KELEBIHAN IDEOLOGI PANCASILA di BANDING IDEOLOGI LAIN – Menurut Soekarno, Pancasila memiliki kelebihan dari dua ideologi besar

yang telah ada. Ia lebih baik (sempurna) dari Declaration of Independence danManifesto Komunis. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya Pandangan Soekarno yang demikian ini merupakan pengulangan dari apa yang pernah ia ucapkan pada Pidato 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila. Bukti bahwa ideologi pancasila lebih baik dari dua ideologi itu karena Pancasila memuat pokok-pokok pikiran sedemikian rupa : Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia Indonesia menganut berbagai agama, dengan kata lain ada kebebasan untuk beragama dan tidak beragama, serta ada kebebasan untuk berpindah agama (keyakinan)nya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan-pun, karena toleransinya yang sudah menjadi sifat bangsa Indonesia, mengakui bahwa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya, sehingga mereka menerima sila Pertama ini. Kedua, Nasionalisme Indonesia (maksudnya sila ke-3 dari Pancasila) bukanlah chauvinisme. Bangsa Indonesia tidak menganggap diri lebih unggul dari bangsa lain. Ia tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada bangsa-bangsa lain (bandingkan dengan ideologi imperialisme dan kapitalisme). Di Barat, Nasionalisme berkembang sebagai kekuatan agresif yang mencari daerah jajahan demi keuntungan ekonomi nasionalnya. Di Asia, Afrika, dan Amerika Latin nasionalisme adalah gerakan pembebasan, gerakan protes terhadap penjajah akibat penindasan Barat. Ketiga, Internasionalisme (maksudnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab) menghendaki setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat, setiap bangsa menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa. Keempat, demokrasi (maksudnya sila ke-4 dari Pancasila) telah ada sejak dahulu di bumi Indonesia meskipun bentuknya beda dengan demokrasi yang ada di Barat. Demokrasi di Indonesia mengenal tiga prinsip: mufakat, perwakilan, dan musyawarah. Kelima, Keadilan Sosial. Pada sila ini terkandung maksud untuk keadilan dan kemakmuran sosial, jadi bukan keadilan dan kemakmuran individu. Hanya dalam suatu masyarakat yang makmur berlangsung keadilan sosial. Sebagai bukti bahwa (ideologi) Pancasila mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, Soekarno mengajak semua unsur (golongan) yang ada di Indonesia dalam pidatonya itu. Mereka yang ikut di belakang Soekarno pada waktu itu adalah: para pejabat tinggi dan para politisi. Mereka terdiri atas para panglima militer, ulama besar dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Ada pimpinan Partai Komunis Indonesia, ada perwakilan dari golongan Katolik dan Protestan, dan ada pula sejumlah pimpinan dari golongan nasionalis (PNI dan lain-lain). Diikutsertakan dalam delegasi ke SU PBB itu adalah wakil buruh, tani, wakil golongan perempuan, dan wakil golongan cendekiawan. Mengingat Pancasila, terutama demokrasi yang menitikberatkan musyawarah-mufakat, yang tidak ada dalam demokrasi Barat, maka Soekarno mengajak supaya bangsa-bangsa di dunia mengikuti ideologi Pancasila. Demikianlah kata Soekarno dalam sidang itu, ‘Cara musyawarah ini dapat dijalankan, karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan….. semua menginginkannya, karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Pancasila, dan tujuannya yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur.’ Dewasa ini, alih-alih Pancasila bisa diterima bangsa-bangsa di dunia, nasib ideologi Pancasila pun di dalam negeri masih dalam pertaruhan. Penyelewengan terhadap Pancasila mulai kentara di era Orde Baru. Pancasila telah dijadikan instrumen politik

Kelebihan Lainya : pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. KARAKTERISTIK PANCASILA Karakteristik yang dimaksud di sini adalah ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila sebagai deologi egara. Ada usaha. bahkan mulai Orba berkuasa. yang mengandung sila ke . ATHG . Pancasila yang ditawarkan ke Sidang Umum PBB 30 September 1960. 3. ketertiban. dan menanggulangi krimintalitas. 2. Pengkajian. Hal ini sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan eradab. Yaitu satu-satunya asas yang menjadi dasar untuk hidup berbangsa. Indonesia sekarang. melemahkan/menghalangi dan tak konsepsional Gangguan : Hal/usaha yg berasal dr luar. kriminal & politis Tantangan: Hal / usaha yang bersifat menggugah kemampuan Hambatan : Hal / usaha yg berasal dr diri sendiri. Selain itu negara kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. Pancasila telah dijadikan asas tunggal. dan menanggulangi kriminalitas. 3. dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajat kemanusiaan. Pancasila adalah ideologi bangsa indonesia dan berbeda dengan ideologi bangsa lain. dan menanggulangi krimintalitas. Tetapi. Pancasila kemudian dijadikan tafsir yang bersifat monolitik. ketertiban. Pengadaan sarana dan prasarana operasional intelijen di pusat dan daerah. Sebagaiumat manusia kita adalah sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. ketertiban. yaitu Pancasila. untuk mengembalikan Pancasila berikut tafsirnya. Pancasila yang dikehendaki Soekarno. termasuk dalam asas Politik. serta 4. yang membedakannya dengan ideologi-ideologi yang lain. memang. kondisi sekarang sudah berbeda dengan kondisi ketika Soekarno masih berkuasa. kaku. dan berorientasi ‘menghukum’ lawan-lawan politik pemerintah. komunis) dikemukakan oleh presiden Sukarno Pancasila adalah ideologi yang merupakan kristalisasi dari nilai nilai yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia. Operasi intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. 1. Oleh karena itu sebagai umat yang berTuhan. dan kriminalitas. Penjelasan AGHT Ancaman : Hal / usaha yg bersifat mengubah kebijakan dan dilakukan scr konsepsional. Kedua ialah penghargaan kepada sesama umatmanusia apapun suku bangsa dan bahasanya. sesuai dengan semangat para pejuang kemerdekaan. Tuhan sebagai kausaprima. Adapun karakteristik tersebut dalah: Pertama: Tuhan Yang Maha Esa. Nentuk-bentuk ATHG antara lain adalah ATHG terhadap keamanan. ketertiban. kelebihan ideologi pancasila adalah sesuai dengan kebudayaan dan pola pikir bangsa indonesia sehingga dalam pengaplikasiannya tidak diperlukan lagi proses pengadaptasian sebagaimana yang terjadi ketika ideologi NASAKOM (nasionalis. agama. Alternatif cara penanggulangannya terhadap ATHG yang dapat dilakukan adalah: 1. Ini berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya. Jadi sangat cocok bagi bangsa Indonesia. adalah dengan sendirinya harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adil dan beradab berarti bahwa adil adalah perlakuan yang sama terhadap sesama manusia.3 Persatuan Indonesia. jadi diperlukan sebuah pemersatu bangsa. Imperialisme dan Kapitalisme). 2. Karakteristik ini berhubungan engan sikap positif bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila. Seperti kebiasaan gotong royong. Atas . bernegara. bermasyarakat. pengolahan dan penyusunan produk intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. direktif. Koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di seluruh wilayah NKRI dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. analisis intelijen perkembangan lingkungan strategis. sudah dicengkram oleh kekuatan Neoliberalisme (penjajah baru yang lebih masif dan canggih dibandingkan dengan nenek moyangnya. melemahkan/ menghalangi dan tak konsepsional 4.untuk menjaga status quo.

nilai Persatuan Indonesia. menunjukkan kualitas. dan berguna bagi manusia. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka.Kelima adalah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. sifatnya belum operasional. Nilai Persatuan . Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. karena Pancasila itu merupakan suatu kesatuan. maka kehidupan pribadi adalah utama. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. menghormati kemerdekaan beragama. dan nilai keadilan. Pengorbanan untuk kepentingan bangsa. Keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945.keutuhan yang saling berkaitan. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. Ini idak berarti kehidupan pribadi itu diingkari. Hal ini sesuai dengan sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan demikian harmoni antara hak dan kewajiban adalah penjelmaan dari kemanusaiaan yang adil dan beradab. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. c. Sebagai umat yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental.dasar perlakuan ini maka kita menghargai akan hak-hak asasi manusia seimbang dengan kewajiban-kewajibannya. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Namun demikian tidak berarti bahwa demi kepentingan pribadi itu kepentingan bangsa dikorbankan.Sistem pemerintahan yang kita anut bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. Makna Nilai dalam Pancasila a. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. nilai kerakyatan. bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa. &. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. B. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. Demikian secara pokok karakteristik dari Pancasila. itulah sebabnya disarankan agar seluruh masyarakat kita bekerja keras dan menghargai prestasi kerja sebagai suatu sikap hidup yang diutamakan. Di dalam persatuan itulah dapat dibina kerja sama yang harmonis. lebih ditempatkan daripada pengorbanan untuk kepentingan pribadi. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Dapat dikatakan hak timbul karena adanya kewajiban. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Karakteristik yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lain. NILAI NILAI PANCASILA A. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. nilai kemanusiaan. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. b. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. maka persatuan Indonesia kita tempatkan di atas kepentingan sendiri. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. Demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila. Dalam hubungan ini. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa kita sejak masa lampau. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Ketiga. nilai persatuan. bermutu. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. Adil dalam hal ini adalah seimbang antara hak dan kewajiban.

Menurut Hasibuan (2003). Potensi itu mendasari manusia untuk mengalami pembelajaran..Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. oleh rakyat. masa transisi belum usai. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. isinya belum dapat dioperasionalkan. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. primordialisme berlatar agama. Munculah fenomena kecenderungan disintegrasi. Mampukah ini terjadi? Tentu saja mampu dan bisa. Banyak momentum mengangkat hal tersebut. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. dan memantapkan nilai-nilai Pancasila. Kepentingan politik ekonomi global mempengaruhi dan mempercepat dinamika kebijakan ekonomi nasional. Saat ini. demografi dan sumber kekayaan alam (SKA). muncul organisasi-organisasi baru untuk melawan institusi masyarakat dan negara. Generasi muda diharapkan memberikan peran dan kontribusinya yang kelak juga akan menjadi aktor pembangunan nasional di masanya. Yang diperlukan saat ini adalah lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas. Saat peringatan hari Pancasila 1 Juni 2011. mekanisme pengembalian agak kesulitan berjalan. Pembelajaran ini yang akan menghasilkan ketahanan nasional sekaligus menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas. d. Isyu HAM telah berkembang dan dimanfaatkan melebihi kewajiban asasi manusia (KAM). Pancasila mulai didengungkan kembali sejalan dengan ‘hilangnya’ nilai-nilai perekat kehidupan bermasyarakat. Sebagai nilai dasar. Peran media massa sangat bebas dan melanggar nilai-nilai luhur bangsa. Ketiga hak asasi manusia (HAM). Artinya. Ada tiga faktor penting mengapa tatanan baru tidak segera stabil. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Pancasila tidak terdengung seperti saat pemerintahan orde baru berkuasa. yang disertai kearifan untuk mengelola isi dan potensi geografi. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. Celakanya. sekedar berbeda. nilai-nilai perekat itu berfungsi mengendalikan kehidupan. ada kebutuhan untuk mengaktulisasikan. IT. . Pertamaglobalisasi. manusia Indonesia memiliki potensi ²illahiyah². Demokratisasi telah memberi ruang yang lebar bagi saluran aspirasi. 9. GENERASI MUDA PANCASILA Akhir-akhir ini mulai banyak dibicarakan atau dipertanyakan wawasan kebangsaan generasi muda. Tiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tatanan kehidupan nasional. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. Saat ini. modal iptek nasional belum kuat sehingga ekonomi nasional hanya menjadi manut ekonomi dunia (transaksi berjalan mengarah defisit). Itulah mengapa sebagian orang menyebut reformasi masih belum selesai. Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi lebih berorientasi pasar. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. atau mismanajemen konflik di DPR. Saat orde baru. Keduademokratisasi. Karena sifatnya abstrak dan normatif. Globalisasi ekonomi (termasuk politik. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. Mereka ini yang akan mengawal berfungsinya tatanan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengendalikan tiga faktor di atas. kecenderungannya merubah tatanan dan mencari keseimbangan baru yang belum teruji. perubahan masih terus terjadi. e. berbangsa dan bernegara. Atas nama HAM. Ironisnya hal ini dimanfaatkan secara bebas tanpa melihat kepentingan nasional yang lebih besar. Kalaupun ada tatanan yang tidak berfungsi. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. merevitalisasi. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. Terhitung sejak reformasi. Salah satu rumusan hasil kongres Pancasila ke III di Surabaya 31 Mei – 1 Juni 2011 adalah dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pengembang nilai-nilai Pancasila. maka mekanisme mengembalikannya segera berjalan dan tatanan kembali berfungsi. modernisasi) sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional dan menciptakan ketergantungan.

2007). sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dalam seluruh gatra. tercermin dalam sikap dan perilaku serta kegiatan lembaga-lembaga masyarakat (Poespowardojo dan Hardjatno. Generasi muda berperan dan berprestasi dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Menurut Rajasa (2007). 2010) sehingga membawa Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia baru (Garnaut. generasi muda mengembangkan karakter nasionalisme melalui tiga proses. Peran lembaga perguruan tinggi adalah: (i) internalisasi nilai-nilai kewirausahaan. meningkatnya nasionalisme melalui peran entrepreneurdari generasi muda sangat diharapkan untuk membangun perekonomian nasional. menciptakan ide-ide baru (inovator) dan berani mengambil resiko (calculated risk taker). Seluruh pelaksanaan penyelenggaraan negara dilandasi dan menggunakan sumber nilai. Hal ini pada gilirannya menghasilkan akselerasi peningkatan pembangunan. terutama Bung Karno. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. dan (iii) dukungan berwirausaha (business setup) (Vallini and Simoni. finansial. 2006). Generasi muda menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. dengan berinisiatif membangun kesadaran kolektif dengan kohesivitas tinggi. 2007). untuk menjunjung nilai-nilai moral serta menginternalisasikannya pada kehidupan nyata. (ii) peningkatan ketrampilan (transfer knowledge) dalam aspek pemasaran. misalnya menyerukan penyelesaian konflik. Generasi muda Singapura bahkan telah menunjukkan nasionalisme ‘berkarakter global’ sehingga dapat berperan dalam ekonomi global (Kluver and Weber. dengan lingkungan dan Tuhan. Generasi muda adalah juga andalan bagi tumbuhnya nasionalisme melaluientrepreneurhip. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. Generasi muda adalah tumpuan upaya implementasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang serta diyakini kebenarannya. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. Vila Bukit Sengkaling. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. Lebih dari itu. Secara umum. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Kini. perekayasa karakter (character engineer). pembinaan nasionalisme atau wawasan kebangsaan. Pertama. 2006. dengan memberi kesempatan (opportunity creator). Byham. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Generasi muda berperan dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Rajasa. manusia Indonesia membina hubungan secara harmonis antar manusia. Generasi muda mampu menyerap proses transformasi nasionalisme sesuai perkembangan jiwa dan idealisme (Pokja Padnas. 2010). kompetensi kewirausahaan bukanlah ilmu magic. kembali pada pertanyaan awal kita. serta terlibat dalam proses pembelajaran dalam pengembangan karakter positif bangsa sesuai perkembangan jaman. Nasionalisme generasi muda Cina berhasil tumbuh dan menggerakkan perekonomian (MLSS-ILO. norma dan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis dari Pancasila. pemberdaya karakter (character enabler). Tidak boleh ada pandangan yang . yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. daya saing daerah. pembangun karakter (character builder). budaya dan religi kehidupan bangsa Indonesia. berbangsa dan bernegara. Generasi muda berperan membangun karakter positif bangsa melalui kemauan keras. berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum yang melandasi kehidupan bermasyarakat. Pancasila sebagai landasan ideologi negara diangkat dari nilai-nilai luhur adat istiadat. Peran mereka dalam lingkungan masyarakat madani akan menjadi penggerak utama prime mover pembangunan ekonomi di daerah. dan teknologi. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya . dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. 2010).Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa telah membudaya di dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Generasi muda yang berkualitas akan menjadi pengawal berjalannya fungsi-fungsi tatanan kehidupan masyarakat. 2009) dan menciptakan konstelasi geopolitik regional (Bosworth. Generasi muda dapat mempelajarinya. Ketiga. Menurut Ciputra. 2003). 21 Juli 2011 TAMBAHAN Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Dalam kehidupannya. Kedua. dan proses pembelajaran kompetensi kewirausahaan. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila juga membuat Indonesia ada. Nilai-nilai itu tertanam dalam hati.

dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. dan mengadili pelaksanaan hukum. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Pancasila. mungkin saja. tetapi orang-orang ini tidak mewakili pandangan mayoritas. penjelasan yang muncul mungkin akan sebanyak jumlah kepala orang. Ada indikasi untuk percaya bahwa banyak orang Indonesia tidak memiliki pandangan negatif terhadap Pancasila. sebagian orang Indonesia ada yang terang-terangan menolak Pancasila. Ya dan Tidak! Baiklah saya mulai dengan kemungkinan penjelasan kenapa Tidak. kenapa pidato Pancasila . yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. Dalam praktek. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik.membedakan antara pemerintah dan rakyat. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. Kenapa Pancasila dianggap tidak relevan? Jangan salah! Ini tidak ada hubungannya dengan sikap anti-Pancasila. Lebih dari itu. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. tetapi juga kehidupan privat. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. terutama Bung Karno. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Tetapi. Akibatnya. Sebagian sebabnya tentu saja karena fakta bahwa Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. Kalau setiap orang diminta membuat uraian dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing. melaksanakan hukum. Pancasila juga membuat Indonesia ada. Benar. atau murni menganut sistem ekonomi komando. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. Tetapi apa makna yang lebih dalam dari sejarah Pancasila? Masih menjadi pertanyaan menarik. lengkap dan menyeluruh. Di bawah Orde Baru. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. banyak kalangan selalu bertanya “apakah Pancasila masih relevan?” Ini adalah pertanyaan yang tidak sederhana. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. situasinya sangat berbeda. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. Dalam praktek. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. Di telinga. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. Ke depan. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. materi referensi: Tags: Agus Wahyudi (diedit sebagian. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. tempat tidak cukup) Apakah Pancasila Masih Relevan? Setiap tahun di saat datang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni. Tetapi saya akan menduga bentuk jawabannya hanya ada dua. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan.

sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Orang semacam ini memiliki kekuasaan absolut. Pancasila Soekarno merupakan sintesis dari berbagai pengaruh pemikiran yang disajikan sedemikian rupa. jangan lupa. trisila itu juga bisa diperas menjadi satu saja. dan juga menolak doktrin politik modern seperti pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pengawasan dan keseimbangan (check and balances) dalam kekuasaan. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. baik BPUPK maupun PPKI. yaitu sebagai nalar publik. yang juga merupakan warga negara yang bebas dan setara. Dan ketiga. Implikasi dari Pancasila yang dipahami dalam pengertian integralisme sangat jelas. Praktek nalar publik selalu mengandung sedikitnya tiga pengertian (bandingkan Rawls. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Sejarah lahirnya Pancasila adalah contoh sempurna dari penerapan nalar publik itu. Karena itu. yaitu eka sila. dan menganggap orang lain juga bebas dan setara. dan bahkan. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. dan orientasi pada kebaikan bersama. Sementara nalar publik pada dasarnya sejalan dengan demokrasi konstitusional dengan kriteria berupa persamaan dan kesetaraan. dan dia nyaris menjalankan fungsi seperti yang dijalankan Tuhan atau Dewa. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. resiprositas. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. Di masa pemerintah Orde Baru. Kita tahu. Karena itu demokrasi konstitusional . Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya dengan realitas hidup mereka sehari-hari. meskipun dalam konstitusi rumusan itu kemudian mengalami perubahan urutan dan modifikasi. Namun. yang berkuasa hampir selama 32 tahun. Bung Karno tidak hanya berbicara Pancasila dalam pengertian sebagai lima sila. Kini. artinya pelakunya menyadari bahwa dirinya adalah anggota dari warga negara yang bebas (free) dan setara (equal). ada kriteria kesetaraan dan kebebasan yang sama. dalam perdebatan pembentukan negara. jika masih dipandang terlalu banyak. ada kriteria kebaikan bersama. dan kebaikan bersama. dan bukan dikembangkan berdasarkan Pancasila sesuai dengan makna awalnya. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. yaitu inti penting konstitusi (constitutional essentials) dan masalah keadilan dasar. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. dan juga bukan malaikat yang selalu baik. Sebab berbeda dengan proposal lain yang juga diusulkan dalam sidang BPUPK pada 1945.Sukarno 1 Juni 1945 dan bukan alternatif lain yang waktu itu juga ditawarkan dalam sidang BPUPK yang akhirnya diterima dan bahkan mendapat sambutan tepuk tangan sangat meriah dari para anggota sidang? Pada hemat saya itu terjadi bukan terutama karena lima sila dari Pancasila. atau karena tekanan paksa akibat posisi sosial dan politik yang lebih rendah (inferior). berupa Gotong Royong. yang disebutnya sebagai trisila. ada kriteria resiprositas. Pertama. atau karena ketrampilan berpidato Bung Karno. Integralisme mengajarkan konsepsi tentang negara yang menolak pemisahan negara dan masyarakat sipil. melaksanakan hukum. tetapi bukannya dengan menafikan. artinya pokok masalah (subject) yang dibicarakan dalam usulan kerjasama itu adalah tentang kebaikan bersama (public good) atau keadilan politik fundamental. Padahal manusia bukan Tuhan atau Dewa. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. negara Pancasila yang dikembangkan oleh regim Orde Baru lebih bertitik tolak dari ajaran Integralisme atau Organisisme yang sesungguhnya berasal dari usulan Supomo pada sidang BPUPK tahun 1945. telah dilakukan usaha untuk menempa identitas ideologis yang secara historis otentik sekaligus berbeda dengan identitas ideologis regim Sukarno. penjelasan paling masuk akal dari pertanyaan mengapa usulan Pancasila Bung Karno yang akhirnya diterima adalah karena waktu itu Bung Karno mempraktekkan dengan sempurna apa yang dalam istilah filsafat politik kontemporer disebut sebagai nalar-publik (public reason). dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. artinya ketika si pelaku mengajukan usulan kepada pihak lain dalam rangka menentukan persyaratan untuk kerjasama (yang dalam konteks sejarah BPUPK adalah kerjasama dalam membentuk sebuah negara merdeka yang baru) yang pertama-tama dipertimbangkan adalah bahwa usulannya akan masuk akal di mata orang lain. menurut Bung Karno. Sebab. Dia juga menawarkan kepada para anggota sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 bahwa kelima sila bisa diperas menjadi tiga sila. kembali pada pertanyaan awal kita. Tidak boleh ada pandangan yang membedakan antara pemerintah dan rakyat. telah terjadi pertarungan antara berbagai pengaruh pemikiran ini. yang mempermasalahkan dua hal. dan mengadili pelaksanaan hukum. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. 2002). patuh pada perintah Tuhan dan tidak pernah lupa. yang memang menarik. Inilah rahasianya mengapa Pancasila Sukarno yang akhirnya diterima dengan suara bulat. yaitu dengan cara mengklaim kembali dan membentuk ulang Pancasila. sehingga mereka menerima kesepakatan bukan karena dominasi atau manipulasi. usulannya dirumuskan dalam pengertian yang menjunjung tinggi pengertian kebebasan dan kesetaraan. resiprositas. yang diakui sangat memukau. Kedua. ajaran integralism memiliki konsepsi tentang negara yang hampir bertolak belakang dengan konsepsi yang dikenal dalam pengertian demokrasi konstitusional.

tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. kemungkinan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pancasila sebagai nalar-publik yang merupakan makna penting dan mendasar dari sejarah lahirnya Pancasila yang sudah lama terlupakan. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. ekonomi. pertama. Pancasila. Akibatnya. Jadi. Tetapi. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. dan kedua. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. dalam negara yang mengakui berdasarkan Pancasila. maka hal ini pasti menimbulkan skeptisisme dan bahkan sinisme yang meluas tentang relevansi Pancasila untuk mengatur kehidupan bersama. Di telinga. lengkap dan menyeluruh. Kembali pada pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). bagaimana menentukan kewajiban pemerintah untuk mengontrol dirinya sendiri. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. Di bawah Orde Baru. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. karena kita memang harus menyelesaikan berbagai masalah mendasar politik. atau murni menganut sistem ekonomi komando.menyarankan bahwa dalam merancang sebuah pemerintahan yang diatur oleh manusia terhadap manusia. kesulitan terbesar akan terletak dalam dua hal. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. ekonomi dan moral yang sedang kita hadapi dengan cara yang lebih cerdas. bagaimana memberikan kemungkinan pemerintah mengontrol yang diperintah. . Dalam praktek. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. Ke depan. tidak banyak memperhatikan persyaratan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar bisa mengontrol dirinya sendiri. Ketika praktek bernegara. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. karena itu orang juga bisa dengan sangat optimis memberikan jawaban Ya. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. situasinya sangat berbeda. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. namun pendekatannya bukan dengan mengulang Pancasila seperti yang pernah dikembangkan oleh regim Orde Baru. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). dan moral Orde Baru nampaknya tidak memadai untuk menjawab relevansi Pancasila untuk masa kini. tetapi juga kehidupan privat. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. karena visi politik. Dalam praktek.