P. 1
Teori Disonansi Kognitif

Teori Disonansi Kognitif

|Views: 82|Likes:
Published by Ratna Surya Putri

More info:

Published by: Ratna Surya Putri on Apr 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2013

pdf

text

original

Komunikasi Persuasif Persuasi merupakan proses komunikasi yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap, pendapat dan perilaku seseorang

, baik secara verbal maupun non verbal. Persuasi bisa dilakukan secara rasional dan secara emosional. Dengan cara rasional, komponen kognitif pada diri seseorang dapat dipengaruhi. Aspek yang dipengaruhi berupa ide ataupun konsep.. Persuasi yang dilakukan secara emosional, biasanya menyentuh aspek afeksi, yaitu hal yang berkaitan dengan kehudupan emosional seseorang. Melalui cara emosional, aspek simpati dan empati seseorang dapat digugah. Teori Disonansi Kognitif Teori konsistensi secara umum berpendapat bahwa suatu pikiran beroperasi seperti sebuah penengah antara rangsangan (stimulus) dan respon. Ketika orang menerima informasi (rangsangan) pikiran mereka mengaturnya menjadi sebuah pola dengan rangsangan lainnya yang telah diterima sebelumnya. Jikalau rangsangan baru tersebut tidak pas dengan pola yang ada, atau tidak konsisten, orang tersebut kemudian merasakan ketidaknyamanan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->