M.

Rakha Fadhila

SEJARAH PROVINSI LAMPUNG

Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan. Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 maret 1964 tersebut secara administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun daerah ini jauh sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khasanah adat budaya di Nusantara yang tercinta ini. Oleh karena itu pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran penjajahan Belanda. Tatkala Banten dibawah pimpinan Sultan Agung Tirtayasa (1651-1683) Banten berhasil menjadi pusat perdagangan yang dapat menyaingi VOC di perairan Jawa, Sumatra dan Maluku. Sultan Agung ini dalam upaya meluaskan wilayah kekuasaan Banten mendapat hambatan karena dihalang-halangi VOC yang bercokol di Batavia. Putra Sultan Agung Tirtayasa yang bernama Sultan Haji diserahi tugas untuk menggantikan kedudukan mahkota kesultanan Banten. Dengan kejayaan Sultan Banten pada saat itu tentu saja tidak menyenangkan VOC, oleh karenanya VOC selalu berusaha untuk menguasai kesultanan Banten. Usaha VOC ini berhasil dengan jalan membujuk Sultan Haji sehingga berselisih paham dengan ayahnya Sultan Agung Tirtayasa. Dalam perlawanan menghadapi ayahnya sendiri, Sultan Haji meminta bantuan VOC dan sebagai imbalannya Sultan Haji akan menyerahkan penguasaan atas daerah Lampung kepada VOC. Akhirnya pada tanggal 7 April 1682 Sultan Agung Tirtayasa disingkirkan dan Sultan Haji dinobatkan menjadi Sultan Banten. Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung. Pada tanggal 29 Agustus 1682 iring-iringan armada VOC dan Banten membuang sauh di Tanjung Tiram. Armada ini dipimpin oleh Vander Schuur dengan membawa surat mandat dari

kemudian baru diketahui bahwa penguasaan Banten atas Lampung tidak mutlak. Penempatan wakil-wakil Sultan Banten di Lampung yang disebut "Jenang" atau kadangkadang disebut Gubernur hanyalah dalam mengurus kepentingan perdagangan hasil bumi (lada). Tahun 1825 Radin Inten meninggal dunia dan digantikan oleh Putranya Radin Imba Kusuma. 600 tiap tahun. Akan tetapi karena pada saat itu Belanda sedang menghadapi perang Diponegoro (1825 . Dalam pada itu sejak tahun 1817 posisi Radin Inten semakin kuat. karena ternyata tidak semua penguasa di Lampung langsung tunduk begitu saja kepada kekuasaan Sultan Haji yang bersekutu dengan kompeni. Selanjutnya pada masa Raffles berkuasa pada tahun 1811 ia menduduki daerah Semangka dan tidak mau melepaskan daerah Lampung kepada Belanda karena Raffles beranggapan bahwa Lampung bukanlah jajahan Belanda. namun dengan cerdik Radin Inten dapat menyerbu benteng Belanda dan membunuh Liliever dan anak buahnya. tetapi banyak yang masih mengakui Sultan Agung Tirtayasa sebagai Sultan Banten dan menganggap kompeni tetap sebagai musuh. 1. Sedangkan penguasa-penguasa Lampung asli yang terpencar-pencar pada tiap-tiap desa atau kota yang disebut "Adipati" secara hirarkis tidak berada dibawah koordinasi penguasaan Jenang/ Gubernur. Jadi penguasaan Sultan Banten atas Lampung adalah dalam hal garis pantai saja dalam rangka menguasai monopoli arus keluarnya hasil-hasil bumi terutama lada. Sementara itu timbul keragu-raguan dari VOC apakah benar Lampung berada dibawah Kekuasaan Sultan Banten.Sultan Haji dan ia mewakili Sultan Banten.1830). Ekspedisi Vander Schuur yang pertama ini ternyata tidak berhasil dan ia tidak mendapatkan lada yag dicari-carinya. dengan demikian jelas hubungan Banten-Lampung adalah dalam hubungan saling membutuhkan satu dengan lainnya. Oleh karena itu pada tahun 1825 Belanda memerintahkan Leliever untuk menangkap Radin Inten. Namun setelah Raffles meninggalkan Lampung baru kemudian tahun 1829 ditunjuk Residen Belanda untuk Lampung. Tetapi persetujuan itu tidak pernah dipatuhi oleh Radin Inten dan ia tetap melakukan perlawanan-perlawanan terhadap Belanda. Agaknya perdagangan langsung antara VOC dengan Lampung yang dirintisnya mengalami kegagalan. dan oleh karena itu Belanda merasa khawatir dan mengirimkan ekspedisi kecil di pimpin oleh Assisten Residen Krusemen yang menghasilkan persetujuan bahwa :    Radin Inten memperoleh bantuan keuangan dari Belanda sebesar f.200 setahun. Radin Inten tidak diperkenankan meluaskan lagi wilayah selain dari desa-desa yang sampai saat itu berada dibawah pengaruhnya. maka Belanda tidak dapat berbuat apa-apa terhadap peristiwa itu. Kedua saudara Radin Inten masing-masing akan memperoleh bantuan pula sebesar f. .

karet dan kelapa sawit. "Jalan Halus" dari Belanda dengan memberikan hadiah-hadiah kepada pemimpin-pemimpin perlawanan rakyat Lampung ternyata tidak membawa hasil. Sejak itu Belanda mulai leluasa menancapkan kakinya di daerah Lampung. Dalam pada itu rakyat dipedalaman tetap melakukan perlawanan. Hingga menjelang Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan periode perjuangan fisik setelah itu. Untuk kepentingan-kepentingan pengangkutan hasil-hasil perkebunan itu maka tahun 1913 dibangun jalan kereta api dari Telukbetung menuju Palembang. Belanda tetap merasa tidak aman. tetapi tidak berhasil mendudukinya. sehingga Belanda membentuk tentara sewaan yang terdiri dari orang-orang Lampung sendiri untuk melindungi kepentingankepentingan Belanda di daerah Telukbetung dan sekitarnya. karena masyarakat lampung telah mengenal gempa dari zaman dahulu dan lampung terletak di pertemuan lempeng asia dan australia rumah ini disebut rumah SESAT. sayang saat ini kejayaan tersebut telah pudar. Ekonomi . putra Lampung tidak ketinggalan ikut terlibat dan merasakan betapa pahitnya perjuangan melawan penindasan penjajah yang silih berganti. kemudian pada tahun 1833 Belanda menyerbu benteng Radin Imba Kusuma. atap terbuat dari anyaman ilalang. Radin Imba Kusuma kemudian di buang ke Pulau Timor. kopi. namun penduduk daerah Lingga ini menangkapnya dan menyerahkan kepada Belanda.Setelah Perang Diponegoro selesai pada tahun 1830 Belanda menyerbu Radin Imba Kusuma di daerah Semangka. Baru pada tahun 1834 setelah Asisten Residen diganti oleh perwira militer Belanda dan dengan kekuasaan penuh. maka Benteng Radin Imba Kusuma berhasil dikuasai. terbuat dari kayu dikarenakan untuk menghindari serangan hewan dan lebih kokoh bila terjadi gempa bumi. Sehingga pada akhirnya sebagai mana dikemukakan pada awal uraian ini pada tahun 1964 Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi Daerah Tingkat I Provinsi Lampung. Rumah Adat Rumah tradisional adat Lampung memiliki kekhasan seperti: berbentuk panggung. Radin Imba Kusuma menyingkir ke daerah Lingga. Perkebunan mulai dikembangkan yaitu penanaman kaitsyuk. Perlawanan rakyat yang digerakkan oleh putra Radin Imba Kusuma sendiri yang bernama Radin Inten II tetap berlangsung terus. Bahkan. tembakau. lada hitam menjadi salah satu bagian lambang daerah itu. Kejayaan Lampung sebagai sumber lada hitam pun mengilhami para senimannya sehingga tercipta lagu Tanoh Lada. ketika Lampung diresmikan menjadi provinsi pada 18 Maret 1964. Namun. sampai akhirnya Radin Inten II ini ditangkap dan dibunuh oleh tentara-tentara Belanda yang khusus didatangkan dari Batavia.

kayu manis dll. Keadaan alam Lampung. Lampung Barat Gunung Rindingan (1. dan bercocok tanam.161 m) di Kedondong. Pulau Poahawang. Lampung Selatan Gunung Tanggamus (2. Lampung Barat Gunung Tebak (2.156 m) di Kotaagung. daerah-daerah terpencil DLL yang ada didaerah lampung. Tanggamus Gunung Krakatau di Selat Sunda Gunung Sekincau Liwa. di sepanjang pantai merupakan daerah yang berbukit-bukit sebagai sambungan dari jalur Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Pulau Sebuku.04:32.240 m) di Teluk Betung. selain gunung. sungai. Pulau Putus dan Pulau Tabuan.881 m) di Sukau.50 km² dan terletak di antara 105°45'-103°48' BT dan 3°45'-6°45' LS. Beberapa pulau termasuk dalam wilayah Provinsi Lampung.261 m) di Kalianda.masyarakat pesisir lampung kebanyakan nelayan. yang sebagian besar terletak di Teluk Lampung. Ada juga Pulau Tampang dan Pulau Pisang di yang masuk ke wilayah Kabupaten Lampung Barat. Gunung Gunung-gunung yang puncaknya cukup tinggi. MAPALA UNILA juga telah banyak melakukan eksplorasi seperti goa didaerah lampung barat(krui). Lampung barat Gunung Sukma Ilang Pesawaran Gunung Tanggang Lampung selatan Eksplorasi gunung Gunung-gunung lampung memang tak setinggi gunung-gunung di pulau jawa. di antaranya: Pulau Darot. 13 November 2010 (UTC) . pantai. Pulau Legundi. tebing. Pulau Ketagian. tetapi memili kesulitan yang cukup tinggi untuk mendakinya. di sebelah barat dan selatan.pendataan dan eksplorasi gunung-gunung di lampung yang masih perawan dan belum terjamah oleh tangan manusia. sedangkan masyarakat tengah kebanyakan berkebun lada. Di tengahtengah merupakan dataran rendah. Lampung Barat Gunung Seminung (1. Lampung Selatan Gunung Betung (1. penyu.376. cengkeh. Sedangkan ke dekat pantai di sebelah timur. pulau-pulau disekitar lampung. Tanggamus Gunung Pesawaran (1. di sepanjang tepi Laut Jawa terus ke utara. Mahasiswa pecinta alam universitas lampung (MAPALA UNILA)adalah salah satu organisasi yang sering melakukan penelitian. Letak dan kondisi alam Provinsi Lampung memiliki luas 35. Daerah ini di sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda dan di sebelah timur dengan Laut Jawa.506 m) di Pulau Panggung. Bandar Lampung Gunung Rajabasa (1. karena memiliki tingkat kerapatan yang tinggi pula. merupakan perairan yang luas. Pulau Tegal. kopi. Pulau Sebesi.115 m) di Sumberjaya. Pulau Krakatau. antara lain:             Gunung Pesagi (2262 m) di Sekala Brak.

1.053 km2 Way Sekampung mengalir di daerah kabupaten Tanggamus dan Lampung Selatan.52 km2 Way Semaka. panjang 80 km.a. panjang 220 km. 550 km2 Way Besay. c. panjang 80 km. c. untuk para transmigran yang terus-menerus memasuki daerah ini. 1.500 km2 Way Pengubuan. c. c. 347. panjang 175 km. Negerisakti (100 m). Batanghari (65 m). 106. c. c.795.a.143. Anak sungainya banyak. 2. tetapi tidak ada yang panjangnya sampai 100 km. panjang 53. panjang 113 km. panjang 100 km. c. di antaranya:       Way Kanan. panjang 60 km. Padangratu (56 . panjang 50 km.a. panjang 165 km.Sungai Sungai-sungai yang mengalir di daerah Lampung menurut panjang dan cathment area (c. Metro (53). Beberapa kota di daerah provinsi Lampung yang tingginya 50 m lebih dari permukaan laut adalah: Tanjungkarang (96 m).285 km2 Way Tulangbawang.285 km2 Way Mesuji. 975 km2 Way Raman.a.a.25 km2 Way Mesuji yang mengalir di perbatasan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan di sebelah utara mempunyai anak sungai bernama Sungai Buaya. c. c.197 km2 Way Rarem. Hutan-hutan yang masih ada.149. c. c. 1.a. panjang 136 km. Gisting (480 m). 879 km2 Way Giham.97 km2 ialah Way Ketibung di Kalianda. panjang 55 km.a)-nya adalah:       Way Sekampung. 1.a. Pringsewu (50 m).a. c. di daerah Bukit Barisan Selatan.a. 1. panjang 90 km. 870 km2 Way Umpu.50 km.5 km2.78 km2 Way Pegadungan. Punggur (50 m). c. Way Seputih mengalir di daerah kabupaten Lampung Tengah dengan anak-anak sungai yang panjangnya lebih dari 50 km adalah:     Way Terusan. sepanjang 70 km dengan c.a. c. 506. yang tanahnya dapat dikatakan belum banyak dibuka sebagian besar terletak di sebelah barat. Hanya ada satu sungai yang panjangnya 51 km dengan c. panjang 265 km. Pekalongan (50 m). panjang 51 km. c. Hutan-hutan besar di dataran rendah dapat dikatakan sudah habis dimanfaatkan untuk keepentingan pembangunan pertanian. 200 km2 Way Tulangbawang mengalir di kabupaten Tulangbawang dengan anak-anak sungai yang lebih dari 50 km panjangnya. 985 km2 Way Seputih. 1.a.a.a.a. panjang 190 km. c. Kedaton (100 m).179 km2 Way Tahmy.a.26 km2 Way Jepara. 4.a. Kayu-kayu hasil hutan diekspor ke luar negeri.a.a. 7.

bahasa Minang dan bahasa setempat yang disebut bahasa Lampung. Festival Teluk Stabas diLampung Barat. Ranau dan Krui di Lampung Barat serta Festival Sekura yang diadakan dalam seminggu setelah Idul Fitri diLampung Barat. Jenis Wisata yang dapat dikunjungi di Lampung adalah Wisata Budaya dibeberapa Kampung Tua di Sukau. tebu dll. Bahasa Artikel utama untuk bagian ini adalah: Bahasa Lampung Masyarakat Lampung yang plural menggunakan berbagai bahasa. Sri Menanti (320 m) dan Kota Liwa (850 m). karet. Kedondong (80 m). Kasui (200 m). bahasa Bali. kopi. Festival Krakatau di Bandar Lampung. Festival Way Kambas di Lampung Timur. Kembahang. Kenali. Sidomulyo (75 m). Pendidikan Perguruan Tinggi            Universitas Lampung IAIN Raden Intan Politeknik Negeri Lampung Sekolah Tinggi Pertanian Surya Dharma Lampung Politeknik Kesehatan Departemen Kesehatan Lampung Universitas Bandar Lampung Universitas Muhammadiyah Lampung Universitas Darmajaya Universitas Malahayati Universitas Tulang Bawang Perguruan Tinggi Teknokrat . Potensi daerah Lampung fokus pada pengembangan lahan bagi perkebunan besar seperti kelapa sawit. antara lain: bahasa Indonesia. Selain hasil bumi Lampung juga merupakan kota pelabuhan (liverpoolnya sumatra) karena lampung adalah pintu gerbang untuk masuk ke pulau sumatra. kakao. singkong.m). Wonosobo (50 m). bandar jaya dll Pariwisata Tahun 2009 Pemerintah Propinsi Lampung mencanangkan tahun kunjungan wisata. dari hasil bumi yang melimpah tumbuhlah banyak industri-industri seperti di daerah pesisir panjang. padi. Batu Brak. bahkan untuk tingkat nasional dan internasional. Dan di beberapa daerah pesisir. jagung. daerah natar. komoditas perikanan seperti tambak udang lebih menonjol. Liwa. bahasa Sunda. tanjung bintang. bahasa Jawa. lada hitam.

Foto Nama Dari Sampai Keterangan .           STKIP PGRI Bandar Lampung DCC Lampung Universitas Megou Pak Tulang Bawang A2L STIE Lampung Poltekkes Tanjung Karang Universitas Muhammadiyah Metro STKIP Darmawacana Metro STKIP Muhammadiyah Pringsewu STKIP Muhammadiyah Kotabumi STMIK Pringsewu STAI Pringsewu Pemerintahan Kabupaten dan Kota No. Kabupaten/Kota Ibu kota 1 Kabupaten Lampung Barat Kota Liwa 2 Kabupaten Lampung Selatan Kalianda (kota) 3 Kabupaten Lampung Tengah Gunung Sugih 4 Kabupaten Lampung Timur Sukadana 5 Kabupaten Lampung Utara Kotabumi 6 Kabupaten Mesuji 7 Kabupaten Pesawaran Gedong Tataan 8 Kabupaten Pringsewu Pringsewu 9 Kabupaten Tanggamus Kota Agung 10 Kabupaten Tulang Bawang Menggala 11 Kabupaten Tulang Bawang Barat Tulang Bawang Tengah 12 Kabupaten Way Kanan Blambangan Umpu 13 Kota Bandar Lampung 14 Kota Metro - Daftar gubernur No.

P 2 Juni 2004 2 Juli 2008 Masa jabatan Periode 1 . Tursandi Alwi 5 Februari 2003 2 Juni 2004 Pejabat Gubernur 9.1. Sjachroedin Z. Poedjono Pranyoto 1993 1998 7. Oemarsono 1998 5 Februari 2003 8. Poedjono Pranyoto 1988 1993 6. Kusno Danupoyo 1964 1966 2. Zainal Abidin Pagaralam 1966 1973 3. Yasir Hadibroto 1978 1988 5. Sutiyoso 1973 1978 4. R.

di Lampung sangat potensial berkembang berbagai jenis industri. Dipasena dan Wachyuni Mandira. Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) yang diproyeksikan akan mulai produksi pada tahun 2008. "Cucuk"). kopi robusta.P 2 Juni 2009 Sekarang Masa jabatan Periode 2 Perekonomian Industri Sebagai gerbang Sumatera. Industri penambakan udang termasuk salah satu tambak yang terbesar di dunia setelah adanya penggabungan usaha antara Bratasena. benang perak atau benang emas dan menjadi pakaian khas suku Lampung. nata de coco dan lain-lain. Sjachroedin Z. flora dan fauna yang disulam dengan benang emas dan benang perak. Tapis Lampung Kain Tapisa adalah pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi. kelapa sawit. Terdapat juga pabrik gula dengan produksi per tahun mencapai 600. lada. Industri agribisnis lainnya: ketela (ubi). Dengan demikian yang dimaksud dengan Tapis Lampung adalah hasil tenun benang kapas dengan motif. coklat.10. . di tahun 2007 kembali diresmikan pembangunan 1 pabrik gula lagi dibawah PT. Mulai dari industri kecil (kerajinan) hingga industri besar. Syamsurya Ryacudu 2 Juli 2008 2 Juni 2009 Pejabat Gubernur 11. Jenis tenun ini biasanya digunakan pada bagian pinggang ke bawah berbentuk sarung yang terbuat dari benang kapas dengan motif seperti motif alam. terutama di bidang agrobisnis. benang perak atau benang emas dengan sistem sulam (Lampung. kakao.000 ton oleh 2 pabrik yaitu Gunung Madu Plantation dan Sugar Group.

Teater Cupido (SMAN 1 Sumberjaya). Nersalya Renata dan Lupita Lukman. Menyusul kemudian Ari Pahala Hutabarat. KSS (FKIP Unila). Kini ada Dina Oktaviani. Teater Biru (Darmajaya). Jimmy Maruli Alfian. Naim Emel Prahana dan beberapa nama lainnya. Chepy. Kehidupan sastra (Indonesia) di Lampung dapat dikatakan sangat ingar-bingar meskipun usia dunia kesusastraan Lampung relatif masih muda. . Hatees. Teater Palapa (SMAN 3 Bandar Lampung). Teater Handayani (SMAN 7 Bandar Lampung). Budi P. Teater Pelopor (SMA Perintis 1 Bandar Lampung). Alex R.. A. Djuhardi Basri.M. Inggit Putria Marga. jurnal dan majalah seantero negeri. Kain Tapis saat ini diproduksi oleh pengrajin dengan ragam hias yang bermacam-macam sebagai barang komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Teater Perkembangan teater di Lampung banyak dilatarbelakangi dari keinginan para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok seni untuk mendalami seni peran dan pertunjukkan. Wibowo. Budi Elpiji. Rifian A. Dia baru menjumpai Isbedy Stiawan ZS. Christian Heru Cahyo dan lain-lain. Teater Sudirman 41 (SMAN 1 Bandar Lampung). Penyair Iwan Nurdaya-Djafar yang baru kembali ke Lampung setelah selesai kuliah di Bandung sekitar 1980-an mengaku kepenyairan di Lampung masih sepi. Nainggolan. Karzi. Udo Z. Insyaallah Teater (SMU Perintis 2 Bandar Lampung). Teater Sanggar Madani(SMAN 5 Bandar Lampung). Sugandhi Putra. Teater Kapuk (STAIN Metro). Dahta Gautama dkk. Kolastra (SMAN 9 Bandar Lampung). Teater Sebelas (SMAN 11 Bandar Lampung). Green Teater (Umitra). Teater Gemma (SMAN 2 Bandar Lampung). Seni dan budaya Sastra Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sastra Lampung dan Sastrawan Lampung Lampung menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan sastra. Y. Zulqornain. baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Leksikon Seniman Lampung (2005) menyebutkan tidak kurang dari 36 penyair/sastrawan Lampung yang meramaikan lembar-lembar sastra koran. Selain itu ada cerpenis Dyah Merta dan M. Ahmad Yulden Erwin. Barulah memasuki 1990-an kemudian Lampung mulai semarak dengan penyair-penyair seperti Iswadi Pratama. Panji Utama. Arman AZ. Beberapa kelompok teater kampus dan pelajar yang masih tercatat aktif sampai saat ini adalah teater Kurusetra (UKMBS Unila). baik sastra (berbahasa) Indonesia maupun sastra (berbahasa) Lampung. Kerajinan ini dibuat oleh wanita.

Salah satu jenis tarian yang terkenal adalah Tari Sembah dan Tari Melinting (saat ini nama Tari Sembah sudah dibakukan menjadi Sigeh Penguten). Iskandar GB. Lampung memiliki beraneka ragam jenis musik. GSG UNILA. kain tenun bersulam benang emas yang indah. Beberapa kegiatan festival diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan budaya musik tradisional tanpa harus khawatir akan kehilangan jati diri. mungkin bolehlah dikatakan sebagai sebuah tarian penyambutan. Liza Mutiara Afriani. Ahmad Zilalin. Ritual tari sembah biasanya diadakan oleh masyarakat lampung untuk menyambut dan memberikan penghormatan kepada para tamu atau undangan yang datang. Selain sebagai ritual penyambutan. lomba. Ahmad Jusmar. Imas Sobariah. Lampung tidak hanya dikenal banyak melahirkan sastrawan-sastrawan baru namun aktor-aktor potensial pun juga tidak sedikit yang muncul seperti. Tari Ada berbagai jenis tarian yang merupakan aset budaya Provinsi Lampung. Eyie. Robi akbar. Yunus. tapis yang dipenuhi sulaman benang emas dengan motif yang indah merupakan kelengkapan busana adat daerah Lampung. Teater Kuman. Dalam tiap tahunnya even-even teater seperti pertunjukan. Pada penyelenggaraan upacara adat. Penggerak teater di Lampung yang masih eksis mengembangkan seni pertunjukkan teater melalui karya-karyanya antara lain Iswadi Pratama. Komunitas Berkat Yakin (Kober). Mungkin jenis musik ini merupakan perpaduan budaya Islam dan budaya asli itu sendiri. Auditorium RRI. Gedung PKM Unila. Pasar Seni Enggal. tari sembah pun kerap kali dilaksanakan dalam upacara adat pernikahan masyarakan Lampung. Adapun jenis musik yang masih bertahan hingga sekarang adalah Klasik Lampung. Ari Pahala Hutabarat. Busana Adat Daerah Lampung dikenal sebagai penghasil kain tapis. seperti perkawinan. Musik Sebagaimana sebuah daerah. workshop dan diskusi kerap digelar di Provinsi ini serta tempat tempat yang sering digunakan adalah Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung. Rendie Dadang Yusliadi. Kain ini dibuat oleh wanita.Sedangkan beberapa teater yang digerakkan seniman-seniman Lampung yaitu Teater Satu. . Aula FKIP Unila. Jenis musik ini biasanya diiringi oleh alat musik gambus dan gitar akustik. Iin Mutmainah. Robi Akbar. Academic Centre STAIN Metro. Darmawan. Adapun even tahunan teater yang terbesar di Lampung adalah Liga Teater SLTA se-Provinsi Lampung sebagai ajang apresiasi para aktor Pelajar Lampung yang kualitasnya tidak kalah dengan pelajar di luar Lampung. Edi Samudra Kertagama. Ruth Marini. Festival Krakatau. M. mulai dari jenis tradisional hingga modern (musik modern yang mengadopsi kebudayaan musik global). Teater Sendiri. contohnya adalah sebuah Festival yang diadakan oleh Pemda Lampung yang bertujuan untuk mengenalkan Lampung kepada dunia luar dan sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata. M Yunus. Dedi Nio.

Bugis atau batik Jawa. tetapi ada yang disulam hampir di seluruh kain. Lelaki muda Lampung lebih menyukai memakai kepiah/ketupung. memiliki bentuk seperti baju kurung. Kemudian rajutan tadi ditusuk dengan bunga kawat yang dapat bergerak-gerak (kembang goyang). seperti perkawinan kaum wanita. kaum ibu kadangkadang menggunakannya sebagai kain pengendong anak kecil. Lawai kurung digunakan sebagai penutup badan.Dalam keseharian laki-laki Lampung mengikat kepalanya dengan kikat. Selikap yang terbuat dari kain yang mahal dipakai saat menghadiri upacara adat dan untuk melakukan ibadah ke masjid. Untuk menghadiri upacara adat. Khusus bagi wanita yang baru menikah. Dikenakan senjang/ cawol yang penuhi hiasan terbuat dari bahan tenun bertatah sulam benang emas. Tetapi sekarang telah dikenal adanya celanou (celana) pendek dan panjang sebagai penganti kain. Untuk mempererat ikatan kain (senjang) dan celana di pinggang laki-laki digunakan bebet (ikat pinggang). pada saat menghadiri upacara perkawinan mengenakan kawai/kebayou (kebaya) beludru warna hitam dengan hiasan rekatan atau sulaman benang emas pada ujung-ujung kebaya dan bagian punggungnya. Baju ini terbuat dari bahan kain tetoron atau belacu dan lebih disukai yang berwarna terang. yang dikenal sebagai kain tapis atau kain Lampung. Bagian bawah mengenakan senjang. sedangkan wanitanya menggunakan setagen. menyanggul rambutnya (belatung buwok). Bahannya dari kain batik. yaitu baju berbentuk teluk belanga belah buluh atau jas. kain ini dipakai sebagai kain basahan. Selain itu. apalagi kalau ingin bertemu dengan gadis. Cara menyanggul seperti ini memerlukan rambut tambahan untuk melilit rambut ash dengan bantuan rajutan benang hitam halus. Kaum wanita Lampung sehari-hari memakai kanduk/kakambut atau kudung sebagai penutup kepala yang dililitkan. yaitu kain yang dibuat dari kain Samarinda. yaitu destar dengan bagian tepi dihias bunga-bunga dari benang emas dan bagian tengah berhiaskan siger. Bahannya dari kain halus tipis atau sutera. serta di salah satu sudutnya terdapat sulaman benang emas berupa bunga tanjung dan bunga cengkeh. Pada waktu mandi di sungai. Untuk mengiring pengantin dikenakan kekat akkin. Sulaman benang emas ada yang dibuat berselang-seling. Di bahunya . Bila dipakai dalam kerapatan adat dipadukan dengan baju teluk belanga dan kain. yaitu tutup kepala berbentuk segi empat berwarna hitam terbuat dari kain tebal. Pemakaian kawai kemija ini sudah biasa untuk menyertai kain dan peci. Sebagai kain dikenakan senjang atau cawol. Baju ini terbuat dari bahan tipis atau sutra dan pada tepi muka serta lengan biasa dihiasi rajutan renda halus. Tetapi sekarang banyak digunakan kawai kemija. baik yang gadis maupun yang sudah kawin. ketika menghadiri upacara adat sekalipun. Para ibu muda dan pengantin baru dalam menghadiri upacara adat mengenakan kain tapis bermotif dasar bergaris dari bahan katun bersulam benang emas dan kepingan kaca. yaitu kain selendang yang dipakai untuk penahan panas atau dingin yang dililitkan di leher. Sebagai penutup badan dikenakan kawai. Perlengkapan lain yang dikenakan oleh laki-laki Lampung adalah selikap. yaitu bentuk kemeja seperti pakaian sekolah atau moderen.

Dikenakan pula buah jukum. Kelai pungew. yaitu gelang kaki yang biasanya berbentuk badan ular melingkar serta dapat dirangkaikan. yaitu kembang hias berupa mahkota berjumlah satu sampai tiga buah. Di bawah bulu serti dikenakan pending. biasanya memiliki bentuk seperti badan ular (kalai ulai). Sebagai kainnya dikenakan kain tapis dewo sanow (kain tapis dewasana) dipakai oleh wanita pada waktu upacara besar (begawi) dari bahan katun bersulam emas dengan motif tumpal atau pucuk rebung. yang sekarang sangat jarang dibuat lagi. juga dapat dikenakan selekap balak.tersampir tuguk jung sarat. Badan mempelai dibungkus dengan sesapur. Kalai kukut ini dipakai sebagai perlengkapan pakaian masyarakat yang hidup di desa. Biasanya kalung ini dipakai melingkar mulai dari bahu ke bagian perut sampai ke belakang. yaitu hiasan berbentuk buah-buah kecil di atas kain yang dirangkai menjadi untaian bunga dengan benang dijadikan kalung panjang. tepatnya di bagian atas perut. yang setiap lekukannya diberi hiasan bunga cemara dari kuningan (beringin tumbuh). bunga cengkeh dan hiasan berupa ayam jantan. Puncak siger diberi hiasan serenja bulan. yaitu hiasan dari kuningan berbentuk seperti tanduk tanpa motif. Untuk memperindah dirinya dipergunakan berbagai asesoris terbuat dari emas. Pada umumnya terbuat dari bahan kuningan yang ditatah. yaitu mahkota berbentuk seperti tanduk dari lempengan kuningan yang ditatah hias bertitik-titik rangkaian bunga. Kain ini dibuat beralaskan benang emas. Pinggang mempelai wanita dilingkari bulu serti. hanya bertatah dasar. Pada bagian dada tergantung mulan temanggal. yaitu ikat pinggang yang terbuat dari kain beludru berlapis kain merah. yaitu selendang sutra disulam dengan emas dengan motif pucuk rebung. Selambok/rattai galah. di tengahnya bermotifkan siger yang di kelilingi bunga tanjung. Bagian atas ikat pinggang ini dijaitkan kuningan yang digunting berbentuk bulat dan bertahtakan hiasan berupa bulatan kecil-kecil. yaitu baju kurung bewarna putih atau baju yang tidak berangkai pada sisinya dan di tepi bagian bawah berhias uang perak yang digantungkan berangkai (rambai ringgit). Mulai dari kepala sampai ke kaki terlihat warna kuning emas. Di kepala mempelai wanita bertengger siger. Pada jari tengah atau manis diberi cincin (alali) dari emas. Dikenakan pula kalai kukut. Mahkota kecil ini mempunyai lengkungan di bagian bawah dan beruji tajam-tajam pada bagian atas serta berhiaskan bunga. Siger ini berlekuk ruji tajam berjumlah sembilan lekukan di depan dan di belakang (siger tarub). yaitu gelang yang dipakai di lengan kanan atau kiri. Kemudian dinar. Selain itu. hingga tidak nampak kain dasarnya. . perak atau suasa diberi mata dari permata. Pakaian mewah dipenuhi dengan warna kuning keemasan dapat dijumpai pada busana yang dikenakan pengantin daerah Lampung. yaitu uang Arab dari emas diberi peniti digantungkan pada sesapur. yaitu selendang sutra bersulam benang emas dengan motif tumpal dan bunga tanjung. Jenis tapis dewasana merupakan hasil tenunan sendiri. yaitu kalung leher (monte) berangkai kecil-kecil dilengkapi dengan leontin dari batu permata yang ikat dengan emas. Bila kain dasarnya masih nampak disebut jung sarat. yaitu ikat pinggang dari uang ringgitan Belanda dengan gambar ratu Wihelmina di bagian atas. kecuali saat pergi ke ladang.

Bahannya dari kuningan bertahtakan hiasan karangan bunga. Di atasnya direkatkan bebe. yang memiliki bentuk sedikit berbeda. Sementara gelang kana. dikenakan bersama-sama di lengan atas dan bawah. tepatnya di bawah bahu.Gelang burung. terbuat dari kuningan berukir dan gelang Arab. Bagian dada dilibatkan membentuk silang limar. Kaki kedua mempelai dibungkus dengan selop beludru warna hitam. Mempelai laki-laki mengenakan kopiyah mas sebagai mahkota. yaitu selendang dari sutra disulam benang emas penuh. . Pada pinggang dibalutkan tapis bersulam benang emas penuh diikat dengan pending. Badannya ditutup dengan sesapur warna putih berlengan panjang. Perlengkapan lain yang menghiasi badan sama seperti yang dikenakan oleh mempelai wanita. yaitu sulaman kain halus yang berlubang-lubang. Bentuknya bulat ke atas dengan ujung beruji tajam. Lengan dihias dengan gelang burung dan gelang kana. Dipakai celanou (celana) panjang dengan warna sama dengan warna baju. yaitu hiasan dari kuningan berbentuk burung bersayap yang diikatkan pada lengan kiri dan kanan.