Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012

PEMBUATAN MEDIA PERTUMBUHAN MIKROBA DAN TEKNIK PEMINDAHAN SECARA ASEPTIK

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap mikroorganisme melakukan metabolisme untuk tumbuh dan berkembang biak. Hal ini menyangkut nutrisi yang berasal dari lingkungan dan memproses nutrisi tersebut sesuai dengan kebutuhan. Nutrisi yang tersedia bagi mikroba dapat dijumpai di tanah, sampah, air, dan bahan makanan sehingga di tempat tersebut mikroba dapat tumbuh. Di laboratorium, mikroba memperoleh nutrisi dari medium yang merupakan campuran bahan untuk menumbuhkan mikroba tersebut. Medium merupakan suatu bahan yang terdiri dari campuran nutrien atau zat makanan yang digunakan untuk menumbuhkan mikroorganisme mikroba. Medium yang digunakan sesuai dengan kebutuhan mikroorganisme. Untuk dapat tumbuh dengan baik mikroorganisme membutuhkan nutrien yang meliputi air, sumber energi, sumber karbon, sumber akseptor elektron, sumber mineral, faktor pertumbuhan, dan sumber nitrogen. Dengan mengetahui sifat, kebutuhan, makanan dari mikroorganisme maka kita dapat membuat medium yang cocok untuk menumbuhkan mikroorganisme tersebut secara laboratorium. Pembiakan mikroorganisme dalam laboratorium memerlukan medium yang berisi zat hara serta lingkungan pertumbuhan yang sesuai dengan mikroorganisme. 1.2 Tujuan Adapun tujuan dari praktikum kali ini adalah 1. Mengetahui cara pembuatan media pertumbuhan bagi mikroba. 2. Memahami teknik pemindahan secara aseptik dan berbagai sifat mikroba. 3. Mengamati pertumbuhan mikroorganisme secara visual. 1.3 Aplikasi Adapun aplikasi dari praktikum ini yaitu : a. Dapat mengembangbiakkan mikroba. b. Dapat menumbuhkan dan memperbanyak mikroba pada organisme lain. c. Digunakan untuk biodiesel dan untuk fermentasi etanol.

Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik

terutama pada pH yang asam Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . Untuk melarutkannya harus diasuk dan dipanasi. 2. Agar Agar dapat diperoleh dalam bentuk batangan. terdiri dari media padat. Berdasarkan fungsi. media untuk menghitung mikroba dan media khusus. Jika dicampur dengan air dingin. terdiri dari: a. TINJAUAN PUSTAKA Media pertumbuhan mikroorganisme adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran zat-zat makanan (nutrisi) yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya. media semi padat. terdiri dari media penguji. agar tidak akan larut.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 II. media diperkaya.(1) Media digolongkan menjadi: 1. media selektif. Media sintetik/media siap saji. Berdasarkan susunan kimia. b. Dengan media pertumbuhan dapat dilakukan isolat mikroorganisme menjadi kultur murni dan juga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya. dan media cair. pencairan dan pemadatan berkalikali atau sterilisasi yang terlalu lama dapat menurunkan kekuatan agar. Berdasarkan bentuknya. Mikroorganisme memanfaatkan nutrisi media berupa molekulmolekul kecil yang dirakit untuk menyusun komponen sel. adalah media yang dibuat dari bahan-bahan yang diketahui dengan pasti yang biasanya banyak diproduksi oleh pabrik. Kegunaannya adalah sebagai pemadat (gelling) yang pertama kali digunakan oleh Fraw & Walther Hesse untuk membuat media. Media non sintetik/media alami. granula atau bubuk dan terbuat dari beberapa jenis rumput laut. media diferensial. 3. Media semi-sintetik adalah media yang tersusun oleh campuran bahanbahan alami dan bahan-bahan sintetis.(1) Bahan yang sering digunakan dalam pembuatan media : 1. adalah media yang dibuat dari bahanbahan alami yang susunan kimianya tidak diketahui dengan pasti. c.

galaktosa. darah. (1) Media harus mengandung unsur-unsur yang diperlukan untuk metabolisme sel yaitu berupa unsur makro seperti C. dll. Karbohidrat Karbohidrat ditambahkan untuk memperkaya pembentukan asam amino dan gas dari karbohidrat. Peptone peptone adalah produk hidrolisis protein hewani atau nabati seperti otot. susu. Vitamin-vitamin. casein. tegangan permukaan dan pH yang sesuai dengan kebutuhan mikroorganisme. Jasad heterotrof memerlukan sumber karbon organik antara lain dari karbohidrat. Konsentrasi yang ditambahkan untuk analisis fermentasi adalah 0. Jenis karbohidrat yang umumnya digunakan dalam amilum.(1) Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . limpa. Sumber nitrogen mencakup asam amino. 3. glukosa. lactalbumin. O. yaitu: 1. 1. protein atau senyawa bernitrogen lain.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 2. manitol. 2. protein dan asam organik. Harus mengandung unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme. Sumber karbon dan energi yang dapat diperoleh berupa senyawa organik atau anorganik sesuai dengan sifat mikrobanya. plasenta dan daging sapi. Mg dan unsur pelikan/trace element. Meat extract Meat extract mengandung basa organik terbuat dari otak. Sejumlah mikroba dapat menggunakan sumber N anorganik seperti urea 3. agar mikroorganisme dapat tumbuh dan berkembangbiak di dalam media tersebut. Yeast extract mengandung asam amino yang lengkap & vitamin ( Bcomplex). fruktosa. P. H. (1) Adapula persyaratan tertentu bagi media. sukrosa. gelatin dan kedelai. liver.5.1%. Mempunyai tekanan osmosis. Yeast extract Yeast extract terbuat dari ragi pengembang roti atau pembuat alcohol. lemak. Dalam keadaan steril ( tidak ditumbuhi mikroorganisme lain ) 2. N. 3. unsur mikro seperti Fe. 4. 5.

kemudian dimasukkan ke dalam media.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 Mikroorganisme terdapat dimana-mana. : media cair dalam tabung reaksi yang penanamannya dikocok. Metode tusuk Metode tusuk yaitu dengan dengan cara meneteskan atau menusukan ujung jarum ose yang didalamnya terdapat inokolum. tetapi penanamannya dengan cara penusukan. atau melalui tersentuhnya media atau permukaan tabung bagian dalam oleh benda yang belum disterilkan. Metode streak/gores Metode memindahkan mikroorganisme dengan cara menggoreskan ujung jarum ose loop pada permukaan media. 4. Stap culture : berisi dua atau lebih spesies mikroorganisme. kontak tangan yang tercemar. Shake culture : media cair dalam tabung reaksi. Liquid culture 6. : media padat dalam tabung reaksi. : media padat dalam tabung reaksi. oleh karena itu mikroorganisme lain yang tidak dikehendaki dapat masuk kedalam biakan murni melalui aliran udara. 3.Biakan murni adalah biakan yang hanya terdiri dari satu spesies tunggal Sehingga untuk mencegah mikroorganisme lain yang tidak dikehendaki perlu digunakan teknik aseptik. yaitu : 1. (2) Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . (2) Ada beberapa macam media yang digunakan untuk inokulasi yaitu : 1. : media padat dalam petridish. 5. dimana semua peralatan maupun media pertumbuhan yang akan digunakan pada teknik ini harus dalam keadaan steril/aseptik. Slant culture 4. Mixed culture 2. Metode spread/sebar Metode memindahkan mikroorganisme dengan cara meneteskan biakan bakteri lalu disebarkan dengan alat spread dari gelas bentuk L secara merata. 2. Plate culture 3. (1) Ada beberapa metode untuk memindahkan biakan murni dari satu wadah ke wadah yang lain secara aseptik. Metode pour plate/cawan tuang Metode memindahkan mikroorganisme dengan cara meneteskan biakan bakteri kemudian menuangkan larutan nutrient.

3. dalam artian mikroorganisme heterotrof. Lactose Broth Lactose broth digunakan sebagai media untuk mendeteksi kehadiran koliform dalam air. 4. aerugenosa. 5.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 Beberapa media yang sering digunakan secara umum dalam mikrobiologi. EMBA (Eosin Methylen Blue Agar) Media Eosin Methylene Blue mempunyai keistimewaan mengandung laktosa dan berfungsi untuk memilah mikroba yang memfermentasikan laktosa seperti S. dan Salmonella. 6. pepton. NA juga digunakan untuk pertumbuhan mayoritas dari mikroorganisme yang tidak selektif. Rogosa. Nutrient Agar Nutrien agar adalah medium umum untuk uji air dan produk dairy. dan agar. Nutrient Broth Nutrient broth merupakan media untuk mikroorganisme yang berbentuk cair. menumbuhkan. dan Shape (1960) untuk memperkaya. P. sebagai kaldu pemerkaya (preenrichment broth) untuk Salmonellae dan dalam mempelajari fermentasi laktosa oleh bakteri pada umumnya. aureus. Potato Dextrose Agar (PDA) PDA digunakan untuk menumbuhkan atau mengidentifikasi yeast dan kapang 7. (3) Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . 2. MRSA (deMann Rogosa Sharpe Agar) MRSA merupakan media yang diperkenalkan oleh De Mann. dan mengisolasi jenis Lactobacillus dari seluruh jenis bahan. makanan. dan produk susu. Intinya sama dengan nutrient agar. Media ini merupakan media sederhana yang dibuat dari ekstrak beef. VRBA (Violet Red Bile Agar) VRBA digunakan untuk perhitungan kelompok bakteri Enterobactericeae. yaitu : 1.

PROSEDUR PERCOBAAN 3. 6. Autoclave Petridish Tabung reaksi Kapas dan kasa Alumunium foil Magnetic Stirer Kaca arloji Jarum ose Lampu spritus : pensteril alat dan media : media tempat pembiakan : tempat biakan mikroba : untuk menutup tabung reaksi : untuk menutup medium : pengaduk : wadah untuk menimbang bahan : memindahkan bakteri ke medium : membakar jarum : wadah : pengaduk : pemanas 10. 3. 2. 3. Spatula 12. 8. Hot plate BAHAN 1.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 III. 4. Erlenmeyer 11. 5. 9. 2. 7. 7. 6. 5.1 Alat Dan Bahan ALAT 1.Coli Aquadest Agar Dextrose : sumber protein : sumber karbohidrat : jamur yang akan dibiakkan : bakteri yang akan dibiakkan : pelarut : pemadat : sumber mineral dan carbon Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . Ekstrak Daging Kentang Saccharomyces cereviceae E. 4.

medium steril Tabung reaksi berisi 5 mL medium diletakkan pada posisi miring dalam entkas Medium 10 mL dituang dalam pentridish Dibiarkan dingin dan padat Medium Nutrient Agar ( NA ) Miring Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik .2 Skema Kerja A.5 g kentang ekstrak daging Disaring dengan kain kasa + 125 mL aquadest Diaduk sampai homogen dan mendidih medium panas Dituang 5 mL medium ke dalam tabung reaksi dan 10 mL ke dalam pentridish Disterilkan dengan autoclave selama 20 menit pada suhu 1200 C.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 3.5 gram daging Dipotong kecil Dimasukkan ke dalam beaker gelas 250 mL + 125 mL aquadest Dipanaskan hingga mendidih Disiapkan erlenmeyer 250 mL berisi 3 g agar dan 2. termasuk medium sisa. Pembuatan Medium Nutrient Agar ( NA ) Miring 1.

medium steril Tabung reaksi berisi 5 mL medium diletakkan pada posisi miring dalam entkas Medium 10 mL dituang dalam pentridish Dibiarkan dingin dan padat Medium Potatoes Dextrose Agar (PDA) Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . termasuk medium sisa. Pembuatan Medium Potatoes Dextrose Agar (PDA) 30 gram kentang Dipotong kecil Dimasukkan ke dalam beaker gelas 250 mL + 150 mL aquadest Dipanaskan hingga mendidih Disiapkan erlenmeyer 250 mL berisi 3 g agar dan 3 g dextrose ekstrak kentang Disaring dengan kain kasa + 125 mL aquadest Diaduk sampai homogen dan mendidih medium panas Dituang 5 mL medium ke dalam tabung reaksi dan 10 mL ke dalam pentridish Disterilkan dengan autoclave selama 20 menit pada suhu 1200 C.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 B.

Teknik Pemindahan Mikroorganisme Secara Aseptik Tabung agar berisi biakan mikroba dan medium agar miring yang steril Pegang dengan tangan kiri Ambil jarum ose dengan tangan kanan Pijarkan jarum ose pada lampu spiritus hingga merah Biakan murni Diangkat.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 C. sumbat dengan jari manis tangan kanan Panaskan mulut tabung ( tabung biakan ngan murni dan tabung medium steril ) Biakan mikroba Ambil dengan jarum ose dan di inokulasikan ke media steril dengan cara zig-zag Panaskan mulut tabung dan tutup tabung dengan jari kanan Perlakuan sama utuk tabung berikutnya Amati pertumbuhan koloni Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . sumbat dengan kelingking tangan kanan Media steril Angkat.

tabung berisi biakan Pegang dengan tangan kanan Buka tutup dan panaskan Pijarkan jarum ose dan ambil biakan dengan cara zig-zag dan tutup pentridis Tabung berisi biakan 1 mL air steril. digoyangkan dan dituang dalam pentridis Tambah medium Inkubasi dalam enkas Amati pertumbuhan koloni Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik .Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 Medium pentridis.

HASIL DAN PEMBAHASAN 4.Coli Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik .Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 IV. NA untuk bakteri E. PDA untuk bakteri Saccharomyces cereviceae B.1 Hasil Percobaan A.

Begitu juga pemindahan secara aseptik. Pada praktikum ini. Selain NA. Sedangkan untuk pertumbuhan digunakan daging dan ekstrak kentang sebagai sumber protein dan karbohidrat bagi mikroba.Coli. harus dilakukan dengan steril. Ini bertujuan mikroba yang tidak diinginkan tidak ikut tumbuh. NA disini berfungsi sebagai media pertumbuhan E. Dimana mikroba tersebut diinkubasi selama beberapa hari yang dibuat pada medium dengan bentuk zig-zag. NA (Nutrien Agar) dibuat dari ekstrak daging yang berguna sebagai sumber protein. 2.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 4. Dimana mikroba yang sudah di didapatkan hasil : 1. media pertumbuhan padat lainnnya yaitu PDA (Potatoes Dextrose Agar) yang dbuat dari ekstrak kentang yang berfungsi sebagai sumber karbohidrat dan media untuk pertumbuhan Saccharomyches cereviceae. Ini ditandai dengan terbentuknya mikroba pada medium yang berkelompok dan berkoloni. Sedangkan pertumbuhan mikroorganisme pada media petridish digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme sehingga dapat diperoleh dalam jumlah yang lebih banyak Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . Agar-agar ini digunakan sebagai media semi padat. terlebih dahulu disterilkan dalam autoclave selama 15 menit pada suhu 1210 C. bakteri yang tumbuh kurang baik pada NA (Nutrient Agar) karena penggoresan yang kurang sempurna dan mungkin juga terkontaminasi oleh mikroba lainnya.2 Pembahasan Pada praktikum kali ini pembuatan media pertumbuhan mikroba dan teknik pemindahan secara aseptik dilakukan pengamatan selama 3 hari. yaitu pembuatan media pertumbuhan mikroba dan teknik pemindahan secara aseptik. Bentuk zig-zag bertujuan memenuhi syarat aseptik dan juga bertujuan untuk memperpanjang jalur pertumbuhan mikroba sehingga mikroba yang tumbuh akan lebih banyak. Sebelum menggunakan media. media yang digunakan adalah agar-agar . Pertumbuhan mikroorganisme pada biakan miring digunakan untuk mendapatkan biakan murni. Pada media petridish didapatkan mikroba yang cukup baik pada NA dan sangat baik pada PDA (Potatoes Dextrose Agar). Pada biakan miring.

usahakan cairan media menyebar merata menutupi permukaan petridish.2 Saran Untuk kelancaran praktiukum selanjutnya. yang di petridish maupun tabung reaksi . Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik .Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 V. b. b. Peralatan dan bekerja harus dalam keadaan steril Sewaktu penuangan media ke dalam petridish.Coli tidak tumbuh dengan baik.sedangkan pada NA bakteri E. Pada medium PDA jamur Saccharomyces cereviceae tumbuh dengan baik pada petridish dan tabung reaksi (biakan miring). disarankan sebagai berikut : a. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari praktikum yang telah dilakukan. Mikroba yang tumbuh dengan baik jika berkelompok dan berkoloni.dapat disimpulkan sebagai berikut : a. 5.

Dunia Mikro. 3.com. Trianda.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 DAFTAR PUSTAKA 1. 2008.scribd. Universitas Padjadjaran : Jatinangor. Partic. Surbakti. 2. www. Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . Inokulasi Mikroba. Jenis Media Pembuatan Pemindahan Mikroba. Media Pertumbuhan Mikroorganisme. Li. 2010.

medium anorganik . aseptik d. metoda cawan gores b. Berdasarkan fungsi . Pengenceran [sel] = jumlah koloni pada cawan x pengenceran X = [sel] = 104.Praktikum Biokimia Semester Ganjil Tahun 2011/2012 JAWABAN PERTANYAAN 1.medium padat .medium diferensial .medium selektif . sterilisasi dengan uap panas 3. metoda cawan tuang c. yaitu : a.medium cair .medium non sintetik 2.medium organik .medium sintetik .medium khusus c.medium semipadat b. Penggunaan turbidimetri / nefelometri Menghitung kecepatan bakteri dalam larutan yang diberi cahaya Pembuatan Media Pertumbuhan Mikroba dan Teknik Pemindahan Secara Aseptik . diencerkan 10x = 105 b. Berdasarkan konsentrasi . Cara mengisolasi bakteri dan jamur di alam: a. penyaringan e. Penggunaan perhitungan petrats transtes [sel] = jumlah sel 25 kotak x volume kotak x pengenceran 1 kotak = 1 mm3 c. Cara menghitung konsentrasi spora pada jamur a. Berdasarkan susunan kimia . Jenis-jenis media pertumbuhan.medium kering .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful