P. 1
motorik halus

motorik halus

|Views: 524|Likes:
Published by Angga Bagas

More info:

Published by: Angga Bagas on Apr 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah

Metodologi Pengembangan Motorik Halus Dosen Pengampu:

Priscilla Titis Indiarti. SPsi

Nama Dewi Awalul Khodayati Rohmatul Mufidah Siti Sapariyah Hanni Kurniawati

NPM 08260088 08260668 08260802 08260231

POKJAR : BOJA

Fakultas Ilmu Pemdidikan IKIP VETERAN SEMARANG 2011
0

Pengendalian motorik mempelajari postur dan gerakan serta mekanisme yang menyebabkannya. melukis. penari atau pemain alat musik. Orang tua bisa mengoptimalkannya sejak dini? 1 . Pengendalian motorik biasanya digunakan dalam bidang ilmu psikologi. gerakan menjepit (pincer) Koordinasi antara gerakan berbagai anggota tubuh pada olahragawan. merangkak. 2.MOTORIK HALUS 1. fisiologi. neurofisiologi maupun olah raga. merangkai. berjinjit Gerakan motorik kasar : berjalan. mengayunkan tangan Hal yang banyak dipelajari adalah   Gerakan tangan seperti jenis genggaman. Motorik Halus Perkembangan motorik halus anak penting bagi masa depannya kelak. Gerakan Motorik Gerakan motorik atau adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku gerakan yang dilakukan oleh tubuh manusia. Terdapat berbagai jenis gerakan motorik:     Gerakan refleks Gerakan terprogram Gerakan motorik halus : menulis. pengendalian gerakan motorik. memukul.

ini merupakan bagian dari pencapaian perkembangan motorik halus yang sangat penting. anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan motorik halusnya. Setiap anak mampu mencapai tahap perkembangan motorik halus yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat. menangkap bola. Anak perempuan cederung lebih dini dalam kecerdasan motorik halus. Sementara anak perempuan menunjukkan kemampuan yang lebih baik saat berjingkat-jingkat. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. semakin banyak yang ingin diketahuinya. iga.5 tahun) berteriak girang setelah menyusun empat baloknya. Di setiap fase. ua. Tapi.1 Beda Anak beda pencapaiannya Kecerdasan motorik halus anak berbeda-beda. Menurut Mollie and Russell Smart. semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk berkonsentrasi pada kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan motorik halus. 2. melempar. Ada pula anak yang genap 6 tahun belum dapat makan dengan rapih. terutama soal kecekatannya. Semakin muda usia anak. terutama pada masamasa pertama kehidupannya. dan berlari cepat. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan seorang anak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pengendalian gerak dan kemampuan memusatkan perhatian. Sedangkan anak laki-laki lebih unggul dalam melangkah. Lingkungan dapat meningkatkan ataupun menurunkan taraf kecerdasan anak. Tetapi bukan berarti anda boleh 2 . Ada anak usia 4 tahun yang mahir berenang. berhacil”! Andi (2.“Atu. meloncat. dan menaiki atau menuruni tangga. Lingkungan (orang tua) mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam kecerdasan motorik halus anak. Dalam hal kekuatan maupun ketepatannya. Keberhasilan Andi memang bukan hal yang luar biasa. Semakin banyak yang dilihat dan didengar anak. perbedaan ini juga dipengaruhi oleh pembawaan anak dan stimulai yang didapatkannya.

atau rasa takut dapat mengganggu usaha dilakukan si kecil.2 Pencapaian kemampuan Pencapaian kemampuan motorik halus (adaftif) anak akan tampak pada usia 2-5 tahun. penghargaan.memaksa si kecil. Dalam penguasaan anggota gerak tubuhnya yang lain. menjiplak bentuk lingkaran membuka menutup kotak menggunting kertas mengikuti pola garis lurus 3 . Memasukkan sendok berisi makanan ke mulut tanpa banyak yang tumpah. Tekanan. persaingan. Ia pun mulai menjadi teman ayahnya bermain. menyusun 9 buah balok. b) Usia 3 tahun        Mampu membuat garis lurus. Sebagian anak mampu membuka satu per satu halaman bukunya. Mampu menyusun dan membangun tugu yang terdiri dari 7 buah balok. Bahkan ada anak yang dapat menggunting dan melipat kertas sambil bercakap-cakap. karena kemampuannya menendang bola besar sudah mulai terbentuk. Memasukkan sendok kosong ke dalam mulut dengan benar. Memegangi gelas dengan satu tangan. Berikut tahapan kemampuan sesuai usia yang dapat dimiliki oleh seorang anak: a) Usia 2 tahun     Mencontoh bentuk-bentuk yang melingkar. hukuman. 2. menggambar mengikuti bentuk menarik garis vertikal. ia sudah mampu memanjat anak tangga sekaligus menuruninya.

diantara usia 3. pengendalian otot-otot tangan dan jari-jari yang diperlukan untuk menulis simbol-simbol lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan koordinasi organ-organ bicara yang dibutuhkan untuk perkembangan bahasanya                menggambar sesuatu yang diketahui. Bisa menggunting garis lurus dengan baik.5 tahun.Di usia ini anda dapat mulai mengajarinya menulis. membentuk dengan lilin menyelesaikan pasel 4 keping Mampu membuat garis lurus. menyusun 9 buah balok. c) Usia 4 tahun Diantara usia 3.5 tahun. huruf. d) Usia 5 tahun 4 . Mampu mengenakan bajunya sendiri. Mengajarinya menulis. menyusun mainan konstruksi bangunan mewarnai lebih rapi tidak keluar garis meniru tulisan Mampu melipat kertas menjadi bentuk segitiga. Dapat secara tepat menggambar bentuk kotak. Dapat menggambar dan mencoret-coret huruf meski dalam bentuk kasar. Sebab.5-4. dan angka. pengendalian otot-otot tangan dan jari-jari yang diperlukan untuk menulis simbol-simbol lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan koordinasi organ-organ bicara yang dibutuhkan untuk perkembangan bahasanya. melengkung. bukan yang dilihat mulai menulis sesuatu dan mampu mengontrol gerakan tangannya menggunting zig zag.5-4. Memasukkan sendok berisi makanan ke mulut tanpa banyak yang tumpah.

2.3 Perkembangan Gerakan Motorik Halus Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. dan tubuh secara bersamaan.4 Contoh Permainan yang dapat melatih motorik halus anak Fungsi :. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Sudah bisa berjalan meniti garis lurus. 5 .  Dalam permainan ia sudah bisa menangkap bola kecil dan melemparkannya kembali dengan lebih baik. seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan.  Melatih sensorik dan motorik halus anak. 2. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik. lengan. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat.antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri.

Udah Dio tidur aja sini. Yang dilakukan oleh Nia merupakan perlakuan yang salah dalam melarang anak. yang langsung mengakhiri kegiatan Dio merobek kertas dan Dio seketika itu juga menangis. bayi berumur 17 bulan. Perkenalkan juga warna-warna balok/manik pada anak.” ucap sang ibu. ini penting. Lakukan hal yang sama.5 Cara terbaik untuk melatih motorik halus anak Syaraf motorik memang dapat membantu anak berkembang dengan baik. “Dio gak boleh robek-robek. Bisa juga melatih keseimbangan kiri dan kanan bila dilakukan dengan kedua tangan secara bersamaan Cara Bermain: 1. bagi orangtua sebaiknya perlu untuk mengetahui bagaimana cara terbaik unuk melatih motorik halus anak. Setelah selesai pindahlah dengan line kawat yang lain. Anak akan dilatih untuk berkonsentrasi. mungkin ia akan kesulitan menemukan balok/manik mana yang tadi dipegangnya. Dio Gracias. Seharusnya yang musti dilakukan adalah dengan mengambil selembar kertas dan 6 . 4. 2. Mintalah anak untuk memindahkan satu demi satu balok/manik berbagai bentuk dari ujung kawat yang satu ke ujung kawat yang lain. Meliukkan tangan sambil melihat posisi balok/manik akan melatih koordinasi mata-tangan anak. Saat anak harus melepas balok/manik untuk menghindari kawat yang melintang. Untuk itu.  Melatih anak belajar menjumput dan kelenturan tangan. Usahakan agar tangannya tidak menyentuh kawat. Sepertinya Dio sangat menikmati mainan kertasnya itu karena terlihat tidak rewel. 2. Haznia. Di sinilah tingkat kesulitannya. 26. mengambil buku dari dalam tas sang mama dan merobek-robek setiap lembar kertasnya tanpa mengerti apakah itu kertas berharga atau bukan. 3.

“Terlebih. 7 . terutama dalam perkembangan gerakan motorik kasar di tahun pertama. Itu dikarenakan. dan berdiri di usia 9 bulan.” kata psikolog lulusan Fakultas Psikologi. dengan begitu anak juga siap untuk diarahkan dalam mempelajari tingkat keterampilan yang lebih tinggi.” paparnya. Alfa menjelaskan. duduk di usia 6 bulan. Universitas Padjajaran. Karena orangtua harus tahu bahwa gerakan-gerakan sederhana tersebut ternyata memiliki manfaat yang besar untuk anak. anak yang masih kecil lebih berani ketimbang anak yang lebih besar untuk mencoba sesuatu yang baru. Seketika anak akan merobek kertasnya secara perlahan karena mengikuti gerakan Anda. Alfa Handayani SPsi. Dikatakan oleh psikolog yang juga konsultan biro pendidikan Go Bion. Anda akan melihat bayi “otomatis” menguasai kemampuan-kemampuan tersebut. Bandung. maka keterampilan berjalan yang benar seperti tidak jinjit. pada masa tersebut anak memiliki tubuh yang masih lentur dan lebih mudah diarahkan. Setelah anak siap berjalan. Seperti halnya tengkurap di usia 4 bulan. masa tiga tahun pertama dalam perkembangan anak adalah saat ideal untuk mempelajari keterampilan fisik. berlari. “Latihan ini diperlukan untuk penguasaan beberapa keterampilan motorik yang khusus. dua istilah yang penting dalam memahami perkembangan motorik anak adalah kematangan dan latihan. Perkembangan motorik halus anak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. yang di antaranya untuk melatih keterampilan motorik halus anak. merangkak di usia 8 bulan. Kematangan terkait dengan kesiapan organ-organ fisik dalam menguasai keterampilan baru. Hal ini akan memotivasinya untuk belajar. Bandung ini. atau memanjat selanjutnya perlu dilatih.perlihatkan cara merobek yang benar kepada anak.

anak perempuan cenderung lebih tertarik pada permainan boneka atau role playing. Orangtua juga akan melihat bahwa anak akan mampu bertahan cukup lama dalam mengerjakan atau memperhatikan hal-hal yang diminatinya. Beberapa anak yang mengalami gangguan konsentrasi agak kesulitan untuk mempelajari hal-hal yang membutuhkan keterampilan motorik halus karena sering “tergoda” untuk melakukan hal lain sebelum dia benar-benar menguasai suatu hal. bukan berarti kemudian orangtua berhenti mendorongnya. 8 . “Namun orangtua tidak perlu khawatir karena kemampuan konsentrasi ini akan semakin baik sejalan dengan bertambahnya usia.Nah.” papar psikolog yang juga menjadi staf pengajar di Universitas Islam Bandung (UNISBA). Dengan keterampilan motorik yang baik. Gerakan yang membutuhkan energi dan keterampilan motorik kasar yang baik. Sementara itu. anak akan semakin yakin dan percaya diri ketika mengerjakan sesuatu. Masih dikatakan oleh Alfa bahwa kematangan dan latihan adalah kunci dalam mempelajari sesuatu. si kecil juga dapat leluasa bermain kejar-kejaran. tetapi yang harus dilakukan adalah dengan memberi stimulasi agar si kecil mau belajar dan menguasai keterampilan tertentu. Kemampuan konsentrasi anak juga turut menentukan dalam mempelajari keterampilan motorik halus. Apabila anak mengalami keterlambatan dalam perkembangannya. “Anak-anak yang memiliki perkembangan motorik sejalan dengan kemampuan teman sebayanya akan lebih mudah menyesuaikan diri dalam permainan dengan kelompoknya. keterampilan motorik anak tersebut biasanya dikaitkan dengan fungsi mata dalam mengarahkan fokus gerakan sehingga lebih sering disebut kemampuan “koordinasi mata-tangan”. Ketika anak sudah makin menguasai gerakan fisiknya. maupun memanjat seperti anak-anak lainnya. di mana motorik halus muncul lebih dominan. terutama menonjol di permainan anak laki-laki.” kata Alfa. melompat.

Perilaku Iqbal dipengaruhi karena kurangnya pengawasan dari orang tua dalam setiap kegiatan bermainnya. dukungan. cinta. diketahui bahwa terdapat 1 (satu) anak hiperaktif di PAUD Lestari. Iqbal dapat dengan mudah menerima informasi apabila dilakukan menggunakan sarana-sarana edukatif. dia belum sabar menunggu giliran dan seringkali bersikap destruktif dan menunjukkan sikap menentang.6 Melatih motorik halus pada anak hiperaktif Contoh Kasus :di PAUD Lestari perilaku anak hiperaktif dalam bermain konstruktif. Konsentrasinya mudah terganggu serta terkadang menunjukkan sikap menentang. 3. 9 . Iqbal masih belum sabar menunggu giliran dan terkadang mengganggu temannya tanpa alasan yang jelas.com) 2. Motorik halus adalah pergerakan yang melibatkan otot-otot halus pada tangan dan jari yang terkoordinasi dengan penglihatan. 2. Tingkat perhatian Iqbal saat bermain puzzle tidak lama. motorik halus harus terus dirangsang. yaitu 1. yaitu bernama Iqbal. Pada bayi. akan tetapi dia tidak menunjukkan sikap destruktif. namun masih belum sabar menunggu giliran dan bersikap destruktif.“Yang perlu dimiliki oleh para orangtua adalah kepekaan mengenali situasi anak. Bermain play dough.” tandasnya. Jenis permainan konstruktif yang digunakan. (Okezone. dan kemampuan orangtua untuk membuat anak merasa nyaman akan sangat membantu anak dalam berlatih kemandirian dan membangun rasa percaya dirinya sehingga keterampilan motorik halus pun terangsang. Dia bisa duduk tenang serta mampu membuat bentuk yang variatif. Untuk itu. Ketika meronce. membuat Iqbal terlatih konsentrasinya.

Pengembangan motorik halus pada anak hiperaktif. dan mulai mau bekerja sama dengan temannya. Motivasi Iqbal untuk meronce sangat bervariatif tergantung pada perasaannya pada saat itu. Iqbal masih membutuhkan motivasi. 5. Namun. 2. Namun. serta dia mulai pelan-pelan saat mewarnai sehingga tidak keluar garis. 3. sebelum anak-anak menggunakan pensil. dia masih membutuhkan motivasi untuk menyusun puzzle menjadi sebuah gambar. Pada saat Iqbal mencoba memasukkan potongan sedotan ke dalam tali. yakni: 1. Iqbal juga tidak membutuhkan motivasi dari guru. Bermain puzzle dapat melatih koordinasi tangan dan mata serta pikirannya dalam menyusun kepingan puzzle dengan cara mencocokkan potongan gambar membentuk gambar yang utuh. guru di PAUD Lestari memberikan rangsangan belajar melalui aktivitas bermain. 2. perhatian dan pengarahan dari guru. merupakan kegiatan bermain yang dapat melatih Iqbal dalam membedakan permukaan serta membantu mengembangkan otot-otot kecil pada tangan dan pergelangan. Sedangkan. Ketika bermain bermain play dough jari-jemarinya mulai terampil untuk membuat aneka bentuk yang lebih bervariatif dan unik. Perkembangan hasil tulisan Iqbal sudah mulai jelas bentuk huruf dan angkanya serta caranya memegang pensil juga tidak dengan menggenggam. Dia sudah mampu menyusunnya sendiri bagian tepi potongan puzzle tersebut. Perkembangan hasil karya Iqbal ketika meronce pola untaian sudah mulai beraturan. motivasi Iqbal saat mewarnai terkadang masih membutuhkan penanganan khusus. Perkembangan Iqbal dalam kegiatan mewarnai sudah lebih cemat dan detail terhadap setiap pola gambar yang berbeda. Kestabilan dalam 10 . Bermain konstruktif untuk mengembangkan motorik halus pada anak hiperaktif: 1. Meronce dapat membantu kestabilan motorik halus Iqbal ketika akan memasukkan potong-potongan sedotan ke dalam tali. 4. Play dough. koordinasi tangan dan matanya akan terlatih.

Mengembangkan motorik halus memerlukan latihan. sebaiknya anak didik mendapatkan latihan-latihan untuk mengembangkan jari-jemarinya dan menggunakan bahan main yang berbeda-beda. bermain konstruktif dapat yang digunakan sebagai stimulus untuk mengembangkan kemampuan tersebut. 2. Guru perlu memahami karakteristik dan mengadakan pemeriksaan lebih lanjut apabila ada anak didik yang memiliki perilaku berbeda jika dibandingkan dengan anak didik lainnya. Bermain puzzle memerlukan penggunaan keterampilan motorik halus. 11 . 3. Sebelum guru memberikan aktivitas menulis. Bermain adalah metode yang paling tepat untuk anak prasekolah dalam mengembangkan semua aspek kecerdasannya sedini mungkin. 3. Dengan dilakukan hal tersebut maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah: 1. yaitu ketika Iqbal memegang dan mencocokkan kepingan puzzle ke tempatnya untuk menjadi sebuah gambar dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya.memegang tali dan sedotan dapat digunakan untuk melatih keterampilan motorik halus.

bintangbangsaku.DAFTAR PUSTAKA 1. http://id.html 3. MOTORIK HALUS.org/wiki/Gerakan_motorik. Pengembangan Motorik Halus Anak Hiperaktif melalui Bermain Konstruktif (Studi Kasus di PAUD Lestari Desa Ngebruk Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang) 12 . http://lifestyle. indonetwork. Perkembangan motorik anak usia dini. Pratiwi.com/artikelpsikologi/perkembangan-motorik-anak-usia-dini/ 5. 2. merangsang indera.html. Silvia Dian Ani. http://episentrum.id.wikipedia.co. Melatih Motorik Kasar dan Halus anak.com/read/2010/10/27/196/386847/search. mengenal bentuk.com/tips/ permainan-sederhana-untuk-melatihmotorik-halus-anak-anak 6. Hirmaningsih (Dosen UIN Pekanbaru).com/artikel/2010/02/motorik-halus.suatuhari. 2009. 4. 7. http://ibuprita.okezone. Latih Keterampilan Motorik Halus si Kecil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->