BAB I PENDAHULUAN

Pertama tama,sebelum kita membicarakan pembahasan harus mengetahui dulu objeknya, luas lapangan pembicarannya, yang demikian ini supaya dapat memusatkan perhatian pada objeknya tersebut, dalam makalah ini yang akan dibicarakan adalah asal mula Negara. Pembahasan disini meliputi teori-teori ( ajaran-ajaran) mengenai bagaimanakah timbulnya Negara itu, atau bagaimanakah terjadinya Negara itu maksudnya bagaimanakah perpindahan dari keadaan manusia dimana mereka itu dapat hidup secara bebas, belum teratur ke keadaan bernegara, ke keadaan kehidupan manusia yang serba teratur. Dalam hal ini hanya akan kita bicarakan beberapa teori saja yang pokok-pokok jaman yunani kuno, jaman romawi kuno, jaman abd pertengahan, jaman renaissance,teori hokum alam,teori kekuatan,teori positivisme,dan teori modern. Jadi dengan demikian berfikir secara filosofis dan kritis sudah dimulai pada jaman yunani kuno, tapi padsa waktu itu yang berkembang adalah filsafat barat dan perhatiannya pada mula ditujukan semata mata pada cosmos, pada bentuik dan susunan alam semesta, Sedangkan sekarang perhatian ini ditujukan pada masyarakat manusia dan segala yang berhubungan dengan itu. Demikianlah sekedar gambaran garis perjalanan pembicaran makalah ini, semoga gambaran yang sederhana ini dapat merupakan titik tolak dalam mempelajari asal mula Negara didalam mata kuliah Ilmu Negara.

Malang, 19 maret 2009

Pernah pada tahun 342 SM diberi tugas yang maha berat tetapi mulia oleh raja Philipus untuk mendidik puteranya Iskandar Dzulkarnaen ( Alexander Yang Agung ) yang kemudian hari beliau ini menciptakan Imperium ( Kerajaan Dunia ). Ia hidup antara tahun 384-322 SM. seorang tabib pribadi pada istana raja di Macedonia.jadi mencari makna keadaan. dan yang mempunyai tujuan beraneka macam. Dalam pendapatnya tentang terjadinya Negara mengatakan bahwa Negara adalah merupakan kesatuan keluarga yaitu penggabungan keluarga menjadi suatu kelompok yang lebih besar. Pada waktu itu ia berusia 17 tahun. Oleh karena itu filsafatnya adalah merupakan sutu ajaran tentang kenyataan atau ontologi. Ia adalah putera dari Nicomachus. dan desa ini bergabung lagi. Aristoteles adalah seorang pencipta daripada ajaran realisme. demikian seterusnya. suatu ajaran filsafat yang pertama mencari hakekat yang dalam daripada apa yang ada. kelompok itu bergabung lagi hingga menjadi desa. Jadi ajarannya bersifat organistis. Menurut Aristoteles Negara itu merupakan satu kesatuan yang tujuannya untuk mencapai kebaikan yang tertinggi yaitu kesempurnaan diri manusia sebagai anggota daripada . Aristoteles memang melanjutkan cara berpikir Plato yang daripada jaran idealisme ke ajaran realisme. dengan secara berangsur-angsur kesatuan itu berekembang dan akhirnya mencapai bentuknya sebagai Negara.ia pergi ke Athena dan menjadi murid Plato. suatu cara berpikir yang realistis. BAB II PEMBAHASAN 1.a-galanya di duniua ini maka timbullah ajaran ilmu pengetahuan baru yaitu Prima philosophia. Dan dalam bentuknya yang tertinggi.Teori Organis Jaman Yunani Kuno Aristoteles Aristoteles adalah murid terbesar daripada Plato. Karena Aristoteles menyelidiki sifat sifat umum daripada segal.Penulis.

Augustinus menulis buku yang diberi nama De Civita te Dei. Teori Ketuhanan Augustinus Augustinus hidup pada tahun 354-430. Pada dasarnya Negara itu pemberian Tuhan dan dipimpin oleh Paus dan pada saat itu dianggap hukum agama ( gereja ) lebih daripada hukum Negara. Ia adalah seorang monarkomaken yang calvanis. Teori Perjanjian Masyarakat Johannes Althusius Johannes Althusius atau Johan Althaus. Yang penting itu adalah terciptanya suatu Negara seperti yang diangan-angankan oleh agama. dikatakan bahwa kedudukan gereja yang dipimpin oleh paus itu lebih tinggi daripada kedudukan Negara yang diperintah oleh raja. Ia adalah seorang Kristen. Di dalam bukunya Augustinus menyebutkan adanya dua macam Negara. 2. Polithica Methodice Digesta. Pada tahun 1610 ia menerbitkan buku karangannya yang sangat terkenal. Menurut Agustinus yang ajarannya sangat bersifat teokratis. Jaman Kaum Monarkomaken 3. Dikatakan bahwa Negara di dunia ini merupakan suatu kejelekan tetapi adanya itu merupakan suatu keharusan. yaitu : 1. yaitu kerajaan Tuhan. tentang Negara Tuhan dan teorinya yang dikenal dengan teori Matahari Bulan. Civitas Terrena. Paham yang mengutamakan kepentingan Negara atau masyarakat itu disebut collectivisme. Di dalam bukunya pengakuan ia telah menulis riwayat hidupnya sendiri Di dalam buku itu dikatakan bahwa ia hidup dalam keadaan dualism maksudnya ia hidup dalam masa peralihan dari peradaban yang satu ke peradaban yang lain. Jaman Abad Pertengahan 2.Negara. Althusius hidup pada tahun 1568-1638. Civitas Dei. Dalam pendapatnya tentang . atau Diaboli atau Negara Iblis atau Negara Duniawi. atau Negara Tuhan.

Jadi dengan demikian teranglah sekarang bahwa dasar dari kekuasaan raja bukanlah berasal dari Tuhan. Lalu kalau demikian halnya dari manakah kekuasaan yang ada pada rakyat atau individu-individu itu? Ini dipersoalkan karena orang itu hanya dapat memberikan sesuatu kalau ia sendiri memilikinya. Maka Negara atau raja tidak memiliki kedaulatan yang memiliki adalah rakyat sebagai satu kesatuan . Oleh karena itu masyarakat tersebut melakukan perjanjian masyarakat. Ajarannya tentang Negara dan huku ditulis dalam buku-bukunya : Discours sur inegalite parmi les homes dan bukunya yang sanga terkenal diseluruh dunia Contrat Social ( Perjanjian Masyarakat ) Manusia in Abstracto yaitu dalam keadaan alam bebas ada kekacauan maka orang memerlukan jaminan atas keselamatan jiwa miliknya. Menurut Althusius ini semua berasal dari suatu hukum. merupakan satu kesatuan mempunyai kemauan umum yang oleh Rosseau disebut Volonte Generale dan akan membentuk masyarakat yaitu kesatuan daripada orang orang yang menyelenggarakan perjanjian masyarakat tadi. Jaman Berkembangnya Hukum Alam Jean Jacques Rousseau Ia hidup pada tahun 1712-1778. Kemudian masyarakat ini dengan jalan atau melalui perjanjian memberikan kekuasaannya kepada seseorang untuk memerintah dalam Negara itu. Artinya dimana dan bilamana hukum itu berlaku. Menurut Althusius raja itu berkuasa bukan karena kehendak Tuhan.terjadinya Negara Althusius banyak persamaannya dengan pendapat Aristoteles. yaitu mengatakan bahwa Negara adalah merupakan kesatuan keluarga. Orang inilah yang disebut raja. yang memiliki hak untuk memerintah dan kemudian dengan jalan perjanjian penundukan kekuasaan itu diserahkan kepada raja. yang mana masyarakat inilah bentukan dari para individu. tetapi kehendak dari masyarakat. Dengan mengadakan perjanjian itu yang berdasarkan atas kemauan atau kehendak daripada individu itu sendiri. Rousseau adalah seorang pemikir besar tentang Negara dan hukum dari Swiss. Disini individu-individu itu sebelumnya sudah harus memiliki kekuasaan. jadi timbul dasar baru yaitu dasar hukum. Masyakat inilah . rakyat lalu merupakan satu kesatuan. Menurut Althusius asal kekuasaan individu-individu ini adalah dari perjanjian masyarakat. Tapi pengertian hukum disini adalah hukum alam kodrat yaitu hukum yang ditetapkan berlaku secara umum yang tidak bergantung pada tempat dan waktu. Tetapi berasal atau berdasar dari suatu hukum..

untuk melaksanakan kepentingannya. Negara digunakan sebagai alat untuk mereka yang kuat untuk menindas golongan golongan yang lemah ekonominya.Teori Kekuatan F. Yang dimaksud golongan yang kuat disini adalah mereka yang memiliki alat produksi. Negara menurut Karl Marx ini akan lenyap apabila tidak terdapat lagi pertentangan pertentangan ekonomi. Jaman Berkembangnya Teori Kekuatan 4. Karl Marx Sedangkan menurut Karl Marx Negara itu adalah merupakan penjelmaan daripada pertentangan pertentangan kekuatan ekonomi. Oppenheimer Dalam bukunya Die Sache. . yang oleh golongan yang kuat tadi dilaksanakan kepada golongan yang lemah dengan maksud untuk menyusun dan membela kekuasaan dari golongan yang kuat tadi.yang memiliki kemauan umum yaitu suatu kekuasaan yang tertinggi atau kedaulatan yang tidak dapat dilepaskan dan disebut kedaulatan rakyat. yang berkuasa. mengatakan bahwa Negara itu adalah merupakan suatu alat dari golongan yang kuat untuk melaksanakan suatu tertib masyarakat. Laski Dalam bukunya The State in Theory and Practice dia berpendapat bahwa Negara itu adalah suatu alat pemaksa untuk melaksanakan suatu jenis sistem produksi yang stabil dan pelaksanaan system produksi ini semata mata akan menguntungkan golongan yang kuat yang berkuasa.J. terhadap orang orang baik dari dalam maupun dari luar terutama dalam sistem ekonomi.Jadi teranglah bahwa Negara itu hanya sebagai alat dari yang kuat. Sedangkan tujuan terakhir dari semunya adalah penghisapoan ekonomis terhadap golongan yang lemah oleh golongan yang kuat tadi. \ H.

5. Teori Positivisme Hans Kelsen Hans Kelsen adalah pemikir besar tentang Negara dan hukum dari Austria yang kemudian menjadi warga Negara Amerika.Maka aliran positivism lalu mengatakan. Kalau sekarang timbul atau ada Negara itu bukanlah merupakan suatu kelahiran yang asli tetapi hanyalah merupakan kelahiran kembali daripada Negara yang ada pada jaman dahulu. Jadi Logemann berpendapat bahwa yang primer itu dalah organisasi kekuasaanya yaitu Negara. . 6. Sedangkan kelompok manusianya adalah sekunder. maka organisasi tersebut memiliki kewibawaan atau gezag dalam mana mengandung pengertian dapat memaksakan kehendaknya kepada semua orang yang yang diliputi oranisasi tersebut. kalau kita kan membicarakan Negara katakanlah Negara itu sebagaimana apa adanya. Ia mendirikan sekolah Wiena. Teori Modern Logemann Logemann mengatakan bahwa Negara itu hakekatnya adalah suatu organisasi kekuasaan yang meliputi atau menyatukan kelompok manusia yang kemudian disebut bangsa. Teori Positivisme menyatakan bahwa tak usah mempermasalahkan asal mula Negara karena kita tidak mengalaminya sendiri. Bukunya antara lain Allegemeine Staatslehre terbit pada tahun 1925. Jadi pertama tama Negara adalah organisasi kekuasaan.

Oppenheimer.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Teori kekuatan menyatakan Negara itu adalah merupakan suatu alat dari golongan yang kuat untuk melaksanakan suatu tertib masyarakat. H. Sedangkan tujuan terakhir dari semunya adalah penghisapoan ekonomis terhadap golongan yang lemah oleh golongan yang kuat tadi dan tokohnya adalah F. Thomas Aquinas.J. Marsillius.J. kelompok itu bergabung lagi hingga menjadi desa.Rosseau. Dan tokohnya adalah Aristoteles.Maka aliran positivism lalu mengatakan. Teori Positivisme menyatakan bahwa tak usah mempermasalahkan asal mula Negara karena kita tidak mengalaminya sendiri. Teori Organis berpendapat Negara adalah merupakan kesatuan keluarga yaitu penggabungan keluarga menjadi suatu kelompok yang lebih besar. J. yang memiliki hak untuk memerintah dan kemudian dengan jalan perjanjian penundukan yaqng diserahkan kepada raja. Dan tokohnya adalah Hans Kelsen . demikian seterusnya.Karl Marx. rakyat lalu merupakan satu kesatuan. Dan tokohnya adalah Althusius. Laski Teori Ketuhanan berpendapat Pada dasarnya Negara itu pemberian Tuhan dan dipimpin oleh Paus dan pada saat itu dianggap hukum agama ( gereja ) lebih daripada hukum Negara. dan desa ini bergabung lagi. kalau kita kan membicarakan Negara katakanlah Negara itu sebagaimana apa adanya. terhadap orang orang baik dari dalam maupun dari luar terutama dalam sistem ekonomi. yang oleh golongan yang kuat tadi dilaksanakan kepada golongan yang lemah dengan maksud untuk menyusun dan membela kekuasaan dari golongan yang kuat tadi. Teori Perjanjian Masyarakat berpendapat dengan mengadakan perjanjian yang berdasarkan atas kemauan atau kehendak daripada individu individu itu sendiri. Dan tokohnya adalah Augustinus. Kalau sekarang timbul atau ada Negara itu bukanlah merupakan suatu kelahiran yang asli tetapi hanyalah merupakan kelahiran kembali daripada Negara yang ada pada jaman dahulu.

H. Ilmu Negara ( Yogyakarta : Liberty.H.wirantaprawira.legalitas.1980 ) www.de/law .com www.DAFTAR PUSTAKA F. Isjwara S.1964 ) Soehino S. Pengantar Ilmu Politik ( Bandung: Dhiwantara.org zanikhan.multiplay.

MAKALAH ILMU NEGARA TUGAS ASAL MULA NEGARA OLEH KELOMPOK II WELLY DANY PERMANA 0810113110 .

ANISA ZURUF BALGIS 0610110021 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful