BAB I PENDAHULUAN

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup, termasuk manusia. Air merupakan asal muasal dari segala macam bentuk kehidupan di planet bumi ini. Dari air bermula kehidupan dan karena air peradaban tumbuh dan berkembang. Tanpa air, berbagai proses kehidupan tidak dapat berlangsung, sehingga penyediaan air baku untuk kebutuhan domestik, irigasi dan industri menjadi menjadi perhatian dan prioritas utama. Karena itulah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mendeklarasikan bahwa air merupakan hak azasi manusia; artinya, setiap manusia di muka bumi ini mempunyai hak dasar yang sama terhadap pemakaian air.1 Di Indonesia, hak masyarakat terhadap penggunaan air dijamin melalui Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 19454, dan UndangUndang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Dalam perkembangannya, air secara sangat cepat menjadi sumber daya yang makin langka dan relatif tidak ada sumber penggantinya. Meskipun Indonesia termasuk 10 negara kaya air, namun dalam

pemanfaatannya terdapat permasalahan mendasar yang masih terjadi. Pertama, adanya variasi musim dan ketimpangan spasial ketersediaan air. Pada musim hujan, beberapa bagian di Indonesia mengalami kelimpahan air yang luar biasa besar sehingga berakibat terjadinya banjir dan kerusakan lain yang ditimbulkannya. Di sisi lain, pada

1

maka sumber daya air merupakan sumber daya alam yang sangat vital bagi hidup dan kehidupan makhluk serta sangat strategis bagi pembangunan perekonomian. perkotaan dan industri sering mendapatkan gangguan secara kuantitas – dalam arti terjadinya penurunan debit air baku akibat terjadinya pembukaan lahan-lahan baru bagi pemukiman baru di daerah hulu yang berakibat pada pengurangan luas catchment area sebagai sumber penyedia air baku. menjaga kesatuan dan ketahanan nasional sehingga harus dikelola secara terpadu. 2 Pada sisi lain penyediaan air baku yang dibutuhkan bagi kegiatan rumah tangga. secara kualitas penyediaan air baku sering tidak memenuhi standar karena adanya pencemaran air sungai oleh limbah rumah tangga.3 Mempertimbangkan hal-hal tersebut. 2 . sedangkan jumlah penduduk Indonesia yang terus bertambah menyebabkan kebutuhan air baku meningkat secara drastis. dan industri. Masalah kualitas air semakin mempersempit alternatif sumber-sumber air yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. perkotaan.musim kering kekurangan air dan kekeringan menjadi bencana di beberapa wilayah lainnya. bijaksana. dan professional. Permasalahan mendasar yang kedua adalah terbatasnya jumlah air yang dapat dieksplorasi dan dikonsumsi. Disamping itu.

komponen-komponen utama dari bagian siklus hidrologi adalah : a. b.1 Air juga mempunyai peranan yang sangat luas dalam kehidupan sehari-hari. Penyedia air baku untuk air bersih pada kebutuhan domestik dan industri. Siklus hidrologi (Hydrologic Sycle) merupakan peredaran air dibumi melalui udara. berada di Laut sebagai air laut dan bahkan dapat berupa uap air yang didefinisikan sebagai air udara (bibit air). berada dalam tanah sebagai air tanah. dapat berupa zat cair yang mengalir sebagai air permukaan. Penguapan (Evapo-transpirasi). perkebunan dan    kehutanan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Air dapat berupa zat padat sebagai es dan salju. Curah hujan (Precipitasi). Sebagai unsur proses photo sintesa dalam produk tanaman pertanian. 3 . dimana beberapa peran pokok yang dapat dijelaskan dibawah ini antara lain adalah :   Sebagai komponen dasar dari salah satu media perhubungan. Sebagai salah satu Energi penggerak. permukaan tanah maupun lapisan dibawah permukaan tanah dan ini bisa berlangsung berkat ketersediannya sumber energi matahari. berada diudara sebagai hujan.

Irian Jaya 4 .984. 358 juta m3/tahun di Sulawesi (38 cekungan). 1milyar m3/tahun di Sumatera (53 cekungan). baik air minum maupun air untuk mengairi tanaman. terdiri atas (UNESCO.984.46% Air asin di luar air laut : 12. tersebar di 224 cekungan air.610 km3 atau 3.172 milyar m3/tahun di Jawa-Madura (60 cekungan). air yang dibutuhkan untuk konsumsi dunia. 1988 dalam Kodoatie dan Sjarief. sudah tak cukup lagi. air tidak dapat lagi hanya dipandang sebagai barang sosial (social goods). maka air perlu dipandang sebagai barang ekonomis (economic goods) tanpa harus melepaskan fungsi sosialnya.53%.995.385.610 km3. namun seiring dengan kaberadaannya yang semakin langka (scarcity).2. Sebarannya: 1. Resapan (Infiltrasi).1 Dewasa ini. Kalimantan 557 milyar m3/tahun dan Jawa 118 m3/tahun.029. Potensi total air tanahnya 4.400 km3 atau 0. dalam 20 tahun ini.c.7 milyar m3/tahun. 2005): Air laut : 1.210 km3 atau 2. Di dunia secara garis besar total volume air yang ada. air asin dan air tawar adalah 1.93% Air tawar : 35. d. Limpasan permukaan (Surface Run Off). Berdasarkan laporan World Commission On Water.3 Potensi Air di Indonesia Menurut Ditjen Pengairan PU (1994). Hanya 2.338.54% Lainnya (air tawar + asin) : 47. potensi air permukaan Indonesia lebih kurang 1.2 Bumi sebenarnya masih mempunyai banyak persediaan air tetapi hanya sedikit sekali air yang layak dikonsumsi.000 km3 atau 96. Dan dua pertiga dari jumlah itu terkubur dalam gunung es dan glasier.401 milyar m3/tahun.789 milyar m3/tahun. dengan sebaran: Irian Jaya 1. 1978 dalam Chow dkk.000.5 persen saja air di dunia ini yang tidak mengandung garam.

Kalimantan 830 juta m3/tahun (14 cekungan) dan sisanya 1. Pulau Jawa yang luasnya mencapai tujuh persen dari total daratan wilayah Indonesia hanya mempunyai empat setengah persen dari total potensi air tawar nasional. masih di bawah standar kecukupan yaitu 2000 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah ini akan terus menurun sehingga pada tahun 2020 diperkirakan hanya akan tersedia sebesar 1. Kajian global kondisi air di dunia yang disampaikan pada World WaterForum II di Denhaag tahun 2000. kelembagaan yang masih lemah dan peraturan perundang-undangan yang tidak memadai. fluktuasi debit air sungai yang sangat besar.217 juta m3/tahun (17 cekungan).123 juta m3/tahun tersebar di beberapa pula.4 Keberadaan potensi dan penyebaran sumber air dibumi sangat bergantung kepada keadaan geologi suatu daerah. sifat-sifat fisik batuan dan kimia batuan. memproyeksikan bahwa pada tahun 2025 akan terjadi krisis air di beberapa negara. namun pulau ini dihuni oleh sekitar persen total penduduk Indonesia.4 Meskipun Indonesia termasuk 10 negara kaya air namun krisis air diperkirakan akan terjadi juga. kondisi ini meliputi sejarah pembentukan lapisan batuan. pemakaian air yang tidak efisien.5 Kondisi ini menggambarkan potensi kelangkaan air di Pulau Jawa sangat besar. Apabila fenomena ini terus berlanjut maka akan terjadi keterbatasan pengembangan 5 . sebagai akibat dari kesalahan pengelolaan air yang tercermin dari tingkat pencemaran air yang tinggi.750 meterkubik per kapita per tahun.200 meter kubik per kapita per tahun. Jika dilihat ketersediaan air perkapita per tahun. struktur geologi dan sebagainya. di Pulau Jawa hanya tersedia 1.

hewan dan tumbuhan dalam mempertahankan kehidupannya (Chatib. sasaran strategis pengelolaan potensi sumber daya air adalah menjaga keberlanjutan dan ketersediaan potensi sumberdaya air melalui upaya konservasi dan pengendalian kualitas sumber air baku. yaitu perencanaan. perlindungan.5 Secara prinsip. sehingga kualitas yang dihasilkan kurang memenuhi syarat sebagai sumber air baku untuk air bersih (PH nya rendah dengan sifat asam). sumber air yang dipergunakan untuk kebutuhan air baku diantaranya adalah : Air Hujan Air hujan merupakan air yang jatuh dari awan menuju ke permukaan bumi yang di dalamnya terkandung unsur – unsur bahan kimia akibat pada saat jatuh melalui udara bebas yang mengandung unsur kimia yang diakibatkan oleh kualitas udara dan pola angin setempat. 1994). dan pengendalian.dan pelaksanaan pembangunan di daerah karena daya dukung sumberdaya air yang telah terlampaui.1 SUMBER AIR BAKU Sumber air adalah keberadaan air sebagai air baku untuk air bersih bagi kebutuhan hidup manusia. Air Tanah Air tanah adalah seluruh jenis air yang terdapat dalam lapisan pengandung air dibawah permukaan tanah yang mengisi rongga-rongga batuan didalam lajur jenuh 6 . pemanfaatan. Sasaran strategis tersebut ditempuh melalui 4 (empat) tahapan yang saling terkait.

Suatu daerah yang mempunyai potensi air tanah sangat tergantung kepada hal-hal berikut ini : a. Bentuk butir dan keseragaman lapisan akuifer. b.(Saturated Zone). kondisi air dalam keadaan bebas (tidak mengalami tekanan) karena tempatnya pada daerah akifer di atas lapis kedap air sampai kepermukaan tanah. Air Tanah Bebas adalah air yang elevasinya dekat sekali dengan permukaan bumi yang berkedalaman antara 5 – 15 m.5 7 .3. sehingga tekanan airnya sama dengan tekanan udara luar. Mata air adalah tempat dimana munculnya air dari suatu celah batuan lapisan akufer. c. Tebal dan luasnya penyebaran lapisan pembawa air. permukaan air tanahnya lebih tinggi dari posisi aquifer-nya sendiri. pada umumnya banyak dijumpai pada daerah-daerah kaki gunung atau kaki perbukitan. Luas dan tersedianya sumber air untuk pengisian kembali (Richarge Area). Bentuk permukaan bumi (Topografi). 2.4 Sumber air baku yang berasal dari air tanah ada 3 macam yaitu : 1. Sifat aliran air dari mata air mengalir membentuk alur-alur dan akhirnya ke sungai. Air Tanah Tertekan adalah air tanah yang terkandung pada lapisan aquifer yang terletak diantara kedua kedua lapis kedap air (bagian atas dan bawah). d. 3.

maka peningkatan operasi dan pemeliharaan prasarana air baku yang sudah dibangun mutlak 8 . Contoh fenomenal dalam pengadaan air baku untuk air minum adalah pengadaan air baku untuk DKI Jakarta yang sebagian besar dipasok dari Waduk Jatiluhur pada sungai Citarum.Air Permukaan Di negara yang beriklim tropis debit sungai pada umumnya berfluktuasi sesuai dengan sifat musimnya. awalnya suplai air minum umumnya berasal dari sumur-sumur dalam. fluktuasi ini memberikan pengaruh terhadap debit dan kualitas sungai. Sejalan dengan makin besarnya kebutuhan pasokan air baku untuk air minum yang harus dipenuhi dari aliran air sungai. Air baku untuk air minum Jakarta yang diambil dari waduk dialirkan melalui Saluran Induk Tarum Barat yang merupakan bagian dari Jaringan Irigasi Jatiluhur. Dengan demikian. dukungan infrastruktur sumberdaya air terhadap pemenuhan kebutuhan air baku baik untuk air minum maupun keperluan rumah tangga lainnya menjadi sangat penting. Mengingat pentingnya peran infrastruktur sumber daya air dalam mendukung penyediaan air baku. namun karena jumlah dan kapasitasnya sangat terbatas akhirnya kota-kota besar terpaksa menggunakan air baku dari aliran sungai yang melewati kota atau yang mengalir tidak jauh dari kota dengan terlebih dahulu dijernihkan melalui instalasi penjernihan air. sebaliknya pada musim kemarau alirannya mengecil yang diiringi dengan tingkat erosi yang kecil sampai dengan nol. makin besar pula peran infrastruktur sumberdaya air dalam mendukung pengadaan air baku. pada saat musim hujan air sungai umumnya banyak membawa material hasil erosi yang mengakibatkan kekeruhan tinggi (Instalasi Pengolahan Air Tidak mampu lagi untuk menjernihkan air). Pada daerah-daerah perkotaan.

Syarat Mikrobiologis : Jumlah total koliform dalam 100 ml air yang diperiksa maksimal adalah 50 untuk air yang berasal dari bukan perpipaan dan 10 untuk air yang berasal dari perpipaan. 9 .6 Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut : a. Apabila tidak diperhatikan. maka air yang dipergunakan masyarakat dapat mengganggu kesehatan manusia. Air bersih merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk memenuhi standar kehidupan manusia secara sehat. tidak berasa b. Ketersediaan air yang terjangkau dan berkelanjutan menjadi bagian terpenting bagi setiap individu baik yang tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Untuk mendapatkan air yang baik. Syarat Fisik : tidak berbau. saat ini menjadi barang yang mahal karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari hasil kegiatan manusia. Syarat Kimia : Kadar besi maksimum yang diperbolehkan 1.6 Air mempunyai hubungan yang erat dengan kesehatan. limbah dari kegiatan industri dan kegiatan-kegiatan lainnya Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.0 mg/l.5. kesadahan maksimal 500 mg/l c. baik limbah dari kegiatan rumah tangga.dilakukan secara terus menerus untuk mempertahankan dan menjaga kehandalan layanan penyediaan air baku. 416/Menkes/Per/IX/1990. yang dimaksud air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. sesuai dengan standar tertentu.

 Pada tempat-tempat yang miring misalnya pada lereng-lereng pegunungan. Jenis sarana air bersih ada beberapa macam yaitu sumur gali. letak sumur gali diatas sumber pencemaran. Sumur gali yang dipandang memenuhi syarat kesehatan ialah : 1. tempat pembuangan sampah.Sarana air bersih adalah bangunan beserta peralatan dan perlengkapannya yang menghasilkan. menyediakan dan membagi-bagikan air bersih untuk masyarakat. penampungan mata air. sumur pompa tangan dangkal dan sumur pompa tangan dalam. Lokasi  Jarak minimal 10 meter dari sumber pencemaran misalnya jamban. dan perpipaan.7 meter dari permukaan tanah untuk mencegah rembesan air bekas pemakaian ke dalam sumur. 10 .  Lokasi sumur gali supaya diusahakan pada daerah yang bebas banjir. tempat penampungan air hujan.  Lokasi sumur gali harus terletak pada daerah yang lapisan tanahnya mengandung air sepanjang musim. lubang resapan. Konstruksi  Dinding sumur harus kedap air sedalam 3 meter dari permukaan tanah untuk mencegah rembesan dari air permukaan. 2.1-3 Air sumur merupakan sumber air yang paling banyak dipergunakan masyarakat Indonesia.  Bibir sumur harus kedap air minimal setinggi 0. tempat pembuangan air kotor. kandang ternak dan tempat-tempat pembuangan kotoran lainnya.

pengelolaan kwalitas air dan pengendalian pencemaran air. pengawetan air. Keseimbangan .  Lantai harus kedap air dengan jarak antara tepi lantai dengan tepi luar dinding sumur minimal 1 meter dengan kemiringan ke arah tepi lantai.  Dilengkapi dengan sumur atau lubang resapan air limbah bagi daerah yang tidak mempunyai saluran penerimaan air limbah. pengurangan air segar dari sebuah ekosistem tidak akan melewati nilai penggantian alamiahnya.2 KONSERVASI SUMBER DAYA AIR Dalam kegiatannya mengacu pada pola pengelolaan sumber daya air yang ditetapkan pada setiap wilayah sungai dan menjadi acuan dalam perencanaan tata ruang meliputi : perlindungan dan pelestararian sumber air.  Saluran pembuangan air kotor atau bekas harus kedap air sepanjang minimal 10 meter dihitung dari tepi sungai. Cara pengambilan air dari dalam sumur sedemikian rupa sehingga dapat mencegah masuknya kotoran kembali melalui alat yang dipergunakan misalnya pompa tangan.Untuk menjamin ketersediaan untuk generasi masa depan. melalui metode teknologi atau perilaku sosial. Usaha konservasi air bertujuan untuk: 1. Penghematan air atau konservasi air adalah perilaku yang disengaja dengan tujuan mengurangi penggunaan air segar. 11 . timba dengan kerekan dan sebagainya.

California)[1]. Konservasi habitat .Pemompaan air.Penggunaan air oleh manusia yang diminimalisir untuk membantu mengamankan simpanan sumber air bersih untuk habitat liar lokal dan penerimaan migrasi aliran air. memiliki slope cukup. beresiko banjir. 3.2.6 Untuk skala kawasan pengelolaan sumber daya air dibedakan ke dalam beberapa karateristik zona yang spesifik.  Zona IV merupakan zona berbukit. pengiriman. namun ketersediaan air tanah sedikit karena merupakan daerah tangkapan air (catchment area) bagi zona I. tidak ada resiko banjir maupun genangan. berlokasi pada dataran agak tinggi. dan III. termasuk usaha-usaha baru pembangunan waduk dan infrastruktur berbasis air lain (pemeliharaan yang lama). II. 12 . dan fasilitas pengolahan air limbah mengonsumsi energi besar. walaupun kerap tergenang. dan air tanah yang sensitif (rawan) terhadap polusi  Zona III merupakan zona datar dengan muka tanah yang relatif tinggi. Penghematan energi . yaitu :  Zona I merupakan zona rendah sepanjang garis pantai. kualitas air tanah yang baik. Di beberapa daerah di dunia (contohnya. seringkali banjir. lahan relatif subur. baik untuk budidaya tanaman pangan. dan tidak ada resiko banjir. memiliki tanah yang lembek dan adanya intrusi air laut ke air bawah tanah  Zona II merupakan zona rendah.

Selain itu dijelaskan pula upaya pemerintah melalui perumusan Undang-Undang tersebut pada bab V mengenai pengendalian daya rusak air. penanggulangan dan pemulihan. dan atau Pelestarian hutan lindung. Zona V merupakan zona pegunungan dengan kelerengan (slope) yang tinggi dan kecepatan aliran permukaan (fast flowing surface water) yang tinggi pula. Namun penggunaan sumber daya air pada akhir-akhir tahun ini tidak terjadinya keseimbangan antara peningkatan kuantitas air yang diinginkan dengan realitas kualitas air yang terjadi. Upaya menangani kasus tersebut tercermin dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 Bab II pasal 21 tentang konservasi sumber daya air yang ditujukan untuk menjaga kelangsungan keberdayaan daya dukung. Perencaan pengendalian daya rusak air disusun secara terpadu dan menyeluruh dalam pola pengelolaan sumber daya air. Pengendalian 13 . Pengendalian dilakukan secara meneluruh meliputi upaya pencegahan. kawasan pelestarian alam. daya tampung dan fungsi sumber daya air. Kejadian krisis air bersih yang melanda sebagian besar kota-kota di bangsa ini merupakan pekerjaan rumah pemerintah untuk mengatasinya. sebagai berikut: Pemeliharaan kelangsungan fungsi resapan air dan daerah tangkapan air Pengendalian pemanfaat sumber air Pengisian air pada sumber pengaturan prasarana dan sarana sanitasi Perlindungan sumber air dalam hubungannya dengan kegiatan pembangunan dan pemanfaatan lahan pada sumber air Pengendalian pengolahan tanah di daerah hulu Pengaturan daerah sempadan sumber air Rehabilitasi hutan dan lahan.4 Penggunaan sumber daya air ditujukan untuk memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan dan mengutamakan pemenuhan kebutuhan pokok kehidupan masyarakat secara adil. kawasan suaka alam. Kegiatan konservasi atau perlindungan dan pelestarian sumber daya air.

 Melakukan upaya konservasi air dengan cara menampung atau menyimpan air pada saat berlebih untuk digunakan pada saat dibutuhkan (kemarau) terutama untuk pemenuhan kebutuhan domestik (seperti desa saya-Waimana-LarantukaFlores Timur)     Pembangunan waduk Menjaga kelestarian sawah sebagai preservasi air Memulai program pengijauan pada lahan kosong Penggunaan teknologi Biogas guna mengurangi risiko polusi sungai dan sumber air oleh kegiatan peternakan  Mendaur ulang air limbah atau Curieau atau disebut juga Aqua Industrial Water Treatment. paling tidak kita akan mendapatkan sebidang tanah yang pori-porinya cukup ramah untuk menerima limpasan air hujan dan menyimpannya pada kedalaman yang lebih dalam. Hal. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi kelangkaan air pada musim kemarau.melibatkan peran serta aktif dari masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah.5. Rumah itu disebut dengan biopori atau pori-pori hidup di dalam tanah.6 14 .hal yang bisa kita lakukan seperti :   Menata ulang tata kota agar berbasis ekologis Membuat “rumah” untuk cacing tanah. pemerintah daerah serta pengelola sumber daya air wilayah sungai dan masyarakat. Cacing tanah adalah organisme dari kelas oligochaeta yang mampu menembus tanah hingga kedalaman 8 m. Dengan membuat satu rumah cacing.

d. c. kaporit dan bubuk kapur). arang aktif (dapat dari batok kelapa. setelah beberapa menit akan tampak kepingan yang lebih besar. Setelah itu endapkan selama setengah jam. Ke dalam kaleng kedua yang berisi pasir dialirkan air dari kaleng pertama. b. kemudian kesemuanya diaduk dalam beberapa menit. tetapi lama-lama akan jernih. tawas. Sediakan pula empat buah kaleng. Kaleng ketiga adalah sebagai penampung air yang telah disaring dari kaleng kedua. Air yang mengalir mula-mula keruh. telah dapat dipergunakan untuk sumber air bersih. Setelah tampak kepingkeping bubuhkanlah satu sendok makan bubuk kapur. dalam proses pengolahan kedalamnya dibubuhi setengah sendok teh kaporit. kemudian aduk lagi. Air yang keluar dari kaleng keempat ini.4 15 . Air dalam kaleng ketiga ini digunakan untuk proses pengendapan sisa kotoran yang mungkin ada. Sediakanlah bahan-bahan seperti pasir. Kaleng keempat diisi dengan arang aktif gunanya untuk menghilangkan bau khlor yang ada. e. 2 sendok makan tawas yang telah dilarutkan terlebih dahulu.Pengolahan air untuk keperluan rumah tangga dapat dilakukan dengan sederhana dengan cara sebagai berikut : a. Kaleng pertama dipakai untuk menampung air yang akan dibersihkan.

namun yang dapat dikonsumsi oleh manusia untuk keperluan air minum sangatlah sedikit. anggaran yang tidak mencukupi. semakin besar pula kebutuhan akan air minum. Sehingga ketersediaan air bersih pun semakin berkurang. Sekitar 119 juta rakyat Indonesia belum memiliki akses terhadap air bersih (Suara Pembaruan – 23 Maret 2007). Kemudian krisis air bersih ini juga memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan masyarakat diantaranya dampak bagi kesehatan yaitu timbulnya berbagai macam penyakit dan dampak ekonomi yaitu sulitnya air bersih didapatkan terutama bagi rakyat miskin. Ketersediaan air di dunia ini begitu melimpah ruah. baru mencapai 20 persen dari total penduduk Indonesia. Itupun yang dominan adalah akses untuk perkotaaan Penyebab dari terjadinya krisis air bersih ini antara lain: perilaku manusia yang kurang. global warming.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Air merupakan unsur yang vital dalam kehidupan manusia. kerusakan lingkungan.789 milyar m3/tahun. Dari total jumlah air yang ada. Selain itu. kecenderungan yang terjadi sekarang ini adalah berkurangnya ketersediaan air bersih itu dari hari ke hari. manajemen pengelolaan air yang buruk. Penduduk Indonesia yang bisa mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Populasi yang terus bertambah dan sebaran penduduk yang tidak merata. hanya lima persen saja yang tersedia sebagai air minum. Semakin meningkatnya populasi. 16 . serta buruknya kinerja PAM PDAM. Potensi air permukaan Di Indonesia sendiri lebih kurang 1. sedangkan sisanya adalah air laut.

SARAN − Sumber daya air akan lestari apabila dalam pemanfaatannya disertai dengan tindakan konservasi. disamping itu perlu adanya penghijauan untuk melindungi kelestarian sumber daya air. 17 . − Perlu adanya upaya yang bisa dilakukan supaya potensi mata air tetap terjaga dan terpelihara dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan oleh penduduk dengan sebaik-baiknya.

edublogs. Konservasi air. 3.html.wikipedia.org/wiki/Konservasi_air. Pemanfaatan Sumber Daya Air Melalui Pendekatan Penataan Ruang. URL: http://www. 2. Samekto C.org/48859b722.DAFTAR PUSTAKA 1. Menanggulangi Kelangkaan Air Dengan Konservasi Sumber Daya Air.html. Makalah Krisis Air Bersih di Indonesia.unhcr. 2008 . Direktur Penataan Ruang Wilayah Tengah-Ditjen Penataan Ruang-Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. URL: http://www. Accessed 20th March 2012.com/PEMANFAATAN-SUMBER-DAYA-AIRMELALUI-PENDEKATAN-PENATAAN-RUANG--rtf.html.org/esid/hds/issues/watersanitationhealth. URL: http://id. 6.org/2011/12/17/menanggulangikelangkaan-air-dengan-konservasi-sumber-daya-air/ UNHCR. Accessed 20th March 2012. URL: http://www. Chinese Proverb.·. Lewotana. 4. Accessed 20th March 2012. Accessed 20th March 2012.qdocuments. URL: http://lewotana. Winata ES. URL:. 7. Accessed 20th March 2012. Sanitation And Health.id/main/doc/pdf/makalah/Potensi%20Sumber%20Daya %20Air%20Indonesia. Wikipedia. Potensi Sumber Daya Air di Indonesia. Water.unescap.pdf.blogspot.go.bappenas. Waterfogeo. http://air. UNHCr’s Strategic Plan Forwater And Sanitation. Accessed 20th March 2012.pdf. 5.com/2011/01/makalah-krisis-air-bersih-diindonesia.2012 18 . URL: http://waterforgeo.

19 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful