P. 1
kohesi

kohesi

|Views: 202|Likes:
Published by Ali Sofi

More info:

Published by: Ali Sofi on Apr 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2015

pdf

text

original

1.

Kohesi Kohesi adalah hubungan antar bagian dalam teks yang ditandai oleh penggunaan unsur bahasa (Abdul Rani, 2006: 88). Menurut Mulyana, 2005: 26) kohesi adalah kepaduan bentuk yang secara struktural membentuk ikatan sintaktikal. Kohesi termasuk ke dalam aspek struktur internal struktur wacana. Hubungan kohesif ditandai dengan penggunaan penanda yang berbentuk linguistik, yang disebut dengan piranti kohesi. Piranti kohesi terdiri atas dua, yaitu gramatikal dan leksikal (Halliday, dalam Mulyana, 2005: 26). Piranti kohesi gramatikal terdiri atas referensi, substitusi, elips, dan konjungsi. a.Referensi Referensi adalah hubungan antara kata dengan benda. Halliday dan Hasan (dalam Abdul Rani, 2006: 97-98) membedakan referensi menjadi dua, yaitu referensi eksoforis dan endoforis. Referensi eksoforis adalah pengacuan terhadap anteseden yang terdapat di luar bahasa (ekstratekstual), seperti manusia, hewan, alam sekitar, atau acuan kegiatan. Sedangkan referensi endoforis mengacu pada anteseden yang terdapat di dalam teks (intrateksual). Referensi endoforis menggunakan pronomina, baik persona, demosntrativa, maupun komparatif. b.Penggantian (substitusi) Substitusi adalah penyulihan suatu unsur wacana dengan unsur yang lain yang acuannya tetap sama, dalam hubungannya antarbentuk kata atau benruk lain yang lebih besar daripada kata, seperti frase atau klausa (Halliday dan Hasan, dalam Abdul Rani, 2006: 105). Substistusi merupakan hubungan leksikogramatikal, yaitu hubungan yang ada pada tingkatan tata bahasa dan kosa kata. Alat penyulihnya berupa kata, frase, atau klausa yang maknanya berbeda dari unsurs substitusinya. Substitusi merupakan referen yang ditautkan dengan unsur yang diacunya. Penggantian ini dapat berupa kata ganti orangm tempat atau sesuatu hal (Abdul Rani, 2006: 105). c.Konjungsi (perangkai) Konjungsi adalah kata yang menghubungkan kalimat. Sebagai piranti kohesi gramatikal, konjungsi menghubungkan unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana (Sumarlam, 2003: 32). Unsur yang dihubungkan dapat berupa kata, frase, klausa, kalimat, paragraf, bahkan topik pembicaraan. d.Pelesapan (elipsis) Pelesapan atau elipsis merupakan penghilangan atau pelesapan satuan lingual tertentu yang telah disebutkan sebelumnya. Unsur yang dilesapkan dapat berupa kata, frase, klausa, atau kalimat. Pelesapan dilakukan untuk menghasilkan kalimat yang lebih efektif, efisien, mencapai kepaduan wacana dan mengaktifkan pikiran pembaca atau pendengar. Piranti kohesi leksikal ditandai dengan penggunaan bentuk-bentuk leksikal seperti repetisi, sinonimi, antonimi, kolokasi, hiponimi, dan ekuivalensi (kesepadanan) (Sumarlam, 2003: 35-46).

klausa/kalimat dengan klausa/kalimat. oposisi hubungan (bersifat saling melengkapi). frasa dengan frasa. suku kata. pertalian makna atau semantis itu antara lain adalah: . d. dan anadiplosis (pengulangan kata/frase terakhir menjadi kata/frase pertama pada kalimat atau baris berikutnya).a. c. Menurut Harimurti Kridalaksana (dalam Mulyana. kata dengan frasa atau sebaliknya. 2005: 3235).Hiponimi (hubungan atas-bawah) Hiponimi dapat diartikan sebagai satuan bahasa yang maknanya dianggap merupakan bagian dari makna satuan lingual yang lain. oposisi hirarkial (menyatakan deret jenjang atau tingkatan). bagian kalimat) yang dianggap penting untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai.Ekuivalensi (kesepadanan) Ekuivalensi adalah hubungan kesepadanan antara satuan lingual tertentu dengan satuan lingual yang lain dalam sebuah paradigma. Sinonimi dapat dibedakan menjadi sinonimi antar morfem (bebas) dengan morfem (terikat).Koherensi Koherensi berarti pertalian makna atau isi kalimat (HG Tarigan. kata dengan kata. oposisi majemuk (oposisi makna yang terjadi pada beberapa kata atau lebih).Kolokasi (kata sandang) Kolokasi atau kata sandang adalah asosiasi tertentu dalam menggunakan pilihan kata yang cenderung digunakan secara berdampingan. atau ungkapan yang maknanya sama dengan ungkapan lain. tautotes (pengulangan dalam sebuah konstruksi). mesodiplosis (pengulangan di tengah). tetapi gradasi). b. Sinonimi berfungsi menjalin hubungan makna yang sepadan antara satuan lingual tertentu dengan satuan lingual lain.Antonimi Antonimi adalah nama lain dari benda atau hal lain yang memiliki makna yang berlawanan atau beroposisi. Oposisi dapat dibedakan menjadi oposisi mutlak (pertentangan mutlak). episora (pengulangan pada akhir baris atau kalimat). f. e.Repetisi Repetisi adalah pengulangan satuan lingual (bunyi. epanalepsis (pengulangan pada akhir yang merupakan pengulangan pada awal baris atau kalimat). dalam Mulyana. simploke (pengulangan pada awal dan akhir). Repetisi dapat dibedakan menjadi repetisi epizeuksis (pengulangan beberapa kali secara berturut-turut). oposisi kutub (pertentangan tidak bersifat mutlak. anafora (pengulangan kata atau frasa pertama pada tiap baris atau kalimat berikutnya). 2005: 30).Sinonimi (padan kata) Sinonimi adalah nama lain untuk benda atau hal yang sama. kata. 2.

Paragraf terdiri atas tiga kalimat majemuk. jadikan wajahmu sehat terawat. Kalimat (a) mengandung kohesi gramatikal dan leksikal. Kohesi perangkai jug amuncul dalam kalimat (b) yang ditandai dengan konjungsi dan yang merangkai frasa teh hijau dan frasa tea tree oil. koherensi dan konteks situasinya. Karena dihubungkan dengan konjungsi dan yang menyatakan hubungan penambahan atau aditif. (b) 2. Kohesi leksikal pada kalimat (b) adalah pengulangan. yaitu konjungsi dan.Kohesi Iklan Viva Cosmetics memiliki teks yang terdiri atas satu paragraf. Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. (b) Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. jadikan wajahmu sehat terawat dan terhindar dari jerawat. (c) Berkat kepercayaan Anda. Kohesi pelesapan dapat dilihat dalam uraian berikut. Berikut adalah kajian kohesi iklan Viva Cosmetics. Untuk mempermudah analisis. VIVA Vosmetics meraih Platinum Award dalam ajang Indonesia Best Brand Award 2007. Klausa yang dilesapkan tampak pada klausa pada (b) 2 dan (b) 3. wajahmu terhindar dari jerawat. Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. Pengulangan terlihat pada pada kata Viva dan Green Tea. Kohesi leksikal ditandai dengan pengulangan (repetisi). (a) Bersihkan wajah dengan Viva Milk Cleanser Green Tea dan tuntaskan dengan Viva Face Tonic Green Tea. Jika kalimat (b) diuraikan. yaitu Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. wajahmu akan terhindar dari radikal bebas. Selain itu konjungsi dan juga menghubungan klausa jadikan wajahmu sehat terawat dan klausa wajahmu terhindar dari jerawat. jadikan wajahmu sehat terawat dan terhindar dari jerawat. Kalimat (b) memiliki kohesi gramatikal pelesapan (elipsis) dan perangkaian. Kohesi gramatikal ditandai oleh kohesi perangkaian. Konjungsi dan berfungsi untuk menunjukkan adanya hubungan penambahan atau aditif antara klausa pertama Bersihkan wajah dengan Viva Milk Cleanser Green Tea dan klausa kedua tuntaskan dengan Viva Face Tonic Green Tea. maka kata wajahmu dilesapkan. Pengulangan yang dilakukan adalah pengulangan tautotes karena pengulangan terjadi pada satu konstruksi kalimat.Kajian Iklan Viva Cosmetics Iklan Viva Comsetics akan dikaji kohesi. Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. wajahmu akan terindar dari radikal bebas. Pengulangan terlihat . (b) 3. (b) Dengan anti oksidan alami dari teh hijau dan tea tree oil. maka teks tersebut diberi nomor sebagai berikut: (a) Bersihkan wajah dengan Viva Milk Cleanser Green Tea dan tuntaskan dengan Viva Face Tonic Green Tea. Kata wajahmu pada (b) 3 juga dilesapkan karena sudah disebutkan pada klausa sebelumnya. wajahmu akan terhindar dari radikal bebas. (b) 1. 1. Konjungsi ini menghubungkan secara koordinatif antara klausa pertama yang berada di sebelah kirinya dan klausa kedua yang berada di sebelah kanannya.C. tampak adanya klausa dan kata yang dilesapkan.

Kalimat (c) memiliki kohesi gramatikal perangkai yang ditandai dengan konjungsi berkat. Kohesi leksikal yang terdapat kalimat ini adalah pengulangan. (c) Berkat kepercayaan Anda. VIVA Cosmetics meraih Platinum Award dalam ajang Indonesia Best Brand Award 2007. Pengulangan tersebut adalah pengulangan tautotes karena pengulangan terjadi pada satu konstruksi kalimat. Pengulangan ini termasuk pengulangan tautotes karena terjadi pada satu konstruksi kalimat.pada kata wajahmu dan frasa terhindar dari. yakni pengulangan kata award. Konjungsi ini memiliki hubungan sebab-akibat. Kepercayaan Anda merupakan sebab terjadinya atau munculnya Platinum Award. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->