DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN

Sunday | Filed in: Uncategorized MAKALAH KONSEP TEKNOLOGI ( DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP AKTIVITAS PENDIDIKAN)

Di susun oleh : ANNISA AULIA FITRI 1002519 ILKOM C-2

PROGRAM ILMU KOMPUTER FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010

dan dari “kertas” ke “online”. Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Memasuki abad ke-21. dari minggu ke hari. dan dari jam ke detik. Penerapan TIK di bidang pendidikan 3. Untuk menjadi manfaat di hari nanti jika suatu saat kami ditugaskan untuk membuat skripsi. TUJUAN Adapun tujuan-tujuan saya menulis makalah ini adalah sebagai berikut : 1.BAB 1 PENDAHULUAN A. akan di bahas mulai dari permasalahan sampai solusi untuk memecahkan masalah itu. Dampak negatif dari penerapan TIK dalam pendidikan . dari hari ke jam. Pengertian dan sejarah dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2. dan sebagainya. 3. C. dari “waktu siklus” ke “waktu nyata”. Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca umumnya dan bagi saya khususnya. LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu. Manfaat dan keuntungan TIK di bidang pendidikan 4. Dari tahun ke bulan. oleh karena itu. dari bulan ke minggu. Perkembangan TIK telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. teknologi informasi dan Komunikasi saat ini berkembang sangat cepat. misalnya di kalangan pelajar. ada dampak negatif nya dari penggunaan Teknologi Informasi. bidang TIK berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa mikroelektronika. Untuk mengetahui solusi dari masalah di atas 4. Terjadi pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:dari “ruang kelas” ke “di mana saja”. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Teknologi 2. B. disertasi. tesis. namun di samping perkembangan Teknologi Informasi yang berkembang secara terus menerus. PERUMUSAN DAN PEMBATASAN MASALAH Rumusan masalah : 1. bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada TIK.

teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. tepatnya antara tahun 19101920 terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. pemindahan informasi antar media. mendapatkan momen emasnya pada era Perang dingin. dan pengelolaan informasi. manipulasi. D. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global Memasuki abad ke-20. penggunaan sebagai alat bantu. Pemecahan masalah dan solusi Rumusan masalah yang tertulis dalam makalah ini saya dapatkan dari berbagai sumber. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.5. Perkembangan teknologi elektronika yang merupakan cikal bakal TIK saat ini. khususnya kepada seluruh siswa/mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam makalah yang saya buat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel. yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. baik media cetak maupun media elektronik. Persaingan . Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. manipulasi. pengelolaan. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Oleh karena itu. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika. Pertama yaitu temuan telepon oleh Aexander Graham Bell pada tahun 1875. MANFAAT PENULISAN Hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (intregrated electronics ) pada tahun 1957. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Sedangkan teknologi komunikasi komputer adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT). Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. juga dari berbagai pengetahuan yang saya ketahui. Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses. adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Sejarah Teknologi Informasi Komunikasi Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. BAB 2 PEMBAHASAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

IPTEK antara blok barat (Amerika Serikat) dan blok timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat luar angkasa maupun mesin-mesin perang. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti „otot‟ manusia. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. e-laboratory. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21. membuat simulasi proses-proses yang rumit. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. e-library. maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) „otak‟ manusia. suara. Ide untuk menggunakan mesinbelajar. e-education. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. grafis. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. termasuk salah satunya bidang pendidikan. pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi „otak‟ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Pemanfaatan . Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi +informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. melalui penciptaan rangkaian terpadu. dan sebagainya. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. mulai dari e-book. gambar. Tambahan lagi. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang.elearning . Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Miniaturisasi komponen elektronik. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia.

c. Dampak positif pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi d bidang pendidikan : Peranan TIK dalam dunia pendidikan Manfaat TIK dalam dunia pendidikan antara lain : a. perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital Diskusi online. Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain b. Perpustakaan online. Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak di batasi jarak dan waktu d. Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain b. konsultasi dengan para ahali dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh. aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh. dapat menekan biaya untuk menyediakan buku . Selain aplikasi unggulan seperti itu. seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi pelajar antara lain : a. hasil pemelitian yang di muat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain di segala penjuru dunia dengan cepat. Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik e. d. Dapat member layanan lebih baik ke peserta didik c. Konsultasi dengan pakar. Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh d. Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain : a. e.teknologi video cenference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Kelas online. melalui perpustakaan online. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini. Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah c. diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet. Berbagai hasil penelitian. b.

wawasan berfikir dan pengembangan intelektualitas. Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain I. informasi di media massa dan juga berdasarkan penelitian yang telah dilakukan.masalah yang lain adalah “mahasiswa copy paste”. Di sisi lain ia sebagai generasi terdidik dan menjadi harapan bangsa di masa depan agar ikut mengkampanyekan upaya pencegahan penyalahgunaan internet. Sudah tidak asing lagi kita dengar. Satu sisi bagaimana ia memanfa‟atkan internet secara maksimal untuk menambah ilmu pengetahuan. telah dikembangkan untuk mendukung dunia pendidikan. Saat ini penerapan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di Indonesia belum dapat berlangsung secara optimal. bahwasanya teknologi informasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Namun di dalam perjalanannya terdapat berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab. mengatakan bahwa media elektronik seperti internet lebih sesuai digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Dari kedua masalah di atas. guru atau dosen memberi tugas pada siswa atau mahasiswa melalui internet. sangat disayangkan. Hal ini antara lain di sebabkan karena pemerintah selaku regulator belum memiliki konsep yang jelas dalam merumuskannya. dalam aspek pendidikan. Otomatis siswa sering menggunakan internet sebagai sumber mencari tugas. Ini sangat memprihatinkan dan akan mengancam kualitas pendidikan. Tujuan awal ditemukannya internet adalah membantu semua orang yang ingin mendapatkan informasi secara cepat dan update dari segala penjuru dunia.e. seperti melihat situs-situs pornografi dan mengcopy-paste dari internet. Mahasiswa sebagai kaum intelektual mempunyai peran ganda dalam kehidupan berinternet. . MASALAH Seperti yang kita ketahui. Penerapan TIK lebih dimaknai sebagai penyediaan saran dan prasarana yang didistribusikan ke unit-unit pendidikan semacam perguruan tinggi atau sekolah. Landasan Teori Internet sebagai salah satu teknologi informasi yang dikenal luas. Para pakar teknologi informasi yang banyak bekerja dalam bidang pendidikan. karena pada dasarnya pelajar tidak pantas melihat situs-situs pornografi atau pun yang berbau negative. Misalnya. Ini merupakan sebagian masalah pada teknologi informasi dan komunikasi terhadap aspek pendidikan . Bayangkan jika yang melihat situs-situs porno anak di bawah umur. sebab kredibilitas pelajar/mahasiswa patut dipertanyakan. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. Banyak sekali dampak positif dan negative nya . bahwa pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi jauh lebih efektif. Tetapi tidak sedikit dari mereka menyalah gunakan internet sebagai mencari hal-hal yang bersifat negatif. II. Juga sikap mahasiswa copy-paste tidak mencerminkan seorang mahasiswa yang sepantasnya. Hal ini telah dibuktikan dengan banyak fakta.

pemebelajaran melalui internet ini lebih dikenal dengan nama e-learning. terbukti melalui Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konapsi) ke IV yang tertuang dalam agenda Jakarta 2000 butir kesebelas berbunyi “ Mengoptimalkan pemanfaatan nasional serta menjadikan teknologi komunikasi dan informasi tersebut agar terjangkau dan dapat dimanfaatkan oleh segenap lapisan masayarakat sebagai upaya pemerataan pendidikan (Hardjito dalam Warsihna. Dampak positif dari penggunaan internet oleh pelajar telah kita ketahui banyak sekali manfaatnya. dimana teknologi informasi dan komunikasi (ICT) memainkan perannya yang sangat menentukan.mencari literatur untuk mengerjakan skripsi. dan peringkat kedua penyalahgunaan internet. Selain sebagai media pembelajaran internet juga mendukung segala hal yang berkaitan dengan itu. Menurut Roy Suryo prosentase pengguna Internet di Indoensia ada dalam peringkat paling bawah. Perkembanagn internet membantu badan pendidikan terutama dalam hal transformasi informasi sehingga menjadi lebih cepat. perlu memperhatikan dinamika perubahan sebagai salah satu sector pembangunan nasional juga harus dicermati dalm perspektif perubahan global. dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar). peringkat tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan sekali bagi masyarakat Indonesia. Melalui internet. tugas bahkan kita dapat mengikuti kuliah dari Jepang atau tempat lain yang tidak satu lokasi. . masalah dalam teknologi informasi di bidang pendidikan ini. mudah dan murah. Permasalahan pengunaan teknologi khususnya internet dibahas oleh Roy Suryo pemateri “Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi bagi pengembangan wawasan kebangsaan menuju masyarakat informasi” dalam acara “Fasilitasi Pengembangan SDM Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pada Pusat Intelektual Umat” acara ini berlansung dua hari bekerjasama dengan Departemen komunikasi dan informatika (Depkominfo). 2005) dan dalam Renstra Depdiknas tahun 2005-2009 seperti yang juga dikutipoleh Warsihna (2005) disebutkan bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri. seperti “mahasiswa copy paste”. telah membuktikan bahwa banyak pelajar yang menyalahgunakan internet.seperti penyediaan informasi yang dibutuhkan karena dapat pula berfungsi sebagai perpestakaan elektronik. Ia menegaskan ingin membalikan peringkat pengguna internet di Indonesia menjadi urutan paling atas atau pertama dan mengurangi penyalahgunaan internet.Seperti yang diungkapakan Peter Drucker dalam Renstra Depdiknas seperti yang dikutip oleh Warsihna (2005) menyatakan bahwa bangsa yang benar-benar dapat memanfaatkan ledakan komunikasi digital dan menhubungkannya dengan teknik-teknik pembelajaran baru. seseorang dapat mengunjungi dan memilih perpustakaan sebanyak yang dikehendaki. Pemerintah pun menyadari hal ini. Selain itu. niscaya akan memimpin dunia dibidang pendidikan.namun d samping itu ada beberapa masalah. Hasil riset yang di lakukan beberapa orang. 3-4 Desember 2007 di Hotel Imperium Kota Bandung. misalnya Kejahatan Seksualitas : penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi dan lain-lain. Indonesia menduduki peringkat kedua sesudah Negara Ukraine dalam penyalahgunaan internet dari 230 juta penduduk Indonesia yang mengoperasikan teknologi internet.

Mungkin tidak terlalu pantas. Dalam era teknologi ini sekarang masyarakat sangat dimudahkan sekali dalam melakukan kegiatan khususnya mencari infromasi. situs-situs pornografi d hindarkan dari dunia internet. maka tidak akan ada hal yang lebih diperoleh dari bangku sekolah/kuliah. Metoda Pemecahan Masalah Suatu masalah tidak dapat diselesaikan secara langsung. IV.6%. Partisipasi dosen menjadi faktor yang sangat penting untuk mengukur kadar keaslian tugas yang dikerjakan oleh pelajar dan mahasiswa. dalam hal ini harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk menghindarkan diri dari penyalah gunaan internet. Seharusnya.Pengorbanan pengabdian dan kesukarelaan memang dibutuhkan untuk menciptakan mutu yang lebih baik bagi dunia pendidikan. Masalah yang pertama: Pelajar atau mahasiswa menyalahgunakan internet. Cara yang dapat ditempuh oleh para pengajar dan dosen adalah dengan melakukan cross check pada internet. Solusi . atau mengupayakan agar situs-situs pornografi tidak dengan mudah di buka oleh pelajar. III. maka pendidikan hanyalah menjadi simbol pencapaian target yang sangat dangkal dan picik yaitu keuntungan pribadi. apabila seorang mahasiswa yang usianya sudah beranjak dewasa masih harus d awasi oleh orang tuanya. dan pengguna telepon selular 34. Ini dapat terjadi karena kurang nya perhatian dari orang tua pengguna teknologi informasi “internet”.1%. kegiatan kuliah hanya sekedar menjadi formalitas demi mencapai gelar akademis.Selain itu Roy menambahkan dari 230 juta penduduk Indonesia yang menggunakan telepon tetap 8. mahasiswa yang menyalin pekerjaan orang lain untuk digunakan demi kepentingan sendiri Jika tidak ada kontrol terhadap tindakan seperti ini. Masalah ini bisa di berantas sedikt-sedikit dengan cara adanya pengawasan dari orang tua. tetapi ada suatu proses untuk dapat menyelesaikan suatu masalah . Sebaliknya jika tidak. Dengan demikian hal tersebut akan mengajarkan para generasi bangsa untuk dapat bersikap bijaksana dan bertanggung jawab. ketika anaknya sedang mengerjakan tugas dari guru atau dosennya. Masalah yang kedua: ”mahasiswa copy paste”. Namun anggap saja kesediaan untuk mengoreksi dan meneliti tersebut sebagai wujud sinergi yang baik antara mahasiswa dan dosen. Untuk itu perlu adanya pengawasan yang ketat dari pihak pengajar selaku pemberi tugas.sebagai penyebaran situs-situs yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. Rata-rata dosen mungkin tidak memiliki waktu untuk hal ini. Sebab.

memiliki atribut yang tepat untuk mengatasi kekurangan dari teknologi komunikasi sebelumnya. dalam arti secara ekonomis menguntungkan. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang benar-benar dibutuhkan. kontrol provinsi dan bahkan nasional selama pendidikan dan budaya akan menjadi kurang relevan dan semakin tidak dapat dilaksanakan. Kecuali pergeseran ini menolak. teknologi tersebut benar-benar dapat membawa kematian jarak dalam upaya pendidikan kita. Ini yang menjadi dampak negative teknologi informasi dan komunikasi dari penggunaan internet oleh kalangan pelajar khususnya. guru). terutama internet. (bersambung) Dalam memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta didik). dan sesuai atau sejalan dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada. informasi yang tepat disajikan adalah informasi yang dibutuhkan . Dalam menyajikan informasi. agar internet tidak disalahgunakan lagi oleh pelajar ataupun mahasiswa. satu-ke-banyak. secara teknis memungkinkan dapat dilaksanakan. Mereka juga dapat memiliki efek mendalam pada perencanaan pendidikan kita. dua arah langsung. tetapi yang kita sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dan dibutuhkan sasaran. Selama kita mengenali kebutuhan untuk Melawan mitos media baru. Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah penyajian informasi. demikian pula dalam pendidikan. BAB III PENUTUP Kesimpulan Media baru. juga dari orang tua masing-masing. memelihara bahan-bahan berkualitas tinggi untuk mereka. perlu adanya monitor dari pembimbing (dosen. . Oleh karena itu. multimedia sedang dan memiliki kapasitas untuk komunikasi pada satu-satu. terlepas dari jarak. yakni yang bermakna. Tetapi. haruslah komunikatif. Jadi bukan informasi yang kita ketahui yang disampaikan. komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang baik. Dalam komunikasi pada umumnya. Internet adalah.Yang paling penting peranan orang tua untuk mengawasi anak-anak untuk tidak mengakses situs-situs dan memberikan penjelasan tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran dari diri sendiri untuk menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahui dampak negative nya. maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi orang yang bersangkutan.. memungkinkan kita untuk memindai seluruh dunia untuk mitra dengan kebutuhan dan prioritas identik dengan kita sendiri. dan banyak-ke-banyak dasar. dan membantu siswa dalam menafsirkan berbagai nilai-nilai mereka mencerminkan. secara sosial-psikologis dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang ada. bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita pahami. fokus perhatian kita akan bergeser jauh dari perbedaan yang memisahkan kita regional dan menuju kesamaan yang mempersatukan kita secara internasional. penggunaan internet sering di salah gunakan oleh para penggunanya. Dengan sedikit keberuntungan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful