PROPOSAL HIBAH PENELITIAN MAHASISWA (STUDENT GRANT) I-MHERE UNY TAHUN 2012

PEMBELAJARAN PAS ATAS MENGGUNAKAN SASARAN TEMBOK DAN BERPASANGAN TERHADAP KECAKAPAN PAS ATAS DALAM PERMAINAN BOLAVOLI PADA SISWA SMP 3 BANTUL TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Oleh: Ika Dita Kusuma 08601241043

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2012

yang berarti pula sejalan dengan tujuan nasional Indonesia pada umumnya. Sejak PON II . Pendidikan olahraga pada dasarnya bertujuan untuk membina jasmani dan rohani secara keseluruhan.T. Morgan dari Amerika Serikat. hal ini sesuai dengan TAP MPR No. maka pada tahun 1896 oleh Prof. sehingga dapat ikut mengharumkan nama bangsa di dunia internasional dan membangkitkan rasa kebangaan nasional. yaitu membentuk manusia seutuhnya yang bermoral Pancasila. Permainan bola voli di Indonesia sudah dikenal sejak tahun 1928. Pada mulanya permainan ini bernama Mintonette. Halsted mengusulkan nama permainan menjadi “Volley Ball“. IV/MPR/1999 tentang GBHN bahwa : Pembangunan olahraga telah berhasil menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup. Kegiatan olahraga khususnya permainan bola voli merupakan salah satu dari cabang olahraga yang bermanfaatkan sebagai alat pendidikan jasmani dan pembinaan mental sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. mengingat dari permainan ini dimainkan dengan melambungkan bola (memukul– mukul bola) sebelum bola tersebut menyentuh lantai. yang harus di mulai sejak usia dini melalui pendidikan olahraga di sekolah dan masyarakat. Latar Belakang Masalah Salah satu pendukung pembentuk manusia Indonesia yang berkualitas adalah melalui olahraga. Pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi harus di lakukan secara sistematis.BAB I PENDAHULUAN A. Permainan bola voli diciptakan pada tahun 1895 oleh William G. dibawa oleh guru-guru Belanda yang mengajar di sekolah-sekolah lanjutan. H.

Setiap regu tidak diperkenankan memainkan bola lebih dari tiga kali sebelum bola melewati net. Bila terjadi rubber set (2–2) maka set ke lima hanya sampai pada nilai 15. karena tidak memerlukan lapangan yang terlalu luas dan harga alatnyapun relatif murah serta dapat dimainkan oleh banyak orang sekaligus bersama-sama. Penilaianya regu yang gagal menyeberangkan bola (mati) lawan dapat nilai (rally point).Y. Permainan ini cepat populer baik dikalangan kaum muda maupun orang tua. Selama bola dalam permainan semua pemain tidak boleh menyentuh net dan melewati garis tengah masuk kedalam lawan. Prinsip permainan bola voli adalah memainkan bola dengan divoli (dipukul dengan anggota badan) dan berusaha menjatuhkan bola ke lapangan lawan dengan menyeberangkan bola lewat atas net serta mempertahankan agar bola tidak jatuh dilapangan sendiri. sampai sekarang bola voli termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi di pertandingkan. Penentuan kemenangan pada permainan ini dinyatakan bila salah satu regu mendapat nilai 25 pada setiap setnya dan mencari selisih 2 angka bila terjadi nilai 24–24 (deuce) sampai tak terbatas. 2003:7). Permainan aslinya dahulu menggunakan bola dari bagian dalam bola basket dan peraturan awalnya jumlah pemain dalam satu tim bebas. Pada tanggal 22 Januari 1955 di Jakarta diresmikan berdirinya Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan menunjuk W. Jumlah pemain setiap regu yang sedang bermain adalah 6 orang dan 6 orang lagi sebagai cadangan. dan bila . kecuali bendungan (block). Latumenten sebagai formatur untuk menyusun pengurus (Herry Koesyanto.di Jakarta pada tahun 1951. dan servis dilakukan bagi regu yang memperoleh nilai serta dilakukan disepanjang garis belakang lapangan sendiri.

yang dalam hal ini khususnya pas atas dalam permainan bola voli dengan berpasangan dan menggunakan tembok sasaran dalam upaya meningkatkan kecakapan pas atas pada permainan bolavoli . untuk itu seorang guru harus dapat memilih dan menentukan cara atau metode mana yang lebih tepat untuk siswa yang sedang dibina. . bahkan teknik bolavoli merupakan salah satu unsur yang turut menentukan menang atau kalahnya suatu regu dalam permainan. atau 3–2) (PP. baik yang menggunakan alat maupun tanpa alat. Sedangkan dalam penelitian ini penulis mengacu pada yang menggunakan alat dan tidak menggunakan alat. Seorang guru dituntut untuk membimbing siswa supaya membantu dan memacu perkembangan dalam mencapai hasil belajar. 2001:11) Dalam mengajarkan bola voli ada beberapa cara mengajar pas atas yang efektif. yaitu teman dan tembok sasaran sebagai media pembantu pengajaran. Sedangkan penentuan kemenangan pertandingan bila salah satu regu menang dengan 3 set (misalnya 3–0. Salah satu kenyataan yang penulis temukan dilapangan bahwa tuntutan hasil yang diinginkan dan target yang diharapkan oleh kurikulum dan program pengajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di SMP agar siswa dapat melakukan pas atas dengan baik dan benar ternyata masih jauh dari yang diinginkan. PBVSI. Penguasaan teknik dasar yang sempurna akan menjadi dasar pengembangan mutu prestasi permainan. 3–1.terjadi nilai 14–14 (deuce) maka mencari selisih angka 2 sampai tak terbatas. Dari kenyataan tersebut diatas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berkaitan dengan latihan teknik dasar pas.

Sehingga peneliti disini tertarik untuk meneliti tentang penggunaan alat bantu dan tanpa alat bantu dalam melatih teknik dasar pas dalam permainan bola voli. Pemberian contoh oleh pendidik atau salah seorang pemain biasanya tidak memadai untuk keperluan itu.Menurut Theo Kleinmann dan Dieter Kruber (1984:8) Keterampilan teknik dasar bisa cepat dipelajari apabila pendidik/pelatih mengusahakan bahan peraga yang baik. Identifikasi Masalah Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas dapat diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut: 1. Dari uraian di atas penulis bermaksud mengadakan penelitian dengan judul : Pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012. Perbedaan pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012? 2. besar sekali manfaatnya untuk siswa didik. B. Pembelajaran yang lebih baik antara latihan pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012 . Gambar-gambar yang baik. yang memaparkan tahap-tahap gerak yang terpenting dengan jelas. karena pada umumnya gerak-gerik mereka berlangsung terlalu cepat.

maka di dalam penelitian ini perlu kiranya diberikan pembatasan permasalahan. dan kemampuan peneliti. Permasalahan yang terkait tentang Pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012.C. tenaga. Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bola voli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012? 2 Untuk mengetahui pembelajaran manakah yang lebih baik antara pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan . D. Perumusan Masalah Atas dasar pembatasan masalah di atas seperti tersebut di atas. masalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. biaya. serta adanya keterbatasan waktu. Pembatasan Masalah Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas. Apakah ada perbedaan pembelajaran pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012? 2 Pembelajaran mana yang lebih baik antara latihan pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012? E.

Manfaat Penelitian Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan peneitian di atas.pas atas dalam permainan bolavoli pada siswa SMP 3 Bantul tahun pelajaran 2011/2012? F. manfaat yang diperoleh dari penelitian ini diantaranya penelitian ini dapat memberikan pengetahuan bagi kepentingan peningkatan kualitas pengajaran dan hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan kepada para guru penjas agar dapat memberikan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi pihak Lembaga Pendidikan yang bersangkutan. . khususnya yang berkaitan dengan upaya memajukan peningkatan keterampilan bermain bola voli. Secara praktis hasil penelitian ini nantinya akan memberikan pengalaman langsung dan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi peneliti lain yang berminat untuk mengadakan penelitian tentang teknik-teknik dasar permainan bolavoli khususnya pas atas.

Deskripsi Teori 1. Di samping itu kepribadian juga dapat berkembang dengan baik terutama kontrol pribadi. permainan bola voli menapak lintasan sejarah baik dalam konsep maupun bentuk permainannya.Pd.Pd. (Drs. permainan ini meluas ke negara lainnya. dan rasa tanggung jawab terhadap apa yang diperbuatnya. dan Cina serta Jepang pada tahun 1913. Dengan bermain bola voli akan berkembang secara baik unsur-unsur daya pikir kemampuan dan perasaan. yaitu pertama kali di Amerika Serikat pada waktu musim panas tiba. kerjasama. Permainan ini kemudian berkembang dan menjadi populer di daerah pariwisata dan dilakukan di lapangan terbuka.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. yaitu Kuba (1905). Amung Ma’mun. Prinsip permainan bola voli adalah memainkan bola dengan divoli (dipukul dengan anggota badan) dan berusaha menjatuhkan bola ke lapangan lawan dengan menyeberangkan bola lewat atas net serta . disiplin. 2001:33). Melalui gerakan internasional YMCA. Uruguay (1912). Hakikat Permainan Bola Voli Permainan bola voli bermula dimainkan untuk aktivitas rekreasi. Toto Subroto. & Drs. yaitu bagi para usahawan. Puerto Rico (1909). Sebagai olahraga rekreasi. Selanjutnya berkembang di Kanada. M. M. Permainan bola voli adalah olahraga yang dapat dimainkan oleh anakanak sampai orang dewasa wanita maupun pria. Filipina (1910).

Selama bola dalam permainan semua pemain tidak boleh menyentuh net dan melewati garis tengah masuk kedaerah lawan. dan servis dilakukan bagi regu yang memperoleh nilai serta dilakukan di belakang garis lapangan sendiri. Jumlah pemain dalam setiap regu yang sedang bermain adalah 6 orang dan 6 orang lagi sebagai cadangan. kecuali bendungan (block). Penilaianya regu yang gagal menyeberangkan bola (mati) lawan dapat nilai (rally point). atau 3 – 2 . misalnya 3 – 0. Sedangkan penentuan kemenangan pertandingan bila salah satu regu menang dengan 3 set. 3 – 1.24 untuk pemain putri. lapangan dibagi dua ukuran yang sama oleh sebuah garis tengah yang di atasnya dibentangkan net dengan ketinggian 2.mempertahankan agar bola tidak jatuh di lapangan sendiri. dan bila terjadi nilai 14 – 14 (deuce) maka mencari selisih angka 2 sampai tak terbatas.43 untuk pemain putra dan 2. Setiap regu tidak diperkenankan memainkan bola lebih dari tiga kali sebelum bola melewati net. dan terdapat dua garis serang pada masing-masing petak yang berjarak 3 m dari garis tengah. Penentuan kemenangan pada permainan ini dinyatakan bila salah satu regu mendapat nilai 25 pada setiap setnya dan mencari selisih 2 angka bila terjadi nilai 24 – 24 (deuce) sampai tak terbatas. Lapangan permainan bola voli berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 18 m x 9 m. Bila terjadi kedudukan yang sama ( 2 – 2 ) maka set ke lima hanya sampai pada nilai 15.

pelaksanaanya bola dilemparkan atau dipantulkan ke tembok dan pantulannya berusaha untuk di passing atas ke tembok sasaran lagi. demikian seterusnya.. Keuntungan latihan ini adalah mudah mengantisipasi bola karena tidak terpancang teman pasangannya dan mudah untuk mengukur keajegan bola pantul sedangkan kelemahannya karena tembok benda mati maka bila sudut datang bola tidak tepat maka hasil pantulannya juga tidak tepat. Tujuan latihan ini adalah untuk melatih reaksi terhadap arah datangnya bola dan menambah kepekaan untuk mengendalikan bola. Mengajar pas atas dapat dilakukan dengan menggunakan tembok sasaran.. Hakikat pembelajaran pas atas berpasangan Sikap permulaan siswa memegang bola dengan dua tangan menghadap ke pasangannya... pelaksanaannya bola dilempar mengarah . 5.. Hakikat pembelajaran pas atas menggunakan tembok sasaran. bila bola melenceng atau tidak dapat di passing maka bola diambil dan dilemparkan atau dipantulkan lagi ke tembok sasaran dan di pas atas lagi secara berulang–ulang.. 3.. Sikap permulaan. Hakikat teknik dasar pas  Pengertian pas atas  Analisis gerakan pas atas  Macam2 teknik pas atas 4. Hakikat Teknik dasar permainan bola voli .2.. siswa memegang bola dengan dua tangan menghadap ke tembok sasaran..

6. Semakin baik tingkat keterampilan teknik dasar seseorang. service. Dikarenakan adanya kesamaan dalam teknik pengambilan dan pengolahan data penelitian tersebut diantaranya: C. smash. Tanpa penguasaan teknik dasar tersebut tidak dapat bermain dengan baik. Kerangka Berpikir Untuk dapat bermain bola voli dengan baik terlebih dahulu harus menguasai teknik-teknik dasar yang ada dalam permainan bola voli. Keterampilan teknik dasar bermain bola voli merupakan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang untuk dapat bermain bola voli dengan baik.kepada pasangannya. demikian selanjutnya masing–masing berusaha untuk memassing bola secara berulang–ulang. Hakikat Karakteristik Siswa SMP B. maka semakin . Sedangkan kelemahannya keajegan bola sulit diantisipasi apabila pasangannya jelek akan mempengaruhi latihan sehingga tergantung dari pasangannya tujuan latihan ini adalah untuk menambah kepekaan untuk mengendalikan bola dan mengarah bola. Penelitian yang Relevan Peneliti mengambil judul penelitian yang pernah dilakukan untuk bahan acuan dalam penelitian. Jarak keduanya antara 3 meter sampai 4 meter. jadi ada unsur menyenangkan. Keuntungan latihan ini adalah siswa tidak mudah jemu karena mirip bermain yang sesungguhnya. antara lain teknik passing. kemudian bola di pas atas untuk di operkan ke pada pasangannya lagi.

baik pula dalam penguasaan bermain bola voli. Latihan pas atas dalam permaianan bola voli dapat dilakukan dengan berbagai cara baik menggunakan alat maupun tanpa alat. Disini peneliti mencoba menggunakan metode pembelajaran pass atas dengan tembok sasaran dan metode pembelajaran pass atas dengan berpasangan. Terutama Kecakapan pas atas dalam permainan bola voli masih perlu disempurnakan. . Dengan metode yang dirancang mana metode yang lebih baik untuk mempermudah siswa menguasai teknik pass atas. Dimana peneliti mencari mana metode yang terbaik agar siswa lebih mudah melakukan pass atas.

Teknik Analisa Data ..... Desain Penelitian B. Metode eksperimen dengan Mached by Subjects adalah pemisahan pasangan-pasangan subyek masing-masing ke grup eksperimen 1 dan ke grup eksperimen 2 secara otomatis akan menyeimbangkan ke dua grup itu. Populasi dan Sampel Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan populasi siswa SMP 3 BANTUL yang berjumlah lebih dari 90 siswa yang akan diambil 40 siswa.. E.. D. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen...BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Variabel Penelitian Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pembelajaran yang lebih baik antara pas atas menggunakan sasaran tembok dan berpasangan terhadap kecakapan pas atas dalam permainan bola voli pada siswa. C.. Dengan latihan yang diberikan tersebut akan terlihat hubungan sebab akibat sebagai pengaruh dari pelaksanaan latihan.. Pembagian kedua kelompok tersebut didasarkan atas hasil tes awal yang telah dirangking Untuk menentukan kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 tersebut melakukan latihan pas atas berpasangan atau pas atas menggunakan tembok sasaran yaitu dengan cara diundi.. Metode yang menggunakan suatu gejala yang disebut latihan.

1992. (2010). 1988. “Pendidikan Jasmani untuk SMA Kelas 1 sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi”.DAFTAR PUSTAKA Drs. Dra. (2009).Pd. Suharsimi Arikunto. “Pendekatan Keterampilan Taktis dalam Pembelajan Bola Voli. Amung Ma’mun. Yogyakarata: Makalah disampaikan pada seminar dan Lokakarya Evaluasi dalam Perkuliahan Teori-Praktik Penjas Prodi PJKR FIK UNY. “Tes Kemampuan Passing Atas Bola Voli Pada Siswa Putra Kelas IV. Toto Subroto. M. Jakarta: Rineka Cipta. Yogyakarta: FIK UNY.Pd. Yogyakarta: FPOK IKIP Yogyakarta Teguh Ari Wibowo. Prosedur Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan. M. Yunyun Yudiana dan Toto Subroto. “Buku Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani.”Jakarta Pusat : Direktorat Jenderal Olahraga. Permainan Bola Voli. Suharno HP. . Yogyakarta: Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Se-Kabupaten Bantul. Dasar-dasar Permainan Bola Voli. (2002). Ngatman. (2001).Pd. (2003). V. Bani Tri Umboro pada tahun 2009 dengan judul “Tingkat Keterampilan Bermain Bola Voli Siswa Putera Kelas XI SMA Negeri 1 Pundong”. M. M. VI SD Negeri Kalikidang Tahun Pelajaran 2008/2009. 1986. Bandung: Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia. Olahraga Pilihan Bola Voli. Yunus. Theresia Soedarini. & Drs.”Skripsi.