PERKEMBANGAN MANUSIA MENURUT PERSFEKTIF ISLAM DAN PERSFEKTIF ILMU KEALAMAN DASAR

KELOMPOK 5

3101 1002 1563 3101 1002 1574 3101 1002 1580 3101 1002 1581

SYARIFUDIANSYAH ALFI FEBRIAN RAMADHAN M. RIYAD ANDREAN GUSTI MAULANA OKTOPIANNOOR

STMIK BANJARBARU KAMPUS BANJARMASIN 2011/2012
0

Jadi sebenarnya para ilmuwanpun ragu-ragu dengan apa yang mereka nyatakan.. masih ada satu permasalahan yang hingga kini belum mampu dijawab dan dijabarkan oleh manusia secara eksak dan ilmiah.. "Kitab (Al Qur’an) in tidak ada keraguan padanya.. dsb. Yang menjadi pertanyaan adalah termasuk dalam golongan manakah Adam ? Apakah golongan fosil yang ditemukan tadi atau golongan yang lain ? Lalu bagaimanakah keterkaitannya ? Kita sebagai umat yang mengakui dan meyakini rukun iman yang enam.BAB I PENDAHULUAN A. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. Ini sebenarnya tampak pula dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh mereka dalam menguraikan masalah tersebut yaitu selalu diawali dengan kata kemungkinan. Masalah itu ialah masalah tentang asal usul kejadian manusia. Hal ini diperkuat dengan adanya penemuan-penemuan ilmiah berupa fosil seperti jenis Pitheccanthropus dan Meghanthropus. Di lain puhak banyak ahli agama yang menentang adanya proses evolusi manusia tersebut. diperkirakan." (QS. Banyak ahli ilmu pengetahuan mendukung teori evolusi yang mengatakan bahwa makhluk hidup (manusia) berasal dari makhluk yang mempunyai bentuk maupun kemampuan yang sederhana kemudian mengalami evolusi dan kemudian menjadi manusia seperti sekarang ini.. maka sudah sepantasnya kita mengakui bahwa Al Qur’an adalah satu-satunya literatur yang paling benar dan bersifat global bagi ilmu pengetahuan. Hal ini didasarkan pada berita-berita dan informasi-informasi yang terdapat pada kitab suci masing-masing agama yang mengatakan bahwa Adam adalah manusia pertama. Latar Belakang Diantara sekian banyak penemuan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian canggih. Al Baqarah (2) : 2-3) Dengan memperhatikan ayat tersebut maka kita seharusnya tidak perlu berkecil hati menghadapi orang-orang yang menyangkal kebenaran keterangan mengenai asal usul manusia. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki unsur utama yang dijelaskan dalam Al Qur’an yaitu Iman kepada yang Ghaib. 1 .

Rumusan Masalah    Banyaknya kontroversi tentang manusia Mencari kesamaan antara teori yang sering dipakai dengan Al-Qur’an Mencari kebenaran tentang manusia 2 .B.

Minat tersebut pada akhirnya mendorong dia untuk bergabung dalam ekspedisi pelayaran dengan sebuah kapal bernama H. Hal ini disebabkan ilmu pengetahuan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan dan perkembangan manusia itu 3 . Fosil tengkorak manusia yang kemudian diberi nama Pithecanthropus Erectus ini diklaim oleh Dubois sebagai makhluk peralihan dari kera menuju manusia. runtuhnya suatu pendapat. Pada akhirnya. Missing link pada akhirnya dapat dipecahkan oleh penemuan fosil yang ditemukan oleh Eugene Dubois di daerah Trinil. Fokus perhatiannya terutama ditujukan pada jenis-jenis burung finch di Kepulauan Galapagos. untuk sampai pada bentuk manusia seperti sekarang ini haruslah ada sejenis makhluk peralihan yang dapat menjembatani antara kera dengan manusia. yang berangkat dari Inggris tahun 1832. tetapi masih tetap dipercaya oleh banyak orang. manusia telah mengalami proses evolusi yang sangat panjang. Teori evolusi yang dikembangkan oleh Charles Darwin meskipun dalam beberapa hal mengalami perdebatan. Para ilmuwan maupun masyarakat awam mempercayai bahwa sebelum manusia mencapai bentuknya seperti sekarang ini. banyak orang meragukan teori yang dikemukakan oleh Darwin.S. yaitu Meganthropus Palaeojavanicus.burung tersebut disebabkan oleh adaptasi mereka terhadap habitatnya.BAB II A. Beagle. Artinya. yang diperkirakan usianya lebih tua dibandingkan dengan Pithecanthropus Erectus. Teori Darwin tentang asal muasal manusia yang berasal dari makhluk sejenis kera perlu mendapat pembuktian. keyakinan ataupun teori yang sebelumnya sudah diyakini oleh banyak orang merupakan hal yang wajar. Dalam ilmu pengetahuan. Ia mengira bahwa variasi pada paruh burung. Dari bentuk yang sangat sederhana sampai pada bentuk sekarang ini yang merupakan bentuk manusia modern. Dia mengarungi berbagai belahan dunia selama lima tahun. Pada kurun waktu beberapa tahun makhluk ini tidak dapat ditemukan sehingga kemudian dikenal konsep missing link yang artinya terputusnya rantai yang dapat menghubungkan antara makhluk awal dengan manusia modern. perlu ditemukan terlebih dahulu makhluk peralihan tadi. Ia memiliki ketertarikan yang kuat pada alam dan makhluk hidup.M. Pengamatan alam yang dia lakukan melalui perjalanan tersebut menumbuhkan perasaan takjub pada dirinya dengan melihat begitu banyaknya ragam spesies makhluk hidup. Untuk membuktikan kebenaran teori Darwin. Akan tetapi nampaknya keyakinan Dubois ini pada akhirnya dapat diruntuhkan dengan ditemukannya fosil lain. yaitu Charles Robert Darwin (1809-1882). Makhluk tersebut tentunya secara fisik dan perkembangan otak serta biososial lainnya mencerminkan peralihan dari makhluk sejenis kera menuju bentuk seperti manusia sekarang ini. pada tahun 1891. Jawa Timur. Teori Evolusi Tokoh yang mengemukakan teori evolusi ialah seorang naturalis yang berasal dari Inggris.

Kita dapat melihat dari pernyataan di atas yang memperlihatkan bagaimana keyakinan Dubois dapat diruntuhkan setelah ditemukannya bukti-bukti baru. kepribadian adalah keseluruhan perilaku individu yang merupakan interaksi antara 4 . peristiwa. Demikian juga dengan teori Darwin. Baik itu dari fisik. tetapi kalau diperhatikan secara detail akan kita dapatkan perbedaan tersebut. sifat. dan sosial-budaya. individu. sebagai makhluk Tuhan. keutuhan raga dan jiwanya. B. tidak ada manusia yg sama persis meskipun mereka terlahir kembar. Walaupun secara umum manusia memiliki perangkat fisik yang sama. atau ada unsur raga dan jiwanya. dan lain sebagainya. maupun jasmaninya saja. fisik. sebagai individu harus memenuhi segala kebutuhan pribadinya. Menurut Nursyid Sumaatmadja. Hakikat Hidup Manusia Manusia dalam kehidupannya memiliki 3 fungsi. Karena kebudayaan itu sendiri diperoleh manusia dari proses belajar pada lingkungan juga hasil pengamatan langsung. dan lain lagi) B.1. Setiap manusia di dunia ini memiliki keunikan atau cirri khas masing-masing. Bila seseorang tinggal raga.sendiri. Jadi sebutan individu hanya tepat bagi manusia yang memiliki keutuhan jasmani dan rohaninya. Seseorang dikatakan sebagai manusia individu manakala unsur-unsur tersebut menyatu dalam dirinya. Yang saling berkaitan dimana kepada Tuhan memiliki kewajiban utk mengabdi kepada Tuhan. Dalam diri individu ada unsure jasmani dan rohaninya. Karakteristik yang khas dari setiap individu inilah yang sering kita sebut sebagai kepribadian. atau ada unsure fisik dan psikisnya. tubuh. keutuhan fisik dan psikisnya. Jika unsur itu sudah tidak menyatu lagi maka seseorang tidak disebut lagi sebagai individu. dan sebagai makhluk sosial-budaya harus hidup berdampingan dengan orang lain dalam kehidupan yang selaras dan saling membantu. maka dia tidak dikatakan sebagai individu. gerak tubuh. merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. unsur raga dan jiwa. terutama yang menyangkut asal muasal manusia yang diyakininya berasal dari makhluk sejenis kera. Manusia Sebagai Makhluk Individu Manusia sebagai makhluk individu memiliki unsur jamani dan rohani. Jadi pengertian manusia sebagai makhluk individu mengangdung arti bahwa unsure yang ada dalam diri individu itu tidak terbagi. unsur fisik dan psikis. Kebudayaan itu dapat diterima dengan tiga bentuk: Melalui pengalaman hidup saat menghadapi lingkungan Melalui pengalaman hidup sebagai makhluk sosial Melalui komunikasi simbolis (benda. Sebagai makhluk sosial manusia akan hidup bersama dengan manusia lain yang akan melahirkan suatu bentuk kebudayaan.

Manusia dikatakan sebagai makhluk social juga dikarenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berinteraksi dengan orang lain. manusia bisa makan menggunakan tangan. Hal ini seringkali didasari atas kesamaan ciri atau kepentingannya masing-masing. Oleh karena itu manusia disebut sebaigai makhluk social yaitu makhluk yang didalam hidupnyatidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Manusia berbeda dengan hewan. kita juga harus menilai apakah pakaian ini pantas kita gunakan dalam keadaan dimana kita akan berjalan atau berkunjung. Setiap orang memiliki kepribadian yang membedakan dirinya dengan yang lain. Namun potensi yang ada dalam diri manusia itu hanya mungkin berkembang bila ia hidup dan belajar di tengahtengah manusia. jika hewan kebanyakan untuk mempertahankan hidupnya hanya dengan insting. bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Bukan berarti manusia tidak memiliki insting. Manusia memiliki kebutuhan untuk mencari kawan atau teman.2. Tanpa bantuan manusia lainnya. Dapat disimpulkan. Manusia dikatakan sebagai mahkluk sosial karena manusia tidak bisa akan hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia manusia lainnya. akan terbentuk kelompok-kelompok social dalam masyarakat yang didasari oleh kesamaan cirri atau kepentingan.potensi-potensi fisik dan psikis yang terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan. kebutuhan untuk berteman dengan orang lain. sedangkan manusia dengan akal. manusia harus belajar dari manusia lainnya. yang terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental psikologisnya. bisa berkomunikasi atau bicara. yaitu: 5 . Kita harus menyesuaikan dengan keadaan masyarakat sekitar. Manusia memiliki potensi akal untuk mempertahankan hidupnya. Kepribadian seseorang itu dipengaruhi oleh faktor bawaan dan juga faktor lingkungan yang saling interaksi terus-menerus. setiap orang akan mengenal orang lain oleh karena itu perilaku manusia selalu terkait dengan manusia yang lainnya. jika mendapat rangsangan dari lingkungan. Untuk bisa berjalan saja. manusia juga mempunyai insting namun insting manusia sangat terbatas. Dalam konteks yang disebut masyarakat. Dengan demikian. kita tidak bisa seenaknya berpakaian menurut kehendak kita sendiri. manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. Ketika kita pergi ke kampus atau ke tempat umum lainnya. Misalnya orang kaya cenderung berteman dengan yang sederajat. Dengan bantuan orang lain. Yang berprofesi sebagai intertainer cenderung mencari teman seprofesi. Manusia Sebagai Makhluk Sosial Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari pengaruh orang lain. karena beberapa alasan. Selama manusia itu hidup ia tidak akan lepas dari pengaruh orang lain. B. Ketika kita memakai pakaian.

atau seperti telah dikemukakan di atas. Lahirnya moto tersebut beralasan sesuai dengan kenyataan bahwa keberhasilan pembangunan. Padahal jika kita telaah dengan tenang. Optimisme teknologi. Atas dasar hal tersebut. Kita manusia sebagai “makhluk yang beriman” sesuai dangan keyakinan agama yang dianut masing-masing. apapun dapat dilakukan. dapat menghasilkan orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. 6 . Selanjutnya mereka mengarah kepada “ketergantungan teknologi”. norma sosial Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia B. ada sekelompok manusia yang “seolah-olah” mendewakan teknologi. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan telah menjadi dasar pesatnya kemajuan teknologi. Berlandaskan keberhasilan tersebut. hanyalah merupakan sebuah titik di alam raya yang belum diketahui oleh kita manusia berapa ukuran serta dimana batasnya. bukan lagi sebagai “alternatif”. telah muncul moto “teknologi merupakan tulang punggung pembangunan”. apapun dapat menjamin kebutuhan manusia. sehingga mereka tidak percaya terhadap adanya Tuhan Yang Maha Kuasa. melainkan telah menjadi “keyakinan” yang menjamin hidup kehidupan manusia. menciptakan suasana “determinisme teknologi”.- Manusia tunduk pada aturan. Sehingga pada suasana yang demikian. tidak dapat dipisahkan dari penerapan dan pemanfaatan teknologi telah mampu membuka sebagian “rahasia alam” bagi kepentingan kesejahteraan umat manusia. teknologi yang merupakan produk budaya. technology is the application of knowledge by man in order to perform some task he wants done (Brown & Brown: 1975: 2).3. Kemajuan dan penerapan teknologi telah membawa kemajuan pemanfaatan sumber daya alam bagi kepentingan pembangunan yang menjadi penopang kesejahteraan umat manusia. “seolah-olah” penerapan serta pemanfaatannya itu memberikan “kemungkinan” terhadap kemampuan manusia memanfaatkan alam lingkungan. Mereka sangat optimis selama teknologi maju dan berkembang. khususnya pembangunan ekonomi. Teknologi dengan penerapannya. jika tidak diwaspadai. dapat berkembang pandangan “posibilisme optimis teknologi” yang secara optimis memberikan kemungkinan kepada penerapan teknologi dalam memecahkan masalah hubungan manusia dengan alam lingkungan. menghasilkan orang-orang yang atheis.. justru bertuan kepada manusia tidak kebalikannya. menjadikan teknologi “segala-galanya”. Planet bumi kita dengan segala kekayaan dan makhluk hidup yang berada diatasnya. Manusia Sebagai Makhluk Yang Berhubungan Dengan Lingkungan Hidup Pada perkembangan dan kemajuan IPTEK seperti kita alami dewasa ini. menjadi pengendali teknologi. bukan teknologi yang menguasai manusia. Manusia sebagai pemikir lahirnya teknologi.

42/Asy-Syura: 11) Adam as member nama wanita itu: Hawa. kemudian mereka berselisih. 49/Al-Hujarat: 13) Perpecahan umat manusia itu juga karena perselisihan.” (QS. Keturunan manusia juga sudah diatur oleh Allah SWT. 15/Al-Hijr: 26) “Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. artinya orang yang kurindukan. kemudia menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Dia Maha Mengetahui. isterinya itu mengandung kandungan yang ringan. Kehidupan Manusia dalam Rahin dan Di Dunia proses penciptaan manusia dalam rahim. diterangkan dalam Al-Qur’an sebagai berikut. “Wahai manusia.” (QS. agar dia merasa senang kepadanya. tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS. lalu segumpal darah itu Kami jadikan 7 . A. Kemudian lahirlah buah cinta mereka beberapa pasang bayi kembar (pria dan wanita). Namun setelah mereka berkembangbiak dan memiliki kepentingan yang berlainan. Allah SWT menciptakan manusia kedua yang berjenis kelamin wanita untuk menemaninya. muncullah bermacam-macam kepercayaan yang menimbulkan perpecahan. Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh. 43/Asy-Syura: 49-50) Semula manusia itu satu umat.” (QS. memberikan anak wanita kepada siapa yang Dia kehendaki. Maha Kuasa. “Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki.DALAM SUDUT PANDANG ISLAM Adam AS adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT dari tanah. “Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan isterinya. 55/Ar-Rahman: 14) Dari tulang rusuk Adam as. Kemudian tatkala dia merasa berat. semula manusia hidup rukun. dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. sungguh Kami telah menciptakan kamu dari seorang pria dan seorang wanita. Atau dia menganugerahkan jenis pria dan wanita. keduanya (suami isteri) bermohon kepada Allah. 7/Al-A’raf: 189) “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.” (QS.” (QS. kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Selanjutnya Allah menikahkan keduanya dengan saksi para malaikat. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). “Manusia itu dulunya hanya satu umat. 10/Yunus: 19) Maksudnya. dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu).” (QS. “Dia menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. dan perbedaan kepentingan. Oleh sebab itu Allah SWT mengutus para rosul untuk membawa wahyu dan member petunjuk kepada mereka. dan memberikan anak pria kepada siapa yang Dia kehendaki. bersatu dalam suatu agama sebagai suatu keluarga. Maka setelah dicampurinya. “Sungguh Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari Lumpur hitam yang diberi bentuk.

” (QS. “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah. Karena jiwa (roh) manusia dalam genggaman-Nya. dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. 16/An-Nahl: 72) Tiga Macam Manusia: Kafir. melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). “Wahai sekalian manusia. maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. 23/Al-Mu’minun: 12-14) Bentuk manusia juga sudah ditetapkan sewaktu masih didalam kandungan. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya. b) mukmin. dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. 91/Asy-Syams: 7-8) Akan tetapi hanya sebagian kecil saja yang beriman. Al-Qur’an menegaskan bahwa sesungguhnya Allah SWT telah menunjukan jalan iman kepada semua manusia. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. maka Dia (Allah) mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya.” (QS. yaitu a) kafir. dan c) munafik. Kian berkembang biak menjadi banyak. Pencipta Yang Paling Baik. manusia dibagi menjadi tiga. kemudian Dia menetapkan ajal (kematianmu). 4/An-Nisa: 1) “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.segumpal daging. kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. 76/Al-Insan: 3) “Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)Nya.” (QS. 35/Fathir: 11). Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?” (QS. anak-anak dan cucu-cucu. Maka Maha Sucilah Allah. walaupun engkau sangat menginginkannya. dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Mukmin. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. 39/Az-Zumar: 42) Seiring perputaran waktu.” (QS. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.” (QS. dan Munafik Ditinjau dari segi keimanan. 12/Yusuf: 103) 8 . Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. dan dari padanya Allah menciptakan isterinya. dan batas waktu tertentu yang hanya diketahui oleh-Nya. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri. Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus. “Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman. Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. 6/Al-An’am: 2) “Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani. “Sungguh. “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya. anak cucu Adam as. ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur (kafir).” (QS.” (QS.” (QS.

” (HR. 17/Al-Isra: 99) Orang-orang kafir itu tergolong manusia paling jahat. yaitu orang yang tidak percaya kepada Allah. Orang Mukmin 9 .” (QS. Ada pula yang dilahirkan dalam keadaan kafir. Di antara mereka ada yang dilahirkan sebagai orang mukmin. tetapi dalam keadaan kafir. “Ingatlah. 39/AzZumar: 7) Yang dimaksud “Allah tidak memerlukanmu” adalah manusia itu beriman atau tidak. bahkan sengaja menyembunyikannya.” (HR. alangkah baiknya jika kita amalkan doa yang diajarkan dalam sebuah hadist. dan matipun dalam keadaan kafir. “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang kafir. dan hidup sebagai orang kafir. bersabda. sesungguhnya anak Adam (umat manusia) diciptakan dari berbagai macam lapisan. Sebaliknya ada yang lahir dalam keadaan kafir.” (QS. malaikat-malaikat-Nya. hidup sebagai mukmin. Muhammad Rasulullah saw. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. “Wahai Dzat yang memalingkan hati. Tirmidzi dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. 8/Al-Anfal: 55) Dan kekafiran itu merugikan manusia itu sendiri. dan Hakim) A. niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu. dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Orang Kafir Kafir jamaknya kuffur. dengan sanad sahih) Agar hati kita tetap dalam ketaatan kepada Allah SWT. bersabda. Juga ada yang dilahirkan sebagai orang mukmin. rasul-rasul-Nya. tetapi ia mati dalam keadaan beriman. Tirmidzi. Dengan demikian kekafiran tersebut karena kezaliman manusia itu sendiri. dan jika kamu bersyukur.” (QS. teguhkanlah hati kami pada agama-Mu. Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada) mu. hidup sebagai orang kafir. “Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya. “Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka. dan mati dalam keadaan beriman. lalu hidup sebagai orang mukmin. B. hal itu sama sekali tidak merugikan Allah SWT sedikit pun. Oleh karena itu mereka tidak pernah mengindahkan perintah dan larangan-Nya. dan hari kiamat. tetapkanlah hati kami dalam ketaatan kepada-Mu.Nabi Muhammad Rasulullah saw. dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran. karena mereka itu tidak beriman.

“Wahai Nabi. Dalam arti senantiasa menjalankan segala perintah-Nya. dan pemimpin. pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. adalah orang yang takwa kepada Allah SWT dengan sebenarbenarnya takwa. apabila dipercaya berkhianat.” (QS. Allah SWT berfirman. 10 . Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.” Selanjutnya kita harus bersikap waspada dan tidak mudah tergoda oleh ajakan mereka. “Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”. dan berjihad dengan harta jiwa mereka pada jalan Allah SWT. Ciri-ciri orang munafik secara garis besarnya adalah apabila bicara berbohong. maka yang harus kita lakukan adalah tidak menjadikan orang munafik sebagai pelindung. Orang Munafik Pengertian munafik adalah mendustakan agama. pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu. Tempat mereka ialah neraka Jahannam. menjauhi semua larangan-Nya. 2/Al-Baqarah: 8-9) Agar kita tidak menjadi korban kemunafikannya. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman.Pengertian mukmin. dan bersikap keraslah terhadap mereka. Lalu bersikap tegas dan memerangi mereka. C.

11 . Kesimpulan Banyak teori yang mendekati kesamaan pada firman-firman di Al-Qur’an yang sudah sejak lama difirmankan oleh Allah SWT untuk umat manusia di dunia dan banyak juga yang jauh dari Al-Qur’an.BAB III Penutup A.

Heri. Elly M. Rijal. Perkembangan Anak Menurut Konsep Islam. dkk. Purnama. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bogor: Cahaya Islam Setiadi. Teori Evolusi Manusia. Jakarta: Kencana 12 . http://www. 2011.info/2012/02/teori-evolusi-manusia.html. Jakarta: Rineka Cipta Syamsul Hamid.net/210878/11-perkembangan-anak-menurut-konsep-islam. 2010.DAFTAR PUSTAKA http://sejarah. 2006. Buku Pintar Agama Islam – Edisi yang Disempurnakan. Ilmu Alam Dasar.slideshare.