Apa itu pengetahuan? pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperolehmenusia melalui pengamatan inderawi.

Pengetahuan muncul ketikaseseorang menggunakan indera atau akal budinya untuk mengenali bendaatau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakansebelumnya. Atau dengan pengertian lain bahwa pengetahuan adalahinformasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang.Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis,konsep, teori, prinsip, dan prosedur yang secara probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna. Misalnya ketika seseorang mencicipimasakan yang baru dikenalnya, la akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa dan aroma masakan tersebut. (www.wikipedia.org/wiki) Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan ini terjadi melalui panca indera manusia, yaitu indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagaian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya perilaku seseorang (Notoatmodjo 2003) pengetahuan adalah hasil pengamatan yang bersifat tetap, karena tidak memberikan tempat bagi pengkajian dan pengujian secara kritis oleh orang lain, dengan demikian tidak bersifat sistematik dan tidak objektif serta tidak universal. Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna. Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah pelbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut. (Wikipedia.com) Menurut epistemologi setiap pengetahuan manusia itu adalah hasil dari berkontaknya dua macam besaran, yaitu a. benda atau yang diperiksa, diselidiki, dan akhirnya diketahui (obyek), b.manusia

Langeveld). rasa dan raba. pendengaran. “Saya tidak emosi menghadapi orang itu”. sebaliknya subyek yang mengetahui dipengaruhi (Max Scheler 1874-1928). Pengetahuan ini meliputi emosi.2010. dan hubungan dengan lingkungan dan alam sekitarnya. Pengetahuan dapat dirumuskan sebagai partisipasi oleh suatu realita dalam suatu realita yang lain. dan “Saya mempunyai pikiran-pikiran baru dalam solusi persoalan itu”. Pengetahuan adalah merupakan hasil dari “Tahu” dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. penyelidikan. Knowledge is relation between object and subject (James K. tetapi tanpa terjadinya modifikasi-modifikasi dalam kualitas yang lain itu.yang melakukan pelbagai pemeriksaan. persentuhan. informasi. bisa dikatakan bahwa pengetahuan itu memiliki derajat dan tingkatan.dan akhirnya mengetahui (mengenal) benda atau hal tadi (Ensiklopedi Indonesia). media massa maupun lingkungan (Notoatmodjo. kita sering menggunakan kalimat seperti. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui pendidikan. saya mengetahuinya. yaitu: indra penglihatan. Dalam komunikasi keseharian. Berdasarkan realitas ini. keterampilan. Adapun pengethaun itu ialah kesatuan subyek yang mengetahui dan obyek yang diketahui. penciuman. bisa jadi hal tersebut bagi seseorang adalah pengetahuan. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. sehingga dapat dikatakan bahwa pengetahuan merupakan fakta yang mendukung tindakan seseorang (Notoatmodjo. Disamping itu.J. Menurut Mohamad Adlany. “Saya sudah terbiasa menyelesaikan masalah itu”. pengalaman orang lain. kita biasanya menggunakan kalimat-kalimat seperti. Satu kesatuan dalam mana obyek itu dipandang oleh subyek sebagai diketahui (M. dan pikiran-pikiran. tradisi. akidah. meyakini dan mempercayainya. “Saya meyakini bahwa masyarakat pasti mempercayai Tuhan”. 2003). Ketika mengamati atau menilai suatu perkara. saya mengenal. Penginderaan terjadi melalui panca indra manusia. Feibleman). saya memahaminya. sementara bagi yang . 2003). maksud dari pengetahuan (knowledge) adalah sesuatu yang hadir dan terwujud dalam jiwa dan pikiran seseorang dikarenakan adanya reaksi. Pengetahuan diperlukan sebagai dukungan dalam menumbuhkan rasa percaya diri maupun sikap dan perilaku setiap hari. “Saya terampil mengoperasikan mesin ini”. “Saya menginformasikan kejadian itu”.

6.(Mohammad Adlany 2010). Dari berbagai definisi pengetahuan di atas. pengetahuan dan logos yang berarti teori. Walhasil. Menurutnya. Terkadang seseorang mengakui bahwa sesuatu itu diketahuinya dan mengenal keadaannya dengan baik. pada hakikatnya. dapat diambil ringkasan atau diberibatasan tentang definisi pengetahuan berikut ini : 1. pengetahuan seseorang terbentuk dari hubungan dan jalinan ia dengan realitas-realitas yang tetap dan yang senantiasa berubah. darimana asalnya? Filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat pengetahuan atau sering juga disebut epistimologi. Epistimologi berasal dari bahasa Yunani yakni episcmc yang berarti knowledge. sesuatu hasil persesuaian subjek dengan objek 3. persentuhan. dan hubungan dengan lingkungan dan alam sekitarnya . hasil kodrat manusia ingin tahu 4.lainnya bukan pengetahuan. persentuhan. dan hubungan kita dengan objekobjek eksternal. sebagai suatu gambaran objek-objek eksternal yang hadir dalam pikiran manusia . John Dewey menyamakan antara hakikat itu sendiri dan pengetahuan dan beranggapan bahwa pengetahuan itu merupakan hasil dan capaian dari suatu penelitian dan observasi. sesuatu yang ada atau dianggap ada 2. Ferier tahun 1854 . ia salah memahaminya dan ketika ia berhadapan dengan seseorang yang sungguh-sungguh mengetahui realitas tersebut. hasil persesuaian antara induksi dengan deduksi 5. barulah ia menyadari bahwa ia benar-benar tidak memahami permasalahan tersebut sebagaimana adanya. sesuatu yang hadir dan terwujud dalam jiwa dan pikiran seseorang dikarenakan adanya reaksi.F. pertemuan. Keluasan dan kedalaman kehadiran kondisi-kondisi ini dalam pikiran dan jiwa kita sangat bergantung pada sejauh mana reaksi. Pengetahuan adalah suatu keadaan yang hadir dikarenakan persentuhan kita dengan suatu perkara. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh J. makrifat dan pengetahuan ialah suatu keyakinan yang kita miliki yang hadir dalam syarat-syarat tertentu dan terwujud karena terbentuknya hubungan-hubungan khusus antara subjek (yang mengetahui) dan objek (yang diketahui) dimana hubungan ini sama sekali kita tidak ragukan. namun.

2. coba-coba. Sebuah bahasa sederhana juga penulis temukan penjelasan mengenai apa itu intuisi?. diskusi ilmiah. filsuf Perancis.Johanes Scotus. apa + logos = teori ). Secara sederhana dapat dikatakan bahwa filsafat ilmu adalah dasar yang menjiwai dinamika proses kegiatan memperoleh pengetahuan secara ilmiah. penitian jalan-jalan keagamaan. Sumber (source) / asal-usul pengetahuan adalah sebagai berikut : 1. pengkajian buku. Hal ini berbeda dengan pengetahuan intuitif atau pengetahuan yang berasal dari hati. Rene Descrates. akan tetapi. Hegel. Emperikal . ontology ( teori tentang apa). pengalaman langsung orang yang bersangkutan tidak dikomunikasikan melalui symbol. pengajaran seorang guru. Leonardo da Vinci. jenis pengetahuan ini akan terwujud dalam bentuk-bentuk “kehadiran” dan “penyingkapan” langsung terhadap hakikat-hakikat yang dicapai melalui penapakan mistikal. Plato. Marbun mengatakan : daya atau kemampauan untuk mengetahui atau memahami sesuatu tampa ada dipelajari terlebih dahulu. Spinoza. 3. Fichte. Paham ini diajarakan oleh Hery Bergon. dan penelusuran tahapan-tahapan spiritual. Intuisi Ketika kita berbicara mengenai intuisi sebuah maen stream yang terbangun dibenak kita adalah sebuah eksperimen.N. Ini berarti bahwa terdapat pengetahuan yang ilmiah dan tak-ilmiah. dan sekolah. Leibniz. Avicena. yang berawal dari sebuah pertanyaan dan keraguan maka lahirlah insting. Kamus Politik karangan B. Rasional Pengetahuan rasional atau pengetahuan yang bersumber dari akal (rasio) adalah suatu pengetahuan yang dihasilkan dari proses belajar dan mengajar. Pengetahuan intuisi bersifat langsung. tetapi bersifat subyektif. Galileo. wujud. Ia menghadirkan pengetahuan yang lengkap bagi orang yang mengalaminya.yang membuat dua cabang filsafat yakni epistemology dan ontology (on = being. Pengetahuan ini tidak akan didapatkan dari suatu proses pengajaran dan pembelajaran resmi. Tokoh-tokoh paham rasionalisme yaitu : Agustinus.

Dia menyatakan bahwa hal-hal fisikal hanya bernuansa lahiriah dan tidak menyentuh hakikat sesuatu. pohon. goresan. dan manusia mengenal objek-objek fisik dengan perantaraanya. Berkeley. Awal mulanya pikiran manusia sama sekali tidak mempunyai konsep-konsep sesuatu. Misalnya seorang yang kehilangan indra penglihatannya maka dia tidak akan dapat menggambarkan warna dan bentuk sesuatu yang fisikal. dan lebih jauh lagi orang itu tidak akan mempunyai suatu konsepsi universal tentang warna dan bentuk. bahkan terdapat realitas-realitas yang sama sekali tidak terdeteksi dan terjangkau oleh indra-indra lahiriah dan hanya dapat dicapai oleh daya-daya pencerapan lain yang ada pada diri manusia. Dengan demikian bahwa indra merupakan sumber dan alat makrifat dan pengetahuan ialah hal yang sama sekali tidak disangsikan. August Comte. Hal ini bertolak belakang dengan perspektif Plato yang berkeyakinan bahwa sumber pengetahuan hanyalah akal dan rasionalitas. filosof-filosof Islam beranggapan bahwa indra-indra lahiriah tetap bernilai sebagai sumber dan alat pengetahuan. . dan tidak abadi. Indra-indra tak berkaitan dengan semua konsep-konsep yang mungkin dimiliki dan diketahui oleh manusia. Konsep-konsep atas realitas-realitas fisikal dan material yang tercerap lewat indra-indra. dan gambar. Mereka memandang bahwa peran indra-indra itu hanyalah berkisar seputar konsep-konsep yang berhubungan dengan objek-objek fisik seperti manusia. David Hume. Begitu pula orang yang tidak memiliki kekuatan mendengar maka dapat dipastikan bahwa dia tidak mampu mengkonstruksi suatu pemahaman tentang suara dan bunyi dalam pikirannya. tidak hakiki. yang walaupun secara tidak langsung. namun juga tidak terwujud dalam akal dan pikiran kita secara mandiri dan fitrawi.Tokoh-tokoh paham Empirisme yaitu : John Locke. dia seperti kerta putih yang hanya memiliki potensi-potensi untuk menerima coretan. indra-indra lahiriah dan objek-objek fisik sama sekali tidak bernilai dalam konteks pengetahuan. Atas dasar inilah. Setiap orang yang kehilangan salah satu dari indranya akan sirna kemampuannya dalam mengetahui suatu realitas secara partikular. warna. Gothe. bentuk. punah. berada di alam pikiran. Ibn Sina dengan menutip ungkapan filosof terkenal Aristoteles menyatakan bahwa barang siapa yang kehilangan indra-indranya maka dia tidak mempunyai makrifat dan pengetahuan. Benda-benda materi adalah realitas-realitas yang pasti sirna. Melainkan setelah mendapatkan beberapa konsepsikonsepsi indrawi maka secara bertahap akan memperoleh pemahaman-pemahaman yang lain. Tak diragukan bahwa indra-indra lahiriah manusia merupakan alat dan sumber pengetahuan. Akan tetapi. dan kuantitas. Dan aktivitas persepsi pikiran dimulai dari indra-indra lahiriah.

Mulla Sadra. 5. Jiwa itu secara esensial tak mempu menggambarkan objek-objek fisikal tanpa indra-indra tersebut. dan lain-lain. sedangkan di atas hokum terdapat teori. dan memuat kalkulasi dan deduksi. 4. merupakan kajian terhadap hipotesa. Hipotesa dilakukan melalui penalaran induksi. 6. Wahyu Sebagai manusia yang beragama pasti meyakini bahwa wahyu merupakan sumber ilmu. Pengamatan / pengalaman yang digunakan sebagai dasar untuk merumuskan masalah. bau. mengungkapkan bahwa keragaman pengetahuan dan makrifat yang dimiliki oleh manusia dikarenakan kejamakan indra-indra lahiriahnya. filsuf Jerman. mencari suatu bentuk untuk menyusun fakta-fakta dalam kerangka tertentu. c.cita-rasa. Indra hanya memberikan data yakni warna. Fenomenal Paham ini dikemukakan oleh Immanuel Kant. kebenaran masih bersifat probalitas. b. Kegiatan akal bergerak keluar dari pengalaman. Menurut Kant. untuk penyelesaian yang berupa saran. Dia berusaha mendamaikan pertentangan antara empirisme dan rasionalisme. Metode Ilmiah Ini digunakan oleh para ilmuwan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang sesuatu. Karena diyakini bahwa wakyu itu bukanlah buatan manusia tetapi buatan Tuhan Yang Maha Esa . dan ini dilakukan oleh rasio (akal). dan tidak mungkin yang satu bekerja tanpa yang lain. Metode Ilmiah terdiri dari : a. Eksperimentasi. pengetahuan hanya bisa terjadi oleh kerjasama antara pengalaman indra dan akal budi.Mengapa jiwa yang tunggal itu sedemikian rupa mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam menyerap semua pengetahuan? Filosof Ilahi. Untuk memperoleh pengetahuan. kita harus keluar atau menembus pengalaman. Ini bersifat sementara dan perlu diverifikasi lebih lanjut. Mulla Sadra juga menambahkan bahwa aktivitas persepsi-persepsi manusia dimulai dari jalur indra-indra itu dan setiap pengetahuan dapat bersumber secara langsung dari indra-indra lahiriah atau setelah berkumpulnya konsepsi-konsepsi indrawi barulah pikiran itu dikondisikan untuk menggapai pengetahuan-pengetahuan lain. Hipotesa. pengetahuan terjadi dengan menghubung-hubungkan. Dalam hipotesa. Hipotesa yang kebenarannya dapat dibuktikan dan diperkuat dinamakan hukum.

apa ada kpastian dlam pngethuan atau smua hanya hipotesis atau dugaan belaka? Pengetahuan terdiri dari dua pengetahuan ilmiah diperoleh secara sadar. Dengan demikian. jelas prosesnya secara prosedural. pengetahuan pra-ilmiah karena tidak diperoleh secara sistematis-metodologis ada yang cenderung menyebutnya sebagai pengetahuan “naluriah. sistematis. aktif. metodis dan teknis. Sedangkan pengetahuan yang prailmiah. apalagi yang berupa intuisi. namun bersifat acak. walaupun sesungguhnya diperoleh secara sadar dan aktif. sehingga tidak dimasukkan dalam ilmu. . kemudian diakhiri dengan verifikasi atau diuji kebenaran (validitas) ilmiahnya dapat diukur dan bukan sebuah hipotesis atau dugaan belaka. yaitu tanpa metode. pengetahuan ini hanya hipoteis atau dugaan belaka. tidak bersifat acak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful