P. 1
Makalah Sistim Komunikasi Serat Optik

Makalah Sistim Komunikasi Serat Optik

|Views: 590|Likes:

More info:

Published by: Mochammad Luqmanul Hakim on Apr 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2014

pdf

text

original

Albert Sudaryanto

7109040002

SISTIM KOMUNIKASI SERAT OPTIK

Oleh: Albert Sudaryanto Kelas : 2D4 EA NRP: 7109040002 Dosen Pembimbing: Ir. Retno Sukmaningrum, M.T.

Politeknik Elektronika Negeri Surabya Institut Teknologi Sepuluh November Tahun Ajaran 2010-2011
Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |1

Albert Sudaryanto

7109040002

KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufiq, dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Elka Optik dengan judul “Sistim Komunikasi Serat Optik”. Selain dari rahmat Allah SWT, keberhasilan kami menyelesaikan makalah ini berkat bimbingan dosen pengajar kami. Pada jaman yang modern ini,dapat di lihat masyarakat banyak yang menggunakan komunikasi jarak jauh baik itu mengirimkan suatu data atau pun pencari informasi yang di inginkan,bahkan untuk dunia industry juga mneggunakan komunikasi,Salah satunya dapat menggunakan Sistem komunikasi serat optic yang mana dapat di ketahui manfaatnya yaitu dapat mengirimkan data secara cepat dam akurat. Sehingga Serat optik (fiber optic) adalah salah satu media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dengan tingkat keandalan (performance) yang tinggi. Berbeda dengan media transmisi lainnya, maka pada teknologi serat optik (fiber optic) ini gelombang pembawanya tidak lagi merupakan gelombang elektromagnet (microwave) atau listrik, akan tetapi merupakan sinar atau cahaya laser. Makalah ini kami susun berdasarkan hasil referensi yang telah saya lakukan dari berbagai sumber di buku bacaan dan internet. Makalah ini mambahas banyak hal tentang penggunaan Sistim Komunikasi Optik dengan menggunakan Fiber Optik sehingga makalah ini dapat digunakan untuk menambah wawasan. Semoga laporan ini dapat menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan di bidang Elektronika Optik terutama bidang komunikasi serat optik. Atas keberhasilan menyusun makalah ini, kami mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Ir. Retno Sukmaningrum, MT selaku dosen Elektronika Optik saya. 2. Orang tua saya yang selalu mendoakan keselamatan dan dukungan terhadap penyelesaian makalah ini. 3. Teman – temanku yang telah membantu penyusunan makalah ini. Saya menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak yang sekiranya dapat kami gunakan sebagai masukan dan acuan dalam penyusunan makalah kearah yang lebih baik. Akhir kata semoga lmakalah ini dapat bermanfaat bagi penyusun, pembaca, serta pihak pihak pendukung.

Surabaya, 31 Desember 2009

Penyusun

Sistim Komunikasi Serat Optik

PENS-ITS

P age |2

.......... ii....................................................................... ii........................................................................................................................................................... iii................................. Kritik ..... DAFTAR ISI ...................................................................................................................... Perambatan Cahaya Di Dalam Serat Optik ........................ i.............. iv..... v....................................................... DAFTAR PUSTAKA ............. Struktur Dasar Sebuah Serat Optik ........................................................................................... Keuntungan Sistem Serat Optik .........................Albert Sudaryanto 7109040002 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................... Tipe Tipe Fiber Optic ..................................................................................................................... BAB II PENGENALAN SERAT OPTIK ........................................................................................................................................................................................... KATA PENGANTAR ............................................................................................................................. Karakteristik Keuntungan dan Kelemahan Media Transmisi Fiber Optik ......................................... vi......................................... Kesimpulan............................. BAB IV PENUTUP ................................ Sejarah Perkembangan Teknologi Serat Optik ................................................................. i..... BAB I PENDAHULUAN....... Saran ........................ 1 2 3 4 5 5 7 8 9 11 13 15 19 19 19 19 20 BAB III DASAR SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK ....................................................................................................................... Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |3 ................................................................... iii....................................................................................................

telah dikembangkan sebuah teknologi baru yang menawarkan kecepatan data yang lebih besar sepanjang jarak yang lebih jauh dengan harga yang lebih rendah daripada sistem kawat tembaga. Teknologi baru ini adalah serat optik. Secara tinjauan cahaya sebagai gelombang elektromagnetik. Serat optik terbagi menjadi 2 tipe yaitu single mode dan multi mode. serat optik menggunakan cahaya untuk mengirimkan informasi (data). amplifier dan data processing. carrier source dan channel coupler. Secara umum sistem komunikasi serat optik terdiri dari: transmitter. informasi dibawa sebagai kumpulan gelombang-gelombang elektro-magnetik terpandu yang disebut mode. Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |4 . Cahaya yang membawa informasi dapat dipandu melalui serat optik berdasarkan fenomena fisika yang disebut total internal reflection (pemantulan sempurna). pada saluran informasi serat optik terdapat repeater dan sambungan sedangkan pada receiver terdapat photo detector. Sebagai sumber cahaya untuk sistem komunikasi serat optik digunakan LED atau Laser Diode (LD). serat optik sebagai saluran informasi dan receiver. Pada transmitter terdapat modulator.Albert Sudaryanto 7109040002 BAB I PENDAHULUAN Pada 30 tahun belakangan ini.

PENS-ITS P age |5 - Sistim Komunikasi Serat Optik . Dipandunya cahaya oleh sebuah serat optik dan oleh aliran air adalah peristiwa dari fenomena yang Sama yaitu total internal reflection. Pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi 10 Gb. namun pada tahun tersebut kunci utama di dalam sistem serat praktis belum ditemukan yaitu serat yang efisien.Albert Sudaryanto 7109040002 BAB II PENGENALAN SISTIM KOMUNIKASI SERAT OPTIK A. berupa fotodetektor Decoding: Mengubah sinyal listrik menjadi ouput (misal suara) Repeater bekerja dengan merubah gelombang cahaya menjadi sinyal listrik kemudian diperkuat secara elektronik dan diubah kembali menjadi gelombang cahaya. Berikut adalah beberapa tahap sejarah perkembangan teknologi serat optik:  Generasi Petama ( mulai tahun 1970) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya terdiri dari : Encoding: Mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik. Informasi yang dibawa berupa sinyal digital. pada penerima cahaya matahari termodulasi mengenai sebuah foto-kondukting sel-selenium. mendemonstrasikan kepada Royal Society bahwa cahaya dapat dipandu sepanjang kurva aliran air. 87 µm. Repeater: Sebagai penguat gelombang cahaya yang melemah di jalan Receiver: Mengubah gelombang cahaya termodulasi menjadi sinyal listrik. Teknologi serat optik selalu berhadapan dengan masalah bagaimana caranya agar lebih banyak informasi yang dapat dibawa. terdiri dari inti serat (core) yang dibungkus oleh kulit (cladding) dan keduanya dilindungi oleh jaket pelindung (buffer coating). Transmitter: Mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya termodulasi. Photophone tidak pernah mencapai sukses komersial. Serat Silika: Sebagai pengantar gelombang cahaya. Ini terjadi hanya 100 tahun setelah John Tyndall. Sejarah Perkembangan Teknologi Serat Optik Pada tahun 1880 Alexander Graham Bell menciptakan sebuah sistem komunikasi cahaya yang disebut photo-phone dengan menggunakan cahaya matahari yang dipantulkan dari sebuah cermin suara-termodulasi tipis untuk membawa percakapan. berupa LED dengan panjang gelombang 0. yang merubahnya menjadi arus listrik. walaupun sistem tersebut bekerja cukup baik. Penerobosan besar yang membawa pada teknologi komunikasi serat optik dengan kapasitas tinggi adalah penemuan Laser pada tahun 1960. sebuah penerima telepon melengkapi sistem. Baru pada tahun 1970 serat dengan loss yang rendah dikembangkan dan komunikasi serat optik menjadi praktis (Serat optik yang digunakan berbentuk silinder seperti kawat pada umumnya. seorang fisikawan Inggris. digunakan besaran kapasitas transmisi diukur dalam 1 Gb.km/s. lebih cepat dan lebih jauh penyampaiannya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya.km/s yang artinya 1 milyar bit dapat disampaikan tiap detik melalui jarak 1 km.

Pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1. sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan. sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi.km/s.Lima ( mulai tahun 1989) Dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasigenerasi sebelumnya. ikut membesar. Mollenauer mempelopori sistem komunikasi optik soliton.km/s tetapi setahun kemudian kapasitas transmisinya sudah menembus 50.km/s! Generasi Ke. Generasi Ke. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit dan juga bervariasi dalam intensitasnya.Albert Sudaryanto    - 7109040002  - Generasi Ke. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi. Menggunakan diode laser.km/s. panjang gelombang yang dipancarkan 1. yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya Sama Akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. 3 µm. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Kapasitas transmisi menjadi 100 Gb. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35.000 Gb. Pada awal pengembangannya kapasitas transmisi hanya dicapai 400 Gb. Kemurniaan bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1. Terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Generasi Ke. 55 µm. sehingga soliton tidak melebar pada waktu sampai di receiver.000 Gb. juga kapasitas transmisinya.km/s. ukuran inti serat diperkecil.Enam? Pada tahun 1988 Linn F.Tiga (mulai tahun 1982) Penyempurnaan pembuatan serat silika. Eksprimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masingmasing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s.2 µm sampai 1. - - - Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |6 .Dua ( mulai tahun 1981) Untuk mengurangi efek dispersi. modulasinya bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi.6 µm Kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias inti. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung (modulasi intensitas). Generasi Ke. maka jarak yang dapat ditempuh. Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr.Empat ( mulai tahun 1984) Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren.

yang terbuat dari bahan dielektrik (silika tanpa atau sedikit doping). inti ini memiliki jari-jari a.Albert Sudaryanto B. Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |7 . besarnya sekitar 8 – 200 µm dan indeks bias n1. selisih antara indek bias kulit dan inti disimbolkan dengan ∆ dimana: Sedangkan jika perbedaan indek bias inti dan kulit dibuat secara perlahan-lahan disebut Graded Indeks (GI). namun kulit memiliki beberapa fungsi: Mengurangi cahaya yang loss dari inti ke udara sekitar. disebut kulit. Menambah kekuatan mekanis. Struktur Dasar Sebuah Serat Optik 7109040002 Gambar (1) di bawah merupakan struktur dasar dari sebuah serat optik yang terdiri dari 3 bagian : core (inti). Walaupun cahaya merambat sepanjang inti serat tanpa lapisan material kulit. bagaimana turunnya indeks bias dari inti ke kulit ditentukan oleh indeks profile. Jika perbedaan indeks bias inti dan kulit dibuat drastis disebut serat optik Step Indeks (SI). Mengurangi loss hamburan pada permukaan inti. dan coating (mantel) atau buffer (pelindung). besarnya sekitar1. Inti di selubungi oleh lapisan material. biasanya diberi doping dengan germanium oksida (GeO2) atau fosfor penta oksida (P2O5) untuk menaikan indeks biasnya) yang tidak menghantarkan listrik. α. besarnya sedikit lebih rendah dari n1. cladding (kulit). kulit memiliki jari-jari sekitar 125 – 400 µm indeks bias-nya n2. Melindungi serat dari kontaminasi penyerapan permukaan. Inti adalah sebuah batang silinder terbuat dari bahan dielektrik (bahan silika (SiO2).5.

menjamin terbebas dari efek pulsa elektromagnetik (Electromagnetic Pulse. Dalam sistem digital dapat mentransmisikan sinyal digital dengan kecepatan data yang sangat tinggi (dari orde Mbit/s sampai dengan Gbit/s). Serat optik terbuat dari kaca silika atau polimer plastik yang bersifat sebagai bahan isolator (insulator) sehingga tidak terdapat tenaga listrik maka tidak akan terjadi ledakan maupun percikan api. Karakteristik Keuntungan dan Kelemahan Media Transmisi Fiber Optik Serat optik merupakan salah satu media transmisi komunikasi optic yang cukup handal. Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |8 . penyambungan serat harus menggunakan teknik serta ketelitian yang tinggi.  tidak seperti pada kawat logam. EMI). Sesudah tahun 1970. antara lain sebagai berikut:  Mempunyai lebar bidang (bandwidth) yang sangat lebar. perkembangannya semakin dipacu. EMP).  Terisolasi dari efek elektrik. ketika mulai terdapat serat optic dengan susutan yang lebih kecil dari 20 dB/km. koefisian susutan dapat mencapai kurang dari 5 dB/km. Dengan bahan-bahan dasar yang semakin murni dan teknik pembuatan yang semakin teliti. Banyaknya bahan material pembuat serat optik di muka bumi (gelas silika atau dioksida silikon) sehingga harganya di masa datang dapat lebih murah. dan interferensi frekuensi radio (Radiofrequency Interference. Serat optik mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan media transmisi yang lain. C. Serat optik memiliki diameter sangat kecil sehingga mudah dalam penanganan dan instalasi. mencegah abrasi dan mencegah loss hamburan akibat microbends. serat optik juga memiliki beberapa kelemahan antara lain:  Sukar membuat terminal pada kabel serat.  Keamanan isyarat terlindungi. sehingga mampu membawa informasi yang sangat besar. Buffer bersifat elastis. Isyarat optik diikat atau ditahan secara baik dalam pemandu gelombang dengan keluaran cahaya yang dapat diserap oleh jaket yang tidak dapat ditembus oleh cahaya di sekitar serat sehingga tidak dapat disadap. RFI). Serat optik terbebas dari derau (noise) elektrik maupun medan magnetic karena menyediakan pemandu gelombang (waveguide) yang kebal terhadap interferensi elektromagnetik (Electromagnetic Interference. Selain itu. kulit dibungkus oleh lapisan tambahan (terbuat dari plastik jenis tertentu) yaitu mantel atau buffer untuk melindungi serat optik dari kerusakan fisik.  Ukuran sangat kecil dan sangat ringan.  Harganya dapat lebih murah di masa yang akan datang. Sifat ini dapat memperkecil jumlah sambungan dan jumlah pengulang (repeater) yang pada gilirannya akan mengurangi kerumitan dan biaya sistem.  Kebal terhadap interferensi.  Rugi transmisi (transmission loss) yang rendah.Albert Sudaryanto 7109040002 Untuk pelindungan tambahan.

dapat ditinjau dengan dua pendekatan/teori yaitu optik geometrik dimana cahaya dipandang sebagai sinar yang memenuhi hukum-hukum geometrik cahaya (pemantulan dan pembiasan) dan optik fisis dimana cahaya dipandang sebagai gelombang elektro-magnetik (teori mode). serat optik adalah jenis step indeks. θc. D. Lihat gambar (4) di bawah ini: Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P age |9 . dimana indeks bias. Tinjauan Optik Geometrik Memberikan gambaran yang jelas dari perambatan cahaya sepanjang serat optik. n1. sehingga sinar dapat merambat sepanjang serat. dimana agar peristiwa ini terjadi maka sinar yang memasuki serat harus memotong perbatasan inti kulit dengan sudut lebih besar dari sudut kritis. sedangkan bound rays akan terus menerus dipantulkan dan merambat sepanjang inti. lebih besar dari indek bias kulit. - - - - - Pada gambar (3). dianggap permukaan batas antara inti dan kulit sempurna/ideal (namun akibat ketidaksempurnaan ketidak-sempurnaan permukaan batas antara inti dan 4kulit maka akhirnya sinar akan keluar dari serat). Sinar-sinar Meridian dapat diklasifikasikan menjadi bound dan unbound rays.  Intensitas energi cahaya yang dipancarkan oleh pemancar optik dapat merusak retina mata secara permanen jika pada saat instalasi tidak dilakukan hati-hati. Bound rays di dalam serat optik disebabkan oleh pemantulan sempurna. n2. Dua tipe sinar dapat merambat sepanjang serat optik yaitu sinar meridian dimana sinar merambat memotong sumbu serat optik dan skew ray dimana sinar merambat tidak melalui sumbu serat optik.Albert Sudaryanto 7109040002  Serat optik tidak dapat menyalurkan energi elektrik. pengulang harus dicatu secara lokal atau dicatu secara remote menggunakan kabel elekrik terpisah. lihat gambar (3). Unbound rays dibiaskan keluar dari inti. Secara umum sinar-sinar meridian (mengikuti hukum pemantulan dan pembiasan). Perambatan Cahaya Di Dalam Serat Optik Konsep perambatan cahaya di dalam serat optik.

Albert Sudaryanto 7109040002 Sudut θa adalah sudut maksimum sinar yang memasuki serat agar sinar dapat tetap merambat sepanjang serat (dipandu). juga untuk menerangkan sifat-sifat serat optik seperti absorpsi. 20 sampai 0. Tinjauan Optik Fisis Pendekatan cahaya sebagai sinar hanya menerangkan bagaimana arah dari sebuah gelombang datar merambat di dalam sebuah serat namun tidak meninjau sifat lain dari gelombang datar yaitu interferensi. dimana gelombang datar saling berinterferensi sepanjang perambatan. Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 10 . Dengan menggunakan hukum Snellius NA dari serat adalah: - - Karena medium dimana tempat cahaya memasuki serat umumnya adalah udara maka n0 = 1 sehingga NA = sin θa. NA digunakan untuk mengukur source-to-fiber power-coupling efficiencies. juga dipakai untuk mendefenisikan acceptance cone dari sebuah serat optik. serat plastik memiliki NA yang lebih tinggi dapat melebihi 0. NA yang besar menyatakan source-to-fiber power-coupling efficiencies yang tinggi. attenuasi dan dispersi. Nilai NA biasanya sekitar 0. sehingga hanya tipe-tipe gelombang datar tertentu saja yang dapat merambat sepanjang serat. Teori mode selain digunakan untuk menerangkan tipe-tipe gelombang datar yang dapat merambat sepanjang serat. 29 untuk serat gelas. Maka diperlukan tinjauan optik fisis yaitu memandang cahaya sebagai gelombang elektromagnetik yang disebut teori moda. 5. sudut ini disebut sudut tangkap (acceptance angle). Lihat gambar (5) di bawah ini: Numerical aperture (NA) adalah ukuran kemampuan sebuah serat untuk menangkap cahaya.

yaitu sekitar 0.Teori mode memandang cahaya sebagai sebuah gelombang datar yang dinyatakan dalam arah. menurut susunan indeks biasnya. Dalam perancangan serat optik mode tunggal. Kumpulan gelombang-gelombang elektromagnetik yang terpandu di dalam serat optik disebut mode-mode. sehingga serat optik ini sesuai untuk sistem komunikasi jarak jauh dengan kapasitas yang besar. yaitu : Serat optik mode tunggal (single-mode optical fiber). Ken – Ichi Iga).  Serat Optik Mode Tunggal Serat optik mode tunggal hanya menjalarkan satu mode berkas cahaya. E. GRIN). Susutan total serat optik mode tunggal sangat kecil. SI). Serat optik mode jamak (multimode optical fiber). Struktur serat optik mode tunggal ditunjukkan pada Gambar di bawah. serat optik dibagi menjadi dua macam. Sedangkan. Serat optik mode jamak indeks berangsur (Graded Index. Tipe Tipe Fiber Optic Berdasarkan mode penjalarannya. amplitudo dan panjang gelombang dari perambatannya. Gelombang datar adalah sebuah gelombang yang permukaannya (dimana pada permukaan ini fase-nya konstan. serat optik terdiri atas dua macam. yaitu : Serat optik mode jamak indeks undak (Step Index. disebut muka gelombang) adalah bidang datar tak berhingga tegak lurus dengan arah perambatan. Yasuharu Suematsu.Albert Sudaryanto - 7109040002 Mode adalah “konfigurasi perambatan cahaya di dalam serat optik yang memberikan distribusi medan listrik dalam transverse yang stabil (tidak berubah sepanjang perambatan cahaya dalam arah sumbu) sehingga cahaya dapat dipandu di dalam serat optik” (Introduction To Optical Fiber Communication. parameter cut off atau frekuensi normalisasi V menggunakan persamaan sebagai berikut : dengan n2=n1 (1. .2 dB/km.Δ) dan Δ=n1-n2/n1 V = frekuensi cut off (tanpa satuan) 0 λ= panjang gelombang operasi cahaya (μm) Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 11 .

yang diberikan oleh persamaan berikut : Perubahan indeks bias Δ merupakan nilai serat yang diberikan oleh persamaan : Nilai ini selalu positif. Δ^2<< 2Δ .01 Gambar . Δ pada orde 0. frekuensi cut off yang dinormalisasikan biasanya mempunyai nilai V < 2. Karena cahaya dari serat yang berinti lebih besar adalah gabungan dari beberapa ratus mode yang berbeda maka sebuah pulsa akan melebar selama transmisi.  Serat Optik Mode Jamak Indeks Berangsur (GRIN) Serat optik mode jamak indeks berangsur mempunyai bahan inti yang indeks Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 12 . karena n1 harus lebih besar daripada n2. agar sudut kritis ada. maka akan ada perbedaan waktu perambatan. Khususnya.  Serat Optik Mode Jamak Indeks Undak (SI) Serat optik mode jamak indeks undak terdiri dari inti (core) dengan indeks bias n1 dan dikelilingi oleh selubung kulit (cladding) dengan indeks bias n2 (Gambar 3).405. serta jarak yang ditempuh oleh masing-masing mode adalah berbeda. sehingga persamaan (1) berubah menjadi : 7109040002 Untuk serat optik mode tunggal.Albert Sudaryanto a = jari-jari inti serat optik (μm) Untuk Δ yang kecil. Sudut kritis θc untuk serat optik mode jamak indeks undak. Serat optik mode jamak indeks undak Karena indeks bias dari inti adalah konstan dan kecepatan dari setiap mode adalah sama.

Keadaan ini mengurangi terjadinya dispersi akibat adanya berbagai mode berkas sinar cahaya.Albert Sudaryanto 7109040002 biasnya berubah dengan bertambahnya jarak dari sumbu serat. Thinner – Serat optik dapat dibuat dengan diameter lebih kecil (ukuran diameter kulit dari serat sekitar 100 µm dan total diameter ditambah dengan jaket pelindung sekitar 1 – 2 mm) daripada kabel tembaga. dan juga karena serat optik membawa light (cahaya) maka tentunya memiliki light weight (berat yang ringan). PENS-ITS P a g e | 13 Sistim Komunikasi Serat Optik . Gambar. Hal ini menyamakan waktu perambatan dari berbagai mode sehingga pada saat tiba di penerima akan sefase. yang menyebabkan sinar cahaya yang menuju ke tepi inti merambat lebih cepat dari pada yang merambat pada inti. Keuntungan Sistem Serat Optik Mengapa sistem serat optik dikatakan merevolusi dunia telekomunikiasi? Ini karena dibandingkan dengan sistem konvensional menggunakan kabel logam (tembaga) biasa. F. Maka kabel serat optik mengambil tempat yang lebih kecil di dalam tanah. serat optik memiliki:   Less expensive – Beberapa mil kabel optik dapat dibuat lebih murah dari kabel tembaga dengan panjang yang sama. Serat optik mode jamak indeks berangsur Perubahan indeks bias n(r) diberikan oleh persamaan berikut : r≤a R〉a dimana: n1= indeks bias inti serat optik n2= indeks bias selubung kulit serat optik a = jari-jari inti serat optik α = nilai yang menunjukkan profil perubahan indeks bias Δ = nilai yang menunjukkan skala perubahan profil Perjalanan sinar cahaya yang melewati serat optik pada Gambar 4 menunjukkan sudut datangnya lebih besar akan lebih lama berada di daerah dengan indeks bias rendah.

maka digunakan pada kebanyakan kamera digital fleksibel untuk tujuan :  Medical Imaging – pada bronchoscopes. sinyal cahaya dari satu serat optik tidak berinterferensi dengan sinyal cahaya pada serat optik yang lainnya di dalam kabel yang sama.Albert Sudaryanto  7109040002       Higher carrying capacity – Karena serat optik lebih tipis dari kabel tembaga maka kebanyakan serat optik dapat dibundel ke dalam sebuah kabel dengan diameter tertentu maka beberapa jalur telepon dapat berada pada kabel yang sama atau lebih banyak saluran televisi pada TV cable dapat melalui kabel. ƒ  Mechanical imaging – memeriksa pengelasan didalam pipa dan mesin ƒ  Plumbing – memeriksa sewer lines Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 14 . Non-flammable – Karena tidak ada arus listrik yang melalui serat optik. maka tidak ada resiko bahaya api. untuk multimode dan single-mode sepanjang 1 Km). laparoscope. hal ini jelas dapat mengurangi biaya yang dibutuhkan. Serat optik juga memiliki bandwidth yang besar (1 dan 100 GHz. Digital signals – Serat optik secara ideal cocok untuk membawa informasi digital dimana berguna secara khsusus pada jaringan komputer. transmitter dengan daya yang rendah dapat digunakan dibandingkan dengan sistem kabel tembaga yang membutuhkan tegangan listrik yang tinggi. endoscopes. Ini berarti meningkatkan kualitas percakapan telepon atau penerimaan TV. Flexibile – Karena serat optik sangat fleksibel dan dapat mengirim dan menerima cahaya. juga tidak ada interferensi elektromagnetik. Light signals – Tidak seperti sinyal listrik pada kabel tembaga. Less signal degradation – Sinyal yang loss pada serat optik lebih kecil (kurang dari 1 dB/km pada rentang panjang gelombang yang lebar) dibandingkan dengan kabel tembaga. colonofiberscope (dapat dimasukkan ke dalam tubuh manusia (misal usus) sehingga citranya dapat dilihat langsung dari luar tubuh). Juga tidak ada Low Power – Karena sinyal pada serat optik mengalami loss yang rendah.

Pada modulasi digital untuk menumpangkan sinyal data digital pada gelombang carrier. dan sebuah information channel. Information channels dapat dibagi menjadi 2 kategori: Unguided channel dan Guided channel. sistem yang menggunakan atmospheric channel adalah radio. pertama merubah message elektrik ke dalam bentuk yang sesuai. Pada transmitter informasi dihasilkan dan mengolahnya menjadi bentuk yang sesuai untuk di kirimkan sepanjang information channel. Guided channels mencakup berbagai variasi struktur tranmisi konduksi. Format modulasi dapat dibedakan menjadi modulasi analog dan digital. sebuah recevier. coaxial cable. Contoh yang umum adalah microphone merubah gelombang suara menjadi arus listrik dan Video cameras (CCD) merubah gambar menjadi arus listrik. sehingga diperlukan transduser (sensor) yang merubah message dari bentuk non-listrik ke bentuk listrik. Atmosphere adalah sebuah contoh Unguided channel. dimana fungsi-fungsi dari setiap bagian adalah sebagai berikut: Message Origin Message origin bisa berupa besaran fisik non-listrik (suara atau gambar). seperti two-wire line.Albert Sudaryanto 7109040002 BAB III Dasar Sistem Komunikasi Serat Optik Gambar (10) merupakan dasar sistem komunikasi terdiri dari sebuah transmitter. modulator cukup hanya meng-on kan atau meng-off kan carrier source sesuai dengan sinyal data-nya. and twisted–pair. informasi ini berjalan dari transmitter ke receiver melalui information channel ini. Modulator dan Carrier Source Memiliki 2 fungsi utama. kedua menumpangkan sinyal ini pada gelombang yang dibangkitkan oleh carrier source. televisi dan microwave relay links. Gambar (11) merupakan blok diagaram sistem komunikasi serat optik secara umum. - - - - Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 15 .

yang umum digunakan Laser Diode (LD) atau Light Emitting Diode (LED).Albert Sudaryanto 7109040002 - Carrier source membangkitkan gelombang cahaya dimana padanya informasi ditransmisikan. - Channel Coupler Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 16 .

Repeater hanya dapat digunakan untuk sistem digital. efek dispersi ini diimbangi dengan efek non-linier dari serat optik sehingga pulsa sinyal dapat merambat tanpa mengalami perubahan bentuk (tidak melebar). Bagaimana pengaruh noise ini terhadap sistem komunikasi ditentukan oleh besaran SNR (Signal to Noise Ratio). makin besar SNR maka makin baik kualitas sistem komunikasi tersebut terhadap gangguan noise. Waktu perambatan cahaya di dalam serat optik bergantung pada frekuensi cahaya dan pada lintasan yang dilalui. Filtering bertujuan untuk memaksimalkan rasio dari daya sinyal terhadap power sinyal yang tidak diinginakan. Adanya dispersi membatasi kecepatan informasi (pada sistem digital kecepatan informasi disebut data rate diukur dalam satuan bit per second (bps) yang dapat dikirimkan. hal ini akan menyebabkan kesalahan pada deteksi sinyal.Albert Sudaryanto - 7109040002 - - - - - - - Untuk menyalurkan power gelombang cahaya yang telah termodulasi dari carrier source ke information channel (serat optik). sinyal prosesor terdiri dari penguatan dan filtering sinyal serta rangkaian pengambil keputusan. Pada sistem digital distorsi ini berupa pelebaran (dispersi) pulsa digital yang merambat di dalam serat optik. Fluktuasi acak yang ada pada sinyal yang diterima disebut sebagai noise. PENS-ITS P a g e | 17 Sistim Komunikasi Serat Optik . dinyatakan dalam besaran Bit Error Rate (BER) yang nilainya harus kecil pada komunikasi. dimana berfungsi merubah sinyal optik yang lemah ke bentuk listrik kemudian dikuatkan dan dikembalikan ke bentuk sinyal optik untuk transmisi berikutnya. Detector dan Amplifier Digunakan foto-detektor (photo-diode. Karena adanya noise yang tak dapat dihilangkan maka selalu ada kemungkinan kesalahan dari proses pengambilan keputusan ini. Amplifier dibutuhkan pada sambungan yang sangat panjang (ratusan atau ribuan kilometer) agar didapatkan power yang cukup pada receiver. hal ini menyebabkan distorsi pada sinyal. yaitu perbandingan daya sinyal dengan daya noise. Information Channel (Serat Optik) Karakteristik yang diinginkan dari serat optik adalah atenuasi yang rendah dan sudut light-acceptance-cone yang besar. Untuk sistem digital. pelebaran ini makin bertambah dengan bertambahnya jarak yang ditempuh dan pelebaran ini akan tumpang tindih dengan pulsa-pulsa yang lainnya. Rangkaian pengambil keputusan ini memutuskan apakah sebuah bilangan biner 0 atau 1 yang diterima selama slot waktu dari setiap individual bit. Merupakan bagian penting dari desain sistem komunikasi serat optik sebab kemungkinan loss yang tinggi. Signal Processor Untuk transmisi analog. Pada fenomena optical soliton. sinyal cahaya yang merambat di dalam serat optik memilki frekuensi berbeda-beda dalam rentang tertentu (lebar spektrum frekuensi) dan powernya terbagi-bagi sepanjang lintasan yang berbeda-berbeda. sinyal prosesor terdiri dari penguatan dan filtering sinyal. photo transistor dsb) yang berfungsi merubah sinyal optik yang diterima menjadi sinyal listrik. biasanya dinyatakan dalam desibell (dB).

Albert Sudaryanto - 7109040002 Jika data yang dikirim adalah analog (misalnya suara). namun ditransmisikan melalui serat optik secara digital (pada transmitter dibutuhkan Analog to Digital Converter (ADC) sebelum sinyal masuk modulator) maka dibutuhkan juga Digital to Analog Converter (DAC) pada sinyal prosesor. maka output yang masih dalam bentuk sinyal listrik harus dirubah menjadi gelombang suara atau visual image. Hal ini juga jika sistem serat optik hanya bagian dari jaringan yang lebih besar. - Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 18 . yang mendengar atau melihat informasi tersebut. seperti pada sebuah fiber link antara telephone exchange atau sebuah fiber trunk line membawa sejumlah progam televisi. Peralatan pada message ouput secara sederhana hanya berupa sebuah konektor elektrik dari prosesor sinyal ke sistem berikutnya. sebelum dikeluarkan ke output (misalnya speaker). untuk merubah data digital menjadi analog. Transduser (actuator) untuk hal ini adalah speaker untuk audio message dan tabung sinar katoda (CRT) (atau yang lainnya seperti LCD. Pada beberapa situasi misalnya pada sistem dimana komputer-komputer atau mesinmesin lainnya dihubungkan bersama-sama melalui sebuah sistem serat optik. pada kasus ini prosesing mencakup distribusi dari sinyal listrik ke tujuan-tujuan tertentu yang diinginkan. Message Output Jika output yang dihasilkan di presentasikan langsung ke manusia. maka output dalam bentuk sinyal listrik langsung dapat digunakan. OLED dsb) untuk visual image.

n2 besarnya sedikit lebih rendah dari indek bias inti. Modulator. kita di Indonesia. low power. Berdasarkan jumlah mode yang merambat maka serat optik terbagi menjadi dua tipe: singlemode dan multi-mode. Indeks bias kulit. Amplifier. cladding (kulit). n1. dan coating (mantel) atau buffer (pelindung). large-bandwidth. dan sifat serat optik seperti absorpsi. c. dan kemudian memperlajari sifat-sifat fisis dan bagaimana mengatasi kekurangan yang merugikan yang terdapat dalam serat untuk memperlancar komunikasi optis. Sistem serat optik memberikan dibandingkan dengan sistem konvensional menggunakan kabel logam (tembaga) memiliki keuntungan dalam hal less expensive. Kritik Pada makalah system komunikasi serat optic kali ini masih banyak kesalahan dalam penulisan. b. namun kurang dalam memberikan penjelasan mengenai sifat lain lain dari cahaya seperti interferensi. Mudah-mudahan dalam era pengembangan sistem komunikasi serat optis ini. Signal Processor dan Message Output).Albert Sudaryanto 7109040002 BAB IV PENUTUP a.      Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 19 . Kesimpulan  Teknologi serat optik menawarkan kecepatan data yang lebih besar sepanjang jarak yang lebih jauh dengan harga yang lebih rendah daripada sistem konvensional menggunakan kawat logam (tembaga) Struktur dasar dari sebuah serat optik yang terdiri dari 3 bagian: core (inti). untuk dari itu saya harap apabila makalah ini di jadikan refrensi untuk pembahasan system komunikasi serat optic bisa lebih di perbaiki untuk lebih lanjutnya. Pendekatan cahaya sebagai sinar memberikan gambaran yang jelas bagaimana cahaya merambat sepanjang serat optik. less signal degradation . Carrier Source dan Channel Coupler). oleh karena itu diperlukan pendekatan cahaya sebagai gelombang/ teori mode. Sistem komunikasi optik secara umum terdiri dari Transmitter (Message origin. thinner. dan beberapa cara pengukurannya. Information Channel (Serat Optik) dan Receiver (Detector. flexibile. Untuk menjelaskan bagaimana cahaya merambat sepanjang serat optik digunakan dua pendekatan/teori. atenuasi dan dispersi. Saran Kita telah meninjau dari sejarah serat optis zantara komunikasi optis. ligtht signals. Kemudian kita ulas sistem komunikasi optis yang sederhana. higher carrying capacity. nonflammable. yaitu pendekatan cahaya sebagai sinar (optik geometrik) dan cahaya sebagai gelombang elektro-magnetik (optik fisis) / teori mode. tidak akan tertinggal jauh dan dapat mulai turut berkecimpung di dalamnya.

Palais http://badien.unsri.wikipedia.htm http://id.org/wiki/Serat_optik http://www.howstuffworks.Albert Sudaryanto 7109040002 DAFTAR PUSTAKA          Fiber Optic Communications.com/2008/07/22/sistem-komunikasi-serat-fiber-optik/ Sistim Komunikasi Serat Optik PENS-ITS P a g e | 20 .ac.id/73090/1/126812-R0308165-.wordpress.ui.id/upload/arsip/Serat%20Optik http://zethcorner.tpub.wordpress.htm http://eprints.php/1/moddata/forum.id/file.ac.com http://www.ac.com http://www.umy.com/2008/08/16/dasar-sistem-komunikasi-serat-optik/#respond http://comes. Joseph C.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->