P. 1
Kelas XI SMA Kimia 2 Ari Harnanto

Kelas XI SMA Kimia 2 Ari Harnanto

3.0

|Views: 7,097|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Download buku sekolah elektronik bse kemdiknas kelas 2 SMA Kimia-Ari Harnanto
Download buku sekolah elektronik bse kemdiknas kelas 2 SMA Kimia-Ari Harnanto

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2014

pdf

text

original

Asam pembentuk

Kuat
Kuat
Lemah
Lemah

Basa pembentuk

Kuat
Lemah
Kuat
Lemah

Sifat larutan

Netral
Asam
Basa
Bergantung pa-
da kekuatan re-
latif asam dan
basa

Contoh

NaCl; K2SO4
NH4Cl; AlCl3
NaCH3COO; KCN
NH4CH3COO
(NH4)2CO3

Tabel 7.1 Sifat larutan garam

210

KIMIA SMA Jilid 2

1.Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa
kuat

Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat dalam
air mengalami hidrolisis sebagian. Karena salah satu
komponen garam (anion dan asam lemah) mengalami
hidrolisis menghasilkan ion OH–

, maka pH > 7 sehingga

larutan garam bersifat basa.
Rumus:

[OH–

] =

[G]

h

K

atau

[OH–

] =

[G]

w

a

K
K

Contoh soal:

Keterangan:
Kh=konstanta hidrolisis

Kh=

w

a

K
K

Kw=konstanta air
Ka=konstanta asam
[G]=konsentrasi garam

Jika 50 mL larutan KOH 0,5 M dicampur dengan 50 mL larutan CH3COOH
0,5 M, hitung pH campuran yang terjadi (Ka = 10–6

)!

Jawab:

KOH + CH3COOH

CH3COOK + H2O

t = 0 25 mmol 25 mmol 0 mmol 0 mmol
yang bereaksi 25 mmol 25 mmol

– –

setelah reaksi 0 mmol 0 mmol

25 mmol
(dalam 100 mL larutan)

211

Hidrolisis Garam SMA Jilid 2

[CH3COOK] = 25 mmol

100 mL = 0,25 M

[OH–

]=

[G]

w

a

K
K

=

14

2

6

10

25 10

10
=5 10–5
pOH=–log 5 10–5
=5 – log 5

pH

=14 – (5 – log 5)
=9 + log 5

2.Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa
lemah

Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah dalam
air mengalami hidrolisis sebagian karena salah satu
komponen garam (kation basa lemah) mengalami hidro-
lisis menghasilkan ion H+

maka pH < 7 sehingga larutan

garam bersifat asam.
Rumus:

[H+

] =

[G]

h

K

atau

[H+

] =

[G]

w

b

K
K

Keterangan:
Kh=konstanta hidrolisis

Kh=

w

b

K
K

Kw=konstanta air
Kb=konstanta asam
[G]=konsentrasi garam

212

KIMIA SMA Jilid 2

a.Diketahui 250 mL larutan (NH4)2SO4 0,1 M, Kb = 2 10–5

. Tentukan

pH larutan tersebut!

Jawab:(NH4)2SO4(aq)

2

4

4

2 NH SO

0,1 M ~ 0,2 M

[H+

]=

[G]

w

b

K
K

=

14

1

5

10

2 10

2 10

=10–5

M

pH

=–log 105
=5

Contoh soal:

b.Hitung pH campuran yang terdiri atas 50 mL larutan NH4OH 0,2 M
dan 50 mL larutan HCI 0,2 M (Kb = 10–5

)!

Jawab:

NH4OH(aq) + HCl(aq)

NH4Cl(aq) + H2O(l)

t = 0

10 mmol 10 mmol 0 mmol 0 mmol
yang bereaksi 10 mmol 10 mmol – –
setelah reaksi 0 mmol 0 mmol 10 mmol 10 mmol

[NH4CI] = 10 mmol

100 mL = 0,1 M

[H+

] =

14

1

5

10

10

10
= 10–5
pH= –log 10–5
= 5

213

Hidrolisis Garam SMA Jilid 2

3.Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa
lemah

Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah dalam
air mengalami hidrolisis total. Karena kedua komponen
garam (anion asam lemah dan kation basa lemah) ter-
hidrolisis menghasilkan ion H+

dan ion OH–

sehingga harga

pH larutan ini tergantung harga Ka dan Kb.
Rumus:

[H+

] =

w

a

b

KK
K

Berdasarkan rumus di atas maka harga pH larutan garam
yang berasal dari asam lemah dan basa lemah tidak
tergantung pada konsentrasi ion-ion garam dalam larutan,
tetapi tergantung pada harga Ka dan Kb dari asam dan
basa pembentuknya.
Jika Ka = Kb maka larutan akan bersifat netral (pH = 7)
Jika Ka > Kb maka larutan akan bersifat asam (pH < 7)
Jika Ka < Kb maka larutan akan bersifat basa (pH > 7)

Contoh soal:

Hitunglah pH larutan CH3COONH4 0,1 M, jika diketahui
Ka = 10–10

dan Kb NH3 = 10–5
!

Jawab:

[H+

] =

a

w

b

KK
K

[H+

] =

10

14

5

10

10

10

[H+

] =

19

10

pH= –log (10–19

)1

2

= 1

2(–log 10–19

)

= 8,5

214

KIMIA SMA Jilid 2

4.Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat

Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat dalam
air tidak mengalami hidrolisis. Karena kedua komponen
garam tidak terhidrolisis sehingga pH larutan sama
dengan air yaitu pH = 7 bersifat netral.

Penggunaan hidrolisis antara lain:
1.Untuk menentukan titik ekivalen pada titrasi asam
lemah dengan basa kuat, atau titrasi antara basa lemah
dengan asam kuat.

a.Penetralan asam lemah oleh basa kuat
Perubahan pH pada penetralan asam lemah oleh basa
kuat, dalam hal ini 50 mL larutan CH3COOH 0,1 M yang
ditetesi dengan larutan NaOH 0,1 M sedikit demi sedikit
hingga mencapai 60 mL, ditunjukkan oleh gambar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->