P. 1
Kelas X_SMA_Biologi Makhluk Hidup Dan Lingkungannya_Idun Kistinnah

Kelas X_SMA_Biologi Makhluk Hidup Dan Lingkungannya_Idun Kistinnah

|Views: 4,300|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku BSE untuk kelas 10/ kelas 1 SMA/MA : Biologi makhluk hidup dan lingkungannya-Idun
Buku BSE untuk kelas 10/ kelas 1 SMA/MA : Biologi makhluk hidup dan lingkungannya-Idun

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

48

Biologi SMA/MA Kelas X

Bagian-Bagian yang
Dicandra

Bentuk kepala
Tipe mulut
Bentuk mata
Bentuk sayap
Jumlah sayap
Jumlah ruas dada
Jumlah antena
Jumlah ruas perut
Jumlah kaki
Bentuk kaki
Warna tubuh
Cara makan

Kupu-Kupu

Capung

a.Pencandraan/Identifikasi

Jika Anda menemukan suatu makhluk hidup, apa yang akan Anda
lakukan? Sebagai proses awal, tentu Anda akan mencandra/mengidenti-
fikasi terlebih dahulu. Proses ini sebaiknya dilakukan dengan cermat dan
teliti. Identifikasi dimulai dari ciri-ciri yang mudah diamati, yaitu secara
morfologi, anatomi, fisiologi, bila perlu sampai pada ciri-ciri biokimiawi.
Agar lebih jelas tentang pencandraan tersebut, coba lengkapi Tabel 2.2
berikut ini pada buku tugas Anda untuk mencandra antara capung dan
kupu-kupu! Bandingkan hasil pekerjaan Anda dengan teman yang lain.

Tabel 2.2 Perbedaan Pencandraan antara Capung dan Kupu-kupu

b.Pengelompokan

Setelah melakukan pencandraan/identifikasi, tentunya Anda sudah
mengetahui ciri-ciri makhluk hidup yang serupa dan yang tidak serupa.
Ciri-ciri makhluk hidup yang serupa akan dikelompokkan dalam suatu
takson yang kemudian diurutkan dari tingkat tinggi sampai pada tingkat
rendah. Makin rendah tingkatan takson, makin sedikit anggotanya, tetapi
persamaan ciri-ciri yang dimiliki anggotanya makin banyak.

49

Biologi SMA/MA Kelas X

TUGAS KELOMPOK

Agar pemahaman Anda tentang hal ini lebih jelas, kerjakan Tugas

Kelompok berikut!

Tujuan

:Mengelompokkan beberapa jenis hewan dan
mengetahuidasar pengelompokannya

Alat dan Bahan :

Ayam, itik, sapi, kambing, kerbau, kupu-kupu, siput, capung, burung,
ular, kucing, anjing, kelinci, udang, dan siput.

Cara Kerja :

1.Lihat dan amatilah beberapa hewan tersebut.
2.Kelompokkan hewan yang bertulang belakang dan beri nama
kelompok A dan yang tidak bertulang belakang beri tanda
kelompok B.
3.Pada kelompok A kemudian kelompokkan lagi dalam kelompok
hewan yang menyusui diberi tanda A1, kelompok hewan bertelur
diberi tanda A2.
4.Selanjutnya kelompok A1 kelompokkan lagi ke kelompok hewan
pemakan daging diberi tanda A11 dan kelompok hewan pemakan
tumbuh-tumbuhan diberi tanda A12.
5.Hewan apa saja yang terdapat pada kelompok A, A1, dan A11?
6.Kesimpulan apakah yang Anda peroleh setelah melakukan kegiat-
an ini?
7.Presentasikan hasilnya di depan kelas dan mintalah saran dan
pendapat dari guru pengampu.

c.Pemberian Nama Takson

Dari hasil pengelompokan suatu makhluk hidup, alangkah baiknya bila
pengelompokan tiap takson itu diberi nama. Pemberian nama ini bertujuan
untuk memudahkan kita dalam mengenal ciri-ciri suatu makhluk hidup
yang berguna untuk membedakan dengan makhluk hidup lain.
Cobalah perhatikan lagi Tugas Kelompok di atas! Pada kelompok A
diberi nama golongan vertebrata yang memiliki tulang belakang, kelompok
A1 diberi nama Mamalia karena mempunyai kelenjar susu dan kelompok
A11 diberi nama Karnivora karena termasuk pemakan daging. Untuk
mengecek kemampuan Anda sendiri dalam memberi nama kelompok
makhluk hidup lakukan cara yang sama pada hewan kelompok B (hewan
yang tidak bertulang belakang)! Sebutkan jenis-jenis hewan tersebut!

50

Biologi SMA/MA Kelas X

Klasifikasi yang didasarkan pada filogenik telah mengalami berbagai
perkembangan karena adanya penemuan-penemuan baru yang sesuai
dengan peradaban manusia. Mulanya pada abad ke-19 sampai 20 masih
menggunakan sistem dua kingdom, yaitu dunia tumbuhan (Plantarum) dan
dunia hewan (Animalia), tetapi pada kenyataannya untuk organisme tingkat
rendah seperti Amoeba, Paramecium, dan Hydra sangat sulit ditentukan,
termasuk dunia tumbuhan ataukah dunia hewan. Oleh karena itu, para
ahli mengemukakan berbagai sistem klasifikasi sebagai berikut.
1.Sistem Klasifikasi Dua Kingdom, penemu sistem ini adalah ilmuwan
yang bernama Aristoteles (Yunani). Pengelompokan makhluk hidup
tersebut adalah sebagai berikut.
a. Kingdom tumbuhan (Plantarum), memiliki ciri-ciri berdinding sel,
berklorofil, dan berfotosintesis. Bakteri dan jamur meskipun tidak
berklorofil tetap dimasukkan dalam kerajaan tumbuhan.
b. Kingdom hewan (Animalia), memiliki ciri-ciri tidak berdinding sel, tidak
berklorofil dan dapat bergerak bebas, yang termasuk pada kingdom
ini seperti Protozoa, Mollusca, Porifera, Coelenterata, Arthropoda,
Echinodermata
dan Chordata.
2.Sistem Klasifikasi Tiga Kingdom, penemu sistem kingdom ini adalah
Ernest Haekel (Jerman) tahun 1866, pengelompokan makhluk hidup
tersebut adalah sebagai berikut.
a. Kingdom Monera, memiliki ciri-ciri tubuh tersusun atas satu atau banyak
sel, inti selnya tanpa selubung (prokariotik), contohnya adalah bakteri
dan ganggang biru.
b. Kingdom Plantae, yang temasuk dalam kingdom ini adalah alga, jamur,
lumut, paku, dan tumbuhan berbiji.
c. Kingdom Animalia, yang termasuk dalam kingdom ini adalah dari
golongan Protozoa sampai golongan Chordata.
3.Sistem Klasifikasi Empat Kingdom, penemu sistem kingdom ini adalah
Robert Whittaker pada tahun 1959. Pengelompokan makhluk hidup terse-
but berdasarkan struktur sel yang dibedakan antara sel eukariotik, yaitu
sel yang memiliki selaput inti, dan sel prokariotik, yaitu sel yang tidak memiliki
selaput inti. Keempat kingdom itu antara lain:

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->