PRINSIP DASAR PENELITIAN TINDAKAN KELAS

D r.SU T A M A ,M .P d .
P e n d .M at.F K IP U M S

Penelitian Tindakan
 Batasan Penelitian tindakan :

Sebagai sebuah proses investigasi terkendali yang bersiklus dan bersifat reflektif mandiri, yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi, atau situasi.

dan seterusnya sampai perbaikan atau peningkatan yang diharapkan tercapai (kriteria keberhasilan). penerapan tindakan (action). .Penelitian Tindakan --Lanjutan Siklus aktivitas dalam penelitian tindakan diawali dengan perencanaan tindakan (planning). dan melakukan refleksi (reflection). mengobservasi dan mengevaluasi proses dan hasil tindakan (observation and evaluation).

masukan. khususnya dalam mencari solusi masalahmasalah pembelajaran. dan hasil pembelajaran. .  Menumbuhkan dan meningkatkan produktivitas meneliti para dosen dan guru.Tujuan Penelitian Tindakan Kelas  Memperbaiki dan meningkatkan kualitas isi.  Menumbuh-kembangkan budaya meneliti para dosen dan guru agar lebih proaktif mencari solusi thd permasalahan pembelajaran.  Meningkatkan kolaborasi antar dosen-guru dalam memecahkan masalah pembelajaran. proses.

Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas  Inkuiri reflektif  Kolaboratif  Reflektif .

.Prinsip Penelitian Tindakan Kelas Prinsip Pertama Tugas dosen dan guru yang utama adalah menyelenggarakan pemebelajaran yang baik dan berkualitas. dosen dan guru memiliki komitmen dalam mengupayakan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran secara terus menerus.Prinsip . Untuk itu.

. yaitu : persiapan (planning). evaluasi proses dan hasil pembelajaran (evaluation). dan refleksi dari proses dan hasil pembelajaran (reflection). Tahapan-tahapan penelitian tindakan selaras dengan pelaksanaan pembelajaran.Prinsip Kedua Meneliti merupakan bagian integral dari pembelajaran. yang tidak menuntut kekhususan waktu maupun metode pengumpulan data. pelaksanaan pembelajaran (observation).

merumuskan hipotesis tindakan yg tepat. pemilihan tindakan yg sesuai dgn permasalahan dan penyebabnya. merupakan bagian integral dari pembelajaran. yang harus diselenggarakan dengan tetap bersandar pada alur dan kaidah ilmiah. penetapan skenario tindakan. Alur pikir yang digunakan dimulai dari pendiagnosisan masalah dan faktor penyebab timbulnya masalah. penetapan prosedur pengumpulan data dan analisis data. .Prinsip Ketiga Kegiatan meneliti.

Prinsip Keempat Masalah yang ditangani adalah masalah-masalah pembelajaran yang riil dan merisaukan tanggung jawab profesional dan komitmen terhadap memperoleh mutu pembelajaran. .

Prinsip Kelima Konsistensi sikap dan kepedulian dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran sangat diperlukan. .

tetapi dapat diperluas pada tataran di luar ruang kuliah. misalnya : tataran sistem atau lembaga. . Perspektif yang lebih luas akan memberi sumbangan lebih signifikan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan.Prinsip Keenam Cakupan permasalahan penelitian tindakan tidak seharusnya dibatasi pada masalah pembelajaran di ruang kuliah.

Prosedur Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas  Langkah-langkah pokok yang 2) 3) 4) 5) 6) umumnya ditempuh adalah : Penetapan fokus masalah penelitian Perencanaan tindakan perbaikan Pelaksanaan tindakan perbaikan. dan interpretasi Analisis dan refleksi Perencanaan tindak lanjut . observasi.

1) Penetapan Fokus Masalah Penelitian Merasakan adanya masalah  Identifikasi masalah  Analisis masalah  Merumuskan masalah  .

Membuat skenario pembelajaran yg berisikan langkah2 kegiatan dlm pembelajaran disamping bentuk2 kegiatan yang akan dilakukan.Melakukan simulasi pelaksanaan tindakan dan menguji keterlaksanaannya di lapangan.Mempersiapkan sarana pembelajaran yg mendukung terlaksananya tindakan.Mempersiapkan instrumen penelitian . antara lain :  . .2) Perencanaan Tindakan Formulasi hipotesis tindakan  Persiapan tindakan. . .

.Interpretasi a Pelaksanaan Tindakan Kegiatan Pelaksanaan tindakan perbaikan merupakan tindakan pokok dalam siklus penelitian tindakan. observasi merupakan upaya untuk merekam proses yang terjadi selama pembelajaran berlangsung.3) Pelaksanaan Tindakan dan Observasi. b Observasi dan Interpretasi Secara umum.

 Reduksi data adalah proses penyederhanaan data yg dilakukan melalui seleksi. dan pengorganisasian data mentah menjadi sebuah informasi bermakna. pengelompokkan. . paparan data. Analisis data Analisis data dilakukan melalui 3 tahap.4) Analisis dan Refleksi a. dan penyimpulan hasil analisis. yaitu : reduksi data.

atau perwujudan lainnya Penyimpulan merupakan pengambilan intisari dari sajian data yg telah terorganisasikan dalam bentuk pernyataan atau kalimat yg singkat. dan bermakna. padat. . grafik.  Pemaparan data merupakan suatu upaya menampilkan data secara jelas dan mudah dipahami dalam bentuk paparan naratif.

kenapa hal tersebut terjadi demikian.4) Analisis dan Refleksi --lanjutan § Refleksi Refleksi dimaksudkan sbg upaya untuk mengkaji apa yg telah dan belum terjadi. dan apa yg perlu dilakukan selanjutnya. Komponen2 refleksi dapat digambarkan sbb : ANALISIS PEMAKNAAN PENJELASAN TINDAK LANJUT PENYIMPULAN . apa yang dihasilkan.

pelaksanaan tindakan.5) Perencanaan Tindak Lanjut Bila hasil perbaikan yg diharapkan belum tercapai pada siklus 1. observasi dan interpretasi. . dan karenanya perlu dibuatkan semacam kriteria keberhasilan. Satu siklus kegiatan merupakan kesatuan dari kegiatan perumusan masalah. misal : dgn menggunakan prinsip belajar tuntas. Banyaknya siklus tidak dapat ditetapkan. maka diperlukan langkah lanjutan pada siklus 2. Apabila tingkat perbaikan yg diharapkan tercapai minimal 75%. perencanaan tindakan. maka pencapaian itu dapat dikatakan sudah memenuhi kriteria. serta analisis dan refleksi.

Instrumen-Instrumen dalam Penelitian Tindakan Kelas  Instrumen untuk mengobservasi guru (observing teachers)  Instrumen untuk mengobservasi kelas (observing classroom)  Instrumen untuk mengobservasi perilaku siswa (observing students) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful