PERKEMBANGAN MANUSIA MENURUT PERSFEKTIF ISLAM DAN PERSFEKTIF ILMU KEALAMAN DASAR

KELOMPOK 5

3101 1002 1563 3101 1002 1574 3101 1002 1580 3101 1002 1581

SYARIFUDIANSYAH ALFI FEBRIAN RAMADHAN M. RIYAD ANDREAN GUSTI MAULANA OKTOPIANNOOR

STMIK BANJARBARU KAMPUS BANJARMASIN 2011/2012
0

BAB I PENDAHULUAN A. Ini sebenarnya tampak pula dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh mereka dalam menguraikan masalah tersebut yaitu selalu diawali dengan kata kemungkinan. Masalah itu ialah masalah tentang asal usul kejadian manusia.. diperkirakan. "Kitab (Al Qur’an) in tidak ada keraguan padanya.. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki unsur utama yang dijelaskan dalam Al Qur’an yaitu Iman kepada yang Ghaib.. Yang menjadi pertanyaan adalah termasuk dalam golongan manakah Adam ? Apakah golongan fosil yang ditemukan tadi atau golongan yang lain ? Lalu bagaimanakah keterkaitannya ? Kita sebagai umat yang mengakui dan meyakini rukun iman yang enam. Di lain puhak banyak ahli agama yang menentang adanya proses evolusi manusia tersebut. Jadi sebenarnya para ilmuwanpun ragu-ragu dengan apa yang mereka nyatakan. Al Baqarah (2) : 2-3) Dengan memperhatikan ayat tersebut maka kita seharusnya tidak perlu berkecil hati menghadapi orang-orang yang menyangkal kebenaran keterangan mengenai asal usul manusia. maka sudah sepantasnya kita mengakui bahwa Al Qur’an adalah satu-satunya literatur yang paling benar dan bersifat global bagi ilmu pengetahuan. 1 . Latar Belakang Diantara sekian banyak penemuan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian canggih.. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. Hal ini didasarkan pada berita-berita dan informasi-informasi yang terdapat pada kitab suci masing-masing agama yang mengatakan bahwa Adam adalah manusia pertama. Banyak ahli ilmu pengetahuan mendukung teori evolusi yang mengatakan bahwa makhluk hidup (manusia) berasal dari makhluk yang mempunyai bentuk maupun kemampuan yang sederhana kemudian mengalami evolusi dan kemudian menjadi manusia seperti sekarang ini. masih ada satu permasalahan yang hingga kini belum mampu dijawab dan dijabarkan oleh manusia secara eksak dan ilmiah." (QS. dsb. Hal ini diperkuat dengan adanya penemuan-penemuan ilmiah berupa fosil seperti jenis Pitheccanthropus dan Meghanthropus.

Rumusan Masalah    Banyaknya kontroversi tentang manusia Mencari kesamaan antara teori yang sering dipakai dengan Al-Qur’an Mencari kebenaran tentang manusia 2 .B.

Dari bentuk yang sangat sederhana sampai pada bentuk sekarang ini yang merupakan bentuk manusia modern. yaitu Charles Robert Darwin (1809-1882). tetapi masih tetap dipercaya oleh banyak orang. Para ilmuwan maupun masyarakat awam mempercayai bahwa sebelum manusia mencapai bentuknya seperti sekarang ini. runtuhnya suatu pendapat. Dia mengarungi berbagai belahan dunia selama lima tahun. untuk sampai pada bentuk manusia seperti sekarang ini haruslah ada sejenis makhluk peralihan yang dapat menjembatani antara kera dengan manusia. Teori Darwin tentang asal muasal manusia yang berasal dari makhluk sejenis kera perlu mendapat pembuktian. Pada akhirnya. Teori Evolusi Tokoh yang mengemukakan teori evolusi ialah seorang naturalis yang berasal dari Inggris. banyak orang meragukan teori yang dikemukakan oleh Darwin. Ia memiliki ketertarikan yang kuat pada alam dan makhluk hidup. Untuk membuktikan kebenaran teori Darwin. Pengamatan alam yang dia lakukan melalui perjalanan tersebut menumbuhkan perasaan takjub pada dirinya dengan melihat begitu banyaknya ragam spesies makhluk hidup. manusia telah mengalami proses evolusi yang sangat panjang. Makhluk tersebut tentunya secara fisik dan perkembangan otak serta biososial lainnya mencerminkan peralihan dari makhluk sejenis kera menuju bentuk seperti manusia sekarang ini. keyakinan ataupun teori yang sebelumnya sudah diyakini oleh banyak orang merupakan hal yang wajar. pada tahun 1891. Jawa Timur. Beagle. Fosil tengkorak manusia yang kemudian diberi nama Pithecanthropus Erectus ini diklaim oleh Dubois sebagai makhluk peralihan dari kera menuju manusia. Minat tersebut pada akhirnya mendorong dia untuk bergabung dalam ekspedisi pelayaran dengan sebuah kapal bernama H. yang diperkirakan usianya lebih tua dibandingkan dengan Pithecanthropus Erectus. yang berangkat dari Inggris tahun 1832.S.BAB II A. yaitu Meganthropus Palaeojavanicus. Missing link pada akhirnya dapat dipecahkan oleh penemuan fosil yang ditemukan oleh Eugene Dubois di daerah Trinil. Pada kurun waktu beberapa tahun makhluk ini tidak dapat ditemukan sehingga kemudian dikenal konsep missing link yang artinya terputusnya rantai yang dapat menghubungkan antara makhluk awal dengan manusia modern. Artinya. Ia mengira bahwa variasi pada paruh burung. Dalam ilmu pengetahuan. Akan tetapi nampaknya keyakinan Dubois ini pada akhirnya dapat diruntuhkan dengan ditemukannya fosil lain. perlu ditemukan terlebih dahulu makhluk peralihan tadi. Teori evolusi yang dikembangkan oleh Charles Darwin meskipun dalam beberapa hal mengalami perdebatan. Hal ini disebabkan ilmu pengetahuan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan dan perkembangan manusia itu 3 .burung tersebut disebabkan oleh adaptasi mereka terhadap habitatnya.M. Fokus perhatiannya terutama ditujukan pada jenis-jenis burung finch di Kepulauan Galapagos.

Setiap manusia di dunia ini memiliki keunikan atau cirri khas masing-masing. Karena kebudayaan itu sendiri diperoleh manusia dari proses belajar pada lingkungan juga hasil pengamatan langsung. Walaupun secara umum manusia memiliki perangkat fisik yang sama. maupun jasmaninya saja. Seseorang dikatakan sebagai manusia individu manakala unsur-unsur tersebut menyatu dalam dirinya. Karakteristik yang khas dari setiap individu inilah yang sering kita sebut sebagai kepribadian. Jika unsur itu sudah tidak menyatu lagi maka seseorang tidak disebut lagi sebagai individu. Baik itu dari fisik. tidak ada manusia yg sama persis meskipun mereka terlahir kembar.sendiri. Demikian juga dengan teori Darwin. individu. sifat. Jadi pengertian manusia sebagai makhluk individu mengangdung arti bahwa unsure yang ada dalam diri individu itu tidak terbagi. tubuh. gerak tubuh. maka dia tidak dikatakan sebagai individu. merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. keutuhan raga dan jiwanya. unsur fisik dan psikis. atau ada unsure fisik dan psikisnya. dan lain lagi) B. Sebagai makhluk sosial manusia akan hidup bersama dengan manusia lain yang akan melahirkan suatu bentuk kebudayaan. unsur raga dan jiwa. dan lain sebagainya. sebagai individu harus memenuhi segala kebutuhan pribadinya. Dalam diri individu ada unsure jasmani dan rohaninya. kepribadian adalah keseluruhan perilaku individu yang merupakan interaksi antara 4 . Kita dapat melihat dari pernyataan di atas yang memperlihatkan bagaimana keyakinan Dubois dapat diruntuhkan setelah ditemukannya bukti-bukti baru. Manusia Sebagai Makhluk Individu Manusia sebagai makhluk individu memiliki unsur jamani dan rohani. Kebudayaan itu dapat diterima dengan tiga bentuk: Melalui pengalaman hidup saat menghadapi lingkungan Melalui pengalaman hidup sebagai makhluk sosial Melalui komunikasi simbolis (benda. Jadi sebutan individu hanya tepat bagi manusia yang memiliki keutuhan jasmani dan rohaninya. Bila seseorang tinggal raga. terutama yang menyangkut asal muasal manusia yang diyakininya berasal dari makhluk sejenis kera. Hakikat Hidup Manusia Manusia dalam kehidupannya memiliki 3 fungsi. dan sosial-budaya. sebagai makhluk Tuhan. tetapi kalau diperhatikan secara detail akan kita dapatkan perbedaan tersebut. atau ada unsur raga dan jiwanya. Menurut Nursyid Sumaatmadja. dan sebagai makhluk sosial-budaya harus hidup berdampingan dengan orang lain dalam kehidupan yang selaras dan saling membantu. fisik. keutuhan fisik dan psikisnya.1. B. Yang saling berkaitan dimana kepada Tuhan memiliki kewajiban utk mengabdi kepada Tuhan. peristiwa.

Manusia berbeda dengan hewan. manusia bisa makan menggunakan tangan. Kepribadian seseorang itu dipengaruhi oleh faktor bawaan dan juga faktor lingkungan yang saling interaksi terus-menerus. Bukan berarti manusia tidak memiliki insting. Ketika kita memakai pakaian. sedangkan manusia dengan akal. Manusia memiliki kebutuhan untuk mencari kawan atau teman. dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. Untuk bisa berjalan saja. kita tidak bisa seenaknya berpakaian menurut kehendak kita sendiri. Dengan demikian. Dalam konteks yang disebut masyarakat. Setiap orang memiliki kepribadian yang membedakan dirinya dengan yang lain. Misalnya orang kaya cenderung berteman dengan yang sederajat. Oleh karena itu manusia disebut sebaigai makhluk social yaitu makhluk yang didalam hidupnyatidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. yaitu: 5 . Manusia dikatakan sebagai makhluk social juga dikarenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain. bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Hal ini seringkali didasari atas kesamaan ciri atau kepentingannya masing-masing.2. kita juga harus menilai apakah pakaian ini pantas kita gunakan dalam keadaan dimana kita akan berjalan atau berkunjung. Yang berprofesi sebagai intertainer cenderung mencari teman seprofesi. Tanpa bantuan manusia lainnya. Manusia memiliki potensi akal untuk mempertahankan hidupnya. akan terbentuk kelompok-kelompok social dalam masyarakat yang didasari oleh kesamaan cirri atau kepentingan. manusia juga mempunyai insting namun insting manusia sangat terbatas. jika hewan kebanyakan untuk mempertahankan hidupnya hanya dengan insting. Kita harus menyesuaikan dengan keadaan masyarakat sekitar. yang terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental psikologisnya. Ketika kita pergi ke kampus atau ke tempat umum lainnya. karena beberapa alasan.potensi-potensi fisik dan psikis yang terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan. bisa berkomunikasi atau bicara. manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. B. Namun potensi yang ada dalam diri manusia itu hanya mungkin berkembang bila ia hidup dan belajar di tengahtengah manusia. Manusia dikatakan sebagai mahkluk sosial karena manusia tidak bisa akan hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia manusia lainnya. Dapat disimpulkan. manusia harus belajar dari manusia lainnya. Dengan bantuan orang lain. Selama manusia itu hidup ia tidak akan lepas dari pengaruh orang lain. jika mendapat rangsangan dari lingkungan. Manusia Sebagai Makhluk Sosial Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari pengaruh orang lain. kebutuhan untuk berteman dengan orang lain. setiap orang akan mengenal orang lain oleh karena itu perilaku manusia selalu terkait dengan manusia yang lainnya.

bukan lagi sebagai “alternatif”. menciptakan suasana “determinisme teknologi”. menjadikan teknologi “segala-galanya”. menjadi pengendali teknologi.- Manusia tunduk pada aturan. menghasilkan orang-orang yang atheis. tidak dapat dipisahkan dari penerapan dan pemanfaatan teknologi telah mampu membuka sebagian “rahasia alam” bagi kepentingan kesejahteraan umat manusia. Manusia sebagai pemikir lahirnya teknologi. dapat berkembang pandangan “posibilisme optimis teknologi” yang secara optimis memberikan kemungkinan kepada penerapan teknologi dalam memecahkan masalah hubungan manusia dengan alam lingkungan. Kita manusia sebagai “makhluk yang beriman” sesuai dangan keyakinan agama yang dianut masing-masing. bukan teknologi yang menguasai manusia. atau seperti telah dikemukakan di atas. jika tidak diwaspadai.. Manusia Sebagai Makhluk Yang Berhubungan Dengan Lingkungan Hidup Pada perkembangan dan kemajuan IPTEK seperti kita alami dewasa ini. Padahal jika kita telaah dengan tenang. 6 . Kemajuan dan penerapan teknologi telah membawa kemajuan pemanfaatan sumber daya alam bagi kepentingan pembangunan yang menjadi penopang kesejahteraan umat manusia. khususnya pembangunan ekonomi. ada sekelompok manusia yang “seolah-olah” mendewakan teknologi. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan telah menjadi dasar pesatnya kemajuan teknologi. apapun dapat menjamin kebutuhan manusia. Mereka sangat optimis selama teknologi maju dan berkembang. telah muncul moto “teknologi merupakan tulang punggung pembangunan”. Selanjutnya mereka mengarah kepada “ketergantungan teknologi”. Teknologi dengan penerapannya. justru bertuan kepada manusia tidak kebalikannya. norma sosial Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia B.3. Lahirnya moto tersebut beralasan sesuai dengan kenyataan bahwa keberhasilan pembangunan. Optimisme teknologi. melainkan telah menjadi “keyakinan” yang menjamin hidup kehidupan manusia. dapat menghasilkan orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. sehingga mereka tidak percaya terhadap adanya Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas dasar hal tersebut. Planet bumi kita dengan segala kekayaan dan makhluk hidup yang berada diatasnya. hanyalah merupakan sebuah titik di alam raya yang belum diketahui oleh kita manusia berapa ukuran serta dimana batasnya. “seolah-olah” penerapan serta pemanfaatannya itu memberikan “kemungkinan” terhadap kemampuan manusia memanfaatkan alam lingkungan. technology is the application of knowledge by man in order to perform some task he wants done (Brown & Brown: 1975: 2). apapun dapat dilakukan. teknologi yang merupakan produk budaya. Sehingga pada suasana yang demikian. Berlandaskan keberhasilan tersebut.

10/Yunus: 19) Maksudnya. “Dia menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri. A. Atau dia menganugerahkan jenis pria dan wanita.DALAM SUDUT PANDANG ISLAM Adam AS adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT dari tanah. keduanya (suami isteri) bermohon kepada Allah.” (QS. “Wahai manusia. “Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan isterinya. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Kehidupan Manusia dalam Rahin dan Di Dunia proses penciptaan manusia dalam rahim. Allah SWT menciptakan manusia kedua yang berjenis kelamin wanita untuk menemaninya. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). sungguh Kami telah menciptakan kamu dari seorang pria dan seorang wanita. kemudian mereka berselisih.42/Asy-Syura: 11) Adam as member nama wanita itu: Hawa. 49/Al-Hujarat: 13) Perpecahan umat manusia itu juga karena perselisihan.” (QS. “Manusia itu dulunya hanya satu umat. dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. memberikan anak wanita kepada siapa yang Dia kehendaki. “Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. agar dia merasa senang kepadanya. dan perbedaan kepentingan. diterangkan dalam Al-Qur’an sebagai berikut.” (QS. 15/Al-Hijr: 26) “Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. Kemudian tatkala dia merasa berat. isterinya itu mengandung kandungan yang ringan. Maha Kuasa. muncullah bermacam-macam kepercayaan yang menimbulkan perpecahan. Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh. Oleh sebab itu Allah SWT mengutus para rosul untuk membawa wahyu dan member petunjuk kepada mereka. tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur. 43/Asy-Syura: 49-50) Semula manusia itu satu umat. semula manusia hidup rukun. Maka setelah dicampurinya. Keturunan manusia juga sudah diatur oleh Allah SWT. Kemudian lahirlah buah cinta mereka beberapa pasang bayi kembar (pria dan wanita). artinya orang yang kurindukan. dan memberikan anak pria kepada siapa yang Dia kehendaki. kemudia menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. lalu segumpal darah itu Kami jadikan 7 . Dia Maha Mengetahui. “Sungguh Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari Lumpur hitam yang diberi bentuk. 55/Ar-Rahman: 14) Dari tulang rusuk Adam as.” (QS.” (QS.” (QS. kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Namun setelah mereka berkembangbiak dan memiliki kepentingan yang berlainan.” (QS. bersatu dalam suatu agama sebagai suatu keluarga. dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). 7/Al-A’raf: 189) “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Selanjutnya Allah menikahkan keduanya dengan saksi para malaikat.

bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri. anak cucu Adam as. Al-Qur’an menegaskan bahwa sesungguhnya Allah SWT telah menunjukan jalan iman kepada semua manusia. 23/Al-Mu’minun: 12-14) Bentuk manusia juga sudah ditetapkan sewaktu masih didalam kandungan. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. dan c) munafik. maka Dia (Allah) mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya.” (QS. manusia dibagi menjadi tiga. 76/Al-Insan: 3) “Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)Nya. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?” (QS. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya.” (QS. Karena jiwa (roh) manusia dalam genggaman-Nya. dan Munafik Ditinjau dari segi keimanan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Kian berkembang biak menjadi banyak.” (QS. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya.” (QS. 16/An-Nahl: 72) Tiga Macam Manusia: Kafir. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. yaitu a) kafir. Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus. dan batas waktu tertentu yang hanya diketahui oleh-Nya. Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. b) mukmin. “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah. ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur (kafir). maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. “Sungguh. 4/An-Nisa: 1) “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu. “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya. walaupun engkau sangat menginginkannya. anak-anak dan cucu-cucu. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. “Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman. 12/Yusuf: 103) 8 . dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.” (QS. kemudian Dia menetapkan ajal (kematianmu). 39/Az-Zumar: 42) Seiring perputaran waktu. Mukmin.” (QS. kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Pencipta Yang Paling Baik. 6/Al-An’am: 2) “Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani. Maka Maha Sucilah Allah.segumpal daging.” (QS. “Wahai sekalian manusia.” (QS. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. 91/Asy-Syams: 7-8) Akan tetapi hanya sebagian kecil saja yang beriman. 35/Fathir: 11).

tetapi ia mati dalam keadaan beriman.” (QS. B. Muhammad Rasulullah saw. lalu hidup sebagai orang mukmin. Juga ada yang dilahirkan sebagai orang mukmin. niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu. Dengan demikian kekafiran tersebut karena kezaliman manusia itu sendiri.Nabi Muhammad Rasulullah saw. Ada pula yang dilahirkan dalam keadaan kafir. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. 17/Al-Isra: 99) Orang-orang kafir itu tergolong manusia paling jahat. bersabda. dan jika kamu bersyukur. dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran. dan mati dalam keadaan beriman. karena mereka itu tidak beriman. Orang Kafir Kafir jamaknya kuffur. bersabda. tetapi dalam keadaan kafir. dan Hakim) A. dan hidup sebagai orang kafir. dengan sanad sahih) Agar hati kita tetap dalam ketaatan kepada Allah SWT. alangkah baiknya jika kita amalkan doa yang diajarkan dalam sebuah hadist. hal itu sama sekali tidak merugikan Allah SWT sedikit pun. 8/Al-Anfal: 55) Dan kekafiran itu merugikan manusia itu sendiri.” (HR. “Wahai Dzat yang memalingkan hati. malaikat-malaikat-Nya. hidup sebagai orang kafir. dan hari kiamat. rasul-rasul-Nya. Tirmidzi. dan matipun dalam keadaan kafir. teguhkanlah hati kami pada agama-Mu. sesungguhnya anak Adam (umat manusia) diciptakan dari berbagai macam lapisan. Orang Mukmin 9 . bahkan sengaja menyembunyikannya.” (QS. 39/AzZumar: 7) Yang dimaksud “Allah tidak memerlukanmu” adalah manusia itu beriman atau tidak. hidup sebagai mukmin. “Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya. Oleh karena itu mereka tidak pernah mengindahkan perintah dan larangan-Nya. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang kafir.” (HR. Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati. Sebaliknya ada yang lahir dalam keadaan kafir. “Ingatlah. Tirmidzi dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. yaitu orang yang tidak percaya kepada Allah.” (QS. “Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka. Di antara mereka ada yang dilahirkan sebagai orang mukmin. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada) mu. tetapkanlah hati kami dalam ketaatan kepada-Mu.

Orang Munafik Pengertian munafik adalah mendustakan agama. dan berjihad dengan harta jiwa mereka pada jalan Allah SWT. “Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”. menjauhi semua larangan-Nya. 2/Al-Baqarah: 8-9) Agar kita tidak menjadi korban kemunafikannya. pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.Pengertian mukmin. pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” Selanjutnya kita harus bersikap waspada dan tidak mudah tergoda oleh ajakan mereka. dan pemimpin. Lalu bersikap tegas dan memerangi mereka. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya. 10 . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu. “Wahai Nabi. Tempat mereka ialah neraka Jahannam.” (QS. Allah SWT berfirman. dan bersikap keraslah terhadap mereka. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman. Ciri-ciri orang munafik secara garis besarnya adalah apabila bicara berbohong. apabila dipercaya berkhianat. Dalam arti senantiasa menjalankan segala perintah-Nya. adalah orang yang takwa kepada Allah SWT dengan sebenarbenarnya takwa. maka yang harus kita lakukan adalah tidak menjadikan orang munafik sebagai pelindung. C.

BAB III Penutup A. 11 . Kesimpulan Banyak teori yang mendekati kesamaan pada firman-firman di Al-Qur’an yang sudah sejak lama difirmankan oleh Allah SWT untuk umat manusia di dunia dan banyak juga yang jauh dari Al-Qur’an.

DAFTAR PUSTAKA http://sejarah. dkk. Jakarta: Kencana 12 . Ilmu Sosial dan Budaya Dasar.html. Bogor: Cahaya Islam Setiadi. Perkembangan Anak Menurut Konsep Islam. http://www. Purnama.info/2012/02/teori-evolusi-manusia. 2006. 2010.slideshare. Rijal. Buku Pintar Agama Islam – Edisi yang Disempurnakan. Teori Evolusi Manusia. Ilmu Alam Dasar.net/210878/11-perkembangan-anak-menurut-konsep-islam. 2011. Elly M. Heri. Jakarta: Rineka Cipta Syamsul Hamid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful