SNI 01-4452-1998

Standar Nasional Indonesia

Minuman isotonik

ICS 67.160.20

Badan Standardisasi Nasional

.

........................................................... 1 5 Cara pengambilan contoh.............................................................................................................................. 1 3 Istilah dan definisi minuman isotonik ................................. 1 2 Acuan............. 4 i ... 3 9 Cara pengemasan .................. 2 7 Syarat lulus uji ............................................. 1 4 Syarat mutu ...........................................................................................i Prakata ......................................................................................................................................................................................................................................................... 3 8 Syarat penandaan .......... 2 6 Cara uji ...........................................................................................................................SNI 01-4452-1998 Daftar isi Daftar isi..............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ii 1 Ruang Iingkup...................

mendukung perkembangan industri di bidang jaminan mutu. − membina industri dalam hal pengawasan mutu. ii .SNI 01-4452-1998 Prakata Standar Nasional Indonesia untuk Minuman isotonik ini bertujuan untuk: − melindungi konsumen dari kesehatan dan keselamatan. instansi dan produsen terkait. − menunjang industri yang akrab terhadap lingkungan. Standar ini telah dibahas dalam rapat prakonsensus pada tanggal 28 Januari 1997 yang dihadiri oleh konsumen.

SNI 19-2893-1992. Petunjuk pengambilan contoh padatan.125-175 4 Mineral: 4. asam sitrat dan mineral 4 Syarat mutu Tabel 1 Spesifikasi persyaratan mutu minuman isotonik No. Cara uji makanan dan minuman. 2 Acuan – – – – – – – – SNI 19-0429-1998.800-1000 maks. SNI 19-2892-1992.1 Bau 1. Cara uji cemaran mikroba.SNI 01-4452-1998 Minuman isotonik 1 Ruang Iingkup Standar ini meliputi acuan. Cara uji cemaran logam. Cara uji pemanis buatan. syarat lulus uji. SNI 01-2895-1992.2 Kalium 1 dari 4 . yang mengandung gula. syarat penandaan dan cara pengemasan untuk minuman isotonik. 3 Istilah dan definisi minuman isotonik salah satu produk minuman ringan karbonasi atau non karbonasi untuk meningkatkan kebugaran. Cara uji gula. cara pengambilan contoh. 4. SNI 01-2891-1992. Cara uji bahan pewarna tambahan. cara uji.2 Rasa - Normal Normal 2 PH % maks. Cara uji bahan tambahan makanan / bahan pengawet. SNI 01-2894-1992. SNI 19-2896-1992. Janis uji Satuan Persyaratan 1 Keadaan: 1. 5 mg/kg mg/kg maks.0 3 Total gula sebagai sukrosa % min. syarat mutu.1 Natrium 4. istilah dan definisi. SNI 19-2897-1992.

Cara uji makanan dan minuman. 6.3 Salmonella negatif 8. Cara uji gula. Cara uji gula. Janis uji 5 Bahan tambahan makanan 6 Cemaran logam: Satuan - Persyaratan sesuai SNI 01-0222-1995 6.0 6.1 Keadaan Cara uji keadaan sesuai dengan SNI 01-2891-1992.SNI 01-4452-1998 No.0.1 Timbal (Pb) Mg/kg maks.1.2 Coliform APM/ml <3 7 Arsen (As) 8 Cemaran mikroba: 8.3 Seng (Zn) Mg/kg maks. butir 2.3 6.50 8.6.1 Angka lempeng total koloni/ml maks.5 Raksa (Hg) Mg/kg maks. Cara uji pH sesuai dengan SNI 01-2891-1992.0 6.5 Khamir koloni/ml maks.2.4 Kapang koloni/ml maks.1 8.5.2 Gula Cara uji gula sebagai glukosa sesuai dengan SNI 01-2892-1992.2 Tembaga (Cu) Mg/kg maks. Cara uji makanan dan minuman. butir 3.1. butir 1.03 6. 6 Cara uji 6. 2 dari 4 . 2 x 102 8.4 Timah (Sn) Mg/kg maks.3 Natrium dan kalium Cara uji natrium dan kalium menggunakan flame photometer atau spektrofotometer serapan atom.0*) Mg/kg maks 0. 6. Petunjuk pengambilan contoh padatan.40 (250.50 *) kemasan kaleng 5 Cara pengambilan contoh Cara pengambilan contoh sesuai dengan SNI 19-0428-1998.0.

3. 6.2 Larutan baku natrium 100 mg/I − Larutan dengan air 2. serta peraturan tentang label. 6.1 Larutan baku kalium 100 mg/I − Larutan dengan air 0. butir 4. pada label harus dicantumkan aturan minum dan periklanan yang berlaku.5 Cemaran Iogam Cara uji cemaran Iogam sesuai dengan SNI 19-2896-1992.3. dan encerkan menjadi 1000 ml. minimal 3.1. Cara uji cemaran Iogam.1. SNI 01-2895-1992. Persiapan contoh sesuai SNI 01-2891-1992.4 Bahan tambahan makanan Cara uji bahan tambahan makanan sesuai dengan: SNI 01-2893-1992. 7 Syarat lulus uji Produk dinyatakan lulus uji jika memenuhi persyaratan yang ada. 23 Tahun 1992. Cara uji makanan dan minuman. 6. 6. minimal 3. − Tetapkan absorbansinya dengan flame photometer. dan encerkan hingga 1 I. SNI 01-2894-1992. 6. Cara uji cemaran Iogam. − Tetapkan absorbansinya dengan flame photometer. Cara uji pewarna tambahan makanan.1907 g KCI yang telah dikeringkan pada suhu 100°C.4. 3 dari 4 . − Buat kurva kalibrasi. Cara uji bahan tambahan makanan /bahan pengawet.1 Persiapan larutan baku 6. 8 Syarat penandaan Syarat penandaan sesuai dengan Undang-Undang RI No. − Buat kurva kalibrasi. − Buat larutan sari standar baku yang berbeda konsentrasinya.542 g NaCl yang telah dikeringkan pada suhu 140°C. tentang Kesehatan. Cara uji cemaran mikroba. Hilangkan CO2 dari contoh sampai tidak terdapat gelembung udara.3.6 Cemaran arsen Cara uji cemaran arsen sesuai dengan SNI 19-2896-1992.SNI 01-4452-1998 6. Cara uji pemanis buatan. butir 6.7 Cemaran mikroba Cara uji cemaran mikroba sesuai dengan SNI 19-2897-1992. − Buat larutan sari standar baku yang berbeda konsentrasinya.

SNI 01-4452-1998 9 Cara pengemasan Produk dikemas dalam wadah yang tertutup rapat. 4 dari 4 . tidak dipengaruhi atau mempengaruhi isi. aman selama penyimpanan dan pengangkutan.

.

.

.

3-4 Jl. e-mail : bsn@bsn.5747045.BADAN STANDARDISASI NASIONAL . Gatot Subroto.BSN Gedung Manggala Wanabakti Blok IV Lt. Faks: 021.id . Senayan Jakarta 10270 Telp: 021.or.574 7043. Jend.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful