DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN

Sunday | Filed in: Uncategorized MAKALAH KONSEP TEKNOLOGI ( DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN)

Di susun oleh : ANNISA AULIA FITRI 1002519 ILKOM C-2

PROGRAM ILMU KOMPUTER FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010

Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan. dan dari “kertas” ke “online”. dari minggu ke hari. Perkembangan TIK telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. dari hari ke jam. Terjadi pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:dari “ruang kelas” ke “di mana saja”. akan di bahas mulai dari permasalahan sampai solusi untuk memecahkan masalah itu.BAB 1 PENDAHULUAN A. Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca umumnya dan bagi saya khususnya. C. Untuk mengetahui solusi dari masalah di atas 4. ada dampak negatif nya dari penggunaan Teknologi Informasi. tesis. PERUMUSAN DAN PEMBATASAN MASALAH Rumusan masalah : 1. Pengertian dan sejarah dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2. LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu. disertasi. 3. misalnya di kalangan pelajar. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Teknologi 2. dan sebagainya. Dampak negatif dari penerapan TIK dalam pendidikan . namun di samping perkembangan Teknologi Informasi yang berkembang secara terus menerus. bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada TIK. Penerapan TIK di bidang pendidikan 3. Untuk menjadi manfaat di hari nanti jika suatu saat kami ditugaskan untuk membuat skripsi. Manfaat dan keuntungan TIK di bidang pendidikan 4. TUJUAN Adapun tujuan-tujuan saya menulis makalah ini adalah sebagai berikut : 1. oleh karena itu. dan dari jam ke detik. dari “waktu siklus” ke “waktu nyata”. Memasuki abad ke-21. teknologi informasi dan Komunikasi saat ini berkembang sangat cepat. dari bulan ke minggu. B. Dari tahun ke bulan. bidang TIK berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa mikroelektronika.

Pertama yaitu temuan telepon oleh Aexander Graham Bell pada tahun 1875. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (intregrated electronics ) pada tahun 1957. tepatnya antara tahun 19101920 terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. D. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Pemecahan masalah dan solusi Rumusan masalah yang tertulis dalam makalah ini saya dapatkan dari berbagai sumber. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Persaingan . manipulasi. Sedangkan teknologi komunikasi komputer adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. juga dari berbagai pengetahuan yang saya ketahui. BAB 2 PEMBAHASAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Perkembangan teknologi elektronika yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. dan pengelolaan informasi. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.5. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Sejarah Teknologi Informasi Komunikasi Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. MANFAAT PENULISAN Hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global Memasuki abad ke-20. pengelolaan. khususnya kepada seluruh siswa/mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam makalah yang saya buat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. pemindahan informasi antar media. penggunaan sebagai alat bantu. Oleh karena itu. adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. mendapatkan momen emasnya pada era Perang dingin. manipulasi. atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT). baik media cetak maupun media elektronik.

Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Pemanfaatan . e-library. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Ide untuk menggunakan mesinbelajar. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. membuat simulasi proses-proses yang rumit. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. mulai dari e-book. gambar. e-laboratory. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Mikroprosesor inilah yang menjadi „otak‟ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. e-education. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor.elearning . Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e. grafis. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21.IPTEK antara blok barat (Amerika Serikat) dan blok timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat luar angkasa maupun mesin-mesin perang. Tambahan lagi. Miniaturisasi komponen elektronik. suara. dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. melalui penciptaan rangkaian terpadu. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti „otot‟ manusia. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi +informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. termasuk salah satunya bidang pendidikan. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) „otak‟ manusia.

seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi pelajar antara lain : a. Berbagai hasil penelitian. Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah c. dapat menekan biaya untuk menyediakan buku . Konsultasi dengan pakar. d. melalui perpustakaan online. hasil pemelitian yang di muat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain di segala penjuru dunia dengan cepat. e. c. Dampak positif pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi d bidang pendidikan : Peranan TIK dalam dunia pendidikan Manfaat TIK dalam dunia pendidikan antara lain : a. perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital Diskusi online. diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet. Kelas online. Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain b.teknologi video cenference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Dapat member layanan lebih baik ke peserta didik c. konsultasi dengan para ahali dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh. Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh d. Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik e. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini. Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain : a. b. Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak di batasi jarak dan waktu d. Perpustakaan online. Selain aplikasi unggulan seperti itu. Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain b. aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh.

wawasan berfikir dan pengembangan intelektualitas. Satu sisi bagaimana ia memanfa‟atkan internet secara maksimal untuk menambah ilmu pengetahuan. Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain I. Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Saat ini penerapan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di Indonesia belum dapat berlangsung secara optimal. Otomatis siswa sering menggunakan internet sebagai sumber mencari tugas. karena pada dasarnya pelajar tidak pantas melihat situs-situs pornografi atau pun yang berbau negative.masalah yang lain adalah “mahasiswa copy paste”. Juga sikap mahasiswa copy-paste tidak mencerminkan seorang mahasiswa yang sepantasnya. sebab kredibilitas pelajar/mahasiswa patut dipertanyakan. bahwasanya teknologi informasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita. . Hal ini telah dibuktikan dengan banyak fakta. Tujuan awal ditemukannya internet adalah membantu semua orang yang ingin mendapatkan informasi secara cepat dan update dari segala penjuru dunia. Banyak sekali dampak positif dan negative nya . Di sisi lain ia sebagai generasi terdidik dan menjadi harapan bangsa di masa depan agar ikut mengkampanyekan upaya pencegahan penyalahgunaan internet. Penerapan TIK lebih dimaknai sebagai penyediaan saran dan prasarana yang didistribusikan ke unit-unit pendidikan semacam perguruan tinggi atau sekolah. Namun di dalam perjalanannya terdapat berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab. Bayangkan jika yang melihat situs-situs porno anak di bawah umur. Ini sangat memprihatinkan dan akan mengancam kualitas pendidikan. Ini merupakan sebagian masalah pada teknologi informasi dan komunikasi terhadap aspek pendidikan . telah dikembangkan untuk mendukung dunia pendidikan. Dari kedua masalah di atas. Landasan Teori Internet sebagai salah satu teknologi informasi yang dikenal luas. seperti melihat situs-situs pornografi dan mengcopy-paste dari internet. guru atau dosen memberi tugas pada siswa atau mahasiswa melalui internet. informasi di media massa dan juga berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. MASALAH Seperti yang kita ketahui. bahwa pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi jauh lebih efektif.e. sangat disayangkan. dalam aspek pendidikan. Sudah tidak asing lagi kita dengar. Misalnya. Para pakar teknologi informasi yang banyak bekerja dalam bidang pendidikan. Hal ini antara lain di sebabkan karena pemerintah selaku regulator belum memiliki konsep yang jelas dalam merumuskannya. II. Tetapi tidak sedikit dari mereka menyalah gunakan internet sebagai mencari hal-hal yang bersifat negatif. mengatakan bahwa media elektronik seperti internet lebih sesuai digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. Mahasiswa sebagai kaum intelektual mempunyai peran ganda dalam kehidupan berinternet.

2005) dan dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009 seperti yang juga dikutipoleh Warsihna (2005) disebutkan bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. Melalui internet. dimana teknologi informasi dan komunikasi (ICT) memainkan perannya yang sangat menentukan. misalnya Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi dan lain-lain. Selain itu. tugas bahkan kita dapat mengikuti kuliah dari Jepang atau tempat lain yang tidak satu lokasi. mudah dan murah. Hasil riset yang di lakukan beberapa orang. Dampak positif dari penggunaan internet oleh pelajar telah kita ketahui banyak sekali manfaatnya. Ia menegaskan ingin membalikan peringkat pengguna internet di Indonesia menjadi urutan paling atas atau pertama dan mengurangi penyalahgunaan internet. .mencari literatur untuk mengerjakan skripsi. 3-4 Desember 2007 di Hotel Imperium Kota Bandung.Seperti yang diungkapakan Peter Drucker dalam Renstra Depdiknas seperti yang dikutip oleh Warsihna (2005) menyatakan bahwa bangsa yang benar-benar dapat memanfaatkan ledakan komunikasi digital dan menhubungkannya dengan teknik-teknik pembelajaran baru.seperti penyediaan informasi yang dibutuhkan karena dapat pula berfungsi sebagai perpestakaan elektronik. telah membuktikan bahwa banyak pelajar yang menyalahgunakan internet. peringkat tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan sekali bagi masyarakat Indonesia. Perkembanagn internet membantu badan pendidikan terutama dalam hal transformasi informasi sehingga menjadi lebih cepat. masalah dalam teknologi informasi di bidang pendidikan ini. seperti “mahasiswa copy paste”. Permasalahan pengunaan teknologi khususnya internet dibahas oleh Roy Suryo pemateri “Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi bagi pengembangan wawasan kebangsaan menuju masyarakat informasi” dalam acara “Fasilitasi Pengembangan SDM Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada Pusat Intelektual Umat” acara ini berlansung dua hari bekerjasama dengan Departemen komunikasi dan informatika (Depkominfo).pemebelajaran melalui internet ini lebih dikenal dengan nama e-learning.namun d samping itu ada beberapa masalah. Pemerintah pun menyadari hal ini. perlu memperhatikan dinamika perubahan sebagai salah satu sector pembangunan nasional juga harus dicermati dalm perspektif perubahan global. Indonesia menduduki peringkat kedua sesudah Negara Ukraine dalam penyalahgunaan internet dari 230 juta penduduk Indonesia yang mengoperasikan teknologi internet. Menurut Roy Suryo prosentase pengguna Internet di Indoensia ada dalam peringkat paling bawah. dan peringkat kedua penyalahgunaan internet. seseorang dapat mengunjungi dan memilih perpustakaan sebanyak yang dikehendaki. dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar). Selain sebagai media pembelajaran internet juga mendukung segala hal yang berkaitan dengan itu. niscaya akan memimpin dunia dibidang pendidikan. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. terbukti melalui Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konapsi) ke IV yang tertuang dalam agenda Jakarta 2000 butir kesebelas berbunyi “ Mengoptimalkan pemanfaatan nasional serta menjadikan teknologi komunikasi dan informasi tersebut agar terjangkau dan dapat dimanfaatkan oleh segenap lapisan masayarakat sebagai upaya pemerataan pendidikan (Hardjito dalam Warsihna.

apabila seorang mahasiswa yang usianya sudah beranjak dewasa masih harus d awasi oleh orang tuanya.6%. ketika anaknya sedang mengerjakan tugas dari guru atau dosennya. IV.Pengorbanan pengabdian dan kesukarelaan memang dibutuhkan untuk menciptakan mutu yang lebih baik bagi dunia pendidikan. Mungkin tidak terlalu pantas. Namun anggap saja kesediaan untuk mengoreksi dan meneliti tersebut sebagai wujud sinergi yang baik antara mahasiswa dan dosen. Dengan demikian hal tersebut akan mengajarkan para generasi bangsa untuk dapat bersikap bijaksana dan bertanggung jawab. Untuk itu perlu adanya pengawasan yang ketat dari pihak pengajar selaku pemberi tugas. Cara yang dapat ditempuh oleh para pengajar dan dosen adalah dengan melakukan cross check pada internet. Sebaliknya jika tidak. tetapi ada suatu proses untuk dapat menyelesaikan suatu masalah . III.sebagai penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Solusi . Masalah yang kedua: ”mahasiswa copy paste”.1%. Rata-rata dosen mungkin tidak memiliki waktu untuk hal ini. dan pengguna telepon selular 34. Ini dapat terjadi karena kurang nya perhatian dari orang tua pengguna teknologi informasi “internet”. dalam hal ini harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk menghindarkan diri dari penyalah gunaan internet. Partisipasi dosen menjadi faktor yang sangat penting untuk mengukur kadar keaslian tugas yang dikerjakan oleh pelajar dan mahasiswa.Selain itu Roy menambahkan dari 230 juta penduduk Indonesia yang menggunakan telepon tetap 8. kegiatan kuliah hanya sekedar menjadi formalitas demi mencapai gelar akademis. maka tidak akan ada hal yang lebih diperoleh dari bangku sekolah/kuliah. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri Jika tidak ada kontrol terhadap tindakan seperti ini. maka pendidikan hanyalah menjadi simbol pencapaian target yang sangat dangkal dan picik yaitu keuntungan pribadi. atau mengupayakan agar situs-situs pornografi tidak dengan mudah di buka oleh pelajar. Sebab. Masalah yang pertama: Pelajar atau mahasiswa menyalahgunakan internet. Metoda Pemecahan Masalah Suatu masalah tidak dapat diselesaikan secara langsung. Seharusnya. Masalah ini bisa di berantas sedikt-sedikit dengan cara adanya pengawasan dari orang tua. Dalam era teknologi ini sekarang masyarakat sangat dimudahkan sekali dalam melakukan kegiatan khususnya mencari infromasi. situs-situs pornografi d hindarkan dari dunia internet.

agar internet tidak disalahgunakan lagi oleh pelajar ataupun mahasiswa. satu-ke-banyak. dua arah langsung. Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah penyajian informasi. Dalam komunikasi pada umumnya. demikian pula dalam pendidikan. Tetapi. teknologi tersebut benar-benar dapat membawa kematian jarak dalam upaya pendidikan kita. juga dari orang tua masing-masing. memelihara bahan-bahan berkualitas tinggi untuk mereka. tetapi yang kita sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dan dibutuhkan sasaran. Internet adalah. informasi yang tepat disajikan adalah informasi yang dibutuhkan . kontrol provinsi dan bahkan nasional selama pendidikan dan budaya akan menjadi kurang relevan dan semakin tidak dapat dilaksanakan. guru).. terutama internet. memungkinkan kita untuk memindai seluruh dunia untuk mitra dengan kebutuhan dan prioritas identik dengan kita sendiri. multimedia sedang dan memiliki kapasitas untuk komunikasi pada satu-satu. memiliki atribut yang tepat untuk mengatasi kekurangan dari teknologi komunikasi sebelumnya. Dengan sedikit keberuntungan. terlepas dari jarak. Mereka juga dapat memiliki efek mendalam pada perencanaan pendidikan kita. Oleh karena itu. penggunaan internet sering di salah gunakan oleh para penggunanya. dan membantu siswa dalam menafsirkan berbagai nilai-nilai mereka mencerminkan. bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita pahami. secara teknis memungkinkan dapat dilaksanakan. maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi orang yang bersangkutan. (bersambung) Dalam memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta didik). komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang baik. Kecuali pergeseran ini menolak. yakni yang bermakna. Dalam menyajikan informasi. dalam arti secara ekonomis menguntungkan.Yang paling penting peranan orang tua untuk mengawasi anak-anak untuk tidak mengakses situs-situs dan memberikan penjelasan tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran dari diri sendiri untuk menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahui dampak negative nya. secara sosial-psikologis dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang ada. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang benar-benar dibutuhkan. . fokus perhatian kita akan bergeser jauh dari perbedaan yang memisahkan kita regional dan menuju kesamaan yang mempersatukan kita secara internasional. haruslah komunikatif. dan sesuai atau sejalan dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada. Ini yang menjadi dampak negative teknologi informasi dan komunikasi dari penggunaan internet oleh kalangan pelajar khususnya. Selama kita mengenali kebutuhan untuk Melawan mitos media baru. BAB III PENUTUP Kesimpulan Media baru. dan banyak-ke-banyak dasar. perlu adanya monitor dari pembimbing (dosen. Jadi bukan informasi yang kita ketahui yang disampaikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful