DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN

Sunday | Filed in: Uncategorized MAKALAH KONSEP TEKNOLOGI ( DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN)

Di susun oleh : ANNISA AULIA FITRI 1002519 ILKOM C-2

PROGRAM ILMU KOMPUTER FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010

BAB 1 PENDAHULUAN A. disertasi. bidang TIK berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa mikroelektronika. tesis. Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca umumnya dan bagi saya khususnya. Penerapan TIK di bidang pendidikan 3. teknologi informasi dan Komunikasi saat ini berkembang sangat cepat. dan sebagainya. Memasuki abad ke-21. dari “waktu siklus” ke “waktu nyata”. Pengertian dan sejarah dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2. dari hari ke jam. dan dari “kertas” ke “online”. C. Dampak negatif dari penerapan TIK dalam pendidikan . Terjadi pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:dari “ruang kelas” ke “di mana saja”. dan dari jam ke detik. TUJUAN Adapun tujuan-tujuan saya menulis makalah ini adalah sebagai berikut : 1. dari minggu ke hari. B. namun di samping perkembangan Teknologi Informasi yang berkembang secara terus menerus. Dari tahun ke bulan. dari bulan ke minggu. misalnya di kalangan pelajar. PERUMUSAN DAN PEMBATASAN MASALAH Rumusan masalah : 1. Untuk menjadi manfaat di hari nanti jika suatu saat kami ditugaskan untuk membuat skripsi. Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan. ada dampak negatif nya dari penggunaan Teknologi Informasi. Untuk mengetahui solusi dari masalah di atas 4. Perkembangan TIK telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. akan di bahas mulai dari permasalahan sampai solusi untuk memecahkan masalah itu. bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada TIK. 3. oleh karena itu. Manfaat dan keuntungan TIK di bidang pendidikan 4. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Teknologi 2. LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu.

5. MANFAAT PENULISAN Hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. manipulasi. Sedangkan teknologi komunikasi komputer adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. baik media cetak maupun media elektronik. teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. pengelolaan. atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT). Oleh karena itu. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. BAB 2 PEMBAHASAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global Memasuki abad ke-20. Sejarah Teknologi Informasi Komunikasi Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. manipulasi. juga dari berbagai pengetahuan yang saya ketahui. Pemecahan masalah dan solusi Rumusan masalah yang tertulis dalam makalah ini saya dapatkan dari berbagai sumber. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (intregrated electronics ) pada tahun 1957. Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses. tepatnya antara tahun 19101920 terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. mendapatkan momen emasnya pada era Perang dingin. D. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Persaingan . Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. dan pengelolaan informasi. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. Perkembangan teknologi elektronika yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Aexander Graham Bell pada tahun 1875. khususnya kepada seluruh siswa/mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam makalah yang saya buat. penggunaan sebagai alat bantu. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. pemindahan informasi antar media.

Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) „otak‟ manusia. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. dan sebagainya. grafis. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika.elearning . Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). e-laboratory. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. suara. membuat simulasi proses-proses yang rumit. termasuk salah satunya bidang pendidikan. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti „otot‟ manusia. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e. sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Ide untuk menggunakan mesinbelajar. Tambahan lagi. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi.IPTEK antara blok barat (Amerika Serikat) dan blok timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat luar angkasa maupun mesin-mesin perang. Pemanfaatan . Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi +informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). e-education. e-library. Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. mulai dari e-book. gambar. Miniaturisasi komponen elektronik. Mikroprosesor inilah yang menjadi „otak‟ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. melalui penciptaan rangkaian terpadu.

Perpustakaan online. seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi pelajar antara lain : a. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini. perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital Diskusi online. diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet. melalui perpustakaan online. Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik e. dapat menekan biaya untuk menyediakan buku . Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain b. hasil pemelitian yang di muat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain di segala penjuru dunia dengan cepat. Kelas online. b. Dampak positif pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi d bidang pendidikan : Peranan TIK dalam dunia pendidikan Manfaat TIK dalam dunia pendidikan antara lain : a. c. e. aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh. Selain aplikasi unggulan seperti itu. Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah c. Dapat member layanan lebih baik ke peserta didik c. Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain b. Konsultasi dengan pakar. Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh d.teknologi video cenference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain : a. Berbagai hasil penelitian. konsultasi dengan para ahali dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh. d. Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak di batasi jarak dan waktu d.

bahwasanya teknologi informasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita. mengatakan bahwa media elektronik seperti internet lebih sesuai digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. MASALAH Seperti yang kita ketahui. Hal ini antara lain di sebabkan karena pemerintah selaku regulator belum memiliki konsep yang jelas dalam merumuskannya. wawasan berfikir dan pengembangan intelektualitas. Ini merupakan sebagian masalah pada teknologi informasi dan komunikasi terhadap aspek pendidikan . sebab kredibilitas pelajar/mahasiswa patut dipertanyakan. guru atau dosen memberi tugas pada siswa atau mahasiswa melalui internet. Di sisi lain ia sebagai generasi terdidik dan menjadi harapan bangsa di masa depan agar ikut mengkampanyekan upaya pencegahan penyalahgunaan internet. Ini sangat memprihatinkan dan akan mengancam kualitas pendidikan. bahwa pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi jauh lebih efektif. Hal ini telah dibuktikan dengan banyak fakta. Banyak sekali dampak positif dan negative nya . Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. informasi di media massa dan juga berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Misalnya.masalah yang lain adalah “mahasiswa copy paste”. Landasan Teori Internet sebagai salah satu teknologi informasi yang dikenal luas. Tetapi tidak sedikit dari mereka menyalah gunakan internet sebagai mencari hal-hal yang bersifat negatif. Saat ini penerapan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di Indonesia belum dapat berlangsung secara optimal. Tujuan awal ditemukannya internet adalah membantu semua orang yang ingin mendapatkan informasi secara cepat dan update dari segala penjuru dunia. Satu sisi bagaimana ia memanfa‟atkan internet secara maksimal untuk menambah ilmu pengetahuan. Sudah tidak asing lagi kita dengar. karena pada dasarnya pelajar tidak pantas melihat situs-situs pornografi atau pun yang berbau negative. . Para pakar teknologi informasi yang banyak bekerja dalam bidang pendidikan. II. Dari kedua masalah di atas. Bayangkan jika yang melihat situs-situs porno anak di bawah umur. telah dikembangkan untuk mendukung dunia pendidikan. seperti melihat situs-situs pornografi dan mengcopy-paste dari internet. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. sangat disayangkan. Namun di dalam perjalanannya terdapat berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab. Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain I.e. dalam aspek pendidikan. Penerapan TIK lebih dimaknai sebagai penyediaan saran dan prasarana yang didistribusikan ke unit-unit pendidikan semacam perguruan tinggi atau sekolah. Mahasiswa sebagai kaum intelektual mempunyai peran ganda dalam kehidupan berinternet. Otomatis siswa sering menggunakan internet sebagai sumber mencari tugas. Juga sikap mahasiswa copy-paste tidak mencerminkan seorang mahasiswa yang sepantasnya.

masalah dalam teknologi informasi di bidang pendidikan ini. seseorang dapat mengunjungi dan memilih perpustakaan sebanyak yang dikehendaki. Hasil riset yang di lakukan beberapa orang. Ia menegaskan ingin membalikan peringkat pengguna internet di Indonesia menjadi urutan paling atas atau pertama dan mengurangi penyalahgunaan internet.pemebelajaran melalui internet ini lebih dikenal dengan nama e-learning. seperti “mahasiswa copy paste”. dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar). Menurut Roy Suryo prosentase pengguna Internet di Indoensia ada dalam peringkat paling bawah. mudah dan murah. Permasalahan pengunaan teknologi khususnya internet dibahas oleh Roy Suryo pemateri “Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi bagi pengembangan wawasan kebangsaan menuju masyarakat informasi” dalam acara “Fasilitasi Pengembangan SDM Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada Pusat Intelektual Umat” acara ini berlansung dua hari bekerjasama dengan Departemen komunikasi dan informatika (Depkominfo). . tugas bahkan kita dapat mengikuti kuliah dari Jepang atau tempat lain yang tidak satu lokasi. peringkat tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan sekali bagi masyarakat Indonesia.namun d samping itu ada beberapa masalah. telah membuktikan bahwa banyak pelajar yang menyalahgunakan internet. dan peringkat kedua penyalahgunaan internet.mencari literatur untuk mengerjakan skripsi. perlu memperhatikan dinamika perubahan sebagai salah satu sector pembangunan nasional juga harus dicermati dalm perspektif perubahan global. terbukti melalui Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konapsi) ke IV yang tertuang dalam agenda Jakarta 2000 butir kesebelas berbunyi “ Mengoptimalkan pemanfaatan nasional serta menjadikan teknologi komunikasi dan informasi tersebut agar terjangkau dan dapat dimanfaatkan oleh segenap lapisan masayarakat sebagai upaya pemerataan pendidikan (Hardjito dalam Warsihna. Selain itu. Dampak positif dari penggunaan internet oleh pelajar telah kita ketahui banyak sekali manfaatnya. Melalui internet. Selain sebagai media pembelajaran internet juga mendukung segala hal yang berkaitan dengan itu. misalnya Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi dan lain-lain. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. Perkembanagn internet membantu badan pendidikan terutama dalam hal transformasi informasi sehingga menjadi lebih cepat. dimana teknologi informasi dan komunikasi (ICT) memainkan perannya yang sangat menentukan. niscaya akan memimpin dunia dibidang pendidikan. Indonesia menduduki peringkat kedua sesudah Negara Ukraine dalam penyalahgunaan internet dari 230 juta penduduk Indonesia yang mengoperasikan teknologi internet. 2005) dan dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009 seperti yang juga dikutipoleh Warsihna (2005) disebutkan bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan relevansi pendidikan.seperti penyediaan informasi yang dibutuhkan karena dapat pula berfungsi sebagai perpestakaan elektronik. 3-4 Desember 2007 di Hotel Imperium Kota Bandung.Seperti yang diungkapakan Peter Drucker dalam Renstra Depdiknas seperti yang dikutip oleh Warsihna (2005) menyatakan bahwa bangsa yang benar-benar dapat memanfaatkan ledakan komunikasi digital dan menhubungkannya dengan teknik-teknik pembelajaran baru. Pemerintah pun menyadari hal ini.

1%. Cara yang dapat ditempuh oleh para pengajar dan dosen adalah dengan melakukan cross check pada internet. Ini dapat terjadi karena kurang nya perhatian dari orang tua pengguna teknologi informasi “internet”. Masalah yang pertama: Pelajar atau mahasiswa menyalahgunakan internet. maka pendidikan hanyalah menjadi simbol pencapaian target yang sangat dangkal dan picik yaitu keuntungan pribadi. Untuk itu perlu adanya pengawasan yang ketat dari pihak pengajar selaku pemberi tugas.6%. Sebaliknya jika tidak. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri Jika tidak ada kontrol terhadap tindakan seperti ini. Seharusnya. tetapi ada suatu proses untuk dapat menyelesaikan suatu masalah . Masalah ini bisa di berantas sedikt-sedikit dengan cara adanya pengawasan dari orang tua. Partisipasi dosen menjadi faktor yang sangat penting untuk mengukur kadar keaslian tugas yang dikerjakan oleh pelajar dan mahasiswa. Metoda Pemecahan Masalah Suatu masalah tidak dapat diselesaikan secara langsung.sebagai penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. maka tidak akan ada hal yang lebih diperoleh dari bangku sekolah/kuliah. Mungkin tidak terlalu pantas. Dengan demikian hal tersebut akan mengajarkan para generasi bangsa untuk dapat bersikap bijaksana dan bertanggung jawab. apabila seorang mahasiswa yang usianya sudah beranjak dewasa masih harus d awasi oleh orang tuanya. situs-situs pornografi d hindarkan dari dunia internet. Dalam era teknologi ini sekarang masyarakat sangat dimudahkan sekali dalam melakukan kegiatan khususnya mencari infromasi. dalam hal ini harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk menghindarkan diri dari penyalah gunaan internet.Selain itu Roy menambahkan dari 230 juta penduduk Indonesia yang menggunakan telepon tetap 8. ketika anaknya sedang mengerjakan tugas dari guru atau dosennya. Solusi . III. Masalah yang kedua: ”mahasiswa copy paste”. Sebab. dan pengguna telepon selular 34. Rata-rata dosen mungkin tidak memiliki waktu untuk hal ini. IV. Namun anggap saja kesediaan untuk mengoreksi dan meneliti tersebut sebagai wujud sinergi yang baik antara mahasiswa dan dosen. kegiatan kuliah hanya sekedar menjadi formalitas demi mencapai gelar akademis.Pengorbanan pengabdian dan kesukarelaan memang dibutuhkan untuk menciptakan mutu yang lebih baik bagi dunia pendidikan. atau mengupayakan agar situs-situs pornografi tidak dengan mudah di buka oleh pelajar.

perlu adanya monitor dari pembimbing (dosen. juga dari orang tua masing-masing. demikian pula dalam pendidikan. dan banyak-ke-banyak dasar. Dalam menyajikan informasi. secara teknis memungkinkan dapat dilaksanakan. dua arah langsung.Yang paling penting peranan orang tua untuk mengawasi anak-anak untuk tidak mengakses situs-situs dan memberikan penjelasan tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran dari diri sendiri untuk menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahui dampak negative nya. agar internet tidak disalahgunakan lagi oleh pelajar ataupun mahasiswa. secara sosial-psikologis dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang ada. Selama kita mengenali kebutuhan untuk Melawan mitos media baru. multimedia sedang dan memiliki kapasitas untuk komunikasi pada satu-satu. memungkinkan kita untuk memindai seluruh dunia untuk mitra dengan kebutuhan dan prioritas identik dengan kita sendiri. Tetapi. kontrol provinsi dan bahkan nasional selama pendidikan dan budaya akan menjadi kurang relevan dan semakin tidak dapat dilaksanakan.. Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah penyajian informasi. maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi orang yang bersangkutan. teknologi tersebut benar-benar dapat membawa kematian jarak dalam upaya pendidikan kita. penggunaan internet sering di salah gunakan oleh para penggunanya. terlepas dari jarak. dalam arti secara ekonomis menguntungkan. Kecuali pergeseran ini menolak. Ini yang menjadi dampak negative teknologi informasi dan komunikasi dari penggunaan internet oleh kalangan pelajar khususnya. terutama internet. guru). Mereka juga dapat memiliki efek mendalam pada perencanaan pendidikan kita. informasi yang tepat disajikan adalah informasi yang dibutuhkan . (bersambung) Dalam memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta didik). Jadi bukan informasi yang kita ketahui yang disampaikan. komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang baik. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang benar-benar dibutuhkan. dan membantu siswa dalam menafsirkan berbagai nilai-nilai mereka mencerminkan. bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita pahami. yakni yang bermakna. haruslah komunikatif. memelihara bahan-bahan berkualitas tinggi untuk mereka. tetapi yang kita sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dan dibutuhkan sasaran. . Dalam komunikasi pada umumnya. Internet adalah. Dengan sedikit keberuntungan. memiliki atribut yang tepat untuk mengatasi kekurangan dari teknologi komunikasi sebelumnya. satu-ke-banyak. BAB III PENUTUP Kesimpulan Media baru. fokus perhatian kita akan bergeser jauh dari perbedaan yang memisahkan kita regional dan menuju kesamaan yang mempersatukan kita secara internasional. dan sesuai atau sejalan dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada. Oleh karena itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful