P. 1
Perbedaan American English Dan British English

Perbedaan American English Dan British English

|Views: 104|Likes:
Published by Belajar Gratis
Do you know the differences between American English and British English? You can read this file if you haven't known.
Do you know the differences between American English and British English? You can read this file if you haven't known.

More info:

Published by: Belajar Gratis on Apr 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2012

pdf

text

original

http://belajarbahasainggrisonlinegratis.blogspot.

com/ Ejaan Bahasa Inggris yang umum dipakai di dunia bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu ejaan Amerika dan Britania. Ejaan Amerika sering dipakai di Negara Amerika Serikat dan negara-negara yang dipengaruhi oleh AS (Filipina adalah salah satu contohnya) sedangkan ejaan Britania dipakai di negara Inggris (Kerajaan Britania) dan Negara-negara persemakmuran. Kedua ejaan ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama disebabkan karena konflik antara Inggris dan koloni Amerika yang berujung pada perang kemerdekaan Amerika Serikat. Rakyat Amerika Serikat pada waktu itu berusaha melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Britania dan mencari jati diri mereka sendiri dan bahasa Inggris merupakan salah satu aspek tersebut. Pada awal abad ke-18, ejaan bahasa Inggris belum memiliki standar tertulis. Pebedaan standar tersebut menjadi kentara setelah penerbitan kamus-kamus yang berpengaruh. Ejaan Bahasa Inggris Britania saat ini hampir seluruhnya mengikuti tulisan Samuel Johnson dalam bukunya The Dictionary of the English Language (Kamus Bahasa Inggris) yang diterbitkan tahun 1755. Ejaan Bahasa Inggris Amerika pertama kali diperkenalkan oleh Noah Webster melalui bukunya An American Dictionary of the English Language (Kamus Amerika tentang Bahasa Inggris) pada tahun 1828. Webster adalah seseorang yang gigih memperjuangkan perubahan ejaan bahasa Inggris dengan alasan kebahasaan dan nasionalisme. Banyak perubahan ejaan yang diusulkan oleh Webster yang tidak diterima. Di Kanada, meskipun sebagian besar menggunakan ejaan Britania, namun ejaan Amerika juga digunakan karena letak Kanada yang berdekatan dengan AS. Dua nama British dan America seakan membuat perbedaan diantara keduanya. Seakan jika kita ingin pergi ke Inggris maka kita harus belajar bahasa Inggris yang “totally different” dari Bahasa Inggris yang sering kita dengar dalam film – film hollywood atau juga musik – musik dari Amerika. Anehnya lagi, seperti yang saya sebutkan diatas bahkan kursus – kursus bahasa Inggris ada yang sengaja memisahkan dan mencantumkannya dispanduk mereka. Pertanyaannya apakah bahasa Inggris yang digunakan di London dan Washington itu beda? Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang. Ejaan Bahasa Inggris yang umum dipakai di dunia bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu ejaan Amerika dan Britania. Ejaan Amerika sering dipakai di Negara Amerika Serikat dan negara-negara yang dipengaruhi oleh AS (Filipina adalah salah satu contohnya) sedangkan ejaan Britania dipakai di negara Inggris (Kerajaan Britania) dan Negara-negara persemakmuran. Kedua ejaan ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama disebabkan karena konflik antara Inggris dan koloni Amerika yang berujung pada perang kemerdekaan Amerika Serikat. Rakyat Amerika

Serikat pada waktu itu berusaha melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Britania dan mencari jati diri mereka sendiri dan bahasa Inggris merupakan salah satu aspek tersebut. Pada awal abad ke-18, ejaan bahasa Inggris belum memiliki standar tertulis. Pebedaan standar tersebut menjadi kentara setelah penerbitan kamus-kamus yang berpengaruh. Ejaan Bahasa Inggris Britania saat ini hampir seluruhnya mengikuti tulisan Samuel Johnson dalam bukunya The Dictionary of the English Language (Kamus Bahasa Inggris) yang diterbitkan tahun 1755. Ejaan Bahasa Inggris Amerika pertama kali diperkenalkan oleh Noah Webster melalui bukunya An American Dictionary of the English Language (Kamus Amerika tentang Bahasa Inggris) pada tahun 1828. Webster adalah seseorang yang gigih memperjuangkan perubahan ejaan bahasa Inggris dengan alasan kebahasaan dan nasionalisme. Banyak perubahan ejaan yang diusulkan oleh Webster yang tidak diterima. Di Kanada, meskipun sebagian besar menggunakan ejaan Britania, namun ejaan Amerika juga digunakan karena letak Kanada yang berdekatan dengan AS. Dua nama British dan America seakan membuat perbedaan diantara keduanya. Seakan jika kita ingin pergi ke Inggris maka kita harus belajar bahasa Inggris yang “totally different” dari Bahasa Inggris yang sering kita dengar dalam film – film hollywood atau juga musik – musik dari Amerika. Anehnya lagi, seperti yang saya sebutkan diatas bahkan kursus – kursus bahasa Inggris ada yang sengaja memisahkan dan mencantumkannya dispanduk mereka. Pertanyaannya apakah bahasa Inggris yang digunakan di London dan Washington itu beda? Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang. Spelling Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan. Berikut beberapa contohnya: British American Colour Labour Metre Catalogue Color Labor Meter Catalog

Theatre Centre Apoligise Defence

Theater Center Apologize Defense

Pelafalan (pronunciation)

 

 

Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata. Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas. Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”. Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan. Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan. Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika. Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja. Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak. Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi.

Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya?? Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Vocabulary British Football Biscuit Toilet Shop Chemist Pants Torch Underground Groundfloor (lt.dasar ) Sweets Rubbish bin

American Soccer Cookie Rest room Store Drugstore Trousers Flashlight Subway Firstfloor (lt.dasar) Candy Trash can

Ejaan Bahasa Inggris yang umum dipakai di dunia bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu ejaan Amerika dan Britania. Ejaan Amerika sering dipakai di Negara Amerika Serikat dan negara-negara yang dipengaruhi oleh AS (Filipina adalah salah satu contohnya) sedangkan ejaan Britania dipakai di negara Inggris (Kerajaan Britania) dan Negara-negara persemakmuran. Kedua ejaan ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama disebabkan karena konflik antara Inggris dan koloni Amerika yang berujung pada perang kemerdekaan Amerika Serikat. Rakyat Amerika Serikat pada waktu itu berusaha melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Britania dan mencari jati diri mereka sendiri dan bahasa Inggris merupakan salah satu aspek tersebut. Pada awal abad ke-18, ejaan bahasa Inggris belum memiliki standar tertulis. Pebedaan standar tersebut menjadi kentara setelah penerbitan kamus-kamus yang berpengaruh. Ejaan Bahasa Inggris Britania saat ini hampir seluruhnya mengikuti tulisan Samuel

Johnson dalam bukunya The Dictionary of the English Language (Kamus Bahasa Inggris) yang diterbitkan tahun 1755. Ejaan Bahasa Inggris Amerika pertama kali diperkenalkan oleh Noah Webster melalui bukunya An American Dictionary of the English Language (Kamus Amerika tentang Bahasa Inggris) pada tahun 1828. Webster adalah seseorang yang gigih memperjuangkan perubahan ejaan bahasa Inggris dengan alasan kebahasaan dan nasionalisme. Banyak perubahan ejaan yang diusulkan oleh Webster yang tidak diterima. Di Kanada, meskipun sebagian besar menggunakan ejaan Britania, namun ejaan Amerika juga digunakan karena letak Kanada yang berdekatan dengan AS. Dua nama British dan America seakan membuat perbedaan diantara keduanya. Seakan jika kita ingin pergi ke Inggris maka kita harus belajar bahasa Inggris yang “totally different” dari Bahasa Inggris yang sering kita dengar dalam film – film hollywood atau juga musik – musik dari Amerika. Anehnya lagi, seperti yang saya sebutkan diatas bahkan kursus – kursus bahasa Inggris ada yang sengaja memisahkan dan mencantumkannya dispanduk mereka. Pertanyaannya apakah bahasa Inggris yang digunakan di London dan Washington itu beda? Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang. Spelling Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan. Berikut beberapa contohnya: British American Colour Labour Metre Catalogue Theatre Centre Apoligise Defence Color Labor Meter Catalog Theater Center Apologize Defense

Pelafalan (pronunciation)

 

 

Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata. Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas. Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”. Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan. Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan. Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika. Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja. Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak. Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi. Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya??

Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Vocabulary British Football Biscuit Toilet Shop Chemist Pants Torch Underground Groundfloor (lt.dasar ) Sweets Rubbish bin

American Soccer Cookie Rest room Store Drugstore Trousers Flashlight Subway Firstfloor (lt.dasar) Candy Trash can

Ejaan Bahasa Inggris yang umum dipakai di dunia bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu ejaan Amerika dan Britania. Ejaan Amerika sering dipakai di Negara Amerika Serikat dan negara-negara yang dipengaruhi oleh AS (Filipina adalah salah satu contohnya) sedangkan ejaan Britania dipakai di negara Inggris (Kerajaan Britania) dan Negara-negara persemakmuran. Kedua ejaan ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama disebabkan karena konflik antara Inggris dan koloni Amerika yang berujung pada perang kemerdekaan Amerika Serikat. Rakyat Amerika Serikat pada waktu itu berusaha melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Britania dan mencari jati diri mereka sendiri dan bahasa Inggris merupakan salah satu aspek tersebut. Pada awal abad ke-18, ejaan bahasa Inggris belum memiliki standar tertulis. Pebedaan standar tersebut menjadi kentara setelah penerbitan kamus-kamus yang berpengaruh. Ejaan Bahasa Inggris Britania saat ini hampir seluruhnya mengikuti tulisan Samuel Johnson dalam bukunya The Dictionary of the English Language (Kamus Bahasa Inggris) yang diterbitkan tahun 1755. Ejaan Bahasa Inggris Amerika pertama kali diperkenalkan oleh Noah Webster melalui bukunya An American Dictionary of the English Language (Kamus Amerika tentang Bahasa Inggris) pada tahun 1828. Webster adalah seseorang yang gigih memperjuangkan

perubahan ejaan bahasa Inggris dengan alasan kebahasaan dan nasionalisme. Banyak perubahan ejaan yang diusulkan oleh Webster yang tidak diterima. Di Kanada, meskipun sebagian besar menggunakan ejaan Britania, namun ejaan Amerika juga digunakan karena letak Kanada yang berdekatan dengan AS. Dua nama British dan America seakan membuat perbedaan diantara keduanya. Seakan jika kita ingin pergi ke Inggris maka kita harus belajar bahasa Inggris yang “totally different” dari Bahasa Inggris yang sering kita dengar dalam film – film hollywood atau juga musik – musik dari Amerika. Anehnya lagi, seperti yang saya sebutkan diatas bahkan kursus – kursus bahasa Inggris ada yang sengaja memisahkan dan mencantumkannya dispanduk mereka. Pertanyaannya apakah bahasa Inggris yang digunakan di London dan Washington itu beda? Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang. Spelling Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan. Berikut beberapa contohnya: British American Colour Labour Metre Catalogue Theatre Centre Apoligise Defence Color Labor Meter Catalog Theater Center Apologize Defense

Pelafalan (pronunciation)

Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan

 

 

orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata. Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas. Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”. Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan. Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan. Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika. Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja. Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak. Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi. Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya?? Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Vocabulary British Football Biscuit Toilet Shop Chemist Pants Torch Underground Groundfloor (lt.dasar ) Sweets Rubbish bin

American Soccer Cookie Rest room Store Drugstore Trousers Flashlight Subway Firstfloor (lt.dasar) Candy Trash can

Spelling Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan. Berikut beberapa contohnya: British American Colour Labour Metre Catalogue Theatre Centre Apoligise Defence Color Labor Meter Catalog Theater Center Apologize Defense

Pelafalan (pronunciation)

 

 

Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata. Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas. Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”. Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan. Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan. Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika. Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja. Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak. Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi. Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya??

Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Vocabulary British Football Biscuit Toilet Shop Chemist Pants Torch Underground Groundfloor (lt.dasar ) Sweets Rubbish bin

American Soccer Cookie Rest room Store Drugstore Trousers Flashlight Subway Firstfloor (lt.dasar) Candy Trash can

Sumber: http://belajarbahasainggrisonlinegratis.blogspot.com/ Ejaan Bahasa Inggris yang umum dipakai di dunia bisa digolongkan menjadi dua macam, yaitu ejaan Amerika dan Britania. Ejaan Amerika sering dipakai di Negara Amerika Serikat dan negara-negara yang dipengaruhi oleh AS (Filipina adalah salah satu contohnya) sedangkan ejaan Britania dipakai di negara Inggris (Kerajaan Britania) dan Negara-negara persemakmuran. Kedua ejaan ini memiliki perbedaan yang signifikan, terutama disebabkan karena konflik antara Inggris dan koloni Amerika yang berujung pada perang kemerdekaan Amerika Serikat. Rakyat Amerika Serikat pada waktu itu berusaha melepaskan diri dari pengaruh Kerajaan Britania dan mencari jati diri mereka sendiri dan bahasa Inggris merupakan salah satu aspek tersebut. Pada awal abad ke-18, ejaan bahasa Inggris belum memiliki standar tertulis. Pebedaan standar tersebut menjadi kentara setelah penerbitan kamus-kamus yang berpengaruh. Ejaan Bahasa Inggris Britania saat ini hampir seluruhnya mengikuti tulisan Samuel Johnson dalam bukunya The Dictionary of the English Language (Kamus Bahasa Inggris) yang diterbitkan tahun 1755.

Ejaan Bahasa Inggris Amerika pertama kali diperkenalkan oleh Noah Webster melalui bukunya An American Dictionary of the English Language (Kamus Amerika tentang Bahasa Inggris) pada tahun 1828. Webster adalah seseorang yang gigih memperjuangkan perubahan ejaan bahasa Inggris dengan alasan kebahasaan dan nasionalisme. Banyak perubahan ejaan yang diusulkan oleh Webster yang tidak diterima. Di Kanada, meskipun sebagian besar menggunakan ejaan Britania, namun ejaan Amerika juga digunakan karena letak Kanada yang berdekatan dengan AS. Dua nama British dan America seakan membuat perbedaan diantara keduanya. Seakan jika kita ingin pergi ke Inggris maka kita harus belajar bahasa Inggris yang “totally different” dari Bahasa Inggris yang sering kita dengar dalam film – film hollywood atau juga musik – musik dari Amerika. Anehnya lagi, seperti yang saya sebutkan diatas bahkan kursus – kursus bahasa Inggris ada yang sengaja memisahkan dan mencantumkannya dispanduk mereka. Pertanyaannya apakah bahasa Inggris yang digunakan di London dan Washington itu beda? Sedikit perbedaan yang terdapat antara bahasa Inggris British dan Inggris Amerika cenderung hanya memperkaya komunikasi dan tidak menimbulkan masalah ataupun kesulitan dalam berkomunikasi. Berikut perbedaan bahasa Inggris British dan Amerika ditinjau dari beberapa sudut pandang. Spelling Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan. Berikut beberapa contohnya: British American Colour Labour Metre Catalogue Theatre Centre Apoligise Defence Color Labor Meter Catalog Theater Center Apologize Defense

Pelafalan (pronunciation)

 

 

Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata. Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas. Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”. Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” - “t” tidak diucapkan. Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan. Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.

Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika. Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja. Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak. Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi. Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya?? Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita

berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Vocabulary British Football Biscuit Toilet Shop Chemist Pants Torch Underground Groundfloor (lt.dasar ) Sweets Rubbish bin

American Soccer Cookie Rest room Store Drugstore Trousers Flashlight Subway Firstfloor (lt.dasar) Candy Trash can

Sumber: http://belajarbahasainggrisonlinegratis.blogspot.com/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->