BAB II PEMBAHASAN A.

Hadist Tentang Anjuran Menuntut Ilmu ‫وعن أَبً موسى - رضً هللا عنه - ، قال : قال النبًُّ - صلى هللا علٌه‬ َ َ َ َ ْ‫وسلم - : (( م َثل مَا َبع َثنًِ هللا به مِنَ الهدَى والعل‬ ُ َ ‫ُ َ ِم‬ ِِ َ ِ ٌ‫كم َثل غ ٌْث أصَابَ أرْ ضا ً ؛ فكانت م ْنهَا طائِفة طٌِّبة‬ َ ٌَ َ ْ َ ََ ٍ َ ِ ََ ِ َ‫قبلَت المَاء فأ َ ْن َب َتت الكأل‬ ْ ُ َ َ َ َ َ َ ِ َِ َ‫ِ َ ، والعشبَ الكثٌِرَ ، وكان‬ َّ‫م ْنهَا أجَ ادِبُ أمسكت المَاء ، ف َنفعَ هللا ُ بِهَا الن‬ َ َ َ َ َ ْ ، َ‫اس‬ ِ ِ َ َ َ َْ َ َ ِ ‫فشربُوا م ْنهَا وسقوا وَ زرَ عُوا، وأَصَابَ طائِفة م ْنهَا‬ ِ ًَ َ َ ِ ً‫أُخرَ ى إنمَا هًَِ قٌِعانٌ ؛ ال تمْسِ ك مَاء والَ ت ْنبت كأل‬ ْ َّ ُ ِ ُ َ ً ُ ُ َ َ‫، فذلِك م َثل منْ فقُه فً دٌِن هللاِ ، ونفعه مَا َبعث‬ ََ َ َ َ ُ َ َ َ ُ َ ًِ‫َ ن‬ َ ِ ‫هللا ُ به ، فعلِم وعلَّم ، وم َثل منْ لَم ٌَرْ فعْ بذلِك‬ َ ِ َ ْ َ ُ َ َ َ َ َ َ ََ ِِ ‫. )) رَ أسا ً ، ولَم ٌَق َبل هدى هللاِ الَّذِي أُرْ سِ ْلت به‬ َُ ْ ْ ْ َ َ ِِ ُ ‫. متفق علَ ٌْه‬ ِ َ ٌ 1375.Dari Abu Musa r.a., katanya: "Nabi s.a.w. bersabda: "Perumpamaan dari petunjuk dan ilmu yang dengannya saya diutus oleh Allah itu adalah seperti hujan yang mengenai bumi. Di antara bumi itu ada bagian yang baik, yaitu dapat menerima air, kemudian dapat pula menumbuhkan rumput dan lalang yang banyak sekali, menahan masuknya air dan selanjutnya dengan air yang bertahan itu Allah lalu memberikan kemanfaatan kepada para manusia, karena mereka dapat minum daripadanya, dapat menyiram dan bercucuk tanam. Ada pula hujan itu mengenai bagian bumi yang lain, yang ini hanyalah merupakan tanah rata lagi licin. Bagian bumi ini tentulah tidak dapat menahan air dan tidak pula dapat menumbuhkan rumput. Jadi yang sedemikian itu adalah contohnya orang pandai dalam agama Allah dan petunjuk serta ilmu yang dengannya itu saya diutus, dapat pula memberikan kemanfaatan kepada orang tadi, maka orang itupun mengetahuinya - mempelajarinya, kemudian mengajarkannya - yang ini diumpamakan bumi yang dapat menerima air atau dapat menahan air, dan itu puIalah contohnya orang yang tidak suka mengangkat kepala untuk menerima petunjuk dan ilmu tersebut. Jadi ia enggan menerima petunjuk Allah yang dengannya itu saya dirasulkan ini contohnya bumi yang rata serta licin." (Muttafaq 'alaih) ‫وعن أَبً هرٌرة - رضً هللا عنه - : أنَّ رسول هللا - صلى هللا علٌه وسلم‬ - ، ً ‫، قال : (( ومنْ سلَك طرٌقا ً ٌَ ْل َتمِسُ فٌِه ع ْلما‬ ِ ِ َ َ ِ َ َ َ َ َ ‫. سهل هللا ُ لَه طرٌقا ً إِلَى الجَ نة )) . رواه مسلم‬ ِ َّ َ َّ َ ِ َ ُ

w. Maka akhirnya mereka itu semuanya sesat dan pula menyesatkan . متفق علَ ٌْه‬ ِ َ ٌ َ َ َ َ 1389.1378.yakni manusia .di dunia ini. sehingga apabila tidak ditinggalkannya lagi seorang alimpun .para pemimpin dan kepala .صلى هللا عليو وسلن .صلى هللا علٌه وسلم .meninggal dunia." (Muttafaq 'alaih) B. bersabda: "Apabila anak Adam . Dari Abu Hurairah r. Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma. katanya: "Rasulullah s. yaitu sedekah jariah atau ilmu yang dapat diambil kemanfaatannya atau anak yang shalih yang suka mendoakan untuknya. katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.Mufradat Hadist Hadist Pertama .. melainkan dari tiga macam perkara.atau kepala-kepala pemerintahan . lalu memberikan keterangan fatwa dengan tanpa menggunakan dasar ilmu pengetahuan.w.itu ditanya.." (Riwayat Muslim) َ َ َ ‫وعنو قَال : قَال رسول هللا . bersabda: "Barangsiapa yang menempuh sesuatu jalan untuk mencari ilmu pengetahuan di situ.a.a.yakni tidak dapat menambah pahalanya lagi. maka Allah akan mempermudahkan baginya suatu jalan untuk menuju ke syurga.w.yang bodoh-bodoh." (Riwayat Muslim) ُ َ َ َ ‫وعن عبد هللا بن عمرو بن العاص رضً هللا عنهما ، قال : سمِعْ ت رسول‬ َ ْ ‫هللا . katanya: "Rasulullah s.ٌقول: (( إنَّ هللاَ الَ ٌَقبِضُ الع ْلم‬ َ ِ َ ُ ‫ا ْنتِزاعا ً ٌَ ْن َتزعه مِنَ الناس،ولكِنْ ٌَقبضُ الع ْلم‬ َ ِ َّ َ ِ ِْ َ َ َّ ‫بقبْض العلَمَاء ، حَ تى إِذا لَم ٌبْق عَالِما ً ، اتخذ‬ ِ ُ ِ َِ ِ ُ ْ َ َّ ْ‫الناسُ رُؤُ وسا ً جهَّاالً ، فسئِلُوا فأفتوا بِغٌْر عل‬ ْ َ َّ َ ُ ُ ،‫َ ِ ِم‬ ٍ ‫.: (( إِذا هات‬ َ َ ْ ِ ‫ابْن آدم انقَطَع عولُوُ إِالَّ هن ثَالث : صدقَة جاريَة‬ ٍ ِ َ ٍ ََ ٍ ََ َ ْ ََ ُ ُ ْ ٍ َ ٍ َ ُ‫. Dari Abu Hurairah r.a. bersabda: "Sesungguhnya Allah itu tidak mencabut ilmu pengetahuan dengan sekaligus pencabutan yang dicabutnya dari para manusia. Mereka . فضلُّوا وأضلُّوا )) . maka orang-orang banyak akan mengangkat para pemimpin . tetapi Allah mencabut ruhnya para alim-ulama. maka putuslah amalannya . رواه هسلن‬ 1380.a. )) ، أَوْ ع ْلن يُنتَفَع بِو ، أَوْ ولَد صالِح يَدعو لَو‬ ِ ُ ْ ٍ ِ ‫.orang lain.a.

