MUHAMMAD FAJAR FIQRI 3225071864

Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Akhir Fisika Lingkungan

Disusun oleh: M. FAJAR FIQRI (3225071864)

JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2010
“Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 2

Kata Pengantar Bab I Pendahuluan Bab II Pengertian Sampah a. Macam-macam sampah b. Sampah Organik dan Sampah Anorganik Bab II Pengelolaan Sampah a. b. c. d. Metode Pembuangan Proses Lain dalam Perlakuan Terhadap Sampah Daur Ulang Sampah Produk-produk yang bermanfaat

iv 1 3

6 10 11 16 22 30 36 37 38 40

Bab IV Pengenalan TPA a. TPA Bantar Gebang b. Teknologi yang berkembang di TPA Bantar Gebang c. Pahlawan TPA yang terlupakan

Daftar Pustaka Glosarium Indeks

45 46 47

“Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang”

3

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang”. Maksud dan tujuan dibuatnya makalah ini antara lain sebagai tugas dari mata kuliah Fisika Lingkungan. Pada kesempatan ini penulis ini juga mengucapkan terimakasih kepada kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini yang tidak dapat penullis sebutkan satu per satu. Penulis sangat berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca khususnya, dan tentunya kepada penulis sendiri agar semakin menambah wawasan dan pengetahuan. Penulis menyadari, pada makalah ini banyak sekali terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu masukan dari para pembaca pada khususnya sangat sekali penulis harapkan agar dapat menjadi yang lebih baik lagi. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.

Jakarta, Januari 2011

Penulis

“Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang”

4

ehidupan manusia pada umumnya selalu bersifat menghabiskan atau mengkonsumsi sesuatu. Dimulai dari makan, minum, mencuci, mandi atau belajar sekalipun pasti cenderng untuk menggunakan ataupun menghabiskan suatu benda. Makanan yang diproses secara demikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang layak untuk dikonsumsi pasti melalui serangkain proses yang panjang. Misalkan untuk menjadi sebuah makanan nasi goreng saja pasti membutuhkan beberapa proses yang bila dirunut secara terperinci akan melalui proses yang sangat panjang serta berliku. Mulai dari pemilihan beras, pengolahan rempah-rempah untuk menjadi bumbu siap saji, pembuatan saus, pembuatan kecap, pemrosesan telur, daging sayuran dan proses lainnya hingga menjadi suatu nasi goreng yang utuh. Tanpa disadari dari proses-proses tersebut yang hanya menjadi sebuah nasi goreng siap saji saja, pasti menghasilkan sisa-sisa proses tersebut. Mulai dari daun padi, ampas kacang kedelai, zat-zat kimia, cangkang telur, tulang-belulang dan lain sebagainya itulah yang kemudian tidak terpakai dan sering kita sebut sebagai sampah. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Tanpa disadari kegiatan-kegiatan manusia pasti sering bhkan selalu menghasilkan sampah. Dari kegiatan makan sampai kegiatan belajarpun dapat menghasilkan sampah juga semisal kertas-kertas dan buku-buku yang tidak terpakai, pulpen atau spidol-spidol yang tidak mampu digunkan kembali seragam yang sudah usang, dan lain-lain. Sampah, pada kota besar seperti Jakarta ini pun sudah menjadi suatu masalah turun temurun oleh pemerintah baik daerah maupun nasional. TPA

K

“Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang”

5

Hanya dengan proses yang baik dan saling berkerja sama antar warga dan pemerintahlah yang dapat menangani masalah sampah yang ada di Jakarta. penyeberan penyakit dan bencana lain yang ditimbulkan oleh perlakuan dan penanganan yang tidak baik terhadap sampah. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 6 . Oleh karena itu buku ini dimaksudkan untuk menyibak sisi lain dari sampah serta permasalahan dan serba-serbi yang terjadi khususnya di TPA Bantar Gebang dalam penagnannnya dan perlakuan lebih lanjut dalam menangani masalah tentang sampah. mulai dari Banjir yang melanda hampir seluruh wilayah dan jalan-jalan protokol di Jakarta.(Tempat Pembuangan Akhir) pun sering kali menjadi suatu masalah dan polemik yang ada di kota ataupun oleh dikarenakan warga itu sendiri. TPA Bantar Gebang adalah salah satu TPA yang berjasa dalah penimbunan dan pengelolaan sampah di Jakarta. Lebih dari ber Ton-ton Sampah setiap harinya dating untuk ditimbun dan diperlakukan sebagai mana mestinya.

2.tidak terurai (undegradable). Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur.dapat diurai (degradable) dan Sampah anorganik . Sampah alam Sampah manusia Sampah konsumsi Sampah nuklir Sampah industri Sampah pertambangan Sedangkan sifatnya sampah ddapat dibedakan menjadi : Sampah organik . Sampah merupakan didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya.ampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. yaitu penjelasannya sebagai berikut : a. Kemudian berdasarkan bentuknya sampah dapat dibagi yakni sampah padat dan sampah cair. Sampah Padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia.Akan tetapi karena dalam kehidupan manusia didefinisikan konsep lingkungan maka Sampah dapat dibagi menurut jenis-jenisnya. dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah. yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung. S A. 5. 6. urine dan sampah cair. sampah “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 7 . Macam-macam sampah Berdasarkan sumbernya sampah dibedakan menjadi antara lain : 1. 4. 3.

kamar mandi dan tempat cucian. b. Sampah ini mengandung patogen yang berbahaya. carbon paper. Sampah organik Merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik. dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. rumput pada waktu pembersihan kebun dan sebagainya. hewan. Dalam kehidupan manusia. maka dapat dibagi lagi menjadi:  Biodegradable: yaitu sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. plastik. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. thermo coal dan lain-lain. manufaktur. Sampah ini mungkin mengandung patogen. misalnya pertambangan. seperti sisa-sisa sayuran. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. sampah pertanian dan perkebunan.  Non-recyclable: sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat diolah atau diubah kembali seperti tetra packs. Smpah cair biasanya terdiri dari :   Limbah hitam: sampah cair yang dihasilkan dari toilet. Kemudian untuk “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 8 .  Non-biodegradable: yaitu sampah yang tidak bisa diuraikan oleh proses biologi. Limbah rumah tangga: sampah cair yang dihasilkan dari dapur. metal. sisa-sisa hewan. terutama gas. atau gas. kertas. cair. gelas dan lain-lain. potongan-potongan ranting. pakaian dan lain-lain.kebun. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal juga dengan sebutan limbah). dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. potongan-potongan kayu dari peralatan rumah tangga. Berdasarkan kemampuan diurai oleh alam (biodegradability). seperti: sampah dapur. Dapat dibagi lagi menjadi:  Recyclable: sampah yang dapat diolah dan digunakan kembali karena memiliki nilai secara ekonomi seperti plastik. Sampah Cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah. kertas. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat.

Gambar. virus dan bakteri. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing).scribd. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Sumber : www. contoh sampah padat yang biasa ditemukan.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 9 . Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.mencegah sampah cair adalah pabrik pabrik tidak membuang limbah sembarangan misalnya membuang ke selokan.

Sampah jenis ini. Gambar. dan tulang-belulang bila dihaluskan (dan diproses) dapat unutk pupuk dan lain-lain. Tetapi bila rajin mengusahakannya sampah dari logam dapat kembali dilebur untuk dijadikan barang yang berguna.B. dan lain-lain. batu-batuan untuk mengurug tanah yang rendah atau memperkeras jalan setapak. berbagai jenis batu-batuan. 6th-Searways “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 10 . pecahan gelas dapat dilebur kembali dan dijadikan barang-barang berguna. Bangkai kapal yang tidak terpakai dapat menjadi sampah anorgank yng cukup berbahaya. Sumber : Physics for Scientists and Engineers. tulang-belulang. melihat fisiknya keras maka baik untuk peninggian tanah rendah atau dapat pula untuk memperluas jalan setapak. Sampah Organik dan Sampah Anorganik Melihat bentuknya terdapat bermacam-macam sampah. akan tetapi bila kita teliti dari sudut zatnya maka sampah terdiri dari zat anorganik dan organik. Zat Anorganik Contoh sampah dari zat anorganik adalah: potongan-potongan / pelat-pelat dari logam. 1. pecahan-pecahan gelas.

Semua sampah “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 11 . dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia. karet. sebutlah molekul organik. sisa-sisa daging. akan tetapi zat plastic tidak dapat.2. yaitu antara 40 – 50 tahun. Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur. Selain itu sampah plastic dapat dimanfaatkan kembali bersama sampah lainnya dapat pula untuk mengurug tanah yang rendah. bekas pakaian. rumput. Salah satu usaha yang dapat menghancurkan zat plastic adalah sinar ultraviolet dari matahari. pasar buah. tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar. Bila dibuang sembarangan maka zat plastic ini hancurnya memakan waktu lama. alang-alang. jerami. Dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan disertai berkembangnya Industri. Ini pun akan memakan waktu yang lama juga. Sampah yang berasal dari pemukiman umumnya sangat beragam. Jalan tercepat menghancurkan plastic adalah dibakar. tetapi secara umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik Melihat proses penghancurannya oleh jasad-jasad mikroba. sebagian besar (95%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah ditangani. Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik seperti daun-daunan. Zat Organik Sampah Organik adalah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya. maka banyak barang-barang atau perkakas dibuat dari bahan plastic.  Zat organic non-plastic. Organik adalah proses yang kokoh dan relatif cepat. dana lain-lain. Sampah zat organic bukan dari plastic banyak sekali macamnya. Bahan-bahan plastic termasuk zat organic. Kita ketahuai semua zat organic dapat dihancurkan oloeh jasda-jasad mikroba. sehingga dikhawatirkan akan bertimbun-timbun sampah dari plastic. jenisnya relatif seragam. kertas. atau pasar ikan. Sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). maka sampah zat organic terdiri atas:  Zat organic dari bahan plastic. dibandingkan dengan penghancuran zat organic lainnya oleh mikroba-nikroba. misalnya: kayu. sampah. maka tanda apa yang kita punya untuk menyatakan bahwa bahanbahan pokok kehidupan. dan planet-planet sejenis.

Sumber : www. Sumber : www.zat organic dapat diuraikan oleh mikroba-mikroba hingga menjadi bahan mineral.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 12 .com Gambar gerakan Pemisahan Sampah Organik dan Sampah Anorganik merupakan upaya pengendalian sampah yang baik.scribd.scribd. Gambar kompos merupakan slah satu pemanfaatan dari sampah Organik. Bahan mineral mineral hasil penguraian ini baik sekali unutk pupuk.

maupun tumbuhan dan memiliki beberapa jenis.Sampah organik berasal dari makhluk hidup. hewan. jenis-jenis sampah organik antara lain :  Sampah organik basah Istilah sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi.  Sampah organik kering. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas. dan dedaunan kering. baik manusia. Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. kayu atau ranting pohon. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 13 .

lingkungan atau keindahan. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat. berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan. P “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 14 . atau pembuangan dari material sampah. Tujuan Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: 1. gas. Mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup.Metode pengelolaan sampah berbeda beda tergantung banyak hal. Mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis 2. berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri.engelolaan sampah berarti suatu proses dimana terdapat beberapa proses antara lain pengumpulan. cair. pengangkutan. Pengelolaan sampah yang tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. pemrosesan. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. diantaranya tipe zat sampah. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang. atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. pendaur-ulangan.

menarik berkumpulnya Hama. Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. Penimbunan darat Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah.wikipedia. metode ini adalah metode paling populer di dunia. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 15 . (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Gambar Penimbunan darat sampah di Hawaii.com Karakter desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus).A. Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. lubang bekas pertambangan. Sebuah situs penimbunan darat yang di desain dan di kelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. Metode Pembuangan 1. Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yang ditinggalkan. atau lubang lubang dalam. dan adanya genangan air sampah.Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya. Sedankan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan. diantaranya angin berbau sampah. Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang terpasang untuk mengambil gas yang terjadi. Sumber : www.

Gambar Pabrik pembakaran di Vienna (Spittelau incineration plant). Pengkremasian dan pengelolaan sampah lain yang melibatkan temperatur tinggi biasa disebut "Perlakuan panas". Pengkremasian adalah metode yang kontroversial karena menghasilkan polusi udara. pengkremasian seperti ini dianggap positif karena menghasilkan listrik. kremasi merubah sampah menjadi panas. Dilain pihak. karena fasilitas ini tidak membutuhkan lahan seluas penimbunan darat. Pengkremasian dikenal sebagai cara yang praktis untuk membuang beberapa jenis sampah berbahaya. Pengkremasian biasa dilakukan dinegara seperti jepang dimana tanah begitu terbatas.Pengkremasian dilakukan oleh perorangan atau oleh industri dalam skala besar. gas.wikipedia. Sampah menjadi energi (waste-to-energy) Sampah menjadi energi atau energi dari sampah adalah terminologi untuk menjelaskan samapah yang dibakar dalam tungku dan boiler guna menghasilkan panas/uap/listrik. cari maupun gas.. Sumber: www.Pembakaran pada alat kremasi tidaklah selalu sempurna. Hal ini bisa dilakukan untuk sampah padat .net “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 16 .2. contohnya sampah medis (sampah biologis). Pembakaran/pengkremasian Pembakaran adalah metode yang melibatkan pembakaran zat sampah. contoh di Indonesia adalah rencana PLTSa Gede Bage di sekitar kota Bandung. Perhatian lebih diarahkan pada zat dioxin yang kemungkinan dihasilkan di dalam pembakaran dan mencemari lingkungan sekitar pembakaran. ada keluhan adanya polusi mikro dari emisi gas yang keluar cerobongnya. uap dan abu.

atau dari sampah yang sudah tercampur.Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto.net 4. yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang . seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. dimana sampah organik rumah tangga . PP. seperti zat tanaman . kertas karton. kaleng baja makanan/minuman. atau dikenal dengan istilah pengkomposan. Gambar Baja di buang. Pengolahan kembali secara fisik Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 17 . Sumber: www. majalah.3. koran. sisa makanan atau kertas . dan kardus. Kanada. dipilih dan digunakan kembali. karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. Jenis plastik lain seperti (PVC. Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum .Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. dan PS) juga bisa di daur ulang. Botol HDPE dan PET . bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos. Pengolahan biologis Material sampah organik . Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). botol kaca . LDPE.wikipedia.

wikipedia. Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif.. Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat . Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan.Gambar Pengkomposan. Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 18 .net 5. gas. dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. Pemulihan energi Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar. Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. Sumber : www. Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. dan cair. atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain.

atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". Gambar Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeck mechanical biological treatment di Jerman. Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ).wikipedia. 2007. Metode penghindaran dan pengurangan Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk . Sumber : www.net 6. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 19 . memperbaiki barang yang rusak . pengurangan bobot kaleng minuman). Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap.(campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) .dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh.

B. Proses Lain dalam Perlakuan Terhadap Sampah Pada saat ini.Pencemaran lingkungan dapat dikategorikan menjadi:    Pencemaran air Pencemaran udara Pencemaran tanah Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh berbagai aktivitas industri dan aktivitas manusia. maka diperlukan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan menetapkan baku mutu lingkungan. Sekarang ini beban pencemaran dalam lingkungan sudah semakin berat dengan masuknya limbah industri dari berbagai bahan kimia termasuk logam berat. pencemaran terhadap lingkungan berlangsung di mana-mana dengan laju yang sangat cepat. Baku mutu lingkungan adalah batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau bahan pencemar “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 20 .

com Proses flotasi banyak digunakan untuk menyisihkan bahan-bahan yang mengapung seperti minyak dan lemak agar tidak mengganggu proses pengolahan “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 21 . Parameter desain yang utama untuk proses pengendapan ini adalah kecepatan mengendap partikel dan waktu detensi hidrolis di dalam bak pengendap. Skema Diagram Pengolahan Fisik. sebelum dilakukan pengolahan lanjutan terhadap air buangan. Bahan tersuspensi yang mudah mengendap dapat disisihkan secara mudah dengan proses pengendapan. Sumber : www.terdapat di lingkungan. Penyaringan (screening) merupakan cara yang efisien dan murah untuk menyisihkan bahan tersuspensi yang berukuran besar. Gambar .google. Salah satu penanggulanagnnya ialah dalam pengolahan limbah cair yakni antara lain dengan :  Pengolahan Secara Fisika Pada umumnya. diinginkan agar bahan-bahan tersuspensi berukuran besar dan yang mudah mengendap atau bahan-bahan yang terapung disisihkan terlebih dahulu.

Skema Diagram Pengolahan Kimiawi. Proses filtrasi di dalam pengolahan air buangan.berikutnya. dan juga berlangsung sebagai hasil reaksi oksidasi. baik dengan atau tanpa reaksi oksidasi-reduksi. dengan membubuhkan bahan kimia tertentu yang diperlukan. logamlogam berat. Biaya instalasi dan operasinya sangat mahal. akan dilaksanakan untuk menyisihkan sebanyak mungkin partikel tersuspensi dari dalam air agar tidak mengganggu proses adsorbsi atau menyumbat membran yang dipergunakan dalam proses osmosa. biasanya dilakukan untuk mendahului proses adsorbsi atau proses reverse osmosis-nya.Teknologi membran (reverse osmosis) biasanya diaplikasikan untuk unitunit pengolahan kecil. biasanya dengan karbon aktif. Gambar .com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 22 . Sumber : www. Penyisihan bahan-bahan tersebut pada prinsipnya berlangsung melalui perubahan sifat bahan-bahan tersebut. Flotasi juga dapat digunakan sebagai cara penyisihan bahan-bahan tersuspensi (clarification) atau pemekatan lumpur endapan (sludge thickening) dengan memberikan aliran udara ke atas (air flotation). yaitu dari tak dapat diendapkan menjadi mudah diendapkan (flokulasi-koagulasi). senyawa fosfor.google.  Pengolahan Secara Kimia Pengolahan air buangan secara kimia biasanya dilakukan untuk menghilangkan partikel-partikel yang tidak mudah mengendap (koloid). terutama jika pengolahan ditujukan untuk menggunakan kembali air yang diolah. Proses adsorbsi. dilakukan untuk menyisihkan senyawa aromatik (misalnya:fenol) dan senyawa organik terlarut lainnya. dan zat organik beracun. terutama jika diinginkan untuk menggunakan kembali air buangan tersebut.

Pada dasarnya kita dapat memperoleh efisiensi tinggi dengan pengolahan secara kimia. Dibandingkan dengan proses lumpur aktif konvensional.  Koagulasi & Flokulasi Penyisihan bahan-bahan organik beracun seperti fenol dan sianida pada konsentrasi rendah dapat dilakukan dengan mengoksidasinya dengan klor (Cl ). yaitu waktu detensi hidrolis total lebih pendek (4-6 jam). kontak stabilisasi mempunyai kelebihan yang lain. 2 kalsium permanganat.5. Selain efisiensi yang lebih tinggi (90%-95%). Proses lumpur aktif terus berkembang dengan berbagai modifikasinya. mikroorganisme tumbuh dan berkembang dalam keadaan tersuspensi. Dalam beberapa dasawarsa telah berkembang berbagai metode pengolahan biologi dengan segala modifikasinya. Khusus untuk krom heksavalen. Penyisihan logam berat dan senyawa fosfor dilakukan dengan membubuhkan larutan alkali (air kapur misalnya) sehingga terbentuk endapan hidroksida logam-logam tersebut atau endapan hidroksiapatit. Endapan logam tersebut akan lebih stabil jika pH air > 10. yaitu efisiensi penurunan BOD dapat mencapai 85%-90% (dibandingkan 80%-85%) dan lumpur yang dihasilkan lebih sedikit.Pada dasarnya.  Pengolahan secara biologi Semua air buangan yang biodegradable dapat diolah secara biologi. sebelum diendapkan sebagai krom hidroksida [Cr(OH)3]. Di dalam reaktor pertumbuhan tersuspensi. akan tetapi biaya pengolahan menjadi mahal karena memerlukan bahan kimia. Sebagai pengolahan sekunder. yaitu: 1. Reaktor pertumbuhan lekat (attached growth reaktor). pengolahan secara biologi dipandang sebagai pengolahan yang paling murah dan efisien. reaktor pengolahan secara biologi dapat dibedakan atas dua jenis. oxidation ditch mempunyai beberapa kelebihan. sehingga akhirnya dapat diendapkan. Reaktor pertumbuhan tersuspensi (suspended growth reaktor). ozon hidrogen peroksida. Proses lumpur aktif yang banyak dikenal berlangsung dalam reaktor jenis ini. terlebih dahulu direduksi menjadi krom trivalent dengan membubuhkan reduktor (FeSO4. SO2. Proses kontak-stabilisasi dapat pula menyisihkan BOD tersuspensi melalui proses absorbsi di dalam tangki kontak sehingga tidak diperlukan penyisihan BOD “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 23 .5 dan untuk hidroksiapatit pada pH > 9. 2. aerasi.Pengendapan bahan tersuspensi yang tak mudah larut dilakukan dengan membubuhkan elektrolit yang mempunyai muatan yang berlawanan dengan muatan koloidnya agar terjadi netralisasi muatan koloid tersebut. atau Na2S2O5). antara lain: oxidation ditch dan kontak-stabilisasi.

Berbagai modifikasi telah banyak dikembangkan selama ini. proses anaerob menjadi lebih ekonomis. Gambar . Di dalam lagoon yang diaerasi cukup dengan waktu detensi 3-5 hari saja. mikroorganisme tumbuh di atas media pendukung dengan membentuk lapisan film untuk melekatkan dirinya. antara lain: 1.Ditinjau dari segi lingkungan dimana berlangsung proses penguraian secara biologi. trickling filter cakram biologi filter terendam reaktor fludisasi Seluruh modifikasi ini dapat menghasilkan efisiensi penurunan BOD sekitar 80%-90%. Kolam oksidasi dan lagoon.tersuspensi dengan pengolahan pendahuluan. baik yang diaerasi maupun yang tidak. cukup untuk mencapai kualitas efluen yang dapat memenuhi standar yang ditetapkan.google.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 24 . Di dalam reaktor pertumbuhan lekat. 4. Skema Diagram Pengolahan Biologi. 2. Apabila BOD air buangan tidak melebihi 400 mg/l. yang berlangsung dengan hadirnya oksigen. Proses anaerob. proses aerob masih dapat dianggap lebih ekonomis dari anaerob. Proses aerob. proses ini dapat dibedakan menjadi dua jenis: 1. 2. Sumber : www. Pada BOD lebih tinggi dari 4000 mg/l. yang berlangsung tanpa adanya oksigen. waktu detensi hidrolis selama 1218 hari di dalam kolam oksidasi maupun dalam lagoon yang tidak diaerasi. Untuk iklim tropis seperti Indonesia. juga termasuk dalam jenis reaktor pertumbuhan tersuspensi. 3.

dimana uraian di atas dapat dijadikan sebagai acuan. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah.net 2) Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR). semua limbah yang dihasilkan harus melalui beberapa langkah pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan atau kembali dimanfaatkan dalam proses produksi. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produk-produk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. Sumber : www. Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar.Dalam prakteknya saat ini. yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah. Beberapa yang paling umum. Gambar Diagram dari hirarki limbah.(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. menggunakan kembali sampah dan daur ulang. Namun pada prinsipnya.  Konsep lain pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep lain tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya. antara negara-negara atau daerah. teknologi pengolahan limbah cair mungkin tidak lagi sesederhana seperti dalam uraian di atas. banyak-konsep yang digunakan adalah: 1) Hirarki Sampah .wikipedia. Ini berarti perusahaan yang manufaktur.hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 25 .

Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan. mengurangi polusi. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. kerusakan lahan.  Manfaat pengelolaan sampah : 1) Penghematan sumber daya alam 2) Penghematan energi 3) Penghematan lahan TPA 4) Lingkungan asri (bersih. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. penipisan dan kerusakan hutan. sehat. ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan. pemrosesan. dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. mengurangi penggunaan bahan baku yang baru.prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. akumulasi dan distribusi limbah beracun. nyaman C. 3) Prinsip pengotor membayar . integritas bumi dan keanekaragaman hayati. pengumpulan. Lokal. mengurangi penggunaan energi. dan penipisan sumber daya alam. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan. regional. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. Sehubungan dengan pengelolaan limbah.impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur.  Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 26 . keamanan negara. Daur Ulang Sampah Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. dan warisan dari generasi masa depan. dan global polusi udara. tanah. dan air.

dan plastik. tanah. kaca. and Recycle). Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah. tekstil. daur ulang adalah proses pengumpulan sampah. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. seperti merkuri. Jadi. Material-material yang dapat didaur ulang dan prosesnya diantaranya adalah:  Bahan bangunan Material bangunan bekas yang telah dikumpulkan dihancurkan dengan mesin penghancur. Mereka harus disortir terlebih dahulu. batu bata. proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam. contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama. atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan. Reduce. penyortiran. dan barang elektronik. dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse. daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama. kertas. Hasil yang lebih kasar bisa dipakai menjadi pelapis jalan semacam aspal dan hasil yang lebih halus bisa dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam bata.pakai. Secara garis besar. tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. dan pemrosesan material baru untuk proses produksi. atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. logam.  Baterai Banyaknya variasi dan ukuran baterai membuat proses daur ulang bahan ini relatif sulit. dan tiap jenis memiliki perhatian “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 27 . logam. Meskipun mirip. pembersihan. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas. dan batu. plastik. Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. seperti emas dari prosessor komputer. kadang-kadang bersamaan dengan aspal. hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca. Pada pemahaman yang terbatas. timah hitam dari baterai. Seringkali.

resistor. silikon. Material yang dapat didaur ulang dari barang elektronik misalnya adalah logam yang terdapat pada barang elektronik tersebut (emas. yaitu kelestarian lingkungan.  Barang Elektronik Barang elektronik yang populer seperti komputer dan handphone umumnya tidak didaur ulang karena belum jelas perhitungan manfaat ekonominya. baterai jenis lama masih mengandung merkuri dan kadmium. harus ditangani secara lebih serius demi mencegah kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia. baja. plastik. Baterai mobil umumnya jauh lebih mudah dan lebih murah untuk didaur ulang. 6th-Searways “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 28 . Sumber : Physics for Scientists and Engineers. sudah jelas dapat menjadi tujuan diterapkannya proses daur ulang pada bahan ini meski manfaat ekonominya masih belum jelas.khusus dalam pemrosesannya. besi. dll). dll) ataupun bagian-bagian yang masih dapat dipakai (microchip. processor. Misalnya. kabel. Gambar Mobil yang tidak dapat terpakai lagi uumnya didaur ulang benda-benda yang masih bisa terpakai saja. Namun tujuan utama dari proses daur ulang.

yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang. Hal ini menjadikan kertas harus didaur ulang dengan mencampurkannya dengan material baru. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. 6th-Searways  Bahan Lainnya Kaca dapat juga didaur ulang. Sumber : Physics for Scientists and Engineers.Contoh lainnya adalah alumunium. Logam Besi dan baja adalah jenis logam yang paling banyak didaur ulang di dunia. menjadikan logam sebagai bahan yang dapat didaur ulang dengan tidak terbatas. atau mendaur ulangnya menjadi bahan yang berkualitas lebih rendah. Sudah ada Glassphalt. Termasuk salah satu yang termudah karena mereka dapat dipisahkan dari sampah lainnya dengan magnet. Namun pada umumnya. Daur ulang meliputi proses logam pada umumnya. peleburan dan pencetakan kembali. lalu dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru. yang merupakan bahan daur ulang paling efisien di dunia. Gambar Satelit yang tidak terpakai dapat menjadi sampah Logam yang masih bisa di daur ulang kembali. Kaca yang didapat dari botol dan lain sebagainya dibersihkan dair bahan kontaminan. semua jenis logam dapat didaur ulang tanpa mengurangi kualitas logam tersebut. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 29 . Kertas juga dapat didaur ulang dengan mencampurkan kertas bekas yang telah dijadikan pulp dengan material kertas baru. Hasil yang didapat tidak mengurangi kualitas logam tersebut. Namun kertas akan selalu mengalami penurunan kualitas jika terus didaur ulang.

Suatu kode di kemasan yang berbentuk segitiga 3R dengan kode angka di tengah-tengahnya adalah contohnya. PS untuk Polistirena.wikipedia. Gambar Simbol International untuk Daur Ulang Sumber : www.Plastik dapat didaur ulang sama halnya seperti mendaur ulang logam. Saat ini di berbagai produk plastik terdapat kode mengenai jenis plastik yang membentuk material tersebut sehingga mempermudah untuk mendaur ulang.net Jenis kode plastik yang umum beredar diantaranya: 1) PET (Polietilena tereftalat). rnitur. terdapat berbagai jenis plastik di dunia ini. dan lain-lain. 2) HDPE (High Density Polyethylene. cangkir. 4) LDPE (Low Density Polyethylene. 5) PP (polipropilena) umumnya terdapat pada tutup botol minuman. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 30 . dan peralatan dapur lainnya. sehingga mempermudah proses daur ulang. kotak pembungkus daging. dan sebagainya. Suatu angka tertentu menunjukkan jenis plastik tertentu. Polietilena berdensitas rendah) biasa terdapat pada pembungkus makanan. misalnya LDPE untuk Low Density Poly Etilene. dan kadang-kadang diikuti dengan singkatan. 6) PS (polistirena) umum terdapat pada kotak makan. sedotan. 3) PVC (polivinil klorida) yang biasa terdapat pada pipa. Polietilena berdensitas tinggi) biasanya terdapat pada botol deterjen. Hanya saja. Umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan konsumsi lainnya yang cair. dan beberapa jenis mainan.

Sampah yang dibuang harus dipilah. sangat tergantung dari jenis material yang kita konsumsi. Jika dihitung dalam setahun. kota Jakarta pada tahun 1985 menghasilkan sampah sejumlah 18. minimisasi sampah harus dijadikan prioritas utama. sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap sumberdaya alam. Daripada mengasumsikan bahwa masyarakat akan menghasilkan jumlah sampah yang terus meningkat. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah.  Alternatif Pengelolaan Sampah Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif-alternatif pengelolaan. Pengelolaan Persampahan di Masyarakat Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Jumlah atau volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang kita gunakan sehari-hari. [Bapedalda. suatu porsi peningkatan alur limbah yang berasal dari produk-produk sintetis dan produk“Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 31 . sehingga tiap bagian dapat dikomposkan atau didaur-ulang secara optimal. Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah. Pembuangan sampah yang tercampur merusak dan mengurangi nilai dari material yang mungkin masih bisa dimanfaatkan lagi. Demikian juga dengan jenis sampah. 2000]. Misalnya saja. Landfill bukan merupakan alternatif yang sesuai.500 m3 per hari dan pada tahun 2000 meningkat menjadi 25. karena landfill tidak berkelanjutan dan menimbulkan masalah lingkungan. Kota metropolitan lebih banyak menghasilkan sampah dibandingkan dengan kota sedang atau kecil. jumlah sampah yang cukup besar terjadi di Medan dan Bandung. Prinsip ini berlaku untuk semua jenis dan alur sampah.700 m3 per hari. maka volume sampah tahun 2000 mencapai 170 kali besar Candi Borobudur (volume Candi Borobudur = 55. Malahan alternatif-alternatif tersebut harus bisa menangani semua permasalahan pembuangan sampah dengan cara mendaur-ulang semua limbah yang dibuang kembali ke ekonomi masyarakat atau ke alam. Selain Jakarta. Dan industri-industri harus mendesain ulang produk-produk mereka untuk memudahkan proses daurulang produk tersebut. Untuk mencapai hal tersebut.000 m3). Sebagai tambahan. Oleh karena itu pegelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari „pengelolaan‟ gaya hidup masyrakat. Bahan-bahan organik dapat mengkontaminasi/ mencemari bahan-bahan yang mungkin masih bisa di daur-ulang dan racun dapat menghancurkan kegunaan dari keduanya. daripada dibuang ke sistem pembuangan limbah yang tercampur seperti yang ada saat ini. ada tiga asumsi dalam pengelolaan sampah yang harus diganti dengan tiga prinsip–prinsip baru.

dan menghasilkan suatu aliran material yang dapat mensuplai industri. vermi-kompos (pengomposan dengan cacing) atau dijadikan makanan ternak untuk mengembalikan nutirisi-nutrisi yang ada ke tanah. Perluasan Tanggungjawab Produsen (Extended Producer Responsibility . ekonomi. Secara umum. Namun demikian EPR tidak selalu dapat dilaksanakan atau dipraktekkan. mengingat perbedaan kondisi-kondisi fisik. di negara Utara atau di negara Selatan. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 32 . Khususnya sektor informal (tukang sampah atau pemulung) merupakan suatu komponen penting dalam sistem penanganan sampah yang ada saat ini. Terutama program-program di negara-negara berkembang seharusnya tidak begitu saja mengikuti pola program yang telah berhasil dilakukan di negara-negara maju.EPR) adalah suatu pendekatan kebijakan yang meminta produsen menggunakan kembali produk-produk dan kemasannya. yang juga merupakan kunci ekonomis dari suatu alternatif pemanfaatan sampah. mungkin baru sesuai untuk kasus pelarangan terhadap material-material yang berbahaya dan beracun dan material serta produk yang bermasalah. Daur-ulang sampah menciptakan lebih banyak pekerjaan per ton sampah dibandingkan dengan kegiatan lain. dan tidak mungkin dibuat sama dengan kota lainnya. Hal ini karena selama ini para pengusaha hanya tidak mendapat insentif ekonomi yang menarik untuk melakukannya. Program-program sampah kota harus disesuaikan dengan kondisi setempat agar berhasil. bagaimanapun. Hal ini menjamin bahwa bahan-bahan yang masih bisa didaur-ulang tidak terkontaminasi. Salah satu contoh sukses adalah zabbaleen di Kairo. tanpa material-material yang berbahaya dan beracun. yang telah berhasil membuat suatu sistem pengumpulan dan daur-ulang sampah yang mampu mengubah/memanfaatkan 85 persen sampah yang terkumpul dan mempekerjakan 40. Sampah-sampah organik seharusnya dijadikan kompos. perlu dirancang ulang agar sesuai dengan sistem daur-ulang atau tahapan penghapusan penggunaan. dan peningkatan kinerja mereka harus menjadi komponen utama dalam sistem penanganan sampah di negara berkembang.000 orang. hukum dan budaya.  Tangguang Jawab Produsen dalam Pengelolaan Sampah Hambatan terbesar daur-ulang. adalah kebanyakan produk tidak dirancang untuk dapat didaur-ulang jika sudah tidak terpakai lagi. sistem untuk penanganan sampah organik merupakan komponen-komponen terpenting dari suatu sistem penanganan sampah kota. Kebijakan ini memberikan insentif kepada mereka untuk mendisain ulang produk mereka agar memungkinkan untuk didaur-ulang.produk yang tidak dirancang untuk mudah didaur-ulang.

yang dihasilkan oleh fasilitas-fasilitas kesehatan. dan malah beberapa sudah mulai mengubah pandangan mereka untuk menerapkan “Zero Waste” atau “Bebas Sampah”. Banyak jenis sampah yang secara kimia berbahaya. mengurangi polusi secara keseluruhan. merupakan sistem-sistem alternatif yang mampu menggantikan fungsi-fungsi landfill atau insinerator. seperti merkuri. secara teknis tidak rumit dan rendah pencemarannya bila dibandingkan dengan insinerator. Sejumlah sampah yang dihasilkan oleh fasilitas-fasilitas medis hampir serupa dengan sampah domestik atau sampah kota pada umumnya. Pemilahan sampah di sumber merupakan hal yang paling tepat dilakukan agar potensi penularan penyakit dan berbahaya dari sampah yang umum. dan beberapa teknologi non-insinerator mampu mendisinfeksi sampah medis ini. bahan lainnya dapat didaur-ulang. seperti di sebuah klinik bersalin kecil di India dan rumah sakit umum besar di Amerika. harus dihilangkan dengan cara merubah pembelian bahan-bahan. Sampah yang secara potensial menularkan penyakit memerlukan penanganan dan pembuangan. termasuk obatobatan.Di satu sisi. Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah: Prinsip-prinsip yang juga bisa diterapkan dalam keseharian misalnya dengan menerapkan Prinsip 4R yaitu: “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 33 . dan pemilahan di sumber. Teknologi-teknologi ini biasanya lebih murah. dan menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis. tetapi kebanyakan merupakan sampah yang berbahaya secara kimia. dan daur-ulang di sisi lain. selebihnya harus dikumpulkan dengan hati-hati dan dikembalikan ke pabriknya. Namun demikian tidak semua sampah medis berpotensi menular dan berbahaya. Beberapa.  Sampah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Sampah atau limbah dari alat-alat pemeliharaan kesehatan merupakan suatu faktor penting dari sejumlah sampah yang dihasilkan. Studi kasus menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan secara luas di berbagai tempat. Banyak komunitas yang telah mampu mengurangi 50% penggunaan landfill atau insinerator dan bahkan lebih. Sampah-sampah tersebut tidak sesuai diinsinerasi. Sampah hasil proses industri biasanya tidak terlalu banyak variasinya seperti sampah domestik atau medis.  Produksi Bersih dan Prinsip 4R Produksi Bersih (Clean Production) merupakan salah satu pendekatan untuk merancang ulang industri yang bertujuan untuk mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya. beberapa diantaranya mahal biaya penanganannya. penerapan larangan penggunaan produk dan EPR untuk memaksa industri merancang ulang ulang. komposting.

buang).a. semakin banyak sampah yang dihasilkan. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. Francis Cheong pada acara Media Workshop 'Let's Manage Our e-waste' di Jakarta. Reduce (Mengurangi). Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidka bisa didegradasi secara alami. sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Reuse (Memakai kembali). terdapat beberapa manfaat dan barang multi guna yang dapat dihasilkan dan tidak jarang ada pula yang yang memiliki nilai jual tinggi."Sebuah survei secara global telah dilakukan oleh Nokia yang menunjukkan bahwa tiga dari empat orang tidak pernah berpikir untuk mendaur ulang ponsel bekas mereka. Market Environmental Affairs. dengan memberikan ponsel dan aksesoris mereka yang sudah tidak terpakai. Replace (Mengganti). antara lain : a) Daur Ulang 1 Ponsel Kurangi 12. D. namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. sebisa mungkin. d. Tidak semua barang bisa didaur ulang. c.000 Kg Emisi CO2 Nokia mengajak masyarakat Indonesia untuk turut serta menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan secara global. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. Produk-produk yang bermanfaat Dari proses daur ulang yang telah dijelaskan diatas. Kamis (30/7/2009). Misalnya." kata Nokia Regional Manager. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. dan bahkan mereka tidak menyadari bahwa ponsel dan aksesoris bekas dapat didaur ulang. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 34 . Semakin banyak kita menggunakan material. bisa didaur ulang. ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. Produsen ponsel terbesar di dunia itu telah memulai program tersebut dengan mengajak masyarakat untuk memiliki tanggung jawab pribadi akan daur ulang ponsel. b. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. Recycle (Mendaur ulang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.

batako atau batu. Sumber : www.google. blender. kain katun tipis. spons. setrika.com b) Berkreasi Membuat Kertas Daur Ulang Punya banyak kertas dan koran bekas yang tak terpakai. dan meja. pewarna alami atau buatan. Gambar Kertas Daur ulang.5 cm x 33 cm. siapa tahu bisa jadi sumber penghasilan tambahan untuk kamu lewat kreasi ini.Gambar Ponsel yang didaur ulangkan dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. bunga-bungaan.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 35 .google. tidak ada salahnya. Sedangkan bahan-bahannya adalah kertas bekas atau kertas koran yang sudah disobek kecilkecil dan direndam semalaman. Selain bisa mengurangi sampah dan mencegah semakin banyak pohon yang ditebang. baskom. dimanfaatkan untuk membuat kertas daur ulang. rumput atau daun kecil jika dibutuhkan. Sumber: www. peralatan yang dibutuhkan adalah screen (bingkai dengan kain kasa yang sangat kecil lubangnya). Untuk membuat kertas daur ulang. papan kayu atau triplek berukuran 21.

Furnitur ini biasanya menggunakan material daur ulang atau bisa didaur ulang sehingga tidak menghasilkan timbunan sampah yang semakin memenuhi Di Prancis.google. Sumber: www.Misalnya rak buku berbentuk lingkaran. sebuah organisasi bernama La Compagnie Bleuzen mencoba menggerakkan masyarakat untuk menggunakan furnitur ramah lingkungan. Salah satu produk yang sedang dikembangkannya saat ini adalah furnitur berbahan kardus. Tapi berkat tangan dingin Guiomar dkk. Bahan kardus yang dianggap kurang kuat untuk dijadikan furnitur.Mereka menggunakan teknik khusus untuk membuat struktur furnitur supaya kuat menahan beban.c) Furnitur Ramah Lingkungan dari Kardus Gencarnya gerakan untuk hidup lebih ramah lingkungan membuat para desainer furnitur tertantang. Ada pula rak buku yang terispirasi desain oriental China berupa simbol yin dan yang. kardus bisa tampil menjadi furnitur yang kuat dan tahan lama. Sedangkan furnitur kursi dan meja banyak yang mengaplikasi gaya retro atau vintage dengan warna-warna cerah. Mereka membuat desain yang tidak konvensional. Baik bentuk maupun warnanya. Bahan kardusnya pun dicari yang sangat tebal sehingga tidak mudah melengkung bila diberi beban.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 36 .Organisasi nirlaba ini mengkhususkan kegiatannya untuk membuat benda-benda kerajinan tangan. Saat ini semakin banyak inovasi desain furnitur dengan material yang lebih ramah lingkungan. Gambar Furnitur indah hasil Daur ulang.Para desainer ini juga sangat memikirkan bentuk furnitur yang variatif.

shirogadget. patung gabus ini memiliki ketinggian 22 kaki. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 37 . Salte juga membuat robot-robotkecil yang „mengawal‟ si bos besar. seorang seniman penggila robot ini membuat replika robot dari Styrofoam alias gabus.d) Robot Raksasa dari gabus (styrofoam) Michael Salte.Robot ini dilengkapi dengan kerangka kayu agar tetap kokoh berdiri.com e) Sepatu Daur Ulang Stella McCartney Peduli dengan eksploitasi pemakaian bulu dan kulit hewan untuk keperluan komersil. tapi Stella mengaku merasa tertantang menciptakan sebuah sepatu dari bahan daur ulang. Stella McCartney merancang sepatu dari bahan daur ulang. Sumber : www. Hebatnya. Stella McCartney menolak tegas pemakaian binatang dalam setiap keperluan rancangannya.Langkah ini dimulai Stella dengan menciptakan desain sepatu dari bahan nonkulit hewan.Dikenal sebagai desainer fesyen dan seorang vegetarian. Meski sulit. Gambar Robot Raksasa hasil Daur Ulang. Selain sabuah robot raksasa.

Hal ini dibuktikan oleh Muhammad Salahuddien Manggalany atau yang akrab dipangil Didin atau Pataka.Foto Stella McCartney perancang sepatu daur ulang. namun kini. yakni reuse. bisnis ini telah menjadi lahan baru yang cukup menjanjikan. Daur ulang sebagai antena wireless murah meriah. Sumber: www. Awalnya memang isengiseng sebagai wadah eksperimental.com f) Melintasi Langit Nusantara dengan Kaleng Susu Jangan buang kaleng di rumah Anda. Didin mendaur ulang kaleng menjadi antena wireless LAN. refill. Gambar Hasil daur ulang kaleng susu. dan recycle.wikipedia. juga berlaku di dunia teknologi informasi. Sumber: www.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 38 .google.Konsep dasar gaya hidup hijau.

 Hasil-hasil Daur Ulang Sampah yang lainnya “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 39 .

dan karenanya kegiatan ini tidak dianjurkan.Karena pembuangan secara terbuka akan menciptakan tanah lempung. dan memerlukan waktu lebih lama sebelum pembentukan gas metan dan bau tak sedap hilang. lokasi penimbunan limbah merupakan fasilitas umum yang sangat diperlukan bagi setiap kota modern di dunia. 2) mutu lindi. Oleh karena itu. Dampak negatif demikian disebut "polusi sekunder" mengingat tujuan utama lokasi penimbunan limbah ialah menghindari polusi lingkungan hidup di daerah kota dengan membawa limbah dari daerah kota. 3) mutu dan kadar gas. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 40 K .Berbagai faktor yang mempengaruhi permulaan penggunaan kembali penimbunan limbah paska-penutupan meliputi 1) kecepatan penurunan tanah. polusi sekunder dan dampak buruk yang ditimbulkannya perlu diperkecil. Guna membuat lokasi penimbunan limbah yang dapat diterima masyarakat setempat. Meskipun demikian.Adalah sangat penting untuk menggunakan rencana penggunaan lokasi paska-penutupan ke dalam rancangan dan kegiatan lokasi penimbunan limbah. setiap kota perlu merencanakan dan merancang lokasi penimbunan limbah dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat . dan menampungnya di lokasi penimbunan limbah yang baik. dan mempermudah pengelolaan lokasi paskapenutupan sebelum digunakan kembali. dan 4) suhu endapan limbah di lokasi penimbunan limbah paska-penutupan.egiatan penimbunan limbah dapat dipertimbangkan sebagai langkah pembentukan tanah. Umumnya orang tidak menghendaki lokasi penimbunan limbah dibuat dekat dengan tempat tinggal mereka karena hal ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup dan warga setempat. Kegiatan penimbunan limbah harus dirancang sedemikian rupa sehingga mempercepat penggunaan kembali lokasi paska-penutupan. metode pembuangan terbuka memerlukan waktu yang lama sebelum pemakaian kembali dimungkinkan.

TPA Bantar Gebang Bantargebang tentu bukan nama yang asing bagi warga Ibukota. namun memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai manfaat ekonomis.google. diangkut kemudian dibuang ke TPA. pengelolaan Bantargebang hanyalah berkonsep Tempat Pemusnahan Akhir (TPA). Sampah tersebut kini diolah dengan teknologi tinggi dan ramah lingkungan. Sumber: www. Ketika mendengar nama tersebut. TPA Bantargebang telah bermetamorfosis menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.Perlu juga untuk dirumuskan rencana pemakaian lokasi paska-penutupan dengan mempertimbangkan pendapat masyarakat setempat. yang masih bertumpu pada pendekatan akhir (end of pipe). Namun itu cerita lama. Sejak 5 Desember 2008. kita langsung membayangkan gunungan sampah lengkap dengan lalat dan ribuan pemulung yang berebut mengais rezeki. TPA Bantargebang pun hanya menjadi „gunung penimbunan sampah‟.Pemerintah kini tidak hanya menganggap sampah sebagai masalah an sich.000 ton sampah yang dihasilkan warga Jakarta bermuara di TPST Bantargebang yang terletak di Kota Bekasi itu. Sampah hanya dikumpulkan. Sampah pun mulai diolah secara terintegrasi. Gambar TPA Bantar Gebang. Dulu. A.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 41 . Walaupun manfaat ekonomisnya belum dapat menutupi biaya pengelolaan sampah secara penuh. Hal ini seiring dengan perubahan paradigma Pemprov DKI Jakarta dalam strategi melayani masyarakat pada sektor persampahan. Setiap hari lebih dari 6.

Dia menyebutkan. Pemanfaatan sampah sebagai energi listrik diharapkan menjadi solusi persoalan sampah yang dialami oleh banyak daerah di Indonesia. juga merupakan upaya penghematan BBM yang dilakukan PLN. Daya listrik yang mampu menghasilkan listrik berkekuatan 26 Mega Watt. ungkapnya. semoga daerah lain dapat meniru langkah yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam membuat PLTSa. Pada tahap pertama itu.B. Dia mengatakan.5 juta liter per tahun. Pada dasarnya ada dua alternatif proses pengolahan sampah menjadi energi. ungkap Soenyoto di Bandung. yakni proses biologis yang menghasilkan gas-bio dan proses thermal yang menghasilkan panas. Sedangkan sampah anorganiknya diolah dengan teknologi Pyrolysis untuk juga menghasilkan bahan bakar pembangkit listrik. daya listrik dari PLTSa Bantargebang diharapkan sudah dapat dimanfaatkan PLN pada Juni 2010. Untuk menghasilkan listrik sebesar 26 Mega Watt dibutuhkan bahan baku sampah sebanyak 4500 ton per hari. dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Bekasi dipastikan mulai beroperasi tahun 2010.Direktur Manunggal Energi Group. kata Budiman. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 42 . Teknologi yang berkembang di TPA Bantar Gebang Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Atau PLTSa Bantargebang. Budiman Bahrulhayat. Pemanfaatan sampah sebagai pembangkit listrik merupakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Manunggal Energi Group merupakan pihak yang bertanggungjawab dalam pemanfaatan energi sampah di TPA Bantargebang. sampah yang dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik berasal dari sampah organik. investasi yang dibutuhkan untuk membangun PLTSa Bantargebang senilai 82 juta dollar AS.Pemanfaatan PLTSa. tujuan sitem pemanfaatan sampah ialah dengan mengkonversi sampah tersebut menjadi bahan yang berguna secara efisien dan ekonomis dengan dampak lingkungan yang minimal. menyatakan. General Manager PT PLN Distribusi Jabar-Banten. diantaranya. hasilnya dapat langsung dimanfaatkan untuk menggerakkan generator listrik.Menurut Soenyoto. Beberapa teknologi terbaru yang diterapkan di TPST Bantargebang. penggunaan BBM dapat dihemat hingga 34. Dimana gas methane yang keluar dari timbunan sampah organik.Penghematan BBM tersebut setara dengan Rp 8 miliar per tahun. Pada kedua proses tersebut. Kamis (19/2) seusai penandatanganan kesepakatan pembelian listrik PLTSa dengan PLN. ada sekitar 12 MW listrik yang dapat dimanfaatkan. dengan pemanfaatan sampah sebagai energi pembangkit listrik. Sanitary Landfill dengan metode Gassifikasi Landfill – Anaerobic Digestion (GALFAD). ujarnya. Soeyoto. Mengingat besarnya penghematan yang dapat dilakukan.

Fuel Skid. di TPST juga dilakukan kegiatan pemilahan. Selain itu. Untuk mendukung target tersebut . dan 1998/1999 “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 43 . PT PLN pun telah bersedia membeli listrik yang dihasilkan PLTSa Bantargebang senilai Rp 850 per KWH. dan daur ulang.Keberhasilan Dinas Kebersihan DKI mengolah sampah menjadi energi listrik telah mengantarkan Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan Anugerah Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 1996 (IPAS II & III). disana juga telah dilakukan pelaksanaan penutupan timbunan sampah dengan tanah merah (Cover soil) dan trapping untuk semua zona. Awal tahun 2011 ditargetkan mampu memproduksi listrik sebesar 14 MW.google. Angka ini jauh dari rata-rata PT PLN membeli listrik dari pembangkit konvensional.com Selain mengolah sampah menjadi energi. Gambar Sanitary Landfill dengan metode Gassifikasi Landfill – Anaerobic Digestion (GALFAD) di TPA Bantar Gebang.Untuk memastikan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. pengomposan. Pengolahan gas methane sampah menjadi listrik juga mampu mereduksi efek gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. PLTSa Bantargebang sampai kini telah mampu memproduksi listrik sebesar 2 MW. Setiap tahunnya diprediksi 800 ribu ton emisi gas rumah kaca yang dapat dapat dikurangi di TPST Bantargebang melalui aktifitas ini. Flare Stack dan Trafo. juga terdapat 4 (empat) Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) yang dibangun pada tahun 1989 (IPAS I). Sumber: www.Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau disingkat PLTSa Bantargebang menjadikan Jakarta sejajar dengan kota-kota metropolitan dunia yang telah memiliki pembangkit listrik tenaga sampah lebih dulu. Saat ini telah terbangun tiga hanggar pengolahan kompos dengan kapasitas 300 ton/hari. sampai saat ini telah dibangun Gas Engine. Dan kapasitas penuh PLTSa sebesar 26 MW ditargetkan tecapai pada tahun 2023. Sampai saat ini tercatat hampir 800 PLTSa tersebar di seluruh dunia.

com C. Secara ragawi. pengomposan. TPST Bantargebang yang berdiri di lahan seluar 108 hektar itu telah menjelma menjadi tempat pengolahan sampah dengan teknologi tinggi. Gambar kegiatan pemilahan. Bebagai keberhasilan Pemerintah Daerah berdamai dengan sampah ini tentu membanggakan. Program Penghijauan juga dilakukan dengan melakukan pembibitan tanaman dan penanaman pohon di lingkungan TPST.(IPAS IV). Namun warga Jakarta diharapkan juga berperan mereduksi sampah dari sumbernya. tepatguna dan ramah lingkungan tebesar di Indonesia. sehingga air sampah tidak mencemari air tanah daerah sekitarnya. Sumber: www. Pahlawan TPA yang terlupakan Peristiwa-peristiwa heroik ketika negeri ini memasuki masa-masa revolusi fisik. melalui kegiatan 3R atau reduce (mengurangi). dan daur ulang di TPA Bantar Gebang. Kini. Sebagai bukti apresiasi atas keberhasilan tersebut pada 19 Maret 2010. dan recycle (mendaur ulang) sampah. Keempat IPAS ini mampu mengolah 560 meter kubik air sampah perhari. sosok pahlawan sejati yang terlibat dalam konflik dan pertempuran fisik bisa jadi memang sudah tidak ada. dan kesejatian nilai “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 44 .google. sejatinya merupakan fase historis yang bisa digunakan untuk mencerahkan ingatan kolektif bangsa bahwa negeri ini pernah memiliki pahlawan-pahlawan sejati. Wakil Presiden RI Boediono melakukan kunjungan kerja ke TPST Bantargebang. reuse (mengunakan kembali). Megawati Sukarno Putri pun merasa perlu melakukan deklarasi pencalonan presiden dirinya di tempat ini. Ini agar Jakarta menjadi kota yang semakin nyaman untuk semua. semangat. Roh.

seorang pemulung mesti melewati beberapa fase perjuangan yang tidak ringan. untuk selanjutnya dijual kepada para penadah. Di markas petugas. sumpah serapah. pejabat. mereka memilah-milah dan mengumpulkan serpihan-serpihan sampah sesuai dengan jenisnya. Meski demikian. Dengan beban keranjang dan senjata ”pulung” di tangan. monumen. sudah merupakan hal yang biasa mereka lakukan kepada orang-orang yang dianggap menyandang masalah sosial. dan sikap-sikap tak ramah lainnya seringkali dipertontonkan oleh bapak-bapak petugas yang tengah mempraktikkan kekonyolan-kekonyolan. Ini artinya. pegawai rendahan. Berkali-kali. mereka harus berhadapan dengan barikade petugas Tibum yang telah diindoktrinasi lewat dogma-dogma ketertiban umum yang menyesatkan. tidak lantas berarti nilai-nilai kepahlawanan dengan sendirinya ikut terkubur ke dalam kubangan sejarah masa silam. seperti layaknya kerumunan babi yang barusan jadi korban jagal.  Pemulung dan Nilai Kepahlawanan Sejati Cobalah tengok sejenak perjuangan seorang pemulung yang tak kenal lelah mengumpulkan puing-puing rupiah dari tong-tong sampah dan tempat-tempat kumuh. atau nama-nama jalan. museum. penegak hukum. Mereka bergerak ketika semburat merah matahari pecah di ufuk timur hingga semburat jingga matahari tampak temaram di ufuk barat. Lantas. Melalui barangbarang bekas yang memberat di punggung. Mereka mesti menghadapi stigma yang sudah lama ditimpakan oleh para petugas Tibum. para pemulung sering diangkut dengan cara paksa di atas mobil bak terbuka. Untuk mendapatkan rupiah. penggusuran. siapa pun memiliki “talenta” untuk menjadi pahlawan sejati melalui ranah perjuangan yang digelutinya. para pemulung kembali ke markas. Penggarukan. Pahlawan sejati bisa muncul dari kalangan politisi. bahkan dari kalangan rakyat jelata sekalipun.kepahlawanan mereka telah diabadikan lewat buku-buku sejarah. Marah-marah tanpa memiliki kesanggupan untuk mencarikan solusi mata pencaharian yang lebih baik. atau pemaksaan kehendak. Hujatan. mereka tak jarang ”diteror” dengan cara-cara fasis. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 45 . Mereka telah dicitrakan sebagai sampah yang mesti disingkirkan. Kesejatian nilai kepahlawanan bisa terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika dan konteks zamannya ke dalam bentuk dan wujud yang berbeda.

tulisan semacam itu tak lebih dari sebuah “pembiadaban” berdasarkan cara pandang pemikiran yang sempit dan nihil dari sentuhan nilai kemanusiaan. disadari atau tidak. Di jalan-jalan dan gang masuk kampung. hal-hal yang bersifat kausistik semacam itu tak bisa dijadikan sebagai sebuah premis bahwa pemulung identik dengan maling. Namun. secara riil. Jadi pemulung bukanlah harapan dan cita-cita. mereka telah mengaplikasikan nilai-nilai kepahlawanan sejati ke dalam setiap aliran darah. Para pemulung sering dicitrakan sebagai “orang jahat” alias maling yang pantas dicurigai. Tak seorang pun yang menginginkan predikat semacam itu melekat pada dirinya. situasi kemiskinan struktural yang sudah demikian menggurita di negeri ini. desahan napas.google. Para pemulung juga harus menghadapi konstruksi sosial dan kultur masyarakat yang telah dihinggapi doktrin-doktrin materialisme dan hedonisme. Sumber: www. Namun. Dalam pemahaman awam saya. dan kucuran keringatnya. seringkali terpampang tulisan dengan huruf yang sangat mencolok: “PEMULUNG DILARANG MASUK!” dan sejenisnya. Mungkin ada beberapa pemulung yang “tersesat” sehingga punya keinginan untuk memiliki sesuatu yang tiba-tiba saja menggoda nafsu dan selera rendahnya. Mereka rela berkorban untuk direndahkan martabatnya tanpa punya pamrih untuk menggugatnya. Mereka juga merelakan dirinya dipanggang terik matahari demi memenuhi tuntutan “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 46 .com Tak hanya itu. Jangan salahkan mereka jika kehadirannya terpaksa mengganggu kenyamanan pandangan mata para pemuja gaya hidup materialistis dan hedonis. telah melahirkan terciptanya pemulung sebagai mata pencaharian baru. Mereka rela diberi stigma sebagai maling tanpa punya pamrih untuk melakukan pemberontakan.Gambar Sekumpulan Pemulung sedang mencari sampah di TPA. misalnya. Namun. Para pemulung bisa jadi tak paham apa makna pahlawan yang sesungguhnya.

lalat-lalat berdatangan. Tapi pernahkah anda berpikir bagaimana jadinya bila di dunia ini tidak ada tukang sampah? Hhhh. anda menjadi seorang tukang sampah? Mungkin yang terlintas di pikiran kita.google. Mereka (tukang sampah) sering dipandang remeh.Pastinya sampah berserakan dimana-mana. tetapi masih menempuh berbagai cara untuk bisa lolos dari jeratan hukum. direndahkan oleh orang banyak. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 47 .com  Tukang Sampah is Hero Pernahkah terlintas di pikiran anda. bau busuk menusuk hidung. Para pahlawan yang sudah berada di alam keabadian bisa jadi akan menangis dan merintih menyaksikan para petugas yang tak henti-hentinya melakukan teror. Sungguh kontras dengan perilaku koruptor yang sudah jelas-jelas terbukti mengemplang harta rakyat. Jangan gampang melakukan pembiadaban dan menempuh cara-cara fasis untuk menyingkirkan wong cilik yang sedang mencari peruntungan dan perbaikan nasib keluarganya jika tak sanggup memberikan jaminan penghidupan yang layak. tukang sampah adalah pekerjaan hina. tak berpendidikan. dan kekerasan terhadap sesamanya..perut sanak keluarganya. Para pengambil kebijakan seharusnya memiliki kepekaan dalam menangani masalah-masalah sosial yang menghinggapi kaum dhuafa. Jangan sampai negeri ini jadi ”Malin Kundang” akibat ingatan kolektif bangsa yang sudah mulai melupakan kiprah para pahlawan sejati. intimidasi. bau dan semacamnya. sampah menumpuk di rumah kita. Gambar Doktrin-doktrin yang selama ini diterima oleh para pemulung. pekerjaan kotor. Sumber: www.

Tak heran. Tukang sampah di Indonesia rata-rata minim perlengkapan. sepatu boot. bermobil mewah tapi berotak maling (mereka ini yg pantas disebut sampah masyarakat).Semoga kita bisa lebih menghargai jasa tukang sampah. terkena benda-benda tajam.Padahal tukang sampah adalah pahlawan kita! Pahlawan lingkungan! Suatu pekerjaan mulia. dll. masker dan perlengkapan lainnya. Mereka bekerja tanpa sarung tangan. “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 48 . Padahal pekerjaan mereka sangat beresiko terkena penyakit. tukang sampah harian di rumah saya sering sekali absen dengan alasan sakit. Walaupun pendapatan mereka tak sebanding dengan pekerjaan lainnya. wangi. Tukang sampah bahkan lebih terhormat daripada para pejabat berdasi nan tajir.

3. Promoting Environmental.google.. Website www.gatra.com www. Johnson.com “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 49 . J. Fall 2000. Robert D. 1989. Cleaning up: U.scribd. Vol.wordpress. The Effect of Distributive Justice on Willingness to Pay for Municipality Child Care: An Extension of the GEF Hypothesis. A.. 2. A Center for Policy Research. 1998. T.S. 1998. No.. and Glenn S.kompas. Journal of Social Issues. Shopley. Biel. 11.. D. Vol. Waste Management Technology and Third World Development. and Garling. 2000.com www.Bullard.net www. Social Justice Research. Elkington. World Resources Institute. J.com www. Eek.com www. 56 No. 555-578.wikipedia. Environmental Justice: Grassroots Activism and Its Impact on Public Policy Decision Making.

sedang. atau tinggi. seperti: sampah dapur. Dekomposisi Kremasi Gasifikasi : berasal dari bahasa Latin crematio yang berasal dari cremo yang mempunyai arti membakar : pengubahan batu bara dsb menjadi bentuk gas yg mempunyai nilai kalori rendah.Biodegradable : Sampah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi baik aerob atau anaerob. sampah pertanian dan perkebunan. : Teknik memecah-mecah atau membagi perkiraan proyek ke dalam bagian-bagian yang kecil. bergantung pd proses yg diterapkan dan maksud penggunaannya Landfill Vegetarian Zero Waste : a low area that has been filled in (TPA) : sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuhtumbuhan dan tidak mengkonsumsi makanan lain. : (produksi bersih) adalah bahwa mulai dari produksi sampai berakhirnya suatu proses produksi dapat dihindari terjadi “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 50 . sisa-sisa hewan.

20 Anaerob. G Glassphalt. 38 H Hama. 39 K Kardus. 20 D Daur ulang. 38 “Permasalahan Tentang Sampah dan Tinjauan pada TPA Bantar Gebang” 51 . 32 C Chartered. 22 Candi 27 Borobudur. 22 Daya listrik. 25 L Landfill. 11 Historis.A Anorganik. 23 E Elektronik. 22 J Jakarta. 40 B Biodegradable. 39 F Fisika. 4 Biologis. 13 Baterai. 17 Fuel Skid. 6 Aerob.