MEDAN MAGNET BUMI I.TUJUAN Menentukan besar medan magnet bumi. I.

TEORI Medan magnet adalah suatu medan yang dibentuk dengan menggerakkan muatan listrik (arus listrik) yang menyebabkan munculnya gaya dimuatan listrik yang bergerak lain. Medan magnetik dapat digambarkan dengan garis-garis khayal yang selalu keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub medan selatan dan garis khayal ini dinamakan garis-garis medan. Arah dari medan ini adalah seimbang dengan arah jarum kompas yang diletakkan di dalam medan tersebut. Bumi sifatnya seperti magnet yang besar dan ujung- ujungnya merupakan kutub utara dan selatan magnet. Kutub utara dan kutub selatan magnet bumi menarik kutub-kutub magnet yang berayun, seperti jarum kompas. Kutub utara jarum kompas searah kutub selatan magnet bumi. Jumlah osilasi berbentuk oleh magnet yang tergantung, seperti paku yang dimagnetisasi, bervariasi terhadap jarak antara kita dengan salah satu kutub. Semakin dekat berada dengan satu kutub magnetik, semakin besar osilasi magnet.

Gbr. 4.1 Paku yang mengalami proses magnetisasi Pada gambar di atas, komponen dengan garis putus-putus menunjukkan hasil polaritas arus pada lilitan terbaik. Kemudian pada pengukuran medan magnet bumi dengan menggunakan interaksi magnetik antara magnet dari kompas dengan medan magnet yang ditimbulkan oleh kawat yang mengangkut arus. Posisi kawat diatur sehingga jarum kompas berada dibawah kawat dengan jarak tertentu dan panjang kawat berimpit dengan arah jarum kompas (arah utaraselatan) dan jarum kompas selalu menunjuk pada arah utara-selatan magnet bumi.

Kawat tersebut dialiri arus listrik dengan kuat arus yang cukup besar, maka medan magnet yang ditimbulkan kawat akan berinteraksi. Fenomena ini disebabkan konfeksi dari peleburan besi dan nikel yang terjadi dalam inti bumi selama terjadinya rotasi bumi. Hal ini menyebabkan terbentuknya arus listrik dalam medan magnet. Medan magnet memiliki kutub magnet utara (dekat kutub utara bumi) dan kutub magnet selatan (dekat kutub selatan bumi). Sebuah sumbu yang menghubungkan kedua kutub magnet itu kirakira berada 11,3 derajat dari sumbu rotasi bumi. Kedua kutub tidak bergantung satu sama lain, dan tidak berada pada posisi yang sama, tapi menyimpang beberapa kilometer setiap tahunnya. Gaya medan magnet pada permukaan bumi saat ini berkisar tidak kurang dari 30 mikrotesla (0,3 gauss). Meski begitu, gaya magnet bumi tak hanya terjadi karena adanya lapisan besi yang termagnetisasi, tapi juga karena adanya arus listrik. Pergerakan bumi menimbulkan pergerakan relatif dari ion-ion di dalam materi. Ion-ion yang bergerak itu menimbulkan arus listrik dan arus yang berputar menimbulkan medan magnet disekitarnya. Medan Magnet di Sekitar Solenoida Arah medan magnetik yang ditimbulkan oleh solenoida yang berarus ditentukan oleh arah arus listrik yang mengalir pada solenoida tersebut. Arah medan magnetik juga dapat ditentukan dengan menggunakan kaedah tangan kanan. Arus dalam gulungan mempunyai momen dipol magnet (M) yang didefinisikan sebagai : (4.1) dimana : M i A N adalah momen dipol magnet adalah arus dalam Ampere adalah luas penampang (m2) adalah jumlah lilitan

Tidak hanya arah. tetapi kekuatan dari medan magnet juga menjadi perhatian. Pada masa dinosaurus menguasai Bumi. medan B didefinisikan daripaada tork maksimum yang bertindak ke atas gulungan arus di dalam medan B.5 Gauss sekitar 80% lebih kuat daripada sekarang.Jika sebuah magnet batang ditempatkan di dalam medan magnet dengan rapat fluks B (weber/m2).5) Medan magnet solenoida : (4. Jika magnet batang dilepas akan berisolasi. kekuatannya 2. Situs web NASA memuat peta tentang perubahan arah Utara dari masa 150 tahun yang lalu hingga kini.B (4.4) Medan magnet bumi : (4. dan untuk sudut simpangan θ yang kecil.6) (4.7) Dengan nilai : B = induksi magnetik (W/m2) atau Tesla µ0 = permeabilitas = 4π x 10-7 Wb/A. dapat diperoleh osilasi T sebesar : T = 2π I M .m (udara) Pembalikan Medan Magnet Bumi Para ilmuwan telah mengamati perubahan arah magnet Bumi yang sekarang sedang terjadi sebagaimana telah terjadi di masa silam. Mungkin itulah kenapa ada kehidupan yang .3) Dimana : I adalah momen inersia magnet batang T adalah perioda (t/n) Dengan menempatkan medan magnet solenoida Bs sejajar dengan medan magnet bumi Bb maka persamaan akan ditulis : ( ) (4.

dan seluruh satelit akan hilang termasuk stasiun angkasa. Melawan pandangan mengerikan ini.5 Gauss. Ukuran binatang yang lebih kecil sekarang mungkin sebagai akibat dari melemahnya medan magnet Bumi. Meskipun kekuatannya . atmosfir akan menipis dan turun sehingga membuat sindrom ketinggian di dekat permukaan laut bahkan pancaran sinar kosmis yang mematikan akan membunuh sebagian besar mahkluk hidup di permukaan Bumi. paling pesimis menyebutkan peralatan elektronik akan terkena resikonya antara rusak atau tidak dapat digunakan sama sekali. Ribuan tahun yang lalu saat bangsa Cina dengan pengetahuannya tentang energi bio-elektrik dikenal sebagai meridian. Saat itu kita akan memiliki lebih dari satu Kutub Utara dan satu Kutub Selatan. Pada masa lalu kejadian ini telah dikonfirmasikan pada catatan geologi.berukuran raksasa seperti dahulu. menyebutkan medan magnet mempengaruhi bentuk kehidupan. NASA meramalkan bahwa tidak menjadi 0 Gauss. Melemahnya medan magnet Bumi dipercaya sebagai awal dari pembalikan arah medan magnet Bumi. Skenario ini telah membuat sejumlah orang membangun rumah bawah tanah dengan harapan untuk bertahan. Lebih parah lagi. Efek bagi kehidupan biologis meliputi dari burung yang kehilangan arah migrasinya hingga penurunan sistim kekebalan tubuh dan tingginya kasus kanker pada tubuh manusia. mengingat anomali magnet di Atlantik Selatan dan kerusakan akibat radiasi pada satelit yang beredar di daerah itu dikatakan sebagai akibat dari hilangnya atmosfir. Tetapi ada yang menentang. Dalam abad terakhir ada lebih banyak pengurangan kekuatan medan magnet Bumi hingga 5% sehingga sekarang hanya tinggal 0. Para ahli menyebutkan atmosfir tidak akan menghilang dan komunikasi hanya akan terganggu dan menjelang saat itu manusia akan menemukan cara untuk bertahan. Aliran larva dari Gunung Steen memperlihatkan kutub magnet berputar mengelilingi lingkaran tropis tiga kali. Teori ini didukung oleh bukti geologi bahwa saat pembalikan terakhir. atmosfir tidak hilang. Yang belum jelas adalah bagaimana kejadiannya dan apa yang terjadi pada kehidupan di permukaan Bumi saat itu. tetapi medan magnet Bumi akan kacau.

Ilmuwan menemukan bahwa kuat medan magnet bumi pada jaman akhir kehidupan dinosaurus adalah 2." kata Joseph Stoner. kemungkinan hilangnya sifat magnetik sangatlah kecil. Sedangkan analisis terbaru Stone menunjukkan bahwa selama periode tersebut. kutub utara magnet Bumi bergerak dari Kanada ke Siberia secara signifikan. Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa kutub magnet Bumi bergerak ke lokasi yang berbeda. Meskipun demikian letak kutubkutubnya tidak selalu tetap.berkurang hingga 20% tetapi tidak pernah menjadi 0 Gauss. "Ini mungkin bagian dari pergerakan normal dan secara bertahap akan kembali ke Kanada. tidak dapat diperkirakan/dibayangkan seberapa besar pergolakan alam yang akan terjadi. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa medan magnet bumi semakin lemah dari waktu ke waktu. Tetapi para ilmuwan sangsi bahwa bumi baru akan berbalik kutub magnetnya apabila mencapai keadaan tanpa medan magnet. sekitar 8 % lebih tinggi daripada kuat medan magnet bumi saat ini. Menurut para ilmuwan. mengapa pergerakan ini terjadi masih belum diketahui.100 kilometer dari Kutub Utara.5 gauss. Bumi Meskipun demikian. Aktivitas jauh di bawah inti Bumi dipercaya dapat menyebabkan pergerakan lempengan Bumi dan menyebabkan gempa. walaupun keadaan tanpa medan magnet baru akan tercapai sekitar tahun 3000an Masehi. Meskipun demikian. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kekuatan magnet Bumi menurun 10 persen dalam 150 tahun terakhir. seorang ahli paleomagnetik dari Oregon State University dalam pertemuan American Geophysical Union. kutub utara magnet juga bergerak sejauh 1. Teori bahwa aktivitas dari inti luar Bumi yang terbuat dari logam yang meleleh menyebabkan terjadinya medan magnet sedang hangat dibicarakan oleh ilmuwan. Ilmuwan memperkirakan bahwa bumi sedang menuju ke momentum yang cukup untuk membalikkan sendiri kutubnya dalam proses pembalikan itu. Kutub Utara Magnet Bumi Bergeser Merupakan magnet raksasa yang memiliki dua kutub sehingga kompas dapat selalu menunjuk arah utara dan selatan. .

Posisi kawat dan magnet kompas diatur sedemikian rupa sehingga jarum kompas berada dibawah kawat dengan jarak tertentu dan panjang kawat berimpit dengan arah jarum kompas (arah utara-selatan). Para ilmuwan menggunakan detektor karbon untuk melacak perubahan medan magnetnya. Menurut para peneliti Oregon. para peneliti menemukan bahwa letaknya telah bergerak sejauh 50 kilometer. Besar medan magnet bumi Be dihitung dengan persamaan : Be = Bi/tan (4.8) dengan Bi adalah besar medan magnet yang ditimbulkan kawat berarus pada suatu jarak tertentu dari kawat tersebut ( Bi =uo). jaru akan berputar membentuk sudut sebesar α dan akan menunjukan arah yang menghasilkan arah hBR. Jika medan magnet hBH ditambahkan ke komponen ini melalui lilitan helmholtz. Endapan-endapan tersebut merekam medan magnetik Bumi pada waktu tertentu. maka medan magnet yang ditimbulkan kawat akan berinteraksi dengan magnet kompas tersebut. Hasil interaksi ini akan terlihat adanya penyimpangan dari jarum kompas itu. Pada suatu lilitan tanpa arus. Dengan arah yang demikian rupa dari kawat dan jarum kompas itu maka jika kawat tersebut dialiri arus listrik dengan kuat arus yang cukup besar. Studi pengukuran medan magnet bumi dengan menggunakan interaksi magnetik antara magnet dari kompas dengan medan magnet yang ditimbulkan oleh kawat yang mengangkut arus. jarum magnetic dari magnetometer akan menunjukan arah utara/selatan dari komponen Hbe dari medan magnet bumi. . Dan jarum kompas selalu menunjuk pada arah utara-selatan magnet bumu. dapat diukur dengan menggunakan bususr derajat. tingkat pergerakan kutub magnet itu meningkat seabad terakhir dibandingkan abad-abad sebelumnya. Untuk mengetahui pergerakan kutub magnet Bumi. Stoner dan para ilmuwan lainnya mempelajari endapan yang direkam dari beberapa danau di Arktik. dengan besar simpangan dinyatakan dengan penyimpangan sudut (derajat).Kutub utara magnet Bumi pertama kali ditemukan pada 1831 dan ketika diukur kembali pada 1904.

Amperemeter berfungsi sebagai penguat sumber cahaya yang digunakan. Solenoid diletakkan sejajar dengan sumbu Utara-Selatan medan magnet bumi dengan menggunakan kompas. Magnet batang sebagai acuan gerakan magnet. 3. Solenoida sebagai alat untuk menentukan mefan solenoid. Stopwatch sebagai pengukur waktu.II. Setelah saklar dipasang pada posisi sebelah kanan (arus positif).3. transformator variabel diatur sehingga amperemeter mununjukkan nilai sebesar 1A. dan 1. 3. Reasistor variabel berfungsi untuk memvariabelkan hambatan. 6. PROSEDUR KERJA 3.4. 7.2 Cara Kerja Massa. Kompas sebagai penunjuk arah pergerakan magnet. 5. Power supply berfungsi sebagai sumber tegangan DC. .6.1 Alat dan Kegunaan 1. langkah ini diulangi untuk nilai arus sebesar 1. Periode osilasi magnet batang diukur untuk 20 kali osilasi. 4. Kemudian posisi saklar dipindahkan ke kiri (arus negatif) dan pengukuran periode osilasi magnet batang diulangi lagi untuk 20 kali osilasi dengan variasi nilai arus seperti pada arus positif.1. jari-jari magnet batang dan perbandingan jumlah lilitan terhadap panjang lilitan (n/L) solenoid diukur dan kemudian setelah dilakukan pengukuran tersebut peralatan disusun seperti pada Gbr. 2. 1.2. panjang.8 A.

Power supply 4.3.3 Skema Alat 2 4 1 5 3 Keterangan : 1. Resistor . Magnet batang 2. Selenoida 3. Amperemeter 5.

PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN 4.84 29.05 m : 0.055 m : 20 Kutub negatif : No V(volt) i(A) t(s) 1 2 3 4 5 10 10 10 10 10 1 1.2 Perhitungan Luas penampang solenoida : A = πr2 = 3.87 30.50 39.0525 kg : 0.14 x (0.205 m : 0.4 1.2 1.4 1.82 31.8 33.0095 m2 Momen inersia magnet batang : ( ( ) ) .6 1.1 Data Pengamatan Jumlah lilitan solenoida (N) Panjang solenoida (L) Panjang magnet (a) Lebar magnet (b) Massa magnet (M) Jari-jari solenoida (r) Jumlah getaran (n) Kutub positif : No V(volt) i(A) t(s) 1 2 3 4 5 10 10 10 10 10 1 1.14 31.IV.70 30.96 4.015 m : 0.2 1.8 33.055)2 = 0.6 1.81 : 254 : 0.84 31.17 32.

75 -25.4.87 x 10-3 2.18 x 10-3 2.4 1.525 1.2.1 Kutub positif Momen dipol magnet : M = N x i x A = 254 x 1 x 0.8956 3.4905 2.49 x 10-3 Bb(Gauss) -11.8605 4.6 1.56 x 10-3 1.3434 Bs (Tesla) 1.413 Am2 Perioda : = 1.593 1.2.2 1.607 1.0095 = 2.5 -21.80 x 10-3 ( ) 4.413 2.49 -18.8 M(Am2) T (s) 2.2 Kutub negatif Momen dipol magnet : M = N x i x A = 254 x (-1) x 0.0095 = -2.413 Am2 Perioda : Medan magnet solenoida (Bs) : ( ) .6585 1.35 -11.378 3.6585 s Medan magnet solenoida (Bs) : Medan magnet bumi (Bb) : ( ) ( ( ) ) No 1 2 3 4 5 i(A) 1 1.07 1.

343 1.8 M(Am2) T (s) -2.585 1.592 1.72 25.17 x 10-3 -2.4 -1.498 Bs (Tesla) -1.378 -3.2 -1.542 1.691 1.51 11.80 x 10 -3 Bb(Gauss) 11.86 x 10-3 -2.860 -4.56 x 10-3 -1.895 -3.Medan magnet bumi (Bb) : ( ) ( ( ( ) ) ) ( ) No 1 2 3 4 5 i(A) -1 -1.37 21.413 -2.75 18.6 -1.20 .48 x 10-3 -2.

3 0.1 Hubungan Antara i (A) dengan 1/T2 .7 0.1/T2 0.5188 R² = 0.8 0.2 0.1 0 y = -0.5 0.6 0.0799x + 0.8971 Arus (-) -2 -1 0 1 2 3 Arus (+) Grafik 4.4 0.

Ini terjadi karena kurang pahamnya praktikan tentang teori yang ada dan informasi yang didapat bermacam-macam.4. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan dapat dilihat bahwa . Getaran yang ditimbulkan oleh magnet batang tersebut kemudian dihitung sebanayak 20 kali getaran sambil dicatat waktu yang diperlukan dengan menggunakan Stopwatch. transformator variabel diatur sehingga amperemeter menunjukkan nilai sebesar arus yang akan kita gunakan.1.6 A. Sehingga terpaksa kami sebagai praktikan melakukan pengulangan dalam hal mengolah data. multimeter. Di sini kita menggunakan resistor varibel agar mudah dalam pengaturan nilai arus. Solenoid diletakkan sejajar dengan sumbu Utara-Selatan medan magnet bumi dengan menggunakan kompas. Pada pratikum medan magnet bumi ini sangat dituntut ketelitian untuk mengamati gerakan magnet di dalam solenoida dan dalam menghitung jumlah getarannya.1. Tujuan mencatat waktu disini adalah untuk menentukan poriode getaran magnet tersebut dalam setiap kali percobaan yang nantinya juga akan dihitung besar medan magnet Solenoida dan medan magnet Bumi. magnet batang . karena hal ini dapat mempengaruhi besar nilai medan magnet bumi yang didapatkan. Selain itu divariasikan juga antara arus positif dan negatif.2 Pembahasan Praktikum kali ini bertujuan untuk menentukan medan magnet bumi dengan menggunakan alat berupa selenoida. Setelah didapatkan data dari hasil masing-masing percobaan dapat dianalisa diantaranya hubungan antara kuat arus dengan perioda getaran yang didapatkan.resistor variable. Setelah saklar dipasang pada posisi sebelah kanan (arus positif). karena basar arus yang akan digunakan divariasikan.4 A. Dalam perhitungan kami banyaknya terjadi kesalahan. Arus yang digunakan divariasikan nilainya antara lain 1 A.1. dan 1.2 A. Ketika selenoida dialiri arus maka akan terjadi induksi elektromagnetik di dalam tabung selenoida tersebut sehingga menyebabkan magnet yang berada di dalamnya berosilasi atau bergetar. dan sumber arus yang dirangkai menurut skema rangkaian yang telah ada. Percobaan dilakukan dengan cara menghitung gerakan dari sebuah magnet yang digantungkan di dalam kumparan solenoida.8 A.

maka besar medan magnet pada Solenoida juga semakin besar. dimana besar kecil momen inersia magnet batang di pengaruhi oleh massa. Begitu juga pada saat menggunakan arus negatif. kita tentukan dulu besar momen inersia dari magnet batang. Hasil yang didapat pada medan magnet Solenoida berbeda untuk masing-masing besar arus yang digunakan. dimana semakin besar arus yang digunakan maka perioda getaran magnet batang semakin kecil. Pada saat menggunakan arus negatif juga didapatkan hal yang sama. dan menyebabkan magnet bergetar lebih cepat sehingga perioda getarannya lebih kecil. Karena pada percobaan ini arus yang di variasikan maka yang menentukan besar kecilnya suatu momen di pol magnet adalah arus. dihitung dulu besar medan magnet Solenoida. Pada saat diberikan arus peristiwa induksi menyebabkan medan magnet pada solnoida sehingga menyebabkan magnet batang yang ada di dalamnya bergetar. karena kita menaikkan arus 0.2 setiap variasi maka momen dipolnya akan semakain bertambah besar. Hal ini terjadi karena semakin besar arus yang diberikan. dan menyebabka terjadinya induksi elektromagnetik yang besar sebingga medan magnet yang terjadi juga besar. tentu semakin besar pula arus yang mengalir pada solenoida. Momen di pol dipengaruhi oleh besar nya luas penampang yang telah kita dapatkan serta arus yang kita berikan pada percobaan. maka medan magnet pada solenoida juga besar. Dan setiap beda arus yang diberikan maka momen dipol yang kita dapatkan akan berbeda. Berdasarkan hasil perhitungan didapat bahwa semakin besar arus yang digunakan .semakin besar arus maka perioda getaran magnet batang semakin kecil. Sebelum menghitung medan magnet bumi . Untuk mencari besar medan magnet pada kutuf positif dan kutup negatif maka kita terlebih dahulu menentukan momen dipol magnet selenoida pada kutub positif dan kutub negatif. panjang dan lebar magnet batang itu sendiri. Hal ini disebabkan karena saat menggunakan arus yang lebih besar. semakin besar nilai arus yang . Jika luas penampang yang di dapatkan besar dan juga arus yang diberikan besar maka akan kita dapatkan momen dipol yang besar. Getaran magnet disini terjadi karena adanya peristiwa induksi elektromagnetik pada kumparan solenoida saat dialiri arus.

sebuah nilai yang sangat jauh berbeda dengan teori. Setelah melakukan perhitungan ternyata hasil yang didapatkan pada praktikum sangat jauh berbeda dengan nilai yang terdapat pada teori.digunakan maka medan magnet solenoida yang didapatkan semakin besar. Begitu juga untuk nilai arus berikutnya nilai yang didapatkan sangat berbeda jauh dengan teori. momen dipol magnet. namun nilai yang didapatkan begitu besar dan sangat berbeda jauh dengan teori.5 Gauss. dapat dianalisa bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kuat medan magnet bumi diantaranya Momen inersia magnet batang yang digunakan. Hasil yang didapatkan ini tentu sangat berbeda jauh dengan nilai pada teori yang ada. Untuk arus negatif justru didapatkan nilai medan magnet bumi yang bernilai positif.51 Gauss.71 Gauss. Hasil perhitungan yang kami dapatkan dalam menetukan besar medan magnet bumi dalam satuan Tesla diubah dalam satuan Gauss dimana 1 Tesla = 1 x 104 Gauss. luas penampang solenoida.35 Gauss.75 Gauss. Dari hasil perhitungan yang telah kami lakukan. Hasil ini dapat dilihat pada tabel hasil perhitungan sebelumnya. besar medan magnet saat ini adalah sekitar 0.632 Gauss. Hal ini mungkin dikarenakan kurang telitinya kami saat menghitung jumlah getaran magnet batang saat dialiri arus.2 A didapat nilai medan magnet bumi sebesar 11. Hasil yang didapatkan bias dilihat pada table hasil perhitungan dimana pada arus -1 A didapat nilai sebesar 11. dan arus -1. Dalam menghitung medan kuat medan magnet bumi rumus yang kami gunakan adalah : π Berdasarkan teori yang ada. Sedangkan nilai rata-rata medan magnet bumi yang didapat pada arus negatif adalah 17. dan medan magnet solenoida. Misalnya pada percobaan arus postif didapatkan nilai besar medan magnet bumi yang bernilai negatif dimana saat menggunakan arus 1 A didapat besar medan magnet bumi sebesar -11. Selanjutnya yang dicari pada tujuan praktikum kali ini adalah besar medan magnet bumi yang didapat setelah melakukan perhitungan berdasarkan data yang didapatkan selama praktikum. .Rata-rata nilai medan magnet bumi untuk arus positif yang kami dapatkan adalah sebesar 17.

Hasil ini sangat berbeda dengan literatur yang ada dimana besar medan magnet bumi sekitar 0.Dari grafik yang didapatkan antara kuat arus (i) yang dihubungkan dengan nilai 1/T2. Hal ini sesuai dengan analisa sebelumnya yaitu semakin besar nilai arus yang digunakan maka perioda getaran dari magnet batang akan semakin kecil. Pada praktikum ini diperoleh besar medan magnet bumi rata – rata untuk arus positi sekitar -17. Dari hasil kedua hubungan nilai grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan nilai arus yang semakin besar maka osilasi atau getaran dari magnet batang pada solenoida akan semakin cepat karena dengan bertambahnya arus maka besar medan magnet pada solenoida akan bertambah pula.71 Gauss. Setelah melakukan praktikum dapat dilihat faktor faktor yang mempengaruhi perhitungan medan magnet bumi antara lain : . Dari kesemua hasil yang kami dapatkan dari praktikum kali ini didapat hasil yang mengecewakan yaitu besar medan magnet bumi yang kami dapatkan dari perhitungan sangat berbeda sekali dengan literatur. dapat dilihat hubungan yang berbanding lurus antara kedua nilai tersebut dimana semakin besara arus yang digunakan maka semakin besar pula nilai yang didapatkan pada nilai (1/T2).632 Gauss dan untuk arsu negative sebesar 17.5 Gauss. Hasil yang kurang memuaskan ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya ketelitian dalam menghitung jumlah getaran magnet batang. dan hal ini sesuai dengan hasil perhitungan yang kami dapatkan. V. Keimpulan dan Saran 5.1 Kesimpulan Praktikum medan magnet bumi bertujuan untuk menentukan besar medan magnet bumi.

35 -11. Teliti dalam membaca angka dan waktu yang tertera 3.607 1.8956 3.2 1. Kutub positif No 1 2 3 i(A) 1 1.begitu juga saat pengan bilan data seperti waktu pergerakan magnet dalam solenoida. Mengetahui prosedur kerja sebelum praktikum dimulai.semoga berhasil JURNAL MEDAN MAGNET BUMI 1.2 Saran 4 2 I 1  Bs M T2 Agar praktikum berjalan lancar dan memperoleh data yang lebih akurat.593 Bs (Tesla) 1. Karena membutuhkan perhitungan yang sedikit rumit ini membutuhkan kekati-hatian pratikan.49 -18.5 . 2.87 x 10-3 2.378 T (s) 1.6585 1.18 x 10-3 Bb(Gauss) -11. Besar medan magnet bumi dapat kita hitung dengan persamaan : Bs  5. maka disarankan untuk: 1.413 2. Medan magnet selenoida.56 x 10-3 1.4 M(Am2) 2.    Momen inersia magnet batang Momen dipol magnet batang Perioda osilasi magnet (berarti nilai arus yang diberikan).

Ciofarri.C. New York.51 11. J.8605 4.4905 2.07 2. Kutub negatif No 1 2 3 4 5 i(A) -1 -1.75 -25.6 1. Experiments in Modern Physics.691 1.3434 1. Bernard.895 -3. Health Company Melissinos.80 x 10-3 -21. 22 Desember 2009 Asisten Praktikan PIPI DESWITA DAFTAR KEPUSTAKAAN GUSRIZAM DANEL Becker. .585 1.592 1.4 -1. and Jodl.378 -3.4 5 1.343 T (s) 1.37 21. Massachusset: D. Experiment in College Physics.8 3.860 -4.86 x 10-3 -2. H.72 25. Academic Press.525 1.8 M(Am2) -2.48 x 10-3 -2. 1992.56 x 10-3 -1.75 18.80 x 10-3 Bb(Gauss) 11. University Physics Experiments. 1978.2 -1. A. Hurt. 1966.20 Padang.413 -2.C.6 -1.49 x 10-3 2.542 1.498 Bs (Tesla) -1.J.17 x 10-3 -2. Leybold Didactic.

Millman. Krane. Mikroelektronika Sistem Digital dan Rangkaian. New York. K. Erlangga : Jakarta. 1988. Jacob.S. LAPORAN AWAL FISIKA EKSPERIMEN MEDAN MAGNET BUMI . John Wiley. 1992. Modern Physics.

BP HARI/TGL PRAKTIKUM SHIFT/KELOMPOK REKAN KERJA ASISTEN : GUSRIZAM DANEL : 07 135 039 : SELASA/ 15 DESEMBER 2009 : I/V : ARSAL CHAYRI IBY (07 135 034) : PIPI DESWITA LABORATORIUM FISIKA ATOM DAN INTI JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ANDALAS PADANG.2009 .NAMA NO.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful