P. 1
MAKALAH AJARAN-AJARAN AGAMA ISLAM

MAKALAH AJARAN-AJARAN AGAMA ISLAM

|Views: 742|Likes:

More info:

Published by: Iqbal van Komtingtuing on Apr 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN Makalah ini saya susun dalam rangka mencoba menyelesaikan tugas Mata Kuliah Metodologi Studi

Islam yang berjudul “Sumber Ajaran Agama Islam”. Agar mengetahui kekurangan maupun kelebihan mahasiswa dalam menjabarkan isi makalah sesuai dengan pengetahuan saya serta bagaimana cara pembuatan makalah tentunya. Dan juga sebagai penunjang untuk penilaian dari Bapak Dosen yang mengajarkan Mata Kuliah Agama. Sebagai agama terakhir, Islam diketahui memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan agama-agama yang datang sebelumnya. Melalui berbagai literatur yang berbicara tentang Islam dapat dijumpai uraian mengenai pengertian agama Islam, dan juga sumber hukum islam dan ajarannya serta cara untuk memahaminya. Dalam upaya memahami ajaran Islam, berbagai aspek yang berkenaan dengan Islam itu perlu dikaji secara seksama, sehingga dapat menghasilkan pemahaman Islam yang komprehensif. Hal ini penting dilakukan, karena kualitas pemahaman keislaman seseorang akan mempengaruhi pola pikir, sikap, dan tindakan keislaman yang bersangkutan. Kita barangkali terikat terhadap kualitas keislaman seseorang yang benarbenar komprehensif dan berkualitas. Untuk itu uraian di bawah ini diarahkan untuk mendapatkan pemahaman tentang Islam. Selain itu dalam makalah kali ini yang berjudul “PENGETAHUAN DAN SUMBER AJARAN ISLAM” dan yang akan di paparkan di dalamnya adalah pengertian agama islam itu sendiri dan juga sumber-sumber hukum islam, dan ini tentunya kita hanya mengulang untuk mengingat kembali pelajaran yang telah lewat karena makalah yang akan saya bahas kali ini adalah sudah sering kita pelajari dan ini hanya menginatkan kembali.

1

patuh. 2 . menundukkan. Kataaslama itulah yang menjadi kata Islam yang mengandung arti segala arti yang terkandung dalam arti pokoknya. orang yang berserah diri. tunduk. Dari kata salima selanjutnya diubah menjadi bentuk aslama yang berarti berserah diri masuk dalam kedamaian. sumber lain mengatakan bahwa Islam berasal dari bahasa Arab. Orang tersebut selanjutnya akan dijamin keselamatannya di dunia dan akhirat. hutang. Senada dengan pendapat di atas. terambil dari kata salima yang berarti selamat sentosa.BAB II PEMBAHASAN A. Orang yang demikian berarti telah menyatakan dirinya taat. Oleh sebab itu. Dari asal kata itu dibentuk kata aslama yang artinya memelihara dalam keadaan selamat sentosa dan berarti pula menyerahkan diri. dan taat disebut sebagai orang Muslim. dan damai. dan patuh kepada Allah Swt. sentosa. kata Islam dekat dengan arti kata agama yang berarti menguasai. menyerahkan diri. PENGERTIAN AGAMA ISLAM Ada dua sisi yang dapat kita gunakan untuk memahami pengertian agama Islam. yaitu sisi kebahasaan dan sisi peristilahan. Dari segi kebahasaan Islam berasal dari bahasa Arab. balasan. dan taat. Kedua sisi pengertian tentang ini dapat dijelaskan sebagai berikut. yaitu dari kata salima yang mengandung arti selamat. patuh. Dari pengertian kebahasaan ini. patuh. dan kebiasaan. Pengertian Islam demikian itu.

perkataan Islam sudah menggambarkan kodrat manusia sebagai makhluk yang tunduk dan patuh kepada "I'uhan”. Al-Baqarah : 202) Dari uraian di atas. Dengan demikian.(Q.S. sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. taat. dan herserah diri kepada Tuhan dalam upaya mencari keselamatan dan kebaliagiaan hidup. bukan paksaan atau berpura-pura. tunduk. Keadaan ini membawa pada timbulnya pemahaman terhadap orang yang tidak patuh dan tunduk sebagai wujud dari penolakan terhadap fitrah dirinya sendiri. melainkan sebagai panggilan dari fitrah dirinya sebagai makhluk yang sejak clalam kandungan sudah menyatakan patuh dan tunduk kepada Tuhan. dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Demikianlah pengertian Islam dari segi kebahasaan sepanjang yang dapat kita pahami dari berbagai sumber yang dikemukakan para ahli. kita sampai pada suatu kesimpulan bahwa kata Islam dari segi kebahasaan mengandung arti patuh. baik di dunia maupun di akhirat. 3 . masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya.menurut Maulana Muhammad Ali dapat dihami dari firman Allah yang terdapat pada ayat 202 surat AI-Baqarah yang berbunyi : Hai orang-orang yang beriman. Hal demikian dilakukan atas kcsadaran dan kemauan diri sendiri.

Islam pada hakikatnya membawa ajaran-ajaran yang bukan hanya mengenal satu segi. dan bukan pula berasal dari Nabi Muhammad Saw. yaitu keesaan Allah dan kesatuan atau persaudaraan umat manusia menjadi bukti nyata. tetapi mengenai berbagai segi dari kehidupan manusia. sebagai Rasul. Dalam proses penyebaran agama Islam. sebagaimana tersebut pada beberapa ayat kitab suci Al-quran. bahwa agama Islam selaras benar dengan namanya. melainkan pula pada segala sesuatu yang secara tak sadar tunduk sepenuhnya kepada undang-undang Allah. Islam bukan saja dikatakan sebagai agama seluruh nabi Allah. dan contoh praktiknya. Harun Nasution misalnya mengatakan bahwa Islam menurut istilah (Islam sebagai agama). Posisi Nabi dalam agama Islam diakui sebagai yang ditugasi oleh Allah untuk menyebarkan ajaran Islam tersebut kepada umat manusia. Namun keterlibatan ini masih dalam batas-batas yang dibolehkan Tuhan. bukan berasal dari manusia. yang kita saksikan pada alam semesta.Adapun pengertian Islam dari segi istilah akan kita dapati rumusan yang berbeda-beda. maka kata Islam menurut istilah adalah mengacu kepada agama yang bersumber pada wahyu yang datang dari Allah Swt. dan dua ajaran pokoknya. penjelasan. 4 . Berdasarkan pada keterangan tersebut. uraian. Kata Islam tidak mempunyai hubungan dengan orang tertentu atau dari golongan manusia atau dari suatu negeri. Sementara itu Maulana Muhammad Ali mengatakan bahwa Islam adalah agama perdamaian. secara istilah Islam adalah nama bagi suatu agama yang berasal dari Allah Swt. nabi terlibat dalam memberi keterangan. Kata Islam adalah nama yang diberikan oleh Tuhan sendiri. Nama Islam demikian itu memiliki perbedaan yang luar biasa dengan nama agama lainnya. Dengan demikian. adalah agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Tuhan kepada masyarakat manusia melalui Nabi Muhammad Saw.

Nabi Ya'kub. Nabi Musa. Selanjutnya. Islam adalah agama sepanjang sejarah manusia. Hal demikian dapat dipahami dari ayat-ayat yang terdapat di dalam Alquran yang menegaskan bahwa para nabi tersebut termasuk orang yang berserah diri kepada Allah. Ali Imron : 19) Demikian dapat dipahami dari petunjuk ayat-ayat Alquran yang diturunkan oleh Allah Swt. 5 . dan Nabi Isa as. Islam itulah agama bagi Adam as. Nabi Daud. Agama dari seluruh Nabi dan Rasul yang pernah diutus oleh Allah Swt. Nabi Ibrahim. dilihat dari segi misi ajarannya. pada bangsabangsa dan kelompok-kelompok manusia. Artinya : “Sesungguhnya agama yang di ridhoi Allah di sisinya adalah agama islam” (QS. Nabi Sulaiman.Sebagaimana firman Allah .

yang terdapat dalam hadisnya. dan ketentuan Nabi Muhammad Saw. karena betapapun hebatnya Ulil Amri itu. Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya ini mengandung konsekuensi ketaatan kepada ketentuan-Nya yang terdapat di dalam Alquran. Penjelasan mengenai sumber ajaran Islam tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut. Lafal tersebut sudah lazim digunakan dalam pengertian kalamullah (firman Allah) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. karena dilihat dari segi makna dan 6 . Di dalam Al-qur’an surat An-Nisa ayat 156 kita dianjurkan agar menaati Allah dan Rasul-Nya serta Ulil Amri (pemimpin). Alquran Di kalangan para ulama dijumpai adanya perbedaan pendapat di sekitar pengertian Alquran baik dari segi bahasa maupun istilah. SUMBER –SUMBER AJARAN ISLAM Di kalangan ulama terdapat kesepakatan bahwa sumber ajaran Islam yang utama adalah Alquran dan Al-Sunnah. Selanjutnya ketaatan kepada Ulil amri atau pemimpin sifatnya kondisional. 1. yang penjabarannya dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Asy-Syafi'i misalnya mengatakan bahwa Alquran bukan berasal dari akar kata apa pun. Jika produk dari ulil Amri tersebut sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasul-Nya maka wajib diikuti. Sementara itu AI-Farra berpendapat bahwa lafal Alquran berasal dari kata qarain jamak dari kata qaranih yang berarti kaitan. sedangkan jika produk dari Ulil Amri tersebut bertentangan dengan kehendak Tuhan. Ketentuan ini sesuai dengan agama Islam itu sendiri sebagai wahyu yang berasal dari Allah Swt. sedangkan penalaran atau akal pikiran sebagai alat untuk memahami Alquran dan Al-Sunnah. dan bukan pula ditulis dengan memakai hamzah. atau tidak mutlak. ia tetap manusia yang memiliki kekurangan dan tidak dapat dikultuskan.B. Atas dasar inilah mentaati ulil Amri bersifat kondisional. maka tidak wajib menaatinya.

yang antara lain ayat-ayatnya saling berkaitan satu dan lainnya. melalui Jibril dengan menggunakan lafal bahasa Arab dan maknanya yang benar. Menurutnya. Al-Asy'ari dan para pengikutnya mengatakan bahwa lafal Alquran diambil dari akar kata qarn yang berarti menggabungkan sesuatu atas yang lain. ia terhimpun dalam mushaf.. sampai dengan akhir surat Al-Nas. Selanjutnya. dan menjadi sarana untuk melakukan pendekatan diri dan ibadah kepada Allah dengan membacanya. dan dinilai ibadah bagi yang membacanya. menjadi undang-undang bagi manusia. Pendapat para ulama pada umumnya yang menyatakan bahwa Alquran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. dimulai dari 7 . Alquran adalah firman Allah yang diturunkan kepada hati Rasulullah. Pengertian Alquran secara lebih lengkap dikemukakan oleh Abd. tetapi masih dapat ditampung oleh sifat dan karakteristik Alquran itu sendiri. Menurutnya Alquran adalah lafal yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. karena surat-surat dan ayat-ayat Alquran satu dan lainnya saling bergabung dan berkaitan. Al-Wahhab AI-Khallaf. Muhammad bin Abdullah. Adapun pengertian Alquran dari segi istilah dapat dikemukakan berbagai pendapat berikut ini. memberi petunjuk kepada mereka. Pengertian demikian senada dengan yang diberikan Al-Zarqani. bahwa ia benar-benar Rasulullah. Pengertian-pengertian kebahasaan yang berkaitan dengan Alquran tcrsebut sungguhpun berbeda.kandungannya ayat-ayat Alquran itu satu sama lain saling berkaitan. agar ia menjadi hujjah bagi rasul. mulai dari awal surat AlFatihah.

susunannya dimulai dari surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat Al-Nas. maupun dari segi metode dan coraknya yang sangat bervariasi sebagaimana yang kita jumpai saat ini. disampaikan secara mutawatir dari generasi ke generasi. Selain itu ada pula yang meneliti Alquran dari segi latar belakang sejarah dan sosial mengenai turunnya yang selanjutnya menimbulkan apa yang disebut Ilmu Asbab al-Nuzul. Dalam pada itu ada pula yang mengkhususkan diri mengkaji petunjuk cara membaca Al-quran yang selanjutnya menimbulkan ilmu qira'at termasuk pula Ilmu Tajwid. mulai dari metode tahlili (analisis ayat per ayat) sampai dengan metode maudu'i atau tematik. Dan ada pula ulama yang mengkaji Al-quran dari segi sejarah penulisannya. Semua itu dilakukan para ulama dengan maksud agar ummat Islam dapat mengenal secara menyeluruh berbagai aspek yang berkenaan dengan Alquran. bagi yang membacanya bernilai ibadah. fungsinya antara lain menjadi hujjah atau bukti yang kuat atas kerasulan Nabi Muhammad Saw.surat Al-Fatihah dan diakhir dengan surat Al-Nas. Sehubungan dengan itu terdapat pula para ulama yang secara khusus mengkaji metode menafsirkan Alquran yang pernah digunakan para ulama. Dari beberapa kutipan yang di kemukakan para ulama tersebut kita dapat meyimpulkan bahwa Alquran adalah kitab suci yang isinya mengandung firman Allah.. 8 . nama-namanya. maka berkembanglah studi tentang Alquran baik dari segi kandungan ajarannya yang menghasilkan kitab-kitab tafsir yang disusun dengan menggunakan berbagai pendekatan. Berkenaan dengan definisi tersebut. baik secara lisan maupun tulisan serta terjaga dari perubahan dan pergantian.. keberadaannya hingga kini masih tetap terpelihara dengan baik. dan masih banyak lagi. turunnya secara bertahap melalui malaikat Jibril. pembawanya Nabi Muhammad Saw.

(QS. 9 . sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada…. Yunus : 57). Al-Baqarah : 185). Sebagaimana firman Allah : Artinya : “Hai manusia. diantaranya adalah :  Al.Selanjutnya Alquran juga mempunyai fungsi.  Al-Furqan (pembeda).Huda (petunjuk).  Al-Syifa (obat). bahwa al-qur’an adalah petunjuk bagi kehidupan manusia disamping sunnah Rasul yang merupakan yang kedua yang menjadi petunjuk bagi kehidupan manusia.(QS. Sebagaimana firman Allah : Artinya : “Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya al-qur’an yang berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yan batil)..

Al-Khabar dan Al-Atsar. Oleh sebagian alama kata-kata tersebut 10 . Ali Imran : 38). Selain kata Al-Sunnah yang pengertiannya sebagaimana disebutkan di nas. Al-Sunnah Kedudukan Al-Sunnah sebagai sumber ajaran Islam selain didasarkan pada keterangan ayat-ayat Alquran dan hadis juga didasarkan kepada kesepakatan para sahabat. Pengertian Al-Sunnah seperti ini sejalan dengan makna hadis Nabi yang artinya: "Barangsiapa yang membuat sunnah (kebiasaan) yang terpuji. dan barang siapa yang membuat sunnah yang buruk. Sebagaiman firman Allah : Artinya : “Al-Qur’an ini adalah penerangan bagi seluruh manusia. dan petunjuk serta pelajaran bagi yang bertaqwa”. 2. maka pahala bagi yang membuat sunnah itu dan pahala bagi orang yang mengerjakannya. baik pada masa Rasulullah masih hidup maupun setelah beliau wafat. (QS. maka dosa bagiyang membuat sunnah yang buruk itu dan dosa bagi orang yang mengerjakannya. Yakni seluruh sahabat sepakat untuk menetapkan tentang wajib mengikuti hadis. kita juga menjumpai kata Al-Hadis. Menurut bahasa Al-Sunnah artinya jalan hidup yang dibiasakan terkadang jalan tersebut ada yang baik dan ada pula yang buruk. Al-Mau’izhah (nasihat).

Sementara itu Jumhur Ulama atau kebanyakan para ulama ahli hadis mengartikan AlSunnah. Al-Hadis.. dan oleh . Sementara itu ulama Ushul mengartikan bahwa Al-Sunnah adalah sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad dalam bentuk ucapan. sebagai pembuat hukum. Al-Khabar dan Al-Atsar sama saja. dan persetujuan beliau yang berkaitan dengan hukum. walaupun terkesan bersifat teknis dan kurang mencoba menjelaskan hubungan hadis dengan berbagai persoalan yang dihadapi umat. Dari informasi singkat tersebut kita dapat mengetahui dengan jelas bahwa perhatian para ulama untuk melakukan studi hadis sudah demikian luas. ulama fiqih mengartikan AlSunnah sebagai salah satu dari bentuk hukum syara’ yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. dan atsar adalah ucapan. Sementara itu hadis adalah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw. perbuatan maupun ketetapan. perbuatan dan ketetapan yang berasal dari sahabat. baik dalam bentuk ucapan. Selanjutnya khabar adalah ucapan. sehingga sesuatu itu lebih banyak dikerjakan oleh Nabi Muhammad Saw. 11 . Pengertian ini didasarkan pada pandangan mereka yang menempatkan Nabi Muhammad Saw. perbuatan. Pengertian ini didasarkan kepada pandangan mereka terhadap nabi sebagai suri teladan yang baik bagi manusia. perbuatan maupun ketetapan namun jarang dikerjakan oleh Nabi.disamakan artinya dengan Al-Sunnah. baik berupa ucapan. Sementara itu. yaitu segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Saw. perbuatan dan ketetapan yang berasal dari para tabi'in. Menurut sebagian alama yang disebut belakangan ini Al-Sunnah diartikan sebagai sesuatu yang dibiasakan oleh Nabi Muhammad Saw. daripada ditinggalkan.ebagian u lama lain nya kata-kata tersebut dibedakan artinya.

12 . Sebagai sumber ajaran Islam kedua.Menjelaskan isi Al-qur’an (bayan tafsir) Dalam kaitan ini. sebagai pengecuali terhadap isyarat Al-qur’an yang bersifat umum. Al-Sunnah memiliki fungsi yang diantaranya adalah : . sebagai pembatas terhadap ayat Alquran yang bersifat mutlak dan sebagai pemberi informasi terhadap suatu kasus yang tidak di jumpai dalam Al-qur’an.Namun demikian.Untuk memperkuat Al-qur’an . hadist berfungsi memerinci petunjuk dan isyarat Al-qur’an yang bersifat global. uraian tersebut secara garis besar telah membuka jalan bagi para peneliti berikutnya yang akan melakukan penelitian terhadap hadis. setelah Alquran.

mengenai sumber-sumber hukum islam dapat kita simpulkan bahwa segala sesuatu yang berkenaan dengan ibadah. Saran Saran dari penulis adalah marilah kita menjadikan Al-qur’an dan Al-hadist sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari kita yang merupakan sumber hukum agama islam dan sekaligus pembawa kita kedalam kehidupan yang bahagia baik itu di dunia dan akhirat kelak nanti. Kemudian. Kesimpulan Setelah kita menjabarkan mulai dari pengertian dari agama sampai dengan sumber-sumber hukum agama islam maka dapatlah kita simpulkan bahwa agama islam yang merupakan nama “islam” itu sendiri alah Allah lah yang membuat nama agama tersebut sesuai dengan firmannya yang terdapat dalam Surah Ali Imron : 19 dan Allah hanya meridhoi agama islam.BAB III PENUTUP A. muamalah. B. dan lain sebagainya itu berlandaskan Al-qur’an yang merupakan Firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad secara mutawatir dan ditrunkan melalui malaikat Jibril dan membacanya dinilai Ibadah. 13 . dan Al-Sunnah sebagai sumber hukum yang kedua yang mempunyai fungsi untuk memperjelas isi kandungan Al-qur’an dan lain sebagainya.

. Harun. Metodologi Studi Islam 14 . H.A. Nata. Atang. Abd.DAFTAR PUSTAKA Prof. Metodologi Studi Islam Nasutin. M. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya Drs. Jaih Mubarok. Dr. Dr. MA. Abuddin. Hakim.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->