P. 1
20090903232947_kelas10_ekonomi_nurcahyaningtyas

20090903232947_kelas10_ekonomi_nurcahyaningtyas

|Views: 1,585|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku sekolah elektronik SMA Kelas 1 : Ekonomi-Nurcahyaningtyas
Buku sekolah elektronik SMA Kelas 1 : Ekonomi-Nurcahyaningtyas

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2015

pdf

text

original

Koperasi merupakan badan usaha berdasar asas

kekeluargaan.

1)Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas

kekeluargaan.

2)Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang

menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Kelengkapan lain dapat Anda cermati dalam pasal-pasal 18,

23, 27 (ayat 2), dan 34. Landasan-landasan perekonomian ini

menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan ekonomi,

bukan negara atau perorangan (kelompok).

Hal tersebut telah sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia

yang dirumuskan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar. Cita-

cita tersebut adalah mewujudkan masyarakat yang adil makmur.

Dengan usaha-usaha pembangunan dan pemerataan serta dengan

makin meluasnya modernisasi dan pendidikan diharapkan

terciptalah masyarakat adil dan makmur yang merupakan cita-cita

bangsa dan negara kita.

Adil menyangkut pembagian-pembagian hasil produksi,

pendapatan dan kesempatan di antara para warga masyarakat. Adil

memang tidak sama dengan ”sama rata”, melainkan cukup untuk

semua sesuai dengan kebutuhannya, tanpa perbedaan kekayaan

yang terlampau mencolok dan tanpa diskriminasi antarindividu, jenis

kelamin, keluarga, suku, agama, ras, pulau, dan provinsi.

Makmur dipandang dari segi ekonomi, mengandung unsur-

unsur berikut.

1)Paling sedikit kebutuhan hidup pokok terpenuhi, yang

memungkinkan setiap warga masyarakat untuk hidup layak dan

dihargai sebagai manusia.

2)Tercapainya suatu keseimbangan yang wajar antara kebutuhan

dasar dan barang atau jasa yang tersedia. Jadi, makmur belum

tentu sama dengan kaya, tetapi juga tidak berarti tidak ada

kekurangan lain.

3)Terpenuhinya kebutuhan pokok lahiriah maupun kebutuhan

pokok rohani.

3)Bumi dan air dan kekayaan alam yang

terkandung di dalamnya dikuasai oleh

negara dan dipergunakan sebesar-

besarnya kemakmuran rakyat.

4)Perekonomian nasional diselenggarakan

berdasarkan atas demokrasi ekonomi

dengan prinsip kebersamaan, efisiensi,

berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan

lingkungan, kemandirian, serta dengan

menjaga keseimbangan kemajuan dan

kesatuan ekonomi nasional. Keadilan

merupakan sebuah titik tolak, proses,

sekaligus tujuan yang ingin dicapai.

47

Permasalahan dan Sistem Ekonomi

Tulis dan isilah rangkaian rangkuman ini pada buku catatan Anda!

EKONOMI Kelas X

48

49

Permasalahan dan Sistem Ekonomi

EKONOMI Kelas X

50

A.Mari memilih jawaban yang tepat!

1.Masalah ekonomi timbul karena . . . .

a.kebutuhan manusia yang tidak terbatas

b.kebutuhan manusia yang mendesak

c.kebutuhan manusia yang terbatas

d.barang dan jasa yang terbatas

e.kebutuhan manusia tidak terbatas, sedangkan jumlah

barang dan jasa terbatas

2.

Masyarakat bawah

Masyarakat tengah

Masyarakat atas

Masalah di atas diperinci melalui pertanyaan . . . .

a.how

d.for who

b.when

e.for whom

c.what

3.Berikut ini merupakan contoh pemecahan masalah what, yaitu

. . . .

a.Pak Hardi mengekspor barang ke luar negeri

b.seorang pengusaha garmen memproduksi seragam karena

banyak penduduk usia sekolah

c.seorang petani memilih menggunakan cangkul daripada

traktor untuk membajak sawah

d.sebuah pabrik lebih banyak menggunakan tenaga kerja

manusia daripada mesin

e.pemasaran produk makanan ditujukan bagi anak balita

4.Masyarakat harus memegang peranan aktif dalam kegiatan

pembangunan, sedangkan pemerintah bertindak sebagai . . . .

a.penentu

b.penguasa

c.pemberi informasi

d.penyandang dana

e.pembimbing dan pengarah

5.

Sistem Ekonomi

Berlaku di sebuah negara yang dipengaruhi oleh . . . .

a.sejarah

b.cita-cita penduduknya

c.sumber daya alam yang dimilikinya

d.watak dan kepribadian pemimpinnya

e.ideologi yang dianut oleh sebagian besar penduduknya

51

Permasalahan dan Sistem Ekonomi

Pembagian

Kelas

Kelas pekerja

Kelas pemilik modal

6.Kelebihan sistem ekonomi komando, antara lain . . . .

a.hak milik perseorangan tidak ada

b.inisiatif, potensi, dan kreasi rakyat tidak ada

c.pemerintah selalu benar, sehingga rakyat wajib patuh

d.pemerintah dapat menentukan jenis-jenis industri atau

produksi

e.setiap orang diberi kebebasan dalam memakai barang dan

jasa

7.Perhatikan kelemahan sistem ekonomi berikut.

1)Sulit melakukan pemerataan pendapatan.

2)Bersifat paternalistis.

3)Menimbulkan eksploitasi terhadap golongan pekerja oleh

pemilik modal.

4)Masyarakat tidak mempunyai kebebasan untuk memiliki alat

dan sumber daya ekonomi.

5)Pola pikir masyarakat tidak berkembang.

6)Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber

daya.

Yang merupakan kelemahan sistem ekonomi komando adalah

. . . .

a.1) dan 2)

d.4) dan 5)

b.2) dan 3)

e.1) dan 3)

c.2) dan 4)

8.

Skema di samping

menunjukkan ciri

dalam sistem

ekonomi . . . .

a.pasar

d.Pancasila

b.campuran

e.tradisional

c.terpusat

9.Dalam perekonomian pasar bebas, masalah what, how, dan

for whom diselesaikan oleh . . . .

a.mekanisme harga

b.wakil-wakil pilihan rakyat

c.suatu komisi perencanaan

d.keikutsertaan pemerintah

e.kepala negara

10.Ciri yang paling menonjol dari sistem ekonomi campuran adalah

. . . .

a.dominasi pemerintah dalam kegiatan ekonomi

b.kebebasan masyarakat dalam menentukan jenis produksi

c.kebijakan pemerintah dalam menentukan jenis-jenis industri

d.intervensi pemerintah dalam perekonomian yang

terintegrasi di pasar

e.kebebasan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat

dalam menentukan kegiatan ekonomi

EKONOMI Kelas X

52

B.Mari menjawab pertanyaan!

1.Masalah apakah yang ingin dipecahkan oleh pertanyaan what?

2.Apakah yang dimaksud dengan biaya peluang?

3.Apakah yang dimaksud sistem ekonomi?

4.Bagaimana sistem ekonomi pasar bebas menyelesaikan

masalah ekonominya?

5.Sebutkan contoh campur tangan pemerintah dalam sistem

ekonomi campuran!

C.Mari belajar dari masalah!

Pernahkah Anda mengamati aktivitas petani di daerah Anda?

Bagaimana cara mereka mengolah sawah, bagaimana mereka

merawat tanaman dan melakukan panen sampai proses

penjualannya. Mungkin Anda menyimpulkan bahwa cara kerja petani

saat ini masih belum berubah dari cara kerja petani zaman dahulu.

Mereka masih mengandalkan alat-alat sederhana seperti cangkul,

bajak, bahkan merontokkan padi dengan cara memukulkannya pada

batu atau kayu. Sistem pengolahan secara tradisional ini tidak hanya

terjadi pada produksi padi, tetapi juga jenis tanaman lain.

Melihat kenyataan ini, Anda tidak perlu heran jika dunia

pertanian kita jauh tertinggal dari negara maju atau negara tetangga

seperti Thailand dan Malaysia. Untuk mengatasinya, dibutuhkan

peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang pertanian dan

penerapan mekanisasi pertanian. Coba carilah beberapa artikel atau

opini dari internet. Kunjungilah alamat situs www.indomedia.com

atau www.deptan.go.id untuk bisa menjawab pertanyaan berikut.

a.Apa yang Anda ketahui tentang mekanisme pertanian?

Mengapa pertanian perlu menerapkan mekanisasi?

b.Apakah dampak positif (manfaat) mekanisasi pertanian bagi

petani?

c.Apakah dampak negatif mekanisme pertanian terutama

terhadap penggunaan tenaga kerja?

D.Meraih kompetensi dasar.

Sistem ekonomi merupakan cara suatu masyarakat untuk

menyelesaikan berbagai masalah pokok ekonominya, yaitu apa,

bagaimana, dan untuk siapa. Untuk mendiskusikan bagaimana

masing-masing sistem ekonomi menjawab pertanyaan tersebut,

bagilah kelas Anda menjadi empat kelompok. Tugas masing-masing

kelompok adalah membahas penyelesaian masalah pokok ekonomi

untuk satu sistem ekonomi yang baru kita pelajari. Presentasikan

hasil diskusi untuk saling memberi tanggapan dan melengkapi

informasi.

53

Kegiatan Ekonomi

Sumber:Dokumen Penerbit

Kegiatan Ekonomi

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana orang tua Anda berusaha

mencukupi kebutuhan hidup keluarga? Mereka bekerja keras untuk

mendapatkan upah atau gaji demi terpenuhinya kebutuhan hidup

keluarga. Dengan upah tersebut mereka membayar rekening listrik,

biaya telepon, menabung untuk keperluan yang tidak terduga,

membiayai kebutuhan sekolah Anda, dan keharusan untuk membayar

pajak kepada pemerintah. Sadarkah Anda bahwa setiap bulan atau

bahkan setiap hari dalam kehidupan keluarga Anda terdapat lingkaran

kegiatan ekonomi? Setiap hari terjadi perubahan uang menjadi barang

dan jasa.

Tujuan Pembelajaran:

Dengan mengikuti pembelajaran berikut, Anda bisa mendeskripsikan pola

perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi. Selain itu,

Anda akan bisa mendeskripsikan circular flow diagram dan peran pelaku

ekonomi. Anda akan bisa menggambar circular flow diagram, serta

menjelaskan manfaat circular flow diagram bagi pengambil kebijakan

ekonomi. Pada akhirnya, Anda mampu menjelaskan perilaku konsumen

dan produsen serta peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi.

Sumber:Kompas, 12 Agustus 2006

54EKONOMI Kelas X

55

Kegiatan Ekonomi

A.Perilaku Konsumen

Konsumen adalah orang atau badan usaha yang melakukan

kegiatan konsumsi. Konsumsi bukan hanya berarti makan dan minum,

tetapi juga menyangkut berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan

pemenuhan kebutuhan hidup.

1.Guna dan Nilai Barang

Konsumsi merupakan kegiatan mengunakan barang atau jasa untuk

memenuhi kebutuhan atau memuaskan keinginan. Dengan kata lain,

suatu barang akan dikonsumsi oleh manusia jika barang tersebut

berguna untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau memuaskan

keinginan.

a.Guna Barang

Ada beberapa bentuk kegunaan dari suatu barang yang Anda

gunakan saat ini, di antaranya:

1)Kegunaan Bentuk (Form Utility)

Suatu barang akan lebih berguna jika diubah dari bentuk

asalnya. Misalnya kayu menjadi perabotan rumah tangga atau

benang menjadi kain.

2)Kegunaan Tempat (Place Utility)

Suatu barang akan lebih berguna jika berada pada tempat yang

tepat. Misalnya pakaian tebal digunakan di tempat yang berhawa

dingin.

3)Kegunaan Kepemilikan (Ownership Utility)

Suatu barang akan lebih berguna jika

telah dimiliki atau disewa oleh orang yang

membutuhkan. Misalnya, buku pelajaran

di toko buku tidak mempunyai nilai guna,

tetapi jika dimiliki oleh pelajar akan

berguna untuk meningkatkan kepan-

daian dan pengetahuan. Komputer yang

masih berada di toko elektronik tidak

mempunyai nilai guna sebelum komputer

tersebut dibeli dan dimanfaatkan untuk

mempermudah pekerjaan manusia

seperti mengetik naskah atau mendesain

gambar.

4)Kegunaan Waktu (Time Utility)

Suatu barang akan bermanfaat jika digunakan pada waktu yang

tepat. Misalnya, jas hujan digunakan pada saat hujan.

Sumber:Dokumen Penerbit

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->