P. 1
KHULAFAUR RASYIDIN

KHULAFAUR RASYIDIN

|Views: 373|Likes:
Published by Tony Gunawan

More info:

Published by: Tony Gunawan on Apr 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN

DISUSUN OLEH :

TONY GUNAWAN (11650009) EMAIL : goenawaent91@yahoo.co.id Hp : 085643314140 T.INFORMATIKA

FAKULTAS SAINS DAN TEKHNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2012

KhulafaurRasyidin berhasil menyelamatkan Islam.PENDAHULUAN Setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Fungsi beliau sebagai kepala pemerintahan dan pemimpin masyarakat harus ada yang menggantinya. fungsi sebagai rasullah tidak dapat digantikan oleh siapa pun manusia di dunia ini. Selanjutnya pemerintahan Islam dipimpin oleh empat orang sahabat terdekatnya. Meskipun hanya berlangsung 30 tahun. masa Khalifah KhulafaurRasyidin adalah masa yang penting dalam sejarah Islam. . kepemimpinan dari para sahabat Rasul ini disebut periode KhulafaurRasyidin( para pengganti yang mendapatkan bimbingan ke jalan lurus). mengkonsolidasi dan meletakkan dasar bagi keagungan umat Islam. karena pemilihan fungsi tersebut adalah mutlak dari Allah SWT.

Orang itulah yang dinamakan “Khalifah” artinya yang menggantikan Nabi menjadi kepala kaum muslimin (pimpinan komunitas Islam) dalam memberikan petunjuk ke jalan yang benar dan melestarikan hukum-hukum Agama Islam. Sedangkan kata al-Khulafa adalah jama‟ dari kata khalif. Mereka itulah yang dikatakan mendapat petunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Nabi Muhammad saw.PEMBAHASAN PENGERTIAN AL-KHULAFA AL-RASYIDDIN Kata al-Khulafa al-Rasyiddinterdiri dari dua kata. atas ummat Islam.tetapi kedudukan beliau yang keduasebagai pimpinan kaum muslimin mesti segera ada gantinya. Secara moral keberagamaan. yaitu kata al-khulafa dan alrasyiddin. Umar bin Khaththab menjadi khalifah tahun 634-644 M. . dalam sabdanya. Jadi. yang di situ disebutkan al-mahdiyiin. Dialah yang menegakkan keadilan yang selalu berdiri diataskebenaran. artinya pengganti Rasul SAW yang kemudian disingkat menjadi Khalifahatau Amirul Mu‟minin. sahabat Nabi yang disebut al-Khulafa al-Rasyiddin alMahdiyyin itu dibatasai hanya pada sosok empat orang shabat yang menjadi pemimpin ummat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. Maka setelah Nabi Muhammad SAW wafat.Dalam konteks politik kata khalifah berarti penguasa tertinggi.Keempat sahabat itu adalah Abu Bakar ash-Shiddiqyang menjadi khalifah pada tahun 632-634 M. akhirnya terpilihlah sahabat Abu Bakarsebagai Khalifah. pemuka-pemuka Islam segera bermusyawarah untuk mencari pengganti Rasulullah SAW. Usman bin Affan menjadi khalifah tahun 644-656 dan Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah tahun 656-661 M. Sementara kata al-rasyiddin berasal dari kata rasyada yang berarti menjadi lurus atau benar. secara politik. Istilah al-Khulafa al-Rasyiddin pernah disebut oleh Nabi Muhammad saw. yang mendapat petunjuk. KHALIFAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ (632-634 M) Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW status sebagai Rasulullah tidak dapat digantioleh siapapun(khatamial-anbiya‟wa al-mursalin). kehiduapan mereka merupakan hasil pengejawantahan dari wahyu (alQur‟an) dan sunnah Nabi Muhammad saw. Istilah itu mengacu kepada para shahabat Nabi Muhammad saw.Kata al-Khulafa secara bahasa berasal dari kata khalafa yang berarti pengganti. secara moral keagamaan. al-Khulafa al-Rasyiddinadalah para pengganti sebagai pemimpin tertinggi yang lurus atau benar. Dengan demikian.Mereka mewakili pola kehidupan ideal yang langsung berada di bawah bimbingan wahyu dan sunnah Nabi Muhammad saw. Sementara itu. al-Khulafa al-Rasyidin al-Mahdiyyin itu mencakup semua sahabat Nabi Muhammad saw. Setelah terjadi perdebatan sengit antara kaum Anshar dan kaum Muhajirin. Mereka dikatakan mendapat petunjuk karena kehidupannya sangat dekat dengan Nabi Muhammad saw.

Sebab ketikaitu tidak ada lembaga manapun yang memakai konsep kekhalifahan. Sahabat yang sangat dipercaya oleh Rasulullah. 2. Abu Bakar menerima jabatan Khalifah pada saat sejarah Islam dalam keadaan krisis dangawat. Memang pengangkatan Abu Bakar berdasarkan keputusan bersama (musyawarah di balai Tsaqifah Bani Sa‟idah) akan tetapi yang menjadi sumber utama kekacauan ialah wafatnyanabi dianggap sebagai terputusnya ikatan dengan Islam. sehingga beliau mendapat gelarAs–Siddiq. 5. Abu Bakar adalah sahabat yang diperintah Rasulullah SAW menjadi Imam Shalat jama‟ah. Menurut Fachruddin. Sikap mereka itu . orang yang sangat dipercaya. Seorang yang dermawan. bukan pemilihan sebagaimanaterjadi pada Abu Bakar. 6. 3. Disamping itu beliau juga berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam. Oleh karena itu.setelah rasulullah SAW wafat para sahabat segera berkumpul untuk bermusyawarah disuatu tempat yaitu Tsaqifah BaniSa‟idah guna memilih pengganti Rasulullah (Khalifah) memimpin ummat Islam. dapat disimpulkan bahwa konsep kekhalifahan adalah produk budaya dibidang politik yang orisinil dariperadaban Islam. Abu Bakar terpilih untuk memimpim kaum Muslimin setelahRasulullah disebabkan beberapa hal: 1.Keputusan Rasulullah SAW yang tidak menunjuk penggantinya sebelum beliau wafatdan menyerahkan pada forum musyawarah para sahabat merupakan produk budaya Islam yang mengajarkan bagaimana cara mengendalikan negara dan pemerintah secara bijaksana dan demokratis. 4. Abu Bakar adalah termasuk orang yang pertama memeluk Islam. Dipercaya oleh rakyat. munculnya para nabi palsu dan terjadinya berbagai pemberontakan yang mengancam eksistensi negeri Islam yang masih baru. tidak meninggalkan wasiat tentang orang yang akan penggantikannya. Dekat dengan Rasulullah baik dari ilmunya maupun persahabatannya. Yaitu timbulnya perpecahan. Musyawarah itu secara spontanitas diprakarsai oleh kaum Anshor. Menurut Syi‟ahkekhalifahan adalah warisan terhadap Ali dan kerabatnya. Abu Bakar bukan hanya dikatakan sebagai Khalifah. bahkan dijadikan persepsi bahwaIslam telah berakhir. namun juga sebagai penyelamatIslam darikehancuran karena beliau telah berhasil mengembalikan umat Islam yangtelah bercerai berai setelah wafatnya Rasulullah SAW. Terpilihnya Abu Bakar sebagai Khalifah yang pertama dalam ketatanegaraan Islam merupakan salah satu refleksi dari konsep politikIslam. Terlepas dari perbedaan interpretasi tersebut. Peristiwa Tsaqifah Bani Sa’idah Memang diakui oleh seluruh sejarawan bahwa Rasulullah yang wafat tahun 11 H. Akan tetapi konsep kekhalifahan dikalangan Syi‟ah masih ditentang.Jadi dapat disimpulkan bahwa letak peradabanpada masa Abu Bakar adalah dalam masalah agama (penyelamat dan penegak agama Islam darikehancuran sertaperluasan wilayah) melaluisistem pemerintahan (kekhalifahan) Islam.

Dia adalah orang yang ideal. Dalam pertemuan itu mereka mengalami kesulitan bahkan hampir terjadi perpecahan diantara golongan. dialah sahabat yang paling memahami risalah Rasul. Disela-sela ketegangan itu kaum Anshor masih menyarankan bahwa harus ada duakelompok. dalam memikirkan siapa pengganti Rasulullah dalam memimpin umat Islam. menjadi dasar terbentuknya sistem pemerintahan Khalifah dalam Islam. begitu juga Basyir bin Sa‟ad dari Khazraj(Anshor) agar kita tidak memperpanjang perselisihan ini.menunjukkan bahwa mereka lebih memiliki kesadaran politik dari pada yang lain. kemudian Umar berbicara untuk mendukung Abu Bakar dan mengangkat setia kepadanya. Kemudia Abu Ubaidahmengajak kaum Anshor agar bersikap toleransi. Sesudah argumentasi demi argumentasi dilontarkan. karena sejakmula pertama Islam diturunkan menjadi pendamping Nabi. musyawarah secara bulat menunjuk Abu Bakar untuk menjabat Khalifah dengan gelar “Amirul Mu‟minin”. bahwa Abu Bakar adalah orangyang paling patut di Madinah untuk menjadi penerus pertama dari Nabi Muhammad SAW. Kemudian keduanya berangkat dan di perjalanan bertemu dengan Ubaidah bin Jarroh. Setibanya di balai Bani Sa‟idah. Dengan tenang Abu Bakar berdiridi tengah-tengah mereka. karena jasa-jasa dan kedudukannya selaku menantu Rasulullah SAW. karena masing-masing kaum mengajukan calon pemimpin dari golongannya sendiri-sendiri. Pertemua politik itu merupakan peristiwa sejarah yang penting bagi umat Islam. Disamping itu beliau juga pernah menggantikan Rasulullah sebagai imam pada saat Rasulullah sakit. kemudian berpidato yangisinya merinci kembali jasa kaum Anshor bagi tujuan Islam. terbuka dan demokratis. Kedua kelompok masih tetap pada pendiriannya. Dia tidak memerlukan waktulama untuk menyakinkan kaum Anshor dan yang lain. Sesuatu yang megikat merekat etap dalam satu kepemimpinan pemerintahan. Dan terpilihnya Abu Bakar menjadi Khali fahpertama. dengan alasan mereka yang menolong Nabi ketika keadaan di Makkah genting. Kaum Muhajirin menginginkan supaya pengganti Nabi SAW dipilih dari kelompok mereka. sebab muhajirinlah yang telah merasakan pahit getirnyaperjuangan dalam Islam sejak awalmula Islam. Tetapi pidato Abu Bakar itu tidak dapat meredam situasi yangsedang tegang. Disisi lain ia menekankan pula anugrah dari Allah yang memberi keistimewaan kepada kaum Muhajirin yang telah mengikuti Muhammad sebagai Nabi dan menerima Islam lebih awal dan rela hidup menderita bersama Nabi. Pertemuan politik itu berlagsung hangat. Ia kemudian pergike kediaman nabi dan mengutus seseorang untuk menemui Abu Bakar. sekelompok demi sekelompok maju ke depan dan bersama-sama membaiat Abu Bakar sebagai Khalifah. Sedang dipihak lain terdapat sekelompok orang yang menghendaki Ali Bin Abi Thalib. Pihak Anshar mencalonkan Sa‟ad bin Ubaidah. . akhirnya dengan resiko apapun Abu Bakar tampil kedepan dan berkata “Saya akan menyetujui salah seorang yang kalian pilih diantara kedua orang ini”yakni tidak bisa lebih mengutamakan kami sendiridari padaanda dalam halini”. Baiat tersebut dinamakan baiat tsaqifah karena bertempat dibalai Tsaqifah Bani Sa‟idah. mereka mendapatkandua golongan besar kaum Anshor dan Muhajirin bersitegang.Akhirnya situasi dapat sedikitterkendali. Hal itu berarti kepecahan kesatuan Islam. Setelah mereka sepakat dengan gagasan Umar. Dengan semangat Islamiyyah terpilihlah Abu Bakar . Hingga peristiwa tersebut diketahui Umar. situasi menjadi lebih kacau lagi.

maka segala perjanjian dengan Nabi menjadi terputus. yang sebelumnya Khalid telah berhasil mengadakan perluasan kebeberapa daerah di Irak dan Persia. Sedang kebijaksanaan politik yang diilakukan Abu Bakar dalam mengemban kekhalifahannya yaitu: 1. Amir bin Ash di Palestina dan Surah bil bin Hasanah di Yordan. termasuk di dalamnya orang yang meninggalkan sholat. baik sebagai pemimpin umat maupun sebagai pemimpin pemerintahan. meskipun demikian dalam memutuskan suatu masalah. eksekutif dan yudikatif terpusat ditangan Khalifah. 2. Sebenarnya dikalangan sahabat termasuk Umar bin Khatab banyak yang tidak setuju dengan kebijaksanaan Khalifah ini. Sehingga para npemberontak menjadi gentar. ketika beliau masih hidup. sebab menurutnya hal itu merupakan perintah Nabi SAW. merupakan bukti bahwa Abu Bakar menjadi Khalifahbukan atas kehendaknya sendiri. 3. Mengirim pasukan di bawah pimpinan Usamah bin Zaid. Ini ditujukan ke Syiria dan Persia. Adapun sistem politik Islam pada masa Abu Bakar bersifat “sentral”. zakat dan kembali melakukan kebiasaan jahiliyah. yaitu meskipun negara Islam dalam keadaan tegang akan tetapi muncul interprestasi di pihak lawan. b. karena dalam negeri sendiri pada saat itu timbul gejala kemunafikan dan kemurta dan yang merambah untuk menghancurkan Islam dari dalam. tidak mau mengakui kewajiban zakat dan mengeluarkannya. Abu Bakar selalu mengajak para sahabat untuk bermusyawarah. Alasan mereka.Dalam peperangan melawan Persia disebut sebagai “pertempuran . Mereka membedakan antara sholat dan zakat. Timbulnya kemunafikan dan kemurtadan. Dengan terpilihnya Abu Bakar menjadi Khalifah. jadi kekuasaan legislatif. Abu Ubaidah diHoms. Untuk perluasan Islam ke Syiriayang dikuasai Romawi (Kaisar Heraklius). Abu Bakar menugaskan 4 panglima perang yaitu Yazid bin Abu Sufyan di tempatkan di Damaskus. Usaha tersebut diperkuat oleh kedatangan Khalid bin Walid dan pasukannya serta Mutsannah bin Haritsah. disamping itu juga dapat mengalihkan perhatian umat Islam dari perselisihan yang bersifat intern. bahwa kekuatan Islam cukup tangguh. Hal ini disebabkan adanya anggapan bahwa setelah Nabi Muhammad SAW wafat.Sistem Politik Islam Masa Khalifah Abu Bakar Pengangkatan Abu Bakar sebagai Khalifah (pengganti Nabi) sebagai mana di jelaskan pada peristiwa Tsaqifah Bani Sa‟idah. Mereka yang mengaku nabi dan pengikutnya. Adapun orang murtad pada waktu itu ada dua yaitu : a. Dalam menghadapi kemunafikan dan kemurtadan ini. Mengembangkan wilayah Islam keluar Arab. Tetapi Abu Bakar tetap mengirim pasukan Usamahuntuk menyerbu Romawi. tetapi hasil dari musyawarah mufakat umat Islam. maka mulailah beliau menjalankan kekhalifahannya. untuk memerangi kaum Romawi sebagai realisasi dari rencana Rasulullah. Pengiriman pasukan Usamah ke Romawi dibumi Syam pada saat itu merupakan langkah politik yang sangat strategis dan membawa dampak positif bagi pemerintahan Islam. Abu Bakar tetap pada prinsipnya yaitu memerangi mereka sampai tuntas.

beliau pun mengumpulkan tokoh-tokoh yang terbaik dan mengajak mereka bermusyawarah. padahal aku bukanlah orang yang terbaik diantara kamu. Kekuasaan Undang-undang Abu Bakar tidak pernah menempatkan diri beliau diatas undang-undang. Hal ini karena perlawanan dari Persia yang beruntun dan membawa banyak korban. Maka hendaklah kamu taat kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya. maka bantulah (ikutilah) aku. aku pandang lemah sampai aku dapat mengambil hak dari padanya. Amanat Baitul Mal Para sahabat Nabi beranggapan bahwa Baitul Mal adalah amanat Allah dan masyarakat kaum muslimin. Mereka mengharamkan tindakan penguasa yang menggunakan Baitul Mal untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi. Konsep Pemerintahan Politik dalam pemerintahan Abu Bakar telah beliau jelaskan sendiri kepada rakyat banyak dalam sebuah pidatonya: “Wahaimanusia! Aku telah diangkat untuk mengendalikan urusanmu. Dan jika tidak ditemukannya apa yang dicari. Suku Bani Ady terkenal sebagai suku yang terpandang mulia dan berkedudukan tinggi pada masa Jahiliah. Abu Bakar selalu mencari hukumnya dalam kitab Allah. KHALIFAH UMAR BIN-KHATAB ( 634-644 M ) Umar bin Khatab adalah keturunan Quraisy dari suku Bani Ady. Adapun kebijakan di bidang pemerintahan yang dilakukan oleh Abu Bakar adalah: 1. Beliau juga tidak pernah memberi sanak kerabatnya suatu kekuasaan yang lebih tinggi dari undangundang. 2. beliaupun menjadikannya sebagai suatu keputusan dan suatu peraturan. Pemerintahan Berdasarkan Musyawarah Apabila terjadi suatu perkara. dan penelitian. Sebelum masuk Islam beliau adalah orang . 4. diskusi. maka luruskanlah ! orang yang kamu anggap kuat. Umar bekerja sebagai saudagar. Dan mereka itu dihadapan undang-undang adalah sama seperti rakyat yang lain. tetapi jika aku berlaku salah. kamu tidaklah perlu mentaatiku. Karena itu mereka tidak mengizinkan pemasukan sesuatu kedalamnya dan pengeluaran sesuatu darinya yang berlawanan dengan apa yang telah ditetapkan oleh syari‟at. Maka jikalau aku dapat menunaikan tugasku dengan baik. Sedangkan orang yang kamu lihat lemah. aku pandang kuat sampai aku dapat mengembalikan hak kepadanya. namun bilamana aku tiada mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Apapun yang diputuskan mereka setelah pembahasan. 3. baik kaum Muslim maupun non Muslim. Jika beliau tidak memperolehnya maka beliau mempelajari bagaimana Rasul bertindak dalam suatu perkara.berantai”. Beliau juga sebagai duta penghubung ketika terjadi suatu masalah antara kaumnya dengan suku Arab lain.

badan-badan tersebut belumlah terbentuk secara resmi. 6. di antaranya adalah: 1. militer. Abdurrahman bin Auf. Sedangkan menurut terminologi. di antaranya adalah Abdullah bin Arqam. Majelis Syura (Diwan Penasihat). adalah wakil-wakil rakyat yang duduk sebagai anggota majelis syura. 3. NidzamulIdary (Departemen Administrasi). Nidzamul Maly (Departemen Keuangan) mengatur masalah keuangan dengan pemasukan dari pajak bumi. kedua. yang terdiri dari alim ulama dan kaum cerdik pandai (cendekiawan) yang menjadi pemimpin-pemimpin rakyat dan dipilih atas mereka. c. dalam arti secarade jure belum terbentuk. Anggota dewan ini terpilih karena dua hal yaitu : pertama. 4. Dewan antara Penasihat Tinggi dan Umum. B. Utsman. Meskipun demikian. Tolhah dan Zubair. Ahlul Hall Wal ‘Aqdi Secara etimologi. bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. tetapi setelah beliau masuk Islam dia pulalah yang paling depan dalam membela Islam tanpa rasa takut dan gentar. bertugas membahas masalah-masalah yang menyangkutkepentingan umum. b. A. badan ini belum dapat dilaksanakan. Departemen Kepolisian dan Penjaga yang bertugas memelihara keamanan dalam negara. Dalam masa pemerintahannya. jizyah. mereka yang telah mengabdi dalam Dunia politik. Perluasan Wilayah Ketika para pembangkang di dalam negeri telah dikikis habis oleh Khalifah Abu Bakar dan era penaklukan militer telah dimulai. dalam menjalankan roda pemerintahannya. ahlulhall wal aqdi adalah lembaga penengah dan pemberi fatwa. Departemen Pendidikan dan lain-lain. orang-orang yang terkemuka dalam hal keluasan wawasan dan dalamnya pengetahuan tentang yurisprudensi dan Quran. antara lain Ali. ghanimah. Belum lagi genap .Zaid bin Tsabit. 5. Al-Katib (Sekretaris Negara). fai‟ dan lain-lain. Dinamakan ahlulhall wal aqdi untuk menekankan wewenang mereka guna menghapuskan dan membatalkan. Muadz bin Jabbal.yang terdiridariparapemuka sahabatyang terkenal. Umar senantiasa mengajak musyawarah para sahabatnya. tapi secara de facto telah dijalankan tugas-tugas badan tersebut. Umar telah membentuk lembaga-lembaga yang disebut juga dengan ahlul hall wal aqdi. diantaranya adalah diwanul jund yang bertugas menggaji pasukan perang dan pegawai pemerintahan. terdiri dari banyak sahabat (Anshar dan Muhajirin) danpemuka berbagai suku. karena dalam pemerintahan Islam. Pada masa Umar. maka Umar menganggap bahwa tugas utamanya adalah mensukseskan ekspedisi yang dirintis oleh pendahulunya. Dewan PenasihatTinggi. ada tiga bentuk : a. hanya membahas masalah-masalah khusus. Beranggotakan para sahabat (Anshardan Muhajirin) yang dipilih. selama 8 sampai dengan 10 tahun. Penjelasan tentang nya merupakan deskri psiumum saja. dan misi Islam. Dewan Penasihat Umum. 2.yang paling keras menentang Islam. Ubay bin Kaab.

Mesopotamia bagian utara. Umar telah menorehkan tinta emas dalam sejarah perluasan wilayah kekuasaan Islam. gerak maju pasukan ke Armenia. Ketika pasukan itu terdesak. Iskandariah (ibu kota Mesir) dikepung selama empat bulan sebelum ditaklukkan olehpasukan Islam di bawah pimpinan Ubaidah Ibn as-Samit. Setahun kemudian seluruh wilayah Syuriah jatuh ketangan kaum muslimin.satu tahun memerintah. Dari Syuriah. Laziqiyahdan Aleppo. untuk membantu pasukan di Syuriah. Dengan jatuhnya Iskandariah ini. Hal itu tidak diberitahukan kepada pasukan hingga selesai perang. Dengan Syuriah sebagai basis. Keberhasilan pasukan Islam dalam penaklukan Syuriah di masa Khalifah Umar tidak lepas dari rentetan penaklukan pada masa sebelumnya. Khalifah Abu Bakar telah mengirim pasukan besar dibawah pimpinan Abu Ubaidah Ibn al-Jarrah ke Syuriah. karena kekhawatiran mereka terhadap pasukan Muslim yang akan menghancurkan gereja-gereja. KHALIFAH USMAN BIN AFFAN ( 644-656 M ) Diantara Khulafaur rasyidin adalah Ustman Ibnu Affan yang memerintah umat Islam paling lama dibandingkan ketiga Khalifah lainnya. Dalam pemerintahannya. Abu Bakar memerintahkan Khalid Ibn al-Walid yang sedang dikirim untuk memimpin pasukan ke Irak. sejarah mencatat telah banyak kemajuan dalam berbagai aspek yang dicapai untuk umat Islam.Georgia. setelah tujuh bulan terkepung. Pada tahun 635 M. Damascus jatuh ke tangan kaum muslimin setelah dikepung selama tujuh hari. maka sempurnalah penaklukan atas Mesir. telah ia tundukkan. Ibu kota negeri itu dipindahkan ke kota Fusthat yang dibangun oleh Amr bin Ash pada tahun 20 H. Pasukan Muslim yang dipimpin oleh Abu Ubaidah itu melanjutkan penaklukan ke Hamah. setelah pertempuran hebat di lembah Yarmuk di sebelah timur anak sungai Yordania. Ia memerintah selama 12 tahun. Akhirnya kota itu dapat ditaklukkan dengan syarat harus Khalifah Umar sendiri yang menerima “kunci kota” itu dari Uskup Agung Shoporonius. Khalid bersama pasukannya menyeberangi gurun pasir luas kearah Syuriah. Khalid yang dipercaya untuk memimpin pasukan di masa Abu Bakar. Qinisrun. Dan menjadikan wilayah subur itu sebagai sumber pemasok gandum terpenting bagi Romawi. Dalam keadaan genting itu. Khalifah yang baru itu mempunyai kebijaksanaan lain. Surahbil dan „Amr bersama pasukannya meneruskan penaklukan atas Baysandan Jerussalem di Palestina. diberhentikan oleh Umar dan diganti oleh Abu Ubaidah Ibn al-Jarrah. . dengan maksud supaya tidak merusak konsentrasi dalam menghadapi musuh. Ia bersama Abu Ubaidah mendesak pasukan Romawi. Ibu kota Syuriah. Kota Babylonia juga dapat ditundukkan pada tahun20 H. Akan tetapi juga tidak sedikit polemik yang terjadi di akhir pemerintahannya. Damascus. dan Azerbaijan menjadi terbuka. Dengan gerakan cepat. laskar kaum muslimin melanjutkan langkah ke Mesir dan membuat kemenangan-kemenangan di wilayah Afrika Utara. wafatlah Abu Bakar dan diganti oleh Umar bin al-Khattab. Bangsa Romawi telah menguasai Mesirsejak tahun 30 SM.Kota suci dan kiblat pertama bagi umat Islam itu dikepungoleh pasukan Muslim selama empat bulan.

dalam arti interest politik disekitar Khalifah mulai banyak diwarnai oleh dinamika kepentingan suku dan perbedaan interpretasi konsep kepemimpinan dalam Islam. Maka jalan keluar yang ditempuh Khalifah Umar adalah memilih formatur 6 orang yang terdiri dari: Ustman bin Affan. sebagian Selatan negeri Nubah. ia mengajukan permohonan kepada Khalifah Utsman untuk membangun angkatan laut dan dikabulkan oleh Khalifah. sehingga beberapa kota besar seperti Hisrof. Ketika itu sebenarnya Umar telah memilih jalan demokratis dalam menentukan penggantinya. Terpilihnya Ustmansebagai Khalifah ternyata melahirkan perpecahan dikalangan pemerintahan Islam. . Ali Ibnu Abi Thalib. Untuk sampai ke daerah tersebut harus melalui lautan. Kemudian formatur sepakat memilih Ustman sebagai Khalifah. Cyprus dan Konstatinopel Cyprus. Dimasa pemerintahan Utsman. Akan tetapi dengan kekuatannya. ia diminta oleh sebagian sahabat untuk menunjukkan penggantinya.Pada masa Khalifah Ustman. Mu‟awiyah. sehingga penduduk mengaku kalah dan meminta damai. Untuk itu.konsep kekhalifaan sudah mulai mundur. Pada saat itu. Adapun daerah-daerah lain yang melakukan pembelotan terhadap pemerintahan Islam adalah Khurosan dan Iskandariyah. Kabul. Balkh dan Turkistan jatuh menjadi wilayah kekuasaan Islam. Oleh karena itu atas dasar usul Gubernur di daerah. Sebagaimana yang dilakukan oleh kaisar Yazdigard yang berusaha menghasut kembali masyarakat Persia agar melakukan perlawanan terhadap penguasa Islam. Ibnu Awwam. Thalhah. negeri Balkh (Baktria). Gasna. Sejak itu Muawiyah berhasil menyerbu Romawi. Hara. Khalifah Utsman mengutus Sa‟ad bin al-Ashbersama Khuzaifah Ibnu al-Yamaan serta beberapa sahabat Nabi lainnya pergi ke negeri Khurosan dan sampai di Thabristan dan terjadi peperangan hebat. Zubair.Pangkal masalahnya sebenarnya berasal dari persaingan kesukuan antara bani Umayyah dengan bani Hasyim atau Alawiyah yang memang bersaing sejak zaman pra Islam. B. Mesir. Sa‟ad Ibnu Abi Waqqas dan Abdur rahman Ibnu Auf. negeri-negeri yang telah masuk ke dalam kekuasaan Islam antara lain: Barqoh. Pembelotan tersebut ditimbulkan oleh pendukung-pendukung pemerintahan yang lama atau dengan perkataan lain pamong praja dari pemerintahan lama ingin hendak mengembalikan kekuasaannya. Akan tetapi beliau berada dalam pada posisi dilematis. A. Perluasan Wilayah Setelah Khalifah Umar bin Khattab berpulang ke rahmatullah terdapat daerah-daerah yang membelot terhadap pemerintah Islam. Armenia dan beberapa bagian Thabaristan bahkan tentara Islam telah melampaui sungai Jihun (AmuDaria). . Gubernur di Syiria harus menghadapi serangan-serangan Angkatan Laut Romawi di daerah-daerah pesisir provinsinya. Tripoli Barat. Kabul dan Gzaznah di Turkistan. Pembangunan Angkatan Laut Pembangunan angkatan laut bermula dari adanya rencana Khalifah Ustman untuk mengirim pasukan ke Afrika. Ustman pun menyetujui pembentukan armada laut yang dilengkapi dengan personil dan sarana yang memadai. pemerintahanIslam berhasil memusnahkan gerakan pemberontakan sekaligus melanjutkan perluasan ke negeri-negeri Persia lainnya.

akhirnya Ali bersedia dibai‟at.Atas perintah Khalifah Ustman. orang yang didukung oleh komunitas ini lah yang lebih berhak menjadi khalifah. bangsa Romawi telah menduduki Alexandria dengan penyerangan dari laut. yang terbunuh oleh sekelompok pemberontak dari Mesir yang bertepatan dengan tanggal 17 Juni 656 M. Mereka meminta Ali bin Abi Thalib. Pembunuhan terhadap seorang khalifah oleh pemberontak yang dilakukan olehorang-orang Islam sendiri. yang berhak memutuskan pengangkatan khalifah. karena merekalah yang dianggap ahli syura. Sa‟d bin Abi Waqash. Fitnah Kubra. ramai-ramai menyediakan dirinya untuk membuat dan memperkuat armada tersebut. begitupun juga penduduk pantai Levant yang berdarah Punikia itu. Amr bin Ash dapat mengalahkan bala tentara bangsa Romawi dengan armada laut yang besar pada tahun 651 M di Mesir. Berawal dari sinilah Khalifah Ustman bin Affan perlu diingat sebagai Khalifah pertamakali yang mempunyai angkatan laut yang cukup tangguh dan dapat membahayakan kekuatan lawan. Muawiyah tidaklah membutuhkan tenaga asing sepenuhnya. Dengan berbagai argumen yang diajukan oleh berbagai kelompok tersebut. yang mana mereka tidak puas terhadap kebijakan pemerintahan Utsmanbin Affan. Karena pengangkatann yatidak didukung oleh kesepakatan penduduk Madinah dan veteran perang Badar. KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB ( 656-661 M ) Pengangkatan Alimenja dikhalifah keempat dari khulafa‟aur rasyidin terjadi pada tahun 35H/656M. akhirnya mereka mendatangi penduduk Madinah agar mereka mengambil keputusan. dan ibnu Umar. pada awalnya tidak satupun dari mereka yang mau menjadi khalifah menggantikan Utsman. mereka akan membunuh Ali. Zubair bin Awwam. A. serangan yang dilakukan oleh bangsa Romawi ke Mesir melalui laut juga memaksa ummat Islam agar segara mendirikan angkatan laut. Thalhah bin Ubaidillah. Setelah Utsman bin Affan wafat. berawal dengan wafat nya khalifah ketiga Utsman bin Affan. penduduk Madinah dengan didukung sekelompok pasukan dari Mesir. demi Islam dan menghindari fitnah. menimbulkan preseden yang buruk dan sungguh-sungguh memperlemah pengaruh agama dan moral kekhalifahan sebagai suatu ikatan persatuan dalam Islam. Basrah dan Kufah mencari siapa yang mau menjadi khalifah. Zubair. Akhirnya dengan geram mereka menolehk epada Ali. PerangantarSahabat Akibat dari pembunuhan Utsman dan disusul dengan naiknya Alimenja dikhalifah yang tidak sepenuhnya didukung oleh umat Islam pada waktu itu mengakibatkan berbagai . dan masyarakat lainnya. Kelompok-kelompok ini mengancam kalau tidak ada salah satu dari mereka yang mau dipilih menjadi khalifah. Thalhah. Penyerangan itu mengakibatkan jatuhya Mesir ke tangan kekuasan bangsa Romawi. kreadibilitas mereka diakui umat. Pada awalnya Ali pun tidak bersedia. Itulah pembangunan armada yang pertama dalam sejarah Dunia Islam. Di samping itu.Mengenai pembangunan armada itu sendiri. karena bangsa Kopti. Menurut Ali.Bahkan pada tahun646 M. Pembunuhan itu menandakan suatu titik balik dalam sejarah Islam. Setelah mereka berunding.

Keterlibatan Aisyah pada perang ini pada mulanya menuntut atas kematian Utsman bin Affan terhadap Ali. janda Nabi Muhammad SAW dan putri Abu Bakar Shiddiq. dengan dukungan pasukan dari Irak. Akhirnya perang tersebut dimenangkan oleh pihak Ali bin Abi Thalib. sementara Aisyah r. agar Ali dan pengikutnya membei‟at dirinya. sama seperti yang dituntut Thalhah dan Zubair ketika mengangkat bai‟at pada Ali . Ali pun mengalih kanpasukannya ke Basrah untuk memadamkan pemberontakan tersebut.Setelah itu Aisyah pergike Mekah kemudian disusul oleh Thalhah dan Zubair. Namun nampaknya Mu‟awiyah tetap pada pendiriannya untuk menolak tawaran Ali. Thalhah dan Zubair akhirnya tewas dalam peperangan tersebut. Setelah selesai perang Jamal. Amr bin Ash. Iran. PerangUnta (waq’ah al-jamal) Dinamakan perang unta. dengan berjatuhan korban yang banyak dari kedua belah pihak.ekses yang sangat luar biasa dalam sejarah Islam. Ketiga tokoh ini nampaknya mempunyai harapan tipis bahwa hukum akan ditegakkan. Ikut terjunnya Aisyah memerangi Ali sebagai khalifah dipandang sebagai hal yang luar biasa. sebagi orang yang ahli siasat perang bahkan dianggap licik. Akhirnya mereka pergike Basrah untuk menghimpun kekuatan dan disana mereka mendapat dukungan masyarakat setempat. perangpun pecah di Shiffin. perang ini berlangsung pada bulan Shafar tahun 37H/658M. Aisyah ikut dalam peperangan dengan mengendarai unta. Karena menurut ketiganya. bahkan Mu‟awiyah menuntut sebaliknya. dengan tuntutan membai‟atnya atau meletakkan jabatan. Kemudian mereka dengan dukungan dari keluarga Umayah menuntut balas atas kematian Utsman. Ali mempersiapkan pasukannya lagi untuk menghadapi tantangan Mu‟awiyah bin Abi Sufyan. karena dalam peristiwa tersebut. Usaha-usaha untuk menghindari perang terus diusahakan oleh Ali. sehingga orang menghubungkan perang ini dengan Aisyah dan untanya. Pada bulan Shafar tahun 37H/658M. dengan penuh penghormatan dikembalikan lagi oleh Ali ke Mekah. Ketika Ali hampir memenangi perang tersebut. dan Khurasan dan dibantu pasukan dari Azerbeijan dan dari Mesir pimpinan Muhammad bin Abu Bakr.a. walaupun menurut sementara ahli sejarah peranan yang dipegang Aisyah tidak begitu dominan. memerinthakan kepada pasukannya untuk mengangkat mushafal-Qur‟andi ujung tombak dan meminta berdamai dengan arbitrase (tahkim) berdasarkanal-Qur‟an. Ali sudah menetapkan kebijakan sendiri karena ia didukung oleh kaum perusuh. yaitu timbulnya tragedi yang mengenaskan yaitu perang saudara. 1. . PerangShiffin Disebut perang shiffin karean perang yang menghadapkan pasukan pendukung Ali dengan pasukan pendukung Mu‟awiyah berlangsung di Shiffin dekat tepian sungai Efrat wilayah Syam. Perang ini berlangsung pada lima hari terakhir Rabi‟ul Akhir tahun 36H/657M. 2.

tetapi orang yang bebruat dosa besarpun dianggap kafir. ia juga merupakan sistem politik. mereka berdua luput dari pembunuhan tersebut. bahwaa sebenarnya yang berhak menjadi khalifah setelah Nabi Muhammad SAW adalah Alibin Abi Thalib dan dilanjutkan oleh keturunannya. Kemudian ia mengadakan akomodasi dengan menyerahkan hak khalifahnya kepada Mu‟awiyah. Amrbin Ash.Bagimanapun peristiwa tahkim ini secara politik merugikan Ali dan menguntungkan Mu‟awiyah. dan Nabi Muhammad SAW disamping seorang rasul sekligus menja diseorang negarawan. Sehingga wajar persoalan-persolan politik yang timbul di masa khalifah Alibin Abi Thalib seperti yang telah disebutkan diatas pada akhirnya meningkat menjadi persoalan yang membawa-bawa masalah keyakinan (teologi) dalam Islam. Mereka berpendapat. Mereka ini kemudian dikenal dengan aliran „Syi‟ah‟. sungguhpun dalam keadaan terpaksa. apostate) karena tidak berhukum pada hukum Allah sebagai yang terdapat dalam al-Qur‟an surat al-Maidah ayat 44. namun nampaknya Hasan tidak mewarisi sifat ayahnya. TimbulnyaAliran-aliran dalamIslam Islam di samping merupakan sistem agama. Orang yang dipandang kafir bukan hanya orang yang tidak berhukum pada al-Qur‟an saja. Konsep kafir yang mereka pahami turut mengalami perubahan. Mu‟awiyah. Dengan adanya arbitrase ini kedudukannya naik menjadi khalifah. Yang sah menjadi khalifah adalah Ali. yang berpendapat bahwaorang berdosa besar tidak kafir juga tidak mukmin. Namun mereka hanya berhasil membunuh Ali yang akhirnya meninggal pada tanggal 19 Ramadhan tahun 40H. ayat alQur‟an la hukmailla lillahataula hakama illallah . Setelah itu sebagian pasukan Ali tersebut memisah kan diri dan membentuk gerakan sempalan yang kemudian dikenal dengan sebuta nkaum „Khawarij‟. sedangkan Mu‟awiyah kedudukannya hanya sebagai seorang gubernur daerah yang tidak mau tunduk kepada Ali sebagai khalifah. tidak disetujui oleh pengikutnya. orfang seperti itu beradadi posisi tengah (al-manzilahbainal manzilah). salah seorang yang ditugasi membunuh tokoh-tokoh tersebut. AbuMusaal-Asy‟ari./661M. sampai terbununya pemimpin mereka . putusan hanya datang dari Allah dengan kembali kepada hukum-hukum yang ada. oleh Abdurrahman ibn Muljam. Akhirnya mereka mengangkat Hasan. AmrbinAsh. tidak berbakat menjadi khalifah. Pendapatdan pemikiran mereka dikenal sangat ekstrim. Harapan mereka pada awalnya tertuju kepada Hasan putera tertua Khalifah Ali bin Abi Thalib. hal tersebut tidak dapat diputuskan oleh arbitrase manusia. Mu‟awiyah. Abu Musaal-Asy‟ari dan lain-lain yang menerima arbitrase adalah kafir. Sedangkan nasib baik berpihak kepada Mu‟awiyah dan Amr bin Ash. pelaku-pelakua rbitrase dianggap telah kafir dalam arti telah keluar dari Islam (murtad. Khawarij memandang Ali. yang otomatis ditolak oleh Ali yang tidak mau meletakkan jabatannya sebagai khalifah.menjadi semboyan mereka. Dari pihak pendukung fanatik Alibin Abi Thalib juga akhirnya melembagakan teori politiknya. Kemudian para pengikutnya memposisikan sebagai oposisi penguasa. Kemudian ada kelompok yang tidak setuju pada keduanya maka lahirlah aliran „Mu‟tazilah‟. Menurut mereka. Karena itu mereka bersepakat untuk membunuh Ali. Lambat laun kaum Khawarij pecah menjadi beberapa sekte. Sikap Ali yang menerima arbitrase. 3. sampai ia mati terbunuh pada tahun 661 M.

Utsman dan Ali r. ada yang bertahan lama. atau menandingi dan melawan aliran-aliran yang sudah ada. pada tragedi Karbela.berikutnya. ada yang bersifat pengembangan. Adapun kronologis khulafaurrasyidin adalah sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW sampai dengan masa khalifah Ali bin Abi Thalib dengan berbagai macam rentetan peristiwa yang terjadi pada setiap masanya. Pada masa ini pula Al-quran dikumpulkan dan ini pula merupakan jasa pemerintahan pada zaman beliau .a. Huseinbin Abi Thalib. Untuk selanjutnya aliran-aliran atau madzhab tersebut berkembang. ada pula yang hanya bertahan sebentar sesuai dengan situasi dan kondisi perkembangan umat Islam itu sendiri dalam memahami pesan dan ajaran agamanya. Umar. saudara Hasan. Setelah itu mere katerus menerus menggalang kekuatan untuk merongrong penguasa pada waktu itu. kritik. KESIMPULAN Khulafa ar-Rasyidin atau Khulafa ar-Rasyidun (jamak kepada Khalifatur Rasyid) berarti wakil-wakil atau khalifah-khalifah yang benar atau lurus Adapun maksudnya disini adalah empat Khalifah Shahabat Nabi yaitu Abu Bakar. Pada Masa pemerintahan Abu Bakar Islam berkembang dengan melalui penyebaran langsung ketempat dimana belum ada penduduk yang beragama Islam.

DAFTAR PUSTAKA Mahzum.Pada Masa Umar (Masa Penguatan Pondasi Islam). 1986). Muhammad. 1994).Studi Kritis Peristiwa Tahkim (terj. sejarah. Utsman ( Masa Pembukuan Alquran) dan Ali.Teologi Islam. 5. Nasution. Sehingga dari berbagai macam analisis kesimpulan diatas bisa dikatakan bahwa Islam berkembang pada masa kepemimpinan Nabi Muhahammad dan Khulafaur Rasyidin adalah melalui beberapa aspek pendekatan yang diantaranya adalah pendekatan da‟wah yang meliputi da‟wah dengan lisan (diplomasi) dan juga perbuatan (pertempuran).Harun. Islam sudah sangat tersebar luas diwilayah wilayah selain diwilayah jazirah arab itu sendiri. Rosihan Anwar) (Bandung: PustakaSetia. analisa perbandingan( Jakarta: UI Pres. . h. Sou‟yb. aliran. 1979). Jousouf. Meluruskan Sejarah Islam . Sejarah Daulat Khulafaur Rasyidin( Jakarta: Bulan Bintang.. Dimana pada masa beliau beliau adalah merupakan tindak lanjut dari proses penyebaran Islam sebelumnya.

Ibnu. Sejarah dan Kebudayaan Islam (terj. http://www. al-Kamilfi at-Tarikh.1979) Hassan. Jilid III (Beirut: Dar al-Fikr.com/burhanfuady/d/40051835-Islam-Masa-Khulafaur-Rasyidin http://id. 1997.wikipedia. Hassan Ibrahim.Al-Atsir.scribd.com/islam-masa-khuafaur-rasyidin .Djah dan Humam) Yogyakarta: Kotakembang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->