TUGAS UAS RESUME HUMAS BAB I-XXII DIAMBIL DARI BUKU KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN MASYARAKAT Penggarang: Prof

.Drs. H. A. W. Widjaja Dosen: Hj. I.G.A. Aju Nitya Dharmani, SST., S.E., M.M.

OLEH : TRI PAMUJI LESTARI ARINA BENTARTI W 098 554 133 098 554 135

PK 09 A

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI PRODI ADMINISTRASI PERKANTORAN 2011

.

.

Dengan demikian fungsinya adalah untuk menumbuhkan hubungan yang baik dan serasi antara publik intern dan publik ekstern dalam rangka memberikan pengertian. masyarakat. Manusia sejak dilahirkan sudah berkomunikasi dengan lingkungannya. baik di dalam (public intern) dan di luar (publik ekstern). Hubungan Masyarakat Hubungan masyarakat (public relations) mempunyai ruang lingkup (scope) kegiatan yang menyangkut banyak manusia (public. Dalam kehidupan sehari-hari disadari atau tidak komunikasi adalah bagian dari kehidupan manusia itu sendiri.BAB I PENDAHULUAN 1. . khalayak). 2. Organisasi atau instansi atau lembaga mempunyai tujuan dan berkehendak untuk mencapai tujuan itu. Humas sebagai komunikator mempunyai fungsi ganda yaitu keluar memberikan informasi kepada khalayak dan ke dalam menyerap reaksi dari khalayak. Humas merupakan salah satu fungsi sebagai unsur pimpinan. menumbuhkan motivasi dan partisipasi. Komunikasi Masyarakat Komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Hubungan masyarakat dalam suatu organisasi melaksanakan fungsi manajemen. Gerak dan tangis yang pertama pada saat ia dilahirkan adalah suatu tanda komunikasi.

Konsep dan Lingkup Komunikasi Konsep Komunikasi Komunikasi adalah inti semua hubungan sosial.BAB II POKOK-POKOK DAN PROSPEK KOMUNIKASI 1. Komunikasi memberikan sesuatu kepada orang lain dengan kontak tertentu atau dengan mempergunakan suatu alat. tanpa mengalaminya sendiri. Banyak para ahli komunikasi yang menguraikan . Dengan komunikasi. banyak rintangan yang ditemui dan dihadapi. individual. bahasa dan sampai perbedaan arti yang dimaksud oleh orang yang diajak berkomunikasi. perbuatan dan sebagainya kepada sesamanya secara timbal balik. Dimungkinkan adanya komunikasi yang baik antara pemberi pesan dan penerima pesan kalau terjalin persesuaian di antara keduanya. dengan demikian tercipta situasi komunikasi yang serasi. opini. perasaan. Banyak komunikasi terjadi dan berlangsung tetapi kadang-kadang tidak tercapai kepada sasaran tentang apa yang dikomunikasikan itu. sikap. Melalui komunikasi orang dapat merencanakan masa depannya. baik sebagai penyampai maupun penerima komunikasi. membentuk kelompok dan lain-lain. manusia dapat menyampaikan informasi. mengurangi ketegangan atau melenyapkan persengketaan apabila muncul. Terlaksananya komunikasi yang baik. ide. pengetahuan. konsepsi. Saling pengertian dapat terjadi dengan menggunakan bahasa yang baik sehingga pihak yang menerima dapat mengerti apa yang diberikan atau yang dipesankan. maka sistem komunikasi yang mereka lakukan akan menentukan apakah sistem tersebut dapat mempererat dan mempersatukan mereka. baik rintangan yang bersifat fisik. apabila orang telah mengadakan hubungan tetap. Lingkup Komunikasi Dengan berkembangnya komunikasi maka dengan sendirinya linkup komunikasi mengalami perubahan yang mendasar. sehingga pengalaman itu menjadi milik orang lain pula. Dengan berkomunikasi orang dapat menyampaikan pengalamannya kepada orang lain.

Komunikasi dengan diri sendiri 3. Media Umum b. 8. Ceramah 5. 6. 1. Efek 4.lingkup komunikasi. Untuk menguraikan lingkup komunikasi dapat dilihat pada bagan di bawah ini : 1. Dan sebagainya 3. Radio 5. Komunikasi dengan isyarat 4. Bentuk Spesialisasi 2. 2. Advertising Surat Publicity Telepon Pameran Telegraf Dan sebagainya Pers Telex 1. Publik Opinion 3. Indotrinasi 4. Propaganda Komunikasi 5. Komunikasi Persona 2. 7. 7. 6. 3. 4. Kuliah a. Coaching Jurnalistik Pertemuan Publik Relation Dan sebagainya Penerangan 3. 2. 3. Personal Opinion c. Majority Opinion Bagan Lingkup Komunikasi 4. Media Massa 2. namun pada dasarnya perkembangan tidak menyimpang dari konsep di atas tadi. 1. Film 1. 1. Televisi 2. General Opinion . Briefing 2. Komunikasi Kelompok 3. Komunikasi Massa 4. Komunikasi kerohanian 1. Media 2. Komunikasi antar persona 1.

Fungsi dan Tujuan Komunikasi Fungsi Komunikasi Apabila komunikasi dipandang dari arti yang lebih luas. berasal dari kata communication atau dari kata communis yang berarti SAMA atau SAMA MAKNANYA atau PENGERTIAN BERSAMA. dengan maksud untuk mengubah pikiran. yaitu di mana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan pengertian kepada orang banyak di dalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungan. 3.2. menyatakan bahwa komunikasi dapat dibagi dalam dua bagian utama. tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar . dalam bukunya yang berjudul : Manajemen. c. dalam bukunya yang berjudul : Manajemen. yaitu: 1) Interpersonal communications. b. menyebutkan bahwa komunikasi adalah proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. menyatakan bahwa komunikasi itu dapat diartikan sebagai proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka. Istilah komunikasi dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan communication.F. Glueck. James A. penerima dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator. John R. dalam bukunya yang berjudul : Managing Organizational Behavior. Schemerhorn cs. komunikasi antar pribadi yaitu proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara 2 orang atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia. William F. 2) Organisasi communications. sikap. Pengertian dan Definisi Pengertian dan definisi komunikasi antara lain : a. perilaku. Stoner.

fakta. Sosialisasi (pemasyarakatan) c. dan ide maka fungsinya dalam setiap sistem sosial adalah sebagai berikut : a. Perdebatan dan diskusi e. Supaya gagasan kita dapat diterima oleh orang lain d. tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang dicakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu 4. Proses Komunikasi Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas. Integrasi Tujuan Komunikasi Pada umumnya komunikasi dapat mempunyai beberapa tujuan antara lain : a. Pendidikan f. Supaya yang kita sampaikan itu dapat dimengerti b. Informasi b. Memahami orang lain c. Memajukan kebudayaan g. Hiburan h. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur adalah sebagai berikut : .menukar data. Motivasi d.

Message (pesan) d.a. Effect (hasil) Mari kita telaah komponen atau unsur tersebut sebagaimana dibawah ini. 1) Sumber (source) 2) Komunikator Syarat-syarat yang perlu diperhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut : a) Memiliki kredibilitas yang tinggi bagi komunikasinya b) Ketrampilan berkomunikasi c) Mempunyai pengetahuan yang luas d) Sikap e) Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap / penambahan pengetahuan bagi / pada diri komunikan Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti : a. Komunikator yang membangun b. Communicator (komunikator = penyampai pesan) c. Channel (saluran) e. Komunikator yang melepaskan diri . Communication (komunikan = penerima pesan) f. Source (sumber) b. Komunikator yang mengendalikan c.

ciri-cirinya : (1)Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. ciri-cirinya : (1)Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi. ciri-cirinya : (1)Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. Komunikator yang menarik diri a) Komunikator yang membangun. (2)Ingin bekerjasama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian.d. b) Komunikator yang mengendalikan. (3)Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. Dihubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat disamakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. (2)Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. c) Komunikator yang melepaskan diri. (2)Kadang-kadang rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidakmampuannya keluar (3)Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya (4)Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggungjawabnya kepada orang lain . (4)Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang.

(1)Informatif (2)Persuasif (3)Coersif Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat : (a) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. Bagaimana pesan disampaikan ? : a) Dengan lisan / face to face / langsung b) Dengan menggunakan media / saluran Bentuk pesan dapat bersifat : informatif.d) Komunikator yang menarik diri. 3) Pesan Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang disampaikan oleh komunikator. persuatif dan coersif. serta sesuai dengan kebutuhan kita. (2)Ia lebih suka melihat keadaan seadanya. (b)Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat dimengerti kedua belah pihak. ciri-cirinya : (1)Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. (3)Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. . (c) Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan. dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk.

Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan harus memenuhi : (1)Umum (2)Jelas dan gamblang (3)Bahasa yang jelas (4)Positif (5)Seimbang (6)Penyesuaian dengan keinginan komunikan Apakah hambatan-hambatan terhadap pesan ? Seringkali kita alami dalam komunikasi. yaitu : a) Saluran formal atau yang bersifat resmi b) Saluran informal atau yang bersifat tidak resmi 5) Komunikan . Hal ini disebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain : (a) Hambatan bahasa (language factor) (b)Hambatan teknis (noise factor) (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) 4) Saluran (Channel) Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh.

yaitu : .Komunikan atau penerima pesan dapat digolongkan dalam 3 jenis yakni persona. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat : a) Komunikasi persona (orang seorang) b) Komunikasi kelompok c) Komunikasi massa Syarat-syarat yang harus dimiliki oleh komunikan antara lain : a) Ketrampilan / kemampuan menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah : a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience (lingkup pengalaman) 6) Effect (hasil) Effect ini sesungguhnya dapat dilihat dari : a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion Faktor-faktor yang perlu diperhatikan : (1)Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus dilaksanakan dengan melalui 4 tahap. kelompok dan massa.

Model jarum hipodermik b. Lebih jelas adalah sebagai berikut : (a) Attention (perhatian) (b)Interest (rasa tertarik/kepentingan) (c) Desire (keinginan) (d)Decission (keputusan) (e) Action (tindakan) 5. Model komunikasi satu atap c. yakni : a. Model komunikasi tahap ganda . Ada 4 model komunikasi massa.a) Fact finding b) Planning c) Communicating d) Evaluation (2)Prosedur mencapai efek yang dikehendaki. Model-model Komunikasi Salah satu segi yang banyak dipelajari dari komunikan adalah komunikasi massa. Model komunikasi dua atap d.

Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikasi dapat berhasil. Immediate feedback. Pengertian komunikasi massa ialah komunikasi melalui atau menggunakan media massa. Pengertian Balikan (Feedback) Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. 7. terjadi pada komunikasi yang menggunakan media. pada pelaksanaannya tertunda. Dikatakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk diketahui oleh komunikator. sebab dari umpan balik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat dilihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang dilancarkan oleh komunikator baik atau kurang. Di sini komunikator harus dapat menyajikan pesan bagi publiknya yang beraneka ragam dengan jumlah yang besar. Deyed feedback.6. . Media Komunikasi dan Komunikasi Massa Di muka pada proses komunikasi hal ini telah diuraikan namun untuk lebih memahami pengertian dan kedudukan media komunikasi dan komunikasi massa kita dapat melihatnya pada bagan tentang lingkup komunikasi. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. misalnya pada face to face coomunication. b. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yang disebut : a. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komunikasi Massa Dalam hal selektivitas yang dimiliki komunikan ini diketahui bahwa seseorang akan memilih pesan tergantung pada dua faktor : a. harus diketahui karakteristik dari komunikasi massa tersebut. Komunikasinya heterogen d. Karakteristik Komunikasi Massa Untuk mencapai efektivitas yang tinggi dalam melaksanakan kegiatan yang menggunakan media massa. 9. ialah pesan yang disampaikan melalui media massa ditujukan kepada umum dan disamping itu juga mengenai kepentingan umum. Bersifat simultan / serempak b. Berlangsung satu arah 1) Bersifat simultan. ialah bahwa feedback yang terjadi adalah delayed feedback. 3) Komunikannya heterogen. maka komunikan dari komunikasi massa terdiri dari berbagai macam. tetapi media massa mampu membina keserempakan kontak dengan komunikan dalam penyampaian pesannya. 2) Bersifat umum. ialah bahwa walaupun komunikasi berada pada jarak satu sama lain terpisah. berbeda dengan komunikasi tatap muka.8. Expectation of reward – mengharapkan ganjaran . inilah menjadikan komunikannya heterogen. sebagai konsekuensi daripada penyebaran yang teramat luas (jangkauan audiencenya). Bersifat umum c. 4) Berlangsung satu arah. sebagai berikut : a.

b. Effort to be required – menghendaki suatu usaha Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi pada umumnya. yakni kemungkinan berbagai hambatan yang dapat timbul. Oleh karena itu perlu diketahui hambatan-hambatan tersebut : 1) Kebisingan 2) Keadaan psikologis komunikan 3) Kekurangan ketrampilan komunikator atau komunikan 4) Kesalahan penilaian oleh komunikator 5) Kurangnya pengetahuan komunikator / komunikan 6) Bahasa 7) Isi pesan berlebihan 8) Bersifat satu arah 9) Faktor teknis 10) Kepentingan / interest 11) Prasangka 12) Cara penyajian terlalu verbalistik dan sebagainya .

dan potensi itu dapat lebih baik dan semaksimalnya dijelmakan dan dicapai oleh orang tersebut. berguna.BAB III TEKNIK BERKOMUNIKASI 1. Faedah informasi Setiap orang dalam setiap saat akan mengambil keputusan untuk mengambil keputusan yang tepat memerlukan informasi yang relevan. 2. c. Tingkat hubungan dalam penyampaian informasi . Setiap orang mempunyai potensi untuk melakukan komunikasi. Sifat-sifat informasi Untuk dapat menyajikan informasi yang terpilih maka harus diketahui sifat-sifat informasi. Pendahuluan Komunikasi adalah suatu tingkah laku perbuatan atau kegiatan penyampaian atau pengoperan lambang-lambang yang mengandung makna atau arti. Informasi a. tepat dan benar. Sifat-sifat informasi adalah sebagai berikut : 1) Informasi yang relevan dan yang tidak relevan 2) Informasi dapat berguna dan kurang berharga 3) Informasi dapat tepat waktunya dapat pula tidak tepat waktunya 4) Informasi dapat valid dan dapat tidak valid b. Sebagaimana halnya dengan hasil usaha dalam kehidupan maka komunikasi merupakan hasil dari usaha yang dapat dipelajari dan berkembang terus menerus.

d. Setiap orang mempunyai kemampuan untuk berganti orientasi tetapi bila terjadi situasi yang praktis. Berbicara secara kekeluargaan c. pengalaman masa lampau dan keadaan sekarang. Mengenal Diri Sendiri dalam Berhubungan dengan Orang Lain a. Berbicara untuk merundingkan . Gaya Komunikasi b. Penguasaan Pembicaraan Dalam menjalankan tugas sehari-hari seorang tentu ada kalanya harus berbicara di muka umum atau forum tertentu atau di depan hadirin tertentu seperti : a. latar belakang kebudayaan. Berbicara untuk meyakinkan d. 3. Orientasi mana yang penting tergantung situasi yang mengelilingi orang bersangkutan c. pada umumnya orang cenderung untuk kembali ke orientasi semula.Informasi dapat disebut pesan. Berbicara untuk melaporkan a) Memiliki pokok pembicaraan b) Membatasi pokok pembicaraan c) Mengumpulkan bahan-bahan d) Menyusun bahan b. 4. Orientasi dipengaruhi oleh kepribadian.

Penyimpanan Pesan a. Kemampuan mendengarkan b.5. kemampuan mengamati dan membaca. a. Pengumpulan Untuk dapat melakukan pengumpulan yang baik kita harus mempunyai kemampuan mendengarkan. 1) Kesederhanaan 2) Kejelasan 3) Kepadatan 4) Susunan kata 5) Pernyataan deklaratif 6) Bebas dari purbasangka 6. ada beberapa saran untuk menyampaikan suatu usul. Kemampuan mengamati . Syarat suatu usul Dalam penyampaian pesan biasa kita mengajukan usul. Hal yang penting untuk menyampaikan pesan 1) Kesanggupan untuk berpikir terang 2) Mempunyai sesuatu untuk dikatakan 3) Mempunyai suatu tujuan khusus 4) Memiliki pengetahuan yang banyak tentang masalah itu 5) Kesanggupan untuk menempatkan diri di dalam tempat penerima b.

melihat penampilan. Pengetahuan ini menimbulkan kepercayaan diri. Cara mengembangkan sikap 1) Kalau dipandang dari keadaan diri terutama fisik maka seseorang diharapkan : a) Mempersiapkan fisik sebaik-baiknya b) Memanfaatkan keadaan fisik yang sedang mengalami perubahan c) Mempermudah situasi yang kompleks d) Memindahkan perhatian dari diri sendiri kepada hal yang di luar diri 2) Dipandang dari aspek-aspek psikologis terutama yang berhubungan dengan kekuatan yang ada dalam diri seseorang : a) Antusiasme Seseorang harus mempunyai interest terhadap persoalan yang dibicarakan atau dikerjakan b) Pengetahuan persoalan yang dikemukakan harus benar-benar diketahui dan dikuasai oleh orang tersebut. Kesiapan Diri a.7. pandangan dengan cara memelihara interest pendengar selama berlangsungnya penyajian. Penggunaan cara-cara yang tepat dari pengalaman yang dimiliki. d) Sikap pendengar. . Hal-hal yang menghambat kesiapan diri Pada waktu menampilkan diri karena sesuatu tugas (menyampaikan suatu gagasan) di tengah-tengah khalayak ramai atau sekelompok orang. b. seseorang dapat merasa tidak tenang. Hal seperti ini menghambat seseorang dalam menampilkan diri dengan baik dan membuat persiapan diri jadi buyar. cemas atau tidak wajar. c) Memanfaatkan kemampuan yang ada dalam berbicara. contoh-contoh yang sederhana.

penuh keyakinan. Biasanya gerak penyerta ini bukan sesuatu yang dibuat-buat. ini dimungkinkan jika telah memahami dan menerima diri sendiri. kepercayaan dan menghargai orang lain. c) Dapat didekati karena sifat dan sikap yang mengundang. Prinsip-prinsip yang menyertai gerak penyerta Hanya satu prinsip yang berlaku dalam hal ini. b) Peserta bersikap sungguh-sungguh. tetapi timbul secara spontan dan wajar sesuai dengan keadaan hati dan emosi. PENAMPILAN a.3) Dipandang dari segi tata hubungan dengan orang lain : a) Berbicara memahami dan menerima orang lain. . d) Mempunyai sedikit rasa humor e) Bersedia dan trampil mendengarkan f) Mempunyai penyesuaian yang baik terhadap orang lain 8. yaitu apa yang diekspresikan secara verbal diperkuat dan disinkronisasikan secara non verbal. Pentingnya beberapa gerak penyerta (body action) Gerak penyerta ialah sesuatu keadaan yang mengikuti atau terjadi pada waktu kita mengumpulkan sesuatu. b.

Pendahuluan Hubungan masyarakat menjalankan fungsi dan tugas penerangan di dalam jajaran masing-masing. obyektif. kerjasama dan kepercayaan yang pada gilirannya mendapat dukungan dari pihak lain. Perannya sebagai wahana komunikasi ke dalam maupun ke luar. b. dan di hindarkan pendekatan yang bersifat imperative dan punitif. Pengertian Hubungan masyarakat disebut juga public relation (purel). Tugas Humas yang diperlukan diperhatikan ada beberapa hal sebagai berikut : a. Proses komunikasi lewat kegiatan dilakukan berencana dan terus-menerus yang meliputi keterampilan komunikasi. Pelaksanaan tujuan ke dalam dan keluar melalui pendekatan informatif. keluar memberikan informasi kepada masyarakat dan lingkungan. Public Relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara sesuatu unit dan publicnya yang menentukan hidup unit itu (Cristallizing Public Opinion). Jadi dengan demikian HUMAS dapat diartikan : suatu kegiatan untuk menanamkan pengertian guna memperoleh good will. . edukatif. persuasif. Ke dalam berusaha menyelenggarakan komunikasi kedalam tubuh organisasi. pesan yang disampaikan akurat. punya daya pengaruh yang kuat guna berhasilnya mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Humas merupakan bagian dari tugas pemasaran dan perlu disadari sedalam-dalamnya bahwa tugas penerangan itu merupakan bagian dari pembangunan sendiri.IV HUBUNGAN MASYARAKAT 1. 2. dengan ruang lingkup (scope) kegiatan yang menyangkut baik individu ke dalam maupun individu keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga atau organisasi.

3. Tujuan Mengembangkan hubungan yang harmonis dengan pihak lain yakni public (umum, masyarakat). Tujuan Humas adalah untuk menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga atau organisasi di satu pihak dan dengan publik pihak lain dengan komunikasi yang harmonis dan timbal balik.

4. Prinsip Pokok Humas a. Bahwa “Humas bertolak dari dalam organisasi”. b. Bahwa “tindakan perorangan membawa nama keseluruhan”. c. Bahwa nama baik organisasi tidaklah tergantung kepada apa yang dikerjakan. d. Prinsip banyak bekerja dan bicara.

5. Proses Pelaksanaan Tugas Humas a. Menyelidiki dan mendengar (fact finding) b. Mengambil ketentuan dan merencanakan (planning) c. Melaksanakan komunikasi (coomunicating) d. Penilaian (evaluation)

BAB V HAKIKAT HUMAS

1. Ruang Lingkup Humas Hubungan Masyarakat (Humas) meliputi antara lain : a. Pengumpulan dan pengolahan data b. Penerangan c. Publikasi

2. Perincian Tugas Humas Berdasarkan tugas pokok tersebut, maka Humas memperinci lebih lanjut tugas pokok tersebut sebagai berikut : a. Pengumpulan dan pengolahan data 1) Mengumpulkan data untuk keperluan informasi 2) Mengolah data 3) Menyajikan data sehingga siap digunakan b. Penerangan c. Publikasi

3. Sarana Humas Berdasarkan perincian tugas di atas dapat disimpulkan bahwa sasaran Humas meliputi dua hal, yaitu :

a. Sasaran yang berupa publik intern Yang dimaksud dengan publik adalah kelompok masyarakat yang harus selalu dihubungi dalam melaksanakan humas. Sasaran ini berada di lingkungan sendiri, yaitu seluruh pegawai mulai dari karyawan terendah sampai karyawan tertinggi. b. Sasaran yang berupa publik ekstern Sasaran ini berupa orang-orang yang berada di luar lingkungan / jajaran, misalnya para anggota masyarakat dan wartawan.

4. Strategi Pokok Humas Strategi pokok humas diarahkan untuk meningkatkan mekanisme komunikasi dua arah antara lembaga dengan sasaran humas agar hasil-hasil yang dicapai oleh lembaga dapat dikenal oleh sasaran humas, sehingga sasaran humas akan ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan lembaga khususnya dan tujuan pembangunan nasional umumnya.

5. Strategi Operasional Humas Strategi operasional yang digunakan oleh Humas adalah sebagai berikut : a. Pendekatan kemasyarakatan b. Pendekatan koordinatif dan integratif c. Pendekatan edukatif dan persuasif d. Penyelenggaraan sistem penerangan terpadu

Program Humas Sesuai perannya sebagai pengabdi untuk kepentingan umum. Monitor dan Evaluasi Setiap hari diadakan monitor dan evaluasi terhadap pelaksanaan humas. Oleh karena itu media yang digunakan Humas selama ini adalah sebagai berikut : 1) Media tradisional dengan metode tatap muka 2) Media massa dengan metode tidak langsung 8. Media dan Metode Humas Setiap media memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. sebagai mediator antara pimpinan dengan publik. namun dengan digunakan secara terpadu akan saling melengkapi. Program mediator c. .6. dan sebagai dokumentator. Program dokumentator 7. Program pelayanan b. maka program humas dititikberatkan pada : a. khususnya yang menyangkut fungsi pelayanan dan pendapat umum yang tertera dalam berbagai media massa.

ia memberikan informasi kepada khalayak sesuai dengan kebijaksanaan instansinya dan ke dalam. Kemampuan Pejabat Humas Kemampuan yang dimaksud dapat digambarkan antara lain : a.Menjalankan komunikasi timbal balik .BAB VI KEHUMASAN PEMERINTAH 1. Kemampuan menarik perhatian c.Memberikan motivasi .Membuat citra yang baik : Ikut serta dalam decision making process 3. Tugas Kehumasan Pemerintah a. Kemampuan menjalin kerjasama dan saling percaya dan keakraban . ia wajib menyerap reaksi dari khalayak untuk kepentingan instansinya. Tugas strategis b.Memberikan informasi . Humas Sebagai Komunikator Humas sebagai komunikator mempunyai fungsi ganda yaitu : keluar. 2. Kemampuan mengamati dan menganalisa persoalan b. Kemampuan mempengaruhi pendapat umum d. Tugas taktis : .

d. pamflet. Pembinaan Kehumasan Melalui Bakohumas Pembinaan yang dimaksud dalam hubungan ini adalah usaha-usaha dan kegiatan yang ditujukan untuk mengembangkan fungsi humas dan kedudukan profesi kehumasan dengan tujuan agar terpeliharanya hubungan yang harmonis serta tumbuhnya sikap kemampuan berkomunikasi antara pemerintah dengan masyarakat dan sebaliknya. Bentuk produk humas yang dihasilkan seperti majalah. b. folder. Menyelenggarakan dokumentasi kegiatan-kegiatan pokok instansi pemerintah. Aparat Kehumasan Pemerintah Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan. . release. baik kepada khalayak intern maupun khalayak ekstern. Memonitor dan mengevaluasi tanggapan dan pendapat masyarakat. c. buletin. press.4. Membina pengertian pada khalayak / publik terhadap kebijaksanaan pimpinan. Mengumpulkan data dan informasi yang datang dari berbagai sumber e. sebagai aparat kehumasan pemerintah. 5. maka berbagai kegiatan yang perlu diperhatikan antara lain : a. poster. selebaran dan lain-lain. terutama yang menyangkut publikasi.

yang dapat diartikan sebagai membujuk. adalah berasal dari istilah persuasion (Inggris). kelompok untuk kemudian melakukan tindakan / perbuatan sebagaimana dikehendaki. Sebagai pegangan di dalam melakukan persuasi ialah adanya suatu kenyataan bahwa orang dalam berhadapan dengan siaran-siaran komunikasi. akan memperhatikan dan memperhitungkan untung ruginya bagi dirinya bila saran itu diterima atau sebaliknya ditolak. . Tujuan pokok dari persuasi adalah untuk mempengaruhi pikiran. baik ia berupa sesuatu pesan baru yang perlu mendapat perhatiannya. merayu. meyakinkan dan sebagainya. kata kerjanya to persuade. perasaan dan tingkah laku seseorang.BAB VII KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KEHUMASAN Pengertian komunikasi persuasif. Sedangkan istilah persuasion itu sendiri diturunkan dari bahasa Latin : “persuasio”. maupun ajakan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu.

pemerintah. Dalam hubungan masyarakat keluar ini. penghargaan dan kepercayaan dari public lembaga yang bersangkutan baik internal maupun eksternal untuk akhirnya dapat diciptakannya opini public yang favourable bagi kelanjutan kehidupan badan atau lembaga tadi. Khalayak dari hubungan masyarakat keluar ini antara lain : langganan. Dari batasan tersebut. Berdasarkan macam-macam khalayak ini. Press relations. Hubungan masyarakat keluar ini sama pentingnya dengan hubungan masyarakat ke dalam. 2. masyarakat sekeliling lembaga. pers dan sebagainya. dikenal hubungan-hubungan sesuai dengan khalayak dari Humas keluar. goodwill. dan sebagainya . dikenal : a.BAB VIII KHALAYAK DALAM KEHUMASAN Pada dasarnya hubungan masyarakat bertujuan menanamkan serta mendapat pengertian. Hubungan Masyarakat Keluar (External Public) Hubungan masyarakat keluar turut menentukan keberhasilan kegiatan hubungan masyarakat suatu badan atau lembaga. Community relations c. Customer relations b. Government relation d. Hubungan Masyarakat Ke Dalam (Internal Public) Tujuan daripada hubungan masyarakat ke dalam ialah pada hakikatnya untuk meningkatkan kegairahan bekerja para karyawan lembaga dan atau instansi yang bersangkutan. dapat dikemukakan bahwa Hubungan Masyarakat itu terbagi atas dua macam : 1.

Human Relations c. Emplyee Relations b. Stockhokler Relations.Sebagai garis besarnya dapat disimpulkan sebagai berikut : Internal public meliputi : a. Customer Relations . Press Relation b. Government Relations c. Labour Relations d. Community Relations d. Supplier Relations e. Industrial relations External Public meliputi : a.

Pedoman .Booklets dan pamphlets .Rapat-rapat . Media lainnya.Televisi . termasuk ke dalamnya : .BAB IX MEDIA DALAM KOMUNIKASI Berbagai pendapat dikemukakan mengenai media yang dapat digunakan dalam kegiatan hubungan masyarakat : a. The Spoken Word.Surat kabar .Konferensi-konferensi dan sebagainya c.Radio . The printed word.Pameran .Pertemuan-pertemuan . poster dan reklame .Majalah . dapat berupa spoken word dapat juga bukan. yaitu : .Iklan dan sebagainya b.Papan pengumuman. meliputi : .Surat-surat bulletin .

Open house ..Sandiwara (wayang) dan sebagainya Penggunaan media massa dalam kegiatan hubungan masyarakat ini pada umumnya berupa publicity dan advertising. .

Ini misalnya : pameran-pameran foto. konferensi pers dan lain-lain. Surat Karena tidak ada telepon misalnya. buletin. lambang. karikatur. pamflet. bendera. Pendekatan (approach) . atau tidak ada waktu untuk berkunjung. Telepon 2. Berikut ini akan dibicarakan media publisitas yang dianggap penting saja. yang dapat ditangkap dengan indera mata. maka orang dapat menyampaikan berita atau maksud dengan melalui surat. telepon.BAB X MEDIA PUBLIKASI 1. kebelumnya supaya memperhatikan beberapa unsur. tape recorder. wawancara. Media Audio Dengan media audial dimaksudkan ialah media publisitas yang dapat ditangkap dengan indera telinga atau tegasnya yang dapat didengar. misalnya : radio. surat kabar. agar dapat mencapai hasil yang maksimal. Unsur-unsur itu antara lain : a. Dengan perkataan lain yang dapat dilihat. gambar skema organisasi dan lain-lain. Dalam mengirimkan surat. Radio b. piring hitam. Media Visual Dengan media visual dimaksudkan sebagai media publisitas yang dipergunakan untuk mengadakan hubungan dengan publik. slide. a.

advertensi. Fungsi mengumpulkan dan membentuk e. Fungsi menghibur Buletin Dalam buletin dimuat pernyataan-pernyataan resmi dan singkat yang berguna bagi publik. Waktu (timing) nya Surat Kabar Sebelum kantor berita. radio maupun televisi menjadi media pengumpul dan penyebar berita.b. Isi c. Bentuk luar d. Pengabdian Pers Kepada Masyarakat Pengabdian atau fungsi sosial pers dalam masyarakat pada pokoknya adalah sebagai berikut : a. Fungsi menjaga ketertiban umum f. pengertian pers hanyalah surat kabar satu-satunya. Fungsi menghubungkan d. Fungsi mendidik c. koran telah menjadi medium penerangan. Belum sampai pada akhir abad ke 19. Fungsi informasi b. opini dan hiburan. .

3. televisi dan lain-lainnya. . Media Audio-Visual Dengan media audio-visual dimaksudkan sebagai media yang menyiarkan “berita” yang dapat ditangkap baik dengan indera mata maupun dengan indera telinga. sebagai media yang ditujukan kepada publik atau massa. Misalnya saja film (motion picture). Folder itu berisi gambaran atau keterangan yang serba ringkas yang mengenai sesuatu kegiatan dari instansi (misalnya hal ikhwal sesuatu proyek).Pameran (Exhibition) Adapun cara pemamerannya dapat berupa : pameran dinding. Pamflet Salah satu media komunikasi atau publisitas yang berupa selebaran. Slide Lembaran ini biasanya dibuat dari kaca dan dipergunakan pada bioskop-bioskop atau reklame. Folder Semacam pamflet yang dilipat tetapi tidak dijahit atau dilekatkan dengan perekat. atau dalam bentuk demonstrasi. Selebaran ini dapat pula berbentuk lipatan. mempergunakan etalase.

Diskusi (discussion) b. . Musyawarah (conference) d. instansi atau perusahaan tersebut untuk dijadikan bahan berita. dan pertemuan dengan mengadakan diskusi. instansi atau perusahaan dengan “orang-orang pers”. Televisi Dari hasil perkembangan radio dan film. di mana kepada orang-orang pers tersebut diberikan penjelasan dan kemudian diberikan kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang ada hubungannya dengan diri atau kegiatan seseorang. Pertemuan-pertemuan Yang dimaksud dengan pertemuan atau “meeting” di sini. beberapa orang. orang kemudian dapat menciptakan televisi. Konferensi pers (press conference) adalah pertemuan antara satu atau beberapa orang.Film (motion picture) Film adalah teknik audio-visual yang sangat efektif dalam mempengaruhi penontonpenontonnya. Untuk mengetahui perbedaan dan atau hubungannya sekedarnya. yang merupakan kombinasi dari kedua-duanya. Diskusi panel (panel discussion) c. Seminar Konferensi Pers Salah satu alat humas yang paling praktis untuk menyebarkan berita ialah konferensi pers. ada baiknya dicantumkan di sini beberapa istilah dengan pengertiannya : a. adalah pertemuan ramah tamah.

Sebagaimana efek dari suatu komunikasi. Nuckols yang menyatakan bahwa : “Public Relation adalah cermin yang anda pegang di depan organisasi anda. Suatu kegiatan komunikasi akan mencapai hasil apabila komunikasi itu memberikan efek yang berupa tanggapan (respons) dari komunikasi terhadap messages (pesan-pesan) yang dilancarkan oleh komunikator.BAB XI EFEK DALAM KEHUMASAN Setelah mempelajari dan membahas berbagai aspek dalam kegiatan hubungan masyarakat. tidak ada salahnya apabila kita kaitkan dengan pendapat tentang Public Relations dari Kolonel William P. kemudian apakah sebenarnya efek dari kegiatan ini. Mempelajari tentang efek kegiatan hubungan masyarakat ini. pendapat dan tingkah laku publik sesuai dengan yang diharapkan oleh komunikator. organisasi yang anda wakili. . Efek dalam suatu kegiatan komunikasi biasanya dapat diketahui dari reaksi arus balik. umpan balik (feedback) dari komunikan. maka efek dari pada kegiatan hubungan masyarakat pada umumnya ialah terjadinya perubahan sikap. Efek adalah kegiatan komunikasi diharapkan mempunyai hasil. sehingga anda. dalam hal ini Public Relations Officer. dan publik dapat melihat segala sesuatu yang terdapat pada cermin tersebut.

Rogers mengemukakan bahwa bahwa yang dimaksud dengan homofili: as the degree to witch pairs of individuals who intract are similar in certains attributes yang berarti derajat yang sama antara sepasang individu yang berinteraksi. karena para pemuka masyarakat ini lebih mengetahui sifat dari masyarakat. disamping lewat tatap muka (door to door) dengan mendatangi rumah-rumah penduduk dengan menawarkan hasil produksinya. 2. One Stop Flow Communications (komunikasi satu tahap) Dimana komunikator dapat mengirim pesan langsung kepada komunikan/masyarakat. misalnya para pemuka masyarakat. . sehingga PRO harus mempunyai kemampuan yang bersifat Poly Merphys (dapay mengatasi segala hal) tidak selalo Monomorphys (mengatasi satu hal saja) 5. sehingga akan menimbulkan kemungkinan terjadi proses komunikasi satu arah atau proses komunikasi dua arah. Sedangkan heterifili adalah apabila derajat sepasang individu tersebut tidak sama. disamping itu juga dipkai cara menggunakan pedagang tertentu kemudian diteruskan kepada masyarakat. 4.M.BAB XII TEORI T-FLOW Komunikator dalam hal ini PRO (Public Relations officer). tetapi melalui orangorang tertentu saja. Multi Step Flow Communications( komunikasi banyak tahap) PRO dalam memperkenalkan produksinya. Kemampuan PRO Seorang PRO tentunya dihadapkan dalam berbagai masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan. antara lain: dengan menggunakan: 1. Two Steps Flow Communications(komunikasi dua arah) Dalam menyampaikan pesannya tidak langsung kepada masyarakat. (Petugas Humas) akan selalu selektif terhadap ragam komunikasinya yang dihadapinya. Homofili dan Heterofili E. 3.

BAB XIII HUMAS DAN KEHUMASAN 1. sebab kritik pers bertujuan membantu instansi memperbaiki hal-hal yang dianggap masih lemah dalam kaitan dengan pelayanan masyarakat. walaupun yang datang dari kalangan rendah mereka harus dilayani secara baik dan tidak ada pembedaan. KEPEKAAN PEJABAT HUMAS Pejabat humas sebetulnya tidak perlu peka terhadap kritik pers sepanjang kritik itu tidak menyinggung masalah yang bersifat pribadi. dopelajari. Jadi pejabat humas selalu melayani laporan-laporan atau masukan-masukan dari masyarakat. 2. mengubah. cita rasa kepentingan dari lingkungannya  Mengakomodasi. membentukkan. Peranan humas dalam manjemen organisasi: a) Humas tidak dapat dipisahkan dari manajemen modern ataupun teori organisasi b) Humas merupakan salah satu fungsi organisasi dalam menguasai lingkungannya c) Setiap organisasi yang berada dalam proses intitusion building. Misalnya seseorang yang ingin mendapatkan informasi selalu dihambat. SIKAP HUMAS DAN KETERBUKAAN PELAYANAN Peranan humas sangat memnabtu kelancaran ini. citra rasa dan kepentingan lingkungannya Untuk mencapai itu setiap organisasi harus mampu  Menentukan dan merumuskan kebijaksanaan dalam bahasa yang dipahami dengan lingkungannya . sehingga kita dapat memberikan pelayanan yang sewajarnya. Kita harus layani. sebelim dteruskan kepada atasan.institutional development ataupun mempertahankan institutional statuernya harus secara terus menerus antara lain:  Mengetahui sikap. tanyakan kepadanya apa maksud kedatangannya. diamati. Semua laporan dari khalayak ditampung. membina sikap.

produktif. yang dirasaka masyarakat. agar masyarakat tidak merasa asing. . maka keharmonisan tersebut. dan memberikan masukan kepada masyarakat tentang maksud dan tujuan pembangunan dan pengembangan . keterampilan. g) Keberhasilan humas tergantung bagaimana humas dapat bekrja secara efisien dan efektif 3. dan kejelian antara lain: a) Mengenal dengan baik masyarakat dan linkgungan b) Mengetahui “pintu masuk” ke dalam hati sasaran ( persuasive dan edukatif) c) Menjadi mediator kehendak masyarakat kepada lembaga dan instansi Humas berperan untuk member masukan kepada pemimpin/atasan seperti. mempertemukan kepentingan bersama lembaga/instansi dan khalayak. Humas menjadi mediator yang mampu menserasikan antara ap yang diharpak dan apa yang diwujudkan. d) Jadi tidak benar jika humas dianggap sebagai pekerjaan yang sepele saja e) Makin giat organisasi mengembangkan dirinya menjadi institusi yang mantap. f) Fungsi humas adalah sebagai mata sebagai mata. telinga. makin kopleks tugas dan tujuan organisasi itu. Pelaksanaan tugas dan fungsi humas seperti ini memerlukan kemampuan. PERANAN HUMAS DALAM MENGHADAPI MASALAH LINGKUNGAN Petugas humas berkewajiban untuk memberikan informasi dan publikasi lembaga/instansi agar dapat diterima dan didukung khalayak. Meningat fungsi dan tujuan humas adalaah menciptakan keharmonisan antara instansi/lembaga dengan khalayak (masyarakat). Merumuskan program kegiatan yang menciptakan interdependensi dengan lingkungannya serta menarik partisipasi dengan lingkungannya itu. progresif antara dua belah pihak. sehingga terjadi jalinan hubungan yang serasi antara lembaga dan mayarakat. akamn menciptakan pula iklim yang terus menerus positif dalam pengertian kreatif. tangan kana dari pucuk pimpinan.

4. Humas di lingkungan lelmbaga jarang/tidak berfunfsi karena kedudukannya dilandasi oleh sistem administrasi dan birikrasi yang ketat dan baku. . HUMAS DAN KODE ETIK HUMAS Kode etik hubungan masyarakat perlu secara serius dikembangkan di Indonesia. Selain dari pada itu pimpinan juga harus tahu tentang humas agar dapat meletakkan lembaga ini tepat pada tempatnya. Oleh sebab itu humas tindakan yang menjurus kepada manipulasi fakta. Kalau tidak humas akan semakin jatuh dan semakin jauh dari yang ideal. sehingga petugas humas menjadi statis dan frustasi. tidak pada tempatnya lagi. atasan atau pimpinan harus mengetahui tentang peranan dan fungsi humas sehingga dapat meletakkan lembaga ini tepet pada tempatnya dan petugas humas melakukan kegiatan sesuai dengan fungsi dan profesinya. manipulasi sumber dan manipulasi hubungan. bahkan sampai kepada ada semacam daftar hitam kepada wartawan. Jadi dalam suatu lembaga atau instansi.

seperti computer. SISTEM KOMUNIKASI SATELIT DOMESTIK (SKSD) Pada sistem komunikasi satelit domestic (SKSD) yang dinamakan PALAPA dengan daya yang sama bekas gelombang di bagi pada bagian bumi yang lebih kecil yaitu. Filipina dan brunei). SKSD beroperasi sebagai pemersatu seluruh wilayah Indonesia secara teknik komunikasi. Pembangunan SKSD bersama-sama dengan pembangunan di bidang-bidang lain merupakan usaha pemerintah untuk mempercepat terwujudnya masyarakat adil dan makmur. elektronika. misalnya. riset dan industry ruang angkasa. SKSD yang dilaksanakan oleh Perum Telekomunikasi bersama-sama Ditjen Postel diresmikan pada hari Proklamasi tanggal 17 Agustus 1976. . Malaysia. sarana koportasi selain telekomunikasi. Pemilihan SKSD dalam dalam menyusun jaringan telekomunikasi nasional dilandasi pula oleh pertimbangan ekonomis. kabel telokomunikasi. wilayah Indonesia ditambah dengan bagian di sekeliling indonesia. MASYARAKAT INFORMASI Suatu masyarakat dapat disebut sebagai masyarakat informasi apabila lebih dari 60% masyarakatnya terlibat langsung di dalam industri komunikasi informasi. berdasarkan pancasila. pertahanan dan keamanan. Selain dari pada itu masyarakat informasi terlibat juga dalam industry informal misalnya dalam kegiatan perangkat keras (hard ware). ( singapura.BAB XIV MASYARAKAT INFORMASI 1. khususnya untuk pemakaian diwilayah tanah air. industri komunikasi tercakup dalam dunia media massa. penerbitan buku dan pendididkan. muangthai. Negara Asean. 2. dengan demikian bidang pertelekomunikasi melangkahsetapak lebih maju. Kemungkinan lain terbukauntuk pemanfaatan di bidang pendidikan. Selanjutnya dalam masyarakat informasi digalakkan pula kegiatan penelitian dan penyumbangan serta kegiatan lain seperti bank data dan lain-lain. Sistem menunjukkan keunggulannya dibidang ekonomi dibandingkan dengan sistem lainnya.

Para Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. konferensi pers dan siaran pers adalah: a. Sekretaris Jenderal . Sekretaris Jenderal 2. Pimpinan Eselon II di lingkungan 1. KONFERENSI PERS DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Disamping Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal 4. 5.1. Para Koordinator Perguruan Tinggi Swata 3. Di tingkat daerah: 1. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan. b. Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan b. Para Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri 2. Sekretaris jenderal 2. menurut bidangnya masing-masing. Para Direktur Jenderal 4. Inspector Jenderl 3. konferensi pers dan siaran pers kecuali jika sebelimnya telah mengadakan konsultasi dengan memperoleh izin dari : a. menurut bidangnya masing-masing. tidak dibenarkan untuk mengadakan wawancara. Kepala pusat yang langsung di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan c. Dekan Fakultas pada Universitas dan Institut Negeri. yang berwewenang mengadakan wawancara. Di tingkat pusat: 1. Inspektur Jenderal 3. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat/Kepala Bagian Hubungan Mayarakat dan Lembaga Negara. Pada prinsipnya para: a.BAB XV WEWENANG UNTUK MENGADAKAN WAWANCARA.

masing-masing mengatur untuk mengikuti wawancara konferensi pers dan siaran pers serta menampung hasil wawancara yang diadakan oleh pejabat-pejabat yang bersangkutan. konferensi pers dan siaran pers yang diadakan oleh pejabat-pejabat tersebut b. perguruan tinggi dan kantor wilayah depertemen pendidikn dan kebudayaan. Direktur Jenderal yang bersangkutan 4.2. Kepala biro hukum dan hubungan masyarakat/kepala bagian hubungan masyarakat dan lembaga Negara untuk mengatur dan mengikuti wawancara konferensi pers dan siaran pers serta menampunghasil wawancara. sekretaris jenderal/direktur jenderal yang membina sehari-hari yang bersangkutan 5. Pejabat yang bertugas di bidang hubungan masyarakat di lingkungan coordinator perguruan tinggi swata. konferensi pers dan siaran pers menugaskan kepada: a. Inspektur Jenderal 3. pimpinan universitas dan institute negeri yang bersangkutan Untuk mengadakan wawancara. .

Peresmian pembukaan Universitas/institut/sekolah tinggi/akademi negeri atau kampus baru 4. Pelantikan pejabat eselon I dan II 3. pembukaan atau penutupan suatu kegiatan di bidang pemdidikan dan kebudayaan yang dihadiri oleh wakil-wakil negeri sahabat 3.BAB XVI UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI DILINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 1. Pecan olahraga/seni untik pelajar/mahasiswa pemuda atau sejenis yang bertaraf nasional 2. Pemberian gelar doctor b. Pemberian gelar doctor kehormatan atau pengukuhan guru besar c. Menteri pendidikan dan kebudayaan atau menteri muda dapat diundang meresmikan/menghadiri upara resmi: 1. Peringatan dasawarsa atau yang sejenisnya dari Universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri 5. Peringatan hari wisuda Universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri . Seminar. Pelantikan coordinator koordinasi perguruaan tinggi swata 5. Presiden atau wakil presiden atau menteri coordinator dapat diundang untuk meresmikan/menghadiri upacara: 1. penataran dll 2. Pelantikan pimpinan Universitas institute/sekolah tinggi/akademi negeri 4. Pimpinan unit utama dapat dundang untuk meresmikan/menghadiri upacara resmi: 1. Peletakan batu pertama proyek bangunan atau penggunaan bangunan 3. peletakan batu pertama proyek bangunan atau penggunaan bangunan/peralatan yang mempunyai nilai atrategis terhadap kehidupan rakyat banyak 2. UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI a. Pembukaan atau penutupan rapat kerja.

c. pimpinan universitas dll 2) Undangan dari pimpinan universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri dll . LAIN-LAIN 1) Hal-hal diluar ketentuan A dan B diatas diatur tersendiri oleh pimpinan unit utama. b. TAT CARA PENGGUNDANGAN a. Undangan kepda menteri pendidikan dan kebudayaan atau menteri mida ditandatanggani pimpinan unit pertama yang bersangkutan. Undangan Pimpinan kepada unit utama ditandatanggani oleh Universitas /institute/sekolah tinggi/akademi negeri. coordinator koordinasi perguruan tinggi swata dll 3.2. Undangan kepada presiden atau wakil presiden atau menteri coordinator ditandatanggani oleh menteri pendidikan dan kebudayaan.

yakni penerangan sistem penerangan teerpadu. sesuai dengan SK Menteeri Penerangan Nomor: 558 tahun 1975. Departemen Penerangan dengan unsure penerangan pemerintah lain. c. maupun c. b. BAKOR dipimpin oleh Departemen-departemen RI . Penyelenggaraan koordinasi. Tahun 1962 Presiden Kabinet mengharuskan instansi pemerintah mempunyai bagian humas b. yaitu pemberian sesuatu tentang segala hal menegenai Departemen Penerangan terhadap “ekternal public” yaitu masyarakat pada umumnya. Tahun 1967 didirikan koordinasi antar Humas Departemen/Lembaga Negara disingkat BAKOR. UMUM Dalam kaitan inilah. Penerangan sistem penerangan terpadu berarti meningkatkan gerak langkah operasi penerangan yang dilakukan dengan meliputi kerjasama yang erat dan lebih terarah antar aparat penerangan: a. BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH (BAKOHUMAS) Merupakan perwujudan dari salah satu kebijaksanaan pemerintah dibidang penerangan. integrasi. PEMBENTUKAN BAKOHUMAS Terbentuknya Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah di Indonesia dapat diuraikan dalam garis besar sebagai berikut: a.BAB XVII BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH 1. Melakukan hubungan kedalam. yaitu pemberian pengertian segala hal mengenai Departemen Penerangan terhadap “internal public” yaitu para karyawan. Baik dilingkungan Departemen Penerangan b. 2. Melakukan hubungan keluar. Direktorat Pembinaan Hubungan Masyarakat mempunyai fungsi: a. Penerangan pemerintah dengan unsure penerangan masyarakat 3. Melaksanakan pembinaan serta bimbingan untuk pengembangan kehumasan sebagai medium penerangan e. sinkronisasi serta kerjasam kegiatan hubungan masyarakat untuk penyempurnaan pelayanan penerangan terhadap umum. Melakukan penelahaan serta pembinaan pendapat umum melalui hubungan-hubungan khusus dengan unsure-unsur lembaga masyarakat d.

SK Menpen No. Tahun 1971 BAKOHUMAS dilengkapi sebagai institusi formal dalam lingkungan Departemen Penerangan RI Dengan adanya BAKOHUMAS. Instansi Menpen Nomor 02/Instr/Menpen/1976. Dalam hal ini perlu diingat bahwa sesuai dengan arah kebijaksanaan yang telah digariskan oleh GBHN 1983. BAKOHUMAS DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL Humas-humas dapat memanfaatkan fasilitas yang telah dimiliki oleh anggota Bakohumas yaitu pusat Informasi Nasional (PIN) untuk Bakohumas Pusat.1971 2. 4. Memantapkan organisasi Bakohumas yang telah dibentuk b. Untuk meneingkatkan efisiensi. Tahun 1970 nama BAKOR diubah menjadi Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah. Mekanisme kerja dalam menuju sasaran dan penerapannya sebagai Humas/BAKOHUMAS dalam pembangunan adalah bagian penting bagi kegiatan penerapan pda khususnya dan pengunjung pembangunan pada umumnya. Instruksi ini ditujukan kepada 1) Dirjen Penun 2) Para kepala kanwil depag Para kepala kanwil deppen didaerah masing-masing harus: a. 31/Kep/Menpen. Serambi dapat penerangan untuk Bakohumas Daerah Tingkat I dan Serambi Depan/Puskesmas untuk Bakohumas Daerah Tingkat II. efektivitas kerja serta mempertinggi daya hasil guna yang maksimum dalam operasi penerangan dan kehumasan b.c. Mempercepat pembentukan Bakohumas yang masih dalam persiapan . tentang pembentukan Badan Koordinasi Kehumasan di Daerah Tingkat I/Provinsi/DI/DKI. pemerintah menghendaki keterpaduan atau KIS dalam hubungan kehumasan pemerintah dan bertujuan: a. 1. Untuk mencapai tujuan tersebut didasarkan pada sistem penerangan terpadu sebagai realisasi KIS dan sistem dalogis terhadap aspek pengelolaan penerangan c. disingkat BAKOHUMAS d.

Ralat intruksi Menpen Nomor 02/Instr/Menpen/1976. PERANAN HUMAS DALAM PEMBANGUNAN a. SK ini juga dutandatanggani oleh Menpen tahun 1979 dan merupakan pedoman dasar Tata kerja Bakohumas baik dipusat. SK Menpen Nomor 105/Kep/Menpen/1979 tentang pedoman tata kerja Bakohumas. pengertian kehumasan perlu didudukkan b. simplikasi dan sinkronisasi d. Dia merupakan untuk menciptakan efisiensi dan efektifitas melalui koordinasi. Ralat ini ditetapkan oleh Menpen pada tanggal 14 juni 1979. Bakohumas adalah lembaga untuk mewujudkan keterpaduan dalam kehumasan pemerintah c. Dalam SK ini disebutkan bahwa kegiatan Bakohumas adalah: a.c. Koordinasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam meningkatkan hasil guna dan daya guna penerangan dimana didalamnya termasuk juga bidang kehumasan . 5. Menyempurnakan fungsi dan kedudukan humas dalam perilaku untuk menuju pada suatu kepribadian yang sama di Indonesia dalam rangka menunjang kebijaksanaan pemerintah d. Ralat menetukan bahwa Bakohumas daerah dibentuk di Daerah Tingkat I/Provinsi sampai dengan tingkat II/Kabupaten/Kotamadya. dan kabupaten serta kotamadya. Untuk lebih memudahkan pekerjaan kehumasan. Ikut sertya dalam berbagai kegiatan pemerintah dan pembangunan khususnya di bidang penerangan kehumasan b. Mempersiapkan dan melaksanakan pembentukan Bakohumas untuk yang belum membentuk 3. Memelihara hubungan kerja sama yang baik dan menciptakan hubungan yang efektif dan harmonis dengan organisasi dan lembaga resmi serta masyarakat.provinsi. 4. integrasi. Melakukan pembinaan dan pembangunan profesi kehumasan c. yang disesuaikan dengan siuasi dan kondisi pada masing-masing daerah.

Adanya Unit humas dihampir semua jajaran pemerintah memeng kadang-kadang bisa dinilai in-effeciancy. Pejabat-pejabat humas tidak cukup menimbang tingkat kebenaran suatu informasi hanya dengan kacamata instansinya sendiri. BAKOHUMAS SEBAGAI WADAH KERJA SAMA a. BAKOHUMAS SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI a. fungsi penerangan dan kehumasan umumnya serta para khususnya telah diamanatkan dalam GBHN(1983) untuk menggairahkan masyarakat agar berpartisipasi dalam pembangunan berhasilnya usaha-usaha pembangunan nasional. c. tetapi harus memperhatikan kepentingan seluruh jajaran pemerintah yang bersifat agresif dan saling berkait c. Peranan humas /Bakohumas dalam kaitannya dalam pembangunan mempunyai arti sangat penting terutama sebagai usaha untuk menjamin keikutsertaan/partisipasi masyarakat yang merupakan syarat bagi berhasilnya pembangunan nasional seperti yang diamantkan oleh GBHN f.e. BAKOHUMAS daerah kiranya perlu menyusun program-program operasional terhadap bidang kehumasan pemerintah guna menekan timbulnya in-efficiency. tugas. Masalahnya bagaimana memadukan keseluruhan aktifitas sebgaia unit humas pemerintah itu secara efisien khususnya didaerah-daerah. 6. b. Informasi-informasi yang diberikan oleh unit-unit humas ini disamping harus benar juga harus dicegah yidak saling silang selisih dengan kompetisi instansiinstansi lain b. Memang perlu kita pikirkan terus upaya dan mekanisme yang menjamin terwujudnya mekanisme tersebut 7. . Secara strategis.

Mengamankan kebijaksanaan pemerintah b. Menerima/menampung informasi dari masyarakat d. HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI a. Dalam Negara bagaimanapun bentuk pemerintahannya. Pemerintah sama sekali tidak menhendaki adanya masyarakat yang pesimis. hubungan antara pemerintah dengan masyarakat sebagai warga Negara harus dipelihara dengan berbagai cara. Guna menjaga hubungan yang jujur dan harmonis perlu program-program dan mekanisme sekitar hubungan tersebut. Tidak semua anggota masyarakat mampu berkeinginan/menyampaikan pendapat secara rasional: banyak yang emosional. FUNGSI POKOK HUMAS Fungsi pokok Humas Pemerintah pada dasarnya adalah: a. Ditinjau darisegi kenegaraan/politik. Ikut menciptakan iklim untuk mengamankankan politik pembangunan . e. d. c. kehumasan harus mempunyai sifat membina dan mengembangkan partisipasi rakyat dan mendidik masyarakat sekitar hal-hal yang menyangkut kepentingan mereka.statis dan frustasi f. kehumasan sangat erat hubungannya dengan mekanisme Demokrasi. dimana pemerintah dituntut untuk menjelaskan segala sesuatu yang dikerjakan atas nama rakyat banyak(ini terutama dalam sistem Demokrasi Liberal) b.BAB XVIII HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI 1. Memberikan pelayanan/menyebarluaskan informasi dalam rangka meyakinkan masyarakat c. Menjadi jabatan/komunikator aktif dalam rangka komunikasi dua arah e. karenanya perlu usaha human relations 2. negative. Dalam alam demokrasi pancasila.

Kepada kelompok kontaktor. telah meningkatkan pula sikap kritis masyarakat. . Dengan demikian kita dituntut untuk meningkatkan sikap terbuka kepadaz masyarakat. Dalam alam pembangunan dewasa ini komponen Humas misalnya dapat mengisi segi/unsure “ keterbukaan “ dalam pengelolaan pembangunan dengan antara lain: a. Sebab merekalah yang utama menerima dampaknya b. Sikap itu mengejala antara lain dengan makin tumbuhnya keinginan rakyat u tuk mengetahiu berbagai data dan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Menjalankan rencana kerja daripada proyek-proyek pembangunan di daerah. SIFAT KETERBUKAAN BAGI HUMAS Meningkatnya kecerdasan rakyat sebagai salah satu akibat berhasilnya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.3. sikap fair. kelompok pemakai jasa dan sebagainya juga perlu diberitahukan tentang hak dan kewajibannya. jujur dan tidak plin-plan. terutama kepada penduduk yang berdekatan dengan proyek. supplier. pengusaha. Pendek kata kiata harus bisa bersikap blak-blakan sepanjang tidak bertentangan dengan batas-batas keamanan dan kepentinagan Negara.

BAB XIX PERS TERHADAP KHALAYAK Pers yang berdasarkan pancasila harus menhindarkan diri dari unsure-unsur liberalism dan komunisme. sebaliknya sikap yang masa bodoh terhadap aspirasi masyarakat akan mengundang kecurigaan. saran. kritik dan pendapat dari masyarakat atau khalayak. ketenagan kerja dan kebebasan pers dalam mengemukakan pendapatpendapatnya dan tulisan-tulisan di berbagai massa media yang ada. jujur dan bertanggung jawab sehingga menjadikan dirinya pers yang sehat Pers Pancasila harus membuka dirinya terhadap khalayak. dan apabila hal ini terjadi tidak dapat tidak akan menimbulakan berbagai macam intrik-intrik isyu-isyu yang ada kalahnya akan menyebabkan mata prasangka dari masyarakat. Pers telah menyatu denhgan rakyat. pers harus bersikap terbuka. Oleh karena berkecamuknya isyu-isyu tersebut dalam masyarakat akan dapat menggangu hubungan timbale balik antara pihak pers dan masyarakat sendiri. Disatu pihak bukan hanya pers saja yang dituntut. .khalayak ditintut pula dalam kehidupan. sehat dan bertanggungjawab tetapi juga sebaliknya masyarakat. sehingga kan merugikan kedua belah pihak. berani berdialog dengan masyarakat dan selalu berani dan memperhatikan terhadap usul. suatu iklim dimana komuniksai dua arah berjalan dengan baik. Pers yang demikian akan menciptakan iklim yang sehat dalam masyarakat.

Pers sekarang telah memiliki identitas dan telah menyadari hak dan kewajibannya. walaupun ada satu dua yang sedikit meleset. Dungkapkan pula bahwa membuat kritik adalah gampang. 3. 4. . dengan adanya komunikasi itu segala bentuk kesalahpahaman dan kekurangpengertian antara satu golongan dengan yang lainnya dalam masyarakat kita yang menjamuk ini dapat dihindarkan. penglihatan dan pembacaan melalui media beberapa pendapat tokoh-tokoh yang berkenaan dengan upacara hari Persatuan Wartawan Indonesia ke-40 dan hari pers Nasional ke-II tanggal 9 Februari 1986. Melembaganya Mekanisme Positif antara pers pemerintah dan Masyarakat Berkat ini semakin melembaganya mekanisme interaksi positif antara pers. Pers nasional harus mampu menjadikan jabatan komunikasi sosial dalam arti yang seluas-luasnya. 2. keterbukaan. Tetapi yang lebih sulit adalah ikut memecahkan masalah yang dihadapi pemerintah. Pers telah memiliki identitas dan semakin membaik Penerangan pada saat ini sudah mulai baik. Pers Nasional sebgai sarana perjuangan yang ampuh dalam Rangka Persatuan dan Kesatuan Pers nasional tidak saja menjadi saran perjuangan yang ampuh.BAB XX PERS PANCASILA: PERS YANG SEHAT DAN BERTANGGUNG JAWAB Sejalan dengan itu penulis ingin mengkaitkan dengan pendengaran. 1. Pers Indonesia sekarang sudah lebih dewasa Pers Indonesia sekarang lebih leluasa. melainkan ikut memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. dan semangat membangun. Komunikasi yang penuh ketulusan. pemerintah dan masyarakat selain ini pers nasional melalui dewan pers telah menyatakan orientasi sikap dan tingkahlakunya berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Sebelum mendorong kemajuan maka kalangan pers sendiri harus terlebih dahulu memiliki pikiran maju. Tidak jarang pers berperan sebagai menghapus kekolotan dan kenaifan berfikir yang menghambat proses pembaharuan dan kemajuan. Keikutsertaan pers dalam pengawasan pembangunan Peranan serta pers sangan menentukan untuk mengatasi segala bentuk keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi rencana pembangunan lima tahun di masamasa yang akan datang. Pers harus berfungsi atau terpanggil untuk membina daya dan sikap kritis masyarakat berpedoman pada sistem nilai pers pancasila yang bebas dan bertanggung jawab. 8. Adanya keterbatasan bukan disebabkan tersendatnya pembangunan namun masih diperlukan pengawasan ketat dilapangan untuk mencapai hasil pembangunan yang lebih efisien dan efektif. Karena pers sebagai agent of change diharapkan mampu menggerakkan dan membangkitkan gairah serta motivasi masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan demi terwujudnya cita-cita bangsa. Pengakuakn peranan pers ini makin lama makin meningkat dan terbukti dengan ditetapkankannya pada tanggal 9 februari sebagai Hari Pers Nasional. Pers Indonesia harus mampu sebagai motivator Dalam era pembangunan dewasa ini. Pers di Indonesia. melainkan sebgaia pers pembangunan. Dalam kaitan itu pula pers pada peranan pendukung proses pembaharuan masyarakat. artinya pers di Indonesia tetap melakukan sosial control dan kritik yang membangun. pers bertindak sebagai pembaharu dan pendorong pembaharuan. adalah pers yang bebas dan pers yang bertanggung jawab. harus arif dalam menilai dan menganalisa. baik dimasa penjajahan. zaman perjuangan maupun era mengisi kemerdekaan sekarang.5. pers Indonesia tidak lagi menempatkan dirinya sebagai pers perjuangan. Pers harus mampu ciptakan semangat pembaharuan Dalam masyarakat yang sedang membangun. Sejarah pers Indonesia ditandai idealisme perjuangan Pers di Indonesia merupakan alat perjuangan yang ampuh. . 6. 7.

Di antara peranan dan tanggung jawabnya yang pokok dan pelik diantaranya adalah tanggung jawab menggunakan kebebasannya.9. Tanggung jawab itu berat. 11. Pers dan nilai idealisme Pers sebagai bagian dari industri dagang kemungkinan besar akan menghilangkan nilai-nilai yang mendasari kehidupan pers yaitu idealisme. . Dalam segala kekurangannya pers dan wartawan itu terpanggil untuk bersikap serius tentan peranan dan tanggung jawabnya. ada kalanya terbuat salah kurang seksama dan kurang data. demikian pula pendapat sikap dan tanggung jawabnya. 12. Kemampuan manajemen baik dibidang pengelokan informasi sebagai suatu badan usaha perlu ditingkatkan dan dibenahi sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen. 10. walaupun tidak tertutup kemungkinan bahwa nilai-nilai idealisme itu dalam batas-batas tertentu masih bisa dipertahankan. Pers dan kemajuan manajemen Pers Nasional Indonesia pada zaman orde baru tumbuh dan berkembang dengan pesat baik dari segi perusahaan maupun penampilan fisik media massa sebagai sumber informasi. karena apa yang ditulis dan tidak ditulis dapat mempunyai pengaruh. Postur pers dan wartawan Pers dan wartawan itu mempunyai kelemahan. Profesi kewartawanan Surat keputusan presiden presiden nomor 5 tahun 1985 diatas dorongan pertimbangan antara lain sebgai berikut: a) Bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan yang penting dalam melaksanakan tugas pembangunan sebgai pengamalan pancasila b) Pada tanggal 9 februari 1946 terbentuklah organisasi persatuan wartawan Indonesia yang merupakan pendudkung dan kekuatan pers nasional c) Bahwa dalam rangka mengembangkan kehidupan pers nasional Indonesia sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab berdasarkan pancasila.

Dengan adanya siaran pedesaan maka kemajuan yang didapat oleh petani telah semakin maju dan berkembang. tetapi desa tidak masuk koran. fakta) yang tidak mungkin dibantah lagi. Pers dan siaran pedesaan a) Siaran pedesaan Dalam siaran pedesaan seyogyanya pers pun memegang peranan penting. Petani telah cerdas dan tidak akan menerima adanya apa yang disampaikan kepada mereka. Abad penerangan Bahwa penerangan memang berarti dan peranan penting di abad ini. khususnya di daerah pedesaan 14. maka mutlak diperlukan pula peningkatan kualitas manusia Indonesia. televise dan media lainnya. disamping materi dan isi yang telah disusun sendiri oleh petugas humas dan instansi atau jawatan yang relevan dengan siaran pedesaan.13. baik itu melalui siaran radio. Walaupun demikian kejujuran atau kepolosan para petani atau penduduk pedesaan jangan disalahgunakan. IRONIS barangkali apabila kita berkehendak koran masuk desa. Kita tidak menhendaki koran masuk desa asing bagi masyarakat desa. . terutama yang menyangkut materi dan isi siaran tersebut. sehingga koran masuk desa akan sangat berarti. Sebaliknya koran masuk desa merupakan alat yang menunjang kemajuan di desa dan bagi para petani dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional disegala bidang. Hal ini dikemukakan karena merupakan suatu perwujudan (actual. b) Koran masuk desa Menurut hemat kami dikalangan pers perlu jeli dan secara seksama. Penerangan diperlukan manusia dalam serba hubungan yang memerlukan tepat. Berkenaan dengan pernyataan dan kenyataan penerangan tersebut. karena abad sekarang adalah abad penerangan. cepat dan lancar.

sehungga pompinan berpendapat bahwa materi itu tidak tepat apabila melalui administrasi pada umumnya 3) Maslah yang merupakan sunjek materi tidak dapat dipecahkan .BAB XXI TEKNIK DAN PERENCANAAN RAPAT. terutama yang berhubungan dengan kegiatan organisasi 4) Statistic berhubungan dengan penelitian 5) Penelitian. bertugas mengadakan penelitian terutama untuk dapat mengetahui data dan sikap public terhadap perusahaan 1. mengelola buku-buku. RAPAT Rapat merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh pimpinan suatu organisasi swasta/pemerintah untuk memecahkan masalah atau mengambil suatu keputusan. korespondensi. Seorang pemimpin tidak akan begitu saja mengadakan rapat. SEMINAR DAN LOKAKARYA telah banyak diuraikan tentang tujuan public relations yaitu pada pokoknya berusaha memberikan keputusan kepada public yang berkepentingan untuk mencapai keuntungan dan kepuasan bersama. naskah dan lain-lain penerbitan yang berhubungan dengan organisasi 3) Dokumentasi bertugas menyimpan benda-benda yang bersifat dokumen. penerbitan. menggarap pekerjaan yang berhubungan dengan publicity. advertising. dan lain-lain. majalah. Untuk kelancaran tugas biasanya bagian humas dalam satu instansi dibantu oleh seksi-seksi yang berlainan sifat pekerjaannya seksi-seksi tersebut adalah: 1) Redaksi. 2) Perpustakaan. Ia perlu mengadaan rapat apabila: 1) Pimpinan memerlukan sumbangan pemikiran atau pendapat dari para stafnya atau para pembantunya karena pimpinan tidak mau mengambil keputusan secara sepihak 2) Materi yang akan dibicarakan bersifat rahasia.

SEMINAR Seminar adalah sebagai proses pemecahan suatu masalah atau proses penemuan cara atau langkah suatu pengembangan yang biasanya diangkat dari hasil kajian literature(kepustaan) atau kajian empiric(penelitian). pendapat secara langsung kepada pimpinan 5) Ada masalah yang jelas harus mendapat penyelesaian melaui rapat 6) Telah diputuskan oleh pemimpin agar diselengarakan rapat atau telah tiba saatnya diselengggarakan rapat secara berkala Agar terselenggara rapat dengan baik. bila rapat itu: 1) Dipimpin oleh seorang pemimpin yang baik 2) Suasan rapat terbuka 3) Hindari perdebatan 4) Pertanyaan singkat dan jelas 2. perlu diadakan persiapan terlebih dahulu. Adapun persiapan-persiapan tersebut adalah: 1) Agenda 2) Warking paper 3) Pemimpin rapat 4) Jumlah peserta rapat 5) Undangan rapat 6) Pengaturan ruang rapat 7) Alat perlengkapan rapat 8) Kesehatan 9) Akomodasi Suatu rapat akan berjalan dengan baik.4) Pemimpin bermakdud memberikan kesempatan kepada para bawahan untuk memberikan saran-saran. Pelaksanaan suatu seminar tidak lepas dari empat hal pokok yaitu: 1) Mengembangkan tema dan tujuan seminar 2) Menggambarkan secara umum profil para peserta .

dan peserta. Adapun tugas-tugasnya adalah: Moderator bertugas: Membacakan tata tertib seminar Mengarahkan jalannya diskusi Membacakan kesimpulan sementara hasil diskusi Notulis bertugas:  Mencatat hal-hal yang penting selama seminar berjalan  Merumuskan hasil diskusi yang dibicarakan moderator sebelum akhir diskusi .3) Mengembangkan secara umum format dan desain seminar 4) Mengembangkan strategi penyyelenggaraan dan logistic Contoh sebuah kepanitiaan dalam melaksanaka seminar yang diselenggarakan oleh PROSISIPOL UNSRI 1. notulis. Konsumsi bertugas Mengatur menu makanan selam seminar berlangsung Pelaksanaan seminar Biasanya dalam suatu seminar terdapat moderatoa. pemrasaran. Publikasi dan Dokumentasi Mempersiapkan spanduk Mwnghubungi pers Mempersiapkan sertifikat 3. Kesekretarisan bertugas Pengurusan perizinan dan tempat Persiapan undangan dan pendaftaran peserta Penyiapan makalah seminar dll 2. pembanding.

Tujuan diadakannya lokakarya adalah: 1) Penyegaran. memberi pertanyaan. misalnya tiga hari. saran dari peserta Pembacaan kesimpulan oleh moderator Penutup 3. sanggahan.Pemrasaran bertugas:  Menjelaskan pokok-pokok isi makalah yang telah dibuat sebelumnya  Menjawab pertanyaan dari peserta tentang isi materi yang disampaikan Pembanding bertugas: Menjelaskan makalah bandingannya Memberikan tangggapan terhadap penjelasan pemrasaran Mengajukan pertanyaan kepada pemrasaran Peserta bertugas: Menyanggah. mengangkat kembali topic uang sudah lama dan perlu dikembangkan 2) Memantapkan suatu materi yang sudah ada 3) Memperoleh materi yang baru 4) Penyelenggaraanya memakan waktu yang lama. member saran atas materi yang disampaikan oleh pemrasaran Pembacaan materi oleh pemrasaran Pembacaan sanggahan oleh pembanding Pertanyaan. . LOKAKARYA Lokakarya sering juga disebut dengan istilah workshop. satu minggu dan dua minggu.

maka ada yang menyebut dengan istilah hubungan kerja manusia. Hubungan kemanusiaan dalam arti luas Hubungan antara seorang dengan orang lain yang terjadi dalam segala situasi dan dalam semua bidang kegiatan atau kehidupan untuk mendapatkan kepuasan hati. b. di sekolah. jadi hubungan kemanusiaan dalam arti sempit ruang lingkupnya sangat terbatas yaitu dalam organisasi atau dalam suatu kantor. Hubungan kemanusiaan lebih ditekankan pada unsure kemanusiaannya meliputi sifat-sifat. atau hubungan antar manusia. Hubungan komunikasi dalam arti sempit Hubungan antara seseorang dengan orang lain dalam suatu organisasi kantor yang bertujuan memberikan kepuasan hati para karyawan sehingga para karyawan itu mempunyai semangat kerja yang tinggi. tidak banyak memperhatikan aspek kejiwaan. Seorang dosen menghadapi seorang mahasiswa untuk konsultasi Hubungan kemanusiaan dapat kita bedakan menjadi dua yaitu: a. . Contoh : si A memberitahukan kepada si B bahwa ibunya sedang kepasar begitu pula seorang pembeli dengan penjual dan lain-lain. tingkah laku. Seseorang berhubungan dengan orang lain dengan komunikasi sedemikian rupa sehingga kedua belah pihak mendapat kepuasan hati. sehingga tidakmemberikan kepuasan psikologis. watak. di kantor.BAB XXII HUMAN RELATIONS (HUBUNGAN KEMANUSIAAN) 1. PENGERTIAN HUMAS RELATIONS Pengertian human relations. dapat dterjemahkan sebagai hubungan kemanusiaan. dan lain-lain. Hubungan ini dapat berlangsung dimana saja: dirumah. pribadi serta aspek-aspek kejiwaan lainnya yang terdapat dalam diri manusia dimaksudkan merupakan hubungan tiap individu antara orang-orang yang bersifat lahiriah saja.

Seseorang yang bergsul dengan relasinya/teman juga mempunyai tujuan tersendiri. Jadi komunikasi adalah proses penyamaan pikiran-pikiran yang berada di dalam kepala (otak) komunikator dengan fikiran yang berada di dalam fikiran komunikan.2. communist artinya adalah sama. Pesan Pesan adalah sesuatu hal yang disampaikan kepada penerima atau (komunikan). KOMUNIKASI DALAM PERGAULAN Dalam proses komunikasi tujuan adalah hal yang sangat penting. berupa gagasan buah fikiran keinginan dan lain-lain. Komunikator Komunikator adalah penyampai atau penyebar pesan. 3. Tanpa adanya komunikasi hubungan-hubungan tersebut tidak akan terjadi. Kefektifan suatu komunikasi Wilbur Schramm berpendapat bahwa komunikasi nakan efektif jika frame of reference dan field of experience (kerangka berfikir dan kerangka pengalaman) antara komunikator dan komunikan adalah sama. Selama berlangsungnya proses komunikasi kedudukan komunikator dengan komunikan dapat saling berganti peran. Tujuan Tujuan adalah harapan yang di inginkan dari pesan yang disampaikan.untuk bergaul dengan orang lain tentunya . Maksudnya jika kita berbicara dengan seorang petani maka kita sebagai komunikator harus mengubah kerangka pikir dan kerangka pengalaman untuk disesuaikan dengan pola pikir seorang petani. Dalam proses komunikasi terdapat beberapa komponen yaitu: Sumber Sumber adalah asal darimana pesan-pesan komunikasi itu datang. Komunikasi yang berasal dari bahasa Latin. KOMUNIKASI Alat yang digunakan dalam kita mengadakan kegiatan human relations/hubungan kemanusiaan yaitu komunikasi melalui sarana bahasa. Manusia tidak dapat hidup sendiri ia perlu individu-individu untuk kelangsungan hidupnya. Untuk itulah manusia harus bergaul dengan yang lainnya.

Pada waktu berkenalan janganlah menyebutkan pangkat atau gelar. Hal-hal tersebut adalah: a. Hubungan interaksi dalam situasi simpati akan jauh lebih baik hasilnya. pangkat dan lain-lain.melalui suatunperkenalan. Tersenyumlah kepada orang yang akan kita ajak berkenalan. b. f. bicaralah dengan halus dan sopan. seperti wajah. berjabat tangan yang baik dan sopan. Berbicara Berbicara adalah pengungkapan perasaan dari seseorang yang dinyatakan kepada orang lain. c. Jangan mengulurkan tangan terlebih dahulu kepada orang yang lebih tua atau lebih tinggi pangkatnya d. Dalam simpati dorongan yang lebih utama adalah ingin mengerti dan ingin bekerja sama. . Jika kita menjadi tuan rumah. Simpati dapat diciptakan pada diri kita yaitu dengan belajar bekerja sama (dalam arti positif) dan bersifat terbuka. e. Ada beberapa hal yang penting dalam memulai perkenalan dan perkenalan pertama inilah yang biasanya member kesan baik buruknya seseorang. Satu hal yang tidak boleh kita lupakan setelah kita berkenalan adalah mengingat nama teman yang baru saja kita kenal Simpati Simpati dapat dirumuskan sebagai perasaan tertariknya orang yang satu dengan orang lain. kita wajib memperkenalkan teman epada tamu kita. materi. Berbicara baik dan beraturan akan memudahkan kita dalam pergaulan. Jangan sekali-kali menanyakan umur. Hal ini akan menunjang suksesnya seseorang dalam mengadakan hubungan kemanusiaan. Waktu berkenalan sebaiknya berdiri sambil berjabat tangan. Dalam hal ini seseorang tertarik pada si “A” secara langsung dengan sendirinya tanpa melihat faktor-faktor yang lain.

family. 13) Tetaplah tenang. 6) Janganlah memerintah orang lain. jika seandainya ada perkataan orang yang menyinggung kita. Ada beberapa cara membuat surat yang baik dan sopan antara lain: 1) Pergunakanlah kertas surat dan sampul yang baik dan bersih. 2) Surat kepada teman atau keluarga sebaiknya ditulis dengan pena. tanda seru dan sebagainya. Melalui surat kita dapat berhubungan dengan teman. kerabat dan relasi yang berjualan tempat tinggalnya. tataplah wajah lawan bicara kita. 5) Bubuhilah tanda tangan pada akhir surat. 7) Hargailah pendapat orang lain. bersih. . Kalimatnya jelas disertai titik. Surat menyurat Surat dapat menyampaikan informasi tertulis kepada orang lain. 3) Tulisan hendaknya terang. jika perlu sekali lakukanlah dengan perkataan yang sopan. yaitu: 1) Pada waktu berbicara janganlah terlalu banyak menarik perhatian orang. 8) Berbicaralah dengan jelas. koma. 3) Janganlah sampai keliru menyebut nama lawan bicara kita. 10) Jangan berbisik-bisik dihadapan orang lain. 11) Jangan menotong pembicaraan orang lain.Untuk itu ada beberapa aturan/cara yang perlu diperhatikan dalam berbicara kepada orang lain. 4) Bahasa surat hendaknya sederhana. 12) Jangan meludah dihadapan orang lain. teratur dan jangan menceritakan diri sendiri saja. tetapi tidak keras. 2) Berbicaralah dengan singkat dan seperlunya saja. walaupun itu bertentangan dengan pendapat kita. 5) Janganlah sampai menyinggung perasaan lawan bicara kita apalagi mengeluarkan kata-kata kotor. 4) Usahakan pembicaraan disesuaikan dengan keadaan lawan bicara kita. 9) Juka sedang berbicara. Jika batuk atau bersin hendaknya ditutup.

Biasanya interaksi yang dilakukan tidak lepas dari aturan permainan yang sesuai dengan adat setempat. Situasi formal biasanya pada saat diruang kuliah.Orang Tua Seorang mahasiswa adalah anggota dari suatu keluarga. Komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa sebagai anak dengan orang tua dilakukan secra vertical. Komunikasi Mahasiswa dan Pimpinan Lembaga Komunikasi mahasiswa dan pimpinan seperti biasa layaknya terjadi disebuah perkantoran/organisasi. Komunikasi Mahasiswa Dengan Dosen Dosen adalah seseorang yang memberikan mata pelajaran di sebuah perguruan tinggi. Tiap dosen mempunyai cara atau teknik dalam mengajar. Seorang dosen meninginkan mahasiswa yang dibimbingnya dapat berhasil menempuh mata pelajaran yang diasuhnya dapat berhasil menemuh mata pelajarannya yang diasuhnya dan dapat dimanfaatkan dengan baik. sedangkan komunikasi horizontal yaitu komunikasi yang dilakukan antara karyawan dengan karyawan. Komunikasi Mahasiswa . 7) Janganlah membuka surat yang ditujukan kepada orang lain. Mahasiswa . ibu sebagai wakil dan anak-anak sebgai anggota. Komunikasi dosesn dan mahasiswa akan berhasil jika mahasiswa dan dosen dapat bekerja sama. alamat yang dituju serta perangko secukupnya. Komunikasi vertikal yaitu komunikasi dari atas kebawah yaitu dari pimpinan organisasi kepada bawahan secara timbale balik. sesuai dengan pribadi masing-masing. Organisasi yang merupakan sebuah wadah di dalamnya terdapt bagian-bagian yang saling ketergantungan untuk mencapai suatu tujuan. Interaksi yang dilakukan dapat formal dan informal. Di dalam keluarga ada aturan-aturan serta pembagian kerja tersendiri. Di dalam keluargalah terjadi hubungan interaksi antara prang tua dan anak-anak. Komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dan dosen dilakukan secara horizontal atau komunikasi secara mendatar yaitu. di dalamnya terdiri dari ayah sebagai ketua. antara anggota staf dengan anggota lainnya. Keluarga merupakan suatu kelompok yang teratur. Komunikasi ini ada dua macam yaitu komunikasi vertikal dan horizontal.6) Janganlah lupa menuliskan alamat kita.

petunjuk kepada mahasiswa. Ia mempunyai hak dan kewajiban tersendiri. kerumunan. norma dan stuktur organisasi bentuk-bentuknya seperti massa. Disini komunikasi yng dilakukan oleh mahasiswa dengan pimpinan dilakukan secara vertikal. Kelompok komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dan masyarakat (kelompok tidak teratur)dapat dilakukan melalui pers. pimpinan. Sedangkan ciri kelompok tidak teratur yaitu tidak mempunyai tujuan. televise. Bentuk-bentuknya seperti keluarga. sedangkan pers dalam pengertian sempit hanya terbatas pada media massa cetak yaitu surat kabar. Pers yang yang dalam bahasa inggris press berarti segala sesuatu barang yang tercetak. gemein schaft dan lain-lain.komunikasi yang menggunakan pers ini dinamakan dengan komunikasi massa. norma. Masyarakat terbagi dua klompok teratur dan kelompok tidak teratur. Adapun ciri kelompok teratur yaitu mempunyai tujuan struktur organisasi. Pers dalam pengertian luas meliputi segala penerbitan bahkan termasuk media elektronis seperti radio. Komunikasi Mahasiswa – Masyarakat Masyarakat adalah sekelompok manusia yang telah hidup dan bekerja sama dalam jangka waktu yang cukup lama serta mendiami suatu tempat tertentu. kelompok formal.  Pesan hendaknya menggunakan tanda-tanda yang ditunjukan kepada pengalaman yang sama antara sumber dan sasaran sehingga sama-sama dapat dimengerti . anggota.termasuk anggota di dalam organisasi fakultas. Tentang pesan Wilbur Schramm dalam How Cummunications Work: mengemukakan  Pesan hendaknya dirancang dan disampaikan sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian sasaran yang dimaksud. Dalam komunikasi massa yang paling utama adalah pesan. majalah. bawahan. pulik. bulletin dan lain-lain. Dalam hal ini pimpinan dapat memberikan pengarahan. pimpinan dan bawahan.

Ada 4 pokok sebagai titik tolak dalam pemikiran komunikasi antar mahasiswa yaitu: 1) Mahasiswa tidak datang dari lingkungan sosial yang sama. 2) Mahsiswa datang keuniversitas dengan harapan dan gambaran yang berbeda-beda dengan masa depannya. Komunikasi Mahasiswa – Mahasiswa Dalam komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dengan mahasiswa perlu dilihat beberapa hal pokok. satu seklolah. Komunikasi sosial Komunikasi sosial yaitu Suatu kegiatan komunikasi yang lebih diarahkan kepada pencapaian integrasi sosial.  Pesan hendaknya menyarankan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan tadi yang layak bagi situasi kelompok dimana saat ia digerakkan untuk memberikan tanggapan yang dikehendaki. Pada tahun ajaran baru banyak mahasiswa baru yang datang dari berbagai daerah. Komunikasi adalah proses pengoperan lambing-lambang yang berarti. Lambinglambang inilah yang ditentukan oleh keempat hal pokok diatas. Pesan hendaknya membangkitkan hubungan pribadi pihak sasaran yang menyarankan beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan itu. 4) Latar belakang etnik yang akan menetukan pola total kehidupansosial dalam kampus. Komunikasi sosial juga adalah sekaligus suatu proses sosialisasi. . Pada awalnya akan berkomunikasi antar mahasiswa yang sesuku. 3) Umur mahasiswa yang berbeda-beda akan menetukan pengalaman pribadi mereka di dalam dan di luar kampus. tempat dan asal sekolah yang berbeda. hal ini dengan sendirinya akan menetukan pola komunikasi sosial antar mahasiswa. sekota. yang akan mewarnai keadaan/suasana kampus atau universitas. Komunikasi yang berkembang disekitar kampus yaitu jenis komunikasi sosial dan jenis komunikasi organisator. Melalui komunikasi sosial kelangsungan hidup sosial berjalan lancar.

proses ini berjalan secra lancar oleh karena bahan pembicaraan yang dianutnya sama. Komunikasi melalui lembaga ini bersifat semi formal karena secara tidak langsung diawasi oleh pimpinan fakultas. Karena dalam komunikasi sosial ada kesamaan lambinglambang maka anggota mahasiswa ini akan mem.kemudian komunikasi sosial ini berkembang lambat laun kemahsiswamahasiswa yang berbeda sistem nilainya.bentuk kelompok yang penuh kekompakan sehingga kecintaan terhadap almamaternya menjadi tinggi. . Komunikasi Organisator Komunikasi organisator yaitu kegiatan komunikasi yang dikenal sebagai kegiatan melalui Senat dan Badan Perwakilan atau SMPT Mahasiswa. Demikian komunikasi sosial dan komunikasi organisatoris berkembang dari satu angkatan ke angkatan lainnya.