DEFINISI EMOSI Pengertian Emosi.

Sudah lama diketahui bahwa emosi merupakan salah satu aspek berpengaruh besar terhadap sikap manusia. Bersama dengan dua aspek lainnya, yakni kognitif (daya pikir) dan konatif (psikomotorik), emosi atau yang sering disebut aspek afektif, merupakan penentu sikap, salah satu predisposisi perilaku manusia. Namun tidak banyak yang mempermasalahkan aspek emosi hingga muncul Daniel Goleman (1997) yang mengangkatnya menjadi topik utama di bukunya. Kecerdasan emosi memang bukanlah konsep baru dalam dunia psikologi. Lama sebelum Goleman (1997) di tahun 1920, E.L. Thorndike sudah mengungkap social intelligence, yaitu kemampuan mengelola hubungan antar pribadi baik pada pria maupun wanita. Thorndike percaya bahwa kecerdasan sosial merupakan syarat penting bagi keberhasilan seseorang di berbagai aspek kehidupannya. Salah satu pengendali kematangan emosi adalah pengetahuan yang mendalam mengenai emosi itu sendiri. Banyak orang tidak tahu menahu mengenai emosi atau besikap negatif terhadap emosi karena kurangnya pengetahuan akan aspek ini. Seorang anak yang terbiasa dididik orang tuanya untuk tidak boleh menangis, tidak boleh terlalu memakai perasaan akhirnya akan membangun kerangka berpikir bahwa perasaan, memang sesuatu yang negatif dan oleh karena itu harus dihindari. Akibatnya anak akan menjadi sangat rasional, sulit untuk memahami perasaan yang dialami orang lain serta menuntut orang lain agar tidak menggunakan emosi. Salah satu definisi akurat tentang pengertian emosi diungkap Prezz (1999) seorang EQ organizational consultant dan pengajar senior di Potchefstroom University, Afrika Selatan, secara tegas mengatakan emosi adalah suatu reaksi tubuh menghadapi situasi tertentu. Sifat dan intensitas emosi biasanya terkait erat dengan aktivitas kognitif (berpikir) manusia sebagai hasil persepsi terhadap situasi. Emosi adalah hasil reaksi kognitif terhadap situasi spesifik. Emosilah yang seringkali menghambat orang tidak melakukan perubahan. Ada perasaan takut dengan yang akan terjadi, ada rasa cemas, ada rasa khwatir, ada pula rasa marah karena adanya perubahan. Hal tersebut itulah yang seringkali menjelaskan mengapa orang tidak mengubah polanya untuk berani mengikuti jalur-jalur menapaki jenjang kesuksesan. Hal ini sekaligus pula menjelaskan pula mengapa banyak orang yang sukses yang akhirnya terlalu puas dengan kondisinya, selanjutnya takut melangkah. Akhirnya menjadi orang yang gagal. Emosi pada prinsipnya menggambarkan perasaan manusia menghadapi berbagai situasi yang berbeda. Oleh karena emosi merupakan reaksi manusiawi terhadap berbagai situasi nyata maka sebenarnya tidak ada emosi baik atau emosi buruk. Berbagai buku psikologi yang membahas masalah emosi seperti yang dibahas Atkinson (1983) membedakan emosi hanya 2 jenis yakni emosi menyenangkan dan emosi tidak menyenangkan. Dengan demikian emosi di kantor dapat dikatakan baik atau buruk hanya tergantung pada akibat yang ditimbulkan baik terhadap individu maupun orang lain yang berhubungan (Martin, 2003). Tantangan menonjol bagi pekerja saat ini terutama adalah bertambahnya jam kerja serta keharusan untuk mengelola hal-hal berpotensi stress dan berfungsi efektif di tengah kompleksitas bisnis. Selain itu pekerja dituntut mampu menempatkan kedupan kerja dan keluarga selalu dalam posisi seimbang. Bahkan hanya soal kemampuan logika, saat ini tantangan pekerjaan juga terletak pada kemampuan berelasi dan berempati. Dalam berkata, bertindak dan mengambil

Semakin tepat mengkomunikasikan perasaan. Dikatakannya pada situasi teknologi mewabah. Emosi yang tadinya sering ditinggal di rumah saat berangkat kerja saat ini justru semakin perlu dilibatkan di setiap setting bisnis. Emosi menjadi penting karena ekspresi emosi yang tepat terbukti bisa melenyapkan stress pekerjaan. High Touch : Technology and Our Search for Meaning” mendukung pendapat ini. (2) kita bereaksi ke situasi tersebut. Diusulkan serangkaian kejadian dalam keadaan emosi: (1) kita menerima situasi yang akan menghasilkan emosi. semakin nyaman perasaan tersebut. Dari uraian tersebut diatas emosi adalah suatu reaksi tubuh menghadapi situasi tertentu. Teori Emosi leave a comment » 1. Ketrampilan manajemen emosi memungkinkan individu menjadi akrab dan mampu bersahabat. Teori ini dinyatakan di akhir abad ke-19 oleh James dan psikolog Eropa yaitu Carl Lange. takut karena kita gemetar”. Berbagai riset tentang emosi umumnya berkesimpulan sederhana bahwa „adalah penting untuk membawa emosi yang menyenangkan ke tempat kerja‟. . Teori James-Lange Emosi yang dirasakan adalah persepsi tentang perubahan tubuh. yang membelokkan gagasan umum tentang emosi dari dalam ke luar. Di satu sisi sangat memuja tehnologi. Naisbitt (1997) menyebut era saat ini sebagai „zona keracunan tehnologi‟. justru haus akan sentuhan kemanusiaan. Naisbitt (1997) pun dalam bukunya “High Tech. (3) kita memperhatikan reaksi kita.keputusan. Perkembangan tehnologi yang luar biasa yang kini terjadi dirasakan tidak diiringi dengan perubahan sosial yang memadai. berkomunikasi dengan tulus dan terbuka dengan orang lain. sehingga mampu melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Salah satu dari teori paling awal dalam emosi dengan ringkas dinyatakan oleh Psikolog Amerika William James: “Kita merasa sedih karena kita menangis. seseorang membutuhkan kecerdasan emosi yang tinggi. yaitu sentuhan kemanusiaan yang kita idamkan (Martin. di sisi lain melihat ada bagian yang hilang dari tehnologi. marah karena kita menyerang. Sifat dan intensitas emosi biasanya terkait erat dengan aktivitas kognitif (berpikir) manusia sebagai hasil persepsi terhadap situasi. 2003).

berdasarkan pendekatan pada riset emosi yang dilakukan oleh Philip Bard. Teori Cannon-Bard Emosi yang dirasakan dan respon tubuh adalah kejadian yang berdiri sendiri-sendiri. Teori ini dikembangkan oleh Magda Arnold (1960). proses interpretasi kognitif dalam emosi terbagi dalam dua langkah: 1. keduanya dicetuskan secara bergantian. dimana akan diinterpretasi pada pengalaman masa kini dan lamapau. . Teori Cannon-Bard menyatakan bahwa emosi yang dirasakan dan reaksi tubuh dalam emosi tidak tergantung satu sarna lain. Tetapi akan berbeda ceritanya bila Wini adalah seorang teman karibmu. dimana pola buangan dari daerah otak lebih rendah diterima sebagai emosi yang dirasakan. Menurut teori ini. khususnya dalam emosi yang lebih halus dan kurang intens. bukan stimulus itu sendiri. Contohnya. teori ini menyatakan bahwa reaksi tubuh dan emosi yang dirasakan berdiri sendiri-sendiri dalam arti reaksi tubuh tidak berdasarkan pada emosi yang dirasakan karena meskipun kita tahu bahwa hipothalamus dan daerah otak di bagian lebih bawah terlibat dalam ekspresi emosi.Persepsi kita terhadap reaksi itu adalah dasar untuk emosi yang kita alami. Otak yang lebih rendah ini kemudian mengirim output dalam dua arah: (1) ke organ-organ tubuh dalam dan otot-otot eksternal untuk menghasilkan ekspresi emosi tubuh. 3. Kebalikan dengan teori James-Lange. Albert Ellis (1962). jika suatu hari kamu menerima kado dari Wini dimana Wini adalah musuh besarmu. Interpretasi stimuli dari lingkungan Interpretasi pada stimulus. Berdasarkan teori ini. dan individu harus dapat menerima mereka. Teori Kognitif tentang Emosi Teori ini memandang bahwa emosi merupakan interpretasi kognitif dari rangsangan emosional (baik dari luar atau dalam tubuh). tetapi kita tetap masih tidak yakin apakah persepsi tentang kegiatan otak lebih bawah ini adalah dasar dari emosi yang dirasakan. Sehingga pengalaman emosi – emosi yang dirasakan – terjadi setelah perubahan tubuh. Jadi dalam teori kognitifpada emosi. (2) ke korteks cerebral. perubahan tubuh (perubahan internal dalam sistem syaraf otomatis atau gerakan dari tubuh) memunculkan pengalaman emosional. harus ada suatu perbedaan antara perubahan internal dan eksternal tubuh untuk setiap emosi. persepsi kita terhadap perubahan internal tidak terlalu teliti. seperti hipothalamus diaktifkan. maka kamu akan merasa takut atau bisa mengganggap bahwa kado tersebut berbahaya. kemudian daerah otak yang lebih rendah. Agar teori ini berfungsi. maka kamu akan dengan senang hati menerima dan membuka kado tersebut tanpa curiga. 2. Lalu pesan tersebut dikirim ke limbyc system dan sistem saraf otonom yang kemudian akan menghasilkan arousl secara fisiologis. dan Stanley Schachter dan Jerome Singer (1962). Di tahun I920-an. Di samping ada bukti perbedaan pola respon tubuh dalam emosi tertentu. teori lain tentang hubungan antara keadaan tubuh dan emosi yang dirasakan diajukan oleh Walter Cannon. informasi dari stimulus berangkat pertama kali ke cerebral cortex. kita pertama kali menerima emosi potensial yang dihasilkan dari dunia luar. menyebabkan reaksi emosional.

saat ia berada diantara perkakas dan batangbatang besi. Ledakan ini begitu kuat. namanya menjadi legenda dan berada di tempat teratas dalam daftar orang-orang yang selamat dari kematian. entah bagaimana awalnya. tetapi sebenarnya itu berlanjut ke interpretasi kognitif dari stimuli. Ilustrasi tiga teori besar dari emosi: (1) James-Lange theory. Phineas Gage yang bekerja sebagai pekerja pemasangan rel kereta api di wilayah Cavendish. tumpah dan tersulut sehingga menimbulkan ledakan. Naas bagi Phineas Gage sebuah batang besi sepanjang hampir 1 meter. Sangat luar biasa ia SELAMAT!!!. Sebatang besi besar telah menembus tengkoraknya. dimana hal tersebut lebih penting dari pada stimuli internal itu sendiri. Teori kognitif menyerupai teori James-Lange teori menekankan pentingnya stimuli internal tubuh dalam mengalami emosi. Interpretasi stimuli dari tubuh yang dihasilkan dari arousal saraf otonom Langkah kedua dalam teori kognitif pada emosi yaitu interpretasi stimulus dari dalam tubuh yang merupakan hasil dari arousal otonom. Hal yang juga sangat luar biasa. Vermont. Phineas Gage yang kesakitan dan terluka luar biasa parah tidak seketika pingsan. serbuk mesiu yang kebetulan berada tidak jauh dari tempat Phineas Gage berada. sanggup berjalan keluar dari lokasi kejadian sebelum terjatuh dan mendapat . menembus otak dan melubangi tengkorak bagian atas Phineas Gage. Amerika Serikat.2. dengan ujung runcing terlontar keras menembus rahang Phineas Gage yang sedang terjatuh. batang besi ini menembus rahang. melemparkan perkakas dan besi-besi yang berada dekat dengan mesiu. masuk kedalam kepala. (2) Cannon-Bard theory. dan (3) Cognitive theory KASUS PHINEAS GAGE PADA TAHUN 1948 PHINEAS GAGE adalah manusia paling luar biasa dalam kemampuan bertahan hidup. Pada musim gugur tahun 1848 terjadilah kejadian paling naas dalam hidup Phineas Gage. Dan hanya harus kehilangan penglihatan pada mata kirinya. menusuk menyilang dari rahang hingga menembus otak dan melubangi tengkorak bagian atasnya.

Para peneliti mengidentifikasi area-area serta saraf-saraf spesifik dari otak yang terlibat dalam segala aspek pengalaman emosional. Ia kemudian diterima bekerja di sebuiah museum (Barnum‟s Museum). Misalnya : pada emosi jijik ataupun takut. Para dokter angkat tangan dan merasa tidak sanggup menyelamatkannya. Sisi kanan otak merupakan bagian yang penting dalam mengenali ekspresi emosi serta memproses perasaan emosional. dan ini merupakan operasi penyelamatan nyawa terbesar dalam sejarah. ia hanya kehilangan satu mata kirinya dalam kecelakaan tersebut. seperti: mengenali emosi pada orang lain. Proses terhubungnya emosi dengan otak. Amigdala bertanggung jawab untuk mengevaluasi informasi-informasi sensorik yang diterima. sedangkan bagian kiri dari prefrontal cortex merupakan bagian yang berperan khusus dalam memotivasi orang untuk mendekati orang lain. merasakan emosi. Sedangkan sisi kiri otak aktif saat memproses makna emosional. Pada tahun 1867 kuburannya digali kembali. emosi negatif. Respon awal dari amigdala kemudian di ambil alih serta diteruskan oleh hasil analisis lebih akurat yang dihasilkan oleh cortex. serta mengendalikan ataupun mengatur emosi. bagian kanan prefrontal cortex merupakan bagian yang berperan khusus dalam situasi menarik ataupun melarikan diri. hingga akhir hayatnya. beruntunglah seorang dokter ahli bedah bernama Dr. Misalnya : kebahagiaan. menentukan dengan cepat arti pentingnya suatu emosional. Prefrontal Cortex. terutama rasa takut. AREA OTAK TERKAIT EMOSI Kemampuan untuk merasa atau mengenali emosi-emosi tertentu dikendalikan oleh bagianbagian spesifik terkait pengalaman emosional. Harlow bersedia menangani operasinya. emosi psitif. ia masih menyimpan batang besi yang pernah menembus tengkoraknya. mengekspresikan emosi. katakanlah misalnya takut. Kedua cerebral hemisphere (sisi otak) juga mengendalikan tugas-tugas emosional yang berbeda.pertolongan. Phineas Gage selamat tanpa harus menjadi gila ataupun idiot akibat kerusakan otaknya. maka amigdala mengirim pesan ke semua bagian dari otak sehingga . serta berkontribusi dalam pengambilan keputusan awal untuk mendekati ataupun enjauhi sesuatu. Amigdala bekerja dengan cepat dalam mengevaluasi bahaya atau ancaman. Sangat luar biasa apalagi bila mengingat pada masa itu peralatan dan teknologi kedokteran belumlah secanggih sekarang. Operasi penyelamatan yang untung-untungan itu ternyata sukses. Amigdala (amygdala) berasal dari kata latin kuno yang berarti “ almod ” dan merupakan bagian kecil dari otak yang memiliki peran penting dalam emosi. untuk kepentingan studi. Ketika terjadi suatu kejadian yang memicu emosi. Phineas Gage masih hidup selama 10 tahun kemudian setelah kejadian tersebut. bertindak sesuai emosi. ataupun marah. Tengkorak dan batang besinya disimpan di Harvard Medical School's Warren Anatomical Museum di Boston.

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar. Ketika ada suatu kejadian yang tidak diinginkan. mengaktifkan sistem kardiovascular. Pada manusia alternatif responnya bisa lebih banyak. negosiasi. apakah lawan atau berlari. Dari thalamus sebagian besar informasi mengalir ke neocortex dibandingkan ke amygdala. keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. diskusi. merayu. ketiadaan prefrontal lobes membuat individu tidak memiliki aspek emosional pada hidupnya. hingga lari. meningkatkan laju detak jantung yang meninggikan tekanan darah dan membuat nafas menjadi lebih cepat dan dangkal. Rute antara thalamus ke neo cortex panjangnya dua kali lebih panjang dibandingkan rute dari thalamus ke amygdala. sehingga panca indra menjadi lebih siaga. Satu jalur menuju ke thalamus berlanjut ke neo cortex. responnya sangat terbatas. Informasi dari thalamus ke amygdala dapat bergerak dalam satuan 12/1000 detik (lebih singkat dari pada satu nafas). Pada binatang. mulai dari lawan. pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya. Arsitektur ini yang memungkinkan amygdala dapat merespon lebih cepat (sangat kilat) bahkan sebelum neo cortex menerima dan mengenali keseluruhan informasi yang dikirim dari thalamus. Hal ini dilakukan dengan cara memicu pusat pergerakan.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Bagian yang mengatur aliran informasi tersebut adalah prefrontal lobes. gerakan. mensiagakan otot dan lainnya. tekanan darah. Penelitian yang dilakukan oleh LeDoux mengindikasikan bahwa aliran informasi yang diterima dari panca indra terpecah menjadi dua jalur. Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1. sementara jalur yang lain mengarah ke amygdala. amygdala juga mengirim pesan ke batang otak sehingga memunculkan ekspresi takut. OTAK DAN EMOSI Otak adalah pusat sistem saraf. perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung. ketegangan. prefrontal lobes melakukan penimbangan untung-rugi atas respon yang akan dilakukan.memicu dikeluarkannya hormon yang berkenaan dengan reaksi paling primitif. lawan atau lari. Sama seperti amygdala. . Jalur langsung dari thalamus ke amygdala terdiri atas rangkaian neuron yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan pada jalur yang menghubungkan thalamus dengan neo cortex. Selain itu amygdala juga memicu dikeluarkannya neurotransmitter norepinephrine untuk meningkatkan reaksi dari area utama otak.

bau busuk. misalnya mendapat untung usaha. dan batasan sosial) Mengalami atau mengamati suatu perlakuan yang tidak biasa. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan. terhambat dan frustrasi (secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. emosi. Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Emosi terbagi menjadi dua yaitu emosi positf dan emosi negatif. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron. rekan. memperoleh hadiah. guru. Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. baik itu yang bersumber dari diri maupun dari orang disekitar kita. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia. melihat sesuatu atau seseorang yang kotor dan sangat buruk . dan orang yang dinilai penting dan dihargai Mengingat hal-hal yang familiar. Sukses dalam aktivitas baru Sukses bertemu teman baru atau sahabat baru Melihat atau mendengar sesuatu yang baru dan menyenangkan Sedangkan contoh dari Emosi negatif diantaranya adalah Emosi marah. mendapatkan juara kelas. Adapun situasi-situasi yang bisa menimbulkan emosi bahagia di antaranya adalah adalah:        Aktivitas yang tujuannya diinginkan atau tercapainya tujuan yang diinginkan Mendapat keuntungan secara umum. situasi-situasi yang bisa menimbulkan emosi marah di antaranya:      Ditekan untuk melakukan sesuatu Terhina (baik secara psikologis maupun secara verbal) Keterbatasan. Keterkungkungan yang terus terjadi dan tercegahnya pemenuhan kebutuhan Emosi jijik. ingatan. memperoleh uang. sesuatu yang berminyak dan berlendir. terancam oleh seseorang. bertemu seseorang atau sesuatu yang dikenal. Situasi-situasi yang bisa menimbulkan emosi jijik di antaranya adalah:  Adanya sensasi yang timbul karena rasa yang tidak enak. seperti mengurangi aktivitas yang menyenangkan.Otak dan Emosi Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensi aksi. serangan berbahaya. Emosi Pengertian emosi yaitu dapat tumbuh ketika ada sesuatu yang terjadi pada diri manusia. dan lainnya Persetujuan sosial dari teman. orang tua. Emosi positif adalah emosi bahagia.

Ketika terjadi suatu kejadian yang memicu emosi. bagian yang sangat berkenaan langsung dengan emosi adalah amygdala (bahasa latin untuk almond) karena bentuknya yang hampir menyerupai kacang almond. teman bahkan ibunya menjadi sangat buruk. mengaktifkan sistem kardiovascular. Perilaku yang sangat bertentangan dengan standar norma. dihina dan dimarahi oleh lawan yang lebih kuat Kehilangan dukungan Keterasingan Bagian Otak yang Berhubungan Langsung dengan Emosi Otak dan Emosi Setelah kita tahu anatomi otak. amygdala perlu memicu struktur sekitarnya hingga dikeluarkan air mata. Otak manusia memiliki dua amygdala yang ukurannya relatif lebih besar dibandingkan primata lainnya. atau karena ide. Pengenalannya pada kadar emosi dari suatu kejadian menjadi sangat minim. penting kiranya penulis menjelaskan bagian otak yang berhubungan langsung dengan emosi. agama. namun pengenalannya pada kerabat. Di otak. moral dan kebiasaan Emosi terkejut. individu tersebut menjadi kurang tertarik pada individu lain. Ekspresinya untuk berbagai kondisi menjadi pasif. Selain itu amygdala juga memicu dikeluarkannya neurotransmitter norepinephrine untuk meningkatkan . katakanlah misalnya takut. Proses Terhubungnya Emosi dengan Otak Penulis akan memberikan contoh bagaimana proses terhubungnya emosi dengan otak. apakah lawan atau berlari. Hal ini dilakukan dengan cara memicu pusat pergerakan. Situasi-situasi yang bisa menimbulkan emosi takut di antaranya adalah :     Hidup dalam bahaya. situasi-situasi yang bisa menimbulkan emosi terkejut di antaranya adalah:   Kejadian yang tidak diharapkan Sensasi yang luar biasa (dari sisi rasa maupun penglihatan) Emosi takut. Kondisi ini disebut sebagai affective blindnness.Walaupun ia masih dapat berkomunikasi dan menjalani berbagai tes kognitif. Pada individu yang amygdala-nya diambil untuk alasan medis. Terancam secara verbal maupun fisik. dihukum. maka amygdala mengirim pesan ke semua bagian dari otak sehingga memicu dikeluarkannya hormon yang berkenaan dengan reaksi paling primitif. Amygdala merupakan komponen utama penghasil emosi. karena seseorang. karena untuk dapat menangis. Amygdala merupakan bagian otak yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori yang berkaitan dengan emosi. Adapun neuroscientist yang pertama kali menemukan fungsi amygdala pada fungsi emosional dari otak manusia adalah Joseph LeDoux (Centre for Neural Science. baik bahaya karena kejadian. mensiagakan otot dan lainnya. Wajar saja jika individu ini tidak dapat menangis. New York University).

Tanpa berpikir apapun Anda lari begitu saja. lawan atau lari. Misalnya ada yang mengganggu maka muncullah marah. Bayangkan tiba-tiba Anda bertemu dengan ular. meningkatkan laju detak jantung yang meninggikan tekanan darah dan membuat nafas menjadi lebih cepat dan dangkal. maka Anda berusaha menyelesaikan pekerjaan. Pada binatang. Satu jalur menuju ke thalamus berlanjut ke neo cortex. Anda merasa takut. ketegangan. Artinya. Apakah fungsi-fungsi emosi? . Pada manusia alternatif responnya bisa lebih banyak. Emosi memiliki fungsi-fungsi vital bagi manusia. Ketika ada suatu kejadian yang tidak diinginkan. Anda mungkin merasa terkejut dan lalu melompat. Informasi dari thalamus ke amygdala dapat bergerak dalam satuan 12/1000 detik (lebih singkat dari pada satu nafas). Jika tidak selesai maka Anda akan dipecat. Jalur langsung dari thalamus ke amygdala terdiri atas rangkaian neuron yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan pada jalur yang menghubungkan thalamus dengan neo cortex. Karena terkejut itulah maka Anda selamat dari gigitan ular. Emosi yang dialami manusia menjadikan manusia mampu menimbulkan respon berdasarkan informasi yang diterimanya. 1. Bahwa aliran informasi yang diterima dari panca indra terpecah menjadi dua jalur. ketiadaan prefrontal lobes membuat individu tidak memiliki aspek emosional pada hidupnya. sehingga panca indra menjadi lebih siaga. Dari thalamus sebagian besar informasi mengalir ke neo cortex dibandingkan ke amygdala. seseorang mungkin akan bertindak mengusir si pengganggu. Lalu karena marah. Menimbulkan respon otomatis sebagai persiapan menghadapi krisis.reaksi dari area utama otak. Menyesuaikan reaksi dengan kondisi khusus. responnya sangat terbatas. negosiasi. 2. prefrontal lobes melakukan penimbangan untung-rugi atas respon yang akan dilakukan. hingga lari. Sama seperti amygdala. Bayangkan juga saat Anda bertemu harimau di hutan. Oleh karena rasa takut itu. merayu. mulai dari lawan. Rute antara thalamus ke neo cortex panjangnya dua kali lebih panjang dibandingkan rute dari thalamus ke amygdala. karena Anda takut maka Anda melarikan diri. amygdala juga mengirim pesan ke batang otak sehingga memunculkan ekspresi takut. Masing-masing fungsi itu berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia karena membantu dalam penyesuaian terhadap lingkungan. keadaan krisis bisa dilewati karena Anda memiliki respon otomatis. Arsitektur ini yang memungkinkan amygdala dapat merespon lebih cepat (sangat kilat) bahkan sebelum neo cortex menerima dan mengenali keseluruhan informasi yang dikirim dari thalamus. diskusi. Tiba-tiba saja Anda melompat. . sementara jalur yang lain mengarah ke amygdala. Bagian yang mengatur aliran informasi tersebut adalah prefrontal lobes. Bayangkan juga Anda dimarahi oleh atasan Anda karena kerja Anda tidak beres. Anda otomatis merespon ular dengan melompat. Secara umum terdapat sekurang-kurangnya 7 fungsi emosi bagi manusia. dan merespon harimau dengan berlari.

Jika Dono maupun Evi merasakan emosi suka yang kuat. Anda semakin dekat dengan teman-teman Anda karena terbangunnya emosi yang positif yang terus menerus lebih kuat dalam hubungan itu. penerimaan. . Emosi-emosi tertentu mendorong seseorang melakukan tindakan tertentu. Nah. Lalu misalnya Anda sedang berlayar di lautan dengan kapal laut. akan membuat hubungan sosial yang ada semakin erat. Meningkatkan daya ingat terhadap memori tertentu Seseorang akan lebih mengingat kembali kenangan-kenangan yang diliputi oleh emosi yang kuat. kedamaian. Misalnya diancam preman. Memotivasi tindakan yang ditujukan untuk pencapaian tujuan tertentu. Mungkin Anda juga rela menemaninya mendaki gunung. Kapal Anda digoncang kesana kemari. Anda berbuat macam-macam hal untuk menarik perhatian yang Anda cintai. Anda jadi lebih waspada. Meningkatkan ikatan sosial Apa jadinya jika hubungan sosial Anda dengan orang lain tanpa ada emosi? Hubungan itu hambar saja. Anda lalu memakai pelampung. Mungkin juga Anda berpesan akan membalas dendam padanya. diserang anjing. Misalnya pertama kali dicium pacar karena saat itu Anda seperti melayang-layang di awan rasanya.Pada saat Anda ditinggalkan oleh orang yang Anda sayangi. Mengomunikasikan sebuah niat pada orang lain Anda marah. boleh jadi mereka akan beranjak ke kencan berikutnya. padahal Anda takut ketinggian. Lalu misalnya saat Anda ditinggal mati orangtua Anda. emosi yang dialami Dono maupun Evi pada saat kencan akan menjadi tolak ukur apakah kencan itu akan diingat kuat. kegembiraan. Mempengaruhi memori dan evaluasi suatu kejadian Dono bertemu dengan seorang dara bernama Evi. Anda akan bersedih hati. Boleh jadi karena emosi cemas. 6. Mungkin Anda berpesan bahwa Anda ingin memukul orang yang membuat marah. atau dilupakan. Misalnya pada saat mengalami emosi cinta. atau melakukan tindakan keamanan lainnya. 4. Adanya emosi yang positif seperti rasa bahagia. Mereka berkenalan. Jika mereka tidak merasakan apa-apa. sayang. Karena emosi itu. Begitu juga saat Anda mengingat saat-saat dimana Anda merasa sangat ketakutan. Intinya. berpegangan erat. Saat itu ada badai besar menerjang. maka boleh jadi akan saling melupakan. Setelah berkenalan. Anda rela menembus hujan lebat karena ingin menunjukkan bahwa Anda selalu menepati janji. 7. ada pesan dibalik emosi Anda. atau yang lain. Tidak akan ada rasa dekat yang terbangun. Wajahnya cantik. 3. adanya sedih membuat Anda menyesuaikan diri dengan reaksi yang tepat untuk kondisi kehilangan. 5. Anda mengingatnya kuat karena saat itu Anda merasakan kesedihan yang sangat. Apa pesan Anda? Anda mungkin berpesan bahwa Anda tidak ingin disepelekan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful