PERAWATAN MASA NIFAS

Perawatan masa nifas adalah perawatan terhadap wanita hamil yang telah selesai bersalin sampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil, lamanya kira-kira 6-8 minggu. Akan tetapi, seluruh alat genitelia baru pulih kembali seperti sebelum ada kehamilan dalam waktu 3 bulan. Perawatan masa nifas dimulai sebenarnya sejak kala uri dengan menghindarkan adanya kemungkinan-kemungkinan perdarahan post partum dan infeksi. Bila ada perlukaan jalan lahir atau luka bekas episiotomi, lakukan penjahitan dan perawatan luka dengan sebaik-baiknya. Penolong persalinan harus tetap waspada sekurang-kurangnya 1 jam sesudah melahirkan, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya perdarahan post partum.

I.

Perawatan luka episiotomi Tindakan episiotomi adalah pengguntingan jaringan yang terletak di antara

lubang kemaluan (vagina) dan anus. Tujuannya untuk memperlebar jalan lahir sehingga memudahkan proses lahirnya bayi. Jika persalinan normal sampai memerlukan tindakan episiotomi, ada beberapa hal yang harus dilakukan agar proses pemulihan berlangsung seperti yang diharapkan. Perawatan luka bekas jahitan sangat penting karena luka bekas jahitan jalan lahir ini dapat menjadi pintu masuk kuman dan menimbulkan infeksi, ibu menjadi demam , luka basah dan jahitan terbuka, bahkan ada yang mengeluarkan bau busuk dari jalan lahir. Perawatan luka jalan lahir dilakukan sesegera mungkin setelah 6 jam dari persalinan normal. Ibu akan dilatih dan dianjurkan untuk mulai bergerak duduk dan latihan berjalan.Tentu saja bila keadaan ibu cukup stabil dan tidak mengalami komplikasi misalnya tekanan darah tinggi atau pendarahan1 Persiapan dan cara merawat luka episiotomi 1. Siapkan air hangat 2. Sabun dan waslap 3. Handuk kering dan bersih 4. Pembalut ganti yang secukupnya 5. Celana dalam yang bersih

Jika ibu benar-benar takut untuk menyentuh luka jahitan disarankan untuk duduk berendam dalam larutan antiseptik selama 10 menit. Dengan begitu tinja yang dikeluarkan menjadi tidak keras dan ibu tak perlu mengejan. Lakukan perawatan yang benar setiap kali ibu buang air kecil atau saat mandi dan bila terasa pembalut sudah penuh. Bila perlu lihat dengan cermin kecil. ayam. . Waslap di basahi dan buat busa sabun lalu gosokkan perlahan waslap yang sudah ada busa sabun tersebut ke seluruh lokasi luka jahitan. Bilas dengan air hangat dan ulangi sekali lagi sampai yakin bahwa luka benar – benar bersih. Segera mengganti pembalut jika terasa darah penuh. Lepas semua pembalut dan cebok dari arah depan ke belakang. 8. Untuk menghindari rasa sakit kala buang air besar. 4. Dan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau bidan bila disaranakan untuk minum jamu oleh keluarga. Kecuali bila ibu alergi dengan jenis protein hewani tersebut. 6. ibu boleh makan semua makanan kecuali jamu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan produksinya. ibu dianjurkan memperbanyak konsumsi serat seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan takut dengan rasa nyeri. Jangan pantang makanan. Setelah buang air kecil dan besar atau pada saat hendak mengganti pembalut darah nifas. kotoran berupa sisa air seni dan feses juga akan hilang.Cara merawat luka episiotomi: 1. Dengan begitu. semakin bersih luka jahitan maka akan semakin cepat sembuh dan kering. Kenakan pembalut baru yang nyaman. Konsumsi makanan bergizi dan berprotein tinggi agar luka jahitan cepat sembuh. 7. celana dalam yang bersih dari bahan katun. bila tidak di bersihkan dengan benar maka darah kotor akan menempel pada luka jahitan dan menjadi tempat kuman berkembang biak. 2. Terutama ikan. daging dan telur. bersihkan vagina dan anus dengan air seperti biasa. 3. 5.

Asalkan luka bersih ibu tak perlu cemas. luka di bagian perineum dapat diolesi salep antibiotik. Yaitu senam untuk ibu setelah melahirkan. Beberapa keluarga masih ada yang menganjurkan untuk mengurangi minum air putih agar jahitan cepat kering. . Untuk menahan rasa sakit akibat proses jahitan. Jika kondisi robekan tidak mencapai anus. Sirkulasi darah pada luka menjadi tidak lancar. 12. Lepas karena ibu tidak rajin membersihkan luka jahitan sehingga terjadi infeksi. Bengkak dan merah ini bersifat sementara. ibu disarankan segera melakukan mobilisasi setelah cukup beristirahat. boleh mengangkat kaki saat tiduran secara bergantian. hindarkan banyak bergerak pada minggu pertama karena bisa merusak otot-otot perineum. Bila ibu hanya berbaring terus menerus dan takut bergerak karena nyeri akan menghambat proses penyenbuhan. Kaki boleh diangkat satu persatu secara bergantian mulai 45 ˚ sampai setinggi 90˚. Hindari berjalan karena akan membuat otot perineum bergeser.1 Ada beberapa catatan yang perlu diketahui: Luka jahitan memang akan terasa sedikit nyeri Jangan cemas. Jangan kuatir jahitan akan lepas karena jahitan sangat kuat. Banyak-banyaklah duduk dan berbaring. Perbanyak latihan jalan dengan posisi badan lurus jangan membungkuk.9. 10. Sehingga dalam proses penyembuhan luka kadang terjadi sedikit pembengkakan dan kemerahan. Boleh jongkok pelan – pelan. Luka terlihat sedikit bengkak dan merah Pada proses penyembuhan luka tubuh secara alami akan memproduksi zat – zat yang merupakan reaksi perlawanan terhadap kuman. 11. Atau pada beberapa kasus yang sangat jarang ibu alergi benang jahitan tersebut. Lakukan senam nifas. 13. Hal ini sama sekali tidak dibenarkan . dokter akan memberikan obat penahan rasa sakit. namaun semakin sering di gerakkan maka nyeri akan berkurang. rasa nyeri ini akibat terputusnya jaringan syaraf dan ringan otot . Bila memang dianjurkan dokter. Dengan kondisi robekan yang terlalu luas pada anus.

. segera periksakan diri ke dokter. dan mual keputihan keluar cairan seperti nanah dari vagina cairan yang keluar disertai bau keluarnya cairan disertai dengan rasa nyeri terasa nyeri di perut perdarahan kembali banyak padahal sebelumnya sudah sedikit.1 Pengeringan luka jahitan Luka jahitan rata – rata akan kering dan baik dalam waktu kurang dari satu minggu. Ibu takut menyentuh luka yang ada di perineum sehingga memilih tidak membersihkannya. mengganti cairan tubuh yang hilang dan memperlancar proses pengeluaran ASI. pendarahan mulai berkurang tapi tiba-tiba darah kembali banyak keluar. minimal 8 gelas sehari untuk memperlancar buang air kecil. Perawatan luka pada sectio saesarea2 Sectio saesarea adalah suatu cara melahirkan janin dengan cara membuat sayatan pada uterus melalui ddinding depan perut. perineum rentan didatangi kuman dan bakteri sehingga mudah terinfeksi.Justru ibu harus minum yang banyak. Infeksi vagina yang ringan biasanya ditindaklanjuti dengan penggunaan antibiotik yang adekuat untuk membunuh kuman-kuman yang ada di situ. seminggu sesudah melahirkan.5° C. Bila ada tanda-tanda seperti di atas. menggigil. dalam keadaan luka. pusing.1 Infeksi pasca episiotomi1 Infeksi bisa terjadi karena ibu kurang telaten melakukan perawatan pascapersalinan. Meskipun terlihat tidak sulit (karena tanpa mengalami proses sakit kontraksi dan mengejan) ada beberapa hal II. Misalnya. Padahal. Gejala-gejala infeksi yang dapat diamati adalah: suhu tubuh melebihi 37.

2 III. biasanya cukup diseka saja badannya dengan air hangat. 3. Menjaga kebersihan disekitar bekas jahitan. Pertahankan penutup luka ini selama hari pertama setelah pembedahan untuk mencegah infeksi selama proses reepitelisasi berlangsung. sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Ganti pembalut dengan cara yang streil Luka harus dijaga tetap kering dan bersih. Tiga hari setelah operasi. tidak boleh terdapat bukti infeksi atau seroma sampai ibu diperbolehkan pulang dari rumah sakit. diantaranya : 1. buka pembalut. jangan ganti pembalut tetapi diplester untuk mengencangkan. karena bekas jahitan tidak boleh kena air. atasi penyebabnya dan ganti dengan pembalut baru. Hindari melakukan aktivitas fisik yang terlalu berlebihan sebab jahitan di dalam belum kering sehingga masih terasa sakit Pembalutan dan perawatan luka Penutup/pembalut luka berfungsi sebagai penghalang dan pelindung terhadap infeksi selama proses penyembuhan yang dikenal dengan reepitelisasi. Kontrasepsi Kontrasepsi berasal dari kata kontra berarti mencegah atau melawan. Jika pada pembalut luka terdapat perdarahan sedikit atau keluar cairan tidak terlalu banyak. jangan mengganti pembalut: Perkuat pembalutnya Pantau keluar cairan dan darah Jika perdarahan tetap bertambah atau sudah membasahi setengah atau lebih dari pembalutnya. Sebelumnya. 2. inspeksi luka.yang perlu mendapat perhatian khusus setelah melahirkan dengan operasi caesar. perban biasanya diganti dengan perban yang tahan air sehingga ibu dapat mandi. Jadi kontrasepsi adalah menghindari / mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan sel telur yang matang dengan sel . Jika pembalut agak kendor.

metode alami dan perlindungan atau (barier). serta menghentikan/mengakhiri kehamilan atau kesuburan.sperma tersebut. Dengan cara ini diharapkan cairan sperma tidak akan masuk kedalam rahim serta mengecilkan kemungkinan bertemunya sperma dengan sel telur yang dapat mengakibatkan terjadinya pembuahan. IUD. menjarangkan 3. Metode perlindungan (barier) a. 1.5 b. Coitus Interruptus (Sanggama Terputus) Coitus Interruptus adalah senggama terputus atau dalam artian penis dikeluarkan dari vagina sesaat sebelum ejakulasi terjadi. Kondom Kondom merupakan jenis kontrasepsi penghalang mekanik. sedangkan kondom wanita terbuat dari . pil KB. vasektomi. dan tubektomi. sedangkan metode perlindungan atau (barier) terdiri dari kondom. Kondom mencegah kehamilan dan infeksi penyakit kelamin dengan cara menghentikan sperma untuk masuk ke dalam vagina. Faktor kegagalan dari metode ini memang cukup tinggi karena bisa saja sperma telah keluar sebelum orgasme. Tujuan tersebut diklasifikasikan dalam tiga kategori. Metode alami antara lain coitus interruptus dan sistem kelender (pantang berkala). yaitu menunda / mencegah kehamilan. Metode Alami a. Jika cara ini jadi pilihan maka pengetahuan tentang masa subur atau fertility awareness harus tepat.4 kehamilan. Masa "aman" seorang wanita adalah 3 hari setelah mentruasi hingga 14 hari menjelang mentruasi berikutnya metode ini dipakai bagi wanita dengan siklus mentruasi teratur. Kondom pria dapat terbuat dari bahan latex (karet) atau polyurethane (plastik).5 2. suntik KB. Jenis alat kontrasepsi terbagi dua. Perhatikan siklus mentruasi selama 3 bulan untuk mendapatkan perhitungan waktu siklus mentruasi yang tepat. implant. Pada saat tubuh memasuki masa subur tundalah keinginan berhubungan intim dengan pasangan. Sistem Kelender (Pantang Berkala) Metode ini disebut juga dengan The Rhythm Method. karena kesulitan menentukan masa subur. Buat mereka yang siklus haidnya tidak teratur akan sulit untuk menggunakan metode ini.

selanjutnya ASI IV.5 d. dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduksi namun tidak boleh dipakai oleh perempuan yang terpapar infeksi menular seksual.5 b. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR / IUD) Alat kontrasepsi dalam rahim ( AKDR / IUD ) merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim yang efektif. yaitu kolostrom pada hari pertama semapai 4-7 hari. Hormon tersebut kemudian akan dilepaskan secara perlahan dan implan ini dapat efektif sebagai alat kontrasepsi selama 3 tahun. Alat kontrasepsi dalam rahim terbuat dari plastik elastik. Suntik Suntikan kontrasepsi diberikan setiap 3 bulan sekali.5 ASI dan Perawatan Payudara2 ASI sebagai makanan ilmiah adalah makanan terbaik yang diberikan oleh seorang ibu pada anak yang baru dilahirkan. implan ini kemudian dimasukkan ke dalam kulit di bagian lengan atas. Hormon tersebut mencegah wanita untuk melepaskan sel telur sehingga memberikan efek kontrasepsi. Implan Implan atau susuk kontrasepsi merupakan alat kontrasepsi yang berbentuk batang dengan panjang sekitar 4 cm yang di dalamnya terdapat hormon progestogen. . Pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi ini harus dilakukan oleh tenaga medis (dokter atau bidan terlatih).polyurethane. Efektivitas kondom pria antara 85-98 % sedangkan efektivitas kondom wanita antara 79-95 %.5 c. Pasangan yang mempunyai alergi terhadap latex dapat menggunakan kondom yang terbuat dari polyurethane. Suntikan kontrasepsi mengandung hormon progestogen yang menyerupai hormon progesteron yang diproduksi oleh wanita selama 2 minggu pada setiap awal siklus menstruasi. dengan metode kerja mencegah masuknya sprematozoa / sel mani ke dalam saluran tuba. Lilitan logam menyebabkan reaksi anti fertilitas dengan waktu penggunaan dapat mencapai 2-10 tahun. komposisinya berubah sesuai dengan kebutuhan bayi pada setiap saat. dilanjutkan dengan ASI peralihan sampai 3-4 minggu. dililit tembaga atau campuran tembaga dengan perak.

melalui 4 cara:   Penghisapan oleh bayi segera setelah lahir dapat membantu mempercepat pengeluaran ASI dan memastikan kelansungan pengeluaran ASI Menyusui sedini mungkin dapat mencegah paparan terhadap zat dari makanan/minuman yang dapat menganggu fungsi normal saluran pencernaan. Keuntungan inisiasi menyusu dini untuk ibu adalah meransang produksi oksitosin dan prolaktin pada ibu. Inisiasi dini pemberian ASI dapat mencegah kematian bayi.  Di atas 12 bulan.  Komponen dari ASI awal (kolostrom) dapat memicu pematangan saluran cerna dan memberi perlindungan terhadap infeksi karena kaya akan zat kekebalan. bayi diletakkan di dada ibunya untuk mencari puting susu dan menghisapnya (diperlukan waktu 30-60 menit). ASI yang diproduksi ibu yang melahirkan prematur komposisinya juga berbeda dengan ASI yang dihasilkan oleh ibu yang melahirkan cukup bulan. Oksitosin dapat meransang kontraksi rahim dan menurunkan risiko perdarahan pascapersalinan.  Kehangatan tubuh ibu saat proses menyusui dapat mencegah kematian bayi akibat kedinginan. Prolaktin dapat meningkatkan produksi ASI. Segera setelah bayi stabil (<30 menit). Pemberian ASI yang dianjurkan adalah sebagai berikut:   ASI eksklusif selama 6 bulan karena ASI saja dapat memenuhi 100% kebutuhan bayi. meransang pengeluaran kolostrom dan meningkatkan produksi ASI. ASI saja hanya memenuhi sekitar 30% kebutuhan bayi dan makanan padat sudah menjadi makanan utama. Prinsip menyusu/pemberian ASI adalah dimulai sedini mungkin dan secara ekslusif.matur. Namun. ASI masih merupakan makanan utama bayi karena dapat memenuhi 60-70% kebutuhan bayi dan perlu ditambahkan makanan pendamping ASI berupa makanan lumat sampi lunak sesuai dengan usia bayi. . ASI tetap dianjurkan pemberiannya sampai paling kurang 2 tahun untuk manfaat lainnya. Dari 6 bulan-12 bulan.

Posisi menyusui:6   Ibu harus mencari posisi yang nyaman. muka bayi menghadap ke payudara ibu. dan menunda ovulasi. telinga. Ibu memegang payudara dengan satu tangan dengan cara meletakkan empat jarinya di bagian bawah payudara dan ibu jari di atas. di atas lidahnya dan bawa bayi ke arah ibu. member efek relaksasi pada ibu setelah bayi selesai menyusu. leher. Ibu jari dan telunjuk harus membentuk huruf “C”. lalu cepat masukkan puting ke tengah mulut bayi. Lengan ibu menopang kepala. Bayi harus berada di dekat payudara ibu dan ibu tidak harus mencondongkan tubuhnya dan bayi tidak meregangkan leher untuk mencapai puting susu ibu. menunggu hingga mulut bayi terbuka lebar kemudian mengarahkan mulut bayi ke puting susu ibu sehingga bibir bayi dapat menangkap puting susu tersebut. bahu dan panggul bayi berada dalam satu garis lurus.membantu ibu mengatasi stress terhadap berbagai rasa kurang nyaman. Bayi seharusnya berbaring miring dengan seluruh tubuhnya menghadap ibu. Posisi bayi harus sedemikian rupa sehingga perut bayi menghadap ke perut ibu. Tunggu hingga bayi membuka mulutnya lebar-lebar. . bergerak mencari dan menoleh. hidung bayi di depan puting susu ibu.  Ibu mendekatkan bayinya ke tubuhnya (muka bayi ke payudara ibu) dan mengamati bayi siap menyusu: membuka mulut. Kepalanya harus sejajar dengan tubuhnya. Semua jari ibu tidak boleh terlalu dekat dengan areola.  Ibu menyentuhkan puting susunya ke bibir bayi. biasanya duduk tegak di tempat tidur atau kursi. Ibu harus merasa rileks. Posisi bayi saat menyusui sangat menentukan keberhasilan pemberian ASI dan mencegah lecet puting susu.  Sentuhkan puting ke bibir bawah bayi. dan seluruh badan bayi (kepala dan tubuh berada pada satu garis lurus). tidak melengkung ke belakang ataupun menyamping.

Jika puting susu ibu lecet dan retak.  Memastikan bahwa puting susu ibu tetap bersih dan kering. Perawatan Payudara Pada masa nifas. Puting susu yang retak dan lecet bukan hal yang berbahaya dan tidak menghalangi ibu untuk terus menyusukan bayinya. Dianjurkan pembersihan dengan air sebelum dan sesudah menyusui. puting susu tidak memerlukan banyak perhatian selain pembersihan dan perawatannya. Anjurkan ibu untuk mengeringkan payudaranya setelah menyusukan bayi. Tanda-tanda posisi bayi menyusu dengan baik:6        Dagu menyentuh payudara ibu Mulut terbuka lebar Hidung bayi mendekati dan kadang-kadang menyentuh payudara ibu Mulut bayi mancakup sebanyak mungkin areola. ajarkan ibu untuk mengeluarkan sedikit ASI-nya kemudian dioleskan ke puting susunya. amati cara ibu menyusukan bayinya karena cara yang salah dapat menimbulkan hal tersebut. Keringkan puting tanpa menggunakan kain atau handuk karena akan mengiritasi kulit. periksa apakah terdapat infeksi oleh Candida berupa kulit merah. Keringkan dulu (diangin-anginkan) puting susu ibu sebelum mengenakan pakaian. Bibir bawah bayi melengkung ke luar. dan rasa sakit. Kadang-kadang diperlukan pemakaian pelindung puting ( nipple shield) selama 24 jam atau lebih jika terjadi iritasi. Bila hal . Dagu bayi rapat ke payudara ibu dan hidungnya menyentuh bagian atas payudara. Selain itu. Karena besar kemungkinan terjadi akumulasi susu yang mongering dan menyebabkan iritasi puting. Pastikan bahwa sebagian besar areola masuk ke dalam mulut bayi. lingkar areola atas terlihat lebih banyak dibandingkan lingkar areola bawah Lidah bayi menopang puting dan areola bagian bawah Bibir bawah bayi melengkung keluar Bayi mengisap kuat dan dalam secara perlahan dan kadang-kadang disertai dengan berhenti sesaat. berkilat. Untuk mencegah retak dan lecet.

Sebelum ASI keluar. V.   Jangan mencuci daerah puting dan areola dengan sabun. Tutupi payudara dengan daun kol tersebut sebelum menggunakan BH. Bilas daun kol dan buang batangnya dengan pisau. Tindakan yang perlu dilakukan adalah kompres hangat.  Jika payudara terasa membengkak dan keras. Hal ini biasanya terjadi pada masa nifas atau sampai 3 minggu setelah persalinan. Diet Masa Nifas7 1. Dengan menarik secara lembut puting dengan jempol dan telunjuk dapat juga mengatasi puting yang melesak atau retraksi. Makan dengan diet berimbang untuk mendapatkan protein. keluarkan sedikit ASI supaya payudara tidak terlalu penuh dan bayi bisa melekat dengan benar. pemberian antibiotika.  Jika puting payudara tenggelam setelah kelahiran. Ganti daun kol setiap 4 jam hingga payudara terasa nyaman. Lanjutkan pemberian ASI. dapat dicoba ditarik dengan menggunakan nipple puller beberapa saat sebelum bayi disusui. Minum sedikitnya 3 liter setiap hari (anjurkan ibu untuk minum setiap kali menyusui) . dan pemberian obat penghilang rasa sakit jika diperlukan. Jika terjadi mastitis atau peradangan payudara yang disebabkan sumbatan saluran susu dan pengeluaran ASI yang kurang sempurna. istirahat. Mengkonsumsi tambahan 500 kalori tiap hari 2. anjurkan ibu untuk menggunakan daun kol.  Jika payudara terlalu keras dan bayi kesulitan untuk melekat di payudara.tersebut terjadi makan anjurkan ibu untuk mecari pertolongan segera tetapi tetap meneruskan pemberian ASI. mineral dan vitamin yang cukup 3. puting dan areola dimasukan ke dalam mulut bayi dan bayi akan dapat menarik puting keluar. masase pada punggung untuk meransang pengeluaran oksitosin agar ASI dapat menetes keluar. Buat lubang untuk puting.

VI.9 Mobilisasi dini merupakan faktor yang menonjol dalam mempercepat pemulihan pasca bedah dan dapat mencegah komplikasi pasca bedah. Minum kapsul vitamin A (200. Banyak keuntungan bisa diraih dari latihan ditempat tidur dan berjalan pada periode dini pasca bedah. Mobilisasi sangat penting dalam percepatan hari rawat dan mengurangi resiko-resiko karena tirah baring lama seperti terjadinya dekubitus. nifas.10 Menurut Hamilton dalam mobilisasi terdapat tiga rentang gerak yaitu:10 1). Rentang gerak fungsional berguna untuk memperkuat otot-otot dan sendi dengan melakukan aktifitas yang diperlukan.8 Mobilisasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin berjalan.4. Pil zat besi harus diminum untuk menambah zat gizi setidaknya selama 40 hari pasca bersalin 5. hari ketiga telah dapat jalan-jalan dan hari keempat atau kelima boleh pulang. Pada hari kedua telah dapat duduk. juga adanya gangguan peristaltik maupun berkemih. Hal ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot serta sendi dengan cara menggunakan otot-ototnya secara aktif misalnya berbaring pasien menggerakkan kakinya. dimana ia harus tidur terlentang selama 8 jama post partum untuk memcegah perdarahan post partum. dan sembuhnya luka. otot –otot perut dan panggul akan kembali normal sehingga otot perutnya menjadi kuat kembali dan dapat . karena si ibu harus cukup beristirahat. 3). Manfaat mobilisasi dini bagi ibu post operasi adalah:11 a. Rentang gerak pasif. Konsep Mobilisasi Dini Umumnya wanita sangat lelah setelah melahirkan. lebih-lebih bila persalinan berlangsung lama. Rentang gerak aktif. Kemudian ia boleh miring ke kiri dan ke kanan untuk memcegah terjadinya trombosis dan tromboemboli. kekakuan/penegangan otot-otot di seluruh tubuh dan sirkulasi darah dan pernapasan terganggu. Penderita merasa lebih sehat dan kuat. Rentang gerak pasif ini berguna untuk menjaga kelenturan otototot dan persendian dengan menggerakkan otot orang lain secara pasif misalnya perawat mengangkat dan menggerakkan kaki pasien 2).000 unit) agar bisa memberikan vitamin A kepada bayinya melalui ASInya. Dengan bergerak. Mobilisasi ini tidak mutlak. bervariasi tergantung pada adanya komplikasi persalinan.

mempercepat kesembuhan. mengurangi infeksi puerperium.Faal usus dan kandung kencing lebih baik. tangan. Dengan bergerak akan merangsang peristaltic usus kembali normal. Mobilisasi dini memungkinkan kita mengajarkan segera untuk ibu merawat anaknya. Perdarahan yang abnormal. Mempercepat involusi alat kandungan Melancarkan fungsi alat gastrointestinal dan alat perkemihan Meningkatkan kelancaran peredaran darah. Perawatan mobilisasi dini mempunyai keuntungan sebagai berikut:8 Melancarkan pengeluaran lokia. . sehingga mempercepat fungsi pengeluaran air susu ibu (ASI) dan pengeluaran sisa metabolisme. Mobilisasi dini yang bisa dilakukan adalah menggerakkan lengan. Perubahan yang terjadi pada ibu pasca operasi akan cepat pulih misalnya kontraksi uterus. dengan demikian ibu akan cepat merasa sehat dan bias merawat anaknya dengan cepat c.mengurangi rasa sakit dengan demikian ibu merasa sehat dan membantu memperoleh kekuatan. dengan mobilisasi sirkulasi darah normal/lancar sehingga resiko terjadinya trombosis dan tromboemboli dapat dihindarkan. Involusi uterus yang tidak baik. Mencegah terjadinya trombosis dan tromboemboli. Dengan mobilisasi dini kontraksi uterus akan baik sehingga fundus uteri keras. karena kontraksi membentuk penyempitan pembuluh darah yang terbuka. Menurut mobilisasi dini dilakukan secara bertahap pada ibu post operasi Seksio caesaria adalah sebagai berikut:12 Setelah operasi. Kerugian bila tidak melakukan mobilisasi adalah: Peningkatan suhu tubuh. pada 6 jam pertama ibu pasca operasi seksio sesarea harus tirah baring dulu. b. Aktifitas ini juga membantu mempercepat organ-organ tubuh bekerja seperti semula. mengangkat tumit. maka resiko perdarahan yang abnormal dapat dihindarkan. Adanya involusi uterus yang tidak baik sehingga sisa darah tidak dapat dikeluarkan dan menyebabkan infeksi dan salah satu dari tanda infeksi adalah peningkatan suhu tubuh. menggerakkan ujung jari kaki dan memutar pergelangan kaki. Tidak dilakukan mobilisasi secara dini akan menghambat pengeluaran darah dan sisa plasenta sehingga menyebabkan terganggunya kontraksi uterus. menegangkan otot betis serta menekuk dan menggeser kaki.

dianjurkan ibu belajar berjalan. Juga oleh karena adanya oedem kandungan kemih yang terjadi selama persalinan. Buang Air Kecil harus secepatnya dilakukan sendiri. VII. cystitis. kadar hormon estrogen yang bersifat menahan air akan mengalani penurunan yang mencolok. Kadang-kadang wanita sulit kencing karena pada persalinan m. dan menimbulkan demam.11 .11  Buang air besar Buang air besar harus sudah ada dalam 3-4 hari post partum. ibu diharuskan untuk dapat miring kekiri dan kekanan mencegah trombosis dan trombo emboli. keadaan ini menyebabkan diuresis. Bila kandung kemih penuh dengan wanita sulit kencing sebaiknya lakukan kateterisasi. Bila ada obstipasi dan timbul berak yang keras. sebab hal ini dapat mengundang terjadinya infeksi. Setelah ibu dapat duduk. keadaan ini menyebabkan diuresis. - Setelah 24 jam ibu dianjurkan untuk dapat mulai belajar untuk duduk. feses dapat tertimbun di rektum. sphincter ani. pyelitis). atau dilakukan klisma bila masih belum berakhir.10 jam. tidak jarang retensio urin et alvi dapat diatasi. Karena jika tidak. Setelah plasenta dilahirkan. maka pemberian antibiotika sudah pada tempatnya. Namun dengan diadakannya mobilisasi secara dini. kadar hormone estrogen yang bersifat menahan air akan mengalani penurunan yang mencolok. dapat kita lakukan pemberian obat pencahar (laxantia) peroral atau parenterala. Bila infeksi telah terjadi (urethritis. Miksi Dan Defekasi Masa Nifas  Buang air kecil Setelah plasenta dilahirkan.- Setelah 6 .sphicter vesica et urethare mengalami tekanan oleh kepala janin dan spasme oleh iritasi musc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful