KELEBIHAN IDEOLOGI PANCASILA di BANDING IDEOLOGI LAIN – Menurut Soekarno, Pancasila memiliki kelebihan dari dua ideologi besar

yang telah ada. Ia lebih baik (sempurna) dari Declaration of Independence danManifesto Komunis. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya Pandangan Soekarno yang demikian ini merupakan pengulangan dari apa yang pernah ia ucapkan pada Pidato 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila. Bukti bahwa ideologi pancasila lebih baik dari dua ideologi itu karena Pancasila memuat pokok-pokok pikiran sedemikian rupa : Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia Indonesia menganut berbagai agama, dengan kata lain ada kebebasan untuk beragama dan tidak beragama, serta ada kebebasan untuk berpindah agama (keyakinan)nya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan-pun, karena toleransinya yang sudah menjadi sifat bangsa Indonesia, mengakui bahwa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya, sehingga mereka menerima sila Pertama ini. Kedua, Nasionalisme Indonesia (maksudnya sila ke-3 dari Pancasila) bukanlah chauvinisme. Bangsa Indonesia tidak menganggap diri lebih unggul dari bangsa lain. Ia tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada bangsa-bangsa lain (bandingkan dengan ideologi imperialisme dan kapitalisme). Di Barat, Nasionalisme berkembang sebagai kekuatan agresif yang mencari daerah jajahan demi keuntungan ekonomi nasionalnya. Di Asia, Afrika, dan Amerika Latin nasionalisme adalah gerakan pembebasan, gerakan protes terhadap penjajah akibat penindasan Barat. Ketiga, Internasionalisme (maksudnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab) menghendaki setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat, setiap bangsa menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa. Keempat, demokrasi (maksudnya sila ke-4 dari Pancasila) telah ada sejak dahulu di bumi Indonesia meskipun bentuknya beda dengan demokrasi yang ada di Barat. Demokrasi di Indonesia mengenal tiga prinsip: mufakat, perwakilan, dan musyawarah. Kelima, Keadilan Sosial. Pada sila ini terkandung maksud untuk keadilan dan kemakmuran sosial, jadi bukan keadilan dan kemakmuran individu. Hanya dalam suatu masyarakat yang makmur berlangsung keadilan sosial. Sebagai bukti bahwa (ideologi) Pancasila mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, Soekarno mengajak semua unsur (golongan) yang ada di Indonesia dalam pidatonya itu. Mereka yang ikut di belakang Soekarno pada waktu itu adalah: para pejabat tinggi dan para politisi. Mereka terdiri atas para panglima militer, ulama besar dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Ada pimpinan Partai Komunis Indonesia, ada perwakilan dari golongan Katolik dan Protestan, dan ada pula sejumlah pimpinan dari golongan nasionalis (PNI dan lain-lain). Diikutsertakan dalam delegasi ke SU PBB itu adalah wakil buruh, tani, wakil golongan perempuan, dan wakil golongan cendekiawan. Mengingat Pancasila, terutama demokrasi yang menitikberatkan musyawarah-mufakat, yang tidak ada dalam demokrasi Barat, maka Soekarno mengajak supaya bangsa-bangsa di dunia mengikuti ideologi Pancasila. Demikianlah kata Soekarno dalam sidang itu, ‘Cara musyawarah ini dapat dijalankan, karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan….. semua menginginkannya, karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Pancasila, dan tujuannya yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur.’ Dewasa ini, alih-alih Pancasila bisa diterima bangsa-bangsa di dunia, nasib ideologi Pancasila pun di dalam negeri masih dalam pertaruhan. Penyelewengan terhadap Pancasila mulai kentara di era Orde Baru. Pancasila telah dijadikan instrumen politik

Kelebihan Lainya : pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. kaku. Ini berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya. Nentuk-bentuk ATHG antara lain adalah ATHG terhadap keamanan. Penjelasan AGHT Ancaman : Hal / usaha yg bersifat mengubah kebijakan dan dilakukan scr konsepsional. 3. Pancasila adalah ideologi bangsa indonesia dan berbeda dengan ideologi bangsa lain. Tuhan sebagai kausaprima. Atas . untuk mengembalikan Pancasila berikut tafsirnya. yang membedakannya dengan ideologi-ideologi yang lain. bahkan mulai Orba berkuasa. Oleh karena itu sebagai umat yang berTuhan. termasuk dalam asas Politik. Indonesia sekarang. memang. ketertiban. Imperialisme dan Kapitalisme). Pancasila yang ditawarkan ke Sidang Umum PBB 30 September 1960. Pengadaan sarana dan prasarana operasional intelijen di pusat dan daerah. dan menanggulangi kriminalitas. analisis intelijen perkembangan lingkungan strategis. yaitu Pancasila. kelebihan ideologi pancasila adalah sesuai dengan kebudayaan dan pola pikir bangsa indonesia sehingga dalam pengaplikasiannya tidak diperlukan lagi proses pengadaptasian sebagaimana yang terjadi ketika ideologi NASAKOM (nasionalis. Tetapi. sudah dicengkram oleh kekuatan Neoliberalisme (penjajah baru yang lebih masif dan canggih dibandingkan dengan nenek moyangnya. jadi diperlukan sebuah pemersatu bangsa. Yaitu satu-satunya asas yang menjadi dasar untuk hidup berbangsa. komunis) dikemukakan oleh presiden Sukarno Pancasila adalah ideologi yang merupakan kristalisasi dari nilai nilai yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia. sesuai dengan semangat para pejuang kemerdekaan. ketertiban. dan kriminalitas. Sebagaiumat manusia kita adalah sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Operasi intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. direktif.3 Persatuan Indonesia. Pancasila yang dikehendaki Soekarno. Karakteristik ini berhubungan engan sikap positif bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila. ATHG . 2. melemahkan/menghalangi dan tak konsepsional Gangguan : Hal/usaha yg berasal dr luar. Adapun karakteristik tersebut dalah: Pertama: Tuhan Yang Maha Esa. Kedua ialah penghargaan kepada sesama umatmanusia apapun suku bangsa dan bahasanya. kondisi sekarang sudah berbeda dengan kondisi ketika Soekarno masih berkuasa. kriminal & politis Tantangan: Hal / usaha yang bersifat menggugah kemampuan Hambatan : Hal / usaha yg berasal dr diri sendiri. dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajat kemanusiaan. 1. Seperti kebiasaan gotong royong. Pancasila kemudian dijadikan tafsir yang bersifat monolitik. 2. Hal ini sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan eradab.untuk menjaga status quo. Pancasila telah dijadikan asas tunggal. dan berorientasi ‘menghukum’ lawan-lawan politik pemerintah. ketertiban. Koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di seluruh wilayah NKRI dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. Selain itu negara kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. bermasyarakat. ketertiban. dan menanggulangi krimintalitas. 3. yang mengandung sila ke . serta 4. melemahkan/ menghalangi dan tak konsepsional 4. Jadi sangat cocok bagi bangsa Indonesia. Pengkajian. bernegara. Ada usaha. adalah dengan sendirinya harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa. agama. pengolahan dan penyusunan produk intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. Alternatif cara penanggulangannya terhadap ATHG yang dapat dilakukan adalah: 1. dan menanggulangi krimintalitas. Adil dan beradab berarti bahwa adil adalah perlakuan yang sama terhadap sesama manusia. KARAKTERISTIK PANCASILA Karakteristik yang dimaksud di sini adalah ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila sebagai deologi egara.

Makna Nilai dalam Pancasila a. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. Pengorbanan untuk kepentingan bangsa. Karakteristik yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lain. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.keutuhan yang saling berkaitan. B. menunjukkan kualitas. &. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Dapat dikatakan hak timbul karena adanya kewajiban. nilai persatuan. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Hal ini sesuai dengan sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. dan berguna bagi manusia. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa kita sejak masa lampau. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945.Sistem pemerintahan yang kita anut bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. karena Pancasila itu merupakan suatu kesatuan. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Di dalam persatuan itulah dapat dibina kerja sama yang harmonis. Keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. NILAI NILAI PANCASILA A. nilai Persatuan Indonesia. nilai kemanusiaan. lebih ditempatkan daripada pengorbanan untuk kepentingan pribadi. bermutu. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Namun demikian tidak berarti bahwa demi kepentingan pribadi itu kepentingan bangsa dikorbankan. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dalam hubungan ini. Adil dalam hal ini adalah seimbang antara hak dan kewajiban. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila. maka kehidupan pribadi adalah utama. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama.dasar perlakuan ini maka kita menghargai akan hak-hak asasi manusia seimbang dengan kewajiban-kewajibannya. dan nilai keadilan.Kelima adalah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. c. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. itulah sebabnya disarankan agar seluruh masyarakat kita bekerja keras dan menghargai prestasi kerja sebagai suatu sikap hidup yang diutamakan. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. sifatnya belum operasional. Dengan demikian harmoni antara hak dan kewajiban adalah penjelmaan dari kemanusaiaan yang adil dan beradab. nilai kerakyatan. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. Nilai Persatuan . Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. menghormati kemerdekaan beragama. Demikian secara pokok karakteristik dari Pancasila. Ini idak berarti kehidupan pribadi itu diingkari. Sebagai umat yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. b. Ketiga. maka persatuan Indonesia kita tempatkan di atas kepentingan sendiri. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan.

isinya belum dapat dioperasionalkan. dan memantapkan nilai-nilai Pancasila. Saat ini. e. Isyu HAM telah berkembang dan dimanfaatkan melebihi kewajiban asasi manusia (KAM). Salah satu rumusan hasil kongres Pancasila ke III di Surabaya 31 Mei – 1 Juni 2011 adalah dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pengembang nilai-nilai Pancasila. Pancasila mulai didengungkan kembali sejalan dengan ‘hilangnya’ nilai-nilai perekat kehidupan bermasyarakat. mekanisme pengembalian agak kesulitan berjalan. nilai-nilai perekat itu berfungsi mengendalikan kehidupan. modernisasi) sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional dan menciptakan ketergantungan. . Globalisasi ekonomi (termasuk politik. manusia Indonesia memiliki potensi ²illahiyah². oleh rakyat. GENERASI MUDA PANCASILA Akhir-akhir ini mulai banyak dibicarakan atau dipertanyakan wawasan kebangsaan generasi muda. Saat ini. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Artinya. Kepentingan politik ekonomi global mempengaruhi dan mempercepat dinamika kebijakan ekonomi nasional. Banyak momentum mengangkat hal tersebut. merevitalisasi.Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. muncul organisasi-organisasi baru untuk melawan institusi masyarakat dan negara. primordialisme berlatar agama. Atas nama HAM. Kalaupun ada tatanan yang tidak berfungsi. atau mismanajemen konflik di DPR. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. d. Tiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tatanan kehidupan nasional. Pembelajaran ini yang akan menghasilkan ketahanan nasional sekaligus menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas. ada kebutuhan untuk mengaktulisasikan. yang disertai kearifan untuk mengelola isi dan potensi geografi. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi lebih berorientasi pasar. Peran media massa sangat bebas dan melanggar nilai-nilai luhur bangsa. Ketiga hak asasi manusia (HAM). Ada tiga faktor penting mengapa tatanan baru tidak segera stabil. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Menurut Hasibuan (2003). Sebagai nilai dasar. masa transisi belum usai. Mereka ini yang akan mengawal berfungsinya tatanan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengendalikan tiga faktor di atas. modal iptek nasional belum kuat sehingga ekonomi nasional hanya menjadi manut ekonomi dunia (transaksi berjalan mengarah defisit). maka mekanisme mengembalikannya segera berjalan dan tatanan kembali berfungsi. berbangsa dan bernegara. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. perubahan masih terus terjadi. IT. Keduademokratisasi. Munculah fenomena kecenderungan disintegrasi.. kecenderungannya merubah tatanan dan mencari keseimbangan baru yang belum teruji. Potensi itu mendasari manusia untuk mengalami pembelajaran. Celakanya. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. Itulah mengapa sebagian orang menyebut reformasi masih belum selesai. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. Saat peringatan hari Pancasila 1 Juni 2011. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. demografi dan sumber kekayaan alam (SKA). Saat orde baru. Generasi muda diharapkan memberikan peran dan kontribusinya yang kelak juga akan menjadi aktor pembangunan nasional di masanya. 9. Yang diperlukan saat ini adalah lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas. Karena sifatnya abstrak dan normatif. Pancasila tidak terdengung seperti saat pemerintahan orde baru berkuasa. Terhitung sejak reformasi. sekedar berbeda. Mampukah ini terjadi? Tentu saja mampu dan bisa. Demokratisasi telah memberi ruang yang lebar bagi saluran aspirasi. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. Pertamaglobalisasi. Ironisnya hal ini dimanfaatkan secara bebas tanpa melihat kepentingan nasional yang lebih besar.

terutama Bung Karno. (ii) peningkatan ketrampilan (transfer knowledge) dalam aspek pemasaran. Seluruh pelaksanaan penyelenggaraan negara dilandasi dan menggunakan sumber nilai. 2010). Ketiga. Generasi muda adalah tumpuan upaya implementasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila. finansial. manusia Indonesia membina hubungan secara harmonis antar manusia. pemberdaya karakter (character enabler). berbangsa dan bernegara. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. Kedua. 2007). Generasi muda dapat mempelajarinya. dengan lingkungan dan Tuhan. dengan berinisiatif membangun kesadaran kolektif dengan kohesivitas tinggi. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. tercermin dalam sikap dan perilaku serta kegiatan lembaga-lembaga masyarakat (Poespowardojo dan Hardjatno. 2010) sehingga membawa Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia baru (Garnaut. sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dalam seluruh gatra. Byham. dan proses pembelajaran kompetensi kewirausahaan. 2007). Nasionalisme generasi muda Cina berhasil tumbuh dan menggerakkan perekonomian (MLSS-ILO. Lebih dari itu. pembangun karakter (character builder). sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Generasi muda adalah juga andalan bagi tumbuhnya nasionalisme melaluientrepreneurhip. dan (iii) dukungan berwirausaha (business setup) (Vallini and Simoni. menciptakan ide-ide baru (inovator) dan berani mengambil resiko (calculated risk taker). Dalam kehidupannya. Secara umum. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. Vila Bukit Sengkaling. Menurut Ciputra. Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang serta diyakini kebenarannya. Generasi muda berperan dan berprestasi dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. daya saing daerah. 2006). dan teknologi. Generasi muda berperan membangun karakter positif bangsa melalui kemauan keras. Pertama. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya . dengan memberi kesempatan (opportunity creator). Kini. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. Menurut Rajasa (2007). Peran mereka dalam lingkungan masyarakat madani akan menjadi penggerak utama prime mover pembangunan ekonomi di daerah. Pancasila juga membuat Indonesia ada. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Tidak boleh ada pandangan yang . pembinaan nasionalisme atau wawasan kebangsaan. norma dan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis dari Pancasila. 2003). 21 Juli 2011 TAMBAHAN Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Generasi muda mampu menyerap proses transformasi nasionalisme sesuai perkembangan jiwa dan idealisme (Pokja Padnas. berbangsa dan bernegara. untuk menjunjung nilai-nilai moral serta menginternalisasikannya pada kehidupan nyata. Pancasila sebagai landasan ideologi negara diangkat dari nilai-nilai luhur adat istiadat. serta terlibat dalam proses pembelajaran dalam pengembangan karakter positif bangsa sesuai perkembangan jaman. Generasi muda menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. budaya dan religi kehidupan bangsa Indonesia. Generasi muda Singapura bahkan telah menunjukkan nasionalisme ‘berkarakter global’ sehingga dapat berperan dalam ekonomi global (Kluver and Weber. Nilai-nilai itu tertanam dalam hati. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. meningkatnya nasionalisme melalui peran entrepreneurdari generasi muda sangat diharapkan untuk membangun perekonomian nasional. Hal ini pada gilirannya menghasilkan akselerasi peningkatan pembangunan. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Generasi muda yang berkualitas akan menjadi pengawal berjalannya fungsi-fungsi tatanan kehidupan masyarakat. misalnya menyerukan penyelesaian konflik. Peran lembaga perguruan tinggi adalah: (i) internalisasi nilai-nilai kewirausahaan. 2006. generasi muda mengembangkan karakter nasionalisme melalui tiga proses. kembali pada pertanyaan awal kita. 2010). perekayasa karakter (character engineer). Generasi muda berperan dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Rajasa. kompetensi kewirausahaan bukanlah ilmu magic.Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa telah membudaya di dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum yang melandasi kehidupan bermasyarakat. 2009) dan menciptakan konstelasi geopolitik regional (Bosworth.

yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. Tetapi. sebagian orang Indonesia ada yang terang-terangan menolak Pancasila. Pancasila juga membuat Indonesia ada. Benar. Dalam praktek. tetapi juga kehidupan privat. tetapi orang-orang ini tidak mewakili pandangan mayoritas. Tetapi saya akan menduga bentuk jawabannya hanya ada dua. Akibatnya. Tetapi apa makna yang lebih dalam dari sejarah Pancasila? Masih menjadi pertanyaan menarik. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Pancasila. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. kenapa pidato Pancasila . ini terdengar seperti rumusan yang ideal. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. Dalam praktek. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. Di bawah Orde Baru. materi referensi: Tags: Agus Wahyudi (diedit sebagian. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. melaksanakan hukum. mungkin saja. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). tempat tidak cukup) Apakah Pancasila Masih Relevan? Setiap tahun di saat datang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni. Sebagian sebabnya tentu saja karena fakta bahwa Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. banyak kalangan selalu bertanya “apakah Pancasila masih relevan?” Ini adalah pertanyaan yang tidak sederhana. Ke depan. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. Kenapa Pancasila dianggap tidak relevan? Jangan salah! Ini tidak ada hubungannya dengan sikap anti-Pancasila. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). Ya dan Tidak! Baiklah saya mulai dengan kemungkinan penjelasan kenapa Tidak. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. Di telinga. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. penjelasan yang muncul mungkin akan sebanyak jumlah kepala orang. situasinya sangat berbeda. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. Kalau setiap orang diminta membuat uraian dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. lengkap dan menyeluruh. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional.membedakan antara pemerintah dan rakyat. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. terutama Bung Karno. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. atau murni menganut sistem ekonomi komando. Lebih dari itu. dan mengadili pelaksanaan hukum. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Ada indikasi untuk percaya bahwa banyak orang Indonesia tidak memiliki pandangan negatif terhadap Pancasila. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara.

yaitu inti penting konstitusi (constitutional essentials) dan masalah keadilan dasar. resiprositas. Kini. Orang semacam ini memiliki kekuasaan absolut. Dia juga menawarkan kepada para anggota sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 bahwa kelima sila bisa diperas menjadi tiga sila. Pancasila Soekarno merupakan sintesis dari berbagai pengaruh pemikiran yang disajikan sedemikian rupa. dalam perdebatan pembentukan negara. dan bahkan. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. ada kriteria resiprositas. resiprositas. Padahal manusia bukan Tuhan atau Dewa. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. yang disebutnya sebagai trisila. kembali pada pertanyaan awal kita. atau karena tekanan paksa akibat posisi sosial dan politik yang lebih rendah (inferior). sebab sebagaimana keyakinan integralisme. telah dilakukan usaha untuk menempa identitas ideologis yang secara historis otentik sekaligus berbeda dengan identitas ideologis regim Sukarno. dan kebaikan bersama. Karena itu demokrasi konstitusional . Namun. yang berkuasa hampir selama 32 tahun. Integralisme mengajarkan konsepsi tentang negara yang menolak pemisahan negara dan masyarakat sipil. yaitu eka sila. artinya pelakunya menyadari bahwa dirinya adalah anggota dari warga negara yang bebas (free) dan setara (equal). atau karena ketrampilan berpidato Bung Karno. berupa Gotong Royong. melaksanakan hukum. trisila itu juga bisa diperas menjadi satu saja. dan mengadili pelaksanaan hukum. Pertama. penjelasan paling masuk akal dari pertanyaan mengapa usulan Pancasila Bung Karno yang akhirnya diterima adalah karena waktu itu Bung Karno mempraktekkan dengan sempurna apa yang dalam istilah filsafat politik kontemporer disebut sebagai nalar-publik (public reason). dan dia nyaris menjalankan fungsi seperti yang dijalankan Tuhan atau Dewa. telah terjadi pertarungan antara berbagai pengaruh pemikiran ini. negara Pancasila yang dikembangkan oleh regim Orde Baru lebih bertitik tolak dari ajaran Integralisme atau Organisisme yang sesungguhnya berasal dari usulan Supomo pada sidang BPUPK tahun 1945. menurut Bung Karno. dan menganggap orang lain juga bebas dan setara. jangan lupa. Bung Karno tidak hanya berbicara Pancasila dalam pengertian sebagai lima sila. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. Karena itu. patuh pada perintah Tuhan dan tidak pernah lupa. yang memang menarik. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. Sementara nalar publik pada dasarnya sejalan dengan demokrasi konstitusional dengan kriteria berupa persamaan dan kesetaraan. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Sejarah lahirnya Pancasila adalah contoh sempurna dari penerapan nalar publik itu. ajaran integralism memiliki konsepsi tentang negara yang hampir bertolak belakang dengan konsepsi yang dikenal dalam pengertian demokrasi konstitusional. artinya pokok masalah (subject) yang dibicarakan dalam usulan kerjasama itu adalah tentang kebaikan bersama (public good) atau keadilan politik fundamental. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya dengan realitas hidup mereka sehari-hari. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. usulannya dirumuskan dalam pengertian yang menjunjung tinggi pengertian kebebasan dan kesetaraan. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. yang diakui sangat memukau. Di masa pemerintah Orde Baru. 2002). dan juga menolak doktrin politik modern seperti pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pengawasan dan keseimbangan (check and balances) dalam kekuasaan. yaitu dengan cara mengklaim kembali dan membentuk ulang Pancasila. ada kriteria kesetaraan dan kebebasan yang sama. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. sehingga mereka menerima kesepakatan bukan karena dominasi atau manipulasi. dan orientasi pada kebaikan bersama. ada kriteria kebaikan bersama. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. Sebab. Kita tahu. Tidak boleh ada pandangan yang membedakan antara pemerintah dan rakyat. Kedua. dan bukan dikembangkan berdasarkan Pancasila sesuai dengan makna awalnya. dan juga bukan malaikat yang selalu baik. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. Implikasi dari Pancasila yang dipahami dalam pengertian integralisme sangat jelas. artinya ketika si pelaku mengajukan usulan kepada pihak lain dalam rangka menentukan persyaratan untuk kerjasama (yang dalam konteks sejarah BPUPK adalah kerjasama dalam membentuk sebuah negara merdeka yang baru) yang pertama-tama dipertimbangkan adalah bahwa usulannya akan masuk akal di mata orang lain. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Inilah rahasianya mengapa Pancasila Sukarno yang akhirnya diterima dengan suara bulat. jika masih dipandang terlalu banyak. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. baik BPUPK maupun PPKI. Praktek nalar publik selalu mengandung sedikitnya tiga pengertian (bandingkan Rawls. Dan ketiga. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. yang juga merupakan warga negara yang bebas dan setara. meskipun dalam konstitusi rumusan itu kemudian mengalami perubahan urutan dan modifikasi. Sebab berbeda dengan proposal lain yang juga diusulkan dalam sidang BPUPK pada 1945. yang mempermasalahkan dua hal. yaitu sebagai nalar publik.Sukarno 1 Juni 1945 dan bukan alternatif lain yang waktu itu juga ditawarkan dalam sidang BPUPK yang akhirnya diterima dan bahkan mendapat sambutan tepuk tangan sangat meriah dari para anggota sidang? Pada hemat saya itu terjadi bukan terutama karena lima sila dari Pancasila. tetapi bukannya dengan menafikan.

kemungkinan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pancasila sebagai nalar-publik yang merupakan makna penting dan mendasar dari sejarah lahirnya Pancasila yang sudah lama terlupakan. Jadi. dan kedua. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. karena itu orang juga bisa dengan sangat optimis memberikan jawaban Ya. Tetapi. tetapi juga kehidupan privat. dalam negara yang mengakui berdasarkan Pancasila. Di telinga. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. karena kita memang harus menyelesaikan berbagai masalah mendasar politik. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. Dalam praktek. Dalam praktek. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. Pancasila. Akibatnya. karena visi politik. . dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. Kembali pada pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. atau murni menganut sistem ekonomi komando. ekonomi. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. Di bawah Orde Baru. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Ke depan. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. maka hal ini pasti menimbulkan skeptisisme dan bahkan sinisme yang meluas tentang relevansi Pancasila untuk mengatur kehidupan bersama. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. situasinya sangat berbeda. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). bagaimana menentukan kewajiban pemerintah untuk mengontrol dirinya sendiri. dan moral Orde Baru nampaknya tidak memadai untuk menjawab relevansi Pancasila untuk masa kini. bagaimana memberikan kemungkinan pemerintah mengontrol yang diperintah. ekonomi dan moral yang sedang kita hadapi dengan cara yang lebih cerdas. lengkap dan menyeluruh. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). namun pendekatannya bukan dengan mengulang Pancasila seperti yang pernah dikembangkan oleh regim Orde Baru. tidak banyak memperhatikan persyaratan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar bisa mengontrol dirinya sendiri.menyarankan bahwa dalam merancang sebuah pemerintahan yang diatur oleh manusia terhadap manusia. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. Ketika praktek bernegara. kesulitan terbesar akan terletak dalam dua hal. pertama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful