KELEBIHAN IDEOLOGI PANCASILA di BANDING IDEOLOGI LAIN – Menurut Soekarno, Pancasila memiliki kelebihan dari dua ideologi besar

yang telah ada. Ia lebih baik (sempurna) dari Declaration of Independence danManifesto Komunis. Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya Pandangan Soekarno yang demikian ini merupakan pengulangan dari apa yang pernah ia ucapkan pada Pidato 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila. Bukti bahwa ideologi pancasila lebih baik dari dua ideologi itu karena Pancasila memuat pokok-pokok pikiran sedemikian rupa : Pertama, sila Ketuhanan memuat pokok-pokok pikiran bahwa manusia Indonesia menganut berbagai agama, dengan kata lain ada kebebasan untuk beragama dan tidak beragama, serta ada kebebasan untuk berpindah agama (keyakinan)nya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan-pun, karena toleransinya yang sudah menjadi sifat bangsa Indonesia, mengakui bahwa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya, sehingga mereka menerima sila Pertama ini. Kedua, Nasionalisme Indonesia (maksudnya sila ke-3 dari Pancasila) bukanlah chauvinisme. Bangsa Indonesia tidak menganggap diri lebih unggul dari bangsa lain. Ia tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada bangsa-bangsa lain (bandingkan dengan ideologi imperialisme dan kapitalisme). Di Barat, Nasionalisme berkembang sebagai kekuatan agresif yang mencari daerah jajahan demi keuntungan ekonomi nasionalnya. Di Asia, Afrika, dan Amerika Latin nasionalisme adalah gerakan pembebasan, gerakan protes terhadap penjajah akibat penindasan Barat. Ketiga, Internasionalisme (maksudnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab) menghendaki setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat, setiap bangsa menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa. Keempat, demokrasi (maksudnya sila ke-4 dari Pancasila) telah ada sejak dahulu di bumi Indonesia meskipun bentuknya beda dengan demokrasi yang ada di Barat. Demokrasi di Indonesia mengenal tiga prinsip: mufakat, perwakilan, dan musyawarah. Kelima, Keadilan Sosial. Pada sila ini terkandung maksud untuk keadilan dan kemakmuran sosial, jadi bukan keadilan dan kemakmuran individu. Hanya dalam suatu masyarakat yang makmur berlangsung keadilan sosial. Sebagai bukti bahwa (ideologi) Pancasila mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, Soekarno mengajak semua unsur (golongan) yang ada di Indonesia dalam pidatonya itu. Mereka yang ikut di belakang Soekarno pada waktu itu adalah: para pejabat tinggi dan para politisi. Mereka terdiri atas para panglima militer, ulama besar dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Ada pimpinan Partai Komunis Indonesia, ada perwakilan dari golongan Katolik dan Protestan, dan ada pula sejumlah pimpinan dari golongan nasionalis (PNI dan lain-lain). Diikutsertakan dalam delegasi ke SU PBB itu adalah wakil buruh, tani, wakil golongan perempuan, dan wakil golongan cendekiawan. Mengingat Pancasila, terutama demokrasi yang menitikberatkan musyawarah-mufakat, yang tidak ada dalam demokrasi Barat, maka Soekarno mengajak supaya bangsa-bangsa di dunia mengikuti ideologi Pancasila. Demikianlah kata Soekarno dalam sidang itu, ‘Cara musyawarah ini dapat dijalankan, karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan….. semua menginginkannya, karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Pancasila, dan tujuannya yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur.’ Dewasa ini, alih-alih Pancasila bisa diterima bangsa-bangsa di dunia, nasib ideologi Pancasila pun di dalam negeri masih dalam pertaruhan. Penyelewengan terhadap Pancasila mulai kentara di era Orde Baru. Pancasila telah dijadikan instrumen politik

dan menanggulangi kriminalitas. kriminal & politis Tantangan: Hal / usaha yang bersifat menggugah kemampuan Hambatan : Hal / usaha yg berasal dr diri sendiri. Pancasila yang ditawarkan ke Sidang Umum PBB 30 September 1960. 2. Indonesia sekarang. dan menanggulangi krimintalitas. agama. Kelebihan Lainya : pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Nentuk-bentuk ATHG antara lain adalah ATHG terhadap keamanan. Pengadaan sarana dan prasarana operasional intelijen di pusat dan daerah.untuk menjaga status quo. 2. kondisi sekarang sudah berbeda dengan kondisi ketika Soekarno masih berkuasa. Atas . KARAKTERISTIK PANCASILA Karakteristik yang dimaksud di sini adalah ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila sebagai deologi egara. yang mengandung sila ke . pengolahan dan penyusunan produk intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. dan kriminalitas. bahkan mulai Orba berkuasa. kelebihan ideologi pancasila adalah sesuai dengan kebudayaan dan pola pikir bangsa indonesia sehingga dalam pengaplikasiannya tidak diperlukan lagi proses pengadaptasian sebagaimana yang terjadi ketika ideologi NASAKOM (nasionalis. ATHG . Adapun karakteristik tersebut dalah: Pertama: Tuhan Yang Maha Esa. bernegara. Pancasila telah dijadikan asas tunggal. direktif.3 Persatuan Indonesia. Oleh karena itu sebagai umat yang berTuhan. jadi diperlukan sebuah pemersatu bangsa. melemahkan/ menghalangi dan tak konsepsional 4. Seperti kebiasaan gotong royong. Pancasila kemudian dijadikan tafsir yang bersifat monolitik. Pancasila adalah ideologi bangsa indonesia dan berbeda dengan ideologi bangsa lain. yang membedakannya dengan ideologi-ideologi yang lain. dan berorientasi ‘menghukum’ lawan-lawan politik pemerintah. Koordinasi seluruh badan-badan intelijen pusat dan daerah di seluruh wilayah NKRI dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. melemahkan/menghalangi dan tak konsepsional Gangguan : Hal/usaha yg berasal dr luar. Operasi intelijen dalam hal deteksi dini untuk meningkatkan keamanan. Selain itu negara kita terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. termasuk dalam asas Politik. Alternatif cara penanggulangannya terhadap ATHG yang dapat dilakukan adalah: 1. Hal ini sesuai dengan Kemanusiaan yang Adil dan eradab. Pancasila yang dikehendaki Soekarno. Ada usaha. serta 4. sudah dicengkram oleh kekuatan Neoliberalisme (penjajah baru yang lebih masif dan canggih dibandingkan dengan nenek moyangnya. memang. adalah dengan sendirinya harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa. analisis intelijen perkembangan lingkungan strategis. Jadi sangat cocok bagi bangsa Indonesia. Karakteristik ini berhubungan engan sikap positif bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila. ketertiban. dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajat kemanusiaan. Penjelasan AGHT Ancaman : Hal / usaha yg bersifat mengubah kebijakan dan dilakukan scr konsepsional. 3. Adil dan beradab berarti bahwa adil adalah perlakuan yang sama terhadap sesama manusia. Sebagaiumat manusia kita adalah sama dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. Ini berarti pengakuan bangsa Indonesia akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya. 3. Kedua ialah penghargaan kepada sesama umatmanusia apapun suku bangsa dan bahasanya. bermasyarakat. ketertiban. 1. ketertiban. untuk mengembalikan Pancasila berikut tafsirnya. Tuhan sebagai kausaprima. Pengkajian. yaitu Pancasila. Tetapi. kaku. dan menanggulangi krimintalitas. sesuai dengan semangat para pejuang kemerdekaan. Imperialisme dan Kapitalisme). komunis) dikemukakan oleh presiden Sukarno Pancasila adalah ideologi yang merupakan kristalisasi dari nilai nilai yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia. Yaitu satu-satunya asas yang menjadi dasar untuk hidup berbangsa. ketertiban.

menunjukkan kualitas. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. B.dasar perlakuan ini maka kita menghargai akan hak-hak asasi manusia seimbang dengan kewajiban-kewajibannya. dan berguna bagi manusia. c. lebih ditempatkan daripada pengorbanan untuk kepentingan pribadi. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Dengan demikian harmoni antara hak dan kewajiban adalah penjelmaan dari kemanusaiaan yang adil dan beradab. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. Hal ini sesuai dengan sila ke empat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh nikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.keutuhan yang saling berkaitan. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. nilai Persatuan Indonesia. Dapat dikatakan hak timbul karena adanya kewajiban. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Keadilan dalam kemakmuran adalah cita-cita bangsa kita sejak masa lampau. Karakteristik yang satu tidak dapat dipisahkan dari yang lain. nilai kerakyatan. Namun demikian tidak berarti bahwa demi kepentingan pribadi itu kepentingan bangsa dikorbankan. Adil dalam hal ini adalah seimbang antara hak dan kewajiban. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila. Sebagai umat yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ini idak berarti kehidupan pribadi itu diingkari. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. karena Pancasila itu merupakan suatu kesatuan. Dalam hubungan ini. bermutu. nilai persatuan. menghormati kemerdekaan beragama. maka persatuan Indonesia kita tempatkan di atas kepentingan sendiri. Pengorbanan untuk kepentingan bangsa. nilai kemanusiaan. Keempat adalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.Sistem pemerintahan yang kita anut bertujuan untuk tercapainya masyarakat yang adil dan makmur. sifatnya belum operasional. Ketiga. Demikian secara pokok karakteristik dari Pancasila. Di dalam persatuan itulah dapat dibina kerja sama yang harmonis. Nilai Persatuan . dan nilai keadilan. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.Kelima adalah Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. b. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. maka kehidupan pribadi adalah utama. bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa. Makna Nilai dalam Pancasila a. &. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. NILAI NILAI PANCASILA A. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. itulah sebabnya disarankan agar seluruh masyarakat kita bekerja keras dan menghargai prestasi kerja sebagai suatu sikap hidup yang diutamakan. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental.

Terhitung sejak reformasi. Saat ini. Yang diperlukan saat ini adalah lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas. IT. Mereka ini yang akan mengawal berfungsinya tatanan sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengendalikan tiga faktor di atas. kecenderungannya merubah tatanan dan mencari keseimbangan baru yang belum teruji. Kepentingan politik ekonomi global mempengaruhi dan mempercepat dinamika kebijakan ekonomi nasional. masa transisi belum usai. Atas nama HAM. Menurut Hasibuan (2003). nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. Mampukah ini terjadi? Tentu saja mampu dan bisa. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. isinya belum dapat dioperasionalkan. d. muncul organisasi-organisasi baru untuk melawan institusi masyarakat dan negara. merevitalisasi. manusia Indonesia memiliki potensi ²illahiyah². Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi lebih berorientasi pasar. GENERASI MUDA PANCASILA Akhir-akhir ini mulai banyak dibicarakan atau dipertanyakan wawasan kebangsaan generasi muda. Ketiga hak asasi manusia (HAM). 9. demografi dan sumber kekayaan alam (SKA). Pertamaglobalisasi. Potensi itu mendasari manusia untuk mengalami pembelajaran. atau mismanajemen konflik di DPR. primordialisme berlatar agama. Karena sifatnya abstrak dan normatif. mekanisme pengembalian agak kesulitan berjalan. Sebagai nilai dasar. Salah satu rumusan hasil kongres Pancasila ke III di Surabaya 31 Mei – 1 Juni 2011 adalah dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pengembang nilai-nilai Pancasila. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. Keduademokratisasi. Peran media massa sangat bebas dan melanggar nilai-nilai luhur bangsa. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif.. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. ada kebutuhan untuk mengaktulisasikan. Demokratisasi telah memberi ruang yang lebar bagi saluran aspirasi. Tiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tatanan kehidupan nasional. Saat peringatan hari Pancasila 1 Juni 2011. Isyu HAM telah berkembang dan dimanfaatkan melebihi kewajiban asasi manusia (KAM). oleh rakyat. dan memantapkan nilai-nilai Pancasila. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. . Saat orde baru. berbangsa dan bernegara. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. nilai-nilai perekat itu berfungsi mengendalikan kehidupan. Ironisnya hal ini dimanfaatkan secara bebas tanpa melihat kepentingan nasional yang lebih besar. perubahan masih terus terjadi. Celakanya. Generasi muda diharapkan memberikan peran dan kontribusinya yang kelak juga akan menjadi aktor pembangunan nasional di masanya. Munculah fenomena kecenderungan disintegrasi. Saat ini. Pembelajaran ini yang akan menghasilkan ketahanan nasional sekaligus menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundangundangan lainnya. Ada tiga faktor penting mengapa tatanan baru tidak segera stabil.Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. maka mekanisme mengembalikannya segera berjalan dan tatanan kembali berfungsi. Globalisasi ekonomi (termasuk politik. e. Pancasila tidak terdengung seperti saat pemerintahan orde baru berkuasa. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Artinya. modernisasi) sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi nasional dan menciptakan ketergantungan. Pancasila mulai didengungkan kembali sejalan dengan ‘hilangnya’ nilai-nilai perekat kehidupan bermasyarakat. sekedar berbeda. Kalaupun ada tatanan yang tidak berfungsi. Itulah mengapa sebagian orang menyebut reformasi masih belum selesai. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. Banyak momentum mengangkat hal tersebut. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. modal iptek nasional belum kuat sehingga ekonomi nasional hanya menjadi manut ekonomi dunia (transaksi berjalan mengarah defisit). yang disertai kearifan untuk mengelola isi dan potensi geografi.

Nilai-nilai itu tumbuh dan berkembang serta diyakini kebenarannya. Pancasila juga membuat Indonesia ada. Generasi muda mampu menyerap proses transformasi nasionalisme sesuai perkembangan jiwa dan idealisme (Pokja Padnas. meningkatnya nasionalisme melalui peran entrepreneurdari generasi muda sangat diharapkan untuk membangun perekonomian nasional. Generasi muda menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. Nasionalisme generasi muda Cina berhasil tumbuh dan menggerakkan perekonomian (MLSS-ILO. dan proses pembelajaran kompetensi kewirausahaan. Kini. berbangsa dan bernegara. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Pancasila sebagai landasan ideologi negara diangkat dari nilai-nilai luhur adat istiadat. dengan memberi kesempatan (opportunity creator). perekayasa karakter (character engineer). Secara umum. berbangsa dan bernegara. 2006. Vila Bukit Sengkaling. Generasi muda adalah tumpuan upaya implementasi dan pemantapan nilai-nilai Pancasila. daya saing daerah. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. 2010). menciptakan ide-ide baru (inovator) dan berani mengambil resiko (calculated risk taker). Generasi muda berperan dan berprestasi dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan. 2007). sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Generasi muda yang berkualitas akan menjadi pengawal berjalannya fungsi-fungsi tatanan kehidupan masyarakat. Kedua. Pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum yang melandasi kehidupan bermasyarakat. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. dengan lingkungan dan Tuhan. finansial. pemberdaya karakter (character enabler).Nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa telah membudaya di dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. dan teknologi. Dalam kehidupannya. kompetensi kewirausahaan bukanlah ilmu magic. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya . sekaligus memperkokoh ketahanan nasional dalam seluruh gatra. budaya dan religi kehidupan bangsa Indonesia. Generasi muda adalah juga andalan bagi tumbuhnya nasionalisme melaluientrepreneurhip. Byham. 2010). kembali pada pertanyaan awal kita. Menurut Ciputra. generasi muda mengembangkan karakter nasionalisme melalui tiga proses. dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. Pertama. Ketiga. 2010) sehingga membawa Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia baru (Garnaut. serta terlibat dalam proses pembelajaran dalam pengembangan karakter positif bangsa sesuai perkembangan jaman. Generasi muda dapat mempelajarinya. Tidak boleh ada pandangan yang . dan (iii) dukungan berwirausaha (business setup) (Vallini and Simoni. Nilai-nilai itu tertanam dalam hati. (ii) peningkatan ketrampilan (transfer knowledge) dalam aspek pemasaran. pembangun karakter (character builder). misalnya menyerukan penyelesaian konflik. untuk menjunjung nilai-nilai moral serta menginternalisasikannya pada kehidupan nyata. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. 2006). pembinaan nasionalisme atau wawasan kebangsaan. dengan berinisiatif membangun kesadaran kolektif dengan kohesivitas tinggi. Generasi muda berperan membangun karakter positif bangsa melalui kemauan keras. 2003). mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. Menurut Rajasa (2007). Hal ini pada gilirannya menghasilkan akselerasi peningkatan pembangunan. terutama Bung Karno. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. tercermin dalam sikap dan perilaku serta kegiatan lembaga-lembaga masyarakat (Poespowardojo dan Hardjatno. manusia Indonesia membina hubungan secara harmonis antar manusia. 2009) dan menciptakan konstelasi geopolitik regional (Bosworth. Peran lembaga perguruan tinggi adalah: (i) internalisasi nilai-nilai kewirausahaan. Generasi muda berperan dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Rajasa. 2007). Lebih dari itu. Generasi muda Singapura bahkan telah menunjukkan nasionalisme ‘berkarakter global’ sehingga dapat berperan dalam ekonomi global (Kluver and Weber. 21 Juli 2011 TAMBAHAN Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Seluruh pelaksanaan penyelenggaraan negara dilandasi dan menggunakan sumber nilai. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. norma dan hukum yang tertulis maupun tidak tertulis dari Pancasila. Peran mereka dalam lingkungan masyarakat madani akan menjadi penggerak utama prime mover pembangunan ekonomi di daerah.

situasinya sangat berbeda. Tetapi apa makna yang lebih dalam dari sejarah Pancasila? Masih menjadi pertanyaan menarik. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. yang telah mewariskan gagasan tentang Pancasila sebagai dasar negara. Pengetahuan sejarah dapat menyadarkan generasi sekarang tentang besarnya jasa para pendiri negara. atau murni menganut sistem ekonomi komando. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. penjelasan yang muncul mungkin akan sebanyak jumlah kepala orang. tetapi juga kehidupan privat. tempat tidak cukup) Apakah Pancasila Masih Relevan? Setiap tahun di saat datang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni. Ke depan. sebagian orang Indonesia ada yang terang-terangan menolak Pancasila. Ada indikasi untuk percaya bahwa banyak orang Indonesia tidak memiliki pandangan negatif terhadap Pancasila. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. mungkin saja. Tetapi saya akan menduga bentuk jawabannya hanya ada dua. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. Benar. Di telinga. Kenapa Pancasila dianggap tidak relevan? Jangan salah! Ini tidak ada hubungannya dengan sikap anti-Pancasila. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. banyak kalangan selalu bertanya “apakah Pancasila masih relevan?” Ini adalah pertanyaan yang tidak sederhana. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. Di bawah Orde Baru. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. Ya dan Tidak! Baiklah saya mulai dengan kemungkinan penjelasan kenapa Tidak. lengkap dan menyeluruh. Pancasila. melaksanakan hukum. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. dan mengadili pelaksanaan hukum. Tetapi. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. Pancasila juga membuat Indonesia ada. Dalam praktek. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi.membedakan antara pemerintah dan rakyat. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. Lebih dari itu. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. Kalau setiap orang diminta membuat uraian dari sudut pandang dan pengalaman masing-masing. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. Akibatnya. materi referensi: Tags: Agus Wahyudi (diedit sebagian. ini terdengar seperti rumusan yang ideal. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). Sebagian sebabnya tentu saja karena fakta bahwa Pancasila sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. Dalam praktek. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. dan besar kemungkinan dapat membantu bangsa yang majemuk ini tetap bertahan dan berkembang sampai waktu yang lama. terutama Bung Karno. Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. tetapi orang-orang ini tidak mewakili pandangan mayoritas. kenapa pidato Pancasila . Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum.

artinya pokok masalah (subject) yang dibicarakan dalam usulan kerjasama itu adalah tentang kebaikan bersama (public good) atau keadilan politik fundamental. resiprositas. yang mempermasalahkan dua hal. menurut Bung Karno. yang juga merupakan warga negara yang bebas dan setara. yaitu inti penting konstitusi (constitutional essentials) dan masalah keadilan dasar. dan dia nyaris menjalankan fungsi seperti yang dijalankan Tuhan atau Dewa. yang disebutnya sebagai trisila. meskipun dalam konstitusi rumusan itu kemudian mengalami perubahan urutan dan modifikasi. ada kriteria kesetaraan dan kebebasan yang sama. jangan lupa. Tidak boleh ada pandangan yang membedakan antara pemerintah dan rakyat. yang diakui sangat memukau. dan kekuasaan yang absolut akan korup secara absolut pula. yaitu sebagai nalar publik. baik BPUPK maupun PPKI. Pandangan dasar tentang negara dalam demokrasi konstitusional adalah bahwa kekuasaan di manapun bisa bersalah guna. yang berkuasa hampir selama 32 tahun. ketimbang dengan ajaran organisisme atau integralisme. Integralisme mengajarkan konsepsi tentang negara yang menolak pemisahan negara dan masyarakat sipil. dan menganggap orang lain juga bebas dan setara. jawabannya bisa dijelaskan dengan kalimat negatif. artinya ketika si pelaku mengajukan usulan kepada pihak lain dalam rangka menentukan persyaratan untuk kerjasama (yang dalam konteks sejarah BPUPK adalah kerjasama dalam membentuk sebuah negara merdeka yang baru) yang pertama-tama dipertimbangkan adalah bahwa usulannya akan masuk akal di mata orang lain. patuh pada perintah Tuhan dan tidak pernah lupa. Kini. kembali pada pertanyaan awal kita. dan juga bukan malaikat yang selalu baik. Pancasila Soekarno merupakan sintesis dari berbagai pengaruh pemikiran yang disajikan sedemikian rupa. Pertama. Pancasila sebagai nalar publik lebih dekat dengan demokrasi konstitusional. Praktek nalar publik selalu mengandung sedikitnya tiga pengertian (bandingkan Rawls. Doktrin Orde Baru mengatakan bahwa demokrasi Pancasila tidak mengenal oposisi. dalam perdebatan pembentukan negara. mengapa ada anggapan bahwa Pancasila tidak relevan. Maka tentu saja sangat berbahaya jika satu orang diberi kekuasaan sekaligus untuk membuat hukum. Karena itu. atau karena tekanan paksa akibat posisi sosial dan politik yang lebih rendah (inferior). dan orientasi pada kebaikan bersama.Sukarno 1 Juni 1945 dan bukan alternatif lain yang waktu itu juga ditawarkan dalam sidang BPUPK yang akhirnya diterima dan bahkan mendapat sambutan tepuk tangan sangat meriah dari para anggota sidang? Pada hemat saya itu terjadi bukan terutama karena lima sila dari Pancasila. tetapi bukannya dengan menafikan. pemerintah pada dasarnya akan selalu baik hati. Sebab. berupa Gotong Royong. Dia juga menawarkan kepada para anggota sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 1 Juni 1945 bahwa kelima sila bisa diperas menjadi tiga sila. Karena itu demokrasi konstitusional . usulannya dirumuskan dalam pengertian yang menjunjung tinggi pengertian kebebasan dan kesetaraan. Inilah rahasianya mengapa Pancasila Sukarno yang akhirnya diterima dengan suara bulat. negara Pancasila yang dikembangkan oleh regim Orde Baru lebih bertitik tolak dari ajaran Integralisme atau Organisisme yang sesungguhnya berasal dari usulan Supomo pada sidang BPUPK tahun 1945. Sejarah lahirnya Pancasila adalah contoh sempurna dari penerapan nalar publik itu. dan karena itu sistem politik harus dikembangkan sedemikian rupa untuk memastikan masyarakat sipil di bawah kontrol negara. Di masa pemerintah Orde Baru. Implikasi dari Pancasila yang dipahami dalam pengertian integralisme sangat jelas. dan mengadili pelaksanaan hukum. yaitu karena makna Pancasila yang paling mendasar dan sangat penting sebagai nalar publik sudah semakin sulit dikenali. Orang semacam ini memiliki kekuasaan absolut. Sebab berbeda dengan proposal lain yang juga diusulkan dalam sidang BPUPK pada 1945. artinya pelakunya menyadari bahwa dirinya adalah anggota dari warga negara yang bebas (free) dan setara (equal). sehingga mereka menerima kesepakatan bukan karena dominasi atau manipulasi. trisila itu juga bisa diperas menjadi satu saja. penjelasan paling masuk akal dari pertanyaan mengapa usulan Pancasila Bung Karno yang akhirnya diterima adalah karena waktu itu Bung Karno mempraktekkan dengan sempurna apa yang dalam istilah filsafat politik kontemporer disebut sebagai nalar-publik (public reason). ada kriteria kebaikan bersama. ajaran integralism memiliki konsepsi tentang negara yang hampir bertolak belakang dengan konsepsi yang dikenal dalam pengertian demokrasi konstitusional. dan juga menolak doktrin politik modern seperti pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pengawasan dan keseimbangan (check and balances) dalam kekuasaan. sebab sebagaimana keyakinan integralisme. Orang melihat banyak ajaran yang baik dan luhur dari Pancasila tetapi semua itu tidak ada hubungannya dengan realitas hidup mereka sehari-hari. atau karena ketrampilan berpidato Bung Karno. Sementara nalar publik pada dasarnya sejalan dengan demokrasi konstitusional dengan kriteria berupa persamaan dan kesetaraan. jika masih dipandang terlalu banyak. dan bahkan. yaitu dengan cara mengklaim kembali dan membentuk ulang Pancasila. Padahal manusia bukan Tuhan atau Dewa. resiprositas. telah terjadi pertarungan antara berbagai pengaruh pemikiran ini. 2002). dan tidak pernah menyengsarakan rakyatnya. Dan ketiga. telah dilakukan usaha untuk menempa identitas ideologis yang secara historis otentik sekaligus berbeda dengan identitas ideologis regim Sukarno. ada kriteria resiprositas. yaitu eka sila. Kedua. Para pendukung demokrasi konstitusional meyakini bahwa kekuasaan cenderung korup. Namun. dan kebaikan bersama. Kita tahu. melaksanakan hukum. dan bukan dikembangkan berdasarkan Pancasila sesuai dengan makna awalnya. yang memang menarik. Bung Karno tidak hanya berbicara Pancasila dalam pengertian sebagai lima sila.

Tetapi. Pancasila diyakini sebagai sistem ideologi dan sistem nilai yang komprehensif. dan kalaupun mampu biasanya menuntut harga dan resiko mahal yang harus dibayar ketika mencoba menentukan berbagai kebenaran metafisik (misalnya apakah dibalik realitas ini sesungguhnya roh atau materi). Nilai-nilai inilah yang kemudian dicoba disosialisasikan ke masyarakat oleh negara. Di bawah Orde Baru. ekonomi. karena itu orang juga bisa dengan sangat optimis memberikan jawaban Ya. karena visi politik. Ke depan. Cara kita menterjemahkan keadilan dan martabat dalam kehidupan kongkrit politik dan ekonomi menentukan seperti apa bentuk negara Pancasila yang kita bayangkan. namun pendekatannya bukan dengan mengulang Pancasila seperti yang pernah dikembangkan oleh regim Orde Baru. menurut Almarhum Profesor Umar Kayam). kemungkinan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan Pancasila sebagai nalar-publik yang merupakan makna penting dan mendasar dari sejarah lahirnya Pancasila yang sudah lama terlupakan. Pancasila. Karena itu salah satu masalah yang terkait dengan pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. maka hal ini pasti menimbulkan skeptisisme dan bahkan sinisme yang meluas tentang relevansi Pancasila untuk mengatur kehidupan bersama. seperti yang pernah kita temui dalam butir-butir P4. tidak banyak memperhatikan persyaratan untuk membatasi kekuasaan pemerintah agar bisa mengontrol dirinya sendiri. Di telinga. tidak ada negara yang murni menganut ekonomi pasar bebas. ekonomi dan moral yang sedang kita hadapi dengan cara yang lebih cerdas. ini terdengar seperti rumusan yang ideal.menyarankan bahwa dalam merancang sebuah pemerintahan yang diatur oleh manusia terhadap manusia. atau murni menganut sistem ekonomi komando. situasinya sangat berbeda. Kecenderungan globalisasi dan interdependensi dunia dewasa ini juga memperlihatkan beragam aktor dan kekuatan saling berinteraksi dengan cara yang sangat cepat dan tak dapat dikendalikan. Ketika praktek bernegara. dan moral Orde Baru nampaknya tidak memadai untuk menjawab relevansi Pancasila untuk masa kini. Dalam praktek. Poin yang ingin saya katakan adalah bahwa anggapan tentang Pancasila yang tidak relevan kemungkinan juga terkait dengan ketidakjelasan pemahaman banyak pemimpin kita menyangkut hubungan antara Pancasila dengan masalah ekonomi. lengkap dan menyeluruh. kesulitan terbesar akan terletak dalam dua hal. pertama. . mengatur bukan hanya kehidupan publik dan politik. pemahaman tentang moral Pancasila semacam ini perlu dikaji ulang. tetapi Indonesia juga menolak ekonomi pasar bebas yang pada intinya menyerahkan semua transaksi ekonomi pada pihak swasta dan negara hanya menjadi semacam wasit. Jadi. mengingat kenyataan bahwa negara sering tidak mampu. persoalan politik akhirnya juga berhubungan dengan masalah ekonomi. juga terletak pada kemampuan kita menafsirkan kembali arti Pancasila dan terutama menterjemahkan dengan lebih baik hubungan antara negara dan masyarakat sipil atau rakyatnya. Kembali pada pertanyaan tentang apakah Pancasila masih relevan. Akibatnya. dan kedua. bagaimana menentukan kewajiban pemerintah untuk mengontrol dirinya sendiri. dan juga banyak masyarakat di seluruh dunia sama-sama mendambakan tatanan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat. dalam negara yang mengakui berdasarkan Pancasila. Pancasila juga dikembangkan dalam bentuk usaha menjabarkan nilai-nilai yang terdapat dalam masing-masing sila Pancasila (dengan cara mencongkel-congkelnya. Indonesia menolak sistem ekonomi komando. tetapi juga kehidupan privat. Bukan pada tempatnya di sini untuk menjelaskan secara panjang lebar kenapa ada perbedaan antara yang ideal dan kenyataan yang dihadapi. Dalam praktek. yang menentukan bahwa negara mengontrol baik produksi maupun distribusi. bagaimana memberikan kemungkinan pemerintah mengontrol yang diperintah. yang sesungguhnya lebih baik diserahkan pada pilihan privat dan menjadi hak warga negara untuk menentukannya sendiri secara bebas. Di masa Orde Baru diajarkan secara luas baik dalam penataran P4 maupun dalam buku-buku pelajaran di sekolah bahwa bahwa ekonomi Pancasila adalah khas. karena kita memang harus menyelesaikan berbagai masalah mendasar politik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful