BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Setiap individu akan mengalami proses perkembangan yang

tidak akan dapat ditolak, terlepas dari kehendak individu yang bersangkutan. Masa dewasa adalah masa dimana individu telah menyelesaikan dalam lainnya. Secara fisik, seorang dewasa menampilkan profil yang sempurna dalam arti bahwa pertumbuhan dan perkembangan aspekaspek secara fisiologis telah mencapai posisi puncak. Mereka memiliki daya tahan dan taraf kesehatan yang prima sehingga dalam melakukan berbagai kegiatan tampak inisiatif, kreatif, energik, cepat, dan proaktif. Begitupun secara psikis, seseorang yang merasa ia bertanggung jawab, menyadari makna kehidupan serta berusaha akan nilai-nilai yang telah ia pilih, mungkin bisa dikatakan ia seseorang yang memasuki masa dewasa. Menurut Gould, “usia yang tepat saat perubahan-perubahan itu terjadi adalah produk dari kepribadian gaya hidup dan sub-budaya total seorang individu”. Setiap fase perkembangan memiliki tugas-tugas perkembangan. Tugas-tugas perkembangan tersebut merupakan pengharapan atas apa yang akan fisik, dalam diakukan mental dan oleh seseorang pada masa sosial. dapat dalam perkembangannya. Tugas perkembangan itu muncul karena adanya kematangan Kegagalan tuntutan tugas dan lingkungan perkembangan kekurangmatangan menjalani pertumbuhannya bersama dan siap menerima dengan kedudukannya orang dewasa masyarakat begitupun

mengakibatkan

kekurangsiapan

memasuki tahapan berikutnya.
1

Tugas perkembangan masa dewasa : 1. pemahaman. Masa dewasa madya (40-60tahun).kematian). Kesadaran gender Adanya penerimaan diri dan pengembangannya serta penyesuaian diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam aspek fisik (penurunan kemampuan dan fungsi. Landasan hidup Religius Adanya pengembangan. 4. maupun karir. Kesadaran tanggung jawab sosial Adanya tanggung jawab dalam tindakan baik dalam aspek pribadi.BAB II PEMBAHASAN 2.1 Perkembangan Dewasa Masa Dewasa adalah waktu yang paling lama dalam rentang hidup yang ditandai dengan pembagiannya menjadi 3 fase yaitu: Masa dewasa dini (18-40tahun). sosial (masyarakat). Adanya kemantapan dalam prilaku kewirausahaan atau ekonomis 2 . serta kesehatan) 5. 2. 1. emosi intelektual pada masa dewasa dini sedangkan nampak penurunan pada saat memasuki masa dewasa madya dan selanjutnya 3. Adanya kematangan prilaku etis. pengalaman serta pemantapan diri terhadap ajaran agama yang di anutnya. Masa dewasa lanjut (60 tahun .

Apa yang dikemukakan oleh Schaie dan Hurlock tidak jauh berbeda. Dan usia dewasa yang dimaksud adalah ketika seseorang memasuki usia 18 tahun. berlaku tidak atau disepakati dengan bersama.7. 9. melapaskan masa seseorang dituntut untuk ketergantunganya terhadap orang tua dan berusaha untuk menjadi 3 . Pada masa ini seorang ganda masa dituntut seperti sulit untuk peran bagi memulai sebagai kehidupannya Masa karena mandiri memerankan dikatakan ini peran suami atau istri dan peran dalam dunia kerja(berkarir) dewasa pada sebagai individu. dan mulai bertanggung jawab pada pemeliharaan kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. baik dapat perkembangan orang memiliki dampak secara langsung pada orang lain. Mereka menunjukkan bahwa seseorang pada usia dewasa mulai dituntut untuk bertanggung jawab bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga pada orang lain. sehingga jika dijalankan merugikan selain diri sendiri. 8. Tugas perkembangan di atas mengindikasikan adanya tanggung jawab yang besar dan mengacu pada aturan Tugas dan hukum yang itu lain. Pencapaian kemantapan dan kemampuan serta mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam aspek karier Adanya kematangan dalam hubungan kelompok sosial (teman sebaya) Adanya penyesuaian dengan orang-orang yang seusianya begitupun dengan pasangan hidupnya juga dengan anggota keluarga lainnya serta dapat menyesuaikan diri dengan kematian pasangannya.2 Dewasa Awal Masa dewasa adalah masa awal seseorang dalam menyesuaikan diri terhadap pola-pola kehidupan baru dan harapan-harappan social baru. 2.

kekuatan dan koordinasi otototot. Pertumbuhan Fisik Pada periode dewasa awal. melalaikan latihan fisik (olah raga) yang teratur. Namun setelah itu kekuatan fisik akan menurun dengan tajam dan jelas terlihat (Troll. mengandalkan cemilan sebagai sumber makanan sepanjang hari. Orang dewasa awal hanya sebagian kecil yang mempunyai masalah kesehatan. ketangkasan.yaitu : a). Pola kehidupan seperti ini erat sekali kaitannya dengan menurunkan kesehatan (Mussen. mengabaikan pemeliharaan kesehatan mereka dengan melakukan gaya hidup yang salah. Penampilan. Rudy dan Salovery (1994). baik periode kehidupan dengan kesehatan paling fisik.Ciri-ciri masa dewasa dini mencakup beberapa hal. Dewasa merupakan awal menurut Turk. Banyak kaitan erat antara penilaian diri sendiri dengan penampilan fisik pada orang-orang dewasa awal yang sangat mengandalkan 4 . Honzik dan Erchon. merokok bahkan gemar meminum-minuman keras. Mereka yang melakukan olah raga teratur. kesehatan fisik dan daya tahan tubuh akan menurun secara berangsur-angsur. kekuatan dan kesehatan fisik mencapai puncaknya dan masih dalam periode ini terjadi penurunan. c). penampilan. Banyak orang muda mengembangkan pola makan buruk seperti tidak makan pagi. b). Kebanyakan orang penurunan itu berlangsung lambat sampai umur 30 tahun. Berat badan.pertumbuhan psikis. dan kecepatan merespon mencapai puncaknya sebelum umur 30 tahun. Mereka tidak percaya bahwa gaya hidup masa remaja awal sangat menentukan kesehatan pada masa tua. kekuatan dan kesehatan fisik mencapai puncak pada periode permulaan dewasa dan berakhir menurun pada akhir dewasa awal.perkembangan sepanjang kehidupan manusia. 1982).perubahan seksual. Otot tangan. dan tidur larut malam. A. mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan tidak Kebanyakan cukup orang sangat dewasa diutamakan sering dalam pemeliharaan pentingnya kesehatan. 1971).

Antara kebutuhan tidur dan bangun dan berkebiasaan meminum minuman keras. model dan lain-lain. dan menyebabkan kegemukan. Faktor penyebab kegemukan Faktor penyebab kegemukan adalah gaya hidup yang salah. merokok dan obat terlarang. 5 . Faktor Budaya Masyarakat Kebiasaan makan yang berkembang dalam masyarakat. namun dirinya gemuk sedangkan 70% remaja gemuk karena orang tua mereka gemuk. Masyarakat yang biasa makan dengan semua manis-manis. B.  Faktor Hereditas Sejumlah orang menjadi gemuk karena bawaan dari lahir. Seperti para penari. dan ganguan seksual. dan homo tentang: seksual. 1995). Perubahan seksual Dalam hal perubahan seksual orang dewasa awal. menstruasi dan hormon. Perubahan Bentuk Fisik Permasalahan yang dialami orang dewasa awal yang merusak penampilannya adalah kegemukan.  Gaya hidup yang salah Misalnya memperhatikan keseimbangan banyak antara orang oleh menjalani dan raga dan kehidupan tubuh. pasif tanpa gizi. olehragawan.kekuatan fisik atau peranan tubuh dalm kehidupan. a. dan porsi banyak mulai mengalami kegemukan pada masa dewasa awal menjadi lebih gemuk pada dewasa pertengahan. akan dibahas sikap dan tingkah laku heteroseksual. banyak lemak. Permasalahan Fisik Pada Dewasa Awal 1. Tingkah laku paksaan dalam hubungan seksual. secara kesehatan kebugaran hidup fisik. Menurut Blundel (1948) hanya 10% remaja atau dewasa awal yang  orang tuanya tidak gemuk. faktor hereditas dan budaya masyarakat (Brownell.

Perkembangan Kognitif a. pernikahan. Patterson bahwa tingkah (1995). Ketertarikan seks terhadap sesama jenis kelamin tidak boleh dilakukan dengan hubungan seks. Karena berbahaya bagi kesehatan. laku Gelombok dan (1996) berpendapat karena orang tingkah laku homoseksual pun disebabkan melahirkan dibesarkan oleh orang tua yang homo atau lesbi. tingkah berhubungan heteroseksual secara bebas bertentangan dengan nilai moral. Perkembangan Psikis 1. Memang ada orang merasa tertarik secara seksual kepada sesama jenis. Sikap dan tingkah laku heteroseksual Hubungan Sikap seksual dan baru diperoleh laku setelah menjalani seks-seks Adalah hubungan antara lawan jenis atau antara pria dan wanita. Sikap dan tingkah laku homoseksual Mengapa ada orang yang melakukan tingkah laku homoseksual? Jawabannya adalah karena lemahnya nilai-nilai moral dan adat istiadat yang mereka anut. 3. Orang yang heteroseksual homoseksual. pria tertarik kepada pria dan wanita tertarik kepada wanita. C. Begitu juga dalam merumuskan pertimbangan banyak hipotesis logika masalah yang makin dan lebih terarah karena dengan lebih mantap. memiliki pengalaman pengetahuan dibanding 6 . baik nilai adat maupun agama. 2.Kekhasan Tingkah Laku Kognitif Orang dewasa yang matang perkembangan kognitifnya lebih sistematis dalam memecahkan masalahnya.1. tasher bukan dapat Misalnya dapat menderita HIV. Siklus Menstruasi dan hormon Permulaan masa remaja sampai dengan dewasa pertengahan tubuh wanita mengalami perubahan hormon yang dikaitkan dengan siklus menstruasi.

ini sehingga lebih bersikap lebih toleransi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Dia lebih pragmatis dalam memecahkan masalah bukan non hanya logika berdasarkan dalam analisis logika masalah. .Menurut remaja Siswa yang melakukan penyalahgunaan narkoba dikeluarkan saja dari sekolahnya. Biasanya orang dewasa awal mulai berfikir yang lebih liberal mutlak masa dan dan bijaksana optimis awal yang ini.dengan remaja.Pemberian dikasihi kesempatan untuk merasa berpatisipasi dan 7 . antara lain: 1. 2.Pemberian bimbingan oleh guru BP atau Bk di sekolah bersangkutan. narkoba semata. Orang seperti bijaksana menyelesaikan masalah kehidupan.Menurut orang dewasa awal Siswa yang melakukan penyalahgunaan narkoba hendaklah dibina dengan cara: .Mengingatkan upaya orang tua siwa bersangkutan untuk mengawasi anaknya. Pada pada dewasa masa terjadi peningkatan kemampuan mempertimbangkan banyak hal menghadapi awal masalah. . Pasa masa dewasa awal terjadi integritas baru dalam berfikir. dewasa lebih mengetahui pentingnya mempertimbangkan unsur memecahkan penyalahgunaan pemecahan masalah terdapat perbedaan cara pemecahan antara remaja dengan orang dewasa awal. ia dalam mengambil mulai ini keputusan dan tentang cara memecahkan masalah dan cara berfikirnya berkurang dalam dewasa meluap.Pembekalan pengetahuan tentang berbagai akibat narkoba terhadap kesehatan. Misal oleh Orang dalam siswa. .

aku dia lain-lain. Orang dewasa awal mampu menerapkan nilai-nilai yang dikuasai dalam kehidupan. Kemapuan ini dapat dari cara berfikir mereka yang komprehensif atau luas. Orang dewasa awal memiliki efesiensi yang tinggi dalam menguasai ilmu-ilmu baru.Menurut Pery (1970) kemampuan berfikir orang dewasa awal lebih berkualitas dibandingkan dengan ketika remaja. Oleh karena itu orang dewasa awal mampu memahami perbedaan pandangan dari banyak orang dan manfaat untuk memecahkan masalah secara sempurna. seperti karir. Sewaktu remaja mamandang permasalahan dalam kehidupannya sangat politistik yaitu terpola oleh dua sisi saja. 2. tetapi dipahami dari berbagai sisinya dengan multi pandangan. dan sosial di masyarakat. keluarga. Mampu berfikir multiple sebagai perubahan dari berfikir dualistis pada masa remaja. Ketika dewasa orang menyadari bahwa kehidupan ini tidak dapat dipahami dari dua sisi atau pokok yang sempit. Hal ini dapat diketahui sebagai berikut: 1. 5. kesempatan dan sarana yang ada. Oleh karena itu orang dewasa awal sangat menghargai penemuan baru dan mudah menerima dan melaksanakan pembaharuan. 4. benar salah. Misal: orang dewasa awal memahami bahwa ilmu pengetahuan yang dibuat manusia bukan suatu yang absolute tetapi dapat berubah dan berbeda sesuai dengan zamannya. Orang dewasa awal telah mencapai kemamapanan berfikir full relativisme. 8 . lebih mampu memanfaatkan waktu. baik buruk. orang dewasa awal memiliki perasaan tanggung jawab yang makin tinggi terhadap dirinya sendiri dan orang lain. 3. Semuanya berkaitan dengan peningkatan kualitas berfikir mereka.

Kurang mendapatkan kasih sayang pada masa bayi dan kanakkanak 2. cinta sangat luas dan kompleks. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesepian dalam kehidupan orang dewasa adalah : 1.  Emosi yang menonjol Emosi yang cinta merupakan dalam tingkah diri laku yang bidangnya cinta Pada masa dewasa emosi yang paling berperan adalah emosi cinta. Kurang keterampilan untuk membina keakraban dengan orang lain.b. 9 . Pengalaman yang menyakitkan ditolak oleh orang tua dalam membina hubungan akrab atau kehilangan orang yang dikasihi (orang tua atau kekasih) 4. cinta teman sejati. Dan dapat menampakan kontrol emosi yang tinggi seperti sabar dalam menghadapi masalah kesulitan apapun. Kekurangan waktu dalam membina keakraban dengan sesama atau lawan jenis. yaitu altruistik. Sebagian orang dewasa akan mengalami kesepian dalam kehidupannya. 3. 1974) c. cinta erotik atau romantis dan cinta penuh kasih sayang. Dan orang ini tidak mudah terpengaruhi oleh emosi orang lain. Juga selalu berfikir positif. (Gilmore. Baik pada saat sedang menghadapi masalah ataupun dalam masalah karir. Dia merasa tidak ada orang yang tertarik atau mau bersahabat dengannya. Perkembangan Emosi Orang dewasa awal yang matang secara emosi dapat dilihat dari kemandirian emosi. Perkembangan Kreativitas Kemampuan berfikir atau kognitif sangat erat kaitannya dengan kemampunan kreativitas. Pada masa ini ada beberapa jenis harus tumbuh seseorang. Makin tinggi kemampuan kognitif makin kreatif orang tersebut.  Emosi kesepian Keadaaan perkembangan emosi yang menyimpang adalah emosi kesepian.

Memiliki kemandirian ekonomi . Sebelum menikah perlu diketahui ciri-ciri orang yang pantas dijadikan istri atau suami selagi ada peluang untuk menentukan jodoh.Perasaan kebersamaan .Tidak memiliki sifat-sifat buruk . e.Beriman . 1955) yaitu . jenis.Mengembangkan Pekerjaan dan Karier Berkerja merupakan salah satu dimensi kehidupan orang dewasa awal yang sangat penting. Memilih Pasangan Hidup Perkembangan pribadi tampak dari kemampuan mengambil keputusan dalam memilih jodoh. Mereka bekerja dengan berbagai 10 . Perkembangan sosial Dalam perkembangan sosial dewasa awal terjadi pendekatan lawan yang sosial untuk memilih jodoh. Sebaliknya ada orang yang mengalami Dengan isolasi ditandai oleh ketidakmampuan membina keakraban dengan lawan jenis merasa takut.Kesiapan untuk menikah .Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesepian (Peplau dan Perlman : 1982) adalah: Mengubah hubungan sosial yang telah ada Mengubah keinginan sosial dan kebutuhan . Ada beberapa pertimbangan dalam memilih jodoh (Lewis.Ketertarikan antara satu dengan yang lain .Kersamaan latar belakang sosial . Hal ini ditandai oleh tercapainya kemampuan membina hubungan yang sangat akrab.Cobalah konsultasi kepada konselor untuk mengetahui caracara membina hubungan sosial dan mengatasi kesepian.Memiliki kepribadian yang cocok . d.Kemampuan untuk saling mengisi .Tidak mudah cemburu buta . 1973 dan Landis.

2. sosial. Menyesuaikan diri dengan orangtua yang semakin tua 11 . Membantu anak-anak remaja belajar untuk menjadi orang dewasa yang beranggung jawab dan bahagia 3. merupakan dengan jenuh. berbahaya”. Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai suatu individu 5.alasan. Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sebagai warga Negara 2. masa berprestasi. masa Masa dewasa “usia madya yang masa masa memiliki karakteristik seperti periode yang sangat ditakuti.3 Dewasa tengah Masa dimana menurunnya perubahan-perubahan fisik dan psikis yang jelas nampak pada setiap masa individu. seperti untuk mendapatkan kepuasan pribadi. Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi pada tahap ini 6. penghasilan dan status sosial. bernilai. merupkan evaluasi masa transisi. “usia canggung”. Tugas-tugas perkembangan menurut pertengahan sebagai berikut: Havighurst pada masa 1. Bakat sangat menentukan sikap orang terhadap pekerjaannya. yang standar merupakan sepi. Kepuasan kerja juga dipengaruhi oleh sikap terhadap pekerjaan orang dewasa awal yang matang bersikap menyenangi dan mencintai pekerjaannya dan merasakan perkerjaan adalah suatu yang menggairahkan. Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang untuk orang dewasa 4. Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier pekerjaan 7. dan meningkatkan ego-strengnya. Pekerjaan yang dipilih seseorang atas dasar bakatnya. ganda. stress.

Pencapaian tanggung jawab sosial orang dewasa b). Dewasa tengah menggunakan energy sesuai kemampuannya untuk menyesuaikan konsep diri dan citra tubuh terhadap realita fisiologis dan perubahan pada penampilan fisik.Berhubungan dengan pasangannya sebagai individu f).Mengembangkan aktivitas luang e). merawat dalam dewasa teori pada 1982). a. Teori-teori tentang masa dewasa tengah 1).Menetapkan dan mempertahankan standar kehidupan c).Membantu anak-anak remaja tanggung jawab dan bahagia d).A.TeoriErikson Menurut yang utama dan (Erikson. 1972). Fase Dewasa tengah Fase dewasa tengah (25-40 tahun) ditandai sikap mantap memilih teman hidup dan membangun keluarga. ditunjukkan berlebihan pada dirinya atau perilaku merusak anak-anaknya dan masyarakat. adalah tugas perkembangan generatifitas untuk dapat Jika yang tengah adalah mencapai Dewasa Generatifitas orang dengan keinginan membimbing sosial ini lain. Harga diri yang tinggi.Menerima dan menyesuaikan perubahan fisiologis pada usia pertengahan g) Menyesuaikan diri dengan orang tua yang telah lansia. 12 . 2). mencapai generatifitas dengan anak-anaknya melalui bimbingan interaksi tengah Hal generasi dengan berikutnya. Tugas perkembangan tersebut meliputi: a). akan perhatian gagal mencapai generatifitas terjadi stagnasi. tidur yang adekuat dan melakukan hygiene yangbaik. citra tubuh yang bagus dan sikap posiif terhadap perubahan fisiologis muncul jika orang dewasa mengikuti latihan fisik diet yang seimbang.Teori Havighurst Teori perkembangan Havighurst telah diringkas dalam tujuh perkembangan untuk orang dewasa tengah (Havighurst. perkembangan usia baya Erikson.

4 Dewasa Akhir dengan tiga gejala penting.b. tetapi juga dapat terjadi pada pria dewasa awal. Perkembangan Keintiman Keintiman memperhatikan dapat orang diartikan lain dan sebagai membagi suatu kemampuan dengan pengalaman mereka. kulit mulai mengerut dan pinggang membesar. Penurunan ketajaman penglihatan dan pendengaran sering terlihat pada periode ini. generatif. Beberapa dewasa tengah mengikuti program pendidikan dan kejuruan untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja atau perubahan pekerjaan. Kebotakan biasanya terjadi selama masa usia pertengahan. Dewasa tengah dapat mempelajari keterampilan dan informasi baru. 2) Perkembangan kognitif Perubahan kognitif pada masa dewasa tengah jarang terjadi kecuali karena sakit atau trauma. atau peristiwa perpisahan dalam pernikahan atau kematian teman. 3) Perkembangan psikosial Perubahan psikososial pada masa dewasa tengah dapat meliputi kejadian yang diharapkan. perkembangan psikososial masa dewasa akhir ditandai 1. Menurut Erikson. dan integritas. yaitu keintiman. perpindahan anak dari rumah. Perubahan yang paling terlihat adalah rambut beruban. 2. Orang-orang yang tidak dapat menjalin hubungan intim 13 . Perubahan ini mungkin mengakibatkan stress yang dapat mempengaruhi seluruh tingkat kesehatan dewasa. Tahap-tahap perkembangan 1) Perkembangan fisiologis Perubahan ini umumnya terjadi antara usia 40-65 tahun.

integritas keputusan sosial perubahan-perubahan kondisi-kondisi individu. 3. Integritas paling tepat dilukiskan seseorang memelihara benda-benda. Perkembangan Integritas Integritas sebagai ide. Perkembangan Generatif Generativitas dewasa. namun karena penurunan fisik atau penyakit yang melemahkan telah membatasi kegiatan dan membuat orang merasa tidak berdaya. menentukan apa yang penting untuk dilakukan dalam waktu yang masih tersisa. banyak orang yang membangun kembali kehidupan mereka dalam pengertian prioritas. Mereka tidak lagi memandang kehidupan dalam pengertian waktu masa anak-anak. produk-produk dan ideserta setelah Lawan berhasil dari penyesuaian kegagalan adalah berbagai dalam keberhasilan menghadapi terhadap kehidupannya. utama pembentukan 2. ini Menurut Erikson. dinikmati. orang-orang. ketujuh yang dialami individu selama masa pertengahan masa mendekati dewasa pandangan mereka mengenai jarak kehidupan cenderung berubah. hubungan merupakan tantangan yang dihadapi oleh orang yang memasuki masa dewasa akhir. 14 . seperti cara anak muda memandang kehidupan. Ketika adalah seseorang tahap perkembangan usia psikososial akhir. Pada masa ini. dimana orang-orang yang tengah berada pada usia itu sering disebut sebagai usia tua atau orang usia lanjut. Usia ini banyak menimbulkan Meskipun masih masalah banyak baru waktu dalam luang kehidupan yang dapat seseorang. tetapi mereka mulai memikirkan mengenai tahun yang tersisa untuk hidup. Tahap integritas ini ini dimulai kira-kira usia sekitar 65 tahun. historis.dengan orang lain akan intim terisolasi. ditambah dengan kefanaan hidup menjelang kematian. dengan tertentu kehidupan suatu merupakan keadaan tahap yang perkembangan dicapai melakukan dan psikososial setelah diri dalam siklus dan Erikson yang terakhir.

Masa pembentukan dimulai pada usia 20 sampai 30 tahun dengan tugas perkembangan mulai memisahkan diri dari orang tua. membuat ia terlalu memikirkan diri sendiri secara berlebihan. dkk. sosialnya baik Dengan ia karena secara semakin mulai lanjut usia seseorang diri dari yang berangsur-angsur melepaskan kehidupan lansia sehingga berbagai kualitas keterbatasan maupun dimilikinya. yaitu masa pembentukan. hal ini kuantitasnya terjadinya secara perlahan mengakibatkan kehilangan dalam berbagai hal yaitu: kehilangan peran ditengah masyarakat. 1998) menjadi tiga. dewasa orang fase karena adalah siap dewasa dewasa tidak ada kondisi yang sama persis yang dapat diterapkan pada Hurlock telah mendefinisikan bersama membagi individu menerima lainnya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial para menurun. dan mengmbangkan persahabatan. usia 30 sampai 40 menyelesaikan dalam pertumbuhannya dan kedudukan masyarakat 15 .Terdapat beberapa tekanan yang membuat orang usia tua ini menarik diri dari keterlibatan sosial: (1) ketika masa pensiun tiba dan lingkungan berubah. membentuk keluarga dengan pernikahan. Perkembangan dewasa akhir Akibat perubahan Fisik yang semakin menua maka perubahan ini akan sangat berpengaruh terhadap peran dan hubungan dirinya dengan secara lingkunganya. dan (4) menjauh kematian semakin mendekat. disekitarnya cenderung (3) orang-orang yang darinya. Masa konsolidasi. (2) penyakit dan menurunnya lebih muda pada saat kemampuan fisik dan mental. orang mungkin lepas dari peran dan aktifitas selama ini. oran ingin seperti ingin membuang semua hal yang bagi dirinya tidak bermanfaat lagi. Vaillant (dalam Papalia. hambatan kontak fisik dan berkurangnya komitmen. Schaie & Willis (1991) menyatakan bahwa tidaklah mudah untuk mendefiniskan semua orang. yang bahwa seseorang (1990) sudah menjadi dewasa. masa konsolidasi dan masa transisi.

mempunyai anak dan membangun persahabatan yang erat. Kehidupan keluarga Menurut teori perkembangan yang dikemukakan oleh Papalia. Old. seseorang ditunutut untuk dapat menentukan jenjang karier yang tepat bagi dirinya. dkk. Dalam proses perjalanan dalam fase ini. 1990) yang menyatakan bahwa tugas perkembangan yang menjadi karakteristik masa dewasa awal adalah mulai memilih pasangan hidup dan mulai bekerja.tahun merupakan masa konsolidasi karier dan memperkuat ikatan perkawinan. persahabatan. menjadi lebih terbentuknya berlainan 1998). sedangkan masa transisi sekitar usia 40 tahun merupakan masa meninggalkan kesibukan pekerjaan dan melakukan evaluasi terhadap hal yang telah diperoleh. Vaillant (dalam Papalia. masa adaptasi dengan kehidupan. matang. Kehidupan pekerjaan dan karier Salah satu tugas perkembangan seseorang yang telah memasuki masa dewasa awal adalah memasuki dunia kerja dan karier. Hal ini dapat diartikan sebagaimana fungsi perkembangan dewasa awal untuk memasuki (dalam dunia pernikahan dan dan membina bahtera rumah tangga. 1998) mengatakan bahwa masa dewasa yang awal ada ini pada merupakan dirinya. awal & individu dan dari yang Old. 1. keluarga serta Pernikahan lahirnya merupakan jenis anak-anak (Papalia 2. dan Feldman (1998) masa usia menikah adalah usia dewasa awal yaitu antara 20 hingga 40 tahun. sekitar usia 20-30 individu dewasa awal mulai membangun apa mencapai kemandirian. 16 . menikah. dengan pemenuhan juga penyatuan hasrat dua seksual. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Huvigurst Hurlock. Pernikahan merupakan ikatan yang terbentuk antara pria dan wanita yang di dalamnya terdapat unsur keintiman. pertemanan. kasih sayang.

seseorang yang memasuki fase usia  dewasa awal harus malakukan tahap-tahap penyesuaian pekerjaan. Dalam memasuki dunia kerja.Seorang individu dalam menjalani hidupnya ditengah fase ini diharapkan sudah memiliki pekerjaan yang layak dan menjamin. pimpinan.  Penyesuaian diri dengan pekerjaan Proses adaptasi menyesuaikan teman diri dengan jenis pekerjaan yang telah dipilih meliputi sifat dan jenis pekerjaan. lingkungan kerja dan aturan-aturan dalam dunia kerjanya Di dalam aktivitas kerjanya. individu harus melakukannya dengan mantap dan berpindah-pindah kerja masih dapat dilakukan di usia awal dewasa dini. dan bagaimana kecenderungan pekerjaan dalam keluarga. melakukan dengan sejawat/kerja. diantaranya adalah usia. Ketika orang dewasa sudah memasuki dunia kerja.  Stabilitas pilihan pekerjaan Dalam memilih pekerjaan. minat. perilaku dan performance. Mereka biasanya kurang setia atau memiliki loyalitas terhadap perusahaan yang rendah dan cenderung mencari pekerjaan lain yang dianggap lebih memuaskan dan lebih dapat menjamin atas kelangsungan hidupnya. orang dewasa awal cenderung jarang untuk masuk kerja karena alasan kesehatan daripada pekerja yang lebih tua. Mereka memiliki kemampuan aritmatika dan kemampuan lainnya yang lebih baik daripada pekerja yang lebih tua. peran jenis kelamin. biasanya orang dewasa cenderung merasa tertekan oleh tuntutan pekerjaan yang mereka jalani. 17 . kompetensi dan faktor-faktor psikologis lainnya supaya ketika bekerja kesehatan mental dan fisiknya dapat dikelola. antara lain: Pilihan pekerjaan Individu dapat memilih bidang pekerjaan yang sesuai dengan bakat. Terdapat beberapa aspek-aspek kerja yang harus diperhatikan pada seseorang yang telah memasuki fase dewasa.

orang dewasa awal cenderung jarang untuk masuk kerja karena alasan kesehatan daripada pekerja yang lebih tua. Mereka cenderung gesit dan cekatan dalam bekerja sehingga mampu mencapai tahap pekerjaan yang mapan atau telah mencapai puncak karier. indikasi-indikasi kepentingan berkaitan dengan aspek kesetiaan (loyalitas) dan kesehatan. dll 18 .3. Adapun sterssor-stressor tersebut dapat berupa:         Masalah seksual Kurangnya dukungan dari keluarga Gaji yang kecil Pekerjaan yang monoton Bekerja dalam waktu yang terlalu lama Ada masalah dengan atasan Tidak ada pembagian yang jelas dalam pekerjaan Adanya target produksi. dan faktor keluarga adalah terhadap individu perkembangan karier dan kepuasan kerja usia terhadap perkembangan karier yang memasuki fase dewasa awal di dalam aktivitas kerjanya. Mereka memiliki kemampuan aritmatika dan kemampuan lainnya yang lebih baik daripada pekerja yang lebih tua. Kepuasan dengan pada suatu pekerjaan memiliki kaitan yang erat ini proses kehidupan. Ketika orang yang bekerja mengalmi ketidakpuasan dengan hasil pekerjaannya. seks. Dampak Dampak usia. akan tetapi mereka kurang bijaksana dalam bekerja. keadaan ini seringkali dipengaruhi oleh sejenis stressor yang kuat.

energik. Mereka memiliki daya tahan dan taraf kesehatan yang prima sehingga dalam melakukan berbagai kegiatan tampak inisiatif. Masa dewasa madya (40-60tahun). kreatif.2 SARAN Sebaiknya dalam masa dewasa kita harus memperkuat pendirian agar tidak terpengaruh oleh faktor-faktor yang dapat membawa ke hal-hal yang buruk. Secara pertumbuhannya menerima dengan kedudukannya masyarakat begitupun fisik. Masa dewasa lanjut (60 tahun – kematian) 3.BAB III PENUTUP 3. seorang dewasa menampilkan profil yang sempurna dalam arti bahwa pertumbuhan dan perkembangan aspekaspek secara fisiologis telah mencapai posisi puncak. 19 . Masa Dewasa adalah waktu yang paling lama dalam rentang hidup yang ditandai dengan pembagiannya menjadi 3 fase yaitu: Masa dewasa dini (18-40tahun). menitikberatkan perkembangan orang dewasa dan lanjut usia. Masa dalam dewasa adalah bersama masa dan dimana siap individu orang telah dewasa menyelesaikan lainnya. cepat. Psikogerontologi sebagai cabang perkembangan. dan proaktif.1 KESIMPULAN Perubahan psikologi psikis merupakan proses perubahan akan yang berlangsung sepanjang hidup.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful