DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN

Sunday | Filed in: Uncategorized MAKALAH KONSEP TEKNOLOGI ( DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN)

Di susun oleh : ANNISA AULIA FITRI 1002519 ILKOM C-2

PROGRAM ILMU KOMPUTER FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010

Untuk menjadi manfaat di hari nanti jika suatu saat kami ditugaskan untuk membuat skripsi. bidang TIK berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa mikroelektronika. Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca umumnya dan bagi saya khususnya.BAB 1 PENDAHULUAN A. C. LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu. Penerapan TIK di bidang pendidikan 3. disertasi. ada dampak negatif nya dari penggunaan Teknologi Informasi. Dampak negatif dari penerapan TIK dalam pendidikan . bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada TIK. oleh karena itu. Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Untuk mengetahui solusi dari masalah di atas 4. Pengertian dan sejarah dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2. TUJUAN Adapun tujuan-tujuan saya menulis makalah ini adalah sebagai berikut : 1. B. misalnya di kalangan pelajar. Terjadi pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:dari “ruang kelas” ke “di mana saja”. Manfaat dan keuntungan TIK di bidang pendidikan 4. akan di bahas mulai dari permasalahan sampai solusi untuk memecahkan masalah itu. Dari tahun ke bulan. dan dari “kertas” ke “online”. dari hari ke jam. 3. dan sebagainya. tesis. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Teknologi 2. teknologi informasi dan Komunikasi saat ini berkembang sangat cepat. PERUMUSAN DAN PEMBATASAN MASALAH Rumusan masalah : 1. Perkembangan TIK telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Memasuki abad ke-21. namun di samping perkembangan Teknologi Informasi yang berkembang secara terus menerus. dari bulan ke minggu. dari minggu ke hari. dan dari jam ke detik. dari “waktu siklus” ke “waktu nyata”.

baik media cetak maupun media elektronik. Pemecahan masalah dan solusi Rumusan masalah yang tertulis dalam makalah ini saya dapatkan dari berbagai sumber. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global Memasuki abad ke-20. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (intregrated electronics ) pada tahun 1957. Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses.5. D. pengelolaan. teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. BAB 2 PEMBAHASAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. Sedangkan teknologi komunikasi komputer adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Sejarah Teknologi Informasi Komunikasi Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Persaingan . Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. penggunaan sebagai alat bantu. manipulasi. pemindahan informasi antar media. tepatnya antara tahun 19101920 terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. khususnya kepada seluruh siswa/mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam makalah yang saya buat. Oleh karena itu. manipulasi. Pertama yaitu temuan telepon oleh Aexander Graham Bell pada tahun 1875. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT). adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. mendapatkan momen emasnya pada era Perang dingin. dan pengelolaan informasi. juga dari berbagai pengetahuan yang saya ketahui. Perkembangan teknologi elektronika yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. MANFAAT PENULISAN Hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak.

Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi +informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) „otak‟ manusia.IPTEK antara blok barat (Amerika Serikat) dan blok timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat luar angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik. termasuk salah satunya bidang pendidikan. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Tambahan lagi. sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. gambar. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. membuat simulasi proses-proses yang rumit. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Pemanfaatan . Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e. dan sebagainya. Ide untuk menggunakan mesinbelajar. e-education. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang.elearning . Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). e-laboratory. Mikroprosesor inilah yang menjadi „otak‟ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti „otot‟ manusia. grafis. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21. dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. mulai dari e-book. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). e-library. melalui penciptaan rangkaian terpadu. suara.

beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini. dapat menekan biaya untuk menyediakan buku . diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet. melalui perpustakaan online.teknologi video cenference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. hasil pemelitian yang di muat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain di segala penjuru dunia dengan cepat. Konsultasi dengan pakar. d. seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi pelajar antara lain : a. Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain : a. Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain b. perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital Diskusi online. Kelas online. Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak di batasi jarak dan waktu d. Dampak positif pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi d bidang pendidikan : Peranan TIK dalam dunia pendidikan Manfaat TIK dalam dunia pendidikan antara lain : a. konsultasi dengan para ahali dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh. b. Berbagai hasil penelitian. Dapat member layanan lebih baik ke peserta didik c. aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh. Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik e. Perpustakaan online. Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah c. Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain b. e. Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh d. Selain aplikasi unggulan seperti itu. c.

II. sangat disayangkan. Penerapan TIK lebih dimaknai sebagai penyediaan saran dan prasarana yang didistribusikan ke unit-unit pendidikan semacam perguruan tinggi atau sekolah. Landasan Teori Internet sebagai salah satu teknologi informasi yang dikenal luas. karena pada dasarnya pelajar tidak pantas melihat situs-situs pornografi atau pun yang berbau negative. Di sisi lain ia sebagai generasi terdidik dan menjadi harapan bangsa di masa depan agar ikut mengkampanyekan upaya pencegahan penyalahgunaan internet. Sudah tidak asing lagi kita dengar. Hal ini antara lain di sebabkan karena pemerintah selaku regulator belum memiliki konsep yang jelas dalam merumuskannya. telah dikembangkan untuk mendukung dunia pendidikan. Ini merupakan sebagian masalah pada teknologi informasi dan komunikasi terhadap aspek pendidikan .masalah yang lain adalah “mahasiswa copy paste”. MASALAH Seperti yang kita ketahui. guru atau dosen memberi tugas pada siswa atau mahasiswa melalui internet. bahwa pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi jauh lebih efektif. mengatakan bahwa media elektronik seperti internet lebih sesuai digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. Dari kedua masalah di atas. Juga sikap mahasiswa copy-paste tidak mencerminkan seorang mahasiswa yang sepantasnya. Saat ini penerapan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di Indonesia belum dapat berlangsung secara optimal. Misalnya. Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Otomatis siswa sering menggunakan internet sebagai sumber mencari tugas. informasi di media massa dan juga berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Namun di dalam perjalanannya terdapat berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab. bahwasanya teknologi informasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Banyak sekali dampak positif dan negative nya . seperti melihat situs-situs pornografi dan mengcopy-paste dari internet. wawasan berfikir dan pengembangan intelektualitas. dalam aspek pendidikan. Mahasiswa sebagai kaum intelektual mempunyai peran ganda dalam kehidupan berinternet. Satu sisi bagaimana ia memanfa‟atkan internet secara maksimal untuk menambah ilmu pengetahuan. . Para pakar teknologi informasi yang banyak bekerja dalam bidang pendidikan. Hal ini telah dibuktikan dengan banyak fakta. Tujuan awal ditemukannya internet adalah membantu semua orang yang ingin mendapatkan informasi secara cepat dan update dari segala penjuru dunia. Ini sangat memprihatinkan dan akan mengancam kualitas pendidikan. Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain I. Tetapi tidak sedikit dari mereka menyalah gunakan internet sebagai mencari hal-hal yang bersifat negatif.e. sebab kredibilitas pelajar/mahasiswa patut dipertanyakan. Bayangkan jika yang melihat situs-situs porno anak di bawah umur.

telah membuktikan bahwa banyak pelajar yang menyalahgunakan internet. Indonesia menduduki peringkat kedua sesudah Negara Ukraine dalam penyalahgunaan internet dari 230 juta penduduk Indonesia yang mengoperasikan teknologi internet. 3-4 Desember 2007 di Hotel Imperium Kota Bandung. peringkat tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan sekali bagi masyarakat Indonesia. misalnya Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi dan lain-lain.mencari literatur untuk mengerjakan skripsi. Menurut Roy Suryo prosentase pengguna Internet di Indoensia ada dalam peringkat paling bawah. Pemerintah pun menyadari hal ini. terbukti melalui Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konapsi) ke IV yang tertuang dalam agenda Jakarta 2000 butir kesebelas berbunyi “ Mengoptimalkan pemanfaatan nasional serta menjadikan teknologi komunikasi dan informasi tersebut agar terjangkau dan dapat dimanfaatkan oleh segenap lapisan masayarakat sebagai upaya pemerataan pendidikan (Hardjito dalam Warsihna. dimana teknologi informasi dan komunikasi (ICT) memainkan perannya yang sangat menentukan. Perkembanagn internet membantu badan pendidikan terutama dalam hal transformasi informasi sehingga menjadi lebih cepat. 2005) dan dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009 seperti yang juga dikutipoleh Warsihna (2005) disebutkan bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. dan peringkat kedua penyalahgunaan internet.Seperti yang diungkapakan Peter Drucker dalam Renstra Depdiknas seperti yang dikutip oleh Warsihna (2005) menyatakan bahwa bangsa yang benar-benar dapat memanfaatkan ledakan komunikasi digital dan menhubungkannya dengan teknik-teknik pembelajaran baru. Selain itu. Selain sebagai media pembelajaran internet juga mendukung segala hal yang berkaitan dengan itu.namun d samping itu ada beberapa masalah. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. Hasil riset yang di lakukan beberapa orang.pemebelajaran melalui internet ini lebih dikenal dengan nama e-learning. masalah dalam teknologi informasi di bidang pendidikan ini. Dampak positif dari penggunaan internet oleh pelajar telah kita ketahui banyak sekali manfaatnya. . niscaya akan memimpin dunia dibidang pendidikan. perlu memperhatikan dinamika perubahan sebagai salah satu sector pembangunan nasional juga harus dicermati dalm perspektif perubahan global. seperti “mahasiswa copy paste”. Melalui internet. dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar). mudah dan murah. seseorang dapat mengunjungi dan memilih perpustakaan sebanyak yang dikehendaki.seperti penyediaan informasi yang dibutuhkan karena dapat pula berfungsi sebagai perpestakaan elektronik. Ia menegaskan ingin membalikan peringkat pengguna internet di Indonesia menjadi urutan paling atas atau pertama dan mengurangi penyalahgunaan internet. tugas bahkan kita dapat mengikuti kuliah dari Jepang atau tempat lain yang tidak satu lokasi. Permasalahan pengunaan teknologi khususnya internet dibahas oleh Roy Suryo pemateri “Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi bagi pengembangan wawasan kebangsaan menuju masyarakat informasi” dalam acara “Fasilitasi Pengembangan SDM Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada Pusat Intelektual Umat” acara ini berlansung dua hari bekerjasama dengan Departemen komunikasi dan informatika (Depkominfo).

1%. Seharusnya. maka tidak akan ada hal yang lebih diperoleh dari bangku sekolah/kuliah. Solusi . Masalah yang kedua: ”mahasiswa copy paste”. tetapi ada suatu proses untuk dapat menyelesaikan suatu masalah . Sebaliknya jika tidak. Dalam era teknologi ini sekarang masyarakat sangat dimudahkan sekali dalam melakukan kegiatan khususnya mencari infromasi. III. kegiatan kuliah hanya sekedar menjadi formalitas demi mencapai gelar akademis.Pengorbanan pengabdian dan kesukarelaan memang dibutuhkan untuk menciptakan mutu yang lebih baik bagi dunia pendidikan. dan pengguna telepon selular 34. Sebab. Namun anggap saja kesediaan untuk mengoreksi dan meneliti tersebut sebagai wujud sinergi yang baik antara mahasiswa dan dosen.6%. dalam hal ini harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk menghindarkan diri dari penyalah gunaan internet. atau mengupayakan agar situs-situs pornografi tidak dengan mudah di buka oleh pelajar. apabila seorang mahasiswa yang usianya sudah beranjak dewasa masih harus d awasi oleh orang tuanya.Selain itu Roy menambahkan dari 230 juta penduduk Indonesia yang menggunakan telepon tetap 8.sebagai penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. maka pendidikan hanyalah menjadi simbol pencapaian target yang sangat dangkal dan picik yaitu keuntungan pribadi. Cara yang dapat ditempuh oleh para pengajar dan dosen adalah dengan melakukan cross check pada internet. Rata-rata dosen mungkin tidak memiliki waktu untuk hal ini. Masalah ini bisa di berantas sedikt-sedikit dengan cara adanya pengawasan dari orang tua. IV. Mungkin tidak terlalu pantas. Partisipasi dosen menjadi faktor yang sangat penting untuk mengukur kadar keaslian tugas yang dikerjakan oleh pelajar dan mahasiswa. Untuk itu perlu adanya pengawasan yang ketat dari pihak pengajar selaku pemberi tugas. Masalah yang pertama: Pelajar atau mahasiswa menyalahgunakan internet. situs-situs pornografi d hindarkan dari dunia internet. Metoda Pemecahan Masalah Suatu masalah tidak dapat diselesaikan secara langsung. Dengan demikian hal tersebut akan mengajarkan para generasi bangsa untuk dapat bersikap bijaksana dan bertanggung jawab. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri Jika tidak ada kontrol terhadap tindakan seperti ini. Ini dapat terjadi karena kurang nya perhatian dari orang tua pengguna teknologi informasi “internet”. ketika anaknya sedang mengerjakan tugas dari guru atau dosennya.

dan sesuai atau sejalan dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada. komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang baik. penggunaan internet sering di salah gunakan oleh para penggunanya.. Dalam menyajikan informasi. Selama kita mengenali kebutuhan untuk Melawan mitos media baru. Dengan sedikit keberuntungan. Ini yang menjadi dampak negative teknologi informasi dan komunikasi dari penggunaan internet oleh kalangan pelajar khususnya. Tetapi.Yang paling penting peranan orang tua untuk mengawasi anak-anak untuk tidak mengakses situs-situs dan memberikan penjelasan tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran dari diri sendiri untuk menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahui dampak negative nya. fokus perhatian kita akan bergeser jauh dari perbedaan yang memisahkan kita regional dan menuju kesamaan yang mempersatukan kita secara internasional. (bersambung) Dalam memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta didik). maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi orang yang bersangkutan. haruslah komunikatif. memungkinkan kita untuk memindai seluruh dunia untuk mitra dengan kebutuhan dan prioritas identik dengan kita sendiri. guru). terlepas dari jarak. dan membantu siswa dalam menafsirkan berbagai nilai-nilai mereka mencerminkan. perlu adanya monitor dari pembimbing (dosen. agar internet tidak disalahgunakan lagi oleh pelajar ataupun mahasiswa. . memelihara bahan-bahan berkualitas tinggi untuk mereka. satu-ke-banyak. memiliki atribut yang tepat untuk mengatasi kekurangan dari teknologi komunikasi sebelumnya. kontrol provinsi dan bahkan nasional selama pendidikan dan budaya akan menjadi kurang relevan dan semakin tidak dapat dilaksanakan. Mereka juga dapat memiliki efek mendalam pada perencanaan pendidikan kita. Internet adalah. dan banyak-ke-banyak dasar. multimedia sedang dan memiliki kapasitas untuk komunikasi pada satu-satu. dua arah langsung. informasi yang tepat disajikan adalah informasi yang dibutuhkan . Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah penyajian informasi. secara teknis memungkinkan dapat dilaksanakan. secara sosial-psikologis dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang ada. juga dari orang tua masing-masing. BAB III PENUTUP Kesimpulan Media baru. Dalam komunikasi pada umumnya. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang benar-benar dibutuhkan. demikian pula dalam pendidikan. dalam arti secara ekonomis menguntungkan. bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita pahami. Jadi bukan informasi yang kita ketahui yang disampaikan. Oleh karena itu. teknologi tersebut benar-benar dapat membawa kematian jarak dalam upaya pendidikan kita. terutama internet. yakni yang bermakna. tetapi yang kita sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dan dibutuhkan sasaran. Kecuali pergeseran ini menolak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful