P. 1
Kelas XI SMA IPS Sosiologi 2 Suhardi

Kelas XI SMA IPS Sosiologi 2 Suhardi

1.0

|Views: 29,184|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku BSE kemdiknas untuk kelas 2 SMA/MA : Sosiologi 2-Suhardi
Buku BSE kemdiknas untuk kelas 2 SMA/MA : Sosiologi 2-Suhardi

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2015

pdf

text

original

Mobilitas sosial berhubungan

erat dengan status dan peranan so-

sial. Status sosial dapat disamakan

dengan kedudukan, peringkat atau

posisi seseorang dalam masyarakat

atau kelompoknya. Di dalam suatu

status, terkandung sejumlah hak dan

kewajiban. Misalnya seorang yang

berstatus sebagai siswa, maka dia

memiliki hak untuk mendapatkan

ilmu dan sekaligus memiliki kewa-

jiban untuk belajar dengan tekun.

Status dalam arti lebih sempit, dapat

berarti kekuasaan. Kekuasaan

adalah suatu kemampuan untuk

memengaruhi pihak lain agar mengikuti kehendak pemegang kekuasaan

tersebut.

Di dalam masyarakat, terdapat bermacam-macam status. Setiap orang juga

dapat menyandang beberapa status sekaligus. Status-status itu, dapat diperoleh

seseorang dengan berbagai cara, yaitu sebagai berikut.

Sumber: Haryana

Gambar 3.3Dalam status yang dimiliki, seseorang
guru berperan membimbing murid-muridnya dalam
belajar.

82

Sosiologi SMA/MA Kelas XI

a.Status yang diperoleh melalui kelahiran (ascribed status)

Ascribed status lebih banyak terdapat

pada masyarakat yang mobilitas sosialnya

rendah dan memiliki struktur sosial tertutup.

Di dalam masyarakat seperti itu, seseorang

memperoleh status tertentu berdasarkan

keturunan. Misal, gelar kedudukan sebagai bang-

sawan yang diperoleh anak seorang bang-

sawan. Di masyarakat Hindu India dan Bali,

seseorang yang terlahir dari keluarga berkasta

tertentu maka secara otomatis memperoleh

status sesuai dengan kasta orang tuanya.

b.Status yang diperoleh dari per-

juangan atau usaha (achieved

status)

Achieved status dapat dicapai siapa saja melalui suatu usaha. Apabila

orang tersebut berhasil memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, maka status

itu dapat diperoleh. Status seperti ini, antara lain berupa gelar yang diperjuangkan

melalui pendidikan, jabatan, dan pekerjaan. Perjuangan memperoleh status

juga dapat berupa persaingan dalam dunia politik, misalnya pemilihan anggota

legislatif dan eksekutif (presiden dan wakilnya).

c.Status sosial pemberian (assigned status)

Assigned status berkaitan erat dengan status yang diperoleh melalui usaha.

Orang-orang yang berhasil melakukan sesuatu akan diberi status tertentu.

Seseorang yang berjasa sering diberi gelar kehormatan. Misal, para pejuang

yang telah gugur demi membela bangsa dan negara diberi gelar pahlawan,

atau Anda memenangkan olimpiade ilmu pengetahuan siswa SLTA tingkat

nasional, maka Anda pasti digolongkan dalam status pelajar berprestasi.

Selain dapat dibedakan berdasarkan cara mendapatkannya, status juga dapat

dibedakan dari sifatnya, yaitu terdiri atas status aktif, status pasif, dan status

laten. Ketiganya dapat terjadi apabila seseorang memiliki status lebih dari satu,

misalnya seorang guru yang sekaligus menjabat sebagai ketua yayasan sosial.

Pada saat dia di sekolah, status yang aktif adalah guru, sedangkan statusnya

sebagai ketua yayasan bersifat pasif. Sebaliknya, ketika tidak berada di sekolah

dan sedang tugas di kantor yayasan, maka status yang aktif adalah sebagai

ketua yayasan. Status yang sedang tidak aktif ini disebut juga dengan status

laten.

Setiap kelas dan kelompok sosial memiliki kultur tertentu yang dikenali

dari simbol-simbol yang menjadi ciri khasnya. Begitu pula setiap orang yang

memiliki status sosial tertentu. Oleh karena itu, kita kadang-kadang dapat

Infososio

STATUS DAN PERAN

SOSIAL

Status atau kedudukan adalah sua-

tu peringkat atau posisi seseorang

dalam suatu kelompok, atau posisi

suatu kelompok terhadap kelom-

pok lainnya.

Peran adalah perilaku yang diha-

rapkan dari seseorang yang mem-

punyai status.

Sumber: Paul B. Horton dan Chester

L. Berger, 1991.

Mobilitas Sosial

83

Aktivitas Siswa

mengenali status seseorang dari simbol-simbol yang ada pada orang tersebut.

Simbol-simbol status, dapat dikenali dari cara berpakaian, tempat tinggal, tempat

berekreasi, bentuk rumah, selera musik, dan lain-lain, misalnya seorang direktur

perusahaan. Apabila kita amati, cara berpakaiannya sangat berbeda dengan

seorang karyawan pada perusahaan yang sama. Demikian juga tempat

tinggalnya. Seorang direktur tentunya menghuni rumah yang cukup mewah,

sementara itu para karyawan cukup tinggal di rumah kontrak yang sempit atau

tinggal di perumahan karyawan yang sempit dan berjubel. Apabila kedua orang

yang berbeda status itu berlibur, tempatnya juga kadang-kadang berbeda. Sang

direktur tentu memilih sebuah rumah peristirahatan (bungalow) di daerah puncak,

sedangkan para karyawan akan berlibur di tempat rekreasi biasa (taman hiburan

rakyat atau sejenisnya). Cara mereka berangkat kerja, juga merupakan simbol

status masing-masing. Seorang direktur tentu pergi dan pulang ke kantor dengan

diantar sopir menggunakan kendaraan pribadi yang mewah, sedangkan para

karyawan cukup diantar dan dijemput bus karyawan secara beramai-ramai.

Status sosial berkaitan erat dengan peran sosial. Status sosial bersifat pasif,

sedangkan peran sosial bersifat dinamis. Peran sosial adalah kegiatan seseorang

dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan statusnya di masyarakat.

Semakin tinggi status yang dimiliki seseorang, semakin tinggi pula peran yang

harus dijalankannya. Peran sosial merupakan aspek dinamis dari status sosial,

misalnya Anda sebagai individu yang mempunyai status sosial sebagai siswa.

Hak dan kewajiban siswa adalah belajar, mencari pengetahuan, dan menimba

pengalaman baru. Kegiatan untuk memenuhi hak dan kewajiban itu, disebut

dengan menjalankan peran sosial. Jadi, apabila siswa tidak melakukan kegiatan

sekolah dan aktivitas belajarnya, berarti ia tidak menjalankan peran sosialnya.

Besar kecilnya peran sosial yang dijalankan seseorang tergantung pada nilai

kemanfaatan dan tingkat status sosialnya.

Pilih dan kerjakan salah satu tugas di bawah ini, kemudian serahkan kepada

guru untuk dinilai!

1.Anda tentu mempunyai cita-cita di masa depan. Deskripsikanlah cita-

cita Anda dan jelaskan pula mengapa Anda sangat ingin meraihnya!

Hubungkan penjelasan Anda dengan mobilitas dan status sosial!

2.Di daerah Anda tentu ada orang atau sekelompok orang yang dihormati

warga masyarakat lain. Deskripsikan status dan peran orang atau

kelompok orang tersebut. Tulis hasil deskripsi Anda dalam bentuk

makalah untuk dipresentasikan dalam diskusi kelas!

84

Sosiologi SMA/MA Kelas XI

Pelatihan

Kerjakan di buku tugas Anda!

Jawablah dengan tepat!

1.Apakah yang dimaksud dengan mobilitas sosial?

2.Jelaskan pengertian status sosial!

3.Jelaskan hubungan status sosial dengan peran sosial?

4.Jelaskan hubungan mobilitas sosial dengan struktur sosial!

5.Jelaskan hubungan antara mobilitas sosial dengan status sosial!

Kerjakan di buku tugas Anda!

Nyatakan tanggapan Anda terhadap pernyataan atau kasus di bawah ini,

dengan cara memberi tanda cek ( ) pada kolom S (Setuju), TS (Tidak Setuju)

atau R (Ragu-ragu)!

Tes Skala Sikap

1

Manusia pada dasarnya mengejar kedudukan

sosial di masyarakat sehingga terjadi mobilitas

sosial.

2

Mobilitas sosial merupakan upaya manusia un-

tuk mencari kedudukan yang lebih enak, sehing-

ga mengesampingkan orang lain.

3

Mobilitas sosial hanya akan mengganggu ke-

stabilan struktur sosial. Hal itu karena mobilitas

sosial selalu mengubah posisi seseorang di

antara kelompoknya.

4

Mobilitas sosial dapat menjadi ukuran keber-

hasilan dan kegagalan pembangunan masyara-

kat.

5

Upaya menyejahterakan masyarakat pada da-

sarnya merupakan bentuk mobilitas sosial, ka-

rena masyarakat yang sejahtera adalah masya-

rakat yang selalu bergerak.

No.

Pernyataan

S TSR

Mobilitas Sosial

85

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->