P. 1
MAKALAH BIOKIM

MAKALAH BIOKIM

|Views: 283|Likes:
Published by Marietta Zahra

More info:

Published by: Marietta Zahra on Apr 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

PENDAHULUAN

Kata protein berasal dari protos atau proteos yang berarti pertama atau utama. Protein merupakan komponen penting atau komponen utama sel hewan atau manusia. Oleh karena sel itu merupakan pembentuk tubuh kita, maka protein yang terdapat dalam makanan berfungsi sebagai zat utama dalam pembentukan dan pertumbuhan tubuh. Dalam kehidupan protein memegang peran yang penting pula. Proses kimia dalam tubuh dapat berlangsung dengan baik karena adanya enzim, suatu protein yang berfungsi sebagai biokatalis. Disamping itu hemoglobin dalam butir-butir darah merah atau eritrosit yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh, adalah salah satu jenis protein. Demikian pula zat-zat yang berperan untuk melawan bakteri penyakit atau yang disebut antigen, juga suatu protein. Kita memperoleh protein dari makanan yang berasal dari hewan atau tumbuhan. Protein yang berasal dari hewan disebut protein hewani, sedangkan yang berasal dari tumbuhan disebut protein nabati. Beberapa makanan sumber protein ialah daging, telur, susu, ikan, beras, kacang, kedelai, gandum, jagung, dan buah-buahan. Kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kelengkapan makalah kami.

1

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN DAFTAR ISI BAB I 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan BAB II 2.1 Definisi Protein 2.2 Ciri-ciri Protein 2.3 Fungsi dan Peran Protein 2.4 Jenis Protein 2.5 Penyusun Protein 2.6 Penggolongan Protein 2.7 Peranan Protein dalam Kehidupan Sehari-hari BAB III 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

1 2

3 3

4 5 5 6 7 16 20

22 22 23

2

Mengetahui struktur. Mengetahui beberapa peranan protein dalam kehidupan sehari-hari 3 . pembaca diharapkan : 1. penggolongan dan penyusun protein 2. 1. Mengingat pentingnya protein dalam komponen kehidupan maka kami mengangkat judul.2 Tujuan Setelah membaca makalah ini. yaitu “Protein : Elemen Penting Dalam Kehidupan”.BAB I 1.1 Latar Belakang Makalah ini dibuat untuk memenuhi syarat kelengkapan nilai mata kuliah biokimia semester 3. Mengetahui macam-macam asam amino 3.

Ketika berada di luar makhluk hidup atau sel. protein terdapat baik pada membrane plasma maupun membran internal yang menyusun organel sel seperti mitokondria. Protein-protein yang terlibat dalam reaksi biokimia sebagian besar berupa enzim banyak terdapat di dalam sitoplasma dan sebagian terdapat pada kompartemen dari organel sel. diperlukan prosedur fraksinasi sel yaitu : (1) memisahkan sel dari jaringannya. komponen utama dari sistem komunikasi antar sel serta sebagai katalis berbagai reaksi biokimia di dalam sel. Protein merupakan kelompok biomakromolekul yang sangat heterogen.BAB II 2. yang merupakan salah satu dari orang-orang pertama yang mempelajari kimia dalam protein secara sistematik. Ketika berada di luar makhluk hidup atau sel. Protein yang diekstraksi hendaknya dihindarkan dari proteolisis atau dipertahankan aktivitas enzimatiknya. Protein merupakan kelompok biomakromolekul yang sangat heterogen. retikulum endoplasma. nukleus dan badan golgi dengan fungsi yang berbeda-beda tergantung pada tempatnya.1 Definisi Protein Istilah protein diperkenalkan pada tahun 1830-an oleh pakar kimia Belanda bernama Mulder. Karena itulah sebagian besar aktivitas penelitian biokimia tertuju pada protein khususnya hormon. 4 . protein sangat tidak stabil. (2) menghancurkan membrane sel untuk mengambil kandungan sitoplasma dan organelnya serta (3) memisahkan organelorganel dan molekul penyusunnya. Untuk menganalisa protein yang ada di dalam sel tersebut. yang berarti “bertingkat pertama”. Setiap jenis protein mempunyai jumlah dan urutan asam amino yang khas. Di dalam sel. Ia secara tepat menyimpulkan peranan inti dari protein dalam sistem hidup dengan menurunkan nama dari bahasa Yunani proteios. Semua jenis protein terdiri dari rangkaian dan kombinasi dari 20 asam amino. protein sangat tidak stabil. Untuk mempertahankan fungsi dan nya. antibodi dan enzim.Protein menentukan ukuran dan struktur sel. Protein merupakan makromolekul yang menyusun lebih dari separuh bagian dari sel. setiap jenis protein membutuhkan kondisi tertentu ketika diekstraksi dari normal biological milieu.

2 Ciri-ciri protein Protein diperkenalkan sebagai molekul makro pemberi keterangan. 2. Katalisis enzimatik Hampir semua reaksi kimia dalam sistem biologi dikatalisis oleh enzim dan hampir semua enzim adalah protein. karena urutan asam amino dari protein tertentu mencerminkan keterangan genetik yang terkandung dalam urutan basa dari bagian yang bersangkutan dalam DNA yang mengarahkan biosintesis protein. Setiap protein individual merupakan senyawa murni 3. O (seperti juga karbohidrat dan lemak).40%).23. Tiap jenis protein ditandai ciri-cirinya oleh: 1. 3. disamping C. Bobot molekular yang khas 2. H (6. O (21. Susunan kimia yang khas 2. dan S kadang-kadang P. Transportasi dan penyimpanan Berbagai molekul kecil dan ion-ion ditansport oleh protein spesifik.8-2%).Keistimewaan lain dari protein ini adalah strukturnya yang mengandung N (15.50%). Koordinasi gerak 5 . C (52. Peran-peran tersebut antara lain: 1. H.90-7.30%).30-18%). Fe dan Cu (sebagai senyawa kompleks dengan protein). 2.3 Fungsi dan Peranan Protein Protein memegang peranan penting dalam berbagai proses biologi. Dengan demikian maka salah satu cara terpenting yang cukup spesifik untuk menentukan jumlah protein secara kuantitatif adalah dengan penentuan kandungan N yang ada dalam bahan makanan atau bahan lain. Misalnya transportasi oksigen di dalam eritrosit oleh hemoglobin dan transportasi oksigen di dalam otot oleh mioglobin. S (0.

Antibodi. 6 . 6. Ovulbumin. 7. bakteri dan sel dari organisma lain. Hemoglobin. Dismutase superoxide. pertumbuhan dan diferensiasi diatur oleh protein faktor pertumbuhan.4 Jenis-jenis Protein Kolagen. Contoh lainnya adalah protein reseptor pada sinapsis. 5. Penunjang mekanis Ketegangan kulit dan tulang disebabkan oleh kolagen yang merupakan protein fibrosa. protein yang membersihkan darah kita. Contoh lainnya adalah pergerakan kromosom saat proses mitosis dan pergerakan sperma oleh flagela. protein yang berfungsi sebagai pembawa oksigen Toksin. protein struktur yang diperlukan untuk membentuk kulit. protein simpanan yang memelihara badan. protein sistem pertahanan yang melindungi badan daripada serangan penyakit. tulang dan ikatan tisu. Pengaturan pertumbuhan dan diferensiasi Pada organisme tingkat tinggi. Selain itu. 4. Misalnya faktor pertumbuhan saraf mengendalikan pertumbuhan jaringan saraf. banyak hormon merupakan protein 2. Membangkitkan dan menghantarkan impuls saraf Respon sel saraf terhadap rangsang spesifik diperantarai oleh protein reseptor. Misalnya rodopsin adalah protein yang sensitive terhadap cahaya ditemukan pada sel batang retina.Kontraksi otot dapat terjadi karena pergeseran dua filamen protein. protein racun yang digunakan untuk membunuh kuman. Proteksi imun Antibodi merupakan protein yang sangat spesifik dan dapat mengenal serta berkombinasi dengan benda asing seperti virus.

Ada 20 macam asam amino. protein yang mencernakan makanan protein. muatan. Suatu asam amino-α terdiri atas: 1. Atom C α. 5. 2. Disebut α karena bersebelahan dengan gugus karboksil (asam). protein hormon yang mengawal aras glukosa dalam darah. 3. Dengan kata lain protein tersusun atas asam-asam amino yang saling berikatan. kapasitas pengikatan hidrogen serta reaktivitas 7 . Gugus amino yang terikat pada atom C α. Tripsin. 2. bentuk. 4.5 Penyusun Protein Unit dasar penyusun struktur protein adalah asam amino. Asam amino adalah asam karboksilat yang mempunyai gugus amino. Gugus R dari asam amino bervariasi dalam hal ukuran. yang masing-masing ditentukan oleh jenis gugus R atau rantai samping dari asam amino. Asam amino yang terdapat sebagai komponen protein mempunyai gugus –NH2 pada atom karbon α dari posisi gugus –COOH.Insulin. Jika gugus R berbeda maka jenis asam amino berbeda. Gugus R yang juga terikat pada atom C α. Gugus karboksil yang terikat pada atom C α. Atom H yang terikat pada atom C α.

Asam amino tersebut adalah Triptofan. Lisin. yaitu: 1. Metionin. yaitu asam amino yang mutlak harus ada dalam makanan.kimia. Fenilalanin. Treonin. Asam Amino yang diperlukan tubuh dapat dibagi menjadi dua (2) kelompok. yaitu asam amino yang dapat dibentuk oleh tubuh. karena tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Berikutnya adalah alanin dengan gugus metil (-CH3) sebagai rantai samping. Asam amino non essensial. Isoleusin. Keduapuluh macam asam amino ini tidak pernah berubah. dan Histidin. Asam amino essensial. 2. TABEL NAMA-NAMA ASAM AMINO No 1 2 3 4 5 6 7 8 Nama Alanin (alanine) Arginin (arginine) Asparagin (asparagine) Asam aspartat (aspartic acid) Sistein (cystine) Glutamin (Glutamine) Asam glutamat (glutamic acid) Glisin (Glycine) Singkatan Ala Arg Asn Asp Cys Gln Glu Gly 8 . Valin. Leusia. Asam amino yang paling sederhana adalah glisin dengan atom H sebagai rantai samping. Arginin.

Bentuk yang umum di alam adalah L-alanin (S-alanin) meskipun terdapat pula bentuk D-alanin (R-alanin) pada dinding sel bakteri dan sejumlah antibiotika. 9 . alanina berperan dalam daur alanina. Gugus metil pada alanina sangat tidak reaktif sehingga jarang terlibat langsung dalam fungsi protein (enzim). Dalam proses pembentukan glukosa dari protein. Alanin (Ala) Alanin (Ala) atau asam 2-aminopropanoat merupakan salah satu asam amino bukan esensial. Alanina dapat berperan dalam pengenalan substrat atau spesifisitas.9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Histidin (histidine) Isoleusin (isoleucine) Leusin (leucine) Lisin (Lysine) Metionin (methionine) Fenilalanin (phenilalanine) Prolin (proline) Serin (Serine) Treonin (Threonine) Triptofan (Tryptophan) Tirosin (tyrosine) Valin (valine) His Ile Leu Lys Met Phe Pro Ser Thr Trp Tyr Val 1. khususnya dalam interaksi dengan atom nonreaktif seperti karbon. L-alanin merupakan asam amino proteinogenik yang paling banyak dipakai dalam protein setelah leusin.

Asam aspartat bersifat asam. Fungsinya diketahui sebagai pembangkit neurotransmisi di otak dan saraf otot. Asparagina merupakan asam amino pertama yang berhasil diisolasi. Diduga. Senyawa ini juga merupakan produk dari daur urea dan terlibat dalam glukoneogenesis. 3. Fungsi biologi: Asparagina diperlukan oleh sistem saraf untuk menjaga kesetimbangan dan dalam transformasi asam amino. telur. Dari produk tumbuhan dapat disebutkan cokelat dan biji kacang tanah. dan susu (serta produk turunannya) kaya akan asparagina 4. 5. Arginin (Arg) Asam amino arginin memiliki kecenderungan basa yang cukup tinggi akibat eksesi dua gugus amina pada gugus residunya. asam amino ini esensial. tergantung pada tingkat perkembangan atau kondisi kesehatan. Asparagin (Asn) Asparagin adalah analog dari asam aspartat dengan penggantian gugus karboksil oleh gugus karboksamid. Ia berperan pula dalam sintesis amonia. Bagi mamalia aspartat tidaklah esensial. Asam amino ini tergolong setengah esensial bagi manusia dan mamalia lainnya. susu (dan olahannya).2. aspartat berperan dalam daya tahan terhadap kepenatan. Karena memiliki atom S. bersama-sama dengan metionin. Asparagin merupakan asam amino analognya karena terbentuk melalui aminasi aspartat pada satu gugus hidroksilnya. Asparagin bersifat netral (tidak bermuatan) dalam pelarut air. Bagi anak-anak. dan telur. Asam aspartat (Asp) Asam aspartat merupakan satu dari 20 asam amino penyusun protein. Namanya diambil karena pertama kali diperoleh dari jus asparagus. Sumber: Daging (segala macam sumber). sisteina menjadi sumber utama dalam sintesis senyawa- 10 . Atom S ini terdapat pada gugus tiol (dikenal juga sebagai sulfhidril atau merkaptan). dan dapat digolongkan sebagan asam karboksilat. Pangan yang menjadi sumber utama arginin adalah produkproduk peternakan (dairy products) seperti daging. Sistein (Cys) Sistein merupakan asam amino bukan esensial bagi manusia yang memiliki atom S.

bawang putih. Glisin (Gly) Glisina atau asam aminoetanoat adalah asam amino alami paling sederhana. dan inti bulir gandum (embrio). 6. Ion glutamat merangsang beberapa tipe saraf yang ada di lidah manusia. Sumber utama sisteina pada makanan adalah cabai. Asam glutamat dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia sehingga tidak tergolong esensial. 8. Amonia yang diserap tumbuhan atau hasil reduksi nitrit diikat oleh asam glutamat menjadi glutamina dengan bantuan enzim glutamin sintetase atau GS. brokoli. Ini terlihat dari titik isoelektriknya yang rendah. Garam turunan dari asam glutamat. yang dikenal sebagai mononatrium glutamat ( dikenal juga sebagai monosodium glutamat.senyawa biologis lain yang mengandung belerang. haver. Asam amino ini bagi manusia bukan merupakan asam amino esensial karena tubuh manusia dapat mencukupi kebutuhannya. 7. 11 . vetsin atau micin). Rumus kimianya C2H5NO2. sangat dikenal dalam dunia boga Indonesia maupun Asia Timur lainnya sebagai penyedap masakan. yang menandakan ia sangat mudah menangkap elektron (bersifat asam menurut Lewis). MSG. Glutamina dijadikan suplemen atlet binaraga untuk mengganti kerusakan otot dengan segera akibat latihan beban yang berat. Sisteina dan metionin pada protein juga berperan dalam menentukan konformasi protein karena adanya ikatan hidrogen pada gugus tiol. Glutamine (Gln) Glutamin adalah satu dari 20 asam amino yang memiliki kode pada kode genetik standar. L-sistein juga diproduksi secara industri melalui hidrolisis rambut manusia dan babi serta bulu unggas. Glutamina merupakan bagian penting dari asimilasi nitrogen yang berlangsung pada tumbuhan. Sifat ini dimanfaatkan dalam industri penyedap. Asam glutamate (Glu) Asam glutamat termasuk asam amino yang bermuatan (polar) bersama-sama dengan asam aspartat. Rantai sampingnya adalah suatu amida. bawang bombay. Glutamina dibuat dengan mengganti rantai samping hidroksil asam glutamat dengan gugus fungsional amina.

Leusina tergolong asam amino esensial bagi manusia. Walaupun berdasarkan strukturnya ada empat kemungkinan stereoisomer seperti treonin. Lisin (Lys) Lisina (bahasa Inggris lysine) merupakan asam amino penyusun protein yang dalam pelarut air bersifat basa. dan karnosin. Leusin (Leu) Leusina merupakan asam amino yang paling umum dijumpai pada protein. Lisina menjadi kerangka bagi niasin (vitamin B1). Histidin (His) Histidina merupakan satu dari 20 asam amino dasar yang ada dalam protein. Ada dugaan bahwa leusina berperan dalam menjaga perombakan dan pembentukan protein otot. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan pelagra. Tubuh manusia memproduksi glisina dalam jumlah mencukupi. Ia mutlak diperlukan dalam perkembangan anak-anak dan dalam kesetimbangan nitrogen bagi orang dewasa. 10. seperti juga histidin. 12 . suatu asam amino. 11. Fungsi Histidina menjadi prekursor histamin. Secara umum protein tidak banyak mengandung glisina. Ini berakibat pada sifat yang berbeda. Glisina merupakan asam amino nonesensial bagi manusia.1.5 g. Lisina tergolong esensial bagi manusia dan kebutuhan rata-rata per hari adalah 1. isoleusina alam hanya tersedia dalam satu bentuk saja. Isoleusin (Ile) Isoleusina adalah satu dari asam amino penyusun protein yang dikode oleh DNA. Glisina berperan dalam sistem saraf sebagai inhibitor neurotransmiter pada sistem saraf pusat (CNS). 12. Bagi manusia histidina merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak. suatu amina yang berperan dalam sistem saraf. Pengecualiannya ialah pada kolagen yang dua per tiga dari keseluruhan asam aminonya adalah glisina. tetapi susunan atom-atomnya berbeda. 9. Lisina juga dilibatkan dalam pengobatan terhadap penyakit herpes. Rumus kimianya sama dengan leusinhidrofobik (tidak larut dalam air) dan esensial bagi manusia.Glisina merupakan asam amino yang mudah menyesuaikan diri dengan berbagai situasi karena strukturnya sederhana.

sayuran (spinach. 15. pistacio. Asam amino ini bagi manusia bersifat esensial. yang berbahaya bagi tubuh. sehingga menyebabkan kadar fenilalanina yang tinggi di dalam darah. Sebaliknya. Dalam keadaan normal. Fenilalanina bersama-sama dengan taurin dan triptofan merupakan senyawa yang berfungsi sebagai penghantar atau penyampai pesan (neurotransmitter) pada sistem saraf otak. 13. 14. metionina awal ini tidak akan terikut dalam protein yang kelak terbentuk karena dibuang dalam proses pascatranskripsi. yang bersamasama dengan asam amino tirosin dan triptofan merupakan kelompok asam amino aromatik yang memiliki cincin benzena. beberapa jenis keju). yang menerjemahkan urutan basa nitrogen di DNA untuk membentuk RNA) karena kode untuk metionina sama dengan kode awal (start) untuk suatu rangkaian RNA. serta kacang-kacangan (kapri. Gangguan dalam proses ini (penyakitnya disebut fenilketonuria atau fenilalaninemia atau fenilpiruvat oligofrenia. kacang merah. adalah asam amino yang memiliki atom S. disingkat PKU) menyebabkan fenilalanina tertimbun dalam darah dan dapat meracuni otak serta menyebabkan keterbelakangan mental. fenilalanina diubah menjadi tirosin dan dibuang dari tubuh. Sumber utama metionina adalah buah-buahan. tempe). tahu. Biasanya. biji polong-polongan kaya akan asam amino ini. Asam amino ini penting dalam sintesis protein (dalam proses transkripsi. ikan). daging (ayam. kacang mete. Metionin (Met) Metionina. jagung). susu (susu murni.Biji-bijian serealia terkenal miskin akan lisina. Prolin (Pro) Prolina merupakan satu-satunya asam amino dasar yang memiliki dua gugus samping yang terikat satu-sama lain (gugus amino melepaskan satu atom H untuk berikatan dengan gugus sisa). bawang putih. bayam. sapi. bersama-sama dengan sistein. sehingga harus dipasok dari bahan pangan. Fenilalanin (Phe) Fenilalanina adalah suatu asam amino penting dan banyak terdapat pada makanan. Penyakit ini diwariskan secara genetik: tubuh tidak mampu menghasilkan enzim pengolah asam amino fenilalanina. Akibat 13 .

Treonin (Thr) Treonina merupakan salah satu dari 20 asam amino penyusun protein. tripsin. Serina bukan merupakan asam amino esensial bagi manusia. asetilkolin (suatu neurotransmiter) yang seharusnya segera diuraikan oleh enzim itu segera setelah bekerja malah menumpuk di sel dan mengakibatkan kekejangan dan kematian. sericum (berarti sutera) karena pertama kali diisolasi dari protein serat sutera pada tahun 1865. Serina juga merupakan satu dari tiga asam amino yang biasanya terfosforilasi oleh enzim kinase pada saat transduksi signal pada eukariota 17. Ia diketahui berada pada bagian aktif kimotripsin. prolina hanya memiliki gugus amina sekunder (-NH-). dan sejumlah besar metabolit lain. Strukturnya diketahui pada tahun 1902. triptofan (pada bakteria). Kehadiran enzim treoninakinase dapat menyebabkan fosforilasi pada treonina. Fungsi biologi dan kesehatan: Serina penting bagi metabolisme karena terlibat dalam biosintesis senyawa-senyawa purin dan pirimidin. sehingga melumpuhkan enzim itu sepenuhnya. sistein. Serine (Ser) Serina merupakan asam amino penyusun protein yang umum ditemukan pada protein hewan. sehingga treonina esensial (secara gizi) bagi manusia. Tubuh manusia tidak memiliki enzim pembentuk treonina namun manusia memerlukannya. Fungsi terpenting prolina tentunya adalah sebagai komponen protein. rantai sampingnya dapat mengalami glikolisasi yang dapat menjelaskan gangguan akibat diabetes. treonina bersifat esensial. Berbagai gas-gas perangsang saraf dan senyawa aktif yang dipakai pada insektisida bekerja melalui residu serina pada enzim asetilkolin esterase. Prolina dibuat dari asam L-glutamat dengan prekursor suatu asam imino. serina sering memainkan peran penting dalam fungsi katalisator enzim. Sel tumbuhtumbuhan tertentu yang terpapar kondisi lingkungan yang kurang cocok (misalnya kekeringan) akan menghasilkan prolina untuk menjaga keseimbangan osmotik sel. menghasilkan fosfotreonina. dan banyak enzim lainnya.strukturnya ini. Sebagai penyusun enzim. Namanya diambil dari bahasa Latin. Akibatnya. Beberapa pihak menganggap prolina bukanlah asam amino karena tidak memiliki gugus amina namun imina namun pendapat ini tidak tepat. senyawa antara 14 . Sebagai penyusun protein non-enzim. Prolina bukan merupakan asam amino esensial bagi manusia. 16. Protein mamalia hanya memiliki L-serin. Bagi manusia.

Ia memiliki satu gugus fenol (fenil dengan satu tambahan gugus hidroksil). tidak dimiliki asam-asam amino dasar lainnya. dan orto. dan biji wijen. Tirosin (Tyr) Tirosina (dari bahasa Yunani tyros. Tirosina tidak bersifat esensial bagi manusia. Enzim ini hanya membuat para-tirosina. tirosina merupakan prekursor hormon tiroksin dan triiodotironin yang dibentuk di kelenjar tiroid. pigmen kulit melanin. dan dopamin. 18. Bagi manusia. karena ditemukan pertama kali dari keju) merupakan satu dari 20 asam amino penyusun protein. 15 . ikan. Bentuk yang umum pada mamalia adalah. Triptofan adalah prekursor melatonin (hormon perangsang tidur). berarti keju. tirosina diubah menjadi DOPA yang merupakan bagian dari manajemen terhadap penyakit Parkinson. Tritofan (Trp) Triptofan merupakan satu dari 20 asam amino penyusun protein yang bersifat esensial bagi manusia. Akibatnya. meta. Tanaman opium (Papaver somniferum) menggunakan tirosina sebagai bahan baku untuk menghasilkan morfin. Oleh enzim tirosina hidroksilase. suatu alkaloid. Dua isomer yang lain terbentuk apabila terjadi “serangan” dari radikal bebas pada kondisi oksidatif tinggi (keadaan stress). seperti asam amino lainnya. 19. daging. norepinefrin dan epinefrin. Fungsi biologi dan kesehatan: Gugus fungsional yang dimiliki triptofan. triptofan menjadi prekursor banyak senyawa biologis penting yang tersusun dalam kerangka indol. yang juga ditemukan dalam tiga isomer struktur: para.penting pada biosintesis metabolit sekunder. Fungsi biologi dan kesehatan: Dalam transduksi signal. L-triptofan. tirosina memiliki peran kunci dalam pengaktifan beberapa enzim tertentu melalui proses fosforilasi (membentuk fosfotirosina). Pembentukan tirosina menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim Phe-hidroksilase. indol. Meskipun demikian D-triptofan ditemukan pula di alam (contohnya adalah pada bisa ular laut kontrifan). serotonin (suatu transmiter pada sistem saraf) dan niasin (suatu vitamin). Bentuk yang umum adalah L-tirosin (S-tirosin). Treonina banyak terkandung pada produk-produk dari susu.

pada hemoglobin. Dalam ilmu gizi. Valina diproduksi dengan menggunakan treonin sebagai bahan baku.6 Penggolongan Protein Protein adalah molekul yang sangat vital untuk organisme dan terdapat di semua sel. Struktur primer (struktur utama) Struktur ini terdiri dari asam-asam amino yang dihubungkan satu sama lain secara kovalen melalui ikatan peptida. Sifat valina dalam air adalah hidrofobik (‘takut air’) karena ia tidak bermuatan. Akibatnya bentuk sel berubah dan kehilangan kemampuan mengikat oksigen secara efektif. Valin (Val) Valina adalah salah satu dari 20 asam amino penyusun protein yang dikode oleh DNA. Pada penyakit anemia “bulan sabit” (sel-sel eritrosit tidak berbentuk seperti pil tetapi seperti bulan sabit. Struktur & fungsi ditentukan oleh kombinasi. keju) dan biji-bijian yang mengandung minyak (misalnya kacang tanah. antara lain: 1. valina termasuk kelompok asam amino esensial. wijen. jumlah dan urutan asam amino sedangkan sifat fisik dan kimiawi dipengaruhi oleh asam amino penyusunnya. Protein merupakan polimer yang disusun oleh 20 macam asam amino standar. Rantai asam amino dihubungkan dengan ikatan kovalen yang spesifik. Berdasarkan struktur molekulnya Struktur protein terdiri dari empat macam : a. AA bisa ditulis dalam singkatan 3 huruf atau 1 huruf. struktur primer protein adalah urutan asam amino penyusun protein yang disebutkan dari kiri (Nterminal) ke kanan (C-terminal). valina menggantikan posisi asam glutamat. dan lentil). Namanya berasal dari nama tumbuhan valerian (Valeriana officinalis). Jadi untuk gambar di atas bisa ditulis seperti ini: Gly-Pro-Thr-Gly-Thr-Gly-Glu-Ser-Lys-Cys-Pro-Leu-Met-Val-Lys16 . susu. sickle-cell anaemia). Penggolongan protein dibedakan menjadi beberapa macam. telur. Sumber pangan yang kaya akan valina mencakup produk-produk peternakan (daging. Secara sederhana. asam amino lain yang hidrofilik (‘suka air’). 2.20.

melalui rantai samping asam amino. yaitu: -heliks dan -sheet. Ada dua jenis struktur sekunder. dengan kata lain multi sub unit. d. Ikatan yang membentuk struktur ini. interaksi ionik. ikatan hidrofobik. Struktur sekunder Protein sudah mengalami interaksi intermolekul. 17 . Struktur Kuartener Terbentuk dari beberapa bentuk tersier.Val-Leu-Asp-Ala-Val-Arg-Gly-Ser-Pro-Ala atau GPTGTGESKCPLMVKVLNAVRGSPA b. didominasi oleh ikatan hidrogen antar rantai samping yang membentuk pola tertentu bergantung pada orientasi ikatan hidrogennya. Interaksi intermolekul antar sub unit protein ini membentuk struktur keempat/kuartener. ikatan disulfida. ikatan hidrofilik. c. Struktur Tersier Terbentuk karena adanya pelipatan membentuk struktur yang kompleks. Pelipatan distabilkan oleh ikatan hidrogen.

maupun etanol. asam. asam. albumin) Protein nutrien dan penyimpan (gliadin/gandum. kasein/susu. fibrion) Protein Pertahanan (antibodi. keratin. Misalnya fibroin pada sutera dan keratin pada rambut dan bulu domba. Protein ini tidak larut dalam air. globulin. Misalnya enzim. Berdasarkan Bentuk dan Sifat Fisik a) Protein globular Terdiri dari polipeptida yang bergabung satu sama lain (berlipat rapat) membentuk bulat padat. basa.Struktur Quartener Protein Hemoglobin Perlu diketahui bahwa beberapa protein dapat berfungsi sebagai monomer sehingga ia tidak memiliki struktur quartener. Berdasarkan Fungsi Biologi Pembagian protein didasarkan pada fungsinya di dalam tubuh. basa. feritin/jaringan hewan) Protein kontraktil (aktin dan tubulin) Protein Struktural (kolagen. dan etanol. Berdasarkan Daya Larutnya 18 . b) Protein serabut (fibrous protein) Terdiri dari peptida berantai panjang dan berupa serat-serat yang tersusun memanjang. tripsin) Protein transport (hemoglobin. bisa ular) Protein Pengatur (hormon insulin dan hormon paratiroid) 4. fibrinogen dan trombin. 3. mioglobin. ovalbumin/telur. antara lain: Enzim (ribonukease. serum. protamin. 2. albumin. Protein ini larut dalam air. dan memberikan peran struktural atau pelindung.

cenderung berikatan dengan asam nukleat di dalam sel. Tidak larut air. e. Protein Koenzim Misalnya NAD+. vitelin pada kuning telur 4. misalnya kasein pada susu. Kromoprotein Protein berpigmen. Gliadin (prolamin) Larut etanol 70-80%. Gliadin/gandum. misalnya asam askorbat oksidase mengandung Cu 3. Misalnya albumin telur dan albumin serum b. c. orizenin (padi). Kromoprotein Protein berpigmen. Globulin Glutelin Tidak larut dalam larutan netral. Globin bereaksi dengan heme (senyawa asam menjadi hemoglobin). Protamin Larut dalam air dan bersifat basa. Misalnya globulin serum dan globulin telur. larut asam dan basa encer. Glutenin (gandum). misalnya asam askorbat oksidase mengandung Cu 5. dapat berikatan dengan asam nukleat menjadi nukleoprotamin (sperma ikan). Protein Majemuk Adalah protein yang mengandung senyawa bukan hanya protein 1. zein/jagung d. Histon Bersifat basa. Fosfoprotein Protein yang mengandung fosfor.a. FAD dan NADP+ 19 . FAD dan NADP+ 6. garam encer dan pekat (jenuh 3050%). Fosfoprotein Protein yang mengandung fosfor. misalnya kasein pada susu. tidak larut air dan etanol 100%. FMN. vitelin pada kuning telur 2. FMN. Contohnya salmin f. Albumin Larut air. Protein Koenzim Misalnya NAD+. mengendap dengan garam konsentrasi tinggi.

misalnya musin (pada air liur). e. Zn.Nukleoprotein Protein dan asam nukleat berhubungan (berikatan valensi sekunder) misalnya pada jasad renik 2. Glikoprotein Gugus prostetik karbohidrat. Co. berasal dari hewan. Penyusun protoplasma  Protein dapat diperoleh dari berbagai sumber bahan makanan. Lipoprotein Mengandung asam lemak. Protein hewani. lebah. setiap 1 gram protein menghasilkan energi sebesar 4.7. seperti kuku dan rambut. Berdasarkan asalnya. lesitin 8. Mg dsb) 9.1 kalori. Merupakan sumber energi. perbaikan. belalang. c. 20 . a. Penyusun hormon. Protein juga merupakan komponen penyusun tubuh. Untuk pertumbuhan. Mn. Menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh.7 Peranan protein dalam kehidupan sehari-hari  Protein merupakan unsur penting dalam tubuh karena sebagai komponen utama pembentukan enzim yangberfungsi sebagai biokatalis. laron. zat antibodi. larva serangga. terdapat pada ikan. d. protein mempunyai fungsi sebagai berikut. telur. a. susu. Cu. dan organela lainnya. b. Umumnya mengandung protein yang lengkap. dan pemeliharaan sel-sel tubuh. daging. kepompong.Selain itu. Metaloprotein Mengandung unsur-unsur anorganik (Fe. oskomukoid (pada tulang) 10. protein dapat dibedakan menjadi dua sebagai berikut. dan lainlain.

bakteri. dalam reaksi yang sangat sederhana ini. yaitu suatu protein tertentu yang dapat mengetahui dan melekat atau mengeleminir benda asing yang masuk ke dalam tubuh seperti virus.Enzim-enzim yang bekerja pada proses hidrolisis protein antara lain pepsin. Keuntungan protein dalam Pengendalian pertumbuhan Protein ini bekerja sebagai reseptor yang dapat mempengaruhi tugas bagian DNA yang mengatur sifat dan karakter tubuh. sayuran. kemotripsin.sel asing. kecuali pada kacang-kacangan yaitu kedelai. Proses pelepasan gugus amin ini dikenal dengan deaminasi protein  Protein sebagai enzim semuanya menjadi reaksi biologi yamg dipercepat oleh senyawa makromolekul yang spesifik yang biasanya disebut enzim. dan sel. berasal dari tumbuh-tumbuhan. Keuntungan Protein besar peranannya terhadap perubahan-perubahan kimia dalam sistem biologis. 21 . tripsin. jadi demikian penting keuntungan protein bagi tubuh. Setelah diabsorpsi dan masuk dalam pembuluh darah. protein diubah menjadi asam amino oleh beberapa reaksi hidrolisis serta enzim-enzim yang bersangkutan.  Di dalam tubuh. Keuntungan protein Sebagai Penunjang mekanis Kekuatan dan daya tahan robek kulit dan tulang disebabkan adanya kolagen.b. suatu protein yang berbentuk bulat panjang dan mudah menjadi serabut. karboksipeptidase. Benteng kekebalan tubuh atau imunisasi biasanya membentuk antibodi. Protein yang telah dipecah menjadi asam amino kemudian diabsorpsi oleh dinding usus halus dan sampai ke pembuluh darah. dan aminopeptidase. Pada umumnya protein nabati mengandung protein yang tidak lengkap. dan biji-bijian. reaksi transportasi karbon dioksida menjadi sangat rumit seperti replikasi kromosom. Protein nabati terdapat pada kacang-kacangan. asam amino tersebut sebagian besar langsung digunakan oleh jaringan dan sebagian lain mengalami proses pelepasan gugus amin (gugus yang mengandung N) di hati. Protein nabati.

1 Kesimpulan Makalah yang berjudul “Protein : Elemen Penting Dalam Kehidupan” menghasilkan kesimpulan sebagai berikut : 1. gandum. ikan.2 Saran Saran yang dapat di berikan adalah memakan makanan berprotein seperti telur. yaitu protein globular dan protein fiber. yaitu asam amino yang tidak dapat dibuat atau disintesis dalam tubuh dan asam amino yang dapat dibuat dalam tubuh. kacang. Protein sangat peka terhadap lingkungan seperti perubahan suhu dan pH. karena protein merupakan zat pembangun. 2. Struktur protein dibagi menjadi dua golongan besar. Asam amino di ikat oleh ikatan peptida 3. 6. Protein gabungan terdiri dari protein dan gugus bukan protein. Protein sederhana dibagi lagi menjadi dua. 5.asam amino. 4.kacangan. dan jagung dapat membantu pertumbuhan. 3. Protein adalah senyawa penyusun tubuh yang utama. Protein tersusun dari asam. yaitu golongan protein sederhana dan protein gabungan.BAB III 3. susu. 22 . Asam amino dibagi menjadi 2 golongan.

Dasar-Dasar Biokimia.wordpress. Manfaat Protein dalam Kehidupan Sehari-hari. http://www. Erlangga: Jakarta.teachnology.45) Santoso. S. (diakses tanggal 05 November 2011. 2008. pukul 10. http://www. (diakses tanggal 05 November 2011. http://www. 2008.DAFTAR PUSTAKA Anonim. (diakses tanggal 05 November 2011. A.38) Anonim. H. (diakses tanggal 05 November 2011. Poedjiadi. 1994.42) Page.ryuzylonk. 2007.com. (diakses tanggal 05 November 2011. D.com.com. Protein. Jakarta: Penerbit UI-Press Ryuzy. http://www.30) Hidayat. pukul 11. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. pukul 11.com/asam-amino-komponen-penyusunprotein/. pukul 10.S. Protein dan Enzim. dkk. 23 . pukul 10. 2011.56) Sudarmaji. http://hernandhyhidayat. Prinsip-prinsip Biokimia. Penerbit Liberty: Yogyakarta.wikipedia. 2011.blogger.heruswn. 1989. 1997.com/keuntungan-protein-bagi-tubuh-kita. H.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->