Makalah Pengantar Ensimologi

Purifikasi dan Strategi Enzim

Disusun oleh: Ari Wardani Ahsanatun Syahidawati (10/300464/PN/12043) (09/288778/PN/11863)

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2012

Latar Belakang Enzim merupakan salah satu bagian yang penting dalam kehidupan manusia. C. pemekatan dan fraksinasi. Pemurnian enzim adalah suatu kegiatan memisahkan enzim yang diinginkan dari senyawa lain yang tidak dikehendaki. Perannya begitu penting dan tidak bisa diabaikan. Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui pemurnian enzim dan strategi pemurniannya. Aktivitas enzim sangat tergantung pada kemurniannya. . Tujuan pemurnian ada 2 yaitu tujuan komersial dan tujuan penelitian penelitian. Pemurnian enzim dilakukan dengan strategi khusus yang terdiri terdiri dari beberapa tahap yaitu ekstraksi. Hal ini mengingat enzim sebagai katalisator mampu untuk mempercepat reaksi. Mengetahui cara-cara yang efektif untuk memurnikan enzim b. Oleh karena itu perlu dilakukan pemurnian enzim.BAB I PENDAHULUAN A. Manfaat Penulisan makalah ini diharapkan dapat memeberikan manfaat berupa: a.Tahap-tahap pemurnian bergantung pada tujuan akhir pemurnian. B. Kemurnian enzim ynag tinggi akan membuat aktiviatas enzim semakin tinggi. Mengembangkan penelitian enzim yang bermanfaat untuk semua ranah kehidupan.

pemekatan. Ekonomis Merupakan hal penting bila akandigunakan di industry atau dalam skala laboratorium. Selain itu perlu diperhatikan pula sumber dari enzim. dan fraksinasi.BAB II PEMBAHASAN A. Pada mulanya jika ingin mendapatkan suatu enzim untuk keperluan tertentu. 2. Secara umum permunian enzim bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu ekstraksi. minimal ada tiga strategi dalam pemurnian enzim yang harus diperhatikan yaitu: 1. maka diharapkan dapat diperoleh data yang valid dalam penggunaannya. Dengan mengetahui enzim yang didapatkan adalah enzim murni. metode homogenasi yang digunakan dan metode pemisahannya. B. Ekstraksi Enzim Enzim dapat didapatkan secara murni melalui ekstraksi. Bebrapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya mendeterminasikan enzim yang tidak diketahui dalam bahan. Kualitas Perlu tindakan untuk mempertahankan aktivitas protein dengan cara mengurangi proteolisis dan denaturasi. Menurut Channel (1998) pemurnian berarti membebaskan suatu bahan dari bahan-bahan lain yang tidak diinginkan atau sering disebut pengotor. Dijelaskan bahwa tingkat kemurnian suatu produk enzim berbeda-beda tergantung pada metode yang digunakan. Mengingat enzim itu berada dalam tubuh makhluk hidup seperti di dalam sel tumbuhan. hewan. Harris (1989) menyebutkan. Pengertian Pemurnian Suatu enzim tidak bisa dapat ditemukan langsung berbentuk enzim murni. Kuantitas Pemakaian akhir dari protein murni akan menentukan kuantitas enzim yang diperlukan 3. Namun akhirnya cara tersebut dipandang tidak efektif sehingga dicari berbagai cara untuk mendapatkan enzim murni. dan manusia. maka perlu mengambil suatu sel dari bagian makhluk hidup. .

Jika seorang akan mengekstraksi suatu enzim ada dua hal yang mesti dipertanyakan karena menyangkut tentang pengaturan eksraksi. enzim tertentu hanya diproduksi secara spesifik oleh sel tubuh tertentu.alasan yang bisa menjawab diantaranya untuk memurnikan sejumlah enzim bisa dilakukan sebagian atau keseluruhan. Metode fraksinasi umum untuk pemurnian enzim. lemak dan asam nukleat. karena prosedur inirelatif . Fraksinasi Enzim Fraksinasi merupakan tahap akhir dalam pemurnian enzim. Elektroforesis gel poliakrilamid (PAGE = Poly Acrylamide Gel Electrophoresis) merupakan metode yang sering digunakan dalam analisis sampelbiologis karena kemampuannya dalam memisahkan campuran protein yangkompleks dengan baik dan resolusi yang tinggi (Bollag dan Edelstein. Mengapa harus mencoba mengisolasi? Minimal dengan dua pertanyaan ini. Metode preparatif bertujuan untuk tetap mempertahankan aktifitas enzim. misalnya menggunakan garam. 1991). Yaitu: 1. Elektroforesis pada gel poliakrilamida adalah metode yang paling sering digunakan untuk karakterisasi protein dan campuran protein. Alasan. yang bertujuan untuk memisahkan enzim dari protein non enzim lainnya. Apa yang harus diisolasi? 2. seseorang bisa merancang desain ekstraksinya. produkzi dengan jumlah enzim yang maksimal dapat digunakan untuk kepentingan yang akan datang dan tes biologi yang lebih ekstensif. Elektroforesis adalah suatu teknik untuk memisahkan molekul-molekul berdasarkan muatan dan berat molekul.polimer organik. Pemekatan Enzim Pemekatan enzim dilakukan untuk memisahkan konsentrat protein dari komponen biomolekul lainnya diantaranya karbohidrat. dan semua kejadian kimiawi dalam tubuh organism memiliki karakter tersendiri. meliputi kromatografi kolom dan elektroforesis. Menyangkut pertanyaan pertama. Metode analitik menggunakan pengendapan asam (misalnya asam trikloroasetat). ultrafiltrasi dan liofilisasi (Bollag dan Edelstein. berikut ini beberapa jawaban yang relevan antara lain beberapa enzim yang tidak diketahui sangat penting dalam aktivitas metabolisme. 1991). C. Ada dua metode pemekatan enzim yaitu analitik dan preparatif (penyiapan). dan imunopresipitasi yang dapat menyebabkan denaturasi protein. D.pengendapan organik (misalnya aseton atau etanol). lebih khusus lagi untuk menyediakan bahan yang cukup diizinkan untuk melakukan pengecekan struktur enzim. pelarut organik.

Gel selanjutnya diwarnai sehingga molekul protein yang memiliki aktifitas tampak sebagai pita bening. Biasanya sebuah kolom dijalankan eluate dibagi menjadi beberapa bagian mengikuti kandungan senyawa. Mekanisme pada elektroforesis gel poliakrilamida sodium dodesil sulfat (SDS-PAGE) adalah protein akan bereaksi dengan SDS yang merupakan deterjen anionik membentuk kompleks berikatan dengan SDS. Strategi Purifikasi Enzim Secara ringkas enzim memiliki startegi untuk pemurniannya. Kompleks protein yang bermuatan negatif ini kemudian akan muatan dan ukurannya secara elektroforesis di dalam dengan cara membandingkan nilai Berat molekul protein dapat diukur menggunakan protein standar terpisahkan berdasarkan yang telah diketahui berat molekulnya mobilitas relatifnya (Rf) (Bollag dan Edelstein 1991). dan dimonitori oleh sinar ultraviolet. Zimografi adalah teknik elektroforesis untuk menetapkan aktifitas enzim secara in situ. Jenis. namun dalam kondisi tidak tereduksi. Di bawah ini merupakan skema untuk memurnikan enzim: .jenis fraksinasi enzim bergantung pada individual sampel dan tujuan dari pemisahan. gel pemisah zimografi mengandung substrat enzim yang akan dihidrolisis oleh enzim selama masa inkubasi. Metode zimografi bersifat mudah. gelatin dan lain-lain (Leber dan Balkwill 1997). Elektroforesis didefnisikan sebagai perpindahan partikel-partikel bermuatan karena pengaruh muatan medan listrik. Penambahan deterjen Triton X-100 akan melepaskan SDS sehingga protein kembali melipat (renaturasi). Misalkan eluate dari kolom silica memiliki volume 10 ml diharapkan bisa dibagi menjadi 20 x 5 ml fraksinasi. Semakin kecil jumlah yang difraksinasi diharapkan memiliki kandungan enzim yang lebih murni. matriks gel. Hal ini juga mencegah terjadinya penghamburan target enzim. Berbeda dengan SDS-PAGE.cepat dan sensitif. E. sensitif dan kualitatif dalam menganalisis aktifitas enzim. Sebagai alternative digunakan berbagai metode untuk pemisahan meliputi HPLC ( high performance liquid chromatography). Adapun substrat yang bisa digunakan untuk zimogram diantaranya kasein. Enzim dipisahkan dalam gel denaturasi (SDS).

Enzim kasar atau yang dimurnikan sebagian masih dapat digunakan untuk komersial. Coli dapat digunakan untuk mensintesis beta galaktosidase. Sumber yang sudah ditentukan lalu dilakukan homogenisasi sebagian atau pemecahan subseluler (organel sel). Hal ini akan mendapatkan purifikasi organel. Enzim murni atau hampir murni dikehendaki . Hasilnya akan mendapatkan enzim kasar. Misalkan kelenjar laktasi mamalia merupakan sumber yang bagus untuk asetil KoA karboksilase dan ginjal adalah sumber terbaik untuk mendapatkan enzim hidrolase semacam alkalin fosfat. Namun hal ini bisa disiasati dengan mengeksplorasi dari hewan-hewan laut khususnya untuk medapatkan jumlah yang besar. Metode ini dipilih mengingat biaya yang dikeluarkan sangat besar padahal dalam skala komersial hal yang harus diingat adalah minimalisasi biaya. Jika tujuannya skala penelitian maka menggunakan dengan metode afinitas separasi. Sumber Sumber untuk medapatkan suatu enzim begitu melimpah di muka bumi ini. Hal ini bisa dilakukan melalui dua cara tergantung tujuannya yaitu skala komersial atau skala penelitian. Namun jika diinginkan enzim murni dalam skala kecil perlu dilakukan perlakuan metode separasi yang kedua untuk mendapatkan jumlah yang lebih murni. Metode ini akan menghasilkan enzim murni. Skala komersial biasanya menggunakan metode separasi atau pemisahan. Memang tidak semua bahan itu bisa disediakan dengan mudah mengingat kondisi gegografi dan ekonomi suatu tempat.a. Selain itu pada E. Setelah mendapatkan ekstrak suatu bahan maka langkah selanjutnya ialah untuk mendapatkan hasil akhir berupa enzim murni. Jika sumber bahan dilakukan homogenisasi total maka akan langsung mendapatkan ekstrak.

Sebagai contoh jaringan mamalia pada kenyataannya lebih mudah untuk dihomogenisasi daripada organisme lain. kelarutan. dan posisi bagian ikatan enzim. Kemurnian ini sangat oenting karena akan berpengaruh pada validitas data yang diperoleh. Lalu jika yang menjadi pokok adalah kelarutannya maka metode yang dilakukan change in pH. b. dan hydrophobic chromatography dengan skala yang ditargetkan biasanya skala kecil. Pilihan metode bergantung pada jenis jaringan atau organism yang digunakan sebagai sumber enzim. Hal ini dapat menganggu sehingga pigmen dapat dihilangkan dengan diadsorpsi pada polimer polivinilpirolidon. dan penurunan dielektrik konstan dengan skalanya biasanya besar. dan covalent chromatography dengan target skala biasanya kecil.dalam penelitian atau dipakai dalam produk analitik. Metode Separasi Kesuksesan dari pemisahan enzim dapat ditentukan melalui ukuran. Homogenisasi Homogenisasi bertujuan untuk memecah sel dan mengekstrak isi yang dikandungnya. Jaringan diambil sebagian kecil lalu dihomogenisasi dengan memutar pestle Teflon pada gelas mortar atau dengan blender berkecepatan tinggi. jumlah. Bagian sel yang penting untuk diambil berupa lisosom. dye-ligand chromatography. Pada sumber enzim dari tumbuhan mengandung sejumlah senyawa fenol yang memiliki pigment gelap. ekeltroforesis. Adapun tekanan yang digunakan sebagai teknik homogenisasi bergantung pada besar kesilnya sampel yang digunakan. isoelektric focusing. . Organel ini mengandung sejumlah enzim hidrolase seperti protease. afnitas elution. Sehingga perlu ditambahkan buffer yang dapat mencegah kerusakan. gel filtrasi. dan dialysis atau ultrafiltration dengan skala pada umumnya kecil. Selama homogenisasi bisa menghilangkan vakuola yang dapat menyebabkan kerusakan pada enzim. change in ionic strength. Berikut ini beberapa contoh metode yang digunakan: jika mengacu pada ukuran atau massa maka yang digunakan ialah metode centrifugasi. Selanjutnya jika yang menjadi acuan kepolarannya maka dapat digunakan metode ion-exchange chromatography. immunoadsorption. Terakhir jika yang menjadi acuan adalah struktur enzimnya maka metode yang digunakan berupa afnitas kromatografi. chromatofocusing. c.

2. Singapore. dan fraksinasi. M. Harris. Richard. J. Pemurnian enzim dilakukan melalui tahap ekstraksi. Sumber-sumber enzim di muka bumi melimpah. pemekatan. New Jersey. Saran Agar lebih baik maka berikut ini beberapa saran yang perlu diperhatika untuk menghasilkan karya sejenis yang lebih baik di masa yang akan datang: a. c. Chichester. JP. Toronto. New York. Bollag. Brisbane. DAFTAR PUSTAKA Channel. Perlu pengujian di laboratorium untuk membuktikan teori yang ada. Natural Product Isolation. Sedangkan starteginya dari sumber bahan enzim dihomogenisasi untuk mendapatkan ekstrak lalu dilakukan meode afnitas untuk mendapatkan enzim murni. b. 1989. Edelstein (1991). B. sehingga memudahkan peta konsep pemurnian enzim. and S. Enzim yang akan dipurifikasi perlu dibuat semacam tabel. tumbuhan. manusia). namun pemurnian bergantung pada tujuan penggunaan enzim dan cara untuk memurnikan. Humana press. 3. (Leber dan Balkwill 1997).BAB III PENUTUP A. Pemurnian enzim beertujuan untuk mendapatkan enzim murni dari bahan-bahan yang tersedia dalam jaringan makhluk hidup (hewan. Perlu perluasan berbagai teori yang ada sehingga bisa saling melengkapi informasi yang diperlukan. D. Protein Methods. Atau jika ingin mendapatkan jumlah besar (skala industry) dari sumber bahan enzim dilakukan pemecahan subseluler sehingga didapatkan organel murni lalu diekstrak dan dipreparasi ganda sehingga didapatkan enzim murni. 1998. . Wiley-Liss. Kesimpulan 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful