P. 1
Kelas XI SMA Sosiologi 2 Siti Munawaroh

Kelas XI SMA Sosiologi 2 Siti Munawaroh

|Views: 25,163|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku BSE kemdiknas untuk kelas 2 SMA/MA : Sosiologi 2-Siti Munawaroh
Buku BSE kemdiknas untuk kelas 2 SMA/MA : Sosiologi 2-Siti Munawaroh

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/18/2015

pdf

text

original

Apabila Anda amati konflik yang terjadi dalam masyarakat maka Anda

akan mendapati banyak sekali jenis konflik yang terjadi dalam masyarakat. Untuk

menguraikan secara rinci tentang macam-macam konflik yang terjadi dapat

dilihat dari sudut pandang yang berbeda-beda dan untuk memahami hal tersebut

perhatikan uraian berikut.

1.Berdasarkan Banyak Sedikitnya Orang yang Terlibat dalam Konflik

a.Konflik Individual

Pada dasarnya konflik individual adalah konflik dalam masyarakat antara

seorang individu dengan individu yang lain. konflik ini merupakan konflik yang

relatif kecil karena pesertanya hanya dua orang saja, tetapi apabila dua orang

tersebut mempunyai pengikut dan pengaruh yang besar maka konflik individual

ini dapat berubah menjadi konflik kolektif yang relatif berskala besar. Contoh,

konflik invidual dalam lingkungan sekolah yaitu konflik antarpelajar yang

memperebutkan sesuatu.

b.Konflik Kolektif

Konflik kolektif adalah konflik yang melibatkan kelompok individu dengan

kelompok individu. Konflik ini merupakan konflik yang berskala besar karena

dapat terjadi dalam bentuk antargolongan, antarnegara, atau antarkelompok

negara. Contoh, konflik antara tentara multinasional (PBB) dengan Irak beberapa

tahun yang lalu.

2.Berdasarkan Posisi Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Konflik

Berdasarkan kedudukan atau posisi pihak-pihak yang terlibat dalam konflik

sosial, kita mengenal konflik vertikal dan konflik horizontal.

a.Konflik Vertikal

Konflik vertikal pada dasarnya adalah konflik yang melibatkan dua pihak

atau lebih yang mempunyai kedudukan tidak sejajar melainkan antara atasan

Konflik Sosial dalam Masyarakat 27

dan bawahan dalam suatu instansi. Untuk mengatasi konflik ini diperlukan suatu

pihak penengah netral yang berasal dari atasan kedua belah pihak. Contoh,

konflik antara seorang kepala kantor dengan anak buahnya.

b.Konflik Horizontal

Konflik horizontal adalah konflik antara dua pihak atau lebih yang keduanya

mempunyai strata yang sejajar bisa dalam satu lingkungan kerja (intern) bisa

juga antarlembaga (ekstern). Contoh, konflik antarpartai politik atau konflik antar-

pelajar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->