P. 1
Resume Humas

Resume Humas

|Views: 742|Likes:
Published by Dafidh M Sanjana

More info:

Published by: Dafidh M Sanjana on Apr 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB I
  • PENDAHULUAN
  • 1. Komunikasi Masyarakat
  • 2. Hubungan Masyarakat
  • BAB II
  • POKOK-POKOK DAN PROSPEK KOMUNIKASI
  • 1. Konsep dan Lingkup Komunikasi
  • Konsep Komunikasi
  • Lingkup Komunikasi
  • 2. Pengertian dan Definisi
  • 3. Fungsi dan Tujuan Komunikasi
  • Fungsi Komunikasi
  • Tujuan Komunikasi
  • 4. Proses Komunikasi
  • 5. Model-model Komunikasi
  • 6. Pengertian Balikan (Feedback)
  • 7. Media Komunikasi dan Komunikasi Massa
  • 8. Karakteristik Komunikasi Massa
  • 9. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komunikasi Massa
  • BAB III
  • TEKNIK BERKOMUNIKASI
  • 1. Pendahuluan
  • 2. Informasi
  • 3. Mengenal Diri Sendiri dalam Berhubungan dengan Orang Lain
  • 4. Penguasaan Pembicaraan
  • 5. Penyimpanan Pesan
  • 6. Pengumpulan
  • 7. Kesiapan Diri
  • 8. PENAMPILAN
  • IV
  • HUBUNGAN MASYARAKAT
  • 2. Pengertian
  • 3. Tujuan
  • 4. Prinsip Pokok Humas
  • 5. Proses Pelaksanaan Tugas Humas
  • BAB V
  • HAKIKAT HUMAS
  • 1. Ruang Lingkup Humas
  • 2. Perincian Tugas Humas
  • 3. Sarana Humas
  • 4. Strategi Pokok Humas
  • 5. Strategi Operasional Humas
  • 6. Program Humas
  • 7. Media dan Metode Humas
  • 8. Monitor dan Evaluasi
  • BAB VI
  • KEHUMASAN PEMERINTAH
  • 1. Humas Sebagai Komunikator
  • 2. Tugas Kehumasan Pemerintah
  • 3. Kemampuan Pejabat Humas
  • 4. Aparat Kehumasan Pemerintah
  • 5. Pembinaan Kehumasan Melalui Bakohumas
  • BAB VII
  • KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KEHUMASAN
  • BAB VIII
  • KHALAYAK DALAM KEHUMASAN
  • BAB IX
  • MEDIA DALAM KOMUNIKASI
  • BAB X
  • MEDIA PUBLIKASI
  • 1. Media Audio
  • 2. Media Visual
  • Surat
  • Surat Kabar
  • Pengabdian Pers Kepada Masyarakat
  • Buletin
  • Pameran (Exhibition)
  • Folder
  • Pamflet
  • Slide
  • 3. Media Audio-Visual
  • Film (motion picture)
  • Televisi
  • Pertemuan-pertemuan
  • Konferensi Pers
  • BAB XI
  • EFEK DALAM KEHUMASAN
  • 1. One Stop Flow Communications (komunikasi satu tahap)
  • 2. Two Steps Flow Communications(komunikasi dua arah)
  • 3. Multi Step Flow Communications( komunikasi banyak tahap)
  • 4. Kemampuan PRO
  • 5. Homofili dan Heterofili
  • BAB XIII
  • HUMAS DAN KEHUMASAN
  • 1. SIKAP HUMAS DAN KETERBUKAAN PELAYANAN
  • 2. KEPEKAAN PEJABAT HUMAS
  • 3. PERANAN HUMAS DALAM MENGHADAPI MASALAH LINGKUNGAN
  • 4. HUMAS DAN KODE ETIK HUMAS
  • BAB XIV
  • MASYARAKAT INFORMASI
  • 1. MASYARAKAT INFORMASI
  • 2. SISTEM KOMUNIKASI SATELIT DOMESTIK (SKSD)
  • BAB XV
  • WEWENANG UNTUK MENGADAKAN WAWANCARA, KONFERENSI PERS DI
  • LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • BAB XVI
  • UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI
  • DILINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
  • 1. UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI
  • 2. TAT CARA PENGGUNDANGAN
  • 3. LAIN-LAIN
  • BAB XVII
  • BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH
  • 1. UMUM
  • 2. BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH (BAKOHUMAS)
  • 3. PEMBENTUKAN BAKOHUMAS
  • 4. BAKOHUMAS DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL
  • 5. PERANAN HUMAS DALAM PEMBANGUNAN
  • 6. BAKOHUMAS SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI
  • 7. BAKOHUMAS SEBAGAI WADAH KERJA SAMA
  • BAB XVIII
  • HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI
  • 1. HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI
  • 2. FUNGSI POKOK HUMAS
  • 3. SIFAT KETERBUKAAN BAGI HUMAS
  • BAB XIX
  • PERS TERHADAP KHALAYAK
  • BAB XX
  • PERS PANCASILA: PERS YANG SEHAT
  • DAN BERTANGGUNG JAWAB
  • BAB XXI
  • TEKNIK DAN PERENCANAAN RAPAT,
  • SEMINAR DAN LOKAKARYA
  • 1. RAPAT
  • 2. SEMINAR
  • Pelaksanaan seminar
  • 3. LOKAKARYA
  • BAB XXII
  • HUMAN RELATIONS
  • (HUBUNGAN KEMANUSIAAN)
  • 1. PENGERTIAN HUMAS RELATIONS
  • 2. KOMUNIKASI
  • 3. KOMUNIKASI DALAM PERGAULAN

TUGAS UAS RESUME HUMAS BAB I-XXII DIAMBIL DARI BUKU KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN MASYARAKAT Penggarang: Prof

.Drs. H. A. W. Widjaja Dosen: Hj. I.G.A. Aju Nitya Dharmani, SST., S.E., M.M.

OLEH : TRI PAMUJI LESTARI ARINA BENTARTI W 098 554 133 098 554 135

PK 09 A

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI PRODI ADMINISTRASI PERKANTORAN 2011

.

.

BAB I PENDAHULUAN 1. khalayak). . Humas sebagai komunikator mempunyai fungsi ganda yaitu keluar memberikan informasi kepada khalayak dan ke dalam menyerap reaksi dari khalayak. Dalam kehidupan sehari-hari disadari atau tidak komunikasi adalah bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Hubungan Masyarakat Hubungan masyarakat (public relations) mempunyai ruang lingkup (scope) kegiatan yang menyangkut banyak manusia (public. 2. baik di dalam (public intern) dan di luar (publik ekstern). masyarakat. Dengan demikian fungsinya adalah untuk menumbuhkan hubungan yang baik dan serasi antara publik intern dan publik ekstern dalam rangka memberikan pengertian. Gerak dan tangis yang pertama pada saat ia dilahirkan adalah suatu tanda komunikasi. Komunikasi Masyarakat Komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Humas merupakan salah satu fungsi sebagai unsur pimpinan. menumbuhkan motivasi dan partisipasi. Organisasi atau instansi atau lembaga mempunyai tujuan dan berkehendak untuk mencapai tujuan itu. Hubungan masyarakat dalam suatu organisasi melaksanakan fungsi manajemen. Manusia sejak dilahirkan sudah berkomunikasi dengan lingkungannya.

membentuk kelompok dan lain-lain. sehingga pengalaman itu menjadi milik orang lain pula. perasaan. maka sistem komunikasi yang mereka lakukan akan menentukan apakah sistem tersebut dapat mempererat dan mempersatukan mereka. manusia dapat menyampaikan informasi. opini. Lingkup Komunikasi Dengan berkembangnya komunikasi maka dengan sendirinya linkup komunikasi mengalami perubahan yang mendasar. sikap. Dimungkinkan adanya komunikasi yang baik antara pemberi pesan dan penerima pesan kalau terjalin persesuaian di antara keduanya. konsepsi. pengetahuan. Banyak komunikasi terjadi dan berlangsung tetapi kadang-kadang tidak tercapai kepada sasaran tentang apa yang dikomunikasikan itu. apabila orang telah mengadakan hubungan tetap. ide. Dengan komunikasi. tanpa mengalaminya sendiri. Dengan berkomunikasi orang dapat menyampaikan pengalamannya kepada orang lain. perbuatan dan sebagainya kepada sesamanya secara timbal balik. baik sebagai penyampai maupun penerima komunikasi. bahasa dan sampai perbedaan arti yang dimaksud oleh orang yang diajak berkomunikasi. Konsep dan Lingkup Komunikasi Konsep Komunikasi Komunikasi adalah inti semua hubungan sosial. Komunikasi memberikan sesuatu kepada orang lain dengan kontak tertentu atau dengan mempergunakan suatu alat. Saling pengertian dapat terjadi dengan menggunakan bahasa yang baik sehingga pihak yang menerima dapat mengerti apa yang diberikan atau yang dipesankan. dengan demikian tercipta situasi komunikasi yang serasi. Terlaksananya komunikasi yang baik. individual. mengurangi ketegangan atau melenyapkan persengketaan apabila muncul.BAB II POKOK-POKOK DAN PROSPEK KOMUNIKASI 1. Banyak para ahli komunikasi yang menguraikan . Melalui komunikasi orang dapat merencanakan masa depannya. baik rintangan yang bersifat fisik. banyak rintangan yang ditemui dan dihadapi.

Komunikasi antar persona 1. Indotrinasi 4. Propaganda Komunikasi 5. Publik Opinion 3. General Opinion . 7. Komunikasi kerohanian 1. Media Umum b. Komunikasi Massa 4. Media Massa 2. 4. Komunikasi dengan diri sendiri 3. 1. 2. 7. Media 2. Komunikasi Kelompok 3. Briefing 2. Komunikasi dengan isyarat 4. Personal Opinion c. 8. 3. Bentuk Spesialisasi 2. Untuk menguraikan lingkup komunikasi dapat dilihat pada bagan di bawah ini : 1. namun pada dasarnya perkembangan tidak menyimpang dari konsep di atas tadi. Ceramah 5. Dan sebagainya 3. Coaching Jurnalistik Pertemuan Publik Relation Dan sebagainya Penerangan 3. Kuliah a. Film 1. Komunikasi Persona 2. Majority Opinion Bagan Lingkup Komunikasi 4.lingkup komunikasi. Advertising Surat Publicity Telepon Pameran Telegraf Dan sebagainya Pers Telex 1. Radio 5. 2. 1. 1. Efek 4. 6. 3. Televisi 2. 6.

perilaku. Glueck. Schemerhorn cs. c. b. Istilah komunikasi dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan communication. berasal dari kata communication atau dari kata communis yang berarti SAMA atau SAMA MAKNANYA atau PENGERTIAN BERSAMA. 2) Organisasi communications. penerima dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator. William F. dalam bukunya yang berjudul : Manajemen. yaitu: 1) Interpersonal communications. menyatakan bahwa komunikasi itu dapat diartikan sebagai proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka. dengan maksud untuk mengubah pikiran. John R. menyebutkan bahwa komunikasi adalah proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Stoner. Pengertian dan Definisi Pengertian dan definisi komunikasi antara lain : a. 3. menyatakan bahwa komunikasi dapat dibagi dalam dua bagian utama. dalam bukunya yang berjudul : Managing Organizational Behavior. yaitu di mana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan pengertian kepada orang banyak di dalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungan. komunikasi antar pribadi yaitu proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara 2 orang atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia. sikap. dalam bukunya yang berjudul : Manajemen. James A.F. Fungsi dan Tujuan Komunikasi Fungsi Komunikasi Apabila komunikasi dipandang dari arti yang lebih luas. tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar .2.

Integrasi Tujuan Komunikasi Pada umumnya komunikasi dapat mempunyai beberapa tujuan antara lain : a. tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang dicakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur adalah sebagai berikut : . Sosialisasi (pemasyarakatan) c. Perdebatan dan diskusi e. Memahami orang lain c. Informasi b. dan ide maka fungsinya dalam setiap sistem sosial adalah sebagai berikut : a. Supaya gagasan kita dapat diterima oleh orang lain d. Hiburan h. Proses Komunikasi Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas. Supaya yang kita sampaikan itu dapat dimengerti b. Memajukan kebudayaan g. Pendidikan f.menukar data. Motivasi d. fakta. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu 4.

Communicator (komunikator = penyampai pesan) c.a. 1) Sumber (source) 2) Komunikator Syarat-syarat yang perlu diperhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut : a) Memiliki kredibilitas yang tinggi bagi komunikasinya b) Ketrampilan berkomunikasi c) Mempunyai pengetahuan yang luas d) Sikap e) Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap / penambahan pengetahuan bagi / pada diri komunikan Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti : a. Komunikator yang mengendalikan c. Komunikator yang membangun b. Communication (komunikan = penerima pesan) f. Komunikator yang melepaskan diri . Effect (hasil) Mari kita telaah komponen atau unsur tersebut sebagaimana dibawah ini. Source (sumber) b. Channel (saluran) e. Message (pesan) d.

c) Komunikator yang melepaskan diri. ciri-cirinya : (1)Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. Dihubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat disamakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. Komunikator yang menarik diri a) Komunikator yang membangun. (2)Ingin bekerjasama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. ciri-cirinya : (1)Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. (2)Kadang-kadang rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidakmampuannya keluar (3)Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya (4)Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggungjawabnya kepada orang lain .d. (2)Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. (4)Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. b) Komunikator yang mengendalikan. (3)Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. ciri-cirinya : (1)Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi.

Bagaimana pesan disampaikan ? : a) Dengan lisan / face to face / langsung b) Dengan menggunakan media / saluran Bentuk pesan dapat bersifat : informatif. ciri-cirinya : (1)Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. (3)Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. . serta sesuai dengan kebutuhan kita. dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk. (b)Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat dimengerti kedua belah pihak.d) Komunikator yang menarik diri. (2)Ia lebih suka melihat keadaan seadanya. persuatif dan coersif. (1)Informatif (2)Persuasif (3)Coersif Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat : (a) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. 3) Pesan Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang disampaikan oleh komunikator. (c) Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan.

Hal ini disebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain : (a) Hambatan bahasa (language factor) (b)Hambatan teknis (noise factor) (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) 4) Saluran (Channel) Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. yaitu : a) Saluran formal atau yang bersifat resmi b) Saluran informal atau yang bersifat tidak resmi 5) Komunikan . lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh.Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan harus memenuhi : (1)Umum (2)Jelas dan gamblang (3)Bahasa yang jelas (4)Positif (5)Seimbang (6)Penyesuaian dengan keinginan komunikan Apakah hambatan-hambatan terhadap pesan ? Seringkali kita alami dalam komunikasi.

Komunikan atau penerima pesan dapat digolongkan dalam 3 jenis yakni persona. yaitu : . Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat : a) Komunikasi persona (orang seorang) b) Komunikasi kelompok c) Komunikasi massa Syarat-syarat yang harus dimiliki oleh komunikan antara lain : a) Ketrampilan / kemampuan menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah : a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience (lingkup pengalaman) 6) Effect (hasil) Effect ini sesungguhnya dapat dilihat dari : a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion Faktor-faktor yang perlu diperhatikan : (1)Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus dilaksanakan dengan melalui 4 tahap. kelompok dan massa.

Lebih jelas adalah sebagai berikut : (a) Attention (perhatian) (b)Interest (rasa tertarik/kepentingan) (c) Desire (keinginan) (d)Decission (keputusan) (e) Action (tindakan) 5. Ada 4 model komunikasi massa. Model komunikasi dua atap d. Model komunikasi tahap ganda . Model-model Komunikasi Salah satu segi yang banyak dipelajari dari komunikan adalah komunikasi massa. Model jarum hipodermik b. Model komunikasi satu atap c.a) Fact finding b) Planning c) Communicating d) Evaluation (2)Prosedur mencapai efek yang dikehendaki. yakni : a.

7. Media Komunikasi dan Komunikasi Massa Di muka pada proses komunikasi hal ini telah diuraikan namun untuk lebih memahami pengertian dan kedudukan media komunikasi dan komunikasi massa kita dapat melihatnya pada bagan tentang lingkup komunikasi. misalnya pada face to face coomunication. pada pelaksanaannya tertunda. Immediate feedback. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikasi dapat berhasil. Pengertian komunikasi massa ialah komunikasi melalui atau menggunakan media massa. . sebab dari umpan balik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat dilihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang dilancarkan oleh komunikator baik atau kurang. Di sini komunikator harus dapat menyajikan pesan bagi publiknya yang beraneka ragam dengan jumlah yang besar. Dikatakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk diketahui oleh komunikator. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya. Deyed feedback. Pengertian Balikan (Feedback) Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yang disebut : a. b. terjadi pada komunikasi yang menggunakan media.6.

Karakteristik Komunikasi Massa Untuk mencapai efektivitas yang tinggi dalam melaksanakan kegiatan yang menggunakan media massa. berbeda dengan komunikasi tatap muka. sebagai berikut : a. inilah menjadikan komunikannya heterogen.8. sebagai konsekuensi daripada penyebaran yang teramat luas (jangkauan audiencenya). ialah pesan yang disampaikan melalui media massa ditujukan kepada umum dan disamping itu juga mengenai kepentingan umum. 2) Bersifat umum. 9. Berlangsung satu arah 1) Bersifat simultan. Bersifat umum c. ialah bahwa feedback yang terjadi adalah delayed feedback. Expectation of reward – mengharapkan ganjaran . Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komunikasi Massa Dalam hal selektivitas yang dimiliki komunikan ini diketahui bahwa seseorang akan memilih pesan tergantung pada dua faktor : a. 4) Berlangsung satu arah. Bersifat simultan / serempak b. ialah bahwa walaupun komunikasi berada pada jarak satu sama lain terpisah. harus diketahui karakteristik dari komunikasi massa tersebut. maka komunikan dari komunikasi massa terdiri dari berbagai macam. Komunikasinya heterogen d. tetapi media massa mampu membina keserempakan kontak dengan komunikan dalam penyampaian pesannya. 3) Komunikannya heterogen.

Effort to be required – menghendaki suatu usaha Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi pada umumnya. yakni kemungkinan berbagai hambatan yang dapat timbul. Oleh karena itu perlu diketahui hambatan-hambatan tersebut : 1) Kebisingan 2) Keadaan psikologis komunikan 3) Kekurangan ketrampilan komunikator atau komunikan 4) Kesalahan penilaian oleh komunikator 5) Kurangnya pengetahuan komunikator / komunikan 6) Bahasa 7) Isi pesan berlebihan 8) Bersifat satu arah 9) Faktor teknis 10) Kepentingan / interest 11) Prasangka 12) Cara penyajian terlalu verbalistik dan sebagainya .b.

berguna. Setiap orang mempunyai potensi untuk melakukan komunikasi. Sifat-sifat informasi adalah sebagai berikut : 1) Informasi yang relevan dan yang tidak relevan 2) Informasi dapat berguna dan kurang berharga 3) Informasi dapat tepat waktunya dapat pula tidak tepat waktunya 4) Informasi dapat valid dan dapat tidak valid b. 2. Pendahuluan Komunikasi adalah suatu tingkah laku perbuatan atau kegiatan penyampaian atau pengoperan lambang-lambang yang mengandung makna atau arti. Informasi a. Sifat-sifat informasi Untuk dapat menyajikan informasi yang terpilih maka harus diketahui sifat-sifat informasi. c. Sebagaimana halnya dengan hasil usaha dalam kehidupan maka komunikasi merupakan hasil dari usaha yang dapat dipelajari dan berkembang terus menerus. dan potensi itu dapat lebih baik dan semaksimalnya dijelmakan dan dicapai oleh orang tersebut.BAB III TEKNIK BERKOMUNIKASI 1. Tingkat hubungan dalam penyampaian informasi . tepat dan benar. Faedah informasi Setiap orang dalam setiap saat akan mengambil keputusan untuk mengambil keputusan yang tepat memerlukan informasi yang relevan.

latar belakang kebudayaan. Berbicara secara kekeluargaan c. Orientasi mana yang penting tergantung situasi yang mengelilingi orang bersangkutan c. Gaya Komunikasi b. Orientasi dipengaruhi oleh kepribadian.Informasi dapat disebut pesan. Berbicara untuk merundingkan . Berbicara untuk meyakinkan d. 4. 3. d. Mengenal Diri Sendiri dalam Berhubungan dengan Orang Lain a. pada umumnya orang cenderung untuk kembali ke orientasi semula. pengalaman masa lampau dan keadaan sekarang. Setiap orang mempunyai kemampuan untuk berganti orientasi tetapi bila terjadi situasi yang praktis. Berbicara untuk melaporkan a) Memiliki pokok pembicaraan b) Membatasi pokok pembicaraan c) Mengumpulkan bahan-bahan d) Menyusun bahan b. Penguasaan Pembicaraan Dalam menjalankan tugas sehari-hari seorang tentu ada kalanya harus berbicara di muka umum atau forum tertentu atau di depan hadirin tertentu seperti : a.

Syarat suatu usul Dalam penyampaian pesan biasa kita mengajukan usul. a. Penyimpanan Pesan a. Hal yang penting untuk menyampaikan pesan 1) Kesanggupan untuk berpikir terang 2) Mempunyai sesuatu untuk dikatakan 3) Mempunyai suatu tujuan khusus 4) Memiliki pengetahuan yang banyak tentang masalah itu 5) Kesanggupan untuk menempatkan diri di dalam tempat penerima b. Pengumpulan Untuk dapat melakukan pengumpulan yang baik kita harus mempunyai kemampuan mendengarkan. ada beberapa saran untuk menyampaikan suatu usul.5. kemampuan mengamati dan membaca. Kemampuan mengamati . 1) Kesederhanaan 2) Kejelasan 3) Kepadatan 4) Susunan kata 5) Pernyataan deklaratif 6) Bebas dari purbasangka 6. Kemampuan mendengarkan b.

contoh-contoh yang sederhana.7. seseorang dapat merasa tidak tenang. pandangan dengan cara memelihara interest pendengar selama berlangsungnya penyajian. Penggunaan cara-cara yang tepat dari pengalaman yang dimiliki. b. melihat penampilan. Pengetahuan ini menimbulkan kepercayaan diri. c) Memanfaatkan kemampuan yang ada dalam berbicara. Hal-hal yang menghambat kesiapan diri Pada waktu menampilkan diri karena sesuatu tugas (menyampaikan suatu gagasan) di tengah-tengah khalayak ramai atau sekelompok orang. Cara mengembangkan sikap 1) Kalau dipandang dari keadaan diri terutama fisik maka seseorang diharapkan : a) Mempersiapkan fisik sebaik-baiknya b) Memanfaatkan keadaan fisik yang sedang mengalami perubahan c) Mempermudah situasi yang kompleks d) Memindahkan perhatian dari diri sendiri kepada hal yang di luar diri 2) Dipandang dari aspek-aspek psikologis terutama yang berhubungan dengan kekuatan yang ada dalam diri seseorang : a) Antusiasme Seseorang harus mempunyai interest terhadap persoalan yang dibicarakan atau dikerjakan b) Pengetahuan persoalan yang dikemukakan harus benar-benar diketahui dan dikuasai oleh orang tersebut. d) Sikap pendengar. Hal seperti ini menghambat seseorang dalam menampilkan diri dengan baik dan membuat persiapan diri jadi buyar. cemas atau tidak wajar. . Kesiapan Diri a.

penuh keyakinan. . yaitu apa yang diekspresikan secara verbal diperkuat dan disinkronisasikan secara non verbal. Pentingnya beberapa gerak penyerta (body action) Gerak penyerta ialah sesuatu keadaan yang mengikuti atau terjadi pada waktu kita mengumpulkan sesuatu. Prinsip-prinsip yang menyertai gerak penyerta Hanya satu prinsip yang berlaku dalam hal ini. d) Mempunyai sedikit rasa humor e) Bersedia dan trampil mendengarkan f) Mempunyai penyesuaian yang baik terhadap orang lain 8. ini dimungkinkan jika telah memahami dan menerima diri sendiri. b) Peserta bersikap sungguh-sungguh. kepercayaan dan menghargai orang lain. b. c) Dapat didekati karena sifat dan sikap yang mengundang. PENAMPILAN a. tetapi timbul secara spontan dan wajar sesuai dengan keadaan hati dan emosi. Biasanya gerak penyerta ini bukan sesuatu yang dibuat-buat.3) Dipandang dari segi tata hubungan dengan orang lain : a) Berbicara memahami dan menerima orang lain.

Pendahuluan Hubungan masyarakat menjalankan fungsi dan tugas penerangan di dalam jajaran masing-masing. 2. Humas merupakan bagian dari tugas pemasaran dan perlu disadari sedalam-dalamnya bahwa tugas penerangan itu merupakan bagian dari pembangunan sendiri. keluar memberikan informasi kepada masyarakat dan lingkungan. persuasif. Ke dalam berusaha menyelenggarakan komunikasi kedalam tubuh organisasi. Tugas Humas yang diperlukan diperhatikan ada beberapa hal sebagai berikut : a. Jadi dengan demikian HUMAS dapat diartikan : suatu kegiatan untuk menanamkan pengertian guna memperoleh good will. Pengertian Hubungan masyarakat disebut juga public relation (purel). kerjasama dan kepercayaan yang pada gilirannya mendapat dukungan dari pihak lain. obyektif. . dan di hindarkan pendekatan yang bersifat imperative dan punitif. Perannya sebagai wahana komunikasi ke dalam maupun ke luar. Proses komunikasi lewat kegiatan dilakukan berencana dan terus-menerus yang meliputi keterampilan komunikasi.IV HUBUNGAN MASYARAKAT 1. dengan ruang lingkup (scope) kegiatan yang menyangkut baik individu ke dalam maupun individu keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga atau organisasi. pesan yang disampaikan akurat. punya daya pengaruh yang kuat guna berhasilnya mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pelaksanaan tujuan ke dalam dan keluar melalui pendekatan informatif. edukatif. Public Relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara sesuatu unit dan publicnya yang menentukan hidup unit itu (Cristallizing Public Opinion). b.

3. Tujuan Mengembangkan hubungan yang harmonis dengan pihak lain yakni public (umum, masyarakat). Tujuan Humas adalah untuk menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga atau organisasi di satu pihak dan dengan publik pihak lain dengan komunikasi yang harmonis dan timbal balik.

4. Prinsip Pokok Humas a. Bahwa “Humas bertolak dari dalam organisasi”. b. Bahwa “tindakan perorangan membawa nama keseluruhan”. c. Bahwa nama baik organisasi tidaklah tergantung kepada apa yang dikerjakan. d. Prinsip banyak bekerja dan bicara.

5. Proses Pelaksanaan Tugas Humas a. Menyelidiki dan mendengar (fact finding) b. Mengambil ketentuan dan merencanakan (planning) c. Melaksanakan komunikasi (coomunicating) d. Penilaian (evaluation)

BAB V HAKIKAT HUMAS

1. Ruang Lingkup Humas Hubungan Masyarakat (Humas) meliputi antara lain : a. Pengumpulan dan pengolahan data b. Penerangan c. Publikasi

2. Perincian Tugas Humas Berdasarkan tugas pokok tersebut, maka Humas memperinci lebih lanjut tugas pokok tersebut sebagai berikut : a. Pengumpulan dan pengolahan data 1) Mengumpulkan data untuk keperluan informasi 2) Mengolah data 3) Menyajikan data sehingga siap digunakan b. Penerangan c. Publikasi

3. Sarana Humas Berdasarkan perincian tugas di atas dapat disimpulkan bahwa sasaran Humas meliputi dua hal, yaitu :

a. Sasaran yang berupa publik intern Yang dimaksud dengan publik adalah kelompok masyarakat yang harus selalu dihubungi dalam melaksanakan humas. Sasaran ini berada di lingkungan sendiri, yaitu seluruh pegawai mulai dari karyawan terendah sampai karyawan tertinggi. b. Sasaran yang berupa publik ekstern Sasaran ini berupa orang-orang yang berada di luar lingkungan / jajaran, misalnya para anggota masyarakat dan wartawan.

4. Strategi Pokok Humas Strategi pokok humas diarahkan untuk meningkatkan mekanisme komunikasi dua arah antara lembaga dengan sasaran humas agar hasil-hasil yang dicapai oleh lembaga dapat dikenal oleh sasaran humas, sehingga sasaran humas akan ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan lembaga khususnya dan tujuan pembangunan nasional umumnya.

5. Strategi Operasional Humas Strategi operasional yang digunakan oleh Humas adalah sebagai berikut : a. Pendekatan kemasyarakatan b. Pendekatan koordinatif dan integratif c. Pendekatan edukatif dan persuasif d. Penyelenggaraan sistem penerangan terpadu

khususnya yang menyangkut fungsi pelayanan dan pendapat umum yang tertera dalam berbagai media massa. Program pelayanan b. Program dokumentator 7. namun dengan digunakan secara terpadu akan saling melengkapi.6. dan sebagai dokumentator. Media dan Metode Humas Setiap media memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. maka program humas dititikberatkan pada : a. . Oleh karena itu media yang digunakan Humas selama ini adalah sebagai berikut : 1) Media tradisional dengan metode tatap muka 2) Media massa dengan metode tidak langsung 8. Program Humas Sesuai perannya sebagai pengabdi untuk kepentingan umum. sebagai mediator antara pimpinan dengan publik. Monitor dan Evaluasi Setiap hari diadakan monitor dan evaluasi terhadap pelaksanaan humas. Program mediator c.

2.BAB VI KEHUMASAN PEMERINTAH 1.Memberikan informasi . Tugas taktis : . Kemampuan Pejabat Humas Kemampuan yang dimaksud dapat digambarkan antara lain : a. ia memberikan informasi kepada khalayak sesuai dengan kebijaksanaan instansinya dan ke dalam. Tugas Kehumasan Pemerintah a.Membuat citra yang baik : Ikut serta dalam decision making process 3. Kemampuan menarik perhatian c. ia wajib menyerap reaksi dari khalayak untuk kepentingan instansinya. Humas Sebagai Komunikator Humas sebagai komunikator mempunyai fungsi ganda yaitu : keluar. Kemampuan mengamati dan menganalisa persoalan b. Kemampuan menjalin kerjasama dan saling percaya dan keakraban .Menjalankan komunikasi timbal balik .Memberikan motivasi . Kemampuan mempengaruhi pendapat umum d. Tugas strategis b.

maka berbagai kegiatan yang perlu diperhatikan antara lain : a. press. sebagai aparat kehumasan pemerintah. Memonitor dan mengevaluasi tanggapan dan pendapat masyarakat. Menyelenggarakan dokumentasi kegiatan-kegiatan pokok instansi pemerintah. d. Mengumpulkan data dan informasi yang datang dari berbagai sumber e. Membina pengertian pada khalayak / publik terhadap kebijaksanaan pimpinan. terutama yang menyangkut publikasi. selebaran dan lain-lain. poster. folder. 5.4. Pembinaan Kehumasan Melalui Bakohumas Pembinaan yang dimaksud dalam hubungan ini adalah usaha-usaha dan kegiatan yang ditujukan untuk mengembangkan fungsi humas dan kedudukan profesi kehumasan dengan tujuan agar terpeliharanya hubungan yang harmonis serta tumbuhnya sikap kemampuan berkomunikasi antara pemerintah dengan masyarakat dan sebaliknya. Aparat Kehumasan Pemerintah Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan. buletin. Bentuk produk humas yang dihasilkan seperti majalah. c. baik kepada khalayak intern maupun khalayak ekstern. b. . release. pamflet.

maupun ajakan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu. yang dapat diartikan sebagai membujuk. kelompok untuk kemudian melakukan tindakan / perbuatan sebagaimana dikehendaki. akan memperhatikan dan memperhitungkan untung ruginya bagi dirinya bila saran itu diterima atau sebaliknya ditolak. baik ia berupa sesuatu pesan baru yang perlu mendapat perhatiannya. Sedangkan istilah persuasion itu sendiri diturunkan dari bahasa Latin : “persuasio”. adalah berasal dari istilah persuasion (Inggris). kata kerjanya to persuade. Tujuan pokok dari persuasi adalah untuk mempengaruhi pikiran.BAB VII KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM KEHUMASAN Pengertian komunikasi persuasif. perasaan dan tingkah laku seseorang. Sebagai pegangan di dalam melakukan persuasi ialah adanya suatu kenyataan bahwa orang dalam berhadapan dengan siaran-siaran komunikasi. merayu. . meyakinkan dan sebagainya.

Khalayak dari hubungan masyarakat keluar ini antara lain : langganan. Hubungan Masyarakat Ke Dalam (Internal Public) Tujuan daripada hubungan masyarakat ke dalam ialah pada hakikatnya untuk meningkatkan kegairahan bekerja para karyawan lembaga dan atau instansi yang bersangkutan. Hubungan masyarakat keluar ini sama pentingnya dengan hubungan masyarakat ke dalam. masyarakat sekeliling lembaga. goodwill. Press relations. Hubungan Masyarakat Keluar (External Public) Hubungan masyarakat keluar turut menentukan keberhasilan kegiatan hubungan masyarakat suatu badan atau lembaga. dapat dikemukakan bahwa Hubungan Masyarakat itu terbagi atas dua macam : 1. pemerintah. Berdasarkan macam-macam khalayak ini. Dari batasan tersebut. Government relation d. Customer relations b. dan sebagainya . Community relations c. dikenal hubungan-hubungan sesuai dengan khalayak dari Humas keluar. Dalam hubungan masyarakat keluar ini. 2.BAB VIII KHALAYAK DALAM KEHUMASAN Pada dasarnya hubungan masyarakat bertujuan menanamkan serta mendapat pengertian. penghargaan dan kepercayaan dari public lembaga yang bersangkutan baik internal maupun eksternal untuk akhirnya dapat diciptakannya opini public yang favourable bagi kelanjutan kehidupan badan atau lembaga tadi. dikenal : a. pers dan sebagainya.

Community Relations d. Human Relations c. Supplier Relations e. Stockhokler Relations. Labour Relations d. Customer Relations . Press Relation b. Industrial relations External Public meliputi : a. Government Relations c. Emplyee Relations b.Sebagai garis besarnya dapat disimpulkan sebagai berikut : Internal public meliputi : a.

poster dan reklame .Televisi .Papan pengumuman. meliputi : .Majalah .Booklets dan pamphlets .Pedoman .Radio . Media lainnya.Pertemuan-pertemuan . termasuk ke dalamnya : .Pameran . The printed word. dapat berupa spoken word dapat juga bukan.BAB IX MEDIA DALAM KOMUNIKASI Berbagai pendapat dikemukakan mengenai media yang dapat digunakan dalam kegiatan hubungan masyarakat : a.Surat kabar .Rapat-rapat . The Spoken Word.Konferensi-konferensi dan sebagainya c. yaitu : .Iklan dan sebagainya b.Surat-surat bulletin .

.Sandiwara (wayang) dan sebagainya Penggunaan media massa dalam kegiatan hubungan masyarakat ini pada umumnya berupa publicity dan advertising. .Open house .

kebelumnya supaya memperhatikan beberapa unsur. bendera. konferensi pers dan lain-lain. gambar skema organisasi dan lain-lain. Media Visual Dengan media visual dimaksudkan sebagai media publisitas yang dipergunakan untuk mengadakan hubungan dengan publik. slide. Ini misalnya : pameran-pameran foto. karikatur. atau tidak ada waktu untuk berkunjung. maka orang dapat menyampaikan berita atau maksud dengan melalui surat. lambang. Berikut ini akan dibicarakan media publisitas yang dianggap penting saja. Radio b. piring hitam. surat kabar. tape recorder. Pendekatan (approach) . telepon.BAB X MEDIA PUBLIKASI 1. pamflet. Unsur-unsur itu antara lain : a. Dalam mengirimkan surat. yang dapat ditangkap dengan indera mata. misalnya : radio. buletin. Dengan perkataan lain yang dapat dilihat. Telepon 2. agar dapat mencapai hasil yang maksimal. a. wawancara. Surat Karena tidak ada telepon misalnya. Media Audio Dengan media audial dimaksudkan ialah media publisitas yang dapat ditangkap dengan indera telinga atau tegasnya yang dapat didengar.

Belum sampai pada akhir abad ke 19. pengertian pers hanyalah surat kabar satu-satunya. Fungsi menghibur Buletin Dalam buletin dimuat pernyataan-pernyataan resmi dan singkat yang berguna bagi publik. advertensi. Waktu (timing) nya Surat Kabar Sebelum kantor berita. Bentuk luar d. Fungsi mengumpulkan dan membentuk e. Fungsi menjaga ketertiban umum f. Isi c. Fungsi mendidik c. koran telah menjadi medium penerangan. . opini dan hiburan.b. radio maupun televisi menjadi media pengumpul dan penyebar berita. Pengabdian Pers Kepada Masyarakat Pengabdian atau fungsi sosial pers dalam masyarakat pada pokoknya adalah sebagai berikut : a. Fungsi menghubungkan d. Fungsi informasi b.

televisi dan lain-lainnya. Media Audio-Visual Dengan media audio-visual dimaksudkan sebagai media yang menyiarkan “berita” yang dapat ditangkap baik dengan indera mata maupun dengan indera telinga. atau dalam bentuk demonstrasi. Folder itu berisi gambaran atau keterangan yang serba ringkas yang mengenai sesuatu kegiatan dari instansi (misalnya hal ikhwal sesuatu proyek). Slide Lembaran ini biasanya dibuat dari kaca dan dipergunakan pada bioskop-bioskop atau reklame. Misalnya saja film (motion picture). Selebaran ini dapat pula berbentuk lipatan.Pameran (Exhibition) Adapun cara pemamerannya dapat berupa : pameran dinding. . Pamflet Salah satu media komunikasi atau publisitas yang berupa selebaran. sebagai media yang ditujukan kepada publik atau massa. Folder Semacam pamflet yang dilipat tetapi tidak dijahit atau dilekatkan dengan perekat. mempergunakan etalase. 3.

Untuk mengetahui perbedaan dan atau hubungannya sekedarnya. Diskusi panel (panel discussion) c. yang merupakan kombinasi dari kedua-duanya. Pertemuan-pertemuan Yang dimaksud dengan pertemuan atau “meeting” di sini. . dan pertemuan dengan mengadakan diskusi. adalah pertemuan ramah tamah. Televisi Dari hasil perkembangan radio dan film. Konferensi pers (press conference) adalah pertemuan antara satu atau beberapa orang. orang kemudian dapat menciptakan televisi. instansi atau perusahaan tersebut untuk dijadikan bahan berita. beberapa orang. instansi atau perusahaan dengan “orang-orang pers”.Film (motion picture) Film adalah teknik audio-visual yang sangat efektif dalam mempengaruhi penontonpenontonnya. ada baiknya dicantumkan di sini beberapa istilah dengan pengertiannya : a. Diskusi (discussion) b. Seminar Konferensi Pers Salah satu alat humas yang paling praktis untuk menyebarkan berita ialah konferensi pers. di mana kepada orang-orang pers tersebut diberikan penjelasan dan kemudian diberikan kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang ada hubungannya dengan diri atau kegiatan seseorang. Musyawarah (conference) d.

Efek adalah kegiatan komunikasi diharapkan mempunyai hasil. Efek dalam suatu kegiatan komunikasi biasanya dapat diketahui dari reaksi arus balik. sehingga anda. . dalam hal ini Public Relations Officer. kemudian apakah sebenarnya efek dari kegiatan ini. dan publik dapat melihat segala sesuatu yang terdapat pada cermin tersebut. maka efek dari pada kegiatan hubungan masyarakat pada umumnya ialah terjadinya perubahan sikap. organisasi yang anda wakili.BAB XI EFEK DALAM KEHUMASAN Setelah mempelajari dan membahas berbagai aspek dalam kegiatan hubungan masyarakat. pendapat dan tingkah laku publik sesuai dengan yang diharapkan oleh komunikator. tidak ada salahnya apabila kita kaitkan dengan pendapat tentang Public Relations dari Kolonel William P. Mempelajari tentang efek kegiatan hubungan masyarakat ini. Sebagaimana efek dari suatu komunikasi. Suatu kegiatan komunikasi akan mencapai hasil apabila komunikasi itu memberikan efek yang berupa tanggapan (respons) dari komunikasi terhadap messages (pesan-pesan) yang dilancarkan oleh komunikator. Nuckols yang menyatakan bahwa : “Public Relation adalah cermin yang anda pegang di depan organisasi anda. umpan balik (feedback) dari komunikan.

Rogers mengemukakan bahwa bahwa yang dimaksud dengan homofili: as the degree to witch pairs of individuals who intract are similar in certains attributes yang berarti derajat yang sama antara sepasang individu yang berinteraksi. 3. karena para pemuka masyarakat ini lebih mengetahui sifat dari masyarakat. Two Steps Flow Communications(komunikasi dua arah) Dalam menyampaikan pesannya tidak langsung kepada masyarakat. One Stop Flow Communications (komunikasi satu tahap) Dimana komunikator dapat mengirim pesan langsung kepada komunikan/masyarakat. Homofili dan Heterofili E. (Petugas Humas) akan selalu selektif terhadap ragam komunikasinya yang dihadapinya. disamping itu juga dipkai cara menggunakan pedagang tertentu kemudian diteruskan kepada masyarakat. misalnya para pemuka masyarakat. antara lain: dengan menggunakan: 1. sehingga akan menimbulkan kemungkinan terjadi proses komunikasi satu arah atau proses komunikasi dua arah. Kemampuan PRO Seorang PRO tentunya dihadapkan dalam berbagai masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan.BAB XII TEORI T-FLOW Komunikator dalam hal ini PRO (Public Relations officer). disamping lewat tatap muka (door to door) dengan mendatangi rumah-rumah penduduk dengan menawarkan hasil produksinya. 4. tetapi melalui orangorang tertentu saja. 2. sehingga PRO harus mempunyai kemampuan yang bersifat Poly Merphys (dapay mengatasi segala hal) tidak selalo Monomorphys (mengatasi satu hal saja) 5.M. Sedangkan heterifili adalah apabila derajat sepasang individu tersebut tidak sama. Multi Step Flow Communications( komunikasi banyak tahap) PRO dalam memperkenalkan produksinya. .

Jadi pejabat humas selalu melayani laporan-laporan atau masukan-masukan dari masyarakat. tanyakan kepadanya apa maksud kedatangannya. Peranan humas dalam manjemen organisasi: a) Humas tidak dapat dipisahkan dari manajemen modern ataupun teori organisasi b) Humas merupakan salah satu fungsi organisasi dalam menguasai lingkungannya c) Setiap organisasi yang berada dalam proses intitusion building. membentukkan.institutional development ataupun mempertahankan institutional statuernya harus secara terus menerus antara lain:  Mengetahui sikap. sebab kritik pers bertujuan membantu instansi memperbaiki hal-hal yang dianggap masih lemah dalam kaitan dengan pelayanan masyarakat. Kita harus layani. mengubah. diamati. cita rasa kepentingan dari lingkungannya  Mengakomodasi. sebelim dteruskan kepada atasan. citra rasa dan kepentingan lingkungannya Untuk mencapai itu setiap organisasi harus mampu  Menentukan dan merumuskan kebijaksanaan dalam bahasa yang dipahami dengan lingkungannya . membina sikap. Misalnya seseorang yang ingin mendapatkan informasi selalu dihambat. sehingga kita dapat memberikan pelayanan yang sewajarnya. Semua laporan dari khalayak ditampung. SIKAP HUMAS DAN KETERBUKAAN PELAYANAN Peranan humas sangat memnabtu kelancaran ini. walaupun yang datang dari kalangan rendah mereka harus dilayani secara baik dan tidak ada pembedaan. dopelajari. KEPEKAAN PEJABAT HUMAS Pejabat humas sebetulnya tidak perlu peka terhadap kritik pers sepanjang kritik itu tidak menyinggung masalah yang bersifat pribadi. 2.BAB XIII HUMAS DAN KEHUMASAN 1.

d) Jadi tidak benar jika humas dianggap sebagai pekerjaan yang sepele saja e) Makin giat organisasi mengembangkan dirinya menjadi institusi yang mantap. agar masyarakat tidak merasa asing. makin kopleks tugas dan tujuan organisasi itu. Pelaksanaan tugas dan fungsi humas seperti ini memerlukan kemampuan. keterampilan. Merumuskan program kegiatan yang menciptakan interdependensi dengan lingkungannya serta menarik partisipasi dengan lingkungannya itu. telinga. maka keharmonisan tersebut. mempertemukan kepentingan bersama lembaga/instansi dan khalayak. PERANAN HUMAS DALAM MENGHADAPI MASALAH LINGKUNGAN Petugas humas berkewajiban untuk memberikan informasi dan publikasi lembaga/instansi agar dapat diterima dan didukung khalayak. progresif antara dua belah pihak. dan kejelian antara lain: a) Mengenal dengan baik masyarakat dan linkgungan b) Mengetahui “pintu masuk” ke dalam hati sasaran ( persuasive dan edukatif) c) Menjadi mediator kehendak masyarakat kepada lembaga dan instansi Humas berperan untuk member masukan kepada pemimpin/atasan seperti. akamn menciptakan pula iklim yang terus menerus positif dalam pengertian kreatif. Humas menjadi mediator yang mampu menserasikan antara ap yang diharpak dan apa yang diwujudkan. Meningat fungsi dan tujuan humas adalaah menciptakan keharmonisan antara instansi/lembaga dengan khalayak (masyarakat). produktif. yang dirasaka masyarakat. dan memberikan masukan kepada masyarakat tentang maksud dan tujuan pembangunan dan pengembangan . . f) Fungsi humas adalah sebagai mata sebagai mata. g) Keberhasilan humas tergantung bagaimana humas dapat bekrja secara efisien dan efektif 3. tangan kana dari pucuk pimpinan. sehingga terjadi jalinan hubungan yang serasi antara lembaga dan mayarakat.

HUMAS DAN KODE ETIK HUMAS Kode etik hubungan masyarakat perlu secara serius dikembangkan di Indonesia. tidak pada tempatnya lagi. Jadi dalam suatu lembaga atau instansi.4. atasan atau pimpinan harus mengetahui tentang peranan dan fungsi humas sehingga dapat meletakkan lembaga ini tepet pada tempatnya dan petugas humas melakukan kegiatan sesuai dengan fungsi dan profesinya. Kalau tidak humas akan semakin jatuh dan semakin jauh dari yang ideal. sehingga petugas humas menjadi statis dan frustasi. bahkan sampai kepada ada semacam daftar hitam kepada wartawan. Humas di lingkungan lelmbaga jarang/tidak berfunfsi karena kedudukannya dilandasi oleh sistem administrasi dan birikrasi yang ketat dan baku. manipulasi sumber dan manipulasi hubungan. Selain dari pada itu pimpinan juga harus tahu tentang humas agar dapat meletakkan lembaga ini tepat pada tempatnya. Oleh sebab itu humas tindakan yang menjurus kepada manipulasi fakta. .

Negara Asean. Pembangunan SKSD bersama-sama dengan pembangunan di bidang-bidang lain merupakan usaha pemerintah untuk mempercepat terwujudnya masyarakat adil dan makmur. sarana koportasi selain telekomunikasi. kabel telokomunikasi. Pemilihan SKSD dalam dalam menyusun jaringan telekomunikasi nasional dilandasi pula oleh pertimbangan ekonomis. SKSD yang dilaksanakan oleh Perum Telekomunikasi bersama-sama Ditjen Postel diresmikan pada hari Proklamasi tanggal 17 Agustus 1976. Malaysia. Selanjutnya dalam masyarakat informasi digalakkan pula kegiatan penelitian dan penyumbangan serta kegiatan lain seperti bank data dan lain-lain. khususnya untuk pemakaian diwilayah tanah air. SISTEM KOMUNIKASI SATELIT DOMESTIK (SKSD) Pada sistem komunikasi satelit domestic (SKSD) yang dinamakan PALAPA dengan daya yang sama bekas gelombang di bagi pada bagian bumi yang lebih kecil yaitu. riset dan industry ruang angkasa. seperti computer. 2. penerbitan buku dan pendididkan. elektronika.BAB XIV MASYARAKAT INFORMASI 1. Sistem menunjukkan keunggulannya dibidang ekonomi dibandingkan dengan sistem lainnya. . industri komunikasi tercakup dalam dunia media massa. muangthai. pertahanan dan keamanan. MASYARAKAT INFORMASI Suatu masyarakat dapat disebut sebagai masyarakat informasi apabila lebih dari 60% masyarakatnya terlibat langsung di dalam industri komunikasi informasi. wilayah Indonesia ditambah dengan bagian di sekeliling indonesia. Kemungkinan lain terbukauntuk pemanfaatan di bidang pendidikan. Selain dari pada itu masyarakat informasi terlibat juga dalam industry informal misalnya dalam kegiatan perangkat keras (hard ware). berdasarkan pancasila. ( singapura. misalnya. SKSD beroperasi sebagai pemersatu seluruh wilayah Indonesia secara teknik komunikasi. dengan demikian bidang pertelekomunikasi melangkahsetapak lebih maju. Filipina dan brunei).

menurut bidangnya masing-masing. Di tingkat pusat: 1. Pada prinsipnya para: a. Dekan Fakultas pada Universitas dan Institut Negeri. Inspektur Jenderal 3. konferensi pers dan siaran pers kecuali jika sebelimnya telah mengadakan konsultasi dengan memperoleh izin dari : a. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan. Para Koordinator Perguruan Tinggi Swata 3. 5. yang berwewenang mengadakan wawancara. Para Direktur Jenderal 4. konferensi pers dan siaran pers adalah: a. Kepala pusat yang langsung di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan c. Para Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri 2. b. Inspector Jenderl 3. Sekretaris Jenderal 2. Di tingkat daerah: 1. Sekretaris jenderal 2. Direktorat Jenderal 4. KONFERENSI PERS DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Disamping Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. tidak dibenarkan untuk mengadakan wawancara. Pimpinan Eselon II di lingkungan 1. menurut bidangnya masing-masing. Sekretaris Jenderal . Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan b. Para Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.BAB XV WEWENANG UNTUK MENGADAKAN WAWANCARA.1. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat/Kepala Bagian Hubungan Mayarakat dan Lembaga Negara.

Kepala biro hukum dan hubungan masyarakat/kepala bagian hubungan masyarakat dan lembaga Negara untuk mengatur dan mengikuti wawancara konferensi pers dan siaran pers serta menampunghasil wawancara.2. konferensi pers dan siaran pers menugaskan kepada: a. perguruan tinggi dan kantor wilayah depertemen pendidikn dan kebudayaan. sekretaris jenderal/direktur jenderal yang membina sehari-hari yang bersangkutan 5. Direktur Jenderal yang bersangkutan 4. masing-masing mengatur untuk mengikuti wawancara konferensi pers dan siaran pers serta menampung hasil wawancara yang diadakan oleh pejabat-pejabat yang bersangkutan. Inspektur Jenderal 3. Pejabat yang bertugas di bidang hubungan masyarakat di lingkungan coordinator perguruan tinggi swata. pimpinan universitas dan institute negeri yang bersangkutan Untuk mengadakan wawancara. konferensi pers dan siaran pers yang diadakan oleh pejabat-pejabat tersebut b. .

Presiden atau wakil presiden atau menteri coordinator dapat diundang untuk meresmikan/menghadiri upacara: 1. Menteri pendidikan dan kebudayaan atau menteri muda dapat diundang meresmikan/menghadiri upara resmi: 1. Pimpinan unit utama dapat dundang untuk meresmikan/menghadiri upacara resmi: 1. Peringatan hari wisuda Universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri . Peringatan dasawarsa atau yang sejenisnya dari Universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri 5. Seminar. Peletakan batu pertama proyek bangunan atau penggunaan bangunan 3. UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI a. Pembukaan atau penutupan rapat kerja. Pemberian gelar doctor kehormatan atau pengukuhan guru besar c. penataran dll 2. Pelantikan pejabat eselon I dan II 3. Pemberian gelar doctor b. Peresmian pembukaan Universitas/institut/sekolah tinggi/akademi negeri atau kampus baru 4. Pecan olahraga/seni untik pelajar/mahasiswa pemuda atau sejenis yang bertaraf nasional 2. peletakan batu pertama proyek bangunan atau penggunaan bangunan/peralatan yang mempunyai nilai atrategis terhadap kehidupan rakyat banyak 2. Pelantikan coordinator koordinasi perguruaan tinggi swata 5. Pelantikan pimpinan Universitas institute/sekolah tinggi/akademi negeri 4.BAB XVI UNDANGAN MERESMIKAN/MENGHADIRI UPACARA RESMI DILINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 1. pembukaan atau penutupan suatu kegiatan di bidang pemdidikan dan kebudayaan yang dihadiri oleh wakil-wakil negeri sahabat 3.

coordinator koordinasi perguruan tinggi swata dll 3. Undangan kepda menteri pendidikan dan kebudayaan atau menteri mida ditandatanggani pimpinan unit pertama yang bersangkutan. c. Undangan Pimpinan kepada unit utama ditandatanggani oleh Universitas /institute/sekolah tinggi/akademi negeri.2. b. pimpinan universitas dll 2) Undangan dari pimpinan universitas/institute/sekolah tinggi/akademi negeri dll . TAT CARA PENGGUNDANGAN a. LAIN-LAIN 1) Hal-hal diluar ketentuan A dan B diatas diatur tersendiri oleh pimpinan unit utama. Undangan kepada presiden atau wakil presiden atau menteri coordinator ditandatanggani oleh menteri pendidikan dan kebudayaan.

c. PEMBENTUKAN BAKOHUMAS Terbentuknya Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah di Indonesia dapat diuraikan dalam garis besar sebagai berikut: a. Tahun 1967 didirikan koordinasi antar Humas Departemen/Lembaga Negara disingkat BAKOR. integrasi. sesuai dengan SK Menteeri Penerangan Nomor: 558 tahun 1975. Penyelenggaraan koordinasi. Melaksanakan pembinaan serta bimbingan untuk pengembangan kehumasan sebagai medium penerangan e. 2. Baik dilingkungan Departemen Penerangan b. Direktorat Pembinaan Hubungan Masyarakat mempunyai fungsi: a. Penerangan pemerintah dengan unsure penerangan masyarakat 3. sinkronisasi serta kerjasam kegiatan hubungan masyarakat untuk penyempurnaan pelayanan penerangan terhadap umum. Melakukan hubungan kedalam. UMUM Dalam kaitan inilah. maupun c. BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH (BAKOHUMAS) Merupakan perwujudan dari salah satu kebijaksanaan pemerintah dibidang penerangan. Melakukan penelahaan serta pembinaan pendapat umum melalui hubungan-hubungan khusus dengan unsure-unsur lembaga masyarakat d. Tahun 1962 Presiden Kabinet mengharuskan instansi pemerintah mempunyai bagian humas b. Melakukan hubungan keluar.BAB XVII BADAN KOORDINASI KEHUMASAN PEMERINTAH 1. b. yakni penerangan sistem penerangan teerpadu. Penerangan sistem penerangan terpadu berarti meningkatkan gerak langkah operasi penerangan yang dilakukan dengan meliputi kerjasama yang erat dan lebih terarah antar aparat penerangan: a. yaitu pemberian pengertian segala hal mengenai Departemen Penerangan terhadap “internal public” yaitu para karyawan. Departemen Penerangan dengan unsure penerangan pemerintah lain. yaitu pemberian sesuatu tentang segala hal menegenai Departemen Penerangan terhadap “ekternal public” yaitu masyarakat pada umumnya. BAKOR dipimpin oleh Departemen-departemen RI .

efektivitas kerja serta mempertinggi daya hasil guna yang maksimum dalam operasi penerangan dan kehumasan b. Serambi dapat penerangan untuk Bakohumas Daerah Tingkat I dan Serambi Depan/Puskesmas untuk Bakohumas Daerah Tingkat II. disingkat BAKOHUMAS d. pemerintah menghendaki keterpaduan atau KIS dalam hubungan kehumasan pemerintah dan bertujuan: a. BAKOHUMAS DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL Humas-humas dapat memanfaatkan fasilitas yang telah dimiliki oleh anggota Bakohumas yaitu pusat Informasi Nasional (PIN) untuk Bakohumas Pusat. SK Menpen No. 1. 4. Mekanisme kerja dalam menuju sasaran dan penerapannya sebagai Humas/BAKOHUMAS dalam pembangunan adalah bagian penting bagi kegiatan penerapan pda khususnya dan pengunjung pembangunan pada umumnya. Untuk meneingkatkan efisiensi. tentang pembentukan Badan Koordinasi Kehumasan di Daerah Tingkat I/Provinsi/DI/DKI. Tahun 1970 nama BAKOR diubah menjadi Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah. Memantapkan organisasi Bakohumas yang telah dibentuk b. Instansi Menpen Nomor 02/Instr/Menpen/1976.1971 2. 31/Kep/Menpen.c. Instruksi ini ditujukan kepada 1) Dirjen Penun 2) Para kepala kanwil depag Para kepala kanwil deppen didaerah masing-masing harus: a. Mempercepat pembentukan Bakohumas yang masih dalam persiapan . Tahun 1971 BAKOHUMAS dilengkapi sebagai institusi formal dalam lingkungan Departemen Penerangan RI Dengan adanya BAKOHUMAS. Untuk mencapai tujuan tersebut didasarkan pada sistem penerangan terpadu sebagai realisasi KIS dan sistem dalogis terhadap aspek pengelolaan penerangan c. Dalam hal ini perlu diingat bahwa sesuai dengan arah kebijaksanaan yang telah digariskan oleh GBHN 1983.

Menyempurnakan fungsi dan kedudukan humas dalam perilaku untuk menuju pada suatu kepribadian yang sama di Indonesia dalam rangka menunjang kebijaksanaan pemerintah d. pengertian kehumasan perlu didudukkan b. Dalam SK ini disebutkan bahwa kegiatan Bakohumas adalah: a. Mempersiapkan dan melaksanakan pembentukan Bakohumas untuk yang belum membentuk 3. SK ini juga dutandatanggani oleh Menpen tahun 1979 dan merupakan pedoman dasar Tata kerja Bakohumas baik dipusat. dan kabupaten serta kotamadya. simplikasi dan sinkronisasi d.provinsi. Dia merupakan untuk menciptakan efisiensi dan efektifitas melalui koordinasi. PERANAN HUMAS DALAM PEMBANGUNAN a. Ikut sertya dalam berbagai kegiatan pemerintah dan pembangunan khususnya di bidang penerangan kehumasan b. 4. Melakukan pembinaan dan pembangunan profesi kehumasan c. Untuk lebih memudahkan pekerjaan kehumasan. Ralat ini ditetapkan oleh Menpen pada tanggal 14 juni 1979. yang disesuaikan dengan siuasi dan kondisi pada masing-masing daerah. Ralat intruksi Menpen Nomor 02/Instr/Menpen/1976. Ralat menetukan bahwa Bakohumas daerah dibentuk di Daerah Tingkat I/Provinsi sampai dengan tingkat II/Kabupaten/Kotamadya. Memelihara hubungan kerja sama yang baik dan menciptakan hubungan yang efektif dan harmonis dengan organisasi dan lembaga resmi serta masyarakat. integrasi. Koordinasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam meningkatkan hasil guna dan daya guna penerangan dimana didalamnya termasuk juga bidang kehumasan .c. SK Menpen Nomor 105/Kep/Menpen/1979 tentang pedoman tata kerja Bakohumas. 5. Bakohumas adalah lembaga untuk mewujudkan keterpaduan dalam kehumasan pemerintah c.

b.e. Pejabat-pejabat humas tidak cukup menimbang tingkat kebenaran suatu informasi hanya dengan kacamata instansinya sendiri. Adanya Unit humas dihampir semua jajaran pemerintah memeng kadang-kadang bisa dinilai in-effeciancy. BAKOHUMAS daerah kiranya perlu menyusun program-program operasional terhadap bidang kehumasan pemerintah guna menekan timbulnya in-efficiency. fungsi penerangan dan kehumasan umumnya serta para khususnya telah diamanatkan dalam GBHN(1983) untuk menggairahkan masyarakat agar berpartisipasi dalam pembangunan berhasilnya usaha-usaha pembangunan nasional. Secara strategis. . Memang perlu kita pikirkan terus upaya dan mekanisme yang menjamin terwujudnya mekanisme tersebut 7. BAKOHUMAS SEBAGAI WADAH KERJA SAMA a. Informasi-informasi yang diberikan oleh unit-unit humas ini disamping harus benar juga harus dicegah yidak saling silang selisih dengan kompetisi instansiinstansi lain b. tugas. tetapi harus memperhatikan kepentingan seluruh jajaran pemerintah yang bersifat agresif dan saling berkait c. Peranan humas /Bakohumas dalam kaitannya dalam pembangunan mempunyai arti sangat penting terutama sebagai usaha untuk menjamin keikutsertaan/partisipasi masyarakat yang merupakan syarat bagi berhasilnya pembangunan nasional seperti yang diamantkan oleh GBHN f. BAKOHUMAS SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI a. Masalahnya bagaimana memadukan keseluruhan aktifitas sebgaia unit humas pemerintah itu secara efisien khususnya didaerah-daerah. 6. c.

HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI a.statis dan frustasi f. Menjadi jabatan/komunikator aktif dalam rangka komunikasi dua arah e. negative. e. dimana pemerintah dituntut untuk menjelaskan segala sesuatu yang dikerjakan atas nama rakyat banyak(ini terutama dalam sistem Demokrasi Liberal) b. karenanya perlu usaha human relations 2. Tidak semua anggota masyarakat mampu berkeinginan/menyampaikan pendapat secara rasional: banyak yang emosional.BAB XVIII HUMAS DAN MEKANISME DEMOKRASI 1. Ikut menciptakan iklim untuk mengamankankan politik pembangunan . kehumasan sangat erat hubungannya dengan mekanisme Demokrasi. c. hubungan antara pemerintah dengan masyarakat sebagai warga Negara harus dipelihara dengan berbagai cara. Dalam Negara bagaimanapun bentuk pemerintahannya. Pemerintah sama sekali tidak menhendaki adanya masyarakat yang pesimis. Guna menjaga hubungan yang jujur dan harmonis perlu program-program dan mekanisme sekitar hubungan tersebut. kehumasan harus mempunyai sifat membina dan mengembangkan partisipasi rakyat dan mendidik masyarakat sekitar hal-hal yang menyangkut kepentingan mereka. Mengamankan kebijaksanaan pemerintah b. Menerima/menampung informasi dari masyarakat d. Memberikan pelayanan/menyebarluaskan informasi dalam rangka meyakinkan masyarakat c. d. FUNGSI POKOK HUMAS Fungsi pokok Humas Pemerintah pada dasarnya adalah: a. Dalam alam demokrasi pancasila. Ditinjau darisegi kenegaraan/politik.

. pengusaha.3. Sebab merekalah yang utama menerima dampaknya b. Kepada kelompok kontaktor. Dalam alam pembangunan dewasa ini komponen Humas misalnya dapat mengisi segi/unsure “ keterbukaan “ dalam pengelolaan pembangunan dengan antara lain: a. sikap fair. kelompok pemakai jasa dan sebagainya juga perlu diberitahukan tentang hak dan kewajibannya. telah meningkatkan pula sikap kritis masyarakat. Sikap itu mengejala antara lain dengan makin tumbuhnya keinginan rakyat u tuk mengetahiu berbagai data dan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. jujur dan tidak plin-plan. Dengan demikian kita dituntut untuk meningkatkan sikap terbuka kepadaz masyarakat. SIFAT KETERBUKAAN BAGI HUMAS Meningkatnya kecerdasan rakyat sebagai salah satu akibat berhasilnya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. supplier. terutama kepada penduduk yang berdekatan dengan proyek. Menjalankan rencana kerja daripada proyek-proyek pembangunan di daerah. Pendek kata kiata harus bisa bersikap blak-blakan sepanjang tidak bertentangan dengan batas-batas keamanan dan kepentinagan Negara.

ketenagan kerja dan kebebasan pers dalam mengemukakan pendapatpendapatnya dan tulisan-tulisan di berbagai massa media yang ada. sehingga kan merugikan kedua belah pihak. Pers yang demikian akan menciptakan iklim yang sehat dalam masyarakat. sebaliknya sikap yang masa bodoh terhadap aspirasi masyarakat akan mengundang kecurigaan. pers harus bersikap terbuka. saran. kritik dan pendapat dari masyarakat atau khalayak.BAB XIX PERS TERHADAP KHALAYAK Pers yang berdasarkan pancasila harus menhindarkan diri dari unsure-unsur liberalism dan komunisme. Pers telah menyatu denhgan rakyat. Disatu pihak bukan hanya pers saja yang dituntut. dan apabila hal ini terjadi tidak dapat tidak akan menimbulakan berbagai macam intrik-intrik isyu-isyu yang ada kalahnya akan menyebabkan mata prasangka dari masyarakat.khalayak ditintut pula dalam kehidupan. sehat dan bertanggungjawab tetapi juga sebaliknya masyarakat. berani berdialog dengan masyarakat dan selalu berani dan memperhatikan terhadap usul. suatu iklim dimana komuniksai dua arah berjalan dengan baik. jujur dan bertanggung jawab sehingga menjadikan dirinya pers yang sehat Pers Pancasila harus membuka dirinya terhadap khalayak. . Oleh karena berkecamuknya isyu-isyu tersebut dalam masyarakat akan dapat menggangu hubungan timbale balik antara pihak pers dan masyarakat sendiri.

dengan adanya komunikasi itu segala bentuk kesalahpahaman dan kekurangpengertian antara satu golongan dengan yang lainnya dalam masyarakat kita yang menjamuk ini dapat dihindarkan. Tetapi yang lebih sulit adalah ikut memecahkan masalah yang dihadapi pemerintah. Dungkapkan pula bahwa membuat kritik adalah gampang. Pers Nasional sebgai sarana perjuangan yang ampuh dalam Rangka Persatuan dan Kesatuan Pers nasional tidak saja menjadi saran perjuangan yang ampuh. 3.BAB XX PERS PANCASILA: PERS YANG SEHAT DAN BERTANGGUNG JAWAB Sejalan dengan itu penulis ingin mengkaitkan dengan pendengaran. dan semangat membangun. penglihatan dan pembacaan melalui media beberapa pendapat tokoh-tokoh yang berkenaan dengan upacara hari Persatuan Wartawan Indonesia ke-40 dan hari pers Nasional ke-II tanggal 9 Februari 1986. . 1. Pers Indonesia sekarang sudah lebih dewasa Pers Indonesia sekarang lebih leluasa. Pers telah memiliki identitas dan semakin membaik Penerangan pada saat ini sudah mulai baik. Pers nasional harus mampu menjadikan jabatan komunikasi sosial dalam arti yang seluas-luasnya. pemerintah dan masyarakat selain ini pers nasional melalui dewan pers telah menyatakan orientasi sikap dan tingkahlakunya berdasarkan nilai-nilai pancasila. 4. Komunikasi yang penuh ketulusan. Melembaganya Mekanisme Positif antara pers pemerintah dan Masyarakat Berkat ini semakin melembaganya mekanisme interaksi positif antara pers. keterbukaan. melainkan ikut memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. walaupun ada satu dua yang sedikit meleset. 2. Pers sekarang telah memiliki identitas dan telah menyadari hak dan kewajibannya.

Karena pers sebagai agent of change diharapkan mampu menggerakkan dan membangkitkan gairah serta motivasi masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan demi terwujudnya cita-cita bangsa. Dalam kaitan itu pula pers pada peranan pendukung proses pembaharuan masyarakat. zaman perjuangan maupun era mengisi kemerdekaan sekarang. Tidak jarang pers berperan sebagai menghapus kekolotan dan kenaifan berfikir yang menghambat proses pembaharuan dan kemajuan. pers bertindak sebagai pembaharu dan pendorong pembaharuan. Adanya keterbatasan bukan disebabkan tersendatnya pembangunan namun masih diperlukan pengawasan ketat dilapangan untuk mencapai hasil pembangunan yang lebih efisien dan efektif. Pers di Indonesia. adalah pers yang bebas dan pers yang bertanggung jawab. Keikutsertaan pers dalam pengawasan pembangunan Peranan serta pers sangan menentukan untuk mengatasi segala bentuk keterbatasan-keterbatasan yang dihadapi rencana pembangunan lima tahun di masamasa yang akan datang. 7. melainkan sebgaia pers pembangunan. Pengakuakn peranan pers ini makin lama makin meningkat dan terbukti dengan ditetapkankannya pada tanggal 9 februari sebagai Hari Pers Nasional. Sejarah pers Indonesia ditandai idealisme perjuangan Pers di Indonesia merupakan alat perjuangan yang ampuh.5. 8. pers Indonesia tidak lagi menempatkan dirinya sebagai pers perjuangan. . Sebelum mendorong kemajuan maka kalangan pers sendiri harus terlebih dahulu memiliki pikiran maju. 6. artinya pers di Indonesia tetap melakukan sosial control dan kritik yang membangun. Pers harus berfungsi atau terpanggil untuk membina daya dan sikap kritis masyarakat berpedoman pada sistem nilai pers pancasila yang bebas dan bertanggung jawab. Pers harus mampu ciptakan semangat pembaharuan Dalam masyarakat yang sedang membangun. Pers Indonesia harus mampu sebagai motivator Dalam era pembangunan dewasa ini. baik dimasa penjajahan. harus arif dalam menilai dan menganalisa.

Kemampuan manajemen baik dibidang pengelokan informasi sebagai suatu badan usaha perlu ditingkatkan dan dibenahi sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen. . demikian pula pendapat sikap dan tanggung jawabnya.9. Tanggung jawab itu berat. Dalam segala kekurangannya pers dan wartawan itu terpanggil untuk bersikap serius tentan peranan dan tanggung jawabnya. 10. karena apa yang ditulis dan tidak ditulis dapat mempunyai pengaruh. Pers dan kemajuan manajemen Pers Nasional Indonesia pada zaman orde baru tumbuh dan berkembang dengan pesat baik dari segi perusahaan maupun penampilan fisik media massa sebagai sumber informasi. Pers dan nilai idealisme Pers sebagai bagian dari industri dagang kemungkinan besar akan menghilangkan nilai-nilai yang mendasari kehidupan pers yaitu idealisme. Di antara peranan dan tanggung jawabnya yang pokok dan pelik diantaranya adalah tanggung jawab menggunakan kebebasannya. ada kalanya terbuat salah kurang seksama dan kurang data. Postur pers dan wartawan Pers dan wartawan itu mempunyai kelemahan. 11. Profesi kewartawanan Surat keputusan presiden presiden nomor 5 tahun 1985 diatas dorongan pertimbangan antara lain sebgai berikut: a) Bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan yang penting dalam melaksanakan tugas pembangunan sebgai pengamalan pancasila b) Pada tanggal 9 februari 1946 terbentuklah organisasi persatuan wartawan Indonesia yang merupakan pendudkung dan kekuatan pers nasional c) Bahwa dalam rangka mengembangkan kehidupan pers nasional Indonesia sebagai pers yang bebas dan bertanggung jawab berdasarkan pancasila. 12. walaupun tidak tertutup kemungkinan bahwa nilai-nilai idealisme itu dalam batas-batas tertentu masih bisa dipertahankan.

disamping materi dan isi yang telah disusun sendiri oleh petugas humas dan instansi atau jawatan yang relevan dengan siaran pedesaan. Hal ini dikemukakan karena merupakan suatu perwujudan (actual. baik itu melalui siaran radio. Abad penerangan Bahwa penerangan memang berarti dan peranan penting di abad ini.13. Pers dan siaran pedesaan a) Siaran pedesaan Dalam siaran pedesaan seyogyanya pers pun memegang peranan penting. Dengan adanya siaran pedesaan maka kemajuan yang didapat oleh petani telah semakin maju dan berkembang. b) Koran masuk desa Menurut hemat kami dikalangan pers perlu jeli dan secara seksama. Kita tidak menhendaki koran masuk desa asing bagi masyarakat desa. televise dan media lainnya. Petani telah cerdas dan tidak akan menerima adanya apa yang disampaikan kepada mereka. sehingga koran masuk desa akan sangat berarti. Walaupun demikian kejujuran atau kepolosan para petani atau penduduk pedesaan jangan disalahgunakan. karena abad sekarang adalah abad penerangan. khususnya di daerah pedesaan 14. fakta) yang tidak mungkin dibantah lagi. Penerangan diperlukan manusia dalam serba hubungan yang memerlukan tepat. IRONIS barangkali apabila kita berkehendak koran masuk desa. tetapi desa tidak masuk koran. maka mutlak diperlukan pula peningkatan kualitas manusia Indonesia. Sebaliknya koran masuk desa merupakan alat yang menunjang kemajuan di desa dan bagi para petani dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional disegala bidang. Berkenaan dengan pernyataan dan kenyataan penerangan tersebut. . terutama yang menyangkut materi dan isi siaran tersebut. cepat dan lancar.

mengelola buku-buku. terutama yang berhubungan dengan kegiatan organisasi 4) Statistic berhubungan dengan penelitian 5) Penelitian. Seorang pemimpin tidak akan begitu saja mengadakan rapat. majalah.BAB XXI TEKNIK DAN PERENCANAAN RAPAT. Ia perlu mengadaan rapat apabila: 1) Pimpinan memerlukan sumbangan pemikiran atau pendapat dari para stafnya atau para pembantunya karena pimpinan tidak mau mengambil keputusan secara sepihak 2) Materi yang akan dibicarakan bersifat rahasia. SEMINAR DAN LOKAKARYA telah banyak diuraikan tentang tujuan public relations yaitu pada pokoknya berusaha memberikan keputusan kepada public yang berkepentingan untuk mencapai keuntungan dan kepuasan bersama. penerbitan. 2) Perpustakaan. sehungga pompinan berpendapat bahwa materi itu tidak tepat apabila melalui administrasi pada umumnya 3) Maslah yang merupakan sunjek materi tidak dapat dipecahkan . RAPAT Rapat merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh pimpinan suatu organisasi swasta/pemerintah untuk memecahkan masalah atau mengambil suatu keputusan. korespondensi. advertising. menggarap pekerjaan yang berhubungan dengan publicity. dan lain-lain. Untuk kelancaran tugas biasanya bagian humas dalam satu instansi dibantu oleh seksi-seksi yang berlainan sifat pekerjaannya seksi-seksi tersebut adalah: 1) Redaksi. bertugas mengadakan penelitian terutama untuk dapat mengetahui data dan sikap public terhadap perusahaan 1. naskah dan lain-lain penerbitan yang berhubungan dengan organisasi 3) Dokumentasi bertugas menyimpan benda-benda yang bersifat dokumen.

4) Pemimpin bermakdud memberikan kesempatan kepada para bawahan untuk memberikan saran-saran. pendapat secara langsung kepada pimpinan 5) Ada masalah yang jelas harus mendapat penyelesaian melaui rapat 6) Telah diputuskan oleh pemimpin agar diselengarakan rapat atau telah tiba saatnya diselengggarakan rapat secara berkala Agar terselenggara rapat dengan baik. bila rapat itu: 1) Dipimpin oleh seorang pemimpin yang baik 2) Suasan rapat terbuka 3) Hindari perdebatan 4) Pertanyaan singkat dan jelas 2. Pelaksanaan suatu seminar tidak lepas dari empat hal pokok yaitu: 1) Mengembangkan tema dan tujuan seminar 2) Menggambarkan secara umum profil para peserta . Adapun persiapan-persiapan tersebut adalah: 1) Agenda 2) Warking paper 3) Pemimpin rapat 4) Jumlah peserta rapat 5) Undangan rapat 6) Pengaturan ruang rapat 7) Alat perlengkapan rapat 8) Kesehatan 9) Akomodasi Suatu rapat akan berjalan dengan baik. SEMINAR Seminar adalah sebagai proses pemecahan suatu masalah atau proses penemuan cara atau langkah suatu pengembangan yang biasanya diangkat dari hasil kajian literature(kepustaan) atau kajian empiric(penelitian). perlu diadakan persiapan terlebih dahulu.

Publikasi dan Dokumentasi Mempersiapkan spanduk Mwnghubungi pers Mempersiapkan sertifikat 3. pembanding. Konsumsi bertugas Mengatur menu makanan selam seminar berlangsung Pelaksanaan seminar Biasanya dalam suatu seminar terdapat moderatoa.3) Mengembangkan secara umum format dan desain seminar 4) Mengembangkan strategi penyyelenggaraan dan logistic Contoh sebuah kepanitiaan dalam melaksanaka seminar yang diselenggarakan oleh PROSISIPOL UNSRI 1. pemrasaran. notulis. Adapun tugas-tugasnya adalah: Moderator bertugas: Membacakan tata tertib seminar Mengarahkan jalannya diskusi Membacakan kesimpulan sementara hasil diskusi Notulis bertugas:  Mencatat hal-hal yang penting selama seminar berjalan  Merumuskan hasil diskusi yang dibicarakan moderator sebelum akhir diskusi . dan peserta. Kesekretarisan bertugas Pengurusan perizinan dan tempat Persiapan undangan dan pendaftaran peserta Penyiapan makalah seminar dll 2.

memberi pertanyaan. satu minggu dan dua minggu. LOKAKARYA Lokakarya sering juga disebut dengan istilah workshop. misalnya tiga hari. . mengangkat kembali topic uang sudah lama dan perlu dikembangkan 2) Memantapkan suatu materi yang sudah ada 3) Memperoleh materi yang baru 4) Penyelenggaraanya memakan waktu yang lama. member saran atas materi yang disampaikan oleh pemrasaran Pembacaan materi oleh pemrasaran Pembacaan sanggahan oleh pembanding Pertanyaan. saran dari peserta Pembacaan kesimpulan oleh moderator Penutup 3. Tujuan diadakannya lokakarya adalah: 1) Penyegaran. sanggahan.Pemrasaran bertugas:  Menjelaskan pokok-pokok isi makalah yang telah dibuat sebelumnya  Menjawab pertanyaan dari peserta tentang isi materi yang disampaikan Pembanding bertugas: Menjelaskan makalah bandingannya Memberikan tangggapan terhadap penjelasan pemrasaran Mengajukan pertanyaan kepada pemrasaran Peserta bertugas: Menyanggah.

sehingga tidakmemberikan kepuasan psikologis. Seseorang berhubungan dengan orang lain dengan komunikasi sedemikian rupa sehingga kedua belah pihak mendapat kepuasan hati. Hubungan kemanusiaan dalam arti luas Hubungan antara seorang dengan orang lain yang terjadi dalam segala situasi dan dalam semua bidang kegiatan atau kehidupan untuk mendapatkan kepuasan hati. Contoh : si A memberitahukan kepada si B bahwa ibunya sedang kepasar begitu pula seorang pembeli dengan penjual dan lain-lain. tingkah laku. jadi hubungan kemanusiaan dalam arti sempit ruang lingkupnya sangat terbatas yaitu dalam organisasi atau dalam suatu kantor. Hubungan kemanusiaan lebih ditekankan pada unsure kemanusiaannya meliputi sifat-sifat. di kantor. Hubungan ini dapat berlangsung dimana saja: dirumah. Seorang dosen menghadapi seorang mahasiswa untuk konsultasi Hubungan kemanusiaan dapat kita bedakan menjadi dua yaitu: a. dapat dterjemahkan sebagai hubungan kemanusiaan. . atau hubungan antar manusia. pribadi serta aspek-aspek kejiwaan lainnya yang terdapat dalam diri manusia dimaksudkan merupakan hubungan tiap individu antara orang-orang yang bersifat lahiriah saja. watak.BAB XXII HUMAN RELATIONS (HUBUNGAN KEMANUSIAAN) 1. Hubungan komunikasi dalam arti sempit Hubungan antara seseorang dengan orang lain dalam suatu organisasi kantor yang bertujuan memberikan kepuasan hati para karyawan sehingga para karyawan itu mempunyai semangat kerja yang tinggi. maka ada yang menyebut dengan istilah hubungan kerja manusia. b. dan lain-lain. tidak banyak memperhatikan aspek kejiwaan. di sekolah. PENGERTIAN HUMAS RELATIONS Pengertian human relations.

untuk bergaul dengan orang lain tentunya . berupa gagasan buah fikiran keinginan dan lain-lain. Komunikator Komunikator adalah penyampai atau penyebar pesan. KOMUNIKASI Alat yang digunakan dalam kita mengadakan kegiatan human relations/hubungan kemanusiaan yaitu komunikasi melalui sarana bahasa. Selama berlangsungnya proses komunikasi kedudukan komunikator dengan komunikan dapat saling berganti peran. Dalam proses komunikasi terdapat beberapa komponen yaitu: Sumber Sumber adalah asal darimana pesan-pesan komunikasi itu datang. Tujuan Tujuan adalah harapan yang di inginkan dari pesan yang disampaikan. Pesan Pesan adalah sesuatu hal yang disampaikan kepada penerima atau (komunikan).2. Kefektifan suatu komunikasi Wilbur Schramm berpendapat bahwa komunikasi nakan efektif jika frame of reference dan field of experience (kerangka berfikir dan kerangka pengalaman) antara komunikator dan komunikan adalah sama. Maksudnya jika kita berbicara dengan seorang petani maka kita sebagai komunikator harus mengubah kerangka pikir dan kerangka pengalaman untuk disesuaikan dengan pola pikir seorang petani. communist artinya adalah sama. 3. Manusia tidak dapat hidup sendiri ia perlu individu-individu untuk kelangsungan hidupnya. KOMUNIKASI DALAM PERGAULAN Dalam proses komunikasi tujuan adalah hal yang sangat penting. Seseorang yang bergsul dengan relasinya/teman juga mempunyai tujuan tersendiri. Jadi komunikasi adalah proses penyamaan pikiran-pikiran yang berada di dalam kepala (otak) komunikator dengan fikiran yang berada di dalam fikiran komunikan. Untuk itulah manusia harus bergaul dengan yang lainnya. Komunikasi yang berasal dari bahasa Latin. Tanpa adanya komunikasi hubungan-hubungan tersebut tidak akan terjadi.

Jangan mengulurkan tangan terlebih dahulu kepada orang yang lebih tua atau lebih tinggi pangkatnya d. Hal ini akan menunjang suksesnya seseorang dalam mengadakan hubungan kemanusiaan. Dalam hal ini seseorang tertarik pada si “A” secara langsung dengan sendirinya tanpa melihat faktor-faktor yang lain. seperti wajah. Jika kita menjadi tuan rumah. Dalam simpati dorongan yang lebih utama adalah ingin mengerti dan ingin bekerja sama. pangkat dan lain-lain. materi. c. Jangan sekali-kali menanyakan umur. Hubungan interaksi dalam situasi simpati akan jauh lebih baik hasilnya. Satu hal yang tidak boleh kita lupakan setelah kita berkenalan adalah mengingat nama teman yang baru saja kita kenal Simpati Simpati dapat dirumuskan sebagai perasaan tertariknya orang yang satu dengan orang lain. Ada beberapa hal yang penting dalam memulai perkenalan dan perkenalan pertama inilah yang biasanya member kesan baik buruknya seseorang. Berbicara baik dan beraturan akan memudahkan kita dalam pergaulan. Pada waktu berkenalan janganlah menyebutkan pangkat atau gelar.melalui suatunperkenalan. Waktu berkenalan sebaiknya berdiri sambil berjabat tangan. berjabat tangan yang baik dan sopan. kita wajib memperkenalkan teman epada tamu kita. b. Berbicara Berbicara adalah pengungkapan perasaan dari seseorang yang dinyatakan kepada orang lain. bicaralah dengan halus dan sopan. Simpati dapat diciptakan pada diri kita yaitu dengan belajar bekerja sama (dalam arti positif) dan bersifat terbuka. . Hal-hal tersebut adalah: a. Tersenyumlah kepada orang yang akan kita ajak berkenalan. e. f.

2) Surat kepada teman atau keluarga sebaiknya ditulis dengan pena. 4) Usahakan pembicaraan disesuaikan dengan keadaan lawan bicara kita. family. bersih. Melalui surat kita dapat berhubungan dengan teman. Surat menyurat Surat dapat menyampaikan informasi tertulis kepada orang lain. 8) Berbicaralah dengan jelas. 4) Bahasa surat hendaknya sederhana. kerabat dan relasi yang berjualan tempat tinggalnya. Jika batuk atau bersin hendaknya ditutup. tataplah wajah lawan bicara kita. yaitu: 1) Pada waktu berbicara janganlah terlalu banyak menarik perhatian orang. 10) Jangan berbisik-bisik dihadapan orang lain. 13) Tetaplah tenang. Kalimatnya jelas disertai titik. 5) Bubuhilah tanda tangan pada akhir surat. 5) Janganlah sampai menyinggung perasaan lawan bicara kita apalagi mengeluarkan kata-kata kotor. 12) Jangan meludah dihadapan orang lain. 9) Juka sedang berbicara. walaupun itu bertentangan dengan pendapat kita. 3) Tulisan hendaknya terang. koma. tanda seru dan sebagainya. 6) Janganlah memerintah orang lain. 2) Berbicaralah dengan singkat dan seperlunya saja. teratur dan jangan menceritakan diri sendiri saja. jika perlu sekali lakukanlah dengan perkataan yang sopan. . 11) Jangan menotong pembicaraan orang lain. tetapi tidak keras. jika seandainya ada perkataan orang yang menyinggung kita. Ada beberapa cara membuat surat yang baik dan sopan antara lain: 1) Pergunakanlah kertas surat dan sampul yang baik dan bersih. 3) Janganlah sampai keliru menyebut nama lawan bicara kita.Untuk itu ada beberapa aturan/cara yang perlu diperhatikan dalam berbicara kepada orang lain. 7) Hargailah pendapat orang lain.

7) Janganlah membuka surat yang ditujukan kepada orang lain. alamat yang dituju serta perangko secukupnya. Biasanya interaksi yang dilakukan tidak lepas dari aturan permainan yang sesuai dengan adat setempat. ibu sebagai wakil dan anak-anak sebgai anggota. Komunikasi vertikal yaitu komunikasi dari atas kebawah yaitu dari pimpinan organisasi kepada bawahan secara timbale balik. Komunikasi dosesn dan mahasiswa akan berhasil jika mahasiswa dan dosen dapat bekerja sama. Di dalam keluargalah terjadi hubungan interaksi antara prang tua dan anak-anak. Mahasiswa . sedangkan komunikasi horizontal yaitu komunikasi yang dilakukan antara karyawan dengan karyawan. sesuai dengan pribadi masing-masing. Interaksi yang dilakukan dapat formal dan informal. Di dalam keluarga ada aturan-aturan serta pembagian kerja tersendiri. Organisasi yang merupakan sebuah wadah di dalamnya terdapt bagian-bagian yang saling ketergantungan untuk mencapai suatu tujuan. Komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dan dosen dilakukan secara horizontal atau komunikasi secara mendatar yaitu. Komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa sebagai anak dengan orang tua dilakukan secra vertical. Komunikasi Mahasiswa Dengan Dosen Dosen adalah seseorang yang memberikan mata pelajaran di sebuah perguruan tinggi. Situasi formal biasanya pada saat diruang kuliah. Keluarga merupakan suatu kelompok yang teratur. Komunikasi Mahasiswa dan Pimpinan Lembaga Komunikasi mahasiswa dan pimpinan seperti biasa layaknya terjadi disebuah perkantoran/organisasi.6) Janganlah lupa menuliskan alamat kita. Komunikasi Mahasiswa . di dalamnya terdiri dari ayah sebagai ketua. Komunikasi ini ada dua macam yaitu komunikasi vertikal dan horizontal.Orang Tua Seorang mahasiswa adalah anggota dari suatu keluarga. Tiap dosen mempunyai cara atau teknik dalam mengajar. antara anggota staf dengan anggota lainnya. Seorang dosen meninginkan mahasiswa yang dibimbingnya dapat berhasil menempuh mata pelajaran yang diasuhnya dapat berhasil menemuh mata pelajarannya yang diasuhnya dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Dalam hal ini pimpinan dapat memberikan pengarahan. pulik. anggota.termasuk anggota di dalam organisasi fakultas. norma dan stuktur organisasi bentuk-bentuknya seperti massa. Bentuk-bentuknya seperti keluarga. pimpinan. gemein schaft dan lain-lain.  Pesan hendaknya menggunakan tanda-tanda yang ditunjukan kepada pengalaman yang sama antara sumber dan sasaran sehingga sama-sama dapat dimengerti . majalah. Pers dalam pengertian luas meliputi segala penerbitan bahkan termasuk media elektronis seperti radio. bulletin dan lain-lain. petunjuk kepada mahasiswa. norma. kelompok formal.komunikasi yang menggunakan pers ini dinamakan dengan komunikasi massa. Tentang pesan Wilbur Schramm dalam How Cummunications Work: mengemukakan  Pesan hendaknya dirancang dan disampaikan sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian sasaran yang dimaksud. Ia mempunyai hak dan kewajiban tersendiri. televise. Adapun ciri kelompok teratur yaitu mempunyai tujuan struktur organisasi. Sedangkan ciri kelompok tidak teratur yaitu tidak mempunyai tujuan. Komunikasi Mahasiswa – Masyarakat Masyarakat adalah sekelompok manusia yang telah hidup dan bekerja sama dalam jangka waktu yang cukup lama serta mendiami suatu tempat tertentu. sedangkan pers dalam pengertian sempit hanya terbatas pada media massa cetak yaitu surat kabar. Kelompok komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dan masyarakat (kelompok tidak teratur)dapat dilakukan melalui pers. Disini komunikasi yng dilakukan oleh mahasiswa dengan pimpinan dilakukan secara vertikal. kerumunan. bawahan. Pers yang yang dalam bahasa inggris press berarti segala sesuatu barang yang tercetak. Dalam komunikasi massa yang paling utama adalah pesan. Masyarakat terbagi dua klompok teratur dan kelompok tidak teratur. pimpinan dan bawahan.

Pada tahun ajaran baru banyak mahasiswa baru yang datang dari berbagai daerah. Pada awalnya akan berkomunikasi antar mahasiswa yang sesuku. yang akan mewarnai keadaan/suasana kampus atau universitas. Ada 4 pokok sebagai titik tolak dalam pemikiran komunikasi antar mahasiswa yaitu: 1) Mahasiswa tidak datang dari lingkungan sosial yang sama. 2) Mahsiswa datang keuniversitas dengan harapan dan gambaran yang berbeda-beda dengan masa depannya. Komunikasi yang berkembang disekitar kampus yaitu jenis komunikasi sosial dan jenis komunikasi organisator. 3) Umur mahasiswa yang berbeda-beda akan menetukan pengalaman pribadi mereka di dalam dan di luar kampus. 4) Latar belakang etnik yang akan menetukan pola total kehidupansosial dalam kampus.  Pesan hendaknya menyarankan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan tadi yang layak bagi situasi kelompok dimana saat ia digerakkan untuk memberikan tanggapan yang dikehendaki. Komunikasi adalah proses pengoperan lambing-lambang yang berarti. Komunikasi sosial juga adalah sekaligus suatu proses sosialisasi. tempat dan asal sekolah yang berbeda. Melalui komunikasi sosial kelangsungan hidup sosial berjalan lancar. Komunikasi sosial Komunikasi sosial yaitu Suatu kegiatan komunikasi yang lebih diarahkan kepada pencapaian integrasi sosial. satu seklolah. hal ini dengan sendirinya akan menetukan pola komunikasi sosial antar mahasiswa. Lambinglambang inilah yang ditentukan oleh keempat hal pokok diatas. sekota. Komunikasi Mahasiswa – Mahasiswa Dalam komunikasi yang dilakukan antara mahasiswa dengan mahasiswa perlu dilihat beberapa hal pokok. . Pesan hendaknya membangkitkan hubungan pribadi pihak sasaran yang menyarankan beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan itu.

proses ini berjalan secra lancar oleh karena bahan pembicaraan yang dianutnya sama. Komunikasi Organisator Komunikasi organisator yaitu kegiatan komunikasi yang dikenal sebagai kegiatan melalui Senat dan Badan Perwakilan atau SMPT Mahasiswa. Komunikasi melalui lembaga ini bersifat semi formal karena secara tidak langsung diawasi oleh pimpinan fakultas.kemudian komunikasi sosial ini berkembang lambat laun kemahsiswamahasiswa yang berbeda sistem nilainya.bentuk kelompok yang penuh kekompakan sehingga kecintaan terhadap almamaternya menjadi tinggi. Karena dalam komunikasi sosial ada kesamaan lambinglambang maka anggota mahasiswa ini akan mem. Demikian komunikasi sosial dan komunikasi organisatoris berkembang dari satu angkatan ke angkatan lainnya. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->