P. 1
Kelebihan Ideologi Pancasila Di Banding Ideologi Lain

Kelebihan Ideologi Pancasila Di Banding Ideologi Lain

|Views: 5,053|Likes:
Published by Tika D. Luffy

More info:

Published by: Tika D. Luffy on Apr 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

KELEBIHAN IDEOLOGI PANCASILA di BANDING IDEOLOGI LAIN – Menurut Soekarno, Pancasila memiliki kelebihan dari dua ideologi besar

yang telah ada. Ia lebih baik (sempurna) dari Declaration of Independence danManifesto Komunis. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya Pandangan Soekarno yang demikian ini merupakan pengulangan dari apa yang pernah ia ucapkan pada Pidato 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila. Bukti bahwa ideologi pancasila lebih baik dari dua ideologi itu karena Pancasila memuat pokok-pokok pikiran sedemikian rupa : Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia Indonesia menganut berbagai agama, dengan kata lain ada kebebasan untuk beragama dan tidak beragama, serta ada kebebasan untuk berpindah agama (keyakinan)nya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan-pun, karena toleransinya yang sudah menjadi sifat bangsa Indonesia, mengakui bahwa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya, sehingga mereka menerima sila Pertama ini. Kedua, Nasionalisme Indonesia (maksudnya sila ke-3 dari Pancasila) bukanlah chauvinisme. Bangsa Indonesia tidak menganggap diri lebih unggul dari bangsa lain. Ia tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada bangsa-bangsa lain (bandingkan dengan ideologi imperialisme dan kapitalisme). Di Barat, Nasionalisme berkembang sebagai kekuatan agresif yang mencari daerah jajahan demi keuntungan ekonomi nasionalnya. Di Asia, Afrika, dan Amerika Latin nasionalisme adalah gerakan pembebasan, gerakan protes terhadap penjajah akibat penindasan Barat. Ketiga, Internasionalisme (maksudnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab) menghendaki setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat, setiap bangsa menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa. Keempat, demokrasi (maksudnya sila ke-4 dari Pancasila) telah ada sejak dahulu di bumi Indonesia meskipun bentuknya beda dengan demokrasi yang ada di Barat. Demokrasi di Indonesia mengenal tiga prinsip: mufakat, perwakilan, dan musyawarah. Kelima, Keadilan Sosial. Pada sila ini terkandung maksud untuk keadilan dan kemakmuran sosial, jadi bukan keadilan dan kemakmuran individu. Hanya dalam suatu masyarakat yang makmur berlangsung keadilan sosial. Sebagai bukti bahwa (ideologi) Pancasila mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, Soekarno mengajak semua unsur (golongan) yang ada di Indonesia dalam pidatonya itu. Mereka yang ikut di belakang Soekarno pada waktu itu adalah: para pejabat tinggi dan para politisi. Mereka terdiri atas para panglima militer, ulama besar dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Ada pimpinan Partai Komunis Indonesia, ada perwakilan dari golongan Katolik dan Protestan, dan ada pula sejumlah pimpinan dari golongan nasionalis (PNI dan lain-lain). Diikutsertakan dalam delegasi ke SU PBB itu adalah wakil buruh, tani, wakil golongan perempuan, dan wakil golongan cendekiawan. Mengingat Pancasila, terutama demokrasi yang menitikberatkan musyawarah-mufakat, yang tidak ada dalam demokrasi Barat, maka Soekarno mengajak supaya bangsa-bangsa di dunia mengikuti ideologi Pancasila. Demikianlah kata Soekarno dalam sidang itu, ‘Cara musyawarah ini dapat dijalankan, karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan….. semua menginginkannya, karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Pancasila, dan tujuannya yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur.’ Dewasa ini, alih-alih Pancasila bisa diterima bangsa-bangsa di dunia, nasib ideologi Pancasila pun di dalam negeri masih dalam pertaruhan. Penyelewengan terhadap Pancasila mulai kentara di era Orde Baru. Pancasila telah dijadikan instrumen politik

Yaitu satu-satunya asas yang menjadi dasar untuk hidup berbangsa. kaku. Pancasila yang ditawarkan ke Sidang Umum PBB 30 September 1960. ketertiban. bahkan mulai Orba berkuasa. Kedua ialah penghargaan kepada sesama umatmanusia apapun suku bangsa dan bahasanya. Oleh karena itu sebagai umat yang berTuhan. Karakteristik ini berhubungan engan sikap positif bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila. 3. kelebihan ideologi pancasila adalah sesuai dengan kebudayaan dan pola pikir bangsa indonesia sehingga dalam pengaplikasiannya tidak diperlukan lagi proses pengadaptasian sebagaimana yang terjadi ketika ideologi NASAKOM (nasionalis. Hal ini sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan eradab. Adil dan beradab berarti bahwa adil adalah perlakuan yang sama terhadap sesama manusia. Pancasila telah dijadikan asas tunggal. yaitu Pancasila. analisis intelijen perkembangan lingkungan strategis. ketertiban. dan menanggulangi krimintalitas. Pancasila yang dikehendaki Soekarno. Koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di seluruh wilayah NKRI dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. Seperti kebiasaan gotong royong. 2. direktif. Jadi sangat cocok bagi bangsa Indonesia. Pancasila adalah ideologi bangsa indonesia dan berbeda dengan ideologi bangsa lain. untuk mengembalikan Pancasila berikut tafsirnya. Ini berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya. jadi diperlukan sebuah pemersatu bangsa. dan berorientasi ‘menghukum’ lawan-lawan politik pemerintah. serta 4. yang membedakannya dengan ideologi-ideologi yang lain. dan kriminalitas. melemahkan/menghalangi dan tak konsepsional Gangguan : Hal/usaha yg berasal dr luar. Penjelasan AGHT Ancaman : Hal / usaha yg bersifat mengubah kebijakan dan dilakukan scr konsepsional. Operasi intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. ketertiban. bermasyarakat. sesuai dengan semangat para pejuang kemerdekaan.untuk menjaga status quo. sudah dicengkram oleh kekuatan Neoliberalisme (penjajah baru yang lebih masif dan canggih dibandingkan dengan nenek moyangnya. KARAKTERISTIK PANCASILA Karakteristik yang dimaksud di sini adalah ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila sebagai deologi egara. Adapun karakteristik tersebut dalah: Pertama: Tuhan Yang Maha Esa. 2. Pengadaan sarana dan prasarana operasional intelijen di pusat dan daerah. kriminal & politis Tantangan: Hal / usaha yang bersifat menggugah kemampuan Hambatan : Hal / usaha yg berasal dr diri sendiri. Kelebihan Lainya : pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Imperialisme dan Kapitalisme). Indonesia sekarang. pengolahan dan penyusunan produk intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. ATHG . Atas . Pancasila kemudian dijadikan tafsir yang bersifat monolitik. kondisi sekarang sudah berbeda dengan kondisi ketika Soekarno masih berkuasa. 1. dan menanggulangi krimintalitas. bernegara. Pengkajian. Nentuk-bentuk ATHG antara lain adalah ATHG terhadap keamanan.3 Persatuan Indonesia. melemahkan/ menghalangi dan tak konsepsional 4. Tetapi. memang. adalah dengan sendirinya harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu negara kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. dan menanggulangi kriminalitas. Alternatif cara penanggulangannya terhadap ATHG yang dapat dilakukan adalah: 1. ketertiban. 3. komunis) dikemukakan oleh presiden Sukarno Pancasila adalah ideologi yang merupakan kristalisasi dari nilai nilai yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia. termasuk dalam asas Politik. Tuhan sebagai kausaprima. dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajat kemanusiaan. Sebagaiumat manusia kita adalah sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. yang mengandung sila ke . Ada usaha. agama.

Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. Ketiga. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. NILAI NILAI PANCASILA A. lebih ditempatkan daripada pengorbanan untuk kepentingan pribadi. maka kehidupan pribadi adalah utama. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. nilai Persatuan Indonesia. dan nilai keadilan. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. b. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis.dasar perlakuan ini maka kita menghargai akan hak-hak asasi manusia seimbang dengan kewajiban-kewajibannya. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila. nilai persatuan. maka persatuan Indonesia kita tempatkan di atas kepentingan sendiri. nilai kemanusiaan. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental.keutuhan yang saling berkaitan. Keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. menghormati kemerdekaan beragama. Pengorbanan untuk kepentingan bangsa. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. B. Karakteristik yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lain. Ini idak berarti kehidupan pribadi itu diingkari. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.Kelima adalah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. nilai kerakyatan. &. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Di dalam persatuan itulah dapat dibina kerja sama yang harmonis. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. dan berguna bagi manusia. itulah sebabnya disarankan agar seluruh masyarakat kita bekerja keras dan menghargai prestasi kerja sebagai suatu sikap hidup yang diutamakan. bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Hal ini sesuai dengan sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Namun demikian tidak berarti bahwa demi kepentingan pribadi itu kepentingan bangsa dikorbankan. karena Pancasila itu merupakan suatu kesatuan. bermutu. Dengan demikian harmoni antara hak dan kewajiban adalah penjelmaan dari kemanusaiaan yang adil dan beradab. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu.Sistem pemerintahan yang kita anut bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. c. Nilai Persatuan . Dalam hubungan ini. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebagai umat yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. sifatnya belum operasional. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. menunjukkan kualitas. Dapat dikatakan hak timbul karena adanya kewajiban. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. Demikian secara pokok karakteristik dari Pancasila. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa kita sejak masa lampau. Adil dalam hal ini adalah seimbang antara hak dan kewajiban. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. Makna Nilai dalam Pancasila a.

Demokratisasi telah memberi ruang yang lebar bagi saluran aspirasi. Globalisasi ekonomi (termasuk politik. Ironisnya hal ini dimanfaatkan secara bebas tanpa melihat kepentingan nasional yang lebih besar. Saat ini.. Saat peringatan hari Pancasila 1 Juni 2011. Karena sifatnya abstrak dan normatif. Artinya. demografi dan sumber kekayaan alam (SKA). Celakanya. Menurut Hasibuan (2003). Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. Peran media massa sangat bebas dan melanggar nilai-nilai luhur bangsa. Saat orde baru. Ketiga hak asasi manusia (HAM). Tiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tatanan kehidupan nasional. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. Banyak momentum mengangkat hal tersebut. berbangsa dan bernegara. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. kecenderungannya merubah tatanan dan mencari keseimbangan baru yang belum teruji. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. IT. d. Terhitung sejak reformasi. perubahan masih terus terjadi. ada kebutuhan untuk mengaktulisasikan. Pertamaglobalisasi. e. Munculah fenomena kecenderungan disintegrasi. Mereka ini yang akan mengawal berfungsinya tatanan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengendalikan tiga faktor di atas.Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mampukah ini terjadi? Tentu saja mampu dan bisa. Potensi itu mendasari manusia untuk mengalami pembelajaran. Ada tiga faktor penting mengapa tatanan baru tidak segera stabil. Sebagai nilai dasar. 9. sekedar berbeda. dan memantapkan nilai-nilai Pancasila. . primordialisme berlatar agama. Salah satu rumusan hasil kongres Pancasila ke III di Surabaya 31 Mei – 1 Juni 2011 adalah dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pengembang nilai-nilai Pancasila. Pancasila mulai didengungkan kembali sejalan dengan ‘hilangnya’ nilai-nilai perekat kehidupan bermasyarakat. merevitalisasi. Pembelajaran ini yang akan menghasilkan ketahanan nasional sekaligus menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas. maka mekanisme mengembalikannya segera berjalan dan tatanan kembali berfungsi. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. oleh rakyat. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Itulah mengapa sebagian orang menyebut reformasi masih belum selesai. yang disertai kearifan untuk mengelola isi dan potensi geografi. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. Saat ini. Isyu HAM telah berkembang dan dimanfaatkan melebihi kewajiban asasi manusia (KAM). Kalaupun ada tatanan yang tidak berfungsi. Generasi muda diharapkan memberikan peran dan kontribusinya yang kelak juga akan menjadi aktor pembangunan nasional di masanya. masa transisi belum usai. mekanisme pengembalian agak kesulitan berjalan. manusia Indonesia memiliki potensi ²illahiyah². muncul organisasi-organisasi baru untuk melawan institusi masyarakat dan negara. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. atau mismanajemen konflik di DPR. Keduademokratisasi. nilai-nilai perekat itu berfungsi mengendalikan kehidupan. Kepentingan politik ekonomi global mempengaruhi dan mempercepat dinamika kebijakan ekonomi nasional. Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi lebih berorientasi pasar. modernisasi) sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional dan menciptakan ketergantungan. Pancasila tidak terdengung seperti saat pemerintahan orde baru berkuasa. isinya belum dapat dioperasionalkan. Atas nama HAM. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. modal iptek nasional belum kuat sehingga ekonomi nasional hanya menjadi manut ekonomi dunia (transaksi berjalan mengarah defisit). dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. GENERASI MUDA PANCASILA Akhir-akhir ini mulai banyak dibicarakan atau dipertanyakan wawasan kebangsaan generasi muda. Yang diperlukan saat ini adalah lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas.

Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Generasi muda menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. Generasi muda berperan dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Rajasa. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. dan (iii) dukungan berwirausaha (business setup) (Vallini and Simoni. Generasi muda dapat mempelajarinya. pemberdaya karakter (character enabler). Pancasila juga membuat Indonesia ada. Dalam kehidupannya. Peran mereka dalam lingkungan masyarakat madani akan menjadi penggerak utama prime mover pembangunan ekonomi di daerah. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. dengan lingkungan dan Tuhan. Nilai-nilai itu tertanam dalam hati. Menurut Rajasa (2007). perekayasa karakter (character engineer). berbangsa dan bernegara. Peran lembaga perguruan tinggi adalah: (i) internalisasi nilai-nilai kewirausahaan. Lebih dari itu. kompetensi kewirausahaan bukanlah ilmu magic. Generasi muda adalah tumpuan upaya implementasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila. Generasi muda berperan membangun karakter positif bangsa melalui kemauan keras. Menurut Ciputra. Kini. Generasi muda adalah juga andalan bagi tumbuhnya nasionalisme melaluientrepreneurhip. Generasi muda mampu menyerap proses transformasi nasionalisme sesuai perkembangan jiwa dan idealisme (Pokja Padnas. berbangsa dan bernegara. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. finansial. Pancasila sebagai landasan ideologi negara diangkat dari nilai-nilai luhur adat istiadat. meningkatnya nasionalisme melalui peran entrepreneurdari generasi muda sangat diharapkan untuk membangun perekonomian nasional. budaya dan religi kehidupan bangsa Indonesia. 2010) sehingga membawa Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia baru (Garnaut. Secara umum. Seluruh pelaksanaan penyelenggaraan negara dilandasi dan menggunakan sumber nilai. generasi muda mengembangkan karakter nasionalisme melalui tiga proses. Nasionalisme generasi muda Cina berhasil tumbuh dan menggerakkan perekonomian (MLSS-ILO. Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum yang melandasi kehidupan bermasyarakat. Tidak boleh ada pandangan yang . Vila Bukit Sengkaling. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. untuk menjunjung nilai-nilai moral serta menginternalisasikannya pada kehidupan nyata. Pertama. Hal ini pada gilirannya menghasilkan akselerasi peningkatan pembangunan. Kedua. sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dalam seluruh gatra. Generasi muda berperan dan berprestasi dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. dengan memberi kesempatan (opportunity creator). misalnya menyerukan penyelesaian konflik. Ketiga. 2007). serta terlibat dalam proses pembelajaran dalam pengembangan karakter positif bangsa sesuai perkembangan jaman. 2010). dengan berinisiatif membangun kesadaran kolektif dengan kohesivitas tinggi. tercermin dalam sikap dan perilaku serta kegiatan lembaga-lembaga masyarakat (Poespowardojo dan Hardjatno. manusia Indonesia membina hubungan secara harmonis antar manusia. 2009) dan menciptakan konstelasi geopolitik regional (Bosworth. Generasi muda Singapura bahkan telah menunjukkan nasionalisme ‘berkarakter global’ sehingga dapat berperan dalam ekonomi global (Kluver and Weber. 2007). 2006). Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang serta diyakini kebenarannya. daya saing daerah. (ii) peningkatan ketrampilan (transfer knowledge) dalam aspek pemasaran. dan teknologi. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. norma dan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis dari Pancasila. 21 Juli 2011 TAMBAHAN Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Generasi muda yang berkualitas akan menjadi pengawal berjalannya fungsi-fungsi tatanan kehidupan masyarakat. 2010). yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. menciptakan ide-ide baru (inovator) dan berani mengambil resiko (calculated risk taker). Byham. kembali pada pertanyaan awal kita. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif.Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa telah membudaya di dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. 2006. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. pembinaan nasionalisme atau wawasan kebangsaan. pembangun karakter (character builder). terutama Bung Karno. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya . dan proses pembelajaran kompetensi kewirausahaan. 2003).

Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Benar. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. Tetapi apa makna yang lebih dalam dari sejarah Pancasila? Masih menjadi pertanyaan menarik. tetapi orang-orang ini tidak mewakili pandangan mayoritas. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. Kalau setiap orang diminta membuat uraian dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. Dalam praktek. tetapi juga kehidupan privat. Ada indikasi untuk percaya bahwa banyak orang Indonesia tidak memiliki pandangan negatif terhadap Pancasila. Lebih dari itu. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. melaksanakan hukum. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. Kenapa Pancasila dianggap tidak relevan? Jangan salah! Ini tidak ada hubungannya dengan sikap anti-Pancasila. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. terutama Bung Karno. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif.membedakan antara pemerintah dan rakyat. Tetapi. lengkap dan menyeluruh. kenapa pidato Pancasila . situasinya sangat berbeda. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. Di bawah Orde Baru. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. dan mengadili pelaksanaan hukum. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. sebagian orang Indonesia ada yang terang-terangan menolak Pancasila. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. Akibatnya. materi referensi: Tags: Agus Wahyudi (diedit sebagian. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. Pancasila juga membuat Indonesia ada. penjelasan yang muncul mungkin akan sebanyak jumlah kepala orang. Dalam praktek. mungkin saja. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. tempat tidak cukup) Apakah Pancasila Masih Relevan? Setiap tahun di saat datang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. Pancasila. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. Di telinga. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. banyak kalangan selalu bertanya “apakah Pancasila masih relevan?” Ini adalah pertanyaan yang tidak sederhana. Sebagian sebabnya tentu saja karena fakta bahwa Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). Tetapi saya akan menduga bentuk jawabannya hanya ada dua. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. atau murni menganut sistem ekonomi komando. Ya dan Tidak! Baiklah saya mulai dengan kemungkinan penjelasan kenapa Tidak. Ke depan.

Sebab. Pertama. Inilah rahasianya mengapa Pancasila Sukarno yang akhirnya diterima dengan suara bulat. resiprositas. Orang semacam ini memiliki kekuasaan absolut. yang diakui sangat memukau. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. trisila itu juga bisa diperas menjadi satu saja. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya dengan realitas hidup mereka sehari-hari. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. dan dia nyaris menjalankan fungsi seperti yang dijalankan Tuhan atau Dewa. menurut Bung Karno. negara Pancasila yang dikembangkan oleh regim Orde Baru lebih bertitik tolak dari ajaran Integralisme atau Organisisme yang sesungguhnya berasal dari usulan Supomo pada sidang BPUPK tahun 1945. Sementara nalar publik pada dasarnya sejalan dengan demokrasi konstitusional dengan kriteria berupa persamaan dan kesetaraan. yang juga merupakan warga negara yang bebas dan setara. Dia juga menawarkan kepada para anggota sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 bahwa kelima sila bisa diperas menjadi tiga sila. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. artinya pokok masalah (subject) yang dibicarakan dalam usulan kerjasama itu adalah tentang kebaikan bersama (public good) atau keadilan politik fundamental. yang memang menarik. jika masih dipandang terlalu banyak. usulannya dirumuskan dalam pengertian yang menjunjung tinggi pengertian kebebasan dan kesetaraan. melaksanakan hukum. Sebab berbeda dengan proposal lain yang juga diusulkan dalam sidang BPUPK pada 1945. Karena itu. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. yang disebutnya sebagai trisila. resiprositas. dan kebaikan bersama. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. meskipun dalam konstitusi rumusan itu kemudian mengalami perubahan urutan dan modifikasi. Padahal manusia bukan Tuhan atau Dewa. artinya pelakunya menyadari bahwa dirinya adalah anggota dari warga negara yang bebas (free) dan setara (equal). dan bukan dikembangkan berdasarkan Pancasila sesuai dengan makna awalnya. berupa Gotong Royong. yaitu sebagai nalar publik. ada kriteria kesetaraan dan kebebasan yang sama. dan orientasi pada kebaikan bersama. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. jangan lupa. tetapi bukannya dengan menafikan. yang berkuasa hampir selama 32 tahun. yang mempermasalahkan dua hal. Karena itu demokrasi konstitusional . dan bahkan. dan juga bukan malaikat yang selalu baik.Sukarno 1 Juni 1945 dan bukan alternatif lain yang waktu itu juga ditawarkan dalam sidang BPUPK yang akhirnya diterima dan bahkan mendapat sambutan tepuk tangan sangat meriah dari para anggota sidang? Pada hemat saya itu terjadi bukan terutama karena lima sila dari Pancasila. dan mengadili pelaksanaan hukum. telah dilakukan usaha untuk menempa identitas ideologis yang secara historis otentik sekaligus berbeda dengan identitas ideologis regim Sukarno. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. yaitu inti penting konstitusi (constitutional essentials) dan masalah keadilan dasar. Implikasi dari Pancasila yang dipahami dalam pengertian integralisme sangat jelas. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. atau karena tekanan paksa akibat posisi sosial dan politik yang lebih rendah (inferior). Kini. Di masa pemerintah Orde Baru. dan juga menolak doktrin politik modern seperti pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pengawasan dan keseimbangan (check and balances) dalam kekuasaan. ada kriteria resiprositas. Integralisme mengajarkan konsepsi tentang negara yang menolak pemisahan negara dan masyarakat sipil. kembali pada pertanyaan awal kita. baik BPUPK maupun PPKI. ajaran integralism memiliki konsepsi tentang negara yang hampir bertolak belakang dengan konsepsi yang dikenal dalam pengertian demokrasi konstitusional. yaitu eka sila. Dan ketiga. ada kriteria kebaikan bersama. Pancasila Soekarno merupakan sintesis dari berbagai pengaruh pemikiran yang disajikan sedemikian rupa. telah terjadi pertarungan antara berbagai pengaruh pemikiran ini. Namun. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. dalam perdebatan pembentukan negara. sehingga mereka menerima kesepakatan bukan karena dominasi atau manipulasi. Bung Karno tidak hanya berbicara Pancasila dalam pengertian sebagai lima sila. Kedua. dan menganggap orang lain juga bebas dan setara. yaitu dengan cara mengklaim kembali dan membentuk ulang Pancasila. Praktek nalar publik selalu mengandung sedikitnya tiga pengertian (bandingkan Rawls. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. penjelasan paling masuk akal dari pertanyaan mengapa usulan Pancasila Bung Karno yang akhirnya diterima adalah karena waktu itu Bung Karno mempraktekkan dengan sempurna apa yang dalam istilah filsafat politik kontemporer disebut sebagai nalar-publik (public reason). atau karena ketrampilan berpidato Bung Karno. Sejarah lahirnya Pancasila adalah contoh sempurna dari penerapan nalar publik itu. 2002). Tidak boleh ada pandangan yang membedakan antara pemerintah dan rakyat. artinya ketika si pelaku mengajukan usulan kepada pihak lain dalam rangka menentukan persyaratan untuk kerjasama (yang dalam konteks sejarah BPUPK adalah kerjasama dalam membentuk sebuah negara merdeka yang baru) yang pertama-tama dipertimbangkan adalah bahwa usulannya akan masuk akal di mata orang lain. Kita tahu. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. patuh pada perintah Tuhan dan tidak pernah lupa.

Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). Dalam praktek. Ke depan. Akibatnya. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. tetapi juga kehidupan privat. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). ini terdengar seperti rumusan yang ideal. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. . dan moral Orde Baru nampaknya tidak memadai untuk menjawab relevansi Pancasila untuk masa kini. ekonomi dan moral yang sedang kita hadapi dengan cara yang lebih cerdas. karena itu orang juga bisa dengan sangat optimis memberikan jawaban Ya. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. Pancasila.menyarankan bahwa dalam merancang sebuah pemerintahan yang diatur oleh manusia terhadap manusia. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. bagaimana menentukan kewajiban pemerintah untuk mengontrol dirinya sendiri. bagaimana memberikan kemungkinan pemerintah mengontrol yang diperintah. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Tetapi. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. dalam negara yang mengakui berdasarkan Pancasila. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. tidak banyak memperhatikan persyaratan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar bisa mengontrol dirinya sendiri. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. pertama. Dalam praktek. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Di telinga. atau murni menganut sistem ekonomi komando. kemungkinan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pancasila sebagai nalar-publik yang merupakan makna penting dan mendasar dari sejarah lahirnya Pancasila yang sudah lama terlupakan. Di bawah Orde Baru. maka hal ini pasti menimbulkan skeptisisme dan bahkan sinisme yang meluas tentang relevansi Pancasila untuk mengatur kehidupan bersama. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. Jadi. kesulitan terbesar akan terletak dalam dua hal. situasinya sangat berbeda. ekonomi. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. lengkap dan menyeluruh. karena visi politik. Ketika praktek bernegara. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. namun pendekatannya bukan dengan mengulang Pancasila seperti yang pernah dikembangkan oleh regim Orde Baru. Kembali pada pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. karena kita memang harus menyelesaikan berbagai masalah mendasar politik. dan kedua. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->