan masa “sekularisasi” wayang tahap satu. Pada masa ini disusun berbagai mitos yang mengagungkan para raja sebagai keturunan langsung para dewa. Pada abad ke-15 dimulailah globalisasi Jawa tahap dua. Saat pengaruh budaya

9

Islam kian meresap, pada awal abad ke-16 berdirilah Kerajaan Demak (1500–1550 M). Karena banyaknya kaidah wayang yang berbenturan dengan ajaran Islam, Raden Patah memerintahkan untuk mengubah beberapa aturan wayang yang kemudian dilaksanakan oleh para wali secara gotong-royong. Wayang beber karya Prabangkara pada zaman Majapahit segera digubah dan dibuat dari kulit kerbau yang ditipiskan. Gambar dibuat menyamping, tangan dipanjangkan, kemudian diapit dengan penguat tanduk kerbau. Disamping Sunan Bonang yang sedang menyusun struktur dramatikanya, Sunan Prawata menambahkan beberapa skenario cerita, tokoh raksasa dan kera. Raden Patah turut menambahkan tokoh gajah dan wayang prampogan. Selain itu, Sunan Kalijaga mengubah sarana pertunjukan yang awalnya dari kayu menjadi terdiri dari batang pisang, blencong, kotak wayang, dan gunungan. Sunan Kudus mendapat mandat untuk mendalang “suluk” yang masih tetap dipertahankan hingga kini. Kemudian beliau menambahkan greget saut dan adha-adha. Pada masa Sultan Trenggana, bentuk wayang semakin dipermanis dengan tatahan mata, mulut, dan telinga. Susuhunan Ratu Tunggal pengganti Sultan Trenggana pun turut bersaing dengan menciptakan model mata liyepan dan thelengan. Tak hanya wayang purwa, sang Ratu juga memunculkan wayang gedhog yang hanya digelar di lingkungan dalam keraton. Sementara untuk konsumsi rakyat jelata, Sunan Bonang memberikan ciri khas baru dengan menyusun wayang damarwulan. Pada zaman Kerajaan Pajang, wayang gedhog dan wayang kulit mulai ditatah tiga dimensi (mulai ada lekukan pada tatahan), ditambahkan celana dan kain, serta bentuk wayang semakin ditata yakni raja dan ratu memakai mahkota/topong rambut sedangkan para satria memakai praba. 3. Jenis-jenis Wayang Kulit Adapun jenis-jenis wayang kulit, yakni sebagai berikut : a. Wayang Purwa

10

Wayang purwa diperkirakan mempunyai umur paling tua di antara wayang kulit lainnya. Kata purwa berarti awal (pertama) yang digunakan untuk membedakan wayang jenis ini dengan wayang kulit lainnya. Berkiblatkan cerita Ramayana dan Mahabarata serta terdiri dari beberapa gaya atau gagrak. Terbuat dari bahan kulit kerbau, yang ditatah, diberi warna sesuai dengan kaidah pulasan wayang pedalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri dari tuding dan gapit. b. Wayang Madya Wayang madya adalah wayang kulit yang diciptakan oleh Mangkunegara IV sebagai penyambung (peralihan) cerita wayang purwa dengan wayang gedog. Salah satu cerita wayang madya yang terkenal adalah cerita Anglingdarma. Menceritakan sejak wafatnya Prabu Yudayana sampai Prabu Jayalengkara naik tahta. Cerita ini ditulis oleh R. Ngabehi Tandakusuma dengan judul Pakem Ringgit Madya yang terdiri dari lima jilid, dan tiap jilid berisi 20 cerita atau lakon. Namun wayang jenis ini tidak sempat berkembang di luar lingkungan Pura Mangkunegaran. c. Wayang Gedog Wayang gedog atau wayang panji adalah wayang yang memakai cerita dari serat Panji yakni kisah sejak Sri Gatayu, Putera Prabu Jayalengkara sampai masa Prabu Kuda Laleyan yang muncul pada zaman Kediri dan Majapahit. Sebutan Wayang Gedog diperkirakan berasal dari pertunjukan Wayang Gedog yang mula mula tanpa iringan kecrek (besi), sehingga bunyi suara keprak "dog" sangat dominan. Bentuk wayangnya hampir sama dengan wayang purwa. Dalam pementasannya, wayang gedog memakai gamelan berlaras pelog. d. Wayang Calonarang

11

f. Gamelan yang dipergunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang ini amat sederhana. Dalam perkembangannya. Wayang Parwa Wayang parwa adalah wayang kulit yang membawakan lakon-lakon yang bersumber dari wiracarita Mahabharata yang juga dikenal sebagai Astha Dasa Parwa.Wayang calonarang juga sering disebut sebagai wayang leyak. Dipentaskan pada malam hari dalam kaitannya upacara adat dan agama dengan memakai kelir. Wayang Krucil Wayang krucil pertama kali diciptakan oleh Pangeran Pekik dari Surabaya. e. adalah salah satu jenis wayang kulit Bali yang dianggap angker karena dalam pertunjukannya banyak mengungkapkan nilai-nilai magis dan rahasia pangiwa dan panengen. digunakan bahan kayu pipih (dua dimensi) yang kemudian dikenal sebagai wayang klithik. Merupakan wayang kulit yang paling populer yang terdapat di seluruh Bali. Cerita yang dipakai dalam wayang krucil umumnya mengambil dari zaman Panji Kudalaleyan di Pajajaran hingga zaman Prabu Brawijaya di Majapahit. Kekhasan pertunjukan wayang calonarang terletak pada tarian sisiya-nya dengan teknik permainan ngalinting dan adegan ngundang-ngundang di mana sang dalang membeberkan atau menyebutkan pangiwa. Biasa disebut wayang krucil karena terbuat dari bahan kulit dan berukuran kecil. berlaras slendro dan berirama playon bangomati (srepegan). Pagelaran wayang kulit calonarang melibatkan sekitar 12 orang pemain. lampu blencong. dan diiringi dengan gamelan gender wayang serta didukung oleh sekitar tujuh orang. Pertunjukannya sendiri berfungsi sebagai hiburan nama-nama mereka yang mempraktekkan 12 .

Satu orang sebagai dalang. pengatur pentas. dan lain-lain. serta memahami irama lagu yang dibawakan. dan 15 orang sebagai penabuh gamelan merangkap wiraswara. jenis wayang kulit meliputi wayang dupara. wayang wahyu. gembira. Mengambil lakon dari cerita Bharatayudha atau bagian lain dari cerita Mahabharata. marah.yang bersifat sekuler. pengarah lakonan. wayang suluh. Waranggana adalah seniwati yang melantunkan suara untuk menambah estetis seni karawitan. Lain-lain Selain yang telah disebutkan di atas. wayang kancil. wayang sasak. seluk beluk gamelan. maka dalang dituntut mampu menerangkan ilmu dan memberikan pencerahan kepada para penontonnya. Karena dalam bahasa Jawa dalang bermaksud “ngudal piwulang”. pengisah. wayang ajen. gender. Seorang waranggana bertugas membantu dalang dalam membawakan syair-syair tembang yang disesuaikan dengan jalan cerita atau lakon wayang. Kesimpulannya. penyusun iringan. dan wayang sadat. Seorang pengrawit dituntut memahami pengertian karawitan secara umum. Tata Pentas Wayang Kulit Dalam pementasan wayang kulit secara lengkap dibutuhkan kurang lebih sebanyak 18 orang pendukung. 13 . dalang adalah seseorang yang mempunyai kemahiran berbilang disiplin. pemain watak. dan penyanyi. Waranggana juga berperan menghantarkan suasana pergelaran yang bersifat komprehensif seperti suasana sedih. diantaranya sebagai penulis cerita. serta seorang pemimpin dalam pertunjukan dan kumpulannya. Niyaga atau pengrawit (penabuh gamelan) berperan membantu dalang dalam mengiringi karawitan sehingga jalan pementasannya terasa lebih hidup. dua orang sebagai waranggana. g. Dalang ialah seorang yang memainkan berbilang peranan. Gamelan yang digunakan meliputi siter. 4.

parwa = kitab). Arena pentas terdiri dari layar berupa kain putih atau biasa disebut kelir dan sebagai sarana teknis pada bagian bawah diletakkan batang pisang atau dalam bahasa Jawa disebut debog. slenthem. Secara singkat.rebab. Buku ini terdiri dari delapan belas kitab. saron. bonang. Mahabharata menceritakan kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus 14 . kendang. petromak. dan gong. yakni dimulai dari jam 21. Dalam bentuk aslinya alat penerangan yang dipakai pada pertunjukan wayang kulit adalah blencong. dan sekarang banyak yang memanfaatkan lampu listrik. Namun apabila pelaksanaan pentas wayang kulit pada siang hari. Mahabharata Mahabharata dari bahasa Sansekerta adalah sebuah karya sastra kuno yang konon ditulis oleh Begawan Byasa atau Vyasa dari India. dasa = 10. sedangkan penonton berada di balik kelir. Sumber Cerita Wayang Kulit Cerita wayang kulit bersumber pada beberapa kitab. Penataan dalang berada dihadapan kelir. demung.00 sore. 5. Pertunjukan wayang kulit memakan waktu kurang lebih tujuh sampai delapan jam dalam semalam.00 sampai dengan jam 16. biasanya dimulai dari jam 09.00 sampai jam 05. kethuk. Tempat pertunjukan wayang ditata sedemikian rupa dengan menggunakan konsep pentas yang bersifat abstrak. kemudian berkembang menjadi lampu minyak tanah (keceran). Pada sepanjang batang pisang itulah ditancapkan beberapa wayang atau lakonan dengan formasi berjejer dari wayang yang berukuran besar sampai kecil kemudian diakhiri dengan gunungan atau biasa disebut sampingan. waranggana dan niyaga lengkap dengan gamelan mengikuti di belakang dalang. yakni : a. bonang penerus.00 pagi. maka dinamakan Astadasaparwa (asta = 8.

Suryatmaja Maling. Hal ini ditujukan untuk menghindari kemungkinan timbulnya konflik sosial. Secara singkat. cerita wayang kulit dapat bersumber dari Purwakanda. contoh dan pedoman hidup kebanyakan masyarakat pada waktu itu.Korawa. Lain-lain Selain yang disebutkan di atas. cerita wayang dipakai sebagai petuah. c. Dianggap penting karena di Pulau Jawa. Ramayana Ramayana dari bahasa Sansekerta Rāmâyaṇa yang berasal dari kata Rāma dan Ayaṇa yang berarti “Perjalanan Rama”. Wiracarita Ramayana terdiri dari tujuh kitab yang disebut Saptakanda. b. Pustaka Raja Purwa Pustaka raja purwa adalah kumpulan cerita yang dipakai sebagai acuan oleh para dhalang dalam pertunjukan wayang kulit di Pulau Jawa. Kumpulan cerita ini dikumpulkan dan dinyatakan secara tertulis oleh pujangga keraton Surakarta yaitu Raden Ngabehi Rangga Warsita. Walaupun sumber cerita dari pustaka raja purwa ini berasal dari Mahabarata dan Ramayana dari India. dan lain-lain. Puncaknya adalah perang Bharatayudha di medan Kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari. namun beberapa isi detailnya telah disesuaikan dengan keadaan di pulau Jawa pada waktu itu. Abimanyu kerem. Ramayana menceritakan perjalanan Rama yang awalnya memenangkan sayembara kemudian memperistri Dewi Sinta hingga kisah pembuangan Dewi Sinta karena mendengar desasdesus dari rakyat yang sangsi dengan kesucian Dewi Sinta. 15 . adalah sebuah cerita epos dari India yang digubah oleh Walmiki (Valmiki) atau Balmiki. d. mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina. Doraweca.

sebagai contoh lahirnya Dasamuka.6. lahirnya Gatotkaca. yakni : a. yakni : Ragam Lakon menurut jenis terbagi menjadi empat kategori. sehingga tidak terdapat suatu improvisasi cerita dari sang dalang. Lakon Gubahan Lakon gubahan memiliki cerita yang tidak bersumber pada cerita pewayangan namun hanya memakai tempat-tempat yang sesuai pada perpustakaan wayang. Lakon Wayang Kulit a. Lakon Lahiran Lakon lahiran mengisahkan tentang lahirnya seorang tokoh dalam pewayangan. d. b. dan sebagainya. sehingga sang dalang berimprovisasi terhadap cerita wayang yang dibawakannya dengan wayang. sehingga sang dalang berimprovisasi terhadap cerita wayang yang dibawakannya tanpa keluar dari garis besar sumber cerita yang digunakan. Lakon Pakem Lakon pakem memiliki cerita yang seluruhnya bersumber pada perpustakaan wayang. Lakon Karangan Lakon karangan memiliki cerita yang sepenuhnya bersifat lepas artinya sang dalang hanya bermodal improvisasi atas cerita yang dibawakannya tanpa bersumber pada perpustakaan wayang. Lakon Carangan Lakon carangan memiliki cerita yang bergaris besar pada sumber perpustakaan wayang. c. lahirnya Wisanggeni. b. Lakon Raben 16 . menyesuaikan tempat-tempat pada perpustakaan Ragam lakon menurut isi cerita terbagi menjadi empat kategori.

banyak humor. Karena sifatnya yang ringan. Menurut pak Mudji. Lakon Gugur Lakon gugur menceritakan wafatnya seorang tokoh wayang. Lakon wahyu ini sangat banyak dan tergolong paling disukai masyarakat penggemar wayang. salah seorang kakaknya menitipkan anaknya kepada Pak Mudji untuk dilatih mendalang dan karawitan. Beliau mengawali kegiatan melatih anak-anak dengan menjadi pelatih karawitan di sekolah-sekolah dasar di wilayah Surakarta. B. c. Lakon Wahyu Lakon wahyu menceritakan mengenai keberuntungan seorang ksatria yang mendapatkan anugerah dari dewata karena kesucian hatinya dalam memaknai setiap cita-citanya. Pak Mudji membuka cerita. pada tahun 1985 itu. Eksistensi Dalang di Blantika Wayang Kulit 1. berpetuah. Duryodana Gugur.Lakon raben mengisahkan tentang seorang ksatria yang menyunting seorang putri untuk dijadikan istrinya. Lakon wahyu yang paling terkenal yakni “Wahyu Makutharama”. mendalang pada usia belia hanya menjadi wilayah bermain bagi anak-anak keturunan dalang. misalnya Salya Gugur. Inilah yang kemudian menjadi langkah paling dini untuk merintis keseluruhan perjalanannya melatih para dalang belia hingga hari ini. dan ramai dalam sajian. Hanya saja. dan sebagainya. serta diyakini akan membawa berkah kebaikan pada penanggap pasca mengadakan pergelaran wayang. 17 . Lakon raben yang paling terkenal adalah “Rabine Premadi”. Dalang Lokal “Saya mulai melatih anak-anak sejak tahun 1985”. Lelaki lulusan ASTI Surakarta Jurusan Karawitan tahun 1984 ini belum secara khusus melatih mendalang. Bisma Gugur. d. pada mulanya.

Tetapi. Ini sebuah wilayah kerja yang harus ditangani sungguh-sungguh. bahwa anak usia lebih dini lebih 18 . Sanggar Sarotama resmi berdiri. dan kegiatan belajar memang benar-benar telah berjalan. cukup sulit untuk meminta perhatian dan konsistensi mereka dalam berlatih. dia kemudian menyadari. 10 April 1954 ini. Belajar mendalang tidak bisa hanya sebagai pilihan untuk memanfaatkan waktu luang. Dari sisi si bocah dan orang tuanya. Pak Mudji sempat membatasi hanya melatih para remaja. tapi pada kenyataannya belum ada kegiatan yang berkelanjutan. pilihan belajar mendalang tidak bisa menjadi sekadar sebuah pilihan alternatif. Naluri gurunya tak bisa mendiamkan para bocah dengan kemauan besar untuk belajar. Setelah setahun berdiri. ketika si bocah hanya bermain tanpa tujuan. Dari dua tahun melatih remaja ini.Minat itu muncul karena dalam keluarga dalang biasanya lingkungan yang mendorong para bocah menyukai wayang terbangun sangat kuat. Dunia pedalangan mulai dilirik para bocah yang bahkan lahir dalam keluarga yang sama sekali tidak terkait dengan kesenimanan. Melatih mendalang harus memperoleh perhatian dan dukungan penuh. ”Saya tidak mau saya sudah terlanjur mendaftarkan nama sanggar. Pada tahun 1987 – 1989. Bagi suami Endang Supatma ini. ujar lelaki kelahiran Malang. Alasannya. muncul perkembangan. ketertarikan yang besar dari para belia itu kemudian menjadi semacam panggilan. Tahun 1993. Ketika seseorang telah memasuki masa remaja. Satu hal yang diyakininya adalah bahwa melatih mendalang ini tidak bisa hanya menjadi sampingan. ternyata itu jauh lebih sulit. Angka peminatnya pun kian meningkat. tidak langsung didaftarkan ke Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora). Menjadi dalang ternyata perlu kesungguhan sejak dini. saya mendaftarkan Sanggar Sarotama ke Dispora”. Perlahan. Keyakinan inilah yang ditekankan Pak Mudji kepada para muridnya sekaligus para orang tua yang menitipkan anaknya untuk berlatih di bawah asuhannya. Namun. dia melihat.

Mas Rasina adalah pelatih vokal dan karawitan. ini adalah tantangan. Pak Mudji mencontohkan hal yang terjadi dengan salah seorang siswa didiknya yang beberapa minggu tidak bisa melanjutkan latihan karena pindah rumah. Mengenai melatih mendalang sendiri. Misal. Ada anak yang bahkan empat bulan atau lebih masih terus berlatih titi laras”. Berkat kerja keras dan tangan dingin Pak Mudji dalam menggarap pementasan wayang 19 . Dalam mengelola sanggar Pak Mudji tidak bekerja sendirian.bisa memusatkan diri. Kemampuan si anak untuk menyesuaikan suaranya dengan laras gamelan menjadi berkurang. Satu hal yang sangat disukainya dari para anak didiknya adalah bahwa mereka rajin dan konsisten berlatih. ”Mendidik anak itu harus lentur. Justru baginya. Penampilan Magistra Yoga Utama pada Festival Dalang Bocah 2009 juga tidak bisa dilepaskan dari peran Pak Mudji. Ada anak yang dalam waktu sebulan sudah terampil memainkan wayang sekaligus dengan titi laras yang tepat. sambil berbincang saya melihat di salah satu sudut ruang sanggar. Hal semacam ini kerap terjadi. Pak Mudji menerangkan strateginya dalam mendidik para cantrik. Beberapa personil juga terlibat untuk melatih tari dan karawitan. Pak Mudji merasakan kemauan yang sangat besar dalam diri mereka dan dia tak ingin kemauan besar ini lepas terbengkalai begitu saja. Ketika si anak kembali datang untuk berlatih. Pak Mudji pun memutuskan untuk memusatkan diri melatih anak-anak. Tidak setiap anak bisa diperlakukan sama. Namun tidak lantas membuat Pak Mudji putus asa dan merasa kelelahan. meski diakuinya bahwa membuat bocah-bocah itu lebih terfokus juga bukan hal yang mudah. kemampuan vokalnya mulai terganggu. Mas Rasina perlu mengulang dari awal lagi membangun kemampuan si anak. Saya harus melihat kapasitas anak juga. lelaki dengan lima putra ini menjelaskan bahwa dia sengaja tidak membuat satu kurikulum yang baku lagi kaku. Mas Rasina sedang melatih titi laras dengan menggunakan gender. seperti halnya di sekolah.

kancil untuk festival tersebut. atau membuat sebuah agenda kegiatan yang bisa memberi kesempatan bagi para bocah pendalang ini saling bertukar pikiran. Bagi Pak Mudji. dibandingkan cerita wayang purwa yang telah memiliki pakemnya. Memang sedikit disayangkan bahwa keberadaan wayang kancil justru terkesampingkan dalam dunia pedalangan bocah. wayang kancil perlu memperoleh lebih banyak ruang dalam dunia pewayangan kita. kami juga akan lebih banyak mengembangkan wayang kancil”. Namun. dengan membuat kalender tetap pementasan bagi para dalang cilik. Lantas mengapa wayang kancil? “Wayang kancil sesungguhnya wayang yang paling tepat untuk diperkenalkan kepada dalang bocah. wayang kancil memberi ruang keleluasaan yang jauh lebih besar untuk menampung kreativitas bocah. para dalang bocah tidak hanya berjumpa untuk semata-mata berlomba. melainkan dari aspek cerita. Dengan demikian. Cerita dalam wayang kancil bisa digagas dengan melibatkan pendapat maupun nalar bocah serta lebih terbuka terhadap banyak perubahan. 20 . misal lokakarya untuk dalang bocah. Mengenai perkembangan dunia pedalangan bocah. pengalaman dan bermain bersama. pak Mudji menyampaikan bahwa sekarang dunia pedalangan sudah cukup diminati dibanding ketika di awal dia mendirikan sanggar. Pak Mudji menjawab. Oleh karenanya. bisa dilihat bahwa bagaimanapun dunia pedalangan bocah memiliki keunikannya sendiri. ”Mungkin ke depan. pedalangan bocah perlu memperoleh perhatian khusus dari Pepadi sebagai salah satu usaha merawat keberlanjutan tradisi. masih banyak hal perlu dibenahi maupun diperhatikan. sudah semestinya kita memberi wadah yang tepat untuk mereka tetap berkembang. Yoga berhasil menggondol gelar penyaji terbaik. Misal. terlebih ketika melibatkan para dalang bocah. Bukan saja tentang ceritanya yang sesuai dengan karakter bocah. Menurutnya. Bercermin dari pengalaman Pak Mudji.

Berhasil tidaknya suatu pertunjukan wayang kulit. seperti pendidikan. pemerintahan. ekonomi. Sampai sekarang. sebagai sutradara. juru pendidik. Secara kuantitas. Dengan demikian seorang dalang dituntut tidak hanya menguasai teknis pedalangan. Ia harus memimpin musik. pada setiap generasi muncul perempuan-perempuan dalang. tetapi juga harus memahami bidang lain seperti masalah kerohanian. minimnya jumlah perempuan dalang disebabkan karena beratnya persyaratan menjadi dalang. sehingga 21 . Pendapat umum ini jelas tidak sepenuhnya benar. hingga sekarang profesi ini cenderung didominasi oleh kaum laki-laki. minimnya pengetahuan akan membuat dalang kesulitan membuat bahan pembicaraan. mengenal titi larasan gendhing. Dalang harus menguasai hal-hal yang berhubungan dengan pakeliran seperti sabet. sangat ditentukan oleh kemampuan sang dalang. penghibur. sebagai juru penerang. generasi dalang wanita masih tetap ada dan bermunculan di berbagai daerah. Semakin luas pengalaman dalang. politik dan sebagainya.2. pemimpin artistik. dan sebagainya. Sebaliknya. Kenyataan menunjukkan bahwa di tengah dominasi kaum pria. kesusastraan dan sebagainya. dalang juga dituntut menguasai secara faktual bidang lain. Ini membuktikan bahwa dalang wanita tidak pernah punah dan selalu terjaga regenerasinya. Mengingat beratnya tugas seorang seniman dalang. iringan berikut gendhing karawitan. Di samping mahir memainkan wayang. Dalang Perempuan Dalang merupakan tokoh sentral dalam pertunjukan wayang. meski dari segi kuantitas cenderung minoritas. Hal ini menimbulkan asumsi bahwa profesi dalang hanya bisa dilakukan oleh kaum laki-laki. lakon dan sebagainya. sebagai penyaji. catur. pandai bertutur bahasa. pertanian. akan memudahkan ia berbicara dalam pakelirannya. karena ia harus bertanggungjawab atas keseluruhan pertunjukan. kesehatan. falsafah hidup.

laki-laki lebih kuat dibanding perempuan. 22 . “Kebanyakan sabetan dalang perempuan tidak seterampil dalang pria. Kondisi fisik dan mental seorang perempuan biasanya tidak setangguh pria. M. sudah merupakan pembawaan bahwa wanita memiliki suara dasar yang berbeda dengan suara pria. dan menyajikan lakon-lakon yang lebih banyak caturnya (percakapannya). Kendala yang lain. Dalang yang kurang menguasai pakeliran biasanya akan kesulitan menciptakan suasana dan pakeliranpun kurang berbobot karena yang disajikan hanya berisi hura-hura dan sekedar kelakar yang kurang bermakna. perempuan dalang masih dituntut memiliki pengetahuan dan pengalaman luas. tak bisa dipungkiri memang terdapat beberapa sisi lemah.” jelasnya. perempuan dalang cenderung menampilan lakonlakon yang tidak banyak sabetnya. Kalaupun perempuan dalang bisa menampilkan sajian seperti laki-laki. sisi lemah tersebut di antaranya dalam hal sabetan dan suara.” ujar Kenik. dasar suara yang cenderung tinggi ini menyebabkan jarang ada dalang perempuan yang memiliki suara kung. di antaranya terletak pada kondisi fisik. penataan dan di saat pentas. sehingga mengerti. biasanya tidak tahan lama. baik dalam teknik penyuaraan maupun cengkok. sulukan atau kombangan. Dikatakan Kenik.dalam pakeliran bisa saja sering terjadi kevakuman suasana. Di luar keterbatasannya. S. sehingga dalam antawecana kadang yang terdengar seperti suara tokoh wanita semua. Jawa Tengah.Sn. dalam hal suara. perempuan dalang asal Karanganyar. “Ketika vokal tembang. Menurut Nyi Kenik Asmarawati.Hum. karena kondisinya akan cepat lelah. Gerakannya sederhana dan terkesan lemah. Menurutnya. paham dan bisa membetulkan setiap terjadi kesalahan-kesalahan yang berhubungan dengan persiapan. Untuk mengantisipasinya. Secara fisik. Dalam konteks perempuan dalang. kebanyakan suara perempuan dalang terdengar seperti suara sindhen.

Pemerintah seyogyanya memberikan kesempatan pada dalang perempuan untuk berkarya. bahkan tak jarang melebihinya. karena dianggap tidak bisa melebihi kemampuan dalang pria. Stigma masyarakat bahwa perempuan adalah sosok lemah yang tidak mampu berkarya di dunia pedalangan. Kenyataan menunjukkan. sedangkan Nyi Panjang Mas beserta wayang dan seperangkat gamelan dibawa Trunajaya ke 23 . Konon. merupakan salah satunya. Nama Nyi Panjang Mas. dalang perempuan kurang mendapatkan tempat atau porsi yang layak di masyarakat. ada juga faktor eksternal yang berpotensi menjadi hambatan bagi eksistensi dalang perempuan. Selain itu. Mereka lebih suka menghadirkan dalang pria yang sudah punya nama atau kondang. tak sedikit masyarakat yang skeptis dan meragukan kemampuan perempuan dalang. Tanpa dukungan pemerintah.Selain faktor internal. abdi dalem dalang di Mataram. ketika terjadi pemberontakan Trunajaya. istri Ki Panjang Mas. Ki Panjang Mas mengikuti Sri Susuhunan Amangkurat Agung menyingkir ke daerah Kedu sampai Cirebon. Hal ini menyebabkan masyarakat kurang memahami bahkan kurang mengakrabi sosok perempuan dalang. tidak sedikit perempuan dalang yang memiliki kemampuan setara dengan pria. sangat merugikan. Anggapan ini tentu saja tidak sepenuhnya benar. kemajuan dan perkembangan perempuan dalang. Banyak yang beranggapan. sebagus-bagusnya sajian perempuan dalang tidak akan melebihi tampilan dalang laki-laki. Ada sebagian masyarakat yang merasa kurang puas nanggap dalang wanita. sepasang suami-istri ini terpisah. Potensi hambatan itu justru datang dari masyarakat sendiri. Sejarah mencatat nama-nama perempuan dalang yang mencapai keemasan pada jamannya. Perhatian khusus dari Pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi dan juga proses regenerasi. selama ini eksistensi perempuan dalang masih belum banyak terpublikasi di tengah masyarakat. Hingga saat ini.

Nyi Giyah Supanggah. sekitar tahun 1960 bermunculan namanama besar dalang perempuan.daerah Jawa Timur. Ni Kenik Asmorowati. dan Nyi Sri Wulan Panjang Mas. di ISI Surakarta Jurusan Pedalangan masih tercatat 5 mahasiswi dari semester II sampai semester akhir. Nyi Sofiah. Event Pesona Dalang Wanita ternyata mampu menggugah semangat dan minat para kaum hawa untuk belajar mendalang. Nyi Supadmi. seperti Nyi Sujiati. seperti Nyi Bardiyati. Di alam kemerdekaan. muncul pada tahun 1970. Nyi Sumiyati Sabdhasih. sepinya tanggapan untuk mendalang. Tahun 1988 muncul perempuan dalang dari Sukoharjo. Dalam perjalanannya di setiap tempat yang disinggahi oleh Nyi Panjang Mas dipergelarkan wayang kulit purwa dan dia mengajarkan pedalangan kepada para dalang di daerah tersebut. Nyi Susilah. Dalang wanita muncul kembali pada tahun 1996 ketika diadakan Pesona Dalang Wanita di Pendapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta. Nyi Sabdharini. bahkan ada yang kemudian beralih profesi. Nyi Suharni Sabdhawati yang kental dengan gaya Nartosabda. Hal ini membuktikan bahwa generasi perempuan dalang masih terus 24 . Hal ini terbukti dengan munculnya kembali bibit-bibit muda perempuan dalang. Meskipun kondisi demikian. Nyi Dharsini dan Nyi Sri Utomo. kelebihan dan kekurangannya itu mampu menyerap dalang wanita dari berbagai daerah. Nyi Cempluk Suprihastutik. Hal ini disebabkan faktor usia. Nyi Suwanti. Kegiatan yang dilaksanakan guna menjaring kualitas masing-masing dalang dengan keterbatasan. Setelah era Nyi Panjang Mas. Dalang wanita yang muncul pada acara tersebut di antaranya adalah Nyi Suparsih. Dari sekian generasi tersebut memang sebagian sudah tidak begitu aktif di dunia pedalangan. Generasi berikutnya adalah Nyi Rumiyati Anjang Mas. dan Ni Paksi Rukmawati. Nyi Suwati. muncul perempuan dalang dari Kartasura bernama Nyi Kenyacarita yang diangkat oleh PB X sebagai abdi dalem Kraton Surakarta. Nyi Sulansih.

Ternyata perempuan dalang masih ada regenerasi. Ki Matthew Cohen mendalami budaya Indonesia terutama wayang sejak pertengahan tahun 1980. M. Dalam acara itu tampil 6 dalang perempuan sebagai wakil dari 6 karesidenan di Jawa Tengah.” kata Kenik. yang berlangsung di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta. Sejak itulah. Tahun 2008 lalu. Menurut Ni Kenik Asmorowati. bila mereka diberi kesempatan dan mau terus berlatih. Dr. ketertarikannya menjadi dalang berawal dari cerita pewayangan yang mampu menghadirkan mitos yang ada sejak ribuan tahun yang lalu. Padahal. Cohen mengaku. Inggris.Sn. meskipun jumlahnya relatif sedikit dibanding dalang lakilaki. S. ketika dirinya menjadi 25 . pihak Pemprop Jawa Tengah bekerja sama dengan PEPADI Komda Jateng berusaha menjaring lagi dalang-dalang perempuan dengan mengadakan Festival Dalang Wanita se-Jawa Tengah. “Yang mengharukan.Hum. karena keterbatasan biaya. Dalang Bule Jauh dari negeri Ratu Elizabeth. staf pengajar di Departemen Drama dan Teater Universitas Royal Holloway London ini tertarik dengan seni pewayangan.berlangsung. banyak calon peserta Festival dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah yang akhirnya urung tampil. 3. Sebagai dalang. seseorang benar-benar dituntut menjadi master yang tidak semua orang bisa melakoninya. khususnya pedalangan. satu-satunya perempuan juri pada festival itu. pastilah dalang perempuan akan semakin maju dan mendapatkan tempat di hati masyarakat. seorang dalang harus mampu menjadi narator sekaligus aktor dalam lakon pewayangan tersebut. Matthew Isaac Cohen pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1988. fenomena ini sangat membanggakan. Selain itu.

Ki Matthew Cohen diminta untuk belajar gamelan. Dengan berbekal kemampuannya dalam mendalang. 3. Inggris ini mengaku akan membantu melestarikan dan mempopulerkan wayang di luar negeri khususnya di negerinya. Di negerinya tersebut. “keprakan” adalah salah satu teknik yang menurutnya paling sulit untuk dilakukan. Dalang Bocah 26 . Belakangan di masa akhir kuliahnya. masalah utama dalam mendalang ialah gaya pewayangan yang berbeda pada tiap daerah di Indonesia. Ki Matthew Cohen mengaku belajar banyak dari para senimanseniman setempat untuk menggali pengetahuannya dalam seni wayang. Cohen mengajukan beasiswa Fullbright untuk belajar gamelan lebih dalam di Institut Seni Indonesia Surakarta. Setelah lulus. Di samping itu. Jawa Barat. Karena aplikasi yang diajukannya diterima. Dirinya mengaku tertarik mendalami kantung-kantung budaya di Asia Tenggara terutama Indonesia yang begitu kaya dan beragam. Menurut Cohen. Kecintaannya terhadap gamelan dan wayang semakin bertambah seiring dirinya mulai belajar mendalang selama kuliah. Tak heran. Akhirnya Matthew memutuskan mengambil program Doktor Antropologi Budaya Yale University dengan daerah penelitian di Cirebon. Cohen telah beberapa kali manggung dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. dirinya bermain bersama kelompok gamelan The Boston Village Gamelan. Matthew pun hijrah ke Solo sejak tahun 1988 hingga tahun 1990. Ki Matthew Cohen bukan hanya mengerti pakem wayang tetapi juga paham akan filosofi wayang. Inggris. Cohen yang kini masih tinggal di London.mahasiswa Harvard University program undergraduate dengan konsentrasi jurusan kebudayaan Asia. Kemudian oleh dosen pembimbingnya yang juga seorang etnomusikologi.

khususnya seni pedalangan. Pandu juga pernah dipercaya sebagai dalang bocah dalam Pagelaran Wayang Kulit Kirab Dalang Bocah pada Hari Anak Nasional tahun 2008 yang disiarkan oleh RRI Jakarta. drum dan tentunya kendang.Ibarat pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya.” tambah cowok pemalu yang selalu mendapat ranking 10 besar ini. “Saya mengidolakan Ki Manteb Sudarsono untuk alur cerita dan sabetan wayang. Ia juga sering dipercaya sebagai dalang pembuka oleh para dalang-dalang terkenal. namun berbagai prestasi telah ditorehkan Pandu dalam dunia seni. sedangkan Ki Narto Sabdo untuk suara dan dialog. Sragen. predikat lainnya yang berhasil digondolnya dalam event itu yakni kekompakan karawitan terbaik. Meski baru genap 12 tahun. Kebisaannya inilah yang membuatnya selalu menjadi pengisi acara musik di sekolahnya. Pandu pernah menyabet juara 2 dalam Festival Dalang Cilik se-eksKaresidenan Surakarta tahun 2005. 27 . partisipan dalam lomba dalang cilik saat peringatan HUT RI ke 63 di Taman Dayu Sragen. jadi ada lucunya. “Untuk goro-goro biasanya spontanitas saja. Bukan itu saja. Selain itu. Siswa SDN Mojo Sragen ini juga mempunyai kelihaian memainkan alat musik gitar. Nampaknya cocok bila mengungkapkan kisah hidup dalang cilik Pandu Gandang Sasongko.” ungkap Pandu yang ditemui di kediamannya di Mojo Wetan. Diantaranya saat Festival Dalang Bocah tingkat Provinsi Jawa tengah tahun 2007. Pandu sering didaulat unjuk kebolehannya sebagai pengisi hiburan ketika ada kenalan atau saudaranya yang punya hajat. dan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Festival Dalang Bocah 2005. yang merupakan putra dari penabuh kendang beken asal Sragen Bagong Sugiyanto. ia berhasil meraih predikat dodogan dan keprakan terbaik. Penghargaan lainnya ialah dalam Festival Dalang Bocah tingkat nasional tahun 2008 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

” ungkap penyuka nasi goreng ini. Ia meminta apabila pemerintah memiliki event untuk melibatkan seniman yang berdomisili Sragen. “Saya bercita-cita untuk terus mendalami seni pedalangan. ” kenang Pandu. Saat masih TK saya gemar sekali menonton wayang pakeliran yang disiarkan televisi pada malam minggu.00 WIB. ayah yang sering menemani menonton meski acaranya baru mulai pukul 01. Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta untuk teknik pegang wayang. Pandu yang tergabung dalam Sanggar Sukowati ini mengaku meski sangat menyukai kesenian Jawa tapi juga senang bermain seperti anak-anak pada umumnya. ketika tahu saya berminat wayang. Kini untuk mengasah kemampuannya ia berguru pada dalang terkenal Ki Medot dan Pak Purboasmoro.Menurut cowok kalem ini awal minatnya pada dunia dalang muncul. Bermain game play station dan berenang merupakan hobinya sehari-hari. Bahkan mata pelajaran yang sangat diminatinya hingga saat ini adalah pelajaran Bahasa jawa. Pandu berharap pemerintah Kabupaten Sragen terus memperhatikan dunia seni khususnya seniman asal kabupaten Sragen sendiri. Bergulat dengan wayang menjadi kegiatan kesehariannya. Lingkungan kerja ayahnya yang merupakan seniman. saat ayahnya sering menitipkannya pada dalang Ki Sutarno. khususnya para seniman cilik. Ayah sering membelikan oleh-oleh mainan wayang dan CD rekaman para dalang terkenal. bahkan alur cerita wayang dan nama-nama tokoh sudah dihafalkannya sedari duduk di Taman Kanak-kanak. sehingga saat lulus SMP akan melanjutkan ke SMKI Surakarta dan meneruskan ke jurusan pedalangan ISI Surakarta. “Ayah sangat mendukung dalam setiap aktifitas. turut menumbuhkan benih untuk melestarikan kesenian Jawa di jiwa Pandu. Remaja dan Game Online 28 . C.

Tak ada biaya dan waktu yang membebani pikiran mereka. Banyak alasan yang menjadikan mereka rela untuk menguras ongkos hanya untuk bermain game online. dan sering juga 29 . kecanduan didefinisikan sebagai kelekatan yang kompleks. Dan di tempat itu pula. Bahkan banyak diantaranya yang tak peduli lagi akan pendidikan yang harus mereka emban di sekolah. banyak diantara mereka yang di skors dan bahkan di drop out dari sekolah mereka. Terlihat ironis memang. Dari 30 orang responden remaja yang penulis rahasiakan identitasnya. hingga untuk lahan mencari uang dengan menjual character berlevel tinggi. tertantang akan alur game. Alasan dari responden yang penulis dengar yakni karena hobi. Karakteristik Kecanduan Game Online Sekitar 11% orang yang terhubung internet menjadi kompulsif atau kecanduan. 70% diantaranya lebih memilih berkutat dengan game online. pepatah “tak mengikuti modernisasi berarti tak gaul” ini mampu mematahkan segala perspeksi negatif yang terhujam kepada diri mereka. banyak remaja dengan asyik menghadap layar komputer sembari tangan yang sibuk menekan tombol keyboard. mengisi waktu senggang. hobi bermain game merupakan suatu kebiasaan yang salah dan dapat membawa dampak buruk bagi para pecandunya. progresif. Oleh Cornelius Plantinga. Tidak mengherankan jika kecanduan internet telah menjadi masalah tingkah laku yang serius dan dianggap sebagai salah satu masalah kejiwaan. Akibatnya.. Namun bagi para peminat game online. Hanya semata-mata karena hobi dan kecanduannya bermain game di dunia maya. tertarik dengan interaksi secara online dengan pemain-pemain lain. Jr. di setiap warung internet yang kita jumpai selalu menyuguhkan game online. 2. berbahaya.1. namun inilah kenyataannya di lapangan. Jika ditelaah lebih dalam. Minat Remaja Terhadap Game Online Sebagaimana yang kita tahu.

Dengan demikian. Adanya kecenderungan untuk tetap online melebihi dari waktu yang ditargetkan. hanya berbeda dalam hal objek kecanduan. 3. dan pergi ke bioskop. 5. pekerjaan. seorang peneliti tentang kecanduan internet. Adanya kecenderungan penggunaan waktu bermain game online yang terus bertambah demi meraih tingkat kepuasan yang sama dengan yang pernah dirasakan sebelumnya. murung. atau cepat tersinggung ketika yang bersangkutan berusaha menghentikan penggunaan game online. Karena itu. heroin. agama. kesempatan studi. Yang bersangkutan secara berulang gagal untuk mengontrol atau menghentikan penggunaan game online. 4. belanja. dapat dikatakan bahwa kecanduan internet merupakan pola kecanduan yang sudah dikenal sejak lama dengan objek yang lebih modern. video games. Pikiran pecandu game online terus-menerus tertuju pada aktivitas bermain game online dan sulit untuk dibelokkan ke arah lain. misalnya. Adanya perasaan tidak nyaman. mencakup kecanduan cinta dan roman. Definisi ini memberi indikasi bahwa kecanduan terhadap berbagai hal memiliki kemiripan gejala. olah raga. Secara khusus. Penggunaan game online itu telah membawa risiko hilangnya relasi yang berarti. 2. pola kecanduan internet nampak mirip dengan gejala kecanduan pada zat psikoaktif. 6. untuk menentukan apakah seseorang sudah digolongkan sebagai pecandu. sejumlah gejala pola perilaku telah dicantumkan oleh Kimberley Young. zat adiktif lainnya) atau perilaku (seks.melumpuhkan terhadap zat psikoaktif (alkohol. 30 . judi) yang dengannya individu secara kompulsif mencari perubahan perasaan. uang. dan karier. Gejala itu adalah sebagai berikut : 1. kerja. Akhir-akhir ini daftar mengenai kecanduan juga semakin bertambah panjang.

7. game online terapis. menyebabkan dan orang pengguna lain untuk keluarga. menjadi pecandu game online berarti menyerahkan hidup kepada game online untuk mengontrol diri kita. pecandu game online sering mengawali proses kecanduan dan menggulirkan kecanduannya itu dengan kebohongan. Seorang pengguna sudah dapat digolongkan sebagai pecandu game online bila ia memenuhi sedikitnya lima dari delapan kriteria yang disebutkan Young ini. menyembunyikan keterlibatannya yang berlebihan dengan game 8. kecemasan. Pertama. Ini berarti bahwa kita telah menjadi hamba dari game online. kecanduan game online berpotensi melumpuhkan kepribadian individu. Dampak Game Online Kecanduan pada internet memberi dampak negatif yang besar pada sisi spiritual. Dengan kata lain. Bila perkiraan 11% pengguna adalah pecandu game online merupakan perkiraan yang cukup akurat. Dari gambaran yang diajukan oleh Young ini. Penggunaan membohongi online. yakni fungsi pengendalian perasaan. dan fungsi relasi. 31 . fungsi akademis dan pekerjaan. depresi. menghambakan diri selain kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu perbuatan yang menyimpang dari tauhid dalam ajaran agama. Kedua. dapat dibayangkan bagaimana hebatnya dampak kerusakan yang terjadi pada lingkup nasional bila pengguna game online di Indonesia telah melebihi 25 juta orang. Padahal kita diminta untuk menyembah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kata lain. Game online digunakan untuk melarikan diri dari masalah atau untuk meredakan perasaan-perasaan negatif seperti rasa bersalah. 3. nampak bahwa kecanduan pada game online memberi dampak kerusakan pada tiga fungsi utama kepribadian. dan sebagainya.

dan juga jenis kelaminnya. amarah dan kebencian. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa segala sesuatu yang memabukkan adalah khamr dan khamr tersebut hukumnya haram untuk dikonsumsi. pecandu juga kerap mendustai diri dengan mengatakan bahwa game online tidak berbahaya. bobot tubuhnya. Beberapa lainnya terobsesi terhadap dirinya sendiri sehingga menjadikan game online sebagai menara. berfantasi. Game online 32 . Ketiga. Kecanduan dapat membuat seseorang mengembangkan sifat buruk. pekerjaannya. Selain membohongi orang lain. misalnya kemalasan. Ketika menjadi pecandu. Hal ini menunjukkan bahwa kecanduan game online merupakan hal yang dibenci Tuhan. dan apa yang dilakukannya tidak mencederai siapa pun. akibat kecanduan game online adalah kerusakan pada diri dan hubungan dengan Tuhan. kebiasaan menghindar dari masalah. terlihat bahwa kira-kira 50% orang berbohong mengenai usianya. Kepribadian bisa bertambah buruk karena kecanduan game online. status pernikahannya. Relasi dengan Tuhan pun semakin terhambat. gejala kecanduan internet sangatlah mirip dengan gambaran mengenai kecanduan alkohol. Kelima. serta pengejaran popularitas dan kepentingan diri semata. Keinginan untuk bermain game online menyebabkan orang mengesampingkan perhatian kepada diri secara sehat dan mengalihkan perhatian sehingga menjauh dari hal-hal rohani. judi online. Beberapa orang sulit menahan diri dari keterlibatan berdosa dengan permainan di game online atau perselingkuhan. apalagi bila hal itu melibatkan pornografi. pemuasan nafsu. meskipun game online tidak disebutkan dalam AlQur’an. Keempat.Dari data yang bisa diperoleh. game online merupakan media bagi para pecandu untuk mengobarkan fantasi yang tunduk kepada hawa nafsu kedagingan dan pemujaan diri sendiri. tidak peduli dan kurang bertanggung jawab. kemungkinan berbohong semakin meluas karena mereka harus menyembunyikan kegagalan menyelesaikan tugas dan kewajibannya akibat bermain game online.

kecanduan membuat relasi pecandu dengan orang lain menjadi buruk. dan kurang peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekelilingnya. dampak yang diperoleh pecandu game online yakni : Secara sosial : hubungan dengan teman. keluarga menjadi renggang karena waktu bersama mereka menjadi jauh berkurang. Keenam. sering membolos atau menghindari pekerjaan.membantu pecandu membentuk identitas diri sebagaimana yang diinginkannya dan yang kemudian juga dipujanya sendiri. siklus kegagalan dan keberhasilan mengontrol diri menjadi rutin dengan tingkat kekambuhan yang tinggi. Sudah pasti pecandu tidak dapat memenuhi perintah untuk mengasihi karena kecanduannya. seperti berbohong. kecanduan pada game online bertentangan dengan aspek buah roh. Pecandu terbiasa hanya berinteraksi satu 33 . Selain itu menurut Edward T. kendali diri seolah tidak lagi berada di tangannya sendiri. M. Pada pecandu. Selain itu pecandu cenderung melakukan apa pun demi bisa bermain game. dll. Psi. Keterampilan sosial berkurang. Welch.Si. acuh tak acuh. pekerjaan. Perhatian pecandu yang semata-mata tertuju pada kesenangan diri dan game online membuatnya kurang peduli dengan kebutuhan orang lain. Menurut Margaretha Soleman. Ia cenderung asyik dengan dunianya sendiri. Perilaku menjadi kasar dan agresif karena terpengaruh oleh apa yang dilihat dan dimainkannya di dalam game online. mencuri uang. Betapapun kuatnya ia berusaha. sehingga semakin merasa sulit berhubungan dengan orang lain. Pergaulan hanya sebatas di game online saja. yakni pengendalian diri. sehingga membuat para pecandu game online menjadi terisolir dari teman-teman dan lingkungan pergaulan nyata. Pecandu menjadi sulit konsentrasi terhadap studi. Secara psikis : pikiran menjadi terus-menerus memikirkan game yang sedang dimainkan. salah satu ciri utama pecandu adalah menyalahkan orang lain. Hal tersebut membuatnya menjadi terkesan cuek. Ketujuh.

sedangkan sisanya untuk memikirkan kekasih. Ginjal dan lambung juga terpengaruh akibat banyak duduk. sulit mengekspresikan diri ketika berada di lingkungan nyata. Pemain game online beresiko terserang penyakit TBC karena pola hidup yang tidak sehat. Secara fisik : terkena paparan cahaya radiasi komputer dapat merusak saraf mata dan otak. Game online berdampak buruk pada kemerosotan akademis bagi para pecandunya. b. Dampak buruk game online yang paling ringan yakni mata merah dan lelah karena radiasi monitor. Karena pecandu game online disinyalir menggunakan sekitar 60%-80% dari otaknya untuk memikirkan perkembangan character game online yang ia mainkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan dalam konferensi psikolog Inggris tahunan di Dublin mengungkapkan bahwa kebiasaan menekan tombol keyboard dan berlama-lama Yang paling parah adalah dapat 34 . dan lain-lain yang dikerjakan secara berulang-ulang. Berat badan menurun karena lupa makan. merokok. makan mie instant tiap kali berhijrah ke game center. Kesehatan jantung menurun akibat begadang 24 jam bermain game online. kurang minum.arah dengan komputer membuatnya menjadi tertutup. lupa makan karena keasyikan bermain. c. mengakibatkan kematian. d. atau bisa juga bertambah karena terlalu banyak ngemil dan kurangnya olahraga. kesehatan tubuh menurun akibat kurangnya olahraga. dan untuk mempersiapkan pledoi (pembelaan diri) dalam menghadapi amarah orang tua yang disebabkan turunnya nilai akademis. seperti bermain game berhari-hari bahkan tanpa tidur. cara mendapat uang untuk membeli voucher. Mudah lelah ketika melakukan aktivitas fisik. Dampak umum yang terlihat dari seorang pecandu game online ialah sebagai berikut : a.

dan latihan fisik/olahraga yang kurang. h. f. Bahkan tersiar berita dari beberapa negara bahwa pemain game online yang kebanyakan dari kalangan remaja beresiko mati muda di depan komputer karena bermain game online berhari-hari tanpa henti. ketakutan. salah satu bentuk dari autisme yang mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. penurunan kemampuan penciuman. kemampuan mengontrol emosi. dan berkomunikasi. e. Bagi pria yang telah menikah. percaya diri rendah. dan kecemasan dalam diri pecandu game dimana kepribadian tersebut banyak ditemui pada penderita sindrom asperger. g. yaitu autisme. Hal ini diperkuat dengan adanya kepribadian introvert. berpikir statis untuk menambah lamanya waktu bermain. Game online memberikan dampak buruk pada pengaruh jalan pikiran. i. Pecandu game yang obesitas riskan terhadap penyakit jantung yakni penyumbatan pembuluh darah pada jantung dan gagal jantung. 4. terlalu banyak mengkonsumsi camilan. dan adanya kebahagiaan dari bermain game. kebiasaan bermain game akan mempengaruhi kehidupan pernikahan yang telah dibangun. Pecandu game online juga beresiko mengalami obesitas (kelebihan berat badan) karena pola makan yang tidak teratur. berinteraksi sosial. overeating. Penanggulangan Pecandu Game Online 35 . kurangnya jadwal tidur. Mereka beresiko mengalami perceraian akibat pola hidup yang terkesan berantakan.duduk di depan komputer dihubungkan dengan gangguan kepribadian.

Sebagian pecandu internet mulai dapat menguasai dirinya setelah suatu masa lepas kendali. harus ada semacam ikatan kontrak dengan pecandu agar dalam suatu jangka waktu. keberhasilan diberi 36 . ada yang dapat melepaskan dirinya setelah yang bersangkutan dihadapkan pada pilihan yang sulit. atau studinya. langkah awal penanganan kasus kecanduan game online harus dimulai dari pengakuan. perilaku atau kebiasaan. Kegagalan dan pelanggaran terhadap komitmen diberi ganjaran sanksi yang telah disepakati bersama. Kedua. misalnya dengan memperpanjang masa puasa bermain game online. termasuk karier. kerelaan. yakni aspek spiritual. dan relasi. kita melatih mereka untuk memperoleh hobi dan kebiasaan baru. Pada umumnya pecandu game online justru memilih bermain game online dan mengorbankan hal lainnya. antara memilih game online atau memilih pasangan dan keluarganya. perasaan. keluarga. Berikut adalah prinsip pelayanan bagi pecandu internet : Pertama. niat. untuk tidak bersentuhan dengan game online sama sekali. Sebagai gantinya. dan kontrol diri pecandu untuk melepaskan kebiasaannya tersebut. pemutusan siklus kecanduan perlu pendekatan yang bersifat multidimensional dan penanganan secara terpadu. Pecandu tidak boleh dibiarkan menganggur selama mereka tidak beraktivitas dengan game online agar mereka belajar mengisi waktu luang dengan cara yang baik. pola pikir. Di antara pecandu. Sebaliknya. konselor atau psikolog perlu melakukan pendekatan empatik dan penuh penerimaan terhadap kesulitan dan persoalan yang membelit pecandu tanpa bersikap menyalahkan. misalnya selama empat puluh hari. Karena kompleksnya permasalahan kecanduan game online. Usaha apa pun yang kita lakukan niscaya akan menemui kegagalan bila pecandu internet tidak mengakui persoalannya yang berat. Namun kebanyakan pecandu tetap tidak bisa melepaskan diri dari kecanduannya dalam kurun waktu yang panjang. Untuk itu. kebulatan tekad. Ada lima area pecandu yang perlu digarap.

serta memperoleh pola pikir dan pengendalian perasaan yang lebih baik. Konseling pribadi bermanfaat untuk menolong pecandu mengenali kecenderungan dan asal mula perasaan dan pikiran yang menjerumuskan mereka ke dalam siklus kecanduan. harus ada ketegasan agar efek kecanduan ini bisa lenyap setelah mereka tidak menggunakan game online dalam jangka waktu tertentu.hadiah berupa aktivitas yang mereka sukai. Kemungkinan juga ada sumbangsih dari keluarga dalam persoalan pecandu game online. Konseling kelompok diperlukan agar mereka mempelajari kembali cara berelasi yang sehat. Di sini sekali lagi penolong harus membantu pecandu untuk berdoa dan berelasi dengan Tuhan secara pribadi. Yang perlu dirancang juga adalah sisi pengawasan terhadap pelanggaran atau ketaatan terhadap komitmen. konseling pribadi dan konseling kelompok harus diberikan secara rutin sampai pecandu benar-benar terlepas dari kecanduannya. untuk menghadapi rasa sakit akibat gesekan dalam relasi. pengakuan akan kesalahan serta perbaikan dapat dilakukan antar anggota keluarga. namun yang tidak terkait dengan dunia game online. 37 . serta untuk memberi dukungan dan saling menguatkan antar pecandu di bawah bimbingan dari seorang konselor atau terapis. Dalam hal ini. karena perilaku pecandu memberi dampak kepada seluruh keluarga. Juga diperlukan layanan konseling keluarga. Langkah drastis dengan mencegah pecandu mengakses game online adalah untuk menghilangkan tolerance effect dan withdrawal syndrome. karena menghentikan kebohongan karena penggunaan game online juga merupakan bagian dari penanganan terhadap pecandu game online. mengatasi pikiran dan perasaan itu. Alasan lain dari pemutusan total yang bersifat sementara dengan game online adalah agar pecandu ditolong untuk menyerahkan kontrol sementara kepada kita untuk kemudian kita alihkan kontrol diri mereka kepada kuasa Tuhan. Dengan demikian. Ketiga.

pikiran. Bahkan akhirakhir ini semakin langka kita jumpai adanya pergelaran wayang kulit. Hanya segelintir orang saja yang masih peduli terhadap eksistensi wayang kulit. dan biaya. menurut mereka bermain game online hanya membuang-buang waktu. Remaja dan Wayang Kulit 1. tenaga. mantan pecandu perlu dibekali dengan teknik penolakan dan penghindaran terhadap keterlibatan terhadap dosa dan kebiasaan buruk mereka yang dahulu. pengetahuan akan firman Tuhan. Minat Remaja Terhadap Wayang Kulit Sebagaimana yang kita tahu. Kebanyakan responden yang memilih untuk menonton wayang kulit dibandingkan dengan bermain game online adalah para remaja putri. kebajikan. Mantan pecandu perlu pula ditolong untuk mengembangkan talenta dan karunia yang mereka miliki sehingga tidak lagi terhisap ke dalam pola pikir dan kebiasaan lama mereka. penolong perlu mendorong dan membimbing mantan pecandu untuk mengembangkan iman. Dengan demikian. Selain itu. 38 .Keempat. yakni sebagai upaya melestarikan budaya Jawa yang kian luntur. Untuk itu. Mereka juga perlu terus belajar untuk hidup dalam kontrol kuasa Tuhan sehingga tidak tersandung lagi. Hasil yang didapatkan pun hanya lelah dan ongkos terkuras. ketekunan. penguasaan diri. dan kasih. Dari 30 orang responden yang penulis rahasiakan identitasnya hanya sekitar 30% saja remaja yang memilih untuk menonton pergelaran wayang kulit jika dibandingkan dengan bermain game online. D. Dan kebanyakan dari mereka adalah usia dewasa bahkan lanjut usia. minat remaja terhadap pelestarian wayang kulit kian hari kian tergerus oleh lunturnya mental budaya dan gelombang arus modernisasi yang semakin bombastis. Alasan mereka memang sangat logis. kesalehan. pecandu yang telah terbebas harus menyadari bahwa mereka tetap memiliki area sensitif terkait dengan penggunaan game online.

Hal tersebut memberikan predikat sebagai bentuk seni klasik tradisional. akan tetapi juga sebuah tatanan dan tuntunan. dan manusia lainnya. Hanya minoritas kaum perempuan saja yang menjadi pengguna game online ini. Selain moral. di dalam wayang juga terkandung lima aspek. Predikat tersebut memberikan pengertian bahwa wayang adalah suatu bentuk seni pentas tradisi yang berdimensi dan berfungsi ganda. yaitu suatu nilai budaya yang dihayati dan dijunjung tinggi sepanjang masa oleh satu generasi ke generasi berikutnya. pedoman. Ki Purbo. Bahkan ada yang memberikan predikat berlebihan sebagai suatu seni klasik tradisional adiluhung. Oleh sebab itu. ripta (sangit dan sastra). “Karena itu wayang bukan sekedar tontonan. drama (pentas dan musik karawitan). Maka tak berlebihan bila seniman barat menilai wayang sebagai the most complex and sophisticated theatrical form in the world. gatra (pahat dan seni lukis). tetapi lebih bersifat kejiwaan. yang masing-masing dimensi di dalam pedalangan disebut unsur 39 . Nilai Positif Wayang Kulit Pada umumnya pedalangan wayang kulit purwa bukan hanya sekedar pertunjukan hiburan. 2. dan bahkan ideologi hidup mereka. dan cipta (konsepsi dan ciptaan-ciptaan baru). masyarakat di suatu daerah memanfaatkan cerita wayang tersebut sebagai bahan renungan. yaitu widya (filsafat dan pendidikan).Karena sebagaimana yang penulis amati di setiap warung game online lebih dari 70% penggunanya adalah kaum laki-laki. alam. 3. Aspek dan Nilai Moral Wayang Kulit Nilai moral memberikan bingkai bagaimana seyogyanya manusia bersikap dan berperilaku ketika berhubungan dengan Tuhan.” begitulah tutur dosen mata kuliah wayang di Institut Seni Indonesia.

Nilai Seni Seni pedalangan mencakup beberapa sub unsur seni. o Seni Pahat 40 . b. duduk sambil mengantuk semalam suntuk melihat pertunjukan wayang adalah dirasakan sebagai suatu kenikmatan. Nilai Hiburan Wayang kulit mendapat tempat dalam hati rakyat Indonesia khususnya di Pulau Jawa dan digemari hingga saat ini. Wayang purwa disebut juga “saptamuka” karena terdiri dari beberapa unsur : o Seni Drama Pada hakekatnya wayang kulit adalah seni drama dan tiap lakon wayang kulit selalu mengandung paling sedikit motif pokok sebagai inti dari drama yang semuanya ini sangat menarik para ahli filsafat dan ahli kebatinan. Bagi para penggemar wayang kulit. Wayang juga merupakan hiburan rakyat yang paling ringan.pendukung daripada nilai pedalangan secara seutuhnya. apalagi wayang kulit yang berbentuk orang. Hal ini dapat dilihat dari perhatian para penonton di setiap pertunjukan wayang kulit. Di seluruh lapisan masyarakat hampir 80% dari mereka yang hadir tetap duduk semalam suntuk (kurang lebih 9 jam). o Seni Lukis/Rupa Sunggiringan dan tatawarna pada kulit yang tersusun sedemikian rupa dan harmonisnya adalah ciri keindahan dan teknik lukis pada wayang. maka wayang merupakan suatu ramuan dan paduan seni yang harmonis menjadi satu kesatuan drama yang sangat mengesankan. sehingga apabila hanya dilihat dari segi seni saja. Adapun unsurunsur dan nilai yang terkandung adalah sebagai berikut : a.

dan bunyi gamelan adalah paduan suara dan menjadi kenikmatan serta nilai tersendiri yang mengesankan di mata penggemar. o Seni Gerak Gerak wayang yang dibuat dari selembar kulit dapat digerakkan sedemikian rupa sehingga seperti sungguh-sungguh hidup dan menggambarkan gerak yang dimaksud. Lalu. Makna kesatuan yang bulat itulah yang 41 .Bentuk dan wujud wayang dibuat dari kulit kerbau yang sudah mengalami proses pengeringan seperlunya. gembira. o Seni Karawitan Gending-gending mempunyai sifat luhur. regu. tetapi harus seimbang sehingga menjadi serasi dan padu. kemudian ditatah “jilimet” sedemikian rupa sehingga mewujudkan tokoh wayang yang dimaksud. luwes. o Sastra Suara Suara dalang. cerita wayangnya juga merupakan bagian nilai sastra pada wayang. bersama dengan lakon merupakan ilustrasi mistik. nyanyian swarawati. tetapi bersatu sehingga merupakan korelasi dan kesatuan yang indah dan selaras. o Seni Sastra Sastra yang ada pada wayang terlihat dari bahasa pedalangan yang indah layaknya mendongeng. dan memberikan rasa semangat serta nikmat pendidikan jiwa untuk menikmati estetis. wingit. Semua cabang kesenian di atas di dalam pewayangan masing-masing tidak menonjol dan berdiri sendiri. Masing-masing unsur tersebut dalam penampilan tidak diperkenankan untuk menonjol. bagus.

dan pengabdian sejati o Kekuatan sejati 42 . Nilai Pendidikan dan Penerangan Wayang kulit purwa adalah suatu kesenian yang masih hidup mendarah daging di hati rakyat Indonesia terutama suku Jawa dan mempunyai resonansi dalam masyarakat terutama masyarakat desa. Dr. dan tekad sejati o Keberanian. Unsur-unsur pendidikan dan ajaran batin (estetiks) serta ajaran lahir (etis) yang sesuai dengan peradaban. politik. Ramayana. seperti nyata terlihat dalam lakon-lakon Harjuna Sasrabahu. dan kepahlawanan.menjadikan wayang sebagai seni yang indah dan adiluhung karena adanya banyak unsur yang tergabung di dalamnya. Hazim Amir dalam penelitian menemukan 20 nilai etis yang terkandung dalam wayang : o Kesempurnaan sejati o Kesatuan sejati o Kebenaran sejati o Kesucian sejati o Keadilan sejati o Keagungan sejati o Kemercusuruan sejati o Keabadian sejati o Keteraturan mikrokosmos sejati o Kebijaksanaan sejati o Kebijaksanaan makrokosmos sejati o Realita dan pengetahuan sejati o Kesadaran dan keyakinan sejati o Kekasihsayangan sejati o Ketanggungjawaban sejati o Kehendak. semangat. kesusilaan. c. niat.

Filsafat wayang diharapkan dapat memberi jawaban atas pandangan- 43 . selanjutnya dapat disimak kandungan nilai-nilai moral dalam semua aspek kehidupan. e. Simbolik. Nilai Ilmu Pengetahuan Pada permulaan abad XIX pedalangan wayang kulit purwa telah banyak menarik perhatian para sarjana Indonesia pada umumnya dan sarjana barat pada khususnya. etnologi. Para sarjana tersebut telah menyoroti salah satu dimensi. antropologi. filsafat. Falsafah inilah yang sebenarnya menumbuhkan nilai-nilai moral untuk seterusnya nilai-nilai ini menjiwai dan mewarnai estetikanya. sebagai hamba Allah yang pandai bersyukur. Nilai Filsafat. Yang mudah dipahami adalah aspek estetikanya yaitu keindahan seni multidimensional yang digelar. bahasa kesusastraan dan lain sebagainya. Di dalamnya penuh dengan hasil perenungan filsafat yang mengetengahkan pandangan hidup terhadap kebenaran dan realita. selanjutnya baru bisa mencapai kandungan falsafahnya yaitu makna dan tujuan pergelaran wayang. Wayang kulit menjadi ilham atau seni pedalangan bagi cendekia dan para ahli merupakan sumber ilham dan diantaranya ilmu sejarah. misalnya ilmu pengetahuan sehingga tidak mengherankan bahwa mulai abad XIX wayang juga menjadi objek ilmu pengetahuan dalam bidang sastra budaya. sehingga hidupnya tenteram dan bahagia.o Kekuasaan. sehingga wayang bisa menjadi sajian seni yang indah. Manusia memahami jati dirinya. kemandirian sejati o Kebahagiaan sejati d. dan Rohani Pergelaran wayang sebagai obyek kajian filsafat adalah simbol kehidupan manusia di jagad raya ini.

Jalan Asia Afrika.” ujar Hari.” kata Hari yang juga selaku Ketua Sub-comittee on Culture Indonesia (SOMCA). youtube. Cina. facebook. namun mengambil peninggalan-peninggalan dari Jepang. atau media jaring (online) lain pun dibangun. yaitu bagaimana seseorang menghormati 44 . 4. Hari Untoro Drajat di sela-sela “Asean University Student Conference” di Gedung Merdeka. dan ini merupakan proses kreativitas bermuatan lokal yang perlu diisi oleh para pemuda kita. HTV (Heritage TV) yaitu stasiun televisi nasional yang fokus memuat isi budaya lokal. “Dalam pelestarian budaya ini pasti ada hulu lestari. yaitu pemahaman mengenai proses pelestarian dari hulu sampai hilir tersebut.pandangan mendasar tentang kebenaran dan realita yang mengarah pada pencapaian kesempurnaan hidup. Ide-ide inovatif diperlukan dalam proses pelestarian yang sifatnya dinamis seiring perkembangan zaman. Misalnya. Dalam suatu usaha pelestarian budaya. Isi budaya perlu diberikan pada para pemuda khususnya remaja. dan terbuka banyak hilir untuk jalan ke depannya. Hari mengambil contoh Singapura yang sukses menampilkan peninggalan-peninggalan sejarahnya melalui berbagai proses kreatif. Departemen Budaya dan Pariwisata Dr. Selain itu. Peran dalam Pelestarian Wayang Kulit Peran pemuda khususnya remaja bagi pelestarian budaya di masa depan sangat penting dan karena itu mereka perlu diberi wawasan kebudayaan. ada yang terlihat dan yang tidak terlihat. diantaranya terdapat proses berperilaku. dan beberapa negara lainnya kemudian mengemasnya menjadi suatu kajian menarik. Selanjutnya implikasi ke depannya bisa melalui berbagai cara. dan hasilnya terbuka sebuah jaringan ekonomi kreatif yang berbasis budaya (culture industry). Bandung. “Mereka tidak memiliki warisan budaya. Begitulah tutur Dirjen Sejarah dan Purbakala. penggunaan teknologi seperti blog.

“Pelestarian fisik yang terlihat ini sudah dijalankan. Upaya pemerintah sendiri masih sebatas pemberian masukan-masukan pada pendidikan.dan mengadopsi nilai-nilai lama. yang sifatnya perilaku ini masih perlu diingatkan kembali. Kemajuan globalisasi memiliki dampak positif maupun negatif. E. Adapun tindakan-tindakan yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut : a. Indonesia baru sampai tahapan pelestarian secara fisik. erosi nilainilai budaya. Tindakan Kontrol Sikap Adanya globalisasi seperti maraknya game online menimbulkan berbagai masalah terhadap eksistensi kebudayaan daerah seperti halnya wayang kulit. Namun. maka perlu aktivitas atau kegiatan pendukung seperti pertemuan antar pemuda baik tingkat nasional maupun internasional yang mampu mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran inovatif. Menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru seperti game online. Menurut beliau. Membatasi acara-acara yang dapat memunculkan rasa cinta terhadap budaya asing. b.” kata Hari. Media Pelestarian Wayang Kulit 45 . c. 5. d. Mengadakan berbagai pertunjukan kebudayaan. sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif. kalau tidak akan hilang. maka perlu adanya tindak lanjut dalam menyikapi globalisasi tersebut. Menambah porsi pengetahuan tentang kebudayaan bangsa khususnya wayang kulit di sekolah-sekolah baik mulai dari tingkat SD sampai perguruan tinggi. salah satunya adalah terjadinya penurunan rasa cinta terhadap kebudayaan yang merupakan jati diri suatu bangsa. terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.

Selain itu beberapa tokohnya diambil dari kisah-kisah pada kebudayaan Hindu-Jawa. pelestarian wayang kulit tak hanya menggunakan media klasik seperti halnya pergelaran wayang klasik. Banyak situs yang menyuguhkan artikel tentang wayang kulit yang setiap beberapa pekan selalu mengalami pembaharuan secara online. yang juga telah banyak dilupakan masyarakat. Ceritanya pun diambil dari kisah pewayangan. Selain itu media pelestarian wayang kulit juga merambah pada game online wayang kulit. Wayang Kulit Online Kini. Selain itu.com yang menyuguhkan berbagai budaya Jawa seperti wayang kulit.1. Tema dan latar belakang yang diambil adalah kisah perang Bharatayuddha pada kisah Mahabharata. Salah satu situs wayang kulit yakni situs milik Ki Demang yang merupakan situs sutresna Jawa. Salah satu contohnya yakni game kurusetra yang merupakan game strategi online multiplayer berbasis web dan wap pertama di Indonesia yang dikembangkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000. Seiring tuntutan zaman. yang akhir-akhir ini 46 . Prangko Wayang Kulit Perancangan sosialisasi wayang kulit ini adalah perancangan prangko dan benda-benda filateli lainnya dengan menggunakan desain dan tema wayang kulit. salah satunya yakni wayang kulit berbasis online. dan sebagainya yang bertujuan untuk memuaskan hasrat para sutresna Jawa (penggemar atau penikmat Jawa) akan budaya Jawa. seperti Jatayu dalam kisah Ramayana. Namun game ini telah offline sejak Lebaran tahun 2006 lalu. gamelan. Alamat situsnya yakni http://ki-demang. 2. Tujuan utama dari perancangan prangko ini adalah untuk mensosialisasikan kembali budaya wayang kulit purwa. perancangan prangko ini juga untuk meningkatkan hobi serta kegiatan berfilateli di Indonesia secara umum. terutama generasi muda. pelestarian wayang kulit dikemas dalam suatu media yang lebih modern.

Melalui perancangan prangko sosialisasi wayang kulit purwa ini diharapkan masyarakat dapat mengenal kembali dua kebudayaan tersebut. Karena generasi wayang sebagai budaya bangsa berada di tangan penerus bangsa yang tak lain tak bukan yakni anak bangsa. diharapkan pula kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat luas serta para filatelis baik dalam maupun luar negeri untuk membeli. Festival Dalang Festival dalang yakni sebuah ajang unjuk bakat dan kebolehan dalam meliukkan wayang di belakang kelir. Dalam ajang tersebut puluhan dalang bocah beradu kepiawaian berolah pakeliran.sudah mulai berkurang peminatnya karena perkembangan jaman dan teknologi. 3. bahkan mengoleksi benda-benda filateli tersebut. Pemerintah pun turut memperhatikan kelestarian wayang dengan mengupayakan ajang serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk pelestarian terhadap budaya bangsa yang telah tertanam di benak kawula muda Kota Bengawan. telah digelar Festival Dalang Ciliki Se-Indonesia di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta. Sasaran yang dituju memanglah anak-anak yang usianya sekitar 16 tahun ke bawah. menggunakan. Selain itu. Juli tahun lalu. sehingga keberadaannya tidak dilupakan dan dapat dilestarikan. 4. Media Komunikasi Visual Desain komunikasi visual adalah media yang digunakan dalam menciptakan strategi kreatif dalam mempromosikan kesenian wayang kulit dan mengenalkan kembali kesenian wayang kulit ke masyarakat luas yang meliputi media lini atas (above the line) dan media lini bawah 47 . Ajang tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan sejak dini wayang sebagai budaya bangsa kepada anak. Diantara festival dalang yang pernah digelar yakni Festival Dalang Cilik Se-Indonesia. Melalui media inilah banyak tokoh dalang dari berbagai usia mulai dikenal oleh masyarakat luas.

Pengawasan (Surveillance) b. Hiburan (Entertainment) 48 . Dan gambar ini bukanlah gambar mati. Penyampaian Warisan Sosial (Transmission of the Social Heritage) d. media massa (termasuk televisi). Harold Laswell dan Charles Wright (1959) membagi menjadi empat fungsi media (tiga dicetuskan oleh Laswell dan yang ke empat oleh Wright). Televisi sebagai media publik mempunyai daya tarik yang kuat yang memiliki unsur-unsur kata-kata. musik dan sound effect. Dengan melakukan promosi kesenian wayang kulit diharapkan mampu menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat luas terhadap kesenian wayang kulit dan menjadi upaya menjaga dan melestarikan kesenian wayang kulit. ada tiga fungsi lainnya yang cukup penting. melainkan gambar hidup yang mampu menimbulkan kesan yang mendalam pada penonton. selain menghibur. Contoh riil dari pelestarian wayang kulit melalui media komunikasi visual yakni televisi. Sesuai fungsinya. serta unsur visual berupa gambar.(bellow the line). Korelasi (Correlation) c. Keempat fungsi media tersebut adalah : a.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->