KONSEP JILBAB DALAM LINGKUP SYARI’AH ISLAMIYAH

Pemerintah Barat cenderung memiliki ilusi bahwa Islam bertentangan dengan peradaban Barat. Akibatnya, semua undang undang dianggap mencerminkan peradaban Barat, dan semua penonjolan symbol Islam dalam tataran Negara dianggap pelanggaran peraturan atau bahkan konstitusi. Di Prancis pemakaian jilbab oleh perempuan muslimah di gedung pemerintahan merupakan tindakan insinuasi1 terhadap peradaban Barat2. Begitupula di Kanada, para pejabat cenderung menuduh para pemakai jilbab melawan kebebasan.3 Berbeda lagi dengan pengalaman seorang wartawan bernama Dina Y. Sulaeman4 yang pernah tinggal di Iran, dimana Iran mewajibkan perempuannya menggunakan cadar, dan menurutnya jilbab tidak mengekang perempuan. Iran memang tidak bisa dijadikan contoh sebagai negara yang –secara praktis-- benarbenar ketat menerapkan aturan hijab. Tapi, ada satu bukti tak terbantahkan yang berhasil ditunjukkan Iran, yaitu: jilbab dihadirkan bukan untuk mengekang perempuan. Apa buktinya? Di Iran, semua lapangan pekerjaan bisa dipegang oleh perempuan, mulai dari wakil presiden (menjadi presiden memang belum pernah terjadi, meskipun dibenarkan oleh undang-undang), pilot, insinyur, dokter, sopir taksi, petani, penyanyi, olahragawan, dan bintang film5. Menurut M Quraish Shihab mengatakan, Salah satu faktor yang juga diduga
1

n tuduhan tersembunyi, tidak terang terangan, atau tidak langsung ( Kamus Besar Bahasa Indonesia: hal 435) 2 Jurnal ini ditulis tahun 2007, namun hingga kini Prancis tetap antipasti terhadap muslimah berjilbab lihat http://metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/09/23/136468/Perempuan-Prancis-AkanPerjuangkan-Jilbab-ke-Pengadilan-Internasional, http://artikel-populer.blogspot.com/2011/12/wanitabercadar-yang-calonkan-diri-jadi.html. 3 Afadlal, Problematika Minoritas Muslim Di Kanada Dan Perancis dalam Jurnal Penelitian Politik, vol 4 no1, 2007, hal 83 4 Ia juga menulis sejumlah buku : Oh Baby Blues, Mukjizat Abad 20: Doktor Cilik Hafal dan Paham Al Quran, Pelangi di Persia, Ahmadinejad on Palestine, dan Obama Revealed. Lihat situs resmi miliknya: http://dinasulaeman.wordpress.com/ 5 Lihat : http://www2.irib.ir/worldservice/melayuradio/perempuan/jilbab.htm

1

Demikian pandangan sementara pakar. Quraish Shihab. dan jilbab mempunyai peranan yang sangat penting dalam peradaban Islam. kiranya penulis mencoba memaparkan dalam makalah sederhana ini bagaimana konsep jilbab dalam Islam serta kaitannya konsep jilbab ini dengan sebuah integrasi aqidah dan syariah . Lalu kelompok – kelompok itu berpegang teguh dengannya sebagai symbol mereka dan memberinya corak keagamaan. M. Mahalnya salon –salon kecantikan serta tuntutan gerak cepat dan praktis. menjadikan sementara perempuan memilih jalan pintas dengan mengenakan jilbab. namun jilbab dalam islam bukanlah jilbab tradisi dari zaman dahulu. hal 2 6 2 . Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer (Jakarta: Lentera Hati. Ada juga yang menduga bahwa pemakaian jilbab adalah simbol pandangan politik yang pada mulanya diwajibkan oleh kelompok – kelompok Islam politik guna membedakan sementara wanita yang berada di bawah panji panji kelompok itu dengan wanita – wanita muslimah yang lain atau yang non muslimah. Jilbab Pakaian Wanita Muslimah. dimana pada saat itu peradaban Islam dimulai. sebagaimana dilakuan oleh sementara pria yang memakai pakaian longgar dan panjang (ala Mesir atau Saudi Arabia) atau ala India dan Pakistan dan menduga bahwa itu adalah pakaian Islami. namun memiliki kesamaan tujuan yaitu yang menggunakan jilbab atau penutup kepala adalah sebuah identitas tentang sebuah kebaikan. Meski jilbab telah dikenal dari sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rasulullah. melainkan jilbab yang mempunyai nilai nilai tinggi melebihi jilbab yang dipandang oleh orang orang sebelum Islam. Oleh karena latar belakang yang kompleks dan menarik diatas. 2004).sebagai pendorong maraknya pemakaian jilbab adalah faktor ekonomi. kesopanan dan ketaatan.6 Jilbab pun didapati di dalam agama agama lain atau budaya budaya lainnya memiliki istilah istilah yang berbeda beda.

Guna menambah wawasan serta membandingkannya. menulis bahwa baju bagi wanita Yahudi saat bepergian keluar rumah yaitu mengenakan penutup kepala yang terkadang bahkan harus menutup hampir seluruh muka dan hanya meninggalkan sebelah mata saja. lihat http://en. Jilbab dalam agama Yahudi Menurut Rabbi Dr." Dr. 2 agama yang berdekatan syariatnya dengan Islam.wordpress. Kadang-kadang.wikipedia. Brayer juga menerangkan bahwa jilbab bagi wanita Yahudi bukanlah selalu sebagai simbol dari kesopanan." dan “Wanita yang membiarkan rambutnya terbuka untuk berdandan membawa kemelaratan7.org/wiki/Zuz_%28Jewish_coin%29. disini penulis membandingkan kepada 2 agama yaitu yahudi dan nasrani. jilbab justru menyimbolkan kondisi yang membedakan status dan kemewahan yang dimiliki wanita yang mengenakannya ketimbang ukuran kesopanan. 1. Jilbab atau tudung kepala menandakan martabat dan http://muhibbulislam. Dr.com/author/muhibbul/page/44/ Zuzim: jamak dari zuz yaitu koin perak kuno yang digunakan pada saat pemberontakan Bar Kochba 132-136 M. Menachem M. Di sana mengutip pernyataan beberapa Rabbi (pendeta Yahudi) kuno yang terkenal: "Bukanlah layaknya anak-anak perempuan Israel yang berjalan keluar tanpa penutup kepala" dan "Terkutuklah lakilaki yang membiarkan rambut isterinya terlihat.Jilbab dalam Agama – agama non Islam Sebelum menjelaskan bagaimana konsep jilbab dalam peradaban Islam penulis terlebih dahulu memaparkan bagaimana jilbab di peradaban agama lain. Professor Literatur Injil pada Universitas Yeshiva dalam bukunya. wanita Yahudi yang tidak menggunakan zuzim8 penutup kepala dianggap penghinaan terhadap kesopanannya. Brayer. The Jewish woman in Rabbinic Literature. Brayer juga mengatakan bahwa "Selama masa Tannaitic. Jika kepalanya tidak tertutup dia bisa dikenai denda sebanyak empat ratus untuk pelanggaran tersebut. 8 7 3 .

Judaism dalam buku Women In Religion. ed. yaitu Kepala dari tiap lakilaki adalah Kristus. pelacur-pelacur tidak diperbolehkan menutup kepalanya. Jilbab menunjukkan suatu penghormatan dan status sosial dari seorang wanita. Sementara beberapa dari mereka.keagungan seorang wanita bangsawan Yahudi. Jilbab merupakan tanda kehormatan.W. masih menggunakan rambut palsu. Schneider (New York: Simon and Schuster. Jilbab dalam Agama Kristen Penutup kepala dalam agama Kristen sendiri sudah digunakan oleh Biarawati Khatolik sejak 400 tahun yang lalu. Paul (atau Paulus) dalam Perjanjian Baru. kepala dari perempuan adalah laki-laki dan kepala Kristus adalah 9 Giti Bendheim. 238-239 11 Alexandra Wright.11 2. 1984). Remarks on Hair Covering dalam Jewish and Female: Choices and Changes in Our Lives Today. Oleh karena itu di masyarakat Yahudi kuno. supaya kamu mengetahui hal ini. St. I Korintus 11:3-10. Beberapa wanita Yahudi kemudian lebih cenderung menggantikan penutup tradisional mereka dengan rambut palsu sebagai bentuk lain dari penutup kepala. Dewasa ini. wanita-wanita Yahudi yang saleh tidak pernah memakai penutup kepala kecuali bila mereka mengunjungi sinagog (gereja Yahudi)10. Seorang wanita dari golongan bawah mencoba menggunakan jilbab untuk memberikan kesan status yang lebih tinggi. hal 113 4 . seperti sekte Hasidic. Jilbab juga diartikan sebagai penjagaan terhadap hak milik suami. S. Tetapi pelacur-pelacur sering memakai penutup kepala agar mereka lebih dihormati9. Tekanan eksternal dari kehidupan di Eropa pada abad sembilan belas memaksa banyak dari mereka pergi keluar tanpa penutup kepala. membuat pernyataan-pernyataan yang menarik tentang jilbab sebagai berikut: "Tetapi aku mau. editor: Holm dan Bowker (New York : Continuum International Publishing Group: 2004). hal 237 10 Ibid. Tetapi bukan hanya itu. Wanita-wanita Yahudi di Eropa melanjutkan menggunakan jilbab sampai abad ke sembilan belas hingga mereka bercampur baur dengan budaya sekuler.

maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan kemuliaan Allah. menghina kepalanya. Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya. St.us/showthread. Paul dalam Perjanjian Baru (D. tetapi perempuan berasal dari laki-laki. Beberapa golongan Kristen. mereka hingga hari ini tetap mengenakan tutup kepala. seperti yang dikemukakan pemimpin gerejanya adalah: "Penutup kepala adalah simbol dari kepatuhan wanita kepada laki-laki dan Tuhan.12 Demikian sedikitnya tradisi berjilbab atau menutup kepala yang ada di tradisi tradisi agama selain Islam. Paul memberikan penalaran tentang wanita yang berjilbab atau berkerudung adalah bahwa jilbab memberikan tanda kekuasaan pada laki-laki. 1974. menghina kepalanya. seperti Amish dan Mennoties contohnya. ada hukum yang memerintahkan wanita menutup kepalanya di dalam gereja (Clara M Henning. Tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung. yang merupakan gambaran kebesaran Tuhan. sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. mengenakannya saat berada di antara orang asing dan mengenakannya juga saat berada di antara saudara laki-lakimu.php?p=388168336 5 . hal 56)." Di antara hukum-hukum Canon pada Gereja Katolik dewasa ini." logika yang sama seperti yang ditulis oleh St. Alasan mereka mengenakan tutup kepala. maka haruslah ia menudungi kepalanya. 1960. demikian pula hendaknya engkau mengenakan di dalam gereja.Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki. tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki. Kraybill.(Korintus 11:3:10) St. bahwa rambutnya digunting atau dicukur. Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung. 12 http://www. atas wanita yang diciptakan dari dan untuk laki-laki. Sebab itu. Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan.kaskus. hal 272). Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan. Tertuliskan di dalam risalahnya "On The Veiling Of Virgins" menulis: "Wanita muda hendaklah engkau mengenakan kerudung saat berada di jalan. perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena malaikat".

November 2010. maka sesungguhnya penggunaan jilbab pada masa Nabi Muhammad SAW memiliki sejarah diawali saat turunnya firman Allah SWT yaitu pada QS An Nur ayat 31 )١٣( َ……… ‫. Oleh karena itu perempuan dituntut untuk mengerti sekaligus mempraktikkan perintah memakai Jilbab. sementara di negara Arab-Afrika disebut hijab13. Jilbab diwajibkan Allah bagi wanita untuk menjaga fitrahnya. 14 “Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan). "Pakaian.”Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya. Allah berfirman dalam QS Al Mulk . hal 254 (judul Asli Fiqh Mar‟ah min Al Kitab wa Assunah) 15 Ayat selengkapnya: 13 31. di Libya milayat. dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?”. 14 Dr Abdul Qadr Manshur. Pergeseran Relasi Gender. Di Iran disebut chador. Buku Pintar Fiqih Wanita (Jakarta: Penerbit Zaman. di Turki charshaf. Depok: Desantara Foundation. kecuali yang (biasa) nampak dari ِ ِ ِِ ِ ِ ِ ِْ ِ ِ ‫وقُل لِلْمؤمنَات يَغْضضن من أَبْصارهن وَيْفظْن فُروجهن وال يُبْدين زينَتَهن إِال ما ظَهر منْ ها ولْيَضربْن ِبُمرهن علَى جيُ ِِن وال‬ َ َّ ‫َ ُ َّ َ َ َ َ َ ْ ِ َ ُ ِ َّ َ ُ وِب‬ َ َّ ُ َ ُ َ َ َ َ َّ َ ْ َ ْ ُ ُ ْ َ ِ ‫يُْبدين زينَتَهن إِال لِبُعولَتِهن أَو آبَائِهن أَو آبَاء بُعولَتِهن أَو أَبْنَائِهن أَو أَبْنَاء بُعولَتِهن أَو إِخو ِِن أَو بَِن إِخو ِِن أَو بَِن أَخو ِِن أَو نِسائِهن‬ ‫ُ ِ َّ ْ ِ َّ ْ ِ ُ ِ َّ ْ ِ َّ ْ ِ ُ ِ َّ ْ ْ َاِن َّ ْ ِ ْ َاِن َّ ْ ِ َ َاِت‬ َّ َ ْ َّ َّ ُ ِ َ ِ ِ ِ ِ ْ ِ ِ ِّ ِ ِ ِ ِ َّ ُ ْ َ َ َ ْ ‫أَو ما ملَكت أَِْيَانُهن أَو التَّابِعِني غْي أُوِل اإلربَة من الرجال أَو الطِّفل الَّذين َلْ يَظْهروا علَى عورات النِّساء وال يَضربْن بِأَرجلِهن لِيُعلَم ما‬ َ َ ْ َّ ِ ُ ْ َ ِ ْ َ َ َ َ ْ ِ ِْ َ َ َْ َ َ ُ َ َ َ ِ ِ ْ ِ َ ِ ‫ُي‬ )١٣( ‫ُْفني من زينَتِهن وتُوبُوا إَِل اللَّه َجيعا أَيُّها الْمؤمنُون لَعلَّكم تُفلِحون‬ َ ُ ْ ْ ُ َ َ ِ ْ ُ َ ً َِ ِ َ َ َّ 6 .Jilbab dalam Peradaban Islam Istilah jilbab digunakan pada negeri-negeri berpenduduk muslim lain sebagai jenis pakaian dengan penamaan berbeda-beda. di Irak abaya. di India dan Pakistan disebut pardeh. Identitas Perempuan Indonesia: Status. Gaya. dan Perjuangan Ekonomi Politik. dan Identitas Perempuan Islam". 2009). dan kemaluannya. ………15 Heru Prasetia. dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya..14 Jika pada zaman sebelum datangnya Nabi Muhammad membawa wahyu Alqur‟an sudah ada budaya menggunakan jilbab bagi wanita wanitanya. dan tudung di Malaysia.……ولْيَضربْن ِبُمرهن علَى جيُ ِِن‬ َّ ‫َ ْ ِ َ ِ ُ ِِ َّ َ ُ وِب‬ َ ……….

atau ayah suami mereka. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Di tengah jalan. hal 46 7 . atau wanita-wanita Islam. seperti dada dan tulang dada. Hai Nabi. Adapun turunnya ayat ini yang diriwayatkan oleh Aisyah yaitu disebabkan karena salah seorang istri Rasulullah bernama Sa‟udah keluar untuk ke kamar kecil. karena pada saat ayat ini diturunkan mereka merobek kain kain dan dan berkerudung dengannya17. Katakanlah kepada isteri-isterimu. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 hal 17 Ibid. serta agar menyelesihi model wanita Jahiliyyah16. atau ayah mereka. atau saudara-saudara laki-laki mereka. dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka.Menurut Ibnu Katsir yakni hendaklah jilbab mereka dibuat luas hingga menutupi dadanya. ia berkata. Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Saudah adalah seorang wanita yang berbada besar sehingga akan langsung dikenali jika berpapasan dengan orang yang telah mengenalnya. Semoga Allah merahmati wanita – wanita Muhajirin Generasi awal.budak yang mereka miliki. Umar padanya. atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Kemudian juga sejarah awal jilbab pada peradaban Islam dikisahkan pada surat Al Ahzab ayat 59: ‫يَا أَيُّها النَِّب قُل ألزواجك وبَنَاتِك ونِساء الْمؤمنِني يُدنِني علَْيهن من جالبِيبِهن ذلِك أَدَن أَن‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ َ ْ ِ َّ ِ َ َ ْ َ ِ ْ ُ ِ َ َ َ َ َ ِ َ ْ ْ ُّ ِ َ ِ )٩٥( ‫يُعرفْن فَال يُؤذيْن َكان اللَّهُ غفورا رحيما‬ َ َ‫ْ َ َ و‬ ً َ ً َُ َ َْ 59. karena itu mereka tidak diganggu. atau puteraputera mereka. atau putera-putera suami mereka. atau putera-putera saudara perempuan mereka. 16 Ibnu Katsir. gunanya untuk menutupi bagian tubuh di bawahnya. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. atau puteraputera saudara lelaki mereka. atau budak. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya. Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah RA.

dan di tangan beliau tengah tergenggam minuman. 466 (judul aslinya: Lubaabun Nuqul Fi Asbabin Nuzul) 19 Ibid. Ketika wahyu selesai dan Rasulullah kembali pada kondisi semula. yang membuat diikuti oleh para pezina. Ketika hal tersebut dilaporkan kepada Rasulullah beliau lantas menegur orang – orang tersebut. dan firman-Nya. 2008). Umar lalu berkata.tidak diharapkan darinya bahwa dia itu mau membukakan Jalaluddin Assuyuthi.”18 Ibnu Sa‟ad dalam Kitab At-thabaqaat. yang berkata “Para istri Rasulullah biasa keluar di malam hari untuk menunaikan hajat. dan terkena tuduhan. 467 18 8 . „ Tiba-tiba turun wahyu pada Rasulullah. meriwayatkan dari Abu Malik. Setelah kejadian itu turunlah ayat ini.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. „Wahai Saudah. Akan tetapi mereka balik berkata”. Ketika masuk ke rumah. maka Allah memerintahkan wanita-wanita merdeka agar berjilbab. Sebab Turunnya Ayat Al Qur’an. maka tidak diikuti (oleh para pezina). karena itu mereka tidak diganggu. karena wanita yang menutupi wajahnyapadahal bukan aurat. Saudah langsung berbalik pulang dengan cepat. terj : Tim Abdul Hayyi (Jakarta: Gema Insani Pers. Pada saat itu. baru saja saya keluar hendak menunaikan hajat akan tetapi Umar lalu berkata begini dan begini kepada saya. Saudah langsung berkata “ Wahai Rasulullah. minuman yang ketika itu beliau pegang masih di tangannya. Akan tetapi beberapa orang munafik kemudian mengganggu mereka diperjalanan sehingga mereka tidak nyaman.” Dikatakan : Diketahui bahwa mereka itu adalah wanita-wanita merdeka. Rasulullah berkata” Sesungguhnya telah diizinkan bagi kali keluar rumah untuk menunaikan hajat kalian. dan bisa dikatakan : Yang dimaksud adalah bahwa mereka itu tidak pernah berzina. kami sungguh masih dapat mengenali engkau. Mendengar ucapan Umar itu. Oleh karena itu pertimbangkanlah kembali bagaimana cara engkau keluar. Rasulullah sedang makan malam di rumah saya. 19 Fakhruddin Ar Raziy berkata dalam Mafatihul Ghaib Tafsir Al Kabir : Dahulu zaman Jahiliyyah wanita merdeka dan wanita budak keluar (rumah) dengan terbuka.melihatnya. sesungguhnya kami hanya melakukan dengan isyarat tangan (menunjuk nunjuk dengan jari).

Perdebatan perdebatan ini datangnya dari kalangan sarjana – sarjana muslim.” jalaabib adalah bentuk jamak dari jilbab yaitu kain yang lebih lapang dari khimar (kerudung).auratnya. Mafatihul Ghaib.Tafsir Al Kabir Juz 6 (Beirut : Darul Fikri. tidak mungkin diajak berzina. Perdebatan ini terjadi di saat peradaban Islam dalam masa kemunduran dan mulainya pengaruh pengaruh peradaban Barat ke dalam peradaban Islam. beliau berkata : Wahai Rasulullah ! seseorang diantara kami ada yang tidak mempunyai jilbab ? Rasulullah berkata : Hendaklah saudarinya memberikan kepada jilbab…. 2004) hal. Abdul Ghaffar dkk (Bogor: Pustaka Imam Syafi‟i. sebagaimana yang terdapat dalam Shahih Muslim dari Ummu ‘Athiyyah.20 Al Qurthubi berkata dalam tafsirnya : Karena kebiasaan wanita-wanita arab adalah berpakaian seadanya saja. maka diketahui bahwa mereka itu selalu tertutup. dimana tonggak awal peradaban Islam pada waktu itu dimulai. dikatakan juga bahwa jilbab adalah Qina’. dan yang benar sesungguhnya jilbab adalah kain /pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Beberapa diantaranya yang penulis temukan adalah: 20 Fakhruddin Ar – Razi. Ibnu Katsir.” mengulurkan jilbabnya. Al Qurthubi berkata lagi : Firman-Nya. maka Allah memerintahkan Rasul-Nya  untuk memerintahkan kaum wanita agar mengulurkan jilbab-jilbabnya keseluruh tubuhnya di kala keluar untuk hajat-hajat mereka…. 1985) hal 591. terj M. Namun berselang belasan abad kemudian penggunaan Jilbab mulai menjadi ajang perdebatan. dan mereka itu membuka wajah-wajahnya sebagaimana yang dilakukan oleh budak. 46 ( judul Asli Lubaabatu Tafsir Min Ibni Katsir) 21 9 .. sedang hal seperti ini mengundang pandangan laki-laki terhadapnya sehingga pikiran mereka menghayal terhadapnya.”21 Demikianlah sejarah jilbab dimulai pada zaman Rasulullah SAW. dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Ibnu Mas‟ud bahwa jilbab adalah rida’ (jubah). Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 .

Al Ahzab : 59 bahwa ayat tersebut berbentuk pengajaran bukan syariat. hal 318 22 10 . Selain itu tidak termasuk aurat. dan hanya menyesuaikan tradisi masyarakat saja. yakni gangguan alam atau cuaca dan sosial yang menyesuailan dengan tradisi setempat tidak mengundang cemooh. kesopanan. dan perlawanan hal 282. tidak dipandang melanggar ketentuan Allah. seorang Sosiolog yang juga seorang Feminis 23 beragama Islam banyak menulis buku – buku membicarakan bahwa jilbab merupakan pelecehan wanita. Fatima Mernisi yang terkenal. 25 Dan yang mencemaskan adalah adanya pendapat seorang pakar tafsir Indonesia M. alat vital dan bokong. Batasan maksimal yaitu dengan menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Muhammad Syahrur menjelaskan penafsirannya terhadap ayat Jilbab QS. Maka kesimpulan Syahrur mempunyai batasan maksimal dan minimal. bagian tubuh di bawah ketiak. dan turun di Madinah yang menunjukkan mesti dipahami secara temporal dengan tujuan keamanan dari dua gangguan. Quraish Shihab yang mengatakan bahwasannya berjilbab adalah masalah khilafiyah serta dengan menyodorkan pendapat para sarjana Islam yang cenderung diklaim pempunyai pikiran sekuler liberal dan Quraish Shihab sendiri nampaknya termasuk tidak mewajibkannya penggunaan jilbab bagi wanita muslimah. Quraish Shihab Jilbab: Pakaian Wanita Muslimah. lihat juga: Muhammad Syahrur. seorang perempuan yang hanya mengenakan pakaian dalam saja keluar rumah.Qasim Amin dalam Bukunya Tahrir Al Mar‟ah yang dipublikasikan pada tahun 1899 dengan berani mengajak untuk menghapuskan jilbab22. lihat juga M. Lihat Fadwal El Guindi . Nahw Ushul Jadidah lil Fiqhil Islami hal 372-373 25 Ibid. dalam pembahasan tugas akhirnya Pandangan Teologis Muhammad Syahrur. 24 Dengan kata lain. Muhammad Syahrur (Syiria) . hal 124 23 Feminis : gerakan wanita yang menuntut peersamaan hak sepenuhnya antara kaum wanita dan pria (KBBI: 315) 24 Daden Robi Rahman. Jilbab antara kesalehan. sedang batasan minimalnya adalah hanya menutupi juyub yang menurut Syahrur meliputi belahan dada. Implikasinya terhadap Kaidah Ushuliyyah hal 317.

kemudian berbahan tipis serta membentuk lekuk lekuk sang pemakainya. dapun Quraish Shihab telah menjelaskan tentang penafsiran di lima ayat di atas dengan memaparkan pendapat ulama – ulam terdahulu dan mengambil konklusi tidak ada satupun ayat yang menegaskan batasan aurat wanita. memang benar. seperti yang dijelaskan dalam tafsir Al Qurtubi yan termasuk lengkap penjelasan tafsirnya: “Jumhur Ulama membacanya dengan mensukun-kan Lam yaitu dengan makan untuk perintah. Jilbab Pakaian Wanita Muslimah. terlihat maraknya pelbagai model jilbab meskipun kadang modelnya juga keluar dari syarat – syarat jilbab yang sesuai dengan syariah yang sudah tidak lagi dipanjangkan ke dadanya. Quraish Shihab yang mengundang polemik tersebut intinya adalah tidak ada batasan yang tegas tentang aurat perempuan. adalah perintah. dikatakan oleh Quraish Shihab bahwa jilbab bukanlah masalah qathi‟iyyah melainkan khilafiyyah. Inilah proses perjalanan panjang jilbab yang penulis dapat paparkan. karena asalnya Lam Amr Lihat : M. Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer (Jakarta: Lentera Hati. 2 ayat yang menjelaskan tentang jilbab. dan seluruh mufassir sepakat bahwasannya walyadhribna bikhumurihinna ala juyubihinna ( ‫)وليضربن بخمرهن على جيوبهن‬ – QS An Nur 31 . Konsep Jilbab: Integrasi Aqidah dan Syariah Sebelum membahas pada bagian ini penulis mencoba menjelaskan terlebih dahulu dua argumentasi dari Quraish Shihab dan Muhammad Syahrur. Penjelasan panjang tentang jilbab yang dipaparkan oleh M. tetapi ungkapan ayat – ayat Al Qur‟an mengenai anjuran menutup apa yang diperintahkan oleh Allah tertulis jelas.26 Tetapi meski tetap menjadi perdebatan justru jilbab di era era sekarang ini terbentang menjadi fashion. Quraish Shihab. 2004) 26 11 . namun menurut penulis. Abu Amr dalam dalah riwayat Ibnu Abbas meng-kasroh-kannya karena demikian aslinya.

Madzhab Malikiyah dan Hanafiyyah berpendapat bahwa wajah dan telapak wanita tidaklah termasuk aurat.27 Begitu pula Asy Syaukani dalam kitab tafsirnya Fathul Qadir Bayna Fannay Riwayah wa Dirayah28. (tafsir Al Qurthubi. 2001). maka tidaklah layak untuk terlihat darinya. Hal ini sejalan dengan pernyataan Nabi kepada Asma binti Abu Bakar ketika ia ke dalam rumah dalam berpakaian yang sangat tipis “ Wahai Asma. bermaksud akan. 31  Sedangkan pendapat Muhammad Syahrur tentang batasan minimal aurat itu pada buah dada. ketiak. Didin Hafidhuddin. juz III hal 155). Dakwah Aktual. 27 12 . (hal 396) sehingga menurut penulis terjemahan Al quran ini perlu direvisi yaitu menggunakan ungkapan ungkapan perintah. Sc. sedangkan hendak dalam arti bahasa indonesia tidak berunsur perintah.29 Demikian juga pada QS Al Ahzab ayat 59: ‫. M.adalah berharakat kasroh dan menghilangkan kasrah karena ada kesan berat”. menjelaskan hal yang sama dengan Al Qurthubi. akan. seperti terhembus angin (Rawa‟iul Bayan Tafsir Ayatul Ahkam. Sementara itu madzhab Syafi‟iyyah dan Hanafiyyah berpendapat bahwa maksud ma dzhahara minha itu adalah anggota tubuh yang terbuat tanpa kesengajaan. Fathul Qadir Bayna Fannay Riwayah wa Dirayah Fi Ilmi Tafsir (Beirut: Darul Ma‟rifah.ياأيها النِب قل ألزواجك وبناتك ونساء املؤمنني يدنني عليهن من جالبيبهن‬ kepada Nabi agar mereka semua memakai jilbab mereka. KH. juz 12 hal hal 229).30 Ibnu Katsir menafsirkan bahwa ayat ini adalah perintah untuk berjilbab: yaitu diperintahkan Namun sesungguhnya jilbab merupakan masalah yang qath‟iyyah. alat vital dan bokong merupakan argumentasi yang tidak logis. hal 177. Muhammad bin Ahmad Al Anshari Al Qurthubi. sesungguhnya wanita ketika sudah sampai usia haid (dewasa). kecuali ini dan ini (sambil beliau berisyarat pada wajahnya dan kedua telapaknya). (Jakarta: Gema Insani Press. 2004) hal 1008 29 Anehnya kebanyakan terjemahan kalimat wal yadhribna dalam terjemahan Al Quran bahasa Indonesia berarti hendaklah. Tafsir Al Qurtubi Juz 12 (Tanpa tempat: Darul Fikri ) Hal 213 28 Lihat: Muhammad bin Ali bin Asyaukani. Tafsir Ibnu Katsir (Darut Thayyibah) hal 482 31 Drs. dan menjadi masalah khilafiyahnya adalah hanya pada masalah Maa dzhara minha. disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia 30 Ibnu Katsir. melainkan anjuran anjuran semata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Depdiknas diartikan: mau.

karena melihat situasi dan kondisi yang sudah darurat karena maraknya hal – hal yang menjurus kepada terjadinya macam macam gangguan terhadap setiap wanita. Di samping itu. seandainya beralasan menutup badan sesuai dengan cuaca dan gangguan. sehingga al –jaib berarti lubang kemaluan perempuan. 32 Bisa dilihat juga. maka kamus Arab mengantisipasinya dengan menambahkan bahwa kalimat jabat al-qamis tidak berasal dari al-jaib tapi dari al-jub. Menurut penulis. Daden Robi. karena itulah fitnahnya bukan pada budayanya saja. yang tidak minim angka kriminalitas dari sebab banyaknya godaan dari wanita yang tidak berjilbab. wanita zaman jahiliyyah telah menutup badan dengan bajunya. hal 320 13 . Padahal al-juyub berasal dari kata jayaba atau ain fi‟ilnya ya. Maka tidak masuk akal. Gangguan terhadap wanita pun akan rentan jika ia berbusana minim. maka perempuannya menutup badan penuh. tidak menutup aurat sebagaimana tuntunan agama. terutama dengan wanita wanita karir yang bekerja di luar rumah. Hal ini pun tidak logis. Dari dua argumentasi di atas milik Quraish Shihab dan Muhammad Syahrur 32 33 Opcit. Seharusnya penggunaan jilbab harusnya lebih diperketat. Lisan Arab Al Muhith materi Jayaba)33. sebagai keadaan masyarakat yang sekarang. seharusnya perempuan Madinah memakai pakaian mini. Lalu mengambil arti lubag (al-kharqu) dari kata al-jub . maka kalau cuaca Madinah panas. kesalahan Syahrur dalam mengartikan al juyub berasal dari kata jawaba atau „ain fi‟ilnya adalah huruf wawu. kalau ayat ini turun kepada wanita Arab untuk keluar ke jalan – jalan dengan mentup auratnya minimal dengan pakaian dalam saja. justru kalau panas. Dapat kita temukan bahwa al –juyub secara bahasa berarti bagian baju yang terbuka dan saku saku baju (Kamus Bahasa Arab Tajul Urus. jika apa yang dipahami bahwasannya kita harus melihat memahami teks sebagai sekarang tentunya.karena secara historis (teori yang diklaim digunakannya) saja. hal 319 Ibid. namun ia menisbahkannya sebagai arti dari al –jaib.

karena syariat merupak implementasi dari aqidah. sehingga keduanya memberikan begitu luas tentang argumen – argumen mereka yang mengatakan bahwa jilbab tidak wajib. perbuatan ketetapan dan sifat yang diterangkan oleh beliau. Syariat berkaitan erat dengan aqidah. Oleh karenanya orang yang beriman meyakini betul bahwa tidak ada satu peraturan Allah SWT kecuali untuk kebaikan manusia. yaitu perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi MA. mana wanita bukan muslimah. Termasuk syariat memakai jilbab bagi wanita.”. baik dalam bentuk ucapan. bukan pada permasalahan auratnya sebagaimana keduanya menjelaskan yang memang ia masuk kepada ayat ayat yang perlu diterangkan (mutasyabih).supaya mereka lebih mudah untuk dikenal.nampaknya keduanya terlena sehingga keduanya lupa kalau semestinya Jilbab merupakan syari‟at atau ketentuan yang telah diperintahkan oleh Allah SWT. namun penjelasannya pun juga telah dijelaskan melalui hadits hadits nabi. pendapat ini tentunya salah sebagaimana seluruh ulama sepakat akan wajibnya menggunakan jilbab. mana yang budak dan mana yang wanita merdeka. yang tidak tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan. karena itu mereka tidak diganggu. Jika dikaitkan dengan zaman modern ini tentu lebih identik mana yang muslimah dan mana yang bukan Dr. Hakikat dari jilbab pada seorang wanita telah dijelaskan sendiri dalam oleh yang memberikan perintah untuk mewajibkannya. Mudzakarah fi Madah Insijamil Aqidah fi Syari’ah Islamiyah awil ‘Ilaqatil Matiynah Baynahuma (ISID Gontor) hal 3 34 14 . Yaitu Allah SWT dalam QS Al Ahzab ayat 59 pada kalimat “…. Agar tidak diganggu Lebih mudah dikenal. Lebih mudah dikenal 2. Dimana Aqidah adalah mempunyai definisi yang sama dengan iman. 1. sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh.. Sebagaimana kejadian diturunkan ayat tersebut karena bisa membedakan mana wanita muslimah. 34 . ketika zaman itu.

Islam menganjurkan agar kaum wanita dilindungi dan wanita sendiri pun merasa melindungi dirinya sendiri. Selain itu disyariatkannya jilbab yang mungkin secara lahiriyah akan terasa memberatkan namun sesungguhnya di dalamnya terdapat unsur yang sangat menyenangkan dan menguntungkan. Didin Hafidhuddin. Syariat Islam tentang jilbab menunjukkan suatu perhatian yang besar terhadap kehormatan kaum wanita. Sayed Amer dalam bukunya Api Islam. dianggap suatu usaha untuk mencoba mengatur dan menanamkan kesopanan kepada kaum wanita.cit. hal 179 15 . Bangsa Arab jahiliyyah tidak segan – segan mengubur wanita hidup – hidup. dimana sebelum datangnya Islam. semacam perzinahan yaitu dengan pergaulan lain jenis yang tidak ada ikatan nikah. yang bisa menyebabkan kepada hal hal yang mengarah kepada amoral seksuil. menyatakan bahwa petunjuk Allah dan Rasul-Nya tentang jilbab. namun tidak bermaksud untuk membedakan antara dia seorang Kristen maupun yahudi.35 Untuk itu. gangguan wanita wanita yang tidak berjilbab. nasib wanita di seluruh dunia amat menyedihkan. Dengan menggunakan jilbab dan berbusana menutup aurat yang sesuai dengan syariat akan menghindarkan dari godaan . karena perbudakan telah dihapuskan. Agar tidak diganggu. Hal ini dapat dilihat antara lain dari beberapa faktor: Pertama. gangguan. Dimana tidak demikian adanya dengan konsep pemakaian tutup kepala di agama agama lain yang lebih mengedepankan ketaatan kesopanan.muslimah. ini bisa tercetus dari godaan . wanita sejajar dengan najis dan binatang. Wanita adalah benda bernafas yang dilarang berbicara dan tertawa. jika seorang muslimah menggunakan jilbab sesuai dengan yang diajarkan syariat. 35 Op. Kehadiran anak perempuan di sisinya adalah hal aib. Pada b angsa Romawi sebelum Islam. tentunya mesti wanita ini tidak akan diganggu. memalukan dan beban yang memberatkan serta menghinakan seperti yang dilukiskan dalam QS AnNahl 58-59.

dan menjaga dirinya dari kehinaan. menjaga kehormatan dirinya. Pada akhirnya iman pulalah. artinya mengajak wanita untuk memiliki Iman yang baik. 37 Penutup Jilbab berkaitan erat dengan perhiasan wanita dan aurat wanita. Atau membuktikan bahwa keislamannya bukan main main. tentu hasilnya akan tidak baik mungkin bahkan membawa petaka. melalui sistem dan cara yang preventif dalam mencegah timbulnya akhlak dan moral rusak. Jika baik pelaksanaanya maka baik pula akibatnya. November 1984) Kedua. hal 180. namun jika melesat jauh dari apa yang ditentukan syariat. 36 Yusuf Qaradhawi menambahkan. melalui jilbab Islam ingin menegakkan akhlak mulia. Jilbab juga dapat menjauhi gangguan hati orang yang sakit. 2006). kecuali bila kaum wanitanya melepaskan jilbab. dan Al qur‟an yang merupakan pedoman hidupnya 36 37 Ibid. seluruhnya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Glatsoff seorang Inggris yang ekstrim mengatakan : Timur (Islam) tidak akan pernah mempunyai peradaban yang rusak ( tak bermoral ). tanpa dirinya ternodai (lihat Abudin Nata. tetapi ia membuktikan dengan lisan dan praktek. Fatwa Fatwa Kontemporer Jilid 3 (Jakarta: Gema Insani Press. dalam Panji Masyarakat. oleh karena itu semuanya harus dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. tidak benar yang berpendapat bahwa dengan syariat jilbab. selama dibenarkan syara‟. Orang – orang berjilbab tetap secara bebas dan merdeka dapat melakukan aktivitasnya di berbagai kehidupan. hal 756 16 . betapa pun terasa sulit dan memberatkannya. dengan menggunakan jilbab mengindikasikan bahwa ia benar benar muslimah yang mengikuti syariat Islam. Yusuf Qaradhawi. Ia pun menyatakan. Memasyarakatkan jilbab. bermaksud mengabdikan kebiasaan mengurung wanita di zaman Jahiliyah. yang mampu merealisasikan syariat Islam di tengah – tengah kehidupan.

41 Demikian sedikit pembahasan dari penulis tentang jilbab dalam peradaban Islam. sehingga lenyaplah kekuatan spiritual Islam dalam diri mereka38.40 Yakni ia tidak melihat adanya perbedaan antara ber-sufur. kehormatan dan kemuliaannya. Jilbab harus dikenalkan kepada perempuan semenjak dini yaitu pada saat masih kanak kanak.juga ditinggalkan. narkotik. Minuman keras. Harapan penulis. Adapun membiarkannya hingga dewasa dan mengerti dengan sendirinya adalah alasan merusak dan tertolak. Oleh sebab itu. terjemah Abu Ihsan Al – Atsari (Jakarta: Pustaka Imam Syafi‟I. serta menghindarkannya dari berbagai gangguan. bahkan 11 tahun. yaitu kewajiban orang tuanya yang mendidik dan mengasuh. kajian ini dikritisi dan dilengkapi kekurangan kekurangannya. dan tidak memancing keinginan orang untuk mengganggunya. orang tua harus mewajibkan dan menegaskan kepada putri putrinya untuk berjilbab dan meyakini bahwa hal tersebut adalah sangat penting dan diwajibkan oleh syari‟at 39. dan perbuatan perbuatan maksiat serta kemungkaran harus pula dimasukkan kepada mereka. ketika ia berusia 9 atau 10. 2004). 2007) hal 204 40 Sufur : berpakai seperti telanjang 41 Ibid. Bisa jadi setelah besar ia malah tidak menerima karena sewaktu kecil sudah terbiasa membuka aurat dan bersufur. Kemudian bisa jadi ia mengalami hal tidak terpuji walaupun usianya masih kecil. Ensiklopedia Adab Islam Menurut Al Quran dan Sunnah Jilid I. Wallahu A‟lam Bishowab Maisar Binti Yasin. hal 205 38 17 . Wanita Karier Dalam Perbincangan (Jakarta : Gema Insani Press. hal 24 39 Abdul Aziz bin Fathi As Sayyid Nada. Oleh karena itu selayaknya dalam sebuah kelompok terkecil dalam masyarakat peradaban Islam yaitu keluarga. Karena di dalamnya terkandung penjagaan terhadap agama.

Sebab Turunnya Ayat Al Qur’an. 2007 Al Qurthubi. 1985) Assuyuthi. S. Problematika Minoritas Muslim Di Kanada Dan Perancis dalam Jurnal Penelitian Politik. ed. 2001) Katsir.DAFTAR PUSTAKA Afadlal. Tafsir Al Qurtubi Juz 12 (Tanpa tempat: Darul Fikri ) Ar – Razi. Jalaluddin. Ensiklopedia Adab Islam Menurut Al Quran dan Sunnah Jilid I. Fathul Qadir Bayna Fannay Riwayah wa Dirayah Fi Ilmi Tafsir (Beirut: Darul Ma‟rifah. Buku Pintar Fiqih Wanita (Jakarta: Penerbit Zaman.Tafsir Al Kabir Juz 6 (Beirut : Darul Fikri. vol 4 no1. Abdul Qadr. Schneider (New York: Simon and Schuster. 2004) Bendheim. Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 . 2008) Asyaukani. 1984) Hafidhuddin.W. Giti. Abdul Ghaffar dkk (Bogor: Pustaka Imam Syafi‟i. Didin. Fakhruddin. Dakwah Aktual. terjemah Abu Ihsan Al – Atsari (Jakarta: Pustaka 18 . Muhammad bin Ahmad Al Anshari. 2009) Nada. Abdul Aziz bin Fathi As Sayyid. terj : Tim Abdul Hayyi (Jakarta: Gema Insani Pers. Remarks on Hair Covering dalam Jewish and Female: Choices and Changes in Our Lives Today. (Jakarta: Gema Insani Press. 2004) Manshur. Mafatihul Ghaib. Muhammad bin Ali. terj M. Ibnu.

Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendikiawan Kontemporer (Jakarta: Lentera Hati. "Pakaian. November 2010. dan Identitas Perempuan Islam". Alexandra. Heru. Fatwa Fatwa Kontemporer Jilid 3 (Jakarta: Gema Insani Press. dalam pembahasan tugas akhirnya Pandangan Teologis Muhammad Syahrur. Depok: Desantara Foundation. 2004) Zarkasyi. Wanita Karier Dalam Perbincangan (Jakarta : Gema Insani Press. editor: Holm dan Bowker (New York : Continuum International Publishing Group: 2004) Yasin. Gaya. 2004) Wright. Daden Robi. Judaism dalam buku Women In Religion.ir/worldservice/melayuradio/perempuan/jilbab.kaskus. Yusuf.com/author/muhibbul/page/44/ http://www. 2007) Prasetia. Maisar Binti. Pergeseran Relasi Gender. Mudzakarah fi Madah Insijamil Aqidah fi Syari’ah Islamiyah awil ‘Ilaqatil Matiynah Baynahuma (ISID Gontor) http://muhibbulislam. Implikasinya terhadap Kaidah Ushuliyyah (Gontor: ISID) Shihab. 2006) Rahman.. Ahmad Hidayatullah. Qaradhawi. Jilbab Pakaian Wanita Muslimah.htm 19 .Imam Syafi‟I.php?p=388168336 http://www2.us/showthread. Identitas Perempuan Indonesia: Status. M.wordpress. dan Perjuangan Ekonomi Politik. Quraish.irib.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful