KELEBIHAN IDEOLOGI PANCASILA di BANDING IDEOLOGI LAIN – Menurut Soekarno, Pancasila memiliki kelebihan dari dua ideologi besar

yang telah ada. Ia lebih baik (sempurna) dari Declaration of Independence danManifesto Komunis. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya Pandangan Soekarno yang demikian ini merupakan pengulangan dari apa yang pernah ia ucapkan pada Pidato 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila. Bukti bahwa ideologi pancasila lebih baik dari dua ideologi itu karena Pancasila memuat pokok-pokok pikiran sedemikian rupa : Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia Indonesia menganut berbagai agama, dengan kata lain ada kebebasan untuk beragama dan tidak beragama, serta ada kebebasan untuk berpindah agama (keyakinan)nya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan-pun, karena toleransinya yang sudah menjadi sifat bangsa Indonesia, mengakui bahwa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya, sehingga mereka menerima sila Pertama ini. Kedua, Nasionalisme Indonesia (maksudnya sila ke-3 dari Pancasila) bukanlah chauvinisme. Bangsa Indonesia tidak menganggap diri lebih unggul dari bangsa lain. Ia tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada bangsa-bangsa lain (bandingkan dengan ideologi imperialisme dan kapitalisme). Di Barat, Nasionalisme berkembang sebagai kekuatan agresif yang mencari daerah jajahan demi keuntungan ekonomi nasionalnya. Di Asia, Afrika, dan Amerika Latin nasionalisme adalah gerakan pembebasan, gerakan protes terhadap penjajah akibat penindasan Barat. Ketiga, Internasionalisme (maksudnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab) menghendaki setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat, setiap bangsa menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa. Keempat, demokrasi (maksudnya sila ke-4 dari Pancasila) telah ada sejak dahulu di bumi Indonesia meskipun bentuknya beda dengan demokrasi yang ada di Barat. Demokrasi di Indonesia mengenal tiga prinsip: mufakat, perwakilan, dan musyawarah. Kelima, Keadilan Sosial. Pada sila ini terkandung maksud untuk keadilan dan kemakmuran sosial, jadi bukan keadilan dan kemakmuran individu. Hanya dalam suatu masyarakat yang makmur berlangsung keadilan sosial. Sebagai bukti bahwa (ideologi) Pancasila mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, Soekarno mengajak semua unsur (golongan) yang ada di Indonesia dalam pidatonya itu. Mereka yang ikut di belakang Soekarno pada waktu itu adalah: para pejabat tinggi dan para politisi. Mereka terdiri atas para panglima militer, ulama besar dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Ada pimpinan Partai Komunis Indonesia, ada perwakilan dari golongan Katolik dan Protestan, dan ada pula sejumlah pimpinan dari golongan nasionalis (PNI dan lain-lain). Diikutsertakan dalam delegasi ke SU PBB itu adalah wakil buruh, tani, wakil golongan perempuan, dan wakil golongan cendekiawan. Mengingat Pancasila, terutama demokrasi yang menitikberatkan musyawarah-mufakat, yang tidak ada dalam demokrasi Barat, maka Soekarno mengajak supaya bangsa-bangsa di dunia mengikuti ideologi Pancasila. Demikianlah kata Soekarno dalam sidang itu, ‘Cara musyawarah ini dapat dijalankan, karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan….. semua menginginkannya, karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Pancasila, dan tujuannya yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur.’ Dewasa ini, alih-alih Pancasila bisa diterima bangsa-bangsa di dunia, nasib ideologi Pancasila pun di dalam negeri masih dalam pertaruhan. Penyelewengan terhadap Pancasila mulai kentara di era Orde Baru. Pancasila telah dijadikan instrumen politik

Ada usaha. ATHG . Adil dan beradab berarti bahwa adil adalah perlakuan yang sama terhadap sesama manusia. 3. Oleh karena itu sebagai umat yang berTuhan. 2. 3. Pengkajian. kaku. untuk mengembalikan Pancasila berikut tafsirnya. Tuhan sebagai kausaprima. dan menanggulangi krimintalitas. Jadi sangat cocok bagi bangsa Indonesia. adalah dengan sendirinya harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Alternatif cara penanggulangannya terhadap ATHG yang dapat dilakukan adalah: 1. Kelebihan Lainya : pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Hal ini sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan eradab.untuk menjaga status quo. Imperialisme dan Kapitalisme). Indonesia sekarang. ketertiban. Nentuk-bentuk ATHG antara lain adalah ATHG terhadap keamanan. yang membedakannya dengan ideologi-ideologi yang lain. ketertiban. Seperti kebiasaan gotong royong. sudah dicengkram oleh kekuatan Neoliberalisme (penjajah baru yang lebih masif dan canggih dibandingkan dengan nenek moyangnya. Ini berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya. termasuk dalam asas Politik. sesuai dengan semangat para pejuang kemerdekaan. melemahkan/menghalangi dan tak konsepsional Gangguan : Hal/usaha yg berasal dr luar. melemahkan/ menghalangi dan tak konsepsional 4. 2. Kedua ialah penghargaan kepada sesama umatmanusia apapun suku bangsa dan bahasanya. yaitu Pancasila. KARAKTERISTIK PANCASILA Karakteristik yang dimaksud di sini adalah ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila sebagai deologi egara. Sebagaiumat manusia kita adalah sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Adapun karakteristik tersebut dalah: Pertama: Tuhan Yang Maha Esa. Atas . kelebihan ideologi pancasila adalah sesuai dengan kebudayaan dan pola pikir bangsa indonesia sehingga dalam pengaplikasiannya tidak diperlukan lagi proses pengadaptasian sebagaimana yang terjadi ketika ideologi NASAKOM (nasionalis. Yaitu satu-satunya asas yang menjadi dasar untuk hidup berbangsa. Pancasila telah dijadikan asas tunggal. Operasi intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. Tetapi. analisis intelijen perkembangan lingkungan strategis. bermasyarakat. Pancasila yang ditawarkan ke Sidang Umum PBB 30 September 1960. Selain itu negara kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. kriminal & politis Tantangan: Hal / usaha yang bersifat menggugah kemampuan Hambatan : Hal / usaha yg berasal dr diri sendiri. Penjelasan AGHT Ancaman : Hal / usaha yg bersifat mengubah kebijakan dan dilakukan scr konsepsional. dan menanggulangi krimintalitas. dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajat kemanusiaan. ketertiban. pengolahan dan penyusunan produk intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan.3 Persatuan Indonesia. komunis) dikemukakan oleh presiden Sukarno Pancasila adalah ideologi yang merupakan kristalisasi dari nilai nilai yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia. dan kriminalitas. dan berorientasi ‘menghukum’ lawan-lawan politik pemerintah. yang mengandung sila ke . Koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di seluruh wilayah NKRI dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. dan menanggulangi kriminalitas. Pancasila yang dikehendaki Soekarno. Pancasila kemudian dijadikan tafsir yang bersifat monolitik. memang. agama. ketertiban. Karakteristik ini berhubungan engan sikap positif bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila. Pengadaan sarana dan prasarana operasional intelijen di pusat dan daerah. jadi diperlukan sebuah pemersatu bangsa. kondisi sekarang sudah berbeda dengan kondisi ketika Soekarno masih berkuasa. serta 4. bernegara. bahkan mulai Orba berkuasa. direktif. Pancasila adalah ideologi bangsa indonesia dan berbeda dengan ideologi bangsa lain. 1.

Keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. lebih ditempatkan daripada pengorbanan untuk kepentingan pribadi. dan nilai keadilan. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. nilai kerakyatan. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. Sebagai umat yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. menunjukkan kualitas. Karakteristik yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lain. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Dapat dikatakan hak timbul karena adanya kewajiban. Ketiga. bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Hal ini sesuai dengan sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dalam hubungan ini. maka persatuan Indonesia kita tempatkan di atas kepentingan sendiri. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa kita sejak masa lampau. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. maka kehidupan pribadi adalah utama. sifatnya belum operasional. B. c. Dengan demikian harmoni antara hak dan kewajiban adalah penjelmaan dari kemanusaiaan yang adil dan beradab.keutuhan yang saling berkaitan. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. b. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. Demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. dan berguna bagi manusia. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Pengorbanan untuk kepentingan bangsa. nilai Persatuan Indonesia. karena Pancasila itu merupakan suatu kesatuan. &. Nilai Persatuan .Kelima adalah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Makna Nilai dalam Pancasila a. Adil dalam hal ini adalah seimbang antara hak dan kewajiban. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. Di dalam persatuan itulah dapat dibina kerja sama yang harmonis.dasar perlakuan ini maka kita menghargai akan hak-hak asasi manusia seimbang dengan kewajiban-kewajibannya. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. bermutu. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta.Sistem pemerintahan yang kita anut bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. nilai persatuan. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Demikian secara pokok karakteristik dari Pancasila. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. nilai kemanusiaan. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. itulah sebabnya disarankan agar seluruh masyarakat kita bekerja keras dan menghargai prestasi kerja sebagai suatu sikap hidup yang diutamakan. Ini idak berarti kehidupan pribadi itu diingkari. Namun demikian tidak berarti bahwa demi kepentingan pribadi itu kepentingan bangsa dikorbankan. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. NILAI NILAI PANCASILA A. menghormati kemerdekaan beragama.

Isyu HAM telah berkembang dan dimanfaatkan melebihi kewajiban asasi manusia (KAM). Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. sekedar berbeda. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Kalaupun ada tatanan yang tidak berfungsi. Pertamaglobalisasi. Peran media massa sangat bebas dan melanggar nilai-nilai luhur bangsa. d. Saat ini. Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi lebih berorientasi pasar. Saat ini. isinya belum dapat dioperasionalkan. manusia Indonesia memiliki potensi ²illahiyah². Ironisnya hal ini dimanfaatkan secara bebas tanpa melihat kepentingan nasional yang lebih besar. Saat orde baru. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. Artinya. Saat peringatan hari Pancasila 1 Juni 2011. Menurut Hasibuan (2003). nilai-nilai perekat itu berfungsi mengendalikan kehidupan. e. Munculah fenomena kecenderungan disintegrasi. mekanisme pengembalian agak kesulitan berjalan. modal iptek nasional belum kuat sehingga ekonomi nasional hanya menjadi manut ekonomi dunia (transaksi berjalan mengarah defisit). Generasi muda diharapkan memberikan peran dan kontribusinya yang kelak juga akan menjadi aktor pembangunan nasional di masanya.. Atas nama HAM. kecenderungannya merubah tatanan dan mencari keseimbangan baru yang belum teruji. Karena sifatnya abstrak dan normatif. demografi dan sumber kekayaan alam (SKA). Potensi itu mendasari manusia untuk mengalami pembelajaran. IT. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. Kepentingan politik ekonomi global mempengaruhi dan mempercepat dinamika kebijakan ekonomi nasional. Ada tiga faktor penting mengapa tatanan baru tidak segera stabil. Banyak momentum mengangkat hal tersebut. Mereka ini yang akan mengawal berfungsinya tatanan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengendalikan tiga faktor di atas. atau mismanajemen konflik di DPR.Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. modernisasi) sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional dan menciptakan ketergantungan. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. Yang diperlukan saat ini adalah lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas. masa transisi belum usai. GENERASI MUDA PANCASILA Akhir-akhir ini mulai banyak dibicarakan atau dipertanyakan wawasan kebangsaan generasi muda. Pancasila mulai didengungkan kembali sejalan dengan ‘hilangnya’ nilai-nilai perekat kehidupan bermasyarakat. Celakanya. ada kebutuhan untuk mengaktulisasikan. perubahan masih terus terjadi. maka mekanisme mengembalikannya segera berjalan dan tatanan kembali berfungsi. primordialisme berlatar agama. Pancasila tidak terdengung seperti saat pemerintahan orde baru berkuasa. Itulah mengapa sebagian orang menyebut reformasi masih belum selesai. Demokratisasi telah memberi ruang yang lebar bagi saluran aspirasi. Keduademokratisasi. . yang disertai kearifan untuk mengelola isi dan potensi geografi. Sebagai nilai dasar. 9. Terhitung sejak reformasi. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. muncul organisasi-organisasi baru untuk melawan institusi masyarakat dan negara. Mampukah ini terjadi? Tentu saja mampu dan bisa. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. Globalisasi ekonomi (termasuk politik. merevitalisasi. berbangsa dan bernegara. Ketiga hak asasi manusia (HAM). Tiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tatanan kehidupan nasional. dan memantapkan nilai-nilai Pancasila. Salah satu rumusan hasil kongres Pancasila ke III di Surabaya 31 Mei – 1 Juni 2011 adalah dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pengembang nilai-nilai Pancasila. oleh rakyat. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Pembelajaran ini yang akan menghasilkan ketahanan nasional sekaligus menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas.

Tidak boleh ada pandangan yang . Ketiga. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. Generasi muda menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. Peran lembaga perguruan tinggi adalah: (i) internalisasi nilai-nilai kewirausahaan. dengan lingkungan dan Tuhan. untuk menjunjung nilai-nilai moral serta menginternalisasikannya pada kehidupan nyata. 2009) dan menciptakan konstelasi geopolitik regional (Bosworth. Vila Bukit Sengkaling. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Generasi muda mampu menyerap proses transformasi nasionalisme sesuai perkembangan jiwa dan idealisme (Pokja Padnas. Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum yang melandasi kehidupan bermasyarakat. Generasi muda adalah tumpuan upaya implementasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila. norma dan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis dari Pancasila. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. dan teknologi. terutama Bung Karno. Generasi muda berperan dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Rajasa. 2006. 2003). Generasi muda adalah juga andalan bagi tumbuhnya nasionalisme melaluientrepreneurhip. Seluruh pelaksanaan penyelenggaraan negara dilandasi dan menggunakan sumber nilai. 2010). budaya dan religi kehidupan bangsa Indonesia. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang serta diyakini kebenarannya. Generasi muda berperan dan berprestasi dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Generasi muda berperan membangun karakter positif bangsa melalui kemauan keras. sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dalam seluruh gatra. Nilai-nilai itu tertanam dalam hati. menciptakan ide-ide baru (inovator) dan berani mengambil resiko (calculated risk taker). Pancasila juga membuat Indonesia ada. tercermin dalam sikap dan perilaku serta kegiatan lembaga-lembaga masyarakat (Poespowardojo dan Hardjatno. Nasionalisme generasi muda Cina berhasil tumbuh dan menggerakkan perekonomian (MLSS-ILO. dengan memberi kesempatan (opportunity creator). daya saing daerah. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. finansial. 21 Juli 2011 TAMBAHAN Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. (ii) peningkatan ketrampilan (transfer knowledge) dalam aspek pemasaran. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. Generasi muda dapat mempelajarinya. kembali pada pertanyaan awal kita. kompetensi kewirausahaan bukanlah ilmu magic. Pertama. misalnya menyerukan penyelesaian konflik.Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa telah membudaya di dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Hal ini pada gilirannya menghasilkan akselerasi peningkatan pembangunan. Kini. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. berbangsa dan bernegara. 2006). generasi muda mengembangkan karakter nasionalisme melalui tiga proses. Peran mereka dalam lingkungan masyarakat madani akan menjadi penggerak utama prime mover pembangunan ekonomi di daerah. dan (iii) dukungan berwirausaha (business setup) (Vallini and Simoni. 2007). 2010). Kedua. berbangsa dan bernegara. Generasi muda Singapura bahkan telah menunjukkan nasionalisme ‘berkarakter global’ sehingga dapat berperan dalam ekonomi global (Kluver and Weber. Byham. Pancasila sebagai landasan ideologi negara diangkat dari nilai-nilai luhur adat istiadat. pemberdaya karakter (character enabler). Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Menurut Ciputra. dengan berinisiatif membangun kesadaran kolektif dengan kohesivitas tinggi. perekayasa karakter (character engineer). 2010) sehingga membawa Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia baru (Garnaut. serta terlibat dalam proses pembelajaran dalam pengembangan karakter positif bangsa sesuai perkembangan jaman. manusia Indonesia membina hubungan secara harmonis antar manusia. meningkatnya nasionalisme melalui peran entrepreneurdari generasi muda sangat diharapkan untuk membangun perekonomian nasional. Dalam kehidupannya. Menurut Rajasa (2007). pembangun karakter (character builder). pembinaan nasionalisme atau wawasan kebangsaan. Lebih dari itu. dan proses pembelajaran kompetensi kewirausahaan. Secara umum. 2007). Generasi muda yang berkualitas akan menjadi pengawal berjalannya fungsi-fungsi tatanan kehidupan masyarakat. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya .

menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. penjelasan yang muncul mungkin akan sebanyak jumlah kepala orang. banyak kalangan selalu bertanya “apakah Pancasila masih relevan?” Ini adalah pertanyaan yang tidak sederhana. Tetapi saya akan menduga bentuk jawabannya hanya ada dua. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. sebagian orang Indonesia ada yang terang-terangan menolak Pancasila. Akibatnya. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. tetapi orang-orang ini tidak mewakili pandangan mayoritas. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. situasinya sangat berbeda. Kenapa Pancasila dianggap tidak relevan? Jangan salah! Ini tidak ada hubungannya dengan sikap anti-Pancasila. materi referensi: Tags: Agus Wahyudi (diedit sebagian. terutama Bung Karno. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. Dalam praktek. Sebagian sebabnya tentu saja karena fakta bahwa Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. Di bawah Orde Baru. Pancasila juga membuat Indonesia ada. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. kenapa pidato Pancasila . mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Ya dan Tidak! Baiklah saya mulai dengan kemungkinan penjelasan kenapa Tidak. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. dan mengadili pelaksanaan hukum. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. Lebih dari itu. atau murni menganut sistem ekonomi komando. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Tetapi. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. tetapi juga kehidupan privat. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. Kalau setiap orang diminta membuat uraian dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. Tetapi apa makna yang lebih dalam dari sejarah Pancasila? Masih menjadi pertanyaan menarik. Benar.membedakan antara pemerintah dan rakyat. lengkap dan menyeluruh. Ada indikasi untuk percaya bahwa banyak orang Indonesia tidak memiliki pandangan negatif terhadap Pancasila. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. Dalam praktek. Ke depan. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. tempat tidak cukup) Apakah Pancasila Masih Relevan? Setiap tahun di saat datang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni. Pancasila. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. mungkin saja. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. melaksanakan hukum. Di telinga.

Sejarah lahirnya Pancasila adalah contoh sempurna dari penerapan nalar publik itu. menurut Bung Karno. Kita tahu. yaitu dengan cara mengklaim kembali dan membentuk ulang Pancasila. ada kriteria kesetaraan dan kebebasan yang sama. yaitu inti penting konstitusi (constitutional essentials) dan masalah keadilan dasar. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. artinya ketika si pelaku mengajukan usulan kepada pihak lain dalam rangka menentukan persyaratan untuk kerjasama (yang dalam konteks sejarah BPUPK adalah kerjasama dalam membentuk sebuah negara merdeka yang baru) yang pertama-tama dipertimbangkan adalah bahwa usulannya akan masuk akal di mata orang lain. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Namun. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. yang mempermasalahkan dua hal. ada kriteria resiprositas. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. Sementara nalar publik pada dasarnya sejalan dengan demokrasi konstitusional dengan kriteria berupa persamaan dan kesetaraan. Padahal manusia bukan Tuhan atau Dewa. yang berkuasa hampir selama 32 tahun. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. dalam perdebatan pembentukan negara. artinya pokok masalah (subject) yang dibicarakan dalam usulan kerjasama itu adalah tentang kebaikan bersama (public good) atau keadilan politik fundamental. 2002). dan dia nyaris menjalankan fungsi seperti yang dijalankan Tuhan atau Dewa.Sukarno 1 Juni 1945 dan bukan alternatif lain yang waktu itu juga ditawarkan dalam sidang BPUPK yang akhirnya diterima dan bahkan mendapat sambutan tepuk tangan sangat meriah dari para anggota sidang? Pada hemat saya itu terjadi bukan terutama karena lima sila dari Pancasila. yaitu sebagai nalar publik. telah terjadi pertarungan antara berbagai pengaruh pemikiran ini. yang disebutnya sebagai trisila. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. dan menganggap orang lain juga bebas dan setara. Dia juga menawarkan kepada para anggota sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 bahwa kelima sila bisa diperas menjadi tiga sila. penjelasan paling masuk akal dari pertanyaan mengapa usulan Pancasila Bung Karno yang akhirnya diterima adalah karena waktu itu Bung Karno mempraktekkan dengan sempurna apa yang dalam istilah filsafat politik kontemporer disebut sebagai nalar-publik (public reason). tetapi bukannya dengan menafikan. dan orientasi pada kebaikan bersama. Implikasi dari Pancasila yang dipahami dalam pengertian integralisme sangat jelas. dan kebaikan bersama. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. dan mengadili pelaksanaan hukum. Karena itu demokrasi konstitusional . Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. ada kriteria kebaikan bersama. baik BPUPK maupun PPKI. resiprositas. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya dengan realitas hidup mereka sehari-hari. dan bukan dikembangkan berdasarkan Pancasila sesuai dengan makna awalnya. atau karena tekanan paksa akibat posisi sosial dan politik yang lebih rendah (inferior). dan juga bukan malaikat yang selalu baik. jika masih dipandang terlalu banyak. Inilah rahasianya mengapa Pancasila Sukarno yang akhirnya diterima dengan suara bulat. resiprositas. meskipun dalam konstitusi rumusan itu kemudian mengalami perubahan urutan dan modifikasi. Sebab. jangan lupa. trisila itu juga bisa diperas menjadi satu saja. Sebab berbeda dengan proposal lain yang juga diusulkan dalam sidang BPUPK pada 1945. dan juga menolak doktrin politik modern seperti pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pengawasan dan keseimbangan (check and balances) dalam kekuasaan. sehingga mereka menerima kesepakatan bukan karena dominasi atau manipulasi. usulannya dirumuskan dalam pengertian yang menjunjung tinggi pengertian kebebasan dan kesetaraan. Pertama. Tidak boleh ada pandangan yang membedakan antara pemerintah dan rakyat. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. Orang semacam ini memiliki kekuasaan absolut. Kini. kembali pada pertanyaan awal kita. ajaran integralism memiliki konsepsi tentang negara yang hampir bertolak belakang dengan konsepsi yang dikenal dalam pengertian demokrasi konstitusional. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. Kedua. Pancasila Soekarno merupakan sintesis dari berbagai pengaruh pemikiran yang disajikan sedemikian rupa. negara Pancasila yang dikembangkan oleh regim Orde Baru lebih bertitik tolak dari ajaran Integralisme atau Organisisme yang sesungguhnya berasal dari usulan Supomo pada sidang BPUPK tahun 1945. Dan ketiga. melaksanakan hukum. yang memang menarik. Bung Karno tidak hanya berbicara Pancasila dalam pengertian sebagai lima sila. patuh pada perintah Tuhan dan tidak pernah lupa. Karena itu. Di masa pemerintah Orde Baru. telah dilakukan usaha untuk menempa identitas ideologis yang secara historis otentik sekaligus berbeda dengan identitas ideologis regim Sukarno. Praktek nalar publik selalu mengandung sedikitnya tiga pengertian (bandingkan Rawls. atau karena ketrampilan berpidato Bung Karno. berupa Gotong Royong. yang juga merupakan warga negara yang bebas dan setara. yaitu eka sila. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. Integralisme mengajarkan konsepsi tentang negara yang menolak pemisahan negara dan masyarakat sipil. artinya pelakunya menyadari bahwa dirinya adalah anggota dari warga negara yang bebas (free) dan setara (equal). yang diakui sangat memukau. dan bahkan.

karena kita memang harus menyelesaikan berbagai masalah mendasar politik. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. lengkap dan menyeluruh. Di telinga. . maka hal ini pasti menimbulkan skeptisisme dan bahkan sinisme yang meluas tentang relevansi Pancasila untuk mengatur kehidupan bersama. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. kemungkinan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pancasila sebagai nalar-publik yang merupakan makna penting dan mendasar dari sejarah lahirnya Pancasila yang sudah lama terlupakan. bagaimana menentukan kewajiban pemerintah untuk mengontrol dirinya sendiri. bagaimana memberikan kemungkinan pemerintah mengontrol yang diperintah. Jadi. Akibatnya. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas.menyarankan bahwa dalam merancang sebuah pemerintahan yang diatur oleh manusia terhadap manusia. karena visi politik. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. Tetapi. atau murni menganut sistem ekonomi komando. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. tidak banyak memperhatikan persyaratan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar bisa mengontrol dirinya sendiri. dalam negara yang mengakui berdasarkan Pancasila. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. dan kedua. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. Ketika praktek bernegara. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. ekonomi dan moral yang sedang kita hadapi dengan cara yang lebih cerdas. Dalam praktek. pertama. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. dan moral Orde Baru nampaknya tidak memadai untuk menjawab relevansi Pancasila untuk masa kini. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). situasinya sangat berbeda. Kembali pada pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. tetapi juga kehidupan privat. karena itu orang juga bisa dengan sangat optimis memberikan jawaban Ya. Di bawah Orde Baru. Ke depan. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Dalam praktek. ekonomi. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. namun pendekatannya bukan dengan mengulang Pancasila seperti yang pernah dikembangkan oleh regim Orde Baru. kesulitan terbesar akan terletak dalam dua hal. Pancasila. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful