P. 1
Kelas XI SMA Geografi Eni Anjayani

Kelas XI SMA Geografi Eni Anjayani

|Views: 13,261|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku Geografi SMA kelas 2. Buku Sekolah Elektronik kemdiknas bse. Geografi-Eni Anjayani
Buku Geografi SMA kelas 2. Buku Sekolah Elektronik kemdiknas bse. Geografi-Eni Anjayani

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2015

pdf

text

original

semakin berkurang.

Perhatikan lingkungan tempat

tinggalmu. Cermati bagai-

mana tingkat migrasi yang

terjadi serta dampaknya.

Menurutmu, upaya apa yang

bisa dilakukan untuk mem-

perkecil dampak negatifnya?

GEOGRAFI Kelas XI

84

Banyak cara yang digunakan untuk menyajikan data ke-
pendudukan. Tetapi, secara umum data kependudukan dapat disajikan
dalam tiga bentuk yaitu tabel, grafik/diagram, dan peta.

1.Tabel

Penyajian data dengan tabel merupakan cara yang paling mudah.
Penyajian dengan tabel biasanya digunakan untuk kepentingan analisis
perbandingan. Misalnya untuk membandingkan tingkat kepadatan
penduduk suatu wilayah pada periode waktu tertentu. Nah, agar kamu
lebih paham, cermatilah contoh berikut ini.

Tabel 4.3Jumlah Penduduk Indonesia Berdasarkan
Hasil Sensus

No.

Tahun Sensus

Jumlah Penduduk (Jiwa)

1

1930

60.700.000

2.

1961

97.000.000

3.

1970

119.208.229

4.

1980

147.490.298

5.

1990

179.378.946

6.

1995 *)

194.754.808

7.

2000

206.264.595

*) Survei Penduduk Antar-Sensus (Supas).

Tabel 4.4Jumlah dan Kepadatan Penduduk Indonesia Tahun, 1980,
1990, 1995, 2000, dan 2002

Penduduk

No.Provinsi

1980

1990

1995

2000

2002

JmlPdt

Jml

Pdt

Jml

Pdt

JmlPdt

JmlPdt

1.Nanggroe Aceh

2.611.271

47

3.416.156

62

3.847.583

69

3.930.905

76

4.022.140

73

Darussalam

2.Sumatra Utara

8.360.894

118

10.256.027

14511.114.667

157

11.649.655

158

11.891.140

166

3.Sumatra Barat

3.406.816

68

4.000.207

80

4.323.170

87

4.248.931

99

4.289.640

99

4.Riau

2.168.535

23

3.303.976

35

3.900.534

41

4.957.627

52

5.285.460

52

5.Jambi

1.445.994

32

2.020.568

45

2.369.959

53

2.413.846

45

2.479.500

49

6.Sumatra Selatan

4.629.801

45

6.313.074

61

7.207.545

70

6.899.675

74

7.167.970

74

7.Bengkulu

768.064

36

1.179.122

56

1.409.117

66

1.567.432

79

1.640.590

82

8.Lampung

4.624.785

139

6.017.573

181

6.657.759

200

6.741.439

191

6.861.880

193

9.Kep. Bangka Belitung

-

-

-

-

-

-

900.197

56

913.870

56

10.DKI Jakarta

6.503.44911.023

8.259.266

12.495

9.112.65213.786

8.389.44312.635

8.379.07012.664

11.Jawa Barat

27.453.525

593

35.384.352

76539.206.787

848

35.729.5371.033

36.914.8601.047

12.Jawa Tengah

25.372.889

742

28.520.643

83429.653.266

867

31.228.940

959

31.691.470

964

13.DI Yogyakarta

2.750.813

609

2.913.054

678

2.916.779

920

3.122.268

980

3.156.230

990

14.Jawa Timur

29.188.852

690

32.503.991

81433.844.002

706

34.783.640

726

35.148.560

750

15.Banten

-

-

-

-

-

-

8.098.780

936

8.529.800

930

16.Bali

2.469.930

444

2.777.811

500

2.895.649

521

3.151.162

559

3.217.150

571

17.Nusa Tenggara Barat

2.724.664

135

3.369.649

167

3.645.713

181

4.009.261

199

4.127.520

204

18.Nusa Tenggara Timur

2.737.166

57

3.268.644

68

3.577.472

75

3.952.279

83

3.924.870

82

19.Kalimantan Barat

2.486.068

17

3.229.153

22

3.635.730

25

4.034.198

27

4.167.290

28

20Kalimantan Tengah

954.353

6

1.396.486

9

1.627.453

11

1.857.000

12

1.947.270

12

21.Kalimantan Selatan

2.064.649

55

2.597.572

69

2.893.477

77

2.985.240

69

3.054.130

78

22.Kalimantan Timur

1.218.016

6

1.876.663

9

2.314.183

11

2.455.120

11

2.561.090

12

23.Sulawesi Utara

2.115.384

111

2.478.119

130

2.649.093

139

2.012.098

132

2.044.070

133

24.Sulawesi Tengah

1.289.635

18

1.711.327

25

1.938.071

28

2.218.435

35

2.269.260

35

25.Sulawesi Selatan

6.062.212

83

6.981.646

96

7.558.368

104

8.059.627

129

8.244.890

132

26.Sulawesi Tenggara

942.302

34

1.349.619

49

1.586.917

57

1.821.284

48

1.915.190

50

27.Gorontalo

-

-

-

-

-

-

835.044

68

855.060

68

28.Maluku

1.411.006

19

1.857.790

25

2.086.516

28

1.205.539

26

1.204.110

22

29.Maluku Utara

-

-

-

-

-

-

785.059

25

784.970

25

30.Papua

1.173.875

3

1.648.708

4

1.942.627

5

2.220.934

6

2.218.360

5

INDONESIA

147.490.298

77179.378.946

93194.754.808

101 206.264.595

109210.908.030

109

Sumber: Badan Pusat Statistik, 2004.

Keterangan:Jml=Jumlah penduduk (jiwa).

Pdt=Kepadatan penduduk (jiwa/km2

).

Provinsi Irian Jaya Barat masih tercakup dalam wilayah provinsi Papua.

Provinsi Sulawesi Barat masih tercakup dalam wilayah provinsi Sulawesi selatan.

Berapakah jumlah penduduk

Indonesia berdasarkan hasil

Supas tahun 2005?

85

Dinamika Penduduk

2.Grafik/Diagram

Penyajian data kependudukan akan lebih mudah dipahami jika
ditampilkan dalam bentuk grafik atau diagram. Tentu kamu sudah
tahu jenis-jenis grafik atau diagram bukan? Grafik atau diagram pada
dasarnya dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu diagram garis,
diagram batang, dan diagram lingkaran.

a.Diagram Garis

Seperti namanya, diagram garis berbentuk garis. Biasanya
digunakan untuk melihat perkembangan data penduduk. Diagram
ini memuat data-data yang berkesinambungan atau kontinu seperti
data jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Sebagai contoh,
pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil
sensus tahun 1930–2000 (lihat tabel 4.3) disajikan dalam bentuk
diagram garis seperti gambar di bawah ini.

b.Diagram Batang

Diagram batang hampir sama dengan diagram garis
dalam pembuatannya. Diagram batang digunakan
untuk menyajikan kuantitas data penduduk sehingga
panjang batang yang digambar sesuai jumlah atau nilai
data penduduknya. Sebagai contoh, diagram batang
jumlah penduduk menurut kelompok usia serta
diagram batang berbentuk piramida seperti di bab
sebelumnya.

c.Diagram Lingkaran

Diagram lingkaran digunakan untuk menampilkan
beberapa jenis data dan membandingkan kuantitasnya.
Diagram lingkaran dibuat dalam bentuk lingkaran
(360°) dan jenis data penduduk yang digambarkan
disesuaikan dengan nilainya. Data penduduk yang

Perhatikan tabel 4.4, provinsi manakah yang paling padat penduduknya?

Temukan penyebabnya mengapa daerah tersebut padat penduduknya!

Sumber: Dokumen Penulis

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->