Pendapat Para Ulama Hadist Pertama Telah berkata Ibnu Hajar Al Atsqolani Dalam fathul bari’hal 336-338. Demikianlah kondisi manusia sebelum Rasulullah diutus. Hadist ke-Dua Salaka :Menempuh . Orang ini seperti tanah subur yang menyerap air sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya. demikian pula ilmu agama dapat menghidupkan hati yang mati. sedangkan ilmu yang dimaksud adalah pengetahuan tentang dalil-dalil syariah. Naqiyatun (Subur). beliau mengumpamakannya dengan hujan yang diperlukan ketika mereka membutuhkannya.Al Huda adalah petunjuk yang mengantarkan kepada yang diinginkan. Telah berkata Syaikh ‘Utsaimin : Didalam hadist ada perumpamaan yang menakjubkan dimana Nabi Saw mengumpamakan risalah yang ia emban yang berisikan ilmu dan petunjuk seperti air hujan. kemudian tanah tersebut dapat menumbuhkan tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberi manfaat bagi yang lain. bahwa Rasulullah ketika datang membawa ajaran agama. Seperti hujan menghidupkan tanah yang mati. Kemudian beliau mengumpamakan orang yang mendengarkan ilmu agama dengan berbagai macam tanah yang terkena air hujan. merupakan sifat bagian tanah yang bisa menumbuhkan sesuatu.menyusuri Thoriq : Jalan Hadist ke-Tiga Maata :mati Inqoto’a :terputus Amaluhu :amalan atau usaha ia untuk beramal.Bahwa dengan air hujan hiduplah bumi dan dengan wahyu hiduplah hati. diantara mereka adalah orang alim yang mengamalkan ilmunya dan mengajar. Al Qurtubi dan yang lain-lain mengatakan.karena inilah hingga Allah Swt menyebut apa yang . Qi’aanun yaitu tanah datar yang licin dan tidak bisa menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Hadist ke-Empat Yaqbidhu :cabut C.

fuqoha atau hukama akan tetapi mereka penyampai ilmunya para ulama. Maka ketika turun hujan tanah menjadi tiga macam : 1.fuqoha dan hukama. Ingatlah.hal:415-416.lalu ia tahu yang haq dan mau mempelajari haq. tetapi Kami menjadikan Al Qur'an itu cahaya.tidak bermanfaat adanya wahyu Allah Swt dan tidak mampu mengangkat derajat mereka. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu.As-Syura:52-53.Merekah ulama . .dibawa Rasulullah Saw sebagai ruh.(Syarah Riyadus Shalihin. bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan. Tanah datar yang licin dan bisa menampung air 3.menyombongkan diri darinya. (Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.bermanfaat dan bisadimanfaatkan.na’uudzubillaahi min dzaalika.Allah Swt berfirman : ُ َ‫وكذلِك أ َْوحَ ٌْ َنا إِلَ ٌْك رُوحً ا مِنْ أَمْر َنا مَا ك ْنت‬ َ َ ََ َ ِ ُ ‫َتدري مَا ا ْلك َتابُ وال اإلٌمانُ ولَكِنْ جَ ع ْل َناهُ نورً ا‬ ِ َ َ َ َ ِ ْ ْ ‫َنهدِي به‬ ِِ َ‫منْ َنشاء مِنْ عبَاد َنا وإ َِّنك لَ َتهدِي إِل‬ ْ َ َ ِ ِ ُ َ ٍ‫ى صِ رَ اط‬ َ َّ ُ ‫مُسْ َتقٌِم صِ رَ اطِ هللا الَّذِي لَه مَا فًِ السماوات ومَا‬ َّ َ ِ َ َ ِ ٍ ًِ‫ف‬ َّ َ‫األرْ ض أَال إِلَى هللاِ ت‬ ُ ُ ‫صِ ٌر األمُور‬ ِ Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur'an) dengan perintah Kami.maka merekalah sejelek-jelek kelompok. sehingga orang yang menerima kebenaran terbagi dua : Yang pertama :Kelompok orang-orang yang Allah Swt berikan kefahaman lalu ia mengambil fikih dan hokum-hukum syariat yang berasal dari kitab Allah Swt dan sunnah Rasulullah Saw yang sudah ma’lum.mereka selalu mendustakan kebenaran. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. Bagian yang ketiga adalah orang –orang yang tidak ada kebaikan padanya.Tanah yang licin dan tidak bisa menampung air Maka untuk pertama dan kedua merupakan perumpamaan orang-orang yang menerima al-haq. yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Yang ke-dua :Mereka bukan ulama.Muhammad bin ‘Utsaimin.Tanah yang bisa menampung air hujan lalu tumbuhlah rumput yang banyak dan ilalang lalu manusia mengambil manfaat dari itu 2.fuqoha dan hukama hingga manusia bisa mengambil manfaat dari itu. Qs.juz:3.

، محمد : 17 والَّذٌِنَ اهْ َتدوا زادهم هدى وآ َتاهم َتق‬ ًُ ُْ َ َ َْ ‫َ ُ ْ واهم‬ َ ُْ َ Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya. Maka tidak ada ilmu yang bisa memberikan kemanfaatan baginya didunia . Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.Atau Allah Swt akan mempermudah jalan menuju jannah pada hari kiamat atau shirath yang mengerikan.menulisnya. Yang pertama:.menelaah.Bahwa Allah Swt akan memberikan kemudahan baginya dengan ilmu yang ia pelajari jalan menuju surga.Ini seperti firman Allah َْ َ ْ َ َ ِ ْ ِّ { 71 : ‫.511741/2 ً‫( ، وكشف الخفاء للعجلون‬ Artinya :Barang siapa yang mengamalkan ilmu yang telah ia pelajari. مرٌم‬ 76 .sebagaimana perkataan Ulama : ‫من عمل بما علِم ، أورثه هللا علم ما لم ٌعلم )فٌض القدٌر للمناوي‬ َ ِ َ َ َ 4/510 .mempelaajarinya.Menempuh dalam arti hakiki yaitu mendatangi majlis-majlisnya ulama atau pergi ke sekolah. ْ‫. َّ‫ سهَّل هللا له به طرٌقا ً إلى الجن‬maka Allah akan mempermudahkan ‫ة‬ baginya suatu jalan untuk menuju ke syurga.maka Allah Swt akan mewariskan kepadanya ilmu yang tidak ia pelajari . ولَقد ٌَسَّرْ َنا ا ْلقُرْ آنَ لِلذكر فهل مِنْ مدكِر } القمر‬ ٍ َّ ُ Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk pelajaran. maka adakah orang yang mengambil pelajaran? Al Qomar :17 2.Bahwa Allah Swt akan mempermudah bagi tholbul ilmu dengan niat karena Allah dan mengamalkannya maka dengan ini menjadi sebab bagi nya masuk kedalam surga. pesantren dan lain-lain atau Yang kedua :mencari dengan makna kiasan yang bisa mendatangkan ilmu misalnya menghafalnya. pondok. Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk.dan memahami kitab-kitab agama dan lain-lain sebagainya. ini sebagaimana yang ditunjukan Allah Swt dalam firmannya: َّ ُ ِ َ ُ ‫وٌَزٌد هللا ُ الَّذٌِنَ اهْ َتدوا هدى وا ْلبَاقٌَِات‬ َ ًُ َْ ًّ ٌ َ َ َ َ ِّ َ ِ ٌ َ ُ ‫: الصَّالِحَ ات خ ٌْر ع ْند رَ بك َثوابًا وخ ٌْر مَرَ دا.mendiskusikannya. 3. Maksudnya: 1.Hadist ke-Dua Telah berkata Ibnu Rojab Al Hambali : Maksud menempuh sesuatu jalan untuk mencari ilmu pengetahuan ini memiliki dua makna.

Zainuddin Abilfarj Abdurrahman Bin Syihabuddin Ibnu Ahmad Bin Rojab Al HambaliAl Baghdadi .bisa menjadikan ia ma’rif atullah.ini didasarkan dengan hadist diatas dan didukung dengan hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah : ‫أنه صلى هللا علٌه وسلم قال: " إن مما ٌلحق المؤمن من عمله وحسناته بعد‬ ‫موته، علما علمه ونشره، أو ولدا صالحا تركه أو مصحفا ورثه. مسند اإلمام أحمد‬ Dari Anas dari Nabi Saw. dan banyak (pula yang) dibiarkannya.maka bila tenggelam bintang-bintang atau tertutup hilanglah cahayanya.menghilangkan keraguan dan subhat kecuali ilmu berkenaan dengan Al Qur’an dan Assunah. Al-Maidah:15-16 Maka berkenaan Ilmu ini Rasul Saw telah bersabda: َّ ‫عن أنس ، عن النبًِّ .bisa memudahkannya masuk surga .dan diakhirat.Allah Swt Telah berirman : ُ ‫ٌَا أَهْ ل ا ْلك َتاب قد جَ اءكم رَ سُول ُ َنا ٌ َبٌِّنُ لَكم‬ ُْ ُْ َ َْ ِ ِ َ ْ ُ ُْ ُ ِ َ ْ‫كثٌِرً ا ممَّا ك ْنتم تخفُونَ مِنَ ا ْلك َتاب و ٌَعْ فُو عن‬ َ َ ِ ِ ُ َّ ُ َ َ‫كثٌِر قد جَ اءكم مِنَ هللاِ نور وكت‬ َ ٍ َ ْ ْ ‫ٌ َ ِ ابٌ مُبٌِنٌ ٌَهدِي‬ ْ ُ ُ ِ ْ َ ِ ُ ُ ُ َ َ ِ َّ ِ َّ ِ ِ ‫به هللا ُ مَن اتبَعَ رضْ وانه سبل السَّالم وٌُخرجهم‬ َ ْ ُّ ‫مِنَ الظلُمَات إِلَى النور بإ ِْذنِه و ٌَهدٌِهم إِلَى‬ ِ ْ ِ ْ َ ِ ِ ِ ُّ ‫صِ رَ اطٍ مُسْ َتقٌِم‬ ٍ Hai Ahli Kitab. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah.صلى هللا علٌه وسلم . dan kitab yang menerangkan.sabdanya :Sesungguhnya perumpamaan ulama dibumi ini seperti perumpamaan bintang-bintang dilangit.فً صحته وحٌاته، تلخه من بعد موته‬ .Musnad Imam Ahmad:3/157. dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan. Hadist ke-Tiga Telah terjadi kesepakatan para ulama bahwa mayit akan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya karena sebab amal-amal kebaikan yang telah ia kerjakan selama hidupnya. menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan. Al jami’il Ulum Wal Hikami Syarh khomsiina hadiisan min jawami’il kalim. sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami.Diteranginya daratan dan lautan dengan cahanya.، قال : (( إنَّ مثل‬ َ ُ ُ ‫العلَماء فً األرض كمثل النجوم فً السَّماء ، ٌُهتدى بها فً ظل‬ ُّ ِ ‫مات‬ ِ ُ ُّ ‫)) البرِّ والبحر ، فإذا انطمست النجوم ، أوشك أن َتضِ ل الهُداة‬ َّ ِ ((751/7 ‫)) .bisa meraih ridhonya. أو مسجدا‬ ‫بناه، أو بٌتا بناه البن السبٌل أو نهرا أكراه أو صدقة أخرجها من ماله‬ ‫.322-323.hal.bisa memberikan petunjuk dari gelapnya kebodohan.

Telah berkata Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin :Yang dimaksud dengan ilmu yang tersebut dalam hadist diatas adalah ilmu Al Quran dan As-sunnah yang telah jelas nash-nashnya tentang keutamaannya dan pahala bagi orang yang mempelajarinya serta mampu mengangkat pemiliknya hingga menjadikan mereka sebagai pewaris para nabi.atau sodakoh yang ia keluarkan dari hartanya sewaktu ia sehat dan hidup itu semuanya akan menemaninya setelah ia mati. dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu.Zainuddin Abilfarj Abdurrahman Bin Syihabuddin Ibnu Ahmad Bin Rojab Al HambaliAl Baghdadi ." Qs. Maka seluruh manusia sangat membutuhkan ilmunya para Nabi. sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani dan hadits Abu Umamah.ini seperti apa yang dikatakan imam khithabi : ‫العلم ماجاء به الرسول واصحابه وماسوي دالك فلٌس بعلم وكداكما قال االمام احمد‬ Artinya :Ilmu itu adalah apa yang dibawa para Rasul dan para sahabatnya sedang selain itu bukan dikatakan ilmu itu juga merupakan pernyataan imam ahmad. bahwa saat haji Wada' Nabi SAW bersabda: ُُ ُْ َ َ ِ ًِ‫خذوا ا ْلع ْلم قبْل أَنْ ٌقبَض أ َْو ٌُرْ فع " فقال أَعْ رَ اب‬ ّ َ ََ . dan katakanlah: "Ya Tuhanku.bukan ilmu berkaitan dengan dunia seperti ilmu menghitung atau ilmu arsitektur.Thoha :114. Rasulullah mengucapkan hadits ini pada saat haji wada'.hal.dan karena pentingnya ilmu itu maka Allah memerintahkan nabinya untuk berdo’a : َ ْ‫ف َتعَالَى هللا ُ ا ْلملِك ا ْلحَ ق وال َتعْ جَ ل با ْلقُرْ آن مِن‬ ُ َ َّ َ ُّ ِ ِ ْ َ‫قبْل أ‬ ُْ ِْ ْ ُُ َ َ ‫َ ِ نْ ٌقضَى إِلَ ٌْك وحْ ٌه وَ قُل رَ بِّ زدنًِ ع ْلمًا‬ ِ Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya. Hadist ke-Empat Allah tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan mencabutnya atau menghapus ilmu dari lubuk hati sanubari akan tetapi dengan wafatnya ulama .atau anak sholeh yang ia tinggalkan atau mushaf yang ia wariskan atau masjid yang ia bangun.atau sebuah rumah yang ia bangun untuk ibnu sabil atau sumur yang ia gali.322-323.Artinya :Bahwa Rasulullah Saw telah bersabda :Sesuatu yang akan sampai kepada orang mukmin dari amalannya dan kebaikannya setelah ia mati adalah ilmu yang ia ajarkan dan ia kembangkan.Al jami’il Ulum Wal Hikami Syarh khomsiina hadiisan min jawami’il kalim. tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.

822.serta meresap didalamnya.dan Baihaqi. (Muttafaq 'alaih) Maka selama ilmu masih ada dibumi.375.Darimi .538.katanya sukakah kamu aku kabarkan kepadamu permulaan ilmu diangkat dari manusia yaitu khusyu’. Bagaimanakah cara ilmu diangkat atau dipunahkan? Beliau bersabda.Hr.berharap dan berdoa kepadanya. Hingga ketika tidak ada orang alim di dunia ini.manusia dalam petunjuk dan kekalnya ilmu itu dengan adanya ulama. Berkenaan hadist diatas suatu hari Rasulullah Saw menyebutkan tentang diangkatnya ilmu.ini seperti apa yang dikatakan Ibnu Mas’ud : ‫إنَّ أقواما ً ٌقرءون القرآن ال ٌُجاوُ ز تراقٌهم ، ولكن إذا وقع فً القلب‬ ِ ‫، فرسخ فٌه ، نفع‬ Sesungguhnya kaum-kaum itu membaca Al qur’an hanya melewati kerongkongan mereka akan tetapi bila itu menyentuh hati.dikatakan kepadanya :Bagaimana proses hilangnya ilmu padahal kami telah membaca AL Qur’an dan kami telah membacakannya kepada istri-istri kami dan anak-anak kami?Maka Nabi Saw bersabda :Kitab taurat dan injil ini untuk orang yahudi dan nasrani lalu kamu tidak peduli kepada mereka maka ditanyalah ‘Ubadah bin Shamit tentang hadist ini.294.perbuatan-perbuatannya yang menjadikan rasa takut hambanya.cinta kepadanya.gentar kepadanya. Punahnya ilmu itu dengan wafatnya para ulama orang yang menguasaI ilmu tersebut beliau ucapkan tiga kali. lalu memberikan keterangan fatwa dengan tanpa menggunakan dasar ilmu pengetahuan. Arabi berkata.dan thohawiy dalam syarhul Musykil.Maka bila telah pergi ulama dan penegaknya maka manusia didalam kegelapan.9/3.sifat-sifatnya.Ibnu khuzaimah.304.bermanfaatlah ia. maka orang-orang banyak akan mengangkat para pemimpin atau kepala pemerintahan yang bodoh.2/204. Mereka para pemimpin dan kepala itu ditanya.serta bertawakal kepadanya dan lain-lain dan inilah yang dinamakan ilmu naafi’. Maka akhirnya mereka itu semuanya sesat dan pula menyesatkan orang lain.2653.َ َ َ ََ َ َ : ُ‫كٌْف ٌُرْ فع ؟ فقال : أَال إِنَّ ذهَابَ ا ْلع ْلم ذهاب‬ َ َ ِ َ‫حَ ملَته . Telah berkata Al Hasan : ً‫العلم علمان : علم على اللسان ، فذاك حجة هللا على ابن آدم ، وعلم ف‬ َّ ُ ٌ ‫القلب ، فذاك العلم النافع‬ Ilmu itu ada dua :Ilmu yang berada dilisan itulah hujjah Allah atas . ث‬ َ ‫الث مَرَّات‬ َ Pelajarilah ilmu sebelum datang masa punahnya ilmu tersebut .dan hakim 1/9 Sesungguhnya Ubadah berkata seperti ini karena ilmu itu terbagi dua : Yang pertama :Apabila buahnya ilmu didalam hati manusia yaitu ilmu berkenaan dengan Allah Swt.(Dikeluarkan ahmad.tunduk kepadanya.muslim.1/380.Tirmidzi .nama-namanya.

mereka tidak melaksanakan isinya.2949.6850.4286.lalu tinggallah ilmu yang dilisan sebagai pembela maka banyaklah manusia meremehkannya.Hr.Dan abdu bin humaid.(Jaami’il Ulum Wal Hikam:323-324.maka tidak ada sisa kecuali Al qur’an yang tertulis didalam mushaf kalau sudah seperti itu datanglah kiamat. dan larangan bagi orang yang beram mengeluarkan fatwa tanpa berdasarkan ilmu pengetahuan. Hadits ini juga dijadikan alasan oleh jumhur ulama untuk mengatakan.131.dari hadist Ibnu Mas’ud.148.435. bahwa pada /aman sekarang ini tidak ada lagi seorang mujtahid.1247.dan Muslim 8/208. peringatan bagi pemimpin yang bodoh.5248.Ibnu Rojab Al Hambali Al Baghdadi.lalu hilanglah ilmu ini dengan tidak mengamalkannya.Ini seperti sabda Nabi Saw : ‫ال تقوم السَّاعة إالَّ على شرار الناس‬ ُ ِ Tidak datang kiamat kecuali menimpa manusia –manusia yang paling jelek.Ahmad 3/162. maka sebagian mereka ada yang membebaskannya (dari siksa Alloh) dan sebagian lain ada yang menjerumuskannya (dalam siksa-Nya). peringatan bahw a yang berhak mengeluarkan fatwa adalah pemimpin yang benar-benar mengetahui.1/91.Dan Ibnu Hibban. Setiap jiwa manusia melakukan amal untuk menjual dirinya.1/190-191 Yang ke-dua yaitu ilmu yang ada dilisan.dan Muslim.Ahmad 1/394. ُ ٌ ‫.Dikeluarkan Ibnu Abi Syaibah 34361.dan Hakim 4/495 dan Baihaqi 524. Telah berkata Ibnu Muniir :Dihapusnya ilmu dari dada . Hadits ini berisi anjuran menjaga ilmu.tidak ia amalkan atau dakwahkan untuk orang lain. Inilah yang senantiasa dilaksanakan para shahabat .atau dalam hadist yang lain Hr.yang bersumber dari Anas.10097.Dan Baghowi.ال تقوم الساعة وفً األرض أحد ٌقول : هللا هللا‬ ُ Tidak terjadi kiamat hingga tidak ada seorangpun yang menyebut Allah.dan hadist diatas manunjukan bahwa itu hari ini belum terjadi.anak Adam dan ilmu yang berda dalam hati maka itulah ilmu yang bermanfaat. (HR Muslim) Maka apa yang pertama kali diangkat dari ilmu adalah ilmu nafi’ yaitu ilmu batin yang bisa mewarnai hati dan memperbaikinya.Ibnu Abdil Barr. Hadits ini memerintahkan untuk mendahulukan para ulama sebagai pemimpin dan melarang mengangkat orang-orang yang tidak berilmu sebagai pemimpin.Allah.dan Ibnu Hibban 6849.Dan Abu Ya’la.Dan Tobroni dalam Al Kabir .234.ini sebagaiman sabda Nabi Saw : ‫رواه مسلم والقرآن حجة لك أو علٌك كل الناس ٌغدو : فبائع نفسه فمعتقها أو موبقه‬ Dan Al Quran itu merupakan hujjah yang akan membela atau menuntutmu.diaitulah hujjahnya Allah.dan Al Hakim 4/494 dari Ibnu Mas’ud.

” HR. sekalipun ia seorang rakyat jelata.” Salah seorang mantan budak kami” Umar bertanya. Mereka senantiasa mengangkat orang yang berilmu sebagai pemimpin.” Karena ia seorang yang hafal Al Qur’an dan menguasai ilmu faraidz (ilmu tentang hukum-hukum harta warisan).” (kalau begitu. Muslim. ia pantas menggantikanmu). Nabi kalian telah bersabda . َ َ ِ ِ ‫عنْ عَامِر بْن واثِلَة أَنَّ َنافِعَ ا ْبنَ ع ْبد ا ْلحَ ارث‬ ِ ِ ِ َ َ َ َّ َ َ ُ ِ َ َ َ ِ ُ ُ َُ ‫لَقًَِ عمَرَ بعُسْ فانَ وكانَ عمر ٌَسْ َتعْ ملُه علَى مكة‬ َ‫فقال مَن اسْ َتعْ م ْلتَ علَى أَهْ ل ا ْلوادِي فقال ا ْبن‬ َ ََ َ ِ َ َ ِ َ ََ ْ َ َ َ ‫أَبْزى قال ومَن ابْنُ أَبْزى قال مَولًى مِنْ مَوالٌِ َنا‬ َ ِ َ َ َ َ ً‫قال فاسْ َتخلَفتَ علٌَْهم مَول‬ ٌ ِ َ ُ َ َ ‫َ َ َ ْ ْ َ ِ ْ ْ ى قال إ َِّنه قارئ‬ َّ َ َّ ِ ِ َ‫لِك َتاب هللاِ عز وَ جَ ل وإ َِّنه عَالِم بِا ْلفرَ ائِض ق‬ َ ٌ ُ َ َّ ‫ِ ال‬ َ ْ َ َ َ ِ َ َّ ُ َُ ‫عمر أَمَا إِنَّ َنبٌكم صلَّى هللا علَ ٌْه وَ سلَّم قد‬ َ ْ ُ َّ ِ َ‫قال إِنَّ هللاَ ٌَرْ فع بهذا ا ْلك َتاب أ‬ َ َ ِ ُ َ َّ ُ َ َ ‫ِ ِ قوامًا و ٌَضع‬ َْ َ َ َ‫بِه آخ‬ َ‫ِ رٌن‬ ِ Dari Amir bin Watsilah bahwa Nafi’ bin Abdul Harits bertemu dengan khalifah Umar bin Khathab di daerah ‘Usafan. ”Ibnu Abza” Umar bertanya. Umar bertanya. dan merendahkan derajat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini.“ Umar berkata.berdasarkan pada petunjuk Rasulullah. Adalah Umar mengangkat Nafi’ sebagai gubernur Makkah.” Siapa itu Ibnu Abza ?” Nafi’ menjawab. Ibnu Majah . 'Sesungguhnya Allah Ta’ala akan meninggikan derajat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini.” Siapa yang engkau tunjuk untuk menggantikanmu memimpin penduduk Makkah?” Nafi’ menjawab.” Engkau mengangkat mantan budak sebagai penggantimu?” Nafi’ menjawab.

Menempuh dalam arti hakiki yaitu mendatangi majlis-majlisnya ulama atau pergi ke sekolah.BAB III PENUTUP A.Tanah yang bisa menampung air hujan lalu tumbuhlah rumput yang banyak dan ilalang lalu manusia mengambil manfaat dari itu 2.SARAN DAFTAR PUSTAKA . pesantren dan lain-lain atau Yang kedua :mencari dengan makna kiasan yang bisa mendatangkan ilmu misalnya menghafalnya. Tanah datar yang licin dan bisa menampung air 3. Yang dimaksud dengan ilmu yang tersebut dalam hadist diatas adalah ilmu Al Quran dan As-sunnah yang telah jelas nash-nashnya tentang keutamaannya dan pahala bagi orang yang mempelajarinya serta mampu mengangkat pemiliknya hingga menjadikan mereka sebagai pewaris para nabi Punahnya ilmu itu dengan wafatnya para ulama dan orang yang menguasaI ilmu B.menelaah.Tanah yang licin dan tidak bisa menampung air Maksud menempuh sesuatu jalan untuk mencari ilmu pengetahuan ini memiliki dua makna. Yang pertama:.mendiskusikannya.dan memahami kitab-kitab agama dan lain-lain sebagainya.mempelaajarinya. pondok.Bahwa dengan air hujan hiduplah bumi dan dengan wahyu hiduplah hati Maka ketika turun hujan tanah menjadi tiga macam : 1.menulisnya.Kesimpulan Nabi Saw mengumpamakan risalah yang ia emban yang berisikan ilmu dan petunjuk seperti air hujan.

imam An-Nawawi 2. ibnu Hajar Al-Asqalani 3. ibnu Rajab Al-Hambali 4.Syarah Muslim.1.Fathul Bari’. imam An-Nawawi .Riyadhus Shalihin.Jami’il ulumi wal hikam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful