EKONOMI MANAJERIAL

ANALISIS PERMINTAAN DAN PENAWARAN MODUL 5

Oleh Ir.Sahibul Munir,SE.,MSi

FAKULTAS EKONOMI PROGRAM KELAS KARYAWAN

UNIVERSITAS MERCU BUANA

Faktor-faktor ini disebut “variabel eksogen. Sahibul Munir SE. M. seperti pendapatan konsumen. (2) Faktor-faktor yang berada diluar kontrol perusahaan.”Sehingga rumus elastisitas secara umum dapat dinyatakan : Elastisitas = % perubahan dalam variabel dependen ( γ ) %perubahan dalam variabelindependen ( χ ) Elastisitas : presentasi perubahan variabel dependen (tidak bebas) akibat adanya persentasi perubahan variabel independen (bebas) sebanyak 1%. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap suatu barang dapat dibedakan menjadi : (1) Faktor-faktor yanbg dapat dikontrol oleh perusahaan seperti harga barang itu sendiri dan biaya iklan. harga produk pesaing.Si EKONOMI MANAJERIAL .2007/2008 Analisis Sensitivitas (Elastisitas) Permintaan Dalam rangka pengambilan keputusan manajerial.” Pengukuran kuantitatif besarnya respon perubahan permintaan akibat adanya perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap suatu barang disebut”Elastisitas. Faktor-faktor ini disebut” variabel endogen”. Elasatisitas Titik dan Elistisitas Busur Pusat Pengembangan Bahan Ajar . suku bunga kredit dll. maka pihak manajemen harus mengetahui besarnya respon perubahan permintaan konsumen akibat adanya perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tersebut.UMB Ir.

Rumus elasisitas titik dapat dinyatakan : % perubahan dalam y ∈γ = % perubahan dalam x ∆γ 'γ ∆γ x ∈γ = = x ∆x' x ∆x y ∆Y = menunjukan besarnya pengaruh perubahan 1 unit X terhadap perubahan Y.UMB Ir. maka parsial pertama berkaitan dengan X. Konsep elstisitas titik ini dapat memberikan hasil pengukuran yang akurat bagi pengaruh perubahan dalan X yang sangat kecil ( ≤ 5%) terhadap perubahan Y. dan ”elastisitas busur (arch elasticity). ∆y ∂y = (turunan ∆x ∂x Untuk perubahan X ( ∆X ) yang sangat kecil (limit ∆x → 0). Dengan demikian “elstisitas titik ( ∈ x )” dapat dicari dengan mengalihkan turunan parsial pertama dari suatu fungsi permintaan dititik tertentu dengan rasio X/Y dititik itu. M.” Konsep elastisitas titik digunakan untuk mengukur pengaruh perubahan yang sangat kecil (marginal) dalam variabel independen X terhadap perubahan variabel dependen(tidak bebas) Y.Elastisitas dapat diukur dengan dua cara yang berbeda yaitu disebut “elastisitas titik (point elasticity)”. ∆X Jadi ∆Y / ∆X ini tidak lain adalah parameter (koifisien) dari fungsdi permintaan.Si EKONOMI MANAJERIAL . Sahibul Munir SE. sehingga: Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

000 A dimana : Q = jumlah tiket film yang diminta P = harga tiket / lembar (dalam dollar) PVRC = harga sewa kaset video (dalam dollar) I = pendapatan yang dibelanjakan rata-rata (dalam 1000 dollar) A = pengeluaran biaya periklanan perbulan (dalam 1000 dollar) Jika dari suatu teater diperoleh data sebagai berikut : P = $ 5.600 – 5000 (5) + 3. PVCR = $2 I = $ 28.600 – 5000 Pvcr + 50 I + 1.000.∂y x ∈x = X ∂x y Contoh perhitungan elastisitas titik : Diketahui fugsi permintaan dugaan terhadap tiket teather dipasar regional : Q = 6. elstisitas titik dari periklanan dengan tingkat permintaan tiket disatu teater = 10. ∂Q = −5000 ∂P ∂Q = 3500 ∂P VCR ∂Q = 50 ∂I ∂Q = 1000 ∂A maka dengan biaya iklan = $ 20. Sahibul Munir SE.500 (2) + 50 (28) + 1000 (20) Q = 10. M.Si EKONOMI MANAJERIAL .000 dan A = $ 20.UMB Ir.000.000 lembar adalah : Pusat Pengembangan Bahan Ajar . maka jumlah tiket yang diminta pada suatu teater diperkirakan (diduga) adalah : Q = 6.000 I dan A adalah fungsi permintaan tersebut diekspresikan dalam ribuan dollar.

000 $20 + $50 30.Si EKONOMI MANAJERIAL . sebagai berikut: ∆Q ∆X ∆Q ( X + X 2) : = X 1 (Q2 + Q1 ) ( X 2 + X 1 ) (Q2 + Q1 ) ∆X Elastisitas Busur (E) = E= ∆Q ( X 2 + X 1 ) x ∆X (Q2 +Q1) untuk suatu perubahan pengeluaran biaya iklan ( ∆X ) baik untuk kenaikan dari $ 20.000 $70 X = X $30 10. maka digunakan “elastisitas busur” yang menghitung elastisitas ratarata. artinya jika pengeluaran biaya iklan naik sebesar 1% maka jumlah permintaan teater naik 2% Elastisitas Busur (Arch Elasticity) Berdasarkan pada kenyataan yang ada bahwa elastisitas umumnya tidak konstan.4 Pusat Pengembangan Bahan Ajar . M.000 lembar menjadi 10. yang mengakibatkan kenaikan permintaan tiket film dari 10.∈A= ∈A ∂Q A 20 x = 1000 x =2 ∂A Q 10.00 ke $ 20.000 maupun untuk penurunan dari $ 50.000 lembar menjadi 40.000. melainkan berbeda-beda diberbagai titik disepanjang (kurva) fungsi permintaan tertentu.000 E= E = 1.000 = 2.000 + 40.atau penurunan dari 40.000 lembar maka elastisitas busurnya (E) adalah : 30.000 menjadi $ 50. Untuk mengatasi masalah elastisitas yang berubah-ubah disepanjang kurbva permintaan. Sahibul Munir SE.000 $30 50.UMB Ir.000 lembar.

00.jadi perubahan 1% dalanm pengeluaran biaya iklan dalam kisaran (orange) $ 20.Si EKONOMI MANAJERIAL .4 % Elastisitas Harga Permintaan (Price Elasticity of Demand) Untuk mengetahui sampai sejauh mana respon (kepekaan) suatu permintaan terhadap perubahan harga. perubahan dalam permintaan tiket film sebesar 1. dengan menganggap variabel independen lainya dalam fungsi permintaan konstan. ∈ p = % perubahan dalam jumlah barang yang diminta % perubahan harga barang yang diminta ∈p= ∂Q / Q ∂Q P = X ∂P / P ∂P Q Dimana ∈ P = elastisitas titik harga permintaan ∂Q = perubahan mengenai jumlah barang yang diminta akibat adanya ∂P perubahan harga sebanyak 1 unit P permintaan = harga barang yang diminta dititik tertentu dalam kurva Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB Ir. digunakan suatu pengukuran kuantitatif yang dinamakan “elastisitas harga permintaan” (price elasticity of demand) Elastisitas harga permintaamn ( ∈ p) : mengukur besarnya presentasi perubahan jumlah (kwantitatif) barang yang diminta per periode waktu akibat adanya suatu presentase perubahan harga. M. Sahibul Munir SE. secara rata-rata akan mengakibatkan .000 s/d $50.

UMB Ir. maka Pusat Pengembangan Bahan Ajar .5 % Elastisitas Busur Harga Permintaan Elastisitas harga permintaan (Price Elasticity of Demand) dapat mempunyai nilai yang berbeda-beda (bervariasi) disepanjang kurva permintaan linier.5 artinya jika terjadi kenaikan harga tiket film P = $ 5 sebesar 1%.000. maka akan mengakibatkan penurunan jumlah yang diminta sebesar 2.5000 X 5 = −2. tetapi untuk kasus yang berbeda yaitu yang satu untguk kenaikan harga yang sama besar. Keadaan ini akan menghasilkan nilai elastisitas yang berbeda pula untuk tingkat perubahan harga yang sama besar. maka Q = 3500 – 5000 (5) = 10.8) + 1000 (20) Q = 3500 – 5000 P Apabila P = $ 5 / lembar.Si EKONOMI MANAJERIAL .000. Untuk fungsi permintaan Q = 3500 – 5000 P.Q = permintaan jumlah barang yang diminta dititik tertentu dalam karya Diketahui fungsi permintaan dugaan terhadap tiket film : Q = 6. tetapi untuk kasus yang berbeda yaitu yang satu untuk klenaikan harga dan yang satu lagi untuk penurunan harga.000. Sahibul Munir SE. apbila P1= $5 → Q1= 10. dari fungsi ini apabila dihitung elastisitasnya dengan menggunakan rumus elastisitastitik. M.000 ∈ P = 2. dan A=$ 20.500 ∂P Untuk PVCR = $ 2.000 Sedangkan nilai ∈ P (elastisitas titik harga permintaan) nya : ∈ P = . I= $ 28. untuk kasus kenaikan harga dari P = $6 menjadi P = $5.5 10.600 – 5000 P – 3500 PVCR + 50 In + 1000 A Dari persamaan tersebut diperoleh ∂Q = . akan didapat fungsi permintaan dengan Satu variabel independen P sebagai berikut : Q = 6. dan P2= $6 → Q2 = 5000..600 – 5000 (P) + 3500 (2) + 50 (2.

UMB Ir. jika harga naik / turun sebanyak 3.hasilnya akan berbeda.67 % Beberapa jenis elastisitas harga permintaan : (1) | Ep | > 1 maka permintaan bersifat elastis (2) | Ep | = 1 maka permintaan bersifat elastis uniter (3) | Ep | < 1 maka permintaan bersifat tidak elastis jenis elastisitas yang lain (ekstrim) • • | Ep | = O (tidak elastis sempurna) | Ep | = ~ (elastis sempurna) Pusat Pengembangan Bahan Ajar .67 1 15000 Ep = Ep = 3.Si EKONOMI MANAJERIAL . M.000 (6 + 5) X (6 − 5) (5000 + 10000 ) − 5000 11 X = −3. Untuk mengatasi mesalah tersebut maka digunakan “Elastisitas Busur”. Rumus elastisitas busur harga permintaan (Ep) Ep = ∆Q /(Q 2 + Q1) (Q1 + Q 2) /(Q 2 + Q1) = ∆P /( P 2 + P1) ( P 2 + P1) /( P 2 + P1) Ep = ∆Q ( P2 + p1 ) X ∆P (Q + Q1 ) Jadi elastisitas busur disepanjang kisaran dari P = $5 ke P = $8 : Ep = (5000 − 10. Sahibul Munir SE.67 artinya pada tingkat harga berada pada kisaran antara $ 5 dan $ 6.

M. Apabila | Ep | > 1(elastis0 maka hubungan antara perubahan harga (change in price) dengan perubahan hasil penjualan (change in total revenues) adalah negatif yaitu jika p turun maka TR akan naik. koefisien elastisitasnya berbeda – beda untuk berbagai tingkat harga Sebagaimana diketahui bahwa rumus elastisitas titik harga permintaan : Ep = Dimana ∂Q P =X ∂P Q merupakan slop (kemiringan) kurva permintaan.UMB Ir. Jika | E yang berbentuk garis lurus (linier). begitu juga balikanya 1/ ( (∂p / ∂Q) = ∂Q / ∂P juga konstan. Teta[pi rasio P bervariasi (berubah – ubah) sepanjang Q kurva permintaan dari 0 yaitu pad saat P = O (kurva permintaan berpotongan dengan sumbu horisontal kuantitas Q) sampai + ~ yaitu pada saat Q = O (kurva permintaan Pusat Pengembangan Bahan Ajar . dan sebaliknya jika P naik maka TR akan turun. Apabila | Ep | = 1 (elastis uniter) maka hubungan antara perubahan harga (change in price) dengan perubahan hasil penjualan (change in total revenues) adalah nol. dan slope kurva ∂Q ∂P permintaan yang berbentuk garis lurus (linier) adalah konstan. Yaitu jika P naik P turun maka TR – nya tidak berubah.Hubungan Elastisitas Harga Permintaan Dengan Hasil Penjualan (Total Revenue = TR) Terdapat tiga bentuk (type) hubungan antara Elastisitas Harga Permintaan (Ep) dengan Total Revenue (TR) : 1. 2. Sahibul Munir SE.Si EKONOMI MANAJERIAL .

Sahibul Munir SE. M.berpotongan dengan sumbu vertikal harga P).UMB Ir. Karena kita mengalihkan konstanta ( ∂Q ) ∂P yang negatif dengan sebuah rasio (P/Q) yang bervariasi antara O dan + ~ . maka elastisitas harga permintaan (Ep) sebuah kurva linier akan berkisar dari 0 sampai - ~ sedangkan dititik tengah kurva permintaan tersebut uniter. P (harga / unit) | Ep | > 1 | Ep | = 1 | Ep | < 1 D = AR = a – bQ Q(kuantitas) TR MR = a – 2 bQ TR maximum | Ep | = 1 dan MR = 0 P↓ → Q ↑ P↓ → Q↑ Pusat Pengembangan Bahan Ajar . MR dan TR. P (harga / unit) | Ep | > 1 | Ep | = ~ | Ep | = 1 | Ep | = < 1 ∂Q P X = −1 ini elastisitas ∂P Q | Ep | = 0 Q (jumlah barang) O Hubungan antara Ep dengan AR.Si EKONOMI MANAJERIAL .

Si EKONOMI MANAJERIAL . M.Q = = P = a − bQ AR = Q Q Elastisitas Harga Silang Permintaan (Cross Elasticity of Demand) Elastisitas harga silang permintaan.Q = (a – bQ) Q = a Q – B Q2 ∂TYr = a − 2bQ MR = ∂Q TR P. mengukur besarnya presentase perubahan jumlah barang Y ( ∂QY / Qy ) akibat adanya % perubahan harga barang yang berkaitan Y ( ∂Py / Py ) sebesar 1% Rumus Eastisitas titik harga silang (Epx) . Sahibul Munir SE.TR ↑ | Ep | > 1 MR > 0 TR ↓ | Ep | < 1 MR < 0 Total Revenue Q O Bentuk umum dari persamaan fungsi linier adalah : P=a–bQ TR = P.UMB Ir. Epx = % perubahan jumlah barang Y yang diminta % perubahan harga barang X Epx = ∂Qy / QY ∂Qy Px = X ∂Px / Px ∂Px Qy Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

Si EKONOMI MANAJERIAL . Proses penetapan harga optimal dapat dilakukan sebagai berikut : TR = P ⋅ Q dTR d ( P × Q) dQ dP MR = = = P× + Q × dQ dQ dQ dQ dP dP MR = P × 1 + Q × = P+Q× dQ dQ MR = P + dP P × Q × dQ P  dP Q dQ P dP Q 1  . Dalam rangka penetapan harga jual produk yang optimal. Dengan potongan 2% ini toko tersebut menikmati kenaikan penjulan sebesar 6%. M. karena ∈ p = MR = P 1 + × × maka × =   dQ P dP Q dQ P ∈ p   1   MR = P 1 +  ∈ p   Contoh : Sebuah toko memberikan potongan harga terhadap suatu barang dagangannya sebesar 2%.Rumus Elastisita Busur Harga Silang Permintaan (Epx) : (Qy 2 − Qy1) /(Qy2 + Qy1 ) ( Px2 − Px1 ) /( Px2 + Px1 ) ∆Qy Px2 + Px1 x ( Qy2 + Qy1 ) ∆Px Epx = Epx = ( ) Elastisitas Harga Permintaan dan Penetapan Harga Optimal. perusahaan dapat menggunakan pedoman dari hubungan antara pendapatan marginal (marginal revenue) dengan harga dan elastisitas titik harga permintaan (price elasticity of demand).UMB Ir. Sahibul Munir SE. Jika tamabahan biaya (biaya pembelian ditambah tampilan dan Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

∈I = ∈I = % perubahan jumlah barang yang dim int a % perubahan pendapa tan ∂Q Q ∂Q I = × ∂I I ∂I Q Untuk melihat respon permintaan terhadap suatu kisaran perubahan pendapatan dan bukan pada suatu tingkat pendapatan tertentu.Si EKONOMI MANAJERIAL . ∈p = 6% = −3 − 2% P Elastisitas Pendapatan Permintaan (Income Elasticity of Demond). Elastisitas pendapatan permintaa ini mengukur respon permntaan terhadap perubahan pendapatan dengan menganggap variabel lainnya konstan. sebagai berikut : EI = EI = ( Q2 ( I2 − Q1 ) ( Q2 + Q1 ) ∆Q ( Q2 + Q1 ) = − I1 ) ( I 2 + I1 ) ∆I ( Q2 + Q1 ) ∆Q ( I1 + I 2 ) × ( Q2 + Q1 ) ∆I Pusat Pengembangan Bahan Ajar . M.UMB Ir. maka berapa harga produk tersebut yang optimal ? Jawab :  1   MC = 10 → Kondisi optimal : MC = MR = P 1 +  ∈ p    1   10 = P 1 +  ∈ p   P = 10  1  1 +   ∈ p   10 = = 10 : 2 = 15 3 1   1 +  − 3  . Sahibul Munir SE.pemasaran) untuk menambah pengadaan produk tersebut perunitnya adalah $10. maka digunakan elastisitas busur.

Elastisitas Pendapatan Permintaan dan Jenis Barang Elastisitas Pendapatan Jenis Barang Inferior Normal Mewah Contoh Produk generik Film.Si EKONOMI MANAJERIAL . muniman Mobil. M. perumahan (∈I ) ∈ <0 I 0 < ∈I < 1 ∈I > 1 Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Sahibul Munir SE.UMB Ir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful